Anda di halaman 1dari 4

TEORI

MANOVA

Pengantar
Apa tujuan dari analisis Manova?
Pada dasarnya, tujuan MANOVA sama dengan ANOVA, yakni ingin
mengetahui apakah ada perbedaan yang nyata pada variabel-variabel
dependen antar anggota Grup.
NB: yang dimaksud dengan 'Grup' adalah variabel independen.
Berikan contoh tentang MANOVA!
Sebagai contoh, ada tiga grup orang ditinjau dari kecerdasannya, yakni grup
PANDAI, grup NORMAL dan grup BODOH. Grup inilah yang disebut
variabel independen pada MANOVA.
Tujuan analisis adalah ingin mengetahui apakah ada perbedaan yang nyata
antara orang yang dikelompokkan sebagai PANDAI dengan NORMAL
dengan BODOH? Atau apakah memang orang PANDAI berbeda dengan
orang BODOH? apakah orang NORMAL berbeda dengan orang BODOH?
dan kemungkinan lainnya. Secara logika, tentu akan ditanyakan dengan
ukuran apakah perbedaan itu akan diukur? Seandainya disepakati variabel
untuk mengukur orang PANDAI, NORMAL dan BODOH adalah jumlah jam
belajar, banyaknya makanan bergizi untuk seseorang, jumlah jam tidur dan
sebagainya. Variabel-variabel pengukur itu dinamakan variabel dependen
(tergantung dengan variabel independen), karena jika seseorang masuk ke
grup PANDAI, maka jam tidurnya sekian jam, jika masuk ke grup
NORMAL, jam tidurnya akan sekian dan seterusnya.
Langkah selanjutnya adalah menganalisis apakah (misal) jumlah jam belajar
mereka yang PANDAI berbeda dengan mereka yang NORMAL atau yang
BODOH? Apakah makanan bergizi untuk mereka yang PANDAI berbeda

1
dengan mereka yang NORMAL atau yang BODOH? Dan seterusnya. Jika
memang berbeda secara signifikan, dikatakan memang orang PANDAI
berbeda dengan mereka yang NORMAL, orang NORMAL berbeda dengan
mereka yang BODOH, dan seterusnya. Jika tidak berbeda secara signifikan,
berarti jika diukur dengan jumlah jam belajar, makanan bergizi dan
sebagainya, mereka yang tergolong PANDAI, NORMAL atau BODOH
sesungguhnya sama saja.
Bagaimana penyusunan Hipotesa pada MANOVA, dan apa bedanya
dengan ANOVA?
Pada ANOVA, Hipotesa adalah:

Ho : µ1 = µ 2 = ... = µ n
atau Ho berarti semua RATA-RATA (Means) tiap Grup (Grup 1,2 dan 3)
adalah sama.
NB: rata-rata disini adalah data rasio, yang bisa Penjualan Sepatu, Jam Kerja
dalam seminggu, Tinggi sebuah Rumah dan sebagainya.
Pada MANOVA, Hipotesa adalah:

µ11 µ12 µ1k


Ho = µ 21 = µ 22 = µ 2 k
µ p1 µ p 2 µ pk
atau Ho berarti semua VEKTOR RATA-RATA tiap Grup adalah sama
sedang µpk adalah rata-rata dari variabel p, grup k
Berapakah jumlah sampel pada analisis MANOVA?
Pada umumnya, untuk setiap grup sebaiknya ada 20 kasus (20 baris pada
terminologi SPSS). Sebagai contoh, jika ada tiga grup (PANDAI, NORMAL
dan BODOH), maka sebaiknya ada 3x20=60 sampel.
Bagaimana proses dasar dari analisis MANOVA?
Proses MANOVA sebenarnya sederhana, dengan proses dasar:
• Menguji asumsi-asumsi pada data MANOVA
• Menguji perbedaan antar grup (inti dari MANOVA)
• Interpertasi Output serta proses validasi hasil

2
Apakah ada asumsi yang harus dipenuhi dalam MANOVA?
Asumsi pada MANOVA:
• Adanya Independensi antar anggota grup. Sebagai contoh, jika ada grup
REMAJA dan grup DEWASA, maka seharusnya pendapat Remaja akan
sesuatu tidak berkorelasi atau tidak ada hubungannya dengan pendapat
orang Dewasa tentang hal yang sama.
• Kesamaan matrik kovarians antar grup pada variabel dependen. Terkait
dengan contoh sebelumnya, jika diukur tinggi badan seseorang, maka
matrik kovarians pada grup Remaja seharusnya sama dengan matrik
kovarians pada grup Dewasa. Pada umumnya, jika jumlah sampel untuk
tiap grup sama, jika matrik kovarians tidak sama, dampak karena
ketidaksamaan kovarians akan minimal.
• Variabel Dependen-variabel Dependen seharusnya berdistribusi normal
(normalitas pada dependen variabel). Karena pada MANOVA jumlah
variabel dependen lebih dari satu, maka pengukuran normalitas adalah
untuk multivariat. Dan karena pengukurannormalitas untuk multivariat
sulit dilakukan, maka bisa diasumsi bahwa jika masing-masing variabel
dependen sudah berdistribusi normal atau mendekati normal, maka
kumpulan variabel dependen (sebagai variat) juga akan berdistribusi
normal.
• Antar variabel Dependen seharusnya tidak terjadi korelasi yang kuat,
atau dikatakan terjadi Multikolinieritas.
• MANOVA cukup sensitif terhadap keberadaan data yang bernilai sangat
ekstrim (outlier). Karena itu, data terlebih dahulu perlu dideteksi apakah
mengandung outlier ataukah tidak.
Bagaimanakah Model dari ANOVA dan MANOVA?
Kedua alat Multivariat tersebut termasuk dalam Multivariate Dependence
Method, dengan model:
ANOVA:
Y1 = X1+X2+…+Xn
Metrik Non Metrik
MANOVA:
Y1+Y2+…+Yn = X1+X2+…+Xn
Metrik Non Metrik

3
Dari dua model diatas, perbedaan ada pada jumlah variabel dependen (Y).
Jika pada ANOVA, variabel dependen hanya satu, maka pada MANOVA
jumlah variabel dependen dimungkinkan lebih dari satu, sehingga MANOVA
dikategorikan sebagai Multivariat.