Anda di halaman 1dari 16

PROPOSAL

PROGRAM PENGGERAK MEMBANGUN DESA

TAHUN 2011

PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN

MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM

DALAM KELOMPOK USAHA BERSAMA

Photo produk

OLEH :

KELOMPOK TANI SUKA MEKAR

DIAJUKAN KEPADA :

Direktur Jenderal Hortikultura

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM PENGGERAK MEMBANGUN DESA

(PMD)

PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN

MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM

DALAM KELOMPOK USAHA BERSAMA

DIAJUKAN KEPADA :

DIREKTUR JENDERAL HORTIKULTURA

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Bogor, Februari 2011

Diajukan oleh :

Ujang Ma’mun

Mengetahui,
Kepala Dinas Pertanian
Kota Bogor

Drh. Herlien Krisnaningsih, MM


Pembina Tk. I
NIP. 195505111992032001

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Undang – undang 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah agar
menjamin kehidupan yang layak bagi setiap warga negara, hal ini tentu menjadi
tugas yang berat bagi pemerintah untuk mewujudkannya. Sementara di sisi lain
permasalahan yang dihadapi setiap warga negara terutama yang masuk
katagori keluarga pra sejahtera sangat banyak dan begitu kompleks dari muali
ekonomi , pendidikan, kesehatan hingga sarrana tempat tinggal., belum lagi
negara harus menyelesaikan tugas-tugas lain yang berhubungan dengan urusan
luar negeri, berbagai kebijakan makro dan lain-lain.

Tidak mungkin seluruh permasalahan kemiskinan warga negara ini hanya


ditangani oleh pemerintah saja, oleh kerana itu kita semua perlu bahu membahu
memecahkan ini sesuai dengan porsi masing-masing pihak. Peran berbagai
steakholder sangat diperlukan, mulai dari perguruan tinggi, LSM, Media,
pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat yang strategis.

Penduduk miskin yang berada di masyarakat pedesaan umumnya


berprofesi sebagai petani gurem, buruh tani, peternak, nelayan, buruh dan
pengangguran. Banyak permasalahan yang timbul dari kesulitan ekonomi yang
dialami masyarakat, sehingga faktor yang paling penting adalah bangkitkan dan
tingkatkan dulu daya saing dan kemampuannya untuk hidup di masyarakat,
setelah itu baru mereka diajak bicara yang lain. Padahal seluruh sumber daya
alam yang ada belum termanfaatkan secara optimal yang bisa jadi jika
pemberdayaan ini dimuali dari lingkungan terkecil secara serempak dilakukan
maka akan bisa menyelesaikan masalah bangsa secara luas.

JAMUR TIRAM, merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki


prospek baik untuk dibudidayakan dan JAMUR TIRAM ini termasuk jenis jamur
pangan yang memiliki kandungan gizi cukup baik dan dengan citarasa yang
tinggi dan sudah merupakan bagian dari sajian kuliner sejak zaman
dahulu.Kebutuhan akan JAMUR TIRAM sebagai bahan makanan masih sangat
tinggi namun produksi JAMUR TIRAM saat ini masih sangat kurang sehingga nilai
ekonomis JAMUR TIRAM ini masih tinggi.

Sebut saja SATE JAMUR, JAMUR GORENG TEPUNG, SUP JAMUR, PEPES
JAMUR, KERIPIK JAMUR, dan banyak jenis makanan olahan lain dari jamur, kini
menjadi DAFTAR MENU utama di restoran – restoran yang menyediakan menu
khusus vegetarian. Di restoran dan rumah makan umum pun, menu serba jamur
kini semakin banyak ditemui. Jamur disukai tidak hanya karena rasanya yang
lezat, tapi juga dipercaya karena kaya manfaat. Dibanding dengan daging, jamur
memang punya nilai plus tersendiri. Jika daging erat dengan masalah lemak atau
kandungan kolesterol, maka jamur sebaliknya yaitu bebas kolesterol serta kaya
serat, vitamin dan mineral. Karenanya, jamur dipercaya mampu mengobati
berbagai penyakit. JAMUR TIRAM, misalnya berguna bagi penderita diabetes dan
penyakit kekurangan darah, bahkan dapat mengobati kanker.
Jamur ini tumbuh dengan baik pada media yang dibuat melalui proses
permentasi dan pasteurisasi bahan yang sangat mudah kita temui, yaitu :
campuran serbuk gergaji, dedak, kapur dan tepung jagung. Budidaya JAMUR
TIRAM tidak tergantung pada musim bahkan secara modern jamur ini telah
dibudidayakan secara baik dengan hasil yang memberikan keuntungan yang
besar, akan tetapi membutuhksn tempat khusus yang diset sebagai tempat
tumbuh jamur.

Kumbung (Rumah Jamur) yang telah dilengkapi media tumbuh dan telah
diatur teamperaturnya merupakan tempat terbaik untuk kembangbiak JAMUR
TIRAM. Dengan tehnologi yang dapat dipelajari, budidaya JAMUR TIRAM ini dapat
dilakukan di manapun sepanjang wilayahnya mendukung, misalnya di Bogor dan
sekitarnya dimana bahan baku bisa didapat dengan sangat mudah dan murah.
Seperti halnya di Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan dimana suhu
dan iklimnya sangat pas dengan kebutuhan budidaya JAMUR TIRAM.

Kementerian Pertanian sebagai Leading Sektor pengelolaan pertanian di


Indonesia dalam arti luas sangat perlu untuk membantu dan mendukung
budidaya alternatif komoditas pangan sebagai upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan masyarakat Indonesia, melalui Program Penggerak
Membangun Desa (PMD) ini diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi riil di
dalam meningkatkan ketahanan pangan bangsa Indonesia.

Berdasarkan uraian di atas dalam rangka turut serta meningkatkan


kesejahteraan petani, saya sangat berminat menjadi salah satu PMD yang akan
diterjunkan langsung ke masyarakat, dengan harapan dapat bersama – sama
meningkatkan ketahanan pangan bangsa Indonesia. Dengan pemikiran
sederhana di atas maka program Penggerak Membangun Desa cukup tepat
kalau dilakukan dengan memberdayakan kelompok tani dengan memanfaatkan
basis potensi di daerah. Melalui usulan proposal ini saya mencoba untuk
menggagas sebuah keinginan untuk merubah wajah petani Indonesia menjadi
lebih mandiri, berdaya saing, dan sejahtera sehingga hal ini bisa menjadi bagian
kecil dari kontribusi saya terhadap bangsa dan negara.

B. TUJUAN
Usaha budidaya Jamur Tiram ini memiliki tujuan yang sangat mulia,
diantaranya :
1. Menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian bagi masyarakat, khususnya
anggota Poktan
2. Memanfaatkan potensi lokal yang ada yaitu ketersediannya sarana bahan
baku yang memadai
3. Memenuhi kebutuhan gizi masyarakat
4. Meningkatkan kesejahteraan petani/anggota kelompok tani
5. Meningkatkan diversifikasi produk pertanian dalam rangka meningkatkan
nilai tambah produk pertanian
C. SASARAN PROGRAM
Sasaran utama dalam program Penggerak Membangun Desa ini adalah :
1. Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani
2. Masyarakat petani pra Sejahtera yang memerlukan bantuan modal usaha
3. Pertanian yang tumbuh dan berkembang di masyarakat

D. ARAH PROGRAM
Program Penggerak Membangun Desa dilakukan dalam rangka menggali potensi
lokal pertanian di masyarakat untuk dikembangkan menjadi lebih mandiri
dengan sistem kelompok usaha bersama. Pendekatan partisipatif dan
pemberdayaan potensi lokal masyarakat diharapkan menjadi sendi - sendi
penopang yang kuat dalam kelompok usaha bersama

E. OUT PUT PROGRAM


a. Jangka pendek
1. Menambah wawasan anggota kelompok tani dalam hal peningkatan
kemampuan petani untuk mengembangkan potensinya
2. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan anggota kelompok tani tradisional
3. Melatih dan membimbing kelompok tani agar mampu mengelola modal
usaha yang bergulir diantara anggota kelompok tani itu sendiri
4. Menumbuhkan rasa kebersamaan diantara anggota kelompok tani untuk
menjalin usaha bersama yang dikelola dengan menajemen yang
transfaran dan partisipatif dari anggotanya
5. Meningkatkan pendapatan petani untuk mewujudkan kesejahteraan
masyarakat pedesaan

b. Jangka panjang
1. Kelompok tani memilki usaha bersama yang baik dan solid
2. Petani memiliki penghasilan yang lebih baik dan dapat mencukupi
kebutuhan keluarganya sehingga terangkat dari katagori masyarakat pra
sejahtera
3. Melahirkan petani –petani mandiri, berdaya saing dan tangguh untuk
menghadapi tantangan zaman yang semakin berat
4. Dapat meyakinkan para investor untuk memberikan modal/berinvestasi
dalam budidaya JAMUR TIRAM

F. LOKASI DAN WAKTU


Kegiatan ini berjalan dalam dua tahun terakhir dan akan ditingkatkan lagi
volume dan kapasitasnya melalui program PMD yang dilaksanakan di lokasi :.Kp.
Tegal putat kelurahan.Sukasirna Kecamatan .Jonggol Kota Bogor, mulai
bulan ..................... 2011 sampai bulan ............................ 2012, dengan
kelompok tani binaan :

1. Kelompok tani Sukamekar

2. Kelompok tani Jaya Makmur

3. Kelompok tani Harapan Mekar


4. Kelompok tani Mekar jaya

5. Kelompok tani Maju Sejahtera

6. Kelompok tani Mekar Wangi

BAB II

PROFIL CALON PMD, KELOMPOK TANI DAN WILAYAH

A. PROFIL CALON PMD

Saya adalah kader kelompok tani sejak tahun 1999 sudah aktif dan
mendirikan sekitar 10 kelompok tani di kota Bogor, karena merasa terpanggil
membantu kelompok tani untuk mengembangkan usahanya dalam skala yang
lebih dari sebelumnya agar pengahsilan mereka bertambah untuk kesejahteraan
keluarga petani. Berbagai jenis usaha pertanian yang telah dilakukan namun
akhirnya mereka selalu terbentuk dengan berbagai kendala, diantaranya :

1. Pembinaan terhadap petani oleh pihak terkait belum bisa dilaksanakan secara
rutin dan kontinyu

2. Sebagian kelompok tani hanya sebagai objek saja dimana mereka diperlukan
tatkala ada proyek, setelah proyek selesai lalu mereka ditinggal begitu saja

3. Ketika ada bantuan, kelompok tani yang menerima bantuan tersebut


biasanya hanya kelompok tertentu saja, padahal masih banyak kelompok tani
yang lain lebih layak untuk menerimanya.

4. Impian saya adalah : “Bagaimana agar petani menjadi BOS dari usahanya
sendiri” karena apabila kepada mereka diberikan bimbingan, pendampingan
dan modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya, saya yakin mereka
bisa mandiri dan surfivle.

5. Petani juaga memerlukan bantuan advokasi atas kepemilikan lahan, apakah


sebagai pemilik lahan pertanian atau sebagai penggarap lahan pertanian

6. Kelompok tani memerlukan mediasi untuk mengakses Modal Usaha,


pemasaran dan informasi yang dapat mendukung usaha mereka.
Adapun profil saya adalaha sebagai berikut :

Nama lengkap : Ujang ma’mun

TTL : Bogor 16 januari 1982

Alamat : Kp. Tegal Putat Rt 02/06

Telp/HP : 0878 8195 2003

Hobby : Bertani

Status : Menikah

Pendidikan Formal : SLTA

Pendidikan informal/Pelatihan :

1.Pelatihan penanganan Revolfing UPPT Rahmatan Lil Alamin

2.Pelatihan kewira uasahaan YAYASAN BINA PERSADA

3.Pelatihan Wawasan Linkungan FMPL

4.Latihan Dasar kepemimipnan FKRK

Pengalaman Kerja :

1.Agen Spatu Surabaya

2.PT KBI Tekstil Kabag Operator

3.Jualan Soto

4. usaha Bakso

Pengalaman Organisasi :

1. Wakil Ket Bid Kesra yayasan Bian Persada

2. Wakil Ket Bid Kesra Forum Komunikasi Remaja Kreatif

3.Ket Bid Humas FMPL ( Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan )

4.

B. PROFIL KELOMPOK TANI BINAAN

1. Nama kelompok tani :SUKAMEKAR

2. Alamat kelompok tani : KP.Tegal putat Rt 02/06 Desa Sukasirna Kec.Jonggol


Kab.Bogor
3. Pengurus kel tani : ketua Muksin Marjuki. sekretaris.Cep Munji
bendahara.Abdulloh

4. Kegiatan usaha kel tani : Tani Sengon

5. Struktur organisasi :

6. Keadaan usaha kel tani :

7. Permasalahan kel tani :

C. PROFIL WILAYAH

Letak wilayah : kelurahan, kecamatan, kota/kab, prop

Kondisi wilayah : ketinggian diatas permukaan laut : ...............


suhu.......

Kebudayaan masyarakat :

Kondisi perekonomian :

Luas wilayah pertanian :

Kesesuaian wilayah dengan usaha .............................yang sedang dan akan


dilakukan

BAB III

VISI – MISI – PROGRAM KERJA

VISI :

Mengembangkan usaha kelompok tani sesuai dengan potensinya

MISI :

Mendorong petani agar menjadi lebih baik dalam melaksanakan kegiatan usahanya
Meningkatkan kapasitas produksi JAMUR TIRAM untuk memenuhi permintaan pasar di
Kota Bogor dan sekitarnya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar

PROGRAM KERJA

Program Pengerak Membangun Desa Budidaya JAMUR TIRAM akan dilaksanakan dalam
1 tahun

No URAIAN KEGIATAN WAKTU PERIODE KETERANGAN


.
1 Tahapan konsolidasi 2 pekan Maret 2011
organisasi
2 Tahapan konsolidasi teknis 2 pekan Maret 2011
3 Persiapan j awal 1 pekan
4 Perbaikan sarana produksi 2 pekan
5 Pencarian media 2 pekan
6 Pencarian bibit 2 pekan
7 Pelaksanaan budidaya 6 pekan
8 Monitoring -
9 Evaluasi -
10 Pelaporan 1 pekan

BAB IV

GAMBARAN POTENSI BUDIDAYA JAMUR TIRAM

KELOMPOK TANI BINAAN

Kelompok usaha bersama merupakan sistem usaha yang ditekankan pada prinsip
kebersamaan, gotong – royong dalam koloni yang homogen. Pemberdayaan
masyarakat desa dalam kelompok usaha bersama dapat dilaksanakan pada
masyarakat yang sudah ada seperti Karang Taruna, kelompok tani, pesantren,
kelompok pengajian dan paguyuban yangada.
Pelaksanaan usaha yang dilakukan secara bersama adalah : Penyediaan sarana, bahan
baku, pengolahan hasil dan pemasaran produk.

Kelompok tani terbentuk atas kesamaan kebutuhan , dan sebagian dari anggota nya
memiliki pengalaman dan kemampuan di bidang budidaya JAMUR TIRAM sehingga
menjadi modal utama dalam pengembangan usaha secara koloni dimana diantara
anggota kelompok satu sama lain saling menguatkan, budaya masyarakat kampung
yang masih kuat dimana gotong royong dan kekeluargaan masih menjadi sendi
penyokong kehidupan berkelompok secara kompak dan harmonis. Tingkat pendidikan
yang mayoritas rendah dan terbatasnya informasi perkembangan ilmu pengetahuan
menuntut sang PMD harus bekerja dengan penuh kesabaran dan ketekunan agar
mereka dapat memahami cara berfikir dan bertindak yang benar dan baik dalam
melaksasanakan semua kegiatan kelompok untuk mencapai maksud dan tujuannya.

MITRA KERJA

Dalam pelaksanaan PMD di ke empat kelompok tani binaan, PMD harus melakukan
kerjasama baik yang strategis maupun teknis agar bisa mengakselerasikan program –
program yang akan digulirkan. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan dalam
kelancaran dan keberhasilan program PMD. Adapun pihak – pihak yang diperlukan
adalah :

1. Pemerintah Kota Bogor (Dinas Pertanian dan kantor Ketahanan pangan)

2. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat IPB (LPPM IPB)

3. Bidang Mikrobiologi PUSLIT BIOLOGI LIPI BOGOR

4. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

5. Media Masa (Radio, Koran, Majalah)

6. Pihak yang membantu permodalan (bank atau investor0

7. Keamanan dengan aparat kelurahan dan kepolisian setempat


BAB V

KEBUTUHAN ANGGARAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Kebutuhan anggaran untuk Budidaya JAMUR TIRAM dibuat dalam Daftar Rencana
Usaha kelompok sesuai dengan format yang diberikan oleh Direktorat Jenderal
Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia, sebagai berikut

RENCANA USAHA KELOMPOK TANI

Nama kelompok binaan : Suka Mekar


Alamat : Kp. Tegal Putat Rt 02/06
Kelurahan : Ds.Sukasirna
Kecamatan : Jonggol
Kota / Kabupaten : Bogor
Propinsi : Jawabarat
Jenis kegiatan : Budidaya JAMUR TIRAM sebanyak 3 unit kumbung
produksi & budidaya

BIAYA TOTAL
No VOLUME
URAIAN KEBUTUHAN SATUAN
.
Jumlah Satuan (Rp) (Rp)
I PENGEMBANGAN KOMODITAS

A BIAYA TETAP

1 Serbuk gergaji 15.000 kg 300 4.500.000

2 Dedak 3.500 kg 1.700 5.950.000

3 Tepung jagung 1.500 kg 1.200 1.800.000

4 Kapur 750 kg 1.500 1.125.000

5 Bibit Jamur Tiram 500 btl 7.000 3.500.000

6 Plastik 70 kg 12.000 840.000

7 Kapas 10 kg 8.000 80.000

8 Gas elpiji 3,5 kg 40 tbg 4.500 180.000

9 Ring plastik 5.000 bh 200 1.000.000

10 Spiritus 5 ltr 20.000 100.000


19.075.00
Jumlah
0
BIAYA TOTAL
No VOLUME
URAIAN KEBUTUHAN SATUAN
.
Jumlah Satuan (Rp) (Rp)
B BIAYA INVESTASI PERBAIKAN KUMBUNG & PENAMBAHAN PERALATAN
1 Bambu 200 Btg 10.000 2.000.000
2 Bilik bambu 50 Lbr 50.000 2.500.000
3 Genteng 2.200 Bh 1.200 2.640.000
4 Plastik terpal 100 Kg 5.000 500.000
5 Bata merah 1.500 Bh 350 525.000
6 Paku 30 Kg 8.000 240.000
7 Tambang plastik 100 Mtr 3.000 300.000
8 Pasir 10 M3 100.000 1.000.000
9 Semen 10 Zak 55.000 550.000
10 Tungku 2 Unit 110.000 220.000
11 Drum 5 Bh 80.000 400.000
12 Kompor semawar 2 Unit 400.000 800.000
13 Selang & Regulator 2 Unit 50.000 100.000
14 Tabung gas 2 Bh 400.000 800.000
15 Pompa air 1 Unir 450.000 450.000
16 Sekop 4 Bh 50.000 200.000
17 Timbangan 2 Bh 450.000 900.000
18 Hand sprayer 1 Bh 450.000 450.000
19 Krat plastik 10 Unit 30.000 300.000
20 Trooli 2 Unit 300.000 600.000
21 Blower 2 Unit 450.000 900.000
22 Sudip 10 Bh 45.000 450.000
250.000
23 Lampo brozen 5 Bh 50.000

24 Pakaian laboratorium 5 Unit 200.000 1.000.000


Jumlah 18.075.000
TOTAL A + B 37.150.000
BIAYA TOTAL
No VOLUME
URAIAN KEBUTUHAN SATUAN
.
Jumlah Satuan (Rp) (Rp)
II BIAYA ADMINISTRASI
Perjalanan Ke
A
Workshop
1 Ketua kelompok tani 1 Org 300.000 300.000
2 PMD 1 Org 100.000 100.000
3 Petuga Dinas Pertanian 1 Org 100.000 100.000
Pengurusan Badan 2.500.00
B 1 Paket 2.500.000
Hukum 0
3.000.00
C Honor PMD 12 Bulan 250.000
0
D Alat tulis kantor 1 Paket 250.000 250.000
3.000.00
E Pertemuan anggota 12 Bulan 250.000
0
F Pelaporan 12 Bulan 50.000 600.000
9.850.00
Jumlah
0
47.000.0
TOTAL I + II (Berkisar antara 45 – 50 juta )
00

PENGGERAK MEMBANGUN DESA Ketua kelompok,

Ttd & stample

Ujang Ma’mun Dayat

Disyahkan oleh :

DINAS PERTANIAN KAB/KOTA........................

Ttd & stample

.....................................................
NIP.............................................

Nama kelopok : ...................


Desa/Kelurahan : ............................
Kecamatan : ..............................
Kab/Kota : ..........................
Propinsi : ................................

REKAPITULASI RENCANA USAHA KELOMPOK

.........................., ........................ 2011


Kepada Yth,
Kuasa Pengguna Anggaran
Ditjend Hortikultura
Di – Jakarta

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Hortikultura, nomor...........................


tgl......... tentang Penetapan Nama Penggerak Membangun Desa , Kelompok Tani
Binaan PMD dan Lokasi Penerima Dana ............. melalui Bantuan Sosial PMD Direktorat
Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun ...............
dengan ini mengajukan permohonan dana sebesar Rp. 47.000.000 (Empat puluh tujuh
juta rupiah) sesuai RUK terlampir dengan rekapitulasi sebagai berikut :

No KEGIATAN JUMLAH UNIT JUMLAH


. ANGGARAN
1 BIAYA TETAP 1 Paket 19.075.000
2 BIAYA INVESTASI 1 Paket 18.075.000
3 BIAYA ADMINISTRASI 1 Paket 9.850.000
TOTAL 47.000.000

Akan selanjutnya kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan Surat Perjanjian


Kerjasama No........ tanggal ................. dana bantuan sosial agar dipindahbukukan ke
rekening kelompok pada bank ......................... nama/cabang/pembantu dengan No.
Rek......... atas nama kelompok tani...............................

Petugas Dinas pertanian Ketua Kelompok Penggerak Membangun Desa

Kab/Kota..............

Ttd & stample Ttd & stample

.................................... Dayat \ Ujang Ma’mun


NIP........................
Mengetahui/Menyetujui,
Pejabat Pembuat Komitmen Ditjend Hortikultura
..........................................

NIP...............................

BAB VII

PENUTUP

Demikian proposal program Penggerak Membangun Desa ini saya susun dan
saya ajukan , besar harapan saya untuk bisa ikut menjadi bagian dalam program
pengabdian terhadap masyarakat tersebut. Semoga seluruh rencana dapat berjalan
baik, lancar dan mencapai target yang diinginkan

..........................., .............................. 2011

Diajukan oleh ;

Calon PMD

..........................
SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini ;

Nama :...........................

Alamat : ............................................................................................

Pekerjaan ; ..................................................................................................

Dengan ini menyatakan bahwa apabila saya terpilih menjadi salah satu PMD makan
saya bersedia menjalankan selama ........................ (min 2 tahun)

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan dengan penuh rasa
tanggung jawab

......................., ................... 2011

Yang menyatakan,

........................................