P. 1
5. Penjadwalan Proses

5. Penjadwalan Proses

|Views: 159|Likes:
Dipublikasikan oleh Emil Fadillah

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Emil Fadillah on May 10, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2011

pdf

text

original

Penjadwalan Proses 1

PENJADWALAN PRO5E5
1. Konsep Dasar Penjadwalan Proses
1. Preemptive Scheduling
2. Dispatcher
2. Kriteria Penjadwalan
3. Algoritma Penjadwalan
1. FCFS Scheduling
2. SJF Scheduling
3. Priority Scheduling
4. Round Robin Scheduling
Penjadwalan Proses 2
ON5EP DA5AR
W Penjadwalan adalah fungsi dasar dari sistem operasi
semua sumber komputer dijadwalkan sebelum
digunakan
W Penjadwalan CPU adalah pemilihan proses dari ready
queue untuk dapat dieksekusi
W Penjadwalan CPU didasarkan pada sistem operasi
yang menggunakan prinsip multiprogramming
W Penjadwalan bertugas memutuskan :
- Proses yang harus berjalan
- Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan
Penjadwalan Proses 3
ON5EP DA5AR
W Pengeksekusian dari proses
terdiri atas :
- CPU eksekusi
- I/O Wait
W Pengeksekusian proses
dimulai dengan CPU burst
kemudian diikuti I/O burst
kemudian CPU burst lagi lalu
I/O burst lagi dst, dilakukan
secara bergiliran.
Siklus burst dapat dilihat gbr
disamping :
Penjadwalan Proses 4
ON5EP DA5AR
W Pada saat CPU Idle SO harus
memilih proses yang ada dalam
memori utama (ready queue) dan
mengalokasikan CPU untuk
mengeksekusinya CPU scheduler
Penjadwalan Proses S
PREEMPTIVE 5CHEDULING
W %erdapat 2 strategi penjadwalan :
- Penjadwalan 43 Preemptive
W Jika proses sedang menggunakan CPU proses
tersebut akan membawa CPU sampai proses
tersebut melepaskannya (berhenti dalam
keadaan wait)
- Penjadwalan Preemptive
W Pada saat proses sedang menggunakan CPU
CPU dapat diambil alih oleh proses lain.
W Dalam hal ini harus selalu dilakukan perbaikan
data
Penjadwalan Proses 6
PREEMPTIVE 5CHEDULING
W Penjadwalan CPU mungkin akan dijalankan ketika
proses :
1. Berubah dari running waiting state
2. Berubah dari running ready state
3. Berubah dari waiting ready
4. %erminates
W Apabila model penjadwalan yang dipilih
menggunakan keadaan no 1 dan 4 43 Preemptive
W Apabila model penjadwalan yang dipilih
menggunakan keadaan no 2 dan 3 Preemptive
Penjadwalan Proses 7
DI5PATCHER
W Dispatcher adalah suatu modul yang akan
memberikan kontrol pada CPU terhadap
penyeleksian proses
W Dispatch Latency adalah waktu yang
dibutuhkan untuk menghentikan suatu
proses dan menjalankan proses yang lain
Penjadwalan Proses 8
RITERIA PENJADWALAN
W Kriteria yang digunakan dalam penjadwalan :
- Adil
W Proses-proses diperlakukan sama, yaitu mendapat
jatah waktu CPU yang sama dan tidak ada proses
yang tidak dilayani
- PU Utilizati43 (Utilisasi CPU)
W Diharapkan agar CPU selalu dalam keadaan sibuk
- Thr4ughput
W Adalah banyaknya proses yang selesai dikerjakan
dalam satu satuan waktu
W Sasaran penjadwalan : memaksimalkan jumlah job
yang diproses dalam satu satuan waktu
Penjadwalan Proses 3
RITERIA PENJADWALAN
- Tur3 Ar4u3d Time
WAdalah banyaknya waktu yang diperlukan
untuk mengeksekusi proses, dari mulai
menunggu untuk meminta tempat di
memori utama, menunggu di ready queue,
eksekusi oleh CPU dan mengerjakan I/O
WTur3 Ar4u3d Time = waktu eksekusi +
waktu tunggu
WSasaran Penjadwalan : meminimalkan
waktu tur3 Ar4u3d Time
Penjadwalan Proses 10
RITERIA PENJADWALAN
- aiti3g Time
WAdalah waktu yang diperlukan oleh suatu
proses untuk menunggu di ready queue
WSasaran Penjadwalan : meminimalkan
waiting time
- Resp43se Time (waktu respon)
W Adalah waktu yang diperlukan oleh suatu
proses dari minta dilayani hingga ada respon
pertama menanggapi permintaan tersebut
W Sasaran penjadwalan : meminimalkan waktu
tanggap
Penjadwalan Proses 11
ALGORITMA PENJADWALAN
W Proses yang belum mendapatkan jatah
alokasi dari CPU akan mengantri di ready
queue
W Algoritma Penjadwalan diperlukan untuk
mengatur giliran proses-proses tersebut
W Algoritma-algoritma penjadwalan :
- FCFS (First 4me First Serve)
- SJF (S4rtest J4- First)
- Pri4rity
- R4u3d R4-i3
Penjadwalan Proses 12
C5 5CHEDULING
W Penjadwalan ini merupakan penjadwalan 43
Preemptive
W Dalam penjadwalan FCFS (First 4me First
Serve) :
- Proses yang pertama kali minta jatah waktu untuk
menggunakan CPU akan dilayani terlebih dahulu
- Begitu proses mendapatkan jatah waktu CPU
proses dijalankan sampai selesai/ sampai proses
tersebut melepaskannya, yaitu jika proses
tersebut berhenti atau meminta I/O
Penjadwalan Proses 13
C5 5CHEDULING
W Contoh FCFS Scheduling
W Waktu tunggu P1=0, P2=24, P3=27
W Waktu tunggu rata2x
= (0+24+27)/3 = 17
Penjadwalan Proses 14
C5 5CHEDULING
W Kelemahan Metode ini adalah :
-Muncul istilah 43v4y Effect, yaitu : proses
lain menunggu satu proses besar
mengembalikan sumber daya CPU
-AW% metode ini cukup besar
Penjadwalan Proses 1S
5J 5CHEDULING
W Mendahulukan proses dengan burst time
terkecil
W Ada 2 tipe :
Jika ada proses P1 yang datang pada saat P0
sedangberjalan akan dilihat CPU burst P1
- Preemptive
W Jika CPU burst P1 lebih kecil dari sisa waktu yang
dibutuhkan oleh P0 CPU ganti dialokasikan untuk
P1
- Non Preemptive
W Akan tetap menyelesaikan P0 sampai habis CPU
burstnya
Penjadwalan Proses 16
5J 5CHEDULING
W Contoh SJF Scheduling Non Preemptive
- Waktu kedatangan sama
Penjadwalan Proses 17
5J 5CHEDULING
W Contoh SJF Scheduling Non Preemptive
- Waktu kedatangan tidak sama
Penjadwalan Proses 18
5J 5CHEDULING
W Contoh SJF Scheduling Preemptive
- Waktu kedatangan tidak sama
Penjadwalan Proses 13
PRIORITY 5CHEDULING
W %iap proses diberi skala prioritas, proses yang
mendapatkan prioritas tertinggi mendapat jatah
waktu pemroses
W Jika beberapa proses memiliki prioritas yang sama
akan digunakan algoritma FCFS
W Prioritas meliputi :
- Waktu
- Memori yang dibutuhkan
- Banyaknya file yang dibuka
- Perbandingan antara rata-rata I/O Burst dengan rata-
rata CPU Burst
Penjadwalan Proses 20
PRIORITY 5CHEDULING
W Algoritma Priority Scheduling dapat bersifat
Preemptive atau 43 Preemptive
- Jika ada proses P1 yang datang pada saat P0
sedang berjalan akan dilihat prioritas P1, Jika
prioritas P1>P0, maka :
W Pada 43 Preemptive
- Algoritma tetap akan menyelesaikan P0 sampai habis
CPU burstnya dan meletakkan P1 pada posisi head
queue
W Pada Preemptive
- P0 akan dihentikan dulu dan CPU ganti dialokasikan
untuk P1
Penjadwalan Proses 21
PRIORITY 5CHEDULING
W Contoh Priority Scheduling
Penjadwalan Proses 22
ROUND ROBIN 5CHEDULING
W Konsep dasar algoritma ini menggunakan time
sharing
W Pada dasarnya, prinsip hampir sama dengan FCFS,
tapi bersifat preemptive
W %iap proses akan dibatasi waktu prosesnya, yang
disebut qua3tum time
W Keuntungan algoritma round robin :
- Adanya keseragaman waktu
W Kelemahannya :
- Jika quantum time sangat besar switching yang
terjadi akan semakin sedikit (seperti FCFS)
- Jika quantum time terlalu kecil switching yang terjadi
akan semakin banyak, sehingga banyak waktu yang
terbuang
Penjadwalan Proses 23
ROUND ROBIN 5CHEDULING
W Ketentuan Algoritma R4u3d R4-i3 adalah :
- Jika proses memiliki PU Burst < Qua3tum Time,
maka proses akan melepaskan CPU, jika telah selesai
digunakan CPU dapat segera digunakan oleh proses
selanjutnya
- Jika proses memiliki PU Burst > Qua3tum Time,
maka proses tersebut akan dihentikan jika sudah
mencapai qua3tum time dan selanjutnya mengantri
kembali pada posisi tail queue (ekor dari ready
queue), CPU kemudian menjalankan proses berikutnya
- Jika qua3tum time belum habis dan proses menunggu
suatu kejadian (selesainya operasi I/O), maka proses
menjadi blocked dan CPU dialihkan ke proses lain
Penjadwalan Proses 24
ROUND ROBIN 5CHEDULING
W Contoh Round Robin Scheduling, dengan quantum
square = 4 ms
Þroses 8urst 1|me (ms)
Þ1 24
Þ2 3
Þ3 3
f°nf
Þ1 Þ2 Þ3 Þ1 Þ1 Þ1 Þ1 Þ1
0 4 7 10 14 18 22 26 30
Þroses Wa|t|ng 1|me (ms)
Þ1 0 + (10 Ŵ 4) ƹ 6
Þ2 4
Þ3 7

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->