Anda di halaman 1dari 30

AYLOR

RET T
DE


DA N DY R A M A D I T YA (34996)

FA N N Y A R D H Y P R ATA M A ( 3 5 0 1 8 )

MUHAMMAD ABDULLAH (35099)

A W A N G FA I Z A L (35145)

RIDWAN WICAKSONO (35189)

A D I T YA S A P TA N U G R A H A (35217)
sekilas…

• Deret taylor menjadi konsep dasar dalam


pengembangan metode numerik.
• Beberapa metode aproksimasi merupakan
pemenggalan dari deret ini.
• Deret Taylor merupakan model aproksimasi
terhadap suatu fungsi f(x).
• Deret Taylor menyediakan sarana untuk
memprediksi nilai fungsi pada satu titik dalam
bentuk nilai fungsi dan turunan-turunanya pada
titik lain.
Maclaurin (Power) Series

Deret Maclaurin adalah penaksiran polinom


derajad tak hingga

x2
f ( x)  f (0) f ' (0) x f ' ' (0) 
2!
n
x
 f ( n ) (0) 
n!

Deret infinite (tak hingga) menyatakan bahwa


akhirnya deret ini sama dengan fungsi
sebenarnya, bukan penaksiran lagi!
Deret TAYLOR

Dari awal kita selalu memulai perkiraan pada nilai


x=0;
Sesungguhnya, kita bisa membuat deret polinom
yang berasal dari titik manapun, x=x0 ;
<Ini disebut Taylor Series>

Jadi, Deret MacLaurin merupakan Deret Taylor


yang berpusat pada x0=0;
Misal fungsi f(z) analitik pada | z - z0 | < R0 .
Maka untuk setiap titik z pada lingkaran itu, f(z)
dapat dinyatakan sebagai :
Jika fungsi f(z) diganti dengan f(x) dan x=a berada
pada interval x, maka

Rumusan di atas disebut deret Taylor


Rumusan di tadi dapat dimodifikasi menjadi :

Tn (x) disebut Polinom Taylor orde ke-n dan


Rn(x) disebut remainder
Rumus-rumus umum…
( x − x0 ) 2
f ( x) = f ( x0 ) + f ′( x0 )( x − x0 ) + f ′′( x0 )
2!
( x − x ) n
+ + f ( n ) ( x0 ) 0
+
n!
∆x ∆ x2 ∆ x n
′ ′′
f ( xi + 1 ) = f ( xi ) + f ( xi ) + f ( xi ) +  + f ( xi )
n
+ Rn
1! 2! n!
f ' (a) f ' ' (a) f n (a)
f ( x) = f (a) + ( x − a) + ( x − a ) + .... +
2
( x − a ) n + ...
1! 2! n!

∆x = xi +1 − xi
Truncated Taylor Series

Kita bisa memutuskan untuk membuat


perkiraan dari sebuah fungsi hingga n (derajat)
tertentu yang tidak tak terhingga;
Kita sebut sebagai Truncated Taylor Series.
( x − x0 ) 2
f ( x ) ≈ f ( x0 ) + f ′( x0 )( x − x0 ) + f ′′( x0 )
2!
( x − x ) n
+  + f ( n ) ( x0 ) 0
n!

Ini sama dengan konsep polynomial


CONTOH SOAL…

Contoh soal 1 <Deret Taylor>


Bentuklah Deret Taylor untuk :

f ( x) = ln(x), x0 = 1

Cari nilai fungsi dan turunannya untuk fungsi pada


x0=1
Contoh soal
1

f ( x) = ln( x) ⇒ f ( x0 ) = ln(1) = 0
1 1
f ′( x ) = ⇒ f ′( x0 ) = = 1
x 1
1 1
f ′′( x) = − 2 ⇒ f ′′( x0 ) = − 2 = −1
x 1
2 2

′′ ′
′′
f ( x ) = 3 ⇒ f ( x0 ) = 3 = 2
x 1

n −1
( n − 1)! ( −1 )
f ( n ) ( x) =
xn
n −1
( n − 1 )! ( −1) n −1
⇒ f ( n ) ( x0 ) = = ( n − 1)! ( −1)
1n
Contoh soal
1

Menggunakan rumus umum =>


( x − x0 ) 2
f ( x) = f ( x0 ) + f ′( x0 )( x − x0 ) + f ′′( x0 )
2!
( x − x ) n
+  + f ( n ) ( x0 ) 0
+
n!
( x − 1) 2 2!( x − 1) 3
⇒ ln( x) = 0 + ( x − 1) − +
2! 3!
n −1 ( x − 1)
n
+  + (n − 1)!(−1) +
n!
( x − 1) ( x − 1)
2 3
⇒ ln( x) = ( x − 1) − +
2 3
( x − 1 ) n
+  + ( −1) n −1 +
n
Contoh soal 2 <Deret Taylor>

Cari deret taylor dari f(x) = 1/x pada a=2?

Apakah deret tersebut konvergen pada 1/x?


Contoh soal
2
Contoh soal
2

Deret Taylornya…
Contoh soal
2

Deret tersebut berupa deret geometris:


a= ½
r=-(x-2)/2
Konvergen saat
| x-2 | < 2
Jumlah = a/(1+r)
Contoh soal 3 <Deret Taylor>

Cari deret Taylor dari f(x)=ex saat x=0


Contoh soal
3

§ Kita tentukan rumus umum utuk : f(n) (a)


§ Kita dapatkan bahwa f(n) (x) = ex untuk
=> n =0,1,2,3 …maka:

f(n) (0) = e0 = 1
Contoh soal
3

Maka deret Taylor untuk f(x) = ex untuk x=0


Contoh soal 4 <Deret Taylor>

Cari deret Taylor dari f(x) = sin x untuk x= 0


Contoh soal
4
Contoh soal
4
Contoh soal 5 <Deret Taylor>

Cari deret taylor dari f(x)=x3-10x2+6 saat


x=3
Contoh soal
5
Contoh soal
5

Deret taylor ini akan berakhir setelah n=3 . Hal


ini akan selalu terjadi ketika kita menemukan
deret taylor polinomial. Penyelesaian untuk
deret taylor ini :
Contoh soal 6 <Deret Taylor>

Cari deret taylor dari f(x)=cos(x) saat x=0


Contoh soal
6
Contoh soal
6

Setelah itu kita masukkan yang telah kita


dapatkan ke dalam deret taylor…
Contoh soal
6

Lalu kita keluarkan nilai nol dan kita urutkan


kembali, dan didapat :

Setelah renumbering, dapat kita buat


perumusan deret taylornya sbb :
Jazakumullah