P. 1
MR Edisi 236

MR Edisi 236

|Views: 571|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Apr 29, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2012

pdf

text

original

e-mail : mediarakyat_new@yahoo.

com Contact Person : 0812 9936 977 08787 66 999 09

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 5
Gerakan Ketahanan Pangan Dimulai dari RT

website : www.mediarakyatonline.com

Hal. 6
Kualitas UN SMA 2011 Masih Rendah

Pembawa Suara Pembangunan
Edisi 236 Tahun XI, 24 - 2 Mei 2011

Bangsa

Hal. 10
LIPI Teliti "Pulau Sampah" Dekat Pantai Kuta

Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Baca Juga
Harga Minyak Naik, Pemerintah belum Bersikap
Pemerintah belum menentukan sikap untuk harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa pekan sejak harga minyak mentah dunia (Hal 2)

Masyarakat Jangan Ragu Laporkan Gerakan NII
Polri meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila merasa ada kerabatnya menjadi korban gerakan Negara (Hal 4)

Publik Tuntut Bebaskan Antasari
Arifinto

Antasari Azhar

Jakarta,(MR) Dugaan rekayasa kasus mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AntasariAzhar terus menuai kecaman. Setelah Komisi Yudisial menduga ada pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim saat menangani kasus Antasari, sejumlah elemen turun ke jalan menuntut pembebasan mantan jaksa yang divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu. baca hal 11 Koordinator aksi Djoko Poerwanto menduga terdapat kepentingan

Kecemasan Berlebih Pasca UN

Bisa Jadi Teror Psikologis Siswa
PLN Sarolangun Adakan Penambahan

Listrik Gratis
Injoyo Kusomo : Pemasangan listrik baru tidak melalui calo
Sarolangun,(MR) Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penerangan dan juga pemakaian daya listrik yang kian meningkat, PLN kabupaten Sarolangun mengadakan program tambah daya gratis bagi masyarakat luas. Penambahan daya di mulai dari 400va ke 1300 dan 2200va atau 900va ke 1300 dan 2200va semua biaya gratis. Pemasangan baru juga dianjurkan datang langsung ke PLN agar mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan itu, karena kebanyakan masyarakat kita senang sekali memanfaatkan jasa calo, padahal jasa calo harganya sangat tinggi sekali dan sangat merugikan masyarakat. Untuk pemasangan baru para calo mematok harga 3juta-4juta rupiah, padahal kalau Konsumen lihat harga pemasangan listrik itu tidaklah semahal itu. Sebagai contoh untuk pemasangan 900va harganya baca hal 11

Lingga Adakan Pemekaran Desa
Lingga,(MR) Untuk meningkatkan perkembangan pembangunan, ekonomi dan SDM masyarakat Kabupaten Lingga berencana melakukan pemekaran tahun 2011 ini. Pemkab Lingga bersama DPRD melakukan pemekaran desa dan kecamatan. Langkah nyata dari program tersebut terlihat dari dimekarkannya Desa Bakong menjadi empat desa. Selain Muslim itu, untuk tingkat kecamatan juga sedang dilaksanakan penjaringan aspirasi membahas tentang pemekaran kecamatan itu sendiri yang telah dimulai untuk Kecamatan Singkep. " Dari kemarin, kami telah meninjau Desa Bakong bersama anggota Komisi 1 DPRD Lingga. Daerah itu layak dimekarkan menjadi empat desa. Desa sebelumnya yakni Desa Bakong sesuai dengan hasil penjaringan aspirasi masyarakat di sana kita mekarkan menjadi, Desa Tinjul baca hal 11 kantor desa di Kampung Tengah Tinjul.

Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2011 (Foto:AS)

Jakarta,(MR) Kecemasan berlebih pasca Ujian Nasional (UN) bisa menjadi teror psikis bagi para pelajar. Hal inilah yang diwaspadai Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang terus memantau laporan pengaduan masyarakat melalui posko nasional pengaduan dampak pelaksanaan UN 2011 yang bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Menurut Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Kamis (21/4) sampai saat ini memang baru ada laporan ringan tapi pihaknya tetap berupaya melakukan pencegahan karena jika melihat tahun lalu ada enam anak-anak yang terlaporkan. "Ada yang mencoba bunuh diri, satu meninggal. Lalu ada anak-anak yang melakukan tindak kekerasan. Atau karena tidak lulus banyak anak-anak yang meluapkan kecemasannya dengan melakukan baca hal 11

Kades Ajak Warga Jual Raskin
Bengkulu,(MR) Warga Desa Aur Ringit, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, protes atas ajakan kepala desa untuk menjual beras bagi warga miskin bagi dana membeli inventaris desa. " Kebutuhan inventaris desa itu antara lain kursi plastik, tenda hingga genset sebagai alat penerangan," kata seorang warga Desa Aur Ringit, Fauzan, Selasa. Ia menyatakan tidak setuju ajakan Kepala Desa Aur Ringit Adnan Hadi dan perangkatnya yang disampaikan pada rapat beberapa waktu lalu. Fauzan mengatakan masih banyak warga membutuhkan beras dengan harga khusus tersebut. Bagi warga yang keadaan ekonominya sulit dan tidak memiliki padi untuk dipanen, bulan ini terancam kelaparan apabila raskin itu dijual kepada pedagang pengumpul. "Kalau pihak desa hendak berbisnis, jangan menjual beras raskin. Buka saja usaha lain karena beras raskin sengaja dikucurbaca hal 11 kan pemerintah
Raskin (Beras Miskin)

KPK Tangkap Sekretaris Menpora
Jakarta,(MR) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata menangkap tangan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora), WM. Hal ini terungkap setelah yang bersangkutan tiba di kantor KPK, Kamis (21/4) malam. WM tiba di kantor KPK sekitar pukul 23.00 wib. Pria paruh baya yang mengenakan baju lengan panjang berwarna hitam itu turun di dari mobil KPK sambil menenteng sebuah sajadah dan Al Quran. Namun saat dimintai keterangannya, anak buah Andi Malarangeng itu enggan memberikan keterangan. Ia lebih memilih untuk baca hal 11

Sebagian Tersangka Teroris Bergelar Sarjana
Jakarta,(MR) Polri menyatakan, sebagian dari 19 tersangka pelaku bom bergelar sarjana. Namun Polri masih merahasiakan kampus dan bidang pendidikan mereka. Ke-19 tersangka itu ditangkap Detasemen Khusus 88 di tujuh tempat berbeda. "Banyak di antara mereka sarjana. Terkait jaringan apa kami belum buktikan secara langsung," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (22/4). Menurut Anton, kelompok tersebut merupakan pemuda. Mereka diduga kelompok baru yang cara baca hal 11

Merek-Merek Parfum Mewah
Seorang wanita tua naik lift di Gedung Kantor New York City yang sangat mewah. Seorang wanita muda dan cantik masuk ke dalam lift dan berbau wangi lalu menoleh kepada wanita tua dan berkata angkuh, "Giorgio - Beverly Hills, $100 per ounce" Wanita muda dan cantik berikutnya naik di lift dan juga sangat arogan lalu menatap wanita tua itu dan berkata, "Chanel No 5, $150 per ounce!" Sekitar tiga lantai kemudian, wanita tua itu telah mencapai tujuannya dan akan turun lift. Sebelum dia pergi, dia melihat kedua wanita cantik itu, tersenyum, lalu membungkuk, dan mengeluarkan sebuah kentut yang berbau paling busuk. Dia meninggalkan kedua wanita itu di dalam lift, sambil mengatakan "Brokoli, 49 sen sekilo!"

Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam dengan kawalan petugas memasuki Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

I nvestigasi

Usut Tuntas Dana Intensive Medis dan Para Medis Kab. Natuna
KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Mark Up Jumlah Dokter, Warisan Kadiskes Lama ?
Natuna,(MR) Jumlah Dokter (medis) yang bertugas di Puskesmas Natuna, merupakan “ warisan” Dari Fadillah ( Mantan kadiskes Natuna). Jumlah ini telah ada sejak tahun 2008 lalu. Banyaknya petugas Medis, silih berganti di Natuna, jadi ajang kesempatan bagi oknum Dinkes untuk “ Mengeruk keuntungan,” guna memperkaya diri. Sampai saat ini, Natuna memiliki 12 kecamatan, dan di huni 12 Puskesmas. Sayangnya jumlah dokter di Puskesmas mencapai 50 orang. Hal inilah yang membuat kecurigaan bagi masyarakat. Sementara, Puskesmas hanya di huni 12 tenaga medis. Hanya sebahagian kecil saja memenuhi kwota, yakni 2 dokter umum dan 1dokter gigi. Oleh karena itu ada “ mark up” jumlah tenaga medis di Dinkes Natuna. PLH Sekda Natuna Drs Minwardi, ketika mau dikomfirmasi di ruang kerjanya, kamis(21/04) seputar pemberitaan miring di Dinkes Natuna, belum dapat di temui. “ Bapak masih banyak tamu, kalau sabar nunggu saja,” ujar salah satu stafnya ramah. Meski ditunggu lama, tamu belum juga keluar. Hingga berita ini diturunkan, Minwardi belum dapat di jumpai. Edisi sebelumnya. Besarnya jumlah tenaga Medis yang bertugas di Puskesmas Natuna, menjadi pertanyaan bagi kita semua.Adanya indikasi Mark-up baca hal 11

Mari Kita Berantas Korupsi
Pengaduan Masyarakat
Telp. (021) - 25578389 Fax. (021) - 52892454 Humas KPK : (021) - 25578439 PO.BOX : 575 Jakarta 10120 email : pengaduan@kpk.go.id Candra, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia

2
Gubernur Tolak Penghargaan Manggala Satya Kencana
Denpasar,(MR) Gubernur Bali Made Mangku Pastika menolak saat diusulkan untuk menerima penghargaan Manggala Satya Kencana atas prestasi Provinsi Bali mengendalikan laju pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB). Kepala Biro Humas dan Protokol Bali, I Putu Suardhika di Denpasar, Selasa mengatakan, penolakan Made Mangku Pastika gubernur untuk menerima penghargaan tersebut dengan alasan karena belum saatnya. "Gubernur menyarankan penghargaan tersebut agar diberikan kepada bupati/wali kota yang dianggap berhasil membina warganya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program KB," katanya. Suardhika mengatakan, sedianya penghargaan itu akan diberikan pada puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan diserahkan oleh Kepala BKKBN. "Bali memang mendapat jatah menerima penghargaan itu. Tetapi Pak Gubernur Pastika merekomendasikan penerima penghargaan itu adalah Bupati Bangli Made Gianyar," katanya. "Mungkin saja tahun depan mau menerima, jika sudah saatnya. Kalau begitu, berarti Gubernur Bali akan menerima penghargaan Satya Karya Kencana, yang diberikan dua tahun sekali," katanya. >> Putu Artha

Berita Utama

Tahun Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2011

Harga Minyak Naik, Pemerintah belum Bersikap
Jakarta,(MR) Pemerintah belum menentukan sikap untuk harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa pekan sejak harga minyak mentah dunia naik menembus US$100 per barel. Hingga Kamis (21/4), Menko Perekonomian Hatta Rajasa masih memastikan harga BBM belum akan dinaikkan dan pelaksanaan pembatasan kuota juga belum diimplementasikan. Empat opsi yang sebelumnya diajukan pemerintah juga belum dapat diputuskan. Sejak awal Februari 2011, harga minyak mentah telah menembus US$100 perbarel, angka tertinggi sejak krisis ekonomi 2008. Sejumlah pihak, termasuk mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan anggota DPR Satya W Yudha, menilai, sudah saatnya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi untuk mengurangi membengkaknya dana subsidi di APBN. Namun demikian, hingga pertengahan April 2011, Hatta memastikan pemerintah belum mengambil langkah apa pun akan hal tersebut. "Tidak ada sama sekali pemikiran (menaikkan harga). Jangan spekulatif," ujar Hatta menjawab pertanyaan wartawan untuk kesekiankalinya tentang BBM, Kamis (21/ 4). Opsi untuk pembatasan BBM pada April ini juga ditunda. Ditanyakan sampai kapan penundaannya, Hatta menjawab sama. "Belum, kita belum praktikkan pembatasan. Kita tidak bicarakan akan, kapan, pokoknya kita belum sama sekali membatasi itu. Nanti (pembatasan) itu bersifat voluntary, tapi kita menghimbau, sangat menghimbau, pada masyarakat yang sudah menggunakan pertamax, jangan hijrah ke premium," katanya. Menurut Hatta, pertimbangan yang diambil pemerintah untuk pembatasan BBM merupakan pertimbangan fiskal, ketepatan pemberian subsidi, dan harga. "Jadi pertama, subsidi harus diberikan, menyangkut kuotanya. Yang kedua itu menyangkut pertimbangan harga, daya beli masyarakat jadi pertimbangan, inflasi, subsidi harus kita jaga sesuai sasaran," tukas Hatta. Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan empat opsi untuk mengatasi kenaikan harga minyak mentah dunia. Opsi pertama merupakan pembatasan premium dengan RFID. Opsi kedua memberikan dua harga berbeda untuk premium yakni Rp4.500 dan Rp6.500. Opsi ketiga menaikkan harga premium menjadi Rp6.500 sementara subsidi diberikan via kartu prabayar perbankan. Opsi terakhir, pemerintah memberi subsidi pada pertamax dan premium dengan mematok harga masing-masing Rp7.500 dan Rp4.500. Opsi tersebut masih harus dibawa ke DPR sebelum diputuskan mana yang diimplementasikan. DPR sendiri masih akan reses hingga 9 Mei nanti. Padahal, semakin lama pemerintah mengambil sikap, subsidi

RS Dr Soetomo Resmi Ajukan RS Kelas Dunia
Surabaya,(MR) RSU dr Soetomo tahun ini resmi mengajukan diri menjadi rumah sakit (RS) terakreditasi internasional. Langkah ini dilakukan setelah seluruh dokumen persyaratan untuk menjadi RS berkelas dunia sudah memenuhi kelangkapan. “ Sekarang kami siap mengajukan dan siap dinilai oleh tim aksesor dari luar negeri, “ kata Dirut RSU dr Soetomo dr Dodo Anondo MPH, Minggu (17/4). Di antara persyaratan menjadi RS kelas dunia, katanya, minimal telah beroperasi sekurang-kurangnya 2 tahun, izin operasionalnya masih berlaku, surat penetapan kelas rumah sakit, dan terakreditasi pelayanan lengkap dari badan akreditasi rumah sakit di Indonesia yang ditetapkan Menteri Kesehatan. “ RS tersebut juga harus menjadi anggota asosiasi perumahsakitan, tidak sedang dalam keadaan pailit dan/atau tergugat masalah hukum. Dan, RSU dr Soetomo sudah memenuhi semua persyaratan tersebut,” terangnya. Selain itu, lanjut Dodo, sebelum mengajukan menjadi RS yang terakreditasi internasional terlebih dahulu dilakukan pembinaan oleh Tim Pembina Rumah Sakit Indonesia Kelas Dunia. “ Tim Pembina itu terdiri dari 3 orang perwakilan Kementerian Kesehatan, 2 orang dari Organisasi Profesi, dan 4 orang dari Asosiasi Perumahsakitan,” imbuh mantan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur ini. Akreditasi internasional memang menjadi satu-satunya predikat yang belum diperoleh RSU dr Soetomo. Sebagai rumah sakit milik pemerintah, RSU dr Soetomo sudah terakreditasi secara nasional sejak dua tahun lalu. Begitu pula dalam statusnya sebagai rumah sakit pendidikan. Guna keperluan pengajuan tersebut, kata Dodo, selain memenuhi segala kelengkapan administrarif RSU dr Soetomo juga mulai berbenah diri dari segi fasilitas dan pelayanan kesehatan. “ Karena penilaian yang lebih penting adalah bagaimana soal pelayanan, rawat inap, rawat jalan, dan juga kelengkapan dokter spesialisnya,” paparnya. Meski akan segera diajukan tahun ini, Dodo sendiri belum bisa memprediksi kapan akreditasi internasional tersebut bakal dikantongi RSU dr Soetomo. Pasalnya, tim aksesor butuh waktu cukup lama untuk melakukan penilaian. “ Yang jelas, RSU dr Soetomo terus mempersiapkan diri untuk dilakukan penilaian,” lanjutnya. Namun harapanya dalam 1-2 tahun ke depan RSU dr Soetomo sudah mengantongi akreditasi internasional. “ Selain menjadi rumah sakit berkelas internasional, kami juga akan membuka layanan secara nasional, tidak terbatas hanya untuk wilayah Indonesia timur. Namun statusnya tetap rumah sakit milik Pemprov Jatim,” katanya. Dodo mengatakan, pengajuan mendapatkan akreditasi internasional dilakukan sendiri RSU dr Soetomo tanpa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Pengajuan tanpa melewati Kemenkes tetap bisa dilakukan selama dokumen maupun persyaratan bisa terpenuhi,” ujarnya. Tahun ini, Kemenkes juga mengajukan tiga rumah sakit untuk mendapatkan akreditasi internasional, yakni RSUP dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSPAD Gatot Subroto Jakarta dan RSUP Hasan Sadikin Bandung. >>Dea/Pray

semakin bengkak. Alokasi dana subsidi dalam APBN 2011 mencapai Rp98,2 triliun. Kementerian Keuangan sendiri mengaku kesulitan menjaga pagu anggaran subsidi BBM tersebut melihat faktor kenaikan harga. Catatan Kemenkeu, sampai dengan kuartal pertama tahu ini, konsumsi BBM sudah mencapai

25,13% dari asumsi APBN sebesar 38,6 juta kiloliter, yakni sekitar 9,7 juta kiloliter. Angka tersebut lebih tinggi 6,85% dari periode yang sama tahun lalu yakni 9,06 juta kiloliter. Diduga, kenaikan tersebut terjadi karena bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. >>Mohammad/ Yusandi

Polisi Teliti Paket Diduga Bom di Pipa Gas PGN
Jakarta,(MR) Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan bahwa polisi terus mendalami temuan paket yang diduga bom di area pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Desa Cihuni, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. "Sekarang yang ada di Serpong sedang olah TKP," kata Timur ketika ditemui di kantor kepresidenan di Jakarta, Kamis. Timur tidak bersedia memberikan informasi yang lebih rinci terkait isi paket tersebut serta informasi lain yang diperoleh polisi. "Saya kira nanti disampaikan pada kesempatan setelah olah TKP," katanya singkat sambil meninggalkan wartawan. Sejumlah petugas kepolisian melakukan olah TKP setelah menemukan paket yang diduga bom di area pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Desa Cihuni, Serpong. Paket tersebut terletak sekitar 100 meter dari Gereja Christ Cartedal. Sesaat setelah penemuan paket yang diduga bom, pihak kepolisian langsung menutup jalur lalu lintas yang menuju Gereja Christ Cartedal sampai radius 1 kilometer. Sementara itu, Perusahaan Gas Negara dan Pertamina sudah menutup saluran gas di sekitar gereja Christ Catherdal. "Saluran pipa gas milik PGN dan Pertamina, sudah kita tutup sebagai antisipasi terjadinya ledakan dari paket bom yang ditemukan," kata Manager Quality Manajer and Healthy Safety Invorenment PT Pertamina Gas, Kemas Johansyah. Menurut dia, pipa gas yang menjadi ditemukannya paket bom merupakan milik PGN, bukan Pertamina. Saat ini, pipa gas sudah dikosongkan dengan cara membuang gas ke udara. >> Sahrial Nova

7.841 Lembaga Dukung Perubahan UUD 1945

Ketua Kelompok DPD MPR Bambang Soeroso (dari kiri-kanan), Fajrul Falaakh (Anggota KHN), Abdul Irsan (tokoh angkatan 45) saat menjadi pembicara dalam diskusi kenegaraan DPD di Jakarta.

Bengkulu,(MR) Sekitar 7.841 lembaga yang tersebar di tanah air secara tertulis mendukung rencana perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, kata Ketua kelompok Dewan Perwakilan Daerah di MPR-RI H Bambang Suroso. Dukungan tersebut merupakan sinyal pintu masuk untuk persetujuan dari DPR dalam mengesahkan perubahan UUD 1945 tersebut karena yang dirubah bukan 16 bab yang ada, tapi penguatan pasal dalam UUD 1945 tersebut, kata Bambang Soroso di Bengkulu, Rabu. Dalam acara diskusi perubahan kelima UUD 1945 kerja

sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bengkulu itu, Bambang Soroso mengatakan, perubahan tersebut sudah berjalan empat tahun namun belum teralisasi dan masih memerlukan perjuangan panjang. Ia mengatakan, belum terealisasinya perubahan UUD 1945 itu karena dukungan dari DPR-RI masih setengahsetengah. "Mudah-mudahan setelah mendapat dukungan dari 7.841 lembaga tersebut bisa terwujud," katanya. "Kita menargetkan perubahan UUD 1945 itu akan terealisasi pada pertengahan tahun 2012 setelah majelis bersidang dalam

menuntaskan persoalan tersebut," ujarnya menambahkan. Dukungan terhadap perubahan UUD 1945 itu antara lain dari lembaga perguruan tinggi, lembaga masyarakat dan sebagian besar kalangan jurnalistik termasuk PWI Cabang Bengkulu, jelasnya. Dukungan tersebut juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers Wina Armada Sukardi karena dalam UUD 1945 itu sudah saatnya untuk dilakukan perubahan dalam memperjelas pada pasal-pasal tertentu dan disesuaikan dengan kebutuhan sekarang ini. Ia menilai, UUD 1945 sudah layak untuk diperbaharui karena

setelah reformasi bergulir dalam beberapa pasal-pasalnya sudah tidak tepat dilaksanakan lagi, terutama diutamakan bagi kepentingan rakyat. Selain itu, perlu diperjelas kewenangan DPD pada tingkat pusat dalam memperjuangkan masyarakat karena berbeda dengan tugas DPR utusan daerah yang kental terhadap kepentingan politik partai masing-masing. Dalam acara tersebut Profesor DR Juanda juga sangat mendukung rencana perubahan UUD 1945 tersebut, namun untuk menembus pengesahan tersebut DPD harus melibatkan berbagai elemen termasuk perguruan tinggi dan pers. Peran DPD dalam bingkai

kesatuan ke depan sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena berbeda dengan partai politik lebih mengarah pada sentralistik kepada elit politik, katanya. Acara diskusi perubahan kelima UUD 1945 itu diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan pers, penerangan Polda, Korem 041 Gamas dan organisasi kepemudaan serta simpatisan lainnya. Sebagai pembicara selain empat anggota DPD juga wakil Ketua Dewan Pers Wina Armada, Prof DR Juanda, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Chairil dan dibuka PLt Gubernur Bengkulu diwakili Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Kuratul Aini. >> Aman s

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Irwan Hamid, Litbang : Herman Sugianto, Manager Iklan : Rudi Harris, Manager Distribusi : Herdi, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi, Bogor, Depok : Ali, Ruslan, Bekasi Kota : S. Wahyudi, Kab. Bekasi : A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Iman, Kota Bandung : Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Indramayu : Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Rustandi, Ludy Herdiansyah, Biro Cianjur : Ruslan AG, Jaenudin, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R, Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi (Kepala), Kota Palembang, Adiyanto (Kepala), Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin, Biro Batu Raja / OKU : Sahmi (Kepala), Biro Oku Selatan : Thomas Ivan, Ogan Ilir : Marleni (Kepala), Astute, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Perwakilan Jambi : Leman Burhan, (Kepala), Hendar, Muara Bungo : Suyono, Kab. Tebo : Heri Zaldi, Musirawas/ Lubuk Linggau : Iman Koesnadi, Agus Salim, Kab. Sarolangon : Leni Hartati, Zainal Arifin, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjung Pinang : Winarto (Kepala), Jerlin P, Rony Rudianto, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto (Kepala), Nurjaly, Hendrano, Kab. Bintan : Defran, Edi Ishak, Amdiman, Biro Natuna : Roy S. (Kepala), Kab. Anambas : S. Edwar. S (Kepala), Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Perwakilan Jawa Timur : Deasy Epita A (Kepala), Mojokerto : Moh. Lutfi, Lamongan : Adi Sugiarto (Kepala), Huala Simanjuntak, Julian Tri, Prayitno, Banyuwangi : M. Arif Afadi, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Kota Medan : Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti, Tebing Tinggi : Hasni (Kepala), Herdan, Langkat : Ojak Sianturi (Kepala), Waskito, Deli Serdang : T. Manalu (Kepala), Belfri, Pematang Siantar : Heru (Kepala), Sintan, Simalungun : Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun, Tarutung : Juang N, Dairi : Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman, Putu Artha.

Alamat Redaksi Alamat Redaksi / Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi : Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri) Blok B No. 7 Kec. Pondok Gede Kel. Jatiwaringin Bekasi 17411 Telp. (021) 8461157 E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala Kantor Perwakilan Utama : Jl. Manunggal VII Krajan Lamaran Kel. Palumbonsari Kab. Karawang Jawa Barat Telp. (0267) 8454238 Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 236 Tahun XI Tahun 24 - 2 Mei 2011

Berita Utama
Jakarta,(MR) Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan bahwa pembatasan konsumsi BBM bersubsidi sampai sekarang ini masih bersifat sukarela. "Pengaturan masih bersifat voluntary (sukarela), tidak ada kewajiban orang pindah ke BBM non subsidi," kata Hatta Rajasa di Jakarta, Senin. Ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada pengaturan mengenai konsumsi BBM bersubsidi meski ada kecenderungan konsumsi BBM bersubsidi meningkat. "Kita minta kepada masyarakat yang sudah nmenggunakan BBM non subsidi seperti pertamax, jangan hijrah ke premium karena kuota BBM bersubsidi terbatas hanya 38,6 juta kl," katanya. Ia juga menyebutkan bahwa alokasi dana subsidi juga terbatas yaitu Rp98,2 triliun. Jika kuotanya habis, maka subsidi akan membengkak. Hatta juga menyebutkan bahwa hingga saat ini pemerintah belum merencanakan kenaikan harga BBM meski secara rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) selama tiga bulan pertama 2011 mencapai lebih dari 100 dolar AS dibanding asumsi di APBN 2011 sebesar 80 dolar AS per barel. Ketika ditanya mungkinkan pemerintah menahan harga pertamax tetap sekitar Rp8.000 per liter, Hatta mengatakan, belum ada pembicaraan sama sekali terhadap masalah itu. "Jangan ada spekulasi soal itu," kata Hatta. Kementerian Keuangan mencatat penggunaan atau konsumsi BBM bersubsidi hingga akhir Maret 2011 mencapai 9,7 juta kl dibanding asumsi APBN 2011 sebesar 38,6 juta kl. "Realisasi konsumsi BBM bersubsidi lebih tinggi dari perkiraan, realisasi mencapai 9,7 juta kl, 6,85 persen lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu 9,06 juta kl," ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Bambang Brodjonegoro. Ia menambahkan, pemerintah juga telah merealisasikan subsidi sebesar Rp32,4 triliun yang meliputi subsidi energi untuk BBM mencapai Rp18,1 triliun, listrik Rp6,5 triliun dan non energi atau pangan Rp7,6 triliun. Menurut Bambang, realisasi konsumsi BBM bersubsidi tersebut menunjukkan pening-

3

Kemdagri Dalami Temuan BPK Soal Dana Otsus
Jakarta,(MR) Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami temuan Badan Pemeriksa Keuangan soal dugaan penyimpangan dana otonomi khusus Provinsi Papua. "Itu akan kami dalami kasusnya seperti apa. Yang tahu itu BPK," kata Mendagri di Jakarta Rabu setelah menghadiri seminar yang diselenggarakan Majalah Forum dengan tema "Menuju Otonomi Daerah dan Reformasi Birokrasi yang Ideal". Gamawan menuturkan, temuan BPK tersebut telah disampaikan ke Dirjen Keuangan Daerah, Kemdagri, untuk didiskusikan dan didalami secara rinci. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri meluruskan bahwa menyimpan dana dalam bentuk deposito tidak dilarang menurut aturan, tetapi harus dilihat pula dari sisi efektivitas pemanfaatannya. Dana otsus yang disimpan dalam deposito tidak dilarang sepanjang tidak mengganggu likuiditas dan program yang seharusnya berjalan, ujarnya. "Dalam peraturan dimungkinkan didepositokan, tapi kalau mengganggu tidak diperbolehkan. Misalnya dana pendidikan itu kan by case, ada dana yang harus direalisasikan untuk pendidikan jangan menghambat program dan kegiatan pendidikan," katanya menanggapi deposito dana otsus Papua. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Investasi Daerah, pasal 116 menyebutkan pemerintah daerah dapat melakukan investasi jangka pendek dan jangka panjang untuk memperoleh manfaat ekonomi, sosial, dan atau manfaat lainnya. Investasi yang digolongkan sebagai investasi jangka pendek antara lain deposito berjangka 3 sampai 12 bulan dan atau yang dapat diperpanjang secara otomatis, pembelian Surat Utang Negara (SUN) jangka pendek, dan Sertifikat Bank Indonesia. Dana otsus Papua dibolehkan untuk disimpan dalam deposito, tetapi dikaitkan dengan efektivitas penggunaan dan pemanfaatan dana yang seyogyanya digunakan untuk program pendidikan dan kesehatan, deposito dana otsus ini dinilai kurang pantas. Sementara itu, sebelumnya BPK menemukan dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana otsus Papua 20082010. BPK menemukan dana otsus Papua dalam bentuk deposito senilai Rp1,85 triliun yang seharusnya digunakan untuk membiayai program pendidikan dan kesehatan. >> Sahrial Nova

Pembatasan BBM Bersubsidi Masih Sukarela

Hatta Rajasa

Pemecatan Tidak Terhormat Tiga Kepala Desa Gugat Bupati
Bengkulu,(MR) Tiga persidangan gugatan para kepala desa (Kades) di Kabupaten Kepahiang kepada Bupati Kepahiang Bando Amin C Kader dikabulkan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu. Surat pemecatan terhadap tiga kepala desa tersebut harus dicabut. PTUN Bengkulu kembali memenangkan gugatan Kades Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Iswan Hadra, dengan nomor putusan G/03. PTUN. BKL/2011. Sebelumnya, gugatan dua Kades, Batu Bandung, Amrun, dan Air Raman, Sunarto, sudah lebih dulu dikabulkan oleh majelis PTUN. Penasihat hukum Kades Taba Sating, Irwan, mengatakan Bupati Kepahiang selaku pihak yang dikalahkan harus menjalankan semua putusan hakim seiring dengan keluarnya putusan tetap dari gugatan pemecatan tiga kades di Kabupaten Kepahiang. Ia harus mencabut SK pemecatan. "SK pemecatan No 3075 tahun 2010 harus dicabut. Ini merupakan hasil putusan persidangan di PTUN. Jika dilanggar, artinya tergugat, dalam hal ini Bupati Kepahiang, telah kembali menyalahi aturan," ujar Irwan yang juga menjadi kuasa hukum dua kades lainnya. Sebelumnya, Bupati Kepahiang Bando Amin C Kader periode 2010-2015 juga dikalahkan oleh Kepala Desa Air Rman, Sunarto, dan Kades Batu Bandung, Amrun, di PTUN karena melakukan pemecatan secara tidak hormat terhadap kepala pemerintahan desa tersebut pada 2010. Ketiga Kades tersebut dipecat dari jabatannya karena tidak mendukung bupati selaku incumbent untuk maju dalam pemilu kada pada 2010. Dengan adanya putusan itu, secara otomatis surat keputusan (SK) pemberhentian sang kades yang ditandatangani langsung oleh Bupati Kepahiang menjadi batal demi hukum. Menjelang pemilu kada 2010, semua kades harus mendukung bupati incumbent. Jika tidak mendukung, bupati tidak segan-segan mengeluarkan SK pemecatan secara tidak hormat sehingga kades yang dipecat melakukan upaya hukum dengan menggugat sang bupati. Kabag Pemerintahan Pemkab Kepahiang A Roni mengatakan kepastian apakah Bupati akan mengajukan banding ke PT TUN Medan atas putusan tersebut seperti yang dilakukannya atas putusan PTUN yang memenangkan Amrun beberapa waktu lalu belum diketahui. "Saat ini Bupati Kepahiang sedang berada di Jakarta. Putusan sudah dibacakan atas gugatan yang diajukan pihak Kades Air Raman Kecamatan Seberang Musi, dan PTUN Bengkulu mengabulkan gugatan tersebut, hasil ini akan kami sampaikan keatasan dalam hal ini ke bupati, apakah nanti akan banding ke PT TUN Medan atau tidak," katanya. >>Aman

PGN Resmikan Bantuan Sarana Air Bersih di Karawang

katan akibat bertambahnya volume kendaraan di Indonesia. "Realisasi konsumsi BBM bersubsidi menunjukkan kecenderungan meningkat. Itu karena bertambahnya jumlah kendaraan," ujarnya. Sementara, terkait perkembangan harga minyak dunia yang meningkat dan situasi perkonomian global, Bambang menjelaskan realisasi harga rata-rata ICP minyak hingga akhir Maret 2011 mencapai 104,5 dolar AS dan lifting minyak hanya mencapai 906.000 barel per hari. Padahal, asumsi dalam APBN ICP minyak ditetapkan sebesar 80 dolar AS per barel dan lifting sebesar 970.000 barel per hari. "Kami tetap melakukan

review dan menjaga agar sesuai dengan asumsi APBN, karena pergerakan harga minyak selalu unik dan 95 persen peluang terjadinya harga minyak, selalu bergerak pada angka 35-120 dolar AS seperti 2009," ujar Bambang. Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menambahkan volume BBM bersubsidi memang melebihi perkiraan apalagi harga minyak dunia saat ini pergerakannya belum dapat diprediksi. "BBM bersubsidi masih dalam volume yang ditetapkan, namun pergerakan harga minyak dapat mempengaruhi subsidi dan kalau subsidi naik bisa mempengaruhi anggaran pendidikan 20 persen," ujarnya.>> Ediatmo

Pukul Istri, Anggota DPRD Hulu Sungai Tengah Mundur
Banjarmasin,(MR) Karena terlibat aksi pemukulan terhadap istrinya, anggota DPRD Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ilham Malik, memilih mundur dari dewan. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalsel, Ibnu Sina, Rabu (20/4), membenarkan pihaknya telah menerima pengajuan pengunduran diri secara lisan dari kadernya tersebut. "Memang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri secara lisan dan kita masih menunggu pengunduran tertulisnya," ucapnya. Pihak PKS sendiri telah memberikan sanksi kepada kadernya yang terlibat aksi pemukulan istrinya beberapa waktu lalu tersebut. Pasalnya, kasus ini dianggap bisa mencoreng nama baik partai. Berdasarkan pengakuan Ilham Malik, saat dipanggil DPW PKS Kalsel, kasus pemukukan tersebut dipicu kekesalannya, karena istrinya melarang dirinya berangkat ke Kota Banjarmasin, untuk kuliah S2 di Universitas Lambung Mangkurat. Sayangnya pertengkaran mulut yang dilanjutnya dengan adu fisik tersebut terjadi saat ada kegiatan pengajian di kediamannya. "Untuk masalah keluarganya sudah selesai. Keduanya sudah berdamai, termasuk urusan dengan pihak kepolisian akan diselesaikan secara kekeluargaan," paparnya. >> Mulia

Karawang,(MR) Beragam bantuan resmi diberikan kepada masyarakat Dusun Pajaten Rt.04/02 Desa Sinarbaya, juga Dusun Cadas Rt.14/04 Desa Pinayungan Kecamatan Telukjambe Timur kabupaten Karawang. Peresmian di gelar pada rabu (13/04) bertempat di gedung sekolah SDN Pinayungan III yang salah satu sekolah penerima bantuan dari Perusahaan Gas Negara (PGN) berupa sarana air bersih dan rehabilitas ringan gedung sekolah dan pagar sebagai pengaman bagi siswa. Asep Hidayat Kepala sekolah kepada MR mengatakan, pihaknya berterima kasih pada Perusahaan Gas Negara yang telah memberi bantuan berupa sarana air bersih yang siap untuk di konsumsi. Selain itu juga atas bantuan PGN Gedung Sekolah SDN Pinayungan III menjadi lebih baik, dan bantuan tersebut bukan atas pengajuan pihak sekolah melainkan pengajuan dari masyarakat melalui persatuan masyarakat Desa Sinarbaya (Permades) yang diketuai Rohimin Roni S.E, TB Dawan Wakil Ketua. Selain sarana air bersih dan perbaikan gedung sekolah, diberikan juga ke masyarakat sekitar Daerah Operasional PGN di Kabupaten Karawang seperti Jalan Lingkungan (Jaling) MCK dan Mobil sehat yang setiap harinya keliling untuk memberi pelayanan kesehatan pada masyarakat sekitar secara gratis. Hal tersebut dikatakan Dedi Pihak PGN yang di dampingin Yono Firdaus Staf Pelayanan Umum PGN Karawang saat ditemui MR setelah acara peresmian. >> Cece/W

Jasa Raharja Jatim Terus Galakkan Penyuluhan Kepada Para Pelajar
Surabaya,(MR) Generasi muda adalah asset bangsa yang terus dikawal keberadaannya dalam mempersiapkan diri untuk memimpin masa depan bangsa. Sedini mungkin harus ditanamkan disiplin dan taat dalam mematuhi peraturan terutama dalam tata cara berlalu lintas di jalan raya. Selasa (12/4) bertempat di aula SMP Unesa Surabaya diadakan penyuluhan tentang Keselamatan Lalu Lintas bekerja sama dengan Dinas

Perhubungan Kota Surabaya, Binmas Polrestabes Surabaya, Jasa Raharja dan Dinas Pendidikan Nasional Kota Surabaya. Kegiatan penyuluhan tentang keselamatan lalu lintas kepada para pelajar di Surabaya ini mendapat perhatian serius dari dari Wali Kota Surabaya Ir. Risma Tri Harini mengingat masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya yang melibatkan pelajar. Dengan kegiatan penyuluhan tentang keselamatan lalu lintas kepada para pelajar di Kota Surabaya ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di kota Surabaya. Tahun 2011 ini Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas perhubungan Kota Surabaya bekerja sama dengan Binmas Polrestabes Surabaya, Jasa Raharja dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya mempunyai program kegiatan penyuluhan kepada para pelajar di Kota Surabaya sebanyak 48 sekolah, sehingga rata-rata tiap bulan 4 sekolah di Kota Surabaya mendapatkan penyuluhan tentang Keselamatan Berlalu Lintas. Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di SMP Unesa 2 Surabaya

diikuti sekitar 50 pelajar, dibuka oleh Wakil Kepala sekolah Drs.Soehendro. Dalam sambutannya Wakil Kepala sekolah menyampaikan terima kasih kepada para nara sumber yang telah berkesempatan hadir di SMP Unesa 2 untuk member penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas. Dan berpesan kepada para siswanya agar memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan oleh para nara sumber karena masalah keselamatan lalu lintas sangat penting dan harus dipahami setiap siswa demi keselamatan di jalan. Sosialisasi tentang keselamatan lalu lintas di SPM Unesa 2 Surabaya mendapat sambutan yang sangat baik dari para pelajar, terbukti dengan banyaknya para siswa dengan antusias bertanya kepada para nara sumber. Bertindak selaku nara sumber adalah Drs. Ec. Irfanto dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya, AKP Dina Hape dari Polrestabes Surabaya, Purwono, SH dari Jasa Raharja Jawa Timur dan Drs. H. Arief Sadhono. S.M.Psi dari Dinas Pendidikan Nasional Kota Surabaya. Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan Jasa Raharja Surabaya Boedi Harnowo, SH. >> DEA

4
Virus H5N1 Serang Kabupaten Lingga

Berita Utama
Jakarta,(MR) Polri meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila merasa ada kerabatnya menjadi korban gerakan Negara Islam Indonesia. Selama ini, polisi kesulitan mengusut tuntas gerakan bawah tanah ini karena minimnya laporan dari para korban. "Harus ada faktanya. Sampai saat ini, belum ada laporan. Maka kita harap makin banyak masyarakat yang melapor, makin baik. Informasi kita makin lengkap, nanti kita arahkan Polda untuk bergerak," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam saat dihubungi pada Rabu (20/4). Anton mengatakan, dalam mendeteksi gerakan ini, tentu polisi menggerakkan fungsi intelejennya. Penindakan kasus ini pernah terjadi di Jawa Barat yang sampai pada proses hukum kepada para pelakunya. Secara terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Brigjen Ketut Untung Yoga Ana menambahkan, berhem-busnya isu kembali hidupnya gerakan NII belakangan ini bukan saja menjadi tanggung jawab Kepolisian RI. Penyelidikan dan penegakan kasus per kasus berdasarkan laporan tentu menjadi tugas polisi. Namun, deteksi faham tertentu menjadi wilayah fungsi intelejen di semua lembaga negara, seperti Badan Intelejen Negara dan Kejaksaan Agung. "Selama belum ada faktanya berdasarkan laporan korban, NII ini akan hanya menjadi isu atau wacana. Kami tentunya tindak kasus per kasus. Selama itu sebatas isu, semua yang punya fungsi intelejen tentunya ikut memantau," ujar Yoga. Yoga mengatakan, instruksi Mabes Polri kepada Polda di tiap wilayah agar proaktif mende-teksi pergerakan NII tidak ditu-angkan dalam surat instruksi resmi. "Ini kan sudah merupa-kan pekerjaan dan fungsi yang melekat di kepolisian. Tidak perlu surat perintah," ujar Yoga. Terkait penyelidikan polisi,

Tahun Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2011

Masyarakat Jangan Ragu Laporkan Gerakan NII

Lingga,(MR) Dari Hasil Penelitian sample darah ayam yang dilakukan oleh petugas peternakan Kabupaten Lingga, menujukkan bahwa beberapa ayam yang mati di beberapa wilayah Kecamatan Singkep positif terkena Flu Burung (H5N1). Camat singkep Fauzi Syeh Saleh juga telah mengeluarkan surat dengan nomor 524/138-SKP/12 perihal himbawan kepada seluruh Aparat Pemerintahan Setempat, mulai dari Keluranahan dan Desa. Dr.Ignatius Lufthi kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Linggga Juga negegaskan akan ancaman Virus H5N1 atau yang dikenal dengan nama flu burung,” Dinas Kesehatan Sekarang Sudah Membentuk Tim Yang terlatih dan akan di kirim kesetiap Wilayah Yang ada Dikecamatan Singkep untuk meantisipasi penyebaran flu burung yang melanda sekarang ini, dan kepada seluruh masyarakat yang mendapati gejala aneh dan mati secara mendadak pada ternak, hindari dan segeralah melapor kepada aparat setempat atau langsung melaporkanya kedinas Kesehatan dan Peternakan Kabupaten Lingga yang ada di dabo Singkep, Himbau Pak Dr.Ignatius Lufthi atau yang sering dipagil dengan Pak Lukti. Dampak dari Virus H5N1 ini juga berimbas ke segi perekonomian masyarakat setempat, terutama masyarakat yang penghasilannya dari penjualan daging ayam dipasar lokal Dabo Singkep, Andi misalnya, Sejak adanya Virus H5N1 atau penyakit Flu Burung para pembeli kita pada takut menkomsumsi daging ayam takut ayamnya tidak sehat padhal ayam-ayam disini sudah diperikasa oleh pihak kesetan, akibatny kita tadi rugi bang kalau terus begini anak bini ma kita sasi apa pak, kami juga berharap semoga ini cepat berakhir dan aparat yang dipercayai untuk menangani masalah ini bisa cepat mengatasinya, himbau andi. >> HR

Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam

pihaknya melakukan penanganan kasus per kasus. Penanganan kasus dilakukan berdasarkan laporan dan fakta-fakta hukum yang terungkap selama proses penyelidikan. Bersamaan dengan intelejen oleh lembaga-lembaga lain,

GOW Sambut Hari Kartini dan HUT ke 369 Kabupaten Ciamis
Ciamis,(MR) Ratusan Ibu-ibu Kabupaten Ciamis memenuhi Gedung Puspita Kabupaten Ciamis (14/ 04), dalam rangka mengikuti lomba paduan suara Lagu Mars BKMM antar anggota BKMM Kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang bermakna menyambut Hari Kartini dan menyongsong Hari Jadi Kabupaten Ciamis Ke 369, terselenggara atas kerjasama Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak PKK dan Badan Kerjasama Majelis Masjid (BKMM) Kabupaten Ciamis. Pelaksanaan lainnya dari GOW Kabupaten Ciamis yaitu menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti, memberikan santunan kepada para pinisepuh GOW dan anggota GOW yang menderita sakit, memberikan santunan kepada yang terkena musibah di Cihaurbeuti berupa bantuan sembako dan alat-alat sekolah dan lainnya, mengadakan lomba paduan suara yang diikuti oleh anggota-anggota BKMM se-Kabupaten Ciamis untuk mencari juara yang akan diikut sertakan menghadapi lomba di tingkat Propinsi. GOW dan Tim Penggerak PKK serta BKMM Kabupaten Ciamis bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Ciamis akan mengadakan Penilaian Keluarga Sakinah ke setiap Kecamatan se-Kabupaten Ciamis, dengan masuknya Ciamis nominasi Adipura untuk tahun 2011 GOW dan Tim Penggerak PKK serta BKMM berperan aktif untuk mensosialisasikan Adipura ketempat-tempat atau ke titik-titik yang perlu dibenahi setelah Kabupaten Ciamis sukses di Adipura Kencana. Hasil survey pendataan

polisi tentunya berkewajiban untuk mengikuti perkembangan di wilayahnya. "Ada fungsifungsi pendeteksian, dideteksi, betul apa engga. Polda punya kewajiban lakukan itu," ujar Yoga. Adapun Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi mengatakan, sudah ada penekanan kepada satuan-satuan di daerah untuk meningkatkan penyelidikan dan pengawasan terkait GOW Kab.Ciamis), GOW Ciamis bertambah menjadi 53 organisasi diantaranya 36 GOW Kecamatan, Dharma Wanita, Persis, Bhayangkari, Wredatama dan lainnya, dimana sebelum Kepemimpinan Mereka ada 32 Organisasi. Ketua GOW Kabupaten Ciamis Hj.Siti Salamah Erisyadi mengatakan, peran dan aktifitas serta sosialisasi GOW Ciamis selalu eksis bersinergitas dengan Pemda Ciamis, untuk turut berperan aktif serta berpartisipasi menanggulangi bahaya dan ancaman yang dapat menerpa masyarakat Ciamis. Keberhasilan GOW Ciamis tak luput dari peran Bupati H.Engkon Komara (Pembina), isteri Bupati Hj.Tri Engkon Komara (Ketua Dewan Penasehat), Para Istri DPRD, Muspida Plus dan SKPD-SKPD (Dewan Penasehat) serta tokohtokoh wanita di GOW se-

kembali maraknya laporan orang hilang. Hingga kini, polisi belum menemukan keterkaitan NII dalam kasus teror bom belakangan ini. "Agar informasi ini sampai secara cepat, kami ajak komponen masyarakat memberi informasi secepat mungkin. Jangan sampai laporan datang lama setelah kejadian sehingga kita lambat mengantisipas," ujar Ito. >> Sahrial Nova Kab.Ciamis. Sekarang ini kaum wanita banyak berperan lagi untuk mengisi jabatan penting di dinas-dinas (30%), yang berarti ada perhatian khusus dari pemerintah akan pentingnya SDM dari wanita. Perhatian yang begitu besar dari Bupati beserta jajarannya dengan saling asah asuh dan asih terasa kebersamaan serta koordinasi-nya, sehingga GOW Ciamis sela-lu mendapatkan dana APBD tiap tahunnya dan dirasakan tidak ada hambatan yang berarti. Diharapkan para wanita di Kabupaten Ciamis khususnya dan Indonesia umumnya, untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan pemerintahan Negara maupun keluarga tanpa meninggalkan kodratnya, mewujudkan serta meneruskan perjuangan pendahulunya Raden Ajeng Kartini, tambahnya. >> Tim MR Ciamis

Perhutani Ngaku Tanam 50,4 Juta Pohon
Surabaya,(MR) Perum Perhutani Unit II Jawa Timur mengklaim berhasil merealisasikan penanaman pohon kurang lebih 50, 4 juta selama kurun waktu 2010 kemarin. Jumlah tersebut terealiasasi semua dari program rencana yang diterapkan. “ Selama 2010 kita merencanakan penanaman pohon jati dan pohon rimba sebanyak kurang lebih 50,4 juta. Jumlah tersebut dapat terealisasi semua alias tidak ada yang tidak tertanam,” ujar Humas Perhutani unit II Jatim, Edi Suroso. Dijelaskan Edi, penanaman pohon 50,4 juta tersebut dilaksanakan di 23 KPH yang tersebar di Jawa Timur. Antara lain, kota Padangan, Bojonegoro, Parengan, Jatirogo, Tuban, Ngawi, Madiun, Saradan, Lawu Ds, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Kediri, Blitar, Malang, Madura, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Banyuwangi Selatan, Banyuwangi Utara dan Banyuwangi Barat. “Untuk KPH yang paling banyak menanam adalah KPH Bojonegoro yakni sekitar 2.871,2 hektar dengan jumlah pohon sekitar 4.462.042 pohon, baik itu pohon jati maupun pohon rimba,” ujar Edi. Untuk program tahun ini lanjut Edi, pihaknya berharap bisa lebih sukses dalam melakukan penanaman pohon sesuai yang dicanangkan Presiden SBY yakni satu miliar pohon. >> DEA

Hj. Siti Salamah Erisyadi

Badan Pusat Statistik (BPS) Ciamis, dengan populasi 51% perempuan se-Kabupaten Ciamis lebih banyak dari pada laki-laki, GOW merupakan wadah terdepan seluruh organisasi wanita yang ada di Wilayah Ciamis. Semenjak Kepemimpinan Bupati Kabupaten Ciamis H.Engkon Komara dan Hj. Siti Salamah Erisyadi (Ketua

Wujudkan Masyarakat Sarolangun Tertib Berlalulintas
Sarolangun,(MR) Semakin semaraknya kendaraan bermotor terutama kendaraan motor roda dua di Kabupaten Sarolangun, semakin meningkat juga kecelakaan jalan raya. Semua ini di picu kurang tertibnya dan tidak taat para pengendara pada peraturan lalu lintas. Kecelakaan dapat terjadi bukan karena musibah atau kebetulan tapi karena kelalaian. Seperti umumnya terlihat di jalan raya, para pengendara sepeda motor ada saja yang sengaja melanggar peraturan, seperti tidak pakai helm, ngebut, menerobos lampu merah, dan banyak sepeda motor yang tidak pakai kaca spion dan lampu sein. Padahal asesories motor tersebut sangatlah penting kegunaanya. Sebagai mana dijelaskan Kapolres Sarolangun AKBP M.Rosidi saat dikonfirmasi wartawan koran ini di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, Kapolres mengatakan sangat perlunya perlengkapan dalam berkendaraan seperti helm, kaca spion, SIM. Demi memperlancar perjalanan kita, apalagi sekarang telah banyak terjadinya kecelakaan, Semua ini dilakukan untuk mengurangi dan menerapkan tertib lalu lintas untuk kota Sarola-ngun. Untuk mewujudkan kota Sarolangun yg tertib dan aman. jelasnya. Kapolres juga membuka sms online melalui internet dan bisa diterima langsung ke ponsel Kapolres, ini dilakukan untuk menerima pengaduan, kritik dan saran bagi masya-rakat luas, terutama pengaduan, wantiwanti ada oknum polisi yang merasa merugikan masya-rakat, “Masyarakat di persilah-kan melapor pada saya kalau ada tindakan anggota saya yang merugikan masyarakat, kalau ada yang melapor lang-sung ke saya akan lebih baik," ungkapnya. Kapolres berharap kesadaran masyarakat dalam mentaati tata tertib lalu lintas untuk tercapainya lalulintas yang tertib dan aman untuk kota Sarolangun yang kita cintai ini, tandasnya. Kasat Lantas Sarolangun AKP Abilio Dos Santos juga membenarkan apa yg dikatakan Kapolres. Kasat Lantas satu ini langsung menindaklanjuti instruksi Kapolres tersebut, dengan memerintahkan anggotanya untuk mengadakan razia rutin. Kasat juga secara langsung memberikan materi penyuluhan kesekolah-sekolah mulai dari pendidikan usia dini (PAUD) sampai ke sekolah lanjutan atas (SMA). Karena pelaranggaran lalu lintas banyak sekali dilakukan oleh para pelajar, untuk itu kasatlantas menghimbau untuk para kepala sekolah, para guru dan orang tua wali murid untuk berperan aktif mengingatkan anak-anak mereka untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas terutama untuk selalu memakai helm sewaktu mengendarai sepeda motor. Ibu Bhayangkari pun ikut berpartisipasi. Terkait sepeda motor yg tidak memakai kaca spion, kasad meminta pemilik sepeda motor agar memasang kaca spion karena itu sangat penting kegunaanya. Karena kalau dilihat hampir manyoritas sepeda motor di kabupaten Sarolangun tidak memakai kaca spion. Kasat juga menambahkan tentang sebagian masyarakat yg memiliki sepeda motor yang memakai knalpot resing agar segera di ganti dengan knalpot biasa “Kalau masih ada yang kedapatan sepeda motor yang memakai knalpot racing, kami (polantas-red) akan menahan kendaraan tersebut dan membawanya ke Polres dan kami tidak akan mengembalikannya kalau knalpot kerdaraan tersebut belum diganti" pesannya. >> LENI

Edisi 236 Tahun XI Tahun 24 - 2 Mei 2011

Sos-Ek-Bis
Jakarta,(MR) Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, program gerakan ketahanan pangan tidak hanya tanggung jawab pihak petani untuk menam satu komoditi tetapi harus dimulai dari rumah tangga (RT). "Jadi mempertahankan ketersediaan pangan di tanah air tidak hanya terpusat pada salah satu komoditi unggulan saja tetapi mulai saat ini mengajak bagi setiap rumah tangga untuk memanfaatkan lahan pekarangannya untuk menanam berbagai komoditi yang bisa menghasilkan pangan," katanya di Kendari, Rabu Malam. Menurut Menteri, ketersediaan pangan di masa mendatang diperkirakan akan semakin sulit, tidak hanya dirasakan bagi masyarakat di Indonesia tetapi hampir diseluruh negara di dunia. Oleh karena itu, Indonesia dengan kaya dengan sumber daya alam yang melimpah, pemerintah daerah harus terus mendorong petani untuk meningkatkan produksinya. Ia mengatakan, pangan tidak hanya diartikan pada jenis komoditi bahan pokok seperti beras tetapi kita masih memilih banyak jenis produk pangan seperti jagung, ubi kayu dan sagu. Presiden SBY, kata Mentan, mencanamkan pada lima tahun mendatang Indonesia harus surplus beras 10 juta ton pertahun. Hal ini tidaklah mustahil asalkan semua pihak bisa bekerja secara optimal. "Jangankan lima tahun kedepan, tetapi bisa dipercepat kalau sektor-sektor lain diluar hasil pertanian bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu," katanya. Dibagian lain, kata Menteri Siswono, kondisi yang dialami masyarakat di daerah adalah masih sulitnya untuk bisa bersaing dengan produkproduk dari luar daerah, sehingga produk yang dihasilkan itu nilai jualnya masih jauh dari yang diinginkan. "Kedepan seluruh produk tanaman pangan, perkebunan maupun perikanan diupayakan tidak lagi diekspor dalam bentuk gelondongan melainkan bahan jadi atau setengah jadi," katanya.

5

Tunjangan Daerah Cair, PNS Tersenyum

Mentan: Gerakan Ketahanan Pangan, Dimulai dari RT

Indramayu, (MR) Pemerintah Kabupaten Indramayu akhirnya memenuhi janjinya untuk mencairkan tunjangan daerah (tunda) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selasa (12/4) para PNS dilingkup sekretariat Daerah (setda) Indramayu, akhirnya bisa tersenyum setelah tunda selama 3 bulan bisa dicairkan. Berdasarkan pantauan, begitu pintu Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu dibuka, para PNS langsung menyerbu dan berbondong-bondong mendatangi ruangan bagian keuangan. Besarnya tunjangan daerah ini, untuk staf sebesar 250 ribu per bulan sehingga per orang bisa menerima 750 ribu. Dari uang tunda itu kemudian dipotong untuk iuran korpri sebesar 50 ribu per bulan. Sebagian besar PNS merasa tersenyum dengan pencairan tunda tersebut, meskipun pembayarannya telat karena kondisi keuangan namun para PNS menerimanya dengan ikhlas dan penuh senyuman. Salah seorang PNS di Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu Abi Shohib mengungkapkan, uang tunda itu sangat berarti untuk memenuhi kebutuhaan hidup keluarganya. Pasalnya, ia sudah menunggu selama 3 bulan. >> Abdullah

Menteri Pertanian Suswono

Pujasera Sejahtera Hangatkan Kabupaten Ciamis
Ciamis,(MR) Pusat Jajanan Serba Ada, Pujasera Sejahtera Plaza Ciamis diharapkan akan menjadi rekor baru bagi usaha yang akan menjadi kebijaksanaan perekonomian di Kabupaten Ciamis. Adanya representasi dan pengembangan sarana perdagangan yang pada dasarnya diarahkan kepada peningkatan kwalitas sumber daya manusia dan pengembangan struktur perekonomian. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berupaya mendorong pertumbuhan usaha perdagangan maupun program dan kegiatan diantaranya kemudahan perizinan berusaha, fasilitas permodalan, pembinaan teknis dan manajemen usaha serta fasilitas akses pemasaran. Semua ini dalam rangka antisipasi dan sifat pro-aktif pengembangan perekonomian masyarakat, yang selama ini terdorong oleh pertumbuhan sosial dan produksi ekonomi, secara alami senantiasa menuntut berbagai kebutuhan yang lebih baik. Kecenderungan tentunya harus disikapi secara arif oleh semua kalangan karena

Hal ini dimaksudkan, agar nilai tambah yang diperoleh dari berbagai produk ekspor bahan jadi atau setengah jadi itu bisa mempercepat terwujudnya kesejahteran masyarakat terutama di sentra produksi. Gubernur Sultra, H Nur Alam mengharapkan Menteri Pertanian terus memberi perhatian kepada daerah Sultra, yang memiliki potensi lahan yang cukup luas baik pada sektor pertanian maupun sektor perkebunan. ingin mengadakan supermarket (One Stop Shoping) di jalan Letnan Samuji terlaksana sampai mencapai 9 Ruko, yang sementara dipakai sebagai gudang sampai tahun 2000. Setelah itu membuat konsep Modern Outlet (MO) berupa Depo Bangunan seperti di Jakarta, Bandung dan kota-kota besar lainnya di Indonesia berbarengan dengan tempat pengisian air minum isi ulang dengan merek Trust sampai sekarang. Di tahun 2008 mengajak rekan-rekan usaha untuk bekerja sama dalam mengembangkan kota ciamis sendiri supaya masyarakat Ciamis jangan pergi kekota lain dalam hal shoping ataupun dalam hal jajanan, sehingga tahun 2010 terwujud cita-cita untuk mengembangkan Pujasera Sejahtera plaza, dengan upaya ingin menjadikan usaha bersama dengan pihak pengusaha yang ada di Ciamis dan bagi-bagi hasil (profit sharing), yang dijual untuk melengkapi kebutuhan masyarakat yang tidak

Khusus sektor perkebunan, Sultra sebagai salah satu daerah yang memproduksi kakao untuk ekspor, agar program revitalisasi gerakan nasional (Gernas) kakao terus ditingkatkan penganggarannya. Ia mengatakan, dengan program Gernas kakao yang sudah memasuki tahun ketiga, sangat membantu petani baik dalam peningkatan mutu maupun produksi juga perluasan lahan intensifikasi. Tutur Nur Alam. >>Ediatmo ada, juga karyawan/ti semua asli Ciamis, begitu juga dengan makanan ciri khas Ciamis seperti, abon, galendo dan lainnya, juga tempat main anakanak, karaoke box, toko buku, mebeulair dan lainnya. Sedangkan tahap kedua diharapkan hadirnya barang elektronik, computer, selulair dan penambahan pujasera yang disertai iringan electone, juga adanya tempat pertemuan (VIP). Keinginan rencana buka 24 jam tetapi harus bertahap, sekarang ini hanya sampai jam 9-10 malam. Terimakasih atas dukungan berbagai pihak bagi terlaksananya usaha kami, untuk mewujudkan Ciamis Mantap dalam agrobisnis di Ciamis, mudah-mudahan usaha yg saya miliki menjadi usaha bersama dengan pihak lainnya yang ada di Ciamis, tutur Juniap Tendy (56) yang lahir di Ciamis dengan istri dari Banjar dan 6 anak 1 cucu, selaku putra daerah yang selalu ingin mengembangkan Ciamis. >> Tim MR Ciamis

Mahasiswa STIT Bantu Pembangunan Ujung Gebang
Indramayu,(MR) Kuliah Nyata Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Amin Kandanghaur, membantu pembangunan di Desa Ujung Gebang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, baik disektor Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi. Kuwu Ujung Gebang, H. Daim, mengatakan hal tersebut dalam acara perpisahan berakhirnya KNM STIT Al Amin, di Aula Kantor Pemerintah Ujung Gebang, Rabu siang lalu. “ Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Rektorat STIT yang memilih desa ini sebagai tujuan KNM. Semoga aktivitas para Mahasiswa bermanfaat bagi kesejahteraan warga, “ ungkapnya. Abdurahman, S. Ag. M. Ag. Dosen Pembimbing KNM STIT Al Amin Kandang haur Indramayu, dia mengucapkan terima kasih kepada Kuwu besrta Stafnya, yang sudah membantu kegiatan para Mahasiswa dari 14 Maret s/d 14 April 2011, untuk belajar diluar kampus baik dengan Kuwu, Pamong Desa, tokoh maysrakat dan lembaga ketahanan desa. Diakhir acara jumpa pisah para peserta KNM STIT Kandanghaur tersebut, Kuwu Ujung Gebang, H. Daim, diberikan Cindera mata dari perwakilan Mahasiswa dan Dosen, disaksikan puluhan Mahasiswa, Para Pamong Desa, perwakilan organisasi lembaga desa, kepemudaan, kalangan pendidikan dan tamu undangan dari Dinas Instansi terkait. >> Maskin

H.Tahyadi A. Satibie dan Hj.Tri Engkon Komara mencicipi makanan Pujasera Sejahtera disaksikan Juniap Tendy

akan berpengaruh terhadap tatanan kehidupan sosial ekonomi baik dari segi peluang usaha luar. Dengan adanya Pujasera Sejahtera Plaza Ciamis ini akan menambah kekuatan perkembangan perekonomian Kabupaten Ciamis, dalam memenuhi kebutuhan dan pengembangan produk unggulan dari Kabupaten Ciamis, disamping tentunya akan meningkatkan persaingan bisnis yang semakin ketat antara pelaku perusahaan, demikian sambutan H.Tahyadi A.Satibie Sekretaris Daerah

Kabupaten Ciamis dalam acara Grand Opening Pujasera Sejahtera Plaza Ciamis (02 /4). Juniap Tendy selaku Presiden Direktur Sejahtera Group mengatakan, setelah tamat dari Akademi Bahasa Asing-ABA Bandung tahun1984 kemudian merintis toko bahan besi/ bangunan di jalan Pemuda (1984), setelah berkeluarga tahun 1985 berinisiatip mengembangkan usaha-usaha lain (expansi di bahan bangunan) berbarengan dengan pabrik tapioka, sehingga pada tahun 1995 dengan visi dan misi

Menyulap Sampah Menjadi Rupiah

Dari Pemulung Menjadi Milioner
Sarolangun,(MR) Sampah bagi sebagian orang mungkin tidak ada harganya, namun sampah sebenarnya dapat menjadikan orang menjadi milyoner, sampah yang bisa dimanfaatkan tentunya yang bisa di daur ulang, seperti plastik, kertas atau koran bekas, kardus, bekas kaleng minuman atau botol air mineral. Bukan cuma sampah alatalat rumah tangga yang tidak layak pakai juga juga bisa dimanfaatkan untuk daur ulang, tentunya yang terbuat dari logam dan plastik. Barang-barang bekas dan sampah ini sering di sebut juga rongsokan, dulu orang mungkin tidak begitu mengerti kegunaan benda benda tersebut, namun sekarang semua orang mungkin sudah pada tau. Seperti yang dilakukan H.Surip (56) asal Cirebon ini, termasuk salah seorang yang berhasil sebagai pengusaha rongsokan. Tahun 1979 silam adalah tahun pertama kalinya H.Surip menginjakkan kaki di Sarolangun, pertama kali memulai usahanya tidak bedanya dengan yang lain, memulung pakai karung, termasuk orang yang ulet dan tidak pernah menyerah, selama 5 tahun hidup sebagai pemulung bukanlah waktu yang singkat, dari memulung jalan kaki mencoba mengayuh sepeda untuk menekuni pekerjaan itu tentu dengan modal yang pas-pasan juga. Mengayuh sepeda dan mempunyai modal Rp.150.000,- Surip keliling kampung untuk membeli dan memungut rongsokan ditempat sampah,10 tahun lamanya Surip menekuni pekerjaan itu. Jerih payah dan berkah ketekunannya, sekarang telah memetik hasil dari semua itu. Bayangkan sekarang telah mempunya investasi senilai 6 milyar, mempunyai 12 unit mobil (6 unit tronton, 5 unit Truk colt Deisel,1 unit fortuner). Saat ini H.Surip bisa menghasilkan omset 700 - 800juta setiap bulanya, dengan memperkerjakan tenaga 20 orang tenaga gudang dan 200 orang di lapangan di kabupaten Sarolangun. W a l a u sudah hidup serba berkecukupan namun sifat rendah hati dan dermawan selalu ada pada dirinya, sewaktu wartawan MR berkunjung ke H.Surip kediamannya, dengan sambutan bersahabat langsung menyambut dengan ramah. Dengan rasa penasaran wartawan MR bertanya kunci kesuksesan ini,''Jujur,Ulet Dan Yakin'' jawabnya tersenyum. H.Surip berpesan untuk generasi muda sekarang “ Kalau mau berhasil dan sukses berlaku jujurlah dalam bekerja atau berusaha, harus ulet tidak putus asa dan tidak gampang menyerah, dan harus yakin kalau kita itu bisa, orang sukses di mulai dari bawah bukan dari atas,” ungkapnya. Bukan cuma harta yang telah raihnya dari usaha rongokan ini namun berbagai penghargaaan juga telah di dapat. contohnya, Pada tahun 2004. H.Surip memperolah penghargaan dari pelopor bidang lingkungan, dan tahun 2007 dari djisamsoe word. Dari 6500 UKM (usaha kecik menengah) yang tergabung seluruh indonesia yang dapat penghargaan cuma 234 UKM, dan H.Surip termasuk salah satunya, maksud dari 234 adalah melambangkan simbol dari dji sam soe salah satu produk andalan dari PT. Sampoerna tbk, tahun 2008 dari bank BNI penghargaan nasabah terbaik se Kabupaten Sarolangun dan tahun 2010 dapat penghargaan dari Shidakarya. Berawal dari jujur, ulet dan yakin itu lah semua bisa di raih seperti sekarang ini" jelas H.Surip. >>Leni Hartati

6
Jelang UN, SMK Galuh Rahayu Gelar Doa Bersama

Pendidikan
Jakarta,(MR) Kualitas Ujian Nasional (UN) SMA tahun 2011 masih rendah dan tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena masih banyak terjadi pelanggaran sehingga menjadi pertimbangan perguruan tinggi negeri belum menerima hasil UN sebagai salah satu aspek penilaian. "Hasil pengawasan hingga hari kedua UN SMA kecurangan masih terjadi di sejumlah sekolah. Seperti ada kasus sekolah di Jakarta yang memin-dahkan soal UN yang sudah disimpan di lemari khusus namun sekolah menduplikasi kunci tersebut." kata Ketua Kepengawasan dan Pemindaian UN DKI Jakarta Soeprijanto di Jakarta, Rabu. Pengawas sudah mengambil soal UN tersebut namun belum dapat dipastikan apakah sekolah membocorkan soal tersebut ke siswanya, katanya. Selain itu, di sekolah lainnya ada guru membantu memberikan jawaban. Masih banyak juga sekolah yang membiarkan siswanya mencontek di dalam kelas, katanya. Ia mengatakan kecurangan dan pelanggaran itu umumnya terjadi di sekolah kejuruan menengah (SMK) swasta yang didominasi kelompok marginal dengan kondisi faslitas beajar mengajar yang tidak memadai. Alasan lain, pertimbangan PTN belum mau menjadikan hasil UN SMA/SMK sebagai aspek penilaian masuk ke perguruan tinggi, ujar Soeprijanto karena kualitas soal UN yang dinilai masih belum mememnuhi unsur evaluasi. "Memang betul mulai tahun 2011 soal UN dibuat lima paket. Lima paket soal itu memang mengurangi potensi mencontek. Namun kualitas soal yang terstandar nasional itu masih rendah. Pasalnya, bukannya membuat soal yang mendidik namun pemerintah hanya membolak balik nomor soal bukannya menyusun materi soal yang berbeda di setiap paketnya," katanya. Ia mengatakan seharusnya soal dibuat tidak hanya mengandung unsur evaluasi namun diprediksi kualitasnya sehingga mempunyai posisi tawar pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Ia berharap ke depannya bisa terwujud ada satu ujian saja karena memang pemborosan karena harus UN kemudian SNMPTN, meskipun demikian pihaknya belum dapat meyakini dalam lima tahun ke depan integrasi UN-SNMPTN ini dapat dilaksanakan selama pemerintah tidak memperbaiki penyelenggaaran UN dengan prinsip keadilan, kejujuran dan penegakan etika akademik. "Saat ini belum ada perguruan tinggi yang menyatakan setuju, mereka masih ragu. Oleh

Tahun Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2011

Kualitas UN SMA 2011 Masih Rendah
karena itu harus dicek bagaimana program Kemendiknas menuju integrasi UN ini. Harus ada kondisi yang bisa diterima masyarakat pendidikan dan praktisi akademik tentang segala aspek yang bisa menimbulkan kepercayaan masyarakat atas hasil UN itu," tambahnya. Keterlibatan perguruan tinggi sebagai pengawas dalam pelaksanaan UN karena memang berharap ada peningkatan mutu UN setiap tahunnya. Namun kalau peraturan dan kejujuran dalam proses UN sudah ditegakkan, tidak perlu ada pengawas dari luar tetapi proses pengawasan silang oleh guru dari sekolah yang berbeda, tambahnya. >> Nokipa

Siswa/siswii SMK Galuh Rahayu Sedang mengikuti Istigosah

Ciamis,(MR) Bertempat di Masjid Nurul huda desa Sukaraja Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis di Pimpin Ustad Nasikin selaku Penceramah, mengatakan doa bersama tersebut intinya untuk keberhasilan menghadapi ujian nasional ini merupakan usaha batin, memahami kepada Alloh melaksanakan istigosah serta solat duha bersama. Drs. H.E. Suherman,MM. selaku kepala sekolah SMK Galuh Rahayu menambahkan, sebanyak 111 siswa yang mengikuti ujian nasional (UN) tahun ini mudah-mudahan dengan diadakannya doa bersama kami berharap lulus semua. Berbagai macam-macam persiapan telah diadakan, seperti : pemadatan oleh guru masing-masing, jauh sebelumnya juga diadakan les khusus, kemudian membina mental jangan sampai siswa dalam pelaksanaannya gugup. Terkait dengan Visi Misi Sekolah Visi : menjadi lembaga pendidikan yang unggul dengan biaya terjangkau dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki IMTAQ, menguasai IPTEK Misi : mengembangkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, mendidik sumber daya manusia untuk menjadi unggul, professional dan berdaya saing tinggi, membekali peserta didik untuk dapat mengembangkan dirinya secara berkelanjutan. >> H.R

Jelang Seluruh SD di Indramayu Laksanakan Try Out
Indramayu,(MR) Menjelang Ujian Nasional (UN) 2011, SD Negeri Patrol Lor IV dan SD Negeri Bugel I Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu Jawa Barat, berhasil melaksanakan Try Out seperti sekolah lainnya didaerah setempat, yang berakhir pada Sabtu siang pekan lalu. Toto Irianto, S.Pd. Kepala SD Negeri patrol Lor IV, pihaknya mengaku bersama-sama Jajaran Dewan Guru sudah melaksanakan Try Out bagi murid kelas 6 sebanayk 57 anak, berlangsung sesuai dengan ketentuan yang ada. Kami berharap para anak didik dapat menjawab soal dalam Try Out tersebut, ujarnya. Dilokasi terpisah, Kepala SD Negeri Bugel 1, Marhamah, S.Pd. juga mengatakan hal serupa yakni lembaga pendidikan yang dipimpinnya sudah melaksanakan Try Out bagi murid kelas 6 sebanyak 55 peserta Program sekolah gratis tanpa halangan apapun semua berjalan sesuai peraturan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Suasana berlangsungnya Try Out di sekolah kami ini, seperti layaknya melaksanakan UN yang sebenarnya, baik para peserta dan rekan-rekan guru pro aktif dalam mengemban tugasnya masing-masing, sehingga Try Out itu benarbenar bermanfaat bagi siswa yang akan melaksanakan Ujian Nasional, ujar Marhamah dikantornya baru-baru ini. >> Mukromin

SMP Asysyakirin Rajadatu Sarat Prestasi
Tasikmalaya,(MR) Sekolah SMP Asysyakirin yang bernaung dibawahYayasan dan berada di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Lembaga Sekolah ini sejak berdiri tahun 1999 sudah memiliki siswa awal 11 orang sampai sekarang’ siswa mengalami peningkatan yang signifikan yaitu tahun 2009 mencapai 172 siswa dan terakhir tahun 2011 ada 167 siswa, selain dikarenakan ada beberapa siswa yang sebagian pindah keluar daerah Tasikmalaya akan tetapi menurut pimpinan sekolah SMP Asysyakirin, H.Abdul Holik kepada wartawan MR diruang kantornya rabu (12/4) mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya pada saat sekarang ini sudah ada peningkatan baik dibidang pembelajaran maupun sarana prasarana. H.Abdul Holik mengatakan sekarang ini sekolah SMP Asysyakirin telah memiliki bangunan hasil bantuan Pemerintah Daerah dan Pusat yaitu sebanyak 3 ruangan kelas pada tahun 2006 dari anggara APBD I dan memiliki bangunan yang baru yaitu ruangan Labolatorium yang baru pada tahun 2009 dari anggaran APBN sebesar Rp.110.000.000,-. Ruangan Labolatorium, sudah difungsikan, siswanya syarat dengan prestasi, dimana lembaga sekolah ini sudah membuahkan beberapa prestasi diataranya, juara atlet di bidang olah-raga yaitu juara Takrau pada tahun 2007 Se-Kabupaten Tasikmalaya serta 2 orang siswa sebaga anak didiknya setelah keluar dari sekolah SMP Asysyakirin mereka masuk di sekolah bertaraf internasional yaitu di sekolah SBI SMA 1 Ciamis dan SBI Banjar. Sementara keadaan tenaga pengajar semua dari guru GTY sebanyak 26 orang TU satu dan PNS satu. Ekstrakulikuler Pramuka Praskibra, Marching Band, PKS, Tata Boga, dan Karawitan. >> USEP. J

Wakil Bupati Indramayu Tinjau UN di 5 Sekolah

Ka. UPTD Ajak Anggota YKS Contoh Figur Kartini
Tasikmalaya,(MR) Dinas Pendidikan Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya melalui ka.UPTD Pendidikan mengajak anggotanya Yayasan Keluarga Sejahtera selalu memupuk Rasa Cinta nasionalisme dengan selalu memperingati even hari besar sejarah nasional. Ka.UPTD Pendidikan Kadipaten kabupaten Tasikmalaya, Kamis 21 April 2011 bersama anggotanya Yayasan Keluarga Sejahtera memperingati Hari Ibu RA Kartini bertempat di Gedung Aula PGRI dalam tema “Kartini Keluarga”. Tema ini menurut ketua YKS Ibu Elis Lasmana, S.Pd, M.Pd saat ditemui wartawan MR di aula gedung PGRI mengatakan, acara ini berguna untuk memacu dan memicu ibu-ibu warga pendidikan tetap mengikuti contoh figur seorang Ibu RA Kartini. Ditambahkan Elis, dengan meniru keteladanan RA Kartini seperti : Pertama, bahwa kartini itu sangat berwibawa, kedua, merupakan figur ibu yang sabar, dan ketiga, merupakan ibu yang berpenampilan yang sangat anggun baik di rumah tangga ataupun di organisasi. Elis juga berharap, dengan adanya event seperti ini mudahmudahan ibu-ibu terjun kembali semangatnya membina rumah tangga, khususnya melayani suami dikala suka dan duka. “ Mudah-mudahan ibu-ibu khususnya yang ada di lembaga YKS menjadi sosok ibu teladan di masyarakat dan dirumah tangga,”. harapnya. Disinggung keberadaan YKS menurut Elis, bahwa Yayasan Keluarga Sejahtera sudah berjalan lama dan kegiatannya meningkat setiap tahun, kedepan dimasa yang akan datang ibu ibu YKS menjadi ibu-ibu yang terbaik dan berwawasan tinggi dan cerdas apabila ada kesulitan didalam rumah tangganya serta dapat membantu suami suaminya, tandasnya. Hal yang sama di katakan Emor S.Ag, ketua K3S ini berha-

Indramayu,(MR) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang mulai berlangsung Senin (18/4) bagi siswa SMA dan sederajat mendapatkan perhatian serius dari Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si. Semenjak pagi hari Wakil Bupati meninjau pelaksanaan UN di lima sekolah yang ada di Kabupaten Indramayu. Peninjauan diawali di sekolah kota yakni SMAN 1 Sindang dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah Dra. Hj. Sulastri. Disekolah tersebut, wakil bupati menanyakan pelaksanaan UN disekolah favorit itu dan menanyakan kesiapan para pengawas serta panitia dan para siswa-siswi dalam menghadapi UN. Sebanyak 290 siswa di SMAN 1 Sindang semuanya mengikuti UN. Setelah meninjau sekolah kota, wabup kemudian meninjau SMAN 1 Jatibarang, disekolah itu wabup juga di sambut oleh kepala sekolah Drs. Somana, di tempat itu wabup meninjau pelaksanaan UN dengan mendatangi beberapa kelas dan hanya melihat dari luar saja. Di sekolah ini wabup mendapatkan laporan masalah terutama dalam pelajaran Bahasa Inggris untuk listening karena hanya tersedia satu kaset. Pada kesempatan itu, wabup juga meninjau beberapa sekolah swasta salah satunya SMA NU Widasari yang terletak ditengah-tengah pemukiman penduduk. Peninjauan dilanjutkan ke wilayah Indramayu Barat dengan meninjau SMAN 1 Losarang dan SMAN 1 Anjatan. Secara umum, berdasarkan pemantauan wabup, pelaksanaan UN di Indramayu berjalan dengan lancer. Sebanyak 13.879 siswa mengerjakan soal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. >> Abdullah

rap dimasa yang akan datang ibu-ibu anggota Yayasan Keluarga Sejahtera Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya ini menjadi ibu ibu yang terbaik. Senada dengan A. Burhanudin selaku Ka.UPTD Pendidikan mengajak kepada anggo-

ta YKS bisa lebih ditingkatkan kewanitaannya, sebagai muslimah, berwibawa, lemah lembut, dan menjadi ibu yang terbaik seperti figure ibu RA Kartini. Ibu-ibu YKS ini perlu ada perhatian karena wanita ini elastis perlu sanjungan dari bapakbapak. katanya. Menurut Elis, dalam memperingati Hari Ibu RA Kartini tahun 2011ini bersamaan waktunya dengan pelaksanaan UN (Ujian Nasional), demi kelanca-

ran dua even tersebut maka kami diberikan kebijakan untuk mengikuti acara ini dari setiap sekolah di wakilkan tiga orang ibu ibu, dengan catatan kegiatan berjalan dengan baik dan tidak mengganggu pelaksanaan UN. “ Dalam kegiatan ini di ikuti 20 sekolah dan setiap sekolah diwakilkan masingmasing 3 orang, akan tetapi pada kenyataannya yang datang lebih dari 60 orang,” katanya. >> Usep J

Edisi 236 Tahun XI Tahun 24 - 2 Mei 2011

Pendidikan
Karawang,(MR) UPTD Pendidikan TK/SD Kecamatan Batujaya menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Batujaya, yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang H.Eka Sanantha SH MM. Acara pembukaan tanggal (12/ 4) di lapang sepak bola Kecamatan Batujaya di ikuti 39 SD, yang dihadiri Dinas Instansi, Muspika dan juga para Kepala Desa se Kecamatan Batujaya dan juga turut hadir para tamu undangan lainnya. Dalam sambutanya H.Eka yang mewakili Bupati Karawang mengatakan bahwa kegiatan ini adalah rutin setiap tahunnya dan akan dilanjutkan pada tingkat Kabupaten, diharapkan ivent ini untuk mencari bibit-bibit olahragawan yang nantinya akan membawa nama baik kecamatan Batujaya, lebih lanjut H Eka meminta kepada peserta dan panitia juga para juri agar menjunjung sportifitas yang tinggi. Ditambahkan ivent ini juga dapat di jadikan sebagai alat untuk lebih mempererat hubungan silahturahmi dan rasa persatuan dan kesatuan. Sementara itu Suherman Hidayat S.Pd. selaku ketua panitia kegiatan kepada MR menjelaskan terlaksananya kegiatan ini berkat adanya kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Muspika Kecamatan Batujaya, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan meriah sesuai harapan kami, lebih lanjut Suherman mengatakan dengan terlaksananya kegiatan O2SN ini diharapkan dapat menghasilkan bibit-bibit olahragawan yang baik yang nantinya akan mewakili kecamatan Batujaya ke tingkat Kabupaten maupun Provinsi jelasnya penuh harap. Camat Batujaya Drs Dedi Ahdiat selaku Pembina dalam kegiatan O2SN menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan semua pihak, baik Dinas Pendidikan, Muspika serta masyarakat dan di dukung juga oleh sponsor dari Utama Yamaha Motor, sehingga kegiatan ini semakin meriah. Lebih lanjut Drs.Dedi Ahdiat mengatakan, kami sangat berte-rimakasih kepada sponsor khu-susnya Utama Yamaha Motor yang sudah memberikan cindra mata berupa bola sepak kepada seluruh peserta lomba yang di berikan secara simbolis kepada para kepala Sekolah. Jelasnya. Kegiatan O2SN yang dilaksanakan dari tanggal 12 s/ d 15 berlangsung di beberapa tempat yang telah ditentukan oleh panitia dari beberapa cabang olahraga di antaranya Atletik Kids, Sepak bola, Tenis meja, volly ball, Bulutangkis dan Catur. Jumlah peserta yang turut dalam kegiatan ini 514

7

UN SMK Pasundan I Banjar Berjalan Kondusif

O2SN Kecamatan Batujaya, Meriah

H.Eka Sanantha SH MM.Menerima tanda penghargaan dari tim qasidah siswi sekolah,saat pembukaan O2sn dikec.Batujaya

Banjar,(MR) Hari pertama hingga hari terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN) di SMK Pasundan 1 kota Banjar, berlangsung lancar dan kondusif. Kepala SMK Pasundan I Banjar,Drs.H.Hudani mengatakan, sukses dan lancarnya pelaksanaan UN di SMK Pasundan I Banjar atas dukungan dan kerjasama semua pihak, karena jauh-jauh hari sebelumnya, pihaknya telah mensosialisasikan peraturan mekanisme UN, misalnya dilarang membawa alat komunikasi dan membawa alat kertas sarana tas dan sebagainya, dan yang paling utama adalah dilarang membawa alat komunikasi seperti HP. Pelarangan membawa alat komunikasi tersebut, sebab sangat riskan digunakan dan berpotensi untuk melakukan hal-hal menyangkut kecurangan. Lebih lanjut Hudani menjelaskan sejauh ini pelaksanaan UN di SMK Pasundan I Banjar berjalan lancar begitupun dengan kesiapan soal ujian siswa dan guru telah terkondisikan. “ Secara umum pelaksanaan UN di hari pertama dan terakhir berjalan kondusif dan tidak ada kendala atau suatu apapun,” Katanya Sementara itu mengenai beredarnya isu yang bertuliskan mirip kunci jawaban UN melalui sms kepada salah satu orang siswa di salah satu sekolah yang ada dikota Banjar tersebut akan tetapi disekolah kami benar -benar tidak ada hal yang serupa yang pernah terjadi dari sekolah tersebut terangnya. Lebih lanjut Hudani menambahkan sejauh ini pelaksanaan UN dari SMK Pasunda 1 dari hari pertama dan terakhir pelaksanaan UN berjalan kondusif hal tersebut berkat kesigapan para pengawas dan kepolisian serta dipihak TPI untuk memonitoring selama pelaksanaan berjalannya Ujian Nasional (UN) dari hari pertama dan terakhir tersebut kami sangat berterimakasih kepada beliau. pungkasnya.>> A-S

orang dan didukung oleh 3500 orang pendukung seluruh sekolah sekecamatan Batujaya. Hasil akhir dari seluruh kegiatan ini yang menjadi juara dari masing-msing cabang olahraga (cabor) sebagai berikut, Cabor Tenis meja Putra Juara I SD Segaran 3, juara II SD Karyamulya 3, juara III SD Karyamulya 5. Cabor Tenis meja Putri, juara I SD Batujaya 4, juara II SD Batujaya I, juara III SD Segaran 3, cabor Bulutangkis Putra Juara I SD Karyamulya 3, juara II SD Batujaya 4, juara III SD Batujaya I. cabor Bulutangkis Putri juara I SD Karyamulya 3, juara II SD Batujaya 4, juara III SD Batujaya 6. Cabor Volly Putra juara I SD Telukbango 5, juara II SD

Telukbango 2, juara III SD Baturaden 2. Cabor Volly Putri juara I SD Batujaya 4, juara II SD Batujaya 2, juara III SD Batujaya 6. Cabor Atletik Kids juara I SD Telukbango 2, juara II SD Karyamulya 2, juara III SD Segaran 3. Cabor Catur Putra juara I SD Batujaya 4, juara II SD Karyabakti 2, juara III SD Baturaden 1. cabor Catur Puri juara I SD Batujaya 4, juara II SD Batujaya 2, juara III SD Karyamulya 3. Sedangkan cabor sepak bola juara I SD Telukbango 6, juara II SD Segarjaya 2. Acara puncak dari seluruh kegiatan pada hari jumat (15/4) di adakan gerak jalan sehat start dari lapangan kecamatan dan finish di candi jiwa desa Segarjaya.>>Warsian

O2SN Kabupaten Sarolangun Digelar
Sarolangun,(MR) Dalam meningkatkan SDM di bidang olah raga dan seni, untuk menciptakan atlet yang berbakat dibidang olah raga serta seniman yg handal di tingkat kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional, pemerintah daerah (pemda) Kabupten Sarolangun menggelar olimpiade olahraga siswa nasional (OOSN) dan festival lomba seni siswa nasional (FLSSN) yang di ikuti siswasiswi SD, SMP, SMA dan SMK se kabupaten Sarolangun. Pada acara pembukaan OOSN dan FLSSN yang dilaksanakan selasa kemarin di lapangan Gunung Kembang kabupaten Sarolangun, hadir Ketua Umun DPRD kabupaten Sarolangun, Kapolres (diwakili), Kepala Pengadilan, Kepala Dinas, Kepala BDAN, Kepsek SD, SMP, SMA dan SMK serta guru pembimbing. Dalam acara pembukaan ini Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra memberikan kata sambutan yg di bacakan oleh Sekda Sarolangun Ir.M Basyari. “ Saya menyambut gembira dan bangga atas terlaksananya kegiatan ini, karena kegiatan ini adalah kreativitas dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di bidang olah raga dan seni. Demi mempersiapkan atlet-atlet yg berbakat di bidang olah raga serta seniman-seniman handal di bidang seni. Untuk di bina dan menjadi kebanggaan kabupaten Sarolangun ke depan,”. Bupati melalui sambutanya, juga berpesan supaya dalam pertandingan para peserta selalu menjunjung tinggi sportifitas demi terwujudnya permainan yg bersih sehingga menghasilkan sang juara yang berkualitas, serta para juri mesti bertindak adil yg seadil-seadilnya. Karena lewat olah raga dan senilah sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi, menjunjung tinggi sportifitas, menjalin komunikasi serta persahabatan antar siswa dan siswi, agar kita tidak gampang di adu domba yg memicu pada perpecahan demi terciptanya Sarolangun Emas seperti yg kita harapkan semua. Olah raga dan seni bukan cuma sekedar hobi tapi sarana serta tempat untuk menyalurkan bakat demi meraih sebuah pretasi, juga dapat untuk menghibur masyarakat luas, melalui oosn dan flssn mari kita wujudkan persatuan dan kesatuan demi nama baik kab. Sarolangun. pesannya Harapan itu mulai terlihat setelah pertandingan demi pertandingan di mulai, satu persatu para peserta (siswa siswi) mulai menunjukan bakat kemampuan masing masing. Sebagai contoh, di tingkat SD (Sekolah Dasar), SD 72/v 11 Kecamatan Pauh yang mengukir prestasi gemilang dimana para siswa dan siswanya meraih gelar juara di bidang olah raga, sebut saja Deti Kalivornia, mendapat juara 1 di tenis meja putri, Nova Irianingsih juara 1 untuk catur putri, Erik Saeltra juara 1 di daur ulang putra. Langkah baik juga di ikuti SD 50/v 11 kecamatan Pauh meraih juara lewat seni seperti Rona Juara 1 menyanyi lagu daerah tunggal putri, Mira juara1 sinopsis, Intan juara 1 mengarang, serta Yuandi Juara 1 melalui cerita rakyat. Suatu kebangga tersendiri bagi sekolah mereka dan juga keluarga. Para juara akan terus bertanding untuk mencari juara sejati yg nantinya akan bertanding di tingkat provinsi Jambi. Mereka akan bertanding lagi, dimana sang Juara akan di Boyong ke jakarta untuk bertanding di tingkat nasional. Kepada MR ketika di konfirmasi (6/11) Ketua Oosn dan Flssn Kecamatan Pauh yang juga tercatat sebagai Kepsek SD 72/V11 kecamatan Pauh, Sulaiman SH di kantornya mengatakan. “ Saya sangat bahagia dan bangga sekali setelah menyaksikan prestasi yang di raih para siswa -siswi SD Kecamatan Pauh terutama SD 72/V11, adalah suatu prestasi yang tidak gampang di raih karena mereka bertanding di tingkat kabupaten, mereka telah membawa nama baik sekolah dan juga kelurga mere-ka, semoga kedepanya mereka bisa meraih prestasi juga di tingkat provinsi maupun nasional,". Jelas Sulaiman bangga. Sebagai Kepsek dan ketua Oosn dan FLSSN kecamatan Pauh, Sulaiman SH tentunya punya peran sangat penting atas pretasi yg di raih oleh para siswa-siswi kecamatan Pauh, dan ini akan menjadi contoh untuk sekolah lain yang ada di kabupaten Sarolangun. Melalui progam yang tertata rapi dan latihan, disiplin serta semangat juang tinggi dan pembinaan mapan yang selalu tegakkan, maka terciptalah atlet olah raga berbakat serta seniman yang handal. Sulaiman SH juga meminta para siswa-siswi yang menjadi Juara untuk selalu belajar dan berlatih karena perjalanan masih panjang. Sulaiman berharap para siswa-siswinya bisa berprestasi di tingkat provinsi maupun di tingkat Nasional nantinya. Prestasi mereka adalah kebanggaan kami, jadi apa yang kami ajarkan dan terapkan tidak menjadi sia-sia, tambahnya. Kalau di lihat SD 72/V11 dengan SD lainya, di mana SD 72/V11 yg diajar 13 orang guru pengajar, 1 orang TU, dan 1 orang penjaga sekolah, di antara guru-guru pengajar itu ada 5 orang tenaga honor, tapi SD tersebut bisa meraih banyak prestasi tentunya tidak lepas dari peran Kepala sekolah bersama guru pembimbing. >> Leni Hartati

PKL SMK PUI Haurgeulis Sukseskan Sarling PLN

Para Peserta PKL SMK PUI Haurgeulis, tapak sibuk bekerja melayani warga dalam Program Sarlling PLN Haurgeulis Indramayu, belum lama ini. (Doc Foto : Mukromin)

Indramayu,(MR) Beberapa murid SMK PUI Haurgeulis, yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT PLN UPJ Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, terlihat berperan aktif mensukseskan Program Pemasaran Keliling (Sarling) disejumlah desa dalam wilayah kerja PLN tersebut. Navita Herdiyanti, seorang peserta PKL atau Job Training SMK PUI Haurgeulis, disela-sela kesibukannya melayani warga kepada Pers menjelaskan, Program Sarling di PLN Haurgeulis ini berupa penerimaan pendaftaran calon kunsumen KWH Meter Prabayar dan Migrasi dariKWH Meter Paska Bayar pindah ke KWH Meter Prabayar. Untuk persyaratan pendaftaran Migrasi pelanggan KWH Meter Prabayar tidak dipungut biaya baru, tetapi cukup menyerahkan foto copy KTP, Rekening Listrik terakhir dan membayar pulsa listrik awal (Token), tukas Novita Herdiyanti, yang mengaku mudah dapat melaksanakan tugas PKL di PLN, karena sesuai dengan hasil belajar disekolahnya. Dilokasi terpisah, Nanang Fauzie Ridho, SP. MM. membenarkan jika para muridnya sedang melaksanakan PKL di Perusahaan tersebut. “ Kami berharap kepada para peserta PKL supaya bisa memperoleh pengalaman, keterampilan dan kecakapan, untuk menunjang dalam memasuki dunia usaha dibidangnya masing-masing,” tandasnya. >>Mukromin

Di Musi Rawas Tertib Berlalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
Musi Rawas,(MR) Untuk menanamkan tertib berlalu lintas sejak dini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bekerjasma dengan Polres Mura dalam memasukan tertib berlalu lintas sebagai kuriku-lum resmi sekolah. Hal ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemkab Mura dengan Polres Mura. Bupati Musi Rawas H.Ridwan Mukti dalam kesempatan tersebut mengatakan bah-wa masuknya tertib berlalulintas ke dalam kurikulum sekolah adalah salahsatu bentuk komitmen pemkab Mura dalam memberikan pendidikan tertib berlalulintas sejak usia sekolah. Melalui pola pendidikan ini juga bisa menjadi sosialisasi tentang cara dan budaya tertib dalam berlalulintas. “Ini bukti komitmen kita dalam mena-namkan budaya tertib berlalu-lintas khususnya di kabupaten Musi Rawas,'' katanya. Dia menambahkan dengan tingginya angka kecelakaan yang sebagian besar dialami oleh remaja atau anak usia sekolah maka budaya tertib dan kenyamanan berlalulintas kedepan adalah komitmen yang tidak bisa ditawar - tawar lagi. Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes. Firman Santya Budi mengungkapkan bahwa selama ini 90 persen kecelakaan yang terjadi dijalan raya disebabkan oleh faktor kesalahan manusia dan 75 persen yang menjadi korban adalah kalangan remaja atau usia sekolah. ''Pendidikan beralalulintas masuk kurikulum sekolah ini adalah yang pertama, diharapkan melalui cara ini bisa menekan angka kecelakaan dan meningkatkan budaya tertib dalam berlalulintas,'' jelasnya Sementara Kapolres Musi Rawas AKBP. Imam Sachroni menjelaskan kegiatan ini merupakan komitmen banyak pihak diantaranya pemkab Mura dan Polres Mura dalam upaya memberikan pendidikan berlalulintas kepada anak usia sekolah. ''Harapan kita ini bisa meningkatkan kesadaran anak usia sekolah akan pentingnya kenyamanan dan ketertiban berlalulintas,'' katanya. Dalam acara ini juga dibagikan modul pendidikan tertib berlalulintas kepada para guru guna untuk disampaikan kepada siswa di sekolah masingmasing. >> Saliem/Imam

Investigasi “Tangkap Kadiskes Natuna”
8
Sulaiman : Korupsi Musuh Negara, Harus Segera Dibasmi
Natuna,(MR) Untuk kesekian kalinya, pemberitaan media rakyat, tentang adanya “Tukang palak” di Dinkes Natuna semakin hangat diperbincangkan. Beberapa aparat hukum pun mulai sibuk mencari impormasi. Desas desus bakal dipanggilnya kadiskes Natuna Ahmad Muhtar bersama kroninya mulai tercium. Banyaknya pemberitaan miring tentang “aroma korupsi” di Dinkes Natuna menjadi target utama aparat penegak hukum. Untuk ketiga kalinya wartawan Koran ini, beserta rekannya kembali mendatangi Dinkes Natuna, guna mendapat komfirmasi tentang anggaran Insentive, dan jumlah dokter di puskesmas. Sayangnya, akhirakhir ini, sang Kepala Dinas sering dinas luar. Kabar burung yang kita terima, Ahmad muktar telah dipanggil oleh Kajati, benar tidaknya imformasi itu perlu dilakukan pengecekan. Menanggapi hal tersebut diatas, sekretaris lembaga Pemantau penyelenggara Negara (LPPN-RI) Sulaiman turut ambil bagian. Ia mengatakan dimata hukum, kita semua sama tidak ada perbedaan, jika benar ada “bau tidak sedap” terhadap pengelolaan anggaran Dinkes dan Puskesmas Natuna, harus segera di “basmi” hingga sampai ke akar-akarnya, sebab jika dibiarkan akan berdampak buruk bagi kesejahtraan masyarakat. Korupsi merupakan musuh Negara, sudah saatnya aparat hukum di Natuna, menunjukkan kinerjanya dengan baik. Jika benar ada “Pemalakan” dilakukan Dinkes Natuna terhadap kegiatan Puskesmas dan Dinkes sendiri aparat hukum diminta turun tangan. “ Ia berharap aparat hukum segera melakukan tindakan tegas, agar membuat efek jera oknum tersebut,” papar Sulaiman. Kita akan pantau perkembangan penyelidikan. Bukti sudah ada, pengakuan sudah jelas, bahkan sidak Dewan telah dilaksanakan, dengan demikian aparat penegak hukum tidak terlalu sulit untuk melakukan pemeriksaan, Jika ditotal anggaran Puskesmas dan Dinkes Natuna, kemudian dilakukan pemotongan 25 persen, berapa millyar dana “menguap” ke kantong oknum Dinkes Natuna ? KPK diminta turun tangan. Pada edisi sebelumnya, Ahmad Muktar, bersama kroninya, belum dihearing Dewan, terkait adanya “Pemotongan anggaran” kegiatan di seluruh Puskesmas, diakibatkan Kadis Kesehatan belum ada di tempat. Dwitra Gunawan saat dijumpai 30 maret, membenarkan belum ada pemanggilan terkadap Ahmad Muktar.” Kemarin sudah mau kita panggil, Dia tidak ada ditempat sedang tugas luar ”. kata politisi muda itu. Imfo terbaru didapat wartawan Koran ini, ternyata “Pemotongan 25 persen” bukan hanya kegiatan di Puskesmas saja, di Dinkes sendiri terjadi “pemotongan”. Hal itu dikatakan salah satu PPTK kegiatan Dinkes, saat beberapa wartawan hendak konfirmasi soal besarnya anggaran kegiatan untuk publikasi,” Memang secara pakta, tidak ada bukti ada pemotongan” karena hasil Rp. 50 juta kita tanda tangani Rp 50 juta, namun dananya sampai tidak segitu kata sumber. Kendati demikian jika ingin pembuktian secara nyata, kami PPTK siap diperiksa, soalnya, sebelum itu dilakukan, Ahmad Muktar telah memanggil PPTK untuk pemberitahukan adanya pemotongan 25 persen disetiap kegiatan.Jadi setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas maupun Dinas Kesehatan, dalam pembanyaran dipotong langsung oleh bendahara. Jika mau diselidiki, harus dari bendahara sama PPTKnya paparnya. Panggil dulu bendahara Puskesmasnya, sama PPTK. Dari pengakuan itu barulah Bendahara Rutin dan kegitan Di Dinkes natuna bersama Kadis di panggil. Sayangnya, meski sudah banyak saksi kunci, tentang pemotongan itu, Kadinkes Natuna Ahmad Muktar seakan tidak “berdosa”. Dalam penjelasannya terhadap Laskar Anti Korupsi Indonesia, Dirinya mengatakan siapa yang bilang ada pemotongan, itu tidak benar, kata Ahmad Muktar. Pada hal dalam sidak beberapa waktu lalu sudah ada pengakuan dari beberapa staf maupun petinggi Puskesmas terkait adanya “pemalakan” dana kegiatan di Puskesmas dilakukan oleh Dinas Kesehatan Natuna. UU Tipikor N0 31 tahun 1999, jo. UU N0 20 tahun 2001 pada pasal e mengatakan, Pegawai Negeri atau penyelenggara Negara, dengan maksud ingin menguntungkan Diri sendiri, atau orang lain, dengan cara melawan hukum, menyalah gunakan jabatan, atau kekuasaan, Memaksa Seseorang memberikan sesuatu, membanyar atau menerima pembayaran dengan Potongan, untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, Dipidana, Penjara Seumur Hidup, paling singkat 4 tahun. Denda paling sedikit Rp.200juta paling banyak 2 Milyar. Pertanyaannya, Apakah “pemalakan” yang terjadi di Dinkes Natuna, bukan melanggar Hukum?, Aparat diminta jangan “main mata” Ketua Forum Kota turut angkat bicara. Ia mengatakan, jika benar ada pemotongan dilakukan oleh oknum Dinas kesehatan, diminta aparat hukum agar segera menyelidikinya. Soalnya pemberitaan dimedia telah santer, bahkan untuk memperkuat pemberitaan, beberapa wakil Rakyat telah melakukan Sidak di Puskesmas terdekat. Hasilnyapun telah didapat, adanya pemotongan setiap kegiatan dilakukan oleh oknum Dinas Kesehatan.Untuk itu Dia berharap agar aparat hukum segera turun tangan, jika terbukti tolong diproses secara hukum yang berlaku.Wan sofian juga meminta, perombakan total di Dinkes Natuna. “ Dinas Kesehatan perlu dirombak total, sampai ke bendahara,” Sebab kalau dibiarkan, akan semakin meraja lela. Selain itu, Kadis Kesehatan diminta orang yang ngerti kedokteran, sehingga Dia bisa memahami permasalahan disekelilingnya. Ia mengatakan, Pemerintah Natuna bersama DPRD, sudah berusaha menganggarkan sebagian besar, APBD Natuna, untuk Dinas Kesehatan, namun masih banyak masyarakat yang mengeluh terkait kosongnya obat-obatan tertentu di rumah sakit. Sehingga harus merogoh kocek membeli di luar. Hal inilah yang perlu kita perhatikan bersama. Oleh karenanya, kita minta agar dilakukan perombakan di Dinkes Natuna. Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Ahmad Muktar, belum dapat dijumpai terkait pemberitaan ini, Sayangnya, sang Kadis telah melakukan bantahan disalah satu harian lokal. “Tidak benar ada pemotongan dilakukan oleh Dinas Kesehatan setiap kegiatan Puskesmas,” Pakta dilapangan Sidak sudah dilakukan dan telah dibenarkan oleh pejabat Puskesmas, kecuali peruntukan, mereka tidak tahu. Defi salah satu juru banyar Dinkes Natuna, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, tidak ada jawaban. Bahkan wartawan Koran ini mencoba menghubungi melalui pesan singkat, namun hasilnya nihil. Hingga berita kedua diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kadis Kesehatan. Terkait Pemberitaan Media Rakyat, sejumlah Dewan pun geram. Tepatnya senin 07/03 lintas komisi langsung melakukan sidak mendadak kesejumlah Puskesmas. Dwitra Gunawan, Nuzur ST beserta rekannya Baharuddin dari komisi I, mempertanyakan langsung kepada petinggi Puskesmas terkait pemberitaan MR soal adanya “sunat-menyunat” anggaran dilakukan Dinas Kesehatan serta uang tersebut untuk jatah Dewan?. Mendapat pertanyaan itu, Kepala Puskesmaspun angkat bicara. Dikatakannya, memang ada pemotongan anggaran dilakukan Dinas Kesehatan Natuna, namun peruntukannya kami tidak tau. Mengenai isu untuk jatah Dewan, kami tidak tau itu. Soalnya yang mengurus

Tahun Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2011

Sekretaris LPPN- RI, Sulaiman

anggaran kegiatan staf saya, paparnya. Kami juga mau minta tolong kepada Bapak, kiranya dana jamkesda dapat dikucurkan segera, kalau tahun lalu diberikan akhir tahun, sehingga jadi kendala bagi kami untuk bekerja maksimal. Hal senada juga dikatakan petinggi Puskesmas lainnya, meski melaui telepon genggamnya, ia menyatakan ada pemotongan dana kegitan di Puskesmas sebanyak 25 persen. Kami pun tak tau peruntukannya untuk apa, katanya. Mewakili lintas komisi Nuzur ST, saat dikomfirmasi usai melakukan sidak, kepada MR menyatakan, kita sangat menyayangkan sipat terjang Kadis Kesehatan.Apalagi isu pemotongan itu jatah untuk Dewan. Terus terang kami kecewa. Selama ini, Dewan tidak pernah minta jatah. Bahkan anggaran Dinas Kesehatan dan Pendidikan tidak di potong, sebab itu untuk kepentingan masyarakat umum. Oleh karena itu, kita akan panggil Kadis Kesehatan Ahmad Muktar beserta PPTK dan Bendahara pengeluran untuk mempertanggungjawabkan dana yang telah dipotong olehnya. ”Kita akan segera hearing”. Dari pengakuan beberapa Dinas, biarlah aparat hukum yang menyelidikinya, papar Nuzur. Hasil pantauan dilapangan, jika setiap kegiatan puskesmas dilakukan pemotongan anggaran oleh Dinas kesehatan, sudah jelas ratusan juta rupiah “menguap” ke pundi-pundi oknum tukang “palak” Dinkes Natuna. Wajar saja staf golongan II dan baru 1 tahun jadi Bendahara dah memakai mobil (Ralat Bukan CR-V, melainkan X Trell). Untuk itu diminta kepada aparat hukum agar bekerja maksimal, untuk mengusut tukang “palak” di Dinkes Natuna hingga ke akar-akarnya. Sebab jika dibiarkan, semakin hari akan semakin subur. >> ROY

Alamat Sejumlah Ormas dan LSM Karawang Fiktif
Karawang,(MR) Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menemukan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat di daerah tersebut menyantumkan alamat sekretariat fiktif. "Ada sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang setelah dicek, alamatnya bukan sebagai sekretariat Ormas atau LSM terkait," kata Kepala Seksi Hubungan Antarlembaga dan Integrasi Bangsa Kesbangpolinmas Karawang, Nurcahya, di Karawang, Selasa (19/4). Dikatakannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, masing-masing Ormas dan LSM segera melapor ke Kesbangpolinmas setempat jika alamat sekretariatnya pindah. Sebab, alamat sekretariat Ormas dan LSM itu diperlukan, agar pihaknya mudah dalam berkoordinasi. Laporan perpindahan alamat sekretariat Ormas dan LSM itu juga diperlukan untuk mendukung tertib administrasi di Kesbangpolinmas. Sebab, pihaknya bertugas mendata Ormas dan LSM di Karawang beserta alamat sekretariatnya masing-masing. Atas hal tersebut, ia mengimbau agar para pengurus Ormas dan LSM di Karawang segera melapor ke Kesbangpolinmas jika alamat sekretariatnya pindah. Sementara itu, sesuai dengan data Kesbangpolinmas setempat, keberadaan Ormas dan LSM di Karawang berkembang pesat sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2009 terdapat 338 Ormas dan LSM di Karawang. Kemudian bertambah menjadi 380 Ormas dan LSM pada 2010, dan selama Januari sampai pekan pertama April 2011 mencapai 32 Ormas dan LSM yang tercatat di Kesbangpolinmas Karawang. >>TIM

Keamanan RSUD Karawang Perlu Ditingkatkan

Program Prona Jadi Ladang Bisnis Oknum Kades dan Petugas Ukur
Sukabumi,(MR) Ketika pemerintah pusat meluncurkan program sertifikat gratis (Prona), melalui Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI), dengan sumber dana berasal dari APBN yang dialokasikan ke setiap kota/kabupaten agar dapat dirasakan langsung oleh masrayakat yang belum memiliki bukti-bukti kepemilikan hak atas tanah. Akan tetapi slogan gratis ini hanya jadi isapan jempol saja, karena telah di salah manfaatkan oknum kepala desa, seperti halnya yang terjadi di desa Karang Tengah yang mendapat jatah prona sebanyak 250 bidang, berdasarkan hasil investigasi tim setiap pemohon diminta untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp.500 ribu/bidang dengan rincian untuk pembelian meterai, pembelian patok seharga Rp15.000/patok, pembelian Map Rp.25000 dengan alasan mengganti biaya poto copy dibeli di koperasi, serta untuk biaya pengukuran seharga Rp.50.000/bidang yang disetorkan langsung kepada petugas ukur setelah pengukuran selesai, bahkan menurut salah seorang staf yang tidak mau menyebutkan namanya keluar ungkapan “ itung-itung uang lelah untuk yang mengurus,”. pekiknya. Terait prona ini dikonfirmasikan kepada kepala desa Karang Tengah, Ateng begitu nama panggilan akrabnya, dengan jelas kepala desa yang satu ini membenarkan tentang uang yang diminta sebesar Rp.500ribu/ per setiap pemohon. Masih menurut Ateng bahwa itupun setelah melalui proses musyawarah dan kesepakatan pemohon dan disaksikan oleh staf kecamatan kasie pembangunan Adang,” terangnya. Ketika ditanya dasarnya dari mana, memungut biaya dari setiap pemohon ?, Ateng seperti orang kaget dan tidak bisa memberikan penjelasan, malah untuk mendapatkan jawaban pertanyaan wartawan seperti itu, Ateng mengajak Tim MR kerumah Adang dan sambil berkata kalo dana koor-dinasi ada di pak Adang,” ung-kap Ateng. Selanjutnya, Tim bersama kepala desa kerumah Adang untuk mempertanyakan dasar pungutan sebesar Rp.500ribu kepada setiap pemohon program sertipikat gratis (Prona), kehadiran Tim MR bersama kepala desa di kediaman Adang Tidak menjawab petanyaan Tim MR, yang terjadi, staf kecamatan kasie pembangunan ini menghubungi pihak ketiga lewat ponsel yang menurut pengakuannya bahwa pihak ketiga ini adalah koodinator wartawan yang ikut memantau program prona diwilayah Cibadak,” terangnya, setelah ponselnya terhubung dengan pihak ketiga tadi Adang mencerita-kan bahwa dirinya kedatangan wartawan yang hendak mela-kukan konfirmasi tentang prog-ram sertipikat gratis, ponsel Adang langsung diberikan kepada salah seorang anggota tim yang sedang melakukan konfirmasi. Didalam obrolan lewat telpon celuler milik Adang, pihak ketiga langsung membentak dan mengintimidasi anggota tim dengan bahasa dan ung-kapanungkapan yang tidak sepantasnya diucapkan oleh seorang jurnalis. Dimohon kepada pihak terkait untuk segera menindak lanjut tentang diduga adanya pungutan untuk biaya administrasi penerbitan sertipikat sebesar Rp.500 ribu. karena prona ini adalah program pemerintah pusat yang dananya memang sudah ada dan bersumber dari APBN. >>Dy/Tim

Karawang,(MR) Aksi pencurian yang kerap terjadi di RSUD Karawang di duga akibat lemahnya manajemen pengawasan di bidang keamanan, hal tersebut dikatakan beberapa pengunjung yang menjadi korban para pencuri yang kerap menjadi incaran pencuri yakni alat komunikasi / hp, selain itu juga uang yang berada dalam tas dan laptop yang ditinggal pemilik di dalam mobil. Seperti yang kerap terjadi selama ini kendaraan milik dokter atau perawat RSUD yang menjadi sasaran para pencuri, misalnya yang terjadi pada hari sabtu kemarin 16 April 2011 sore hari, sebuah mobil Suzuki Baleno warna silver dengan Nopol B8770VY milik seorang petugas OK. Tato warga Kaumjaya Rt. 08/04 Desa Puserjaya Kecamatan Telukjambe Timur, saat mobil tersebut parkir dibelakang PK baru, kaca samping belakang nyaris pecah di bobol maling. Dalam kejadian ini menurut Tato hanya peralatan medis untuk hitanan yang hilang di bawa maling, juga pihaknya tidak akan lapor pada petugas kepolisian karena itu yang hilangan dan menurutnya juga belum tentu pencuri tersebut dapat mempergunakan alat yang di curinya dan kejadian ini mau tidak mau kami sebut akibat lemahnya pengawasan dari pihak keamanan, tutur Tato pada media rakyat saat di konfirmasi. >> Cece/W

Edisi 236 Tahun XI Tahun 24 - 2 Mei 2011

Nusantara
Lingga,(MR) Sekitar 4000 batang kayu Teki yang rencanannya akan di bawa KM Suka Maju 1 Kapal yang berasal dari Provinsi Jambi tersebut rencanannya akan menuju ke Batam, di Kapal yang tidak bisa mengeluarkan Izin dari Dinas terkait, terkena patroli rutin Airud Lingga kini diamankan Polisi Perairan Polres Lingga. Sabtu Sore 16/04. Kayu dan kapal bodong tanpa suratsurat ini di tangkap petugas, ketika sedang melewati perairan Tekoli Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga. Ungkap Kapolres Lingga AKPB Misbahul Munauwar melalui Briptu Edi Purwanto bersama (kepada media), dua orang anggota Pol Air yang mengawal kapal tangkapan, saat sampai di pelabuhan Dabo, Jum’at bersama BB ribuan kayu teki tersebut menuturkan,dan ironisnya bukan hanya saja kayu (BB) yang saat diperisa tidak mempunyai surat izin dan sebagainya, melainkan juga Kapal tersebut juga tidak memiliki surat, jadi kesimpulan nya kapal dan barang semuanya bodong. “Hasil yang didapat dari keterangan ABK yang kita amankan jumlah kayu 4000 batang, namun jumlah pastinya belum tahu. Selain BB kayu dan kapal ini turut kita amankan juga nahkoda dan 4 orang ABK kapal. Samsudin sebagai nahkoda, Napulu, Agus, dulah dan Udin sebagai Anak Buah kapal (ABK). Sedangkan pemilik kapal adalah Zainudian warga Batam menurut pengakuan mereka,” Katanyalagi. Meninjau Hasil Tangkapan, Kasat reskrim AKP Darmawan Malalui Kanit 2 Satreskrim Polres Lingga Bripka Idris yang langsung turun ke pelabuhan Dabo Singkep bersama anggotanya untuk mengamankan ABK dan barang bukti menuturkan,” Kayu bukan berasal dari sini (Lingga) tapi berasal dari Jambi tepatnya Air Hitam,Tungkal. rencanya akan di bawa ke Dapur 12 Batam. Untuk sementara mereka ABK kita amankan di Polres dan pemindahan BB masih menunggu perintah” tambahnya. Dari keterangan yang di himpun penangkapan ribuan kayu teki ini berdasakan informasi dari masyarakat. Patroli

9

Sultan tak Permasalahkan Aksi Tolak Relokasi
Yogyakarta,(MR) Ratusan warga Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, hari ini Kamis (21/4), menggelar aksi menolak relokasi. Mereka melakukan aksi penolakan tersebut di halaman Gedung DPRD Kabupaten Sleman. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak mempermasalahkan apabila ada warga Merapi yang menolak relokasi. "Silakan saja," terang Sultan ketika diwawancarai di Komplek Kepatihan Kantor Gebernur DIY, Kamis (21/4). Bagi Sultan, ia tetap akan melakukan kewajibannya untuk berdialog dengan warga Merapi. "Perkara mau atau tidak mau itu perkara lain," ucapnya. Hingga sekarang, pemerintah belum menentukan wilayah di kawasan Merapi yang harus direlokasi dan penentuan ganti rugi yang akan diberikan. Menurut Sultan, pemerintah masih menentukan wilayah yang dinyatakan sangat bahaya. Mengenai adanya warga yang sudah membangun rumah permanen mereka di kawasan bencana, Sultan belum bisa menentukan pembangunan rumah tersebut bahaya atau tidak. Dalam sebuah desa, ada bagian yang boleh di huni dan tidak. Sultan mengaku belum tahu pasti batas-batasnya tersebut. Kawasan yang sekarang dibangun rumah permanen, terangnya, sebagian memang masih bisa dihuni.>> Suratno

4000 Batang Kayu Teki Diamankan Polisi

Anggota Pol Air Lingga menemukan kapal yang berasal dari Jambi ini melintas di perairan Tekoli. ketika di periksa polisi, nahkoda kapal tidak bisa menunjukan satu suratpun baik mengenai kayu maupun surat kapal. Atas perintah kapolres Lingga akhirnya kapal, kayu

dan ABK kapal di amankan dan di tarik ke palabuhan Dabo Singkep. dan Sampai berita ini diterbitkan masih belum ada keterangan yang pasti akan kemana hasil BB Kayu yang di tangkap. Sementara barang bukti (BB) masih diamankan anggota Polres di Pelabuhan Dabo Singkep. >> HR

Tantangan Baru AMS Kabupaten Ciamis
Ciamis,(MR) Proses alih pimpinan dengan kultural merupakan ciri khas di tubuh Angkatan Muda Siliwahgi (AMS) dengan semboyan “ Nyungkemkeun Acining Asih Ka Lemah Cai Ku Wening Ati Ngabakti Jiwa Raga Ka Nagara Ku Balungbang Rasa,” (Segala yang ada dijiwa kita untuk kepentingan Bangsa Negara kita). Jiwa kepemimpinan di AMS harus mempunyai 5 faktor kriteria antara lain, Kemampuan, Kepekaan Sosial, Waktu, Dukungan Anggota/Keluarga serta Loyalitas Materi, karena AMS bukanlah organisasi pemerintah dan tidak ada iuran anggota, malah mendermakan kepada masyarakat yg membutuhkan. Keberadaan AMS tentang pengambilan sikap harus selalu melalui proses musyawarah serta harus dipisahkan antara kepentingan pribadi maupun keluarga. Aturan tersebut harus dilaksanakan dengan ketaatan serta konsisten oleh warga AMS. Dalam Musyawarah Distrik VIII - AMS Distrik Ciamis di Gedung Golkar Ciamis (9/04), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua AMS Distrik Ciamis 20112015 yaitu Drs. H.Akasah MBA, MM dengan 32 suara sementara saingannya Endang RS meraih 5 suara dari 9 suara sebagai batas calon yang ditentukan sesuai aturan. Setelah menjadi Ketua Formatur kemudian menyusun anggota formatur lainnya, dan didapatkan 45 komposisi pengurus yang banyak diambil dari unsur birokasi, dengan strategi untuk dapat lebih mengembangkan AMS dimasa datang. H.Akasah mengatakan, langkah awal akan mengadakan konsolidasi personal baik internal/eksternal sehingga akan lebih solid dan menggema di masyarakat akan lebih terasa. Banyak perwakilan bidangbidang di AMS dengan kompetensi yang bagus-bagus, tetapi akan dicoba menggali dari kompetisi pejabatnya dulu, serta melanjutkan apa yang sudah dilanjutkan, dari segi pendidikan mempunyai potensi yang bagus di AMS, hanya belum tergali secara maksimal. Konsolidasi pendanaan dinilai yang paling berat, karena yang sudah ditanamkan oleh H.Wawan sudah bagus tidak minta pada pemerintah daerah, dan tentu berbeda dengan kepengurusan yang baru, maka akan dicoba kemandirian individu keanggotaan lalu konsolidasi eksternal antar organisasi massa dengan pemerintahan yang perlu dibangun, mudahmudahan dengan formasi personal sekarang dapat fleksibel kesegala arah, terutama 6 konsolidasi tentang struktur, personal, pendanaan, pemberdayaan, optimalisasi program, kunjungan antar pemerintahan H.Wawan, ketua AMS sebelumnya yang menjabat selama 7 tahun (2 periode), pada periode yang pertama (2 tahun) itu meneruskan, periode kedua

Dewan Desak Penyelesaian Tapal Batas
Musi Rawas,(MR) Fraksi Bhinneka Tunggal Ika mendesak agar pihak eksekutif menyelesaikan masalah tapal batas daerah ini dengan beberapa daerah lainnya. Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika Bastari Ibrahim menilai persoalan tapal batas antara kabupaten Musi RawasKabupaten Musibanyu Asin, Sumatera Selatan, serta batas wilayah antara Kabupaten Musirawas-Kabupaten Sarolangun, Jambi, belum selesai secara utuh. Hal ini harus jadi perhatian serius pihak eksekutif. Dia mengatakan dengan belum selesainya persoalan batas wilayah ini menyebabkan oknum-oknum tidak bertanggung-jawab mudah memanfaatkan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan. Persoalan yang selalu muncul ditengah masyarakat khususnya di daerah perbatasan tersebut. “ Kita inginkan eksekutif bisa menuntaskan masalah ini, agar tidak jadi polemik secara terus-menurus dalam masyarakat,” katanya. Untuk menyelesaikan masalah ini pihak eksekutif bisa melakukan langkah-langkah konkrit objektif, efektif, sehingga batas wilayah yang ditentukan nanti dapat diterima oleh semua pihak. Sebab banyak contoh masalah tapal batas yang belum diselesaiakn pemkab Mura seperti masalah Suban dan Pinago dengan kabupaten Muba. "Paling penting menjaga keutuhan daerah dengan mengedepankan rasionalitas dalam menyelesaikan masalah tersebut," katanya. >> Saliem/Imam

H.Akasah (kiri),

H.Wawan dan Istri (kanan)

5 tahun lebih mengatakan, siapapun pemimpin yang terpilih harus lebih baik, diharapkan seluruh rayon di 36 Kecamatan Kabupaten Ciamis harus secepatnya bangkit dengan motivasi kepemimpinan yang baru dengan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan oleh pimpinan distrik seperti yang disampaikan ketua umum. Menyangkut konsolidasi organisasi harus dibenahi kembali. Semasa H.Wawan sebagai ketua dengan 28 pengurus organisasi AMS, dari laporan

Pengurus Pusat bahwa Pengurus Distrik Ciamis mempunyai nilai sangat memuaskan, bukan hanya Pimpinan Distriknya saja tetapi Pimpinan Rayon pun memuaskan. Di organisasi AMS tidak ada kata pensiun, selamanya kita harus selalu eksis terhadap keluarga AMS. Selama menjabat sebagai Ketua dengan 18.600 lebih anggota AMS yang ada di Kabupaten Ciamis, hasil yang didapat banyaknya silaturahmi dari saudara dimana-mana meski secara materil mungkin tidak. Tim MR

10
Pasukan Operasi Mantap Praja Siap Amankan Pilkada Sarolangun
Sarolangun,(MR) Untuk pengamanan pilkada calon bupati (cabup ) dan calon wakil bupati (cawbup) kabu-paten Sarolangun 2011, yang akan dilaksanakan tanggal 24 April 2011 mendatang, dengan ini jajaran Polri, TNI dan Lin-mas mengadakan acara apel gelar pasukan operasi mantap praja dilapangan perkantoran gunung kembang. Acara yang diadakan pada hari kamis (7/4), bertujuan untuk mempersiapkan diri dari jajaran Polri, TNI dan Linmas yang mengamankan 540 TPS yang tersebar di kabupaten Sarola-ngun, adapun pihak yg terkait : Polda jambi, Polres Sarolangun dan Jajaran, Polres Batang Hari, Polres Merangin, Brimob, TNI dan Limas. Dan juga memantau dan mengamankan masa kam-panye 10 hingga 11 April 2011. Demi berlangsungnya kampanye hingga pasca Pilka-da yang tertib dan aman, jajaran Polri, TNI dan Limas telah mempersiapkan 1512 orang anggota, di antaranya dari pihak Polri 372 orang, TNI 60 orang dan Linmas 1080 orang, 1512 orang inilah nantinya akan di sebar ke seluruh Sarolangun yang berjumlah 540 TPS. Kapolda Jambi yang selaku pembina upaca dalam pidatonya mengatakan “Umbul-umbul, Gambar-gambar dan Lambang-lambang yang seka-rang terpasang di seluruh wilayah kabupaten Sarolangun menandakan akan adanya suatu perhelatan besar atau kiasan pesta, pesan saya di saat kam-panye berbagai gambar yang terpasang begitu usai kampa-nye silahkan di lepas tapi tolong tinggalkan satu gambar yaitu gambar Garuda Pancasila, berbagai lagu yang di tampilkan atau di nyanyikan setelah usai nyanyikan satu lagu saja yaitu lagu indonesia raya. Karena pesta ini bukan suatu kegiatan yang ditakutkan tapi harus di sambut gembira oleh semua penduduk kabupaten Sarola-ngun." >> Leni Hartati

Nusantara
Bali,(MR) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meneliti "pulau sampah" di lautan yang setiap akhir-awal tahun terbawa arus dan angin musim barat hingga terdampar di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali. "Peneliti LIPI itu kini sedang bekerja untuk mengetahui kekuatan arus air dan kecepatan serta arah angin yang menggerakkan “pulau sampah” itu hingga selalu menyerbu dan terdampar di kawasan Pantai-Kuta," kata Bupati Badung AA Gde Agung di pusat pemerintahan Mangupraja Mandala di Mangupura, Sempidi, Kamis. Kepada Wartawan, dia menyebutkan bahwa selama ini telah berlangsung fenomena koloni sampah dari berbagai penjuru, di antaranya diduga berasal dari arah Pulau Jawa dan Kalimantan, hingga membentuk semacam pulau di tengah laut. Berdasarkan penelitian selama ini, katanya, "pulau sampah" yang tidak hanya berupa kumpulan sampah plastik dan lainnya, tetapi juga kayu gelondongan dan batang kepala itu, setiap musim angin barat, Desember-April, selalu terbawa arus dan angin hingga terdampar di Pantai Kuta. Karena itu, dua orang peneliti dari LIPI, yakni seorang profesor dan seorang doktor, melakukan penelitian guna mengetahui kekuatan arus air dan kecepatan angin yang bisa mendorong "pulau sampah" tersebut hingga terdampar di kawasan Pantai Kuta, kata Gde Agung. Menurut Bupati Gede Agung, setelah peneliti LIPI tersebut mengetahui kekuatan arus dan kecepatan serta arah angin, nantinya akan mencoba rekayasa teknologi yang memungkinkan untuk membelokkan arah gerakan "pulau sampah" tersebut. "Ini merupakan salah satu upaya yang diharapkan bisa mendukung upaya mengurangi

Tahun Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2011

LIPI Teliti "Pulau Sampah" dekat Pantai Kuta

Beberapa wisatawan berjalan di antara ceceran sampah yang terdampar di sepanjang Pantai Kuta, Bali

beban kiriman sampah dari laut yang belakangan ini setiap harinya mencapai sekitar 100 truk. Mudah-mudahan bisa

ditemukan teknologi yang dapat mengarahkan gerakan `pulau sampah` tersebut," ujar Gede Agung.>> Nyoman

Terkait Ranperda RPJMD

Bupati Bintan Tanggapi Pandangan DPRD
Bintan,(MR) Setelah mendengarkan hasil Laporan Pertangung-jawaban Bupati Bintan, Ansar Ahmad SE MM, senin (11/4) dalam rapat paripurna terbuka di Gedung DPRD Bintan, sejumlah fraksi menyampaikan hasil tanggapan terhadap Ran-perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Bintan 20112015 tersebut, di hari yang sama. masih dalam rapat paripurna terbuka DPRD Bintan, Ansar Ahmad menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi RPJMD Bintan 2011-2015. Tanggapan Bupati terhadap fraksi PDI, setelah terpilih dalam tiga bulan sudah harus menetapkan RPJMD tetapi implementasinya di Bintan belum memenuhi kerangka waktu yang ditetapkan karena dalam menentukan skala prioritas memerlukan waktu dan kajian yang mendalam. Berdasarkan UU 32 tahun 2004, RPJMD ditetapkan mela-lui perda sedangkan UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan cukup diatur dengan peraturan Bupati. DiKabupaten Bintan, RPJMD disusun ber-dasarkan pedoman RPJMD. Sedangkan RPJMD Bintan sedang dalam persiapan untuk diperdakan. Padangan fraksi Golkar di jawab bupati bahwa, capaian kesuksesan implemantasi antara visi dan misi tahun anggaran 2010 sudah tercapai namun masih memerlukan penyempurnaan untuk tahun-tahun yang akan datang. Mengatasi kekurangan informasi masalah ketenagakerjaan khususnya kesempatan peluang kerja, maka peme-rintah Bintan berencana mem-bangun sistem informasi ketenagakerjaan yang berimprehensif. Untuk itu maka pemedibuat kerjasama untuk rumah sakit rujukan. Penyaluran UKM kedapan polannya akan diperbaiki dengan memanfaatkan badan layanan umum dan BPR Bintan. Pembinaan pasar dan kios masih mengacu pada peraturan yang berlaku. Untuk tanggapan fraksi persaudaraan, bahwa pembangunan ibukota dibarengi dengan membangun pusat ekonomi yang pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan air dan listrik akan menjadi perhatian utama. Pendidikan menjadi prioritas. Untuk fraksi Nasional bupati Bintan memberikan tanggapan itu RPJMD pada dasarnya sudah melalui kajian yang dalam dengan melibatkan stakeholder atau komponen masyarakat Bintan. Evaluasi kinerja kepala SKPD tetap akan dilakukan setiap tahunnya dengan melihat capaian indikator kinerja masing-masing SKPD. Terakhir untuk padangan fraksi partai Demokrat, ansar mengatakan, untuk menentukan IPM pemkab Bintan selama 5 tahun naik menjadi 2,13 poin, angka ini dianggap cukup realistis, mengingat banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan IPM antara lain kesehatan, pendidikan,dan ekonomi, yang harus sinergis. Alokasi belanja publik bidang pendidikan dialokasikan tidak kurang dari 20 persen 15 persen dari APBD Bintan. Pemkab setuju dengan upaya pengetasan kemiskinan pendapatan masyarakat miskin secara by name by addres tahun 2008. Untuk data kemiskinan skala makro dilakukan setiap tahun oleh BPS seiring survei sosial ekonomi dan pelaksanaan sensus penduduk. >> Amdiman/Defran

Ansar Ahmad, Bupati Bintan

TAMPIL BERSAMA : Dedi Setiadi, S. PKPI. Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP), dan Abadi, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi PMD) Kecamatan Sukra kabupaten Indramayu Jawa Barat, tampil bersama dalam suatu acara kegiatan kedinasan lintas sektoral antar Dinas Instansi Pemerintah di Sukra, belum lama ini. (Foto : Abdullah)

rintah akan menarik investasi sebesar-besarnya dalam kaitan peluang kesempatan kerja yang lebih banyak. Sementara, menjawab fraksi PKS, Bupati menjawab bahwa pembangunan infrastruktur terminal tersebut akan dibangun untuk memberikan fasilitas bagi transportasi di Bintan. Mekanisme untuk jamkesda akan diperbaiki dan standar atas bantuan kesehatan akan mendapat perhatian, akan

Reses Anggota DPRD Natuna Dapil I Tahun 2011

Camat Bunguran Barat Saidir SE bertindak selaku moderator reses I Dapil I

Forum kordinasi Kecamatan setempat juga turut hadir pada acara reses I Dapil I

Ketua komisi III DPRD Natuna Mustamin Bakri, S.Sos. mensosialisasikan program kerja

Natuna,(MR) Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna H.Mustamin Bakri S.Sos menggelar Reses pertama TA 2011 di Daerah pilihan (Dapil) I, agenda ini dipusatkan di Gedung Pertemuan Masyarakat Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, Rabu (20/04). Dewan terhormat berasal dari Sedanau ini, mengajak sejumlah instansi terkait, guna menyaksikan aspirasi masyarakat berbentuk saran dan kritik berdasar kondisi riil pelayanan di lapangan diterima dari pemerintah. Dengan begitu, diharapkan pada masa mendatang, keluhan himpunan warga kecamatan Bunguran Barat, bisa ditampung dan direalisasikan sebagai dasar pembenahan pemerintah daerah. Dalam lawatan tersebut, turut hadir Direktur Utama RSUD Natuna dr Sunarto, kepala bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah Badan perencana pembangunan daerah (Bappeda) Natuna Ramonzha serta Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) H.Agus Supardi,SH. Kendati lembaga eksekutif secara rutin menggelar Musyawarah Perencanaan

Pembangunan (Musrenbang) ditingkat desa hingga Kabupaten, tidak menutup kemungkinan kebutuhan dari pelayanan masyarakat masih banyak belum terealisasi oleh pemerintah daerah.Oleh karena itu, upaya penyempurnaan dilapisi dengan reses oleh legislatif sangat baik. Kegiatan reses dilakukan sekaligus sebagai wadah silahturahmi dan komunikasi, lewat hearing berbasis dialog, masyarakat kecamatan bisa langsung bertatap muka, dengan pejabat kabupaten, untuk menyampaikan keluhan hingga kebutuhan pembangunan didaerah tempatan paparnya. Dalam rangkuman agenda reses kali ini, ditemukan kebutuhan peningkatan pelayanan masyarakat Kecamatan Bunguran Timur antara lain, sektor Kesehatan, pendidikan, akses jalan dan transportasi serta komunikasi. Daerah yang dikelilingi perairan, memiliki keterbatasan untuk bertemu menyampaikan permasalahan, ditingkat desa hingga kecamatan, tak heran antusias warga tempatan terhadap kegiatan ini sangat besar, karena mereka tidak mau kehilangan kesempatan. >> Roy

Kadisosnakertrasn Agus Supardi dan Plh. Kadisdik Natuna, Firdaus, turut mengikuti Masa Reses I Dapil I

Utusan Bappeda, Dirut RSUD Natuna turut hadir pada acara reses I Dapil I

Salah seorang warga menyampaikan aspirasinya

Antusias warga Sedanau Kecamatan Bunguran Barat menghadiri acara reses I Dapil I

Edisi 236 Tahun XI Tahun 24 - 2 Mei 2011

Nusantara
Antasari .............................................................................................. (Sambungan dari Hal 1)
penguasa untuk memenjarakan Antasari. Penangkapan Antasari dilakukan setelah KPK mengumumkan penelitian tentang proyek pengadaan teknologi informasi (TI) KPU pada Pemilu 2009. "Ada konspirasi yang dilakukan pihak berkuasa. Kami tak mau ini berkelanjutan. Kami minta Antasari dibebaskan dan kasus dugaan korupsi (TI KPU) dituntaskan," kata Djoko. Ratusan orang yang berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin, berasal dari Gerakan Indonesia, Gerakan Reformasi Islam, Alumni SMU 7 Jakarta, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Ciputat, dan lainnya. Ikut hadir pada aksi yang berlangsung 2 jam itu antara lain politikus Permadi, aktor senior Pong Harjatmo, dan keluarga Antasari, yakni Ida Laksmiwati dan dua putrinya, Ajeng Oktariefka Antasariputri dan Andita Diacnotora Antasariputri. Dalam orasi, Wati panggilan sehari-hari Ida Laksmiwati dan dua anaknya meminta pembebasan tanpa syarat kepala keluarga mereka. "Antasari mendekam di penjara karena kezaliman. Ini cacat. Kami menuntut pembebasan Antasari Azhar tanpa syarat," tegas Wati berapi-api. Ia mencium jejak kecacatan proses hukum yang menimpa suaminya melalui pengabaian fakta mulai di tingkat penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Di atas pikap berwarna putih yang dijadikan podium demonstrasi, ia menyebutkan keluarga korban pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen juga turut menjadi korban. Mereka harus rela kehilangan Nasrudin tanpa mengetahui siapa pembunuh sebenarnya. "Keluarga kami telah menjadi korban. Esok siapa lagi yang jadi korban?" Dita, putri kedua Antasari, menyatakan proses hukum terhadap ayahnya berujung pada fitnah. Keluarganya harus menanggung tudingan hukum. "Kami sudah cukup sengsara atas kasus ini," tandasnya dengan suara bergetar. >> Sahrial Nova

11
Jadi Teror ................................ (Sambungan dari Hal 1)
tawuran," ujarnya. Menurut Arist, ada persolanan ganguan psikologis pada anak-anak. Berangkat dari latar belakang itulah pihaknya mendirikan posko ini untuk mengantisipasi dan memberikan solusi bagi orang tua di rumah yang cemas anaknya menghadapi ujian. "Kita juga memberikan tips kepada orang tua," katanya. Selama kurun waktu sejak didirikannya posko ini yaitu empat hari sebelum ujian, Aris mengaku sudah mendengar kecemasan dan kekahawtiran anak-anak dan guru-guru. "Salah satunya karantina yang terjadi di Kalimantan, anak dikarantina di sekolah sebelum ujian. Ada juga istigosah yang memperlihatkan ketakutan dan kecemasan yang berlebihlebihan," ujarnya Diungkapkan Arist, hal itu membuktikan jika kecemasan dan ketakutan akan berdampak pada tekanan psikis. "Posko ini didirikan karena negara telah melakukan melakukan teror psikis terhadap anak-anak didik," tegasnya. Arist mengatakan, nantinya hasil dari laporan yang diterima Komnas PA atas dampak pelaksanaan UN akan diserahkan kepada Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sebagai bahan evaluasi. Di tahun ini, sama dengan tahun sebelumnya, Komnas PA akan menyediakan layanan terapi psiko sosial untuk anak-anak yang menjadi korban. >> Nokipa

Ratusan Anak Sambangi Bupati Indramayu

Indramayu,(MR) Ratusan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Cendikia Indramayu Kamis pagi (14/4) menyambangi pendopo Indramayu, mereka mencoba mengenal pemerintahan yang ada saat ini di Kabupaten Indramayu. Kedatangan mereka disambut dengan senyuman dan tawa ramah dari Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah. Di halaman belakang pendopo Indramayu anak-anak ini bernyanyi dan bersorak bersama yang disaksikan langsung oleh Hj.Anna Sophanah. Kepala Sekolah TK Cendikia Hj.Ermalita Ifran mencoba mengenalkan Bupati Indramayu bersama dengan wakil bupati dan juga nama-namanya “ Kunjungan ini sebagai upaya anak-anak dalam mengenal cinta tanah air,” kata Ermalita. Dihadapan anak-anak, Bupati Indramayu Hj.Anna Sophanah mengatakan terimakasih atas kedatangan anakanak tersebut di kantornya. Pada kesempatan itu juga bupati ikut serta dalam bernyanyi dan berdoa bersama. Setelah bermain dan bernyanyi di halaman belakang, anak-anak kemudian melanjutkan dengan menjelajah isi dari ruang dalam pendopo Hj.Anna Sophanah kemudian menjelaskan Bupati Indramayu dari setiap periode termasuk ruangan kerjanya. >> Abdullah

Warisan Kadiskes Lama ........................................... (Sambungan dari Hal 1) Jual Raskin .......................... (Sambungan dari Hal 1)
jumlah Medis semakin santer. Aroma “korupsi” bau tidak sedap, di Dinas Kesehatan Natuna, semakin lama semakin tercium, Kadis kesehatan Natuna Ahmad Muktar, selaku orang yang bertanggung jawab dalam pengguna anggaran, belum dapat memberikan keterangan. Akhirakhir ini sang kadis sering berang kat keluar kota untuk acara Dinas. Pada hal tunjangan pengguna angaran, diterima Ahmad Muktar 10 juta/bulan. Ahmad muktar pernah dijumpai wartawan Koran ini beserta rekannya, bahkan beberapa pertanyaan telah dituliskan di buku tamu, namun sang Kadis, anggap “sepele” . Ruangan serba mewah, bak orang no satu, dihiasi CCTV, baik di luar maupun dalam ruangan. Anehnya, kedatangan kedua kuli tinta itu dianggap lawan. Bahkan Ahmad Muktar mempertanyakan Sepak terjang kedua wartawan, kepada salah satu LSM. Hal itu terungkap ketika Saya mengatakan, mau mengangkat lagi kasus di Dinas Kesehatan, dengan wajah sedikit kaget Kertua LSM inipun balik bertanya, “ Pantas kemarin Kadis nanya aku, tentang anda berdua,” katanya. Selang beberapa waktu ketua LSM inipun menghubungi Ahmad Muktar, tampa menghiraukan wartawan di depannya. Menanggapi hal tersebut diatas, Ketua Gebuki (Gerakan Brantas korupsi) Kota Tanjung Pinang Kuncus Simatupang tidak mau ketinggalan. Dikatakannya, Jika benar ada indikasi “korupsi” di lingkungan Dinas Kesehatan, dengan cara “Mark-up” jumlah tenaga medis, tidak bisa dibiarkan. Apapun alasannya bau “busuk” ini harus disingkirkan . Oleh karena itu, sudah tugas aparat hukum untuk melakukan penyelidikan. Jika tidak, kita akan melaporkan, kepada aparat hukum ditingkat Provinsi. Ini bukan gertakan, katanya. Kuncus juga meminta, data pendukung, untuk bekalnya melaporkan kepada pihak yang lebih tinggi, jika aparat hukum di daerah tidak merespon. Sesuai dengan UU Tipikor N0 31 tahun 1999 . UU N0 20 tahun 2001 pasal 9, berbunyi Pegawai yang diberi tugas untuk menjalankan suatu jabatan, umum secara terus menerus, dengan segaja memalsukan buku atau data, khususnya dalam pemeriksaan administrasi dipidana paling singkat 1 tahun, paling lama 5 tahun denda paling sedikit Rp 50 juta, paling banyak Rp 250 juta. Sejak dimekarkan menjadi kabupaten Natuna, Pemerintah daerah berupaya membuat terobosan agar segala kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Ternyata niat baik itu kadang disalah artikan, serta dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu, untuk mencari keuntungan semata. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya jumlah dokter yang pantastis di Puskesmas Natuna. Data diterima wartawan Koran ini, dari tahun 2008 jumlah tenaga medis (dokter) yang bertugas di Natuna sebanyak 50 orang, saat Anambas belum melakukan pemekaran. Setelah Anambas menjadi Kabupaten, jumlah tenaga Medis tidak ada perobahan, hal itu dikuatkan dalam data APBD Natuna. Kemudian tahun 2010 RSUD Natuna, berpisah manajaman dari Dinkes Natuna, meski telah pisah, jumlah dokter masih tetap 50 orang.inilah yang jadi bahan pertanyaan bagi kita semua. Dari hasil penelusuran di lapangan, beberapa Kepala Puskesmas, ketika dimintai komentarnya, terkait jumlah Dokter bertugas di Puskesmas, mereka mengatakan, dalam aturannya tiga orang 1dokter gigi, 2 dokter Umum. Ini sudah termasuk Kepala Puskesmas. Namun demikian bisa anda lihat, tidak semuanya Puskesmas mendapatkan kwota ini. Contoh mendasar, bapak bisa cek Puskesmas Pulau tiga hanya ada 2 dokter. Untuk petugas di Pustu atau polindes, kita tugaskan Perawat dan bidan. Jika disimak hasil kompirmasi dengan beberapa Kepala Puskesmas, membenarkan adanya indikasi Mark-up jumlah dokter di kabupaten Natuna. Jika 12 kecamatan dikali 3 dokter, jumlahnya baru 36 tenaga Medis, itupun kalau kwota terpenuhi, dari hasil ini, sudah jelas ada dokter “siluman” bekerja di Natuna, terima gaji dan insentive namun wujudnya tak nampak. Dari hasil investigasi dan penelusuran dilapangan,diperediksi “ ratusan juta menguap setiap bulannya” ke pundi-pundi oknum Dinas Kesehatan. Adapun alasannya, setiap dokter PTT, digaji Rp 1.750.000/bulan ditambah uang insentive, tergantung daerah tugasnya. Sedangkan gaji,Rp 1.750.000 berlaku untuk gaji medis PTT, bukan medis pegawai. Sementara dokter pegawai ada bertugas di beberapa Puskesmas. “Kalau dokter PTT segitu, tapi Pegawai sekitar Rp 1900.000, katanya lagi. Dari hasil temuan ini, ditambah data yang ada, sudah jelas adanya indikasi “mark-up” jumlah dokter dilingkungan Pemkab Natuna. Oleh karenanya sudah waktunya dilakukan pembersihan dan pembenahan oleh Pemkab Natuna, terhadap pejabat “Korup’ dan di minta aparat hukum agar segera bertindak, supaya “pirus korupsi” tidak menyebar kepada yang lainnya. Menanggapi hal tersebut diatas, Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Chandra menegaskan akan segera menyelidiki kebenaran pemberitaan ini. Jika benar ada indikasi jumlah mark-up dokter di lingkungan Pemkab Natuna, Dirinya tidak segan-segan untuk melaporkan permasalahan ini kepada aparat hukum. “ Kita tidak main-main, jika terbukti akan kita lapor, jika perlu kita lapor ke Pusat,” kata Chandra sedikit gerah. Ia mengatakan, Pemerintah selama ini sudah berusaha semaksimal mungkin, menganggarkan biaya tenaga Medis, agar masyarakat dapat pelayanan layak. Tapi masih ada oknum-oknum yang mau cari kesempatan demi mencari kekayaan. “ Kita harap aparat hukum segera meresponnya. Saat ini Laskar Anti Korupsi Indonesia, masih menjajaki serta pengumpulan data, jika sudah palid akan kita laporkan,” tandasnya. >> ROY untuk jatah warga yang benar-benar membutuh-kan," kata Fauzan. Dalam rapat beberapa waktu yang lalu, kades dan perangkatnya mengusulkan menjual jatah raskin dari januari hingga Maret 2011 dengan pertimba-ngan sebagian warga mulai panen. Atas dasar itu, jatah raskin sebanyak 1,545 ton per bulan bagi desa itu akan dijual dan uangnya dibelikan untuk keperluan inventaris desa. Kades Aur Ringit Adnan Hadi ketika dihubungi mengakui pihaknya telah menggelar rapat tersebut dan mengajak warga untuk menjual raskin jatah selama tiga bulan. Dana hasil penjualan raskin itu akan dibelikan kursi plastik, tenda dan mesin genset karena pada waktu tiga bulan itu warga daerah itu mulai panen. Namun dalam rapat bebe-rapa hari lalu, sebagian besar warga menolak dan protes ajakan kepala desa dan perangkatnya. "Kami tidak ada niat untuk membisniskan raskin tersebut, tapi semata untuk kepentingan desa karena dana untuk membeli inventaris desa tersebut tidak ada sumbernya," katanya. Ia mengemukakan, saat ini musim panen padi sehingga banyak yang belum berminat mengambil beras raskin.Ia berpikir raskin terse-but dijual dan keuntunganya dibelikan kursi dan tenda. Peralatan tersebut nantinya juga akan dipakai untuk keperluan warga yang akan menggelar hajatan. "Nanti hasil penjualan raskin itu kami sampaikan dalam rapat berapa uang didapat kemudian dibelikan sejumlah keperluan desa Aur Ringit," ujarnya. Pejabat Bupati Kaur Berlian Pintarudin mengatakan, apa pun alasannya raskin tidak boleh diperjualbelikan karena khusus untuk kebutuhan masyarakat tak mampu. "Siapa saja menjual raskin itu akan dikenakan sanki hukum karena bantuan pemerintah tersebut harus disalurkan tepat sasaran," ujarnya. >>Aman S

Terkait Program Raskin Kuwu Patrol Lor Enggan Dikonfirmasi
Indramayu,(MR) Bergulirnya Progam Beras Untuk Keluarga Miskin (Raskin) disambut baik masyarakat Desa Patrol Lor Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Pasalnya, harga jual beras Raskin sangat membantu ekonomi harian Keluarga Miskin (Gakin), yang tidak mempunyai pekerjaan dan penghasilan tetap untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Seorang warga Patrol Lor menyatakan rasa bangga dan memberikan penghargaan kepada PJS Kuwu beserta Staf Aparatur Pemerintahannya, yang sudah bekerja tanpa pamrih mendistribusikan Program Beras Raskin belum lama ini. “ Kami berharap semoga Kuwu dan Para Pamond Desa diberikan kekuatan serta kesehatan dalam melaksanakan tugasnya selaku pelayan masyarakat, “ ujarnya. Namun sayangnya, ketika hal tersebut handak dikonfirmasikan, PJS Kuwu Patrol Lor, Carmidi, sedang tidak berada diruang kerjanya. “ Saya ini selaku RT, saya tidak tahu siapa yang menjabat PJS Kuwu, silahkan tanyakan sama Pamong Desa yang lain saja, “ cetus seorang Aparatur Pemerintah Desa Patrol Lor, yang menerima MR Jumat siang (15/4) lalu. >> Mukromin

Listrik Gratis ...................... (Sambungan dari Hal 1)
Rp.678.000,- rupiah, 1300va Rp.878.000,- rupiah 2200va hanya RP.1.686.000,- rupiah tapi biaya itu di luar pemasangan isolasi dan ponsuil. Komponen yang di pasang juga resmi dari PLN yang bersertifikat dari pihak biro yang sangat terpercaya. Kepala PLN Sarolangun, Injoyo Kusumo sangat menyayangkan sekali tindakan masyarakat kalau dalam pemasangan listrik melalui calo. PLN tidak pernah mempersulit masyarakat PLN untuk masyarakat, dalam membantu masyarakat PLN juga mempermudah sistem tagihan listrik, bisa datang ke PLN langsung bisa juga melaui ATM, bank, kantor pos dan tempat-tempat lain yang berloga online bank (OB) asal yang mau bayar tau no idinya (no rekening PLN). Menurut Kepala PLN Sarolangun, Injoyo Kusomo, kepada wartawan koran ini beberapa waktu lalu mengatakan “ Untuk mempermudah dan membantu masyarakat, bulan Juli 2011, rencananya PLN Sarolangun akan membuka sistem prabayar atau menggunakan Setrum sistem pulsa karena sistem ini banyak sekali ke untungan bagi pelanggan, tidak adanya pemutusan arus, tidak ada lagi salah catat meteran, juga bisa mengontrol pemakaian sendiri, karena kalau habis ada tandanya. Injoyo Kusomo juga menambahkan, Untuk sekarang ini Bangko dan Bulian masih pakai GI (gardu induk) dan untuk rencana kedepanya akan pakai PLTU agar bisa di kontrol langsung dan tidak banyak hambatan jadi tidak ada lagi yang namanya gangguan, saat ini lagi dalam tahap nego" ungkapnya. >> Leni H / Zainal A

Pengurus POPTI Kota Banjar Dilantik

Teroris ............................................ (Sambungan dari Hal 1)
kerjanya mirip jaringan lama. Meski belum ada petunjuk dan alat bukti, sasaran kelompok itu sama dengan kelompok lama, yakni rumah ibadah. Ke-19 tersangka dipastikan terkait sejumlah kasus bom. Yakni, bom buku di Jakarta, bom di Pondok Wisata, Cibubur, Jakarta Timur, dan bom di jalur pipa gas negara, Gading Serpong, Tangerang, Banten. Mereka berencana meledakkan bom Serpong, tadi pagi jumat (22/4). Polri mengumumkan inisial 19 tersangka kasus bom buku di Jakarta dan bom di jalur pipa gas negara Serpong, Tangerang, Banten. Para tersangka ditangkap di sejumlah wilayah di Indonesia, mulai pekan lalu hingga Kamis (21/4). Pengumuman disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (22/4). Berikut inisial para tersangka: P, J, dan F ditangkap di Nanggroe Aceh Darussalam. P, A, A, E, R ditangkap di Bogor, Jawa Barat. F, D, dan Y ditangkap di Rawamangun, Jakarta Timur. A, D, M, R, A ditangkap di Pondok Kopi, Jakarta Timur. M ditangkap di Kramatjati, Jakarta Timur. A di Bekasi, Jawa Barat. J ditangkap di Tangerang, Banten >> Ediatmo

Pemekaran Desa ................................................................... (Sambungan dari Hal 1)
Banjar,(MR) Pelaksanaan pelantikan para pengurus perhimpunan orang tua penderita Thalassaemia (POPTI) cabang Kota Banjar periode tahun 2011/2014 dilakukan dipimpin PORTI pusat oleh Ruswandi yang dilaksanakan dipendopo Jl.Mesjid Agung Kota Banjar Senin, (18/4 ). Dengan dihadiri Wali Kota Banjar Dr.dr. H.Herman Sutrisno MM dan sekaligus mengesahkan para pengurus POPTI Cabang Kota Banjar acara tersebut turut pula hadir POPTI Cabang Tasikmalaya serta para Orangtua penderita Thalassaemia. >> A-S Desa Langkap kantor desa di kampung Lancang. Desa Tanjung Irit kantor desa di Cukas, Serta terakhir Desa Bakong itu sendiri ," terang Muslim Kabag pemerintahan Kabupaten Lingga, Kepada Media. Pemekaran yang recananya akan dilakukan ini adalah aspirasi masyarakat tersebut, Pemkab Lingga juga telah memiliki program untuk memekarkan desa di Kabupaten Lingga. Ini dilakukan berdasarkan jauhnya rentang kendali suatu desa, hingga pelayanan yang diberikan dapat maksimal. "Kemarin kita sudah ke Desa Posek untuk memantau langsung kesiapan dua dusun di desa tersebut yang akan dimekarkan," sebutnya. Muslim juga menjelaskan, dari data proposal yang diberikan masyarakat semua unsur untuk dilakukan pemekaran sudah memenuhi syarat. Saat ini tinggal membuat draf pemekaran untuk selanjutnya diserahkan ke DPRD Lingga." Dewan selanjutnya yang akan mengodok raperdanya dan mengesahkan tentang status daerah ini, yang selanjutnya di jadikan perda" sambungnya. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah kabupaten Lingga juga menjelaskan saat ini perogram pemerintah daerah selain pemekaran desa juga pemekaran kecamatan “Kita akan melaksanakan pertemuan penjaringan aspirasi masyarakat untuk Daerah kecamatan Singkep pada tanggal (14/4), di kantor Camat Singkep. Perihal di rembukan adalah tentang pemekaran kecamatan yang di usulkan dari masing masing desa yang berada di Kecamatan Singkep,” ucap nya. Namun sayang nya hal tersebut masih belum Final, kata Muslim, dari hasil aspirasi masyarakat belum final. Panitia pemekaran akan bertemu sekali lagi untuk membahas dan memfinalkannya. "Hasil dari penjaringan aspirasi masyarakat, Singkep dimekarkan jadi delapan kecamatan. Yakni, Kecamatan Singkep Pesisir, Singkep Pantura, Singkep Utara, Singkep Berseloka, Pulau Bersatu, Singkep Selatan, Marok kecil dan Kecamatan Singkep Basar, sedangkan untuk desa nya seperti DesaRantau Panjang dan Desa Sungai Besar pecahan dari Desa Duara, untuk Singkep ada penambahan lima Desa, Desa Suak Buaya, Desa Busung Panjang pecahan dari Desa Posek disusul dengan Desa Langkap,Desa Tinjul, Desa Tanjung Irat pecahan dari Desa Bakong" papar Drs.H.Muslim pada saat dihubungi melalui henpon selulernya (hp). Pembahasan penjaringan aspirasi untuk pemekaran kecamatan yang diadakan bertempat kantor Camat Singep yang hadir adalah perwakilan dari sumua desa, kepala Desa, Lurah dan tokoh masyarakat, Sedangkan pemerintah daerah di Wakilkan oleh kabaq pemerintahan, H Muslim, Camat Singkep Kisan jaya, serta Kabag Kesmas Lingga Said Rudi Faloh sebagai nara sumbernya. Tentunya dengan adanya berita tentang pemekaran sangat menjadi harapan baru bagi masyarakat, untuk menjadi suatu daerah yang tumbuh besar dari segi apapun, harapan kami siapapun yang dipercayai oleh pemerintah untuk memegang suatu wilayah, baik dari Kecamatan sapai perdesaan beliau bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya, Said Kurniawan salah satu putera daerah Kecamatan Singkep Kab.Lingga. >> HR

Sekdes Mekarsari Serahkan SPPT PBB 2011
Indramayu, (MR) Caya, Sekretaris Desa (Sekdes) Mekarsari Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu Jawa Barat, pada (5/4) berjanji hendak menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun 2011, kepada para Wajib Pajak (WP) Blok Pulau Kuntul, Sabtu (9/4). Menurutnya, sebanyak 23 lembar SPPT PBB Perdesaan bagi WP di Blok Pulau Kuntul Desa mekarsari itu merupakan langkah awal dalam proses permohonan hak milik atas sebidang tanah. Jadi masyarakat tidak perlu berpandangan Negatif soal proses permohonan hak milik atas Tanah Negara Bebas, yang sudah mendapat Rekomendasi Gubernur, terang Caya. Seorang tokoh masyarakat Mekarsari, melalui ponsel pihaknya berharap supaya janji Sekdes Caya tersebut menjadi sebuah kenyataan, bukan hanya sekedar basa-basi belaka. Pasalnya, puluhan warga Blok Pulau Kuntul sangat membutuhkan Legalitas Surat Hak Milik (SHM) atas sebidang tanah yang sudah tahunan ditempatinya, ungkapnya. >> Mukromin

TPK Tangkap ...................... (Sambungan dari Hal 1)
mengikui penyidik memasuki loby kantor KPK. Seperti diberikan sebelumnya, KPK telah menangkap tangan seorang pejabat tinggi Kemenpora dan 2 pengusaha di sebuah ruangan di Lantai 3 Gedung Kemenpora. Dalam penangkapan tersebut, penyidik menemukan tiga lembar cek tunai yang diduga senilai lebih dari Rp2 miliar. Langsung Periksa Sekretaris Menpora Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung melakukan pemeriksaan terhadap sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga dan dua orang lainnya yang ditangkap di Kantor Kemenegpora, Kamis malam. "Saat ini penyidik KPK telah memeriksa orang-orang yang ditangkap tadi kemudian dalam waktu 1 x 24 jam akan ditentukan statusnya,” kata staf humas KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/4). Ketiganya adalah WM yang merupakan sekretasi Menpora, seorang pengusaha berinisial MUI dan seorang penghubung berinisial R. Hingga Kamis (24/4) pukul 23.52 Wib status ketiganya masih sebagai terperiksa. Saat dikonfirmasi apakah penangkapan ketiganya terkait dengan dilakukannya pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI di Palembang, Arsa juga telah membenarkannya. >> Tedy Sutisna

SURAT KABAR UMUM

Ragam

Edisi 236 Tahun XI 24 - 2 Mei 2111

12

Butuh Dana 5 Millyar
Air Terjun Ceruk Jadi Wisata Nyata
Bupati Anambas :

Satpol PP Harus Profesional
Anambas,(MR) Sebanyak 60 anggota Sat-pol PP Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti pendi-dikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) yang digelar mulai tanggal 09 April di Lembah gunung Antang, kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Anggota Satpol PP yang ikut Diklatsar terdiri dari 60 orang yang baru saja diterima beberapa bulan lalu. Pelepasan langsung dila-kukan oleh Bupati Kepulauan Anambas, Drs.Tengku Mukh-taruddin tanggal 09 April lalu dihalaman kantor Bupati, sementara sebagai instruktur berasal dari anggota TNI-POLRI Kabupaten Kepulauan Anambas. Tengku mengatakan kegia-tan ini sebagai salah satu upaya untuk memelihara dan menye - lenggarakan ketentraman dan ketertiban umum, menegak-kan Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), Keputusan Bupati dan produk hukum daerah lainnya. “ Untuk itu, Satpol PP harus mampu menjalankan Tupoksinya dengan baik,” kata Tengku dihadapan anggota Satpol PP. “Sosok Polisi Pamong Praja yang mampu memainkan peranan tersebut, yaitu anggota Polisi Pamong Praja yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada bangsa, negara, bermoral dan bermental baik. Mereka juga harus profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Tengku. Lebih lanjut Tengku, me-ngatakan, untuk mewujudkan sosok Polisi Pamong Praja tersebut perlu pembinaan yang strategis dan terarah antara lain melalui pendidikan dan pelatihan dasar. “ Upaya ini mengarah pada peningkatan pada sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air. Ditambah kompetensi teknis, manajerial dan kepemimpinan, efisien, efektivitas serta kualitas pelaksa-naan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan dan orga-nisasinya,” tutur Tengku. Tengku berharap diklat dasar tersebut dapat menghasilkan anggota Polisi Pamong Praja yang memiliki kompetensi yang disyaratkan bagi jabatannya. >>Edward

Natuna,(MR) Sabtu 2 pekan lalu, suasana di areal wisata air terjun Ceruk, dipadati turis local. Ratusan masyarakat baik tua dan muda larut dalam indahnya panorama disekitar tempat wisata. Tampak diwajah mereka, rasa kegembiraan, maklum sebagian yang datang, merupakan abdi Pemerintah. Sambil duduk santai mereka memandangi indahnya lokasi wisata. Angin sepoy berhembus, merupakan kesegaran alam tiada tara. Beberapa muda mudi bercengkrama, sebahagian melepaskan lelah dengan berendam dikolam yang sudah tersedia. Tampa memperduli-kan para pekerja di samping mereka. Maklum, sejak daerah ini di jadikan tempat wisata, pengelola terus berbenah, meski harus merogoh kocek sendiri. Zaharudin Ketua LSM Lappan, (Lembaga Promosi Parawisata Natuna) ketika dijumpai beberapa waktu lalu mengatakan, Saat ini, lokasi wisata air terjun Ceruk, luasnya 8 Ha. Sementara bantuan dari Pemerintah daerah Rp.500.000.000,- Jika dihitung dengan bangunan fasilitas yang ada, dana tersebut tidak mencukupi. Untuk upah pembuatan taman saja Rp 500.000/meter. Sedangkan taman yang sudah selesai sekitar 1Ha, belum lagi pembuatan jalan sepanjang 1 km. Kendati demikian, kita berharap, Pemerintah dan DPRD, mau memberikan bantuan tambahan, agar wisata ini benar-benar bisa di jual nilai historisnya di luar daerah

Air Terjun Ceruk, wisata andalan natuna, Zaharuddin ketua LAPPAN dan Raja Marzuni anggota Komisi I DPRD Natuna

maupun dimanca Negara. Jika kita lihat, kebutuhan masyarakat kita, luar biasa terhadap wisata. Oleh karena itu, wisata jangan di nomor sekiankan. Panorama wisata Natuna, tidak kalah menariknya sama wisata luar, oleh karena itu, jika ini dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan sector ini, bakal menjadi penyumbang terbesar PAD no 2 setelah Migas. Berhubung Kepri dicanangkan sebagai tempat wisata, kata Deng. Selama dikelola, Lappan tidak pernah memungut distribusi bagi wisata yang berkunjung, Diakuinya, ada niat Pemuda tempatan untuk melakukan pemungutan Distribusi bagi pengunjung, namun belum Dia amini. Ia mengatakan, masih banyak lagi, anggaran yang dibutuhkan, selain membangun pondok untuk tempat berteduh, lapangan parker juga perlu perluasan. Memang, support Pemerintah

dan DPRD sangat tinggi, meski demikian, kita terbentur dengan dana. Jika pingin Wisata ini benar-benar diolah dengan baik, kita butuh 5 millyar lagi. Barulah wajah wisata air terjun ceruk bisa kita pasarkan ke luar Daerah. Tahun ini, penerangan listrik sudah masuk. Insya Allah, jalan juga sudah di aspal, tentu semakin mempermudah turis local datang ke sini. Zaharudin juga berharap, kepada Dinas Parawisata, untuk dapat bekerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan wisata air terjun Ceruk. Selama ini, dinas tersebut hanya mendukung saja, tetapi upanya bagaimana caranya agar wisata ini cepat berkembang dan dikenal diluar belum ada. Terus terang, Dirinya tidak bakal mampu memberi gaji karyawan. Oleh karena itu diminta kerjasama dari instansi ini. Di akuinya, Jika pengelo-

laan kita serahkan kepada Pemerintah, tentu Distribusi parker kenderaan bisa ditarik, sebagai PAD Daerah. Dengan distribusi itu, karyawan dapat di gaji, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman, serta tempat parkirnya rapi. Yang penting, tidak memberatkan masyarakat harapnya. Ditempat terpisah anggota komisi I DPRD Natuna Raja Marzuni ketika dimintai komentarnya tentang dukungan DPRD terhadap LSM Lappan, yang mau menghabiskan waktunya untuk mengelola wisata air terjun ceruk, mendapat sambutan hangat. Ia menyambut baik niat Deng mengembangkan wisata di Natuna. Natuna punya asset dan potensi besar, sayangnya belum dipromosikan,. Ini sangat merugikan Daerah, oleh karena itu, Dia berharap agar pengelola wisata air terjun ceruk, membuat terobosan, dengan cara mempromosikan

daerah itu keluar. “ Kami sangat mendukung, namun untuk kerjasama kita berharap Dinas Parawisata meres ponnya,” tuturnya. Menurutnya keunikan wisata air terjun Ceruk, lokasi dan alamnya masih asli.Ini merupakan nilai plus bagi wisata untuk berkunjung ke daerah itu. Mudah- mudahan pembangunan jalan dapat terealisasi tahun ini, sehingga kita tidak malu, jika ada teman dari luar Daerah datang untuk melihat wisata andalan Natuna, karena jalannya sudah bagus. Diakuinya, Dinas Parawisata dalam hal pengembangan sektor wisata Daerah, agak lemah, oleh karena itu ada niat DPRD untuk memanggil Dinas tersebut agar pengembangan wisata bisa terarah dengan baik.sekaligus dapat bekerjasama dengan pengelola wisata yang ada saat ini, tutupnya. >> ROY

Galery Photo

Anambas
Upacara Pelepasan Satpol PP KKA Gelombang ke-III

Laporan Pemimpin Upacara Kepada Pembina Upacara

Laporan Kasatpol PP saat Upacara Pelepasan peserta Diklatsar Satpol PP Gelombang ke-III

Bupati KKA,Drs.Tengku Mukhtaruddin memberikan salam kepada Pemimpin upacara pelepasan Satpol PP KKA gelombang ke-III

Penyerahan tongkat oleh Bupati KKA, Drs. Tengku Mukhtaruddin kepada Danpomal Terempa

Bupati KKA,Drs.Tengku Mukhtaruddin Menyematkan Pin kepada Danpomal Terempa

Bupati menyematkan pin peserta Diklatsar Satpol PP KKA Gelombang ke-III

Sambutan Bupati KKA,Drs.Tengku Mukhtaruddin saat upacara pelepasan Diklatsar Satpol PP gel III

anggota satpol PP diberi pelatihan

Satpol PP gel III Sedang diberi Pelatihan dari Pelatih dan Pembina di halaman kantor Bupati KKA

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->