P. 1
KOBEN 11

KOBEN 11

|Views: 215|Likes:
Dipublikasikan oleh agundj14
TANGERANG – WH dalam wawancara live-
show di Stasiun tvOne menyatakan bila
dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI
2011-2015 maka dia akan menggelar
pencarian bibit pemain sepakbola andal
skala nasional, menggelar kompetisi yang
sehat dan memajukan, serta menciptakan
iklim transparan yang melibatkan
masyarakat.
TANGERANG – WH dalam wawancara live-
show di Stasiun tvOne menyatakan bila
dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI
2011-2015 maka dia akan menggelar
pencarian bibit pemain sepakbola andal
skala nasional, menggelar kompetisi yang
sehat dan memajukan, serta menciptakan
iklim transparan yang melibatkan
masyarakat.

More info:

Published by: agundj14 on May 01, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2014

pdf

text

original

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

TERBIT KAMIS 12 Halaman

tis ra G
klik www.tangerangkota.go.id

Persikota mencalonkan WH menjadi calon Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum PSSI, dan calon Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Kini WH didukung 22 kepala daerah se-Indonesia pemilik kesebelasan perserikatan.

TANGERANG – WH dalam wawancara liveshow di Stasiun tvOne menyatakan bila dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI 2011-2015 maka dia akan menggelar pencarian bibit pemain sepakbola andal skala nasional, menggelar kompetisi yang sehat dan memajukan, serta menciptakan iklim transparan yang melibatkan masyarakat.
Host acara Menuju PSSI Satu tvOne Bedu yang pelawak menyambar dengan pernyataan, “wah hebat ya program Pak Wahidin Halim ini…” disambut ceria peserta live-show terdiri dari H Wahidin Halim, Erwin Aska, dan Jusuf Rizal yang hadir dalam acara tayang Rabu (27/4) sekitar pukul 08.30. Lalu WH – sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang – menuturkan olahraga sepakbola adalah olahraga rakyat, jadi setiap penyelenggaraan, pembinaan, dan pertandingannya harus melibatkan masyarakat. Diyakininya dengan keikutsertaan masyarakat maka dunia sepakbola nasional akan menjadi maju. Dicontohkannya saat guliran Kompetisi AFC beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia terlibat secara emosi ke dalam tubuh tim sepakbola nasional, sebab itu kesebelasan Indonesia bisa mencapai final. Diharapkannya ke depan, timnas bila serupa itu dengan keterlibatan secara langsung masyarakat. Saat diuji mendribel bola secara lurus di garis putih yang disediakan di studio, WH mampu melaksanakannya dengan baik, bahkan di ujung garis bola ditendang WH masuk ke gawang yang tersedia. Acara yang dikemas bergembira itu semakin seru ketika masing-masing kandidat terdiri dari 3 orang itu mencoba menendang bola ke gawang. WH dengan piawai menendang bola cukup keras, lurus ke tengah gawang, hanya saja penjaga gawang bisa menangkap bola tersebut. 22 Kepala Daerah WH sendiri diusung Persikota Kota Tangerang menjadi kandidat Ketua Umum PSSI akan bersaing dengan 30-an kandidat lainnya. Selain itu, Persikota didukung tokoh-tokoh sepakbola

Banten pun mengusung WH menjadi calon Wakil Ketua Umum PSSI dan mejadi calon Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. “Penyerahan formulir resmi kita daftarkan ke kantor PSSI pada 17 April, “ kata Ahmad Mardju Kodri, Pengurus Persikota kepada wartawan, Selasa (19/4) di Sekertariat Persikota. Marju mengatakan WH merupakan calon yang diusulkan Persikota dan menjadi calon tunggal untuk tiga posisi, yakni calon Ketua Umum, calon Wakil Ketua Umum dan calon Anggota Komite Eksekutif (Exco). Tiga posisi tersebut diajukan sesuai dengan prestasi serta pengalaman WH di kancah persepakbolaan T angerang, baik dalam kepengurusan Persik ota Kota Tangerang maupun saat menjadi pengurus dan manajer Persita Kabupaten Tangerang. Ternyata dalam perjalanann ya setelah nama WH didaftarkan ke panitia pemilihan Pengurus PSSI, sebanyak 22 kepala daerah seIndonesia pemilik kesebelasan perserikatan menyatakan dukungannya kepada WH untuk menjadi Ketua Umum PSSI. Sekum Persikota Syahril mengutarakan dukungan dari 22 kepala daerah se-Indonesia ini karena cita-cita WH yang berkeinginan keras untuk memajukan dunia sepakbola tanah air. (bersambung ke Hal 11)

WH Cocok Ketua Umum PSSI
SANGAT cocok bila H Wahidin Halim menjadi Ketua Umum PSSI karena sosok Walikota T anger ang ini mencintai dunia sepakbola. Burhanudin, Ketua Panitia Batusari Cup, Selasa (26/4), mengutarakan WH sapaan akrab H Wahidn Halim – selama ini telah memberi perhatian besar pada dunia sepakbola Kota Tanger ang sehingga sepakbola kota ini menjadi lebih maju Burhanudin dibandingkan sebelumnya. Ketua panitia yang telah 4 kali menggelar turnamen sepakbola Batusari Cup ini merasa senang akan kepemimpinan WH dan kalau WH menjadi Ketua Umum PSSI diyakini dunia sepakbola nasional akan menjadi maju. “Sebab pembinaan WH ke bawah ada dan dirasakan.” (irfan)

Akan Bawa Angin Perubahan
HARAPAN perubahan ke arah lebih baik bagi dunia sepakbola nasional diamanatkan pada H Wahidin Halim yang kini dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI. “Harapan itu timbul setelah mendengar berita pencalonan WH sebagai Ketua Umum PSSI. WH dapat membawa angin perubahan di PSSI,” kata Husein, Wasit Nasional Persikota, Selasa (26/4). Husein Sebagai wasit nasional sejak tahun 2005, Husein yang tinggal di RT 01/03 Kelurahan Poris Gaga Baru, mengakui kondisi PSSI sekarang sangat membutuhkan sosok pemimpinan seperti WH yang gemar membuat perubahan ke arah yang lebih baik. “PSSI membutuhkan pemimpin berkarakter seperti WH.” (irf an)

Bisa Majukan Sepakbola Nasional
BILA H Wahidin Halim terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam pemilihan nanti setidaknya bisa memajukan dunia sepakbola tanah air karena sifat kepemimpinannya yang mandiri, profesional, dan merakyat. Abdul Syukur, S ekretaris Persatuan Sepakbola Kelurahan Gaga disingkat Porkel Gaga, Selasa (26/4), mengutarakan WH adalah salah satu tokoh yang mengusulkan Abdul Syukur agar sepakbola tidak dibiayai APBD, tetapi harus bisa mandiri dan profesional. “Sebab itu saya yakin kemajuan yang akan dicapai bila PSSI dipimpin WH.” Diakui di tingkat K ota Tanger ang WH sudah terbukti memajukan dunia sepakbola Kota Tangerang. Kini tantangannya untuk memajukan dunia sepakbola nasional. (iwan)

-2

KOTA KITA

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

PENGAJIAN BULANAN: Walikota H Wahidin Halim menyampaikan tausiyahnya di hadapan ribuan jamaah pengajian bulanan yang digelar di Lapangan Palm Botol, Pinang, Selasa (26/4) malam. (boy hadi)

Tramtib Jatiuwung Sita 12 Jerigen Oplosan Miras
JATIUWUNG – Tramtib Kecamatan sita 15 jerigen ciu (cairan oplosan minuman keras) yang dijual bengkel motor di wilayahnya, Selasa (19/4). Pelaku akan diseret ke persidangan tindak pidana ringan (tipiring) sebagai pelanggar Perda Pelarangan Miras sebagai efek jeranya. Informasi diperoleh bengkel ini memang telah menjadi tar get operasi petugas Tramtib Jatiuwung karena didapat bukti menjual ciu, yang sebelumnya telah pula dirazia petugas dengan menyita satu jerigen. “Hasil razia kemarin, disita 15 jerigen ciu, yang 2 jerigen sudah kosong sehingga tersisa 12 jerigen terisi penuh ciu,” kata Yoseph, K asi Trantib Kecamatan Jatiuwung, Senin (25/4). Dijelaskan ciu adalah salah satu minuman oplosan yang biasa dijual dengan ketengan memakai kantong plastik putih dengan harga Rp 10.000/kantong. Sedangkan 1 jerigen berisi 30 liter, “sehingga yang kita sita sebanyak 360 liter ciu. ” Waktu pertama kali terrazia, pelaku sudah dikasih peringatan. Tetapi bukannya jera, malah menjualnya kembali. “Untuk itu kami akan kirim berita acara razia ini ke Satpol PP Kota Tagerang, berikut barang buktinya untuk disereta ke persidangan tipiring,” kata Yoseph. (wawan)

WH: Terus Inovasi dan Improvisasi dalam Pelayanan Publik
PUSPEM - Walikota H Wahidin Halim menegaskan Pemkot Tangerang terus melakukan inovasi dan improvisasi dalam memberi pelayanan kepada masyarakat sebagai perwujudan merealisasi otonomi daerah.
Hal itu disampaikan walikota saat memimpin apel pagi sekaligus Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-15 di Gedung Puspem Kota Tangerang, S enin (25/4). “Sesungguhnya otonomi daerah memberikan hak kepada daerah untuk urusan rumah tangganya sendiri dan kemajuan K ota Tangerang karena adanya pelaksanaan otonomi daerah,” katanya. Keberhasilan itu, tambah walikota, di antaranya dicapai karena Pemkot terus berinovasi dalam melakukan pelayanan prima terhadap masyarakat. Dikatakan P emkot Tangerang yang telah berusia 18 tahun terus berkomitmen memberi pelayanan terbaiknya untuk masyarakatnya, di antaranya peningkatan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Keberhasilan itu adalah bukti nyata dari sebuah pelaksanaan otonomi daerah di kota Tangerang.” Walikota juga menegaskan bahwa dalam melaksanakan otonomi daerah, Pemk ot Tangerang telah mengeluarkan sejumlah peraturan daerah (perda) sebagai bentuk legalisasi setiap kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang. Untuk itu, walikota meminta seluruh pegawai dapat membedakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan perda, terutama dalam mengelola anggaran yang berasal dari pemerintah pusat atau dana dekonsentrasi. Tugas-tugas P emkot Tanger ang dalam pelaksanaan dana dekonsentrasi adalah sebatas memberikan guidance atau arahan dan juga membantu serta memfasilitasi secara administrasi bagi pelaksanaannya, termasuk dana yang berasal dari pemerintah Propinsi Banten. (imron)

Disporbudpar Gelar Pelatihan Pramusaji
TANGERANG – Sedikitnya 40 peserta menghadiri pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Profesionalisme Bidang Pariwisata yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) K ota Tangerang di Ruang Pertemuan Hotel Permata Mulia, Selasa (26/4). Dijelaskan Hendrasyah, Kabid Pariwisata Disporbudpar, pelatihan ini memberikan keterampilan kepada para pramusaji hotel dan restoran agar bisa meningkatkan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari hotel dan restoran yang ada di Kota Tangerang Pelatihan berupa tata

Gigih Perjuangkan Kepentingan Masyarakat
PUSPEM - Walikota H Wahidin Halim meminta seluruh camat, lurah , kepala puskesmas serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) selalu cepat DAN sigap melayani masyarakat. “Bangun terus jiwa inovatif dan tindakan tegas dalam mengatasi masalah yang ada di lapangan, kata walikota ” saat memimpin Rapat Bulanan Camat, Lurah, Kepala Pusk esmas, Kepala Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Pendidikan Dasar dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Ruang Akhlakul Karimah Gedung Pusat Pemerintah (Puspem) Kota Tangerang, Senin (25/4). Ditegaskan walikota yang didampingi Wakil Walikota H Arief R Wismasyah dan Sekda HM Harry Mulya Zein, pentingnya menjaga semangat gotong-royong dalam membangun dan menjaga infrastruktur Kota Tangerang. “Tindak-lanjuti progr am pembangunan yang sudah ada, jangan terpaku pada yang sudah ada…” Dikatakan aparat pun harus menanamkan pentingnya sikap gigih dan berani dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat. Pada bagian lain, walikota memerintahkan agar kegiatan kerja bakti massal yang telah dilakukan belum lama ini agar dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya bersifat ceremonial. Diingatkan pula perlunya prioritas pemerataan pembangunan dengan pengharapan semua lapisan masyarakat harus merasakan hasil pembangunan. Pemkot Tanger ang sangat peduli pada k ebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, walikota meminta agar para pegawai di lingkungan Pemk ot Tangerang agar selalu mengambil langkah-langkah koordinasi dan berkomunikasi dengan baik. “Pemkot Tangerang akan selalu memberi kemudahan, terutama dalam melayani masyarakat…” kata walikota. (imron)

MANAJEMEN Akhlaqul Karimah

Jangan Merasa Rugi Berzakat
Oleh: H. Ahmad Chairudin
KITA sudah sama-sama sepakat bahwa zakat merupakan kewajiban kita sebagai umat Islam. Hal ini sebagaimana tertuang dalam rukun Islam. Oleh karena itu, zakat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Begitu pentingnya masalah zakat ini, karena sangat berhubungan dengan masalah perekonomian umat Islam. Mengapa demikian, lantaran dengan zakat dapat membantu perekonomian masyarakat yang tidak mampu. Dengan zakat agar orangorang yang lemah ekonominya dapat terangkat dan bisa berusaha. Banyak firman Allah dalam Al-Quran yang berisi agar kita orang-orang beriman kepada Allah untuk mengeluarkan zakat dan bagi orang-orang yang kurang mampu diperintahkan oleh Allah untuk memperbanyak infak atau sodaqoh. Setiap orang yang mengeluarkan zakat tentunya akan dijamin oleh Allah tidak akan bangkrut. Artinya tidak ada orang yang jadi bangkrut lantaran rajin sodaqoh, itu sudah menjadi jaminan Allah.

Kalaulah umat Islam secara ekonomi sudah mampu atau sudah mapan, atau dengan kata lain sudah kaya dan mengeluarkan zakat, kemudian zakat itu sampai kepada orang yang berhak menerimanya, maka Insya Allah umat Islam akan mampu secara ekonomi dan pada akhirnya tidak akan banyak terdengar berita ada orang bunuh diri lantaran tekanan ekonomi, tidak ada lagi orang Islam melakukan pelanggaran

hukum Allah maupun negara. Semuanya tenang dan damai. Namun demikian, sekalipun sudah ada jaminan dari Allah bagi orang yang mengeluarkan zakat tidak akan bangkrut malah bertambah kekayaannya, namun masih ada saja orang yang enggan mengeluarkan zakat. Dia sayang akan hartanya, dia takut jatuh miskin bila mengeluarkan sebagian hartanya, makanya dia merasa rugi apabila mengeluarkan zakat. Orang tersebut kalau ditanya atau diajak untuk mengeluarkan zakat, maka dia akan menjawab lagi krisis keuangan, lagi susah, dan lain sebagainya. Padalah uang simpanannya di bank begitu banyak. Orang itu mengikuti jejak

langkah Qorun di zaman Nabi Musa. Qorun yang sebelumnya rajin ibadah tetapi hidup miskin, namun setelah Allah berikan harta yang banyak, ibadah yang tadinya rajin lalu menjadi tidak ibadah lantaran selalu menghitunghitung hartanya. Dan apabila diminta untuk berzakat maka dia jawab, bahwa harta yang dimilikinya adalah hasil usahanya, hasil jerih payahnya, bukan dari Allah. Makanya Qorun diazab Allah tenggelam ke perut bumi beserta hartahartanya. Oleh karena itu, kita sebagai orang yang beriman kepada Allah harus pandaipandai mengambil pelajaran kehidupan orang-orang terdahulu, yang Allah ceritakan dalam Al-Quran. Hingga kita tidak merasa rugi bila mengeluarkan zakat. ***

cara penyajian makanan dan minuman, berbahasa inggris, etika kepribadian dan berbagai keterampilan lainnya. Dengan mendatangkan narasumber pengajar dari SMK Pariwisata dan beberapa praktisi dari sejumlah hotel bintang lima dan sekolah tinggi bahasa asing. Lebih lanjut Hendrasyah mengatakan pelatihan diberikan sebagai timbal-balik dari hasil penerimaan pajak restoran dan hotel yang diterima Pemkot Tangerang yang cukup besar bahkan tercatat sebagai pene-

rimaan asli daerah (PAD) urutan kedua setelah PBB. “Jadi sebagai sumbangsih kami berikan pelatihan ini,” katanya. Diinformasikan acara yang dibuka Kadisporbudpar H Tabrani ini digelar selama 3 hari berturut-turut dimulai dari Selasa (26/4)-Rabu (27/ 4) berupa pemberian teoriteori dan di hari ketiga pada Kamis (28/4) akan digelar pelatihan praktek yang akan diselenggarakan di Hotel Nuansa Bali di kawasan An yer, Banten. (imron)

NOMOR TELEPHON PENTING…. !!!

POLRES TANGERANG PEMADAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT UMUM PMI Unit Donor Darah MOBIL JENAZAH GANGGUAN PLN PDAM KOTA TANGERANG Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) PD PASAR SATPOL PP

5523160 - 5523003 5582144 – 55769069 55768368 5523507 – 5512948 5513709 5531310 5534067 - 55771508 5527306 5587234 - 98220163 55764963 5524794 55793010

SUSUNAN REDAKSI: Pelindung: H. Wahidin Halim, H. Arief R Wismansyah Pengarah: HM Harry Mulya Zein Pembina: H Saeful Rohman Ketua: M. Agun Djumhendi Junus Sekretaris Redaksi: Abdul Kholil Kurniawan Staf Redaksi: Farida, Fitsa Dwi Putri, Asep Tahyudin Sekretariat: Nurul Ardiyanti Fotografer: Hadi Ismanto Pengawasan Sirkulasi: Ahmad Syarifudin, Achmad Dede Nabawi, Rizky Budi Luhur, Hijrah Afiatudin Alamat Redaksi: Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Tangerang, Jl. Satria Sudirman No. 1 Gedung Puspem Lt. IV, email: meksikot.2011@gmail.com telp: (021) 55764955, 91275676

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

KOTA KITA

3-

Arief Minta Semua Pihak Berperan-serta Berantas Narkoba
TANGERANG – Wakil Walikota H Arief R Wismansyah dikenal sangat perhatian kepada kalangan generasi muda. Sebab itu, jangan heran bila sosok orang nomor dua di Kota Tangerang sangat interes pada upaya-upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Arief yang menjabat Ketua Badan Narkotika Kota Tangerang (BNKT) menggencarkan jajaran di bawahnya sampai ke pelosok kampung untuk tak bosanbosannya mensosialisasikan tentang dampak negatif dan bahaya dari penggunaan dan peredaran narkoba. “Sangat efektif pencegahannya dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat,” kata Arief dalam satu kesempatan berdialog dengan para wartawan. Dikatakan sampai saat ini pihak terus melakukan pendekatan emosional kepada masyarakat guna meredam peredaran narkotika di Kota T angerang. “Pendekatan kepada masyarakat sangat penting sekali mulai dari tingkatan RT hingga kecamatan, di sini kami memberi penjelasan kepada masyarakat tentang dampak penggunaan narkoba,” ungkapnya. Ditambahkan sosialisasi seperti ini sangat penting kepada masyarakat, khususnya kepada orangtua sangat penting, karena peran-serta orangtua sangat berarti bagi pergaulan anak. “Nantinya orangtua bisa memberi wawasan tentang bahaya narkoba kepada anakn ya…” Sisi lainnya, penyuluhan narkoba juga harus terus dilakukan di pusat pendidikan, yakni sekolahsekolah. “Para pelajar juga harus mendapat penyuluhan tentang narkoba, sehingga sejak dini mereka mengetahui bahaya penyalahgunaannya. Bahkan kalau memungkinkan penyuluhan narkoba dima-

sukkan ke dalam mata pelajaran,” katanya. BNKT pun telah pula bekerjasama dengan Kesbanglinmas dalam penanganan peredaran narkoba

di kota tercinta ini yang pada intinya meminta semua kalangan untuk bekerjasama memberantas narkoba di Kota Tangerang. (imron)

Pagelaran tari tradisional Kota Tangerang yaitu Tari Lenggang Cisadane dan Tari Bentang Tangerang pada acara HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Ke-36 di Jakarta. (imron)

Retribusi Sampah Panunggangan Tercepat di Pinang
PINANG - Pembayaran retribusi sampah Kelurahan Panunggangan dalam setiap bulannya merupakan yang tercepat di Kecamatan Pinang, semisal di bulan April mereka bertengger di urutan pertama. Panunggangan unggul karena di setiap pembayaran retribusi sampah yang dibayar warga selalu tepat waktu dan aparat kelurahan pun kompak dalam penagihan. “Sebelumnya memang ada perjanjian dalam pembayaran yakni paling lambat tanggal 3. Kemudian penyetoran ke kecamatan pun tidak ditundatunda lagi,” kata Cecep Rusmin, Sekel Panunggangan, Senin (25/ 4). Sementara target retribusi sampah tahun ini sebesar Rp 9 juta. Retribusi sampah dibayar

Didukung Kelompok Industri Kecil
DI SAMPING komunitas perumahan dan instansi, pembayaran retribusi sampah di Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang pun mendapat dukungan kelompok usaha industri kecil. Misalnya pemilik bengkel las, bengkel bubut, percetakan sablon dan matrial, yang di antaranya yang berlokasi di pinggir sepanjang Jl H R Rasuna Said. “Pembayaran retribusi sampah ini merupakan kewajiban bagi kami dalam menyukseskan program pemerintah bidang kebersihan,” kata Surya, pemilik bengkel las yang kebetulan tengah diambil retribusi sampahnya oleh aparat, Senin (25/4). Mastur, apar at Kelur ahan Cipete, mengutarakan di wilayahnya setelah mendapat

Aparat kelurahan Cipete tengah mengambil pembayaran retribusi sampah kepada pemilik usaha industri kecil. (iwan) himbauan pemungutan retribusi sampah, lalu disosialisasikan dan mendapat respon positif warga, termasuk para pemilik usaha industri kecil. Dalam penagihan pun tidak ada hambatan, seperti diakui Ipan, salah satu aparat Cipete yang melakukan tugas penagihan tersebut. “Mereka cukup merespon,” tandasnya seraya mengatakan target retribusi sampah tahun ini sebesar Rp 9.695.000. (iwan)

Cecep Rusmin, Sekel Panunggangan, tengah memberi masukan ke petugas DKP Kota Tangerang terkait ada beberapa ti tik sampah yang harus diangkut. (iwan) setiap bulan dan telah berjalan sejak Januari, yang rata-rata per bulannya hingga April sebesar Rp 700 ribu. (iwan)

Forsitewe Mendukung, Wahidin Halim Jadi Gubernur…
BENDA – Sekitar 300 warga terdiri para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, kader Posyandu, organisasi masyarakat dan kepemudaan se-Kecamatan Benda, mendeklarasikan diri untuk membentuk Forum Silaturahmi RT/ RW Benda (Forsitewe Benda).
“Sekaligus menyatakan kesiapan untuk mensuk seskan pemilihan gubernur (Pilgub) Banten mendatang. Kami mempunyai misi sukseskan Pilgub untuk perubahan Banten menuju masyarakat Akhlaqul Karimah,” kata Asep S etiawan, Ketua Forsitewe terpilih pada saat itu, Senin (25/4). Pengukuhan yang dilakukan di Aula Kecamatan Benda, Minggu (24/4), bertujuan menjadikan Kota Tangerang sebagai barometer Propinsi Banten. Baik dalam pelaksanaan Pilgub maupun berbagai pembangunan yang dilakukannya. “Contohnya pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatann ya.” Haerudin Ari, Ketua RW 10 Kelurahan Benda, menyatakan keinginannya bergabung dengan forum ini karena keberhasilan Pemk ot Tangerang harus ditularkan ke daerah lainnya di Propinsi Banten. “Banten akan lebih baik jika H Wahidin Halim jadi gubernurn ya…” Sementara Ali Supriadi, Ketua RW 08 Kelurahan Jurumudi, membuat pantun untuk H Wahidin Halim, yang berbunyi, “Forsitewe membeli kangkung / LamH Ade Mukhtiar foto bersama supir angkot. (irfan)

RPC Sebarkan Stiker Tertib Lalu-lintas ke Angkot T-10
CIPONDOH – Relawan Perubahan Cipondoh (RPC) menyebarkan stiker himbauan tertib lalu-lintas dari H. Wahidin Halim, kepada sekitar 60 angkutan kota jurusan T.10 di pinggir Jl. Maulana Hasanudin, Kelurahan Cipondoh Makmur . H Ade Mukhtiar, ketua RPC, Selasa (19/4) berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepopuleran WH sebagai calon Gubernur Banten. “Lewat pesan moral ketertiban berlalu-lintas ini diharapkan masyarakat menjadi lebih tertib dan teringat selalu akan keberhasilan pembangunan yang digagas H Wahidin Halim. ” Ketua relawan yang mengusung WH sebagai Gubernur Banten 2011-2016 ini mampu mendata sekitar 11 keberhasilan pembangunan WH secara nyata. Di antaranya 400 gedung sekolah bertingkat, 27 gedung Puskesmas berfasilitas lengkap, 1,34 juta km jalan lingkungan berdrainase, hingga program KMG. “Dan masih banyak lagi bukti nyata keberhasilan WH di Kota Tangerang.” Ia sangat terkesan sekali akan berlakunya Perda 7 dan 8 yang digagas WH sejak lama, Perda ini dinilainya sebagai perda anti kemaksiatan karena sangat membantu orangtua membatasi pergaulan tercela anak -anak mereka. “Berhasil betul di masyarakat, sekarang sudah tidak ada lagi anak yang goyang akibat miras di jalanan,” jelasnya. Keberhasilan ini membuat H Ade Mukhtiar bersama H Affendi, kordinator Angkot T -10, dan teman-teman RPC lainnya, menginginkan membagi kebahagiaan yang dirasakan masyarakat Kota Tangerang kepada daerah lainnya se-Propinsi Banten. “Milih WH itu ibadah karena memilih pemimpin yang amanah. (irfan) ”

Para pengurus Forsitewe berfoto bersama Camat H Maryono, Lurah H Masan Rahman, Lurah Mudarip F dan Lurah Abdul Syukur. (irfan) pu Aladin sedang dijemur / Forsitewe sangat mendukung / H Wahidin Halim jadi gubernur (irfan) .”

FPWH Konsolidasi
LARANGAN - Ormas Front Pemenangan Wahidin Halim (FPWH) yang ada di Kelurahan Larangan Indah siap mengkondisikan semua elemen masyarakat di wilayahnya mendukung H Wahidin Halim menjadi Gubernur Banten. “Kampanye yang kami lakukan dengan cara yang baik sehingga membuat simpatik masyarakat,” kata Marhali, Ketua FPWH Larangan Indah, Jumat (22/4) Misalnya kegiatan itu dengan kegiatan bakti sosial. Perlunya pengkondisian masyarakat untuk memantapkan pilihan masyarakat ini. Karena itu perlu diberi pemahaman yang jelas soal memilih pemimpin yang prorakyat. (iwan)

Jalak Susun Kekuatan
CIPONDOH – Pendukungan terhadap H Wahidin Halim agar menjadi Gubernur Banten 2011-2016, Ormas Jaringan Laskar Akhlakul Karimah (Jalak) tengah menyusun kekuatan di seantero Banten. “Kepengurusan yang sudah terbentuk akan ditempatkan di tingkat-tingkat kelurahan yang ada di Banten,” kata H Bambang Suwondo, Ketua Umum Jalak, Jumat (22/4). “Kita mendukungnya WH menjadi gubernur karena sebagai pemimpin dia bersih, memiliki komitmen tinggi dan inovatif. Sebab itu bila ingin Banten ada perubahan, seperti di Kota Tangerang yang kesehatan masyarakatnya terlayani, pendidikan terjangkau, dan kesejahteraan tercukupi, ya pilih WH,” katanya. (iwan)

Cikal Gelar Dialog
TANGERANG – Ratusan tokoh masyarakat berasal dari Kecamatan Ciledug, Karang Tengah, dan Larangan yang diberi nama Cikal menggelar dialog interaktif untuk perubahan Banten yang lebih baik di Ciloto, Cianjur, pertegahan April. Hadir narasumber Dr H Moh Suryadi Syarif dan Dr Yon Girie Mulyono, dosen Universitas Indonesia. Dialog interaktif ini mendapat perhatian Walikota H Wahidin Halim yang sempat hadir dan berdialog dengan para tokoh masyarakat itu. Suryadi, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Cikal mengungkapkan dialog interaktif ini bertujuan memberi pemahaman tentang perubahan dari asfek manajerial dan politis dalam upaya menuju Banten yang lebih baik. (iwan)

-4

POLITIKA

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

DPRD Serap Aspirasi Kaum Buruh
TANGERANG – Sejumlah perserikatan buruh melakukan orasi terkait UU Ketenagakerjaan yang memberlakukan sistem outsourcing untuk tenaga kerja di halaman gedung Puspem Kota Tangerang, Selasa (26/4).
Perserikatan buruh itu di antaranya tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), dan yang lainnya. Dalam kesempatan itu Eddy Ham, Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Demokrat berkesempatan mendatangi para demonstran dan memberikan penjelasan terkait masalah outsourcing tersebut. Dalam penuturannya Eddy Ham mengatakan DPRD Kota Tangerang hanya bisa menerima aspirasi tersebut dan menyampaikannya kepada DPRRI

Perda RT dan RW Segera Disosialisasikan
TANGERANG - Terkait disahkannya Perda Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) oleh DPRD Kota Tangerang, hendaknya Pemkot dapat segera melakukan sosialisasi kepada aparaturnya. Demikian diutarakan Gatot Wibowo Gatot Wibowo, Wakil Ketua DPRD K ota T anger ang kepada war tawan. Hal ini dilakukan guna lancarnya penerapan Perda RT dan RW pada 2012 mendatang. Diinformasikan bahwa masa waktu sosialisasi Perda RT dan RW adalah satu tahun, sehingga penerapannya akan dilakukan pada April 2012. Dalam Perda RT dan RW diatur secara tegas tentang pembagian wilayah, seperti yang awalnya RT sekurang-kurangnya dihuni 40 KK dan sebanyak-banyaknya 90 KK kini menjadi 50 KK dan sebanyak-ban yaknya 90 KK, sedangkan untuk RW awalnya dihuni sekurangkurangnya 4 RT dan sebanyak-banyaknya 12 RT saat ini diatur dari 5 RT dan sebanyak banyaknya 12 RT. “Pemberhentian RT dan RW dapat dilakukan oleh Lurah, ia mempunyai kewenangan untuk itu serta untuk dapat menilai kecakapan RT dan RW. Masa bakti untuk RT dan RW saat ini diatur 3 tahun, katanya. ” Gatot mengatakan bahwa nantinya Ketua RT dipilih oleh KK diwilayah kerja RT berdasarkan musyawarah mufakat, dalam proses pemilihannya dibentuk kepenitiaan yang difasilitiasi pengurus RW. Sedangkan untuk pemilihan RW difasilitasi oleh Kelurahan. Sedangkan kelayakan seseorang menjadi RT atau RW adalah tinggal 1 tahun terus menerus. (imron)

Eddy Ham memberikan penjelasan kepada kaum buruh di halaman Puspem, Selasa (26/4). (imron) dan Pemerintah Pusat karena kewenangan mengubah UU ada disana. “Kami tidak memiliki kewenangan mengubah UU, semoga saja aspirasi ini bisa didengar DPRRI dan Pemerintah Pusat jadi semua hal yang dituntut itu bisa terakomodir katanya. ,” Gugatan UMK Diinformasikan sebelumnya pada Kamis (21/4) terjadi juga demonstrasi 8 perwakilan serikat buruh seTangerang yang menolak putusan PTUN yang mencabut SK revisi UMK Gubernur Banten. Para buruh menginginkan UMK tetap dibayarkan sesuai SK Gubernur sebesar Rp 1.290.000 tidak berdasarkan hasil putusan PTUN sebesar Rp 1.250.000. Karena hasil putusan itu belum bersifat tetap karena pihak buruh masih mengajukan banding. Perwakilan demonstran diterima Mansur Aini anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PPP, Sainah dari Fraksi Gerindra, TB Mahdi dari Fraksi Demokrat. Mereka mengatakan DPRD tidak bisa mengeluarkan surat rekomendasi untuk pihak manapun terkait tuntutan buruh namun semua tuntutan buruh akan kami cantumkan dalam risalah rapat. Sementara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang, melalui Plt Kadisnaker Muhamad Syarif menegaskan, besaran upah yang masih berlaku di Kota Tangerang sesuai SK Gubernur. Seusai bertemu DPRD pengunjuk rasa langsung membubarkan diri dengan tertib. (imron)

H Sutara Berhasil Berdayakan Seribuan Pemuda
TANGERANG – Anggota DPRD Kota T angerang dari Fraksi Golkar H Sutara memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat terutama terkait pemberdayaan pemuda. Atas prakarsa dirinya ratusan pemuda di lingkungan Benda, Neglasari dan Batuceper diberdayakan hingga memiliki pekerjaan di beberapa perusahaan di lingkungan Bandara Soekarno Hatta. Ter catat sedikitnya 1.000 pemuda di wilayah itu yang tadinya pengangguran kini memiliki pekerjaan yang bisa berguna bagi kehidupan keluarganya. Tidak cuma itu saja bahkan ada 3 pemuda binaannya yang meraih predikat karyawan terbaik di salah satu perusahaan. “Alhamdul illah usaha saya tidak sia-sia, mereka semua menjadi orangorang yang berguna bagi keluarga dan lingkungannya sekarang,” katanya. (imron)

Pembangunan Cluster Semakin Marak
TANGERANG – Semaraknya pembangunan cluster-custer perumahan di Kota Tanger ang menandakan Kota Tangerang merupakan salah satu tujuan investasi perumahan yang menjanjikan. Diungkapkan Rahmat Rahmat Hakim Hakim, anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang k epada warta wan, dirinya senang banyak investor menanamkan modalnya di Kota Tangerang ini. Dengan demikian pendapatan asli daerah dari sektor perijinan pun meningkat dan diharapkan terciptanya peningkatan ekonomi yang dibawa oleh investor dan kesejahteraan masyarakat. Namun juga tambahnya, Pemkot Tangerang hendaknya bisa selektif kepada pengembang dalam hal pengeluaran ijinnya. Pembangunan cluster harus memperhatikan lingkungan sekitar dan alam, contohnya pembangunan cluster harus ditunjang dengan sistem drainase yang baik sehingga tidak menimbulkan banjir (imron) .

H Sutara

Betonisasi Jl Gatot Subroto Hasil Perjuangan Komisi IV
TANGERANG – Jalan Gatot Subroto tepatnya di wilayah depan pertigaan Keroncong kini tengah dilakukan pengerjaan betonisasi jalan. Betonisasi ini adalah merupakan salah satu upaya peningkatan jalan sehubungan sering tergenang air jika hujan. Menurut Abdul Rohman, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, R abu (27/ 4), ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur di wilayah itu. Lebih lanjut pria yang akrab disapa Oman ini mengatakan bahwa pembangunan betonisasi Jalan Gatot Subroto dan pembangunan Fly-over Cibodas adalah beberapa bukti hasil perjuangan Komisi IV yang secara intens memperjuangkannya. “Alhamdulillah upa ya kami tidak sia-sia dan pembangunan pun bisa terlaksana,” katanya. (imron)

Semangat Kartini Semakin Meningkat
TANGERANG – Terkait peringatan Hari Kartini setiap 21 April, Siti Hayani, anggota Komisi I DPRD Kota Tanger ang menilai peranan perempuan Kota Tangerang dalam pembangunan dirasakan meningkat Seperti telah banyakSiti Hayani nya perempuan duduk di posisi strategis dan penting baik itu di pemerintahan atapun di DPRD. “Coba kita lihat beberapa kepala dinas di kota ini adalah perempuan, di DPRD juga perempuan sudah ada di setiap komisi, selain itu di perusahaanperusahaan juga sudah banyak perempuan yang berperan serta, ini membuktikan perempuan telah lebih maju, katanya kepada ” wartawan. Namun anggota Fraksi Demokrat yang akrab disapa Yuyun ini menekankan pada kodratnya kita sebagai kaum perempuan harus mengurus rumah tangga, akan tetapi diharapkan para perempuan juga berkarya, karena dengan perjuangan Kartini derajat kaum perempuan sudah sama dengan kaum pria “Jalankan semuanya secara beriringan tentunya dengan perencanaan yang baik, dengan demikian perjuangan Kartini dalam meningkatkan harkat dan martabat perempuan tidak sia-sia,” tuturnya. (imr on)

Abdul Rohman

Sjaifuddin Bersama Warga RW 13 Cibodasari Tinjau Usulan Proyek
CIBODAS – Bagai tak mau kehilangan kesempatan bersama masyarakat, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang M Sjaifuddin ZH, Sabtu (23/4) menyempatkan diri meninjau sejumlah lokasi usulan proyek bersama warga RW 13 Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas. Wakil rakyat ini akhirnya bersama 30-an warga meninjau Jl Raya Betet yang mulai rusak, usulan rencana pemasangan lampu PJU, sampai usulan rencana pengerukan kali mati yang dijadikan lokasi pembuangan sampah. Setelah meninjau lokasi, akhirnya Sjaifuddin mengusulkan kepada warga agar memprioritas rencana perbaikan Jl Raya Betet, baru mengusulkan rencana pemasangan lampu PJU dan pengerukan kali mati. “Silakan buat proposal rencana perbaikannya yang ditujukan ke Pemkot Tanger ang dan di tembuskan kepada DPRD. Saya kami akan membantu memperjuangkann ya,” kata Sjaifuddin. Mendengar ini, H Awi Raharja, Ketua RW 13 Cibodasari, menyatakan kesiapannya. Diakuinya sebelumnya pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan dan pembangunan tiga hal di atas

M Sjaifuddin sedang berdialog dengan warga. (wawan) dalam musrembang kelurahan dan kecamatan. Mungkin belum dijadikan prioritas, sehingga perlu diusulkan kembali. Pertemuan sendiri diawali dengan dialog ringan di Sekretariat RW 13 Kelurahan Cibodasari. (wawan)

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

BUDAYA BERSIH

5-

2 Pedestrian Siap Dibangun
TANGERANG - Dinas PU Pemk ot Tangerang berrencana akan menata ulang pedestrian di Jl Satria-Sudirman di depan Gedung Puspem Kota Tangerang dan di Jl Daan Mogot depan Gedung Nyimas Melati yang menjadi Sekretariat TP PKK K ota Tangerang. Pembangunan tempat pejalan kaki ini akan dilaksanakan tahun ini dengan tujuan untuk mempercantik wajah Kota Tangerang, sekaligus memberi ruang yang nyaman bagi para pejalan kaki. Yanardi, Sekretaris Dinas PU Pemkot Tangerang, belum lama ini, mengutarakan pembangunan pedestrian ini dilakukan karena kondisinya yang sudah tidak bagus lagi, struktur tanahnya telah labil, serta ditumbuhi rerumputan. (imron)

Halaman SMAN 9 Rimbun dengan Pohon Produktif
PINANG – Halaman sekolah SMAN 9 kini dirimbuni pepohonan yang dapat berbuah semisal Pepaya California, Jeruk, Jambu Biji, Labu Air dan tanaman Cabai.
Tumbuhn ya berbagai tanaman tersebut tidak lepas dari peran “ganda” anggota keamanan sekolah yang sebelumnya memang dihimbau pihak sekolah untuk menanam pohon pr oduktif. “Kami beruntung bekerja di sekolah yang memiliki halaman luas dan juga kepala sekolah yang memotiv asi kegiatan ini,” kata Agus Suminta, Kordinator Keamanan SMAN 9, Selasa (26/4). Dikatakan dirinya mendapat perintah agar menghijaukan halaman sekolah. Pupuk dan berbagai tanaman pihak sekolah yang menyediakan. Kebetulan dirinya memiliki pengalaman soal tanaman, maka kegiatan merawat tanaman mulai dari menanam, memberi pupuk, menyiram, dan lainnya mudah dilakukannya. Sementara penanaman pohon pepaya California sebanyak 40 pohon merupakan inisiatif petugas keamanan yang berjumlah 4 orang. Sampai sekarang sejak ditanam setahun lebih sudah panen 2 kali. Pohon pepaya dengan buah warna kekuning-kuningan dan memiliki rasa sangat manis ini hasil Kusnadi, bersama petugas kebersihan taman median Jl. Benteng Betawi. (irfan)

Setiap Hari Taman Jl Benteng Betawi Dibersihkan
CIPONDOH – Setiap hari sekitar 300 meter taman di median Jl Benteng Betawi dibersihkan petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang dengan melibatkan 10 petugas. Para petugas itu menyapu, mengumpulkan, dan mengangkut sampah berupa dedaunan dari taman tersebut. “Sampahnya dikumpulkan dalam karung bekas agar mudah diangkut ke mobil pick up operasional DKP,” kata Kusnadi, pengawas pembersihan taman median Jl Benteng Betawi DKP, Selasa (26/4). Dikatakannya sejak kerjabakti massal lalu, tugas membersihkan taman itu menjadi lebih mudah. Dengan memanfaatkan beberapa mesin pemotong rumput kebersihan dan keindahan taman ini menjadi terjaga. (irfan)

Agus dan Adi, keamanan SMAN 9 memeperlihatkan buah Pepaya California hasil tanamannya. (iwan) panennya baru dibagi-bagikan di lingkungan sekolah. Kadari, Kepala SMAN 9, mengutarakan adanya penghijauan di halaman sekolah dengan tanaman produktif bertujuan agar siswa peduli lingkungan dimulai dari pemeliharaan tanaman. (iwan)

KUT Selapajang Jaya Bertani di Halaman Kosong
Air Hujan Subur Taman Cisadane
TANGERANG – Tingginya curah hujan belakangan ini ternyata membei manfaat bagi penghijauan cepat di taman bantaran Sungai Cisadane yang menyebabkan tumbuhan hias dan tumbuhan penghijauannya menjadi subur. Semisal di taman bantaran Cisadane di Babakan Ujung, hamparan rumputnya menjadi gemuk, pepohonan hias dan pohon penghijauan semakin segar. Sontak warga yang bersantai di sana pun menjadi nyaman. “Duduk di bangku taman dengan pohon yang hijau menyenangkan,” tutur Firman, warga Babakan yang terlihat santai di Jumat (22/4) sore. Selain warga bersantai, para pemancing yang berjajar di turap beton pun merasa senang karena suasana begitu menyenangkan. Beberapa pemancing mengutarakan tak terlalu penting dapat ikan atau tidak, yang penting suasana batin menjadi fresh kembali di bantaran itu. (imron) NEGLASARI – Kelompok Usaha Tani (KUT) Kelurahan Selapajang Jaya berhasil mengembangkan tanaman organik dengan pola penanaman menggunakan pupuk kompos olahan sendiri. “Kami sudah menerapkan penggunaan komposter dari rumput-rumput liar yang tumbuh di lahan pertanian kami,” kata Ny Ros, Pembina Usaha Tani Kelurahan Selapajang Jaya dalam rapat KUT di Posyandu Kenanga RW 02, Selasa (26/4). Dijelaskan usaha pertanian ini dibantu Dinas Pertanian Kota Tangerang yang ditujukan membantu perekonomian rumahtang-

Ny Ross bersama dr Cecilia, Kepala Puskesmas Kedaung Wetan dalam pertemuan rutin bulanan KUT di Posyandu Kenanga I. (irfan) ga warga. Petani yang kebanyakan kaum ibu dan kader tersebut memanfaatkan berbagai lahan kosong yang ada di Posyandu dan lahan lainnya. “Dikembangkan sejak tahun 2009, kemudian ada bantuan bibit dari Dinas Pertanian, sekarang sudah dapat menghasilkan bibit sendiri,” jelas Ny Ros. Hasil pertanian sebagian diberikan kepada kader dan pengelolanya, sebagian lagi dijual untuk uang kas dan membeli perlengkapan pertanian. “Misalnya untuk beli cangkul yang baru dan pengembangan pertanian selanjutnya.” (irfan)

Petugas siap menanam bibit bougenvile di pinggir Jl Hussein Sastra Negara. (irfan)

382 Bibit Bougenvile Ditanam di Benda
BENDA – Sekitar 382 bibit Bougenvile ditanam Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkot Tangerang di taman pinggir Jl Hussein Sastra Negara mulai persimpangan sampai Jl Peta Barat, Kalideres. “Ada 5 orang bertugas menggal i lubang dan menanamnya di taman ini,” kata pengawas DKP , Selasa (26/4). T erdapat 2 mobil bak ter buka operasional DKP yang digunakan. Mobil pertama bertugas mengangkut bibit tanaman dan mobil kedua mengangkuti sampah polybag dari proses penanaman bibit, sekaligus memberikan pupuk kompos kepada tanaman baru tersebut. “Ini ada satu karung kompos dari pengolahan komposter di TPA R awa K ucing,” kata pengawas itu. (irfan)

Pekerja SDA Dinas PU Bersihkan Anak Cisadane
PERIUK - Sedikitnya lima pekerja dari Bagian Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kota Tangerang sigap membersihkan sisian anak sungai Cisadane yang diseraki eceng gondok dan sampah lain di sisian Sungai Cisadane Jl Sangego, Periuk, Selasa (26/4). Kegiatan pembersihan dilakukan dalam waktu sepekan ini. Hasilnya sisian sungai pun terlihat lebih bersih. Bahkan pinggiran sungainya dimanfaatkan warga yang hoby memancing. Sebelumnya Bagian Pemeliharaan Jalan DPU Kota Tangerang pun telah membersihkan rumput dan pepohonan yang mengganggu di sisian sepanjang Jalan Sangego. Upaya yang dilakukan dalam rangkaian menjaga kebersihan lingkungan demi mempertahankan program Adipura. (iwan)

Pekerja Dinas PU Kota Tangerang membersihkan sisian anak Sungai Cisadane. (iwan)

28 Warga Gebang Raya Bebersih Lingkungan Pertokoan
PERIUK - Sedikitnya 28 warga RW 08 dan RW 17 Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, menggelar bebersih lingkungan di depan pertokoan Jalan Raya Regensi yang berbatasan dengan lingkungan permukiman warga, Minggu (24/4). Pekerjabakti menyapu tepian jalan yang terdapat sampah, salur an air, dan mencabuti rumput l iar. Sontak kegiatan ini mendorong para pemilik toko turut-serta membersihkan lingkungan tokonya. Lalu para pemilik toko pun berpartisipasi menyediakan minuman dan makanan untuk pekerjabakti. Sor of, K etua RW 08 Gebang Raya, mengatakan kegiatan kerjabakti akan terus digelorakan pihaknya rutin setiap bulan. Pada bulan depan lokasi bebersih akan ditetapkan berbeda. “Mudah-mudahan rutinnya gerakan bebersih, kesadaran PHBS warga tercipta.” Sementara untuk lingkungan RT, umumnya kaum ibu yang digerakkan untuk bebersih lingkungan dan halaman rumahnya masingmasing di setiap hari Minggu. (vanessa) Warga RW 01 Cibodasari bekerja-bakti membersihkan saluran air kotor. (w awan)

Warga RW 01 Cibodasari Gelar Kerja-bakti
CIBODAS – Menjaga kebersihan lingkungan, warga RW 01 di Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, rutin menggelar kerja bakti membersihkan saluran air kotor, Sabtu (23/4). Mukti, warga RT 05 RW 01 Cibodasari, mengakui untuk kerja bakti lingkungan memang dilakukan sebulan sekali, namun untuk melakukan kebersihan air kotor ini tidak setiap bulan, karena setiap warga telah dihimbau untuk tidak membuang sesuatu ke dalam jaingan WC sedot ini. Zulkifli, Ketua RW 01 Cibodasari, menambahkan program kerja bakti membersihkan lingkungan di setiap RT dimaksudkan untuk menunjang program Adipura. (wawan)

Warga RW 08 dan RW 17 tengah membersihkan lingkungan pertokoan Jalan Raya Regensi. (vanessa)

-1 6

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

MENUJU PSSI 1
Para Guru di Kabupaten Tangerang Berharap WH Jadi Ketua Umum PSSI

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

7-

Barnas Rezky, Bendahara Ralin FC Tangsel

“WH Bisa Bawa Harum Propinsi Banten…”
CIPUTAT- Majunya H Wahidin Halim, Walikota Tangerang, dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI, ternyata mendapat simpatik besar dari kalangan pecinta sepakbola di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Di bidang pemerintahan WH – sapaan akr ab H Wahidin Hal im, Wal ikota Tangerang – telah terbukti bagus dan hasi l-hasil pembangunann ya dapat dirasakan manf aatnya oleh masyarakat. “Di dunia sepakbola, mengapa tidak?” kata Barnas Rezky, B endahara Ralin FC saat ditemui di tempat pelatihann ya Kelurahan Sarua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Selasa (26/4). Dituturkannya memimpin dunia olahraga khususnya sepakbola pasti ada perubahan bila WH y ang memimpinnya, serupa yang dilakukan WH saat memimpin Kota Tangerang yang kini telah berubah menjadi kota terbaik skala nasional. “Seluruh pengurus Ralin FC yang juga ker ap dimanfaatkan mantan pemain Nasional seperti Bambang Nurdiansyah dan Bonggo Tambunan siap mendukung Wahidin Halim menjadi Ketua Umum PSSI,” kata Rezky. (iwan)

WH Pasti Mampu Bawa Kehebatan Timnas
CURUG – Bukan hanya warga Kota Tangerang yang menginginkan H Wahidin Halim bisa menjadi Ketua Umum PSSI 2011-2015, ternyata para guru dan Pengurus PGRI Curug dan Kelapa Dua di Kabupaten Tangerang pun berharap WH bisa menduduki jabatan tertinggi di dunia persepakbolaan nasional itu.
Z aenudin Ketua PGRI Curug, Senin (25/4), mengemukakan mel ihat sepak-terjang WH sebagai seor ang pemimpin y ang serba bisa dirin ya sangat berharap WH bisa menjadi K etua Umum PSSI. “Sa ya yakin sepakbola nasional akan menjadi maju dan prof esional ditangani WH.” Hal serupa dilontarkan Suminta, Ketua PGRI Kelapa Dua. Menurutnya sudah saat pembinaan sepakbola nasional di tangani oleh figur yang mencintai olahraga itu dan mencintai kemajuannya. B ila PS SI dipegang oleh orang-or ang seperti pengurus sebelumnya, dipastikan dunia sepakbola nasional akan jalan di tempat. “S osok WH layak menjadi Ketua Umum PSSI dan saya yakin sepakbola nasional akan maju,” katanya. Mahrum, Waki l Kepala SMAN Legok mengutarakan WH telah bersedia untuk dicalonkan menjadi

Murid SDN Gondrong 03 Ikuti Kreatifitas Seni
CIPONDOH – Murid SDN Gondrong 03 di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, memperingati Hari Kartini dengan menampilkan kreatifitas seni, berupa lomba fashion baju daerah, musik tradisional, dan pembacaan biodata RA Kartini dalam bahasa Inggris dan Arab.
Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (21/4) pagi itu diiukti seluruh murid dengan antusias. Misalnya dalam lomba

Zaenudin Ketua Umum SPSI, tentunya dengan pertimbangan y ang matang. “Kami yakin dan perca ya WH sudah mempersiapkan pr ogram

Suminta terhebatn ya dalam membina sepakbola nasional dan saya yakin pula timnas akan menjadi terhebat.” (wawan)

Barnas Rezky

Murid SDN Gondrong 03 tengah menampilkan pakaian daerah pada peringatan hari Kartini. (iwan) baju daerah rata-rata mereka terl ihat anggun memakainya dan ber ani bergaya di atas panggung. Para orangtua murid yang kebetulan menonton pun mer asa terhibur. “Wah boleh juga nih penampilan anak-anak kita,” kata Ati Hayati, salah satu orangtua murid. Dirinya berharap agar kegiatan kreatifi tas seni ini bisa diadakan setiap semester . Yuyun Yuniarti, Kepala SDN Gondrong 03, mengutarakan lewat peringatan Hari Kartini yang digelar setiap tahun diharapkan para murid bisa meneladani semangat juang pahlawan nasional tersebut. Dalam kegiatan ini ataupun pera yaan hari-hari benar nasional dan keagamaan sekolah tidak memungut dana dari murid. (iwan)

Aam: WH Mampu Pimpin PSSI
TANGERANG – Jika H Wahidin Halim menjadi Ketua Umum PSSI akan mampu membawa persepakbolaan Indonesia ke arah yang lebih baik. Demikian diutarakan Aam Muharam, Sekum SSB Benteng Muda, menurutnya pengalaman WH menjadi Manajer Persita Tangerang dan Ketua Umum Persikota Tanger ang menjadi bukti k emampuannya memimpin organisasi sepakbola. “Saya yakin WH mampu memimpin PSSI dengan baik,” katanya. (imron)

Lapangan PORCI yang Dipercantik Kini Tak Pernah Sepi
CIBODAS – Men yediakan sarana-prasarana pengembangan bakat pesepakbola Kota Tangerang, Lapangan Porci di Kecamatan Cibodas pun diperbaiki P emk ot Tanger ang melalui Disporbudpar. Ternyata gayung bersambut, begitu lapangan sepakbla itu mulus, maka diprogram pembinaan pesepakbola pemula dengan membuka kelas SSB, mulai umur 9 tahun sampai dengan 14 tahun. “Kegiatan latihannya seminggu 3 kali, yaitu setiap hari Rabu, Jumat dan Minggu,” kata Dede Iskandar, Pengurus Perawatan Lapangan Porci, Rabu (27/4). Dijelaskan lapangan ini semenjak dibangun dengan adanya kegiatan SSB menjadi ramai, terlebih saat ini sedang ada kegiatan pertandingan Wahidin Halim Cup setiap harinya. KOTA BENTENG menginf ormasikan lapangan sepakbola di kawasan berpenduduk padat ini memang menjadi tak pernah sepi dari kegiatan olahraga masyarakat. Lapangan ini selain dipakai untuk berlatih SSB, juga dimanfaatkan untuk warga bermain sepakbola, atau sekedar iseng-iseng tendang sana-sini bola oleh beberapa warga yang datang ke lapangan. Al ipudin, Ketua Remaja RW 04 Kelur ahan Cibodas, menambahkan pihaknya sebagai remaja sangat bersyukur memiliki lapangan ini kar ena segala kegiatan dapat difokuskan di lapangan ini. “K ami kalangan remaja dan kar ang taruna merasa bangga dengan Walikota Tangerang yang begitu peduli dengan dunia olah raga.” (wawan)

Seribuan Murid SDN Komplek Perumnas Berbaju Adat
CIBODAS – R atusan murid SDN Perumnas I, III, V, dan XII, mengikuti upacara dan karnav al Hari Kartini dengan memakai pakaian adat, Kamis (21/ 4). Sementara para guru memakai busana keba ya dan batik. Seusai upacar a, 1.000an murid diajak berkarnaval kel iling lingkungan sekolah. Meskipun terlihat lelah, para murid bergembira dan senang mengikuti peringatan ini. Hj Arbainah, K epala SDN Perumnas V, menjelaskan peringatan ini untuk memberi pemahaman perjuangan RA Kartini kepada murid-murid dan semua harus dapat bersyukur terutama para wani ta yang dapat bersek olah dengan baik berkat perjuangan pahla w an w a n i ta ini. (w awan)

Porci pun Serukan Dukungan
CIBODAS – Terkai t pencalonan H Wahidin Halim sebagai Ketua Umum PSSI 2011-2015, para pengurus Persatuan Olah Raga Cibodas (PORCI) menyatakan dukungan beratnya. “Kinerja WH yang mampu menangani segala bidang, cocok menangani PSSI yang drop…” Endang, Sekertaris Porci, Rabu (27/ 4), mengutarakanpihakn ya akan lebih bangga menjadi warga Kota Tangerang bila H Wahidin Halim dapat menduduki jabatan Ketua Umum PSSI. “Kami sangat perca ya WH akan dapat membuat persepakbolaan Indonesia menjadi lebih profesional dan maju.” Oleh karena i tu Pengurus Porci dan war ga Cibodas siap mendukung dan menghantar WH menjadi Ketua Umum PSSI. (wawan)

488 Pelajar Kelas 9 SMPN 1 Istighosah Berjamaah
TANGERANG – Sedikitn ya 488 pelajar kelas 9 SMPN 1 Kota Tangerang menggelar sholat istighosah berjamaah memohon berkah Allah SWT untuk keberhasilan mer eka mengikuti ujian nasional (UN) di lapangan olahraga sekolah, Rabu (20/4). Isighosah digelar bakda Isya dipimpin Guru Agama Ustadz Muhidin, dilanjutkan mendengar bimbingan motiv asi disampaikan nar asumber H Ahmad Haris Jaya, ahl i motiv asi dari Yogyakarta. Yeni Heriyani, Guru Pembina Kesiswaan SMPN 1, mengatakan dengan istighosah bersama diharapkan dapat menjadi obat mujarab untuk menenangkan jiw a p a ra siswa sehingga membangki tkan r asa per cay a diri mer eka untuk menjaw ab dengan baik soal-soal UN. Toh, par a pelajar pun sudah dipersiapkan mengikuti UN dengan mengikuti pengayaan di sekolah maupun bimbel di luar sekolah. “Mudah-mudahan anak-anak kami semuanya berhasi l dalam UN…” katanya. (vanessa)

Endang

Harga Mati Dukung WH Jadi Ketua Umum PSSI
CILEDUG - Pengurus dan pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Ciledug mengaku menjadi harga mati bagi klubnya mendukung H Wahidin Halim untuk menjadi Ketua Umum PSSI. “WH pantas menjadi Ketua Umum PSSI karena selain memiliki pengalaman di dunia sepakbola, dia orang yang bersih dalam memimpin,” kata Agus Santosa, Ketua SSB Putra Ciledug saat dihubungi di tempat latihannya di Stadion Lapangan Sudimara Bar at, Selasa (26/4). Dikatakan dengan kepemimpinan WH diyakini bi la ada oknum yang berniat merusak persepakbolaan nasional pasti akan diberantasnya. “Sebab itu kami mendukung WH dengan harga mati demi kemajuan sepakbola nasional,” katanya sekali lagi. Ismet Ghazali, pelatih SSB Putra Ciledug, mengungkapkan WH figur pemimpin yang baik, begitu juga dalam olahraga sepakbola. Terbukti banyak kompetisi atau turnament sepakbola yang memakai namanya. Selain i tu SSB -SSB yang ada di Kota Tangerang setiap tahun k erap dibanjiri peminat untuk ber gabung. (iwan)

Sejumlah pemuda menunjukan kerapian Lapangan S epakbola Porci. (wawan)

Camat Larangan Buka Musran Pramuka
LARANGAN - Camat Larangan Mulyadi membuka kegiatan Musyawarah Ranting (Musran) untuk memilih pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Larangan 2011-2014. Musran yang di laksanakan di Aula Kantor Kecamatan Larangan pada Sabtu (23/4) pagi itu dihadiri Felix Mulyawan, Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, para lurah se-Kecamatan Larangan selaku pembina gerakan pramuka dan para kepala sekolah selaku Mabigus. Muly adi mengatakan dengan musran ini gerakan pramuka di Larangan nantinya bisa lebih berkiprah dalam perkembangan pembangunan di Kota Tangerang. “I ntinya gerakan pr amuka bisa menjadi garda terdepan,” kata Mulyadi yang juga Majel is Pembina Ranting Gerakan Pr amuka Kecamatan Larangan. Fel ix Mulyawan mengatakan gerakan pramuka di Kecamatan Larangan menduduki urutan k e-5 yang melaksanakan musran untuk tingkat kecamatan di K ota Tangerang. Diharapkan adanya musran ini ger akan pramuka di Larangan bisa lebih baik lagi. (iwan)

Hattrick Saeful Rohman Menangkan Infokom dari Bappeda
TANGERANG – Strik er gaek yang merupakan pemain naturalis asal Pakistan Saeful Rohman, Al Hajj menciptakan hat trick k e ga wang B appeda yang dikawal Suparman dalam pertandingan futsal Dinas Inf okom vs B appeda di Lapangan Futsal di kawasan Jl Otista, Rabu (27/4). Sejak kick off pertama, Tim Futsal Dinas I nfokom yang dimotori Taufiq langsung menekan pertahanan Bappeda, permainan saling men yer ang diperagakan oleh kedua tim sehingga permainan semakin enak ditonton. Pada meni t k e 10 tim I n fokom ketinggalan 0-1, gol tersebut diciptakan oleh Dedi Kusnadi, yang menerima umpan silang langsung dimanfaatkan dengan tendangan ker as ke ga wang Infokom yang dikawal Dhian Priatno. Ketinggalan 0-1, tak membuat Infokom down. Namun serangan demi serangan terus dihujamkan oleh striker gaek Saeful Rohman, sehingga akhirnya bobol juga gawang Bappeda kedudukan menjadi imbang 1-1. Setelah melakukan gol balasan, Infok om terus menekan dan pada akhirnya pemain gaek Saeful Rohman, menciptakan gol sehingga menambah angka menjadi 2-1. Serangan demi serangan terus si lih berganti y ang diperagakan oleh kedua tim, dan skorpun saling berkejaran. Bahkan I nfokom sempat tertinggal 7-8. Ketinggalan 7-8 Infokom menurunkan gelandang serang Asep Tah yudin, memperkuat sektor tengah yang sempat keteter, supply bola ke depan semakin tajam dan terus menggedor gawang Bappeda. Dan pada akhirnya sk or kembal i imbang 8-8 setelah pemain tengah Opik menyarangkan bola k e gawang Bappeda. Permainan yang diperagakan semakin sengit, meskipun secara fisik mulai menurun. Bahkan Saeful Rohman, yang terus menggedor gawang Bappeda dan tercipta kembal i gol. Menjelang akhir pertandingan kembali gawang Bappeda kebobolan, sehingga kedudukan akhir 108 untuk kemenangan Infokom. (imron)

Kegiatan Musran untuk memilih pengurus Kwaran Pramuka Kecamatan Larangan. (iwan)

Ny Djumiati Terus Pesankan PHBS
Pengurus, pelatih dan siswa SSB Putra Ci ledug tengah berpoto bersama sebelum latihan dan mereka mendukung WH menjadi ketua Umum PSSI. (iwan) TANGERANG – Bertanggungja wab melaksanakan tugas sebagai kader keber sihan dan jumantik RW 04 Kelurahan Babakan, Ny Djumiati Hamdani mengaku tak pernah bosan menggelorakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan. Ditemui Rabu (27/4), Ny Djumiati mengatakan dalam setiap kesempatan kerjabakti, per temuan jumantik, dan posyandu, dirinya beserta rekan kader berusaha aktif menyisipkan himbauan PHBS dalam setiap percakapan atau obrolan dengan kaum ibu. “Karena lingkungan kami ini pernah meraih Juara III Lomba Hatinya PKK se-B anten pada 2008 lalu, makanya kami selaku kader bertanggungja wab untuk terus membina warga 5 RT memelihara kebersihan dan penghijauan lingkungan,” katanya. (vanessa)

-8

WANITA & KELUARGA

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

TP PKK Kota Tangerang Gelar Penjaringan
TANGERANG Menjaring PKK kelurahan terbaik untuk diikutsertakan dalam Lomba Simulasi Pola Asuh Anak, PAUD, Hatinya PKK dan Posyandu Terintegrasi tingkat Propinsi Banten 2011, TP PKK Kota Tangerang akan menggelar bina wilayah ke PKKPKK kelurahan terbaik di 13 kecamatan.

Dari Dapur PKK
Rawon Tulang Iga Sapi
Oleh: Ny Lia Beben
BOSAN memasak iga sapi menjadi sop, cobalah masak daging tulang iga sapi dengan dirawon. Sajian ini, selain lezat, tentu saja akan memberi variasi makanan bagi keluarga tercinta. Bagaimana cara memasak rawon yang enak sehingga bisa membangkitkan selera makan keluarga anda di rumah, ikuti resep memasak rawon tulang iga sapi sesuai y ang dikirimkan Ny. Lia Beben, Pengelola PAUD Flamboyan Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang. Bahannya a.l: 1 kg tulang iga sapi yang sudag dipotong-potong sesuai selera, 3 liter air untuk merebus daging, taoge pendek secukupnya, sambel terasi, minyak goreng secukupnya untuk menumis bumbu halus yang bahannya terdiri dari; 5 siung bawang putih, 8 siung bawang merah, 5 siung kemiri, 2 ruas jari langkuas, ½ ruas jari jahe, ½ ruas jari kunyit, 1 sdm ketumbar sangrai, ½ sdt jintan, 10 biji keluwek, 3 lembar daun jeruk, 2 batang sereh. Cara membuatnya adalah daging tulang iga yang sudah dicuci bersih lalu direbus bersama sedikit garam sampai empuk, lalu angkat dan daging tiriskan. Selanjutnya tumis bumbu halus beserta daun jeruk dan sereh sampai bumbu matang dan harum. Lalu masukkan air rebusan daging iga tadi ke dalam bumbu tumis lalu dimasak lagi hingga kuah daging mendidih sambil ditambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Setelah kuah mendidih masukkan daging yang sudah direbus tadi lalu masak hingga bumbu rawon meresap ke dalam daging. Setelah rawon matang, cara penyajiannya beserta taoge pendek dan sambal terasi bila suka. Selamat mencoba! (vanessa)

Pembinaan wi layah oleh PKK Kota Tangerang ke PKK Kecamatan Benda. (dok KOBEN) Ketua TP PKK Kota Tangerang Hj Niniek WH, Selasa (26/4), mengatakan untuk memenangkan ke-4 lomba yang digelar propinsi itu TP PKK Kota Tangerang akan menurunkan personil lengkap menilai PKK-PKK k elurahan terbaik 13 kecamatan. Timter diri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Pengurus P okja I, Pokja II, Pokja III, dan Pokja IV TP PKK Kota Tangerang. Sebab itu Hj. Niniek menghimbau kepada tiaptiap PKK kecamatan untuk bersungguh-sungguh menunjuk lokasi PKK kelurahan terbaik sehingga hasil akhir yang ditentukan tim benarbenar bisa mewakili PKK Kota Tanger ang. Sesuai rencana penjaringan PKK terbaik se-Kota Tangerang akan dilakukan pada awal Mei 2011. (vanessa)

Posyandu Anggrek Jadi Unggulan Bojong Jaya
KARAWACI – Salah satu posyandu unggulan di wilayah Kelurahan Bojong Jaya adalah Posyandu Anggrek RW 05. Meskipun belum memiliki gedung posyandu, namun para kader aktif berkegiatan membina kesehatan masyarakat dengan menempati kantor sekertariat RW. Ny Cahya Ningsih, Ketua Posyandu Anggrek, Selasa (26/4), menjelaskan para kader tidak merasa susah dalam berkegiatan. Kegiatan pembinaan balita, lansia, dan kegiatan posyandu lainnya seperti penimbangan, imunisasi, penyuluhan dan juga PAUD, semua berjalan lancar. Ny. Febby, Kasi Pemerintahan Kelurahan Bojong Jaya menambahkan pihaknya salut dengan para kader posyandu di wilayah ini. Diharapkan dengan berNy. Febby kegiatan posi ti f, gedung posyandu akan diprioritas Pemkot Tangerang dibangun di sana. (wawan)

Senang Dibina Wilayah TP PKK Kota Tangerang
LARANGAN - Pengurus PKK RW 02 Kelurahan Gaga mengaku senang di wilayahnya akan dilakukan pembinaan wilayah oleh TP PKK Kota Tangerang pada pertengahan Mei ini. “Setidaknya wawasan kita akan bertambah untuk memajukan program PKK,” kata Ny Rubiatmi Susilo, Pengurs PKK RW 02 Kelurahan Gaga saat mengikuti Rakor PKK Kelurahan Gaga di aula kantor kelurahannya, Selasa (26/4). Senada dengan Suryati, pengurus PKK lainnya mengatakan bahwa kunjungan TP PKK Kota Tanger ang sebagi bentuk perhatian memajukan PKK kelurahan. “Lewat binwil nanti kita juga bisa memperbaiki kekurangan y ang ada…” Ny Saidah Syarifudin, Ketua PKK Kelurahan Gaga, mengatakan di RW 02 kegiatan PKK sudah berjalan baik. Di antaranya sudah ada kegiatan Posyandu, BKB, PAUD, Toga, kegiatan pengajian warga bahkan koperasi. “Dengan dilakukan pembinaan dari tingkat kota diharapkan mereka lebih semangat.” (iw an)

Kartinian, PKK Periuk Jaya Gelar Beragam Lomba
PERIUK – Suasana meriah mewarnai penilaian Permainan Tradisional dan Lomba Tumpeng yang diikuti 200-an kaum ibu warga 8 RW dan kader seKelurahan Periuk di halaman kantor kelurahan itu, Minggu (24/4). Gerak-gerik penampilan lucu peserta saat beraksi mengikuti lomba Joged Jeruk, Balap Ny. Sri menyerahkan tropi kepada Juara I Lomba T umpeng Karung, Estafet Bola, yaitu Kelompok PKK RW 06 Periuk Jaya. (vanessa) dan Memasukkan Benang ke Dalam Jarum, spontan mengunpenampilan dan rasa dari 8 tetampah nasi dang gelak tawa para penonton sehingga tumpeng duta 8 kelompok PKK RW. menambah meriah suasana. Ny Sri Hana Dewi Y ani, Ketua TP PKK Berbarengan dengan gelaran perKelurahan Periuk Jaya, mengatakan kemainan, lomba tumpeng pun digelar di giatan ini selain untuk memperingati Hari Aula Kelurahan Periuk Jaya. Pengurus PKK Kartini juga untuk menambah erat silahtuKelurahan Periuk Jaya menilai kualitas rahmi antarkader dan kaum ibu. (vanessa)

Pengurus PKK RW 02 tengah mengikuti rakor PKK Kelurahan Gaga. (iwan)

Diberi Perhatian Balita Berberat Badan Kurang
TANGERANG – Diaklamasi PKK kelurahan-kelurahan di Kecamatan Tangerang akan memberi porsi lebih besar untuk meningkatkan upayaupaya pemantauan dan menstimulan balita-balita berberat badan kurang. Demikian aklamasi Rapat Koordinasi PKK Kecamatan Tangerang yang diikuti 56 pengurus PKK dari 8 kelurahan di aula kecamatan it u, Rabu (27/4). Dalam rapat ini memang membahas upaya lanjutan meningkatkan kualitas posyandu memantau intensif balita berberat badan kurang. Peserta terdiri ketua PKK kelurahan, sekretaris, bendahara, dan pengurus Pokja I-IV diberi pemahaman langkah ke depan untuk meningkatkan posyandu

Hj Eny Daryanto duduk berdampingan Hj Tien Nurwana memaparkan program kerja PKK. (vanessa) terintegrasi perbaikan gizi balita oleh Kepala Puskesmas Sukasari dr Etika. Sessi berikutnya peserta dipahami tentang tata-cara baru pengisian administrasi PKK yang disebut Sistem Informasi Manajemen (SIM) 10 Program Pokok PKK selaras dengan PKK pusat yang dipaparkan narasumber pengurus PKK Kota Tanger ang Hj En y Daryanto. Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Tangerang Hj Tien Nurwana mengatakan program kerja PKK Kecamatan Tanger ang 5 tahun ke depan sesuai rumusan program TP PKK Kota Tangerang yang mengacu pada perwujudan program MDG’s. (vanessa)

PKK RW 01 Cikokol Gelar Lomba Masak & Karaoke
TANGERANG – Suasana gembira penuh semangat mewarnai lomba memasak nasi goreng dan karaoke yang diikuti 28 kaum ibu kelompok dasawisma 5 RT pada RW 01 Cikokol di lapangan Komplek Asdam, Jumat Peserta lomba karaoke tampil di atas panggung, sementara (22/4). peserta lomba memasak berjajar di tepian panggung. (vanessa) KOTA BENTENG memantau lomba karaoke yang diikuti Dasawisma RT 02, dan Juara III 9 peserta dilangsungkan di atas Kelompok Dasawisma RT 07. panggung, sementara di tepian Untuk lomba memasak nasi goreng panggung berjajar rapi 9 kelompok dengan kriteria rasa dan gizi berimbang, kaum ibu mengikuti lomba memasak Juara I Kelompok Dasawisma RT 02, Juadengan cepat menu nasi goreng. ra II kelompok Dasawisma RT 01, dan Sementara juri dipimpin Ketua Tim Juara III Kelompok Dasawisma RT 07. Juri Hj. Terry Naman, Ketua PKK Ketua Panitia Ny Umi Rohaya Malo Kelurahan Cikokol, memberi nilai mengatakan walaupun lomba ini hanya peserta dua lomba itu. Akhirnya juri digelar sederhana dengan hadiah menetapkan 3 peserta terbaik Lomba perlengkapan rumahtangga sederKaraoke terdiri dari Juara I Kelompok hana, tetapi peserta bersemangat Dasawisma RT 07, Juara II Kelompok mengikutinya. (vanessa)

PAUD Bougenvile VI KB Buka Kelas Sore
BATUCEPER – Menarik minat orangtua balita mengikuti pendidikan balitanya di PAUD, kegiatan PAUD Bougenvile VI dilakukan pada sore hari. “Kegiatan itu dilakukan sejak PAUD dipindah-tempat dari aula kantor Kelurahan Kebon Besar ke gedung Posyandu baru di RW 02. Kami buka kelas sore, mulai jam 3 sore hingga pukul 5 sore,” kata Ny Mamah, Guru PAUD Bougenvile VI, Senin (25/ 4). Warga yang kebanyakan bekerja di pagi hari lebih menyukai mengantar balitanya ke PAUD pada sore hari. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin sampai Jumat ini dibimbing 3 guru secara bergantian. (irfan)

Balita anggota PAUD Bougenvile VI menari dan bernyanyi dibimbing guru mereka. (irfan)

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

HIGIENIS & SEHAT

9Sangiang Jaya Pantau Hewan Peliharaan
PERIUK - Selesai mendata 70% rumahtangga pemelihara hewan di 12 RW, Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan Hewan Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, akan meminta bantuan vaksin hewan anjing kepada Distanak Kota TangeEdi Hasbulloh rang. Edi Hasbulloh, Satgas Kesehatan Hewan Kelurahan Sangiang Jaya, Senin (25/4) mengatakan dari hasil data 70% pemelihara hewan tercatat sekitar 30% warga memelihara hewan anjing. “Walaupun sampai saat ini belum ditemukan kasus rabies di lingkungan tetapi mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya. Sebab banyaknya anjing peliharaan warga di komplek Perumahan Taman Cibodas yang berkeliaran, warga lainnya menjadi khawatir digigit anjing tersebut dan terjangkit rabies. “Rencananya dalam waktu dekat akan kami buat surat usulann ya k epada Distanak,” katanya. Petugas pun terus memberi penyuluhan kepada warga pemilik hewan peliharaan ternak ayam, burung, kambing, agar senantiasa menjaga kebersihan kandangnya dengan caracara yang baik. Ini untuk mencegah penyakit disebabkan hewan peliharaan tertular kepada manusia. (vanessa)

Puskesmas Pondok Bahar Banyak Layani Pasien Gangguan Jiwa
KARANG TENGAH - Puskesmas Pondok Bahar belakangan ini banyak melayani pasien yang terkena gangguan jiwa. Berdasarkan catatan puskesmas dari hasil kartu penjaringan, jumlahnya mencapai 25 persen dari keseluruhan pasien yang datang.
Tanda-tanda mengalami gangguan jiwa menurut, dr Rini Eka, Pemegang Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Pondok Bahar, Senin (25/4), adalah pasien mengeluhkan sesak napas, sulit tidur, n yeri ulu hati, jantung ber debar-debar, dan sakit kepala. “Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan fisik semisal tensi darah tetap normal. Artinya tidak apa- apa,” katanya. Lalu berdasarkan laporan pengakuan pemeriksaan, semisal di lab dan CT Scan, tidak ada masalah. Rini menjelaskan gangguan jiwa jenis mental emosional ada tiga macam, yakni cemas, depresi dan mania. Rasa cemas dikarenakan sering gelisah dan sering berdebar-debar. Depresi dikarenakan sering murung, sedih, putus asa dan mengaku tidak punya gairah hidup. Sementara gangguan mania ditandai dengan rasa senang berlebihan dan banyak bicara. Terapi yang diberikan kepada pasien gangguan jiwa di antaranya dengan diberi obat-obatan yang lengkap, konseling untuk mengetahui faktor pemicu timbulnya gangguan jiwa, dan dihimbau agar lebih mendekatkan kepada Tuhan YME. (iwan)

dr Rini Eka, petugas Puskesmas Pondok Bahar, tengah melayani pasien. (iwan)

Dokcil As-Syukuriyyah Wakili Cipondoh di Lomba Dinkes
CIPONDOH – Tiga murid SDIT As-Syukuriyah mewakili Kecamatan Cipondoh dalam lomba cer das-cermat Dokter Kecil (Dokcil) di Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Mereka Chika Bella Nindra Kusmandar, Al iya Sabrina dan Rahmasari Sylvi Herdiani, ternyata mampu bertahan hingga babak semifinal lomba. “Sekolah kami terpilih setelah adanya penyuluhan Dokcil se-Kecamatan Cipondoh, oleh Puskesmaspuskesmas yang ada bulan lalu,” kata Ny. Lintang, guru UKS SDIT As-Syukuriyyah, Senin (25/4). Untuk itu secara serius sekolah memilih 3 murid untuk dipersiapkan menghadapi murid-murid SD lainnya dari perwakilan 12 kecamatan. “Mereka terpilih karena menonjol prilaku dan pengetahuan kesehatannya di sekolah.” Ketiga murid yang memiliki cita-cita yang sama sebagai seorang dokter tersebut, telah melakukan pengayaan materi selama 4 hari sebelum mengikuti lomba. “Tapi kami gagal ketika menjelaskan kepanjangan HIV/AIDS,” kata Chika. (irfan)

60 Ibu Ikuti Penyuluhan Pentingnya Imunisasi Campak
CIPONDOH – Sekitar 60 kaum ibu dari berbagai majelis taklim di Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, mengikuti penyuluhan tentang pentingnya imunisasi campak dari Puskesmas Ketapang. Kaum ibu ini dihimbau Selpi mengimunisasi campak bayinya agar meminimalis terkena penyakit campak di k emudian hari. “Tanpa imunisasi campak, serangan virus campak dapat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian balita,” kata Selpi, petugas Puskesmas Ketapang, Kamis (21/4). Serangan penyakit campak juga dapat menyebabkan kebutaan, oleh karenanya penderita harus sering diberikan vitamin A dosis tinggi. “Warga banyak mengenal tampek (campak, red) sebagai hal yang biasa, padahal jika tidak ditangani dengan tepat dapat berbahaya.” Dijelaskannya imunisasi campak mulai diberikan sejak bayi berumur 9 bulan, dengan syarat kondisi bayi dalam keadaan sehat. Setiap tahunnya Puskesmas Ketapang memprogramkan pemberian imunisasi campak, yaitu di bulan November pada murid kelas 1 SD. (irfan)

Chika, Brina dan Dian bersama Ny. Lintang di ruang kepala sek olah. (irfan)

Posyandu Delima PJ Pantau Kesehatan 2 Balita
PERIUK - Sedikitnya 2 balita dengan berat badan kurang terus dipantau peningkatan gizinya oleh Posyandu Delima RW 05 Perumahan Periuk Jaya, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, dalam setiap kegiatan penimbangan setiap bulannya. Balita bernama Fahda dan Saputra yang sama-sama berusia tiga tahun ini hanya memiliki berat badan 9 kg dan 9,5 kg, kurang dari berat badan ideal balita seusianya yang seharusnya minimal 12 kg. Ny Elis Yuniartiti, Ketua Posyandu Delima, Senin (25/4), mengatakan pihaknya terus memberi konsultasi di setiap kegiatan penimbangan kepada orangtuanya. Kedua balita inipun dirujuk untuk diikutsertakan dalam Pembinaan Pos Gizi Puskesmas Periuk Jaya. “Sebab itu kedua balita ini rutin sebulan sekali mendapat bantuan susu dan biskuit dari posyandu maupun puskesmas,” katanya. Walaupun mereka tinggal di komplek perumahan tetapi orangtua mereka terPHK dan kini berkerja serabutan. Disarankan keluarga itu rajin memasak sayur dan lauk-pauk y ang sehat yang harganya terjangkau. (vanessa)

Posyandu Delima RW 05 Periuk Jaya tengah menggelar penimbangan rutin setiap bulan. (vanessa)

Petugas Puskesmas Karawaci Baru Pun Berkebaya
TAK seperti biasa, petugas wanita Puskesmas Karawaci Baru pun di Hari Kartini bertugas dengan memakai busana kebaya dan petugas pria mengenakan pakaian batik. Sontak suasana layanan puskesmas di Kamis (21/4) pun menjadi meriah karena para pengunjung dan pasien pun merasa senang mendapat layanan dengan busana spesial itu. dr Arnita Asiah Harahap, petugas puskesmas mengutarakan untuk perjuangan Kartini memang harus dikenang karena pahlawan ini telah mengangkat harkat dan martabat wanita, sehingga saat ini wanita dapat berkarier. “Oleh karena itu tidak ada salahnya saat ini kami mengenang dengan cara berpakaian kebaya.” Ditambahkan drg Koesrijani, Kepala Puskesmas Karawaci Baru, semoga dengan mengenang jasa RA Kartini, para kaum wanita dapat meneruskan cita-citanya dan dapat menjaga martabat gendernya. (wawan)

Usai lomba karaoke, petugas Puskesmas Sukasari berfoto bersama di aula puskesmas. (vanessa)

Kartinian, Petugas Puskesmas Sukasari Beri Layanan Berkebaya
TANGERANG – Memperingati Hari Kartini, puluhan petugas medis wanita Puskesmas Sukasari, Kecamatan T angerang, kompak berbusana kebaya saat memberi layanan di puskesmasnya, Kamis (21/4). Petugas berseragam kebaya dimulai dari petugas loket, dokter, bidan, perawat hingga petugas apotik. Lalu pelayanan kepada pasien dengan berbusana ala Kartini dinilai Kasubag TU Puskesmas Sukasari Yudi Budiono. Seusai kerja, para petugas puskesmas pun menggelar lomba karaoke yang diikuti staf puskesmas dengan memperebutkan uang pembinaan dari Camat Tangerang dan perlengkapan rumahtangga. dr Etika, Kepala Puskesmas Sukasari, mengatakan pada dasarnya momentum peringatan ini untuk membangkitkan kembali kinerja petugas perempuan sehingga ke depannya mereka akan terus bersemangat meningkatkan kinerjanya untuk terus memberi prima kepada masyarakat. (vanessa)

Staf Puskesmas Neglasari berbusana daerah memberi layanan kesehatan kepada warga. (irfan)

Petugas Puskesmas Neglasari Berbusana Daerah
MEMPERINGATI Hari Kartini, petugas wanita Puskesmas Neglasari sepakat dalam satu hari itu bekerja dengan memakai busana daerah. “Pada hari ini seluruh staf Puskesmas berbusana daerah,” kata dr Televisianingsih, Kepala Puskesmas Neglasari, Kamis (21/4). Walau berkebaya mereka tetap memberi pelayanan kesehatan dengan baik. Warga pun nampak senang dan terhibur dengan pelayanan yang sedikit berbeda saat itu. “Kami tetap berkegiatan dengan busana ini, baik di dalam gedung maupun di luar gedung,” kata satu petugas puskesmas. (irfan)

- 10

KECAMATAN MEMBANGUN

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

Dinas PU Bina Marga Tanggap Perbaiki Kerusakan Jl Malabar
CIBODAS – Petugas Dinas Pekerja Umum (DPU) Bina Marga Kota Tangerang, Senin (25/4), menggelar perbaikan Jalan Raya Malabar di Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas dnegan penambalan dan perapian paving blok yang bergelombang.
Abidin, Mandor Pekerjaan Perbaikan, mengakui setiap harinya kelompoknya berkeliling memperbaiki kerusakan jalan sebagai pemeliharaan jalan. “Ini sesuai perintah atas surat usulan perbaikan dari tiap kelurahan atau kecamatan yang diterima pihaknya.” Uci, pengguna jalan, mengakui senang dengan tindakan cepat Pemkot Tangerang memperbaiki kerusakan jalan. Meskipun terkadang harus mengalami kemacetan pada saat ada perbaikan, “ya tak masalah…” (wawan) Para kader Posyandu Seruni RW 10 Cibodasari

Kader Posyandu Seruni Senang Punya Gedung
CIBODAS – Kader Posyandu Seruni di RW 10 Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, merasa senang mendapat informasi gedung posyandunya akan dibangun Pemkot Tangerang di tahun ini. “Wah senang, nanti bisa punya gedung sendiri. Selama ini kami berkegiatan posyandu di sekretariat RW…” kata Ny Juju Junariah, Sekertaris Posyandu Seruni. Sebab itu, dia beruangkali mengucapkan terimakasih kepada P emk ot Tanger ang telah peduli pada kebutuhan posyandunya. “Kami bersama para kader sudah mempersiapkan program yang akan dilaksanakan di gedung baru nanti,” tambahnya. (wawan)

Petugas Dinas PU Bina Marga Pemkot Tangerang tengah memperbaiki paving blok jalan. (wawan)

Jl HR Rasuna Said yang retak di Panunggangan tengah diaspal. (iwan)

Jl HR Rasuna Said Selalu Dibuat Mulus
PINANG - Jalan HR Rasuna Said yang di berapa titiknya terdapat retak-retak kini sudah selesai diaspal pekerja Bagian Pemel ihar aan Dinas PU Pemk ot Tangerang. Seperti pada Selala (26/4) siang jalan yang masuk Kelurahan Panunggangan dan Cipete itu kini tidak ada lagi yang retak. “Pemerintah Kota Tangerang memang sangat perhatian jalan mulus, ” kata Hendi, warga ketika melihat pengerjaan pengaspalannya dua hari lalu. Iwan Kuswan dari Dinas PU Kota Tanger ang mengutarakan kegiatan pengaspalan jalan yang rusak merupakan pekerjaan rutin instansinya. “Ini kewajiban pemerintah untuk memelihara jalan. (iwan) ”

Dua Posyandu Siap Dibangun di Nusa Jaya
KARAWACI – Warga bersama para kader Posyandu Merah Delima RW 04 Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, merasa senang dengan akan dibangunkannya gedung posyandu diwilayahnya. Ny Supriyanti, Ketua Posyandu Merah Delima, Selasa (26/4), mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang telah membelilahan untuk gedung posyandu di wilayah Kampung Baru, RT 03/04, dengan luas 200 M2 pada bulan September 2010. “Mudah-mudahan tahun ini gedung itu dibangun.” Agianto, Lurah Nusa Jaya, menjelaskan untuk tahun ini di wilayah kelurahan Nusa Jaya akan dibangun dua Posyandu, yaitu di wilayah RW 04 dan wilayah RW 03. Diharapkan setelah terbangunnya gedung posyandu, warga dan para kader bisa lebih bersemangat dalam membantu program pemerintah bidang kesehatan keluarga masyarakat. (wawan)

60 Warga RW 07 Alam Jaya Kerja Bakti Perbaiki Jembatan
JATIUWUNG – Sedikitnya 60 warga RW 07 Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, menggelar kerjabakti memperbaiki kerusakan jembatan kecil penghubung Perumahan Purati ke jalan utama, Minggu (24/4) Rukimin, Ketua RW 07 Kelurahan Alam Jaya, menjelaskan kerusakan jembatan kecil ini mengganggu aktifitas warga melintas jembatan. Khawatir semakin rusak, maka warga pun berswadaya memperbaikinya. Achmad Zuldin, Lurah Alam Jaya, berterima kasih kepada warga RW 07 yang telah peduli dengan keadaan sekitar ini. “Semoga warga di RW yang lain pun memiliki rasa kepedulian serupa di wilayahnya masing-masing.” (wawan)

Kantor Kelurahan Pajang akan Dibangun di Bekas Kantor UPTD
BENDA – Pembangunan Kantor Kelurahan Pajang yang baru direncanakan akan didirikan di lokasi bekas Kantor UPTD Benda. Sedangkan kantor UPTD akan berpindah ke kantor Kelurahan Pajang yang lama. Sudiman, Lurah Pajang, Selasa (26/4), menjelaskan proses pembangunan kantor k elurahan akan dilaksanakan pada tahun ini. Sementara kantor UPTD yang baru akan dibangun dekat Kecamatan Benda di tahun 2012. Atas nama warga ia mengucap terima-kasih pada perhatian Pemkot Tangerang dengan memberi gedung baru yang berada di pintu masuk Bandara Soeta itu. “Alhamdulilah, w arga pasti mendoakan agar segera terwujud.” Kegembiraan juga diungkapkan Maskur warga , Pajang yang berada di kantor Kelurahan Pajang. Dikatakan sudah seharusnya Kelurahan Pajang mendapatkan gedung baru untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik. (irfan)

Kelurahan Periuk Dapat Pembangunan 3 Posyandu
PERIUK – Sedikitnya 3 lingkungan perumahan di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, akan mendapat bantuan pembangunan gedung posyandu dari Pemkot Tangerang tahun ini. Mundakir, S ekel PeMundakir riuk, Selasa (26/4), menjelaskan ke-3 lingkungan itu adalah RW 08 Jalan Villa Mutiara Pluit Komplek Periuk Damai, RW 10 Jalan Taman Elang Perumahan Taman Elang, dan RW 13 Jalan Berlian IV Perumahan Mutiara Pluit. Mundakir menambahkan 3 pembangunan ini diusulkan warga dalam Musrenbang 2010 lalu. Karena lahannya memang sudah siap dari fasos fasum, maka seger a di tindaklanjuti Dinas Tata Kota Tangerang sebagai bagian merealisasikan program pembangunan Seribu Posyandu. “Sementara 3 lingkungan perkampungan yang belum memiliki gedung posyandu terus diusahakan kelurahan bekerjasama RT/RW setempat untuk pembelian lahannya, yaitu lingkungan RW 01, RW 02, dan RW 06,” katanya. Khusus di RW 06 Kampung Nagrak sudah ada target lahan yang bisa dibeli Pemkot Tangerang. Tetapi sampai saat ini belum ada kabar kelanjutannya sebab masih menghubungi ahli waris pemilik tanahnya. (vanessa)

Sudiman, Lurah Pajang bersama Maskur di depan gedung lama kantor Kelurahan Pajang. (irfan)

Ketapang Perbaiki Data Warga
CIPONDOH – Kelurahan Ketapang menerima pengajuan perbaikan data warganya dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk persiapan pelaksanaan e-KTP. Perbaikan, di antaranya dilakukan untuk melengkapi warga yang pindah alamat, dobel data, atau masukan sebagai data warga baru. “Datanya didapat dari laporan para ketua RT/RW, yang telah meninjau langsung di lapangan,” kata Hidayat Bonmat, Sekretaris Kelurahan Ketapang, Senin (25/4). Jangan heran, bila kini di mejanya ban yak terdapat k elompokkelompok surat pemberitahuan Disdukcapil mengenai perbaikan nomor induk kependudukan warga. Ini semua disebabkan adanya pemekar an wilayah RW. “Pendataan inipun penting untuk persiapan Pilkada agar jelas jumlah pemi lihnya di Kelurahan Ketapang,” jelas Hidayat. (irfan)

Warga Senang Gang Sadam Diperbaiki
TANGERANG – Mendapat informasi Gang Sadam yang berkondisi rusak akan diperbaiki Pemk ot Tangerang tahun ini, warga RW 07 Kelurahan Sukasari, K ecamatan Tangerang, menyambut gembira rencana pembangunan ini. Mahmud, Ketua RW 07 Sukasari, Selasa (26/4), mengatakan walaupun dirinya belum memperoleh informasi lebih lanjut tentang kapan dimulainya proses pembangunan Gang Sadam, tetapi dia siap mendukung kelancaran proses pembangunannya. “Saya akan ikut mengawasi kualitas pekerjaan pemborongnya nanti.” Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kelurahan, untuk pembangunan Gang Sadam hingga menembus ke Jalan Balaiwarga I dan II dengan panjang 200 meter dan lebar 2 meter, Pemkot menganggarkan Rp 250 juta. (vanessa)

Hidayat Bonmat di depan kumpulan Surat Pemberitahuan Disdukcapil. (irfan)

Edisi 11

Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

KOTA KITA

10 11
Cibodas Baru Himbau RW Tagih PBB
CIBODAS – Pihak Kelurahan Cibodas Baru tak bosan menyampaikan himbauan kepada pengurus RW yang datang ke kelurahan untuk memberitahu warganya agar segera melunasi PBB. “Cepat lunasi PBB, jangan tunggu sampai Agustus, karena saat itu meH Suhaeli Sukri masuki Ramadhan dan saat memasukan anak sekolah…” kata H Suhael i, Sukri Lurah Cibodas Baru. Sebab itu, pihak kelurahan terus menghimbau agar pelunasan PBB bisa secepatnya dibayarkan. Pihak kelurahan pun telah memerintahkan staf untuk aktif menagih PBB ke rumah-rumah warga. (wawan)

Perencanaan Pembangunan Berdasar Prioritas Pelayanan Masyarakat
BOGOR – Sekda HM Harry Mulya Zein mengatakan perencanaan pembangunan pemerintah daerah harus dilakukan berdasarkan prioritas program dengan bertujuan melayani masyarakat yang didasari perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.
Demikian sekda saat memberi materi pada Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan & Anggaran Angkatan 2 di Hotel Pramesthi, Puncak, B ogor, Selasa (26/0). Dikatakan dalam menjalankan setiap progr am Pemkot Tangerang selalu mengacu pada perencanaan pembangunan dan anggaran yang telah ditetapkan serta disahkan DPRD Kota Tangerang. “Perencanaan pembangunan yang dibuat pun telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan permasalahan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Sekda menambahkan bahwa perencanaan yang dibuat Pemkot Tangerang pun disusun berdasar visi dan misi yang telah ditetapkan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). “Perencanaan akan berjalan baik jika dilakukan secara kontinyu dan dijalankan sesuai dengan perencanaan dari awal sampai dengan selesai,” ingatnya. Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tanger ang H Sayuti mengatakan tujuan dilaksanakannya diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam menyusun perencanaan dan anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Diharapkan pula terciptanya kesamaan pola pikir, pola tindak dan k e-

selarasan dalam menyusun perencanaan dan anggaran mulai dari proses awal sampai akhir. Diklat diikuti 50 peserta

yang merupakan staf perencanaan dari tiap-tiap SKPD. Diklat berlangsung dari tangal 26 hingga 28 April 2011. (imron)

Karawaci Bangkit dalam Penagihan PBB
KARAWACI – Memasuki minggu ketiga April, setelah SPPT PBB diserahkan kepada R T/RW, pelunasan PBB Kelurahan Karawaci mencapai 36,79%. Yaniek Purwanungsih, Kasi Pemerintahan Kelurahan Karawaci, Selasa (26/4) menjelaskan sebelum pendistribusin SPPT Yaniek Purwanungsih PBB kepada warga, pihaknya telah mensosialisasi pentingnya membayar PBB sebagai bagian memperlancar pembangunan di Kota Tangerang. Diiringi kerja keras RT/RW dalam menagih PBB, akhirnya pada pekan ketiga April taguhan telah mencapai 36,79 persen dari target Rp 23.783 766. (wawan)

PBB Sudimara Pinang Masuk 30 persen
PINANG - Pemasukan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2011 Kelurahan Sudimara Pinang sampai bulan April pekan terakhir ini sudah mencapai 30 persen dari target senilai Rp 103 juta. Untuk meningkatkan pemasukan yang lebih signifikan pihak kelurahan memiliki cara tersendiri. “Pertama menyebar surat himbauan kepada warga atau wajib pajak untuk membayar PBB tepat waktu, kata Ahmad Tribuana, ” Sekel Sudimara Pinang, saat melakukan penagihan bersama stafnya di salah satu wilayah, Rabu (20/4). Dalam penagihan, di samping aparat kelurahan yang turun langsung ke wajib pajak, juga dilibatkan seluruh RT. Aparat pun melakukannya setiap hari kerja dan hari libur dengan dibagi per blok wilayah. Sementara para RT melakukannya dengan cara masing-masing. (iwan)

Aparat Sudimara Pinang turun langsung menagih PBB. (iwan)

Hanya Dalam 3 Pekan PBB Periuk Jaya Lunas 100 Persen
PERIUK- Sebuah prestasi luar-biasa bagi Kelurahan Periuk Jaya di bidang pelunasan PBB. T ernyata hanya dalam waktu 3 pekan setelah SPPT PBB disebar dengan target Rp 95.382.646, kini PBB Periuk Jaya sudah lunas 100 persen. Muhamad Y ani, Lurah Periuk Jaya, Selasa (26/4), mengatakan kiat sukses menagih cepat PBB warganya di 4 RW perkampungan dan 4 RW perumahan baru secara cepat, yaitu pihak kelurahan menggalang kerjasama penagihannya dengan RT/RW. “Setelah menerima blanko SPPT PBB dari kelurahan, tiap-tiap RT di perumahan-perumahan baru, memang segera wawaran kepada warga, kemudian menagihnya door to door ke rumah-rumah war ga,” katanya. Sedangkan untuk di lingkungan perkampungan, setiap Sabtu dan Minggu, aparat kelurahan membuka posko penagihan PBB di balaiwarga atau posyandu di tiap-tiap lingkungan RW . “Alhamdulillah, ini berkat kegigihan dan kek ompakkan aparat kelurahan bekerjasama RT/RW, pelunasan PBB bisa tertarik seratus persen,” kata Yani. Yam Susi Darso, K etua RT 04/08 Periuk Jaya, adalah lingkungan RW tercepat melunasi PBB. Di lingkungan ini, hanya butuh waktu 2 hari 67 wajib pajak PBB telah melunasinya. “Bagi saya ini tidak sulit, sebab sebelum blanko SPPT PBB turun saya sudah wawaran kepada warga agar siap-sedia menyisihkan uang untuk membayar PBB.” (vanessa)

Sekel Subur Kasi Tata , Pemerintahan Ny Rauli, dan Ketua RT 04/08 Yam Susi Darso berfoto bersama di depan papan rincian tagihan PBB. (vanessa)

Raskin Berbobot 15 Kg Telah Didistribusikan
TANGERANG - Kabar gembira datang bagi 28.546 rimahtangga sasaran (RTS) keluarga miksin di 104 kelurahan Kota Tangerang karena penyaluran beras raskin jatah mereka telah mulai didistribusikan. KOTA BENTENG menginformasikan pendistribusian raskin ini setelah Bulog mengirimkan jatah raskin bagi warga kurang mampu Kota Tangerang dengan kemasan pelastik seberat 15 kg. Sejak penerimaan raskin berberat sesuai aturan itu, Dinas Sosial Pemkot Tangerang langsung mendistribusikannya kepada RTS yang berhak. Diinformasikan sebelumnya Pemkot T angerang melalui Wakil Walikota H Arief R Wismansyah sempat menolak raskin yang didrop Bulog karena dikemas dalam karung seberat 50 kg. Raskin itu tak sesuai ketentuan hukum sebab itu dikhawatirkan akan menimbulkan konsekuensi hukum. Di antaranya disebabkan dalam pendistribusiannya maka karung berisi raskin 50 kg harus dibongkar dan diganti dengan karung berisi 15 kg, lalu perlu pula dilakukan penimbangan ulang, dan menyediakan karung yang dananya tak tersedia. Namun, setelah dikirimi surat keberatan ke Kantor Kemenkesra di Jakarta, akhirnya Bulog mendrop kembali raskin sesuai kemasan, yaitu 15 kg. (imron)

2 Hari Raskin Kedaung Wetan Habis
NEGLASARI – Hanya dalam 2 hari Raskin yang diterima warga kurang mampu di Kelurahan Kedaung Wetan habis terjual. “Tibanya kemarin siang, sekarang hanya tinggal 20 karung, sore ini juga mungkin habis,” kata H Jamal, Lurah Kedaung Wetan, Selasa (26/4). Setelah menempati gedung kantor kelurahan baru yang luas, sebanyak 784 karung Raskin yang diterima lebih mudah disimpan di kantor kelurahan. Pendistribusian Raskin kepada warga pun semakin mudah, karena langsung disaksikan petugas kelurahan di teras depan kantor kelurahan. (irfan)

SAMBUNGAN BERITA
WH Tuju Senayan...
Tak Cari Popularitas Sebelum WH mengaku dirinya bersedia dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI bukan untuk mencari popularitas. WH yang sangat mencintai dunia olahraga bermaksud untuk memajukan persepakbolaan Indonesia dan siap membawa aspirasi rakyat. “Saya belum memikirkan apakah bisa menang atau tidak. Namun setidaknya dengan masuk bursa pencalonan di PSSI, saya bisa menyuarakan pendapat untuk masyarakat demi kemajuan sepakbola di tanah air ujarnya. ,” Menurutnya ada tiga sasaran yang harus dilakukan untuk perubahan PSSI, yakni perbaikan dalam induk organisasi PSSI, perbaikan di lapangan hijau atau pertandingan, dan mencari pen danaan PSSI untuk sepakbola di tanah air “Selain . itu, saya juga ingin mengusung transparansi dalam pembentukan timnas.” WH menilai selama ini PSSI hanya menangkap pesan bahwa sepakbola adalah olahraga rakyat, namun tidak bisa melibatkannya. “Di sini saya melihat adanya benturan antara PSSI dan rakyat. Padahal saat Piala AFF, animo masyarakat Indonesia luar biasa. Pola inilah yang nantinya harus dirubah, yakni membawa nama masyarakat Indonesia.” KOTA BENTENG menginformasikan saat ini terdapat 30 nama yang diajukan untuk posisi puncak kepengurusan PSSI 20112015 dari proses registrasi untuk Kongres PSSI ke-35 sampai hari terakhir pendaftaran, Sabtu (23/4). Selain WH, nama kandidat Ketua Umum PSSI itu, di antaranya Achsanul Qosasi, Maruarar Sirait, Jusuf Rizal, Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rasyid Ali, Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin, Agusman Effendi, Syarif Bastaman, Erwin Aksa, Drs Yesaya Bunnei, Dr H Oesman Sapta Odang, Iman Arif, Sutiyoso, Robertus Indriatno, IGK Manila, Indra Mukhlis Adnan, Rahim Soekasah, Habil Marati, Sarman dan HM Tahir Mahmud. (imron)

Lurah menyerahkan Raskin kepada warga di teras depan kantor kelurahan. (irfan)

Wahid: Raskin Sekarang Lebih Baik
KUALITAS Raskin yang diterima Kelurahan Selapajang Jaya dinilai lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya sehingga membuat warga penerima raskin menjadi senang. Wahid, Ketua RT 04/02 Selapajang Jaya, Selasa (26/ 4), mengutarakan dengan melihat kondisi raskin dari luar karung yang berwarna putih saja sudah terlihat berasnya lebih baik dibandingkan bulan kemarin yang berwarna agak ku- Wahid ketika mengawasi warga mengangkut raskin dari ning. aula Kantor Kelurahan Selapajang Jaya. (irfan) Dirinya memang dipercaya pihak kecamatan untuk mengawasi Kelurahan Selapajang Jaya. “Saya sampai distribusi raskin di wilayahnya, sekaligus tidur di kantor untuk menjaga r askin,” menjaga penyimpanannya di Kantor jelasnya. (irfan)

Fokus-Opini
fokus-Opini
Th.IX/Pekan 4/ April 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Ula 1432 H

Edisi 11

Catatan Lepas Ch Djamal, Wartawan Pos Kota:

WH Unik dan Anti Tahayul…
LEPAS magrib di Kota Bengkulu, belasan tahun lalu, Laskar Persita Kabupaten Tangerang, baru saja selesai makan sore dan mandi, setelah latihan di lapangan sepakbola Kesebelan Bengkulu. Tiba-tiba mereka dikumpulkan H Wahidin Halim, Manajer Persita waktu itu, lalu mereka diajaknya berjalan kaki.
“Yo ki ta jalan-jalan malam… Cari angin…” begitu komentar sang manajer kepada Laskar Persita yang menyambutnya dengan bergairah. Tern yata y ang disebut jalan-jalan malam, bukan jalan-jalan malam layaknya orang awam, karena jalanjalan malam ini mencapai 7 kilometer mengelilingi separuh Kota Bengkulu. Meskipun diselangseling istirahat sejenak untuk minum di warung pinggir jalan protokol kota itu dan membeli cindera mata berupa kaos untuk pemain dan rombongan di sebuah tok o sovenir, tetap saja jalan-jalan malam itu menguras energi rombongan. Kalau diterjemahkan sebagai latihan ketahanan tubuh, maka jalanjalan itu, bisa pula disebut demikian. Yang pasti sesampai di hotel tempat menginap Laskar Persita, rombongan yang diikuti pelatih dan wartawan kelelahan. Setelah ngalor-ngidul ngobrol sesama pemain, pelatih, dan manajer, Laskar Persita mengantuk dan masuk kamar hotel, tidur. Esok harinya, saat sarapan pagi jelang latihan terakhir sebelum bertanding dengan Kesebelasan Bengkulu, fisik dan batin pemain segarbugar. Omong punya omong antara penulis dan Pelatih Persita waktu itu, rupanya jalan-jalan malam sang Manajer H Wahidin Halim, bukan sekedar jalan-jalan malam sem ata, tetapi jalanjalan malam sarat arti. Pertama, dimaksudkan untuk latihan ketahanan fisik pemain. Kedua, mengenal lebih jauh sosio-psikologi masyarakat Bengkulu. Ketiga, mencegah para pemain kelayaban tak karuan sampai jauh malam sehingga menurunkan stamina. Anti Tahayul Lalu saat lawatan pertandingan ke kota lainnya, laskar Persita dengan Manajer H Wahidin Halim menginap di hotel tak terlalu mewah dan tidak sederhana. Kali ini, seusai jalan-jalan malam, tiba-tiba datang asisten pelatih melapor. “Pak cilaka, anak -anak disuruh nelan 7 pelor sepeda dan 7 gabah oleh asisten manajer…” Lalu sang asisten pelatih menyebutkan alasan perintah menelan pelor sepeda dan gabah sebagai bagian dari ritual yang disampaikan seorang dukun agar kaki para pemain lebih kuat, karena informasi diperoleh strategi pemain lawan siap dengan tekad membabat setiap kaki Laskar Persita, biar kalah! H Wahidin Halim mendengar penuturan asisten pelatih ini terlihat mengernyitkan dahinya dan segera memerintahkan agar asisten pelatih untuk melarang upaya tahayul itu. “Mana bisa nelan pelor sepeda dan gabah bikin kaki kuat, yang ada bisa-bisa sakit perut karena menelan barang keras begitu. Cepat distop …” Lalu sang manajer pun bergegas menemui para pemain dan melarangnya, tak diketahui apakah sang asisten manajer yang

Walikota H Wahidin Halim menyerahkan piala saat turnamen sepakbola WH Cup yang dilaksanakan KNPI. (boy hadi) percaya tahayul itu dimarahi habis-habisan atau tidak. Yang pasti esok paginya, sang asisten manajer tak berani berlama-lama berada dekat H Wahidin Halim. Bergaya Unik Dua fragmen di atas menjadi bagian-bagian spontan gaya memimpin Manajer H Wahidin Halim yang unik dan khas, tetapi sarat makna bagi keberhasilan kesebelasan sepakbola yang dimanajer dan dipimpinnya sehingga kesebelasan itupun bergairah, profesional, dan memiliki mental jawara. Gaya kepemimpinan inipun dibawanya saat menjadi Manajer dan Ketua Umum Persikota Kota Tanger ang. Banyak cara unik dan khas, yang terkadang sulit dinalar orang awam dilakukan WH – sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang y ang kini dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI – yang pada akhirnya bertujuan baik bagi pemain dan kesebelasan. Tentu saja, gaya khas dan unik, yang hanya WH yang bisa menerapkannya ini akan terbawa dalam pembinaan sepakbola nasional, bila WH terpilih menjadi Ketua Umum PSSI. Ya semoga saja. ***

Keberhasilan Peyelenggaraan Otonomi Daerah di Kota Tangerang
TEPAT 25 April, Bangsa Indonesia memperingati Hari Otonomi Daerah ke-15. Otonomi daerah merupakan salah satu aspek gerakan reformasi sejak tahun 1998 yang paling diperhatikan hingga saat ini.
Patut diakui, sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Daerah dan Pusat, serta yang kemudian mengalami perbaikan yakni UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, telah terjadi perubahan yang sangat signifikan terhadap format hubungan antara pusat dan daerah. Kini sudah 15 tahun pelaksanaan otonomi daerah sejak digulirkan. Tentu masih banyak harapan yang belum terwujud secara nasional. Harapan agar pelaksanaan otonomi daerah yang telah berjalan dapat menyuburkan proses perubahan (reformasi) yang selama ini berjalan dan tak kalah pentingnya lagi terciptanya proses demokratisasi di tingkat lokal, sehingga memberikan ruang yang lebih luas terhadap sektor politik, ekonomi pengelolaan keuangan daerah, dan pemanfaatan sumber-sumber daya daerah untuk kepentingan masyarakat lokal, sehingga tercipta corak pembangunan baru di daerah, termasuk di Kota Tangerang. Khusus pengelolaan keuangan daerah, saya sependapat dengan Wakil Presiden Boediono. Dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah XV di Balaikota Bogor, Senin 25 April 2011, Boediono mengatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang bagus merupakan dasar dari pelayanan publik yang baik. Sehingga pengelolaan keuangan harus sesempurna mungkin. Untuk Kota Tangerang,

Oleh: Dr. HM Harry Mulya Zein (Doktor Ilmu Pemerintahan dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang)
Kinerja Keuangan, Kinerja Ekonomi dan Kesejahteraan dari Departemen Keuangan. Tidak berlebihan juga, jika dikatakan bahwa harapan yang dilontarkan Wapres Boedino sudah terbukti. Laporan pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Tanger ang benar benar sudah berhasil. Hal itu juga terbukti selama tiga tahun berturut-turut sejak 2007-2009, P emk ot Tangerang telah berhasil menggaet predikat “Wajar Tanpa Pengecual ian (WTP)” dari Badan Pemeriksa Keuangan. Seperti yang dikatakan Wapres Boediono, bagusnya sistem pengelolaan keuangan daerah turut berimbas kepada sistem pelayanan publik. Semakin bagus sistem pengelolaan keuangan maka dipastikan semakin bagus pula sistem pelayanan publik. Begitu pula sebaliknya. Hal itu yang dirasakan dan terjadi di Kota Tangerang. Dengan prinsip “Bekerja Merupakan Ibadah”, aparatur Pemerintah Kota Tangerang berhasil meraih prestasi dalam pengelolaan keuangan. Efek positif lainnya adalah kepuasan masyarakat terhadap sistem pelayanan publik semakin tinggi. Setidaknya itu mengacu pada hasil survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) T ahun 2008, di mana tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan kinerja P emkot Tangerang mencapai 71 persen. Dalam tataran ini, penerapan good corporate governance menjadi sangat penting di era otonomi daerah. Secara sederhana, sejumlah pihak menerjemahkan governance sebagai tata pemerintahan. Tata pemerintahan di sini bukan hanya dalam pengertian struktur dan manajemen lembaga yang disebut eksekutif, karena pemerintah (government ) hanyalah salah satu dari tiga aktor besar yang membentuk lembaga yang disebut governance. Dua aktor lain adalah private sector (sektor swasta) dan civil society (masyarakat madani). Karenanya memahami governance adalah memahami bagaimana integrasi peran antara pemerintah (birokrasi), sektor swasta dan civil society dalam suatu aturan main yang disepakati bersama. Dalam konsep ini, lembaga pemerintah dituntut mampu menciptakan lingkungan ekonomi, politik, sosial budaya, hukum dan keamanan y ang k ondusif. Sektor swasta berperan aktif dalam menumbuhkan kegiatan perekonomian yang akan memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. Sedangkan civil society harus mampu berinteraksi secara aktif dengan berbagai macam aktifitas perekonomian, sosial dan politik, termasuk bagaimana melakukan kontrol terhadap jalannya aktivitas-aktivitas tersebut. Terakhir, patut digarisbahwai bahwa otnonomi daerah bukan sekadar memindahkan sistem politik dan ekonomi yang lama dari pusat ke daerah, tetapi pemindahan tersebut harus pula disertai oleh perubahan kultural menuju arah yang lebih demokratis dan beradab, serta menuju ke arah pelayanan publik yang prima. Melalui pelaksanaan otonomi daerah diharapkan akan meningkatkan peluang masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan kebijakan yang terkait dengan masalah sosial, politik, ekonomi. Hal ini sangatlah dimungkinkan karena karena lokus pengambilan keputusan menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Melalui proses ini maka otonomi daerah diharapkan akan mampu meningkatkan penegakan hukum; meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintah dan sekaligus meningkatkan daya tanggap, transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah. Sehingga pemerintah lebih berwibawa. ***

progress report pelaksanaan otonomi daerah terbilang bagus. Karena itu, sebagai orang yang bergelut dan pengelola pemerintah, tidak berlebihan jika mengatakan bahwa masyarakat Kota Tangerang bisa berbangga dengan perkembangan kemajuan pelaksanaan otonomi daerah di kota ini. Di bawah kepemimpinan Walikota H Wahidin Halim, Kota Tangerang berhasil meraih predikat sebagai kota terbersih dalam pengelolaan keuangan daerah dari Departemen Keuangan. Pada tahun 2009, Kota Tangerang berhasil memperoleh penghargaan sebagai daerah berprestasi berdasarkan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->