Anda di halaman 1dari 1

Berdasarkan lokasinya, kelainan dentofasial dibagi sebagai berikut.

2
1. Basis cranial : mikrosefali dan hydrosefali, kraniostenosis, platybasia, sella
tursica
2. Midfasial : Sebagai akibat malformasi: celah bibir, celah langitan dan celah
fasial sebagai akibat gangguan perkembangan: achondroplasia, thalassemia,
hypothiroidism, mongolism
3. Mandibula :
Prosesus alveolar dan gigi: anodontia defisiensi muscular pengunyahan, leher,
lidah yang mempengaruhi mandibula, muotonic muscular dystrophy
Kondilus : anomaly congenital, defisiensi nutrisi, pengaruh endokrin, arthritis

Tabel 1. Perbedaan Antara Malformasi, Deformasi dan Disruption


Malformasi Deformasi Disruption
Periode waktu Tahap embryonal - Tahap fetal Periode fetal
terjadinya s/d 8 minggu intra intra uterin
uterin - Setelah
lahir
Level gangguan Organ Regional Organ
Mortalitas perinatal + - ?
Koreksi spontan - + -
Koreksi melalui - + -
postur
Embriologis Organ - -

Daftar Pustaka :
1. Retno-Hayati. Anomali Kranio Fasial Akibat Gangguan Tumbuh Kembang.
Jurnal Kedokteran Gigi UI. 2000: 7 (Edisi Khusus) : 195-201
2. Sassouni V. & Forrest EJ. Orthodontics in dental practice. St. Louis: Mosby
Co., 1971 : 169-97