Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam setiap bahasa pastinya terdapat keunikan sendiri – sendiri. Dan
apabila suatu bahasa diterjemahkan, sering sekali muncul kata yang tidak
bisa diterjemahkan secara tekstual atau leksikal. Bahkan ada pula sebuah
kata yang dalam suatu bahasa sama, tetapi pemaknaannya dalam bahasa
lain ada beberapa kata. Dan untuk kasus seperti ini diperlukan pemaknaan
secara gramatikal.
Menurut saya hal ini sangat menarik, dan saya pun ingin mengkajinya
lebih jauh. Sebagai salah satu contoh dari sebuah kata yang memiliki
berbagai pemaknaan adalah kata と言う.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apakah cabang ilmu semantik itu?
2. Bagaimanakah makna と言う serta contoh kalimatnya ?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui tentang cabang ilmu semantik
2. Mengetahui makna と言う serta contoh kalimatnya.

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Semantik

Di dalam linguistic, terdapat banyak cabang. Dan karena tema yang saya
ambil merupakan suatu kajian yang berhubungan dengan pemaknaan suatu kata,
maka cabang linguistik yang tepat untuk membahasnya adalah semantik (意味
論).
Dalam penyampaian suatu kata, frase, ataupun kalimat, pastinya
mengandung suatu makana yang ingin disampaikan. Semantic adalah ilmu yang
membahas tentang pemaknaan tersebut. Pemaknaan yang menjadi objek
semantic antara lain adalah makna kata ( 語 の 意 味 ), relasi makna yang satu
dengan yang lainnya ( 語の意味関係 ), makna frase ( 句の意味 ), dan makna
kalimat (文の意味).
Dalam mengkaji suatu makna pun, terdapat dua cara untuk mengkajinya,
secara leksikal, dan gramatikal. Makna leksikal dalam Bahasa Jepang dikenal
dengan istilah 辞書的意味 atau 語意的意味. Makna leksikal adalah makna
yang sesungguhnya sesuai dengan referensinya sebagai hasil pengamatan suatu
indra, dan terlepas dari unsur gramatikalnya, atau bisa juga disebut juga sebagai
makna asli suatu kata. Misalnya kata hon ( 本 ) yang berarti “buku”. Atau
kata jisho (辞書)yang memiliki arti “kamus”.
Sedangkan makna gramatikal dalam bahasa jepang dikenal dengan 文法的
意味 yaitu makna yang muncul akibat dari proses gramatikalnya. Misalnya saja
partikel に. Secara leksikal, partikel ini tidak memiliki makna, dan baru akan
diketahui maknanya bila telah digunakan dalam kalimat dan dilihat secara
gramatikal. Misalnya dalam kalimat Madiun ni sunde imasu.(マヂウンに住ん
でいます)、 “tinggal di Madiun”.

2
Jika melihat dari penjelasan di atas, maka kata と言う yang saya ambil
sebagai bahan kajian ini, sama halnya dengan partikel   に , yaitu termasuk
cabang semantic yang pemaknaanyya hanya bisa dilakukan secara gramatikal.

2.2 と言う
Dari buku Bunka Chuukyuu Nihongo I 1 terdapat beberapa contoh kalimat
yang menggunakan と言う.
a. ガちゃんガチャン と言う 音が聞こえました
b. 日本人の中にも、敬語が上手に使えないと言う 悩みを
持っている人は多い
c. はしを使って食事をすると言う習慣は、ヨーロッパには
ない.
d. 目や鼻がかゆくてくしゃみが出る と言う しょうしょは、
かぶんしょのとくちょだ。

Dari contoh - contoh di atas, jika diterjemahkan ke dalam bahasa


Indonesia secara gramatikal, maka akan didapatkan makna antara lain seperti di
bawah ini :
a. Terdengar suara (yang berupa) prang prang (barang pecah)
b. Diantara orang Jepang pun, banyak orang yang memiliki keluhan
berupa tidak bisa menggunakan bahasa formal dengan baik
c. Kebiasaan (yaitu) menggunakan sumpit sebagai alat makan, tidak ada
di Eropa. Atau bisa juga: Di Eropa tidak ada kebiasaan untuk
menggunakan sumpit sebagai alat makan
d. Gejala hidung dan mata yang gatal, juga bersin – bersin dikenal
sebagai alergi serbuk bunga matahari. Atau bisa juga : Alergi bunga
matahari ditandai dengan gejala hidung dan mata yang gatal juga
bersin – bersin.

1
Halaman 76;120.

3
Sedangkan menurut 国語辞典 kata と言う dalam penggunaanya antara
lain :
1. (語や句を受け、連体修飾句を作って)取り立てていう意を表
す。
Mengikuti kata menjadi kata keterangan.
Contoh : 「お前と言うやつは。」、「これと言う仕事もしてい
たい」
2. (「もの」や「こと」などの形式名詞の上について)一般かす
る意を表す。
Melekat di kata benda umum dan menunjukkan arti secara umum,
menggeneralisasikan.
Contoh :「愛と言うものはむなしい」
3. (数量を表す語の下に付いて)そのていごに騒動する、または
及ぶ、の意を表す。
Menunjukkan jumlah, kuantitas, atau ukuran dari suatu benda
Contoh :「一億と言う大金」「たん千と言う鳥」
4. 。。。ににている。ーと言うをありさまの意を表す
Seperti kondisi ー (tergantung kosakata yang digunakan)
Contoh :「しろうとはだしと言う腕前」
5. (同じ名詞のくり返しの間に入れて)
Dilekatkan diantara dua kata benda yang sama untuk menunjukkan
suatu arti secara keseluruhan; menekankan.
1〉 その全部の意を表す。Contoh :「道と言う道が混雑してい
る」
2〉 きょううちょうの意を表す。Contoh :「今度と言う今度は
ゆるさない」

Dari keterangan di atas, kita menemukan bahwa kata, atau mungkin lebih
tepatnya disebut dengan partikel, と言う dalam bahasa Indonesia bisa
digantikan oleh kata – kata sebagai berikut :
a. berupa

4
b. yang dinamakan
c. yang disebut
d. untuk
e. ditandai dengan
f. dikenal
g. yaitu.

Selain itu, penggunaan kata terjemahan と言う dalam kalimat, bisa juga
sebagai penegas, dimana dalam Bahasa Indonesia ditempati oleh partikel –
partikel seperti –kah, -lah.

5
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Kata と言う, bila diartikan secara gramatikal dalam bahasa Indonesia,
bisa memiliki arti antara lain :“yang dinamakan”, “yang disebut”, “yang
berupa”. Namun,bisa juga digantikan dengan partikel – partikel penegas seperti
–kah,atau –lah.