Anda di halaman 1dari 169

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN


Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

DOKUMEN ADMINISTRASI

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

USULAN TEKNIS

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

DAFTAR ISI

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

DAFTAR ISI

BAGIAN - A
DATA ORGANISASI PERUSAHAAN .................................... A–1

A.1. UMUM A–1


A.2. PROFIL PERUSAHAAN A–1
A.2.1. Umum A–1
A.2.2. Lingkup Kegiatan Dan Jasa Pelayanan A–2
A.2.3. Organisasi Dan Manajemen Perusahaan A–4
A.2.4. Fasilitas Kerja A–6
A.2.5. Professional Staff A–6
A.3. PENGALAMAN PERUSAHAAN A–7

BAGIAN - B
DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN
TERAKHIR ............................................................... B-1

BAGIAN - C
BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN
TERAKHIR ............................................................... C-1

BAGIAN - D
TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK ............... D-1

D.1. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) D–1
D.1.1. Latar Belakang D–1
D.1.2. Maksud Dan Tujuan D–4
D.1.3. Sasaran D–4
D.1.4. Keluaran D–5

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi i
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

D.1.5. Ruang Lingkup Pekerjaan D–5


D.1.6. Lokasi Kegiatan D–7
D.1.7. Waktu Pelaksanaan D–8
D.2. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP PERSONIL/FASILITAS D–8
PENDUKUNG DAN PPK

BAGIAN - E
PENDEKATAN, METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA ............ E-1

E.1. PENDEKATAN TEKNIS DAN METODOLOGI 1


E.1.1. Pendekatan Teknis 1
E.1.2. Metodologi 5
E.1.2.1. Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan 5
E.1.2.2. Pengumpulan dan Pengolahan Data 10
E.1.2.3. Analisis 10
E.1.2.4. Pemilihan Skema Pembiayaan Terbaik dengan 23
Menggunakan AHP

E.2. PROGRAM KERJA 24


E.2.1. Umum 24
E.2.2. Persiapan 24
E.2.3. Pelaksanaan Kegiatan: 25
E.2.4. Pelaporan (Deliverables) 26
E.3. ORGANISASI DAN PERSONIL 28
E.3.1. Organisasi 28
E.3.2. Personil 30

BAGIAN - F
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ............................... F-1

BAGIAN - G
BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (URAIAN PEKERJAAN) G - 1

BAGIAN - H
BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI ..................... H-1

BAGIAN - I
BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN I-1

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi ii
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - J
BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN J-1

LAMPIRAN

¾ KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


¾ BERITA ACARA PENJELASAN
¾ FOTO COPY KONTRAK PEKERJAAN SEJENIS

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi iii
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - A
DATA ORGANISASI PERUSAHAAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - A
PENDAHULUAN

A.1. UMUM

Dalam melaksanakan Pekerjaan ”Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan


Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur Di Kawasan Strategis
Kabupaten Muaro Jambi”, PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama akan
mengerahkan tenaga ahli multi disiplin yang berpengalaman untuk pekerjaan
sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Pada Bab ini, selain tinjauan mengenai keberadaan perusahaan, akan diuraikan
pula mengenai kualifikasi dan pengalaman perusahaan serta uraian singkat dari
proyek-proyek sejenis yang paling sesuai dengan proyek yang akan dilaksanakan.

A.2. PROFIL PERUSAHAAN

A.2.1. Umum
PT Arkonin Engineering Manggala Pratama didirikan di Jakarta pada tanggal 31
Agustus 1982 dengan Akte Notaris Hobropoerwanto No. 35 dan disyahkan oleh
Menteri Kehakiman Nomor C2-6751-HT01-01 tertanggal 14 Oktober 1983.

Walaupun baru didirikan pada tahun 1982, tetapi sejak tahun 1975 para staff PT
Arkonin Engineering Manggala Pratama telah bekerja di PT Arkonin pada Divisi
Engineering. Baik PT. Arkonin maupun PT. Arkonin Engineering Manggala
Pratama merupakan anak perusahaan dari PT. Pembangunan Jaya Group yang
mempunyai lebih dari 40 anak perusahaan dengan berbagai jenis
kegiatan/pelayanan.

Dalam mengerjakan beberapa proyek utamanya, PT Arkonin Engineering


Manggala Pratama berasosiasi/bekerja sama dengan perusahaan lain, baik dengan
perusahaan konsultan local maupun asing yang sudah berpengalaman dalam
bidangnya.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Dari hasil kerja sama dengan perusahaan-perusahan konsultan lain ini, PT Arkonin
Engineering Manggala Pratama telah mendapatkan banyak tambahan pengalaman
penting dalam alih teknologi, pengetahuan dan ketrampilan yang akan bermanfaat
dalam meningkatkan unjuk kerja pada pengerjaan proyek-proyek dimasa
mendatang.

PT Arkonin Engineering Manggala Pratama dikelola oleh dewan direksi yang


didukung oleh tenaga ahli professional dari berbagai disiplin ilmu (multi disiplin),
teknisi, dan tenaga penunjang/supporting staff yang berpengalaman. Para tenaga
ahli ini bekerja sama secara terintegrasi dibawah koordinasi pemimpin proyek
untuk memberikan jasa-jasa pelayanan terbaik yang sesuai dengan yang
diminta/dibutuhkan oleh pemberi kerja/tugas atau klien, PT. Arkonin
Engineering Manggala Pratama juga dapat menyediakan jasa pelayanan dari para
associate yang professional, baik dari PT. Arkonin dan PT. Pembangunan Jaya
Group maupun dari sumber-sumber lainnya.

PT Arkonin Engineering Manggala Pratama juga terdaftar dalam Asia


Development Bank (ADB), World Bank, dan OECF.

PT Arkonin Engineering Manggala Pratama mendapatkan pekerjaan dari pemberi


kerja baik Nasional maupun Internasional yang dari nasional diantaranya : Kaltim
Prima Coal, PT. Semen Cibinong (Holcim), PT. PLN (Persero), Public Works,
Ministry of Health, State Ministry of Environment, dll, sedangkan yang
internasional diantaranya : PT. Lanna Harita (Thailand), World Bank, Asian
Development Bank, JBIC, JIC and JICA.

A.2.2. Lingkup Kegiatan Dan Jasa Pelayanan


Aktivitas PT Arkonin Engineering Manggala Pratama ditujukan pada pemberian
Aktivitas Jasa Konsultan pada bidang, sebagai berikut :
• Ketenagaan Listrikan : Pembangkit Listrik Tenaga Air, Gas, Uap dan
Diesel, Jaringan Transmisi Daya (SUTT & SUTET)
& Gardu Induk, Sistem Distribusi & Listrik
Pedesaan serta Konservasi Energi.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-2
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

• Pertambangan & Industri : Cement and Chemical Plant, Pertambangan dan


Coal Terminal (Offshore & Onshore), Prasarana
Pertambangan, Minyak dan Gas, Rekayasa
Industri Berat (Cement, Coal and Chemical
Industry Engineering).
• Sipil dan Building : Gedung Bertingkat, Structures Heavy Industry,
Prasarana Keairan (Irigasi, Bendung dan
Bendungan, Rawa, Sungai dan Pengendalian
Banjir, Pengendalian Erosi/Konservasi Tanah),
Prasarana Transportasi (Jalan & Jembatan,
Pelabuhan, Bandara/Airport, Jalan Tol dan Real
Kereta Api), dan Bangunan (Struktur, Arsitect,
Mechanical dan Elektrikal).
• Teknik Lingkungan : Penyediaan Sistem Air Bersih, Solid Waste/
Persampahan, Sanitasi/Penyehatan Lingkungan
Permukiman, UKL/UPL dan AMDAL.
• CBD dan Manajemen : Pemberdayaan Masyarakat (Community Based
Development), Campaign/Sosialisasi, Komuni-
kasi, Pendidikan dan Pelatihan/Training,
Pengembangan Kurikulum, Organisasi Mana-
jemen, Manajemen Keuangan/Financial, Human
Resources Management.
• Pengembangan Kota & Wilayah : Penataan Perkotaan, Pengembangan
Wilayah, dan Pengembangan Perumahan.

Jasa Layanan PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama meliputi:


• Identifikasi Proyek:
• Survey Lapangan dan Enjinering
• Studi dan Penelitian (Study and Research)
• Engineering and Design
• Construction Management
• Training Computer application & Others

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-3
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

A.2.3. Organisasi Dan Manajemen Perusahaan


PT Arkonin Engineering Manggala Pratama dipimpin/dikelola oleh dewan direksi
yang terdiri dari seorang Direktur Utama, seorang Direktur, dan lima orang Wakil
Direktur. Organisasi perusahaan terdiri dari 2 (dua) Biro dan 6 (enam) Divisi.

Adapun 2 (dua) Biro yaitu Umum dan Keuangan (General Affair & Financial) dan
Biro Marketing, sedangkan 6 (enam) Divisi yaitu Divisi CBD (Pemberdayaan) dan
Manajemen, Divisi Pengembangan Kota dan Wilayah, Divisi Ketenagalistrikan,
Divisi Pertambangan dan Industri, Divisi Sipil dan Building, dan Divisi Teknik
Lingkungan yang masing-masing dipimpin oleh Kepala Divisi dan didukung oleh
tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu (multi disiplin).

Bagan organisasi perusahaan PT Arkonin Engineering Manggala Pratama dapat


dilihat pada Gambar A.1.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-4
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
GAMBAR A.1.
STRUKTUR ORGANISASI
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA

Ir. LASMANA ROCHMAN, MM


Ir. INDRASETIADJID, IAI

FINANCIAL, GENERAL
MARKETING
AFFAIR & HRD BUREAU
BUREAU

COMMUNITY BASED
URBAN AND REGIONAL ENVIRONMENTAL
DEVELOPMENT (CBD) POWER ENGINEERING MINING AND INDUSTRY CIVIL & BUILDING
DEVELOPMENT ENGINEERING
AND MANAGEMENT DIVISION DIVISION DIVISION
DIVISION DIVISION
DIVISION

- CBD (Community Based - Hydroelectric Power Plant - Mining Reserve - Water Resources Infra- - Water Supply
Development) - Urban & Rural Planning - Gas/Steam Turbine Power - Mining Infrastructure structure : Irigation, Dam, - Solid Waste
- Campaign/Socialization - Regional Development Plant/Geothermal Power - Oil and Gas Swamp, River, Drainage, - Sanitation
- Training and Education - Housing Development Plant - Industry Engineering and Flood Control - AMDAL
FINANCIAL GENERAL AFFAIR & HRD - Curriculum Development - Diesel Power Plant - Transportation Infrastruc-
- OrganizationManagement - Substation ture : Road and Bridge,
- Financial Management - Power Transmission and Harbor, Airport, Road
- Human ResourcesManag. Distribution System Highway and Railway
- Energy Conservation. - Building

STAFFS

ADMINISTRATORS

STAFF ENGINEERS

SUPPORTING STAFFS
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

A.2.4. Fasilitas Kerja


Ruang Kantor :
PT Arkonin Engineering Manggala Pratama memiliki kantor pusat yang terletak Jl.
Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330. Disamping itu, memiliki pula
kantor cabang di Banjarmasin, kantor perwakilan di Jambi dan beberapa kantor
proyek yang tersebar di wilayah Indonesia.

Peralatan dan Fasilitas Kerja :


Peralatan kantor dan fasilitas kerja dan peralatan lapangan yang dimiliki oleh PT
Arkonin Engineering Manggala Pratama dalam menunjang kelancaran pelayanan
jasa konsultan (terlampir).

Peralatan tersebut adalah milik sendiri atau diperoleh melalui kerjasama dengan
institusi atau perusahaan lain atau sewa.

Perpustakaan
Untuk menunjang kegiatan-kegiatan teknis, PT Arkonin Engineering Manggala
Pratama memiliki fasilitas perpustakaan yang dilengkapi lebih dari 4000 buku-buku
dan dokumen-dokumen yang mencakup berbagai topik terkait dengan jasa layanan
antara lain: Structure Engineering, Water Resources, Power Generation, Hydraulic
Engineering, Hydropower Plant, Hydrology, Geology, Topographic, Water Supply,
Solid Waste dan lain-lain.

A.2.5. Professional Staff


Disamping dewan direksi PT Arkonin Engineering Manggala Pratama memiliki
staff professional dari berbagai disiplin ilmu (multi disiplin) sebagai berikut :
• Civil Engineers: Structural Engineers, Foundation Engineer, Hydraulic
Engineers, Port Engineer, Irrigation Engineers, Marine Engineers,
Hydrologists, Soil Engineers, Road Engineers, Drainage Engineers, Bridge
Engineers O/M Engineers, Cost Engineers and Transportation Engineers.
• Mechanical, Electrical and Instrumentation: Mechanical Plant Engineer,
Boiler Engineer, Turbin Engineer, Material Handling Engineer, General
Mechanical Engineer, Plant Electrical Engineer, Transmission Electrical

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-6
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Engineer, Distribution Electrical Engineer, Power Engineer, Instrumentation


Engineer.
• Industrial Engineers, Architects and Planners
• Sanitary Engineers : Water Supply Engineers, Sewerage Solid Waste
Engineers, Water Quality Specialist.
• Fisheries, Agriculture Engineers, and Forestry Engineers
• Computer System Engineer/Mathematic Modeling/Computer Analyst
• Energy Economist and Energy Auditors
• Management (Institutional, Financial, HRD, and HNR)
• Environmentalist, Sociologist and Economist
• Geodetic Engineers and Geologist
• Technician, Cost Estimator, Draftsmen, Computer Operator, Administration
and Finance Staff, dan tenaga pendukung lainnya.

Dukungan dari staff professional PT Arkonin adalah sebagai berikut :


• Architects, Planners, Landscape, and Interior Designers
• Sanitary Engineers
• Mechanical & Electrical Engineer
• Civil Engineer.

A.3. PENGALAMAN PERUSAHAAN

Ringkasan pekerjaan dari proyek-proyek sejenis yang paling sesuai dengan


Pekerjaan yang akan dilaksanakan disajikan secara terpisah pada Bagian-B.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi A-7
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - B
DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - B
DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

Daftar pengalaman pekerjaan PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama dalam kurun
waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir, terlampir.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi B-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS


10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut


No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

1 Supervisi Urban Water Supply and Sanitation Tata Lingkungan Jawa Barat Satuan Kerja Pengembangan Bandung KU.08.08-PKPAM.JB/S-05 2,895,832,000 Jul. 2012
Project (Jbr-Kons-05) Kinerja Pengelolaan Air inum Jawa 30 Agustus 2010 36 bln
Barat, Direktorat Cipta Karya,
Kementerian PU

2 DED Sistem Jaringan Utilitas Pusat Tata Lingkungan Tanjung Pinang Program Pengembangan Sistem Bintan 38/SPK/PRCT-DED/PU/VI/2010 616,330,000 Des. 2010 Des. 2010
Pemerintahan Ibukota (DED Sistem Drainase Utilitas Ibukota, Kegiatan 16 Juni 2010 6 bln
Saluran Primer, Sekunder, Tertier s/d Pengembangan Sistem Utilitas
Pembuangan Akhir; DED Sistem Jaringan Air Ibukota, Dinas PU Kabupaten
Bersih, Air Kotor dan IPAL; DED Shaft Utilitas Bintan
Jaringan Komunikasi dan Listrik; DED
Normalisasi) Paket 38

3 Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran DAK Tata Lingkungan Bandar Lampung, Kegiatan Pengembangan Sistem Jakarta KU.08.08/SPK/Cp/EK/V/07/2010 883,090,120 Des. 2010 Des. 2010
Bidang Cipta Karya Palangkaraya, Srb., dan Evaluasi Kinerja Satuan Kerja 10 Mei 2010 7 bln
Banjarmasin, Bdg., Direktorat Bina Program, Satuan
Yogjakarta, Kendari Kerja Direktorat Bina Program,
Manokwari Kementerian PU

4 Konsultan Manajemen Pinjaman PDAM dan Tata Lingkungan Seluruh PDAM PPK Pengembangan Investasi Air Jakarta KU.08.08/BANTEK-SPAM/002/2010 1,149,725,500 Okt. 2010 Okt. 2010
Subsidi Suku Bunga Minum, Kegiatan Bantuan Teknis 27 April 2010 6 bln
Sistem Penyediaan Air Minum,
Direktorat Jenderal Cipta Karya,
Kementerian PU

5 Konsulan Supervisi Pengembangan Sistem Tata Lingkungan Aceh, Padang, NTB Satuan Kerja Pengembangan Jakarta KU.08.01/SPAM-IKK/652/II/2010 2,076,886,000 Nop. 2010 Nop. 2010
Pengembangan Air Minum (SPAM) IKK Maluku, Gorontalo, SPAM IKK, Direktorat Pengem- 24 Februari 2010 9 bln
Lampung, Pangkal bangan Air Minum, Direktorat
Pinang, Semarang, Jenderal Cipta Karya, Departemen
Yogjakarta,Manado, PU
Banjarmasin, Srb,.
Ternate & Mataram

6 Provision of Advisory services for the Tata Lingkungan Sumbar Satuan Kerja Pengembangan Jakarta 28/PMAC/PKPAM-SB/XII/2009 12,063,270,000 Jun. 2012
Provincial Project Management Unit and Kinerja Pengelolaan Air Minum 14 Desember 2009 30 bln
District Project Management Unit (PMAC) - Sumatra Barat - Dinas Prasarana
Third Water Supply and Sanitation for Low Jalan, Tata Ruang dan
Income Communities-3 (Pamsimas) at Permukiman, Provinsi Sumatera
Province of West Sumatera 1 (C-5.1)-IDA Barat
Credit No. 4204 - IND

7 Penyusunan Master Plan serta Pemutakhiran Arsitek, Sipil & Jakarta Utara Badan Pengelola Lingkungan Jakarta 455.SP.I/VIII/2009 1,943,304,000 Des. 2009 Des. 2009
Dokumen Due Diligence termasuk Tata Lingkungan Industri dan Pemukiman (BPLIP) 18 Agustus 2009 4 bln
Penyusunan Detailed Engineering Design Pulogadung (UPT)
Pengembangan Kawasan Industri dan
Permukiman di Komplek PIK Pulogadung
seluas 950.15 Ha.
Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut
No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

8 Penyusunan Detail Engineering Design Tata Lingkungan Bau Bau dan Pembinaan Teknis Penataan Jakarta KU.08.08/SPK/SNVT-BINTEK PLP/01.2009 1,578,995,000 Jul. 2009 Jul. 2009
Pengembangan Kawasan Baru Dalam Jasa Konsultansi Buton Lingkungan Permukiman, Satuan 07 April 2009 3 bln
Rangka Penanganan Kawasan Kumuh Lingkungan Kerja Non Vertikal Tertentu, Dirjen
(NUSSP) untuk Sulawesi-I (2 Kota/ Cipta Karya
Kabupaten) Bau-Bau dan Buton

9 Bantek Penanganan Kawasan Permukiman Tata Lingkungan Surabaya, Kegiatan Pembinaan Jakarta KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-P1/2009 1,427,591,000 Okt. 2009 Okt. 2009
Melalui Penguatan Kelembagaan dan Peran Jasa Konsultansi Semarang dan Pengembangan permukiman 29 April 2009 6 bln
Serta Masyarakat di Kota Metropolitan Lingkungan Palembang Kawasan Metropolitan, Satuan
Surabaya, Semarang dan Penanganan Kerja Pengembangan
Permukiman Jakabaring Palembang Permukiman

10 Konsultan Manajemen Bantuan Teknis Tata Lingkungan Bandung, Ciamis Kegiatan Bantuan Teknis Sistem Jakarta KU.08.08/BANTEK-SPAM/001/2009 1,127,390,000 Jul. 2009 Jul. 2009
Kelayakan Investasi PDAM Bekasi, Cianjur, Penyediaan Air Minum, Direktorat 15 April 2009 3 bln
Tangerang, Smrg Pengembangan Air Minum, Dirjen
Pontianak, Gresik Cipta Karya
Serang,Pemalang
Mojokerto, Medan

11 Evaluasi Kinerja Pengembangan Air Minum Tata Lingkungan Makassar,Manado Kegiatan Pengembangan Sistem Jakarta KU.08.08/SPK/Cp/EK/IV/02/2009 634,837,500 Nop. 2009 Nop. 2009
Denpasar, Smrg. dan Evaluasi Kinerja, Satuan Kerja 16 April 2009 7 bln
Palembang dan Direktorat Bina Program, Direjen
Banjarmasin Cipta Karya

12 Inventarisasi dan Evaluasi Bangunan SPAM Tata Lingkungan Semarang, Kegiatan Perencanaan Teknik dan Jakarta KU.08.08/PTP/IV/275.F/2009 640,145,000 Nop. 2009 Nop. 2009
Beton Samarinda dan Pengaturan, Direktorat 20 April 2009 7 bln
Banjarmasin Pengembangan Air Minum, Dirjen
Cipta Karya

13 Pengawasan/Supervisi Pembangunan Sistem Tata Lingkungan Medan, Padang Kegiatan Pembinaan Teknik Air Jakarta KU.08.01/PSPAM-IKK/142/IV/2009 1,712,910,000 Des. 2009 Des. 2009
Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan NAD, Lampung Minum, Direktorat Pengem- 13 April 2009 8 bln
(SPAM IKK) Wilayah 1 Yogjakarta, Srb. bangan Air Minum, Direktortat
Serang Jenderal Cipta Karya

14 Penyusunan Detail Engineering Design Tata Lingkungan Bau Bau dan Pembinaan Teknis Penataan Jakarta KU.08.08/SPK/SNVT-BINTEK PLP/01.2009 1,578,995,000 Jul. 2009 Jul. 2009
Pengembangan Kawasan Baru Dalam Buton Lingkungan Permukiman, Satuan 07 April 2009
Rangka Penanganan Kawasan Kumuh Kerja Non Vertikal Tertentu, Dirjen
(NUSSP) untuk Sulawesi-I (2 Kota/ Cipta Karya
Kabupaten) Bau-Bau dan Buton (Air Bersih,
Sanitasi, dan Drainase)

15 Community Water Services and Health Tata Lingkungan Bengkulu Utara Direktorat Jenderal Pembe- Jakarta PR.03.01.VI/CWSHP/01020/2008 24,095,446,100 Nov 2011
Project (CWSHP) Regional Support Team Bengkulu Selatan rantasan Penyakit Menular dan 12 Mei 2008 42 bln
Bengkulu Province Rejang Lebong Penyehatan Lingkungan (Ditjen
PPM & PL), DEPKES.

16 Community Water Services and Health Tata Lingkungan Kab. Ketapang, Direktorat Jenderal Pembe- Jakarta PR.03.01.VI/CWSHP/01019/2008 24,957,940,700 Mei 2010
Project (CWSHP) Regional Support Team Landak, Sambas rantasan Penyakit Menular dan 12 Mei 2008 24 bln
West Kalimantan Province Kapuas Hulu, Penyehatan Lingkungan (Ditjen
Sintang, Sanggau PPM & PL), DEPKES.
Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut
No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

17 Penyusunan Pra Studi Kelayakan Kerjasama Tata Lingkungan Yogjakarta Kegiatan Perencanaan Teknis Jakarta KU.08.08/BANTEK-SPAM/007/2008 564,987,500 Okt. 2008 Okt. 2008
Pemerintah Swasta dalam Pengembangan dan Pengaturan, Pengembangan 15 April 2008 6 bln
Sistem Penyediaan Air Minum Sistem Penyediaan Air Minum,
Dirjen Ciptakarya

18 Penyusunan Deatiled Engineering Design Tata Lingkungan Prov. Banten, Satuan Kerja Pembinaan Jakarta KU.08.01/PSPAM-IKK/331-A/II/2008 2,582,170,000 Mei 2008 Mei 2008
(DED) 45 IKK Pulau Jawa Jawa Tengah, Pengembangan SPAM IKK, 22 Peb. 2008 3 bln
Jawa Barat, dan Kegiatan Pengembangan SPAM &
Jawa Timur Pengelolaan Sanitasi, Dirjen Air
Minum

19 Penyusunan Integrasi Infrastruktur (DED Air Tata Lingkungan Sabang, Bireum Badan Rehabilitasi dan NAD 028/CTR/BRR-889359/SU-03/APBN/2007 4,496,855,000 Mar. 2008 Mar. 2008
Bersih, Sanitasi, Drainase, dan Jalan) Teknik Sipil Pidie/Sigli, Calang Rekonstruksi Provinsi Nanggroe 12 September 2007 6 bln
Kawasan dan Permukiman Kabupaten/Kota Meuleuboh, Jeram Aceh Darussalam (NAD) - Nias
Wilayah Barat Provinsi Nanggroe Aceh Blang Pidie, Singkil
Darussalam (NAD) Tapak Tuan,
Seumeule/Sinabang

20 Penyusunan Pra-Studi Kelayakan Tata Lingkungan/ Dumai Kegiatan Pengembangan Kapa- Jakarta KU.08.08/PKKPAMAL/001/2007 537,405,000 Nop. 2007 Nop. 2007
Pengembangan SPAM Tata Lingkungan Pekanbaru sitas Kelembagaan Pem- 28 Mei 2007 6 bln
bangunan Air Minum dan Air
Limbah Direktorat Pengembangan
Air Minum

21 Kajian Pola Penguatan Kelembangaan Tata Lingkungan Surabaya dan Kegiatan Pembinaan Jakarta KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-02/V-2007 423,869,600 Okt. 2007 Okt. 2007
Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka Jasa Konsultansi Palembang Pengembangan Permukiman 04 Mei 2007 5 bln
Pembinaan Masyarakat dalam Penanganan Lingkungan Kawasan Metropolitan, Satker
Permukiman Kumuh Perkotaan Direktorat Jenderal Cipta Karya

22 Kajian Kebutuhan dan Pola Penyiapan Tata Lingkungan Palembang dan Kegiatan Pembinaan Jakarta KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-03/V-2007 424,380,000 Okt. 2007 Okt. 2007
Infrastruktur Strategis Perkotaan dalam Jasa Konsultansi Makassar Pengembangan Permukiman 04 Mei 2007 5 bln
Mendukung Pengembangan Permukiman Lingkungan Kawasan Metropolitan, Satker
Metropolitan Direktorat Jenderal Cipta Karya

23 Evaluasi Kinerja Program Pembangunan Tata Lingkungan Kepri, Kep. Seribu Satuan Kerja Pembinaan dan Jakarta KU.08.08/SPK/Cp/EK/VI/07/2007 278,740,000 Nop. 2007 Nop. 2007
pada Kawasan Tertinggal dan Pulau-Pulau Kendari, Ternate Pengembangan Program Cipta 04 Juni 2007 5 bln
Kupang, Bengkulu Karya, Kegiatan Pengembangan
Sistem dan Evaluasi Kinerja

24 Evaluasi Kinerja Program Pembangunan Tata Lingkungan Medan, Padang Satuan Kerja Pembinaan dan Jakarta KU.08.08/SPK/Cp/EK/VI/06/2007 274,648,000 Nop. 2007 Nop. 2007
Bidang Cipta Karya Berbasis Masyarakat Jambi, Denpasar Pengembangan Program Cipta 04 Juni 2007 5 bln
Banjarmasin, Srb. Karya, Kegiatan Pengembangan
Makassar Sistem dan Evaluasi Kinerja
Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut
No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

25 Konsultan Manajemen dan Supervisi SPAM Tata Lingkungan Banda Aceh, Sistem Penyediaan Air Minum IKK Jakarta KU.08.08/PTAM-IKK/322/2007 518,221,000 Nop. 2007 Nop. 2007
IKK Padang,Palembang Pembinaan Teknik Air Minum 21 Juni 2007 5 bln
Bengkulu, Jambi
Pekan Baru
Tanjung Pinang
Lampung, Serang
Bandung, Smrg
Yogjakarta, Srb.
Denpasar,Mataram
Kupang, Pontianak
Banjarmasin, palu
Palangkaraya
Makassar, Medan
Gorontalo,Manado
Mamuju, Kendari
Ambon, Ternate
Sorong, Jayapura

26 Konsep Pembentukan Kelembagaan Tata Lingkungan Kalimantan Barat, Kegiatan Peningkatan Kapasitas Jakarta KU.08.01/SPK/PK2-PAM/09/V/2006 550,754,000 Nop. 2006 Nop. 2006
Pengelola SPAM di 3 (tiga) Lokasi Lampung Tengah, Kelembagaan Pembangunan Air 12 Mei 2006 6 bln
& Mamuju Utara Minum

27 Evaluasi Kinerja Pelaksanaan PKPS BBM-IP Tata Lingkungan Medan, Makassar Kegiatan Evaluasi & Kinerja, Jakarta KU.08.08/Cp/EK/V/14/2006 565,435,200 Des. 2006 Des. 2006
Pekanbaru Satuan Kerja Pembinaan dan 12 Mei 2006 6 bln
Surabaya, Manado Pengembangan Program Cipta
Pontianak, padang Karya, Direktorat Jenderal Cipta
Banjarmasin Karya, Departemen PU

28 Kajian Perhitungan Pengembalian Investasi, Tata Lingkungan Surabaya Badan Pendukung Jakarta KU.08.08/SPK/08/BPPSPAM-PKT-8/V/2006 386,802,500 Okt. 2006 Okt. 2006
Cost Effective dan Full Cost Recovery (Paket- Semarang Pengembangan Sistem 12 Mei 2006 5 bln
8) Cirebon dan Penyediaan Air Minum,
Tangerang

29 Identifikasi Investasi Swasta di Bidang Air Tata Lingkungan Sulawesi Selatan, Kegiatan Pengembangan Jakarta 02/KU.08.08/BPCK/KLN-I/2006 596,686,420 Des. 2006 Des. 2006
Minum di Propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, & Hubungan Kerjasama Luar Negeri 12 Mei 2006 7 bln
Sulawesi Utara dan Riau Riau dan Investasi

30 Bentek Penyusunan Detail Eengineering Tata Lingkungan Manokwari,Bintuni Kegiatan Pembinaan Lingkungan Jakarta KU.08.08/PLS/04/06 939,334,000 Nop. 2006 Nop. 2006
Design (DED) Air Bersih Kota Kota di Ternate, Sanana, sehat Direktorat Pengembangan 28 April 2006 6 bln
Wilayah Pemekaran Teminabuan dan Air Minum
Tobelo

31 Water Supply and Sanitation System at Tata Lingkungan Banda Aceh. Japan International Cooperation Jakarta NPTRI-04-0303-01 3,894,642,480 Okt. 2008 Okt. 2008
Effected Areas in Aceh Province Nomor : Aceh Besar, System (JICS) 29 November 2005 17 bln
Package 0303-01 (Review Desain & Nias
Supervisi Bidang Air Bersih & Sanitasi di
Banda Aceh, Aceh Besar dan Nias)

32 Monitoring dan Evaluasi Kawasan Rawan Air Tata Lingkungan Seluruh Propinsi Kegiatan Pembinaan Penyediaan Jakarta KU.08.08/P3AB/27/IX/2005 986,933,750 Dec. 2005 Dec. 2005
Minum dan Pengelolaan Air Bersih, 21 September 2005 3.5 bln
Direktorat Jenderal Cipta Karya
Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut
No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

33 Water Supply and Sanitation Project (Tar : Tata Lingkungan Tersebar di Asian Development Bank (ADB) Manila COCS/05-176 US$ 780,000 Sep. 2005 Sep. 2005
38103), ADB LOI/TA No. 4411-INO) 16 Wilayah 17 Pebruari 2005 7 bln

34 Provision of Technical Assistance for Package Tata Lingkungan Jakarta Direktorat Jenderal Pembe- Jakarta HK.02.03.7.115.WSLIC-2 16,948,449,012 Nov. 2010
B (Technical Consultant) in Second Water rantasan Penyakit Menular dan 31 Desember 2004 AUD $ 890,560 71 bln
and Sanitation for Low Income Communities Penyehatan Lingkungan (Ditjen
Project (WSLIC-2) Central Implementation PPM & PL), DEPKES.
Team

35 Kajian Akademis Municipal Bonds dalam Tata Lingkungan Bogor, Cilegon Proyek Pengembangan dan Jakarta 25/PKK/PPIPS-BK/2004 288,300,000 Nop. 2004 Nop. 2004
Rangka Penyelenggaraan Penyediaan Air Solo, Malang, Pengendalian Investitasi Prasa- 14 Mei 2004 6 bln
Minum Melalui KPS Sidoarjo, dan rana Bidang Kimpraswil, Badan
Tangerang Pembinaan Konstruksi&Investasi

36 Peninjauan dan Perumusan Kembali Manajemen Medan, Mataram, Bagian Proyek Peningkatan Jakarta 025/BP/VII/03 670,635,000 Des. 2003 Des. 2003
Pedoman Penetapan Tarif Air Minum pada Tata Lingkungan Ujung Pandang, Dayaguna Pengembangan BUMD 25 Juli 2003 5 bln
PDAM Menado, Yogja, dan Pengembangan Lembaga
Balikpapan, dan Keuangan Daerah, Bank
Denpasar Pembangunan Daerah

37 Bantuan Teknis Penyusunan Corporate Plan Manajemen Banda Aceh, Bagian Proyek Pembinaan Teknis Jakarta KU.08.08/P3P-VI/P9-2003 767,812,000 Des. 2003 Des. 2003
PDAM di Wilayah Barat dalam Rangka Tata Lingkungan Medan, Padang, Pengembangan Perkotaan 30 Juni 2003 6 bln
Penyehatan PDAM Palembang, (Kimpraswil)

38 Bantuan Teknis Peningkatan Kinerja PDAM Manajemen Palembang Bagian Proyek Bantuan Teknis Jakarta KU.08.08/BPBTPABKM/01/2002 430,365,310 Des. 2002 Des. 2002
Palembang untuk Pemanfaatan Produksi Tata Lingkungan Pembinaan Air Bersih Kota 03 Juli 2002 6 bln
Metropolitan, Dirjen Cipta Karya

39 Second Water and Sanitation for Low Income Tata Lingkungan Sumatera Direktorat Jenderal Padang HK.02.03.7.125.WSLIC-2/III/2002 39,155,476,360 Mar . 2008 Mar . 2008
Communities Project, Paket F : West Manajemen Barat Pemberantasan Penyakit Menular 8 Maret 2002 72 bln
Sumatera Province (Loan IBRD Nomor 3382- dan Penyehatan Lingkungan
IND) - (Original Contract - Addendum III and (Ditejen PPM & PL), DEPKES.
Sigle Source Selection)

40 Supervisi Teknik & On the Job Training Manajemen Padang Padang KU.08.08/23/PLKP-PKSPU/VI-2000 288,282,500 Des. 2000 Des. 2000
Lokasi Sumatera Barat (Drainase, Sanitasi, Tata Lingkungan Bagpro Perenc. Pembinaan 5 Juni 2000 6 bln
Water Supply, dan Jalan) Pengend. PLKP-PKSPU Sumbar

40 Penyusunan Model Corpore Plan PDAM Kota Manajemen Palembang Bagpro Pelak. Pemb. Penyediaan Jakarta 03/BP4ABW/VII/2000 329,839,400 Des. 2000 Des. 2000
Metropolitan. Tata Lingkungan Air Bersih Wilayah. 31 Juli 2000 5 bln

41 Penyediaan Sistem Air Bersih di Goa Kutah, Tata Lingkungan Wonogiri Pemda Wonogiri, Jawa Tengah Jawa Tengah 050/01SPP/1999 212,182,000 Mar. 2000 Mar. 2000
Wonogiri, Jawa Tengah. Jateng 29 Desember 1999 3 bln

42 Penyusunan DED dan Supevisi Air Bersih, Tata Lingkungan Kalimantan P3P DPU (Kanwil PU) Bagian Banjarmasin 03/PK/BPP-P3PKS/XI/1999 959,871,000 Jul. 2000 Jul. 2000
Sanitation, Drainase KIP/MIP KTP2D Manajemen Selatan Proyek Pembinaan Prasarana 9 September 1999 10 bln
Propinsi Kalimantan Selatan (Loan No. OECF Permukiman Kalimantan Selatan.
INP 23-HS).
Pengguna Jasa Kontrak Tgl. Selesai Menurut
No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/Sub Bidang
Lokasi BA Peny.
Pekerjaan Nama Alamat No./Tanggal Nilai (Rp.) Kontrak
Lap. Akhir
1. 2. 3 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

43 Advisory Services Project Implementation Tata Lingkungan Jabotabek Direktorat Bina Pelaksanaan Jakarta HK.02.07/DP4ABW/ADB/42/99 19,742,676,800 Mar. 2003 Mar. 2003
Support Overall Project to DGHS and Manajemen Wilayah Tengah III, Cipta Karya. 22 Maret 1999 US $ 126,502 48 bln
Provincial Implementing "Botabek" UDSP
(Water Supply, Drainage, Sanitation, Market,
Road, Terminal Sector) - Loan ADB No. 1511- 59,228,030,400
INO.

44 Penyusunan DED dan Supervisi Air Bersih, Tata Lingkungan Banjarmasin Pemerintah Daerah Tingkat II, Banjarmasin 04/DED-P3KT/1998 425,667,000 Jun. 1999 Jun. 1999
Sanitasi & Jalan Kota Program P3KT Sipil Kotamadya Banjarmasin. 1 September 1998 9 bln
Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
(Loan IBRD No. 3854-IND).

45 Central Advisory to Executing Agency Second Tata Lingkungan Jawa Timur Direktorat Bina Pelaksanaan Jakarta HK.02.07/BP2ABW/IBRD/01/1998. 3,790,621,400 Jul. 2000 Jul. 2000
East Java Urban Development Project Manajemen Wilayah Tengah V Dirjen Cipta 10 Juli 1998 US $ 90,815 24 bln
(EJUDP - 2) - Water Supply, Sanitation and Karya, Departemen PU.
Drainage,(Loan IBRD Nomor 4017-IND)

46 Bantuan Teknis dan Perkuatan Manajemen Tata Lingkungan Kalimantan Bagian Proyek Pembangunan Jakarta HK.02.07/LOAN/BP3ABP/004/96. 3,396,530,920 Sep. 2000 Sep. 2000
KPS Region III Kalimantan untuk Proyek Manajemen Penyediaan Air Bersih Perdesaan 15 Juli 1996 50 bln
Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Pedesaan (Bag Pro - PPAB Perdesaan).
yang Bertumpu pada Masyarakat (Loan ADB
No. 1352-INO).

47 Pekerjaan Detail Engineering Design Intake Tata Lingkungan Banjarmasin Pemda Tk. II Banjarmasin Banjarmasin 10/PKK/BP4AB/BJM-KB/XII/1998 475,560,800 Mar. 1999 Mar. 1999
Sei Tabuk, Pipa Transmisi dan Jaringan Pipa 29 Desember 1998 3 bln
Distribusi, Kodya Banjarmasin.

48 Detail Design Sistem Penyediaan Air Bersih Tata Lingkungan Bogor Direktorat Bina Teknik Dirjen Cipta Bogor KU.08.08/P2P-Cr/3/98 124,850,000 Mar. 1999 Mar. 1999
Parungpanjang-Kabupaten Bogor. Karya, Dep. PU. 19 Oktober 1998 5 bln

49 Final Engineering Design and Supervisi Tata Lingkungan Banjarmasin Proyek Final Eng. Design dan Banjarmasin 04/KUDP-FEDS/5c/V/1996 1,525,266,600 Mei 1999 Mei 1999
Drainase, Jalan Kota, Persampahan, Sanitasi Sipil Supervisi Kodya Banjarmasin 06 Mei 1996 3 thn
dan KIP/MIP Kotamadya Banjarmasin (Loan (KUDP) Banjarmasin.
IBRD No. 3854-IND).
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - C
BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - C
BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

Bentuk uraian pengalaman kerja sejenis PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama
(sepuluh) tahun terakhir, terlampir.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi C-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS


10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Supervisi Urban Water Supply and Sanitation Project (Jbr-Kons-05)

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air inum Jawa Barat, Direktorat Cipta
Karya, Kementerian PU

3. Lokasi Proyek : Jawa Barat

4. Nilai Kontrak : Rp. 2,895,832,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08-PKPAM.JB/S-05, Tgl. 30 Agustus 2010

6. Periode : Agustus 2010 s/d Juli 2012

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 233 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Ahli Teknik Air Minum 1


2. Ahli Distribusi Air Minum Ahli Distribusi Air Minum 1
3. Ahli Instalasi Pengolahan Air Ahli Instalasi Pengolahan Air 1
4. Site Engineer 1 (Quality Engineer) Site Engineer 1 (Quality Engineer) 1
5. Site Engineer 2 (Quantity Engineer) Site Engineer 2 (Quantity Engineer) 1
6. Ahli Mekanikal dan Elektrikal Ahli Mekanikal dan Elektrikal 1
7. Inspektor Ahli Teknik Sipil 8

11. Uraian Pekerjaan :


1. Mereview dan menyetujui jadwal pelaksanaan rinci yang diajukan kontraktor
2. Mereview dan menyetujui gambar kerja yang disiapkan oleh kontraktor.
3. Menyusun dan mengeluarkan surat untuk dapat dimulainya suatu item pekerjaan oleh kontraktor.
4. Mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan pekerjaan sipil dengan mengacu pada peratuaran perundangan yang berlaku.
5. Memonitor progress pekerjaan dengan membandingkan antara progress riil di lapangan dengan rencana yang telah ditetapkan dan
dalam hal pekerjaan sudah terlambat harus segera memberikan rekomendasi kepada kontraktor hal-hal yang perlu dilakukan.
6. Mengatur dan mengagendakan serta menyiapkan risalah rapat baik rapat rutin tentang progress maupun kunjungan lapangan formal
yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan.
7. Memberikan masukan baik kepada PIU maupun kontraktor atas hal-hal yang mungkin akan mengakibatkan timbulnya biaya tak
terduga.
8. Memberikan masukan baik kepada PIU maupun kontraktor atas hal-hal yang mungkin akan mengakibatkan timbulnya klaim atau
masalah kontraktual lain selama masa pelaksanaan.
9. Mengkoordinasikan masalah yang bersifat teknik dan kontraktual dengan pembuat kontrak melalui PIU sehingga pekerjaan dapat
berjalan dan diselesaikan dengan baik
10. Melaksanakan tugas lain terkait dengan pengarahan dan pengawasan pekerjaan sesuai permintaan PIU.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : DED Sistem Jaringan Utilitas Pusat Pemerintahan Ibukota (DED Sistem Drainase
Saluran Primer, Sekunder, Tertier s/d Pembuangan Akhir; DED Sistem Jaringan Air
Bersih, Air Kotor dan IPAL; DED Shaft Utilitas Jaringan Komunikasi dan Listrik; DED
Normalisasi) Paket 38

2. Pengguna Jasa : Program Pengembangan Sistem Utilitas Ibukota, Kegiatan Pengembangan Sistem
Utilitas Ibukota, Dinas PU Kabupaten Bintan

3. Lokasi Proyek : Tanjung Pinang

4. Nilai Kontrak : Rp. 616,330,000 ,-

5. No. Kontrak : 38/SPK/PRCT-DED/PU/VI/2010, Tgl. 16 Juni 2010

6. Periode : Juni 2010 s/d Desember 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 29 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader (Ahli Teknik Lingkungan) Ahli Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan 1
3. Ahli Teknik Sipil Ahli Teknik Sipil 1
4. Ahli Hidrologi Ahli Hidrologi 1
5. Ahli Mekanikal Elektrikal Ahli Mekanikal Elektrikal 1
6. Ahli Teknik Geodesi/GIS Ahli Teknik Geodesi/GIS 1
7. Ahli Biaya & Kuantitas Ahli Biaya & Kuantitas 1

11. Uraian Pekerjaan :


1 Pengumpulan Data
Kegiatan yang dilakukan meliputi pengumpulan data sekunder terkait kondisi eksisting (drainase dan sungai eksisting, sistim
penyediaan air bersih eksisting, sistem air kotor eksisting, jaringan komunikasi &listrik) , studi-studi yang sudah pernah dilakukan,
Norma Standard Pedoman dan manual (NSPM), peraturan-peraturan yang berlaku terkait.
2. Penyusunan Kriteria Desain
Pada tahapan ini dilakukan perumsuan dan penyusunan criteria desain yang akan digunakan dalam perencanaan masing-masing
sektor disesuaikan dengan kondisi setiap lokasi. Kriteria desain ini meliputi aspek teknis dan non teknis.
3. Melaksanakan Survey Lapangan
Survey lapangan dimaksudkan untuk mendapatkan data baik primer maupun sekunder langsung dari lapangan. Data-data yang
dimaksud meliputi: Data hidrologi dan klimatologi, Data topografi, Data mekanika tanah, Data lokasi genangan, Data sumber-sumber
air baku, Data jaringan air kotor eksisting, Data jaringan komunikasi dan listrik eksisting, Data kependudukan/demografi, Data rencana
tata ruang, Data kondisi eksisting SPAM, Data kondisi social ekonomi, Data harga satuan upah, bahan dan peralatan, Data daerah
pelayanan dan rencana pengembangan.
4. Membuat rencana detail meliputi:
a) Rencana Detail Sistem Jaringan Air Bersih
- Perhitungan dimensi dan struktur setiap komponen SPAM
- Penyusunan Design Note.
- Pembuatan Gambar Perencanaan
- Penyusunan BOQ dan RAB (EE)
- Penyusunan Spesifikasi Teknis
- Penyusunan RKS.
b) Rencana Detail Sistem Jaringan Drainase dan Normalisasi Sungai:
- Perhitungan dimensi penampang saluran dan penampang sungai sesuai kapasitas pengalirannya berdasarkan debit banjir rencana.
- Perhitungan bangunan drainase, pintu-pintu air dan bangunan lain yang berkaitan.
- Penyusunan design note.
- Pembuatan gambar perencanaan.
- Penyusunan BOQ dan RAB (EE)
- Penyusunan Spesifikasi Teknis
- Penyusunan RKS.
c) Rencana Detail Sistem Jaringan Air Kotor:
- Perhitungan dimensi dan struktur setiap komponen jaringan air kotor.
- Penyusunan Design Note.
- Pembuatan Gambar Perencanaan
- Penyusunan BOQ dan RAB (EE)
- Penyusunan Spesifikasi Teknis
- Penyusunan RKS.
d) Rencana Detail Shaft Utilitas jaringan Komunikasi & Listrik:
- Perhitungan dimensi dan struktur setiap shaft (ducting) yang dibutuhkan.
- Penyusunan Design Note.
- Pembuatan Gambar Perencanaan
- Penyusunan BOQ dan RAB (EE)
- Penyusunan Spesifikasi Teknis
- Penyusunan RKS.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran DAK Bidang Cipta Karya

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pengembangan Sistem dan Evaluasi Kinerja Satuan Kerja Direktorat Bina
Program, Satuan Kerja Direktorat Bina Program, Kementerian PU

3. Lokasi Proyek : Bandar Lampung, Palangkaraya, Surabaya, Banjarmasin, Bandung, Yogjakarta, Kendari
dan Manokwari

4. Nilai Kontrak : Rp. 883,090,120 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/Cp/EK/V/07/2010, Tgl. 10 Mei 2010

6. Periode : Mei 2010 s/d Desember 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 56 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Ahli Manajemen Pembangunan 1


2. Ahli Teknik Sipil Ahli Teknik Sipil 1
3. Ahli Teknik Pemberdayaan Ahli Teknik Pemberdayaan 1
4. Ahli Keuangan Mikro (Micro Finance) Ahli Keuangan Mikro (Micro Finance) 1
5. Ahli Perencanaan Pembangunan Ahli Perencanaan Pembangunan 1
6. Ahli Statistik Ahli Statistik 1
7. Ahli Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan 1
8. Ahli Studi Pembangunan Ahli Studi Pembangunan 1

11. Uraian Pekerjaan :


1. Melakukan inventarisasi rencana kerja dan anggaran yang telah disahkan (RKA-KL/DIPA) DAK bidang Cipta Karya tahun 2005-2009;
2. Melakukan identifikasi permasalahan yang timbul dalam pengelolaan anggaran DAK dan pelaksanaannya di daerah;
3. Melakukan kajian terkait dengan standar biaya yang dipakai, distribusi lokasi kegiatan di daerah, pelaksanaan dekonsentrasi dan
tugas pembantuan, indikator output, dan lainnya;
4. Melakukan kunjungan ke lapangan dalam rangka memperoleh data pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari DAK di lapangan.
Lokasi-lokasi yang dikunjungi adalah sebagai berikut: Banda Aceh, Bandar Lampung, Palangkaraya, Banjarmasin, Bandung,
Surabaya, DI Yogyakarta, Makasar, Kendari, Ambon, Manokwari;
5. Melakukan diskusi kelompok terkait dengan kegiatan di lingkungan Ditjen Cipta Karya;
6. Melakukan perumusan dasar pendekatan anggaran berbasis kinerja mengutamakan upaya pencapaian output (keluaran) dan
outcome (hasil) dan biaya input (masukan) yang ditetapkan;
7. Melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan DAK bidang Cipta Karya tahun 2005-2009;
8. Melakukan penyelenggaraan pembahasan dan rapat koordinasi dengan instansi terkait.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Konsultan Manajemen Pinjaman PDAM dan Subsidi Suku Bunga

2. Pengguna Jasa : PPK Pengembangan Investasi Air Minum, Kegiatan Bantuan Teknis Sistem Penyediaan
Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU

3. Lokasi Proyek : Indonesia

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,149,725,500 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/BANTEK-SPAM/002/2010, Tgl. 27 April 2010

6. Periode : April 2010 s/d Oktober 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 36 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1.
2.
3.
4.
5.
6.

11. Uraian Pekerjaan :


1 Mengidentifikasi jumlah PDAM yang eligible untuk melakukan pinjaman perbankan dengan didasarkan pada kriteria yang terdapat di
dalam Perpres No.29 Tahun 2009
2 Melakukan monitoring proses pinjaman di 32 PDAM.
3 Fasilitasi terhadap PDAM yang akan melakukan pinjaman kepada perbankan nasional terutama dalam penyusunan kelayakan
investasi yang bankable dan feasible, meliputi:
- Program investasi pengembangan SPAM
- Kelayakan teknis, keuangan, dan kelembagaan, termasuk ketersediaan air baku
- Penyusunan/penyempurnaan Bisnis Plan

4. Membantu tindak lanjut rencana pinjaman 32 PDAM yang telah difasilitasi penyusunan kelayakan investasinya kepada perbankan.
5. Menindaklanjuti hasil pelaksanaan sosialisasi Perpres No.29 tahun 2009
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Konsulan Supervisi Pengembangan Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) IKK

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pengembangan SPAM IKK, Direktorat Pengem-bangan Air Minum,
Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen PU

3. Lokasi Proyek : Aceh, Padang, NTB, Maluku, Gorontalo, Lampung, Pangkal, Pinang, Semarang,
Yogjakarta,Manado, Banjarmasin, Srb,.Ternate & Mataram.

4. Nilai Kontrak : Rp. 2,076,886,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.01/SPAM-IKK/652/II/2010, Tgl. 24 Februari 2010

6. Periode : Februari 2010 s/d November 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 132 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team leader Pengembangan Air Minum 1


2. Ahli Air Minum Ahli Air Minum 1
3. Ahli Teknik Sipil Ahli Teknik Sipil 1
4. Ahli Mekanikal/Elektrikal Ahli Mekanikal/Elektrikal 1
5. Asisten Ahli Air Minum Asisten Ahli Air Minum 1
6. Asisten Ahli Teknik Sipil Asisten Ahli Teknik Sipil 1
7. Asisten Ahli Mekanikal/Elektrikal Asisten Ahli Mekanikal/Elektrikal 1
8. Tenaga Supervisi/Inspektor Tenaga Supervisi/Inspektor 15

11. Uraian Pekerjaan :


1. Membantu PMU SPAM IKK dan Satker SPAM IKK Pusat dalam :
- Melakukan Review design
- Melakukan Pre Construction Meeting
- Melakukan pemeriksaan lapangan pada tahap persiapan maupun selama berlangsungnya pekerjaan.
- Melakukan pemeriksaan kualitas material dan peralatan agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
- Melakukan pemeriksaan agar segala sesuatu yang dibuat dilapangan sesuai dengan perencanaan.
- Melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan dalam kaitannya dengan kemajuan pekerjaan.
- Melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap operasionalisasi pekerjaan-pekerjaan yang sudah dikerjakan.
- Melakukan perhitungan volume pekerjaan, biaya dan kuantitas dalam kaitannya dengan tagihan kontraktor.
- Melakukan pemeriksaan terhadap Shop Drawing dan As Built Drawing dan penyiapan alih operasi / handed over kepada Pemilik
Pekerjaan.
- Menyiapkan dan mengawasi start up, trial run dan commissioning.
- Melakukan koordinasi dengan Satker Propinsi untuk penyempurnaan pembangunan unit-unit IPA Lengkap.
- Melakukan koordinasi dengan Dinas PU atau Cipta Karya untuk sinkronisasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemda
Kabupaten/ Kota.
- Melakukan Kunjungan dalam rangka mereview design (lokasi akan ditentukan).

2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan SPAM IKK meliputi:


- Pembangunan fasilitas-fasilitas air baku
- Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana pengolahan air minum
- Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana pipa transmisi dan distribusi
- Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana penunjang.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Perencanaan Pengembangan Kawasan Industri dan Pemukiman (PIK) Pulogadung
seluas 950.15 Ha; Pengoptimalan pemanfaatan asset utama BPLIP seluas 113.54 Ha.;
dan Pemberdayaan Ekonomi Usaha Kecil Menengah dan Bisnis Khususnya bagi
Golongan Wirausahawan "Penyusunan Master Plan serta Pemutakhiran Dokumen Due
Diligence"

2. Pengguna Jasa : Badan Pengelola Lingkungan Industri dan Pemukiman (BPLIP) Pulo Gadung (UPT)
Dinas PKUMKM Provinsi Daki Jakarta

3. Lokasi Proyek : Pulogadung

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,943,304,000 ,-

5. No. Kontrak : 455.SP.I/VIII/2009, Tgl. 18 Agustus 2009

6. Periode : Agustus 2009 s/d Desember 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 119 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

I. Pemutakhiran Appraisal Due Diligence


a. Ahli Appraisal (Co. Team Leader) Ahli Appraisal (Co. Team Leader) 1
b. Ahli Ekonomi Akuntansi Ahli Ekonomi Akuntansi 1
c. Ahli Hukum Ahli Hukum 1
II. Pemutakhiran Financial Due Diligence
a. Ahli Ekonomi Akuntansi (Co. Team Leader) Ahli Ekonomi Akuntansi (Co. Team Leader) 1
b. Ahli Hukum Ahli Hukum 1
c. Ahli Manajemen SDM Ahli Manajemen SDM 1
d. Strategic Envisioning
e. Ahli Ekonomi** (Co. Team Leader) Ahli Ekonomi** (Co. Team Leader) 1
f. Ahli Kebijakan Publik Ahli Kebijakan Publik 1
g. Ahli Manajemen Pemasaran Ahli Manajemen Pemasaran 1
h. Ahli Perencanaan Kota Ahli Perencanaan Kota 1
i. Ahli Sosial dan Budaya Ahli Sosial dan Budaya 1
III. Master Plan
a. Ahli Perencanaan Kota* (Team Leader & Co Ahli Perencanaan Kota* (Team Leader & Co.Team Leader) 1
b. Ahli Arsitektur Ahli Arsitektur 1
c. Ahli Arsitektur Lansekap Ahli Arsitektur Lansekap 1
d. Ahli Ekonomi Ahli Ekonomi 1
e. Ahli Hukum Ahli Hukum 1
f. Ahli Infrastruktur Kota Ahli Infrastruktur Kota 1
g. Ahli Kebijakan Publik Ahli Kebijakan Publik 1
h. Ahli Lingkungan Hidup Ahli Lingkungan Hidup 1
i. Ahli Manajemen Investasi Ahli Manajemen Investasi 1
j. Ahli Manajemen Pemasaran Ahli Manajemen Pemasaran 1
k. Ahli Manajemen SDM Ahli Manajemen SDM 1
l. Ahli Perancangan Kota Ahli Perancangan Kota 1
m. Ahli Sosial dan Budaya Ahli Sosial dan Budaya 1
n. Ahli Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan 1
o. Ahli Transportasi/Traffic Management Ahli Transportasi/Traffic Management 1
IV. Business Plan
a. Ahli Arsitektur (Co.Team Leader) Ahli Arsitektur (Co.Team Leader) 1
b. Ahli Arsitektur Lansekap Ahli Arsitektur Lansekap 1
c. Ahli Ekonomi Ahli Ekonomi 1
d. Ahli Hukum Ahli Hukum 1
e. Ahli Manajemen Investasi Ahli Manajemen Investasi 1
f. Ahli Manajemen Pemasaran Ahli Manajemen Pemasaran 1
g. Ahli Manajemen SDM Ahli Manajemen SDM 1
h. Ahli Perencanaan Kota Ahli Perencanaan Kota 1

11. Uraian Pekerjaan :

1. Pemutakhiran Appraisal Due Diligence


Melakukan pendataan administrasi dan ketentuan-ketentuan secara hukum dalam rangka memenuhi persyaratan kelembagaan yang
baru (SKPD PPK BLUD)

2. Pemutakhiran Financial Due Diligence


Melakukan pendataan assest dan kajian-kajian serta perhitungan-perhitungan keuangan dalam rangka memenuhi persyaratan
kelembagaan yang baru (SKPD PPK BLUD)

3. Strategic Envisioning
Melakukan kajian strategis kondisi eksisting atas aseet, lingkup dan objek pelayanan, tantangan dan peran, penajaman visi dan misi,
keunggulan kompetitif serta identifikasi pilihan strategis yang dilihat implementasi yang dilakukan sebelumnya yang dapat
memberikan masukan-masukan sebagai penyempurnaan yang sekaligus pengembangan berencana seagai penyempurnaan yang
sekaligus pengembangan berencana yang meliputi :
- Mereview kondisi existing asset BPLIP Pulogadung
- Mereview lingkup dan obyek pelayanan BPLIP Pulogadung
- Mereview tantangan dan peranan strategis BPLIP Pulogadung
- Mereview strategic envisioning, penajaman misi dan visi
- Mereview peraturan-peraturan perundang-undangan
- Strategi pengembangan keunggulan kompetitif dan komparatif
- Identifikasi pilihan strategis BPLIP dan konsekuensi umum

4. Master Plan

Melakukan kajian strategis dan perencanaan komprehensif atas aset Pemprov DKI Jakarta terkait dengan misi BPLIP Pulogadung
maupun kepentingan pengembangan assest dan wilayah kerjanya yang memberikan gambaran suatu skenario pembangunan dan
strategi implementasi yang merupakan sintesa dan elaborasi kreatif dalam menjawab permasalahan dan tantangan yang muncul.
Secara garis besar butir-butir lingkup pembahasan tersebut meliputi :
- Strategi pengembangan wilayah (Territorial dan areal kerja)
- Strategi pengembangan infrastruktur
- Strategi pengembangan optimalisasi asset berkelanjutan
- Pengukuran topografi
- Master plan kawasan
- Visualisasi visi pengembangan
- Rincian pengembangan (detail ekspansi)

5. Business Plan
Melakukan kajian strategis dan perencanaan komprehensif atas business model, aspek keuangan, aspek pemasaran, aspek
organisasi dan SDM, skenario pembangunan dan proyeksi financial yang mmberikan gambaran strategi investasi dan model
kelembagaan secara garis butir-butir lingkup pembahasan tersebut meliputi :
- Struktur pembangunan
- Tahapan pembangunan
- Struktur pengelolaan
- Struktur pendanaan
- Hakekat proses bisnis
- Struktur dan opsi kelembagaan
- Model kerjasama
- Integrasi peran
- Manajemen resiko
- Rencana transisi
- Capacity building
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Detail Engineering Design Pengembangan Kawasan Baru Dalam Rangka
Penanganan Kawasan Kumuh (NUSSP) untuk Sulawesi-I (2 Kota/Kabupaten) Bau-Bau
dan Buton

2. Pengguna Jasa : Pembinaan Teknis Penataan Lingkungan Permukiman, Satuan Kerja Non Vertikal
Tertentu, Dirjen Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Bau-Bau & Buton

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,578,995,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/SNVT-BINTEK PLP/01.2009, Tgl. 7 April 2009

6. Periode : April 2009 s/d Juli 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia TA : 39 bln./org.
Assisten : 34 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Planologi 1


2. Ahli Arsitektur Arsitektur 2
3. Ahli Infrastruktur Perkim Infrastruktur Perkim 2
4. Ahli Struktur Struktur 2
5. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 2
6. Ahli Geodesi Geodesi 2
7. Ahli Analisa Biaya Analisa Biaya/Cost Estimator 2

11. Uraian Pekerjaan :


a. Mempelajari Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) dan Feasibility Study yang telah disusun.
b. Membuat rencana tapak.
c.
Menyusun rencana kebutuhan infrastruktur dan rumah huniannya di kawasan lingkungan permukiman baru. Lebih rinci menjelaskan
arahan bentuk, dimensi, gubahan, perletakan dan lain-lain dari suatu bangunan, komponen bangunan, ruang terbuka,
sarana/prasarana bangunan dan lingkungan sampai dengan materi seperti facade, perletakan dan signage, pedestrian dan lain-lain.
d. Membuat Detailed Engineering Design (DED) seluruh jenis infrastruktur dan rumah huniannya serta menyusun spesifikasi teknis
sebuah infrastruktur yang berperan di infrastruktur pendukung pada kawasan baru yang akan dibangun.
e. Menyusun rencana anggaran biaya untuk seluruh jenis infrastruktur dan rumah huniannya dalam bentuk engineering estimate.
f. Menyusun dokumen lelang, gambar kerja.
g. Menyusun laporan.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Bantek Penanganan Kawasan Permukiman Melalui Penguatan Kelembagaan dan Peran
Serta Masyarakat di Kota Metropolitan Surabaya, Semarang dan Penanganan
Permukiman Jakabaring Palembang

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Pengembangan permukiman Kawasan Metropolitan, Satuan Kerja
Pengembangan Permukiman

3. Lokasi Proyek : Palembang, Surabaya, dan Semarang

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,427,591,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-P1/2009, Tgl. 29 April 2009

6. Periode : April 2009 s/d Oktober 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 79 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

a. Ketua Team Ahli Pengembangan Permukiman 1


b. Ahli Perancangan Kota Ahli Perancangan Kota 2
d. Ahli Air Minum Ahli Air Minum 2
f. Ahli Sanitasi/Limbah Ahli Sanitasi/Limbah 2
h. Ahli Mekanikal Elektrikal Ahli Mekanikal Elektrikal 1
i. Ahli Cost Estimator Ahli Cost Estimator 2
j. Ahli Pembiayaan Perumahan Ahli Pembiayaan Perumahan 1
k. Ahli Komunikasi Massa/Pemb. Masy Ahli Komunikasi Massa/Pemberdayaan Masy 2
l. Ahli Teknik Sipil Ahli Teknik Sipil 2
m. Ahli Pertanahan Ahli Pertanahan 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Pengumpulan data dan informasi yang menguraikan kondisi dan permasalahan kawasan permukiman Kota metropolitan Surabaya,
Semarang dan Palembang.
b. Melakukan kompilasi dan analisa terhadap rencana penataan kawasan permukiman Kota metropolitan Surabaya, Semarang dan
Palembang.
c. Menyusun dan mengembangkan konsep dan pendekatan pembangunan partisipatif serta pola kemitraan (partnership) dalam
implementasi rencana penataan kawasan permukiman yang melibatkan para pemangku kepentingan
d. Menyusun dan mengembangkan pola-pola penanganan kawasan permukiman yang disepakati bersama
e. Mengadakan serangkaian pertemuan/Workshop/Diskusi terbatas yang melibatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku
kepentingan lainnya baik dalam bentuk pertemuan informal/rembug, konsultasi, transect walk, kelompok diskusi terfokus (FGD) dalam
f. Bersama-sama menyusun Rencana Tindak untuk pelaksanaan rencana penataan kawasan yang terpadu dan berkelanjutan
g. Menyusun masterplan dan demografi masyarakat pada kawasan Busem Morokrembangan Surabaya, Kali Banger Semarang dan
Kawasan Jalan Jepang Musi II Palembang sebagai instrumen perencanaan dengan mempertimbangkan faktor–faktor perancangan
h. Menyusun gambar dua dimensi kawasan Buses Morokrembangan Surabaya, Kali Banger Semarang dan Jalan Jepang Musi II
Palembang dan menyusun gambar 3 dimensi kawasan prioritas serta gambar animasi kawasan perencanaan terpilih
i. Menyusun Rencana Detail (Detail Design) yg akan dijadikan pedoman dlm pelaksanaan pembangunan Permukiman
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Konsultan Manajemen Bantuan Teknis Kelayakan Investasi PDAM

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Bantuan Teknis Sistem Penyediaan Air Minum, Direktorat Pengembangan Air
Minum, Dirjen Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Bandung, Ciamis, Bekasi, Cianjur, Tangerang, Smrg, Pontianak, Gresik,
Serang,Pemalang, Mojokerto, Medan

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,127,390,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/BANTEK-SPAM/001/2009, Tgl. 15 April 2009

6. Periode : April 2009 s/d Juli 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 37 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team leader Pengembangan Air Minum 1


2. Ahli Pengemb. Air Minum Pengembangan Air Minum 1
3. Ahli Air Baku Air Baku 1
4. Ahli Keuangan Keuangan/Financial 1
5. Ahli Estimasi Biaya Estimasi Biaya 1
6. Ahli Legal Aspek Legal Aspek/Institusi/Kelembagaan 1
7. Ahli Sosial Ekonomi Sosial Ekonomi 1

11. Uraian Pekerjaan :


1 PengumpuLan data rencana investasi pada 12 PDAM
2 Site visit pada 12 PDAM
3 Menyusun Pedoman Standar Harga Satuan Investasi SPAM
4 Menyusun Tata Cara Pengajuan Pinjaman Bank
5 Menyusun Pedoman PeniLaian KeLayakan Investasi SPAM yang Bank
6 Mereview ProposaL Investasi SPAM dari PDAM
7 FGD
8 Workshop
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Evaluasi Kinerja Pengembangan Air Minum

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pengembangan Sistem dan Evaluasi Kinerja, Satuan Kerja Direktorat Bina
Program, Direjen Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Makassar,Manado, Denpasar, Smrg. Palembang dan Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 634,837,500 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/Cp/EK/IV/02/2009, Tgl. 16 April 2009

6. Periode : April 2009 s/d Nopember 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 36 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Pengembangan Air Minum 1


2. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
3. Ahli Teknik Pengembangan Wilayah Teknik Pengembangan Wilayah 1
4. Ahli Statitiska Statitiska 1
5. Ahli Manajemen Pembangunan Manajemen Pembangunan 1
6. Ahli Data Base Data Base 1
7. Ahli Kelembagaan Kelembagaan 1
8. Ahli Hukum Hukum 1

11. Uraian Pekerjaan :


1 MempeLajari tupoksi Ditjen Cipta Karya, terutama yang berkaitan dengan penyeLenggaraan pengembangan air minum.
2 Melakukan kajian atas perencanaan kegiatan pengembangan air minum.
3 Melakukan kajian atas pemrograman kegiatan pengembangan air minum.
4 Melakukan kajian atas pelaksanaan kegiatan pengembangan air minum.
5 Melakukan kajian atas peraturan-peraturan yang terkait dengan penyelenggaraan pengembangan air minum;
6 Melakukan kajian terhadap permasalahan yang terjadi saat penyelenggaraan pengembangan air minum, dari tahap perencanaan
sampai dengan pemanfaatan
7 Menyusun kinerja kegiatan pengembangan air minum.
8 Melakukan survey lapangan dalam rangka pengumpulan data.
9 Melakukan pengelolaan dan analisis data sesuai dengan metodologi yang dipilih.
10 Melakukan pembahasan secara intensif dengan Tim Teknis maupun dengan narasumber di bidang pengembangan air minum di
lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya.
11 Melakukan workshop dalam rangka mendapat masukan dan penyempurnaan penyusunan evaluasi ki nerja program
penyelenggaraan pengembangan air minum sehingga hasil evaluasi tersebut dapat berhasil guna dan berdaya guna.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Inventarisasi dan Evaluasi Bangunan SPAM Beton

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Perencanaan Teknik dan Pengaturan, Direktorat Pengembangan Air Minum,
Dirjen Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Semarang, Samarinda dan Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 640,145,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/PTP/IV/275.F/2009, Tgl. 20 April 2009

6. Periode : April 2009 s/d Nopember 2009

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 28 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim / Ahli Air Minum Air Minum 1


2. Ahli Konstruksi Bidang Air Minum Konstruksi Bidang Air Minum 1
3. Ahli Mekanikal dan Elektrikal Mekanikal dan Elektrikal 1
4. Cad Specialist Cad Specialist 1

11. Uraian Pekerjaan :


a. MeLakukan pengumpuLan data SPAM Beton eksisting dan reservoir menara dengan konstruksi bahan beton termasuk kriteria,
perhitungan desain dan gambar-gambar teknisnya.
b. MeLakukan kajian Literatur terhadap desain bangunan air SPAM yang meLiputi kriteria, perhitungan & gambar-gambar teknis.
c. MeLakukan evaLuasi terhadap SPAM Beton di 1ndonesia, khususnya yang ada di Jawa Tengah, KaLimantan Timur dan KaLimantan
SeLatan, namun biLa memungkinkan dapat diLakukan pada Lokasi Lainnya.
d. Batasan hanya bangunan SPAM beton, reservoir beton, bangunan intake dan bangunan operasi.
e. Menghitung desain SPAM Beton dengan kapasitas di atas 20 Liter per detik dan menyusun gambar teknis standar konstruksi SPAM
masing-masing kapasitas, termasuk peraLatan dan perLengkapan penunjangnya. HaL yang sama diLakukan untuk reservoir,
bangunan intake dan bangunan operasi sesuai dengan kapasitas/ukurannya. Semua gambar teknis harus memenuhi kekuatan
struktur yang benar.
f. Menyusun BiLL of Quantity (BOQ) atau voLume materiaL dan pekerjaan setiap desain SPAM Beton, reservoir, bangunan intake dan
bangunan operasi.
g. Mnyiapkan gambar detaiL desain Lengkap dengan CAD dimensi (hardcopy dan softcopy dari CAD drawing), sesuai dengan standar
gambar desain (potongan detaiL, bending diagram dan sebagainya). Termasuk desain
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Pengawasan/Supervisi Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota


Kecamatan (SPAM IKK) Wilayah 1

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Teknik Air Minum, Direktorat Pengembangan Air Minum,
Direktortat Jenderal Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Medan, Padang, NAD, Lampung, Yogjakarta, Srb. Serang

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,712,910,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.01/PSPAM-IKK/142/IV/2009, Tgl. 13 April 2009

6. Periode :

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia TA : 36 bln./org.
Assisten : 109 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

I. Residence Eng./Ahli Pengawasan Air Minum Provinsi


2. Team Leader Air Minum/Air Bersih 1
3. Ahli Air Minum Air Minum 1
4. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
5. Ahli Mekanikal & Elektrikal Mekanikal & Elektrikal 1
II. Review Design (1 Lokasi)
1. Ahli Air Minum Air Minum 1
3. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
3. Ahli Mekanikal & Elektrikal Mekanikal & Elektrikal 1

11. Uraian Pekerjaan :


Lingkup pekerjaan adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan SPAM IKK meliputi:
a. Pembangunan fasilitas-fasilitas air baku
b. Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana pengolahan air minum
c. Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana pipa transmisi dan distribusi
d. Pembangunan fasilitas-fasilitas/sarana penunjang.
Konsultan dalam melakukan kegiatannya akan melakukan tugas-tugas membantu PMU SPAM IKK dan Satker SPAM IKK Pusat dalam :
a. Melakukan Review design (1 Lokasi, akan ditentukan mendatang)
b. Melakukan Pre Construction Meeting
c. Melakukan Pengukuran Ulang pada Jalur Pipa Air Baku
d. Melakukan pemeriksaan lapangan pada tahap persiapan maupun selama berlangsungnya pekerjaan.
e. Melakukan pemeriksaan kualitas material dan peralatan agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
f. Melakukan pemeriksaan agar segala sesuatu yang dibuat dilapangan sesuai dengan perencanaan.
g. Melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan dalam kaitannya dengan kemajuan pekerjaan.
h. Melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap operasionalisasi pekerjaan-pekerjaan yang sudah dikerjakan.
i. Melakukan perhitungan volume pekerjaan, biaya dan kuantitas dalam kaitannya dengan tagihan kontraktor.
j. Melakukan pemeriksaan terhadap Shop Drawing dan As Built Drawing dan penyiapan alih operasi / handed over kepada Pemilik
Pekerjaan.
k. Menyiapkan dan mengawasi start up, trial run dan commissioning.
l. Melakukan koordinasi dengan Satker Propinsi untuk penyempurnaan pembangunan unit-unit IPA Lengkap.
m. Melakukan koordinasi dengan Dinas PU atau Cipta Karya untuk sinkronisasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemda
Kabupaten/ Kota.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Detail Engineering Design Pengembangan Kawasan Baru Dalam Rangka
Penanganan Kawasan Kumuh (NUSSP) untuk Sulawesi-I 2 Kota/Kabupaten) Bau-Bau
dan Buton (Air Bersih, Sanitasi, dan Drainase)

2. Pengguna Jasa : Pembinaan Teknis Penataan Lingkungan Permukiman, Satuan Kerja Non Vertikal
Tertentu, Dirjen Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Bau-Bau dan Buton

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,578,995,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/SNVT-BINTEK PLP/01.2009, Tgl. 07 April 2009

6. Periode :

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia TA : 39 bln./org.
Assisten : 34 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Planologi 1


2. Ahli Arsitektur Arsitektur 2
3. Ahli Infrastruktur Perkim Infrastruktur Perkim 2
4. Ahli Struktur Struktur 2
5. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 2
6. Ahli Geodesi Geodesi 2
7. Ahli Analisa Biaya Analisa Biaya/Cost Estimator 2

11. Uraian Pekerjaan :


a. Mempelajari Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) dan Feasibility Study yang telah disusun.
b. Membuat rencana tapak.
c.
Menyusun rencana kebutuhan infrastruktur dan rumah huniannya di kawasan lingkungan permukiman baru. Lebih rinci menjelaskan
arahan bentuk, dimensi, gubahan, perletakan dan lain-lain dari suatu bangunan, komponen bangunan, ruang terbuka,
sarana/prasarana bangunan dan lingkungan sampai dengan materi seperti facade, perletakan dan signage, pedestrian dan lain-lain.
d. Membuat Detailed Engineering Design (DED) seluruh jenis infrastruktur dan rumah huniannya serta menyusun spesifikasi teknis
sebuah infrastruktur yang berperan di infrastruktur pendukung pada kawasan baru yang akan dibangun.
e. Menyusun rencana anggaran biaya untuk seluruh jenis infrastruktur dan rumah huniannya dalam bentuk engineering estimate.
f. Menyusun dokumen lelang, gambar kerja.
g. Menyusun laporan.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Community Water Services and Health Project (CWSHP) Regional Support Team
Bengkulu Province

2. Pengguna Jasa : Direktorat Jenderal Pembe-rantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
(Ditjen PPM & PL), DEPKES.

3. Lokasi Proyek :
Bengkulu (South Bengkulu, North Bengkulu and Rejang Lebong) Provinsi Bengkulu

4. Nilai Kontrak : Rp. 24,095,446,100 ,-

5. No. Kontrak : PR.03.01.VI/CWSHP/01020/2008, Tgl. 12 Mei 2008

6. Periode : Mei 2008 s/d Nov. 2011

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 432 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Administration, Finance, and Monitoring 1


2. Water Sanitation and Water Quality Water Sanitation and Water Quality 1
3. Inst. Cap. Strengthening & Training Inst. Capacity Strengthening & Training 1
4. Community Mobilization and Equity Community Mobilization and Equity 3
5. Water Sanitation Eng.& QC Water Sanitation Eng.and Quality Control 3
6. S.& Hygiene Behavior Change Spec. Sanitation & Hygiene Behavior Change Spec. 3

11. Uraian Pekerjaan :


1. Mengkaji ulang laporan & saran-saran dari konsultan lainnya (dari paket pekerjaan yg berbeda sebelumnya)

2. Pemilihan desa yang akan berpartisipasi melalaui tahapan:


- Lokakarya desa
- Sosialisasi tentang proyek CWSH pada semua lapisan masyarakat di masing-masing desa pada kecamatan terpilih
- Konsultasi desa
- Penetapan desa sebagai lokasi kerja proyek CWSH

3. Monitoring, Evaluasi dan Koordinasi


- Membantu dan memfasilitasi monitoring masyarakat untuk pelaksanaan proyek
-
Memonitor keefektifan kegiatan proyek melalui sistim monitoring rutin, termasuk melakukan survai secara cepat (rapid survey) untuk
mengetahui penyakit yang ditularkan melalui media air dan melakukan konsultasi kelompok tertentu.
- Memonitor pelaksanaan kesehatan sekolah dan masyarakat serta kegiatan sanitasi pada proyek
- Menilai pelaksanaan kegiatan proyek dan memberikan rekomendasi untuk peningkatannya kepada CPMU/DPMU
- Mempersiapkan Pengeluaran Kontrak (“Contract Expenditure”) dan Laporan Monitoring Pengadaan (“Procurement Monitoring
Report”).
- Melaksanakan perencanaan strategis, koordinasi dan memberikan masukan untuk kegiatan proyek CWSH
- Membantu Tim Konsultan Provinsi (PST) dalam koordinasi pelaksanaan proyek dan kegiatan yang berkaitan
- Membantu CPMU dan DPMU
-
Memonitor pelaksanaan proyek untuk menjamin kesesuaian pelaksanaan kebijakan proyek, prosedur dan peraturan di kabupaten.
4. Penyebar-Luasan Informasi Pada Masyarakat
- Mempromosikan kebiasaan hidup sehat dan sanitasi yang lebih baik.
- Melaksanakan pertemuan PHAST dengan kelompok laki-laki dan perempuan pada masyarakat di desa sasaran.
-
Menyediakan dukungan dan bantuan yang sesuai untuk guru setempat dengan pelaksanaan program kesehatan sekolah.
- Berpartisipasi pada pertemuan PHAST dengan kelompok masyarakat miskin dan kelompok masyarakat yang tidak mendapat
keuntungan dari pelaksanaan proyek
- Menyediakan dukungan dan bantuan yang sesuai untuk tim kesehatan setempat.
- Berpartisipasi pada pertemuan PHAST dengan penduduk desa untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah mengenai
penyediaan air bersih dan sanitasi

5. Persiapan Sub Proyek


- Membantu masyarakat untuk membentuk kerangka institusi, membangun kapasitas dan kemampuan untuk menyelesaiakan RKM
(Rencana Kerja Masyarakat) dengan baik, melaksanakan perencanaan dan kontrulksi sistim penyediaan air bersih dan sanitasi,
termasuk program kesehatan masyarakat dan sekolah.
- Melaksanakan penilaian teknik secara cepat (Rapid Technical Assesment).
- Mengembangkan beberapa pililhan teknologi dan perkiraan biaya masing masing teknologi tersebut.
- Memfasilitasi dan membantu dalam melakukan identifikasi masalah kesehatan dan sanitasi setempat serta menyetujui strategi
penanggulangannya.
- Membantu masyarakat untuk menetukan pilihan terbaik sesuai dengan keadaan dan kebutuhan.

6. Partisipasi Masyarakat Dan Rencana Kerja Masyarakat (RKM).


- Memfasilitasi dan membantu masyarakat setempat untuk membentuk CIT berdasarkan kriteria proyek.
- Menyediakan dukungan dan petunjuk yang dibutuhkan kepada CIT untuk membuat RKM.
- Membantu Konsultan Monitoring untuk mendapatkan pembelajaran (lesson learned) yang berkaitan dengan proses pengembangan
masyarakat.
- Memfasilitasi dan membantu dalam penyusunan RKM dengan menggunakan metode PHAST.
- Memeriksa RKM yang akan diserahkan
- Mengkaji-ulang seluruh kegiatan dalam RKM yang berkaitan dengan kesehatan dan sanitasi.
- Membantu masyarakat untuk menjawab permintaan klarifikasi dari DPMU.
- Memfasilitasi dan membantu masyarakat setempat untuk merencanakan, melaksanakan dan memonitor program peningkatan
kesehatan dan sanitasi.
- Menfasiltasi dan membantu dalam mengorganisasi institusi masyarakat untuk pengelolaan penyediaan air bersih dan sanitasi serta
pelayanan kesehatan.
- Membentuk kebijakan dan prosedur untuk memilih anggota baru, manajemen keuangan O&M, rencana pengembangan dan
penyelesaian pertikaian.
- Menerima keluhan dan pertanyaan mengenai proyek untuk menjamin keterbukaan.

7. Pelatihan Dan Transfer Pengetahuan


- Melaksanakan pelatihan CFT (refresher/upgrade) dan pelatih lain yang berasal dari guru dan pekerja kesehatan.
-
Bekerja sama dengan pekerja trampil dan mengadakan pelatihan mengenai sarana jamban untuk gedung sekolah umum lainnya.
- Mengadakan pelatihan teknik khusus kepada para staff CIT dan anggota masyarakat dalam membaca/memahami gambar teknis
dan masalah teknis lain.
- Melaksanakan pelatihan di lapangan (on the job training) dan kegiatan pengembangan kemampuan lainnya.
- Mengadakan pelatihan teknik mengenai keteknikan yang sederhana (engineering simple) kepada masyarakat.
- Membantu ahli keuangan dan akutansi CPMU untuk mengembangkan dan melaksanakan pelatihan akutansi, keuangan dan
manajemen pengadaan kepada staff keuangan dan akutansi DPMU.

8. Pengadaan Dan Finansial


- Membantu masyarakat melakukan pelelangan untuk kontrak pengadaan peralatan dan material non-lokal (jika diperlukan, untuk
pekerjaan sipil pula).
- Membantu CIT untuk melaksanakan dana bergulir untuk sanitasi (atau CLTS), menyusun peraturan dan syarat-syarat untuk
pelaksanaannya (jika diperlukan, mengadakan pelatihan tambahan).
- Membantu staff keuangan dan akutansi DPMU mempersiapkan laporan kemajuan keuangan pertiga-bulanan (quarterly) dan dan
laporan monitoring pengadaan (procurement).
- Membantu DPMU untuk menentukan shortlist mengenai perusahaan/LSM yang bermutu.
- Menyampaikan shortlist kepada C/PMU untuk tender susulan.

9. Detail Desain
- Melaksanakan penilaian teknik awal secara cepat (Initial Rapid Technical Assesment) pada sumber daya air dan fasilitas
penyediaan air bersih dan sanitasi.
-
Melaksanakan evaluasi awal terhadap lingkungan, perkiraan biaya kontruksi, perkiraan tariff dan berdialog dengan masyarakat.
- Membuat Perencanaan awal untuk penyediaan air bersih dan fasilitas kesehatan sekolah.
- Menyediakan dukungan teknik (Technical Backstoping) yang diperlukan oleh CIT.
-
Mengkaji-ulang dan memberikan persetujuan terhadap usulan perubahan desain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
- Menyampaikan detail desain teknik terakhir (final detailed engineering design), perkiraan biaya pembangun dan usulan harga tariff
air kepada CIT.

10. Kontruksi Dan Supervisi


- Membantu CIT untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan dan memeriksa kebenaran baik kualitas maupun kuantitas
pelaksanaan pekerjaan.
- Membantu masyarakat untuk bekerja-sama atau bergotong royong dan mengatur sumber material selama pelaksanaan
pembangunan.
- Membantu masyarakat untuk mengatur dan memobilisasi tenaga kerja tambahan untuk pelaksanaan pembangunan
- Membangun contoh jamban keluarga.
- Pengawasan pelaksanaan pembangunan, memeriksa hasil pekerjaan baik kualitas maupun kuantitas.
- Melakukan pengendalian kualitas/mutu pada seluruh tahapan pembangunan
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Community Water Services and Health Project (CWSHP) Regional Support Team West
Kalimantan Province

2. Pengguna Jasa : Direktorat Jenderal Pembe-rantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
(Ditjen PPM & PL), DEPKES.

3. Lokasi Proyek : Kab. Ketapang, Landak, Sambas, Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau, Provinsi Kalimantan
Barat

4. Nilai Kontrak : Rp. 24,957,940,700 ,-

5. No. Kontrak : PR.03.01.VI/CWSHP/01019/2008, Tgl. 12 Mei 2008

6. Periode : Mei 2008 s/d Mei 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 504 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Administration, Finance, and Monitoring 1


2. Water Sanitation and Water Quality Water Sanitation and Water Quality 1
3. Inst. Cap. Strengthening & Training Inst. Capacity Strengthening & Training 1
4. Community Mobilization and Equity Community Mobilization and Equity 6
5. Water Sanitation Eng.& QC Water Sanitation Eng.and Quality Control 6
6. S.& Hygiene Behavior Change Spec. Sanitation & Hygiene Behavior Change Spec. 6

11. Uraian Pekerjaan :


1. Mengkaji ulang laporan & saran-saran dari konsultan lainnya (dari paket pekerjaan yg berbeda sebelumnya)

2. Pemilihan desa yang akan berpartisipasi melalaui tahapan:


- Lokakarya desa
- Sosialisasi tentang proyek CWSH pada semua lapisan masyarakat di masing-masing desa pada kecamatan terpilih
- Konsultasi desa
- Penetapan desa sebagai lokasi kerja proyek CWSH

3. Monitoring, Evaluasi dan Koordinasi


- Membantu dan memfasilitasi monitoring masyarakat untuk pelaksanaan proyek
-
Memonitor keefektifan kegiatan proyek melalui sistim monitoring rutin, termasuk melakukan survai secara cepat (rapid survey) untuk
mengetahui penyakit yang ditularkan melalui media air dan melakukan konsultasi kelompok tertentu.
- Memonitor pelaksanaan kesehatan sekolah dan masyarakat serta kegiatan sanitasi pada proyek
- Menilai pelaksanaan kegiatan proyek dan memberikan rekomendasi untuk peningkatannya kepada CPMU/DPMU
- Mempersiapkan Pengeluaran Kontrak (“Contract Expenditure”) dan Laporan Monitoring Pengadaan (“Procurement Monitoring
Report”).
- Melaksanakan perencanaan strategis, koordinasi dan memberikan masukan untuk kegiatan proyek CWSH
- Membantu Tim Konsultan Provinsi (PST) dalam koordinasi pelaksanaan proyek dan kegiatan yang berkaitan
- Membantu CPMU dan DPMU
-
Memonitor pelaksanaan proyek untuk menjamin kesesuaian pelaksanaan kebijakan proyek, prosedur dan peraturan di kabupaten.
4. Penyebar-Luasan Informasi Pada Masyarakat
- Mempromosikan kebiasaan hidup sehat dan sanitasi yang lebih baik.
- Melaksanakan pertemuan PHAST dengan kelompok laki-laki dan perempuan pada masyarakat di desa sasaran.
-
Menyediakan dukungan dan bantuan yang sesuai untuk guru setempat dengan pelaksanaan program kesehatan sekolah.
- Berpartisipasi pada pertemuan PHAST dengan kelompok masyarakat miskin dan kelompok masyarakat yang tidak mendapat
keuntungan dari pelaksanaan proyek
- Menyediakan dukungan dan bantuan yang sesuai untuk tim kesehatan setempat.
- Berpartisipasi pada pertemuan PHAST dengan penduduk desa untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah mengenai
penyediaan air bersih dan sanitasi

5. Persiapan Sub Proyek


- Membantu masyarakat untuk membentuk kerangka institusi, membangun kapasitas dan kemampuan untuk menyelesaiakan RKM
(Rencana Kerja Masyarakat) dengan baik, melaksanakan perencanaan dan kontrulksi sistim penyediaan air bersih dan sanitasi,
termasuk program kesehatan masyarakat dan sekolah.
- Melaksanakan penilaian teknik secara cepat (Rapid Technical Assesment).
- Mengembangkan beberapa pililhan teknologi dan perkiraan biaya masing masing teknologi tersebut.
- Memfasilitasi dan membantu dalam melakukan identifikasi masalah kesehatan dan sanitasi setempat serta menyetujui strategi
penanggulangannya.
- Membantu masyarakat untuk menetukan pilihan terbaik sesuai dengan keadaan dan kebutuhan.

6. Partisipasi Masyarakat Dan Rencana Kerja Masyarakat (RKM).


- Memfasilitasi dan membantu masyarakat setempat untuk membentuk CIT berdasarkan kriteria proyek.
- Menyediakan dukungan dan petunjuk yang dibutuhkan kepada CIT untuk membuat RKM.
- Membantu Konsultan Monitoring untuk mendapatkan pembelajaran (lesson learned) yang berkaitan dengan proses pengembangan
masyarakat.
- Memfasilitasi dan membantu dalam penyusunan RKM dengan menggunakan metode PHAST.
- Memeriksa RKM yang akan diserahkan
- Mengkaji-ulang seluruh kegiatan dalam RKM yang berkaitan dengan kesehatan dan sanitasi.
- Membantu masyarakat untuk menjawab permintaan klarifikasi dari DPMU.
- Memfasilitasi dan membantu masyarakat setempat untuk merencanakan, melaksanakan dan memonitor program peningkatan
kesehatan dan sanitasi.
- Menfasiltasi dan membantu dalam mengorganisasi institusi masyarakat untuk pengelolaan penyediaan air bersih dan sanitasi serta
pelayanan kesehatan.
- Membentuk kebijakan dan prosedur untuk memilih anggota baru, manajemen keuangan O&M, rencana pengembangan dan
penyelesaian pertikaian.
- Menerima keluhan dan pertanyaan mengenai proyek untuk menjamin keterbukaan.

7. Pelatihan Dan Transfer Pengetahuan


- Melaksanakan pelatihan CFT (refresher/upgrade) dan pelatih lain yang berasal dari guru dan pekerja kesehatan.
-
Bekerja sama dengan pekerja trampil dan mengadakan pelatihan mengenai sarana jamban untuk gedung sekolah umum lainnya.
- Mengadakan pelatihan teknik khusus kepada para staff CIT dan anggota masyarakat dalam membaca/memahami gambar teknis
dan masalah teknis lain.
- Melaksanakan pelatihan di lapangan (on the job training) dan kegiatan pengembangan kemampuan lainnya.
- Mengadakan pelatihan teknik mengenai keteknikan yang sederhana (engineering simple) kepada masyarakat.
- Membantu ahli keuangan dan akutansi CPMU untuk mengembangkan dan melaksanakan pelatihan akutansi, keuangan dan
manajemen pengadaan kepada staff keuangan dan akutansi DPMU.

8. Pengadaan Dan Finansial


- Membantu masyarakat melakukan pelelangan untuk kontrak pengadaan peralatan dan material non-lokal (jika diperlukan, untuk
pekerjaan sipil pula).
- Membantu CIT untuk melaksanakan dana bergulir untuk sanitasi (atau CLTS), menyusun peraturan dan syarat-syarat untuk
pelaksanaannya (jika diperlukan, mengadakan pelatihan tambahan).
- Membantu staff keuangan dan akutansi DPMU mempersiapkan laporan kemajuan keuangan pertiga-bulanan (quarterly) dan dan
laporan monitoring pengadaan (procurement).
- Membantu DPMU untuk menentukan shortlist mengenai perusahaan/LSM yang bermutu.
- Menyampaikan shortlist kepada C/PMU untuk tender susulan.

9. Detail Desain
- Melaksanakan penilaian teknik awal secara cepat (Initial Rapid Technical Assesment) pada sumber daya air dan fasilitas
penyediaan air bersih dan sanitasi.
-
Melaksanakan evaluasi awal terhadap lingkungan, perkiraan biaya kontruksi, perkiraan tariff dan berdialog dengan masyarakat.
- Membuat Perencanaan awal untuk penyediaan air bersih dan fasilitas kesehatan sekolah.
- Menyediakan dukungan teknik (Technical Backstoping) yang diperlukan oleh CIT.
-
Mengkaji-ulang dan memberikan persetujuan terhadap usulan perubahan desain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
- Menyampaikan detail desain teknik terakhir (final detailed engineering design), perkiraan biaya pembangun dan usulan harga tariff
air kepada CIT.

10. Kontruksi Dan Supervisi


- Membantu CIT untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan dan memeriksa kebenaran baik kualitas maupun kuantitas
pelaksanaan pekerjaan.
- Membantu masyarakat untuk bekerja-sama atau bergotong royong dan mengatur sumber material selama pelaksanaan
pembangunan.
- Membantu masyarakat untuk mengatur dan memobilisasi tenaga kerja tambahan untuk pelaksanaan pembangunan
- Membangun contoh jamban keluarga.
- Pengawasan pelaksanaan pembangunan, memeriksa hasil pekerjaan baik kualitas maupun kuantitas.
- Melakukan pengendalian kualitas/mutu pada seluruh tahapan pembangunan
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Pra Studi Kelayakan Kerjasama Pemerintah Swasta dalam Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Perencanaan Teknis dan Pengaturan, Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum, Dirjen Ciptakarya

3. Lokasi Proyek : Yogjakarta

4. Nilai Kontrak : Rp. 564,987,500 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/BANTEK-SPAM/007/2008, Tgl. 15 April 2008

6. Periode : April 2008 s/d Oktober 2008

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 24 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Air Minum 1


2. Ahli Keuangan Keuangan/Financial 1
3. Ahli Air Minum Air Minum 1
4. Ahli Sosial Ekonomi Sosial Ekonomi 1
5. Ahli Sumber Daya Air Sumber Daya Air (Geohidrologis) 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Persiapan
- MobiLisasi Tenaga AhLi
- Penyusunan metodoLogi a rencana kerja - Studi Kepustakaan
- Diskusi Laporan PendahuLuan

b. Review Master Plan


- Review RTRW Kota/Kabupaten - Review MasterpLan SPAM
- Review MasterpLan Air Baku

c. Survey Lapangan
- Persiapan Survey
- MeLakukan Survey Lokasi Studi
- MeLakukan ReaL Demand Survey (RDS)

d. Menyusun Atternatif Pengembangan KPS SPAM


- Proyeksi Kebutuhan Air
-
Menyusun ALternatif Pemanfaatan Air Baku - Menyusun ALternatif Teknis Program KPS - Merencanakan Kapasitas Program KPS
- Merencanakan Daerah PeLayanan Program KPS - Diskusi Laporan Antara

e. Menyusun Pra Studi Kelayakan KPS SPAM


- Merencanakan KeLayakan Keuangan KPS - MeLakukan identifikasi Risiko KPS
- Menyusun Rekomendasi Program KPS TerpiLih - Menyusun Dokumen Tender KPS SPAM - Diskusi Laporan Draft FinaL
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Kajian Pola Penguatan Kelembangaan Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka
Pembinaan Masyarakat dalam Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Pengembangan Permukiman Kawasan Metropolitan, Satker


Direktorat Jenderal Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Surabaya dan Palembang

4. Nilai Kontrak : Rp. 423,869,600 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-02/V-2007, tgl. 04 Mei 2007

6. Periode : Mei 2007 s/d Oktober 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 36 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

a. Ketua Tim Perencanaan Permukiman 1


b. Ahli Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat 1
d. Ahli Kelembagaan Kelembagaan 1
f. hli Sosiologi Perkotaan Sosiologi Perkotaan 1
h. Ahli Ekonomi Perkotaan Ekonomi Perkotaan 1
j. Ahli Pembiayaan Ahli Pembiayaan 1

11. Uraian Pekerjaan :

1. Melakukan kajian literatur terhadap studi-studi terkait atau reference yang mendukung pelaksanaan studi ini.
2. Melakukan survei untu mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan kelembagaan pemberdayaan masyarakat dalam
penanganan permukiman kumuh.
3. Melakukan review terhadap kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan kelembagaan pemberdayaan masyarakat.
4. Mengkaji dan memahami karakter kawasan permukiman kumuh di perkotaan.
5. Melakukan identifikasi jenis kelembgaan yang mendukung penangan kawasan kumuh
6. Mengkaji dan memahami kondisi sosial buadaya masyarakat kawasan permukiman kumuh di perkotaan.
7. Mengkaji peran kelembagaan pemberdayaan masyarakat dalam pembinaan masyarakat permukiman kumuh.
8. Melakukan diskusi dengan pihak terkait terhadap jenis kelembagaan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dalam penanganan
permukiman kumuh.
9. Menyusun rekomendasi penguatan kelembagaanan penanganan kawasan permukiman kumuh.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Kajian Kebutuhan dan Pola Penyiapan Infrastruktur Strategis Perkotaan dalam
Mendukung Pengembangan Permukiman Metropolitan

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Pengembangan Permukiman Kawasan Metropolitan, Satker


Direktorat Jenderal Cipta Karya

3. Lokasi Proyek : Palembang dan Makassar

4. Nilai Kontrak : Rp. 424,380,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/Kt/KP3KM/KONS-03/V-2007, tgl. 04 Mei 2007

6. Periode : Mei 2007 s/d Oktober 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 36 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

a. Team Leader Teknik Perencanaan Kota 1


b. Ahli Perencanaan Wilayah Perencanaan Wilayah 1
d. Ahli Infrastruktur Perkotaan Infrastruktur Perkotaan 1
f. Ahli Kelembagaan Kelembagaan 1
h. Ahli Ekonomi Perkotaan Ekonomi Perkotaan 1
j. Ahli Sosiologi Kemasyarakatan Sosiologi Kemasyarakatan 1

11. Uraian Pekerjaan :

1. Melakukan survei lapangan dalam rangaka mencari data primer maupun sekunder pada instansi terkait.
2. Menganilisis data-data terkait seperti analisis terhadap Renstra, Kebijakan dan Strategi Pengembangan Perkotaan yang terkait
dengan pengembangan infratruktur perkotaan dan permukiman perkotaan.
3. Mengevaluasi dan melakukan kajian terhadap bentuk pelaksanaan penyediaan infrastruktur terutama yang terkait dengan bidang
permukiman yang pernah dilaksanakan oleh pemerintah.
4. Mengkaji keberhasilan program penyediaan infrastruktur bagi masyarakat di perkotaan metropolitan.
5. Melakukan konsultasi dan diskusi dengan berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan penyediaan infrastruktur dalam
mendukung pengembangan permukiman.
6. Merumuskan kebutuhan infrastruktur terutama yang terkait dengan permukiman yang ada di perkotaan metropolitan.
7. Merekomendasikan suatu pola penyiapan infrastruktur dalam mendukung pengembangan permukiman dengan memperhatikan
berbagai aspirasi stakeholder terkait.
8. Melakukan pembahasan dengan tim teknis dan pihak terkait lainnya.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Evaluasi Kinerja Program Pembangunan pada Kawasan Tertinggal dan Pulau-Pulau
Kecil

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pembinaan dan Pengembangan Program Cipta Karya, Kegiatan
Pengembangan Sistem dan Evaluasi Kinerja

3. Lokasi Proyek : Kepri, Kep. Seribu, Kendari, Ternate, Kupang, Bengkulu

4. Nilai Kontrak : Rp. 278,740,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/Cp/EK/VI/07/2007, tgl. 04 Juni 2007

6. Periode : Juni 2007 s/d Nopember 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 20 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

a. Team Leader/Ahli Studi Pembangunan Studi Pembangunan 1


b. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
d. Ahli Arsitek Arsitek 1
f. Ahli Manajemen Pembangunan Manajemen Pembangunan 1

11. Uraian Pekerjaan :

1. Melakukan identifikasi program-program pembangunan pada kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil
2. Melakukan kajian studi literatur mengenai program-program pembangunan Bidang Cipta Karya yang dilaksanakan di kawasan
tertinggal dan pulau-pulau kecil
3. Melakukan identifikasi kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil dan karakter setiap kawasan tersebut
4. Melakukan survey lapangan dalam rangka pengumpulan dan informasi data mengenai pelaksanaan program-program pembangunan
Bidang Cipta Karya yang dilaksanakan di kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil, khususnya di Provinsi Bengkulu, Provinsi DKI
5. Melakukan evaluasi terhadap hasil survey dan identifikasi kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil dan karakter setiap kawasan
tersebut
6. Melakukan pengolahan dan analisis data dengan mempergunakan metodologi yang relevan yang dapat dipertanggungjawabkan
hasilnya
7. Melakukan pembahasan secara intensif dengan Tim Teknis maupun dengan nara sumber di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta
Karya yang memahami pembangunan bidang Cipta Karya pada kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil
8. Melakukan workshop dalam rangka memperoleh kesepakatan dan penyempurnaan terhadap program pembangunan bidang Cipta
Karya pada kawasan tertinggal dan pulau-pulau kecil
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR

1. Nama Proyek : Evaluasi Kinerja Program Pembangunan Bidang Cipta Karya Berbasis Masyarakat

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pembinaan dan Pengembangan Program Cipta Karya, Kegiatan
Pengembangan Sistem dan Evaluasi Kinerja

3. Lokasi Proyek : Medan, Padang, Jambi, Denpasar, Banjarmasin, Surabaya, Makassar

4. Nilai Kontrak : Rp. 274,648,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/Cp/EK/VI/06/2007, tgl. 04 Juni 2007

6. Periode : Juni 2007 s/d Nopember 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 20 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

a. Ketua Tim/Ahli Studi Pembangunan Studi Pembangunan 1


b. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
d. Ahli Sosial Kemasyarakatan Sosial Kemasyarakatan 1
f. Ahli Manajemen Manajemen 1

11. Uraian Pekerjaan :

1. Melakukan identifikasi pelaksanaan program pembangunan bidang Cipta Karya yang berbasis masyarakat yang telah dilaksanakan
baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah
2. Melakukan identifikasi pola penanganan program pembangunan bidang Cipta Karya yang berbasis masyarakat yang telah
dilaksanakan
3. Melakukan kajian pustaka/teori-teori/Literatur-literatur yang terkait dengan pelaksanaan program pembangunan bidang Cipta Karya
yang berbasis masyarakat
4. Melakukan survey di daerah guna pengumpulan/inventarisasi data dan informasi yang akurat mengenai pelaksanaan program
pembangunan bidang Cipta Karya yang berbasis masyarakat yang telah dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera
5. Melakukan evaluasi dalam pelaksanaan kinerja program pembangunan bidang Cipta Karya yang berbasis masyarakat, serta
memberikan alternatif pendekatan pemecahan permasalahan yang ada
6. Melakukan pengolahan data dan analisis sehingga dapat mengeluarkan analisa yang tepat dan rekomendasi dengan
menggunakan penyajian metode yang relevan dan dapat dipertanggung jawabkan hasilnya
7. Melakukan pembahasan secara intensif dengan Tim Teknis maupun dengan nara sumber terkait dengan bidang program
pembangunan Cipta Karya Berbasis Masyarakat di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya
8. Melakukan workshop dalam rangka persamaan persepsi terhadap hasil survey. Hasil identifikasi, pola dan analisa pelaksanaan
kinerja program bidang Cipta Karya berbasis masyarakat sehingga hasil evaluasi tersebut dapat berhasil guna
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Deatiled Engineering Design (DED) 45 IKK Pulau Jawa

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pembinaan Pengembangan SPAM IKK, Kegiatan Pengembangan SPAM
& Pengelolaan Sanitasi, Dirjen Air Minum

3. Lokasi Proyek : Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten

4. Nilai Kontrak : Rp. 2,582,170,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.01/PSPAM-IKK/331-A/II/2008, Tgl 22 Pebruari 2009

6. Periode : Pebruari 2008 s/d Mei 2008

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 138 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Air Minum 1


2. Ahli Air Minum Air Minum 15
3. Ahli Air Baku Air Baku 2
4. Ahli Mekanikal & Elektrikal Mekanikal & Elektrikal 2
5. Ahli Sipil Sipil 15
6. Ahli Cost Estimator Cost Estimator 8
7. Ahli Tender Dokumen Tender Dokumen 1
8. Ahli Geodesi Geodesi 2

11. Uraian Pekerjaan :


a. Membuat rencana kerja/schedule semua kegiatan proyek
b. Mengumbulkan data baik primer maupun sekunder
c. Survey lokasi pekerjaan untuk mendapatkan gambaran umum daerah studi dan kondisi eksisting
d. Melakukan analisa/studi literatur dan analisa data sebelumnya.
e. Manyajikan kondisi sistem dan perhitungan kebutuhan air bersih, alternatif sumber air baku, sistem/jenis pengolahan, kelengkapan
unit dan daerah pelayanan
f. Survey lapangan dengan menggunakan GPS pada unit produksi, transmisi dan sistem distribusi air minum.
g. Kajian standard dan spesifikasi teknis pekerjaan sipil, perpipaan dan mekanikal/elektrikal.
h. Melakukan analisa kebutuhan air minum domestik dan non domestik
i. Melakukan analisa hidrolis dengan menggunakan software yang telah dikenal sebelumnya (Epanet)
j. Melakukan penggambaran teknis sistem penyediaan air minum baik yang sifatnya typical/standard maupun spesifik sesuai kondisi di
lapangan
k. Perhitungan kebutuhan biaya investasi
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Integrasi Infrastruktur (DED Air Bersih, Sanitasi, Drainase, dan Jalan)
Kawasan dan Permukiman Kabupaten/Kota Wilayah Barat Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD)

2. Pengguna Jasa :
Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) - Nias

3. Lokasi Proyek : Sabang, Bireum, Pidie/Sigli, Calang, Meuleuboh, Jeram, Blang Pidie, Singkil, Tapak
Tuan, dan Seumeule/Sinabang

4. Nilai Kontrak : Rp. 4,496,855,000 ,-

5. No. Kontrak : 028/CTR/BRR-889359/SU-03/APBN/2007, 12 September 2007

6. Periode : September 2007 s/d Maret 2008

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 313 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Pemb. Prasarana Perkotaan 1


2. Ahli Air Bersih Air Bersih 2
3. Ahli Sanitasi & Persampahan-1 Sanitasi & Persampahan-1 2
4. Ahli Hidrologi Hidrologi 1
5. Ahli Keuangan Mikro Keuangan Mikro 1
6. Ahli Struktur Struktur 1
7. Ahli Geodesi Geodesi 1
8. Ahli Mekanikal Elektrikal Mekanikal Elektrikal 1
9. Ahli Perencana Kawasan Perencana Kawasan 1
10. Ahli Sosial Ekonomi Sosial Ekonomi 1
11. Ahli Kelembagaan Kelembagaan 1
11. Ahli Cost Estimasi Cost Estimasi 1
12. Ahli Tender dan Dokumen Tender dan Dokumen 1
13. Asisten Ahli Air Bersih Air Bersih 6
14. Asisten Ahli Drainase Drainase 6
15. Asisten Ahli Hidrologi Hidrologi 4
16. Asisten Ahli Keuangan/Ekonomi Mikro Keuangan/Ekonomi Mikro 3
17. Asisten Ahli Struktur Struktur 3
18. Asisten Ahli Geodesi Geodesi 3
19. Asisten Ahli Mekanikal Elektrikal Mekanikal Elektrikal 3
20. Asisten Ahli Perencanaan Kawasan Perencanaan Kawasan 3
21. Asisten Ahli Sosial Ekonomi Sosial Ekonomi 3
22. Asisten Ahli Kelembagaan Kelembagaan 3
23. Asisten Ahli Cost Estimasi Cost Estimasi 3
24. Asisten Ahli Tender dan Dokumen Tender dan Dokumen 3
11. Uraian Pekerjaan :

a. Identifikasi dan Inventarisasi sistem infrastruktur kota dan kabupaten dan program pengembangan Infrastruktur kawasan perumahan
permukiman yang sudah dan sedang dilaksanakan.
b. Identifikasi dan inventarisasi kondisi infrastruktur; kebutuhan pelayanan air minum dan sanitasi, persampahan, yang ada pada area
proyek.
c. Evaluasi kondisi sistem pelayanan infrastruktur kabupaten/kota dan diperumahan yang sudah, sedang, dan yang akan dibangun
Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).
d. Mengkaji ketepatan pendekatan, metode, dan teknologi penyediaan air minum dan sanitasi Kawasan Kabupaten/kota yang
menghubungkan pelayanan infrastruktur perumahan/permukiman BRR, termasuk sistem penampungan air hujan, penampungan air
PDAM, air tanah, mata air dan sistem air langsung minum (isi ulang murah).
e. Mengkoordinasikan penyediaan kebutuhan air minum, persampahan dan sanitasi perumahan BRR dengan pelayanan air minum dan
sanitasi persampahan skala kota/kecamatan.
f. Mengembangkan sistem dan pola bantuan berjenjang serta pendanaan bergulir untuk fasilitas air minum dan sanitasi perumahan
BRR yang inovatif dan mengarah ke kemandirian.
g. Menyusun kriteria teknis dan non-teknis penentuan lokasi perumahan BRR dalam kaitan dengan sistem penyediaan air minum dan
sanitasi yang ekonomis.
h. Menyusun perencanan detail dan tipikal infrastruktur meliputi prasarana air minum, sanitasi, persampahan, drainase pada area
perumahan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).
i. Menyusun Tender Dokumen paket-paket kegiatan infrastruktur meliputi prasarana air minum, sanitasi, persampahan, pada area
perumahan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).
j. Menyusun ”best-practice” sistem penyediaan infrastruktur meliputi prasarana air minum, sanitasi, persampahan bagi perumahan BRR,
baik perencanaan-pembangunan-dan pengelolaannya.
k. Menyusun program pembangunan dan memperkirakan budget/anggaran sistem penyediaan infrastruktur meliputi prasarana air
minum, sanitasi, persampahan, pada area perumahan yang akan direncanakan BRR
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Pra-Studi Kelayakan Pengembangan SPAM

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Pembangunan Air Minum dan Air
Limbah Direktorat Pengembangan Air Minum

3. Lokasi Proyek : Dumai, Pekanbaru

4. Nilai Kontrak : Rp. 537,405,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/PKKPAMAL/001/2007, 28 Mei 2007

6. Periode : Mei 2007 s/d Nopember 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 47 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Air Minum/Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Finansial Finansial/Ekonomi 1
3. Ahli Air Minum Air Minum/Teknik Lingkungan 1
4. Ahli Kelembagaan Kelembagaan/Institusi 1
5. Ahli Sumber Daya Air Sumber Daya Air 1
6. Asisten Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
7. Asisten Keuangan Keuangan/Ekonomi 1
8. Asisten Sumber Daya Air Sumber Daya Air 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Melakukan kajian kondisi geografis, sosial ekonomi, djan RUTR Kabupaten/Kota


b. Mereview sistem air minum kota yang ada
c.
Melakukan kajian sistem penyelenggaraan dan pengelolaan Air Minum eksisting dan permasalahan yang perlu diselesaikan
d. Identifikasi solusi strategis
e. Melakukan pengumpuian data dan survei cepat serta real demand survey
f. Menyusun kerangka pengembangan dan parameter perencanaan pembangunan yang meliputi:
- Rencana pengembangan wilayah;
- Strategi pengembangan wilayah;
- Proyeksi kebutuhan infrastruktur.
g. Melakukan proyeksi permintaan air minum yang berdasarkan:
- Pola pengembangan daerah;
- Ketersediaan Air Baku;
- Sasaran kegiatan;
- Kecenderungan pertumbuhan pola konsumsi;
- Perkiraan permintaan masa mendatang;
- Kondisi air tanah dangkal (kuantitas dan kualitasnya)
h. Melakukan kajian mengenai ketersediaan fasilitas saat ini dan mendatang
i. Menyusun review masterplan untuk Kota Dumai
j. Melakukan tinjauan terhadap alternatif teknis yang meliputi:
- Garis besar solusi teknis alternatif untuk memenuhi permintaan
- Garis besar penyempurnaan fasilitas untuk masing-masing alternatif
- Tinjauan dampak sosial-ekonomi dari alternatif
- Penyiapan perkiraan biaya anggaran umum dari alternatif
k.
Melakukan tinjauan lingkungan awal yang akan memberikan suatu rekomendasi perlu tidaknya AMDAL dalam kegiatan tersebut.
l. Menentukan Bentuk Kerjasama Pemerintah dan Swasta.
m. Melakukan analisis keuangan untuk mengetahui iklim pengembalian investasi yang saling menguntungkan.
n. Menjelaskan dasar-dasar hukum yang terkait dengan pelaksanaan KPS (aspek pengaturan dan kelembagaan)
o. Melakukan pembagian alokasi resiko dan tanggung jawab
p. Menyusun dokumen tender yang akan dipersiapkan untuk tender KPS tersebut.
q. Melakukan serangkaian diskusi dengan Pemerintah Daerah dan PDAM terkait
r.
Menyusun rekomendasi pengadaan KPS yang mencakup uraian kegiatan, jadwal pelaksanaan dan penanggung jawab kegiatan.
s. Menyusun pedoman Pra Studi Kelayakan yang materinya akan dijadikan referansi untuk daerah-daerah lain.
t. Hal-hal lainnya yang harus dianalisa dalam penyusunarf Pra Studi Kelayakan KPS SPAM
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Konsultan Manajemen dan Supervisi SPAM IKK

2. Pengguna Jasa : Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Pembinaan Teknik Air
Minum

3. Lokasi Proyek : Banda Aceh, Padang,Palembang, Bengkulu, Jambi, Pekan Baru, Tanjung Pinang,
Lampung, Serang, Bandung, Smrg, Yogjakarta, Srb., Denpasar,Mataram, Kupang,
Pontianak, Banjarmasin, palu, Palangkaraya, Makassar, Medan, Gorontalo,Manado,
Mamuju, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, dan Jayapura

4. Nilai Kontrak : Rp. 518,221,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/PTAM-IKK/322/2007, 21 Juni 2007

6. Periode : June 2007 s/d Nopember 2007

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 30 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim/Ahli Air Minum Air Minum/ Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Konstruksi Bangunan Air Konstruksi Bangunan Air 1
3. Ahli Manajemen Proyek Manajemen Proyek 1
4. Asisten Air Minum Air Minum/ Teknik Lingkungan 1
5. Asisten Air Minum Air Minum/ Teknik Lingkungan 1
6. Asisten Air Minum Air Minum/ Teknik Lingkungan 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Melakukan pemantauan status kemajuan pekerjaan pengembangan SPAM IKK


b. Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan pihak terkait (Kontraktor, Konsultan
Supervisi)
c. Pengumpulan data kemajuan pekerjaan SPAM IKK
d. Melakukan pemeriksanaan dan pemantauan lapangan
e. Melaksanakan fungsi manajemen proyek meliputi :
- Pengendalian
- Pemantauan ke daerah
- Pengumpulan data
- Pemantauan pabrikasi
- Analisa pelaksanaan proyek
- Koordinasi / komunikasi
- Manajemen waktu, biaya dan mutu
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Konsep Pembentukan Kelembagaan Pengelola SPAM di 3 (tiga) Lokasi

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pembangunan Air Minum

3. Lokasi Proyek : Kalimantan Barat, Lampung Tengah, dan Mamuju Utara

4. Nilai Kontrak : Rp. 550,754,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.01/SPK/PK2-PAM/09/V/2006, tgl. 12 Mei 2006

6. Periode : Mei 2006 s/d Nopember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 30 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Ahli Air Minum 1


2. Ahli Kelembagaan Ahli Kelembagaan 1
3. Ahli Keuangan Ahli Keuangan 1
4. Ahli Hukum Ahli Hukum 1
5. Ahli Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan 1
6. Ahli Training Ahli Training 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Pengembangan konsep pendirian BUMD di bawah pengelolaan Provinsi dengan sistem kerjasama regional antara BUMD Provinsi
dengan PDAM Kabupaten/Kota yang mau bekerjasama dalam satu bentuk kelembagaan regional
b. Mendesain konsep Peraturan Daerah yang akan memayungi konsep kelembagaan baru tersebut secara hukum.
c. Mendesain bentuk kelembagaan kerjasama struktur organisasi lembaga kerjasama dan uraian tugasnya
d. Mendesain MoU kerjasama kelembagaan tersebut,
e. Melakukan sosialisasi konsep kelembagaan regional penyelenggaraan SPAM kepada Pemerintah Daerah dan para penyelenggara
pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan terlibat dalam kerjasama tersebut.
f. Melakukan training manajemen kelembagaan pada calon pengelola atau pengurus lembaga kerjasama penyelenggara pengelola
g. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Detail Engineering Design (DED) Infrastrukture (Jalan, Drainase, Grading, Air Bersih)
Cluster R5/6 Kota Baru Parahyangan

2. Pengguna Jasa : PT Belaputera Intiland

3. Lokasi Proyek : Kota Baru Parahyangan

4. Nilai Kontrak : Rp. 389,730,000 ,-

5. No. Kontrak : B1/PDL/PP-VI/06/1314 tgl. 01 Juni 2006

6. Periode : Juni 2006 s/d Nopember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 25 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Team Leader 1


2. Ahli Air Bersih Ahli Air Bersih 1
3. Ahli Teknik Sipil/Jalan Ahli Teknik Sipil/Jalan 1
4. Ahli Drainase Ahli Drainase 1
5. Ahli Mekanikal/Elektrikal Ahli Mekanikal/Elektrikal 1
6. Ahli Cost Estimator Ahli Cost Estimator 1
7. Ahli Tender Dokumen Ahli Tender Dokumen 1
8. Ahli Hidrogeologi Ahli Hidrogeologi 1

11. Uraian Pekerjaan :

a.
Melakukan perhitungan kebutuhan air minum, ketersediaan air baku dan konstruksi bangunan serta disain/gabar yang dibutuhkan
b. Penyusunan rencana teknis rinci, untuk unit air baku, unit produksi dan unit distribusi, sistem penyediaan air minum
c. Membuat analisa hidrologi dan analisas hidrolika sistem drainase primer, sekunder, dan tersier, dalam bentuk saluran tertutup
d. maupun saluran terbuka sesuai kondisi spesifik di lapangan disertai dengan hasil pengukuran topografi.
e.
Memberikan alternatif pemecahan permasalahan banjir/genangan dan sistem drainase primer, sekunder, dan tersier di 4 lokasi.
f. Membuat perencanaan detail sistem drainase primer, sekunder dan terseier
g. Termasuk didalam dua kegiatan tersebut :
- Menyusun kebutuhan sistem penyediaan sarana dan prasarana air bersih
- Menghitung proyeksi kebutuhan air sampai dengan tahun 2010
- Membuat rencana jadwal pelaksanaan pembangunan
- Menghitung dan mendesain sarana dan prasarana sistem penyediaan air bersih yang terdiri; Intake, jaringan transmisi, Instalasi
Pengolahan Air (IPA), Reservoir, jaringan distribusi
- Menyusun rencana teknis rinci
- Membuat perkiraan biaya secara keseluruhan termasuk biaya pembangunan, operasi dan pemeliharan
- Menyiapakan gambar-gambar sarana dan prasarana sistem penyediaan air bersih, drainase dan jalan
- Membuat dokumen tender (spesifikasi teknis, gambar, bill of quantity, dan rencana anggaran biaya)
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Identifikasi Investasi Swasta di Bidang Air Minum di Propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi
Utara dan Riau

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pengembangan Hubungan Kerjasama Luar Negeri dan Investasi

3. Lokasi Proyek : Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, & Riau

4. Nilai Kontrak : Rp. 596,686,420 ,-

5. No. Kontrak : 02/KU.08.08/BPCK/KLN-I/2006, tgl. 12 Mei 2006

6. Periode : Mei 2006 s/d Desember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 48 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Ahli Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Air Minum Ahli Air Minum 1
3. Ahli Air Minum Ahli Air Minum 1
4. Ahli Finansial Ahli Finansial 1
5. Ahli Finansial Ahli Finansial 1
6. Ahli Institusi / Hukum Ahli Institusi / Hukum 1
7. Ahli Peran Serta Swasta Ahli Peran Serta Swasta 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Review kebijakan pemerintah mengenai peran serta swasta di bidang penyediaan air minum
b. Pengumpulan informasi mengenai minat dan kendala dari pihak swasta dalam investasi di bidang air minum
c. Menentukan kriteria proyek-proyek investasi yang menarik untuk kerjasama dengan pihak swasta
d.
Menentukan kegiatan yang membutuhkan investasi air minum berdasarkan penilaian terhadap kriteria investasi dari pihak swasta
e. Menganalisa lingkup kegiatan, perkiraan biaya investasi, bentuk kerjasama yang paling layak/memungkinkan untuk peran serta
swasta
f. Merekomendasikan daftar identifikasi kegiatan untuk investasi melalui kerjasama pemerintah swasta
g. Merekomendasikan rencana tindak bgai pemerintah Kabupaten/kota untuk mempromosikan dan merealisasikan kegiatan untuk
investasi swasta
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Evaluasi Kinerja Pelaksanaan PKPS BBM-IP

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Evaluasi & Kinerja, Satuan Kerja Pembinaan dan Pengembangan Program
Cipta Karya, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen PU

3. Lokasi Proyek :
Medan, Makassar, Pekanbaru, Surabaya, Manado, Pontianak, padang dan Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 565,435,200 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/Cp/EK/V/14/2006, tgl. 12 Mei 2006

6. Periode : Mei 2006 s/d Desember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 33 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader (Ahli Planologi) Team Leader (Ahli Planologi) 1


2. Ahli Prasarana dan Sarana Ahli Prasarana dan Sarana 1
3. Ahli Sistem Analis Ahli Sistem Analis 1
4. Ahli Sosial/Pemberdayaan Masy. Ahli Sosial/Pemberdayaan Masy. 1
5. Ahli Ekonomi Ahli Ekonomi 1
6. Ahli Kelembagaan Ahli Kelembagaan 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Melakukan kajian pustaka/teori-teori yang berhubungan literatur-literatur evaluasi kinerja


b. Melakukan survei ke daerah guna inventarisasi data/informasi yang dilakukan dengan pengumpulan data primer maupun sekunder
terhadap pelaksanaan kegiatan PKPS – BBM bidang infrastruktur perdesaan
c. Mengidentifikasi indikator – indikator yang terkait dalam evaluasi kinerja pelaksanaan kegiatan PKPS – BBM bidang infrastruktur
perdesaan
d. Mengidentifikasi permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan PKPS – BBM Bidang Infrastuktur Perdesaan, serta memberikan
alternatif pendekatan pemecahannya,
e. Mengkaji kinerja pembangunan infrastruktur perdesaan sebelum dan sesudah adanya pelaksanaan program tersebut,
f. Mengevaluasi kinerja Program Kompensasi Pengurangan Subsidi (PKPS) – BBM Bidang Infrastuktur Perdesaan berdasarkan
performance indicator pada program tersebut.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Kajian Perhitungan Pengembalian Investasi, Cost Effective dan Full Cost Recovery
(Paket-8)

2. Pengguna Jasa : Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Departemen PU

3. Lokasi Proyek : Surabaya, Semarang, Cirebon dan Tangerang

4. Nilai Kontrak : Rp. 386,802,500 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/SPK/08/BPPSPAM-PKT-8/V/2006, tgl. 12 Mei 2006

6. Periode : Mei 2006 s/d Oktober 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 29 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Ahli Analisa Keuangan 1


2. Ahli Ekonomi Perusahaan Ahli Ekonomi Perusahaan 1
3. Ahli Kelembagaan Investasi Ahli Kelembagaan Investasi 1
4. Ahli Sosial Ekonomi Ahli Sosial Ekonomi 1
5. Ahli Menajemen Aset Ahli Menajemen Aset 1
6. Ahli Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan 1
1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Mempelajari rumusan perhitungan tarif dan komponennya berdasarkan ketentuan yang berlaku
b. Gambaran karakteristik proyek Air Minum dikaitkan dengan periode investasi
c. Pengumpulan data teknis, keuangan dan manajemen pengelolaan dari lapangan (secara random sampling)
d. Evaluasi prinsip full cost recovery dan parameter-parameter kunci yang dominan
e. Analisa perhitungan pengembalian investasi berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi
f. Evaluasi besaran tarif rata-rata yang berlaku dan pengaruhnya terhadap operasional perusahaan
g. Analisa cost effectiveness untuk penyelenggaraan SPAM
h. Analisa besaran kewajaran tarif full cost recovery menurut sistem teknis, keuangan dan institusi
i. Penyusunan model perhitungan pengembalian investasi, cost effectiveness serta tarif yang full cost recovery
j. Identifikasi pra kondisi untuk penyesuaian tarif yang reguler dan yang luar biasa serta metoda perhitungannya
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Bantek Penyusunan Detail Eengineering Design (DED) Air Bersih Kota Kota di Wilayah
Pemekaran

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Lingkungan sehat Direktorat Pengembangan Air Minum

3. Lokasi Proyek : Manokwari,Bintuni, Ternate, Sanana, Teminabuan dan Tobelo

4. Nilai Kontrak : Rp. 939,334,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/PLS/04/06, tgl. 28 April 2006

6. Periode : April 2006 s/d Nopember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 48 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Ahli Prasarana dan Sarana Air Minum 1


2. Ahli Prasarana dan Sarana Air Minum Ahli Prasarana dan Sarana Air Minum 1
3. Ahli Prasarana dan Sarana Air Minum Ahli Prasarana dan Sarana Air Minum 1
4. Ahli Teknik Sipil Ahli Teknik Sipil 2
5. Ahli Estimasi Biaya Ahli Estimasi Biaya 2
6. Ahli Hidrogeologis Ahli Hidrogeologis 2
7. Ahli Geodesi Ahli Geodesi 2
8. Ahli Mesin / Listrik Ahli Mesin / Listrik 2

11. Uraian Pekerjaan :


a. Melakukan perhitungan kebutuhan air minum, ketersediaan air baku dan konstruksi bangunan serta disain/gabar yang dibutuhkan
b. Penyusunan rencana teknis rinci, untuk unit air baku, unit produksi dan unit distribusi, sistem penyediaan air minum

Termasuk didalam dua kegiatan tersebut :


- Menyusun kebutuhan sistem penyediaan sarana dan prasarana air bersih
- Menghitung proyeksi kebutuhan air sampai dengan tahun 2010
- Membuat rencana jadwal pelaksanaan pembangunan
- Menghitung dan mendesain sarana dan prasarana sistem penyediaan air bersih yang terdiri; Intake, jaringan transmisi, Instalasi
Pengolahan Air (IPA), Reservoir, jaringan distribusi
- Menyusun rencana teknis rinci
- Membuat perkiraan biaya secara keseluruhan termasuk biaya pembangunan, operasi dan pemeliharan
- Menyiapakan gambar-gambar sarana dan prasarana sistem penyediaan air bersih
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Water Supply and Sanitation System at Effected Areas in Aceh Province Nomor :
Package 0303-01

2. Pengguna Jasa : Japan International Cooperation System (JICS)

3. Lokasi Proyek : Nanggro Aceh Darusalam

4. Nilai Kontrak : Rp. 3,894,642,480 ,-

5. No. Kontrak : NPTRI-04-0303-01, tgl. 29 Nopember 2005

6. Periode : Nopember 2005 s/d Nopember 2006

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 77.5 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Civil/Sanitary Engineer 1


2. Co. Team Leader Co. Team Leader 1
3. Quality Assurance Engineer Quality Assurance Engineer 1
4. Mechanical Engineer Mechanical Engineer 1
5. Structure Engineer-1 Structure Engineer-1 1
6. Construction / Water Supply Engineer-1 Construction / Water Supply Engineer-1 1
7. Structure Engineer-2 Structure Engineer-2 1
8. Construction / Water Supply Engineer-2 Construction / Water Supply Engineer-2 1
9. Construction / Water Supply Engineer-3 Construction / Water Supply Engineer-3 1
10. Construction / Water Supply Engineer-4 Construction / Water Supply Engineer-4 1
11. Structure Engineer-3 Structure Engineer-3 1
11. Uraian Pekerjaan :

a. Membantu Pemberi Kerja dalam segala aspek supervisi teknik pelaksanaan peningkatan/pembangunan jalan dan jembatan
b. Membantu Pemberi Kerja dalam menyelenggarakan tugasnya untuk menjamin semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan disain
teknis, spesifikasi dan dokumen kontrak lainnya
c. Membantu Pemberi Kerja dalam menafsirkan dan menerapkan pasal-pasal Dokumen Kontrak yang menyangkut tuntutan dari
kontraktor untuk pembayaran ekstra dan hal umum lainnya sehubungan dengan hak dan kewajiban kontraktor sesuai dengan isi
kontrak
d. Membuat rekomendasi yang rinci untuk Perintah Perubahan Kontrak (CCO) dan Addendum sesuai dengan kebutuhan untuk
menjamin didapatkannya hasil teknis terbaik sesuai dengan biaya yang tersedia
e. Melaksanakan semua pekerjaan teknis di lapangan yang dibutuhkan untuk menentukan tempat-tempat dan batas-batas serta
kuantitas pekerjaan disesuaikan dengan dana yang tersedia dalam kontrak, termasuk pengumpulan semua data lapangan yang
diperlukan dan membuat perhitungan serta persiapan gambar-gambar detail kontruksi, serta mengeluarkan perintah yang tepat untuk
pelaksanaan pekerjaan.
f. Memeriksa dengan teliti semua pengukuran kuantitas dan perhitungan yang diperlukan untuk pembayaran dan menjamin bahwa
semua pengukuran dan perhitungan yang dilakukan sesuai prosedur dalam kontrak
g. Melapor kepada Pemberi Kerja tentang masalah-masalah kontruksi atau keterlambatan yang terjadi, dan merekomendasi tindakan
perbaikan yang diperlukan.
h. Memantau dan memeriksa kendali mutu dan pengukuran kwantitas atas pekerjaan konstruksi serta ikut menandatangani sertifikat
pembayaran bulanan bila mutu pekerjaan sudah dapat diterima dan kwantitasnya sudah benar. Bila terdapat penyimpangan baik
dalam mutu maupun kwantitas bahan dan pekerjaan, konsultan harus memberikan peringatan kepada kontraktor secara tertulis,
demikian pula bila ada hal-hal lain yang menyimpang dari Spesifikasi Teknis. Tembusan dari peringatan tersebut harus dikirim kepada
Pemberi Kerja yangmungkin dibutuhkan oleh Pemberi Kerja dalam mengambil keputusan akan menerima atau menolak sertifikat
pembayaran bulanan yang diajukan kontraktor
i. Memeriksa gambar As-built yang dibuat oleh Kontraktor, dimana gambar tersebut harus menunjukkan hasil akhir dari proyek secara
lengkap.
j. Membuat laporan bulanan dan triwulan untuk kemajuan fisik dan keuangan dari kegiatan konstruksi yang akan dikirim ke Pemberi
Kerja dan Kontraktor, dengan menggunakan formulir standar yang telah dikeluarkan oleh Pemberi Kerja
k. Membantu melaksanakan PHO untuk masing-masing kontrak, khususnya mempersiapkan daftar kekurangan yang perlu diperbaiki
oleh kontraktor.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Monitoring dan Evaluasi Kawasan Rawan Air Minum

2. Pengguna Jasa : Kegiatan Pembinaan Penyediaan dan Pengelolaan Air Bersih, Direktorat Jenderal Cipta
Karya

3. Lokasi Proyek : Seluruh Propinsi di Indonesia

4. Nilai Kontrak : Rp. 986,933,750 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/P3AB/27/IX/2005, tgl. 21 September 2005

6. Periode : September 2005 s/d Desember 2005

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 46 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Air Minum Teknik Lingkungan/ Air Minum 4
3. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 4
4. Ahli Ekonomi Ekonomi 4
5. Ahli Kelembagaan Kelembagaan/Institusi 4
6. Programmer Programmer 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Koordinasi dengan Tim Pusat (Ditjen Cipta Karya- Dep. PU, Dep. Keuangan, Dep. Dalam Negeri, atau instansi terkait lainnya), Tim
Propinsi dan Kabupaten/Kota, di masing-masing propinsi dan kabupaten guna mengkonfirmasi seluruh kegiatan pembangunan
bidang air bersih di wilayah Indonesia yang dananya bersumber dari DAK TA. 2005 dan SB-AB TA. 2002-2004.
b. Membuat sistem data informasi seluruh kegiatan pembangunan bidang air bersih yang dananya bersumber dari DAK TA. 2005 dan
SB-AB.
c. Mengevaluasi seluruh kegiatan pembangunan bidang air minum yang dananya bersumber dari DAK TA. 2005.
d. Melakukan kunjungan lapangan berdasarkan identifikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Propinsi dan Kabupaten/Kota dan
instansi terkait di daerah, melalui kunjungan lapangan dan berdasarkan informasi yang ada serta bekerja sama dengan instansi
e. Mengidentifikasi permasalahan yang timbul dan diperkirakan dapat mengakibatkan manfaat pembangunan bidang air bersih kurang
maksimal.
f. Menyiapkan kriteria/metode evaluasi dan kemudian melakukan evaluasi terhadap hasil pembangunan yang ada, khususnya azas
manfaat berkelanjutan berwawasan lingkungan dari hasil pembangunan tersebut.
g. Memberikan saran-saran penyelesaian masalah yang timbul serta penyesuaian dan perbaikan yang perlu dilakukan guna
penyempurnaan program di masa yang akan datang.
h. Menyusun laporan monitoring dan evaluasi progress fisik dan keuangan berikut permasalahan yang timbul dan penanganan yang
sudah maupun yang perlu segera dilakukan.
i. Menyusun data base hasil monitoring dan evaluasi progress fisik dan keuangan berikut permasalahan yang timbul dan penanganan
yang sudah maupun yang perlu segera dilakukan
j. Membuat aplikasi perancangan program dengan bahasa pemprograman dalam menerapkan data-data pada komputer
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Water Supply and Sanitation Project (Tar : 38103), ADB LOI/TA No. 4411-INO)

2. Pengguna Jasa : Asian Development Bank (ADB)

3. Lokasi Proyek : Kota Sibolga, Kab. Tapanuli, Simalungun, Pangkal Pinang, Bogor, Bandung, Banjar,
Serang, Pemalang, Semarang, Baru (Sul-Sel), Maros, Pangkal Jene, Enrekang,
Jeneponto, Toli-Toli

4. Nilai Kontrak : US$ 780,000

5. No. Kontrak : COCS/05-176, tgl. 17 Pebruari 2005

6. Periode : Pebruari 2005 s/d September 2005

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 22.5 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.
Back & Veatch 18
PT. Waseco Tirta 23
PT. Multi Tehniktama Prakarsa 16.5

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Water Supply and Sanitation Eng. -2 Water Supply and Sanitation Eng. -2 1
2. Financial & Economic Analyst-1 Financial & Economic Analyst-1 1
3. Economic Analyst Economic Analyst 1
4. Social Development Specialist-2 Social Development Specialist-2 1
5. Social Development Specialist-3 Social Development Specialist-3 1
6. Institutional Development Spec. - 1 Institutional Development Spec. - 1 1
7. Hydrogeologist Hydrogeologist 1
8. Cost Estimator Cost Estimator 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Jalur komunikasi yang kritis dan periode awal pertisipasi stakeholder.


- WSSP TA trapartite "kick off" 9status persiapan pendahuluan WSSP dan metode pemilihan outline subproject).
- PDAMs/RGs mengadakan survey-survey yang terdistribusi dan terkomunikasi (pemilihan draft kriteria)
- Kunjungan selektif PDAMs/RGs (review tentang kesiapan dan isu-isu stakeholder)
- Workshop PDAMs/RGs (populasi DSS dan review terhadap keinginan untuk berpartisipasi)
- Memperbarui kertas kerja kriteria yang terpilih mengusulkan grup dengan 1 subproyek PDAMs/RGs
- Pertemuan awal tiga pihak.

b. Teknik
- Mempersiapkan audit infrastruktur WSS
- Fokus pada quick yielding rerofit dan perbaikan kerja untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada
- Prioritaskan penyebaran sistem kedalam area/kelompok miskin dan lemah
- Investigasi penggunaan kesatuan antara paket desain-procure construct & pelayanan outrounding melalui kontrak manajemen
- Desain untuk system dengan tingkat teknologi yang rendah untuk masyarakat O&M
c. Analisys Kemiskinan dan Sosial
- Memastikan infrastruktur yang sudah ada, dan tingkat jasa yang dibutuhkan demografi sosial dan teen ekonomi yang
mempengaruhi permintaan infrastruktur di masa depan
- Menyediakan profile sosio-ekonomi & kemiskinan dalam penentuan dampak sosial dari proyek & inkorporasi didalam PPMS
- Menentukan kemampuan dan keinginan masyarakat untuk membayar dan hambatan sosio ekonomi untuk menutup biaya
- Mengidentifikasi kebutuhan kelompok-kelompok yang lemah, termasuk wanita, urban yang miskin dan orang-orang pribumi diarea
proyek
- Mengidentifikasi budaya dan praktek sosial dalam pelayanan dan bagaimana pengaruhnya terhadap tingkat permintaan
- Identifikasi indikator-indikator untuk monitoring pengaruh sosial, kesehatan dan lingkungan
- Review statistik kesehatan, insiden tingkat ketidakwajaran dan kematian akibat pengiran dan penyakit pernafasan, kebutuhan untuk
pendidikan kesehatan atau dipertimbangkan

d. Lingkungan
- Penyusunan institusi
- Tugas dan implementasi jadual
- Baseline lingkungan
- Monitoring lokasi, peralatan yang dibutuhkan, indikator untuk diukur dan frekuensi pengukuran
- Estimasi biaya
- Penyusunan laporan
- Pengukuran khusus seperti training dan aktivitas partisipasi publik.

e. Kapasitas Institusional
- Menentukan implementasi dan permintaan manajemen termasuk organisasi O&M, NGOs dan kapasitas organisasi masyarakat
- Melakukan evaluasi partisipasi keuangan antara pemerintah Pusat dan upstream dan downstream Pemda dan kapasitasnya untuk
mendanai kontribusinya pada proyek sesuai dengan KepMen 35
- Mendesain kapasitas komponen bangunan untuk proyek khusus
- Mendesai sebuah sistem personalia dan organisasi dan
- Menyediakan aktivitas perencanaan institusi khusus untuk masing-masing subproyek.

f. Analisis Keuangan
- Memastikan bahwa estimasi biaya yang diajukan ke ADB dan termasuk elemen biaya relevan
- Menentukan sumber pendapatan masing-masing subproyek berdsarkan finansial internal rates of return (FIRR), dan Incremental
Cost rata-rata (AIC) dan untuk seluruh proyek menghitung finansial net precent value (FNPV), rata-rata tertimbang biaya modal
(WACC) dan sensitivitas to perubahan biaya, fluktuasi mata uang atau penundaan jadwal pengimpmentasian
- Memeriksa bahwa kriteria biaya terakhir telah memuaskan dalam hubungannya dengan output yang dibutuhkan
- Investigasi pengaruh-pengaruh sub proyek pada pendanaan Pemda dan penentuan kapasitas pinjaman pemerintah kota
- Menyediakan dalam COSTAB seluruh pendanaan aset tetap termasuk persentase pengeluaran untuk dana ADB, sumber yang
proporsional dari pendanaan lokal maupun investasi asing
- Merekomendasikan cara-cara untuk memperkuat akuntansi, pengendalian keuangan, praktek administrasi dan auditing dari
partisipasi PDAM/RGs.

g. Analisis Ekonomi
- Biaya keuangan dikonversi ke biaya ekonomi dengan pengurangan pajak
-
Evaluasi biaya dalam elemen yang diperdagangkan maupun tidak yang merefleksikan komponen perubahan asing maupun lokal
- Keuntungan ekonomi terindentifikasi dan terlihat dengan mendeskripsikan sumber-sumber dari luar yang sangat penting secara
detail dan hasil yang dipresentasikan dalam form tabulator
- Keuntungan ekonomi bersih berlebih diasumsikan proyek berhasil penuh setelah penyelesaian kontruksi
- Pengujian pemilihan tarif dan insiden distribusi, subsidi silang antara industri dan rumah tangga, kemampuan dan keinginan user
untuk membayar, keterlibatan sektor publik dan kemungkinan-kemungkinan akses ke grant subsidi.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Provision of Technical Assistance for Package B (Technical Consultant) in Second
Water and Sanitation for Low Income Communities Project (WSLIC-2) Central
Implementation Team

2. Pengguna Jasa : Direktorat Jenderal Pembe-rantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
(Ditjen PPM & PL), DEPKES.

3. Lokasi Proyek : West Sumatera, South Sumatera, Bangka Belitung Island, West Java, East Java, South
Sulawesi, and West Nusa Tenggara

4. Nilai Kontrak : Rp. 16,948,449,012 ,- + $ US 1,294,637.9

5. No. Kontrak : HK.02.03.7.115.WSLIC-2, tgl. 31 Desember 2004

6. Periode : Desember 2004 s/d November 2010

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 407.97 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.
Smec International 15
MLD 203.99

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Water Quality Monitoring & DDC Spec. Water Quality Monitoring & DDC Spec. 1
2. Water Supply and Sanitation Specialist Water Supply and Sanitation Specialist 3
3. Community Development Specialist Community Development Specialist 1
4. Provincial Participatory C. H. DP-1 Provincial Participatory C. H. DP-1 1
5. Provincial Participatory C. H. DP-3 Provincial Participatory C. H. DP-3 1
6. Water Supply Engineer Water Supply Engineer 1

11. Uraian Pekerjaan :


a. Membantu proyek untuk road show & ownership workshop, termasuk membuat informasi yang bersifat material mengenai WSLIC-2
b. Menyediakan strategi-strategi bagi seluruh bagian untuk mengimplementasikan pendekatan yang membangun sebua masyarakat
yang sensitif/peduli terhadap gender/kemiskinan dan untuk membangun kerja sama antara desa-desa dan agensi-agensi untuk setiap
tahap dari perencanaan, implementasi dan monitoring persediaan air, sanitasi dan kesehatan dan kebersihan (sekolah dan
masyarakat)
c. Menyediakan seluruh perencanaan dan manajemen untuk seluruh kapasitas gedung dan aktivitas training pada semua level dalam
aktivitas proyek, dan mendukung implementasinya. Hal ini termasuk supervisi dalam pengembangan kurikulum, material, petunjuk
manual dan peralatan yang dibutuhkan.
d. Pengembangan training yang berkelanjutan dan memberi dukungan kepada community facilitator teams
e. Memperkuat kapasitas tim yang dipusat maupun di daerah dengan menyediakan manajemen yang ditargetkan dan asisten teknik
dalam perencanaan, manajemen, akuntansi dan audit keuangan , supervisi dan monitoring tugas-tugas yang dibutuhkan.
f. Memberi kontribusi kepada sistem informasi manajemen pusat untuk monitoring gender dan kemiskinan termasuk proses
masayrakatnya, pengembangan perilaku hidup sehat, training kualitas dan program-program yang mendukung.
g. Memberikan kontribusi kepada institusi dengan pendekatan-pendekatan yang bersifat partisipatory untuk menyokong program-
program masyarakat yang berbasis air dan sanitasi yang baik.
h. Membantu dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan tentang quality control/quality assurance dan prosedur-prosedur pada
semua level implementasi proyek yang berhubungan dengan pembangunan masyarakat, gender mainstreaming, teknik kesehatan
dan kebersihan dan air bersih dan sanitasi.
i. Membantu DPMU untuk membangun dan mengawasi pertemuan-pertemuan stakeholder sebagai bagian dari monitoring.
j. Mengadakan berbagai manajemen dan teknik reviews, riset, study dan sebagainya yang ditentukan oleh CPMU
k. Membangun dan menyampaikan semua laporan yang dibutuhkan dan form-form pendukung dan peralatan lainnya untuk
mengimplementasikan GOI dan sistem pendukung World Bank.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Kajian Akademis Municipal Bonds dalam Rangka Penyelenggaraan Penyediaan Air
Minum Melalui KPS

2. Pengguna Jasa : Proyek Pengembangan dan Pengendalian Investitasi Prasa-rana Bidang Kimpraswil,
Badan Pembinaan Konstruksi&Investasi

3. Lokasi Proyek : Bogor, Cilegon, Solo, Malang, Sidoarjo, dan Tangerang

4. Nilai Kontrak : 25/PKK/PPIPS-BK/2004, tgl. 14 Mei 2004

5. No. Kontrak : Rp. 288,300,000 ,-

6. Periode : Mei 2004 s/d Nopember 2004

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 22 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Ekonomi Keuangan 1


2. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
3. Ahli Hukum Hukum 1
4. Ahli Akuntansi Akuntansi 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Mengevaluasi lingkup kegiatan KPS yang akan dilakukan ditinjau dari aspek teknis, keuangan dan hukum
b. Membantu pihak Pemda untuk membentuk tim yang akan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan KPS
c. Memberikan pelatihan dan penguatan terhadap tim KPS yag terbentuk
d. Membantu pihak Pemda dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk proses pengadaan KPS
e. Memberikan pendampingan kepada masing-masing kota/kabupaten yang terpilih, pendampingan tersebut adalah sbb :
- Memberikan pelatihan kepada Tim KPS yang terbentuk agar tim KPS tersebut memiliki pemahaman yang sama terhadap
penyelenggaraan KPS
- Bersama-sama dengan tim KPS yang terbentuk akan menyusun dokumen pengadaan KPS mulai dari dokumen prakualifikasi,
dokumen lelang hingga dokumen perjanjian kersama
- Selama pelaksanaan proses lelang mulai dari tahap prakualifikasi hingga tahap lelang pihak konsultan akan mendampingi tim KPS
daearh
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Pekerjaan Peninjauan Dan Perumusan Kembali Pedoman Penetapan Tarif Air Minum
Pada PDAM

2. Pengguna Jasa : Bagian Proyek Peningkatan Dayaguna Pengembangan BUMD dan Pengembangan
Lembaga Keuangan Daerah, Bank Pembangunan Daerah

3. Lokasi Proyek : Medan, Mataram, Ujung Pandang, Menado, Yogja, Balikpapan, dan Denpasar

4. Nilai Kontrak : Rp. 670,635,000 ,-

5. No. Kontrak : 025/BP/VII/03, tgl. 15 Juli 2003

6. Periode : Juli 2003 s/d Desember 2003

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 24 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Manajemen Air Minum Manajemen Air Minum 1
3. Ahli Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan 1
4. Ahli Akuntansi Publik Akuntansi Publik 1
5. Ahli Administrasi Negara Administrasi Negara 1
6. Ahli Kepuasan Pelanggan Kepuasan Pelanggan 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Mempelajari, meneliti dan menganalisis praktek manajemen pemerintah dan isu terkait lainnya di tingkat propinsi dan kabupaten /
kota berkaitan dengan kebijakan penetapan tariff PDAM;
b. Melakukan studi perbandingan antar kabupaten / kota untuk mempelajari variasi dan karakteristik sistem, mekanisme dan prosedur
teknis penetapan tarif PDAM berkaitan dengan kondisi sosial dan kemampuan ekonomi masyarakat, serta kultur pemerintahan pada
masing-masing daerah yang bersangkutan;
c.
Melakukan studi kebijakan sub sektor air bersih / air minum pada berbagai institusi di tingkat pusat untuk memperoleh input data yang
akurat baik secara kelembagaan, teknis, keuangan dan lain-lain guna perumusan kebijakan penetapan tarif air minum secara tepat;
d. Mempelajari, mengkaji dan melakukan analisis terhadap berbagai aspek yang terdapat di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 2 Tahun 1998 tentang Pedoman Penetapan Tarif Air Minum pada PDAM berdasarkan berbagai aspek perkembangan terbaru
yang terjadi dewasa ini;
e.
Merumuskan dan menguji kemungkinan penerapan konsep, mekanisme dan prosedur baru Penetapan Tarif Air Minum pada PDAM;
f. Menyusun kriteria-kriteria, formula-formula, dan rumus-rumus penetapan tarif air minum pada PDAM;
g. Menyusun draft peraturan perundang-undangan tentang Pedoman Penetapan Tarif Air Minum pada PDAM serta melakukan kegiatan
uji petik, monitoring dan evaluasi proses kegiatan pelaksanaannya.
h. Melakukan workshop/training/pelatihan dan penampingan bagi aparat PDAM untuk menyusun dan menentukan tariff air minum
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Bantuan Teknis Penyusunan Corporate Plan PDAM di Wilayah Barat dalam Rangka
Penyehatan PDAM

2. Pengguna Jasa : Bagian Proyek Pembinaan Teknis Pengembangan Perkotaan (Kimpraswil)

3. Lokasi Proyek : Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Bandarlampung, Batam, Jambi, Pekanbaru,
dan Bengkulu

4. Nilai Kontrak : Rp. 767,812,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/P3P-VI/P9-2003, tgl. 30 Juni 2003

6. Periode : Juni 2003 s/d Desember 2003

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 42.5 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Perencanaan Air Bersih Perencanaan Air Bersih 1
3. Ahli Mekanikal/Elektrikal Mekanikal/Elektrikal 1
4. Ahli Keuangan Keuangan 1
5. Ahli Institusi/Kelembagaan Institusi/Kelembagaan 1
6. Ahli Manajemen Perusahaan Manajemen Perusahaan 1

11. Uraian Pekerjaan :


a. Melakukan seleksi terhadap PDAM yang berminat untuk melaksanakan kegiatan ini berdasarkan:
- Data PERPAMSI untuk PDAM yang belum menyusun Corporate Plan
- PDAM yang berada di luar kegiatan LGWS (Local Government Water Services) dari BAPPENAS.
- PDAM dengan rasio FCR antara 90-99% (PDAM yang cukup sehat).
b. Mengidentifikasikan pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan PDAM serta rencana pengembangan perusahaan
c. Mengidentifikasi permasalahan serta potensi yang ada (analisa SWOT) baik pada bidang teknis, institusi, manajemen maupun
administrasi keuangan PDAM.
d. Malaksanakan analisa terhadap perencanaan teknis untuk peningkatan produksi dan optimalisasi pemanfaatannya
e. Mereview struktur organisasi dan kapasitas karyawan serta kapasitas Manajemen PDAM
f. Mereview struktur tarif yang ada serta rekomendasi perbaikannya
g. Menyiapkan rekomendasi upaya-upaya percepatan pencapaian sasaran menurut aspek-aspek teknis, organisasi, pendanaan, peran
serta masyarakat dan legal/hukum, baik jangka menengah maupun jangka panjang
h. Mempersiapkan rekomendasi untuk pengembangan struktur organisasi sesuai kebutuhan lengkap sesuai dengan uraian tugas,
tanggung jawab dan syarat-syarat jabatan yang diperlukan
i. Merumuskan dan menyiapkan rencana tindakan perbaikan untuk kegiatan operasi dan pemeliharaan dalam bidang teknis, institusi,
manajemen dan administrasi/keuangan yang harus dilaksanakan dalam rangka peningkatan kinerja PDAM.
j. Melakukan analisa serta memberikan rekomendasi alternatif sumber pembiayaan serta rencana jadwal pelaksanaan program angka
menengah dan jangka panjang
k. Melakukan workshop/training/pelatihan dan penampingan bagi aparat PDAM untuk menyusun Corporate Plan, berdasarkan Pedoman
Penyusunan Corporate Plan PDAM sesuai dengan Kepmendagri No. 690/948/PUMDA tanggal 6 Juli 2000.
l. Menyusun laporan seluruh kegiatan.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Bantuan Teknis Peningkatan Kinerja PDAM Palembang untuk Pemanfaatan Produksi

2. Pengguna Jasa : Bagian Proyek Bantuan Teknis Pembinaan Air Bersih Kota Metropolitan

3. Lokasi Proyek : Palembang

4. Nilai Kontrak : Rp. 430,355,310 ,-

5. No. Kontrak : KU08.08/BPBTPABKM/01/2002, tgl. 3 Juli 2002

6. Periode : Juli 2002 s/d Desember 2002

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 42 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Perencanaan Air Bersih Senior Perencanaan Air Bersih Senior 1
3. Ahli Pengelolaan Air Bersih Pengelolaan Air Bersih 1
4. Ahli Mekanikal dan Elektrikal Mekanikal dan Elektrikal 1
5. Ahli Keuangan Keuangan 1
6. Ahli Institusi/Kelembagaan Institusi/Kelembagaan 1
7. Ahli Manajemen Perusahaan Manajemen Perusahaan 1
8. Asisten Ahli Air Bersih Teknik Lingkungan/Air Bersih 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Mengidentifikasikan pelaksanaan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan PDAM Palembang.


b. Mengidentifikasikan permasalahan-permasalahan yang ada baik pada bidang teknis, institusi, manajemen maupun
Administrasi/Keuangan PDAM Pelembang.
c. Melaksanakan analisa terhadap perencanaan teknis untuk pemanfaatan peningkatan produksi.
d. Mengidentifikasi sasaran-sasaran yang dicapai sebagaimana terdaat pada Corprate Plan dan Business Plan PDAM Palembang
beserta progress pencapaian sasaran-sasaran tersebut.
e. Mereview struktur organisasi dan data-data karyawan PDAM Palembang.
f. Menyiapkan rekomendasi upaya-upaya percepatan pencapaian sasaran sesuai Corporate Plan dan Business Plan PDAM Palembang
menurut aspek-aspek teknsi, organisasi, pendanaan, peran masyarakat dan legal/hokum.
g. Mempersiapkan rekomendasi untuk pengembangan struktur organisasi sesuai kebutuhan lengkap dengan uraian tugas, tanggung
jawab dan syarat-syarat jabatan yang diperlukan.
h. Merumuskan dan menyiapkan rencana tindakan perbaikan untuk kegiatan Operasi dan Pemeliharaan dalam bidang teknis, institusi,
manajemen dan administrasi/keuangan yang harus dilaksanakan dalam rangka peningkatan kinerja PDAM Palembang.
i. Melaksanakan workshop untuk membahas progress pelaksanaan pekerjaan dan permasalahan yang ada.
j. Melakukan pelatihan/training kepada Pejabat PDAM mengenai OM PDAM Palembang
k. Menyusun laporan seluruh kegiatan.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Project Advisory for Second Water and Sanitation for Low Income Communities Project,
Paket F : West Sumatera Province (Loan IBRD Nomor 3382-IND) - (Original Contract -
Addendum III and Sigle Source Selection)

2. Pengguna Jasa : Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
(DITJEN PPM & PL), Departemen Kesehatan RI

3. Lokasi Proyek : Padang, Solok, Pasaman, Sijunjung, Pesisir Selatan, West Sumatera

4. Nilai Kontrak : Rp. 39,155,476,360 ,-

5. No. Kontrak : HK.02.03.7.125.WSLIC-2/III/2002, 8 Maret 2002

6. Periode : Maret 2002 s/d February 2008

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 4625 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.
PT. Mitra Lingkungan Duta Consult 65 bln./org.
PT. Unisystem Utama 55 bln./org.
Yayasan saga 10 bln./org.
LPPM PAKBP Padang 10 bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Tingkat Propinsi
Provincial Liaison/Team Leader Provincial Liaison/Team Leader 1
2. Tingkat Kabupaten
Water & Sanitation Engineer Water & Sanitation Engineer 4
Com. Health & Dev. Spec Com. Health & Dev. Spec 4
Community Development Community Development 4
3. Trainer
Manajer pelatihan Manajer pelatihan 1
Pelatih Bidang Teknik Pelatih Bidang Teknik 1
Pelatih Bidang MPA/PHAST Pelatih Bidang MPA/PHAST 1
Pelatih Bidang Kesehatan Pelatih Bidang Kesehatan 1
Assisten Pelatih Assisten Pelatih 3
4. Fasilitator 89
11. Uraian Pekerjaan :

1. Membantu D/PMU dalam pengelolaan dana bantuan


2. Melakukan perencanaan terhadap strategi pelaksanan program kerja.
3. Merencanakan strategi pelaksanaan penguatan kelembagaan.
4. Melakukan rekruitment & pelatihan kepada Fasilitator, melakukan workshop & seminar baik di tingkat propinsi maupun Kab.
5. Melaksanakan sosialisasi kepada perangkat kelurahan/desa dan masyarakat di kelurahan sasaran program.
6. Melakukan koordinasi baik dengan Departemen Kesehatan dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program kerja
7. Melalui tim Fasilitator memfasilitasi rembug kelurahan utk memutuskan minat kelurahan/desa dlm meningkatkan derajad kesehatan
sesuai prasarat program, memfasilitasi pembentukan TKM.
8. Melakukan pendampingan dan pengarahan kepada masyarakat mengenai pola dan perilaku hidup sehat.
9. Melakukan pendampingan dan asistensi pelaksanaan konstruksi yang dilakukan oleh konsultan kabupaten.
10. Memfasilitasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berbasis lingkungan.
11. Memfasilitasi penyediaan air bersih dan sanitasi yang aman, cukup dan mudah dijangkau oleh masyarakat
12. Memberdayakan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi
13. Melakukan pendampingan kepada masyarakat dan pengawasan terhadap pembangunan sarana dan prasarana air bersih dan
sanitasi.
14. Memfasilitasi pembentukan pengelola air bersih yang akan bertanggung jawab untuk mengorganisir pengelolaan dan pemeliharaan
sarana dan prasarana.
15. Memberikan pendampingan dan pengarahan mengenai operasi dan perawatan terhadap fasilitas air bersih dan sanitasi yang sudah
dibangun dengan cara partisipasi masyarakat.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Supervisi Teknik & On the Job Training Lokasi Sumatera Barat (Drainase, Sanitasi,
Water Supply, dan Jalan)

2. Pengguna Jasa : Bagpro Perenc. Pembinaan Pengend. PLKP-PKSPU Sumbar

3. Lokasi Proyek : Padang, Sumatera Barat

4. Nilai Kontrak : Rp. 288,282,500 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/23/PLKP-PKSPU/VI-2000, tgl. 5 Juni 2000

6. Periode : Agustus 2000 s/d Desember 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 43 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Ketua Tim Manajemen Program 1


2. Wakil Ketua Tim Pelaksanaan & Peng. Bidang Keciptakaryaan 1
3. Ahli Pelaksaaan Bidang Keciptakaryaan Pelaksanaan Bidang Keciptakaryaan 1
4. Ahli Keuangan Proyek/Cost Estimator Keuangan Proyek/Cost Estimator 1
5. Ahli Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat 1
6. Ahli Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan 1
7. Ahli Hubungan Masyarakat Hubungan Masyarakat 1
8. Ahli Pelatihan/Training/Penyuluhan Pelatihan/Training/Penyuluhan 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Persiapan pelaksanaan kegiatan


- Menghimpun data jenis usulan proyek dari berbagai sumber informasi, terutama yang berasal dari kelompok atau masyarakat
- Membantu PPMU (Provincial Project Management Unit) dan LPMU (Local Project Management Unit) dalam melaksanakan survey
dan investigasi teknik untuk komponen-kompenen kegiatan proyek di tingkat kabupaten/kota.
- Menyiapkan paket-paket kegiatan (stand by project), termasuk jumlah tenaga kerja tidak terampil yang dibutuhkan. Tenaga tidak
terampil tersebut aka dialokasikan dari unit pendaftaran tenaga kerja KMM propinsi oleh setiap pimbagpro.
- Mengadakan koordinasi dengan konsultan manajemen teknik dan monitoring di propinsi dan kabupaten/kota dalam hal pemilihan
dan penetapan komponen paket kegiatan dan lokasi proyek/kegiatan serta melakukan konsultansi dengan TKPP JPS
Kabupaten/Kota untuk penetapan paket pekerjaan.
- Menyiapkan gambar-gambar kerja DED (detail engineering design) dan gambar-gambar standar (typical drawing) untuk
pelaksanaan fisik.
- Menghitung RAB untuk masing-masing paket pekerjaan serta alokasi tenaga kerja yang dibutuhkan
- Mengupayakan agar LSM setempat dapat terlibat secara maksimal di setiap kegiatan proyek
- Mendukung uapaya peningkatan partisipasi masyarakat dan penyiapan masyarakat lokasi proyek dalam aspek teknis untuk
pelaksanaan maupun pemeliharaan.

b. Pengadaan barang & Jasa


- Membantu penyiapan dokumen/spesifikasi teknis dan khusus untuk tender dokumen sesuai dengan standar/pedoman Departemen
Permukiman dan Pengembangan Wilayah.
- Membantu Pimbagpro-Pimbagpro dalam pelaksanaan tender untuk semua kegiatan
- Mensupervisi pelaksanaan tender untuk semua kegiatan
- Menyebarluaskan petunjuk-petunjuk teknis
c. On the Job Training
- Menyiapkan perangkat sosialisasi proyek
- Melakukan TOT (Traing of Trainers) untuk mandor
- Meneliti/melakukan kajian terhadap kemampuan tenaga kerja yang ada yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan yang
terpilih.
- Menyiapkan modul-modul/materi pelatihan tenaga kerja tidak terampil dalam jasa konstruksi
- Membantu kontraktor/mandor melaksanakan pelatihan di tempat (on the job training) kepada buruh/tenaga kerja tidak terampil dan
memberikan evaluasi pelaksanaan pelatihan.
- Mensupevisi pelaksanaan training yang dilakukan oleh kontraktor/mandor
- Membuat laporan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja tidak terampil pada masing-masing lokasi kegiatan

d. Supervisi/Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan


- Menyiapkan fomulasi pengawasan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
- Melakukan pengawasan kegiatan untuk masing-masing paket pelaksanaan kegiatan/paket kontrak sehingga pelaksanaan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku
- Melakukan advisory kepada PPMU/LPMU untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan
- Mengukur dan mencatat kemajuan/prestasi fisik dan penyerapan teanaga kerja dan dilaporkan secara berkala kepada Pimbagpro
dengan tembusan kepada Pimpro dan PPMU
- Melakukan pengawasan terhadap pemberian upah teanaga kerja
- Membuat perubahan-perubahan desain jika ada atas persetujuan Pengelola Proyek

e. Monitoring Pelaksanaan
- Mengembangkan dan memantapkan kegiatan supervisi pelaksanaan kegiatan untuk memastikan ketepatan sasaran waktu, biaya,
dan pengembangan institusi.
- Membantu PPMU dalam menyusun laporan konsolidasi pelaksanaan untuk semua komponen proyek secara periodik (sesuai
dengan tahapan pelaksanaan kegiatan) serta penyiapan Project Completion Report.
- Manjaga ketepatan waktu penyelesaian pelaporan secara periodik
- Mengevaluasi dan merekomendasikan persetujuan kemajuan/prestasi proyek dan penyerahan proyek
- Mempersiapkan dokumen penyerahan proyek kepada Pemda Kabupaten/Kota dan masyarakat
- Mengevaluasi pelaksanaan pemeliharaan paket-paket kegiatan pasca proyek
- Memfasilitasi kegiatan pokmas lingkungan (lingkup kelurahan atau kecamatan) agar berperan sebagai mitra bagi LPMU/Pimbagpro
(termasuk honorium dan biaya pertemuan).
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan Model Corpore Plan PDAM Kota Metropolitan

2. Pengguna Jasa : Bagian Pro yek Pelaksanaan Pembinaan Penyediaan Air Bersih Wilayah Barat

3. Lokasi Proyek : Palembang

4. Nilai Kontrak : Rp. 329,839,400 ,-

5. No. Kontrak : 03/BP4ABW/VII/2000, tgl. 31 Juli 2000

6. Periode : Juli 2000 s/d Desember 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 24 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Lingkungan 1


2. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
3. Ahli Keuangan Keuangan 1
4. Ahli Manajemen Perusahaan Manajemen Perusahaan 1
5. Ahli Komunikasi Masyarakat Komunikasi Masyarakat 1
6. Ahli Operasi & Pemeliharaan (ME) Operasi & Pemeliharaan (Mekanikal/Elektrikal) 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Pengembangan kriteria evaluasi dan kriteria pembangunan


b. Kajian bidang teknis, keuangan, manajemen, program pada kondisi existing PDAM Kota Palembang dan juga program
pengembangan yang ada
c. Analisa kondisi Internal yang mencakup produksi/teknis, sumber daya manusia, keuangan, manajemen, organisasi & kelembagaan
d. Analisa kondisi external yang mencakup potensi pasar, perilaku masyarakat pemakai air, sumber air baku, dan kondisi perekonomian
masyarakat.
e. Menyusun strategi pengembangan perusahaan untuk jangka pendek (pemulihan), jangka menengah dan jangka panjang
f. Menyusun indikasi pengembangan perusahaan
g. Rencana pelaksanaan dan sumber pendanaan
h. Menyelenggarakan workshop dan pelatihan 2 kali untuk proses bimbingan teknis
i. Penyusunan materi corporate plan sebagai pedoman bagi PDAM Kota Palembang untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan jangka
pendek (pemulihan) dan jangka panjang (pengembangan)
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyediaan Sistem Air Bersih di Goa Kutah, Wonogiri, Jawa Tengah.

2. Pengguna Jasa : Pemda Wonogiri, Jawa Tengah

3. Lokasi Proyek : Goa Gutah, Wonogiri

4. Nilai Kontrak : Rp. 212,182,000 ,-

5. No. Kontrak : 050/01SPP/1999, tgl. 19 Desember 1999

6. Periode : Desember 1999 s/d Maret 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 18 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Penyehatan/Lingkungan 1


2. Ahli Teknik Penyehatan Teknik Penyehatan 1
3. Ahli Struktur Struktur/Teknik Sipil 1
4. Ahli Geologi/Hirologi Geologi/Hirologi 1
5. Ahli Teknik Mesin/Elektrikal Teknik Mesin/Elektrikal 1
6. Ahli Financial/ Sosial-Ekonomi Financial/ Sosial-Ekonomi 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Review daerah pelayanan air bersih didalam daerah studi, review studi yang pernah dilakukan di daerah studi (apabila ada), dan
menyiapakan rencana sistem jangka pendek, menengah dan panjang, dan menyiapkan dokumen lelang dan hasil rancangan rinci
(detail design) hingga tahun 2005
b. Menentukan daerah pelayanan sistem air bersih baik perpipaan maupun non-perpipaan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan
tata guna tanah, kepadatan penduduk dan lain-lain sehingga terlihat jelaspenyelesaian masalah penyediaan air bersih di daerah
proyek tersebut
c. Survey Topografi, meliputi :
- Survey lahan dan pengukuran situasi untuk pembangunan intake, jalur pipa transmisi dan jalur pipa distribusi
- Pengukuran elevasi berdasarkan datum yang berlaku
- Untuk jalur pipa diadakan pematokan-pematokan yang dipasang tiap 100 meter dengan pasak kayu dan setiap 2 km dibuat pasak
beton
- Hasil pengolahan data tersebut harus digambarkan memanjang dengan skala 1 : 1000 dan elevasi ketinggian dengan skala 1 : 100
- 1: 200
- Sedangkan peta situasi bangunan dengan skala 1 : 500 - 1 : 200 dengan beda garis ketinggian muka tanah 0,50 - 1,00 meter
e. Penyelidikan tanah, meliputi :
- Penyelidikan tanah (soil investigation) dilakukan pada lokasi bangunan intake dan jalur pipa
- Konsultan menentukan letak titik-titik penyelidikan tanah (sondir dan boring) yang bisa mewakili struktur tanah di lokasi tersebut
f. Perhitungan rinci pekerjaan sipil, pekerjaan mekanikal elektrikal, catu daya, sistem perpipaan
g. Melakukan analisa kemungkinan dampak-dampak negatif yang akan timbul dan memberikan rekomendasi penanggulangannya
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Penyusunan DED dan Supevisi Air Bersih, Sanitation, Drainase KIP/MIP KTP2D
Propinsi Kalimantan Selatan (Loan No. OECF INP 23-HS).

2. Pengguna Jasa : P3P DPU (Kanwil PU) Bagian Proyek Pembinaan Prasarana Permukiman Kalimantan
Selatan.

3. Lokasi Proyek : Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 959,871,000 ,-

5. No. Kontrak : 03/PK/BPP-P3PKS/XI/1999, tgl. 9 September 1999

6. Periode : September 1999 s/d Juli 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 68 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Direktur Proyek Teknik Lingkungam 1


2. Koordinator Proyek Teknik Sipil 1
3. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
4. Ahli Soil & Material Soil & Material 1
5. Ahli Teknik Geodesi Teknik Geodesi/topograpi & survai tanah 1
6. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
7. Ahli Teknik Jalan Kota/Jalan Raya Teknik Jalan Kota/Jalan Raya 1
8. Ahli Mekanikal/Elektrikal Mekanikal/Elektrikal 1
9. Ahli Teknik Drainase Teknik Drainase 1
10. Ahli Manajemen Persampahan Manajemen Persampahan 1
11. Ahli KIP/MIP KIP/MIP 1
12. Ahli Lingkungan/Environmentalist Lingkungan/Environmentalist 1
13. Ahli Tender Dokumen Tender Dokumen 1
14. Ahli Estimasi Biaya Estimasi Biaya 1
15. Inspektor Drainase Inspektor Drainase 1
16. Inspektor Sanitasi & Persampahan Inspektor Sanitasi & Persampahan 1
17. Inspektor KIP/MIP Inspektor KIP/MIP 1
18. Inspektor Jalan Raya Inspektor Jalan Raya 1
19. Inspektor Kualitas & Kuantitas Inspektor Kualitas & Kuantitas 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Perencanaan Teknik
- Menyiapkan engineering design dan dokumen tender untuk Sektor Air Bersih, drainase pengontrolan banjir, sanitasi, persampahan,
perbaikan kampung/pasar, dan jalan kota
- Penyiapan rencana kerja rinci, rencana konsep untuk tiap seksi pembahasan dengan pemberi kerja sebelum membentuk rencana
kerja Detail Engienering
- Meninjau semua data yang terkumpul, dokumen-dokumen, studi kelayakan (jika ada)
Melaksanakan Detail Engineering Design yang diperlukan berdasarkan atas hasil review data seperti termaksud di atas. Tinjauan
atas Engineering Design tersebut harus dibuat setiap konstruksi, setiap bagian konstruksi dan termasuk studi perbandingan,
- Membuat rekomendasi dan saran untuk mengurangi biaya konstruksi dan permasalahan yang mungkin terjadi selama jangka
konstruksi
- Bertanggung jawab atas penyelesaian hasil akhir FED meskipun jika semua dokumen telah disampaikan ke DPUK. Menjaga
apabila masih dalam dokumen tersebut, sebelum dan selama masa konstruksi.
b. On the Job Training
- Menyiapkan perangkat sosialisasi proyek
- Melakukan TOT (Traing of Trainers) untuk mandor
- Meneliti/melakukan kajian terhadap kemampuan tenaga kerja yang ada yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan yang
terpilih.
- Menyiapkan modul-modul/materi pelatihan tenaga kerja tidak terampil dalam jasa konstruksi
- Membantu kontraktor/mandor melaksanakan pelatihan di tempat (on the job training) kepada buruh/tenaga kerja tidak terampil dan
memberikan evaluasi pelaksanaan pelatihan.
- Mensupevisi pelaksanaan training yang dilakukan oleh kontraktor/mandor
- Membuat laporan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja tidak terampil pada masing-masing lokasi kegiatan

c. Pengawasan
- Membantu Pemimpin Proyek dalam melakukan tugasnya untuk memastikan agar pekerjaan konstruksi tersebut selesai dan sesuai
dengan Engineering Design. Dalam hal ini termasuk penyiapan laporan, pengendalian kualitas dan mengawasi kebenaran
pengisian form supervisi, mengawasi prosedur pelaksanaan manajemen, memprakarsai rapat dan komunikasi dengan kontraktor.
- Memberikan nasehat bagi Pemimpin Proyek dalam memahami dokumen kontrak termasuk klaim kontraktor, perpanjangan waktu
pekerjaan tambahan dan kewajiban-kewajiban kontraktor sesuai dengan dokumen tender.
- Berhubungan dengan Dinas PU Tk II dinas terkait, menyiapkan perubahan-perubahan rencana dan membantu menghitung jumlah
perubahan volumenya, perubahan rancangan, gambar dan spesifikasi.
- Bertanggung jawab atas pengendalian kualitas pekerjaan dan ikut menandatangani sertifikat pembayaran bulanan jika kwalitas
pekerjaan sudah memuaskan
- Membimbing kontraktor dalam penyiapan ”as-build drawing”, termasuk mengidentifikasi pekerjaan-pekerjaan yang belum
dilaksanakan dan mempersiapkan ”finas as-building drasing”.
- Membantu rekomendasi-rekomendasi dalam penyampaian laporan kemajuan bulanan kegiatan konstruksi
- Membuat dalam hal pengambil-alihan pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan, dan membantu penyiapan daftar pekerjaan yang
kurang perlu penyesuaian.
- Menyiapkan laporan triwulan tentang pengadaan fisik, kemajuan pembiayaan fisik dari tiap kontrak dan hasil kerja yang menyangkut
pekerjaan bersama dengan multi kontraktor
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek :
Advisory Services Implementation Support Overall Project Management To DGHS And
Provincial Implementing Agencies Metropolitan "BOTABEK" UDSP ADB LOAN No. 1511-
INO ((Sektor Air Bersih, Persampahan, Sanitasi, Drainase, Jalan Kota dan KIP/MIP)

2. Pengguna Jasa : Departemen KIMPRASWIL

3. Lokasi Proyek : BOTABEK

4. Nilai Kontrak : Rp. 19,742,676,800 ,-

5. No. Kontrak : HK,02,07/bp4abw/adb/42/99, tgl. 22 Maret 1999

6. Periode : Maret 1999 s/d Maret 2003

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin EMP


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : 12 bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 634.5 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.
PT. Infratama Yakti 6 317

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang


1. Advisory
a. Team Leader/manajemen Program Civil Engineer 1
b. Co.Team Leader/Ahli Implementasi Sanitary Engineer 1
c. Ahli Program Ekonomi 1
d. Ahli Keuangan Ekonomi 3
e. Ahli Keselamatan Kerja Sanitary Engineer 2
f. Ahli Pemberdayaan Sosial 1

2. Financial Addendum for


Implementation Support To PIU's
a. Ahli Keselamatan Kerja Sanitary Engineer 1
b. MIS Specialist (reporting) Sanitary Engineer 1
c. Ahli Program Ekonomi 1
d. Ahli Keuangan Ekonomi 1
e. Site Engineer Sanitary Engineer 6

3. Financial Addendum for


Programming Specialist
a. Ahli Program (Expatriate) Sanitary Engineer 1

4. Financial Addendum for Training


On Program Management
a. Coordinator/Training Specialist Sanitary Engineer 1
b. Ahli Manajemen Sanitary Engineer 1
c. Ahli manajemen Konstruksi Civil Engineer 1
d. Ahli Keuangan Ekonomi 1

5. Financial Addendum for


Public Campaign
a. Coordinator/Sociolog Sosial 1
b. Ahli Infrastruktur Sanitary Engineer 1
c. Ahli Antropologi Komunikasi massa 1
6. Financial Addendum for Prepration
Of Un-Audited Financial Report
a. Ahli Akutansi-1 Ekonomi/Akuntan 1

7. Revised Spar
a. Co. Team Leader/Drainase Civil Engineer 1
b. Solid Waste Management Sanitary Engineer 1
c. Sanitation Engineer Sanitary Engineer 1
d. Water Supply-1 Sanitary Engineer 1
e. Ahli Keuangan-1 Ekonomi 1
f. Ahli Keuangan-2 Ekonomi 1
g. Ahli Institusi Hukum 1
h. Solid Waste Management-2 Sanitary Engineer 1
i. Ahli Jalan Kota Civil Engineer 1
j. Water Supply-2 Sanitary Engineer 1
k. Cost Engineer Civil Engineer 1

8. Review Of AMDAL, DED, AND


CONSTRUCTED FACILITIES TPA
a. Solid Waste Disposal Specialist Sanitary Engineer 1
b. Structure Engineer Civil Engineer 1
c. Amdal Specialist Sanitary Engineer 1

9. TRAINING FOR PREPARATION OF


OPERATIONAL ACTION PLAN FOR
TPA's AND ADVOCACY CAMPAIGN
a. Coordinator/Training Specialist Sanitary Engineer 1
b. Solid Waste Management Sepcialist Sanitary Engineer 1
c. Sludge Disposal Sepecialist Sanitary Engineer 1
d. Institutional Specialist-1 Hukum 1
e. Institutional Specialist-2 Hukum 1
f. Financial Expert Ekonomi 1

10. ADVISORY SERVICES (EXTENSION)


a. Team Leader/Program Management Sanitary Engineer 1
b. Implemntation Sepcialist-1/solid.w Sanitary Engineer 1
c. Implemntation Sepcialist-2/drainage Civil Engineer 1
d. Implemntation Sepcialist-3/w.supply Sanitary Engineer 1
e. Implemntation Sepcialist-4/road Civil Engineer 1
f. Financial Expert Ekonomi 1

11. Uraian Pekerjaan :


1. Membantu PMU/PIU dalam menyusun program jangka menengah bidang infrastruktur
2. Memberikan advice pada keseluruhan kegiatan yang berkaitan dengan sektor air bersih, sanitasi, persampahan, drainase dan
3. Membantu PMU/PIU dalam menyiapkan data-data dalam rangka Benefit Monitoring & Evaluation (BM&E), yang meliputi : Amdal,
SPAR (Sub Project Appraisal Report), Land Acquistion, DED, Contract Document dan Laporan Pelaksanaan.
4. Memberikan bantuan dalam evaluasi BM&E dan pencapaian target proyek.
5. Membantu Pemerintah Daerah PMU/PIU dalam menyiapkan sistem monitoring pada pelaksanaan pembangunan bidang infrastruktur.
6. Membantu PMU/PIU dalam mendokumentasikan progres fisik semua paket kontrak dalam pelaksanaan proyek.
7. Membantu PMU/PIU dalam memonitor progres baik fisik maupun keuangan.
8. Menyiapkan Action Plan untuk mempercepat pelaksanaan proyek.
9. Memberikan advice kepada PMU/PIU dalam pelaksanaan fisik proyek.
10. Menganalisa manfaat proyek dengan melihat pengaruh yang timbul pada masyarakat, baik dari aspek fisik, ekonomi dan
kelembagaan yang berupa efek maupun dampak proyek dalam kaitannya engan pencapaian sasaran jangka pendek dan jangka
panjang dari pelaksanaan proyek tersebut.
11. Mengadakan workshop dan pelatihan On The Job Training (OJT) untuk Instansi terkait termasuk persiapan rencana tindak dan teknik
sosialisasi program-program pada sektor air besih, persampahan, sanitasi, drainase dan KIP/MIP.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Detail Design Sistem Penyediaan Air Bersih Parungpanjang-Kabupaten Bogor.

2. Pengguna Jasa : Direktorat Bina Teknik Dirjen Cipta Karya, Dep. PU.

3. Lokasi Proyek : Bogor

4. Nilai Kontrak : Rp. 124,850,000 ,-

5. No. Kontrak : KU.08.08/P2P-Cr/3/98, tgl. 19 Oktober 1998

6. Periode : Oktober 1998 s/d Maret 1999

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 17 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Team Leader Teknik Penyehatan/Lingkungan 1


2. Ahli Teknik Penyehatan Teknik Penyehatan 1
3. Ahli Struktur Struktur/Teknik Sipil 1
4. Ahli Geologi/Hirologi Geologi/Hirologi 1
5. Ahli Teknik Mesin/Elektrikal Teknik Mesin/Elektrikal 1
6. Ahli Financial/ Sosial-Ekonomi Financial/ Sosial-Ekonomi 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Review daerah pelayanan air bersih didalam daerah studi, review studi yang pernah dilakukan di daerah studi (apabila ada), dan
menyiapakan rencana sistem jangka pendek, menengah dan panjang, dan menyiapkan dokumen lelang dan hasil rancangan rinci
(detail design) hingga tahun 2005
b. Menentukan daerah pelayanan sistem air bersih baik perpipaan maupun non-perpipaan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan
tata guna tanah, kepadatan penduduk dan lain-lain sehingga terlihat jelaspenyelesaian masalah penyediaan air bersih di daerah
proyek tersebut
c. Survey Topografi, meliputi :
- Survey lahan dan pengukuran situasi untuk pembangunan intake, jalur pipa transmisi dan jalur pipa distribusi
- Pengukuran elevasi berdasarkan datum yang berlaku
- Untuk jalur pipa diadakan pematokan-pematokan yang dipasang tiap 100 meter dengan pasak kayu dan setiap 2 km dibuat pasak
beton
- Hasil pengolahan data tersebut harus digambarkan memanjang dengan skala 1 : 1000 dan elevasi ketinggian dengan skala 1 : 100
- 1: 200
- Sedangkan peta situasi bangunan dengan skala 1 : 500 - 1 : 200 dengan beda garis ketinggian muka tanah 0,50 - 1,00 meter
d. Penyelidikan tanah, meliputi :
- Penyelidikan tanah (soil investigation) dilakukan pada lokasi bangunan intake dan jalur pipa
- Konsultan menentukan letak titik-titik penyelidikan tanah (sondir dan boring) yang bisa mewakili struktur tanah di lokasi tersebut
e. Perhitungan rinci pekerjaan sipil, pekerjaan mekanikal elektrikal, catu daya, sistem perpipaan
f. Melakukan analisa kemungkinan dampak-dampak negatif yang akan timbul dan memberikan rekomendasi penanggulangannya
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : DED dan Supervisi Drainase, Air Bersih & Jalan Kota Program P3KT Kotamadya Daerah
Tingkat II Banjarmasin (Loan IBRD No. 3854-IND).

2. Pengguna Jasa : Pemerintah Daerah Tingkat II, Kotamadya Banjarmasin.

3. Lokasi Proyek : Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 425,667,000 ,-

5. No. Kontrak : 04/DED-P3KT/1998, tgl. 1 September 1998

6. Periode : September 1998 s/d Juni 1999

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 32 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Direktur Proyek Teknik Lingkungan 1


2. Koordinator Proyek Teknik Sipil 1
3. Ahli Air Bersih Teknik Lingkungan/Air Bersih 1
4. Ahli Hidrolika Hidrolika 1
5. Ahli Drainage Drainase 1
6. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
7. Ahli Teknik Geodesi Teknik Geodesi 1
8. Ahli Tender Dokumen Tender Dokumen 1
9. Ahli Cost Estimator Estimasi Biaya 1
10. Ahli Teknik Sipil (Pengawasan) Teknik Sipil (Pengawasan) 1
11. Ahli Teknik Jalan (Pengawasan) Teknik Jalan (Pengawasan) 1
12. Ahli Inspektor Pipa Inspektor Pipa 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Melakukan studi literatur, survai lapangan, pengukuran topograpi, penyelidikan lapangan


b. Menyiapkan rencana rinci (detail design) seluruh paket-paket pekerjaan yang telah ditetapkan
- Menyiapkan rencana kerja rinci, rencana pembahasan setiap seksi dengan pemberi tugas sebelum membentuk rencana kerja
penyusunan detailed engineering design.
- Meninjau semua data yang terkumpul, dokumen-dokumen dan studi kelayakan yang ada.
- Melaksanakan deatil engineering design yang diperlukan berdasarkan hasil tinjauan. Tinjauan atas engineering design tersebut
harus dibuat setiap konstruksi, setiap bagian konstruksi dan termasuk studi perbandingan, gambar-gambar, perkiraan jumlah
konstruksi, dokumen tender, perkiraan biaya, dan pekerjaan lain yang terkait.
- Menyusun spesifikasi teknik, bill of quantity dan rencana anggran biaya
- Membuat rekomendasi dan saran untuk mengurangi biaya konstruksi dan permasalahan yang mungkin terjadi selama masa
kosntruksi
- Bertanggung jawab atas penyelesaian FED apabila masih ada kekeliruan, kesalahan dan ketidaksesuaian yang ditemui dalam
dokumen tersebut, sebelum dan selama masa konstruksi
c. Membantu pemberi tugas dan pihak terkait dalam melaksanakan proses pelelangan/tender paket-paket pekerjaan yang telah
ditetapkan
d. On the Job Training
- Menyiapkan perangkat sosialisasi proyek
- Melakukan TOT (Traing of Trainers) untuk mandor
- Meneliti/melakukan kajian terhadap kemampuan tenaga kerja yang ada yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan yang
terpilih.
- Menyiapkan modul-modul/materi pelatihan tenaga kerja tidak terampil dalam jasa konstruksi
- Membantu kontraktor/mandor melaksanakan pelatihan di tempat (on the job training) kepada buruh/tenaga kerja tidak terampil dan
memberikan evaluasi pelaksanaan pelatihan.
- Mensupevisi pelaksanaan training yang dilakukan oleh kontraktor/mandor
- Membuat laporan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja tidak terampil pada masing-masing lokasi kegiatan
e. Penagawasan Konstruksi
-
Membantu Pemimpin Proyek dalam melakukan tugasnya untuk memastikan agar pekerjaan konstruksi tersebut selesai dan sesuai
dengan perencanaan. Dalam hal ini termasuk penyiapan laporan, pengendalian kuantitas dan kualitas, mengawasi kebenaran
pengisian lembar supervisi, mengawasi prosedur pelaksanaan kegiatan, memprakarsai rapat dan komunikasi dengan kontraktor
- Memberikan nasehat bagi Pemimpin Proyek dalam memahami dokumen kontrak termasuk klaim kontraktor, perpanjangan waktu,
pekerjaan tambahan dan kewajiban-kewajiban kontraktor sesuai dengan dokumen tender/kontrak
- Menyiapkan perubahan-perubahan rencana dan membantu menghitung perubahan volume, perubahan rancangan, gambar dan
spesifikasi
- Bertanggung jawab atas pengendalian kualitas dan kuantitas pekerjaan dan ikut menandatangani sertifikat pembayaran bulanan
jika kulitas dan kuantitas pekerjaan sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
- Membimbing kontraktor dalam penyiapan "As-buil Drawing", termasuk mengidentifikasi pekerjaan-pekerjaan yang belum
dilaksanakan dan membantu mempersiapkan "Final As-built drawing"
- Membantu penyiapan laporan kemajuan bulanan kegiatan konstruksi
- Menyiapkan laporan bulanan tentang pekerjaan fisik, kemajuan pembiayaan dari tiap kontrak
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Central Advisory to Executing Agency Second East Java Urban Development Project
(EJUDP - 2) (Loan IBRD Nomor 4017-IND) (Water Supply, Urban Road and Traffic
Management, Drainage and Flood Control, Solid Waste Management, Sanition, Market
Development, Terminal and Parking Areas, Incremental Operation and Maintenance)

2. Pengguna Jasa : Direktorat Bina Pelaksanaan Wilayah Tengah V Dirjen Cipta Karya, Departemen PU.

3. Lokasi Proyek : Jawa Timur (Surabaya dan Malang)

4. Nilai Kontrak : Rp. 2,837,195,000 ,-

5. No. Kontrak : HK.02.07/BP2ABW/IBRD/01/1998, tgl. 10 Juni 1998

6. Periode : Juni 1998 s/d Juli 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 150 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. -Team Leader Sanitary Technical 1


2. -Co-Team Leader Civil Technical 1
3. -Financial Analysist Financial Analysist 1
4. -Sanitary Engineer Sanitary Engineer 1
5. -Civil Engineer Civil Engineer 1
6. Workshop Spec./Tech. Aspect Workshop Spec./Tech. Aspect 1
7. Workshop Spec./Managerial Aspec Workshop Spec./Managerial Aspec 1

11. Uraian Pekerjaan :

a. Program dan Keuangan


- Membantu Direktorat Pelaksanaan Wilayah Pusat, DGHS & Koordinator proyek untuk wilayah propinsi secara keseluruhan dalam
program manajemen & persiapan penyerahan pembiayaan, koordinasi lokasi proyek.
- Membantu koordinasi secara keseluruhan mengenai manajemen untuk perencanaan pembiayaan proyek dan pengawasan proyek.
b. Qualiti Kontrol & Monitoring
- Membantu monitoring dan mengontrol kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi & standard yang disyaratkan oleh buku
petunjuk IBRD
c. Pengadaan
- Membantu memonitor pengadaan sesuai dengan Keppres dan buku petunjuk IBRD
d. Penjabaran/Disbursement
- Membantu memonitor penjabaran program terbaik yang dipersiapkan oleh agen pelaksana & konsultan yang masuk katagori
penggunaan dana pinjaman.
e. Perjanjian Pinjaman
- Membantu memonitor sesuai dengan operasional, manajemen, dan perjanjian teknik dalam persetujuan pinjaman.
f. Pelaporan
- Mempersiapkan laporan bulanan dan pertengahan/quarter
g. Program Manajemen
- Membantu mengkaji ulang misi program manajemen, kepemimpinan dalam tim, dan penghubung antara pendukung dengan
IBRD/GOI
h. Menyelenggarakan Lokakarya dan Pelatihan
- Menyiapkan materi lokarya dan pelatihan, melaksanakan lokakarya dan pelatihan
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Bantuan Teknis dan Perkuatan Manajemen KPS Region III Kalimantan untuk Proyek
Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Pedesaan yang Bertumpu pada Masyarakat (Loan
ADB No. 1352-INO).

2. Pengguna Jasa : Bagian Proyek Pembangunan Penyediaan Air Bersih Perdesaan (Bagian Proyek PPAB
Perdesaan).

3. Lokasi Proyek : Kalimantan

4. Nilai Kontrak : Rp. 3,396,530,920 ,-

5. No. Kontrak : HK.02.07/LOAN/BP3ABP/004/96., tgl. 15 Juli 1996

6. Periode : Juli 1996 s/d September 2000

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 820 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Koordinator Wilayah Sosial 1


2. Koordinator Propinsi Teknik Sipil/Teknik Lingkungan 14
3. Tenaga Ahli Lapangan Teknik Sipil/Teknik Lingkungan 14

11. Uraian Pekerjaan :


a. Bantuan dalam Tahap Usulan Teknis/Biaya
- Membantu mengarahkan Dinas/Instansi/Unit Kerja yang harus dilibatkan, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
membuat usulan teknik/biaya
- Memberikan format-format penyusunan usulan teknis berikut penyusunan Rencana Anggaran Biaya
- Berdasarka masukan da ri Dinas/Instansi/Unit Kerja terkait, selanjutnya memberikan saran kepada KPS dalam hal teknis
administrasi proyek maupun "aliran uang" (Cash Flow) dari dana yang tersedia untuk masing-masing program AP-PLP.
- Memberi masukan teknis terhadap komponen-komponen yang diusulkan oleh masing-masing Dinas/Instansi/Unit Kerja terkait
tersebut.
- Membantu mengarahkan, memberikan masukan tekis dan tata cara penyusunan prioritas dan proyek.
- Membantu penyusunan rencana penanganan proyek agar setiap proyej terpadu satu denga lainnya, penjadwalan yang tepat, dan
administrasi yang terpadu.
b. Bantuan Monitoring, Supervisi dan Manajemen Proyek
- Memberi masukan kepada Unit Pelaksana (KPS) didalam pelaksanaan kegiatan supervisi
- Membantu monitoring pelaksanaan proyek
- Mamantau hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang ada serta kendala-kendala yang timbul selama pelaksanaan proyek.
- Bekerjasama dengan instansi lain terkait dan konsultan AB-PLP pedesaan lain, untuk membantu koordinasi pelaksanaan proyek
dan permasalahannya serta saran tindak yang diperlukan.
-
Memberikan bantuan kepada KPS agar setiap program/proyek AB-PLP pedesaan berjalan terkoordinasi dan sesuai dengan jadwal.

c. Pelatihan dan Penyuluhan


- Membantu Pemda TK II/KPS dalam melaksanakan pelatihan di tingkat Kecamatan/Desa. Bantuan tersebut baik berupa masukan
materi maupun metode pelatihan.
- Membantu Pemda TK II/KPS dalam menyelenggarakan penyuluhan berupa masukan materi dan metode penyuluhan yang sesuai
dengan kondisi masyarakat.
d. Dokumentasi
- Membantu KPS membuat laporan monitoring dan supervisi agar sesuai dengan panduan format yang ada serta tepat waktu.
- Membantu dalam penyusunan laporan seluruh kegiatan untuk ADB sebagai penyandang dana.
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS
10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

1. Nama Proyek : Final Engineering Design and Supervisi Drainase, Jalan Kota, Persampahan, Sanitasi
dan KIP/MIP Kotamadya Banjarmasin (Loan IBRD No. 3854-IND).

2. Pengguna Jasa : Proyek Final Eng. Design dan Supervisi Kodya Banjarmasin (KUDP) Banjarmasin.

3. Lokasi Proyek : Banjarmasin

4. Nilai Kontrak : Rp. 1,525,266,600 ,-

5. No. Kontrak : 04/KUDP-FEDS/5c/V/1996, tgl. 06 Mei 1996

6. Periode : Mei 1996 s/d Mei 1999

7. Nama Perusahaan Konsultan : PT. Arkonin Engineering Manggala Pratama


Alamat : Gedung Arkonin, Jl. Bintaro Taman Timur, Bintaro Jaya, Jakarta 12330
Negara Asal : Indonesia

8. Jumlah Tenaga Ahli : - Tenaga Ahli Asing : - bln./org.


- Tenaga Ahli Indonesia : 211 bln./org.

9. Perusahaan Mitra Kerja Jumlah Tenaga Kerja Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing/bln./org. Tenaga Ahli Indonesia/bln./org.

10. Tenaga ahli tetap yang terlibat :

No. Posisi Keahlian Jumlah Orang

1. Direktur Proyek Teknik Lingkungam 1


2. Koordinator Proyek Teknik Sipil 1
3. Ahli Teknik Sipil Teknik Sipil 1
4. Ahli Soil & Material Soil & Material 1
5. Ahli Teknik Geodesi Teknik Geodesi/topograpi & survai tanah 1
6. Ahli Teknik Lingkungan Teknik Lingkungan 1
7. Ahli Teknik Jalan Kota/Jalan Raya Teknik Jalan Kota/Jalan Raya 1
8. Ahli Mekanikal/Elektrikal Mekanikal/Elektrikal 1
9. Ahli Teknik Drainase Teknik Drainase 1
10. Koordinator Pekerjaan Sanitasi Koordinator Teknik Lingkungan 1
11. Ahli Manajemen Persampahan Manajemen Persampahan 1
12. Ahli KIP/MIP KIP/MIP 1
13. Koordinator Pekerjaan Sipil/Jalan Koordinator Pekerjaan Sipil/Jalan 1
14. Koordinator Pekerjaan ME Koordinator Pekerjaan ME 1
15. Ahli Lingkungan/Environmentalist Lingkungan/Environmentalist 1
16. Ahli Tender Dokumen Tender Dokumen 1
17. Ahli Estimasi Biaya Estimasi Biaya 1
18. Kepala Teknik Sipil & Sanitasi (Supervisi) Kepala Teknik Sipil & Sanitasi (Supervisi) 1
19. Kepala Teknik Jalan Raya (Supervisi) Kepala Teknik Jalan Raya (Supervisi) 1
20. Kepala Teknik M/E (Supervisi) Kepala Teknik M/E (Supervisi) 1
21. Inspektor Drainase Inspektor Drainase 1
22. Inspektor Sanitasi & Persampahan Inspektor Sanitasi & Persampahan 1
23. Inspektor KIP/MIP Inspektor KIP/MIP 1
24. Inspektor Jalan Inspektor Jalan 1
25. Inspektor Jalan Raya Inspektor Jalan Raya 1
26. Inspektor Kualitas & Kuantitas Inspektor Kualitas & Kuantitas 1
11. Uraian Pekerjaan :

a. Perencanaan Teknik
- Menyiapkan engineering design dan dokumen tender untuk Sektor Air Bersih, drainase pengontrolan banjir, sanitasi, persampahan,
perbaikan kampung/pasar, dan jalan kota
- Penyiapan rencana kerja rinci, rencana konsep untuk tiap seksi pembahasan dengan pemberi kerja sebelum membentuk rencana
kerja Detail Engienering
- Meninjau semua data yang terkumpul, dokumen-dokumen, studi kelayakan (jika ada)
Melaksanakan Detail Engineering Design yang diperlukan berdasarkan atas hasil review data seperti termaksud di atas. Tinjauan
atas Engineering Design tersebut harus dibuat setiap konstruksi, setiap bagian konstruksi dan termasuk studi perbandingan,
- Membuat rekomendasi dan saran untuk mengurangi biaya konstruksi dan permasalahan yang mungkin terjadi selama jangka
konstruksi
- Bertanggung jawab atas penyelesaian hasil akhir FED meskipun jika semua dokumen telah disampaikan ke DPUK. Menjaga
apabila masih dalam dokumen tersebut, sebelum dan selama masa konstruksi.

b. On the Job Training


- Menyiapkan perangkat sosialisasi proyek
- Melakukan TOT (Traing of Trainers) untuk mandor
- Meneliti/melakukan kajian terhadap kemampuan tenaga kerja yang ada yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan yang
terpilih.
- Menyiapkan modul-modul/materi pelatihan tenaga kerja tidak terampil dalam jasa konstruksi
- Membantu kontraktor/mandor melaksanakan pelatihan di tempat (on the job training) kepada buruh/tenaga kerja tidak terampil dan
memberikan evaluasi pelaksanaan pelatihan.
- Mensupevisi pelaksanaan training yang dilakukan oleh kontraktor/mandor
- Membuat laporan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja tidak terampil pada masing-masing lokasi kegiatan

c. Pengawasan
- Membantu Pemimpin Proyek dalam melakukan tugasnya untuk memastikan agar pekerjaan konstruksi tersebut selesai dan sesuai
dengan Engineering Design. Dalam hal ini termasuk penyiapan laporan, pengendalian kualitas dan mengawasi kebenaran
pengisian form supervisi, mengawasi prosedur pelaksanaan manajemen, memprakarsai rapat dan komunikasi dengan kontraktor.
- Memberikan nasehat bagi Pemimpin Proyek dalam memahami dokumen kontrak termasuk klaim kontraktor, perpanjangan waktu
pekerjaan tambahan dan kewajiban-kewajiban kontraktor sesuai dengan dokumen tender.
- Berhubungan dengan Dinas PU Tk II dinas terkait, menyiapkan perubahan-perubahan rencana dan membantu menghitung jumlah
perubahan volumenya, perubahan rancangan, gambar dan spesifikasi.
- Bertanggung jawab atas pengendalian kualitas pekerjaan dan ikut menandatangani sertifikat pembayaran bulanan jika kwalitas
pekerjaan sudah memuaskan
- Membimbing kontraktor dalam penyiapan ”as-build drawing”, termasuk mengidentifikasi pekerjaan-pekerjaan yang belum
dilaksanakan dan mempersiapkan ”finas as-building drasing”.
- Membantu rekomendasi-rekomendasi dalam penyampaian laporan kemajuan bulanan kegiatan konstruksi
- Membuat dalam hal pengambil-alihan pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan, dan membantu penyiapan daftar pekerjaan yang
kurang perlu penyesuaian.
- Menyiapkan laporan triwulan tentang pengadaan fisik, kemajuan pembiayaan fisik dari tiap kontrak dan hasil kerja yang menyangkut
pekerjaan bersama dengan multi kontraktor
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - D
TANGGAPAN DAN SARAN
TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - D
TANGGAPAN DAN SARAN
TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK

D.1. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Kerangka Acuan Kerja telah memadai dan mencakup hal-hal yang diperlukan
dalam melaksanakan pekerjaan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Unsur-
unsur pokok telah tercantum di dalam Kerangka Acuan Kerja, sehingga Konsultan
dapat menyusun proposal yang akan digunakan sebagai landasan dalam
pelaksanaan tugas. Namun demikian Konsultan akan memberikan tanggapan dan
saran terhadap unsur-unsur yang ada di dalam Kerangka Acuan Kerja untuk
memperjelas pemahaman Konsultan, karena terdapat beberapa hal yang perlu
diklarifikasi dan diberi tanggapan.

D.1.1. Latar Belakang


Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) merupakan
salah satu upaya Pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi
masyarakat pedesaan dengan berbasis sumberdaya lokal untuk mengurangi
kesenjangan pembangunan antar wilayah, pengentasan kemiskinan, memperbaiki
pengelolaan pemerintahan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa (local
governance), serta penguatan kelembagaan lokal di tingkat desa. Untuk mencapai
tujuan diatas, PISEW bersinergi dengan program-program lain yang sejenis dalam
suatu kerangka Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM
Mandiri) sehingga program PISEW disebut sebagai PNPM-PISEW.

PNPM-PISEW telah menetapkan upaya pencapaian tujuannya untuk mengentaskan


kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah melalui pengembangan
kawasan strategis kabupaten (KSK) yang berfokus pada pengembangan ekonomi
lokal yang akan memberikan dorongan dalam mengembangkan sosial ekonomi
masyarakat pedesaan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Prioritas pengembangan KSK adalah pengembangan usaha ekonomi berbasis


sumberdaya lokal yang terintegrasi dengan pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya
baik Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Kegiatan Provinsi (PKP), atau Pusat
Kegiatan Nasional (PKN). Untuk mendorong pengembangan usaha ekonomi lokal
yang terintegrasi dengan pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya membutuhkan
pembangunan infrastruktur wilayah secara terpadu.

Dalam upaya mewujudkan pengembangan KSK secara terpadu dan berkelanjutan


diperlukan pengukuran kelayakan investasi terhadap potensi pengembangan usaha
berbasis sumberdaya lokal di KSK yang dinilai tepat untuk dikembangkan, serta
mengidentifikasi alternatif dan strategi pengelolaan yang sesuai dengan potensi
pengembangan kawasan untuk dapat menetapkan pelaku-pelaku yang akan
dilibatkan dan mekanisme pelaksanaan dalam mengembangkan kawasan strategis
tersebut.

Urgensi Terkait Pelaksanaan PNPM-PISEW


Pelaksanaan PNPM-PISEW secara keseluruhan telah dilaksanakan mulai tahun 2007
dan direncanakan berlangsung sampai tahun 2013.

Sumber dana program ini adalah terutama untuk pembangunan infrastruktur yang
terdiri 6 Kategori infrastruktur sosial ekonomi masyarakat pedesaan yang
meliputi: (1) transportasi, (ii) produksi pertanian, (iii) pemasaran pertanian, (iv)
air bersih dan sanitasi, (v) pendidikan, (vi) kesehatan.

Berdasarkan upaya diatas, persiapan pelaksanaan PISEW Mandiri (2012-2013) dan


Pasca PNPM-PISEW, terutama upaya mewujudkan keterpaduan dan kesinambungan
pengembangan KSK, diperlukan upaya penguatan pengelolaan pengembangan KSK
dengan menetapkan lokasi dan komoditas unggulan yang tepat serta menilai
kelayakan investasi pengembangan KSK dan pelaku yang akan dilibatkan.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan PISEW Mandiri dengan orientasi mendukung


pengembangan KSK sesuai potensi pengembangannya akan membutuhkan berbagai
sumber pendanaan mulai dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN, Swasta, dan
Sumber Keuangan lainnya. Peranan kelembagaan pengelola KSK yang

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-2
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

direkomendasikan akan menjadi sangat strategis untuk membangun kerjasama


ataupun menarik investasi baik pemerintah terlebih swasta dan masyarakat,
ataupun sumber keuangan lainnya untuk pengembangan kawasan strategis yang
akan dikembangkan.

Urgensi Terkait Pengembangan Wilayah Kabupaten Muaro Jambi


Dasar pertimbangan pengembangan wilayah kabupaten Muaro Jambi adalah:
a. Adanya dukungan kebijakan pembangunan daerah yang menetapkan prioritas
pengembangan ekonomi strategis pedesaan;
b. Perkembangan ekonomi strategis pedesaan telah memberikan kontribusi
dalam perkembangan ekonomi daerah;
c. KSK dalam PNPM-PISEW merupakan bagian dari pengembangan ekonomi
strategis pedesaan yang telah direncanakan dan diintegrasikan dengan pusat
pertumbuhan wilayah Sekitarnya baik pusat kegiatan wilayah (Kabupaten),
dan/atau pusat kegiatan provinsi (PKP) dan pusat kegiatan nasional (PKN);
d. Pengembangan ekonomi strategis pedesaan merupakan kegiatan usaha
masyarakat pedesaan yang telah berkembang serta dapat dikembangkan dan
integrasikan dalam sistem pengembangan ekonomi strategis pedesaan;
e. Upaya penguatan pengelolaan terpadu dan berkesinambungan
pengembangan ekonomi strategis pedesaan di KSK membutuhkan rencana
investasi pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di KSK, serta
rekomendasi pengembangan kelembagaan pengelola KSK (Badan Usaha Milik
Kabupaten/BUMK).

Dengan pertimbangan tersebut, maka Pemerintah akan memberikan bantuan


teknis untuk pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal
dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dengan lokasi hanya 1 KSK
per kabupaten penerima PNPM-PISEW. Untuk itu, Direktorat Pengembangan
Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum
mengadakan jasa konsultansi untuk melaksanakan pekerjaan ini.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-3
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

D.1.2. Maksud Dan Tujuan


Maksud pekerjaan adalah untuk pengurangan kesenjangan antar wilayah dan
pengembangan ekonomi lokal melalui pengembangan Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK).

Tujuan pekerjaan adalah untuk menyusun rencana pembiayaan / investasi


(business plan) dari pengelolaan pengembangan komoditas unggulan dengan usaha
lokal potensial terkaitnya dalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dan
penyediaan infrastrukturnya untuk mewujudkan integrasi dan kesinambungan
pembangunan wilayah.

D.1.3. Sasaran
Sasaran pekerjaan adalah:
a. Menyusun dan memantapkan Panduan Penguatan Pengelolaan Pengembangan
Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
b. Menetapkan lokasi dan komoditas unggulan kawasan strategis kabupaten
(KSK).
c. Menetapkan usaha lokal yang potensial terkait komoditas unggulan dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
d. Menetapkan kebutuhan infrastruktur untuk mewujudkan pengembangan
usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
e. Melaksanakan kajian kelayakan investasi pengembangan usaha lokal dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
f. Merumuskan strategi pengelolaan pengembangan usaha lokal dalam kawasan
strategis kabupaten (KSK).
g. Merumuskan mekanisme pelaksanaan dan alternatif pembiayaan
pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) dan
penyediaan infrastrukturnya.
h. Merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan usaha lokal dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
i. Merumuskan peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam pengembangan
usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) dan penyediaan
infrastrukturnya, serta merekomendasikan pengembangan kelembagaan
pengelola kawasan strategis kabupaten (KSK).

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-4
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

j. Merumuskan rekomendasi pelibatan stakeholder lain, terutama swasta dan


masyarakat dalam pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis
kabupaten (KSK) dan penyediaan infrastrukturnya.
k. Menyusun rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan) dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).

D.1.4. Keluaran
Keluaran pekerjaan antara lain:
a. Adanya Panduan Penguatan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dan
Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
b. Adanya rekomendasi lokasi, komoditas unggulan dengan usaha-usaha lokal
potensial terkaitnya dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
c. Adanya rekomendasi kebutuhan infrastruktur untuk mewujudkan
pengembangan usaha lokal potensial terkait komoditas unggulan dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
d. Adanya penilaian kelayakan investasi pengembangan usaha lokal potensial
terkait komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
e. Adanya kebijakan dan strategi pengelolaan pengembangan usaha lokal
potensial dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
f. Adanya rekomendasi pengembangan kelembagaan pengelola kawasan
strategis kabupaten (KSK).
g. Adanya rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan) dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
h. Adanya Laporan Proceedings pelaksanaan Workshop Pusat, FGD Provinsi dan
FGD Kabupaten untuk memperoleh masukan dan menyepakati rencana
kelayakan investasi pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis
kabupaten (KSK) dan penyediaan infrastrukturnya.

D.1.5. Ruang Lingkup Pekerjaan


Ruang lingkup pekerjaan terdiri:
a. Melaksanakan workshop di pusat dalam rangka memberikan masukan awal
panduan penguatan pengelolaan pengembangan usaha local dan infrastruktur
kawasan strategis kabupaten (KSK), serta merumuskan metodologi dan
menetapkan rencana kerja pelaksanaan untuk mengoptimalkan pelaksanaan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-5
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dan


Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
b. Melaksanakan FGD di kabupaten untuk memperoleh masukan tentang
kebijakan, strategi dan rencana pengembangan kawasan strategis (KSK)
sesuai amanat RTR Wilayah atau RTR Kawasan Strategis Kabupaten,
kebijakan pengembangan komoditas unggulan di kabupaten, serta pelaku
usaha dan dukungan perbankan/lembaga kredit mikro dalam pengembangan
investasi komoditas unggulan di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
c. Melaksanakan pengumpulan data-data sekunder termasuk dokumen
kebijakan dan rencana pembangunan daerah, serta konsultasi dengan pelaku
terkait di provinsi dan kabupaten.
d. Melaksanakan kajian kebijakan terkait penetapan kawasan strategis
kabupaten (KSK) dan komoditas unggulan beserta usaha lokal terkaitnya
berdasarkan RTR Wilayah/ RTR Kawasan Strategis Kabupaten dan RPJP/M
Daerah Kabupaten.
e. Melaksanakan kajian pemilihan lokasi yang merekomendasikan lokasi untuk
pengembangan kawasan strategis kabupaten (KSK) yang memiliki keterkaitan
dengan pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya (PKW/PKP/PKN).
f. Melaksanakan kajian penetapan komoditas unggulan beserta usaha lokal
terkaitnya yang akan dikembangkan dalam kawasan strategis kabupaten
(KSK) yang terpilih dalam kerangka sistem produksi mulai input produksi,
proses produksi, pengolahan hasil produksi maupun pemasarannya.
g. Melaksanakan kajian infrastruktur untuk mengidentifikasi kebutuhan
infrastruktur dalam pengembangan usaha lokal terkait komoditas unggulan
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) yang terintegrasi dan terpadu
dengan kerangka system infrastruktur nasional dan wilayah.
h. Melaksanakan kajian kelayakan investasi dalam mengembangkan usaha lokal
terkait komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) dan
penyediaan infrastrukturnya.
i. Melaksanakan kajian pengelolaan pengembangan usaha lokal terkait
komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) yang akan
merekomendasikan strategi pengelolaan dan mekanisme pelaksanaan
pengembangan kawasan, peran dari pemerintah dan pemerintah daerah

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-6
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

termasuk swasta, serta rekomendasikan kelembagaan untuk mengelola


pengembangan usaha lokal di kawasan strategis kabupaten (KSK).
j. Menyusun kebijakan dan strategi pengembangan usaha lokal dalam kawasan
strategis kabupaten (KSK).
k. Melaksanakan kajian sumber pembiayaan untuk mewujudkan pengembangan
usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) yang akan
merekomendasikan alternatif sumber pembiayaan untuk pengembangan
kawasan.
l. Menyusun rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan) dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
m. Melaksanakan FGD di Kabupaten untuk menyepakati seluruh hasil kajian dan
rencana investasi pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis
kabupaten dan penyediaan infrastrukturnya. Peserta FGD di Kabupaten
antara lain Dinas/SKPD Kabupaten terkait, DPRD, Aparatur Provinsi, Aparatur
Kecamatan, Perguruan Tinggi, Pelaku Dunia Usaha, Perbankan/Lembaga
Kredit Mikro, dll.
n. Melaksanakan workshop di pusat dalam rangka pemantapan panduan
penguatan pengelolaan pengembangan usaha lokal dan infrastruktur kawasan
strategis kabupaten (KSK). Peserta workshop antara lain Team Leader dan
Tenaga Ahli dari Konsultan Pelaksana Bantuan Teknis dengan fasilitasi PMU
dan PIU Ditjen Cipta Karya, Aparatur Kabupaten dan Provinsi Lokasi
Pekerjaan serta KMAP.
o. Menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK), baik dalam bentuk laporan pekerjaan, laporan proceedings
FGD, laporan hasil kajian, dan rencana kelayakan investasi pengembangan
usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).

D.1.6. Lokasi Kegiatan


Adapun bantuan teknis yang diberikan adalah Kabupaten Muaro Jambi dengan
wilayah KSK sekitar 1-3 Kecamatan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-7
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

D.1.7. Waktu Pelaksanaan


Waktu pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha
Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) adalah 6 (enam)
Bulan. Waktu yang tersedia relatif singkat untuk substansi dan beban pekerjaan,
namun demikian, Konsultan akan menyusun metodologi dan rencana kerja yang
tepat agar sasaran dapat tercapai.

D.2. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DAN PPK

Berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK), tugas utama Konsultan adalah


penyiapan rekomendasi lokasi, komoditas unggulan dengan usaha-usaha lokal
potensial terkaitnya di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Muaro Jambi yang
mencakup kebutuhan infrastruktur, kelayakan investasi, pengembangan
kelembagaan, rencana investasi (Businessplan).

Tanggapan terhadap personil/fasilitas pendukung, didasarkan pada Lingkup


Pekerjaan yang dibebankan kepada Konsultan. Dari sisi kebutuhan dan
ketersediaan personil/Tenaga Ahli yang tercantum di dalam KAK, telah
mencukupi, baik dari segi jumlah, durasi dan kualifikasi.

Fasilitas yang dibutuhkan dari PPK antara lain berupa dukungan administrasi,
yaitu: Surat Tugas, data teknis dan kebijakan yang diterapkan. Di samping itu,
demi kelancaran pelaksanaan tugas, diperlukan dukungan teknis berupa
kemudahan koordinasi dan proses persetujuan terhadap sesuatu hal yang harus
diputuskan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi D-8
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - E
PENDEKATAN, METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - E
PENDEKATAN, METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA

E.1. PENDEKATAN TEKNIS DAN METODOLOGI

E.1.1. Pendekatan Teknis


Pendekatan utama dari bantuan teknis ini adalah memperkuat mekanisme
perencanaan PNPM-PISEW yang telah dikembangkan sesuai dengan perkembangan
ketentuan peraturan perundang-undangan dan pengembangan kelembagaan yang
akan mengelola keseluruhan proses, termasuk membangun kerja sama atau
menarik investasi untuk mewujudkan rencana pengembangan usaha lokal dan
infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) yang akan dikembangkan.

Penguatan mekanisme perencanaan, menyangkut dua hal utama, yakni: Pertama,


secara vertikal, dengan memelihara konsistensi antara visi, misi, kebijakan dan
program-program pembangunan dari level yang lebih tinggi ke level-level di
bawahnya (misalnya dari level nasional, ke level provinsi, lalu ke level kabupaten,
sampai ke KSK). Kedua, secara horizontal, dengan memelihara sinkronisasi dan
sinergitas seluruh program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh
Satuan-Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Perencanaan tersebut dituangkan dalam produk perencanaan yang akan digunakan


dalam sinkronisasi dan sinergisitas seluruh program kegiatan di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK). Produk perencanaan tersebut adalah Rencana Induk
Pengembangan KSK yang terdiri dari (1) Rencana Strategis, (2) Rencana
Pengembangan Bisnis (Businessplan), (2) Rencana Pengembangan Ruang dan
Infrastruktur dan (3) Rencana Pengembangan SDM dan Kelembagaan.

Sesuai dengan Kerangka Acua Kerja, kegiatan ini diarahkan pada penyusunan
Rencana Strategis, Rencana Pengembangan Bisnis dan Rencana Pengembangan
Infrastruktur. Substansi kajian dan atau telaahan meliputi :

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

a. Penetapan lokasi (review dan konfirmasi) KSK, dan penetapan komoditas


unggulan dalam Kawasan Strategis Kabupaten. Termasuk dalam kegiatan ini
adalah:
• Menyusun kriteria dan atau prasyarat suatu wilayah ditetapkan sebagai
Kawasan Strategis Kabupaten (KSK);
• Menyusun kriteria dan atau prasyarat suatu komoditas ditetapkan
sebagai Komoditas Unggulan dalam Kawasan Strategis Kabupaten
(KSK);
• Menetapkan proses penetapan KSK dan Komoditas Unggulan.

b. Menyusun Rencana Pengembangan Jangka Menengah di Kawasan Strategis


Kabupaten (KSK). Termasuk dalam kegiatan ini adalah:
• Melakukan telaahan wilayah KSK, yaitu 1-3 wilayah kecamatan di
Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kajian tersebut merupakan
telaah eksisting terhadap aspek-aspek sebagai berikut:
− Aspek Fisik, seperti: iklim, geografis,topography, luas wilayah,
pemanfaatan lahan, pola jaringan jalan, dan lain-lain;
− Aspek Sosial, seperti: demography/kependudukan: jumlah, mata
pencaharian penduduk, budaya/adat-kebiasaan-keahlian;
− Aspek Ekonomi Wilayah, seperti: komoditas yang ada, dan yang
menjadi unggulan, skala dan pola perdagangan komoditas
unggulan dalam konstelasi kabupaten, provinsi, bahkan nasional,
kegiatan-kegiatan ikutan yang dapat dijadikan mata pencaharian
oleh penduduk karena adanya kegiatan usaha/bisnis komoditas
utama di wilayah KSK, dan lain-lain.
• Melakukan kajian tentang peluang usaha-usaha lokal yang potensial
terkait komoditas unggulan dalam Kawasan Strategis Kabupaten;
• Melakukan kajian terhadap kebutuhan infrastruktur sehubungan dengan
pengembangan usaha-usaha lokal yang terkait dengan komoditas
unggulan tersebut;
• Merumuskan Strategi Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dalam
Kawasan Strategis Kabupaten (KSK);

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-2
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

• Merumuskan peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam


pengembangan usaha lokal di KSK dan penyediaan infrastrukturnya,
serta merekomendasikan pengembangan kelembagaan pengelola
Kawasan Strategis Kabupaten (KSK);
• Merumuskan pelibatan stakeholder lain, terutama swasta dan
masyarakat

c. Melakukan kajian Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal dalam


Kawasan Strategis Kabupaten (KSK). Termasuk dalam kegiatan ini:
• Melakukan kajian peran swasta dan masyarakat dalam pengembangan
usaha lokal dalam KSK, dan penyediaan infrastrukturnya;
• Melakukan kajian aspek pasar dan pemasaran dari kegiatan usaha
komoditas unggulan di Kawasan Strategis Kecamatan (KSK), termasuk
perhitungan biaya-biaya opersionalnya;
• Melakukan kajian aspek-aspek yang terkait dengan kegiatan produksi
dari kegiatan usaha komoditas unggulan di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK), termasuk perhitungan biaya-biaya opersionalnya;
• Menyusun proyeksi-proyeksi pendapatan/hasil usaha, biaya
operasional, dan margin dari kegiatan-kegiatan usaha dari Komoditas
Unggulan dalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK);
• Menghitung indikator-indikator kelayakan, dari kegiatan investasi dan
usaha/bisnis komoditas unggulan di Kawasan Strategis Kabupaten
(KSK), misalnya menghitung nilai-nilai: Nett Present Value (NPV),
Benefit Cost Ratio (B/R), Break Event Point (BEP), Pay Back Periode
(PBP), dan lain-lain.

Menyusun Rencana Investasi pengembangan usaha lokal dalam Kawasan Strategis


Kecamatan (KSK);

Diagram tentang Substansi Pekerjaan tersebut dapat dilihat pada Gambar E.1.
Substansi Pekerjaan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-3
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

c1

c2

a b c c3

c4

c5

b1 b2 b3 b4 b5 b6 b7
a1 a2 a3

c : Melakukan kajian Kelayakan Investasi


a : Penetapan lokasi (review dan konfirmasi atas b : Menyusun Rencana Pengembangan Jangka Pengembangan Usaha Lokal dalam
dileniasi) KSK, dan penetapan komoditas unggulan Menengah di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Kawasan Strategis Kabupaten (KSK)
dalam Kawasan Strategis Kabupaten

a1 : Menyusun kriteria dan atau prasyarat b1 : Telaahan wilayah KSK c1 : kajian aspek pasar dan pemasaran dari
suatu wilayah b2 : Kajian peluang usaha-usaha lokal kegiatan usaha komoditas unggulan
a2 : Menyusun kriteria dan atau prasyarat b3 : kajian kebutuhan infrastruktur c2 : kajian aspek-aspek yang terkait dengan
suatu komoditas Unggulan b4 : Merumuskan Strategi Pengelolaan kegiatan produksi
a3 : Menetapkan proses penetapan KSK dan Pengembangan Usaha Lokal c3 : Menyusun proyeksi-proyeksi
Komoditas Unggulan b5 : Merumuskan peran pemerintah dan pendapatan/hasil usaha, biaya
pemerintah daerah operasional, dan margin dari kegiatan-
b6 : Merumuskan pelibatan stakeholder lain, kegiatan usaha
terutama swasta dan masyarakat c4 : Menghitung indikator-indikator
b7 : Dan lain-lain kelayakan, dari kegiatan investasi dan
usaha/bisnis komoditas unggulan
c5 : Menyusun Rencana Investasi
pengembangan usaha lokal

Gambar E.1.
Substansi Pekerjaan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-4
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

E.1.2. Metodologi
E.1.2.1. Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan
Urutan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam lingkup subtansi
pekerjaan ini adalah sebagai berikut :

A. Melaksanakan Workshop di pusat, untuk memberikan masukkan awal dalam


rangka:
1) Menyusun Panduan ”Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten Muaro Jambi“
2) Merumuskan metodologi dan menetapkan Rencana Kerja untuk
mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan ini.

Para peserta workshop adalah:


1) Team Leader dan para Tenaga Ahli Konsultan Pelaksana Bantuan
Teknis;
2) Aparatur Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi (Ketua Tim
Koordinator PNPM PISEW, Ketua Tim Sekretariat PNPM PISEW,Dinas PU,
Dinas PMD, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pendidikan, Dinas
Kesehatan, serta SKPD lain yang relevan, PMU, PIU Dirjen Cipta Karya);
3) Konsultan Manajemen dan Advisory (KMAP) PNPM-PISEW.

B. Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) I di ibu kota Kabupaten Muaro


Jambi, tujuan FGD adalah memahami :
1) Kebijakan, strategi dan rencana pengembangan KSK sesuai amanat
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Tata Ruang Kawasan
Strategis Kabupaten;
2) Kebijakan pengembangan komoditas unggulan di KSK, di kabupaten
serta provinsi pada umumnya;
3) Profil pelaku usaha, khususnya yang bergiat dalam bisnis komoditas
unggulan;
4) Dukungan perbankan, dan lembaga kredit mikro, dan lembaga
keuangan lain dalam pengembangan investasi bisnis komoditas
unggulan di KSK.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-5
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Para peserta FGD I adalah:


1) Pemerintah Daerah Kabupaten;
2) Unsur Perguruan Tinggi/akademisi;
3) Pelaku dunia usaha;
4) Perbankan/lembaga kredit mikro, dan lain-lain.

C. Melakukan pengumpulan data sekunder:


Dokumen kebijakan dan Rencana Pembangunan Daerah (RPJMP, RPJMD,
Renstra SKPD, RTRW, RKT Provinsi, Renja SKPD, dan lain-lain).

D. Melakukan konsultasi, diskusi dengan pelaku terkait di provinsi, kabupaten;

E. Kunjungan Lapangan ke KSK, dimaksudkan untuk memperoleh masukan untuk


menyusun Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal di KSK;

F. Melakukan kajian-kajian tentang:


1) Kebijakan terkait penetapan KSK dan komoditas unggulan;
2) Pemilihan lokasi dan pengembangan lokasi KSK yang memiliki
keterkaitan dengan pusat pertumbuhan wilayah di sekitarnya
(PKN/PKW/PKP);
3) Sistem produksi dan pemasaran Komoitas Unggulan dan usaha-usaha
terkaitnya;
4) Kajian infrastruktur, untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur
dalam pengembangan usaha lokal komoditas unggulan di KSK yang
terintegrasi dengan kerangka sistem infrastruktur nasional, dan
wilayah;
5) Kelayakan Investasi dalam menegembangakan usaha komoditas
unggulan di KSK dan penyediaan infrastrukturnya;
6) Pengelolaan pengembangan usaha komoditas unggulan dalam KSK,
termasuk:
• Strategi pengelolaan KSK
• Mekanisme pelaksanaan pengembangan KSK
• Peran pemerintah, dan pemerintah daerah dalam pengembangan
usaha komoditas unggulan di KSK

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-6
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

• Peran swasta, dan masyarakat dalam pengembangan usaha


komoditas unggulan di KSK
• Lembaga pengelola pengembangan usaha di KSK
7) Sumber-sumber pembiayaan untuk mewujudkan pengembangan usaha
di KSK

G. Menyusun Rencana Pengembangan Jangka Menengah (RPJM) KSK

H. Menyusun Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal


(Bussiness Plan) di KSK

I. Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) II di ibu kota Kabupaten Lombok


Timur, untuk menyepakati seluruh hasil kajian dan rencana investasi
pengembangan usaha di KSK dan penyediaan infrastrukturnya.

Peserta FGD II adalah:


1) Dinas/SKPD Kabupaten terkait;
2) DPRD Kabupaten;
3) Aparatur Provinsi;
4) Aparatur Kecamatan;
5) Perguruan Tinggi/Akademisi;
6) Pelaku Dunia Usaha;
7) Perbankan/Lembaga Kredit Mikro,
8) Dan lain-lain (asosiasi pengusaha, koperasi, dsb.)

J. Melaksanakan Workshop II di Jakarta untuk pemantapan penyusunan Panduan


Penguatan Pengelolaan Pengembangan Usaha dan Infrastruktur di KSK.

Peserta workshop II adalah:


1) Team Leader, dan para Tenaga Ahli Konsultan Pelaksana Bantuan
Teknis;
2) Aparatur Kabupaten Muaro Jambi, dan Provinsi Jambi (Ketua Tim
Koordinator PNPM PISEW, Ketua Tim Sekretariat PNPM PISEW,Dinas PU,

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-7
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Dinas PMD, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pendidikan, Dinas


Kesehatan, serta SKPD lain yang relevan).
3) Konsultan Manajemen dan Advisory (KMAP) PNPM-PISEW.

K. Menyusun Laporan-laporan pelaksanaan pekerjaan:


1) Laporan Pelaksanaan Pekerjaan “Pembiayaan dan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di KSK”, terdiri dari:
• Laporan Pendahuluan
• Laporan Antara
• Laporan Akhir Sementara
• Laporan Akhir
2) Laporan Proceedings Workshop I dan Workshop II;
3) Laporan Proceedings FGD I dan FGD II.
4) Laporan Hasil-hasil kajian:
• Kebijakan terkait penetapan KSK dan komoditas unggulan;
• Pemilihan lokasi dan pengembangan lokasi KSK yang memiliki
keterkaitan dengan pusat pertumbuhan wilayah di sekitarnya
(PKN/PKW/PKP);
• Sistem produksi dan pemasaran Komoitas Unggulan dan usaha-
usaha terkaitnya;
• Kajian infrastruktur, untuk mengidentifikasi kebutuhan
infrastruktur dalam pengembangan usaha lokal komoditas
unggulan di KSK yang terintegrasi dengan kerangka sistem
infrastruktur nasional, dan wilayah;
• Kelayakan Investasi dalam menegembangakan usaha komoditas
unggulan di KSK dan penyediaan infrastrukturnya;
• Pengelolaan pengembangan usaha komoditas unggulan dalam
KSK.
5) Laporan Rencana Pengembangan Jangka Menengah di Kawasan
Strategis Kabupaten ( RPJM-KSK).
6) Laporan Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal
(Bussiness Plan) di KSK.

Diagram alir pelaksanaan Kegiatan dapat dilihat pada Gambar E.2.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E-8
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
GAMBAR E.2.
METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN
PENYUSUNAN PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL DAN INFRASTRUKTUR DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO JAMBI

Menyusun Rencana
Kelayakan Investasi
Workshop FGD I Pengembangan Usaha
Lokal (Bussiness Plan)
KSK

Pengumpulan data - Kebijakan penetapan KSK dan


sekunder komoditas unggulan;
- Pemilihan dan pengembangan
lokasi KSK Menyusun Panduan
PERSIAPAN

- Sistem produksi dan Penguatan


Melakukan Kajian &
pemasaran Menyusun Focus Group Pengelolaan
Analisis Seminar Nasional
- Infrastruktur Renstra KSK Discussion Pengembangan Usaha
- Kelayakan Investasi dan Infrastruktur di
konsultasi, diskusi
- Pengelolaan pengembangan KSK
dengan pelaku terkait
usaha
di provinsi, kabupaten
- Sumber-sumber pembiayaan

Kunjungan Lapangan
ke KSK

Panduan Penguatan
Laporan Laporan Laporan Laporan Pengelolaan Pengembangan
Proceedings Penyusunan Proceedings Proceedings Usaha dan Infrastruktur
FGD I Laporan Hasil-Hasil Kajian RPJM KSK FGD II Seminar Nasional di KSK
LAPORAN PENDAHULUAN LAPORAN ANTARA LAPORAN AKHIR SEMENTARA LAPORAN AKHIR
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

E.1.2.2. Pengumpulan dan Pengolahan Data


Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:
a. Survey data sekunder; survey data sekunder diarahkan untuk mengumpulkan
data terkait dengan data statistik wilayah, dokumen perencanaan daerah,
produktivitas dan luas produksi komoditas unggulan dan studi-studi terkait
b. Workshop dan FGD; teknik pengumpulan data ini diarahkan untuk menjaring
masukan, saran dan permasalahan dari stakeholder terkait baik di
pemerintah pusat maupun daerah.
c. Observasi lapangan; teknik pengumpulan data ini diarahkan untuk
mengetahui orientasi lapangan, melakukan pengecekan terhadap
pengembangan komoditas unggulan, kualitas infrastruktur wilayah, dan
lokasi/titik penting untuk pengembangan KSK.
d. Wawancara mendalam dengan tokoh kunci; wawancara mendalam dengan
tokoh kunci diarahkan untuk menggali jangkauan pemasaran dan tata niaga
komoditas unggulan serta penggunaan teknologi tepat guna untuk
mengembangkan komoditas unggulan.

Data yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam komputer untuk kemudian


diolah. Pengolahan data tersebut meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut (1)
klasifikasi data, (2) pengurutan atau pengaturan kembali (rearranging) data, (3)
pengagregatan data, (4) penjumlahan/perbandingan data, dan (5) pemilihan data.

E.1.2.3. Analisis
A. Deliniasi Kawasan Strategis Kabupaten
KSK adalah suatu kawasan pusat pertumbuhan di kabupaten yang ditetapkan
oleh Pemda dengan komoditas unggulan tertentu. Dengan diberikan stimulan
pelayanan infrastruktur sosial ekonomi, diharapkan KSK dapat menjadi
pemicu pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan tersebut. Dengan
menghubungkan KSK dan kawasan hinterland lokasi-lokasi desa/kecamatan
PISEW, diharapkan dapat terbangun suatu jaringan sosial ekonomi kawasan
yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat untuk
mengurangi tingkat kemiskinan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 10
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Berdasarkan definisi KSK tersebut maka diturunkan criteria wilayah KSK


sebagai berikut :
1. Ditetapkan dalam RTRW Kabupaten sebagai kawasan strategis
kabupaten dari segi ekonomi (termasuk kawasan strategis dalam RTRW
Kabupaten)
2. Mempunyai ketersediaan lahan yang relative besar untuk
pengembangan komoditas unggulan (ditunjukkan dengan LQ Lahan
yang lebih tinggi dari 1)
3. Mempunyai infrastruktur wilayah yang relative lebih besar dibanding
wilayah sekitarnya (ditunjukkan dengan kelengkapan fasilitas sarana
dan prasarana wilayah yang relative lebih baik dibanding wilayah lain,
hasil dari analisis Skalogram sarana prasarana wilayah)
4. Mempunyai aksesebilitas wilayah yang relatif lebih baik dibandingkan
dengan wilayah sekitarnya (ditunjukkan dengan adanya jaringan
transportasi yang menghubungkan kawasan ini ke outlet dan kawasan
hinterlandnya)

Analisis deleiniasi tersebut akan menggunakan unit analisis wilayah terkecil


Kecamatan. Hasil deleiniasi tersebut selanjutnya dibandingkan dengan
penetapan KSK yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Dari hasil
perbandingan tersebut maka dapat disusun rekomendasi terkait dengan
deliniasi KSK.

B. Penentuan Komoditas Unggulan


Keterbatasan sumberdaya pembangunan, seperti dana, sumberdaya manusia
dan sumberdaya lainnya, mengharuskan adanya prioritas pengalokasian
sumberdaya pembangunan. Prioritas pengalokasian sumberdaya tersebut
sangat ditentukan dari tujuan yang akan dicapai oleh pengembangan daerah
setempat. Apabila tujuan pengembangan wilayah adalah untuk peningkatan
pertumbuhan, maka alokasi sumberdaya tersebut diarahkan pada komoditas
yang mempunyai nilai tambah tinggi atau daerah yang cepat tumbuh.
Sebaliknya apabila tujuan pengembangan daerah adalah untuk mengejar
pemerataan maka alokasi sumberdaya lebih diprioritaskan pada komoditas
yang menyerap tenaga kerja besar.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 11
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Alokasi sumberdaya yang lebih diarahkan pada komoditas unggulan tersebut


diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perkembangan daerah
yang lebih signifikan, dibandingkan membagi rata alokasi sumberdaya pada
semua komoditas. Komoditas unggulan bagi daerah-daerah yang belum
berkembang, diharapkan sebagai penggerak utama (prime mover). Fungsi
penggerak utama ini berarti bahwa pengembangan komoditas unggulan
tersebut akan mampu menggerakkan pengembangan komoditas-komoditas
yang lain sehingga tercapai sinergi pertumbuhan antar sektor.

Direktorat Bina Tata Perkotaan dan Perdesaan (1997) mengemukakan bahwa


penetapan komoditas unggulan tersebut harus dilihat dari dua sisi, yaitu (1)
sisi permintaan (demand driven) dan (2) sisi penawaran (supply). Sisi
permintaan mengandung maksud bahwa penetapan komoditas unggulan
harus mempertimbangkan permintaan pasar dan pertumbuhan permintaan
terhadap komoditas tersebut. Oleh karena itu kriteria yang digunakan untuk
menetapkan komoditas unggulan dari sisi permintaan lebih banyak pada
besarnya permintaan pasar baik pasar domestik maupuin luar negeri serta
pertumbuhan permintaan tersebut. Sisi penawaran lebih melihat potensi,
kapasitas pengembangan dan kesesuaian untuk pengembangan komoditas
tersebut. Dari sisi ini biasanya digunakan indikator kesesuaian lahan, potensi
pengembangan dan sebagainya.

Komoditas terdiri dari: (1) Komoditas unggulan, (2) Komoditas andalan, dan
(3) Komoditas binaan/penunjang. Komoditas unggulan adalah komoditas
yang paling menguntungkan bagi petani untuk dikembangkan. Kriteria
penentuan komoditas unggulan adalah mempunyai prospek pasar, sumber
daya alam yang cukup, serta sifat-sifat unggul lainnya seperti luas areal dan
animo petani. Komoditas andalan adalah komoditas yang menjadi tumpuan
hidup petani /penghasilan utama petani serta disesuaikan dengan
Agroekosistem (AES). Komoditas binaan/penunjang adalah Komoditas yang
dapat dipadukan pengusahaannya dengan komuditas pokok (Unggulan) yang
dikembangkan disuatu lokasi /Sentra pengembangan dalam rangka
optimalisasi pemanfaatan sumber daya (lahan, tenaga kerja,
sarana/prasarana) dan peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 12
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

produksi maupun keterpaduan pengusahaanya akan meningkatkan efisiensi


/saling memanfaatkan.

Dalam Studi Advisory Services terhadap studi penyusunan rencana induk


Kapet di Kawasan Timur Indonesia, Ditjen Cipta Karya (1998) menetapkan
kriteria komoditas unggulan sebagai berikut :
1. Potensi Pengembangan yang meliputi kuantitas, kualitas dan kesesuain
lokasi,
2. Peranan komoditas dalam menggerakkan ekonomi daerah yang dibagi
menjadi dampak lokal, wilayah lain dan regional.
3. Pertumbuhan permintaan pasar yang dibagi menjadi permintaan
ekspor, antar wilayah dan permintaan lokal.

Dari perspektif waktu pengembangan komoditas, terdapat dua macam


komoditas, yaitu (1) komoditas unggulan, dan (2) komoditas prospektif.
Komoditas unggulan adalah komoditas yang berdasarkan peran dan
ketersediaan saat ini dapat diunggulkan. Sementara komoditas prospektif
adalah komoditas yang saat ini belum berperan atau belum dikembangkan,
namun di masa yang akan datang merupakan komodiotas yang dapat
diunggulkan.

P2KTPw, BPPT (2000) dalam studinya di Kota Pontianak menggunakan 17


kriteria untuk menetapkan komoditas unggulan yang dikaitkan dengan
komponen teknologi. Ketujuh belas kriteria tersebut adalah (1) ketersediaan
input, (2) teknik produksi saat ini, (3) skala usaha/produksi saat ini, (4)
kemampuan pekerja, (5) kemampuan menyerap tenaga kerja di masa yang
akan datang, (6) jumlah turunan produk olahan, (7) jangkauan pasar, (8)
daya saing komoditas sejenis, (9) dukungan keamanan, (10) dukungan
budaya (multietnis), (11) dukungan informasi peluang pasar, (12) dukungan
kelembagaan, (13) fasilitas insentif, (14) fasilitas/insentif dari pemerintah,
(15) perkiraan kontribusi terhadap pendapatan, (16) prospek pengembangan
ke depan, dan (17) dampak terhadap lingkungan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 13
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Faktor yang lain yang tidak kalah pentingnya dalam penetapan komoditas
unggulan adalah minat dan atau komitmen stakeholder untuk
mengembangkan komoditas unggulan. Komitmen dunia usaha dan
masyarakat ditunjukkan dari minat maupun realisasi investasi yang telah
dilakukan terhadap komoditas-komoditas tertentu. Komitmen dan minat
investasi dunia usaha dan masyarakat ini menjadi inti dari upaya
pengembangan daerah melalui pengembangan komoditas unggulan.
Komitmen Pemerintah Daerah dalam mengembangkan komoditas unggulan
dituangkan melalui program-program pembangunan fasilitas pendukung
pengembangan spasial, sektoral mau pun infrastruktur untuk menggiring
dunia usaha dan masyarakat dalam kegiatan produksi yang terkait dengan
pengusahaan komoditas unggulan.

Berdasarkan uraian konsepsi komoditas unggulan di atas dapat ditarik


kesimpulan sebagai berikut :
1. Komoditas unggulan adalah komoditas yang akan diprioritaskan
pengembangannya oleh pemerintah daerah untuk mendukung tujuan
pembangunan daerah,
2. Kriteria komoditas unggulan tersebut terkait dengan hal-hal sebagai
berikut :
• Permintaan dan penawaran terhadap komoditas tersebut,
• Aspek pengembangan komoditas tersebut,
• Dukungan dari stakeholder yang terkait dengan pengembangan
komoditas tersebut.

Analisis penentuan komoditas unggulan dilaksanakan melalui empat tahap


(Gambar E.3), yaitu:
1. Identifikasi komoditas pertanian yang dikelompokkan atas: pangan,
sayuran, buah-buahan, tanaman obat-obatan, perkebunan,
peternakan, dan perikanan yang dihasilkan oleh masing-masing
kecamatan.
2. Analisis kuantitafitif untuk setiap kecamatan dengan parameter supply
side dan analisis lokasi dengan menggunakan analisis Location Quotient
(LQ), Koefisien Lokalisasi (Lo), dan Koefisien Spesialisasi (KS). Koefisien

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 14
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

LQ menunjukkan perbandingan kemampuan suatu daerah (kecamatan)


untuk menghasilkan suatu komoditas dibandingkan dengan produksi
komoditas tersebut secara lebih luas (kabupaten). Nilai LQ akan
memberikan indikasi kemampuan suatu daerah dalam memproduksi
suatu komoditas, yaitu mampu mensuplai daerah lain, harus
mendatangkan dari daerah lain, atau seimbang (Isard, 1960). Namun
analisis LQ tersebut perlu didukung oleh analisis koefisien lokalisasi
(Lo) dan koefisien spesialisasi (KS) yang akan memperlihatkan
keunggulan komparatif masing-masing komoditas di setiap kecamatan
(Warpani, 2000). Koefisien lokalisasi (Lo) akan memperlihatkan indeks
relatif pemusatan pengusahaan suatu komoditas di daerah tertentu,
sedangkan koefisien spesialisasi (KS) akan memperlihatkan indeks
relative tingkat spesialisasi suatu daerah dalam menghasilkan suatu
komoditas.
3. Analisis keunggulan kompetitif pada tingkat kabupaten untuk semua
komoditas yang diunggulkan (mempunyai keunggulan komparatif) di
tingkat kecamatan dengan menggunakan perhitungan Rasio
Penerimaan/Biaya (R/C Ratio) (Gittinger, 1982).
4. Kelemahan dari metoda kuantitatif diatas adalah bahwa hasil analisis
sangat tergantung kepada besarnya nilai data produksi dan luas tanam
suatu komoditas. Hal ini menyebabkan suatu komoditas yang telah
menjadi kekhasan atau keunikan (spesifik) di suatu wilayah akan
tersisihkan karena luas areal dan produksinys relatif kecil. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut maka seluruh komoditas unggulan
yang terpilih kemudian diseleksi kembali dengan menggunakan kriteria
kualitatif, yaitu daya tarik serta daya saing agribisnis dari setiap
komoditas (Natawidjaja et al., 2002). Melalui analisis tersebut maka
seluruh komoditas unggulan, pada akhirnya, dapat dipisahkan menjadi:
Komoditas Unggulan Utama (Prioritas I), Prioritas II, III dan IV.
5. Seleksi kembali dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan
utamanya orientasi pasar, daya saing serta tingkat komersialisasi
existing dari komoditas tersebut, sehingga pada akhirnya dapat
dipisahkan menjadi: Komoditas Unggulan, Komoditas Potensial untuk
Diunggulkan, dan Komoditas Spesifik Lokasi di masing-masing

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 15
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Kabupaten.

Analisis Lokasi: Analisis Ekonomi


• Location Quotient (LQ) (Keunggulan Kompetitif) Komoditas
• Koefisien Lokalisasi dgn Rasio R/C Unggulan
• Koefisien Spesialisasi Kabupaten

Komoditas Komoditas yang Komoditas Komoditas


(Tan.Pangan, memiliki Keung- Unggulan Spesifik
Hortikultura dll) gulan Komparatif Kabupaten Daerah
yang dihasilkan di Tingkat
setiap Kecamatan

Komoditas
Potensial
Analisis Supply: Untuk
• Trend Produksi Dounggulkan
• Trend Luas Areal Analisis Kualitatif
Keunikan Komoditas

Gambar E.3.
Metode Seleksi Komoditas Unggulan

a. Analisis Supply
Analisis supply adalah analisis terhadap tingkat kemampuan satu
daerah dalam menyediakan berbagai komoditas yang dihasilkan
berdasarkan trend produksi dan luas tanam selama kurun waktu
(tahun) tertentu. Analisis supply dilaksanakan untuk setiap kelompok
komoditas, meliputi: pangan, sayuran, buahbuahan, tanaman hias dan
tanaman obat-obatan. Analisis ini dilakukan untuk melihat tingkat
kemampuan daerah dalam memproduksi suatu komoditas yang sangat
ditentukan oleh pembinaan dan orientasi pengelolaan dari masing-
masing pelaku usahatani. Adapun variable, nilai parameter dan skala
serta bobotnya seperti terlihat pada Tabel E.1.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 16
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Tabel E.1.
Pengukuran Kekuatan Supply Komoditas Pertanian
Parameter Variabel Nilai paramter Skala Bobot
a. Meningkat 3
Trend Produksi b. Tetap 2 3
c. Menurun 1
Supply a. Meningkat 3
Trend luas areal b. Tetap 2 3
c. Menurun 1

b. Analisis Location Quotient (LQ)


Analisis LQ merupakan salah satu pendekatan tidak langsung yang
digunakan untuk mengetahui apakah suatu sektor merupakan sektor
basis atau non-basis. Dengan kata lain, nilai LQ akan memberikan
indikasi kemampuan suatu daerah dalam menghasilkan suatu
komoditas, apakah mempunyai potensi untuk mensupply daerah lain,
mendatangkan dari daerah lain, atau dalam keadaan seimbang (Isard,
1960). Secara matematis formula LQ adalah sebagai berikut:

LQ = (pi/pt) / Pi/Pt

Keterangan:
LQ = Location Quotient
pi = Produksi/luas areal komoditas i pada tingkat kecamatan.
pt = Produksi/luas areal total komoditas pada tingkat kecamatan.
Pi = Produksi/luas areal komoditas i pada tingkat kabupaten.
Pt = Produksi/luas areal total komoditas pada tingkat kabupaten.

Kriteria:
LQ > 1 : sektor basis; artinya komoditas i di suatu wilayah memiliki
keunggulan komparatif
LQ = 1 : sektor non-basis; artinya komoditas i di suatu wilayah
tidak memiliki keunggulan, produksinya hanya cukup
untuk memenuhi kebutuhan wilayah sendiri.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 17
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

LQ < 1 : sektor non-basis; artinya komoditas i di suatu wilayah


tidak dapat memenuhi kebutuhan sendiri hingga
diperlukan pasokan dari luar.

c. Analisis Koefisien Lokalisasi (Lo)


Koefisien lokalisasi merupakan ukuran relatif konsentrasi
pengembangan komoditas tertentu di suatu daerah dibandingkan
dengan daerah yang lebih luas dengan besaran tertentu (Warpani,
2000). Hasil perhitungan analisis ini akan menunjukkan apakah
pengembangan suatu komoditas terkonsentrasi di wilayah tertentu
atau tersebar di beberapa wilayah. Dalam kerangka pengembangan
sentra kawasan agribisnis, pengusahaan suatu komoditas yang
menyebar tentunya akan menyulitkan usaha untuk mendorong
usahatani secara komersial (Natawidjaja et al., 2002). Secara
matematis formulanya adalah sebagai berikut:

Lo = (pi/Pi) – (pt/Pt) X 100%

Setelah diperoleh hasil perhitungan maka hasil perhitungan yang


bernilai positif saja dijumlahkan searah dengan komoditas yang
diselidiki, dengan kriteria sebagai berikut:
1. Bila 0< Lo < 1, artinya pengusahaan komoditas tersebut
menyebar.
2. Bila Lo = 1, artinya pengusahaan komoditas tersebut
terkonsentrasi di suatu daerah.

d. Analisis Koefisien Spesialisasi (KS)


Koefisien spesialisasi merupakan ukuran relatif suatu daerah dalam
melakukan pengkhususan untuk menanam komoditas tertentu dan
dihitung berdasarkan formula (Warpani, 2000):

KS = (pi/pt – Pi/Pt) x 100%

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 18
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Setelah diperoleh hasil perhitungan maka hasil perhitungan yang


bernilai positif saja dijumlahkan searah dengan daerah yang diselidiki,
dengan kriteria:
a. Bila 0< KS < 1, artinya bahwa daerah tersebut tidak
menspesialisasikan untuk menanam komoditas tertentu.
b. Bila KS = 1, artinya bahwa daerah tersebut telah
menspesialisasikan untuk menanam komoditas tertentu.

e. Analisis Revenue-Cost Rasio (R/C Ratio)


Untuk setiap komoditas yang diunggulkan pada setiap kabupaten
berdasarkan analisis keunggulan komparatif setelah ditambahkan
faktor koreksi dan faktor kekhasan komoditas, kemudian diteliti
keunggulan kompetitifnya pada tingkat provinsi dengan menggunakan
analisis rasio Revenue/Cost (Gittinger, 1982).

revenue
R / C rasio =
cos t

f. Analisis Daya Tarik dan Daya Saing Agribisnis


Dalam menentukan prioritas komoditas unggulan maka digunakan
analisis matriks daya tarik dan daya saing agribisnis (Natawidjaja et
al., 2002). Analisis ini menggabungkan daya tarik agribisnis sebagai
faktor eksternal yang mempengaruhi keberadaan sistem agribisnis
komoditas unggulan tertentu dan daya saing agribisnis sebagai faktor
internal yang mencerminkan kondisi system agribisnis komoditas
unggulan tertentu.

Faktor daya tarik agribisnis terdiri dari aspek:


1. Ukuran Pasar: Besarnya permintaan pasar (dalam negeri dan
ekspor) terhadap komoditas unggulan.
2. Pertumbuhan Pasar: Trend besarnya perubahan permintaan pasar
setiap tahun, baik domestik maupun ekspor.
3. Marjin Laba: Besarnya keuntungan yang diperoleh dari usaha
komoditas unggulan.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 19
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

4. Tingkat Kompetisi: Tingkat persaingan pasar yang dilihat dari


jumlah pelaku dan jumlah daerah yang mengusahakan komoditas
unggulan, baik regional, nasional, maupun internasional.
5. Pengaruh Inflasi: Pengaruh perubahan inflasi dan kurs uang
terhadap keberlangsungan usaha komoditas unggulan.
6. Kondisi Sosial, Politik dan Hukum: Pengaruh adanya perubahan
sosial, politik dan hukum pada tingkat nasional dan internasional
yang mempengaruhi kelangsungan usaha komoditas unggulan.
7. Kebutuhan Modal: Besarnya kebutuhan modal yang diperlukan
untuk melaksanakan usaha komoditas unggulan.

Sedangkan faktor daya saing agribisnis propinsi di tatanan nasional dan


internasional, meliputi aspek:
1. Pangsa Pasar: Besarnya permintaan pasar (dalam negeri dan
ekspor) terhadap komoditas unggulan.
2. Pertumbuhan Pangsa Pasar: Pertumbuhan periodik permintaan
pasar setiap tahun, baik domestik maupun ekspor, yang dapat
dipenuhi propinsi.
3. Kualitas Komoditas Unggulan: Kualitas komoditas unggulan yang
dihasilkan.
4. Citra Komoditas Unggulan: Persepsi konsumen terhadap
komoditas unggulan.
5. Jaringan Pemasaran: jangkauan pasar komoditas unggulan.
6. Efektifitas Promosi: Ada atau tidak adanya promosi; dan tingkat
efektifitas promosi (bila ada) komoditas unggulan.
7. Kondisi Harga: Mekanisme penetapan harga komoditas unggulan.
8. Efisiensi Biaya: Biaya produksi komoditas unggulan.

Untuk setiap aspek penunjang daya tarik dan daya saing agribisnis
diberikan penilaian (skor) untuk semua komoditas, minimum 1 dan
maksimum 5 berdasarkan kesesuaian kondisi sebenarnya di lapangan,
seperti terlihat pada Tabel E.2.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 20
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Nilai rata-rata daya saing dan daya tarik (dari hasil perhitungan)
kemudian dibuat sebagai suatu threshold untuk menentukan prioritas
komoditas unggulan. Nilai threshold tersebut membagi setiap
kelompok komoditas unggulan kedalam empat tingkat prioritas (empat
kuadran) yang didasarkan pada nilai aspek daya tarik dan daya saing
agribisnis. Maping prioritas pengembangan komoditas unggulan dengan
menggunakan nilai rata-rata daya tarik dan daya saing seperti terlihat
pada Tabel E.2.

Tabel E.2.
Kriteria Penilaian Analisis Daya Tarik Dan Daya Saing Agribisnis Komoditas Unggulan
Faktor yang
Analisis Keterangan Skore Keterangan
berpengaruh
1 2 3 4 5
Ukuran pasar Sangat kecil 1 2 3 4 5 Sangat besar
Pertumbuhan pasar Sangat rendah 1 2 3 4 5 Sangat tinggi
Margin laba Sangat kecil 1 2 3 4 5 Sangat besar
Daya Tingkat kompetisi Sangat tinggi 1 2 3 4 5 Sangat rendah
Tarik
Pengaruh inflasi Sangat kecil 1 2 3 4 5 Sangat besar
Kondisi social, Sangat tidak 1 2 3 4 5 Sangat
politik dan hukum kondusif kondusif
Kebutuhan modal Sangat besar 1 2 3 4 5 Sangat kecil
Pangsa pasar Sangat kecil 1 2 3 4 5 Sangat besar
Pertumbuhan Sangat rendah 1 2 3 4 5 Sangat tinggi
pangsa pasar
Kualitas komoditas Sangat buruk 1 2 3 4 5 Sangat baik
unggulan
Daya Citra komoditas Sangat buruk 1 2 3 4 5 Sangat baik
Saing unggulan
Jaringan Sangat sempit 1 2 3 4 5 Sangat luas
pemasaran
Efektifitas promosi Sangat tidak 1 2 3 4 5 Sangat efektif
efektif/tidak
ada
Kondisi harga Sangat tidak 1 2 3 4 5 Sangat
kompetitif kompetitif
Efisiensi biaya Sangat tidak 1 2 3 4 5 Sangat efisien
efisien

C. Analisis Kelayakan Ekonomi Pengembangan Komoditas Unggulan


Perhitungan kelayakan investasi komoditas unggulan dilakukan dengan
menerapkan beberapa metode yaitu : Metode Benefit Cost Ratio (BCR),
Metode Net Present Value (NPV), dan Metode Internal Rate of Return (IRR).

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 21
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

1. Benefit Cost Ratio (BCR)


Metode BCR secara ringkas membandingkan besarnya perbandingan
keuntungan dengan biaya yang dikeluarkan pada akhir tahun umur
rencana. BCR dengan nilai lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa
proyek akan menguntungkan, sedangkan BCR kurang dari 1
menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak layak atau merugi.
Perhitungan biaya dan keuntungan dilakukan dengan memberikan
faktor diskon sesuai dengan tingkat bunga yang berlaku.
Bn
BCR =
Cn

2. Net Present Value (NPV)

NPV = ( B0 − C 0 ) +
( B1 − C1 ) + ( B2 + C 2 ) + ... + ( Bn + C n )
(1 + i ) (1 + i )
2
(1 + i )
n

Penalaran metoda ini sederhana. Jumlah cash in flows dikonversikan


kenilai saat ini (present value) dengan tingkat suku bunga yang
dikenakan. Bila jumlah cash in flows (dengan nilai saat ini) sama
dengan biaya investasi atau dengan kata lain NPV = 0, maka
pendapatan hanya cukup untuk membayar kembali biaya investasi.
Proyek disebut layak / dapat diterima bila NPV > 0 atau BO > CO.

3. Internal Rate of Return (IRR)


IRR dipergunakan untuk mengetahui tingkat bunga yang mengakibatkan
NPV sama dengan nol. Dengan mengetahui tingkat bunga saat ini dan
juga kecenderungannya di masa mendatang maka dapat diambil
keputusan untuk mengimplementasikan suatu kegiatan. Besarnya IRR
harus lebih besar dari tingkat bunga yang digunakan saat ini. Apabila
IRR lebih rendah maka akan dapat dikatakan bahwa proyek tidak layak.

n n
Bt Ct
∑ (1 + i ) = ∑ (1 + i )
t =0
t
t =0
t

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 22
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

E.1.2.4. Pemilihan Skema Pembiayaan Terbaik dengan Menggunakan AHP


Analisis Proses Berjenjang untuk menilai alternatif skema pembiayaan terbaik.
Analisisi proses berjenjang (AHP) adalah suatu pendekatan untuk pengambilan
keputusan dengan cara menyusun kriteria-kriteria pemilihan alternatif keputusan
ke dalam struktur yang berjenjang, membandingkan tingkat kepentingan masing-
masing kriteria, membandingkan alternatif pada kriteria-kriteria tersebut dan
menentukan rangking total dari alternatif-alternatif pengambilan keputusan.
Metode AHP mempunyai empat aksioma yang harus dipenuhi. Keempat aksioma
tersebut adalah :
1. Reciprocal Comparison; aksioma ini berarti bahwa si pembuat keputusan
harus bisa membuat perbandingan dan menyatakan preferensinya,
2. Homogenity; artinya bahwa preferensi dapat dinyatakan dalam skala
terbatas atau masing-masing kriteria dapat diperbandingkan sayu dengan
yang lain,
3. Independence; preferensi dinyatakan dengan mengasumsikan bahwa satu
kritaria tidak dipengaruhi oleh oleh alternatif-alternatif yang ada, melainkan
oleh obyektif secara keseluruhan,
4. Expectations; untuk tujuan pengambilan keputusan, struktur diasumsikan
lengkap (Brojonegoro, 1992).

Penerapan metode AHP ini untuk menilai alternatif bentuk otoritas bandara yang
sesuai akan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Menyusun struktur variabel untuk pemilihan alternatif skema pembiayaan
pengembangan komoditas unggulan
Struktur variabel ini meliputi penetapan aspek-aspek yang akan dianalisis,
perumusan variabel-variabel untuk pengukuran dan hirarki masing-masing
variebel tersebut. Beberapa variabel utama yang akan dinilai dalam analisis
tersebut antara lain adalah aspek kemudahan memperoleh kredit, suka
bunga pengembalian, dan keberlanjutan lembaga kredit.

2. Menentukan bobot masing-masing varabel


Langkah berikutnya dalam penilaian alternatif skema pembiayaan adalah
penentuan bobot ini dilakukan dengan membandingkan tingkat kepentingan
masing-masing kriteria pada setia hirarki. Nilai perbandingan akan nilai 1

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 23
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

sampai 9. Nilai 1 menunjukkan tingkat kepentingan yang sama. Semakin


tinggi nilai menunjukkan bahwa tingkat kepentingan yang lebih penting atau
lebih tinggi. Berdasarkan penilai tersebut maka akan disusun bobot masing-
masig variabel dengan menggunakan Software Expert Choice Versi 9.
Penghitungan bobot tersebut juga akan diikuti dengan penghitungan rasio
konsistensi untuk setiap kelompok perbandingan. Nilai bobot tersebut dapat
digunakan bila rasio inkonsistensi kurang dari 0,1.
3. Menentukan alternatif terbaik dengan Analysis Sensitivitas
Setelah diperoleh bobot masing-masing variabel tersebut maka dilakukan
pemilihan alternatif terbaik dengan analisis sensitivitas. Analisis sensitivitas
tersebut akan menyajikan nilai skor masing-masing kelompok variabel dan
nilai total. Berdasarkan nilai skor total tersebut akan ditentukan alternatif
terbaik.

E.2. PROGRAM KERJA

E.2.1. Umum
Program kerja konsultan dalam melaksanakan pekerjaan ini disusun berdasarkan
pendekatan teknis dan metodologi yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya.
Program kerja Konsultan meliputi beberapa kegiatan utama, sesuai dengan
tahapan pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut:
• Persiapan
• Pelaksanaan Kegiatan
• Pelaporan (Deliverables)

E.2.2. Persiapan
a. Penyiapan Kantor; Penyediaan kantor dengan dukungan ruangan untuk tim
konsultan serta penyediaan sarana kerja antara lain: komputer, printer,
internet, fax, dan lain sebagainya.
b. Mobilisasi Tim; 1 (satu) orang Team Leader, 5 (lima) tenaga ahli untuk
menempati posisi sesuai dengan kebutuhan tugas dan fungsi untuk
mendukung kegiatan. Selain itu juga 1 orang sebagai staff admnistrasi dan
keuangan serta 1 orang operator komputer.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 24
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

c. Konsolidasi Tim; Sosialisasi dan penguatan fungsi, tugas, dan tanggung jawab
dari masing-masing tim serta pembagian tugas dan rencana kerja masing-
masing tenaga ahli.
d. Koordinasi dengan Tim Teknis Pusat; pengumpulan data-data awal yang
dibutuhkan untuk mendukung kegiatan

E.2.3. Pelaksanaan Kegiatan:


Penyiapan Workshop di Jakarta, untuk memberikan masukan awal dalam rangka:
• Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) I di ibu kota Kabupaten Muaro
Jambi,
• Pengumpulan data sekunder:
• Melakukan konsultasi, diskusi dengan pelaku terkait di provinsi, kabupaten;
• Kunjungan Lapangan ke KSK, dimaksudkan untuk memperoleh masukan untuk
menyusun Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal di KSK;
• Melakukan kajian-kajian tentang :
¾ Kebijakan terkait penetapan KSK dan komoditas unggulan;
¾ Pemilihan lokasi dan pengembangan lokasi KSK yang memiliki
keterkaitan dengan pusat pertumbuhan wilayah di sekitarnya
(PKN/PKW/PKP);
¾ Sistem produksi dan pemasaran Komoitas Unggulan dan usaha-usaha
terkaitnya;
¾ Kajian infrastruktur, untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur
dalam pengembangan usaha lokal komoditas unggulan di KSK yang
terintegrasi dengan kerangka sistem infrastruktur nasional, dan
wilayah;
¾ Kelayakan Investasi dalam menegembangakan usaha komoditas
unggulan di KSK dan penyediaan infrastrukturnya;
¾ Pengelolaan pengembangan usaha komoditas unggulan dalam KSK.
• Menyusun Rencana Pengembangan Jangka Menengah (RPJM) KSK
• Menyusun Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal
(Bussiness Plan) di KSK

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 25
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

• Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) II di ibu kota Kabupaten Muaro


Jambi untuk menyepakati seluruh hasil kajian dan rencana investasi
pengembangan usaha di KSK dan penyediaan infrastrukturnya.
• Melaksanakan Seminar Nasional di Jakarta untuk pemantapan penyusunan
Panduan Penguatan Pengelolaan Pengembangan Usaha dan Infrastruktur di
KSK.

E.2.4. Pelaporan (Deliverables)


a. Laporan Pendahuluan
b. Laporan Proceedings Workshop I
c. Laporan Proceedings FGD I
d. Laporan Hasil-hasil kajian
e. Laporan Rencana Pengembangan Jangka Menengah di Kawasan Strategis
Kabupaten ( RPJM-KSK)
f. Laporan Antara
g. Laporan Proceedings Workshop II
h. Laporan Proceedings FGD II
i. Laporan Akhir Sementara
j. Laporan Akhir
k. Laporan Rencana Kelayakan Investasi Pengembangan Usaha Lokal (Bussiness
Plan) di KSK

Mekanisme Pelaksanaan Pekerjaan dapat dilihat pada Gambar E.4 di bawah ini.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 26
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
GAMBAR E.4.
MEKANISME PELAKSANAAN PEKERJAAN
PENYUSUNAN PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL DAN INFRASTRUKTUR DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO JAMBI

PERSIAPAN SURVEY PENDAHULUAN DAN KAJIAN LITERATUR PROSES SURVEY DAN IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ANALISA DAN USULAN PROGRAM KEGIATAN REKOMENDASI

Persiapan Administrasi Survey Awal dan Studi Literatur


Studi Literatur akan dilakukan dalam bentuk: Diskusi dengan unsur
- Perundangan, pemerintah, stakeholder,
- Kajian terhadap perundangan, peraturan, ketentuan serta Analisa kebutuhan
peraturan, ketentuan LSM, perguruan tinggi, dll,
kebijakan di tingkat nasional infrastruktur, kebijakan
serta kebijakan yang di tingkat pusat dan
- Kajian permasalahan-permasalahan yang terkait dengan Institusi, baik di tingkat terkait, penetapan lokasi,
paling akomodatif daerah
penangan penyusunan anggaran. Materi kajian dapat berupa pusat maupun daerah yang komoditas unggulan
dengan pembangunan
kliping berita, tulisan-tulisan pakar dan nara sumber serta aktif secara langsung dalam beserta usaha lokal
infrastruktur
tulisan lain yang terkait dengan proses penyusunan program upaya penangan terpilih, kajian sumber
Persiapan Alat dan Tenaga - Institusi yang paling
dan anggaran Departemen Pekerjaan Umum pembangunan pembiayaan pengelolaan
Ahli intensif dan berhasil Usulan, ide-ide maupun
dalam pembangunan pengembangan usaha
rekomendasi awal yang
infrastruktur Diskusi dengan Tim Teknis lokal, rencana investasi
akan disampaikan dalam Usulan, ide-ide maupun
- Permasalahan yang pengembangan usaha
diskusi sebagai bahan rekomendasi awal yang
Hasil kegiatan, kondisi harus disegerakan lokal
Penajaman Metodologi dalam penyusunan akan disampaikan dalam
serta permasalahan yang ditangani dalam rancangan pembiayaan diskusi sebagai bahan
Penyusunan Rencana
dialami selama melakukan pembangunan dan pengelolaan dalam penyusunan
Kerja PENYUSUNAN LAPORAN PENDAHULUAN pembangunan infrastruktur infrastruktur pengembangan usaha rancangan pembiayaan
- Masyarakat yang lokal dan infrastruktur di dan pengelolaan
harus diprioritaskan KSK Muaro Jambi yang pengembangan usaha
Usulan, ide-ide maupun
dalam pembangunan telah disempurnakan dari lokal dan infrastruktur di Usulan, ide-ide maupun
Koordinasi dengan rekomendasi awal yang
hasil diskusi dengan Tim KSK Muaro Jambi rekomendasi sebagai
Pemberi Pekerjaan - Kendala implementasi akan disampaikan dalam
Teknis dan Institusi bahan rancangan
rencana pembangunan diskusi sebagai bahan Diskusi dengan Tim Teknis
Terkait pembiayaan dan
infrastruktur dalam penyusunan Pekerjaan dan Institusi
rancangan pembiayaan terkait di tingkat provinsi pengelolaan
- Peran stakeholders
dan pengelolaan dan kabupaten pengembangan usaha
dalam menunjang Skema-skema kebijakan,
pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di
penyusunan anggaran keberhasilan, kendala serta
lokal dan infrastruktur di KSK Muaro Jambi yang
- Peran institusi terkait permasalahan dalam
KSK Muaro Jambi disempurnakan dari hasil
dalam implementasi pembangunan
diskusi
pembangunan
infrastruktur Diskusi dengan Tim Teknis
- Kondisi rencana- Pekerjaan dan Institusi
rencana pembangunan terkait di tingkat provinsi
dan kabupaten
Usulan peningkatan kinerja
kegiatan pembangunan
infrastruktur Panduan Penguatan
Pengelolaan
Pengembangan Usaha
Data Sekunder
Lokal dan Infrastruktur di
Data tentang perundangan,
Kawasan Strategis
peraturan, ketentuan dan
Kabupaten (KSK)
kebijakan terkait langsung
Model-model kebijakan
maupun tidak langsung
pemanfaatan tanah/lahan
yang paling tepat dari
sekian banyak model yang
telah diimplementasikan
dalam pembangunan

Bulan - 1 Bulan 2 - 4 Bulan - 5 Bulan - 6


LAPORAN PENDAHULUAN LAPORAN ANTARA LAPORAN AKHIR SEMENTARA LAPORAN FINAL
(1 BULAN) (4 BULAN) (5 BULAN) (6 BULAN)
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

E.3. ORGANISASI DAN PERSONIL

E.3.1. Organisasi
Struktur organisasi pelaksana Pekerjaan “Penyusunan Pembiayaan dan
Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur Di Kawasan
Strategis Kabupaten Muaro Jambi”, mencakup pemberi tugas, Tim Konsultan
dan Manajemen Konsultan. Masing-masing komponen yang terlibat, saling
mendukung dalam upaya mencapai hasil yang diharapkan.

Untuk lebih jelasnya mengenai hubungan satu dan lainnya antara Konsultan dan
Pemberi Tugas, dapat dilihat Struktur Organisasi Pekerjaan “Penyusunan
Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur Di
Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi”, pada Gambar E.5. berikut.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 28
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
GAMBAR E.5.
STRUKTUR ORGANISASI
PENYUSUNAN PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL DAN INFRASTRUKTUR
DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO JAMBI

DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN


DIREKTORAT JENDERAK CIPTA KARYA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

TIM TEKNIS

TEAM LEADER
Ahli Perencanaan Pengembangan Wilayah

Ahli Pengembangan Ahli Pengembangan Ahli Penguatan Ahli Sistem Informasi


Ahli Infrastruktur
Ekonomi Wilayah Bisnis/Usaha Kelembagaan Daerah Geografis

TENAGA PENDUKUNG
Administrasi Keuangan
Operator Komputer
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

E.3.2. Personil
Bidang-bidang pokok pekerjaan meliputi untuk melaksanakan pekerjaan tersebut,
maka disusun dan diusulkan Tenaga yang berpengalaman dalam bidangnya,
memenuhi kualifikasi sesuai dengan yang disyaratkan dalam KAK. Tenaga Ahli yang
ditugaskan mempunyai reputasi teruji dan telah berpengalaman menangani
pekerjaan sejenis. Jumlah Tenaga Ahli yang diusulkan adalah:

¾ Team Leader : 1 orang


¾ Ahli Pengembangan Ekonomi Wilayah : 1 orang
¾ Ahli Pengembangan Bisnis/Usaha : 1 orang
¾ Ahli Infrastruktur : 1 orang
¾ Ahli Penguatan Kelembagaan Daerah : 1 orang
¾ Ahli Sistem Informasi Geografis : 1 orang
¾ Administrasi Keuangan : 1 orang
¾ Operator Komputer : 1 orang

Adapun uraian tugas tenaga ahli tersebut adalah sebagai berikut:

a. Team Leader
− Memimpin tim pelaksana untuk melaksanakan dan menyelesaikan
seluruh pekerjaan sesuai KAK
− Memimpin rapat-rapat dengan pemberi tugas dan instansi terkait
− Menyusun rencana kerja, mengawasi dan mengendalikannya
− Melakukan pengumpulan data usulan kegiatan
− Melakukan kunjungan lapangan dan konsultasi dengan stakeholder
− Melakukan analisis dan evaluasi terhadap lokasi dan komoditas
unggulan
− Menyusun rekomendasi lokasi dan komoditas unggulan
− Menyelenggarakan workshop dan FGD
− Menyusun laporan

b. Ahli Pengembangan Ekonomi Wilayah


− Membantu Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 30
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

− Melakukan kunjungan lapangan dan pengumpulan data


− Melakukan kajian terhadap lokasi, komoditas unggulan dan kelayakan
investasi
− Membantu penyelenggaraan workshop dan FGD
− Menyusun kelayakan investasi
− Melakukan kajian terhadap kebijakan ekonomi kewilayahan
− Menyusun laporan

c. Ahli Pengembangan Bisnis/Usaha


− Membantu Team Leader dalam mengevaluasi kelayakan investasi
− Melakukan kunjungan lapangan dan pengumpulan data
− Menyusun rencana usaha (businessplan)
− Melakukan kajian terhadap komoditas unggulan dan pemasarannya
− Melakukan kajian sumber pembiayaan
− Melakukan perhitungan finansial
− Membantu Team Leader dalam bidang analisa keuangan
− Menyusun kriteria kelayakan finansial
− Menentukan asumsi-asumsi perhitungan finansial
− Menyusun model perhitungan kelayakan finansial
− Melakukan kunjungan lapangan dan diskusi dengan stakeholder
− Menyusun skenario pendanaan investasi
− Melakukan perhitungan kelayakan investasi
− Menyusun laporan aspek keuangan/ekonomi
− Menyusun laporan

d. Ahli Infrastruktur
− Melakukan kajian infrastruktur
− Melakukan pengumpulan data infrastruktur
− Mengkaji kebutuhan infrastruktur
− Menyusun laporan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 31
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

e. Ahli Penguatan Kelembagaan Daerah


− Membantu Team Leader dalam bidang kelembagaan
− Melakukan pengumpulan data
− Melakukan kajian terhadap kelembagaan
− Menyusun rekomendasi kelembagaan
− Melakukan kunjungan lapangan dan diskusi dengan Stakeholder
− Menyusun rencana penguatan kelembagaan

f. Ahli Sistem Informasi Geografis


− Membantu Team leader dalam pelaksanaan pekerjaan, terutama dalam
penyusunan Sistem Informasi Geografis
− Menyiapkan data terkait dengan informasi geografis
− Menyusun sistem informasi geografis dikaitkan dengan lokasi dan
komoditas unggulan
− Menyiapkan kebutuhan peta dan informasi lainnya
− Menyusun laporan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi E - 32
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - F
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - F
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

Jadwal pelaksanaan Pekerjaan Konsultan dapat dilihat pada Tabel F.1 di bawah ini.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi F-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
TABEL F.1.
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
PENYUSUNAN PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL DAN INFRASTRUKTUR DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO JAMBI

Bulan ke (Tahun 2011)


No Kegiatan I II III IV V VI
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

I Tahap I : Persiapan
I-1 Penyiapan Kantor dan Mobilisasi
1) Penyiapan Kantor
2) Mobilisasi Personil
3) Konsolidasi tenaga ahli
I-2 Koordinasi dengan Tim Teknis
1) Kick Off Meeting
2) Koordinasi
3) Data dan Informasi

II Tahap II : Penyiapan & Pelaksanaan Workshop


II-1 Koordinasi dengan Tim Teknis Pusat
II-2 Koordinasi dengan KMAP PNPM-PISEW
II-3 Koordinasi dengan Tim Teknis Daerah
II-4 Menyusuan Panduan Workshop
II-5 Pelaksanaan Workshop

III Tahap III: Penyiapan & Pelaksanaan FGD I


III-1 Koordinasi dengan Tim Teknis Pusat
III-2 Koordinasi dengan KMAP PNPM-PISEW
III-3 Koordinasi dengan Tim Teknis Daerah
III-4 Koordinasi dengan Pelaku Bisnis, Perg. Tinggi, Perbankan
III-5 Menyusun Panduan FGD I
III-6 Pelaksanaan FGD I

IV Tahap IV: Pengumpulan Data Sekunder

V Tahap V: Konsultasi dan Diskusi


V-1 Konsultasi, diskusi dengan pihak terkait di Provinsi
V-2 Konsultasi, diskusi dengan pihak terkait di Kabupaten

VI Tahap VI: Kunjungan Lapangan ke KSK

VII Tahap VII: Melakukan Kajian dan Analisis

VIII Tahap VIII: Menyusun RPJM-KSK

IX Tahap IX : Penyiapan & Pelaksanaan FGD II


IX-1 Koordinasi dengan Tim Teknis Pusat
IX-2 Koordinasi dengan KMAP PNPM-PISEW
IX-3 Koordinasi dengan Tim Teknis Daerah
IX-4 Koordinasi dengan Pelaku Bisnis, Perg. Tinggi, Perbankan
IX-5 Menyusun Panduan FGD II
IX-6 Pelaksanaan FGD II

X Tahap X : Penyiapan & Pelaksanaan Workshop II


X-1 Koordinasi dengan Tim Teknis Pusat
X-2 Koordinasi dengan KMAP PNPM-PISEW
X-3 Koordinasi dengan Tim Teknis Daerah
X-4 Menyusun Panduan Workshop II
X-5 Pelaksanaan Workshop II

XI Tahap X : Pelaporan
X-1 Laporan Pendahuluan
1) Penyusunan Laporan Pendahuluan
2) Penyerahan dan Presentasi
X-2 Laporan Antara
1) Penyusunan Laporan Antara
2) Penyerahan dan Presentasi
X-3 Laporan Akhir Sementara
1) Penyusunan Laporan Akhir Sementara
2) Penyerahan dan Presentasi
X-4 Laporan Akhir
1) Penyusunan Laporan Akhir
2) Penyerahan
X-5 Laporan Proceedings Workshop
1) Penyusunan Laporan Workshop
2) Penyerahan
X-6 Laporan Proceedings FGD I
1) Penyusunan Laporan FGD I
2) Penyerahan
X-9 Laporan FGD II
1) Penyusunan Laporan FGD II
2) Penyerahan
X-10 Laporan Seminar Nasional
1) Penyusunan Laporan Seminar Nasional
2) Penyerahan
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - G
BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN
(URAIAN PEKERJAAN)

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - G
KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN

Tenaga Ahli Jumlah


Nama Personil Perusahaan Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian pekerjaan
Lokal/Asing org/bln
TENAGA AHLI
(PERSONIL INTI)
1. Yayat Supriatna PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Perencanaan Team Leader/Ahli • Memimpin tim pelaksana untuk melaksanakan dan menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai KAK 8
Pengembangan Wilayah Perencanaan Pengembangan • Memimpin rapat-rapat dengan pemberi tugas dan instansi terkait
Wilayah • Menyusun rencana kerja, mengawasi dan mengendalikannya
• Melakukan pengumpulan data usulan kegiatan
• Melakukan kunjungan lapangan dan konsultasi dengan stakeholder
• Melakukan analisis dan evaluasi terhadap lokasi dan komoditas unggulan
• Menyusun rekomendasi lokasi dan komoditas unggulan
• Menyelenggarakan workshop dan FGD
• Menyusun laporan

2. Heri Hermawan PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Ekonomi Ahli Pengembangan Ekonomi • Membantu Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan 8
Wilayah • Melakukan kunjungan lapangan dan pengumpulan data
• Melakukan kajian terhadap lokasi, komoditas unggulan dan kelayakan investasi
• Membantu penyelenggaraan workshop dan FGD
• Menyusun kelayakan investasi
• Melakukan kajian terhadap kebijakan ekonomi kewilayahan
• Menyusun laporan

3. Amrizal Amir PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Pengembangan Bisnis Ahli Pengembangan • Membantu Team Leader dalam mengevaluasi kelayakan investasi 5
Bisnis/Usaha • Melakukan kunjungan lapangan dan pengumpulan data
• Menyusun rencana usaha (businessplan)
• Melakukan kajian terhadap komoditas unggulan dan pemasarannya
• Melakukan kajian sumber pembiayaan
• Melakukan perhitungan finansial
• Membantu Team Leader dalam bidang analisa keuangan
• Menyusun kriteria kelayakan finansial
• Menentukan asumsi-asumsi perhitungan finansial
• Menyusun model perhitungan kelayakan finansial
• Melakukan kunjungan lapangan dan diskusi dengan stakeholder
• Menyusun skenario pendanaan investasi
• Melakukan perhitungan kelayakan investasi
• Menyusun laporan aspek keuangan/ekonomi
• Menyusun laporan

4. Endang Sukandar Allis PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Infratsruktur Ahli Infrastruktur • Melakukan kajian infrastruktur 5
• Melakukan pengumpulan data infrastruktur
• Mengkaji kebutuhan infrastruktur
• Menyusun laporan

5. Thomas Bustomi PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Kelembagaan Ahli Penguatan • Membantu Team Leader dalam bidang kelembagaan 4
Kelembagaan Daerah • Melakukan pengumpulan data
• Melakukan kajian terhadap kelembagaan
• Menyusun rekomendasi kelembagaan
• Melakukan kunjungan lapangan dan diskusi dengan Stakeholder
• Menyusun rencana penguatan kelembagaan

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi G-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

Tenaga Ahli Jumlah


Nama Personil Perusahaan Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian pekerjaan
Lokal/Asing org/bln
TENAGA AHLI
(PERSONIL INTI)
6. Aprilana PT. ARKONIN EMP. Lokal Teknik Sistem Informasi Ahli Sistem Informasi • Membantu Team leader dalam pelaksanaan pekerjaan, terutama dalam penyusunan Sistem Informasi Geografis 4
Geografis Geografis • Menyiapkan data terkait dengan informasi geografis
• Menyusun sistem informasi geografis dikaitkan dengan lokasi dan komoditas unggulan
• Menyiapkan kebutuhan peta dan informasi lainnya
• Menyusun laporan

TENAGA PENDUKUNG
(PERSONIL LAINNYA)
1. To be named PT. ARKONIN EMP. Lokal Administrasi dan Keuangan Administrasi Keuangan • Membantu tim dalam adminitrasi kantor 8

2. To be named PT. ARKONIN EMP. Lokal Operator Komputer Operator Komputer • Membantu tim dalam operasional komputer kantor 8

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi G-2
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - H
BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAB - H
DAFTAR PENUGASAN TENAGA AHLI

Daftar Penugasan Tenaga Ahli dapat dilihat pada Tabel H.1 di bawah ini.

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi H-1
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
Tabel H.1.
JADWAL PENUGASAN PERSONIL
PENYIAPAN PROYEK PINJAMAN DAN/ATAU HIBAH LUAR NEGERI SUB BIDANG AIR MINUM TAHUN ANGGARAN 2011

DURASI (BULAN/MINGGU)
NAMA ORANG
No. Komponen Biaya NAMA PERSONIL 1 2 3 4 5 6
PERUSAHAAN BULAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

A. TENAGA AHLI
1 Team Leader/Ahli Perencanaan Pengembangan Wilayah Yayat Supriatna ARENGMP 6
2 Ahli Pengembangan Ekonomi Wilayah Heri Hermawan ARENGMP 6
3 Ahli Pengembangan Bisnis/Usaha Amrizal Amir ARENGMP 6
4 Ahli Infrastruktur Endang Sukandar Allis ARENGMP 6
5 Ahli Penguatan Kelembagaan Daerah Thomas Bustomi ARENGMP 6
6 Ahli Sistem Informasi Geografis Aprilana ARENGMP 6

36
B. TENAGA PENUNJANG
1 Administrasi Keuangan to be name ARENGMP 6
2 Operator Komputer to be name ARENGMP 6

12
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - I
BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL
YANG DIUSULKAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

BAGIAN - J
BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN
UNTUK DITUGASKAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

LAMPIRAN
¾ KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
¾ BERITA ACARA PENJELASAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

LAMPIRAN
KERANGKA ACUAN KERJA

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
1

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL


DAN
INFRASTRUKTUR DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO
JAMBI
2

TAHUN ANGGARAN 2011


PEMBIAYAAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN USAHA LOKAL
DAN
INFRASTRUKTUR DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN MUARO
JAMBI

1. Latar Belakang

Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW)


merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mempercepat pembangunan
ekonomi masyarakat pedesaan dengan berbasis sumberdaya lokal untuk
mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah, pengentasan
kemiskinan, memperbaiki pengelolaan pemerintahan di tingkat kabupaten,
kecamatan, dan desa (local governance), serta penguatan kelembagaan lokal
di tingkat desa. Untuk mencapai tujuan diatas, PISEW bersinergi dengan
program-program lain yang sejenis dalam suatu kerangka Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) sehingga program
PISEW disebut sebagai PNPM-PISEW.

PNPM-PISEW telah menetapkan upaya pencapaian tujuannya untuk


mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah
melalui pengembangan kawasan strategis kabupaten (KSK) yang berfokus
pada pengembangan ekonomi lokal yang akan memberikan dorongan dalam
mengembangkan sosial ekonomi masyarakat pedesaan.

Prioritas pengembangan KSK adalah pengembangan usaha ekonomi


berbasis sumberdaya lokal yang terintegrasi dengan pusat pertumbuhan
wilayah sekitarnya baik Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Kegiatan
Provinsi (PKP), atau Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Untuk mendorong
pengembangan usaha ekonomi lokal yang terintegrasi dengan pusat
pertumbuhan wilayah sekitarnya membutuhkan pembangunan infrastruktur
wilayah secara terpadu.

Dalam upaya mewujudkan pengembangan KSK secara terpadu dan


berkelanjutan diperlukan pengukuran kelayakan investasi terhadap potensi
pengembangan usaha berbasis sumberdaya lokal di KSK yang dinilai tepat
untuk dikembangkan, serta mengidentifikasi alternatif dan strategi
pengelolaan yang sesuai dengan potensi pengembangan kawasan untuk
dapat menetapkan pelaku-pelaku yang akan dilibatkan dan mekanisme
pelaksanaan dalam mengembangkan kawasan strategis tersebut.
3

Urgensi Terkait Pelaksanaan PNPM-PISEW

Pelaksanaan PNPM-PISEW secara keseluruhan dilaksanakan dengan


skenario sebagai berikut:

2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013


Persiapan Program di Pusat
Persiapan dan
Perencanaan
Pelaksanaan Program PNPM-PISEW PISEW Mandiri
Program
JICA Loan IP-543 (Pemda dan Masyarakat)
PNPM-
PISEW di
Daerah
Berdasarkan skenario diatas, selama pelaksanaan PNPM-PISEW Tahun
2008 dan 2009 telah dilaksanakan proses penetapan dan pemantapan KSK,
dan dilanjukan dengan pelaksanaan konstruksi selama 3 (tiga) tahun 2009-
2011 yang berasal dari JICA dan activity sharing dari sumber dana lainnya
terutama APBD Kabupaten.

Pembangunan infrastruktur dari sumber dana JICA hanya terdiri 6 Kategori


infrastruktur sosial ekonomi masyarakat pedesaan yang meliputi: (1)
transportasi, (ii) produksi pertanian, (iii) pemasaran pertanian, (iv) air bersih
dan sanitasi, (v) pendidikan, (vi) kesehatan.

Sedangkan infrastruktur dari sumber dana APBD Kabupaten yang termasuk


dalam bidang pembangunan sosial ekonomi (PSE) yang mempunyai
jaringan dan keterkaitan dengan pembangunan infrastruktur sumber dana
JICA.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan PISEW Mandiri, terutama untuk tetap


mendukung pengembangan KSK, upaya penguatan yang akan dilakukan
antara lain :

a. Mensinergikan kebijakan perencanaan pembangunan yang memayungi


pengembangan KSK, mulai dari kebijakan pusat, provinsi, dan
kabupaten.
b. Mengembangkan potensi ekonomi masyarakat pedesaan berbasis
sumberdaya lokal di KSK yang terintegrasi dengan jaringan pusat
pertumbuhan wilayah sekitarnya baik pusat kegiatan nasional (PKN),
pusat kegiatan provinsi (PKP), atau pusat kegiatan wilayah (PKW).
c. Mengembangkan infrastruktur secara terpadu untuk mewujudkan
pengembangan KSK.
d. Memperkuat peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam
pengembangan KSK, serta sesuai potensi pengembangan KSK dapat
merekomendasikan pembentukan kelembagaan pengelola KSK
4

(rekomendasi BUMK) dan untuk mendorong keterlibatan pelaku lainnya


terutama swasta untuk percepatan pengembangan KSK.
e. Mendorong pelibatan masyarakat yang sebesar-besarnya dalam proses
pengembangan KSK, mulai dari perencanaan, pembangunan,
pemanfaatan dan pemeliharaan, serta pengembangan kedepannya.

Berdasarkan upaya diatas, persiapan pelaksanaan PISEW Mandiri (2012-


2013) dan Pasca PNPM-PISEW, terutama upaya mewujudkan keterpaduan
dan kesinambungan pengembangan KSK, diperlukan upaya penguatan
pengelolaan pengembangan KSK dengan menetapkan lokasi dan komoditas
unggulan yang tepat serta menilai kelayakan investasi pengembangan KSK
dan pelaku yang akan dilibatkan.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan PISEW Mandiri dengan orientasi


mendukung pengembangan KSK sesuai potensi pengembangannya akan
membutuhkan berbagai sumber pendanaan mulai dari APBD Kabupaten,
APBD Provinsi, APBN, Swasta, dan Sumber Keuangan lainnya. Peranan
kelembagaan pengelola KSK yang direkomendasikan akan menjadi sangat
strategis untuk membangun kerjasama ataupun menarik investasi baik
pemerintah terlebih swasta dan masyarakat, ataupun sumber keuangan
lainnya untuk pengembangan kawasan strategis yang akan dikembangkan.
Upaya penguatan pengelolaan pengembangan KSK dengan
mengembangkan potensi pengembangan usaha ekonomi berbasis
sumberdaya lokal dan kelembagaan pengelolanya, akan menjadi strategi
untuk mengembangkan keberlanjutan program PNPM-PISEW dengan
memelihara nilai-nilai keunikan filosofis PNPM-PISEW.

Urgensi Terkait Pengembangan Wilayah Kabupaten Muaro Jambi

Dasar pertimbangan pengembangan wilayah kabupaten Muaro Jambi


adalah:

a. Adanya dukungan kebijakan pembangunan daerah yang menetapkan


prioritas pengembangan ekonomi strategis pedesaan;
b. Perkembangan ekonomi strategis pedesaan telah memberikan kontribusi
dalam perkembangan ekonomi daerah;
c. KSK dalam PNPM-PISEW merupakan bagian dari pengembangan
ekonomi strategis pedesaan yang telah direncanakan dan diintegrasikan
dengan pusat pertumbuhan wilayah Sekitarnya baik pusat kegiatan
wilayah (Kabupaten), dan/atau pusat kegiatan provinsi (PKP) dan pusat
kegiatan nasional (PKN);
d. Pengembangan ekonomi strategis pedesaan merupakan kegiatan usaha
masyarakat pedesaan yang telah berkembang serta dapat dikembangkan
5

dan integrasikan dalam sistem pengembangan ekonomi strategis


pedesaan;
e. Upaya penguatan pengelolaan terpadu dan berkesinambungan
pengembangan ekonomi strategis pedesaan di KSK membutuhkan
rencana investasi pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di KSK,
serta rekomendasi pengembangan kelembagaan pengelola KSK (Badan
Usaha Milik Kabupaten/BUMK).

Dengan pertimbangan tersebut, maka Pemerintah akan memberikan bantuan


teknis untuk pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha
Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dengan
lokasi hanya 1 KSK per kabupaten penerima PNPM-PISEW.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan bantuan teknis, ditetapkan Tim Teknis


dari unsur pelaku dari pemerintah beserta perwakilan dari pemerintah
daerah provinsi dan kabupaten yang ditetapkan oleh Direktur
Pengembangan Permukiman atas nama Direktur Jenderal Cipta Karya
Kementerian Pekerjaan Umum.

Pendekatan utama dari bantuan teknis ini adalah memperkuat mekanisme


perencanaan PNPM-PISEW yang telah dikembangkan sesuai dengan
perkembangan ketentuan peraturan perundang-undangan dan pengembangan
kelembagaan yang akan mengelola keseluruhan proses termasuk
membangun kerjasama atau menarik investasi untuk mewujudkan rencana
pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK) yang akan dikembangkan.

Dengan bantuan teknis ini, diharapkan PISEW Mandiri untuk Kawasan


Strategis Kabupaten dapat langsung bergulir tepat waktu untuk lokasi-lokasi
penerima bantuan teknis dengan memperkuat pendekatan dan mekanisme
yang sudah dikembangkan dalam PNPM-PISEW.

2. Maksud dan Tujuan

Maksud pekerjaan adalah untuk pengurangan kesenjangan antar wilayah dan


pengembangan ekonomi lokal melalui pengembangan Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK).

Tujuan pekerjaan adalah untuk menyusun rencana pembiayaan / investasi (business


plan) dari pengelolaan pengembangan komoditas unggulan dengan usaha lokal
potensial terkaitnya dalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dan penyediaan
infrastrukturnya untuk mewujudkan integrasi dan kesinambungan pembangunan
wilayah.
6

3. Sasaran

Sasaran pekerjaan adalah:


a. Menyusun dan memantapkan Panduan Penguatan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK).
b. Menetapkan lokasi dan komoditas unggulan kawasan strategis kabupaten
(KSK).
c. Menetapkan usaha lokal yang potensial terkait komoditas unggulan
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
d. Menetapkan kebutuhan infrastruktur untuk mewujudkan pengembangan
usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
e. Melaksanakan kajian kelayakan investasi pengembangan usaha lokal
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
f. Merumuskan strategi pengelolaan pengembangan usaha lokal dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
g. Merumuskan mekanisme pelaksanaan dan alternatif pembiayaan
pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK)
dan penyediaan infrastrukturnya.
h. Merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan usaha lokal dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
i. Merumuskan peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam
pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK)
dan penyediaan infrastrukturnya, serta merekomendasikan
pengembangan kelembagaan pengelola kawasan strategis kabupaten
(KSK).
j. Merumuskan rekomendasi pelibatan stakeholder lain, terutama swasta
dan masyarakat dalam pengembangan usaha lokal dalam kawasan
strategis kabupaten (KSK) dan penyediaan infrastrukturnya.
k. Menyusun rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan)
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).

4. Keluaran

Keluaran pekerjaan antara lain:

a. Adanya Panduan Penguatan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal


dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
b. Adanya rekomendasi lokasi, komoditas unggulan dengan usaha-usaha
lokal potensial terkaitnya dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
7

c. Adanya rekomendasi kebutuhan infrastruktur untuk mewujudkan


pengembangan usaha lokal potensial terkait komoditas unggulan dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
d. Adanya penilaian kelayakan investasi pengembangan usaha lokal
potensial terkait komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten
(KSK).
e. Adanya kebijakan dan strategi pengelolaan pengembangan usaha lokal
potensial dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
f. Adanya rekomendasi pengembangan kelembagaan pengelola kawasan
strategis kabupaten (KSK).
g. Adanya rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan)
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
h. Adanya Laporan Proceedings pelaksanaan Workshop Pusat, FGD
Provinsi dan FGD Kabupaten untuk memperoleh masukan dan
menyepakati rencana kelayakan investasi pengembangan usaha lokal
dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) dan penyediaan
infrastrukturnya.

5. Ruang Lingkup Pekerjaan

Ruang lingkup pekerjaan terdiri:


a. Melaksanakan workshop di pusat dalam rangka memberikan masukan
awal panduan penguatan pengelolaan pengembangan usaha local dan
infrastruktur kawasan strategis kabupaten (KSK), serta merumuskan
metodologi dan menetapkan rencana kerja pelaksanaan untuk
mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK). Peserta workshop antara lain Team Leader dan
Tenaga Ahli dari Konsultan Pelaksana Bantuan Teknis dengan fasilitasi
PMU dan PIU Ditjen Cipta Karya, Aparatur Kabupaten dan Provinsi
Lokasi Pekerjaan serta KMAP.
b. Melaksanakan FGD di kabupaten untuk memperoleh masukan tentang
kebijakan, strategi dan rencana pengembangan kawasan strategis (KSK)
sesuai amanat RTR Wilayah atau RTR Kawasan Strategis Kabupaten,
kebijakan pengembangan komoditas unggulan di kabupaten, serta pelaku
usaha dan dukungan perbankan/lembaga kredit mikro dalam
pengembangan investasi komoditas unggulan di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK). Peserta FGD di kabupaten antara lain pemerintahan
daerah kabupaten, perguruan tinggi, pelaku dunia usaha,
perbankan/lembaga kredit mikro, dll.
8

c. Melaksanakan pengumpulan data-data sekunder termasuk dokumen


kebijakan dan rencana pembangunan daerah, serta konsultasi dengan
pelaku terkait di provinsi dan kabupaten. Kegiatan dilanjutkan dengan
kunjungan ke lapangan untuk memperoleh masukan dalam menyusun
rencana kelayakan investasi pengembangan usaha lokal dalam kawasan
strategis kabupaten (KSK).
d. Melaksanakan kajian kebijakan terkait penetapan kawasan strategis
kabupaten (KSK) dan komoditas unggulan beserta usaha lokal terkaitnya
berdasarkan RTR Wilayah/ RTR Kawasan Strategis Kabupaten dan
RPJP/M Daerah Kabupaten.
e. Melaksanakan kajian pemilihan lokasi yang merekomendasikan lokasi
untuk pengembangan kawasan strategis kabupaten (KSK) yang memiliki
keterkaitan dengan pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya
(PKW/PKP/PKN).
f. Melaksanakan kajian penetapan komoditas unggulan beserta usaha lokal
terkaitnya yang akan dikembangkan dalam kawasan strategis kabupaten
(KSK) yang terpilih dalam kerangka sistem produksi mulai input
produksi, proses produksi, pengolahan hasil produksi maupun
pemasarannya.
g. Melaksanakan kajian infrastruktur untuk mengidentifikasi kebutuhan
infrastruktur dalam pengembangan usaha lokal terkait komoditas
unggulan dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) yang terintegrasi
dan terpadu dengan kerangka system infrastruktur nasional dan wilayah.
h. Melaksanakan kajian kelayakan investasi dalam mengembangkan usaha
lokal terkait komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten
(KSK) dan penyediaan infrastrukturnya.
i. Melaksanakan kajian pengelolaan pengembangan usaha lokal terkait
komoditas unggulan dalam kawasan strategis kabupaten (KSK) yang
akan merekomendasikan strategi pengelolaan dan mekanisme
pelaksanaan pengembangan kawasan, peran dari pemerintah dan
pemerintah daerah termasuk swasta, serta rekomendasikan kelembagaan
untuk mengelola pengembangan usaha lokal di kawasan strategis
kabupaten (KSK).
j. Menyusun kebijakan dan strategi pengembangan usaha lokal dalam
kawasan strategis kabupaten (KSK).
k. Melaksanakan kajian sumber pembiayaan untuk mewujudkan
pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK)
yang akan merekomendasikan alternatif sumber pembiayaan untuk
pengembangan kawasan.
9

l. Menyusun rencana investasi pengembangan usaha lokal (business plan)


dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).
m. Melaksanakan FGD di Kabupaten untuk menyepakati seluruh hasil
kajian dan rencana investasi pengembangan usaha lokal dalam kawasan
strategis kabupaten dan penyediaan infrastrukturnya. Peserta FGD di
Kabupaten antara lain Dinas/SKPD Kabupaten terkait, DPRD, Aparatur
Provinsi, Aparatur Kecamatan, Perguruan Tinggi, Pelaku Dunia Usaha,
Perbankan/Lembaga Kredit Mikro, dll.
n. Melaksanakan workshop di pusat dalam rangka pemantapan panduan
penguatan pengelolaan pengembangan usaha lokal dan infrastruktur
kawasan strategis kabupaten (KSK). Peserta workshop antara lain Team
Leader dan Tenaga Ahli dari Konsultan Pelaksana Bantuan Teknis
dengan fasilitasi PMU dan PIU Ditjen Cipta Karya, Aparatur Kabupaten
dan Provinsi Lokasi Pekerjaan serta KMAP.
o. Menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan
Pengembangan Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis
Kabupaten (KSK), baik dalam bentuk laporan pekerjaan, laporan
proceedings FGD, laporan hasil kajian, dan rencana kelayakan investasi
pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten (KSK).

6. Lokasi Kegiatan

Adapun bantuan teknis yang diberikan adalah Kabupaten Muaro Jambi


dengan wilayah KSK sekitar 1-3 Kecamatan.

7. Pembiayaan

Biaya pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan


Usaha Lokal dan Infrastaruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK)
Muaro Jambi adalah maksimal Rp. 787.140.000,- (Tujuh Ratus Delapan
Puluh Tujuh Juta Seratus Empat puluh ribu Rupiah), dan dibebankan pada
DIPA Tahun Anggaran 2011 pada PPK Pengembangan Infrastruktur Sosial
Ekonomi Wilayah (PISEW).

8. Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan pekerjaan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan


Usaha Lokal dan Infrastruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK)
adalah 6 (enam) Bulan.
10

9. Kebutuhan Tenaga Ahli

Kebutuhan tenaga ahli adalah :


a. Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah sebagai Team Leader, dengan latar
belakang pendidikan S1 Planologi dan S2 dengan bidang studi terkait.
Memiliki pengalaman selama 15 tahun dalam bidang perencanaan
pengembangan kawasan strategis wilayah dan pengembangan
infrastruktur berbasis pemberdayaan masyarakat. Berperan untuk
mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan pekerjaan yang melibatkan
seluruh tenaga ahli serta bekerjasama dengan tim teknis pusat dan
daerah.
b. Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Wilayah, dengan latar belakang
pendidikan S1 Ekonomi dan S2 dengan bidang studi terkait. Memiliki
pengalaman 10 tahun yang berkaitan dalam perencanaan pengelolaan
pembangunan potensi ekonomi wilayah dalam kerangka system produksi
dan tata niaga komoditas mulai dari input produksi, proses produksi,
pengolahan hasil produksi, sampai pemasaran produksi dan hasil olahan
produksinya. Berperan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan
terkait pengelolaan pembangunan potensi ekonomi wilayah dalam
kerangka system produksi dan tata niaga komoditas dalam rangka
pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di kawasan strategis
wilayah.
c. Tenaga Ahli Pengembangan Bisnis/Usaha, dengan latar belakang
pendidikan S1 Ekonomi dan S2 dengan bidang studi terkait. Memiliki
pengalaman 10 tahun yang berkaitan dalam penyusunan rencana
usaha/business plan dan alternatif pembiayaan pengembangan kawasan
strategis wilayah dan infrastruktur berbasis pemberdayaan masyarakat.
Berperan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan terkait
penyusunan rencana usaha/business plan dan alternatif pembiayaan
pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di kawasan strategis
wilayah.
d. Tenaga Ahli Infrastruktur, dengan latar belakang pendidikan S1 Teknik
Sipil dan S2 dengan bidang studi terkait. Memiliki pengalaman 10 tahun
yang berkaitan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur dalam
kerangka pengembangan kawasan strategis wilayah. Berperan untuk
mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan terkait pengembangan
infrastruktur dalam kerangka pengembangan kawasan strategis wilayah.
e. Tenaga Ahli Kelembagaan, dengan latar belakang pendidikan S1
Manajemen/Administrasi Negara/Sospol dan S2 dengan bidang studi
terkait. Memiliki pengalaman 10 tahun yang berkaitan dalam
11

perencanaan dan penguatan kelembagaan terkait pengembangan usaha


kawasan strategis wilayah dan pengembangan infrastruktur berbasis
pemberdayaan masyarakat. Berperan untuk mengkoordinasikan
pelaksanaan pekerjaan terkait fasilitasi pembentukan kelembagaan
pengelola kawasan strategis wilayah dan penguatan kapasitas pemerintah
daerah dalam memfasilitasi pengembangan usaha lokal dan infrastruktur
di kawasan strategis wilayah.
f. Tenaga Ahli Sistem Informasi Geografis, dengan latar belakang
pendidikan S1 Geografi/ Geodesi dan S2 dengan bidang studi terkait.
Memiliki pengalaman 10 tahun yang berkaitan dalam penetapan dan
perencanaan pengembangan potensi geografi/fisik wilayah terkait
kesesuaian pengembangan komoditas unggulan di daerah. Berperan
untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan terkait pengembangan
komoditas unggulan dan usaha lokal dalam kawasan strategis wilayah.

Untuk menunjang pekerjaan ini juga diperlukan tenaga administrasi dan operator
komputer.

10. Pelaporan

Laporan yang harus disusun dan diserahkan terdiri dari:

a. Laporan Pendahuluan, yang menguraikan persiapan pelaksanaan


pekerjaan mulai dari pendekatan dan metode pekerjaan, rincian kegiatan
dan jadwal pelaksanaan pekerjaan, serta uraian tugas dan rencana
mobilisasi personil. Laporan ini dicetak sebanyak 15 eksemplar dan
diserahkan paling lambat 1 (satu) bulan setelah diterbitkannya SPMK.
Laporan Pendahuluan disempurnakan setelah diskusi dengan Tim
Teknis.
b. Laporan Antara, yang menguraikan hasil-hasil kegiatan dan temuan-
temuan penting dari pelaksanaan FGD di kabupaten dan provinsi,
kegiatan survey dan konsultasi di daerah, serta hasil kajian kebijakan,
penetapan lokasi dan komoditas unggulan yang memberikan
rekomendasi kebijakan terkait, penetapan lokasi, komoditas unggulan
beserta usaha-usaha lokal di kawasan strategis kabupaten terpilih.
Laporan ini dicetak sebanyak 15 eksemplar dan diserahkan paling
lambat 4 (empat) bulan setelah SPMK. Laporan harus didiskusikan dan
mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis, terutama Tim Teknis Daerah.
c. Laporan Akhir Sementara, yang merupakan draft rencana kelayakan
investasi pengembangan usaha lokal dalam kawasan strategis kabupaten
(KSK) dilengkapi beberapa hasil kajian yang akan dibahas dalam FGD
12

di Kabupaten untuk disepakati bersama antara Pemerintahan Kabupaten,


Pemerintah Provinsi, dan Pusat. Laporan ini dicetak sebanyak 15
eksemplar dan diserahkan paling lambat 5 (lima) bulan setelah SPMK.
Laporan harus didiskusikan dan mendapatkan persetujuan dari Tim
Teknis, terutama Tim Teknis Daerah.
d. Laporan Akhir, merupakan hasil penyempurnaan dari Laporan Akhir
Sementara setelah pembahasan dalam FGD di Kabupaten sehingga
merupakan dokumen akhir dari rencana kelayakan investasi
pengembangan usaha lokal dan infrastruktur di kawasan strategis
kabupaten (KSK). Laporan ini dicetak sebanyak 15 eksemplar disertai
dengan Ringkasan Eksekutif (Executive Summary) dan diserahkan
paling lambat 6 (enam) bulan setelah SPMK. Laporan harus
didiskusikan dan mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis.
Selain dalam bentuk buku, semua Laporan dan Data-data yang diperoleh
dari hasil survey disimpan dalam bentuk CD dan diserahkan sebanyak 15
(lima belas) keping.

Jakarta, 2011

Kepala Satuan Kerja Pejabat Pembuat Komitmen


Pembinaan Pembangunan Infrastruktur Kegiatan Pengembangan Infrastruktur
Perdesaan Sosial Ekonomi Wilayah

Ir. Teddy Kreswanto, MT Ir. Juhari Sianturi, MT


NIP. 110050518 NIP. 110048213
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

LAMPIRAN
BERITA ACARA PENJELASAN

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM
UNIT LAYANAN PENGADAAN

POKJA IV DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN


DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

BERITA ACARA
PEMBERIAN PENJELASAN PELELANGAN/SELEKSI(AANWIJZING)
Nomor : BA-ANW/PISEW-2011/P10-44

1. Pada hari ini Selasa Tanggal Sembilan Belas bulan April Tahun Dua Ribu Sebelas (19-4-2011) bertempat
di Ruang Rapat PPK Pisew Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Pokja IV ULP Direktorat
Pengembangan Permukiman Yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala ULP, nomor ULP Nomor :
79/KPTS/ULP-KP/2011, tanggal 18 Februari 2011, telah mengadakan Rapat Pemberian Penjelasan
(Aanwijzing) untuk Paket Pekerjaan sebagai berikut :
Nama Paket Pekerjaan : Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dan
Infratruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Muaro Jambi
Uraian Singkat Pekerjaan : Kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan :
- Untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan pengembangan ekonomi
lokal melalui pengembangan Kawasan Strategis Kabupaten (KSK).
- Untuk menyusun rencana pembiayaan/investasi (business plan) dari
pengelolaan pengembangan komoditas unggulan dengan usaha lokal
potensial terkaitnya dalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dan
penyediaan infrastruktur untuk mewujudkan integrasi dan kesinambungan
pembangunan wilayah.
2. Rapat Dipimpin Oleh : Bapak Muhammad Danial, ST, MA
Peserta Rapat : Daftar Hadir Terlampir
Rapat dihadiri oleh :
a. Para anggota Pokja IV
b. Wakil-wakil Perusahaan Calon Penyedia Jasa Paket Pekerjaan Penyusunan Pembiayaan dan
Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dan Infratruktur di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK)
Muaro Jambi yang di undang untuk mengikuti penjelasan (Aanwijzing).
3. Risalah Rapat :
a. Rapat dibuka oleh Pokja pada jam 10.30 WIB
b. Panitia membacakan dan menjelaskan tentang isi Dokumen Pengadaan, termasuk di dalamnya antara
lain : Metode Pemilhan ; cara Penyampaian Dokumen Penawaran ; Pembukaan dan Evaluasi
Penawaran ; Penetapan Pemenang ; Penunjukan Pemenang ; Kerangka Acuan Kerja (KAK) Dst,
sekaligus diadakan Tanya jawab yang akan tercantum dalam Risalah Tanya jawab.
4. Risalah Tanya Jawab :
Pertanyaan dari peserta :

No Pertanyaan Jawaban
1. Berapa lama batas waktu penawaran? Penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi,
Teknis, dan Harga dengan masa berlaku penawaran paling kurang
60 (enampuluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu
pemasukan penawaran
2. Disebutkan bahwa pengalaman Sesuai dengan PP no.54 tahun 2010, bahwa pengalaman
perusahaan peserta harus dilengkapi perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari
dengan referensi dari pengguna jasa, pengguna jasa, yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta
yang menunjukkan kinerja perusahaan yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir, namun
peserta yang bersangkutan selama 10 untuk kontrak di bawah tahun 2004 yang tidak memiliki referensi
(sepuluh) tahun terakhir, kalau pengguna jasa, dilampirkan saja copy kontraknya.
referensi dari pengguna jasa tidak ada,
apakah bisa dari dokumen kontrak
saja?sebab untuk kontrak sebelum
tahun 2004, belum menggunakan
referensi dari pengguna jasa?

3. Apakah pada saat pembukaan dokumen Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan
penawaran, harus dihadiri oleh peserta? tempat sesuai ketentuan dalam LDP, yang dihadiri paling kurang 2
(dua) peserta sebagai saksi.

4. Untuk kegiatan Workshop dan FGD, Workshop dilakukan dua kali bertempat di Pusat, sedangkan FGD
lokasi pertemuan dilakukan dilakukan di Kabupaten. Khusus FGD, sering dilakukan di
dimana?Berapa jumlah pesertanya? Kecamatan, agar masyarakat juga bisa ikut menyaksikan.

5. Perubahan Substansi Dokumen :


a. Bab II B.9 Pemberian Penjelasan ; Bab II C.14 Dokumen Penawaran ; Bab II D.18 Penyampulan dan
Penandaan Sampul Penawaran ; Bab II D.19 Penyampaian Dokumen Penawar ; Bab II E.22
Pembukaan Penawaran Sampul I ; Bab II E.26 Pembukaan Penawaran Sampul II, dan Evaluasi
Penawaran Sampul II ; Bab III H Penyampulan dan Penandaan Sampul
b. Jika terdapat perubahan substansi dokumen, akan dituangkan dalam perubahan/addendum dokumen
pemilihan. *)
6. Selanjutnya Pokja menawarkan kepada peserta siapa yang bersedia sebagai wakil peserta untuk
menandatangani Berita Acara Pemberian Penjelasan dan menyepakati bahwa :
Nama : Sutiyono dari PT/CV Arkonin Engineering MP dan
Nama : Mulyana dari PT/CV Cipta Multi Kreasi
Sebagai wakil peserta untuk menandatangani Berita Acara Pemberian Penjelasan paket Pekerjaan
Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal dan Infratruktur di Kawasan
Strategis Kabupaten (KSK) Muaro Jambi
7. Pokja menutup rapat pemberian penjelasan (Aanwijzing) pada jam 13.00 WIB Berita Acara serta
Addendunm akan disampaikan kepada seluruh peserta mulai hari Rabu tanggal Dua Puluh Bulan April
Tahun Dua Ribu Sebelas
8. Berita Acara Pemberian Penjelasan dapat diambil pada hari Rabu tanggal Dua Puluh Bulan April tahun
Dua Ribu Sebelas dan dapat juga diunduh dari www.pu.go.id .
Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) ini dibuat dengan penuh rasa tanggung jawab untuk
dipergunakan sebagaimana mestinya.

POKJA IV DIREKTORAT BANGKIM

No. Nama Jabatan Tanda Tangan

1. Muhammad Danial, ST, MA Ketua

2. Ir. Djoni Natadihardja, MT Sekretaris

3. Andreas Budi W., ST, MT Anggota

4. Indah S. Purnama Sari, ST, MT Anggota

5. Rekyan Puruhitasari, ST Anggota

6. Dwi Eko Hartoyo Anggota

7. Teguh Triyono Anggota

SAKSI – SAKSI

No Nama Perusahaan Tanda Tangan

Keterangan :

*) Adendum (jika ada) dibuat terpisah dari berita acara pemberian penjelasan.
Dalam membuat addendum agar disebutkan ketentuan-ketentuan penting yang berubah dengan
mencantumkan hal-hal sebelum diubah serta perubahannya
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM- DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
Jl. Cipaku V No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

USULAN TEKNIS

FOTO COPY KONTRAK PEKERJAAN SEJENIS

Penyusunan Pembiayaan dan Pengelolaan Pengembangan Usaha Lokal Dan Infrastruktur


Di Kawasan Strategis Kabupaten Muaro Jambi
PT. ARKONIN ENGINEERING MANGGALA PRATAMA