Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL USAHA

PROGRAM
PRAKTEK KERJA MAHASISWA ( PKM )

JUDUL :
USAHA SIOMAY DAN BATAGOR

OLEH :
RAHMATUSH SHOLIHIN
KHAIRUL ANAM
MASLIKAN
M. ANDI ARDANI
DEASY TRIANA
HEFFI NINGATI
YUSITA INDRAYANTO
FERLY HERVINA
RIKA RAHMAWATI
SULIS TYA RINI NATHALIA Y

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ( STIE ) PANCASETIA


BANJARBARU
2011
LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul kegiatan : USAHA SIOMAY DAN BATAGOR


2. Identitas Ketua
3. Identitas Anggota I
4. Identitas Anggota 2
5. Anggaran yang diusulkan : Rp. ……………………….

Banjarbaru, 10 Februari 2011


Mengetahui :
Ketua Jurusan Pengusul

Suzi Suzanna, SE Rahmatush Sholihin


NPM. 0811322023641
BAB I
PERIZINAN, ORGANISASI DAN TUJUAN

A. Gambaran Umum
Gagasan pengambilan sektor Usaha Siomay dan Batagor adalah dalam rangka melengkapi
studi perkuliahan Praktek Kerja Mahasiswa ( PKM ).
Berdasarkan berbagai pertimbangan antara lain :
1. Waktu menjalankan usaha yang minim
2. Potensi yang dimiliki masing-masing individu
3. Kelangsungai hidup usaha
4. Resiko usaha
5. Prospek usaha, dan
6. Ketersediaan modal

B. Perizinan
Perizinan yang diperlukan dalam usaha ini hanya izin lokasi yang mana lokasi tempat usaha
yang direncanakan adalah di Jalan Panglima Batur Banjarbaru

C. Modal
Modal usaha ini berasal dari pinjaman pihak yayasan sebesar Rp. 2.500.000

D. Kerjasama
Kami berencana dan mengupayakan untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan-
perusahaan swasta diantaranya adalah : PT. Coca Cola Bottling Indonesia, dengan adanya
kerjasama yang saling menguntungkan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan market
penjualan dan memperendah modal usaha yang dikeluarkan.

E. Personalia
Kebutuhan tenaga dalam usaha ini sebagai berikut :
1. Satu orang pimpinan yang mengawasi seluruh aktivitas usaha
2. Satu orang kasir
3. Tiga orang penyedia Siomay dan Batagor
4. Satu orang pembuat minum
5. Dua orang kebersihan
F. Tujuan
1. Penerapan Mata Kuliah Praktek Kerja Mahasiswa ( PKM )
2. Memenuhi selera masyarakat terhadap Siomay dan Batagor
3. Memperoleh laba
BAB II
PEMASARAN

A. Keadaan Pasar
Berdasarkan hasil survey diperoleh data sebagai berikut : lokasi tempat usaha terletak
disekitar pemukiman penduduk dengan tingkat aktivitas yang cukup tinggi. Disamping itu,
terletak disekitar komplek pedagang kaki lima ( Pedagang Kecil ). Pengunjung bervariatif
dari tingkat ekonomi bawah, tingkat ekonomi menengah dan tidak menuntut kemungkinan
tingkat ekonomi atas. Dengan perbandingan 50%, 40%, 10%. Pelanggan potensial dapat
diperkirakan dari sekian banyaknya pengunjung dari tempat-tempat usaha yang ada disekitar
lokasi mencapai 30%. Jika pengunjung sebanyak 300 orang perhari maka pelanggan potensial
tiap harinya berkisar 90 orang per hari.

B. Prospek Pemasaran
Proyeksi penjualan dalam 3 ( tiga ) bulan kedepan dengan menggunakan metode judgement /
Regesi Linier sebagai berikut :
Market potensial 200 orang pelanggan perhari, upaya yang hendak dicapai oleh kedai pentol,
pentol goreng dan kentang goreng adalah merebut pangsa pasar ( market stere ) sebanyak 30
% atau 60 orang pelanggan ( 30% x 200 ) artinya diupayakan maksimal dapat 60 orang
pelanggan per hari atau 1.800 orang per bulan selain itu juga pangsa pasar yang menjadi
sasaran utama adalah pengunjung dari beberapa penduduk sekitar dan pengguna jalan yang
berpotensi mengkonsumsi pentol dengan persentasi sebagai berikut ( 60% ), pentol goreng
(20%), dan kentang goreng ( 20% ).

C. Program Pemasaran
Penjualan dimulai pada bulan April sampai bulan Juli 2011. Untuk mencapai penjualan
maximum maka kami menggunakan program pemasaran sebagai berikut :
1. Sasaran Pemasaran
Sasaran pemasaran adalah pelayanan tingkat ekonomi kelas menengah keatas biasanya
pada kelas ini sangat sensitif terhadap pelayanan. Oleh karena itu, kedai kami
menyediakan pelayanan khusus yaitu pesanan siap antar ditunjang dengan pelayan yang
ramah dengan pakaian rapi dan bersih karena kami lebih mengutamakan kepuasan,
kenyamanan pelanggan bagi kami pengunjung yang datang ke kedai kami bagaikan
seorang raja yang harus dilayani dengan sempurna dan memuaskan.
2. Kebijakan Promosi
Sebelum usaha dimulai maka diadakan promosi melalui penyebaran leaflet / selebaran
dengan jumlah secukupnya. Serta dilakukan promosi kepada calon pelanggan secara
langsung dan dilakukan dalam beberapa hari baik itu sebelum buka ataupun sesudah buka.
3. Kebijakan Produk
Produk yang dijual adalah Pentol, Pentol goreng dan kentang goreng
Selain itu kami juga menyiapkan bahan pelengkap seperti :
1. Saus tomat
2. Perasa kentang goreng
D. Kebijakan Harga Jual
Harga kentang goreng per porsi adalah Rp. 4.000,00
Harga pentol per porsi adalah Rp. 2.000,00
Harga pentol goreng per porsi adalah Rp. 2.000,00
Pada awal pembukaan usaha selama 2 hari diberikan discount 25%.

E. Rencana Penjualan
Rencana penjualan sesuai dengan ketentuan yang telah diambil oleh pihak yayasan yaitu
selama 3 bulan. Dengan dukungan promosi dan pelayanan yang baik sebagaimana yang telah
direncanakan dengan peningkatan dari waktu ke waktu kami optimis akan tercapai sesuai
dengan target yang telah direncanakan.
BAB III
TEKNIK OPERASI

A. Lokasi Usaha
Lokasi usaha adalah di Jalan Panglima Batur Banjarbaru, lokasi ini dipilih dengan
pertimbangan sebagai berikut :
1. Dipinggir Jalan Panglima Batur, yang selalu ramai dengan tingkat aktivitas yang tinggi.
2. Tidak memerlukan izin usaha, karena usaha yang diambil ini dalam skala kecil.
3. Tidak memerlukan izin tempat usaha kepada pemerintah setempat.

B. Bangunan dan Peralatan


Usaha ini tidak memerlukan bangunan permanen, kita menggunakan bangunan yang praktis
dan fleksibel sehingga dapat dipasang ketika kita mau buka dan dibongkar dan dirapikan
ketika kita tutup. Sedangkan untuk peralatan kita mewajibkan kepada masing-masing anggota
untuk membawa alat-alat tertentu. Sedangkan untuk listrik direncanakan untuk melakukan
kerjasama dilingkungan lokasi tempat usaha, dengan biaya sesuai dengan kesepakatan yang
sudah diprediksi.

C. Jadwal Perencanaan Usaha


Usaha akan dimulai pada bulan April sampai bulan Juli 2011 sesuai dengan ketentuan dari
STIE Pancasetia. Setelah terbentuk suatu kelompok maka diadakan pertemuan intern
kelompok untuk membahas rencana pembuatan unit usaha kecil.
BAB IV
KEUANGAN

A. Tata Biaya Pembukaan Usaha


1. Ikhtisar
Jumlah modal yang digunakan untuk memulai modal usaha sebesar Rp. 2.500.000,00,-
Rincian Biaya – Biaya
No Keterangan Biaya
1 Peralatan Rp. 1.000.000
2 Biaya Promosi / Perlengkapan Rp. 300.000
3 Biaya Listrik / 3 bulan Rp. 300.000
4 Pembelian Kebutuhan usaha Rp. 500.000
5 Biaya lain-lain ( biaya tak terduga ) Rp. 400.000
Jumlah Dana yang dibutuhkan Rp. 2.500.000

B. Jadwal Perencanaan Usaha


Jadwal Perencanaan Usaha
I II III
No Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pembuatan selebaran ( lowongan ) x
2 Rekrut anggota baru x x
3 Training / Pengarahan x
4 Rapat Anggota x x x
5 Pembuatan Proposal x
6 Pembelian Peralatan x
7 Pengurusan Izin Lokasi x
8 Promosi x x x x
9 Pembelian Kebutuhan Usaha x
BAB V
KESIMPULAN KRITERIA INVESTASI

Terdapat 4 ( empat ) kriteria penilaian kelayakan investasi yaitu play back periode,
internal rate of return ( IRR ), Net Present Value ( NPV ) dan Return On Investment ( ROI )
namun yang kami gunakan dalam menilai kriteria usaha ini hanya dengan menggunakan Net
Present Value ( NPV ) yang aplikasi perhitungannya sebagai berikut :
Yaitu mengukur nilai ( Present Value ) dan penerimaan yang akan diterima bulan-bulan
berikutnya ( pada suatu tingkat biaya tertentu ) dibandingkan dengan jumlah modal yang
ditanamkan.
Bulan Net Cash In Flow PVIF ( 12% ) PV Out Cash Flow
I 4.650.000,00,- 0,893 4.152.450,00,-
II 5.500.000,00,- 0,797 4.350.500,00,-
III 5.500.000,00,- 0,712 3.916.000,00,-
PV of Cash In Flow 12.418.450,00,-
Investment 2.500.000,00,-
NPV 9.918.450,00,-

Nilai sekarang ( PV Net Cash In Flow ) dari penerimaan bersih yang akan diterima pada
tingkat bunga 12% adalah 12.418.450,00,- lebih tinggi dari modal yang diinvestasikan sebesar
Rp. 2.500.000,00,-.
Penyusutan : Rp. 11.000,00,-
BBm : Rp. 600.000,-

Variabel Cost
Bahan Utama : Rp. 3.000,00,-
Bahan Pendukung : Rp. 200,00,-

Perhitungan BEP

Fc
1. BEPQ =
P − Vc / u
1.416.000
=
8.000 − 3.200
= 283,54
= 304,305 ( 305 )
2. BEP = 305 x 800 = Rp. 2.440.000
Artinya usaha kedai pentol, pentol goreng dan kentang goreng mencapai titik inpas ( BEP )
pada penjualan 305 unit atau Rp. 2.440.000,00 dalam sebulan atau 11 unit sehari sama
dengan penjualan Rp. 81.333 ( 81.400 )
Fc − ( D + A)
3. BEP ( Cast ) =
P − VC / u
= 1.461.000,00,-

Proyeksi Cash Flow

Keterangan April Mei Juni


I Cash In
Modal Usaha 2.500.000 6.739.000 11.628.000
Penjualan 13.200.000 13.200.000 13.200.000
Modal ditahan 1.000.000 - -

Total Cash In 15.700.000 19.939.000 24.828.000


II Cash Out
Listrik 100.000 100.000 100.000
Administrasi 100.000 50.000 50.000
Pemeliharaan 50.000 50.000 50.000
Pakaian Seragam 500.000 - -
Bahan Habis Pakai 7.000.000 7.000.000 7.000.000
Penyusutan Peralatan ( 30 ) 11.000 11.000 11.000
Promosi 100.000 - -
Bahan Pendukung 500.000 500.000 500.000
BBM 6.000.000 6.000.000 6.000.000

Total Cash Out 8.961.000 8.311.000 8.311.000


III Defisit Cash 6.739.000 11.628.000 16.517.000

4. Analisa Titik Inpas


Analisa titik inpas adalah suatu perhitungan yang menunjukkan bahwa pada tingkat penjualan
berupa pemesanan tidak memperoleh laba dan tidak menerima rugi.
Data keuangan
Harga jual
a. Pentol : Rp. 2.000
b. Pentol goreng : Rp. 2.000
c. Kentang goreng : Rp. 4.000

Fixed Cast / bulan


Listrik : Rp. 100.000
Administrasi : Rp. 100.000
Pemeliharaan : Rp. 50.000

Total keseluruhan biaya adalah Rp. 2.500.000

5. Proyeksi Laba Rugi


Proyeksi laba rugi selama tiga bulan mendatang diestimasi sebagaimana pada tabel berikut :
Proyeksi Laba Rugi Usaha
Kedai Pentol, Pentol Goreng dan Kentang Goreng

Keterangan April Mei Juni


Penjualan Produk ( unit )
Pentol 2.700 2.700 2.700
Pentol Goreng 600 600 600
Kentang Goreng 600 600 600
Penjualan Produk ( Rupiah )
Pentol 10.800 10.800 10.800
Pentol Goreng 1.200 1.200 1.200
Kentang Goreng 1.200 1.200 1.200
HP Penjualan ( Rupiah
Listrik 100.000 100.000 100.000
Administrasi 100.000 50.000 50.000
Pemeliharaan 50.000 50.000 50.000
Pakaian Seragam 500.000 - -
Bahan Habis Pakai 7.000.000 7.000.000 7.000.000
Penyusutan Peralatan ( 30 ) 11.000 11.000 11.000
Promosi 100.000 - -
Bahan Pendukung 500.000 500.000 500.000
Total 8.361.000 7.711.000 7.711.000
Laba / Rugi 4.639.000 5.489.000 5.489.000

6. Proyeksi Cash Flow


Proyeksi Cash Flow adalah suatu gambaran yang memperlihatkan jumlah kas masuk dan
jumlah kas keluar dalam suatu periode mendatang.
Proyeksi Cash Flow pada tabel dibawah ini adalah eltimasi keadaa keuangan pada operasi 3
bulan mendatang.