Anda di halaman 1dari 1

Hubungan Tingkat Pemanfaatan Internet dengan Pemahaman Security awareness

Lulusan SMA (Studi Kasus peserta seleksi penerimaan mahasiswa baru Sekolah
Tinggi Sandi Negara tahun ajaran 2009 – 2010)

Dwi Destrya Sofiana1), Ibnu Ranumarsaid2), Jumiati3)

1) Email : sofy_eve@yahoo.com
2) Email : valk_in_walk@yahoo.com
3) Email : eimuj18@yahoo.co.id

Abstrak

Internet merupakan suatu revolusi terbesar di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
saat ini. Perkembangan internet dimulai pada tahun 1968 dengan adanya proyek pemerintah
Amerika Serikat, the Advanced Research Project Agency Network (ARPANET) yang diciptakan
oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dan BBN (Bolt, Beranek &
Newman). Sedangkan di Indonesia sendiri, internet merupakan media komunikasi yang mulai
populer di akhir tahun 1990. Perkembangan jaringan internet di Indonesia dimulai pada
pertengahan era 1990, namun sejarah perkembangannya dapat diikuti sejak era 1980-an,
dengan dominasi pengguna adalah remaja (hasil riset antara Taylor Nelson Sofers (TNS)
Indonesia dan Yahoo! Indonesia).
Internet yang sudah jauh berkembang pesat saat ini selain mendatangkan banyak manfaat,
juga menimbulkan adanya kerawanan atau ancaman. Menurut Ditjen Pos dan Telekomunikasi
Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam paparannya mengenai
Peranan Pemerintah Dalam Pengamanan Internet Indonesia menyebutkan bahwa Profile
keamanan internet di Indonesia : 30 juta pemakai aktif/hari, 10 Gbits/s jumlah trafik nasional, 1
juta serangan/hari, 56% sangat tinggi resiko terkena serangan dan 3 serangan yang paling
sering: web defacement, phishing, SQLdatabase exploits, serta 3 hal yang menjadi kelemahan
keamananan:kurangnya kebijkan kemanan perusahaan, terbatasnya pengetahuan tentang
keamanan,kurang bagusnya qualitas designweb/application.
Dalam rangka mengatasi permasalahan keamanan tersebut, maka perlu diadakannya suatu
penelitian yang lebih lanjut. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk meneliti kelemahan
keamanan yang ada dengan fokus penelitian terhadap permasalahan mengenai terbatasnya
pengetahuan keamanan (security awareness) terhadap ancaman dalam penggunaan internet.
Penelitian ini mengambil studi kasus pada peserta seleksi penerimaan mahasiswa baru
Sekolah Tinggi Sandi Negara tahun ajaran 2009 – 2010 yang notabene adalah remaja lulusan
Sekolah Menengah Atas dari seluruh Indonesia dengan menggunakan tool SPSS dalam
mencari hubungan tingkat pemanfaatan internet dengan pemahaman security awareness
lulusan SMA.
Diharapkan dengan adanya paper ini akan memberikan pengetahuan tentang tingkat
pemahaman terhadap security awareness dalam menggunakan internet. Sehingga dapat
dijadikan dasar pengembangan suatu kebijakan mengenai security awareness.

Kata Kunci : Internet, Ancaman, Security awareness, SPSS.