EFEKTIVITAS MATA KULIAH UMUM OLAHRAGA DITINJAU DARI PROSES KETERLAKSANAAN DAN PERBEDAAN INDIVIDUAL

Oleh :
Drs. Andi Suntoda,M.Pd. Yusup Hidayat,S.Pd., M.Si. Dra.Tite Juliantine, M.Pd. Didin Budiman, S.Pd.

MKU Olahraga menjadi salah satu alternatifnya. baik yang bersifat internal (tingkat kemampuan gerak. upaya kearah peningkatan kebugaran jasmani yang memadai merupakan salah satu tuntutan mutlak yang tidak boleh diabaikan. Padatnya tugas ajar yang harus diselesaikan dan tugas kerja sehari-hari mengharuskan mahasiswa UPI memiliki kondisi fisik yang prima. 1. orientasi tujuan. sarana prasarana). Untuk itu. Latar Belakang Penyelengaraan MKU Olahraga di UPI diarahkan pada pengembangan aspek kepribadian mahasiswa secara keseluruhan. terutama mengembangkan aspek kebugaran jasmani. . pengajar. 2.  Masalah Penelitian Bagaimanakah hubungan antara perbedaan individual dan keterlaksanaan proses pembelajaran MKU olahraga dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. 3. dll) maupun eksternal (kurikulum. motivasi berprestasi. Keberhasilan MKU Olahraga ditentukan oleh banyak faktor. PBM.

 Tujuan Penelitian Mengetahui ada tidaknya hubungan antara perbedaan individual dan keterlaksanaan proses pembelajaran MKU olahraga dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. .  Hipotesis Penelitian 1. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara orientasi tujuan dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. 4. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat keterlaksanaan pembelajaran MKU Olahraga dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. individual dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. 3. 5. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara perbedaan individual dan tingkat keterlaksanaan pembelajaran MKU Olahraga dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa. 6. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara perbedaan 2. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan orientasi tujuan.

2) angket motivasi berprestasi Mc Clelland. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas: 1) tes lari 2. . analisis prosentase. dan Jurusan Administrasi Pendidikan. 1998). 3) angket orientasi tujuan (Duda dan Whitehead. Jurusan bahasa daerah. 1992). 1999). analisis korelasi sederhana dan ganda. 2. dkk. 4) angket keterlaksanaan pendidikan jasmani dengan merujuk pada DAPE Rating Scale (Developmentally Appropriate Physical Education Practice for Children) (Council on Physical Education for Children atau COPEC. yaitu Program studi bahasa Inggris. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian berasal dari 4 Jurusan yang ada di Universitas Pendidikan Indonesia.4 km dari Cooper (1974). Metode Penelitian 1. Penelitian menggunakan metoda Deskriptif dengan teknik korelasional. (1976) dan Abdullah (Azwar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji prasyarat. 3. Bahasa Prancis. Penelitian dilakukan terhadap 232 orang mahasiswa yang mengikuti MKU Olahraga Semester Genap Tahun Akademik 2007/2008.

037 (interpolasi) (positif & signifikan) .96 (positif & signifikan) Orientasi Tujuan (X12) Keterlaksanaan Proses (X2) Perbedaan Individual (X1) dan Keterlaksanaan Proses (X2) r = 0. thitung = 15.985.6 %. dan sedang (19.16 > ttabel r = 0.96 (positif & signifikan) Motivasi Berprestasi (X11) r = 0.62 > ttabel = 1. thitung = 74. thitung = 93.69 > ttabel = 1. thitung = 61.980.0%) Hubungan Antara Variabel Variabel Penelitian Kebugaran Jasmani (Y) r = 0. yakni sangat baik (15.96 (positif & signifikan) = 1.9 %). Fhitung = 3730.8 > Ftabel = 3.96 (positif & signifikan) r = 0. dan prosentase keberhasilan tingkat kebugaran jasmani dalam 3 kategori.96 (positif & signifikan) r = 0. baik (65.971. Prosentase Dukungan Variabel Prosentase dukungan variabel motivasi berprestasi sebesar 75%. keterlaksanaan proses pembelajaran MKU Olahraga sebesar 74.1 > ttabel = 1.1.6 > ttabel 2.995. thitung = 83. Orientasi Tujuan (X12) Perbedaan Individual (X1) = 1.984. orientasi tujuan sebesar 76%.1%).987.

Selain motivasi berprestasi. minat. Besarnya prosentasi dukungan motivasi berprestasi sebesar 75%. keberhasilan atau efektivitas pembelajaran Mata Kuliah Umum Olahraga. Beberapa sub variabel dari perbedaan individual antara lain tingkat kecerdasan umum. . 2005). Karena itu. Keberhasilan MKU Olahraga dipengaruhi oleh motivasi berprestasi. Perbedaan individual merupakan salah satu faktor yang menentukan 2. Pembahasan 1. 1989). Nicholls. sekaligus menjadi kekuatan yang mengarahkan seluruh aktivitas belajar mahasiswa baik pada usaha dan proses belajar yang harus dilakukakannya maupun pada hasil yang harus dicapainya (Duda. motivasi. orientasi tujuan menjadi regulator untuk perilaku belajar mahasiswa agar senantiasa terarah pada pencapaian proses dan hasil yang diharapkan. 3. faktor internal lain yang menentukan keberhasilan MKU olahraga adalah orientasi tujuan. kecerdasasan gerak. Perbedaan individual merupakan variabel internal atau bawaan yang mempengaruhi hasil belajar. 2001). mengindikasikan bahwa pada umumnya mahasiswa UPI yang mengikuti MKU olahraga memiliki motif yang cukup tinggi untuk berhasil dan karena itu memiliki kemungkinan yang cukup tinggi pula untuk berhasil jika didukung oleh proses pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua mahasiswa untuk berprestasi. Besarnya prosentase dukungan orientasi tujuan sebesar 75% mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki keinginan pribadi yang kuat untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran MKU Olahraga. bakat. kemampuan mempersepsi (Magill. kemampuan kognitif (Ahmadi dan Prasetya. 1993.

Perbedaan individual dan keterlaksanaan proses pembelajaran MKU Olahraga merupakan dua faktor pokok yang menentukan keberhasilan MKU Olahraga. teori ini sering digunakan untuk menentukan perbedaan prestasi yang mungkin dicapai oleh individu. Tinggi rendahnya tingkat keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh tinggi rendahnya keterlaksanaan prosesbelajar mengajar.6 % menggambarkan kualitas dan kuantitas indikator yang mendukung keterlaksanan proses. setiap individu akan menunjukkan cara-cara yang berbeda ketika menilai kompetensi dan keberhasilannya. Perbedaaan individual merupakan variabel internal yang mempengaruhi hasil belajar. 5. Karena itu. Prosentase tingkat keterlaksanan proses belajar mengajar sebesar 74. Menurut Duda dan Treasure (2001). sekaligus menjadi alat evaluasi untuk menilai berhasil tidaknya program MKU Olahraga di UPI. yaitu faktor orientasi tujuan. Menurut teori ini ada tiga faktor yang menentukan motivasi berprestasi individu. Sesuai dengan asumsi teori tujuan berprestasi. kompetensi yang dimiliki. dan perilaku berprestasi. . Variabel lain yang mempengaruhi keberhasilan MKU olahraga adalah kualitas keterlaksanaan proses pembelajaran. asumsi ini merupakan anteseden penting untuk menentukan arah dan intensitas perilaku. 6.4. Tinggi rendahnya motivasi berprestasi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya orientasi tujuan. sementara keterlaksanaan proses pembelajaran MKDU olahraga merupakan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi hasil belajar.

artinya tinggi rendahnya motivasi berprestasi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya orientasi tujuan. Perbedaan individual (motivasi berprestasi dan orientasi tujuan) tergolong variabel internal. Selain itu. . sementara keterlaksanaan proses pembelajaran tergolong variabel eksternal. baik secara mandiri atau bersama-sama. baik dalam proses maupun hasil yang ingin dicapai.Kesimpulan dan saran Kesimpulan Perbedaan individual dan keterlaksanaan proses pembelajaran merupakan prediktor kuat untuk keberhasilan pembelajaran MKU Olahraga UPI. Saran Untuk penelitian berikutnya disarankan agar menyertakan aspek kognitif dan afektif sebagai aspek penilaian. sebaiknya juga dilaksanakan penelitian terhadap subjek penelitian yang lebih luas. Selain itu. orientasi tujuan merupakan prediktor kuat untuk motivasi berprestasi.

Hardman (Eds. dan Lipshultz. Achievement Goals. B. Journal of Applied Psychology. 87 (3). Germany: Meyer & Meyer. 2002. 154-183). and Know-ledge. S.). 1998. Duda (Ed. Goal Orientation and Goal Content as Predictors of Performance in a Training program. D. Self Regulated Learning in High-achiever Student: Relations to Advance Reasoning. Azwar. & Kozlowski. 94-101. Goal Orientation and Ability: Interactive Effects on Self-Efficacy. In J.E. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset Bell. 863-873. Bandung: Pustaka Setia Ablard. Advances in Sport and Exercise Psychology Measurement (pp. and Gender. Journal of Educational Psychology.W. Performance. J. Aachen..). Physical Education: A reader (pp.1999. 497505. Morgantown. Fitness Information Technology. 84 (6).L. S.S.J. and VandeWalle. 1998. Green & K. J.F. In K. 1998. 2005. 90 (1). WW. Measurement of goal Perspective in Physical Domain. Journal of Applied Psychology.E. . Penyusunan Skala Psikologis. Sport and Exercise Motivation: A Brief Review of Antecedent Factors and Pschological Outcomes of Participation. R. S. Brett. 21-48). 2000.L. dan Whitehead. K. Biddles. J.Daftar Pustaka Ahmadi dan Prasetya. Duda. Strategi Belajar Mengajar.

S. 2000. R. 52-59. J. Bandung: Pustaka Setia Nicholls. 2003. 1997. Weinberg. dkk. Children’s Goals and Motivation in Physical Education. Educational Psychology: Window on Classroom. VandeWalle.Jr. S. D. Y. Journal of Sport Psychology.L. (2001). Educational Psychology. Jean.A. 2003. & Seiler. Developing Learners. M.S. & Kauchak. 67 (6).. 25 (5). Journal of Applied Psychology. Motor Learning.1999. and Performance. dan Darren C. F. J.W. Human Kinetics Zahariadis. S.” Applied Sport Psychology: Personal Growth to Peak Performance. Ormrod. Biddle. Journal of Applied Psychology. M. 2 (1). S. 2001.. E. 724-738.N. S. . Fourth Edition. Goal Orientation and Task Demand Effects on Motivation. dan Gould. John L.V. W. The Competitive Ethos and Democratic Education. and Slocun.A. Psychology For Physical Educations. 86 (4). dan Jalur dalam Penelitian.G. Foundations of Sport dan Exercise Psychology. Developmentally Appropriate Physical Education A rating Scale. Jeanne. The Role of Goal Orientation Following Performance feedback.W.J. Eggen. dan Sanders. Dalam Auweele. Cron. United States. Analisis Korelasi.athletic insight. Concept & Application. Goal Orientation and Participation Motives in Physical Education and Sport: Their Relationships in Englsh Schoolc hildren. Toward Optimal Motivation in Sport: Pastering Athlete’s Competence and Sense of Control.S. Stork. Regresi. J. Muhidin. Durand. G. http://www. and Biddle. Magill. D.. Dubuque: WM. New Jersey: Merril Prentice Hall. William. P.P. Affect. P. 629-640. Sarrazin. MA: Harvard University Press. 2001. Canada: Human Kinetics Steel-Johnson. dan Abdurahman.htm. C. JOPERD..com /Vol2 Iss1/ English_children. D. Bakker. 2000. Brown Publisher. 1989. M. Treasure. London: Prentice-Halol. 2007. Inc. Ed. Cambridge. USA: Mayfield Publishing Company. and Famose..H.Duda. P.