Anda di halaman 1dari 23

MAKALAH ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA

Disusun Oleh

ISNAINI MARATUS SHOLIHAH ( K4308043)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2011
A. PENDAHULUAN

Anatomi berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari ana yang artinya memisah-
misahkan atau mengurai. Dan tomos yang artinya memotong-motong, jadi anatomi berarti
mengurai dan memotong. Ilmu bentuk dan susunan tubuh di peroleh dengan cara mengurai
badan melalui potongan bagian-bagian dari badan dan hubungan alat tubuh satu dengan yang
lainnya sedangkan fisiologi adalah ilmu yang mempelajari faal fungsi
atau pekerjaan dari tiap jaringan tubuh atau bagian dari alat tubuh tersebut dan untuk
mengetahui perubahan yang terjadi pada tubuh orang sakit kita harus terlebih dahulu
mengetahui struktur dan fungsi tiap alat-alat dari susunan tubuh manusia yang sehat dalam
kehidupan sehari-hari. Makanisme dan sifat khusus tubuh manusia hidup di luar pengendalian
kita sendiri, misalnya rasa haus dan lapar yang membuat kita mencari minum dan makan,
perasaan dingin membuat kita mencari kehangatan dan perlindungan.
Manusia sebenarnya bergerak secara otomatis karena kita mempunyai perasaan, fikiran,
dan pengetahuan yang merupakan suatu rangkaian kehidupan yang otomatis memungkinkan
kita hidup pada berbagai keadaan. Pada manusia gugusan sel berfungsi khusus yang terdiri
dari system saluran pencernaan untuk mencerna dan mengabsorpsi makanan. System
pernafasan berfungsi untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida di sebut
tata cara kerja. Pada masing-masing system berperan dalam fungsi tubuh secara keseluruhan,
jadi ilmu fisiologi adalah ilmu yang berfungsi untuk menjelaskan faktor-faktor fisik dan
kimia yang bertanggung jawab terhadap asal-usul perkembangan dan kemajuan kehidupan
dari virus atau bakkteri yang paling sederhana sampai manusia yang paling rumit.

B. PEMBAHASAN

Anatomi dan Fisiologi Manusia disusun kedalam beberapa bagian sistem tubuh, yaitu :

1. SISTEM RANGKA
Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada
makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan
basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula
dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur
penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti
tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ
lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat
bervariasi antara individu.
Fungsi kerangka antara lain:

• menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh


• melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
• tempat melekatnya otot-otot
• untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
• tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
• memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah

Rangka tubuh manusia dikelompokkan atas dua bagian yaitu:

A. Skeleton aksial

Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan
dan perlindungan pada organ di kepala, leher dan badan.

Macam-macam skeleton aksial yaitu:

1. Tulang tengkorak bagian kepala dan wajah terdiri dari:

Gambar : Tulang tengkorak dan tulang wajah

Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala.


Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat
belas tulang yang menyusun bagian wajah. tulang tengkorak bagian kepala
merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi yang terdapat diantara tulang-
tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura.
2. Tulang dada

Tulang dada termasuk tulang pipih,


terletak di bagian tengah dada. pada sisi kiri
dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat
dari rusuk. bersama-sama dengan rusuk,
tulang dada memberikan perlindungan pada
jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar
Gambar : Tualng dada dari kerusakan Tulang dada tersusun atas 3
tulang yaitu:

a. Tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat
melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua.

b. Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang


rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai
sepuluh.

c. Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang
dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan

3. Tulang Rusuk

Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih


dan melengkung. bersama-sama dengan
tulang dada membentuk rongga dada
untuk melindungi jantung dan paru-paru.
Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian
yaitu:

a. Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh


pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada
bagian belakang berhubungan
dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan
Gambar : Tualng rusukdengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan.

b. Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran
lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang
berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung
tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada
satu titik di tulang dada

c. Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang
berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya
bebas.

Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya: melindungi jantung dan


paru-paru dari goncangan, melindungi lambung, limpa dan ginjal, dan membantu
pernapasan.

4. Ruas –Ruas tulang Belakang

Ruas-ruas tulang belakang disebut


juga tulang belakang disusun oleh 33
buah tulang dengan bentuk tidak
beraturan. ke 33 buah tulang tersebut
terbagai atas 5 bagian yaitu:

a. Tujuh ruas pertama disebut


tulang leher. ruas pertama dari
tulang leher disebut tulang atlas,
dan ruas kedua berupa tulang
pemutar atau poros. bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk
melakukan gerakan.

b. Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung. Ruas-ruas tulang


punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya
tulang rusuk.

c. Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang


lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang
menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.

d. Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga


terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.

e. Bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx),
tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.
Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga
keseimbangan. menyokong kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk
dan beberapa organ.

B. Skeleton apendikular

Tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton axial.
Skeleton apendikular terdiri dari :

1. Anggota gerak atas (extremitas superior)

2. Anggota gerak bawah (extremitas inferior)

3. Gelang bahu

4. Gelang panggung

5. Bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx

2. SISTEM OTOT

Sistem otot adalah sistem tubuh yang memiliki fugnsi seperti untuk alat gerak,
menyimpan glikogen dan menentukan postur tubuh. Terdiri atas otot polos, otot jantung
dan otot rangka.

Arti definisi / pengertian Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk,
struktur dan fungsi yang sama. Jadi jaringan otot adalah sekumpulan sel-sel otot. Untuk
menggerakkan anggota tubuh kita, diperlukan sistem otot. Sistem otot terdiri dari
beberapa bagian yang saling terpisah yang disebut otot-otot. Sebagian besar otot kita
melekat pada kerangka tubuh. Otot dapat mengerut dan dapat juga menegang. Oleh
karena itu, susunan otot adalah suatu sistem alat untuk menguasai gerak aktif dan posisi
tubuh kita. Pada setiap otot terlihat beberapa empal yang merupakan bagian yang aktif
mengerut.

Otot merupakan alat gerak aktif yang mampu menggerakkan tulang, kulit dan
rambut setelah mendapat rangsangan. Otot memiliki tiga kemampuan khusus yaitu :

1. kontraktibilitas : kemampuan untuk berkontraksi / memendek

2. Ekstensibilitas : kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan


yang ditimbulkan saat kontraksi
3. Elastisitas : kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah
berkontraksi. Saat kembali pada ukuran semula otot disebut
dalam keadaan relaksasi

Menurut letaknya, otot dibedakan menjadi otot-otot batang badan, otot-otot anggota gerak
dan otot-otot kepala. Otot-otot batang badan terdiri dari otot-otot perut, otot-otot
punggung, otot-otot dada dan otot-otot leher. Otot punggung tidak terlihat dari permukaan
tubuh. Otot punggung berfungsi untuk gerak-gerik tulang belakang. Otot perut terentang
antara gelang panggul dan rangka dada. Otot-otot tersebut dapat memendek secara aktif

Sedangkan Menurut jenis dasarnya otot terdiri dari :

A. Bagian-bagian otot:

1. Sarkolema : membran yang melapisi suatu sel otot yang fungsinya sebagai
pelindung otot

2. Sarkoplasma : cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat dimana miofibril dan
miofilamen berada

3. Miofibril merupakan serat-serat pada otot.

4. Miofilamen :benang-benang/filamen halus yang berasal dari miofibril. Miofibril


terbagi atas 2 macam, yakni : miofilamen homogen (terdapat pada otot polos) dan
miofilamen heterogen (terdapat pada otot jantung/otot cardiak dan pada otot rangka/otot
lurik).

Di dalam miofilamen terdapat protein kontaraktil yang disebut aktomiosin (aktin


dan miosin), tropopin dan tropomiosin. Ketika otot kita berkontraksi (memendek)maka
protein aktin yang sedang bekerja dan jika otot kita melakukan relaksasi (memanjang)
maka miosin yang sedang bekerja.

B. Jaringan otot terdiri dari:

1. Otot Polos (otot volunter)

 Nama lain : otot alat-alat dalam / visceral / musculus nonstriated / otot involunter
 Struktur : bentuk serabut panjang seperti kumparan, dengan ujung runcing, dengan
inti berjumlah satu terletak dibagiann tengah.
 Kontraksi : tidak menurut kehendaK atau diluar kendali sistem saraf pusat,
gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah.
 Otot polos adalah salah satu otot yang mempunyai bentuk yang polos dan
bergelondong. Cara kerjanya tidak disadari (tidak sesuai kehendak) / invontary,
memiliki satu nukleus yang terletak di tengah sel. Otot ini biasanya terdapat pada
saluran pencernaan seperti:lambung dan usus.

2. Otot Lurik (otot rangka)

 Nama lain: otot rangka, otot serat lintang (musculus striated) atau otot involunter
 Struktur : serabut panjang, berwarna/lurik dengan garis terang dan gelap, memiliki
inti dalam jumlah banyak dan terletak dipinggir.
 Kontraksi: menurut kehendak kita (dibawah kendali sistem syaraf pusat), gerakan
cepat, kuat, mudah lelah dan tidak beraturan
 Otot rangka merupakan jenis otot yang melekat pada seluruh rangka, cara kerjanya
disadari (sesuai kehendak), bentuknya memanjang dengan banyak lurik-lurik,
memiliki nukleus banyak yang terletak di tepi sel. Contoh otot pada lengan

3. Otot Jantung (otot cardiak)

 Nama lain: Myocardium atau musculus cardiata atau otot involunter


 struktur : Bentuk serabutnya memanjang, silindris, bercabang. Tampak adanya
garis terang dan gelap. memiliki satu inti yang terletak di tengah
 Kontraksi: tidak menurut kehendak, gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah
 Otot jantung hanya terdapat pada jantung. Otot ini merupakan otot paling
istimewa karena memiliki bentuk yang hampir sama dengan otot lurik, yakni
mempunyai lurik-lurik tapi bedanya dengan otot lurik yaitu bahwa otot lirik
memiliki satu atau dua nukleus yang terletak di tengah/tepi sel. Dan otot jantung
adalah satu-satunya otot yang memiliki percabangan yang disebut duskus
interkalaris. Otot ini juga memiliki kesamaan dengan otot polos dalam hal cara
kerjanya yakni involuntary (tidak disadari).

Pada anggota gerak atas kita terdapat otot bahu, otot lengan atas, otot lengan bawah
dan otot tangan. Sedangkan otot-otot anggota gerak bawah dapat dibedakan atas otot
pangkal paha, otot tungkai atas, otot tungkai bawah dan otot kaki.

Otot kepala terdiri dari otot-otot wajah dan otot kunyah. Otot wajah pada satu atau
kedua ujungnya menempel pada kulit sehingga kita dapat menggerakkan kulit wajah
(muka) kita. Otot ini disebut juga otot mimik. Otot mimik terkumpul di sekitar mulut,
hidung, mata dan telinga, sebagian ke daerah leher dan ke daerah kepala. Otot kunyah
melekat pada rahang bawah, diantaranya yaitu otot lidah yang berpangkal pada tulang
lidah, rahang bawah dan tengkorak. Otot ini menentukan gerakan lidah kita.

Jenis Dan Macam Gangguan Pada Otot Manusia

Pada manusia terdapat beberapa masalah atau gangguan kesehatan pada otot yang
terdapat pada tubuh yaitu :

1. Kelelahan Otot

Kelelahan otot adalah suatu keadaan di mana otot tidak mampu lagi melakukan kontraksi
sehingga mengakibatkan terjadinya kram otot atau kejang-kejang otot.

2. Astrofi Otot

Astrofi otot adalah penurunan fungsi otot akibat dari otot yang menjadi kecil dan
kehilangan fungsi kontraksi. Biasanya disebabkan oleh penyakit poliomielitis.

3. Distrofi Otot

Distrofi otot adalah suatu kelainan otot yang biasanya terjadi pada anak-anak karena
adanya penyakit kronis atau cacat bawaan sejak lahir.

4. Kaku Leher / Leher Kaku / Stiff

Kaku leher adalah suatu kelainan yang terjadi karena otot yang radang / peradangan otot
trapesius leher karena salah gerakan atau adanya hentakan pada leher serta menyebabkan
rasa nyeri dan kaku pada leher seseorang.

5. Hipotrofit Otot

Hipotrofit otot adalah suatu jenis kelainan pada otot yang menyebabkan otot menjadi
lebih besar dan tampak kuat disebabkan karena aktivitas otot yang berlebihan yang
umumnya karena kerja dan olahraga berlebih.

6. Hernis Abdominal
Hernis abdominal adalah kelainan pada dinding otot perut yang mengakibatkan penyakit
hernia atau turun berok, yaitu penurunan usus yang masuk ke dalam rongga perut.

3. SISTEM PEREDARAN DARAH

Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran
darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.

A. Jantung

Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi
(atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas
diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
lamina panistalis di sebelah luar dan lamina viseralis yang menempel pada dinding
jantung.

Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di


antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi
selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi
mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.

B. Pembuluh Darah

Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan
vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian endotheliumnya.
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena.
Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri
dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan
lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang
terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang
sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran
basal.

Sistem peredaran darah manusia terdiri dari :


a) Peredaran darah Kecil
Melalui :
Ventrikel kanan  Arteri pulmonalis Paru - paru Vena pulmonalis Atrium kiri.
Atau :
Jantung  Paru-paru  Jantung
b) Peredaran darah Besar
Melalui :
Ventrikel kiri  Aorta  Arteri  Arteriola  Kapiler  Venula  Vena  Vena
cava superior dan vena cava inferior  Atrium kanan.
Atau :
Jantung  Seluruh tubuh  Jantung

Gambar : Penampang jantung

4. SISTEM PERNAPASAN
Manusia membutuhkan suply oksigen secara terus-menerus untuk proses respirasi sel,
dan membuang kelebihan karbondioksida sebagai limbah beracun produk dari proses
tersebut.
Pertukatan gas antara oksigen dengan karbondioksida dilakukan agar proses respirasi sel
terus berlangsung. Oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi sel ini berasal dari
atmosfer, yang menyediakan kandungan gas oksigen sebanyak 21% dari seluruh gas yang
ada. Oksigen masuk kedalam tubuh melalui perantaraan alat pernapasan yang berada di
luar. Pada manusia, alveolus yang terdapat di paru-paru berfungsi sebagai permukaan
untuk tempat pertukaran gas.

Jalannya Udara Pernapasan

1. Udara masuk melalui lubang hidung

2. melewati nasofaring

3. melewati oralfarink

4. melewati glotis

5. masuk ke trakea
6. masuk ke percabangan trakea yang disebut bronchus

7. masuk ke percabangan bronchus yang disebut bronchiolus

8. udara berakhir pada ujung bronchus berupa gelembung yang disebut alveolus
(jamak: alveoli) pertukaran udara yang sebenarnya hanya terjadi di alveoli. Dalam
paru-paru orang dewasa terdapat sekitar 300 juta alveoli, dengan luas permukaan
sekitar 160 m2 atau sekitar 1 kali luas lapangan tenis, atau luas 100 kali dari kulit
kita.

Mekanisme bernapas

Pernapasan manusia dibedakan atas pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan
dada terjadi melalui fase inspirasi dan ekspirasi, demikian juga untuk pernapasan perut.
Mekanisme pernapasan dada

1. Fase Inspirasi pernapasan dada. Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai

berikut: Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi 


tulang rusuk terangkat (posisi datar)  Paru-paru mengembang  tekanan udara
dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar  udara luar
masuk ke paru-paru

2. Fase ekspirasi pernapasan dada Mekanisme ekspirasi pernapasan perut adalah


sebagai berikut: Otot antar tulang rusuk relaksasi  tulang rusuk menurun  paru-
paru menyusut  tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan
tekanan udara luar  udara keluar dari paru-paru.

Mekanisme pernapasan perut

1. Fase inspirasi pernapasan perut. Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai


berikut: sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi  posisi dari melengkung
menjadi mendatar  paru-paru mengembang  tekanan udara dalam paru-paru
lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar  udara masuk

2. Fase ekspirasi pernapasan perut. Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai

berikut: otot diafraghma relaksasi  posisi dari mendatar kembali melengkung


paru-paru mengempis  tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan
tekanan udara luar udara keluar dari paru-paru.

5. SISTEM INDRA

A. Indera Penglihatan
Alat penglihatan terdiri atas bola mata, saraf penglihatan, dan alat-alat tambahan mata.
Bola mata berbentuk bulat, hanya bidang
depannya menyimpang dari bentuk bola
sempurna karena selaput bening lebih menonjol
ke depan. Ini terjadi karena bagian ini lebih
melengkung dari pada bagian lain bola mata.
Titik pusat bidang depan dan bidang belakang
dinamakan kutub depan dan kutub belakang.
Garis penghubungnya adalah sumbu mata atau sumbu penglihat.

Bola mata dapat dibedakan dinding dan isinya. Dindingnya terdiri atas tiga lapis. Lapis
luar adalah selaput keras, yang di depan beralih menjadi selaput bening. Lapis tengah
dinamakan selaput koroid yang melapisi selaput keras dari dalam. Ke depan selaput
koroid tidak mengikuti selaput bening. Di tempat peralihan selaput koroid dan selaput
pelangi terdapat bentuk yang lebih tebal dan dikenal sebagai badan siliar. Di tengah
selaput pelangi ada lubang yang disebut manik mata.

B. Indera Pendengaran

Alat pendengaran terdiri atas pendengar luar, pendengar tengah dan pendengar dalam.
Pendengar luar terdiri atas daun telinga dan
liang telinga luar. Daun telinga adalah sebuah
lipatan kulit yang berupa rangka rawan kuping
kenyal. Bagian luar liang telinga luar berdinding
rawan, bagian dalamnya mempunyai dinding
tulang. Ke sebelah dalam liang telinga luar dibatasi
oleh selaput gendangan terhadap rongga gendangan.

Pendengar tengah terdiri atas rongga gendangan yang berhubungan dengan tekak melalui
tabung pendengar Eustachius. Dalam rongga gendangan terdapat tulang-tulang
pendengar, yaitu martil, landasan dan sanggurdi. Martil melekat pada selaput gendangan
dan dengan sebuah sendi kecil juga berhubungan dengan landasan. Landasan
mengadakan hubungan dengan sanggurdi melekat pada selaput yang menutup tingkap
jorong pada dinding dalam rongga gendangan.

C. Indera Peraba Kulit

Kulit terbagi atas kulit ari dan kulit jangat. Kulit


ari terdiri atas beberapa lapis, yang teratas adalah
lapis tanduk yang terdiri atas sel-sel gepeng, sedangkan lapis terdalam disebut lapis
benih yang senantiasa membuat sel-sel epitel baru.

Kulit jangat berupa jaringan ikat yang mengandung pembuluh-pembuluh darah dan
saraf-saraf. Tonjolan kulit jangat berupa jari ke dalam kulit ari dikenal dengan papil kulit
jangat. Di dalamnya terdapat kapiler darah dan limfe serta ujung-ujung saraf dengan
badan-badan perasa.
6. SISTEM PENCERNAAN

Sistem pencernaan adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima
makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut
melalui dubur. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya bisa sangat jauh
berbeda.

Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia terjadi di sepanjang
saluran pencernaan (bahasa Inggris: gastrointestinal tract) dan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu
proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung.Selanjutnya adalah
proses penyerapan sari - sari makanan yang terjadi di dalam usus. Kemudian proses
pengeluaran sisa - sisa makanan melalui anus.

Gambar : Sistem Pencernaan Manusia

Tahap-Tahap Sistem Pencernaan Makanan

Anda ingin tahu bagaimana perjalanan makanan Anda? Berikut ini adalah gambaran
sederhana tentang suatu proses pencernaan yang terjadi dalam tubuh kita.

 Mulut. Makanan yang padat harus terlebih dahulu dihancurkan agar penyerapan
nutrisi makanan bisa lebih mudah. Tak hanya proses mekanik, di mulut pun terjadi
proses kimiawi, karena mulut mengandung kelenjar ludah. Kelenjar ludah tidak hanya
berfungsi membasahi rongga mulut, tapi juga mengandung enzim amilase yang
berguna untuk mencerna karbohidrat dalam makanan.
 Esofagus (kerongkongan). Setelah melalui proses pertama dalam sistem pencernaan,
makanan kemudian akan masuk kedalam kerongkongan. Organ yang berbentuk
panjang ini adalah saluran makanan dari mulut ke lambung. Di dalam kerongkongan,
terjadi gerakan peristaltik agar makanan mengalir ke dalam lambung dan tidak keluar
lagi.
 Lambung. Organ sistem pencernaan makanan berikutnya adalah lambung. Di sini
terjadi pencernaan kimiawi . Ada 4 zat penting pada lambung untuk memproses
makanan
 HCL : membunuh mikroorganisme merugikan dan mengaktifkan pepsinogen
 Pepsin : mencerna protein pada makanan menjadi pepton
 Lipase : mencerna lemak dalam makanan
 Renin : mengumpulkan/mengendapkan protein susu (kasein)
 Usus. Pencernaan terbagi dalam usus halus dan usus besar. Di usus halus, zat-zat
makanan yang sudah dicerna dalam lambung akan diuraikan lagi sesuai kandungan
nutrisinya (misal pepton diubah menjadi asam amino, atau karbohidrat diurai lagi
menjadi disakarida, dll). etelah semuanya terurai, zat-zat makanan akan diserap usus
halus dan diedarkan ke seluruh bagian tubuh lewat darah. sus besar bisa dibilang
sebagai tempat pengumpulan sisa makanan (feses). Di sini terjadi penyerapan air dan
pembentukan vitamin (K, dan H/biotin) berkat bantuan E.coli (bakteri baik dalam
usus).
 Rektum dan Anus. rjalanan makanan di usus akan sampai pada rectum dan
dikumpulkan di organ ini. Bila sudah menumpuk dan siap dibuang, sisa
makanan/feses ini pun akan dikeluarkan melalui anus.
7. SISTEM EKSKRESI
Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisa hasil
metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zat makanan,
misalnya: karbondioksida (CO2), air (H20), amonia (NH3), urea dan zat warna empedu.

Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan
karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit.

Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari:

1. PARU-PARU
 Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang
dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru
kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.
 Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus
oleh selaput yang disebut selaput pleura.
 Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa
paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi
untuk mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).
 Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida.
Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida
sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru
karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung

2. HATI

 Hati merupakan “kelenjar” terbesar yang terdapat dalam tubuh manusia. Letaknya di
dalam rongga perut sebelah kanan. Berwarna merah tua dengan berat mencapai 2
kilogram pada orang dewasa. Hati terbagi menjadi dua lobus, kanan dan kiri
 Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di hati sebelum
beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obat-obatan dan alkohol
dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan
getah empedu

3. KULIT

 Seluruh permukaan tubuh kita terbungkus oleh lapisan tipis yang sering kita sebut
kulit. Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh kita yang utama karena berada di
lapisan anggota tubuh yang paling luar dan berhubungan langsung dengan
lingkungan sekitar.
 Fungsi kulit antara lain sebagai berikut: megeluarkan keringat, menyimpan
kelebihan lemak, mengatur suhu tubuh dan tempat pembuatan vitamin D dari pro
vitamin D dengan bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet

4. GINJAL

Dunia kedokteran biasa menyebutnya ‘ren’ (renal/kidney). Bentuknya seperti kacang


merah, berjumlah sepasang dan terletak di daerah pinggang. Ukurannya kira-kira 11x 6x 3
cm. Beratnya antara 120-170 gram. Struktur ginjal terdiri dari: kulit ginjal (korteks),
sumsum ginjal (medula) dan rongga ginjal (pelvis). Pada bagian kulit ginjal terdapat jutaan
nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah. Setiap nefron tersusun dari Badan Malpighi
dan saluran panjang (Tubula) yang bergelung. Badan Malpighi tersusun oleh Simpai
Bowman (Kapsula Bowman) yang didalamnya terdapat Glomerolus.

FUNGSI GINJAL

o Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh


o Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
o Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian
tubulus ginjal
o Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia
o Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-sel
darah merah (SDM) di sumsum tulang

8. SISTEM REPRODUKSI
A. Alat reproduksi laki-laki

Alat-alat reproduksi laki-laki dibagi atas bagian pembuat mani dan bagian penyalur mani.
Bagian pertama berupa kelenjar kelamin, yaitu buah zakar yang membentuk sel-sel mani.
Buah zakar kanan dan kiri tergantung di dalam sebuah
lipatan kulit yang berbentuk kantong dan terletak di bawah
tulang kemaluan yang dinamakan kandung buah zakar
(skrotum). Pada sisi belakang setiap buah zakar terdapat
anak buah zakar yang tergolong sebagai jalan penyalur.

Sel-sel mani keluar dari buah zakar dan masuk ke dalam anak buah zakar. Di sini sel-sel
mani melalui suatu saluran halus yang berliku-liku dan di bagian bawah anak buah zakar
beralih menjadi pipa mani, yang berjalan di depan tulang kemaluan ke atas, diiringi oleh
nadi buah zakar dan anyaman pembuluh balik. Buah zakar, anak buah zakar dan tali mani
diselubungi oleh beberapa kerudung dan juga selapis otot yang bernama otot pegantung
yang dapat menarik buah zakar dan anak buah zakar ke atas.

B. Alat reproduksi perempuan

Alat-alat reproduksi perempuan terdiri atas indung telur, tabung rahim, rahim, liang
senggama dan alat-alat kelamin luar. Indung
telur berjumlah dua, terletak pada dinding sisi
panggul kecil di sebelah kanan dan di sebelah
kiri. Masing-masing indung telur tergantung
pada beberapa ikat dan lipatan salut perut.
Indung telur adalah kelenjar kelamin perempuan yang menghasilkan sel-sel kelamin, yaitu
sel-sel telur.

Sel-sel telur dalam indung telur diselubungi oleh oleh suatu selubung yang terdiri atas sel-
sel, keseluruhannya berupa bentuk yang dinamakan folikel atau gelembung Graaf. Pada
perempuan yang telah masak kelamin, folikel yang berkembang merupakan tonjolan pada
permukaan indung telur, yang menyerupai permukaan buah srikaya. Setelah folikel
masak, maka akan pecah sambil melemparkan ke luar sel telurnya yang kini terapung
dalam rongga perut (kejadian ini disebut ovulasi).

9. SISTEM SARAF
Sistem saraf merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impul
saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan perintah untuk memberi tanggapan
rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron

Cara Kerja Sitem Saraf

Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut :

• Reseptor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra

• Efektor : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar

• Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak

• Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak

• Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain.

Skema terjadinya gerak sadar

Rangsang -reseptor – sel saraf sensorik – otak-sel saraf motorik-efektor- tanggapan

Bedasarkan peranannya, sistem saraf manusia dibedakan menjadi 2, yaitu, sistem saraf
sadar dan sistem saraf tak sadar. Sistem saraf sadar berfungsi, mengatur semua aktivitas tubuh
yang kita sadari. sedangkan, sistem saraf tak sadar berfungsi, mengatur semua aktiivitas tubuh
yang tidak kita sadari.

 susunan saraf sadar : saraf pusat dan saraf tepi

 susunan saraf tidak sadar : saraf simpatik dan saraf parasimpatik

 susunan saraf sadar dan pusat terdiri : otak dan sumsum tulang belakang
 susunan saraf tepi : 12 pasang serabut saraf otak dan 31 pasang serabut sumsum tulang
belakang.

sistem saraf secara umum, berfungsi:

1. alat koordinasi ‘tuk mengatur dan mengendalikan kerja alat-alat tubuh

2. alat komunikasi ‘tuk mengenali perubahan” yg terjadi d’luar tubuh

3. pusat kesadaran, kemauan, dan pikiran.

1. SEL SARAF

Jaringan saraf terdiri atas sel-sel saraf (neuron) yg saling b’hubungan. neuron memiliki
bgyan” yg terdiri atas badan sel, neurit (akson), dan dendrit (dendron). badan sel terdiri atas
inti sel (nukleus) dan sitoplasma. Dan dlm sitoplasma t’dpat mitokondria, badan golgi,
lisosom, dan badan niesel. Dendrit merupakan serabut pendek dari penjuluran badan sel yg
b’fungsi sbgi pnghantar impuls saraf ke badan sel, sedangkan akson merupakan serabut
panjang dari penjuluran badan sel yang berfungsi sbgi pnghantar impuls saraf dari badan sel
menuju ke neuron lain atau jaringan lainnya. erusakan selubung mielin (selubung lemak)
dapat mengakibatkan korsleting ketika impuls saraf menjalar melalui neuron shingga gerakan
otot jd tak terkendali.

Neuron dibedakan m’jadi 3, neuron sensorik, neuron motorik, dan interneuron:

Neuron sensorik : mengantarkan rangsangan dari penerima rangsangan menuju ke sistem


saraf pusat, yaitu, otak dan sumsum tulang belakang. Penerima rangsangan disebut reseptor
(alat-alat indera)

Neuron motorik : mengantarkan rangsangan dari didtem saraf pusat menuju ke sasaran
rangsang (efektor), yaitu, otot dan kelenjar.

Interneuron : mengantarkan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron motorik.

Bedasarkan strukturnya, sel saraf dibedakan menjadi sel saraf unipolar, bipolar, dan
multipolar.

Unipolar : satu neurit dan satu dendrit yg keduanya membentuk suatu percabangan.

Bipolar : satu neurit dan satu dendrit.

Multipolar : sebuah neurit dan bberapa dendrit.


2. SISTEM SARAF PUSAT

fungsi : sebagai pusat koordinasi dari semua aksi yg akan dilakukan oleh tubuh.

Selaput otak disebut meninges, penyakitnya meningtis.

Meninges terdiri dari tiga lapisan :

 Durameter : selaput terluar yg kuat n bersatu melekat dg tengkorak.

 Araknoid : lapisan tengh diantara selaput durameter dan piameter yg b’bntuk mirip
sarang laba”. Fungsinya, sebagai bantalan yg meliundungi otak dari kerusakan
mekanik.

 Piameter : lapisan pling dalam yg melekat ke permukaan sumsum n sgt dekat dg


permukaan otak. Fungsinya, memberi oksigen n zat makanan ke otak serta
mengangkut sisa metabolisme.

A. OTAK

ialah, organ terbesatr dan pling kompleks diantara seluruh sistem saraf. Dilindungi oleh
kranium, meninges, dan cairan serebrospinal

1. Otak Depan

 bagian utama : Otak besar (serebrum). terdiri dari korteks dan medulla.

 apisan luar : bewarna kelabu, berisi badan sel.

 lapisan luar : bewarna putih, berisi sel” saraf.

 Otak besar memiliki 4 lobus. Frontal, Parietal, Temporal, dan Oksipital.

 fungsi otak besar : pusat pengendalian semua kegiatan yg kita sadari.

2. Otak Tengah

fungsi : menyampaikan impuls saraf antara otak depan dan otak belakang, menyampaikan
impuls saraf antara otak depan dan mata, serta menjaga keseimbangan.

3. Otak Belakang

 terdiri : otak kecil (serebelum) dan sumsum lanjuttan (medula oblongata).

 fungsi otak kecil : sebagai pusat keseimbangan gerak dan pusat koordinasi gerakan otot
serta posisi tubuh.

 Belahan kiri dan Belahan kanan otak kecil dihubungkan oleh jembatan Varol.
 fungsi sumsum lanjutan : pengatur denyut jantung, pelebaran dan penyempitan
pembuluh darah, gerak menelan, bersin, batuk, n bersendawa.

B. SUMSUM TULANG BELAKANG

fungsi : penghantaran impuls saraf dari kulit dan otot menuju otak, serta penghntaran impuls
saraf dari otak meuju otot dan kelenjar. Selain itu juga pusat gerak refleks.

10. SISTEM ENDOKRIN


Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan
hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ
lain. Hormon bertindak sebagai "pembawa pesan" dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai
sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan "pesan" tersebut menjadi suatu
tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludah,
kelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin.

Sistem endokrin terdiri dari sekelompok organ


(kadang disebut sebagai kelenjar sekresi
internal), yang fungsi utamanya adalah
menghasilkan dan melepaskan hormon-hormon
secara langsung ke dalam aliran darah.
Hormon berperan sebagai pembawa pesan
untuk mengkoordinasikan kegiatan berbagai
organ tubuh.
KELENJAR ENDOKRIN
Organ utama dari sistem endokrin adalah:
# Hipotalamus
# Kelenjar hipofisa
# Kelenjar tiroid
# Kelenjar paratiroid
# Pulau-pulau pankreas
# Kelenjar adrenal
# Buah zakar
# Indung telur.
Kelenjar Himofise
Kelenjar himofise adalah suatu kelenjar endokrin
yang terletak di dasar tengkorak, di dalam fosa
hipofise tulang spenoid. Kelenjar himofise
memegang peranan penting dalam sekresi hormon
dari semua organ-organ endokrin karena hormon-
hormon yang dihasilkannya dapat mempengaruhi
aktifitas kelenjar lainnya.
Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid terdiri atas 2 belah yang terletak di sebelah kanan batang tenggorok diikat
bersama oleh jaringan tiroid dan yang melintasi batang tenggorok di sebelah depan.
Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terdapat di dalam leher bagian depan bawah,
melekat pada dinding pangkal tenggorok.
C. KESIMPULAN

1. Anatomi dan fisiologi Manusia adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia beserta
fungsinya.
2. Sistem penyusun tubuh manusia terdiri dari :
• Sistem Gerak terdiri dari sistem rangka dan sistem otot
• Sistem Peredaran darah
• Sistem Pernapasan
• Sistem Indera
• Sistem Ekskresi
• Sistem Pencernaan
• Sistem Reproduksi
• Sistem Saraf
• Sistem Endokrin
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010.http://klikbelajar.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-biologi/sistem-saraf-manusia/.
Online 11 April 2011

Staff LIPI.2010.http://www.bit.lipi.go.id/pangankesehatan/documents/artikel_kolesterol/sistem
peredaran_darah_dan_sistem_ekskresi.pdf Online 11 April 2011

http://grandmall10.wordpress.com/2010/03/02/sistem-saraf-manusia/ Online 11 April 2011

http://organisasi.org/definisi-pengertian-organ-sistem-organ-fungsi-serta-macam-jenis-sistem-
tubuh-manusia Online 11 April 2011

Atlas of Human Anatomy Interactive, Icon Learning Sistems, 2003.

Raven, P. Prof. dr, Atlas Anatomi, Jakarta, Djambatan, 2005.

Syaifudin, H. Drs. B.AC. Anatomi Fisiologi, EGC, 1997.

World Book Encyclopedia Deluxe 2005, Word Book Inc. Chicago.

http://athoenk46.wordpress.com/2010/02/26/anatomi-tubuh-manusia/