A.

Pendahuluan
Indonesia merupakan negara dengan komoditas pertanian yang sangat besar. Pertanian merupakan salah satu sumber penghasilan Negara Indonesia yang utama. Kondisi pertanian Indonesia sudah dalam keadaan baik terbukti dengan naiknya laju ekspor hasil pertanian ke Negara lain. Salah satu faktor penentu lajunya ekspor adalah sektor perkebunan seperti produksi CPO Indonesia yang terus meningkat. Banyak perusahaan ataupun orang pribadi mencoba membuka lahan kelapa sawit guna mendapatkan keuntungan. Kelapa sawit juga telah mendongkrak kekayaan beberapa orang-orang Indonesia. Dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti makanan dan bahan bakar kendaraan, dapat dilihat bahwa sektor kelapa sawit memiliki prospek yang baik di masa depan. Karena produk kelapa sawit dapat di olah menjadi minyak goreng dan bahan bakar biodiesel pengganti bahan bakar premium. Permintaan negara-negara terhadap produk CPO terus menunjukkan peningkatan yang pesat dan menurut harian Kompas, harga CPO akan terus naik pada tahun 2011. Selain itu sebagian besar orang terkaya di Indonesia menurut majalah Forbes, memiliki perusahaan atau menguasai saham dari perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kebanyakan dari perusahaan tadi bergerak di bidang pertambangan dan kelapa sawit. Jika kita melihat di dalam Bursa Efek Indonesia terdapat beberapa emiten yang bergerak di bidang perkebunan. Namun yang menonjol salah satunya adalah perusahaan Astra Agro Lestari, Tbk., dan dikenal sebagai salah satu unit bisnis strategik dari PT Astra International, Tbk yang juga salah satu emiten ternama di BEI. Analisis fundamental emiten BEI merupakan faktor yang sangat penting bagi para investor dalam membantu pengambilan keputusan investasi jangka panjang yang lebih akurat dan handal. Minimnya analisis fundamental berdasarkan kinerja jangka panjang melalui data historis sekitar 5 tahun menjadi kendala utama dalam menciptakan iklim invetasi yang lebih efisien di pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI). Kebanyakan hasil analisis emiten yang dirilis sekuritas dinilai mengandung unsur conflict of interest yang kental. Konflik kepentingan antara pihak sekuritas yang melakukan analisis dengan pihak investor menyebabkan berbagai praduga yang kurang kondusif terhadap objektivitas penelitian tersebut. Untuk memecahkan masalah konflik kepentingan tersebut, maka diperlukan analisis yang lebih objektif dan independen agar
1

para investor dapat menggunakannya sebagai dasar pengambilan keputusan investasi jangka panjangnya. Berdasarkan hal tersebut, analisis terhadap prospek perusahaan tentu saja penting dilakukan untuk mengetahui tentang perkembangan perusahaan. Terkait dengan prinsip akuntansi going concern (kelangsungan usaha) analisis terhadap prospek perusahaan ini juga penting dilakukan untuk menilai kemampuan perusahaan bertahan dalam dunia persaingan saat ini.

B. Tujuan Analisis
Analisis terhadap PT Astra Agro Lestari, Tbk. bertujuan untuk: 1. 2. 3. 4. Mengetahui perkembangan kinerja perusahaan Astra Agro Lestari, Tbk pada Mengetahui prospek dan resiko perusahaan Astra Agro Lestari, Tbk di masa Mengetahui pengaruh harga CPO dunia terhadap pendapatan perusahaan Astra Mengetahui prestasi perusahaan Astra Agro Lestari, Tbk relatif terhadap periode 2004-2008. mendatang. Agro Lestari, Tbk. industri.

C. Gambaran Umum Perusahaan
PT Astra Agro Lestari Tbk. adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit yang didirikan pada tahun 1981. Bermula dari dibentuknya Divisi Agribisnis PT Astra International pada tahun 1983, yang memiliki usaha perkebunan ubi kayu seluas 2.000 hektar yang kebun ini kemudian dikonversi menjadi perkebunan karet. Budidaya tanaman kelapa sawit baru dimulai pada tahun 1984, yaitu dengan mengakuisisi PT Tunggal Perkasa Plantations, yang pada saat itu mengelola 15.000 hektar kebun kelapa sawit yang berlokasi di Riau, Sumatera. Pada tanggal 3 Oktober 1988, didirikanlah PT Suryaraya Cakrawala yang kemudian pada tahun 1989 berubah namanya menjadi PT Astra Agro Niaga. Pada tahun 1997 PT Astra Agro Niaga melakukan penggabungan usaha dengan PT Suryaraya Bahtera dan namanya berubah menjadi PT Astra Agro Lestari. Pada tanggal 9 Desember 1997, PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) menjadi perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya, yang kini menjadi Bursa Efek Indonesia, dengan
2

karena tekanan kenaikan harga minyak dunia yang semakin tinggi. Sumatra. Beberapa anak perusahaan mengembangkan perkebunan plasma dan membina kerjasama dengan petani plasma untuk areal tertanam seluas 57. Tbk dan sisanya sekitar 21% dimiliki oleh publik. dan Sulawesi. Pabrik pengolahan Perusahaan dan anak perusahaan pada tanggal neraca berkapasitas produksi efektif 940 ton tandan buah segar (TBS) per jam. perusahaan agrobisnis tersebut mendivestasi semua bisnisnya yang selain CPO dengan tujuan lebih berkosentrasi pada produk CPO yang dinilai memiliki masa depan yang lebih menjanjikan.menawarkan 125.217 hektar). harga CPO dunia terus mengalami kenaikan. Jakarta. termasuk harga CPO ini.305 hektar (2008: 194. Sebagian besar saham perusahaan dengan moto Take Care for the Future ini. seiring dengan meningkatnya permintaan dari China dan India yang mencoba mengeksploitasi sumber daya alam nabati. Kalimantan.8 juta saham dengan nilai nominal Rp 500 (Rupiah penuh) per saham dengan harga penawaran sebesar Rp 1. 300 ton minyak kelapa sawit (CPO) per hari. Sampai 2007. lebih dari 79% dimiliki oleh PT Astra Internasional. Perkebunan dan pabrik pengolahan anak perusahaan berlokasi di pulau Jawa.059 hektar pada tanggal neraca berlokasi di Kalimantan Selatan dan pabrik minyak goreng berlokasi di Sumatra Utara.550 (Rupiah penuh) per saham. Bisnis utamanya adalah oil palm plantations yang memproduksi dan memasarkan produk unggulan Crude Palm Oil (CPO) yang didapat melalui pengolahan buah kelapa sawit yang berfungsi sebagai bahan dasar minyak goreng (cooking oil). 1. Perkebunan kelapa sawit Perusahaan seluas 4.239 hektar (2008: 57. Luas areal Hak Guna Usaha yang dimiliki Perusahaan dan anak perusahaan adalah seluas 241. Pada bulan Agustus 2008 harga minyak sawit mentah (CPO) terus merosot sejak dua bulan terakhir. Kantor pusat Perusahaan dan anak perusahaan berlokasi di Jalan Pulo Ayang Raya Blok OR no.000 lembar saham kepada publik dengan harga Rp 1. 3 .174 hektar).550 per lembar saham. Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham Perusahaan kepada masyarakat sebanyak 125.295 hektar (2008: 228. dan 600 ton inti sawit per hari.772 hektar) dengan luas areal tertanam seluas 207. Kawasan Industri Pulogadung. margarine sekaligus bahan bakar alternatif Biodiesel. Namun akibat pengaruh krisis finansial di tahun 2008 harga-harga berbagai komoditas dunia mengalami penurunan. Pada tahun 2004. Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1995. Pada tanggal 9 Desember 1997.800.

Astra Argo Lestari Tbk Menjadi Perusahaan Agrobisnis yang paling Produktif dan paling Inovatif di dunia. 4 Jabatan Direksi Direktur Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Jabatan Komisaris Presiden Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris . Tbk (SGRO). PT Bakrie Plantation. Tbk. harga CPO di bursa Rotterdam hanya berada di kisaran US$ 733 per ton. Beberapa pemain yang potensial terus melakukan ekspansi kapasitas pabrik kelapa sawit (PKS) dan perluasan area perkebunan baik di Sumatera. Kalimantan bahkan Sulawesi. Tingkat persaingan pada sektor perkebunan kelapa sawit dengan produk andalan CPO juga semakin meningkat signifikan.rata pada bulan sebelumnya masih berada pada tingkat US$ 1. PT London Sumatera Plantation.175 per ton. Tbk (TBLA). Tbk (UNSP) dan PT Tunas Baru Lampung. Pesaing utama bagi AALI sebagian besar tercatat (listing) juga sebagai emiten di BEI seperti PT Sampoerna Agro. (LSIP). harga rata. Padahal. Pesaing-pesaing ini belum termasuk perusahaan CPO yang tidak tercatat di BEI yang jumlah produksinya cukup besar. Dewan Direksi Di bawah ini adalah nama-nama dewan direksi pada PT Astra Argo Lestari Tbk: Nama Direksi Widya Wiryawan Tonny Hermawan Koerhidayat Juddy Arianto Bambang Palgoenadi Joko Supriyono Santosa Nama Komisaris Michael Dharmawan Ruslim Chiew Sin Cheok Wakil Simon John Wawson Gunawan Geniusahardja Patrick Morris Alexander Stephen Zacharia Satyahadi Harbrinderjit Singh Dillon Visi dan Misi Visi dari PT.Pada oktober 2008.

Misi dari PT. Bidang Usaha PT. manufaktur dan jasa. Nama Perusahaan dan Aktivitas Utama Perkebunan dan industri kelapa sawit : PT Karya Tanah Subur PT Perkebunan Lembah Bhakti PT Tunggal Perkasa Plantations PT Sari Lembah Subur PT Eka Dura Indonesia PT Sawit Asahan Indah PT Kimia Tirta Utama PT Surya Panen Subur PT Sari Aditya Loka PT Laras Astra Kartika PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi PT Agro Menararachmat PT Gunung Sejahtera Dua Indah PT Gunung Sejahtera Puti Pesona PT Gunung Sejahtera Raman Permai PT Suryaindah Nusantarapagi PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur PT Persadabina Nusantaraabadi Aceh Aceh Riau Riau Riau Riau Riau Riau Jambi Sum-Sel Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Lokasi 5 . Produk Produk yang dihasilkan berupa minyak CPO dan juga minyak goreng (cooking oil) merk Lazizah dan palmeco. karet. Astra Argo Lestari Tbk adalah Menjadi Panutan dan Berkontribusi untuk Pembangunan serta Kesejahteraan Bangsa. Astra Argo Lestari Tbk bergerak di sektor perkebunan antara lain industri kelapa sawit.

PT Bhadra Cemerlang PT Ciptanarada Lestari PT Nirmala Agro Lestari PT Cakradenta Agung Pertiwi PT Waru Kaltim Plantation PT Sukses Tani Nusasubur PT Letawa PT Suryaraya Lestari PT Mamuang PT Pasang Kayu PT Lestari Tani Teladan Perkebunan dan industri kelapa sawit dan karet PT Cakung Permata Nusa Perkebunan dan industri karet : PT Huma Indah Mekar PT Bhadra Sukses Perkebunan dan industri Teh : PT Bantar PT Bukit Sari PT Sankawangi PT Rumpun Sari Kemuning PT Rumpun Sari Medini Perkebunan dan industri Kakao : PT Topasari PT Pandji Waringin PT Gunung Aji Jaya Perkebunan dan industri Kakao dan Karet : Kal-Teng Kal-Teng Kal-Teng Kal-Sel Kal-Tim Kal-Tim Sul-Sel Sul-Sel Sul-Sel Sul-Sel Sul-Teng Kal-Sel Lampung Sul-Sel Jawa Barat Jawa Barat Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Tengah Jawa Barat Jawa Barat Lampung Jawa Tengah 6 .

Analisis Time Series Analisis time series yang digunakan untuk menganalisis tren-tren yang mungkin timbul pada saham PT Astra Agro Lestari Tbk. Analisis Rasio Rasio-rasio keuangan pada dasarnya disusun dengan menggabungkan angka di dalam laporan keuangan seperti neraca atau laba rugi.PT Rumpun Sari Antan Manufaktur dan Jasa : PT Eka Dura Perdana D. Dengan rasio. Rasio solvabilitas: total hutang terhadap total asset dan Time Interest Earned d. Rasio likuiditas: rasio lancar dan rasio quick b. Return On Assets. Tbk. kami menggunakan beberapa analisis antara lain: 1. yang meliputi analisis: a. dan Return On Equity 7 . Analisis rasio juga digunakan untuk menilai prospek dan resiko PT Astra Agro Lestari Tbk. Metode Analisis Dalam menganalisis prospek dan resiko PT Astra Agro Lestari. Rumus metode Least Square: Yt = a + bX Nilai a dan b dihitung sebagai berikut: a = E(Y) – b E(X) Riau 2. diharapkan perbedaan ukuran akan hilang. Rasio aktivitas: rata-rata umur piutang. Rasio profitabilitas: Profit Margin. Dalam analisis time series ini kami melakukan perhitungan dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (least square method) dalam analisis trendlinier untuk memprediksi pendapatan dan laba perusahaan di masa depan. dan perputaran total aktiva c. Data historis perusahaan dibandingkan dengan data historis industry untuk melihat apakah tren perusahaan bergerak relatif lebih baik terhadap tren industry.. Analisis ini menggunakan data dari tahun 2004-2008. perputaran aktiva tetap.

Hasil dan Pembahasan 1.472.954 16. Analisis Time Series Berdasarkan tujuan analisis untuk melihat prospek perusahaan di masa depan digunakan perhitungan dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (least square method) dalam analisis trend-linier.322. (Dalam Jutaan Rupiah) Tahun (X) 2004 2005 2006 2007 2008 Pendapatan Usaha (Y) 3. untuk beberapa tahun ke depan.4 X 8 .757.960.524 3.987 5.960.954 8.048 -3.217 24.161.936 3.472.987 5. Berikut ini perhitungan ramalan laba bersih dan pendapatan operasi PT Astra Agro Lestari Tbk.936 3.434 11.161.6 + 1196740. Metode ini digunakan untuk meramalkan prospek perusahaan untuk beberapa tahun ke depan dari segi laba dan pendapatan perusahaan.217 ∑ X -2 -1 0 1 2 0 Y 3.Adapun jenis data yang kami gunakan adalah data sekunder.6 Y = 4944723. tahun 2004-2008 dan ringkasan kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk.370.404 X2 4 1 0 1 4 10 Rumus: Y= a + bx = 1196740.618 XY -6.723. E.936 0 5.370.4 a = E(Y) – b E(X) = 4944723.370. Data diperoleh dengan metode studi kepustakaan untuk memperoleh gambaran mengenai PT Astra Agro Lestari Tbk.524 3.757.945.960. tahun 2008-2009.967.954 8. berupa laporan keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk.

731.161.472.757. dapat diramalkan besarnya pendapatan usaha untuk periode di masa datang. misalnya untuk tahun 2009–2012. Nilai x yang digunakan mulai dari 3 sampai 6 dan seterusnya diurutkan untuk menghitung pendapatan tahun berikutnya.6 Rp 12. Namun seiring dengan 9 .8 Rp 9.217 Rp 8. Hal ini dapat saja benar terjadi.928. pendapatan perusahaan akan terus mengalami peningkatan.960.954 Rp 8.944.Dari perhitungan di atas.166 (Dalam Jutaan Rupiah) Dari perhitungan di atas.425. Maka hasil perhitungannya adalah sebagai berikut: Tahun 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 X -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 Pendapatan Usaha Rp 3.524 Rp 3. Grafik Data Pendapatan Usaha dan Tren Pendapatan Usaha Dapat dilihat jika pada tahun 2005-2006 terdapat jarak antara pendapatan real dan garis regresi atau proyeksi pendapatan perusahaan.125. dapat dilihat bahwa untuk periode beberapa tahun ke depan.534.987 Rp 5. melihat kinerja perusahaan dalam meningkatkan tingkat produksi dan efisiensi yang cukup baik.2 Rp 10.370.936 Rp 3.685.

410 787. pendapatan kembali meningkat dan melebihi proyeksi pendapatannya.705 (Dalam Jutaan Rupiah) Berdasarkan tabel perhitungan di atas.318 1. dapat dilihat juga bahwa laba bersih untuk beberapa periode ke depan menunjukkan pergerakan yang sama seperti pergerakan pendapatan. : (Dalam Jutaan Rupiah) Tahun (X) 2004 2005 2006 2007 2008 Laba Bersih (Y) 800.peningkatan kinerja perusahaan pada tahun 2007-2008. Memang perhitungan secara statistik.352 Rp 2. misalnya dari tahun 2009 – 2012.631.973.973. dapat membantu manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan untuk penetapan strategi pengembangan perusahaan di masa datang.764 790. 10 .318 Rp 1. maka dapat diprediksi pula laba bersih yang akan diperoleh perusahaan di masa mendatang.428 Rp 2.019 ∑ X -2 -1 0 1 2 0 Y 800764 790410 787318 193428 2631019 5202939 XY -1601528 -790410 0 193428 5262038 3063528 X2 4 1 0 1 4 10 Dengan cara yang sama.999 Rp 2.265.428 2.410 Rp 787.019 Rp 1.572.878. Tabel berikut ini menunjukkan hasil perhitungannya : Y= 1040587. Namun dengan perhitungan ini.8 X Tahun 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 X -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 Laba Bersih Rp 800.8 + 306352. baik pendapatan maupun laba bersih cenderung bergerak naik.646 Rp 2.959. akan tetapi hal ini merupakan suatu ketidakpastian.764 Rp 790.631. Berikut adalah tabel perhitungan regresi linier untuk laba bersih PT Astra Agro Lestari Tbk.

Ini diakibatkan karena terjadi penurunan laba perusahaan dibandingkan tahun sebelumnya. China yang merupakan salah satu pemasok CPO dunia mengalami kerusakan lahan akibat musim dingin. Jika ekspor kedua negara itu berkurang.321 (US$ 1. Pada bulan yang sama. Sepanjang 2004 hingga 2008.98 persen menjadi 723.363. Untuk tahun 2004 sendiri.910 ton. Kedua. Ketiga. wacana kenaikan pajak ekspor komoditas perkebunan dan tambang di Indonesia. Meningkatnya produksi CPO selama kuartal 1-2004 itu karena adanya kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit perseroan sebesar 27.022 ton dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 565. Pertama. Kontrak perdagangan CPO pengiriman April 2008 mencetak harga tertinggi sepanjang sejarah. Dua penyebab terakhir ini sangat berpengaruh.956 ton metrik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 140. harga rata-rata CPO pada 2007 sekitar US$ 700 per ton.27 persen yakni dari 8. Sepanjang tahun 2008. suhu politik Malaysia yang memanas. Tengok. CPO merupakan komoditas vital yaitu sebagai energi alternatif yang dipakai di seluruh dunia.66 juta ton di 2004. yaitu RM 4. Terakhir. saja Bursa Derivatif Malaysia. harga CPO pun bisa naik lebih tinggi. PT Astra Agro Lestari (AALI) membukukan kenaikan laba bersih hingga 33% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2. Perusahaan perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk.5 persen menjadi 183. Selain harga minyak yang meninggi. ada beberapa sebab lain yang membuat harga CPO melonjak.Jika melihat grafik data tren pendapatan usaha dan laba usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. Padahal. mengingat Indonesia dan Malaysia adalah pemasok 85% CPO di pasar internasional.407 per ton.63 triliun 11 . Sejak minyak mentah menembus level psikologis US$ 100 per barel. dapat dilihat akan terjadi tren naik pada pendapatan dan laba usaha perusahaan. hingga kuartal pertama 2004 mencatat kenaikan produksi CPO (crude palm oil) sebesar 30. harga CPO di Pelabuhan Rotterdam mencetak rekor tertinggi US$ 1.. volume ekspor CPO terutama produk turunannya justru mengalami peningkatan sebesar 94. harga CPO ikut terkerek. perseroan menaikkan produksi CPO sekitar 10-15 persen dari target produksi semula. Isu lingkungan ternyata tak mampu meruntuhkan kinerja ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dari Indonesia.74) per ton pada Maret 2008. seperti untuk sabun dan minyak goreng.407 ton. Kecuali pada tahun 2006 terjadi sloope negatif antara laba real terhadap garis regresi linier.

96 triliun menjadi Rp 8. Analisis Rasio Dari laporan keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk.30 120.63 123.9 triliun.53 12 .38 triliun sedangkan sebelumnya sebesar Rp 2.97 triliun sementara untuk penjualan bersih tercatat naik 37% dari sebelumnya Rp 5.33 53.05 2008 194.91 106.42 117.dari sebelumnya Rp 1.12 triliun. periode 2004-2008 didapatkan hasil rasio keuangan sebagai berikut: Rasio Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk. dan untuk laba usaha tercatat naik 16% menjadi Rp 3. Grafik Data Laba Usaha dan Tren Laba Usaha Dari segi ekonomi pada tahun selanjutnya akan terjadi pertumbuhan pendapatan dan laba usaha perusahaan. Ini seiring dengan pertumbuhan harga CPO dunia dan tingginya kebutuhan dunia akan produk hasil kelapa sawit. 2.65 2005 169. (%) 2004 Rasio Likuiditas Rasio Lancar Rasio Quick 120.29 2007 160.06 2006 87.

82 105. maka semakin buruk tingkat likuiditas sebuah perusahaan.3 162.67 101. Dan Quick Ratio adalah rasio yang membagi aktiva lancar dikurangi persediaan dengan hutang lancar.11 36.0 134. oleh karena itu perusahaan meminjam kepada bank dalam jangka pendek sehingga pinjaman pada tahun 2006 yang sangat besar dibandingkan tahun yang lain.3 160.95 22. Di sini pertumbuhan pada tahun 2004 sampai 2008 di atas 100% kecuali pada tahun 2006.Rasio Aktivitas Rata-rata Umur Piutang (hari) Perputaran Aktiva Tetap Perputaran Total Aktiva Rasio Solvabilitas Total Hutang terhadap Total Asset (aktiva) Time Interest Earned Rasio Profitabilitas Profit Margin Return On Asset (ROA) Return On Equity (ROE) 7.05 670. Indikator rasio lancar adalah semakin rendah rasio lancar. Namun terjadi peningkatan rasio lancar pada tahun 2007 dan 2008 karena perusahaan dapat membayar hutang perusahaan dengan baik. Grafik Rasio Likuiditas 13 .99 7.10 557.7 179.76 100. rasio lancar berada di bawah 100% karena kas perusahaan mengalami penurunan.46 4709.35 302.88 111. Nilai rasio lancar yang rendah akan berdampak pada resiko piutang dan persediaan.51 99.24 40.3 32.39 2.62 2573.65 1167.06 23.8 23. semakin tinggi rasio lancar berarti menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar hutangnya baik.29 1327.07 107.29 1187.36 39302 33.82 10.3 23.4 20.18 220648 8.2 125.87 226.60 125.61 1.88 1005.31 102.12 Current Ratio didapat dengan cara membagi aktiva lancar dengan hutang lancar.45 24.

Pertama. Pada tahun 2008 terjadi penurunan piutang perusahaan sebesar 14% dibandingkan tahun lalu. Menurut teori keuangan. Kedua. Persediaan dapat ditentukan secara rata-rata. semakin tinggi rata-rata pengembalian piutang berarti semakin tinggi pula dana yang diserap oleh piutang. Jadi peningkatan rasio lancar didongkrak karena peningkatan aktiva lancar sebesar 33% pada tahun 2006 sampai dengan 2007. Data yang dipakai berasal dari data laporan laba/rugi. Rasio yang membandingkan antara piutang dengan langkah pertama (perhitungan rata-rata penjualan harian). rata-rata pengembalian berbanding lurus dengan sumber daya yang diserap oleh piutang. Definisi rasio aktivitas adalah rasio yang membandingkan antara penjualan dengan berbagai aktiva pendukung untuk penjualan. menghitung rata-rata pengumpulan piutang. perusahaan dapat menciptakan volume bisnis yang besar (efektif) walaupun persediaan aktiva tetap atau total aktiva dalam jumlah yang sama. Dalam mencari rata-rata pengembalian piutang. Dapat dilihat bahwa terjadi penurunan jumlah hari perputaran piutang pada tahun 2008 dikarenakan banyak piutang yang telah tertagih oleh perusahaan. Kondisi perusahaan dikatakan sehat apabila angka yang dihasilkan dari berbagai perhitungan semakin besar. Tujuannya untuk mengukur seberapa efektif perusahaan dalam menagih piutang. diperlukan 2 langkah. Langkah ini untuk membandingkan antara penjualan selama kuartal/setahun dengan jumlah hari dalam setahun/kuartal. Artinya. Rasio aktivitas dipakai untuk mengukur aktivitas suatu perusahaan dalam mengelola sumber dana yang dimilikinya. mencari rata-rata penjualan/hari. Inventory Turnover (Perputaran Piutang) adalah rasio yang membagi antara penjualan dengan persediaan. Persediaan perusahaan juga menunjukkan peningkatan sebesar 22%. Artinya. Keadaan ini meningkatkan rasio lancar karena hutang perusahaan tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Jadi perusahaan telah mengefektifkan penagihan puitang perusahaan. Grafik Rasio Aktivitas 14 .Serta terjadi peningkatan kas pada tahun 2007-2008 sebesar 52% dan peningkatan piutang perusahaan kepada piha ketiga sebesar 53%. hanya 18%.

Jika ditambah ekspansi lahan di 2008. pemasaran pengeluaran modal pada perusahaan.000 hektare di mana pada tahun 2006 perseroan juga melakukan ekspansi lahan baru yang belum tertanam seluas 70.5 triliun atau naik dibandingkan 2007 sebesar Rp800 miliar. rasio rendah membuat manajemen bekerja keras memutar otak untuk mengevaluasi strategi. serta sarana infrastruktur seperti jalan dan perumahan bagi karyawan.000 hektare. terjadi penurunan rasio perputaran aktiva tetap diakibatkan pada tahun 2008 perusahaan akan mengurangi cakupan ekspansi dan mengubah fokus menjadi pemeliharaan lahan dan tanaman yang telah ada. Ini dikarenakan 15 . Jika melihat rasio perputaran aktiva tetap perusahaan periode 2004-2008. sekitar 20-25 persen akan digunakan untuk ekspansi lahan baru. rencananya akan dimulai ditanami secara bertahap pada 2008 hingga 2009 di mana sumber pembiayaannya akan menggunakan kas internal perseroan.000 ha. lahan perkebunan perseroan yang tertanam mencapai 235. Indikatornya semakin tinggi rasio perputaran aktiva tetap. Belanja modal (capital expenditure/CAPEX) perseroan pada 2008 mencapai Rp1. maka total lahan milik perseroan pada tahun 2008 mencapai 500. semakin efektif manajemen perusahaan dalam pemakaian aktiva tetap.00090. Rasio perputaran total aktiva digunakan untuk mengukur efektifitas penggunaan total aktiva Total asset turnover adalah perbandingan penjualan dengan total aktiva. Jika dilihat dari hasil perhitungan rasio perputaran total aktiva dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan signifikan dari tahun 2005-2008. dan sisanya digunakan untuk kegiatan produksi. Pada tahun 2007. dengan tujuan untuk mengukur efektifitas pemakaian aktiva tetap.Perputaran aktiva tetap adalah resiko yang membandingkan antara penjualan dan aktiva tetap. Dari total belanja modal itu. perawatan. Tambahan lahan baru di 2007 tersebut.

tanpa mengganggu kewajiban perusahaan terhadap kreditur.5%. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan hutang usaha perusahaan. dimana peningkatan paling besar terjadi di tahun 2007 dari tahun sebelumnya yakni sebesar 74. Semakin tinggi TIE. Total kewajiban perusahaan cenderung mengalami peningkatan. sehingga mengakibatkan jumlah kewajiban lancar perusahaan naik. Dapat dilihat jika terjadi peningkatan rasio pada periode 2004-2008. Rasio Time Interest Earned Ratio (TIE) ini membagi laba sebelum hutang dan pajak (EBIT) dengan beban bunga.899 juta menjadi Rp 556. semakin sehat kondisi perusahaan. Grafik Rasio Solvabilitas Rasio solvabilitas adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban-kewajiban jangka panjangnya. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan banyak menggunakan hutang untuk membiayai kegiatan operasionalnya. Kenaikan paling besar yakni hutang pajak perusahaan yang naik dari tahun 2006 sebesar Rp 87. padahal volume penjualan turun 6. Rasio hutang adalah rasio yang membandingkan antara total hutang dengan total aktiva.2%. yakni laba operasi dibagi dengan beban bunga. membukukan pertumbuhan penjualan CPO di tahun 2007 sebesar 58. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Hal itu disebabkan kenaikan harga rata-rata CPO AALI sebesar 69% bila dibandingkan 16 .9%. Rasio ini bertujuan mengetahui seberapa jauh laba mengalami penurunan.perusahaan masih akan fokus di plantation dan belum berencana masuk ke industri hilir.828 juta pada tahun 2007. Tujuan rasio ini adalah untuk mengukur seberapa besar perusahaan memakai hutang untuk kegiatan operasional.

merupakan suatu ukuran keseluruhan profitabilitas perusahaan. Kamis (24/1/2008). Berdasarkan data dalam keterbukaan informasi di BEI. Dengan demikian total nilai penjualan AALI di tahun 2006 sebesar Rp 3. harga CPO AALI meningkat 69% menjadi Rp 6. Di tahun 2007. Pada tahun 2008 terjadi peningkatan TIE yang sangat tinggi karena beban bunga pada tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 97% sehingga kondisi perusahaan dalam keadaan yang sehat.5 juta (dalam jutaan) sampai Rp 3 juta (dalam jutaan). Total penjualan CPO AALI di tahun 2006 sebesar 914. Grafik Rasio Profitabilitas 17 . Jakarta. Karena bunga yang harus dibayarkan perusahaan sangat kecil jika dibandingkan laba sebelum pajak dan beban perusahaan. Rasio tingkat pengembalian aktiva menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dari modal yang diinvestasikan dalam aktiva perusahaan. Namun pada tahun 2007-2008 laba perusahaan kembali meningkat pesat seiring dengan efisiensi lahan dan naiknya harga CPO dunia. Pengembalian atas aktiva yang biasa disebut Return On Asset (ROA). dibandingkan dengan laba sebelum pajak dan beban yang dimiliki perusahaan yang berkisar antara Rp 1. Hal ini dipicu karena pada tahun 2006 terjadi penurunan harga CPO dunia. Jika dilihat rasio profit margin periode 2004-2008 maka nilai rasio mengalami peningkatan yang baik namun tidak terlalu besar.552/kg.dengan harga di tahun 2006.25 trilliun.002/kg.69 ribu ton. harga CPO AALI pada 2006 sebesar Rp 3. rasio ini membandingkan imbalan untuk pemegang saham dan kreditor dengan jumlah aset (jumlah sumber daya yang dipasok oleh para pemegang saham dan kreditor ). Seperti pada tahun 2008 beban bunga perusahaan hanya sekitar Rp 180 (dalam jutaan).

tahun 2007 sebesar 13.35 adalah dalam setiap satu rupiah aset akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 0.76 22.26 18 .9 triliun atau melonjak 150.51 36.64 4. Pada tahun 2006.75 14. rata-rata industri sebesar 11.04 10. Padahal. turun 6.35 persen.35 persen.6% dari tahun 2006. Tahun 2008 menjadi tahun yang menggembirakan bagi AALI.40 (dalam jutaan). Tabel Perbandingan ROA Perusahaan dan Industri (%) Tahun ROA Perusahaan ROA Industri 2004 2005 2006 2007 2008 23. Sedangkan penjualan 2007 sebesar Rp 5.7% dari tahun sebelumnya.Rasio ROE mengukur seberapa besar laba bersih yang dapat dihasilkan perusahaan atas modal sendiri yang ditanamkan untuk pembiayaan usaha. Anak perusahaan Astra International ini berhasil membukukan laba bersih 2007 Rp 1.2% dari tahun sebelumnya.67 24. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan laba bersih yang lebih besar dari peningkatan total aktiva yang sama-sama meningkat juga di periode yang sama. Hal ini menandakan bahwa perusahaan terus mengalami perbaikan kinerja dalam pengelolaan atas aset yang dimiliki. Nilai ROA rata-rata tertinggi terjadi di tahun 2008 sebesar 49. yakni industri perkebunan menunjukkan perusahaan masih lebih baik.824 ton. Peningkatan ini dikarenakan adanya peningkatan laba bersih perusahaan.96 11.87 11.35 13. volume penjualan CPO AALI tahun ini 857. Perusahaan dapat meningkatkan laba bersihnya di tahun 2008 dikarenakan kenaikan harga CPO di pasar.96 triliun atau naik 58. Rasio rata-rata industri sejenis.Nilai Return on Assets (ROA) pada perusahaan mengalami peningkatan di tiap triwulan maupun di tiap tahun antara tahun 2006 sampai dengan 2008.26 persen. Sedangkan arti 40.75 persen dan tahun 2008 sebesar 14. penurunan beban bunga dan keuntungan selisih kurs.

Sekitar 20% sampai 25% dari dana itu akan digunakan untuk berburu lahan baru. terdiri dari 235. Harga jual CPO yang membaik hingga akhir tahun 2005 menggembirakan Indonesia karena produksi dan ekspor minyak sawit nasional mengalami peningkatan setiap tahun sejalan dengan perluasan areal tanaman itu. dapat di lihat bahwa terdapat pola yang sama antara pendapatan dan harga CPO dunia.3659 (dalam jutaan rupiah) atau sebesar Rp 365. sehingga profitabilitasnya lebih baik dari tahun 2006 dan 2007. 19 . Kenaikan yang terjadi pada tahun 2008 menunjukkan semakin meningkatnya kemampuan modal sendiri perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.900. AALI telah menganggarkan belanja modal Rp 1. Penganalisis juga menganalis apakah ada pengaruh antara harga CPO dunia terhadap laba perusahaan. Tahun 2005 misalnya.000 ha.Untuk meningkatkan kinerja.000 ha lahan yang belum tertanami. Namun hal ini tidak bisa dijadikan patokan yang mutlak karena tidak didukung oleh teknik analisis ataupun perhitungan. perbandingan ini dianalis hanya untuk mengetahui pola pergerakan harga CPO dunia terhadap pendapatan perusahaan saja. Saat ini luas lahan AALI sudah mencapai 300. Seiring dengan naiknya harga CPO dunia maka pendapatan perusahaan juga meningkat.5 triliun tahun ini.000 ha lahan tertanami dan 70.59 persen yang berarti setiap satu rupiah modal sendiri (ekuitas) mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp 0. Dari grafik yang ditampilkan. Grafik Perbandingan ROA Perusahaan dan Industri Kenaikan nilai rasio ini disebabkan oleh persentase kenaikan nilai ekuitas perusahaan yang lebih kecil dari persentase kenaikan nilai laba bersihnya. Nilai Return on Equity (ROE) rata-rata di tahun 2008 sebesar 36.

763 ribu ton. namun harga rata-rata CPO tahun 2005 lebih rendah dibanding tahun 2004. AALI mencatat volume penjualan CPO sebesar 388.produksi CPO Indonesia diprediksi sebesar 13. Ekspor CPO AALI paling banyak diserap oleh India yang mencapai 84.644 ton atau 33 persen.252 ribu ton diserap di pasar ekspor.5 persen.529 ribu ton pada atau naik 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 342. total penjualan CPO AALI untuk tahun 2005 meningkat 13 persen dari 722.593 pada tahun 2004 menjadi 818. Dari total penjualan tersebut sekitar 27 persen atau sebesar 105. AALI mengalami penurunan harga CPO selama semester I-2005 sebesar 19 persen. dimana sebanyak 9. Perusahaan perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat kenaikan penjualan minyak sawit mentah (CPO/crude palm oil) sebesar 13 persen pada semester I-2005.011 ton. Meski produksi penjualan naik. Perusahaan perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) selama tahun 2005 mencatat penurunan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar 22 persen menjadi 258. Meski ekspor turun.8 persen dan 20. Walaupun total volume penjualan meningkat.347 ton dibanding tahun 2004.6 juta ton.6 juta ton sampai 10 juta ton untuk di ekspor. Harga per 20 . Selama semester I-2005 harga jual rata-rata CPO mengalami penurunan sekitar 19 persen menjadi Rp 3. Diikuti Belanda dan Malaysia masing-masing 20. Penurunan ini terjadi akibat menguatnya permintaan pasar dalam negeri.275 per kilogram sebagai dampak melemahnya harga minyak kedelai dan sawit dunia yang masing-masing sekitar 18 persen dan 19 persen.

6 juta ton sampai 10 juta ton itu disebutkannya mengalami kenaikan cukup besar dibandingkan realisasi ekspor 2004 yang masih sebesar 8. c. b. Perubahan iklim demografi Indonesia. dan gunung meletus dapat membuat resiko perusahaan semakin tinggi. Ketidakstabilan harga CPO di pasar dunia. Perubahan teknologi dalam memproduksi CPO dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Domestik: a. dapat membuat keuntungan ataupun kerugian selisih kurs.389 sedangkan tahun 2004 mencapai Rp 3. 3. Perubahan nilai kurs. perubahan jumlah permintaan CPO juga akan turut mempengaruhi laba perusahaan. Rencana ekspor CPO 2005 sebanyak 9. 2. Resiko ini dapat mengakibatkan harga saham turun atupun naik. Nilai kurs yang fluktuatif akan mempengaruhi nilai transaksi perusahaan sehingga ada selisih antara nilai kurs dalam suatu waktu tertentu. Bencana gempa bumi. Analisis laporan keuangan tidak terlepas dari resiko yang mungkin dialami oleh perusahaan dalam mengukur prospek perusahaan ke depannya.kilogram CPO tahun 2005 hanya sebesar Rp 3. Internasional: a. namun suatu saat bisa saja permintaan akan CPO akan berhenti karena telah ditemukan sumber daya baru pengganti CPO. iklim Indonesia yang berubah-ubah dapat mempengaruhi tanaman kelapa sawit.739. tsunami. Jika perusahaan tidak mengikuti perkembangan 21 . harga CPO yang terus berubah membuat pendapatan perusahaan berubah seiring perkembangan harga CPO dunia. Perubahan jumlah permintaan CPO di pasar dunia. Ini dapat memperkecil laba perusahaan karena biaya yang dikeluarkan akan semakin tinggi pula.4 juta ton. Tingkat inflasi di Indonesia. Industri: a. maka kami juga menganalisis resiko yang mungkin dialami perusahaan adalah: 1. b. tingkat inflasi yang tinggi akan membuat harga naik.66 juta ton atau ekspor 2003 sejumlah 6. Permintaan dunia terus meningkat.

Resiko terkena bencana. Proses persaingan ini akan memaksa perusahaan membuat strategi-strategi untuk mengatasinya. 4. Karena strategi yang dilakukan hasil yang dicapai belum tentu sesuai harapan manajemen perusahaan. tidak membagikan dividen. Perusahaan: a. mengalami peningkatan. namun perusahaan dapat memperbaikinya dan terus meningkat dari periode 2007-2008. 22 . masih sangat menjanjikan. seperti bencana kebakaran dan wabah hama tanaman perkebunan adalah resiko perusahaan yang sangat mungkin terjadi dan harus di antisipasi dari awal. naik dan turun. Ini didukung dengan naiknya harga CPO dunia serta kebutuhan masyarakat global terhadap CPO. Persaingan antar perusahaan perkebunan juga turut dapat memperbesar resiko yang dialami oleh perusahaan. dan aktivitas. Perubahan strategi perusahaan. b. Berdasarkan analisis time series dapat dilihat prospek perusahaan Astra Agro Lestari Tbk. Sedangkan siklus hidup perusahaan pasti akan terus berjala. solvabilitas. setidaknya sampai satu tahun ke depan dan selama masih di atas rata-rata industri sejenis lainnya. atau memperbesar utang akan memberi resiko terhadap kelangsungan hidup perusahaan. F. Sebagian besar pengukur kinerja keuangan perusahaan Astra Agro Lestari Tbk. Sehingga cukup baik bagi investor untuk menanamkan modalnya di PT Astra Agro Lestari Tbk. b. 3. jika tidak sebaiknya dipikirkan kembali dan melihat keadaan pasar modal secara menyeluruh. Kondisi perusahaan juga menunjukkan kondisi yang baik dalam hal likuiditas. 2. Walaupun sempat mengalami kondisi yang kurang baik pada tahun 2006. profitabilitas. Daya saing yang tinggi akan membuat perusahaan harus terus berkembang mengungguli saingannya.teknologi maka perusahaan dapat ketinggalan zaman dan tidak efisien dalam proses memproduksi CPO. Kesimpulan Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya. maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. seperti strategi menjual lahan yang tidak produktif lagi.

lalu melakukan pengembangan bisnis minyak gorengnya dengan cara melakukan pembangunan pabrik minyak goreng di pulau Jawa sebagai antisipasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi akan minyak goreng kelapa sawit yang tumbuh cukup tinggi. 23 .G. Perhitungan kinerja keuangan suatu perusahaan selanjutnya dibuat dengan bantuan program komputer sehingga perhitungan dapat berlangsung cepat dan efisien. Periode analisis juga dapat diperbanyak mengingat analisis ini hanya dalam periode 5 tahun saja. Investor yang ingin berinvestasi pada perusahaan perkebunan. Serta melepaskan aset yang kurang produktif seperti melepaskan aset lahan perkebunan karena adanya tumpang tindih antara lahan perkebunan dan pertambangan yang menyebabkan aset tidak produktif. Perusahaan dapat meningkatkan kinerja dengan cara meningkatkan laba operasional melalui menambah jumlah penjualan. Dengan periode penelitian yang lebih banyak maka hasil yang didapat diharapkan dapat lebih mencerminkan keadaan perusahaan. Saran Saran kami dari hasil penelitian ini adalah: 1. PT Astra Agro Lestari Tbk adalah pilihan yang baik. sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan modal dan asetnya agar menghasilkan laba yang optimal. Hal tersebut terkait dengan data historis perusahaan pada peride 2004-2008 kinerja keuangan perusahaan menunjukkan kondisi yang baik. diawali dengan ekspansi lahan perkebunan. sehingga harapan investor untuk tingkat pengembalian bagi investasinya ada dan keadaan rasio keuangan PT AALI Tbk pun rata-rata berada lebih baik dari ratarata industri sejenisnya. 3. 2.

co.2.co.com/blog-news-saham-Analisa-saham-AALI-2990.htm 24 .com/economy/sahamkebun/1 http://idsaham.pdf http://202.html http://library.monx007.com/blog-news-saham-INILAHCOM--Apakah-Trio-Astra-Bertahan-PekanIni-2792.co.id/images/databank/2006052911510052.html http://idsaham.html http://library.html http://klasik.html http://www.financeindonesia.Daftar Pustaka http://www.php/t-481.pdf http://idsaham.com/saham.com/blog-news-saham-SAHAM-KL-KEPONG-DAN-AALI-TURUNSEIRING-ANJLOKNYA-SAWIT-2993.kontan.155.astra.html http://idsaham.com/adbrite_728x90.90/corporate_actions/new_info_jsx/jenis_informasi/01_laporan_keuangan/0 4_Annual%20Report/2007/ASII/AR%20ASTRA%20INTL%202007.com/blog-news-saham-INILAHCOM--Koleksi-Saham-Komoditas-Perbankan2028.bmw.id/investasi/news/31289/Menanti-Datangnya-Musim-Panen-SawitAALI http://idsaham.id/search? q=daftar+penghargaan+yang+diperoleh+PT+astra+agro+lestari+indonesia&hl=id&prm d=iv&ei=hMj9TPCsE8esrAePluGXCA&start=10&sa=N http://www.google.monx007.org/archive/index.

38 3.439 6.67 2005 3.87 2008 6.088.555 18.451.724 13.063.85 2.382.124.Lampiran 1 Tabel Perhitungan ROA (%) AALI Total Aset Laba Bersih ROA LSIP Total Aset Laba Bersih ROA SGRO Total Aset Laba Bersih ROA SMAR Total Aset Laba Bersih ROA TBLA Total Aset Laba Bersih ROA UNSP Total Aset Laba Bersih ROA GZCO Total Aset Laba Bersih ROA ROA INDUSTRI 2004 3.428.930 -247.26 25 .26 10025915 1046389 10.005 11.26 1.82 8.884 2.04 10.631.244.684 -107.001 172.72 4.219 0.30 2.904 206.746 95.362.35 2.921.156.62 5.311.034 14.76 2006 3.198 -10.986 1.519.002 215.455 1.173 355.83 4.51 2007 5.164 439.35 13.960 -2.203 6.140 564.019 40.938.212 303.750 3.120 97.944 12.50 1.227 3.092 16.96 2802497 63336 2.083 10.602.985.310 927.955 787.15 3.70 4.700.898 9.049.428 36.496.69 1.352.909 115.567 8.46 2.191.58 2.931 628.163 52.169 988.79 4.715 790.96 11.310.67 2.516 20.44 1.318 22.22 1.764 23.575 4.791 2.610 54.783.410 24.75 14.569 3.597.716 9.227 304.457.973.32 4.43 2.972.352.30 1.821 800.319 173.105 10.

60 8161217 6519791 125.33 492195 191861 563599 53.30 1647854 413813 1027958 120.76 4 RECEIVBLE TURN.45 3757987 3004760 125.36 2921709 7434 39302.42 1975656 781363 1016167 117.8 5 2007 1647854 1027958 160.91 1243319 146655 1028286 106. Pendapatan Operasional Aktiva Tetap AT TURN Pendapatan Operasional Total Aktiva TA TURN Total Hutang Total Aktiva TH TRHDP TA EBIT Beban Bunga TIE Laba Bersih Pendapatan Operasional PROFIT MARGIN 3472524 2139502 162.65 69308 3472524 9513.8 800764 3472524 23.Perhitungan Rasio Keuangan Aktiva Lancar Hutang Lancar RASIO LANCAR Aktiva Lancar Persediaan Hutang Lancar QUICK RATIO Piutang Pendapatan Operasional 2004 1243319 1028286 120.29 7.29 10.95 5960954 3705132 160.31 3472524 3382821 102.88 2.3 790410 3370936 23.46 1179234 25040 4709.18 3949614 179 2206488.53 24705 8161217 8 22359.63 691345 189813 407551 123.2 2773747 413813 670.88 5960954 5352986 111.05 1.24 1946570 146655 1327.4986 26 .4 787318 3757987 20.07 3757987 3496955 107.11 8161217 4544135 179.3 2008 1975656 1016167 194.7 7.05 115158 5960954 16331.82 3370936 3191715 105.06 3370936 2500370 134.10 2005 691345 407551 169.65 1350456 115642 1167.29 23549 3757987 10295.0 2277740 191861 1187.3 1907582 189813 1005.06 100482 3370936 9235.0 1973428 5960954 33.3 2631019 8161217 32.3 4357818 781363 557.62 822368 31958 2573.44 1 2006 492195 563599 87.

64 381.76 790410 787373 100.18 404.35 2631019 870849 302.24 550.57 Bulan Januari 2006 Februari 2006 Maret 2006 April 2006 Mei 2006 Juni 2006 Juli 2006 Agustus 2006 September 2006 Oktober 2006 Nopember 2006 Desember 2006 Januari 2007 Februari 2007 Harga 377.48 1086.5 1146.63 347.51 787318 787373 99.38 27 .Laba Bersih Total Aktiva ROA Laba Bersih Modal Saham ROE 800740 3382821 23.86 1083.41 394.87 1973428 870849 226.77 667.61 520.1 440.75 Bulan Januari 2008 Februari 2008 Maret 2008 April 2008 Mei 2008 Juni 2008 Juli 2008 Agustus 2008 September 2008 Oktober 2008 Nopember 2008 Desember 2008 Harga 987.34 481.02 1109.52 386.92 390.69 501.4 433.74 528.36 386.71 401.14 408.12 Harga CPO Dunia Per-bulan Bulan Januari 2004 Februari 2004 Maret 2004 April 2004 Mei 2004 Juni 2004 Juli 2004 Agustus 2004 September 2004 Oktober 2004 Nopember 2004 Desember 2004 Januari 2005 Februari 2005 Harga 467.61 386.32 476.25 791.78 553.48 416.67 370.63 393.94 422.82 790410 3191715 24.02 434.39 1026.63 383.98 386.83 1096.99 1973428 5352986 36.04 486.61 2631019 6519791 40.67 800740 786445 101.57 516.09 346.39 787318 3496955 22.

63 748.97 368.39 645.98 382.64 369.56 745.34 883.9 Maret 2007 April 2007 Mei 2007 Juni 2007 Juli 2007 Agustus 2007 September 2007 Oktober 2007 Nopember 2007 Desember 2007 566.83 375.43 764.16 369.82 375.3 369.6 360.07 877.45 28 .41 740.Maret 2005 April 2005 Mei 2005 Juni 2005 Juni 2005 Agustus 2005 September 2005 Oktober 2005 Nopember 2005 Desember 2005 374.47 729.84 370.18 824.

‘Best CFO’.: 1. 9. Majalah Investor menganugerahkan Perseroan sebagai ‘Top Performing Listed Company’ dan ‘Best Public Company’ dalam kategori aneka industri. ‘Second Best Company in Corporate Governance’ and ‘Second Best Investor Relations’. Asia Money memberikan penghargaan peringkat pertama kepada Astra sebagai Perusahaan dengan ‘Best Corporate Governance’. Astra mendapat penghargaan dari Majalah Business Review sebagai ‘Best Performance Management’ dan CEO Astra sebagai ‘Man of the Year’. 8. Penghargaan sebagai ‘Overall Best Company for Corporate Governance’ di Indonesia yang dianugerahkan oleh Asia Money melalui ‘Best Managed Companies Award’. 4. The Finance Asia memberikan penghargaan kepada Astra untuk ‘Best Managed Company’. 7.Lampiran 2 Penghargaan-penghargaan yang diperoleh PT Astra Agro Lestari Tbk. Astra terpilih sebagai ‘Best Managed Indonesian Company’ yang tercantum dalam daftar ‘Asia’s Leading Companies’ oleh Asian Wall Street Journal. Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia menganugerahkan Penghargaan Adhika Pradana kepada Astra sebagai Perusahaan Terbaik dalam dukungannya kepada usaha kecil dan menengah. 5. 3. 6. ‘Best Company in Environment & Social Responsibility Award’. 2. Majalah Warta Ekonomi menobatkan CEO Astra sebagai CEO Terbaik. The Indonesian Institute for Corporate Governance dan Majalah SWA menempatkan Astra sebagai Perusahaan Terbaik dalam ‘Corporate Governance Perception Index’. 29 . 11. The Indonesian Sustainability Report Award (ISRA) memberikan penghargaan kepada Astra sebagai 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful