Tugas Wawancara

Hari Jum¶at pukul 08.30 wib, adalah jadwal mata kuliah CAKOM (Kecakapan Komunikasi). Berbondong ± Bondong puluhan Mahasiswa Teknik Kimia yang mengambil mata kuliah itu, berjalan menyusuri tangga menuju ruang Auditorium yang berada dilantai tiga gedung leter U FT.Untirta. Aditorium langsung dipenuhi mahasiswa yang sedang asik mengobrol, suaranya riuh seperti dengungan ribuan tawon. Didalam ruangan sudah disediakan jejeran kursi yang tidak beraturan. Kursi ± kursi itu tidak cukup menampung puluhan mahasiswa teknik kimia dari berbagai kelas yang berbeda angkatan. Ada angkatan 07, 08, dan tentu sajah Angkatan 09, angkatan baru ditahun ajaran baru. Mata Kuliah Cakom ini, adalah mata kuliah pilihan. Lebih cendrung kearah suplement penambah bagi para mahasiswa. Dari namanya sajah kecakapan Komunikasi, tentu yang dipelajari mengenai Komunikasi. Tetapi dari sekian hari saya ikuti, mata kuliah ini malah lebih menjelasakan Problem Solving ketimbang Kecakapan Komunikasinya, ³Mata Kuliah yang Aneh!!´. Ditengah keramaian ruang Auditorium, seorang wanita separuh baya yang berbaju batik coklat maju kehadapan kami. Jilbab yang ia kenakan terlihat anggun, seraya menegaskan ³Aku Wanita Muslimah´. Tubuhnya tidak terlalu tinggi. Jika kulihat pertama kali, mimik wajahnya mengesankan dan memberi isyarat ³Aku Wanita Yang Jutek´. Sorot matanya tajam, jika dilihat secara seksama seperti ingin terlepas. Ia memandangi Mahasiswa lama dan baru. Dari awal masuk, Ibu ini tak sedikitpun memamerkan senyuman-nya. Yang tersirat hanya pandangan mencurigakan dan menyebalkan. ³Itulah dosen Cakom´.

. Aku mecolek Eka yang bearada disamping kananku. Akan tetapi orang yang duduk paling belakang tetap berbisik. Sering pula berdebat dengan dosen. Aku duduk dibangku paling belakang. profesi yang kalian minati serta berikan alasannya. Sebagian lagi meninggikan leher dan kepalanya untuk lihat lebih jelas kedepan. Ibu ada keperluan sebentar. hari ini ibu ingin membagi kalian menjadi beberapa kelompok. pagi semuanya?´ Ibu itu membuka kelasnya. kemaren dosenya gak masuk´. tiba-tiba suara riuh tadi langsung terdiam senyap. Sedangkan sisanya ting gal memilih kelompok Menengah atau kelompok Bawah sesuai kadar kemampuan komunikasi kalian.Dia mendehem beberapa kali. Eka dan Rehan adalah orang terdekat ketika dikelas. Kalian akan dimasukan kedalam kelompok Atas. sedangkan rehan duduk didepanku. sampai dosen itu jengkel melihatnya. Baginya ³Kewibawahan adalah ciri pemimpin yang mumpuni´. yang sudah terbiasa berbicara didepan umum. ³Baik. ³Gak ada kar. Eka duduk disamping kananku. bersama 2 orang sahabatku Eka & Rehan. Umur-nya yang jauh 2 tahun lebih muda dari aku dan Eka. Sesuai janji ibu kemarin.Wb. . Jika dikelas ia yang paling bayak rewel. Bagi kalian yang aktif diorganisasi. entah apa yang mereka bicarakan. Dikumpulkan hari ini juga!!. menjadi salah satu alasan kekanak -kanaknya. ³Ka. tak banyak tingkah. banyak tingkah. Eka yang memiliki sifat kalem. Eka mengeserkan posisi duduknya sambil memandang kedepan dengan tangan bersidekap. Cakom ada Tugas gak?´ Tanyaku penasaran. Kalian akan dibagi berdasarkan kemampuan kalian. Kemudian kalian tulis dikertas selembar.. ³Wa¶alaikumsallam´ Jawab para Mahasiswa.. Sedangkan Rehan seorang jenius muda yang tak bisa diam. suaranya tegas dan sangat cakap. Ujarnya sambil berbisik. Cantumkan juga kelebihan dan kekurangan Professi tersebut. ³Assalamu¶alaikum Wr.

Demi mengejar Akreditasi B. assalamu¶alaikum´ tutupnya dengan singkat.. teknik kimia kekurangan dosen. mereka sibuk memikirkan professi yang mereka minati.. Dan ibu tidak ingin tahu.silahkan kalian koordinasikan dengan teman yang lainnya. terlihat sibuk mencatat dan menanyakan professi teman sekelasnya. Ia sempat berkeluh kesah dihadapan kami. Sang ketua kelas bingung harus membagi dan mensinkronkan professi ± professi para kaum terpelajar. Ruang Auditorium kembali ramai. ³Temen ± temen. seluruh dosen yang masih berada dijenjang S1 disekolahkan kembali. Diantara mata kuliah yang lainya. Dosen itu langsung pergi meninggalkan kelas setelah ia menyampaikan beberapa tugas. Menuliskan professi mereka masing ± masing beserta pengelompokan atas dasar kemapuan . bahwa ia tidak sanggup untuk memegang amanah di mata kuliah ini. Ibu tinggal dulu sebentar. Menengah. Biar terlihat perbedaanya. harus berbeda satu sama lainnya. biar tidak terjadi kesamaan Professi. Jadi kalo ada yang sama bisa diganti atau dirundingkan´. Sambil menggendong ransel ia berbicara. dosen inilah yang sering sekali tidak masuk untuk mengajar. Ingat!! Profesi yang kalian minati tidak boleh sama. Kemudian tulis professi dan pengelompokan kalian. satu persatu dari kalian maju kedepan. Tiba ± tiba. Silahkan kalian rundingkan dengan ketua kelas kalian masing ± masing. atau Bawah. ³Wa¶allaikum sallam. Sebagian besar sedang melanjukan study S2 & S3 di luar negeri. cepat dan cekatan. satu persatu maju kedepan. Ia bernama Haki dari Teknik Kimia Non Regular 09. Ketua kelasku benama Ali Sadikin ia . kelompok Atas. Ia maju kehadapan kami semua dengan mengenakan jaket yang tidak tertutup. Tidak boleh ada yang sama. seseorang yang sudah terlihat tua dari kami kebanyakan mengambil alih semuanya. sehingga kaosnya telihat. agar mendapat gelar S2 ataupun S3.´ jawab para mahasiswa. Saran Haki diterima.. Tinggal pilih. Tapi apa boleh buat. Tetap dengan wajah jutek.. Cara berjalanya sangat lincah.

Acara yang kalian isi harus berbeda dengan teman kalian. Ada professi sebagai Presiden RI. . profesi yang tertulis-pun beragam. Kami pikir profesi ini adalah sebuah mimpi atau angan sajah. Dan banyak dari kami menyepelekan tugas ini. Seketika dosen kembali kedalam kelas. dan yang kedua kalian buat video sambutan atau mengisi materi dalam sebuah acara yang berdurasi kurang lebih 20 menit. Dikumpulkan paling lambat saat UTS. bagiku menjadi Penulis Novel lebih menyenangkan. Semua dituangkan dalam selembar kertas. mereka dibuat tidak menyangka. Tapi kami yang belum paham benar dengan tugas ini dikejutkan dengan beberapa kata dan ucapan dari dosen. Engginer. Manager. Eka berprofessi menjadi Wali Kota. sampai dengan Tukang Baso. ³Ane mau memajukan kota lebak!!´ ucapnya dengan semangat menggebu ± gebu. Professi yang aku ambil adalah Penulis Novel. sedangkan Rehan menjadi manager di sebuah perusahaan media. Tugas dikumpulkan dalam bentuk CD´ Seisi kelas dibuat tercengang dengan tugas wawancara. tulis di kertas selembar nama dan NIM (Nomor Induk Mahasiswa) kalian. yang pertama wawancara narasumber sesuai professi yang kalian tulis. Se-isi kelas riuh. Wali Kota. Butuh bermenit ± menit untuk menyelesaikannya.berkomunikasi. bahkan sampai jadi bahan ejekan. dan tuliskan professi beserta alasan kalian. banyak hal yang ditanyakan pada dosen itu. Eka dan Rehan memilih kelompok atas. Bagi yang sudah pandai berkomunikasi mengambil kelompok atas. Sedangkan aku sendiri mengambil kelompok menengah. ³Silahkan kumpulkan tugas kalian. Bahwa professi yang mereka tulis adalah narasumber yang harus mereka wawancarai. Berderet nama dan professi terpampang disebuah papan tulis ³white board´. Semua terlihat senang dengan professi yang mereka tulis. Tugas yang harus kalian kerjakan kali ini ada dua. ia menjelaskan kembali tugas yang ia berikan. Cantumkan juga kelebihan dan kekurangan professi yang kalian minati tersebut. dan Tukang Gali Kubur. pengusaha. Se-isi kelas disibukan dengan tugas yang diberikan dosen.

Setelah Ibu dosen menjelaskan semuanya. Mahasiswa yang menjelma menjadi wartawan mengerumuni sang artis yang nyatanya hanya seorang dosen. apa ganti professi ajah?´ ³Bu. Bagaimana?. gimana kalo ganti professi?´ ³Bu. Yang wanita sibuk berkumpul dan merumpi tak karuan. ³sulit mewawancarai narasumber yang sibuk!!´. Semua pihak bertanggung jawab pada diri mereka masing ± masing. Akibat professi setinggi langit yang mereka tulis. Semua pihak dikejutkan dengan tugas wawancara. mengakibatkan dampak yang besar dikemudian hari. Aku tak habis pikir dengan hal itu. kursi kembali kosong. Bagi yang mencantumkan profesi seperti tukang baso ataupun tukang gali kubur. kalo yang diwawancarainya gak ada gimana. ia langsung bergegas pergi meninggalkan ruang auditorium. Bagi para laki ± laki.bagaimana kalau Ibu sajah yang kami wawancarai?´ Kelas menjadi ramai. efeck-nya bisa berkepanjangan!!´. Satu pelajaran yang dapat kita diambil dari tragedi ini. tetntu sajah untuk melaksanakan Sholat Jum¶at. para rakyat yang menulis professi setinggi langit. Ibu dosen laksana artis yang dimintai informasi oleh wartawan. Bangku ± bangku yang terisi . Sesekali kilatan cahaya kamera melesat ± lesat bagai kilatan halilintar. hal itu bukan masalah besar. Tragedi tugas wawacara ini menjadi sebuah isu terhangat. boleh minta surat tugas wawancaranya?´ ³Bu. apa lagi menulis tanda tangan dalam sebuah kontrak. berjejer tak beraturan. bergegas melangkahkan kakinya ke masjid Kampus. Tetapi bagaimana dengan orang yang menulis professi sebagai president RI. ³Jangan menulis apapun tanpa alasan yang jelas. Suasana menjadi menegangkan. penulisan wawancaranya gimana?´ ³Bu.³Bu. Yang menjadi korban dari tugas ini ialah.

!!. ³Selanjutnya mengerjerjakan tugas CAKOM... belum aku fikirkan. Ruangan yang ramai menjadi sunyi senyap. narasumbernya siapa. yang jelas tugas ini membawa rentetan mimpiku menuju gerbang yang terang benderang´ .penuh oleh para kaum terpelajar kini kosong. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful