Anda di halaman 1dari 23

Alat pengangkat Traktor - 1

ALAT PENGANGKAT

1. Umum
• Peralatan-peralatan biasanya tersambung pada
traktor dengan kebebasan bergerak. Pada bagian
belakang traktor oleh pabrik sudah dipasang suatu
peralatan angkat yang ukurannya sudah standar.

Penggantungan tiga titik (kategori I, II dan III).


Alat pengangkat Traktor - 2

• Gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan


peralatan angkat didapat dari sirkuit hidraulik kini
(1971) dilengkapi dengan alat pelayanan semi
otomatis dimana susunan setang peralatan secara
prinsip sebenarnya susunan setang atau peralatan
angkat itu dapat digerakkan dengan cara lain.
• Gaya tangan masih digunakan pada traktor sangat
kecil.
• Tekanan udara sangat baik hanya bila digunakan
pada posisi atas saja atau posisi kerja saja.
• Pengaturan otomatis pada posisi tertentu praktis
tidak dimungkinkan tanpa pemegasan yang rumit
dari bantalan udaranya.
• Pada umumnya instalasi pneumatik lebih menarik
terhadap hidraulik karena ia kurang peka terhadap
pengotoran.

Enersi listrik
• Le Tourneau menghasilkan mesin pemindah tanah
yang besar dan alat angkut lapangan dimana enersi
untuk pengangkatannya didapat dari listrik.
• Untuk pelayanan jarak jauh dan otomatisasi sangat
sederhana dengan enersi listrik, hanya harga
instalasi demikian masih tinggi.
• Enersi mekanis yang didapat dari pto dimulai 1945
– 1955; keberatannya adalah, adanya sentakan
waktu menggabungnya. Perkembangannya menuju
pada pemindahan enersi hidraulis.
Alat pengangkat Traktor - 3

• Pompa-pompa untuk instalasi hidraulik pada


traktor hendaknya memenuhi
persyaratan-persyaratan:
a) Dengan putaran yang tetap hasilnya harus tidak
banyak bergantung dari tekanan.
b) Hasilnya juga sesedikit mungkin dipengaruhi oleh
kekentalan minyak (atau minyaknya harus
sesedikit mungkin terpengaruh oleh suhu).
c) Penyaluran minyak tanpa sentakan.
d) Bekerja dengan terpercaya untuk jangka lama dan
dengan demikian mempunyai efisiensi yang
sekonstan mungkin.
e) Andaikata tidak diinginkan, tekanan minyak
membutuhkan daya minimal (kalau perlu dengan
penyambungan khusus).

p ηy n Q N
N/cm 2
% put/men 1/men kw
Pompa roda gigi 500 – 1500 60 – 90 500 – 1800 10 – 30 2 – 6
Pompa sekat 700 80 – 85 600 – 2500 – –
Pompa plunger 1000 – 3000 95 150 – 1500 – –

• Pompa digerakkan oleh poros engkol atau poros


nok dari mesin. Kini (1971) mereka tak dapat
dipisahkan dari mesin. Minyaknya segera bisa
didapat begitu mesin dinyalakan. (Dahulu memang
terdapat pompa yang dapat dipisahkan dari mesin).
Alat pengangkat Traktor - 4

Lambang Arti Lambang Arti


pipa kerja lambang dasar kemudi
pipa kemudi geser jumlah medan =
pipa pombocoran jumlah kedudukan
pipa terlengkung penyambung dan dapat
diyatakan dengan angka
hubungan pipa penyambungan pipa
digambar pada medan
pipa silang yang menunjukan posisi
nol
titik pembuang dalam medan, garis
angin menunjukan jalan aliran,
pipa menuju tanki panah menunjukan arah
arus
hubungan tertutup pemblokiran dinyatakan
pipa tertutup garis lintang
titik pecabangan

kopeling cepat tersambungkan, jalan


dengan dua katup lintas dinyatakan dengan
pukul balik, garis lintang
tersambung
penjelasan, dapat Dalam dan kedudukan
diatur kemudi tersambung sebelumnya.
geser, istilah misalnya: 4/3 geser
geser adalah berarti 4-jalan 3-
jumlah kedudukan pintu geser
penyambun
gan
Alat pengangkat Traktor - 5

Lambang Arti Lambang Arti


pompa dengan kedudukan putar balik
hasil tetap
mengalirkan
kesatu arah
pompa dengan kedudukan bebas
hasil variabel
mengalirkan
kesatu arah
Motor: kedudukan blokir
pengambilan
minyak
tetap/putaran;
berputar ke satu
arah
Motor: kedudukan diferensial
pengambilan
minyak variabel/
putaran; berputar
ke satu arah
tipe silinder kedudukan jalan
piston, bekerja
tunggal
tipe silinder posisi akhir
piston, bekerja
ganda
saklar tekan posisi sejajar

akumulator posisi silang


hidraulik

saringan katup pembatas

pendingin minyak katup reduksi

satuan bangunan katup berurut


Alat pengangkat Traktor - 6

Lambang Arti Lambang Arti


pelayanan katup pengurang bebas
mekanis

pelayanan tangan titik penghambat


atau kaki
pelayanan hidra- katup penghambat dapat
draulik langsung diatur
pelayanan hidrau- katup pukul balik
lik dengan plunger penghambat
pembantu
pelayanan elek tro katup pukul balik
maknetik
pelayanan udara katup pukul balik
tekan dikendalikan hidrolik

penguatan dengan kanki


pegas
elektromotor kangki bertekanan

motor bakar manometer

• Untuk menghindari kerugian daya yang tidak perlu,


dikonstruksi sedemikian hingga bila tidak
dibutuhkan tekanan, minyak itu mengalir kembali
ke dalam reservoir (atau dalam sirkuit) atau dengan
menutup bagian penghisapan pompa. Pada sketsa
seperti digambarkan pompa yang mmenyalurkan
minyak dalam jumlah penuh tapi tanpa tekanan
sehingga kerugiannya ditekan seminimal mungkin.
• Dengan cara bagaimana katup kemudi dikonstruksi
dapat dilihat pada sketsa berikur.
Alat pengangkat Traktor - 7

2. Sistem hidrolik yang digunakan


A. Sistem “Nudging”
• Instalasi ini sangat sederhana waktu penampilan
pertamanya dalam pasaran. Plungernya (jadi juga
kendaraannya) dapat diangkat pada kedudukan
maksimum, atau melayang tanpa tekanan.

tegangan pegas dapat disetel 0 – maks dengan tangan:


tetap demikian juga pakai pentil arus kelebihan
menyusut atau melayang
mengangkat atau kedudukan maks
penciutan untuk membatasi kecepatan
menyusut
B. Sistem “Nudging” yang dimodifikasi
Alat pengangkat Traktor - 8

• Disini diadakan perbaikan sedikit pada sistim


sebelumnya. Plungernya pada setiap kedudukan
dapat ditahan atau tanpa tekanan minyak melayang
kalau alat itu seimbang di bawah pengaruh gaya
yang bekerja padanya.

David Brown yang disempurnakan

Kedudukan pada gambar = tertahan.


mengangkat atau kedudukan maks.
menyusut atau melayang.
C. Sistem pengaturan hidrolik yang otomatis
(Automatic control system)
• Sistem yang kini umum dipakai pada
traktor-traktor adalah bahwa plunger dapat berada
pada semua posisi (ada atau tiada tekanan
mimyak).
• Organ pengaturannya dapat disetel dengan tangan
(penyetelan Xi) maupan tersetel oleh mekanisme
itu sendiri.
Alat pengangkat Traktor - 9

X: besaran yang dapat diatur misalnya:


I kedalaman bajak
II tahaman tarik
III kedudukan peralatan terhadap traktor
IV besaran yang masih mungkin (slip)
V kombinasi besaran-betaran tersebut di atas
(= pengaturan campuran).
• Sistim pengaturan bertugas agar X mengikuti sifat
yang dilaginkan misalnya: kedalaman bajak yang
konstan.
Xi : nilai yang disetel yaitu nilai X dimana pengaturan
itu disetel.
Xa : penyimpangan yaitu selisih X dan Xi
• Pada contoh ini peraba (roda, mata bajak) berfungsi
sebagai elemen peraba (sensor) dari alat ukur.
• Dari peraba X diukur dan suatu sinyal yang
memberi ukuran dikirimkan ke organ pembanding
(kalau perlu melalui mekanisme pemindah seperti
setel setang, kabel bowden, antaran mminyak,
antaran listrik).

• Organ pembanding menghasilkan Xa dan informasi


ini dikirim ke organ pengatur (misalnya: klep
Alat pengangkat Traktor - 10

kemudi dalam instalasi hidraulik) yang bekerja


menurut ketentuan pada Xa.
• Ketentuan ini dapat mengarah pada kerja
proporsional atau integral. Akhirnya organ
pengatur mempengaruhi organ perbaikan (koreksi).
• Dalam contoh ini organ ini bekerja sebagai
penyetel yang menghasilkan gaya, dengan mana
mekanisme ini menempuh jalan pengaturan Y. Hal
di atas diterangkan dalam bentuk skema balok.

Hasil kerja (efek) proporsional Y = konstanta x Xa.


• Hal ini kita jumpai dalam regulatur mesin diesel
yaitu penyetelan kedudukan "control-rack" dari
pompa bahan bakar yang terjadi secara
proporsional terhadap pengurangan atau
penambahan jumlah putaran (regulator bobot).

Hasil kerja (efek) integral Y = konstanta x ∫ Xa.


Alat pengangkat Traktor - 11

• Disini besaran Xa proporsional terhadap kecepatan


Y (atau Y = ∫ X dt). Efek integral dimanfaatkan
agar efek waktu pembawaan diperkecil.
• Semua peralatan angkat hidrolik bekerja dengan
prinsip ini, apabila pelaluan arus minyak ke sisi
tekan (atau sisi pembuangan) sedikit banyak dapat
dibuka (lihat lagi kopling balik).
• Waktu pembawaan: janka waktu antara terjadinya
suatu perubahan (linier) X dan timbulnya jalan
penyetelan yang berbubungan Y.
• Hal ini sehubungan dengan istilah kepekaan
bereaksi dari peraba. Ini adalah penyimpangan
minimal dari peraba yang dibutuhkan sebelum
bagian penyetel mulai bergerak.

Perbandingan pengerasan Y/Xa


• Apabila Y/Xa >1 maka sistem itu dengan cepat
mendekati nilai baru dimana dapat timbul
kelewatan pada X (berayun). Apabila Y/Xa <1
maka X perlahan-lahan mendekati nilai barunya.

Kopling reaksi (feedback)


• Penyetelan Y menimbulkan pengaruh yang
berlawanan pada organ pengatur. Apabila tongkat
Alat pengangkat Traktor - 12

pelayanan digerakan A → B dan dibiarkan pada


posisi itu, maka organ pengatur (klep) meneruskan
minyak kepada alat penyetel (silinder angkat). Oleh
karenanya bergeraklah V → W.

• Penyimpangan semula dari klep tidak dilakukan


lagi. Besarnya simpangan AB mempengaruhi
besarnya lubang gerbang, artinya efeknya integral
(kalau pompa itu karenanya menghasilkan terus
minyak yang cukup).

3. Pandangan selanjutnya tentang peralatan angkat


hidrolik otomatis

1. Pengaturan dalamnya bajak


• Dimungkinkan babwa traktor itu dapat mengikuti
permukaan tanah yang lengkung tetapi tidak
Alat pengangkat Traktor - 13

terpengaruh oleh ketidakrataan tanah, akibat roda


depan, roda belakang dan bajak.
• Suatu cara mengurangi kepekaan sengaja
dipasangkan. Pada traktor yang membawa
peralatan yang tersambung secara kaku harus
diperhitungkan efek "perhandingan balok angkat"
seperti misalnya: bila roda muka melalui tanah
yang tidak rata.

• Pada bajak melayang yang dimaksud adalah


ketidak pekaan peraba. Di hawah ini tergambar
sistim "Hanomag Pilot' yang terkenal karena, sistim
pengaturan dalamnya bajak.
Alat pengangkat Traktor - 14

• Dengan tekanan tangan, Xi disetel disamping kelep


kemudi juga diangkat (tergambar). Setiap saat
selalu ada tekanan pada plunger disilinder angkat
dan susunan setang tak dapat bergerak bebas.
• Pada kedalaman minimal ± 20 cm dibagian muka
sehubungan dengan penempatan roda peraba, ia
dapat mencapai kedalaman bajak dengan ketelitian
± 10% pada tanah berat dan kering.

II. Pengaturan tahanan tarik


• Apabila sebuah traktor membajak menghasilkan
daya maks pada tahanan bajak sebesar a N/dm2,
maka traktor itu hanya dapat melalui tempat itu
apabila penampungannya diperkecil (dengan
mengangkat bajak) sehingga F1 x a = F2 x b. Cara
ini disebut Sistem Ferguson.
• Untuk lebih difahami maka sistim ini secara kabur
disebut pengaturan kedalaman.
Alat pengangkat Traktor - 15

• Mata bajak berfungsi sebagai peraba. Tongkat


pengendali dipasang pada posisi menurun. Bajak
dapat bebas bergerak (vertikal dan seimbang oleh
gaya-gaya yang bekerja padanya.
• Dengan pembesaran tahanan bajak (a N/dm2 → b
N/dm2) maka setang atas bertekanan dan akibataya
klep kemudi bergerak ke arah mengangkat. Nilai F1
menjadi F2, dimana terjadi keseimbangan gaya
yang baru.
• Pengaturan tahanan tarik dianjurkan pada lapangan
yang komposisi tanahnya berbeda-beda banyak.
• Perbedaan kedalaman bajak menjadi gejala
tambaban p.m. Pada posisi menurun, sisi hisap dari
pompa minyak tertutup agar dicapai kerugian tanpa
beban minimal.
• Pada traktor-traktor kecil posisi setang atas dapat
pada tarik atau tekan.
Alat pengangkat Traktor - 16

• Pada traktor yang lebih besar setang ini seperti juga


setang tarik (di bawah) selalu mengalami gaya
tarik.
• Setang tarik terbawah dapat juga digunakan (karena
kini penutupan minyak sudah terpercaya) untuk
melayani organ pengatur. (Pada Same dan Renault
melalui suatu balok angkat sedangkan pada John
Deere melalui pembengkokan pada batang
penghubung).

III. Pengaturan posisi


• Apabila sekali telah dipilih suatu posisi alat
terhadap traktor maka secara otomatis akan
dipertahankan pada keadaan itu.
• Apabila alat turun (misalnya karena kebocoran
minyak) maka akan dialirkan lebih banyak minyak
sehingga posisi semula dapat dipertahankan.
Untuk keperluan itu dipakai nok yang dapat naik
pada poros lengan angkat.
• Untuk memilih nilai penyetelan yang lain pada
posisi maka tongkat pengendali dapat dipindahkan
atau noknya digeser terhadap poros lengan angkat
yang terakhir ini dapat juga terjadi dengan
perantaraan konstruksi baji (lihat sketsa).
• Pengaturan posisi sangat penting pada peralatan
yang tergantung secara permanen pada peralatan
angkat (mesin keruk, mesin pembelah, penabur
pupuk).
Alat pengangkat Traktor - 17

p.m. - Fenomena kopeling umpan balik dapat berfungsi


sebagai pengaturan posisi .
- Pada tahan maka sisi tekan dari pompa minyak
tersambung pada saluran balik. Q maksimum
pompa dikembalikan tanpa tekanan.
IV. Besaran yang akan ditetapkan kemudian atau
terpikirkan kemudian scara prinsip depat dipakai
untuk mempengaruhi organ pengatur (selip?).

V. Pengaturan campuran
• Kini makin banyak digunakan alat angkat otomatis
yang sedemikian hingga dua pengaruh (dengan dua
peraba) dalam perbandiagan tertentu (dapat disetel)
mempengaruhi organ pengatur (misalnya:
pengaturan tahanan tarik dengan pengaturan posisi
pada buatan Ford dan John Deere).
• Pengaturan perbandingan dari pengaruh-pengaruh
itu dilakukan dengan suku cadang yang dalam
Alat pengangkat Traktor - 18

mesin uap dikenal sebagai gunting Stephesson


(untuk memajukan-memundurkan kereta api).

Perhatian tambahan
• Pada beberapa sistem pengaturan, kecepatan
penyetelan dapat dipengaruhi. Hal ini dapat dicapai
agar selisih kecepatan reaksi dapat tercapai dengan
memperhitungkan ketergantungannya pada
aktivitas tertentu misalnya: membajak terhadap
aktivitas pemeliharaan.

Metoda ke 1
• Penunjukan (misalnya dengan tangan) pintu lewat
dari arus minyak ke arah pipa keluar atau masuk).
 pada arah masuk "flow control"; Fordson Super

Major; Fordson Dexta (secara otomatis kembali


Alat pengangkat Traktor - 19

pada buka, penuh apabila tongkatya digerakkan ke


arah angkat).
 pada arah keluar; membatasi kecepatan jatuh
dari mekanisme itu.

Metoda ke 2
• Perubahan lengan balok angkat. Pada beberapa
merek titik penyambungan pada setang atas
dimungkinkan dipasang dipelbagai tempat.

4.l. Mempengaruhi adhesi roda roda dengan


perantaraan peralatan angkat otomatis
Alat pengangkat Traktor - 20

• Istilah "pengambil alihan bobot" dipakai atas sifat


peralatan angkat otomatis dimana dimungkinkan
gaya-gaya tumpu pada tanah terhadap traktor dan
bajak dirubah sehingga roda-roda traktor berada
pada situasi yang lebih baik terhadap fungsi yang
harus dilakukannya.
• Apabila sambungan bajak dengan traktor kaku
(mati) maka penumpuannya dapat diumpamakan
sebagai balok yang mempunyai 3 titik tumpu.
Alat pengangkat Traktor - 21

• Ini adalah kasus pembebanan statis yang tak dapat


dipastikan. Apabila bajak dapat bergerak melalui
engsel maka perhitungan gaya-gaya tumpu akan
sederhana (kasus pembebanan statis yang dapat
ditentukan).
• Penggunaan peralatan angkat otomatis akan
membuat engsel itu tidak lagi bebas gerakannya.
Pada umumnya akan terjadi peredaman. Malah
mungkin akan dilakukan gaya (arah ke atas)
terhadap bajak (disini tergambar sebagai pegas).
• Gaya yang arahnya ke atas ini membuat fungsi
gaya ke atas dari besi alas menjadi tidak perlu.
• Untuk perhitungan selengkapnya perlu
diperhitungkan komponen gaya vertikal dari balok
atas yang terjadi bila traktor dan peralatannya
bergerak.
• Apabila dibawah pengaruh kesemua gaya-gaya itu,
bajak masih persis tidak terangkat maka terjadi
keadaan dimana titik tumpu ketiga (C) sebenarnya
menjadi tidak berfungsi.
• Apabila semua gaya secara numerik diketahui
maka perhitungan situasi yang optimal ini menjadi
sederhana (contoh pembebanan yang paling akhir).
• Keadaan sebenarnya terselesaikan dari contoh
pembebanan pada gambar ke tiga dan keempat.
• Pada beberapa peralatan angkat masih dilengkapi
khusus dengan alat yang secara permanen
memberikan tekanan minyak tertentu kepada
penghisap atau plunger dari silinder angkut.
Alat pengangkat Traktor - 22

• Misalnya tongkat diangkat kearah tahan dimana


secara bersamaan tersambung suatu pentil arus
lebih dengan separuhnya tekanan buka normal.
• Untuk ini David Brown membuat katup arus lebih
yang ke 3 (lihat sebelumnya). Pengarah baik yang
sama terhadap keadaan traksi dari roda belakang
dapat dicapai dengan pemakaian kereta roda-2
dimana rodanya dipasang jauh kebelakang.
• Secara skematis kasus pembebanan dapat dilihat
pada contoh pembebanan gambar ke 2.
• Kait penarik pada traktor (= engsel) terletak lebih
jauh dari titik B. Juga pada gandengan berporos 2,
prinsip ini juga dapat digunakan agar menghasilkan
efek yang sama. Konstruksi penggantungan dari
balok tarik kereta dapat menjadi lebih rumit.
• P.M. Pada peralatan angkat hidraulik terkadang
dijumpai akumulator minyak (timbunan minyak).
· Karenanya pompa minyak cukup kecil saja.
· Selalu tersedia tekanan untuk mengangkat secara
cepat.
· Selalu terdapat tekanan meskipun mesin mati.
Alat pengangkat Traktor - 23

• Pada peralatan angkat hidraulik sering terdapat titik


penyambungan ekstra untuk silinder hidraulik
(silinder pada pemuat muka atau alat) atau motor
hidrau (balok penyabit).
• Pipa-pipanya akan tersambung dengan kopeling
yang menutup sendiri atau dapat juga berbentuk
"break away".