Anda di halaman 1dari 4

XI IPA 2

1. Zikri Imanullah

LAPORAN
PERCOBAAN
KIMIA
PRAKTIKUM

SMA NEGERI 4 DEPOK


Percobaan 1

1. Judul Percobaan : LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

2. Tujuan Percobaan : Membedakan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

3. Teori Singkat :

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik,


sedangkan larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut non elektrolit.

Kemampuan elektrolit menghantarkan arus listrik dalam larutannya disebabkan


oleh adanya ion – ion yang dihasilkan dari reaksi ionisasi elektrolit dalam air.

Reaksi umum ionisasi dapat dituliskan sebagai berikut :

AxBy (s) x Ay+ (aq) + yB x- (aq)

Reaksi ini tidak dapat terjadi pada non elektrolit, di mana proses pelarutan pada
non elektrolit hanya proses pelarutan biasa, yang tidak disertai proses ionisasi.
Misalnya :

C6H12O6 (s) C6H12O6 (aq)

Semakin besar kemampuan elektrolit terionisasi, semakin banyak jumlah ion yang
dihasilkan dari reaksi ionisasi, maka akan semakin kuat daya hantar listrik yang
dihasilkan.

Elektrolit yang terionisasi sempurna atau mendekati sempurna dan memiliki daya
hantar listrik kuat disebut elektrolit kuat, sedangkan elektrolit yang hanya terionisasi
sebagian dan memilliki daya hantar lemah disebut elektrolit lemah.

Untuk membedakan larutan elektrolit kuat dan non elektrolit, dilakukan uji
elektrolit yaitu dengan mengalirkan arus listrik ke dalam larutan. Perbedaan dapat dilihat

Kelas XI IPA 2 2011 Page 2


dari menyala tidaknya lampu pada alat uji atau ada tidaknya gas pada kedua elektroda
yang digunakan.

Larutan elektrolit kuat menghasilkan gas pada kedua elektrodanya, dan dapat
menyalakan lampu.
Larutan elektrolit lemah tidak dapat menyalakan lampu, tetapi menghasilkan gas
pada kedua elektrodanya.
Larutan non elektrolit tidak dapat menyalakan lampu atau menghasilkan gas pada
elektroda.

4. Alat dan Bahan :


a) Alat yang digunakan :
 1 set alat uji elektrolit.
 3 buah gelas kimia 100ml.

b) Bahan yang digunakan :


 Larutan NaCl.
 Larutan CH3COOH.
 Larutan sukrosa.

5. Langkah Kerja :
a. Masukkan 50 mL larutan NaCl, CH3COOH, dan sukrosa masing – masing ke
dalam gelas kimia 100 mL.
b. Rangkailah alat uji elektrolit
c. Masukkan elektroda berturut – turut ke dalam larutan NaCl, CH3COOH, dan
sukrosa.(sebelum elektroda dimasukkan ke dalam larutan, elektroda harus dalam
keadaan netral dan kering).

d. Amati perubahan yang terjadi pada elektroda dan lampu.


6. Pengamatan :

Hasil Pengamatan
Pengamatan
No Larutan Keterangan
Lampu Elektroda
1 NaCl Menyala Banyak gelembung Elektrolit Kuat
2 CH3COOH Tidak Menyala Ada Gelembung Elektrolit Lemah
3 Sukrosa Tidak Menyala Tidak Ada Gelembung Non Elektrolit

Kelas XI IPA 2 2011 Page 3


7. Kesimpulan :

1. Larutan NaCl yang dialiri arus listrik memiliki banyak gelembung dan lampu
menyala terang. Ini menunjukkan bahwa larutan NaCl termasuk elektrolit kuat.
2. Larutan CH3COOH yang dialiri arus listrik memiliki sedikit gelembun g dan
lampu tidak menyala. Ini menunjukkan bahwa larutan CH3COOH termasuk elektrolit
lemah.
3. Larutan sukrosa yang dialiri arus listrik tidak terdapat gelembung dan lampu
tidak menyala. Ini menunjukkan bahwa larutan sukrosa termasuk larutan non
elektrolit.

Kelas XI IPA 2 2011 Page 4