BAB III METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini observasional-analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional.

B. Variabel dan Definisi Operasional 1. Variabel a. Variabel Bebas yaitu perimenopause. b. Variabel terpengaruh yaitu kecemasan c. Variabel pengganggu yaitu variable tak terkendali (pendidikan, pergaulan, agama, kestabilan keluarga, jumlah anak, social-ekonomi, status perkawinan).Untuk mengontrol variable pengganggu tersebut dikendalikan dengan(pendidikan yang sama yaitu lulusan

SD,pergaulan yang sama yaitu pergaulan di desa,agama yang sama yaitu agama islam,kestabilan keluarga yang sama, jumlah anak yang rata-rata sama yaitu 3-4 anak, social ekonomi yang sama yaitu kelas menengah,status perkawinan yang sama yaitu masih bersuami). 2. Definisi Operasional a. Perimenopause Adalah suatu periode 1-2 tahun sebelum menopause dan 1-2 tahun sesudah menopause,dimana pada rentang usia tersebut wanita

Didapat dari quisioner. Populasi Populasi penelitian adalah seluruh wanita di Desa Wonorejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang yang termasuk dalam criteria wanita perimenopause. Sampel Sampel pada penelitian ini adalah semua populasi diambil sebagai sampel.perilaku gelisah. . Populasi dan sampel 1.yang menstruasinya dating 3-6 bulan. Skala : nominal b.mengalami puncak keluhan menjelang menopause(keluhan klimakterik)dikarenakan hormone estrogen mengalami penurunan dan berfluktuasi.di dapat dari questioner. Sampel diambil dengan cara purposive sampel. Cemas Adalah suatu keadaan yang berhubungan dengan suasana hati(tidak tenang secara psikis).pikiran yang tidak menentu. 2.dan reaksi-reaksi biologi yang tak terkendali. Skala : Ordinal C.motivasi.

Peneliti membacakan soal quisioner dan responden menjawab(wawancara terstruktur).Inneks Menopause adalah jumlah (factor konversi(3)dikalikan skor gejala). D.2003) . Kriteria eksklusi : a. (Prawirohardjo. Umur antara 40-60 tahun b. Tehnik Pengambilan Sampel Adapun tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling. Diabetes Mellitus) b.Adalah suatu indeks menopause yang dapat menggambarkan berat-ringannya gejala-gejala yang dialami wanita. Decompensasi Cordis. Penyakit infeksi menular seksual 3.setiap gejla diberi factor konversi.Sebagai criteria inklusi : a.Tolok ukur perimenopause diketahui melalui Skala Klimakterik Greene.sampel yang dinilai memiliki gejalagejala klimakterium dengan Menopuse rating scale dari greene.berat ringannya gejal diberi skor 03. Riwayat operasi (Ovarektomi bilateral. Bersedia diteliti. Menderita penyakit (Hipertensi. Histerektomi) c. Instumen dan Bahan Penelitian Instumen penelitian yang digunakan adalah dengan an gket/quisioner untuk mengambil data secara primer.yang dikenal dengan istilah Skala klimakterik Greene.

Kriteria Penilaian : Tidak cemas : <14 Cemas ringan : 14-20 Cemas Sedang : 21-27 Cemas Berat : 28-34 Cemas sangat berat : > 34 .Instumen ini mencakup 14 item gejala psikis dan psikis dari anxietas.dimana setiap item terdiri dari 2-10 subitem.Berat ringannya gejala : Tak ada gejala = 0 Gejala ringan = 1 Gejala sedang = 2 Gejala Berat =3 Kriteria Penilaiaan : Non Perimenopause =<13 Perimenopause = 13-57 Sedangkan tolok ukur kecemasan dinilai dengan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).dengan jumlah sub item 80 buah.

dilanjutkan entry data. 2. Cara Penelitian 1.5 for windows.terlebih dahulu dilakukan coding. Pengolahan data Sebelum data diolah.Pengolahan data menggunakan fasilitas computer dengan program for social science(SPSS)11. mengadakan studi pendahuluan.Kabupaten Semarang. 4. menentukan populasi dan sampel penelitian.E. rancangan penelitian dan tehnik pengumpulan data.Kecamatan Pringapus. Laporan penelitian Laporan penelitian ditulis dalam bentuk karya tulis ilmiah. 3. Waktu Penelitian Waktu penelitian bulan Mei-Juli 2011 . Pelaksanaan penelitian Populasi didata. F. Tempat dan waktu Penelitian 1. Perencanaan Dengan merumuskan masalah. Tempat penelitian Penelitian dilakukan di Desa Wonorejo. 2.diambil sampel yang memenuhi criteria(purposive sampel) Sampel dinilai gejala kecemasan dari jawaban quisioner yang telah diberikan.

data diolah dengan uji kai kuadrat (chi-square) Oleh karena jumlah sampel lebih dari 40 dan menggunakan dua variable yang skalanya berbeda yaitu skala nominal dan ordinal)melalui perhitungan program SPSS for window dengan tingkat signifikansi 95 %. . Analisa Hasil Untuk membuktikan ada tidaknya hubungan perimenopause dengan kecemasan.G.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful