Anda di halaman 1dari 12

DAMPAK IPA DAN TEKNOLOGI

TERHADAP SUMBER DAYA


MANUSIA

DOSEN PEMBIMBING : HENDRIYENTI S.Ag,M.PD.I

KELOMPOK VI : 1.BASNITA
2.HERIANI WAILID
3.RIANITA ADHA
4.SOLICHATUN
5.SRI KOMALA DEWI
6.VIVIN DESLIANI

KELAS : II.C REGULER SORE

STIA SATYA NEGARA


PALEMBANG
2011
PENDAHULUAN

1.Latar belakang masalah

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam

persaingan global, yakni bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas dan

memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi dalam persaingan global yang

selama ini kita abaikan. Globalisasi yang sudah pasti dihadapi oleh seluruh bangsa

dunia menuntut adanya efisiensi dan daya saing dalam dunia usaha.

Seperti halnya mata pisau yang mempunyai dua sisi maka seperti itu juga

dengan perkembangan IPA dan Teknologi,selalu ada dampak positif dan negative

yang ditimbulkannya.

Rendahnya SDM diakibatkan kurangnya penguasaan IPTEK, karena sikap

mental dan penguasaan IPTEK yang dapat menjadi subyek atau pelaku

pembangunan yang handal. Dalam kerangka globalisasi, penyiapan pendidikan perlu

juga disinergikan dengan tuntutan kompetisi. Oleh karena itu dimensi daya saing

dalam SDM semakin menjadi faktor penting sehingga upaya memacu kualitas SDM

melalui pendidikan merupakan tuntutan yang harus dikedepankan.

Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bantu/ekstensi kemampuan diri

manusia.Dewasa ini, telah menjadi sebuah kekuatan otonom yang justru

‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya pengaruhnya

yang sangat besar, karena ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat, dan

dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup

manusia. Masyarakat yang rendah kemampuan teknologinya cenderung tergantung

dan hanya mampu bereaksi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kecanggihan

teknologi.
2.Rumusan masalah

1.Bagaimana perkembangan IPA dan Teknologi terhadap SDM?

2. Bagaimana dampak negatif IPA dan Teknologi terhadap SDM?

3. Bagaimana dampak Positif IPA dan Teknologi terhadap SDM?

4. Bagaimana usaha untuk mengatasi dampak negative yang

ditimbulkan IPA dan Teknologi terhadap SDM?

3.Tujuan pembahasahan

1. Mengetatahui perkembangan IPA dan Teknologi terhadap SDM

2. Menjelaskan dampak Positif IPA dan Teknologi terhadap SDM

3. Menjelaskan dampak negatif IPA dan Teknologi terhadap SDM

4. Mencari usaha-usaha untuk mengatasi dampak negative yang

ditimbulkan IPA dan Teknologi terhadap SDM


PEMBAHASAN

1. Perkembangan IPA Dan Teknologi Terhadap SDM

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menciptakan

era baru, yaitu era globalisasi. Globalisasi ini akan mengakibatkan semua bangsa di

dunia mau tidak mau akan terlibat dalam suatu tatanan global yang seragam, pola

hubungan dan pergaulan yang seragam khususnya dibidang ilmu pengetahuan dan

teknologi. Aspek Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin pesat

terutama teknologi komunikasi dan transportasi, menyebabkan issu-issu global

tersebut menjadi semakin cepat menyebar dan menerpa pada berbagai tatanan, baik

tatanan politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan keamanan. Dengan kata

lain globalisasi yang ditunjang dengan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah

menjadikan dunia menjadi transparan tanpa mengenal batas-batas negara.

Seperti halnya mata pisau yang mempunyai dua sisi maka seperti itu juga

dengan perkembangan IPA dan Teknologi,selalu ada dampak positif dan negative

yang ditimbulkannya.Dengan perkembangan IPA dan Teknologi yang begitu

pesat,secara tidak langsung menuntut masyarakat dunia untuk meningkatkan kualitas

sumber daya manusianya.Masyarakat dunia terus berubah sejalan dengan

perkembangan teknologi, dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri dan

berlanjut ke masyarakat pasca industri yang serba teknologis. Pencapaian tujuan

dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan cenderung

akan semakin ditentukan oleh penguasaan teknologi dan informasi, hal ini telah

menunjukkan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dalam globalisasi yang menyangkut hubungan intraregional dan internasional

akan terjadi persaingan antarnegara.Tingkat pendidikan angkatan kerja yang ada

masih relatif rendah. Struktur pendidikan angkatan kerja Indonesia masih didominasi
pendidikan dasar yaitu sekitar 63,2 %. Kedua masalah tersebut menunjukkan bahwa

ada kelangkaan kesempatan kerja dan rendahnya kualitas angkatan kerja secara

nasional di berbagai sektor ekonomi. Lesunya dunia usaha akibat krisis ekonomi

yang berkepanjangan sampai saat ini mengakibatkan rendahnya kesempatan kerja

terutama bagi lulusan perguruan tinggi. Sementara di sisi lain jumlah angkatan kerja

lulusan perguruan tinggi terus meningkat. Sampai dengan tahun 2000 ada sekitar 2,3

juta angkatan kerja lulusan perguruan tinggi. Kesempatan kerja yang terbatas bagi

lulusan perguruan tinggi ini menimbulkan dampak semakin banyak angka

pengangguran.

Masalah SDM inilah yang menyebabkan proses pembangunan yang berjalan

selama ini kurang didukung oleh produktivitas tenaga kerja yang memadai. Itu

sebabnya keberhasilan pembangunan yang selama 32 tahun dibanggakan dengan

tingkat pertumbuhan rata-rata 7%, hanya berasal dari pemanfaatan sumberdaya alam

intensif (hutan, dan hasil tambang), arus modal asing berupa pinjaman dan investasi

langsung. Dengan demikian, bukan berasal dari kemampuan manajerial dan

produktivitas SDM yang tinggi. Keterpurukan ekonomi nasional yang

berkepanjangan hingga kini merupakan bukti kegagalan pembangunan akibat dari

rendahnya kualitas SDM.

Rendahnya SDM Indonesia diakibatkan kurangnya penguasaan IPTEK,

karena sikap mental dan penguasaan IPTEK yang dapat menjadi subyek atau pelaku

pembangunan yang handal. Dalam kerangka globalisasi, penyiapan pendidikan perlu

juga disinergikan dengan tuntutan kompetisi. Oleh karena itu dimensi daya saing

dalam SDM semakin menjadi faktor penting sehingga upaya memacu kualitas SDM

terus disinergikan.
2. Dampak Positif IPA Dan Teknologi Terhadap SDM

1.Perkembangan IPA dan Teknologi dapat membuka lapangan pekerjaan baru

Perkembangan IPA dan Teknologi dapat membuka banyak lapangan

pekerjaan baru,dimana sumber daya manusia dapat berperan,baik tenaga maupun

pikiran.(H.Abu Ahmadi,A.Supatmo,2008:96)

Dengan adanya perkembangan IPA dan Teknologi, maka akan semakin

meningkatnya pengetahuan-pengetahuan tentang teknologi dan tersedianya sarana

dan prasarana penunjang kegiatan-kegiatan ilmiah,misalnya penemuan teori

baru,dengan teori baru timbul teknologi baru dengan peralatan yang lebih maju yang

tentunya membutuhkan banyak tenaga dan pikiran manusia dengan tidak langsung

telah menciptakan lapangan-lapangan kerja yang baru.

2.Perkembangan IPA dan Teknologi dapat meningkatkan kualitas SDM

Keterampilan dan kecerdasan manusia berkaitan dengan persaingan dalam

dunia kerja,hal ini menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan

yang dimiliki dan berkaitan dengan pasar global dewasa ini.(H.Abu

Ahmadi,A.Supatmo,2008:98)

Tidaklah mungkin jika suatu negara dengan tingkat SDM rendah dapat

bersaing, untuk itulah penguasaan IPTEK sangat penting sekali untuk

dikuasai.Perkembangan IPA dan Teknologi dari tahun ke tahun secara tidak langsung

memotivasi masyarakat dunia untuk selalu meningkatkan kualitas SDM yang

ada.Rendahnya kualitas SDM yang diakibatkan kurangnya penguasaan IPTEK telah

menjadi tujuan utama pembangunan yang handal. Dalam kerangka globalisasi,

penyiapan pendidikan perlu juga disinergikan dengan tuntutan kompetisi. Oleh

karena itu dimensi daya saing dalam SDM semakin menjadi faktor pemicu

peningkatan kualitas SDM .


3.Perkembangan IPA dan Teknologi dapat meningkatkan rasa percaya diri

Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang

memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam

dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya

merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang tertulis dalam buku

Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia

Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam

kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang

politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan

penting lainnya.Di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik.

Perkembangan IPA dan Teknologi telah meningkatkan rasa percaya diri dan

ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat

tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.

3. Dampak Negatif IPA Dan Teknologi Terhadap SDM

1.Menyebabkan pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai

kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan

Pemanfaatan IPA dan teknologi yang tidak/kurang tepat bagi kondisi

masyarakatnya tidak menambahkan lapangan pekerjaan,tetapi justru

sebaliknya,dapat mempersempit lapangan pekerjaan.( Zen,1982:126)

Banyaknya pekerjaan yang mula-mula menjadi tugas manusia dapat diganti

oleh mesin,sehingga jumlah SDM yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit dan

akhirnya semakin banyaknya jumlah pengangguran yang ada.


2. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat menurunkan moral SDM

Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan

remaja dan pelajar,kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar

semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,

pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.

Ancaman yang paling besar dibawa Perkembangan IPA dan Teknologi adalah

mematikan imajinasi manusia.Schumacher menegaskan bahwa teknologi melalui

masyarakat yang sudah merusak pemikiran manusia artinya perkembangan IPA dan

Teknologi yang pesat membuat masyarakat menikmati segalanya dengan mudah

uniform mekanis (diatur computer/mesin) karna teknologi mempermudah hidup

maka kita kehilangan kepekaan menghadapi tatangan hidup.

3.Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mengubah Pola interaksi menjadi

individualisme

Individualisme adalah ajaran bahwa di dalam hubungan sosial yang paling

pokok adalah individunya,dimana setiap interaksi dalam masyarakat harus dilakukan

demi keuntungan individu atau bersikap egosentris.(Wahyudi Kumorotomo,2009:30)

Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mengubah Pola interaksi yang

membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri, teknologi telah menjadi

pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah kemampuan teknologinya

cenderung tergantung dan hanya mampu bereaksi terhadap dampak yang ditimbulkan

oleh kecanggihan teknologi dan semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang

ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan


kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan

sosial.

4. Usaha-usaha untuk mengatasi dampak negative IPA Dan

Teknologi Terhadap SDM

Usaha untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi

dalam bidang SDM :

1.Pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui

suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna IPTEK.

2.Selalu mengadakan monotoring,menganalisa dan evaluasi sehinggga dapat

diketahui sejauh mana dampak negative akibat perkembangan IPTEKterhadap

SDM.(Zen,1982:128)

Hal ini sangat penting untuk mengambil keputusan apakah suatu teknologi

masih dapat dilanjutkan bahkan dikembangkan dan hasil analisa dan evaluasi

digunakan sebagai masukan dasar perbaikan untuk mencegah dan mengurangi

dampak negative IPTEK terhadap SDM.

3.Memproteksi IPTEK, Perkembangan IPTEK mempengarui SDM yang

berdampak positif jika IPTEK digunakan secara tepat guna tetapi akan berdampak

negative jika penggunaan IPTEK disalah gunakan.(Maskoeri Jasin,2009:182)

Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan

tindak kriminal.Kita tahu bahwa kemajuan perkembangan IPTEK mencetak

SDM/generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah.

Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos

sistem perbangkan dan Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.


KESIMPULAN

1. Kemajuan IPTEK adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini,

karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

IPTEK yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan diri

manusia.Dengan daya pengaruhnya yang sangat besar, karena ditopang pula oleh

system-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi

telah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah kemampuan

teknologinya cenderung tergantung dan hanya mampu bereaksi terhadap dampak

yang ditimbulkan oleh kecanggihan teknologi.

2. Perkembangan IPTEK memang sangat diperlukan, Setiap inovasi diciptakan untuk

memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak

kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus

dalam bidang SDM masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh

inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam terakhir ini. Perkembangan dunia iptek

yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan

peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut

kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat

mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot

manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.

3. Perlu sekali diperhatikan, bahwa dengan adanya IPTEK dalam era globalisasi ini,

tidak dipungkiri juga akan menimbulkan dampak yang negatif dari berbagai aspek,

Khusus dalam bidang SDM, Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-

formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi

kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia.
untuk itulah filtrasi sangat diperlukan sekali dalam penyerapan IPTEK, sehingga

dampak negatif IPTEK dalam upaya peningkatan SDM dapat ditekan seminimal

mungkin.

4. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada,

Sementara orang bahkan memuja iptek mereka meyakini akan memberi manusia

Kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan

kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula

menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan

kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering

manusia terhenyak dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia.

Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak

berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab IPTEK hanya mampu menampilkan

kenyataan.

Dari uraian diatas Peranan IPTEK dalam upaya peningkatan SDM Indonesia di era

globalisasi ini, sudah jelas bahwa dengan adanya IPTEK sudah barang tentu

menunjang sekali dalam kaitannya meningkatkan kualitas SDM kita. Dengan

meningkatnya kualitas SDM, maka Indonesia akan lebih siap menghadapi era

globalisasi dewasa ini.


Daftar Pustaka

http://terminaltechno.blog.uns.ac.id/2009/12/08/dampak-kemajuan-teknologi-
terhadap-peradaban-manusia/

http://emperordeva.wordpress.com/about/sdm-indonesia-dalam-persaingan-global/

Ahmadi,H.Abu.,Supatmo,A.(2008).Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:Rieka Cipta.

Jasin,Maskoeri(2009).Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:Rajawali.

Kumorotomo,Wahyudi(2009).Etika Administrasi Negara.Jakarta:PT Raja Grafindo


Persada.

Zen,M.T(1982).Sains,IPTEK dan Masa Depan Manusia.Jakarta:Gramedia.

Anda mungkin juga menyukai