P. 1
Mengenal Iso

Mengenal Iso

|Views: 202|Likes:
Dipublikasikan oleh nresmi

More info:

Published by: nresmi on May 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2014

pdf

text

original

MENGENAL ISO/TS 16949 SISTEM MANAJEMEN MUTU UNTUK INDUSTRI OTOMOTIF

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
ISO 9000 Series sekarang merupakan salah satu sistem manajemen mutu yang formal serta diterapkan di hampir semua jenis organisasi, termasuk industri otomotif.

Sejak peluncuran pertamanya pada tahun 1987, ISO 9000 Series mendominasi di semua bidang yang terkait dengan sistem manajemen mutu bahkan mengecualikan beberapa issue di bidang kualitas lainnya. Seperti contoh : birokrasi prosedur, paper work , tidak ada nilai tambah. Hal ini terjadi karena standar ISO 9000 Series menjelaskan mengenai ³What´, sehingga sangat bergantung kepada penerimaan suatu organisasi mengenai pemahaman persyaratan minimum yang dapat diterapkan organisasi untuk mencapai kualitas produk atau service. Salah satu persyaratan utama dari ISO 9000 Series adalah proses yang terkait dengan supplier, dimana persyaratannya adalah bahwa organisasi harus menyediakan produk /jasa yang sesuai dengan persyaratan tersebut. Persyaratan ISO 9000 di dalam konteks bisnis merepresentasikan spesifikasi yang telah dipersyaratkan/ditetapkan. Artinya apabila organisasi tidak menyediakan produk/service yang sesuai dengan persyaratan/spesifikasi maka sistemnya sebenarnya fail, tetapi tidak berarti standardnya salah, hal ini bisa saja disebabkan karena interprestasi yang tidak sesuai dari organisasi. Atau jika spesifikasi/persyaratanya sudah ditetapkan tetapi kualitasnya lebih rendah maka dampaknya bisa saja produk tersebut menjadi tidak cukup untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Dari penjelasan di atas, ada dua masalah penting yang terkait khususnya di industri otomotif :
y y

Kebutuhan untuk memberikan dasar yang sama kepada supplier mengenai sistem mutu dan menghilangkan interprestasi yang terlalu banyak. Kebutuhan untuk mengembangkan model sertifikasi yang dapat digunakan untuk memastikan integritas dari proses sertifikasi yang bersifat ´ world wide´.

Bersamaan dengan publikasi ISO 9000, beberapa negara mengembangkan sistem manajemen mutunya sendiri yang digunakan hanya untuk pembelian peralatan kemiliteran, seperti NATO Quality Control System Standards pada tahun 1973, juga Quality Panel dari UK Society of Motor Manufactures mengembangkan standar yang sama untuk penggunaan non militer, yaitu BS 4891, yang dipublikasikan pada tahun 1972.

AVSQ 94juga. Suzuki. Nissan. Asosiasi Industri Mobil Italia (ANFIA) mengeluarkan standard AVSQ 94 .9000 direvisi untuk yang ketiga kalinya. Standard ini dikembangkan dari persyaratan ISO 9000 series dan ditambah ³generic requirements´ . Daihatsu. Italia (ANFIA). Pada tahun 1996 IATF (International Automotive task Force) yaitu lembaga internasional otomotif yang anggotanya terdiri dari 2 group besar yaitu industry otomotif dan asosiasi perdagangan bekerjasama dengan ISO/TC 176 mengembangkan standar yang bersifat sektoral yaitu di industri otomotif yang kemudian diberi nama ISO/TS 16949. Chrysler. di mana JAMA merupakan asosiasi dengan jumlah anggota terbanyak diantaranya: Toyota. KEUNTUNGAN BAGI ORGANISASI . Semakin meningkatnya persaingan di industri otomotif membuat beberapa industri melakukan penggabungan dan kerjasama tidak hanya lingkup negaranya tetapi juga antar negara. Ford dan GM saja. yang dikembangkan dari QS-9000. Dengan di kembangkannya ISO/TS 16949 oleh IATF. sector ³specific requirements ³. beberapa negara lain juga mengembangkan model standard sistem manajemen yang terkait dengan Automotive industry. kemudian di Italia. tetapi juga Jepang (JAMA).1. maka cakupannya pun semakin luas tidak hanya untuk industri mobil Eropa dan Amerika tetapi juga industri mobil di Jepang dan negara lainnya. Inggris (SMMT). Chrysler dan Ford. Dalam perkembangannya QS-9000 tidak hanya diterapkan pada proses perancangan dan perakitan dari Chrysler. Honda. Jerman (VDA-QMC). QS-9000 pertama kali di publish pada bulan Agustus 1994 dan standard ini merupakan penggabungan dari Chryler s Supplier Quality Assurance Manual. ISO 9000 Series. Pada bulan maret 1998 QS. Kawasaki. Hino.dsb. sehingga harus dilakukan penyesuaian terhadap standard-standard lainnya seperti VDA 6. Ford dan General Motor (GM) menyusun manual ³supplier quality system´ dan ³assessment tools´ yang kemudian disebut QS-9000. Yamaha. Ford¶s Q101. VDA 6. EAQF 94 yang edisi pertamanya di keluarkan pada tahun 1999. tetapi di semua negara yang men-supply ke GM. diantaranya VDA (Verband der Automobilindustrie) di Jerman yang mengeluarkan VDA 6. EAQF 94. sehingga hal ini juga mendasari terjadinya penggabungan standarisasi yang telah disusun. Disamping Amerika dan Inggris . AVSQ 94.. Asosiasi Industri Mobil Perancis (PSA) menerbitkan standard EAQF. Perancis (FIEV). QS-9000 tidak hanya diterapkan di Amerika.Pada tahun 1992. dan General s Motor¶s for excellence. dan ³customer spesific requirements´. Mazda. karena asosiasi perdagangan yang menjadi anggota IATF tidak hanya Amerika (AIAG).1.

levant akan mengurangi hal tersebut. 1. manajemen desain proses. Dengan pemberlakuan ISO/TS 16949 ini maka industri otomotif dan turunannya memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan sistem manajemen mutunya sehingga meningkatkan kepercayaan pelangan lebih baik lagi. antara lain : Mistake Proofing. Mengurangi variasi dan meningkatkan efisiensi.eliminasi perbedaan pemahaman standar. hal ini dapat tercapai karena di dalam persyaratan baru mengcover diantaranya.sesuaian dengan persyaratan dan perundangan.Dengan direvisinya ISO 9001:2000. ke. Verifikasi proses Penetapan dan pemeliharaan Plant. hal ini berdampak berkurangnya audit pihak kedua. Failure Mode effect Analisys. penerapan teknik dan alat-alat kualitas Meningkatkan keyakinan di Global Procurement . Beberapa keuntungan yang dapat diharapkan antara lain : y y y y y Meningkatkan kualitas produk dan proses . dengan diterimanya standard ini oleh banyak negara. pengukuran dan reviewnya. Continous Improvement. dan Fasilitas Review efektivitas dari pelatihan Dengan mengadopsi ISO/TS 16949 ini. proses sertifikasi benar-benar diseleksi berdasarkan kriteria ISO/TS 16949 dengan ruang lingkup Pendekatan sistem mutu yang seragam/sama untuk pengembangan subkontraktor. Peralatan. dengan skema standard yang jelas. Statistical Process Control Mengurangi audit pihak kedua . Apa itu ISO 9001 ? . Beberapa persyaratan tambahan yang berarti jika dibandingkan dengan QS-9000 adalah : y y y y y y y y y Penetapan sasaran dan target Penetapan kepuasan pelanggan Continual Improvement Analisis Data Memastikan kesesuaian dengan persyaratan dan peraturan perundangan Tinjauan manajemen dilakukan untuk memonitor sasaran mutu yang stategis dan kinerja sistem. keselamatan produk. maka meng. maka IS0/TS 16949 pun di revisi untuk disesuaikan dengan persyaratan ISO 9001 :2000. dengan penerapan beberapa persyaratan yang re. mengenai : penetapan target. maka pemasok untuk industri otomotif akan semakin sesuai penerapannya dengan ISO 9001:2000 karena sistemnya menjadi semakin´generic´. pengukuran kepuasan pelanggan. dengan standar ini akan mengurangi variasi proses oleh subkontraktor sehingga hasil proses dapat lebih baik.

AVSQ dan VDA 6.y y y y y ISO adalah kepanjangan dari International Organization for Standardization . Fiat.1. Anggota IATF terdiri dari BMW. One Quality System. Ford. Volkswagen. 3. Tujuannya : One World. ISO 9001 adalah suatu sistem manajemen mutu nomor 9001 yang merupakan dasar bagi suatu perusahaan dalam mengelola sistem produksi dan menjamin kestabilan mutu produknya. BMW dan VW. Tujuan dari TS 16949 Pengembangan sistem manajemen mutu yang memungkinkan untuk : . Daimler Chrysler. TS 16949 dibuat oleh International Automotive Task Force (IATF) dan Japan Automobile Manufacture Association Inc (JAMA) dengan dukungan suatu komite dari ISO. Semula dia harus menerapkan QS9000. Daihatsu. SMMT (Inggris). Renault SA. Malcom Baldrige. Sekarang cukup menerapkan ISO/TS 16949. yaitu komite ISO/TC 176. AVSQ. suatu industri otomotif cukup menerapkan satu quality system meskipun memproduksi produk untuk berbagai customer. ISO 9001 berlaku bagi perusahaan manufaktur (pabrik). misalnya VDA. dan asosiasi-asosiasinya. TS 16949 memuat semua persyaratan ISO 9001 ditambah dengan persyaratan khusus untuk industri otomotif. FIEV (Prancis). ANFIA (Italia). baik produknya berupa barang ataupun jasa. Angka 9001 sendiri merupakan nomor urut sistem mutu yang dikeluarkan oleh badan tersebut. Apa itu TS 16949 ? y y y y y y y y TS 16949 adalah Technical Specification nomor 16949 yang dikeluarkan oleh badan ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. GM. Artinya suatu badan internasional yang mengurusi sertifikasi ISO 9001 bagi perusahaan-perusahaan di dunia. seperti AIAG (Amerika). Dengan adanya penggabungan quality management system dari berbagai industri otomotif ini. Misalnya suatu pabrik A mempunyai customer Ford. 2. ISO 9001 harus diterapkan oleh perusahaan yang akan go international . PSA Peugeot Citroen. ISO/TS 16949 menggantikan QS9000 dan quality system lainnya yang disyaratkan oleh masing-masing industri otomotif. Mazda dan industri otomotif Jepang lainnya. dan VDA (Jerman) Anggota JAMA terdiri dari Toyota.

4. Audit Time between Site and Remote Location . Remote location : location that supports sites and at which non-production processes occur. pengurangan variasi dan proses yang tidak bernilai tambah pada rantai suplai. form part of the site audit as they support the site. whether on-site or remote (such as design centers. Supporting functions. Keuntungan dari TS 16949 : y y y y y Memperbaiki kualitas produk dan proses Dapat menerapkan teknik terbaik dari industri otomotif keseluruhan Menambah keyakinan untuk go international Menyediakan pendekatan sistem mutu global untuk mengembangkan vendor dan memastikan konsistensinya Mengurangi variasi dan meningkatkan efisiensi 5.y y y perbaikan terus menerus. Eight Quality Management Principles y y ISO /TS 16949 disusun berdasarkan 8 prinsip manajemen ISO 9001:2000 atau ISO 9004:2000.alone certification to this TS. 8 Prinsip manajemen ini harus dijabarkan dan digunakan pada penerapan ISO/TS 16949 ke seluruh organisasi oleh top management. Berikut adalah 8 Prinsip y y y y y y y Prinsip 1 Memusatkan pada pelanggan Prinsip 2 Kepemimpinan Prinsip 3 Melibatkan Orang-orang Prinsip 4 Proses Pendekatan Prinsip 5 Pendekatan Peningkatan System Manajemen terus menerus Prinsip 7 Berdasarkan Fakta untuk Pengambilan Keputusan Prinsip 8 Saling Menguntungkan Hubungan Penyalur 6. corporate headquarters and distribution centers). but cannot obtain stand. Site and Remote Location (Remote Site) Definisi y y y Site : location at which value-added manufacturing processes occur. penekanan pada pencegahan produk tidak OK dan.

analisa dan peningkatan 2. Misalnya : y y y y y y y y y y y Persyaratan dokumentasi : Engineering Specification Management Responsibility: Management commitment Proses Efisiensi Responsisbilit dan Authority : responsibility for quality Management representative : customer representative Resource Management : Product desain skill Training on the Job. maka struktur ISO/TS 16949 adalah sebagai berikut : 1. kemudian juga dikembangkan dari QS 9000 serta memperhatikan masukan dari asosiasi industri otomotif. Plan. untuk menentukan waktu audit harus mengikuti waktu audit remote location. Adalah persyaratan tambahan lain yang spesifik dijelaskan di masing-masing persyaratan dari ISO 9001:2000.Change control Supplier quality management system development Measurement analysis & improvement : ada penambahan: y y dentification of statistical tools Knowledge of basic statistical concept . STRUKTUR ISO/TS 16949 Struktur ISO/TS 16949 dan beberapa persyaratannya dikembangkan dari ISO 9001:2000. Automotive Standart Requirement. Jadi. Facility and equipment planning Product Realization Accepatance criteria product realisastion . Struktur ISO 9001:2000 terdiri dari : y y y y y y y y y Scope Aplikasi Normative reference Terms and Definitions Sistem Manajemen Mutu Tanggung Jawab Manajemen Manajemen Sumber Daya Realisasi Proses Pengukuran.<!±[if !supportLists]±>y <!±[endif]±>IATF Rule : A site shall be audited within 90 day from the remote location audit time.

4th edition .Error proffing 3. CSR bisa diberikan langsung oleh customer atau diakses di website customer khusus untuk supplier nya. adalah persyaratan spesific dari masing-masing industri otomotif yang dikeluarkan dan menjadi acuan bagi semua suppliernya di dalam mengembangkan dan menerapkan persyaratan ISO /TS 16949 ini. <!±[if gte vml 1]> <![endif]±><!±[if !vml]±> <!±[endif]±> Note: *) Customer Specific Requirement (CSR) ditentukan oleh siapa yang menjadi customer Anda.y y y . SISTEM ISO/TS 16949? 1. 2.Suppliers. Referensi untuk Implementasi TS 16949 Referensi yang digunakan untuk Implementasi TS 16949 dapat digambarkan sebagai berikut. Contohnya : y y y BMW mengeluarkan Customer Specific Requirements yaitu : Supplied Parts Quality Management VW mengeluarkan Customer Specific Requirements Qual. Customer Spesific Requirements. Istilah pada Referensi TS 16949 a Istilah rantai suplai : ..Cap.Manufacturing process audit Problem solving .

Should. Such : y y y y Shall : indicates a requirement. Sistem dokumentasi ISO/TS 16949 Sistem dokumensi quality management system (QMS) TS terdiri dari 4 level dokumen sebagai berikut. Such : suggestion. d . ISO/TS 16949 requirement : tulisan diluar kotak. Note. for guidance only. Istilah ³product´ dapat berarti produk atau servis. ISO 9001:2000 dan ISO/TS 16949:2002 y y ISO 9001:2000 requirement : tulisan dalam kotak. 3. Istilah Shall. lengkap dengan kebijakan dan penanggung jawab setiap aktivitas. Note : for guidance in understanding or clarifying the associated requirement. . Should : indicates a recommendation. Dokumen level 1 ini menjadi acuan untuk pembuatan dokumen level 2. <!±[if gte vml 1]> <![endif]±><!±[if !vml]±> [endif]±> <!± Level 1 adalah Quality Manual yang memuat elemen TS yang dapat diterapkan dan tidak dapat diterapkan. c.<!±[if gte vml 1]> <![endif]±><!±[if !vml]±> <!±[endif]±> b.

o sistem produksi Toyota. Persyaratan TS 16949 y y y Persyaratan-persyaratan TS 16949 terdiri dari: o persyaratan ISO 9001 o persyaratan umum pada TS 16949 untuk seluruh industri otomotif. Level 3 adalah instruksi kerja yang memuat uraian kerja dengan lebih detail. Seiso. Dokumen dalam ISO/TS 16949 y y y Quality Manual berjumlah 1 untuk satu perusahaan. yaitu : o Control of document o Control of records o Corrective action o Preventive action o Internal quality audit o Training o Control of nonconforming product. Instruksi kerja dibuat dalam beberapa bentuk yaitu : ± Standard Operating Procedure (SOP) ± Standar Spesifikasi. Karena pelanggan adalah raja. TS 16949 hanya mensyaratkan 7 prosedur yang harus ada. Shitsuke). GM atau lainnya. Sedangkan dokumen level 2 sampai 4 tidak ada batasan jumlah. misalnya prosedur corrective action dengan preventive action. o predictive maintenance Contoh persyaratan TS 16949 yang bersifat khusus : o perencanaan pengembangan produk yang diminta Ford. y 5. o persyaratan khusus yang ditentukan oleh pelanggan. .Level 2 adalah prosedur yang memuat uraian kerja terutama yang bersifat antar bagian. Seiketsu. 4. Dokumen level 2 ini menjadi acuan untuk pembuatan dokumen level 3. dsb Pada dasarnya kita harus menerapkan apa yang diminta oleh pelanggan. dll. Level 4 adalah form atau blanko yang digunakan untuk mencatat hasil setiap aktivitas. Contoh persyaratan TS 16949 yang bersifat umum : o penanggung jawab kualitas produk o 5S (Seiri. Seiton. Beberapa prosedur diatas dapat digabungkan dalam satu prosedur.

Apabila ada revisi. laporan proses produksi & inspeksi. * RECORD Suatu informasi atau data hasil dilakukannya suatu proses atau aktivitas. Perbedaan antara document dan record (catatan mutu) pada TS16949. Informasi tidak dapat diperbarui karena merupakan bukti suatu aktivitas telah dilakukan. Informasi dapat diperbarui setiap saat dibutuhkan Umumnya merupakan peraturan. Assy Plan. nomor revisi. distributor harus memastikan penerima menerima revisi terakhir dan mengidentifikasi atau mendisposisi revisi sebelumnya. Bila didistribusi tidak perlu dikontrol. Bila didistribusi. dokumen harus diidentifikasi sebagai dokumen kontrol. Control Plan. laporan maintenance. Misalnya minutes meeting. drawing. strategi atau rencana kerja. tanggal pelaksanaan aktivitas. Policy Management. Biasanya dilengkapi dengan nomor Seharusnya dilengkapi dengan dokumen. Operation Standard. Approval menyatakan suatu aktivitas telah dilakukan sesuai peraturan yang berlaku. DOCUMENT Suatu informasi atau data yang dapat diperbarui setiap saat dibutuhkan. laporan IQA. tanggal pembutan. Control of Document dalam turtle diagram . hasil kalibrasi. strategi atau rencana kerja.SISTEM PENGONTROLAN DOKUMEN DAN RECORD 1. PPAP. Misalnya prosedur. 2. Jadwal IQA. Catatan : *) Dokumen kontrol bila didistribusikan. harus dikontrol pendistribusiannya dan revisinya. Approval menyatakan persetujuan akan peraturan. Umumnya merupakan hasil implementasi dokumen. catatan revisi. FMEA.

daftar prosedur.2.2 4 4. Membuat metode kontrol dokumen dan identifikasi jenis dokumen yang harus dikontrol.<!±[if gte vml 1]> <![endif]±><!±[if !vml]±> <!± [endif]±> 3.1 Sistem dokumentasi meliputi Quality Membuat Quality Manual. Dokumen yang dibutuhkan untuk menerapkan QMS harus dikontrol.2. prosedur. dan lainnya yang membuat prosedur dan diperlukan. 3 4. dengan daftar prosedur dan deskripsi dan interaksi proses-proses business process mapping. instruksi kerja Quality Manual mencakup ruang Membuat Quality Manual lingkup QMS.2.3 5 4. Membuat prosedur ³Control of Document´ yang mencantumkan semua persyaratan yang diminta. Implementation Membuat business process mapping. yang ada.2. Manual.3 Prosedur Control of document harus mencantumkan: y Approval dokumen sebelum dipakai .1 Requirement Organisasi harus mengiden-tifikasi proses-proses yang diperlukan dan menentukan interaksi antar proses. Persyaratan Control of Document pada TS 16949 No Element 1 4. 2 4.

4. dokumen eksternal dikontrol identifikasi dokumen obsolete.2.4 Record harus ditentukan dan Membuat daftar induk record. mudah diambil bila Penyimpanan record diperlukan dan dapat dipinjam. memastikan dokumen masih berlaku. Control of Records dalam turtle diagram <!±[if gte vml 1]> <![endif]±><!±[if !vml]±> <!±[endif]±> 5. 4. Persyaratan Control of Records pada TS 16949 No Element Requirement Implementation 1 4.4 Record harus sah.2. mempertimbangkan hal ini. dipelihara sebagai bukti pelaksanaan suatu aktivitas.y y y y y y Review dokumen & approval ulang Ada catatan perubahan dokumen dokumen versi terakhir tersedia di area yang membutuhkan. .

Membuat prosedur ³Control of records´ yang mencantumkan semua persyaratan ini. http://www. http://qmsforyou.html 2. peminjaman.com/2008/03/iso-ts-16949-sistemmanajemen-mutu.2. memperhatikan kebutuhan customer dan peraturan pemerintah. 4.com/ISO TS 16949 . perlindungan.4. BIBLIOGRAPHY y 1.blogspot. penyimpanan.1 Masa penyimpanan record (retention Menentukan masa time) harus mempertimbangkan penyimpanan record dengan kebutuhan peraturan pemerintah.4.2. masa penyimpanan dan metode pemusnahan record.bestsimplesystem.4 Prosedur ³Control of record´ harus dibuat dan mencantumkan metode kontrol.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->