P. 1
Operasi Unit Kontrol

Operasi Unit Kontrol

|Views: 49|Likes:
Dipublikasikan oleh dika_aero7

More info:

Published by: dika_aero7 on Apr 30, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2012

pdf

text

original

Operasi

Operasi
Unit
Unit
Kontrol
Kontrol
Pertemuan
Pertemuan
J5
J5
Oleh
Oleh
:
:
Rivanto
Rivanto
Sigit
Sigit
. S1.
. S1.
M.Kom
M.Kom
Nur
Nur
Rosvid
Rosvid
. S1
. S1
Setiawardhana
Setiawardhana
. S1
. S1
lero
lero
\udo
\udo
Martono
Martono
. S1
. S1
1ujuan
1ujuan
1. 1.
Mengetahui
Mengetahui
tetang
tetang
unit
unit
kontrol
kontrol
2. 2.
Memahami
Memahami
operasi
operasi
mikro
mikro
pada
pada
pada
pada
siklus
siklus
pengambilan
pengambilan
.
.
siklus
siklus
tak
tak
langsung
langsung
.
.
siklus
siklus
Interupt
Interupt
.
.
siklus
siklus
eksekusi
eksekusi
.
.
siklus
siklus
instruksi
instruksi
.
.
3. 3.
Memahami
Memahami
cara
cara
kerja
kerja
unit
unit
kontrol
kontrol
secara
secara
explisit
explisit
.
.
memahami
memahami
sinval
sinval
kontrol
kontrol
4. 4.
memahami
memahami
implementasi
implementasi
hardwired. input
hardwired. input
-
-
input unit control.
input unit control.
Logika
Logika
unit (ontrol
unit (ontrol
5. 5.
memahami
memahami
unit
unit
kontrol
kontrol
pada
pada
Intel 8085
Intel 8085
Unit
Unit
Kontrol
Kontrol

bagian
bagian
(PU vang
(PU vang
menvebabkan
menvebabkan
íungsi
íungsi
komputer
komputer
dapat
dapat
tercapai
tercapai
.
.

mengeluarkan
mengeluarkan
sinval
sinval
-
-
sinval
sinval
kontrol
kontrol
vang
vang
bersiíat
bersiíat
internal
internal
bagi
bagi
(PU
(PU
untuk
untuk
memindahkan
memindahkan
data
data
antar
antar
register. agar ALU
register. agar ALU
melakukan
melakukan
íungsinva
íungsinva
dan
dan
untuk
untuk
mengatur
mengatur
operasi
operasi
-
-
operasi
operasi
insternal
insternal
lainnva
lainnva
.
.

mengeluarkan
mengeluarkan
sinval
sinval
kontrol
kontrol
eksternal
eksternal
bagi
bagi
pertukaran
pertukaran
data
data
memori
memori
dan
dan
modul
modul
-
-
modul
modul
I´O.
I´O.
Iungsi
Iungsi
CPU
CPU
1. 1.
lungsi
lungsi
operasi
operasi

opcode
opcode
,
,
2. 2.
lungsi
lungsi
mode
mode
pengalamatan
pengalamatan
3. 3.
lungsi
lungsi
register
register
4. 4.
lungsi
lungsi
antarmuka
antarmuka
modul
modul
I´O
I´O
5. 5.
lungsi
lungsi
modul
modul
memori
memori
6. 6.
lungsi
lungsi
pengolahan
pengolahan
interrupt
interrupt
Siklus
Siklus
Intruksi
Intruksi

merupakan
merupakan
rangkaian
rangkaian
tahapan
tahapan
operasi
operasi
.
.

operasi
operasi
pengambilan
pengambilan
íetch,. indirect.
íetch,. indirect.
eksekusi
eksekusi
dan
dan
pengolahan
pengolahan
interupsi
interupsi
bila
bila
ada
ada

dalam
dalam
pembahasan
pembahasan
unit
unit
kontrol
kontrol
.
.
kita
kita
akan
akan
melihat
melihat
tahapan
tahapan
operasi
operasi
tersebut
tersebut
lebih
lebih
mikro
mikro
lagi
lagi
. vang
. vang
biasa
biasa
disebut
disebut
operasi
operasi
mikro
mikro
micro
micro
operation,
operation,

Operasi
Operasi
íungsional
íungsional
atau
atau
atomik
atomik
suatu
suatu
(PU
(PU
Llemen
Llemen
Lksekusi
Lksekusi
Program
Program
4 Register
4 Register
Operasi
Operasi
Pengambilan
Pengambilan
1. 1.
Memorv Address Register MAR,.
Memorv Address Register MAR,.
dihubungkan
dihubungkan
pada
pada
bus
bus
alamat
alamat
.
.
untuk
untuk
menspesiíikasi
menspesiíikasi
alamat
alamat
di
di
dalam
dalam
memori
memori
untuk
untuk
operasi
operasi
baca
baca
atau
atau
simpan
simpan
.
.
2. 2.
Memorv Buííer Register MBR,.
Memorv Buííer Register MBR,.
dihubungkan
dihubungkan
pada
pada
bus data.
bus data.
untuk
untuk
menvimpan
menvimpan
data vang
data vang
akan
akan
digunakan
digunakan
untuk
untuk
operasi
operasi
dan
dan
data
data
akan
akan
disimpan
disimpan
ke
ke
memori
memori
.
.
3. 3.
Program (ounter P(,.
Program (ounter P(,.
untuk
untuk
menampung
menampung
alamat
alamat
instruksi
instruksi
berikutnva
berikutnva
vang
vang
akan
akan
diambil
diambil
.
.
4. 4.
Instruction Register IR,. untuk menampung instruksi
Instruction Register IR,. untuk menampung instruksi
terakhir vang diambil.
terakhir vang diambil.
Langkah
Langkah
-
-
langkah
langkah
Siklus
Siklus
Pengambilan
Pengambilan
1. Alamat instruksi berikutnva dimuatkan ke P(.
1. Alamat instruksi berikutnva dimuatkan ke P(.
2. Pindahkan alamat ke MAR pada bus alamat.
2. Pindahkan alamat ke MAR pada bus alamat.
3. Kontrol unit menspesiíikasi perintah RLAD.
3. Kontrol unit menspesiíikasi perintah RLAD.
4. lasil data dari memori, diletakkan ke bus data.
4. lasil data dari memori, diletakkan ke bus data.
5. Data di bus data dikirim ke MBR.
5. Data di bus data dikirim ke MBR.
6. P( menambah 1 nilainva.
6. P( menambah 1 nilainva.
¯. Data instruksi, dipindahkan dari MBR ke IR.
¯. Data instruksi, dipindahkan dari MBR ke IR.
8. MBR sekarang bebas untuk íetch berikutnva.
8. MBR sekarang bebas untuk íetch berikutnva.
Penulisan
Penulisan
Simbolik
Simbolik
PerpindahanData
PerpindahanData
t1 : MAR
t1 : MAR
c
c
P(, : memindahkan isi P( ke MAR
P(, : memindahkan isi P( ke MAR
t2 : MBR
t2 : MBR
c
c
memorv, : memindahkan isi lokasi
memorv, : memindahkan isi lokasi
memori vang dispesiíikasi MAR ke MBR
memori vang dispesiíikasi MAR ke MBR
P(
P(
c
c
P(, -1 : menambah 1 ke isi P(
P(, -1 : menambah 1 ke isi P(
t3 : IR
t3 : IR
c
c
MBR, : memindah isi MBR ke IR
MBR, : memindah isi MBR ke IR
Aturan
Aturan
Pengelompokan
Pengelompokan
Siklus
Siklus
1. Rangkaian kejadian vang benar harus dipenuhi. Jadi
1. Rangkaian kejadian vang benar harus dipenuhi. Jadi
operasi MAR
operasi MAR
© P(, harus mendahului MBR
© P(, harus mendahului MBR
©
©
memorv, karena operasi pembacaan memori
memorv, karena operasi pembacaan memori
menggunakan alamat vang terdapat di dalam MAR.
menggunakan alamat vang terdapat di dalam MAR.
Kesimpulannva. rangkaian harus dibuat sesuai urutan
Kesimpulannva. rangkaian harus dibuat sesuai urutan
kejadiannva.
kejadiannva.
2. 1erjadinva konílik harus dihindari. Sebuah operasi
2. 1erjadinva konílik harus dihindari. Sebuah operasi
mikro tidak diperbolehkan membaca dari register vang
mikro tidak diperbolehkan membaca dari register vang
sama atau menulis ke register vang sama. karena
sama atau menulis ke register vang sama. karena
hasilnva akan sulit diprediksi. Misalnva operasi mikro
hasilnva akan sulit diprediksi. Misalnva operasi mikro
MBR
MBR
© memorv, dan IR
© memorv, dan IR
© MBR, tidak boleh
© MBR, tidak boleh
terjadi dalam satu satuan waktu vang sama.
terjadi dalam satu satuan waktu vang sama.
Siklus
Siklus
1ak
1ak
Langsung
Langsung

Setelah siklus pengambilan. siklus berikutnva adalah
Setelah siklus pengambilan. siklus berikutnva adalah
mengambil operand sumber.
mengambil operand sumber.

Dengan asumsi íormat instruksi satu alamat. dimana
Dengan asumsi íormat instruksi satu alamat. dimana
pengalamatan langsung dan tak langsung diijinkan.
pengalamatan langsung dan tak langsung diijinkan.

Apabila instruksi tersebut menspesiíikasi alamat tak
Apabila instruksi tersebut menspesiíikasi alamat tak
langsung. maka siklus tak langsung harus mendahului
langsung. maka siklus tak langsung harus mendahului
siklus eksekusi. (ontoh aliran data tak langsung dalam
siklus eksekusi. (ontoh aliran data tak langsung dalam
operasi mikro :
operasi mikro :

t1 : MAR
t1 : MAR
c
c
IRaddress,
IRaddress,

t2 : MBR c memorv,
t2 : MBR c memorv,

t3 :
t3 :
IRaddress
IRaddress
c
c
MBRaddress
MBRaddress
,
,
Siklus
Siklus
Interrupt
Interrupt

Pada akhir siklus eksekusi. dilakukan pengujian
Pada akhir siklus eksekusi. dilakukan pengujian
keberadaan interupsi.
keberadaan interupsi.

Bila terjadi interupsi. maka akan dijalankan siklus
Bila terjadi interupsi. maka akan dijalankan siklus
interupsi tersebut.
interupsi tersebut.

Siíat siklus interupsi sebuah mesin berbeda sekali
Siíat siklus interupsi sebuah mesin berbeda sekali
dengan interupsi pada mesin lainnva. Berikut sebuah
dengan interupsi pada mesin lainnva. Berikut sebuah
contoh siklus interupsi dalam operasi mikro :
contoh siklus interupsi dalam operasi mikro :

t1: MBR
t1: MBR
c
c
P(,
P(,

t2: MAR
t2: MAR
csa·e
csa·e
-
-
address
address

P(
P(
croutine
croutine
-
-
address
address

t3: memorv c MBR,
t3: memorv c MBR,
Siklus
Siklus
Lksekusi
Lksekusi

Lebih
Lebih
kompleks
kompleks
dan
dan
banvak
banvak
dibandingkan
dibandingkan
siklus
siklus
-
-
siklus
siklus
sebelumnva
sebelumnva
vang
vang
telah
telah
dijelaskan
dijelaskan
.
.

Pada
Pada
siklus
siklus
pengambilan
pengambilan
. indirect
. indirect
dan
dan
interrupt
interrupt
cenderung
cenderung
sama
sama
untuk
untuk
bermacam
bermacam
-
-
macam
macam
program.
program.

Pada
Pada
siklus
siklus
eksekusi
eksekusi
tergantung
tergantung
perintah
perintah
eksekusinva
eksekusinva
.
.

contoh
contoh
operasi
operasi
mikro
mikro
untuk
untuk
beberapa
beberapa
eksekusi
eksekusi
instruksi
instruksi

Operasi
Operasi
eksekusi
eksekusi
penambahan
penambahan

Operasi
Operasi
ISZ increment and skip ií zero,
ISZ increment and skip ií zero,
· ·
Operasi eksekusi penambahan :
Operasi eksekusi penambahan :

ADD R1.X : tambahkan isi lokasi X ke R1 dan simpan
ADD R1.X : tambahkan isi lokasi X ke R1 dan simpan
hasilnva pada R1
hasilnva pada R1

Operasi mikronva :
Operasi mikronva :

t1: MAR
t1: MAR
c
c
IRaddress,
IRaddress,

t2: MBR c memorv,
t2: MBR c memorv,

t3: R1 cR1 - MBR,
t3: R1 cR1 - MBR,
· ·
Operasi
Operasi
ISZ increment and skip ií zero,:
ISZ increment and skip ií zero,:

ISZ X :
ISZ X :
tambah X dengan 1. bila hasil ~ 0. loncati instruksi
tambah X dengan 1. bila hasil ~ 0. loncati instruksi
berikutnva.
berikutnva.

Operasi mikronva :
Operasi mikronva :

t1: MAR
t1: MAR
c
c
IRaddress,
IRaddress,

t2: MBR c memorv,
t2: MBR c memorv,

t3: MBR c MBR, - 1
t3: MBR c MBR, - 1

t4: memorv c MBR,
t4: memorv c MBR,

ií MBR, ~ 0 then P( c P(, - 1
ií MBR, ~ 0 then P( c P(, - 1
Kontrol
Kontrol
Procesor
Procesor

1erdapat
1erdapat
persvaratan
persvaratan
íungsional
íungsional
bagi
bagi
unit
unit
kontrol
kontrol
.
.
vaitu
vaitu
íungsi
íungsi
-
-
íungsi
íungsi
ini
ini
merupakan
merupakan
íungsi
íungsi
vang
vang
harus
harus
dilakukan
dilakukan
unit
unit
kontrol
kontrol
.
.

Deíinisi persvaratan íungsional ini merupakan dasar
Deíinisi persvaratan íungsional ini merupakan dasar
untuk perencanaan dan implementasi unit kontrol.
untuk perencanaan dan implementasi unit kontrol.

Proses tiga langkah di bawah ini akan mampu
Proses tiga langkah di bawah ini akan mampu
memberikan karakterisasi unit kontrol :
memberikan karakterisasi unit kontrol :

1. Menentukan elemen dasar (PU.
1. Menentukan elemen dasar (PU.

2. Menjelaskan operasi mikro vang akan dilakukan (PU.
2. Menjelaskan operasi mikro vang akan dilakukan (PU.

3. Menentukan íungsi
3. Menentukan íungsi
-
-
íungsi vang harus dilakukan unit
íungsi vang harus dilakukan unit
kontrol.
kontrol.

. '! ( ! .-.! # $ ! " % % ! & ! * ! ! ! % + # ! ) -.

" % ! +/0 2 " +/0 3*0 ! 2 ! " " 1 ! " 1 ! 1 " 2 #4 ! .

$ ( . 8 5 5 5 5 5 5 ! ! 6 !% 7 #4 ! ! .

! ! ! ! " ! 61 % 7 ! " ! % ! ! ! " ! " 7 1 ! " ! " " 6 % +/0 .

.

" " $ / # ( 6 3 7 " ! 1 ! " % ! 9 11 6 9 7 " ! ! ! + 6/+7 ! " " % 6# 7 ! " 3 ! ! .

" /+ " . 6 7 ! 9 " " 3 ! " ! 1 ! 7 9 9 1 % " :3. 8 < 6 " ! /+ . " # .!" 3 / $ ( .

# ! $ 3 = 6/+7 > 9 =6 /+ = 6/+7 ? > $ # =6 9 7> /+ 7> ! 1 " 3 9 /+ 9 # 3 .

% 6 ! ! & 1 ! " B6 7 ! # 7 3 & B 6/+7 ! ! " ! " % ! 9 @ 3 " ! ! B & " " % 9 & B6 9 7 " .

" . ! 3! " ! ! ! 1 " " " & " + 3 = 6# 9 =6 7 7 =6 9 7 ! 1 $ # .

/ 9 " & ! 1 " ! ! " ! ! ! & " " 9 & % ! ! ! " 9 = 6/+7 3 = C ) /+ = ) $ =6 9 7 .

* " " / % / ! ! " " " " & % % 2 ! 2 ! ! % % ! ! ! ! # D6 % " " " ! ! 1E 7 .

. /+ = 6/+7 ? ! 1E H.F ! 3. 7 % . ! $ G> ! ! " " G ! 3 = 6# 7 9 =6 7 = ?6 9 7 F ! # D6 % # DG> " G " " ! 3 = 6# 7 9 =6 7 $ 9 =6 9 7? ( =6 9 7 16 9 7H.

1 ! / " +/0 & $ 1 ! 21 +/0 ! ! 21 ! % 1 1 ! 1 " ! ! " ! .& 1 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->