Anda di halaman 1dari 4

Ponstan capsules terdiri atas komposisi aktif Asam mefenamat, salah satu tipe non steroid

anti –inflammatory drug (NSAID). NSAID digunakan untuk meredakan nyeri dan inflamasi.
Asam Mefenamat juga tersedia tanpa nama dagang, sebago obet generik.

Asam Mefenamat
- Nama & Struktur N-(2,3-Xylyl)antranilic acid
:
Kimia
- Sifat Fisikokimia Berbentuk serbuk putih keabuan. Tidak larut dalam air. Sedikit larut
:
dalam alkohol
- Keterangan : pKa : 4.2
Golongan/Kelas Terapi Anti Inflamasi Non Steroid Nama Dagang
- Analspec - Asam Mefenamat - Asimat - Benostan
- Cetalmic - Corstanal - Dolfenal - Dolodon
- Dolos - Dystan - Fargetix - Gitaramin
- Lapistan - Licostan - Mectan - Mefast
- Mefinter - Mefix - Molasic - Nichostan
- Opistan - Pehastan - Ponalar - Poncofen
- Pondex - Ponsamic - Ponstan - Ponstelax
- Solasic - Stanalin - Stelpon - Topgesic
- Ponstel - Ponstan

Indikasi

Nyeri. Dismenore (gangguan nyeri saat haid). Anti-piretik (demam pada anak karena
infeksi)

Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian

Untuk nyeri : Dosis awal 500mg, dilanjutkan dengan dosis 250mg setiap 6 jam jika
diperlukan. Penggunaan sebaiknya tidak lebih dari 1 minggu.

Untuk Dismenore : Penggunaan saat terjadi haid, dan penggunaan sebaiknya tidak
lebih dari 2-3 hari

Farmakologi

Kerja Asam mefenamat adalah seperti obat golongan AINS lain yaitu menghambat
sintesa prostaglandin dengan menghambat kerja enzim cyclooxygenase/PGHS (COX-1 &
COX-2). Efek anti inflamasi, analgetik & antipiretik merupakan dipercaya dari kerja
menghambat COX-2. Efek anti inflamasi mungkin juga dihasilkan dari kerja menghambat
biosintesis dari mukopolisakarida. Efek antipiretik diduga akibat hambatan sintesa
prostaglandin di CNS.

Stabilitas Penyimpanan

Disimpan dalam wadah tertutup rapat, pada suhu antara 15-30°C

Kontraindikasi
Adanya riwayat hipersensitif berupa gatal-gatal, angioedem, bronchospasm, rhinitis
berat, atau syok oleh Aspirin atau golongan AINS lain. Pasien dengan riwayat gangguan
saluran cerna. Pasien hamil trimester ke-3. Pasien menyusui (atau hentikan menyusui).

Efek Samping

Gangguan lambung : tidak nafsu makan, sakit abdomen, sembelit, diare, dispepsi,
kembung, rasa terbakar, mual, tukak lambung, muntah, mulut kering hingga pendarahan
lambung.

Efek pada darah : penurunan hematokrit (pemakaian jangka lama), anemia,


memperpanjang waktu pendarahan, eusinopili, epstaxis, leucopenia, thrombo, cytopenia,
trombositopenia, menghambat agregasi platelet.

Efek pada sistem syaraf : pusing, sakit kepala, ketakutan, bingung, depresi, bermimpi,
sulit tidur, cemas, gemetaran, berputar, halusinasi.

Efek pada mata/pendengaran : tinitus, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran,


sembab mata.

Efek pada ginjal : abnormalitas fungsi ginjal, disuria, hematouria, hiperkalemia,


cystitis, nephrotic sindrom, oligouria/poliuria, proteinuria sampai gagal ginjal.

Effek pada hati : peningkatan hasil test fungsi hati (SGOT, SGPT) sekitar >3 kali nilai
normal. Hepatitis, jaundice, kerusakan hati, kolik.

Efek samping lain : gatal, bentol, kemerahan, fotosensitif, reaksi anafilaksis, Stevens-
Johnson sindrome, bengkak, CHF, hipertensi, takikardi, aritmia, hypotensi, miocardial infark,
demam, infeksi, sepsis, perubahan berat badan, asma, hipergikemi, pankreatitis, pneumonia,
depresi pernafasan.

Interaksi

- Dengan Obat Lain :

Obat yg terikat pada protein plasma : Menggeser ikatan dengan protein plasma,
sehingga dapat meningkatkan efek samping (contoh : hidantoin, sulfonylurea).

Obat antikoagulan & antitrombosis : Sedikit memperpanjang waktu prothrombin &


Waktu thromboplastin parsial. Jika Pasien menggunakan antikoagulan (warfarin) atau zat
thrombolitik (streptokinase), waktu prothrombin harus dimonitor.

Lithium : Meningkatkan toksisitas Lithium dengan menurunkan eliminasi lithium di


ginjal.

Obat lain yang juga memiliki efek samping pada lambung : Kemungkinan dapat
meningkatkan efek samping terhadap lambung.

- Dengan Makanan : Makanan mengurangi kecepatan absorpsi tetapi tidak


mengurangi jumlah yang diabsorpsi
Pengaruh

- Terhadap Kehamilan : Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh wanita


hamil. Terutama pada akhir masa kehamilan atau saat melahirkan karena efeknya pada sistem
kardiovaskular fetus (penutupan prematur duktus arteriosus) & kontraksi uterus.

- Terhadap Ibu Menyusui : Didistribusikan melalui air susu ibu, sehingga tidak
direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu yg sedang menyusui.

- Terhadap Anak-anak : Belum ada studi ttg keamanan & efikasi penggunaan asam
mefenamat pada pasien anak dibawah 14 thn. Belum ada studi tentang keamanan untuk anak

- Terhadap Hasil Laboratorium : Dapat menyebabkan reaksi false-positif tes urin


menggunakan tes tablet diazo.

Parameter Monitoring

Bentuk Sediaan

Kapsul 250 mg, Kaplet 500 mg

Peringatan

Hati-hati Pasien Lansia. Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan Pasien sedang
menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Asam Mefenamat Pasien anak di bawah
usia 14 tahun. Sebaiknya tidak digunakan secara rutin sebagai obat antipiretik.

Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus

Informasi Pasien

Minum setelah makan untuk mengurangi efek iritasi langsung pada lambung

Mekanisme Aksi

Menghambat sintesa prostaglandin dengan menghambat kerja isoenzim COX-1 &


COX-2

Monitoring Penggunaan Obat

Munculnya efek samping

Daftar Pustaka

AHFS Drug Information 2005


Martindale, 34 th edition