Wage Rudolf Soepratman

Wage Rudolf Supratman (lahir di Jatinegara, Batavia, 9 Maret 1903 – meninggal di Surabaya, Jawa Timur 17 Agustus 1938 pada umur 35 tahun) adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya" dan pahlawan nasional Indonesia. Kehidupan pribadi Ayahnya bernama Senen, sersan di Batalyon VIII. Saudara Soepratman berjumlah enam, laki satu, lainnya perempuan. Salah satunya bernama Roekijem. Pada tahun 1914, Soepratman ikut Roekijem ke Makassar. Di sana ia disekolahkan dan dibiayai oleh suami Roekijem yang bernama Willem van Eldik.Soepratman lalu belajar bahasa Belanda di sekolah malam selama tiga tahun, kemudian melanjutkannya ke Normaalschool di Makassar sampai selesai. Ketika berumur 20 tahun, lalu dijadikan guru di Sekolah Angka 2. Dua tahun selanjutnya ia mendapat ijazah Klein Ambtenaar. Beberapa waktu lamanya ia bekerja pada sebuah perusahaan dagang. Dari Makassar, ia pindah ke Bandung dan bekerja sebagai wartawan di harian Kaoem Moeda dan Kaoem Kita. Pekerjaan itu tetap dilakukannya sewaktu sudah tinggal di Jakarta. Dalam pada itu ia mulai tertarik kepada pergerakan nasional dan banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan. Rasa tidak senang terhadap penjajahan Belanda mulai tumbuh dan akhirnya dituangkan dalam buku Perawan Desa. Buku itu disita dan dilarang beredar oleh pemerintah Belanda. Soepratman dipindahkan ke kota Sengkang. Di situ tidak lama lalu minta berhenti dan pulang ke Makassar lagi. Roekijem sendiri sangat gemar akan sandiwara dan musik. Banyak karangannya yang dipertunjukkan di mes militer. Selain itu Roekijem juga senang bermain biola, kegemarannya ini yang membuat Soepratman juga senang main musik dan membaca-baca buku musik. W.R. Soepratman tidak beristri serta tidak pernah mengangkat anak.

Indonesia Raya Sewaktu tinggal di Makassar, Soepratman memperoleh pelajaran musik dari kakak iparnya yaitu Willem van Eldik, sehingga pandai bermain biola dan kemudian bisa menggubah lagu. Ketika tinggal di Jakarta, pada suatu kali ia membaca sebuah karangan dalam majalah Timbul. Penulis karangan itu menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan. Soepratman tertantang, lalu mulai menggubah lagu. Pada tahun 1924 lahirlah lagu Indonesia Raya, pada waktu itu ia berada di Bandung dan pada usia 21 tahun. Pada bulan Oktober 1928 di Jakarta dilangsungkan Kongres Pemuda II. Kongres itu melahirkan Sumpah Pemuda. Pada malam penutupan kongres, tanggal 28 Oktober 1928, Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental di depan peserta umum (secara intrumental dengan biola atas saran Soegondo berkaitan dengan kondisi dan situasi pada waktu itu, lihat Sugondo Djojopuspito). Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka. Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, pencipta lagu itu, Wage Roedolf Soepratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan. Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir "Matahari Terbit" pada awal Agustus 1938, ia ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM Jalan Embong Malang, Surabaya dan ditahan di penjara Kalisosok, Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit. Kontroversi tempat dan tanggal lahir Hari kelahiran Soepratman, 9 Maret, oleh Megawati saat menjadi presiden RI, diresmikan sebagai Hari Musik Nasional. Namun tanggal kelahiran ini sebenarnya masih diperdebatkan, karena ada pendapat yang menyatakan Soepratman dilahirkan pada tanggal 19 Maret 1903 di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Pendapat ini – selain didukung keluarga Soepratman – dikuatkan keputusan Pengadilan Negeri Purworejo pada 29 Maret 2007.

Nama Rudolf ditengah namanya merupakan pemberian bapak angkatnya, WM van Eldik, suami kakak perempuannya. Namun jiwa patriotiknya tidak luntur dengan statusnya sebagai anak angkat seorang Belanda. Kesadarannya berbangsa makin kuat dengan interaksinya secara intens dalam berbagai rapat pergerakan nasional. Profesinya sebagai wartawan membuat ia dekat dengan tokoh-tokoh politik yang tinggal di gang Kenari. Ketika Agus Salim dalam Fadjar Asia, menyerukan agar para komponis mencipta lagu kebangsaan, ia menyodorkan karyanya, Indonesia Raya. Selain itu ia juga menciptakan sejumlah lagu patrotik seperti R.A Kartini, Bendera Kita, Di Timur Matahari dan Bangunlah Hai Kawan. Sayang kondisi fisiknya begitu rapuh. Penyakit paru-paru yang dideritanya, memaksanya meninggalkan Batavia menuju Surabaya, pada April 1937. Ia tinggal bersama dengan kakaknya yang telah pindah dari Makasar. Pada tanggal 17 Agustus 1937, tepat delapan tahun sebelum Indonesia merdeka, komponis kebangsaan ini wafat dan dimakamkan di Pwkuburan Kapas Kampung, Kenjeran, Surabaya

Ibu Sud

Saridjah Niung (lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 26 Maret 1908 meninggal tahun 1993 pada usia 85 tahun; lebih dikenal sebagai Saridjah Niung Bintang Soedibjo setelah menikah dan lebih dikenal dengan nama Ibu Soed) adalah seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak-anak, penyiar radio, dramawan dan seniman batik Indonesia. Lagu-lagu yang diciptakan Ibu Soed sangat terkenal di kalangan pendidikan Taman Kanakkanak Indonesia. Latar belakang Kemahiran Saridjah di bidang musik, terutama bermain biola, sebagian besar dipelajari dari aya angkatnya, Prof. Dr. Mr. J.F. Kramer, seorang pensiunan

Ibu Soed ingin mengajar mereka untuk menyanyi dalam Bahasa Indonesia. Suaranya pertama kali disiarkan dari radio NIROM Jakarta periode 1927-1928.F. Aktivitasnya tidak hanya menonjol sebagai guru dan aktivis organisasi pemuda. singkatan dari Soedibjo. latar belakang inilah yang membuat Saridjah dididik untuk menjadi patriotis dan mencintai bangsanya. dan HIS Arjuna yang masih menggunakan Bahasa Belanda (1925-1941). HIS Jalan Kartini. Ibu Soed juga membentuk grup Tonil Amatir yang dipentaskan untuk menggalang dana untuk acara penginapan mahasiswa Club Indonesia. Saat aktif sebagai anggota organisasi Indonesia Muda tahun 1926. Kramer. J. Selepas mempelajari seni suara. Operette Balet Kanak-kanak Sumi di Gedung Kesenian Jakarta di tahun 1955 bersama Nani Loebis Gondosapoetro sebagai penata tari dan RAJ Soedjasmin sebagai penata musiknya. Ayah kandung Saridjah adalah Mohamad Niung. yang selanjutnya menetap di Sukabumi dan mengangkatnya sebagai anak. Karier Ibu Soed dikenal sebagai tokoh musik tiga zaman (Belanda. Indonesia). Hal ini membuat Ibu Soed berpikir untuk menyenangkan mereka dengan bernyanyi lagu ceria. Didorong rasa patriotisnya. Dari sinilah titik tolak dasar Saridjah untuk mulai mengarang lagu. Saridjah melanjutkan sekolahnya di Hoogere Kweek School (HKS) Bandung untuk memperdalam ilmunya di bidang seni suara dan musik. Kariernya di bidang musik bahkan sudah dimulai jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1927.Wakil Ketua Hoogerechtshof (Kejaksaan Tinggi) di Jakarta pada masa itu. Selain mencipta lagu Ibu Soed juga pernah menulis naskah sandiwara dan mementaskannya. Setelah tamat. seni musik dan belajar menggesek biola hingga mahir dari ayah angkatnya. Ibu Soed kemudian menjadi guru musik di HIS Petojo. Dari sinilah Ibu Soed mulai menciptakan lagu-lagu yang bersifat ceria dan patriotik untuk anak-anak Indonesia. seorang pelaut asal Bugis yang menetap lama di Sukabumi kemudian menjadi pengawal J. ia menjadi Istri R. Setelah menamatkan pendidikan di HKS Bandung. Jepang. Bintang Soedibjo. Ia prihatin melihat anakanak Indonesia yang tampak kurang gembira saat itu. . ia kemudian mengajar di Hollandsch-Inlandsche School (HIS). dan ia pun kemudian dikenal dengan panggilan Ibu Soed. Kramer adalah seorang indo-Belanda beribukan keturunan Jawa ningrat. Saridjah lahir sebagai putri bungsu dari dua belas orang bersaudara.F. tetapi juga berperan dalam berbagai siaran radio sebagai pengasuh siaran anak-anak (1927-1962).

Pada tahun 1954. Bintang Soedibjo. pada tahun 1945 Ibu Soed pernah menjadi sasaran aksi penggeledahan oleh pasukan Belanda. Ibu Soed tutup usia pada tahun 1993. di usia 85 tahun. Di tahun-tahun perjuangan. karena profesi Ibu Soed hanyalah pencipta lagu dan suaminya hanyalah pedagang. Ia menerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari pemerintah Indonesia dan MURI. Atas karya dan pengabdiannya. Walaupun selamat dari penggeledahan tersebut. bocor. Lagu-lagu patriotik yang diciptakannya diilhami peristiwa yang terjadi dalam acara bersejarah tersebut. ia membuat lagu Tik Tik Bunyi Hujan. namun tetangga Ibu Soed yang seorang Belanda meyakinkan mereka bahwa mereka salah sasaran. Lagu wajib nasional yang dia ciptakan adalah Berkibarlah Benderaku dan Tanah Airku. Kereta Apiku. Peran dalam pergerakan nasional Indonesia Sebagai pemusik yang mahir memainkan biola. seorang pengusaha pada tahun 1927. dll. Ia ingin tetap menghargai nilai seni di balik budaya nasional tersebut. Supratman saat lagu itu pertama kali dikumandangkan dalam acara Sumpah Pemuda di Gedung Pemuda. Nenek Moyang. Kusbini. Kehidupan pribadi Ibu Soed menikah dengan R. Himne Kemerdekaan. Lagu Gembira.R. beberapa antara lain: Hai Becak. R. Ketika genting rumah sewaannya di Jalan Kramat. Meskipun bukan pengusaha batik. Kontribusi Pada Musik Indonesia Banyak lagu Ibu Soed yang menjadi lagu populer abadi. Pergi Belajar. 36 Jakarta saat itu sudah dikepung oleh pasukan Belanda. Ibu Soed juga bersahabat dengan Cornel Simanjuntak. dan tokoh-tokoh nasionalis lain. Jakarta. Ismail Marzuki. Rumah Ibu Soed di Jalan Maluku No. Menanam Jagung.Ibu Soed juga dikenal piawai dalam seni batik. .l. Di hari tuanya ia juga masih gemar berolah raga jalan kaki setiap pagi sekitar tiga kilometer. tanggal 28 Oktober 1928. Ia bertekad untuk tetap mencipta lagu dan membatik tanpa memedulikan usia. Burung Kutilang. a. Bintang Soedibjo tertimpa musibah kecelakaan pesawat BOAC di Singapura. Di usia tuanya. dan Kupu-kupu. Lagu Bermain. Ibu Soed hidup ditemani cucu dan cicitnya. Ibu Soed turut mengiringi lagu Indonesia Raya bersama W. Lagu-lagunya yang lain banyak yang juga telah menjadi populer.Oleh karena reputasinya yang aktif dalam pergerakan Nasional saat itu. Ibu Soed dan seorang pembantu tetap harus bersusah payah membuang pemancar radio gelap ke dalam sumur.

Burung Kutilang. Ia memperkirakan telah menciptakan lebih dari 200 lagu. menurut Pak Kasur.l. walau hanya separuh yang bisa terselamatkan dan bertahan sampai sekarang. walaupun dalam ancaman senjata api pasukan Belanda. patriotisme terdengar sangat kental dalam lagu Berkibarlah Benderaku. Naik Delman. Jauh sebelum meninggal. Berkibarlah Benderaku. Desaku. selalu mempunyai semangat patriotisme yang tinggi. Naik-Naik ke Puncak Gunung. a. Penghargaan Seni Musik Empu Lagu Anak-Anak Indonesia (MURI) "Menciptakan 480 lagu anak-anak Indonesia. Ibu Soed sempat mengungkapkan perasaannya yang menyayangkan bahwa lagu anak-anak sekarang telah menjadi serba komersil.Lagu-lagu Ibu Soed. Sebagai contoh. seorang pimpinan kantor RRI menjelang Agresi Militer Belanda I pada tahun 1947. Bendera Merah Putih dan Tanah Airku. Hai Becak." . Semangat cinta tanah air juga terukir sangat dalam di lagu Tanah Airku: Tanah airku tidak kulupakan Kan terkenang selama hidupku Biarpun saya pergi jauh Tidak kan hilang dari kalbu Tanah ku yang kucintai Engkau kuhargai Walaupun banyak negri kujalani Yang masyhur permai dikata orang Tetapi kampung dan rumahku Di sanalah kurasa senang Tanahku tak kulupakan Engkau kubanggakan Lagu Anak-Anak Ibu Soed selalu menciptakan lagu khusus untuk anak-anak. Lihat Kebunku Kupu-Kupu. salah seorang rekannya yang juga tokoh pencipta lagu anak-anak. Lagu itu diciptakan Ibu Soed setelah melihat kegigihan Jusuf Ronodipuro. dimana Jusuf menolak untuk menurunkan Bendera Merah Putih yang berkibar di kantor RRI.

Tata busana Perintis Batik Terang Bulan Konsepsi Bung Karno (MURI) "Mewujudkan konsepsi Bung Karno untuk menciptakan batik khas Indonesia yang diberi nama Batik Terang Bulan Daftar lagu ciptaan Ibu Soed • • • • • • • • • • • • • Anak Kuat Berkibarlah Benderaku Bendera Merah Putih Burung Kutilang Dengar Katak Bernyanyi Desaku Hai Becak Himne Kemerdekaan Kampung Halamanku Kupu-kupu yang Lucu Lagu Bermain Lagu Gembira Lihat Kebunku • • • • • • • • • • • • Main Ular-Ularan Menanam Jagung Naik Delman Naik-Naik ke Puncak Gunung Nenek Moyang Pagi-pagi Pergi Belajar Tanah Airku Teka-Teki Tidur Anakku Tik Tik Bunyi Hujan Waktu Sekolah Usai .

A. Mulai berlatih piano pada usia 5 tahun. mendapat penghargaan sebagai The Best Performer dengan lagu Kugapai Hari Esok. dan karakter instrument dari Kapten Anumerta F. melanjutkan ke Akademi Teknologi Nasional di Bandung (sampai tingkat II. Di tahun 1984. Di festival tersebut makalah yang berjudul Saluang. Tahun 1982. pada acara yang sama di Manila. Elfa sudah 14 kali menjadi pengaransir orkes Telerama dan untuk Candra Kirana di TVRI. Selama kariernya. Ayahnya. lewat Lagu yang ia tampilkan. Mendapatkan bimbingan mengenai teori dan sejarah musik. pada saat berusia 19 tahun. Pupuit. Detik tak Bertepi. Pada usianya yang kedelapan. Pengalaman berkesan buat Elfa. yang dinyanyikan oleh Harvey Malaiholo. Pada Golden Kite Festival di Malaysia. Gandang (Minangkabau) Indonesia yang ia buat juga memperoleh pujian dari para peserta lain. 1984. mempelajari musik Simfoni di Bandung (1971-1978) dan belajar Aransemen Orkestra di Bandung (1974-1978). Ia pernah manggung dengan mata tertutup saat berusia 11 tahun dan membentuk kelompok vokal yang sudah memenangi delapan grand champion festival paduan suara di luar negeri. di kenal sebagai konduktor dan pemain jazz.Elfa secioria Lahir di Garut. yang dinyanyikan oleh Christine Panjaitan. Mengikuti Piano Privat 1 dan 2 di Bandung (1970-1974). Talempong. Warsono. ia kembali meraih penghargaan untuk The Best Arranger and the Best Song. 20 Februari 1959. Hasbullah Ridwan seorang polisi militer yang aktif dalam bermain musik. 1980). Jawa Barat. Kemudian. ia pemain piano dalam Trio Jazz Yunior IVADE. pada ASEAN Song Festival di Bangkok. Menempuh pendidikan mulai SD sampai SMA di Bandung. yakni ketika ia menjadi konduktor pada . komposisi. pimpinan Orkes Simfoni Angkatan Darat Bandung. Berasal dari keluarga yang senang musik. ia menyabet piala sebagai Pengaransir Terbaik.

Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain. ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Lonteku). atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Menurut Elfa. Pengalaman lain yang juga berkesan adalah sewaktu ia harus menyelesaikan 17 aransemen musik selama tujuh jam di dalam pesawat Ia juga di kenal sebagai pendiri grup musik Elfa's Singer. dan kehidupan itu sendiri. membuat saya merinding”. 3 September 1961. STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara. seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Lewat lagu-lagunya. serta kehidupan dunia pada umumnya. empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana. sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989. “Tepuk tangan yang bunyinya seperti hujan. Tokyo saat berlangsung acara World Popular Song Festival pada tahun 1982. pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional. umur 49 tahun) adalah seorang penyanyi beraliran balada dan country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia. Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Album yang ke tujuh yang bertajuk Elfa's Singer dibuat dalam rangka 30 tahun eksistensi mereka di musik Indonesia. Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga. Tante Lisa). Iwan Fals Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta. Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga. album itu dibuat sebagai wujud syukur atas keberhasilannya bertahan selama ini. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat.tuturnya. yang ini telah merilis tujuh album. Namun demikian. wuzzz. .orkes simfoni Yamaha di Budokan Hall.

Arwah Setiawan (almarhum). Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda. Helmi. Krisna. Toto Gunarto. . namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul. di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Setelah dapat juara di festival musik country. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals. Iwan ikut festival lagu humor. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun. misalnya. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Arab Saudi selama 8 bulan. kemudian ikut saudaranya di Jeddah. Selanjutnya.Biografi Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung. Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Ketika di SMP. Sebelum ke Musica. musiknya ditangani oleh Willy Soemantri. datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Sampai akhirnya. perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya. lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng. Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Di Musica. tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja.

Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Pada awal kariernya. banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Selama Orde Baru. lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Beberapa konser musiknya pada tahun 80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu. Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah.Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989. kegiatan mengamen langsung dihentikan. Cikal lahir tahun 1985. Ketika anak kedua Iwan.[ . karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia. sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini.Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik. kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Sejak kejadian itu.

namun dibatalkan. Iwan menikahi Rosanna (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum). Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anissa pada tahun 1986.Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir. Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok Bunga dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya. berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini. Walaupun demikian. dan Rayya Rambu Robbani. Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan. Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personil SWAMI. Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu. Menariknya. Annisa Cikal Rambu Basae. Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu Keluarga Iwan lahir dari Lies (ibu) dan mempunyai ayah Haryoso almarhum (kolonel Anumerta). Lirik lagu ini . dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun bandnya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1981 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1981). Pada panggung yang menjadi dunianya. dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara). Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trade mark ayahnya.

Rossana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kematian Galang Rambu Anarki. warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. . bahagia. rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggot yang dihilangkan. Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki. Lagunya cukup terkenal dan masuk album Opini (1982). KETIKA Galang lahir pada 1 Januari 1982 si bapak. yang perasaannya campur-aduk karena pertama kali merasakan diri jadi ayah-merasa harus bertanggung jawab. Depok Jawa Barat. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja. Dia tidak segarang dan seliar dahulu.cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik. Iwan Fals juga lebih banyak membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals. Cimanggis. penampilan Iwan Fals juga berubah total. Di luar musik dan lirik. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM). Iwan Fals dianugrahi seorang anak lelaki yang diberi nama Rayya Rambu Robbani. heran. Sepeninggal Galang. bangga punya keturunan dan sebagainya-menciptakan lagu berjudul Galang Rambu Anarki. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis. sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal. Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa. merasa mencintai. Dari sisi pakaian. Saat putra pertamanya meninggal dunia Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Pada tanggal 22 Januari 2003. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung. Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya. Fals lebih profesional dalam berkarier.

"Mas gimana nih." kata Iwan." kata Iwan. Galang bukan tipe anak hura-hura. Ketika beranjak remaja. yang belum bisa menyetir mobil dan tak punya surat izin mengemudi. Iwan menganggap dirinya sudah insyaf. yang terletak dekat rumah dan termasuk salah satu sekolah mahal di Jakarta. ditirukan Iwan. Suatu saat Galang. Dia makan lalu pamit pada papanya mau . Galang tidur sama bapaknya. Tiap kali Ma'mun datang menginap. Kalau minta uang paling buat bayar taksi pergi ke sekolah. Galang pernah juga kabur meninggalkan rumah. Kontrol diri sangat kuat." kata Ma'mun. Dalam pelarian." kata Iwan. cerita Gringgong ditagih Galang. Galang melihat poster dan foto papanya di mana-mana. "Lang. Hingga Leuwinanggung ia sudah pindah rumah 12 kali. Dia sangat cinta pada keluarganya. Galang merasa tak bisa lari dan kembali ke rumah. Endi Aras sering main tembak-tembakan dengan Galang. Solusinya? Galang mengendarai mobil sekaligus dari Jakarta ke Pulau Bali! Tapi kekerasan Galang suatu hari membuat Iwan angkat tangan. "Dia bukan pemakai.Galang tumbuh jadi anak cerdas. Namanya "Gringgrong"-seorang jagoan "kayak Tarzan" yang bisa mengalahkan harimau. Muhamad Ma'mun punya karakter rekaan yang sering diceritakannya pada Galang. Galang juga besar tekadnya. Kebetulan Galang punya pacar. Rasanya pusing serta teler. naik kuda. Inne mendorong Galang tak memakai obat-obatan. Pa?" kata Galang. Endi Aras mengatakan Iwan agak teledor kalau menyimpan ganja atau merokok. Iwan tak bisa berbuat banyak dan membiarkan Galang putus sekolah. Ma'mun melihat Galang badannya bagus. setelah latihan main band. dan mengalahkan musuh." Galang memutuskan keluar dari SMP Pembangunan Jaya di Bintaro. Di Condet hanya ada dua kamar. Iwan bertanya. Kamis malam 24 April 1997 sekitar pukul 11:00 malam Galang pulang ke rumah. "Kalau saya nginep." kata Iwan. Dia datang ke Ma'mun. Mula-mula rokok lalu obat. main musik atau buka bengkel. ingin bisa mengendarai mobil. yang juga keberatan Galang memakai obat-obatan. Kok Galang yang memakai? Iwan merasa Galang meniru papanya. Galang nggak mau sekolah lagi?" "Terus maunya apa?" "Embuh. "Ya udah. Iwan sering pindah rumah dan waktu itu tinggal di Bintaro. lu pakai ya?" "Mau apa tahu. berbentuk. "Untuk beli-beli dia nggak punya uang. seorang cewek gaul bernama Inne Febrianti. menurut Iwan. Usia Galang 14 tahun dan sedang memproduksi rekamannya yang pertama bersama kelompok Bunga. Galang menerangkan dia hanya mencoba. kalau sudah tahu ya udah. "Dia merasa diawasi. Suatu saat Iwan curiga.

Endi Aras.. kamu sudah selesai..." kata Yos. Subuh sekitar 4:30 Kelly Bayu Saputra. Fidiana menerima telepon dari Ari Ayunir. Saat itu Gus Dur belum jadi presiden Indonesia. Kelly memanggil Galang tapi tak bangun." kata Ma'mun. Mereka mencoba telepon ke Bintaro tapi nada sibuk. Galang meninggal. Mereka menghubungi semua kerabat dan teman. dia berujar berkali-kali. Lemas. suaminya." kata Ma'mun. menelepon Ma'mun di Karawaci. "Kepada kita dia nggak ngomong sama sekali. adik Iwan. Lang. biasa dipanggil Lala. Iwan masih mendengar Galang teleponteleponan." kata Fidiana. dan hanya bilang "terima kasih" kepada tamu-tamu. Fidiana membangunkan Iwang Noorsaid. "Galang. Iwang Noorsaid yang telepon. Pemakaman bergantung wasiat almarhum atau keinginan keluarga. Endi Aras mengatakan.Galang dimakamkan di mana? Ada usul pemakaman Tanah Kusir dekat Bintaro. Papa yang belum . "Wang. jagain anak-anak Mas. mau mengambil sisir di kamar Galang. "Jagain Mas. anak saya sudah meninggal mendahului saya. kamu sudah selesai. Iwan tak banyak bicara. Gus Dur dalam telepon menjelaskan dalam aturan Islam diperbolehkan memakamkan jenazah di rumah. ingin memakamkan Galang di rumahnya. Mereka menelepon Herri Buchaeri. menangis. "Saya bengong. panggil Iwan. Dia segera menuju Bintaro.tidur. juga memberitahu Galang meninggal. Sepuluh menit kemudian. Ketika Iwan memandikan jasad anaknya. menunduk." Mereka agak tak percaya karena beberapa hari sebelumnya pasangan ini bertamu ke Bintaro dan melihat Galang mondar-mandir. ini ada berita duka . "Aku ikut memandikan (jasad Galang).. Yos bangun dan menemukan Galang badannya dingin. Kelly kaget. Iwan emosional. dan beberapa rekan lain sebelum naik mobil ke Bintaro. "Saya turun ke bawah. Papa yang belum . Leo Listianto.. Keluarga heboh. "Pagi-pagi aku dapat kabar. antara percaya." kata Endi. Iwan terpukul sekali." kata Iwan. Tapi di Jakarta tak bisa memakamkan orang di . Bagaimana aturannya? Iwan pun memutuskan menelepon kyai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dari Nahdlatul Ulama. 'Aduh. Ma'mun dirangkul Iwan.. seakan-akan hendak mengatakan ia sendiri kurang menjaga anaknya dengan baik. Gus Dur mengerti hukum Islam maupun hukum pemerintahan. Iwan menganggap Gus Dur "guru mengaji" yang terbuka. tempat orang bertanya. menangis ketika saya peluk. "Saya masih tidur..'" kata Fidiana. Mamanya lagi tak enak badan. tidak percaya. Ma'mun ditelepon Dyah Retno Wulan. Pagi itu saudara-saudaranya datang. sepupu Galang yang tinggal di sana. Dia mengetuk kamar Yos." Kalimat itu diucapkan Iwan berkali-kali. Kelly mendekati Galang dan menggoyanggoyangkan badannya. "Yos histeris.. adiknya Leo." Endi sampai di Bintaro sekitar pukul 5:30.

kalau Bogor boleh. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat. Menurut Harun Zakaria. . "Bu Lies datang ke sini.rumah sendiri karena keterbatasan lahan.. Mereka merasa tak nyaman mengecek spekulasi overdosis kepada orangtua yang berduka.S. tetangga. seorang tetangga Iwan di Leuwinanggung. Fidiana mengatakan beberapa hari sebelum kematian. sekarang IISIP) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Diskografi Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru. Jalu. Setiawan Djody. ibunda Iwan." Kata "Bogor" itu mengingatkan Iwan pada Leuwinanggung. Banyak seniman. juga tampak di sana." Pendidikan • • • • SMPN 5 Bandung SMAK BPK Bandung STP (Sekolah Tinggi Publisistik. kenalan Iwan. 'Cucunda meninggal. dia dihubungi Lies Suudiyah. Sekitar 2. Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya. Jenazah disemayamkan dulu di masjid Bintaro. Dia bilang. fisik Galang "agak lemah" dan "Galang lemah di pencernaan.. yang juga menjaga kebun Iwan. Tolong di sini kuburannya. Pada tahun-tahun terakhir. "Di Jakarta nggak boleh . Keluarga pun memutuskan Galang dimakamkan di Leuwinanggung. Jockie Suryoprayogo. Ayu Ayunir. Galang digosipkan overdosis. Rendra.000 jamaah salat Jumat di masjid itu ikut menyembahyangkan Galang. W. Spekulasi wartawan maupun pengunjung memunculkan gosip bahwa dada Galang kelihatan biru. Kawan-kawan Iwan memilih diam. Totok Tewel. Ini merambat ke mana-mana karena tubuh Galang kurus ceking. Yos mengatakan Galang lagi sakit-sakitan. Kresnowati pernah diberitahu Yos bahwa penyebab kematian Galang penyakit asma. Orang sebenarnya tak tahu persis penyebab kematian Galang karena tak ada otopsi terhadap jenazahnya. dan Yos datang menyampaikan duka." kata Harun. Iwan mengatakan pada saya. baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang.

penata musik. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Kau Dan Bekas Pacarmu (1988) Mata Dewa (1989) Swami I (1989) Kantata Takwa (1990) Cikal (1991) Swami II (1991) Belum Ada Judul (1992) Hijau (1992) Dalbo (1993) Anak Wayang (1994) Orang Gila (1994) Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996) Kantata Samsara (1998) Best Of The Best (2000) Suara Hati (2002) In Collaboration with (2003) Ahmad Dhani Dhani Ahmad Prasetyo (lahir di Surabaya. Dhani merupakan leader dari grup band papan atas. Album In Collaboration with (2003) • • • • • • • • • • • • • • • • Canda Dalam Nada (1979) Canda Dalam Ronda (1979) Perjalanan (1979) 3 Bulan (1980) Sarjana Muda (1981) Opini (1982) Sumbang (1983) Barang Antik (1984) Sugali (1984) KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985) Sore Tugu Pancoran (1985) Aku Sayang Kamu (1986) Ethiopia (1986) Lancar (1987) Wakil Rakyat (1988) 1910 (1988) • • • • • • • • • • • • • • • • Antara Aku. Jawa Timur. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam album "50:50" yang beredar di tahun 2007. umur 38 tahun) atau yang lebih dikenal dengan Ahmad Dhani / Dhani Manaf adalah seorang musisi. Dhani juga merupakan pemilik dan pimpinan dari Republik Cinta Management.Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. 26 Mei 1972. Dhani telah mencetak banyak hits dan mengorbitkan sejumlah artis melalui karyanya. dan produser Indonesia. Dewa 19 dan juga personel grup band The Rock. . penulis lagu.

Dengan modal seadanya. Pandawa Lima (1997). Cintailah Cinta (2002). Erwin Prasetya. akhirnya dhani dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records. album perdana Dewa 19 (1992) sukses besar dengan melejitnya sejumlah hits seperti ”Kangen” dan ”Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi”. Bintang Lima (2000). pada tahun 1991 Ahmad Dhani hijrah ke Jakarta untuk mencari perusahaan rekaman yang akan melabeli Dewa 19. Dhani bersama 3 orang sahabatnya Andra Junaidi. Hingga saat ini tak kurang dari sebelas album yang telah dirilis Dhani bersama Dewa. juara I Festival band SLTA '90 atau juara II Djarum Super Fiesta Musik. The Best Of Dewa 19 (1999). Karena tidak ada studio yang memadai di Surabaya. Bersama Downbeat. Format Masa Depan (1994). dan Wawan Juniarso. sampai saat ini Dewa 19 masih tetap eksis di blantika musik Indonesia . kemudian mendirikan grup band DEWA pada tahun 1986. tak jarang Dhani bolos sekolah untuk sekedar berkumpul bersama temantemannya di DEWA untuk sekedar memainkan alat musik di rumah Wawan di kawasan komplek Universitas Airlangga. Namun akhirnya Dhani kembali ke jalur rock dan mengibarkan bendera DEWA 19 dengan tambahan Ari Lasso. Dhani sempat menjuarai Festival Jazz Remaja se-Jawa Timur. dan Kerajaan Cinta (2007). Laskar Cinta (2004). kemudian mencoba jalur musik jazz yang kemudian diikuti perubahan nama Dewa menjadi Downbeat. Meski telah beberapa kali mengalami pergantian personel. Atas Nama Cinta I & II (2004). Republik Cinta (2006). Sukses Dewa 19 berlanjut di album-album berikutnya. yaitu Dewa 19 (1992). Album ini tercatat sebagai album terlaris 1993 dan Dewa dianugerahi sebagai pendatang baru terbaik.Perjalanan Karier Dewa 19 Bakat musik Dhani mulai bergejolak saat duduk di bangku SMPN 6 Surabaya. Setelah sempat ditolak sejumlah label. Dhani semula yang menteng di jalur rock. Saking tergilanya pada musik. Dhani bertindak pada vokal dan keyboard. Dhani menginjak rimba ibukota. Terbaik Terbaik (1995). gentayangan dari satu perusahaan rekaman ke perusahaan rekaman lain menggunakan bus kota. Usaha Dhani tidak sia-sia.

R. Dari pertemuan itu munculah ide untuk berkolaborasi dalam sebuah grup musik. Andra Ramadan.Ices (Bass) . ia mulai sering memproduseri artis lain.Karier Lain Selain aktif di Dewa 19.Backing Vocal). Dhani bertemu dengan 3 anggota band Hospital The Musical. Sydney . The Rock Bermula dari perekaman album solonya di Australia.Tharaz Bistara (Gitar). Hospital The Musical pernah mengikuti tour Marlboro Kretek di Indonesia.I. ia sempat melahirkan Ahmad Band. Dhani yang memiliki niat untuk go international menerima ajakan tersebut dan terbentuklah The Rock yang mana Hospital The Musical tidak bubar dan Dhani juga tidak meninggalkan Dewa 19. Saat itu mereka menggunakan nama Fire Shark. dan merelease album yang hanya berisi 4 lagu. Dhani juga kolaborasi dengan gitaris DEWA 19. Pada tahun 1999.D Di Tahun Ini Dhani betemu personil 5 anggota yaitu Cameria Happy Pramita (Gitar.A. yaitu Clancy Alexander Tucker. Dhani juga sibuk dengan kegiatan lain. Sejak kesuksesan Dhani melambungkan nama Reza Artamevia di tahun 1997. Pada Agustus 2007. bersama vokalis Mark Williams T. pada bulan Agustus-September 2007. Michael Bennett di Studio 301. yang sempat dikenal dengan tembang ”Bidadari di Kesunyian” dan ”Aku Cinta Kau Dan Dia”. lahirlah album pertama The Rock dengan tajuk Master Mister Ahmad Dhani I yang mencetak single ”Munajat Cinta”. Selain itu Dhani juga menjadi memproduseri artis lain selain Dewa 19.Ikmal Tobing (Drummer) dan Terakhir Wahyu Sudiro (Gitar) pada LAUNCHING ALBUM TRIAD The Rock Cafe Jakarta 19 Feb 2010 sudah merilis album dengan hits single nya "Makhluk Tuhan Paling Sexy" milik penyanyi Mulan Jameela hits single kedua berjudul "Mustapha" milik Grup Band Barat Queen dan terakhir 2010 hits ketiga berjudul "Selir Hati" . Zachary Haidee-Keene.Australia. "Kuldesak" adalah single andalan album itu. dan melahirkan bakat-bakat baru dalam dunia musik.

musisi Jazz di Sydney.Jazz Salah satu musik kegemaran Si Jenggot (panggilan akrab Dhani) adalah musik Jazz. Jakarta Pusat. Bersama Tim dia berkolaborasi dengan musisi-musisi jazz di Australia. Senen. sebuah taman dan pusat kebudayaan di Salemba. Pada tahun 2004 dia dinobatkan menjadi salah seorang tokoh pahlawan nasional Indonesia. Tanah Abang. Ismail Marzuki Ismail Marzuki (lahir di Kwitang. Jakarta Pusat. Kontribusi bagi Musik Indonesia Lagu ciptaan karya Ismail Marzuki yang paling populer adalah Rayuan Pulau Kelapa yang digunakan sebagai lagu penutup akhir siaran oleh stasiun TVRI pada masa pemerintahan Orde Baru. Batavia. dia merilis album 100% Jazz dengan judul The Best Is Yet To Come. . 11 Mei 1914 . Terdapat 4 lagu Jazz di album The Rock. 25 Mei 1958 pada umur 44 tahun) adalah salah seorang komponis besar Indonesia. dan April 2009. Jakarta.meninggal di Kampung Bali. 1. Namanya sekarang diabadikan sebagai suatu pusat seni di Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki (TIM) di kawasan Salemba. Dia berkerja sama dengan Tim Oram. Ismail Marzuki mendapat anugerah penghormatan pada tahun 1968 dengan dibukanya Taman Ismail Marzuki.

Dikenal sebagai "maestro keroncong Indonesia. Namun sebenarnya siapa pencipta lagu tersebut yang sebenarnya masih diperdebatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia." ia terkenal lewat lagu Bengawan Solo ciptaannya. 1 Oktober 1917 – meninggal di Surakarta. Lagu tersebut menggambarkan besarnya semangat rakyat Bandung dalam peristiwa Bandung Lautan Api. 20 Mei 2010 pada umur 92 tahun) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia.Ia sempat mendirikan orkes Empat Sekawan. Halo Bandung Ismail Marzuki selama ini diyakini sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai pencipta lagu Halo. yang terkenal di Asia. Kontroversi pencipta lagu Halo. bahasa Tionghoa. Halo Bandung yang terkenal. dan bahasa Jepang) . 13 bahasa (termasuk bahasa Inggris. 3. Selain itu ia dikenal publik ketika mengisi musik dalam film Terang Bulan. Jawa Tengah. setidaknya. Jawa Tengah. 4. terutama di Indonesia dan Jepang. Lagu 'Bengawan Solo' ciptaannya telah diterjemahkan kedalam. Karya Lagu • • • • • • Aryati Gugur Bunga Melati di Tapal Batas (1947) Wanita Rayuan Pulau Kelapa Sepasang Mata Bola (1946) • • • • Bandung Selatan di Waktu Malam (1948) O Sarinah (1931) Keroncong Serenata Kasim Baba • • • • Bandaneira Lenggang Bandung Sampul Surat Karangan Bunga dari Selatan Gesang Gesang atau lengkapnya Gesang Martohartono (lahir di Surakarta.

terutama di Jepang. ketiga lagu ini kurang mendapat sambutan dari masyarakat. Proses penciptaan lagu ini memakan waktu sekitar 6 bulan. Selanjutnya. Serengan. Keroncong Roda Dunia. ketika ia beusia 23 tahun. Gesang harus dirawat di ruang ICU sejak Minggu (16/5) karena kesehatannya terus menurun. Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya terhadap perkembangan musik keroncong.Lagu Bengawan Solo Lagu ini diciptakan pada tahun 1940. Pengelolaan taman ini didanai oleh Dana Gesang. . pada tahun 1983 Jepang mendirikan Taman Gesang di dekat Bengawan Solo. Bengawan Solo sempat digunakan dalam salah satu film layar lebar Jepang. Hingga akhirnya beliau meninggal pada hari Kamis (20/05/2010) Pukul 18:10 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. setelah sebelumnya tinggal di rumahnya Perumnas Palur pemberian Gubernur Jawa Tengah tahun 1980 selama 20 tahun. pada masa perang dunia II. Ia telah berpisah dengan istrinya tahun 1962. sebuah lembaga yang didirikan untuk Gesang di Jepang. Keroncong si Piatu. Gesang pada awalnya bukanlah seorang pencipta lagu. Dulu. seperti. terinspirasi untuk menciptakan sebuah lagu. Kehidupan Gesang tinggal di di Jalan Bedoyo Nomor 5 Kelurahan Kemlayan. dan Sapu Tangan. Solo bersama keponakan dan keluarganya. Ia tak mempunyai anak. Gesang sempat dikabarkan meninggal dunia pada tanggal 18 Mei 2010 setelah kesehatannya dilaporkan memburuk. Gesang dilarikan ke rumah sakit akibat kesehatannya menurun pada Rabu (19/05/2010). memilih untuk hidup sendiri. Ia juga pernah menciptakan beberapa lagu.Lagu Bengawan Solo juga memiliki popularitas tersendiri di luar negeri. Rumah sakit membentuk sebuah tim untuk menangani kesehatan yang terdiri dari lima dokter spesialis yang berbeda. ia hanya seorang penyanyi lagu-lagu keroncong untuk acara dan pesta kecil-kecilan saja di kota Solo. Sayangnya. Gesang muda ketika itu sedang duduk di tepi Bengawan Solo. Selepasnya. ia yang selalu kagum dengan sungai tersebut.

Lagu-lagu ciptaan Gesang • • • • • • • • • • Bengawan Solo Jembatan Merah Pamitan (versi bahasa Indonesia dipopulerkan oleh Broery Pesulima) Caping Gunung Ali-ali Andheng-andheng Luntur Dongengan Saputangan Dunia Berdamai • • • • • • • • • • • • • • Si Piatu Nusul Nawala Roda Dunia Tembok Besar Seto Ohashi Pandanwangi Impenku Kalung Mutiara Pemuda Dewasa Borobudur Tirtonadi Sandhang Pangan Kacu-kacu A.T Mahmud .

Indonesia. disingkat "A. Sumatera Selatan. Mahmud (lahir di Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar. ayah bernama Masagus Mahmud. Ibu bernama Masayu Aisyah. entah mengapa. dan teman sekolah. Dia diberi nama Abdullah dan biasa dipanggil "Dola" oleh kedua orang tuanya. 3 Februari 1930 – meninggal di Jakarta. ia lebih dikenal dengan nama panggilan Totong. Ada kenangan yang tak dapat dilupakannya kepada guru HIS yang mengajarkan musik. Pada surat ijazah Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (setingkat SLTP) tahun 1950.Masagus Abdullah Mahmud atau lebih dikenal dengan nama A. namanya tertulis "Totong Machmud". Konon menurut cerita ibunya. Di rumah. setelah berumur 7 tahun. ibunya memanggilnya dengan "Totong". Latar belakang Keluarga dan nama Mahmud adalah anak kelima dari sepuluh bersaudara. 6 Juli 2010 pada umur 80 tahun) adalah seorang pencipta lagu asal Palembang. kampung. Nama ini diterima di lingkungan keluarga dan kerabatnya sehingga nama lengkapnya kemudian menjadi "Abdullah Totong Mahmud".T. Masa sekolah Mahmud masuk Sekolah Rakyat (SD) ketika tinggal di Sembilan Ilir.T. Sumatera Selatan. ".. tetangganya... Sejak itu. khususnya membaca notasi . ia dipindahkan ke HollandschInlandsche School (HIS) 24 Ilir. Setahun kemudian. tong! . ketika dirinya masih bayi ada keluarga Sunda.otong!" Sang Ibu mendengarnya seperti bunyi "totong". Nama pemberian orang tuanya tercatat pada ijazah yang dimilikinya pada sekolah Sjoeritsoe Mizoeho Gakoe-en (sekolah Jepang) tahun 1945. Pada ijazah itu nama lengkapnya tertulis: "Masagus Abdu'llah Mahmoed". Palembang. Dia dikenal luas oleh masyarakat melalui lagu anak-anak ciptaannya. Mahmud".. sering menggendong dan menimangnya sambil berucap.

dari satu kota ke kota lain. Saat itu ia duduk di kelas V HIS. selain beberapa alat musik lain. dan kadang-kadang ukulele serta bas. Sesudah itu barulah murid-murid diberi nyanyian baru secara lengkap untuk dipelajari. Syukurlah. Guru memperkenalkan urutan nada do rendah sampai do tinggi dengan kata-kata do-dol-ga-rut-enak-ni-an. Selain itu. Masagus Alwi mengajaknya . Ming adalah nama pemimpin orkes. Selama masa itu. bahkan keluar masuk hutan. Alat yang dikuasai Ishak adalah alat musik tiup saksofon. bentuk dan nilai not. ia dapat melewati masa itu dengan selamat. Ketiadaan biaya membuatnya tidak dapat segera melanjutkan pendidikan. Ia kemudian melanjutkan sekolah dan dinyatakan lulus dari SMU bagian Pertama (SLTP) setelah mengikuti ujian akhir pada tanggal 11-16 Agustus 1950.. Ishak kemudian mengajarinya bermain gitar. Kemudian. Di sana. Sandiwara yang pernah ia ikuti adalah ketika sekolah mengadakan pertunjukan pada akhir tahun ajaran bertempat di gedung bioskop.I. Cerita yang ditampilkan legenda dari Sumatra Barat. berjudul Sabai Nan Aluih dan ia berperan sebagai Mangkutak Alam. dari nada tinggi turun ke nada rendah masih dengan kata-kata kocak e-nak-ni-an-dodol-ga-rut. naik dan turun. Masa revolusi 1945-1949 membuatnya tidak dapat bersekolah dengan baik. guru mengganti kata-kata dengan notasi. ia pindah ke Muaraenim. Zaman pendudukan Jepang dan zaman revolusi Pada tahun 1942. Pamannya. Cara mempelajari nyanyian demikian sungguh menyenangkan. Dalam keadaan peralihan kekuasaan pemerintahan itu. melalui latihan dengan kata-kata. Ishak yang pandai mengarang lagu itu turut membimbingnya mengarang lagu. urutan nada dinyanyikan kebalikannya. Ia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. seperti menyanyikan bermacam-macam jarak nada (interval). Ishak pun mengajaknya bergabung dengan Orkes Ming umtuk memainkan alat musik. ia dimasukkan ke sekolah eks HIS. Ia ikut masuk kancah perjuangan dengan menjadi anggota Tentara Pelajar. diberikan latihan lanjut membaca notasi angka. Pemerintah Hindia Belanda menyerah pada bala tentara Jepang. Setelah itu. yang telah berganti nama menjadi Kanzen Syogakko. meskipun ada rekan-rekannya yang meninggal. Cara guru mengajarkannya sangat menarik. Di kota ini pula ia berkenalan dengan Ishak Mahmuddin. Melihat kemampuan Mahmud yang terus meningkat. seorang anggota orkes musik Ming yang terkenal di kota Muaraenim. Setelah Belanda mengakui kedaulatan R. Setelah murid menguasai tinggi urutan nada dengan baik. kehidupannya berubah. Di sinilah ia mulai bermain sandiwara dan mengenal musik.angka. Mahmud pun keluar dari kesatuan Tentara Pelajar.

pejalan kaki. Pikiran dan perasaannya mulai gelisah. Kebetulan di Palembang sedang dibuka Sekolah Guru bagian A (SGA) yang memberi tunjangan belajar bagi siswanya selama tiga tahun. dan tahun-tahun sesudah itu. lalu-lalang kendaraan. Sayang. ada sekitar 40-an lagu A.T. juga para siswa membawa buku sekolahnya. Selama pendidikan di SGA. Di tempatnya bekerja. dengan syarat setelah tamat bersedia ditempatkan di mana saja sebagai guru. hilang. Selama tiga tahun (1951-1953) ia belajar di SGA. Di samping lagu-lagu ciptaan pencipta lainnya. Ia pun berhenti bekerja di bank dan segera mendaftar sebagai siswa baru di SGA. tidak dapat melebihi dalam dan tingginya kasih Ibu. berbunyi: betapa dalam laut.bekerja di salah satu bank milik Belanda yang masih beroperasi. Ajakan tersebut diterima. Mahmud tersebar pada tujuh piringan hitam antara tahun 1969. 1972. betapa tinggi gunung. teks nyanyian ini tidak dimilikinya lagi. ia dapat melihat langsung keramaian lalu-lintas. Kata-katanya bila disimpulkan. yakni: • • • • • • • • • • Citaria Musim Panen Jangkrik Gelatikku Layang-Layangku Ade Irma Suryani Kereta Apiku Jakarta Berulang Tahun Pemandangan Timang Adik Timang • • • • • • • • • • Pulang Memancing Hadiah untuk Adik Tidurlah Sayang Mendaki Gunung Sekuntum Mawar Tepuk Tangan Kincir Air Dua Ekor Anak Kucing Bulan Sabit Lagu Tor-Tor • • • • • • • • • • Tupai Burung Nuri Di Pantai Senam Bintang Kejora Aku Anak Indonesia Anak Gembala Kunang-Kunang Naik Kelas Awan Putih . Ia ingin kembali ke sekolah. ia pernah mengarang nyanyian untuk ibu.

id/wp-content/uploads/2011/01/pemakaman-elfa-secioriadiiringi-tangis.org/wiki/Wage_Rudolf_Soepratman http://id.wikipedia.jpg http://id.web.jpg .wikipedia.com/2010/01/iwanfals_05_28463_f_23122.wikipedia.wikimedia.files.gstatic.jpeg http://upload.com/files/2010/07/at-mahmud1.com/images? q=tbn:ANd9GcQO8V6dsCJuUMX7LXqnomcfczUbN7nNvNgMwbjebSVWt8W_6j8A http://id.org/wiki/Gesang http://id.org/wikipedia/id/f/f4/Ibu_Sud.bp.Daftar Pustaka http://stat.org/wiki/Elfa_secioria http://loverkoran.jpg http://1.blogspot.kompasiana.wikipedia.jpg http://t3.com/_LS5JlNWVrw/TShh0M5iK5I/AAAAAAAAC8s/qxBs36Qfo0A/s1600/1334469620X310.wikipedia.jpg http://trend.com/wp-content/uploads/2010/10/Ibu-Sud.wordpress.org/wiki/Abdullah_Totong_Mahmud http://id.org/wiki/Ibu_Sud http://liriklagump3indonesia.

com/files/2010/07/ismail-marzuki.files.jpg http://4.org/wiki/Ahmad_dhani http://www.jpg http://4.blogspot.com/2008/09/480861f2bcb47.jpg http://3.com/2011/01/iwan_fals_01.wikipedia.files.jpg http://stat.blogspot.jpg http://id.kompasiana.com/_v4or2E19tJ8/S_Vu1Yo3umI/AAAAAAAAACg/ZPXW0 MUWpb8/s1600/gesang1-793225.bp.wikipedia.com/_6y0hZVM55s/S1KBjWB2FPI/AAAAAAAADjs/pujBs4zsKuY/s400/iwan_fals.blogspot.gif http://darahseorangfilsuf.jpg .org/wiki/Iwan_Fals http://id.jpg http://2.jpg http://delta84.bp.blogspot.bp.blogspot.bp.com/_waWEiTfa5UQ/S9_lU2wghWI/AAAAAAAAAZA/Y0Lad fKdusU/s200/Ismailmarzuki2ee4.com/_X9xFH_ZMTf8/TEal0oRbCNI/AAAAAAAAAKw/YQLxL m5nVNM/s1600/Iwan+Fals+Saat+Nyanyi.jpg http://id.wikipedia.kaskuserz.bp.com/_x0PHFj9Vtqg/TQBl8IhY_I/AAAAAAAAARY/3JsFPBnzTAI/s1600/Iwan%2BFals.wordpress.bp.blogspot.wordpress.com/_BpmCLqbbg8/R84M1JYinTI/AAAAAAAAADM/1X4WAqtZJSs/s320/gesangkeroncong-asli.org/wiki/Ismail_marzuki http://4.http://3.com/files/ximg/2010/08/05/ahmad-dhani.

semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.Kata Pengantar Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga saya dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tokoh musik di Indonesia. Olehnya itu. Penulis Februari 2011 .banyak hal yang dihadapi oleh para tokoh itu misalkan kontroversi tentang penciptaan lagu halo-halo bandung yang diciptakan oleh ismail marzuki dan lainnya akan dibahas dalam makalah ini Dalam penyusunan makalah ini. Bontang. saya mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful