BAB I.

PENDAHULUAN
A. Deskripsi Modul Mengelola Kartu Piutang ini terdiri dari lima pokok pemelajaran yang akan dibahas, yaitu tentang persiapan pengelolaan kartu piutang, identifikasi data mutasi piutang, pembukuan data piutang ke masing-masing kartu piutang, membuat pernyataan piutang, dan laporan rekapitulasi piutang. Diharapkan setelah membaca modul ini, peserta didik mampu

mengidentifikasi mutasi saldo piutang untuk setiap pelanggan yang berasal dari transaksi penjualan kredit, pelunasan piutang, retur penjualan dan penghapusan piutang. Pada akhir pembahasan akan dapat diketahui saldo piutang setiap pelanggan yang diringkas dalam laporan rekapitulasi piutang. Transaksi Piiutang timbul karena adanya transaksi yang menyebabkan timbulnya klaim/tagihan kepada pihak ketiga. Pengelolaan atas transaksi ini dibahas dalam modul Mengelola Proses Kredit. Selanjutnya proses pencatatan dalam kartu piutang dibahas dalam modul ini yang merupakan prasyarat bagi modul sesudahnya yang menguraikan pengelolaan penagihan piutang, dimana kartu piutang merupakan dokumen sumber bagi proses penagihan tersebut. B. Prasyarat Agar dapat mencapai tujuan akhir di atas, maka peserta pelatihan hendaknya sudah menguasai :
• •

Modul Mengelola Proses kredit. Standard operating prosedur (SOP) untuk pengelolaan kartu piutang yang disusun oleh perusahaan. Pengoperasian peralatan manual dan komputer.

1

Etika komunikasi secara lisan dan tertulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

C. Petunjuk Penggunaan Modul
1.

Langkah-langkah belajar yang ditempuh: memuat kinerja yang diharapkan, kriteria keberhasilan, dan kondisi yang diberikan dalam rangka membentuk kompetensi kerja yang akan dicapai melalui modul ini.

a. Bacalah dengan cermat rumusan tujuan akhir dari kegiatan belajar ini yang

b. Bacalah dengan cermat dan pahami dengan baik daftar pertanyaan pada “cek kemampuan” sebagai pengukur kompetensi yang harus dikuasai dalam modul ini. Lakukan ini pada awal dan akhir mempelajari modul untuk meyakinkan penguasaan kompetensi sebagai pencapaian hasil belajar anda. c. Diskusikan dengan sesama peserta didik apa yang telah anda cermati untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang tujuan belajar dan kompetensi yang ingin dicapai dalam modul. Bila masih ragu, maka tanyakanlah pada guru/instruktur sampai paham. d. Bacalah dengan cermat peta kedudukan modul, prasyarat dan pengertian dari istilah-istilah sulit dan penting dalam modul. e. Bacalah dengan cermat materi setiap kegiatan belajar, rencanakan kegiatan belajar, kerjakan tugasnya, dan jawablah pertanyaan tes, kemudian cocokkan dengan kunci jawaban. Lakukan kegiatan ini sampai anda tuntas menguasai hasil belajar yang diharapkan. f. Bila dalam proses memahami materi anda mendapatkan kesulitan, maka diskusikan dengan teman-teman anda atau konsultasikan dengan guru. g. Setelah anda menuntaskan semua kegiatan belajar dalam modul ini, selanjutnya pelajarilah modul selanjutnya sesuai yang tertuang pada peta kedudukan modul untuk Program Keahlian Akuntansi.

2

h. Anda tidak dibenarkan melanjutkan ke kegiatan belajar berikutnya, bila belum menguasai secara tuntas materi pada kegiatan belajar sebelumnya. i. Setelah semua modul untuk mencapai satu kompetensi telah tuntas dipelajari maka ajukan uji kompetensi dan sertifikasi.
2.

Perlengkapan yang harus dipersiapkan:

a. alat tulis terdiri dari: kertas, pinsil, bolpoin, penghapus, dan penggaris b. alat hitung: kalkulator manual dan elektronik c. format laporan
3.

Hasil Pelatihan:

a. Kartu piutang yang telah diisi secara lengkap dan benar b. Konfirmasi piutang secara lengkap dan benar c. Laporan rekapitulasi piutang
4.

Peran guru dalam proses pemelajaran:

a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa d. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan g. Melaksanakan penilaian h. Menjelaskan kepada siswa mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya i. Mencatat pencapaian kemajuan siswa

3

E. maupun manufaktur sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan kartu piutang yang telah ditetapkan oleh perusahaan. 1 2 3 4 5 Sub Kompetensi Dapatkah anda mempersiapkan pengelolaan proses kredit? Dapatkah anda . Cek Kemampuan Berikan tanda cek [] apabila peserta belajar telah menguasai beberapa sub kompetensi berikut ini: No. Menyiapkan data pelanggan? Dapatkah anda Menganalisis ya tidak kelayakan pemberian kredit? Dapatkah anda Mengajukan usulan kredit? Dapatkah anda Mendistribusikan keputus-an kredit 4 . baik untuk perusahaan jasa. Tujuan Akhir Peserta didik mampu melaksanakan pengelolaan kartu piutang. dagang.D.

STANDAR KOMPETENSI SILABUS MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1.bentuk piutang (Kecakapan berbicara)  Menyiapkan pengelolaan kartu piutang (Kecakapan menggali informasi)  Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang (Kecakapan berbicara) PENILAIAN Tes Tertulis  Tes Lisan  Studi Kasus  ALOKASI WAKTU TM 2 PS 1 (2) PI 0 SUMBER BELAJAR  Modul  Akuntansi keuangan II. SR dkk. Dra Moelyati. Yudhistira  Akuntansi keuangan.KK. ciri-ciri dan bentuk. Salemba 4. 1993 INDIKATOR  Peralatan yang dibutuhkan untuk pengelolaan piutang tersedia  Data transaksi piutang tersedia  Pengelolaan kartu piutang dideskripsikan 5 .06 : 40 x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN Pengertian piutang  Prosedur pengelolaan kartu piutang   KEGIATAN PEMBELAJARAN Menyiapkan peralatan untuk pengelolaan kartu piutang  Menguraikan pengertian. Soemarso.F. Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang : Mengelola kartu piutang : Mengelola kartu piutang : 119. CV Titian Ilmu  Akuntansi untuk SMTA jilid 3.

saldo dan status  Data mutasi pelanggan   KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengidentifikasi saldo awal piutang (Kecakapan mengidentifikasi variabel)  Mengidentifikasi data mutasi pelanggan (Kecakapan mengidentifikasi variabel)  Mengidentifikasi data mutasi piutang lainnya (Kecakapan mengidentifikasi variabel)  Mengelompokkan jenis-jenis data pelanggan: identitas. saldo dan status (Kecakapan mengolah informasi) PENILAIAN Tes Tertulis  Studi Kasus  Pemberia n tugas  ALOKASI WAKTU TM 2 PS 3 (6) PI 3 (12) SUMBER BELAJAR  Modul  Akuntansi keuangan II. CV Titian Ilmu  Akuntansi untuk SMTA jilid 3.KOMPETENSI DASAR 2. Yudhistira  Akuntansi keuangan. Dra Moelyati. Mengidentifikasi data piutang INDIKATOR  Saldo awal piutang diidentifikasi  Data mutasi piutang pelanggan diidentifikasi  Data mutasi piutang lainnya diidentifikasi MATERI PEMBELAJARAN Jenis-jenis data pelanggan: identitas. SR dkk. Soemarso. Salemba 4. 1993 6 .

SR dkk. CV Titian Ilmu  Akuntansi untuk SMTA jilid 3. Dra Moelyati.KOMPETENSI DASAR 3. Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang  INDIKATOR Data mutasi piutang diverifikasi  Data mutasi piutang dibukukan MATERI PEMBELAJARAN Dokumen mutasi piutang pelanggan  Prosedur pencatatan mutasi piutang ke kartu piutang   KEGIATAN PEMBELAJARAN Memverifikasi data mutasi piutang (Kecakapan mengolah informasi)  Membukukan data mutasi piutang ke dalam masingmasing kartu piutang (Kecakapan mengolah informasi) PENILAIAN Tes Tertulis  Studi Kasus  Pemberia n tugas  ALOKASI WAKTU TM 2 PS 7 (14) PI 5 (20) SUMBER BELAJAR  Modul  Akuntansi keuangan II. Salemba 4. Soemarso. 1993 7 . Yudhistira  Akuntansi keuangan.

SR dkk. alamat dan jumlah piutang diidentifikasi  Surat pernyataan piutang dibuat  Surat pernyataan piutang dikirim  Jawaban surat pernyataan dianalisis MATERI PEMBELAJARAN Bentuk-bentuk surat pernyataan piutang  Prosedur pembuatan surat pernyataan piutang   KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengidentifikasi nama. Dra Moelyati. alamat dan jumlah piutang dari masing-masing pelanggan (Kecakapan mengidentifikasi variabel) Membuat surat pernyataan piutang (Kecakapan menulis gagasan dan pendapat) Menguraikan bentuk-bentuk konfirmasi (Kecakapan berbicara) Menguraikan prosedur konfirmasi (Kecakapan berbicara) Melengkapi format konfirmasi piutang (Kecakapan mengolah informasi) PENILAIAN Tes Tertulis  Studi Kasus  Pemberia n tugas  ALOKASI WAKTU TM 2 PS 2 (4) PI 3 (12) SUMBER BELAJAR  Modul  Akuntansi keuangan II. CV Titian Ilmu  Akuntansi untuk SMTA jilid 3. Yudhistira  Akuntansi keuangan. Salemba 4. Melakukan konfirmasi saldo piutang  INDIKATOR Nama. 1993     8 .KOMPETENSI DASAR 4. Soemarso.

Dra Moelyati.KOMPETENSI DASAR 5. Yudhistira  Akuntansi keuangan. SR dkk. Soemarso. 1993 9 . Menyusun laporan piutang  INDIKATOR Umur piutang diidentifikasi  Laporan piutang disajikan sesuai dengan ketentuan SOP MATERI PEMBELAJARAN Prosedur pengidentifikasian umur piutang  Format laporan piutang   KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengidentfikasi umur piutang masing-masing pelanggan (Kecakapan mengidentifikasi variabel)  Meringkas piutang dalam format rekapitulasi piutang (Kecakapan memecahkan masalah secara arif dan kreatif)  Menyusun laporan piutang sesuai dengan ketentuan SOP (Kecakapan mengolah informasi) PENILAIAN Tes Tertulis  Studi Kasus  Pemberia n tugas  ALOKASI WAKTU TM 2 PS 1 (2) PI 5 (20) SUMBER BELAJAR  Modul  Akuntansi keuangan II. CV Titian Ilmu  Akuntansi untuk SMTA jilid 3. Salemba 4.

BAB II PEMELAJARAN A. Rencana Belajar Siswa Standar Kompetensi : Mengelola Kartu Piutang Kompetensi Dasar  : Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang Mengidentifikasi data piutang Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang Melakukan konfirmasi saldo piutang Menyusun laporan piutang     Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat P e n c a p a i a n Alasan P e r u b a h a n Tanda T a n g a n G ur u 1. 8 . Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang 2.

9 . Uraian Materi 1 Pendahuluan Dalam bisnis yang masih kecil sebagian besar transaksi penjualan dilakukan dengan tunai. Menyusun laporan piutang B.Mengidentifikasi data piutang 3. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1 Setelah mempelajari persiapan pengelolaan kartu piutang peserta diklat mampu: (1). Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang 4. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1: Mendeskripsikan Pengelolaan Kartu Piutang a. Menjelaskan pengertian piutang dengan baik dan benar (2). di lain pihak penjual dibatasi pada konsumen yang mempunyai uang tunai saja sehingga omset penjualan terbatas. Bisnis seperti ini membatasi calon pembeli yang sebenarnya membutuhkan sesuatu tetapi tidak mempunyai uang yang cukup. sehingga penjualan pada hari itu langsung bisa diketahui sama dengan besarnya uang yang sudah diterima. Melakukan konfirmasi saldo piutang 5. Menjelaskan prosedur pencatatan piutang dengan lengkap dan benar b.

terutama untuk perusahaan yang memiliki skala usaha cukup besar. melainkan karena unsur kepercayaan dan kebijakan perusahaan di mana dalam penjualannya telah ditetapkan syarat penjualan misalnya 2/10. (2) Piutang non-dagang. atau nilai barang cukup tinggi. yakni (1) Piutang dagang. pelanggan adalah suatu satuan usaha tertentu di mana barang yang dibeli akan dijual kembali. Kebijakan penjualan kredit biasanya akan menjadi pilihan bagi pelanggan dalam hubunganya dengan pengelolaan dana yang diperlukan. Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat adanya penjualan barang atau jasa secara kredit. Namun dengan semakin besarnya piutang dagang yang dimiliki perusahaan timbul resiko yang dihadapi yaitu seandainya sebagian dari tagihan piutang tidak dapat tertagih. Dalam hal ini tagihan tersebut tidak disertai dengan surat perjanjian yang formal. Piutang dagang umumnya berjangka waktu kurang dari satu tahun sehingga dilaporkan sebagai aktiva lancar. Kebijakan penjualan kredit diharapkan dapat menaikkan omset penjualan. Apabila pelanggan membayar dalam jangka waktu kurang dari 10 hari setelah tanggal transaksi maka akan diberikan potongan/diskon sebesar 2% dari harga jual. dan (3) Piutang wesel.Dalam rangka meningkatkan volume penjualan dan memenuhi sebagian besar pelanggan maka kebijakan penjualan dengan sistem penjualan kredit yang mempunyai tempo waktu dalam pelunasannya perlu dipertimbangkan. maka akan menjadi beban kerugian perusahaan. Pengertian Piutang Dagang Piutang merupakan klaim/tagihan perusahaan terhadap pihak ketiga yang timbul karena adanya suatu transaksi. Hal ini berarti piutang yang timbul diharapkan akan dapat diterima dalam jangka waktu paling lama 30 hari sejak tanggal transaksi. 10 . yang berarti juga akan berpengaruh terhadap posisi keuangan perusahaan.n/30. c. Pada dasarnya piutang dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis.

antara lain: (1). Misalnya piutang kepada karyawan perusahaan. direksi perusahaan. merupakan catatan akuntansi berupa buku pembantu yang berisi rincian mutasi piutang perusahaan kepada tiap-tiap pelanggannya. Prosedur Pencatatan Piutang Perlengkapan yang dibutuhkan untuk pengelolaan kartu piutang. Keterangan Fol ke: Syarat Batas Kredit Mutasi Debet Kredit Saldo Debet Kredit Lembar 11 . dan piutang kepada cabang-cabang perusahaan. D. apabila piutang wesel berjangka waktu kurang dari satu tahun dilaporkan dalam neraca sebagai aktiva lancar sedangkan untuk piutang wesel berjangka waktu lebih dari satu tahun diperlakukan sebagai piutang jangka panjang. Contoh kartu piutang: KARTU PIUTANG No Rekenig Nama Alamat Tgl. Piutang wesel merupakan piutang yang lebih formal dibandingkan piutang dagang karena didalamnya memerlukan perjanjian tertulis debitur kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang yang tercantum dalam surat janji tersebut pada waktu tertentu di masa yang akan datang. Kartu Piutang.Piutang non dagang terdiri atas macam-macam tagihan yang tidak termasuk dalam piutang dagang maupun piutang wesel. Umumnya piutang wesel berjangka waktu lebih dari 60 hari.

Disamping kartu piutang. maka data transaksi menyangkut perubahan (penambahan dan pengurangan) piutang yaitu meliputi: No. Transaksi a.(2). Berdasarkan keterangan di atas. Jurnal penerimaan kas. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya piutang yang dihapus. b. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya pelunasan piutang. diperlukan beberapa catatan akuntansi lain yang menyangkut perubahan piutang. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya retur penjualan.] Jurnal penjualan Jurnal retur penjualan Jurnal umum Jurnal penerimaan kas Jurnal penjualan.] Bagan alur mutasi piutang yang diakibatkan oleh keempat transaksi tersebut di atas adalah sebagai berikut: 12 . Jurnal retur penjualan.] [. c. Catatan akuntansi tersebut antara lain adalah: • • • • penjualan kredit. d. Transaksi penjualan kredit Dokumen Faktur Mutasi Piutang [+] [. Jurnal umum. digunakan untuk mencatat timbulnya piutang karena adanya penjualan Transaksi retur penjualan Memo kredit Transaksi penghapusan Bukti piutang Transaksi dari piutang penerimaan memorial kas Bukti masuk kas [ .

dalam hal ini tagihan tersebut tidak disertai dengan surat perjanjian yang formal.Faktur Penjualan Jurnal Penjualan Menambah piutang Memo Kredit Jurnal Retur Penjualan Mengurangi piutang Kartu piutang Bukti Memorial Jurnal Umum Mengurangi piutang Bukti Kas Masuk Jurnal Penerimaan Kas Mengurangi piutang Gambar bagan alur mutasi piutang Rangkuman Piutang merupakan klaim/tagihan perusahaan terhadap pihak ketiga yang timbul karena adanya suatu transaksi. dan (3) Piutang wesel. (2) Piutang non-dagang. Piutang wesel merupakan piutang yang lebih formal dibandingkan piutang dagang karena didalamnya memerlukan 13 . yakni (1) Piutang dagang. Pada dasarnya piutang dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis. Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat adanya penjualan barang atau jasa secara kredit.

Sebutkan transaksi apa saja yang mempengaruhi mutasi dalam kartu piutang dan jelaskan pengaruhnya terhadap saldo piutang! 5. Disamping kartu piutang. Lembar Evasluasi Kegiatan Belajar 1 Tes Formatif 1 1. Piutang merupakan klaim/tagihan perusahaan terhadap pihak ketiga yang timbul karena adanya suatu transaksi. Proses pencatatan piutang dimulai dari adanya transaksi penjualan kredit. 14 . pelunasan piutang dan penghapusan piutang yang dicatat dalam jurnal berdasarkan bukti transaksi. Jelaskan alasan perusahaan mengambil kebijakan penjualan secara kredit! 3. yakni (1) Piutang dagang. Berdasarkan jurnal tersebut kemudian dibukukan ke buku pembantu atau kartu piutang untuk masing-masing pelanggan. diperlukan beberapa catatan akuntansi lain yang menyangkut perubahan piutang. jurnal umum. catatan akuntansi lain yang terdiri atas jurnal penjualan. Uraikan secara singkat proses pencatatan transaksi ke kartu piutang! 6. dan jurnal penerimaan kas. retur penjualan. dan (3) Piutang wesel. Pada dasarnya piutang dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis. (2) Piutang nondagang. Apakah perbedaan antara piutang dagang dan piutang wesel? 4.perjanjian tertulis Piutang non dagang terdiri atas macam-macam tagihan yang tidak termasuk dalam piutang dagang maupun piutang wesel. sebutkan dan jelaskan beberapa catatan akuntansi tersebut! Jawaban Formatif 1 1. Jelaskan pengertian Piutang 2. Perlengkapan yang dibutuhkan untuk pengelolaan kartu piutang antara lain kartu piutang. jurnal retur penjualan.

Sedangkan piutang wesel merupakan piutang yang lebih formal dibandingkan piutang dagang karena didalamnya memerlukan perjanjian tertulis debitur kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang yang tercantum dalam surat janji tersebut pada waktu tertentu di masa yang akan datang. Perusahaan mengambil kebijakan penjualan secara kredit dengan tujuan ingin meningkatkan volume penjualan dan memenuhi sebagian besar pelanggan yang tidak memiliki dana cukup. Transaksi Transaksi penjualan kredit Transaksi retur penjualan Transaksi penghapusan piutang Transaksi penerimaan kas dari piutang 5.] [. Jurnal penjualan. pelunasan piutang dan penghapusan piutang yang dicatat dalam jurnal berdasarkan bukti transaksi. dalam hal ini tagihan tersebut tidak disertai dengan surat perjanjian yang formal.2. Beberapa catatan akuntansi yang digunakan selain dari kartu piutang antara lain: a. Proses pencatatan piutang dimulai dari adanya transaksi penjualan kredit. melainkan karena unsur kepercayaan dan kebijakan perusahaan. retur penjualan. 4. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya piutang yang dihapus. Jurnal umum. c. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya retur penjualan.] 15 . 6. Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat adanya penjualan barang atau jasa secara kredit. digunakan untuk mencatat timbulnya piutang karena adanya penjualan kredit. b. Jurnal retur penjualan. Pengaruh terhadap saldo [+] [.] [. Berdasarkan jurnal tersebut kemudian dibukukan ke buku pembantu atau kartu piutang untuk masingmasing pelanggan. 3.

identitas. dan status dengan baik dan benar (2). Jurnal penerimaan kas. Piutang pelanggan akan didebet (di kolom mutasi) dalam kartu piutang apabila terjadi transaksi-transaksi yang menyebabkan timbulnya atau bertambahnya piutang dan akan dikredit di kolom mutasi dalam kartu piutang apabila terjadi transaksi-transaksi yang menyebabkan berkurangnya piutang.d. digunakan untuk mencatat pengurangan piutang karena adanya pelunasan piutang. dan penghapusan piutang berpengaruh negatif terhadap saldo piutang. saldo. Mengelompokkan jenis-jenis data pelanggan. Menghitung mutasi pelanggan dengan cermat dan teliti b. pelunasan piutang. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2 Setelah mempelajari pengidentifikasian data mutasi piutang Peserta didik mampu: (1). Saldo awal ataupun saldo akhir piutang normal adalah saldo debet. Uraian Materi 2 Sebagaimana dijelaskan di muka bahwa transaksi penjualan kredit akan berpengaruh secara positif terhadap saldo piutang sedangkan retur penjualan. Kegiatan Belajar 2: Mengidentifikasi Data Piutang a. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut: 16 .

Keterangan Fol ke: Syarat Batas Kredit Mutasi Debet Kredit Saldo Debet Kredit Lembar Gambar 1. hal ini dapat dilakukan 2 metode penghapusan piutang.retur penjualan .penghapusan piutang . Pencatatan Penghapusan Piutang Dagang Piutang yang sekiranya tak dapat ditagih setelah berbagai upaya dilakukan maka diputuskan untuk melakukan penghapusan piutang.penerimaan kas dari piutang KARTU PIUTANG No Rekenig Nama Alamat Tgl. 17 . yakni: (a) (b) Metode langsung (direct write off method). Metode tidak langsung (indirect write off method atau metode cadangan/allowance method).Transaksi penjualan kredit Saldo Awal Transaksi : . Mutasi kartu piutang 1.

000. Kejadian ini dicatat.• Metode langsung (direct write off method) Menurut metode langsung setiap piutang dagang yang telah diputuskan untuk dihapuskan langsung dibebankan di sebelah debit pada akun beban penghapusan piutang atau kerugian piutang tak tertagih (bad debt expenses) sebagai rekening lawan di sebelah kredit langsung dikreditkan pada akun piutang dagang.15. Family adalah sebagai berikut:   XXX XXX XXX XXX Tgl 2 Juli 2009 menjual barang A kepada toko Manis senilai Rp. 5 Juli 2009 penjualan kredit barang A kepada Toko Pamulang sebesar Rp.2. Piutang dagang Beban Kerugian Piutang (Mencatat Kesediaan kembali piutang A yang sudah dihapuskan) Jurnal selanjutnya adalah saat Piutang A membayar pelunasanya dengan uang tunai Kas Piutang dagang Sebagai contoh perhatikan transaksi-transaksi berikut ini: Transaksi PT JM. oleh perusahaan dengan tinggal membalik jurnal saat penghapusan dengan nilai yang sama.- 18 . dengan metode langsung. Beban Kerugian Piutang Piutang Dagang XXX XXX (Mencatat Penghapusan piutang A dengan metode langsung) Kemungkinan piutang A yang sudah dihapuskan sebelumnya suatu saat dengan tibatiba atau pemberitahuan sebelumnya melaksanakan pelunasan pembayaran.000.Tgl.000.000.

- 19 . toko Manis bahwa telah terjadi         kebakaran.   Tgl 29 Juli 2009 penerimaan kembali piutang yang telah dihapus Rp2.4.500.15.000.Tgl 20 Juli 2009 retur Penjualan barang B dari Toko Pamulang Indah sebesar Rp.000.Tgl 11 Juli 2009 penerimaan kas pelunasan piutang Toko Sinar Bahagia sebesar Rp.6. dan PT KIA memutuskan untuk menghapuskan piutang toko Manis Tgl 27 Juli 2009 ada surat dari toko Manis mendapat ganti rugi dari perusahaan asuransi dan memberi kabar akan melunasi sisa tagihannya dan direalisasikan pembayaranya pada tanggal 29 Juli 2006.000.500.Tgl 10 Juli 2009 diterima pembayaran dari toko Manis sebesar Rp.75. 3.000.000.000.Tgl 9 Juli 2009 penerimaan kas pelunasan piutang Toko Pamulang Indah sebesar Rp.000.000.4.000.000.000.Tgl 21 Juli 2009 diterima laporan dari sebesar Rp2.Tgl 18 Juli 2009 penjualan kredit barang B kepada Toko Sinar Bahagia sebesar Rp.000.Rp.6.5.- Dari transaksi tersebut maka PT JM.15.000.000.2.-.000. FAMILY akan mengadakan pencatatan jurnal sebagai berikut: 2 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Manis) Rp.000.Tgl 16 Juli 2009 penjualan kredit barang B kepada Toko Pamulang Indah sebesar Rp.000.000. Tgl 6 Juli 2009 penjualan kredit barang A kepada Toko Sinar Bahagia sebesar Rp.000.000.000.Tgl 15 Juli 2009 diterima pembayaran ke 2 dari Manis senilai Rp.

000.000.Rp.000.000. 4.Rp.000.2. 5.2.2.000.000.000.000.- 20 .5.000. 5.5 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Pamulang) 6 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Sinar) 9 Juli 09 Kas Piutang dagang (Pembayaran pertama dari toko Pamulang) 10 Juli 09 Kas Piutang dagang (pelunasan piutang toko Manis Rp.000.Rp.Rp.6.000.000.000.Rp.000.Rp.000.000.000.000.000.000.000.000. 2.000.Rp.3.000.000.Rp.000.4.Rp.000.Rp.Rp.6.000. 6.Rp. 4. 3.6.Rp.000.Rp.000) 11 Juli 09 Kas Piutang dagang (Pelunasan piutang toko Sinar) 15 Juli 09 Kas Piutang dagang (Pelunasan piutang toko Manis) 16 Juli 09 Piutang dagang Penjualan (penjualan kepada toko Pamulang) 18 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan Rp.000. 4.Rp.000.000.

Rp.Rp.500.Beban kerugian piutang (mencatat kesanggupan kembali piutang toko Mangkir) 29 Juli 09 Kas Piutang dagang Rp.2.000.2.500. 75. 75.000.- (penerimaan kas dari piutang toko mangkir yang pernah dihapus) Setelah dijurnal transaksi-transaksi di atas dikelompokkan menurut pelanggan.2.000.Rp.2.500.2.000.000.- (pengembalian barang yang dibeli oleh toko Pamulang) (Sisa Piutang toko Manis dihapus karena kebakaran) 27 Juli 09 Piutang Dagang Rp.500. sehingga akan nampak pengelompokkan sebagai berikut 21 .500.Rp.2.000.000.20 Juli 09 Retur penjualan Piutang dagang 21 Juli 09 Beban kerugian piutang Piutang dagang Rp.500.Rp.000.

Nama pelanggan Toko Manis Jenis transaksi Jumlah  penjualan kredit barang  Rp.000.000.000.000.000.- • Metode Penghapusan Tidak Langsung (indirect write off method) 22 . Rp.000. 3. Rp.000.700.000 A  pelunasan piutang  pelunasan piutang  penghapusan piutang  pelunasan piutang yang sudah dihapus sisa .4. Rp. 3. Rp.000.000. 3.10.2.000. Rp.000. Rp.000.9.500. Rp. 200.000.000  Rp.5.000.000.7.000.2.000.500.000.sisa Toko Pamulang Indah  penjualan kredit barang A  pelunasan piutang  penjualan kredit barang B  retur penjualan  pelunasan piutang  penghapusan piutang Toko Sinar Bahagia  penjualan kredit barang A  pelunasan piutang  penjualan kredit barang B  pelunasan piutang  Rp.000. 100.000.000.000. Rp. Rp. Rp.5.3.000. Rp 5. Rp.

31 Desember Beban kerugian Piutang Cadangan Kerugian piutang XXX (menetapkan cadangan kerugian piutang berdasar taksiran pada akhir tahun) XXX Pada saat debitur yang menyatakan tidak dapat membayar dan oleh perusahaan diadakan penghapusan maka diadakan pencatatan jurnal penghapusan piutang dengan mengurangkan cadangan yang sudah dibentuk sebagai berikut: Cadangan Penghapusan piutang Piutang Dagang XXX XXX (mencatat penghapusan piutang X dengan metode cadangan) Jika debitur yang sudah dihapuskan menyatakan bersedia melunasinya maka akan diaktifkan kembali rekening piutangnya dengan jurnal sebagai berikut: Piutang dagang XX 23 .Dalam metode ini setiap akhir tahun dilakukan penaksiran dari jumlah piutang dagang yang kemungkinan tidak dapat ditagih untuk dibentuk rekening cadangan kerugian piutang. dengan rekening lawan beban penghapusan piutang.

000.JM.000.yang belum dapat ditagih sampai dengan tanggal.15.308.000. Selanjutnya jurnal mulai tanggal 21 Juli 2009 sampai dengan 31 Juli 2009 sebagai berikut: 2009.3. 21 Juli 09 Beban kerugian piutang Rp..000.000.000.400.Cadangan Kerugian Piutang (pembentukan cadangan kerugian piutang toko Manis) Cadangan Kerugian Piutang Rp.000.3.3.. FAMILY menerapkan metode cadangan penghapusan piutang.Rp. dari jumlah piutang yang ada terdapat piutang sebesar Rp.000.Piutang Dagang Rp. Manajer kredit memperkirakan sebesar Rp.tidak mungkin dapat diterima.000.3.000.Cadangan kerugian piutang XX (mengakui kesanggupan debitur yang sudah dihapus) Jika debitur yang sudah dihapuskan datang dan langsung melunasinya maka dibuat jurnal sebagai berikut: Kas Piutang dagang XX XX (penerimaan kas langsung dari piutang yang sudah dihapus) Contoh: Anggap saja bahwa PT.- 24 . 31 Juli Keterangan: Jurnal tanggal 2 Juli 2009 sampai dengan tanggal 20 Juli 2009 sama dengan jurnal pada metode penghapusan langsung.

000.- 25 .000.- (mencatat kesanggupan kembali piutang toko Mangkir) (penerimaan kas dari piutang toko mangkir yang pernah dihapus) 31 Juli 09 Beban Kerugian Piutang Cadangan Kerugian Piutang (pembentukan cadangan kerugian piutang) Rp.000. pelunasan piutang.Rp. Sebutkan metode-metode penghapusan piutang! 3.Cadangan Kerugian Piutang 29 Juli 09 Kas Piutang dagang Rp.3.3.(penghapusan piutang toko Manis) 27 Juli 09 Piutang Dagang Rp.000. dan penghapusan piutang berpengaruh negatif terhadap saldo piutang. d. Berdasarkan data transaksi berikut ini Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi dibawah ini:  Tgl 2 Juli 2009 menjual barang A kepada toko Manis senilai Rp.Rp. Apa pengaruh penjualan kredit terhadap saldo piutang! 2.000.Rp.000. 308.20.000. 308.3.000. Rangkuman Transaksi penjualan kredit akan berpengaruh secara positif terhadap saldo piutang sedangkan retur penjualan. Tes Formatif 2 1.000.000. Penghapusan piutang yang tidak dapat ditagih dapat dilakukakan dengan metode penghapusan langsung dan metode penghapusan tidak langsung.3.- c.000.000.

 Tgl 5 Juli 2009 penjualan kredit barang A kepada Toko Pamulang sebesar Rp.20.000.000.- 5 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Pamulang) 6 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Sinar) Rp. metode cadangan kerugian piutang 3.000.000. Metode penghapusan piutang ada 2 (dua).000.000.000. Kunci Jawaban Formatif 2 1.6. Pengaruh penjualan kredit terhadap saldo piutang penjualan naik 2.000.- 26 .000.000.000.-   e. yaitu a.000.6.000.3.000.20.Rp.Rp. metode penghapusan langsung b.5.Rp.Rp.Tgl 9 Juli 2009 penerimaan kas pelunasan piutang Toko Pamulang Indah sebesar Rp. Jurnal Umum positif dan omzet 2 Juli 09 Piutang Dagang Penjualan (Penjualan barang kepada toko Manis) Rp.5.000.000.Tgl 6 Juli 2009 penjualan kredit barang A kepada Toko Sinar Bahagia sebesar Rp.6.000.5.000.

000.3.000. Rp 114.000.500.00. 3. Data kegiatan usaha tahun 2009 antara lain sebagai berikut : .000.000.Rp.000.00 27 .000. Soal Pilihan Ganda 1.9 Juli 09 Kas Piutang dagang (Pembayaran pertama dari toko Pamulang) Rp.- BAB III EVALUASI A. berjumlah Rp 87. Tes. Saldo piutang usaha suatu perusahaan per 1 desember 2009.Penjualan barang secara tunai .

c.atau jasa yang muncul akibat penjualan barang secara kredit.00 Rp 13..000. Piutang non dagang.000.. Rp 242..Retur penjualan kredit.000.Pembayaran Hutang kepada Kreditur. saldo piutang usaha pada 31 desenber 2009. Rp 128. barang . 5. 3.00 Berdasarkan data diatas. Memiliki nilai ganda d. Dibawah ini yang bukan termasuk ciri-ciri dari piutang adalah. Piutang dagang. . a.00 b.000.000... Ciri-ciri piutang b.00 c.000.000.Penerimaan piutang dari debitur.Penjualan barang dengan pembayaran kredit. Faktur penjualan b. Hak atau tuntutan kepada pihak lain atas uang.000.. barang. barang atau jasa yang muncul akibat penjualan barang dagangan secara kredit.. Bentuk-bentuk piutang Akun-akun piutang 2. Rp 115. Dokumen yang digunakan sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur adalah. c. Pengertian piutang adalah. atau jasa yang muncul akibat penjualan barang secara tunai.00 a. Hak atau tuntutan kepada pihak lain atas uang.00 d.000. berjumlah. a.00 Rp 488.000. Segala kewajiban yang harus di bayar kepada pihak lain atas uang.000. a... Analisis piutang Rp 896. Segala kewajiban yang harus dibayar kepada pihak lain atas uang...000. a.00 Rp 855. d..000. Timbul akibat penjualan barang secara kredit b. barang. Rp 503.. atau jasa yang muncul akibat penjualan barang secara tunai d.000.. dan piutang wesel merupakan. Memo kredit c. Memiliki nilai residu 4. . b. Bukti memorial Bukti kas masuk 28 . ..000. d.000. Memiliki nilai residu c.

- Diminta : Bukukan transaksi mutasi piutang bulan Desember 2009 tersebut ke dalam kartu piutang.000. 5.000. 29 .500.Tes Essay : (1). 1.000. Tes Praktek. Jelaskan fungsi kartu piutang ! (2).13 Penjualan kredit barang B kepada Toko Gemilang sebesar Rp.23 Retur Penjualan barang B dari Toko Gemilang sebesar Rp. 1.000. 3 Penjualan kredit barang A kepada Toko Gemilang sebesar Rp.000.500.000.27 Penerimaan kas pelunasan piutang Toko Gemilang sebesar Rp. Sebutkan catatan akuntansi dan dokumen yang digunakan sebagai dasar pembukuan di kartu piutang. UD Halilintar mempunyai saldo piutang per 1 Desember 2009 untuk langganannya Toko Gemilang.31 Penghapusan sisa piutang Toko Gemilang sebesar Rp.000. 170 sebesar Rp.000.7 Penerimaan kas pelunasan piutang Toko Gemilang sebesar Rp.Transaksi dalam bulam Desember 2009: Tgl. Reni Raya no. 5000.000. 700. Jl. 300. 7.

Dokumen Bukti Kas Masuk c. Jurnal retur penjualan . Dokumen Memo Kredit 30 d. b. Dokumen Bukti Memorial Jurnal penjualan. Dokumen Faktur Penjualan b. Jurnal penerimaan kas Dokumen-dokumen yang digunakan sebagai dasar pencatan pembukuan dalam kartu piutang antara lain: a. c. Kartu piutang berfungsi sebagai buku pembantu untuk mencatat rincian-rincian mutasi piutang perusahaan kepada tiap-tiap pelanggannya. Jurnal umum d. Beberapa catatan akuntansi yang digunakan sebagai dasar pencatan pembukuan dalam kartu piutang antara lain: a. 2.Kunci jawaban Soal Pilihan Ganda No 1 2 3 4 5 A X B C X X X X D Kunci Jawaban Soal Essay 1.

Des 2009 Keterangan Fol Debet Mutasi Kredit Debet Syarat Batas Kredit Saldo Kredit Lembar ke: 31 .Kunci Jawaban Soal Praktek KARTU PIUTANG No Rekenig Nama Alamat Tgl.

000 Rp.000.. 1.000.000 Rp. 6. 12.000. 7.000.500..000 Rp. 5.000 Rp. 5.000 NOMOR BOBOT Pilihan Ganda LEMBAR PENILAIAN EVALUASI 1 2 3 4 5 1 1 1 1 1 NILAI = JUMLAH NILAI =. 11..300.000.. 700.000 Rp.300. 5.000 Rp.000 Rp. TOTAL SKOR X 100% SOAL TES Ket : ESSAY 1 2 3 30 35 35 32 TOTAL SKOR 100 .500.000 Rp.000 Rp.000 Rp.1 3 7 13 23 27 31 Saldo awal Penj Brng A BKM Penj Brg B Retur Penj B BKM Penghapusan Piutang Rp.000. 6. 300.000 Rp.000 Rp 1500... 6.

? Dapatkah anda membukukan data piutang ke masing-masing kartu ya tidak 33 .60% E = 10% .75% D = 40% .A = 80% . 1 2 3 Sub Kompetensi Dapatkah anda mempersiapkan pengelolaan kartu piutang.? Dapatkah anda mengidentifikasi data mutasi piutang.40% » sangat baik » baik » cukup » kurang » sangat kurang Cek Kemampuan Akhir Berikan tanda cek [] apabila peserta didik telah menguasai sub kompetensi diatas berikut ini: No.100% B = 75% .80% C = 60% .

4 5 piutang.? Dapatkah anda menyusun laporan rekapitulasi piutang?.? Dapatkah anda membuat pernyataan piutang. 34 .

BAB IV PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini. Atau apabila Anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. 35 . maka Anda berhak untuk mengikuti tes paktik untuk menguji kompetensi yang telah dipelajari. Mintalah pada pengajar untuk melakukan uji kompetensi dengan sistem penilaiannya dilakukan langsung dari pihak dunia industri atau asosiasi profesi yang berkompeten apabila Anda telah menyelesaikan suatu kompetensi tertentu. maka Anda berhak untuk melanjutkan ke topik/modul berikutnya. maka hasil yang berupa nilai dari Guru atau berupa porto folio dapat dijadikan sebagai bahan verifikasi bagi pihak industri atau asosiasi profesi. Dan apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini.

Buku-buku lain yang relevan. 36 . Sistem Akuntansi.. Mulyadi.. Weygandt. J. 1993.Daftar Pustaka Accounting Principles. 4th Ed. 1996.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful