P. 1
Rumus Fisika Per SKL 3 Kolom

Rumus Fisika Per SKL 3 Kolom

|Views: 229|Likes:
Dipublikasikan oleh Zaenul Arifin

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Zaenul Arifin on May 05, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

SKL 1  7 Besaran Dasar (Pokok) PaMaWa SuKu Ju Inten 1. Pengukuran a.

Jangka Sorong
Skala Utama 2 3 4

Percepatan sesaat :

a!

dv dt

Perbandingan g:

g1 r22 ! g 2 r12 

Percepatan rata-rata : a ! v 2  v1 t 2  t1

Letak titik C jika di titik C tersebut memiliki gaya atau medan gravitasi nol ditentukan menggunakan rumus :

0

5

Nonius

Gerak Lurus Beraturan (GLB)  Pada GLB v = tetap, shg a = 0.  Persamaan gerak : s ! v.t  Grafik v ± t : v Luas grafik = s t (perpindahan) Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)  Pada GLBB, kecepatan berubah secara teratur (nilai a konstan).

x mA C

r±x mB

Panjang yang terukur pada jangka sorong : L ! 2,4  6 v 0,01 s 0,005 cm L ! 2,46 s 0,005 cm Skala terkecil jangka sorong = 0,01 cm. b. Mikrometer Skrup

r mA mB ! 2 x ( r  x) 2
Kelajuan satelit mengorbit bumi :

v!

GM R

v t ! v 0 s at 

+ = gerak diprcpt
- = gerak diprlmbt Hukum Keppler

v t ! v 0 s 2 as s ! v 0t s 1 2 at 2

2

2

0 1 2 3 4 5 6

20 15

T1

2 3

No niu s

R1

!

T2 dengan kata lain 3 R2

2

2.

Skala Utama Panjang yang terukur pada mikrometer skrup : L ! 6,5  v 0,01 s 0,005 mm 17

Hukum Newton Hk I Newton : § F ! 0 Hk II Newton : Hk

T 2 konstan ! R3
: 4.  Kesetimbangan dan Titik Berat Syarat kesetimbangan partikel

§ F ! m.a
Newton

III
aksi

§F

! § Freaksi

§F ! 0
F

T

L ! 6,85 s 0,005 mm Skala terkecil mikrometer skrup = 0,01 mm.
2. Vektor Penjumlahan Vektor
F2 FR E F1

Gaya-gaya yang dialami benda pada bidang mendatar :
N

E F

T

f
w Catatan : Jika F > f, benda bergerak. Gaya Normal : N ! w ! m . g Gaya Gesek : f ! Q . N Gaya-gaya yang dialami benda pada bidang miring :
N

T T W W ! 1 ! 2 sin E sin F sin K 
Titik Berat (x0, y0) ; § Ax

X0 !

§A

Y0 !

§ Ay §A
Titik Berat

Bentuk Benda Busur setengah lingkaran Bidang setengah lingkaran

y!

Besar vektor F resultan :
FR ! F1  F2  2 F1 F2 cos E
2 2

w sin E

2R T 4R y! 3T

Cara cepat:  Jika E = 0r maka FR = F1 + F2  Jika E = 180r maka FR = F1 ± F2  Jika E = 120r dan F1 = F2 maka FR = F1 = F2 Penguraian Vektor
Fy F

E

w cos E

Selimut kerucut Setengah bola Kerucut Segitiga 5. Gerak (GMB) 1 ; T ! f

y!
y!
y!

w Percepatan benda pada sistem katrol : m1 Jika bidang kasar :

1 t 2
3 8R

Fx ! F cos E Fy ! F sin E

Besar vektor F :

E

Fx

F!

§F

2 x 

§ Fy

2

Arah vektor F : § Fy tan E ! § Fx SKL 2 Persamaan Gerak Lurus Perpindahan : (r ! r2  r1 atau

m 2  Q .m1 .g m1  m2 m2 Jika bidang licin : m2 a! .g m1  m 2 a!
INGAT! Anda harus bisa menerjemahkan simbol §F tergantung kasusnya. Hafal rumus tidak cukup!! 3. Gaya Gravitasi

1 t 4 1 y! t 3 Beraturan rad/s ;

Melingkar

v ! [r [ ! 2Tf
;

v2 aS ! r

FS ! m

v2 r

1. 

r ! r0  ´ v.dt 
 Kecepatan sesaat : v ! dr dt Kecepatan rata-rata : v ! r2  r1 or t 2  t1

Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB)
M

M 



Perc. tangensial : Perc. total :

a T ! r .E
2 2

a ! aT  aS

M . m ; G = 6,67 10-11 Nm2/kg2 r2 Kuat medan (percepatan) gravitasi : F !G
g !G M r2

v ! v0  ´ a.dt

 

Hubungan Roda-roda INGAT!! v ! [r Rodaroda poros
2 1 2 Roda-roda bersinggungan

SKL 3 Roda-roda dengan rantai
2 1

Mesin Carnot merupakan mesin kalor dengan efisiensi maksimum. Efisensi : L ! 1  T2

1.

Skala Suhu C : R : (F-32) : (K-273) = 5 : 4: 9: 5

T1

dg: Q1 ! Q2

T1

T2

1

B X

D Y C

X  A Y C ! B A DC

[1 ! [ 2

v1 ! v 2

v1 ! v 2

A

6.

Usaha dan Energi

F E 


Kalor  Kalor Q ! m . c . (T (Kenaikan suhu)  Kalor Laten (Perubahan Wujud)

SKL 4 1. Gelombang Elektrmagentik Spektrum gelombang elektromagnetik 1. gelombang radio 2. gelombang mikro (radar dan TV) 3. sinar inframerah 4. Sinar tampak (mejikuhibiniu) 5. sinar ultraungu f 6. sinar X 7. Sinar Gamma 2. Gelombang Berjalan Simpangan gelombang berjalan ( sifat gelombang --- Amplitudonya tetap

P

s

Q ! m. L 
Asas Black

7.

Besarnya usaha : W ! F . s cos E Usaha adalah perubahan energi, atau : W ! (E EP ! m . g . h ; EK ! 1 . m . v 2 2 Elastisitas
W ! F A

Qlepas ! Qterima
Perpindahan Kalor  Konduksi (tanpa disertai perpindahan partikel) kA(T H ! L  Konveksi (disertai perpindahan partikel)

y A

P P x
ke atas ke kanan

Tegangan (stress) Reganga n (strain)

Modulus young

y P ! s A sin [t O kx
ke bawah  ke kiri Rumus ini bisa dalam bentuk lain jadi di soal urutan rumusnya brbeda. TIPS! Jadikan persamaan di soal seperti bentuk rumus di atas. Jika kamu tdk hapal bentuk rumus yg lain. Rumus Pendukung (wajib hafal juga nih!) 2T  [ ! ! 2T f T  Bilangan glmbng k ! 2T P   Cepat rambat gelombang v ! [

(N e! N

Y!

W F N ! e AN 0

H ! hA(T 
Radiasi (gelombang elektromagnetik) 

Hukum Hooke : Jika gaya tidak melampaui batas elastisitas pegas, pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya, atau

Q ! eXT 4 A t
2. Persamaan Bernoulli

p1  Vgh1 

F ! k . (x  1 ! 1  1 k s k1 k 2
8.

1 1 2 2 Vv1 ! p 2  Vgh2  Vv 2 2 2

;

k p ! k1  k 2
Energi

Hukum Kekekalan Mekanik : EM 1 ! EM 2 EP1  EK 1 ! EP2  EK 2

Penerapan Azas Bernaulli adalah sbb: 1. Alat penyemprot obat nyamuk dan parpum 2. Karburator 3. Gaya angkat pesawat terbang

k

Sudut fase gelombang :

F!
3.

1 2 2 VA v1  v 2 2

3. 1.

¨ t x¸ U P ! [t  kx ! 2T ©  ¹ ªT P º
Interferensi dan difraksi cahaya Difraksi Celah Tunggal

Hk. Boyle Gay Lussac

9. Impuls dan Momentum  I ! F . (t ; p ! m .v  Hubungan I dan p

P1V1 P2V2 ! T1 T2

;

F . (t ! m(v 2  v1 ) 
Tumbukan (tanpa gaya luar) :

m1v1  m 2 v 2 ! m1v1 ' m2 v 2 ' 
Koefisien restitusi (kelentingan) :

Persamaan Umum Gas Ideal PV ! nRT ___ PV ! NkT R : tetapan gas umum 8,314 J/mol K -23 k : ttapan Boltzmann 1,3807 . 10 J/K 23 N0 : bilngan Avogadro 6,022 . 10 /mol 4. Kecepatan ± Energi Kinetik v! 3kT m

d sin U ! nP ; n ! 0,1, 2, ...
n = 1, untuk pita gelap ke-1, dst... 2. Interferensi Celah Ganda (Young) Jarak antara dua pita terang atau dua pita gelap yang berdekatan :

¨ v 'v ' ¸ e ! © 1 2 ¹ ©v v ¹ 2 º ª 1 
Tumbukan Elastis Sempurna o Koefisien restitusi e = 1.  Tumbukan Elastis Sebagian o Koefisien restitusi 0 < e < 1.  Tumbukan tak Elastis o Koefisien restitusi e = 0. Cara cepat :

B --pita terang pertama
; S2 d S1
U (S

3 ; E k ! kT 2

Yn --- pita gelap o L terang pusat

P!

2N Ek 3V

m v s m2 v 2 C! 1 1 m1  m 2 v' !  e(  v)
ingat!! V = negatif jika benda brgerak ke kiri
¡ ¡

5.

P

m : massa partikel gas v : kecepatan rata-rata partikel Ek : energi kinetik rata-rata partikel V : volume Termodinamika Kerja : W ! Q1  Q2 Siklus Carnot

Jarak pita terang ke- n dari terang pusat dirumuskan:

y

n ! nP Pita terang d ; n = 0,1,2,«.

Y

L

a Q d Q

T1 > T2

b T1 cT2 V

Proses a-b dan c-d = isotermik Proses b-c & d-a = adiabatik

n=0 n=1 dst

terang pusat pita terang ke-1

y

Yn 1 ! (n  ) P ;n = 1,2,3.. Pita gelap d L 2 n=1 pita gelap ke-1 n=2 pita gelap ke-2 dst

4.

Intensitas Bunyi (I)

Hukum II Kirrchoff :

I!

P A

I

R1 E2, r2 + _

_ LOOP

E1, r1

Jadi cukup kita fahami diagram fasornya wae.... Rumus yang diperoleh sbb:

P : daya gelombang (watt) A : luas penyebaran gelombang (m2) Karena bunyi menyebar ke segala arah, maka luas yang digunakan adalah luas permukaan bola, sehingga :

V ! V R  (V L  VC ) 2
R2
Dan jika fasornya (fase vektor) berupa vektor hambatan maka Hambatan totalnya (kita istilahkan Impedansi ³Z´) adalah sbb:

2

7E  7IR ! 0
Dari rangkaian di atas :

I!

P dengan r : jari-jari bola (m) 4Tr 2
I I0 

E1  E 2  I ( R1  r1  R 2  r2 ) ! 0
TRIK! I atau II Loop 1. Tentukan arah I dalam rangkaian 2. Tentukan arah LOOP 3. Tuliskan rumus HK II Kirrchoff. 4. Jika I searah dg LOPP maka I positif 5. Jika Loop menemui kutub negativ sumber tegangan maka E negatif 6. Jika diperoleh nilai I negatif berarti arah arus tadi keliru ( yg benar sebaliknya) 4. A. Medan Magnet Besar Induksi Magnet pada Kawat Lurus Berarus

Z ! R 2  (X l  X C )2
Begitu juga kalu untuk rangkaian yang lainnya R-L, R-C atau L-C gunakan aja T.Phytagoras. Mudah kan...??? Ingat rumus-rumus sponsor ini !! 1. Kuat Arus Rangkaian : I !

Taraf Intensitas Bunyi (TI)

TI ! 10 log
I0

: Intensitas ambang pendengaran manusia (10-12 watt/m2)

V Z

TIPS! Untuk n buah sumber bunyi (TIn)

V R ! I .R
2. Beda Potensial

TI n ! TI 1  10 log n
dengan TI1 : taraf intensitas 1 buah sumber bunyi. 5. Efek Doppler Hubungan frekuensi dengan laju gelombang bunyi :

: V ! I.X L L
VC ! I . X C

I a P
B.
£
P

3. 4.

Resistor (R) : I !

!

Q0 .i 2T . a

VR R

fP !

v s vP fS v s vS

Reaktansi Induktif (XL) : V X L ! [ .L I ! L XL Reaktansi Kapasitif (XC)

B

5.

:

Catatan : vS (+) jika S menjauhi P. vP (+) jika P mendekati S. Pelayangan Pelayangan terjadi karena interferensi dua gelombang dengan frekuensi yang sedikit berbeda

Besar Induksi Magnet pada Pusat Kawat Melingkar

1 ; I ! VC XC ! [C XC
6. 7.

[ ! 2Tf
tan N !

rad/s

I

f layangan ! f1  f 2
C.

B

a P

BP !

Q0 .i . N 2.a

Sudut fase rangkaian :

X L  X C V L  VC ! R VR

1.

F q E! !k 2 q' r
Kapasitor Kapasitor merupakan komponen listrik yang memiliki kemampuan untuk menyim-pan muatan dan energi listrik. Kapasitas Kapasitor Keping Sejajar : 2.

I

N

Di Ujung :
BQ ! 1 Q0 .i . N 2 N

D.

Besar Induksi Magnet di Sumbu Toroida
¥

C!

KI 0 A d
1 2 CV

P a
2

B

Muatan yg Trsimpan (Q) : Q ! C. Energi yg Trsmpan (W): W !

I
5. Listrik arus AC

3. Listrik DC dan Hukum Kirchoff Hukum Ohm : Besarnya arus listrik (I) yang melalui suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensial (V) di antara kedua ujung penghantar dan dipengaruhi oleh jenis penghambatnya (R). Secara matematis :

I!

V ab R
Jika rangkaian arus AC mengandung Resistor (R), Induktor (L), dan Kapasitor (C) maka dengan menggunakan teorema Phytagoras kita bisa menentukan besaranbesaran fisisnya. (masih ingat kan??)

Hukum I Kirrchoff :

§ Imasuk = § Ikeluar

¤

SKL 5 Hukum Coulomb q . q' 1 ! 9 v 10 9 F ! k 2 ;k ! 4TI 0 r Medan Listrik

Besar Induksi Magnet di Pusat Solenoida dan di Ujung Solenoida

Jika XL > XC arus tertinggal sebesar Jika XL < XC arus mendahului sebesar Arus I sama untuk semua komponen SKL 6

P

Q

Di Pusat : Q0 .i . N P ! N

1.
A.

TEORI ATOM

MODEL ATOM DALTON Prinsip utama model atom menurut John Dalton adalah atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur yang tidak dapat dibagi lagi. Model ini gagal dengan ditemukannya elektron oleh Joseph John Thomson. B. MODEL ATOM THOMSON Atom berbentuk bulat padat dengan muatan listrik positif tersebar merata di seluruh bagian atom. Muatan positif ini dinetralkan oleh elektron-elektron yang tersebar di antara muatan-muatan positif seperti roti kismis. Model Atom Thomson gagal karena tidak sesuai dengan hasil percobaan hamburan partikel yang dilakukan oleh Rutherford.

P

!

Q 0 .i . N 2T . a

¢

MODEL ATOM RUTHERFORD Rutherford melakukan percobaan hamburan partikel dan diperoleh kesimpulan : 1. Semua muatan positif dan sebagian besar massa atom berkumpul di tengah-tengah atom, yang disebut inti atom. 2. Inti atom dikelilingi oleh elektronelektron pada jarak relatif jauh, seperti planet-planet mengitari matahari dalam tatasurya.

C.

Kelemahan teori Rutherford: 1. Elektron dapat "runtuh" ke inti atom karena dipercepat dan memancarkan energi. (Tidak dapat menjelaskan kestabilan atom). 2. Spektrum atom hidrogen berupa spektrum kontinu (kenyataannya spektrum garis).

Q P ! ! eWAT 4 t
Keterangan : P : Energi yang dipancarkan tiap satuan waktu atau daya (J/s atau Watt) Q : Energi (kalor) yang dipancarkan suatu benda (Joule) t : Selang waktu pemancaran energi (sekon) e : Emisivitas benda atau kemampuan benda dalam memancarkan energi radiasi, besarnya (0 < e < 1) W : Tetapan Stefan Boltzmann = 5,67 v 10-8 W/m2K4 A : Luas permukaan benda (m2) T : Suhu mutlak benda dalam satuan Kelvin (TK = TC ± 273) Sebuah benda yang dapat menyerap semua radiasi yang mengenainya disebut benda hitam sempurna. Radiasi yang dihasilkan oleh sebuah benda hitam sempurna ketika dipanaskan disebut radiasi benda hitam. Perlu Anda pahami bahwa benda hitam sempurna hanyalah suatu model ideal. Artinya, tak ada satu pun benda di dunia ini yang berperilaku sebagai benda hitam sempurna. Benda hitam sempurna (jika ada) akan memiliki nilai emisivitas 1. 5. REAKSI INTI Defek massa ( m) adalah massa yang hilang dan berubah menjadi energi ikat inti. Satuan dari defek massa adalah sma (satuan massa atom). Hubungan antara defek massa ( m) dan energi ikat inti ( E) :

inti-inti yang tidak stabil menjadi inti-inti yang lebih stabil. Jika sebuah inti meluruh dengan memancar-kan sinar- , inti itu kehilangan dua proton dan dua neutron.
A Z

Xp

A 4 Z 2

4 Y  2E

D. MODEL ATOM BOHR Niels Bohr menjelaskan hasil temuannya sbb: 1. Elektron tidak dapat berputar di sekitar inti atom melalui setiap orbit, tetapi hanya pada orbitorbit tertentu tanpa membebaskan energi. 2. Elektron dapat berpindah dari satu orbit ke orbit lainnya dengan membebaskan atau menyerap energi. 3. Orbit-orbit yang diperkenankan ditem-pati oleh elektron adalah orbit-orbit yang momentum sudutnya kelipatan bulat dari h/2 , ditulis : h mvrn ! n 2T
Kelemahan Model Atom Bohr: 1. Tidak dapat menerangkan atom berelektron banyak 2. Tidak dapat menerangkan pengaruh medan magnet terhadap spektrum atom (kelemahan ini dapat diperbaiki oleh Zeeman, yaitu setiap garis pada spektrum memiliki intensitas dan panjang gelombang yang berbeda) 3. Tidak dapat menerangkan kejadian ikatan kimia

RADIOISOTOP Radioisotop adalah isiotop dari zat radioaktif, dibuat dengan menggunakan reaksi inti dengan netron. Misalnya : 92 U 238 + 0 n 1 p 29 U 239 + K Penggunaan radioisotop: - Bidang hidrologi - biologi - industri READ ME Mungkin anda sudah tidak asing dengan kalimat ini, yang akrab degan software komputer pasti tahu.. HIKMAH konsep USAHA (W = F.s) Saya yakin anda sudah hafal dengan konsep usaha . Ketika kita berusaha memindahkan benda sejauh s meter berarti kita telah memberikan gaya (action) dengan dorongan atau tarikan. Dan tentunya kita telah berhasil merubah posisi benda dengan gaya kita. Kalau dihitung secara matematis usaha kita tidak bernilai nol. Bagaimanakah jadinya kalau posisi benda tidak berubah/berpindah meskipun sudah kita berikan gaya/action? Dalam Fisika berarti itu tidak ada nilai usahanya (W=0) alias tidak berhasil. Mungkin anda membantahnya.. kan tadi saya sudah berusaha, berarti ada dunk usahanya!!! Menurut hemat saya Anda sudah berbuat/memberi gaya namun tidak berhasil. Jangan kecewa dulu ya... Ingat firman Allah swt. ³Sebab sungguh, bersama kesukaran ada keringanan. Sunggguh, bersama kesukaran ada keringanan. Karena itu,setelah selesai (tugasmu) teruslah rajin bekerja. Kepada Tuhanmu tunjukan permohonan´.( .S.94:5-8) Pertanyaan saya adalah sudah sejauh manakah/sebesar apakah gaya belajar Anda untuk merubah posisi Anda menjadi yang terbaik.?? Cobalah kerahkan semua gaya/dorongan internal atau eksternal yang Anda miliki!! Kita bukan benda mati bergerak jika diberi gaya, karena benda mati tidak tidak memiliki dorongan dalam dirinya....(ingat kan Hukum I Newton??) Kerahkan semua fikiran, dzikir kita, dan ikhtiar kita. Selalulah berdoa dan berusaha. Selamat dan Sukses UN 2010. Aamiin
by: (msgravitasi@gmail.c

4. Teori Planck
Kegagalan Wien dan Rayleigh ± Jeans ini memacu seorang ilmuwan fisika Max Planck untuk membuktikan Hukum Stefan ± Boltzmann. Ada dua teori yang dikemukakan Planck mengenai hal ini : 1. Energi radiasi yang dipancarkan oleh benda bersifat diskret, yang besarnya :

MeV ¸ ¨ (E ! ( m v © 931 ¹ sma º ª
Sinar alfa ( ) : 1. 2. 3. 4. 5. Inti Helium 2 He Dibelokkan oleh medan magnetik Memiliki massa terbesar dan daya ionisasi terbesar Daya tembus dan kelajuan kecil Jejak dalam kamar kabut adalah lurus. Sinar beta ( ) : 1. 2. 3. 4. Partikel elektron -1 e Dibelokkan dengan kuat oleh medan magnetik Daya tembus dan kelajuan menengah Jejak dalam kamar kabut adalah berbelok-belok. Sinar gamma ( ) : Gelombang elektromagnetik dengan frekuensi paling tinggi 2. 3. 4.
0 0 0 4

En ! n.h.f
Dengan n adalah bilangan asli (1, 2, 3, ....) yang disebut bilangan kuantum. Sedangkan f adalah frekuensi getaran molekul benda. Dan h adalah konstanta (tetapan) Planck yang besarnya 6,626 v 10-34 Js. 2. Molekul-molekul dalam benda memancarkan (emisi) atau menyerap (absorbsi) energi radiasi dalam paketpaket diskret yang disebut kuantum atau foton.

Gagasan Planck ini baru menyangkut permukaan benda hitam. Dan berdasarkan teori kuantum, cahaya merupakan pancaran paket-paket energi (foton) yang terkuantisasi (diskret). Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa medium perantara. Biasanya dipancarkan dalam bentuk spektrum gelombang elektromagnetik. Selanjutnya Luidwig Boltzmann merumuskan secara matematis banyaknya kalor Q yang dipancarkan suatu benda selama selang waktu t adalah sebesar :

1.

K

Tidak dibelokkan oleh medan magnetik Memiliki massa hampir nol dan daya ionisasi terkecil Daya tembus dan kelajuan paling besar.

Radioaktifitas adalah pemancaran sinar radioaktif ( , dan ) secara spontan oleh

¦

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->