Anda di halaman 1dari 15

KEGIATAN GOES TO CAMPUS

SMA NEGERI 7 TANGERANG SELATAN


MAKALAH
Diajukan Untuk Melengkapi Pertanggung Jawaban Kegiatan Goes To Campus

Disusun Oleh:

Nama :

1. Anandya Kharisma

2. Anggi Monica Syah

3. Aryya Pramodhana Fathia

4. Diah Ajeng Permata Adi

5. Fathia

6. Ismi Nabila

7. Mega Yasmine Sinuhaji

8. Moch. Yudha Ramadhan

9. Rieza Fitria Nur D

10. Yoan Pratama Putra

Kelas : XI IPA

SMAN 7 TANGERANG SELATAN

Jl. Raya Villa Melati Mas Blok J. Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang 15310

Tlp: 021-5388818, Fax : 021-53153677

Makalah yang berjudul


KEGIATAN GOES TO CAMPUS
SMA NEGERI 7 TANNGERANG SELATAN
25-29 Januari 2010

Telah dibaca dan disetujui pada 25 januari 2010

Oleh:

Kepala SMA Negeri 7 Tangsel

Drs. Agus Hendrawan, M.pd

NIP. 19650615 199111 1 1001

Pembibing

Syukriah

NIP. 1970523 2006004 2 016


MOTTO
KATA PENGANTAR
Kami mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Dapat menyelesaikan tugas ini
bersama teman-teman. Hasil kerja sama dalam penyusunan laporan ini kami tuliskan dalam bentuk
makalah. Kami sangat bersyukur karena dalam kelompok kami ini satu sama lainnya saling bekerja
sama.

Laporan dari kegiatan “ Goes to Campus “ ini merupakan salah satu tugas yang diberikan
kepada kami siswa-siswi SMAN 7 Tangsel. Adapun tujuan daripada pembuatan makalah ini adalah :

1. Sebagai bentuk laporan tertulis bahwa pada siswa-siswi kelas II telah melaksanakan kegiatan
“ Goes to Campus “.

2. Makalah ini dapat sebagai bahan bacaan karya ilmiah untuk siswa-siswi atau guru-guru
terutma di SMAN 7 Tangsel.

3. Pembaca dapat mengetahui informasi pengetahuan tentang kondisi bangku perkuliahan.

4. Karya ilmiah atau makalah ini dapat sebagai sumber ilmu pengetahuan mengenai perguruan
tinggi.

5. Pembaca dapat mengetahui pengalaman-pengalaman siswa-siswi SMAN 7 Tangsel dalam


kegiatan “ Goes to Campus “.

Kami selama kunjungan merasakan hubungan yang akrab dengan teman-teman dan guru-
guru, dan kami pun yang belum pernah berkunjung kesana mendapatkan pengalaman berharga. Maka
kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mengadakan kegiatan ini. Dan tugas
yang diberikan kepada kami merupakan pengalaman yang berharga karena dalam menyusun ini perlu
pemikiran yang serius.

Sesuai dengan pepatah Tak ada gading yang tak teretak, yang maksudnya bahwa dalam
penyusunan makalah ini jauh dari kesempurnaan dan masih banyak yang perlu diperbaiki.karena
kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. dan kekurangan hanyalah milik kita. Maka kami sangat
terbuka apabila mendapatkan saran atau nasihat yang bermanfaat bagi kami.

Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam
penyusunan makalah ini, semoga semua pihak yang membantu mendapatkan balasan yang setimpal
dari Allah SWT.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………..

DAFTAR ISI ………………………………………………………………………..

ABSTRAK ……………………………………………………………………………….

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH ………………………………………………….

1.2 PERUMUSAN MASALAH ………………………………..............................

1.3 TUJUAN PENELITIAN ……………………………………………………

1.4 METODE PENELITIAN …………………………………………………..

1.5 WAKTU DAN LOKASI PENELITIAN …………………………………

1.6 SISTEM PENELITIAN …………………………………………………………..

BAB II PEMBAHASAN

2.1 UNSOED …………………………………………………………………………….

2.2 UGM …………………………………………………………………………………

2.3 UNS …………………………………………………………………………………..

BAB III PENUTUP

3.1 KESIMPULAN ……………………………………………………………………..

3.2 SARAN ……………………………………………………………………………..

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………..


ABSTRAK

Kegiatan “ Goes to Campus “ ( GTC ) yang telah dilaksanakan oleh siswa-siswi SMAN 7
Tangsel pada tanggal 25 - 29 Januari 2010. Tujuan tempat : Unsoed ( Universitas Soerdiman ), UGM
( Universitas Gajah Mada ), dan UNS ( Universitas Negeri Solo ) merupakan salah satu program
kegiatan dari SMAN 7 Tangsel.Acara ini diikuti peserta dari siswa-siswi SMAN 7 Tangsel khusus
kelas II jurusan IPA maupun IPS.

Jadwal kegiatan kami dalam acara kunjungan ini dimulai dari kunjungan pertama ke
UNSOED-Purwokerto pada tanggal 26 Januari 2010, kunjungan kedua ke UGM-Jogjakarta pada
tanggal 27 januari 2010, dan kunjungan ketiga atau terakhir ke UNS-Solo pada tanggal 28 januari
2010. Dari beberapa kunjungan kami menginap dua tempat, yaitu Hotel Moroseneng-Purwokerto dan
Hotel Galuh-Jogjakarta. Selain kunjungan ke kampus kami pergi ke tempat rekreasi lainnya, seperti
Batu Raden-Purwokerto, Candi Borobudur-Magelang, balanja di Malioboro-Jogjakarta, Museum
Lapangan Terbang Adisucipto-Jogjakarta, Kraton Surakarta-Solo, dan Pasar Klewer-Solo.

Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah supaya pembaca mengetahui objek-objek
penelitian yang kami kunjungi, pembaca mendapatkan pengalaman-pengalaman dari kami baik suka
dan dukanya, pembaca memperoleh hasil dari penelitian atau observasi yang telah kami peroleh dan
pembaca mengetahui gambaran dari kegiatan “ Goes to Campus “ baik manfaat serta hikmah yang
telah diperoleh dari penyusun atau penulis.

Dalam penyusunan ini kami menggunakan metode penulisan dengan cara observasi,
wawancara, serta diskusi khusus untuk observasi kami sepakat membagi tugas bersama teman-teman
dalam kelompok kami, begitu juga untuk wawancara. Tapi untuk diskusi ini kami lakukan untuk
kelompok kami saja. Selain menggunakan metode tersebut kamipun memanfaatkan studi pustaka,
media internet atau media cetak.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih dan mohon maaf apabila masih
ada ketidaksempurnaan.
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Indonesia adalah sebuah Negara yang kaya akan sumber daya alam. Indonesia juga memiliki
sumber daya manusia yang melimpah, ini merupakan modal awal yang membanggakan. Akan
tetapi, Negara kita menyimpan segudang masalah. Salah satunya adalah masalah pendidikan.

Sebagai sebuah Negara berkembang yang sudah merdeka lebih dari enam puluh tahun, kualitas
pendidikan Indonesia sering tertinggal dari Negara - Negara tetangga. Hal ini bukan rahasia lagi.
Banyak juga pakar pendidikan yang khawatir akan kondisi ini. Untuk itulah diperlukan solusi
yang tepat agar pendidikan di Indonesia bias setara atau bahkan lebih dari Negara lain. Untuk itu
diperlukan juga sarana dan prasarana yang memadai dan menunjang agar kualitas pendidikan di
Indonesia semakin meningkat. Dengan pendidikan berkualitas maka akan dihasilkan siswa yang
cerdas dan berkompeten sesuai dengan disiplin ilmunya.

Goes to Campus (GTC) merupakan salah satu program yang tepat untuk siswa-siswi sekolah
menegah atas untuk lebih mengenal jauh terhadap universitas dan fakultas yang sesuai untuk
mereka.

Goes to Campus (GTC) adalah pengenalan peserta didik terhadap universitas-universitas yang
ada di Indonesia yang akan dijadikan objek kunjungan. Kegiatan yang dilakukan adalah
berkunjung secara langsung ke universitas tersebut untuk melihat universitas secara fisik. Setelah
itu menggkaji lebih dalam lagi tentang universitas tersebut sehingga kegiatan ini dapat
memberikan tujuan dan manfaat terhadap masing-masing peserta didik.

1.2 Perumusan Masalah

Dengan melihat latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah dikemukakan
sebagaimana perumusan masalah berikut ini :

1.2.1 Bagaimana latar belakang atau sejarah berdirinya Universitas tersebut?

1.2.2 Bagaimana masuk dan diterima sebagai mahasiswa, seleksi penerimaan apa saja yang dapat
dilalui oleh para peserta didik?

1.2.3 Fakultas apa saja yang terdapat didalamnya?


1.2.4 Bagaimana peluang bekerja bagi para lulusannya?
1.3 Tujuan Penelitian

Dengan melihat pemaparan, sebagaimana perumusan masalah disebutkan. Maka pada


dasarnya penelitian ini dilakukan yang dimana bertujuan untuk :

1.3.1 Untuk mengetahui hal mendasar, yakni bagaimana latar belakang berdirinya Universitas
tersebut.
1.3.2 Untuk mengetahui seleksi penerimaan yang dapat ditempuh untuk dapat diterima menjadi
mahasiswa dari Universitas tersebut.
1.3.3 Untuk mengetahui fakultas apa saja yang terdapat didalam Universitas tersebut, dan
1.3.4 Peluang kerja bagi para lulusannya.

1.4 Metode Penelitian

Untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan maka dalam pembuatan Karya
Ilmiah ini, berikut metode yang dilakukan :

1.4.1 Observasi, yakni dengan mengunjungi secara langsung objek penilitian. Melihat sarana
prasarana yang ada secara fisik, bagaimana keadaan gedung Universitas tersebut, yang
kemudian dilanjutkan dengan metode ke-2, yaitu
1.4.2 Wawancara, untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai Universitas-nya dapat dilakukan
dengan cara bertanya langsung kepada nara sumber yang bersangkutan didalamnya. Dan
dapat diajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan perumusan masalah.
1.4.3 Studi pustaka, untuk lebih memperlengkap data dan informasi yang ada dapat dilakukan
dengan studi pustaka, seperti melalui media internet atau media cetak yang berisi data tentang
Universitas tersebut.

1.5 Waktu dan Lokasi Penelitian

Kegiatan Goes to Campus dimulai pada Senin pagi, yakni tanggal 25 Januari 2010. Kegiatan
akan dilaksanakan selama 5 hari. Keberangkatan pertama dimulai dengan tujuan Purwokerto,
tepatnya Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), yang kemudian dilanjutkan perjalanan
menuju kota Yogyakarta yakni hari ke-2, tepatnya pada tanggal 27 Januari 2010 untuk
mengunjungi UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM). Setelahnya perjalanan menuju
UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS) pada hari ke-3 di Solo. Kegiatan Goes to Campus
berakhir pada tanggal 30 Januari 2010,setelah 5 hari berkunjung kesemua tujuan Universitas.

1.6 Sistem Penulisan


Makalah ini dimulai dari Bab I terdiri atas pendahuluan, latar belakang masalah, tujuan
penelitian, serta metode penelitian, serta diikuti Bab II yang berisi tentang pembahasan, yakni
penjabaran terhadap perumusan masalah, kemudian diikuti dengan Bab III penutup, kesimpulan serta
saran dan dilengkapi dengan daftar pustaka dan lampiran sebagai pelengkapan.
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 UNSOED (Universitas Jendral Soedirman) Purwokerto

2.1.1 Sejarah

Pada tahun enam puluhan, perguruan tinggi negeri di Indonesia masih sangat terbatas dan
keberadaannya hanya di kota-kota besar seperti UGM di Yogyakarta, Ul di Jakarta, IPB di Bogor, ITB di
Bandung dan perguruan tinggi lainnya. Oleh karenanya, para orang tua yang ingin mendukung putra putrinya
melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi harus menyediakan biaya yang cukup besar baik untuk
biaya studi maupun biaya hidup yang harus kost jauh dari orang tua. Berdasarkan hal tersebut, maka
masyarakat di wilayah Banyumas berkeinginan untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi untuk memenuhi
harapan putra-putri masyarakat di Karesidenan Banyumas (Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara)
yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi.

Keinginan tersebut bergayut dengan keinginan masyarakat untuk mendirikan Monumen Hidup
sebagai pernyataan hormat dan bentuk penghargaan kepada almarhjam Panglima Besar Jenderal Soedirman atas
jasa dan pengorbanan serta dharma bhaktinya kepada bangsa dan negara yang diwujudkan pada perang
kemerdekaan Rl.

Keinginan masyarakat yang semakin kuat untuk mendirikan perguruan tinggi juga mendapat
dukungan Angkatan Darat. Dukungan tersebut juga sebagai wujud dan sumbangsih Angkatan Darat kepada
masyarakat Banyumas yang telah berjasa dalam ikut serta menumpas gerombolan DI/TII di daerah Banyumas.
Selain itu, semua keinginan masyarakat Banyumas untuk ikut serta berpartisipasi mendirikan perguruan
tinggi adalah sebagai bentuk tanggungjawab dan keikutsertaannya menyediakan wahana untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang diamanatkan Pembukaan UUD1945.

Berdasarkan pada latar belakang tersebut maka dibentuklah Panitia Pendiri Perguruan Tinggi
(PPPT) yang kemudian dalam perkembangannya PPPT berubah manjadi Panitia Pendiri Universitas yang
mengambil nama seorang putra Bangsa asal Banyumas yaitu Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Selanjutnya Panitia Pendiri Universitas menggunakan nama Panitia Pendiri Universitas Jenderal Soedirman
(PP Unsoed). Berkat kegigihan PP Unsoed dan usaha-usaha yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Pembina
UNSOED, maka melalui SK Menteri PTIP No. 121 tanggal 20 September 1962, berdirilah Fakultas
Pertanian yang merupakan embrio berdirinya Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) di Purwokerto.
Fakultas Pertanian tersebut saat itu masih di bawah naungan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.
Atas Rahmat dan Karunia Tuhan Yang Maha Esa, dan atas usaha yang gigih dari para Pengurus
Yayasan Pembina UNSOED dengan dukungan masyarakat serta berbagai pihak, maka dengan Surat
Keputusan Presiden No. 195 tanggal 23 September 1963 dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan
llmu Pengetahuan (PTIP) No. 153 tanggal 12 September 1963, lahirlah Universitas Negeri Jenderal
Soedirman pada tanggal 23 September 1963 di kota Purwokerto. Peresmian berdirinya Universitas Negeri
Jenderal Soedirman dilakukan oleh Menteri PTIP Prof Dr. Ir. Tojib Hadiwidjaya pada hari Minggu tanggal
27 Nopember 1963 di rumah dinas Residen Banyumas di Purwokerto.

Setelah Fakultas Pertanian berdiri lebih kurang 1 (satu) tahun, pada tahun 1963/1964 berdirilah
Fakultas Biologi dan Fakultas Ekonomi dengan SK Menteri PTIP No. 127/1963 tanggal 9 Oktober 1963.
Selanjutnya Fakultas Petemakan dibuka dengan SK Menteri PTIP No. 257 tanggal 3 Desember 1963 yang
merupakan penyerahan dari Fakultas Peternakan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta kepada UNSOED.

Pada tahun ajaran 1981/1982 dengan SK Presiden No. 50/1982 tanggal 7 September 1982 Fakultas
Hukum secara resmi dibuka. Kemudian pada tanggal 17 Mei 1984 dengan SK. Dirjen Dikti No.
29/DIKTI/Kep/1984 Fakultas llmu Sosial Politik berdiri. Di samping 6 Fakultas tersebut, Unsoed juga
membuka beberapa program Diploma tiga antara lain D3 Administrasi Keuangan, D3 Kesekretariatan dan D3
Akuntansi di bawah Fakultas Ekonomi, Program D3 PTUP di bawah Fakultas Petemakan, Program D3
Bahasa Inggris di bawah naungan Unit Pelaksana Bahasa, Program D3 Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di
bawah naungan Fakultas Biologi, Program D3 Manajemen Agribisnis dan Program D3 Perencanaan
Sumberdaya Lahan di bawah Fakultas Pertanian, Program D3 Bahasa Mandarin dan Program D3
Kesehatan Lingkungan.

Selain Fakultas dan Program D3 tersebut di atas Unsoed juga membuka Program S1 Ekstensi Fakultas
Ekonomi. Sejak tahun akademik 1994/1995, Unsoed membuka Program Pasca Sarjana (S2) untuk program-
program Magister Manajemen, Ekonomi Manajemen, llmu Administrasi, Ekonomi Pembangunan, llmu
Tanaman, Sumberdaya Ternak, llmu Lingkungan, Biologi dan llmu Hukum.

Mulai tahun ajaran 1999/2000, UNSOED secara bersamaan membuka Program S1 Ekstensi Fakultas
Hukum, Program S1 Ekstensi Administrasi Negara FISIP serta Program Studi MIPA (S1 Kimia dan S1
Matematika). Fakultas ISIP, di samping PS Sosiologi dan Administrasi Negara yang telah ada, juga telah
membuka PS llmu Komunikasi. Dalam pengembangannya juga telah dibuka Program Sarjana Teknik (Teknik
Sipil dan Elektro), Perikanan dan Kelautan (Manajemen Sumberdaya Perairan, Budidaya Perairan dan llmu
Kelautan), Program Pendidikan Dokter, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan dan Farmasi Bahasa dan Sastra
(Bahasa & Sastra Indonesia dan Bahasa & Sastra Inggris), Teknik Pertanian, Hortikultura, Fisika dan
Program Studi Geologi.
Dalam perjalanannya Unsoed selalu berusaha mengembangkan dan meningkatkan kualitas
penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara lain melalui penambahan fakultas dan program studi
yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa
dan negara.

2.2 UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta

2.2.1 Sejarah

2.3 UNS (Universitas Negeri Sebelas Maret)

2.2.1 Sejarah

Universitas Sebelas Maret berdiri sejak 11 Maret 1976, yang awalnya merupakan gabungan dari 5
perguruan tinggi yang ada di Surakarta. Penggabungan beberapa perguruan tinggi tersebut,
mempunyai satu tujuan yang besar, yakni meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Surakarta.

Setelah 5 tahun melakukan konsolidasi, UNS mempersiapkan diri untuk memulai proses
perkembangannya. Pembangunan secara fisik dimulai pada tahun 1980. Di bawah kepemimpinan dr.
Prakosa, kampus yang semula terletak di beberapa tempat disatukan dalam suatu kawasan. Lokasi
tersebut adalah di daerah Kentingan, di tepi Sungai Bengawan Solo, dengan cakupan area sekitar 60
hektar. Di daerah Kentingan inilah, pembangunan kampus tahap pertama berakhir pada tahun 1985.

Pembangunan fisik kampus yang tergolong cepat, juga diimbangi dengan perkembangan di sektor
yang lain. Tahun 1986, Prof. Dr. Koento Wibisono selaku rektor berikutnya, melakukan peletakan
dasar-dasar percepatan pertumbuhan, Pada masa ini, perubahan telah terjadi, seperti perkembangan
yang cukup bagus dalam bidang akademik dan jumlah staf, juga dalam penguatan infrastruktur
kampus.
Setelah Prof. Haris Mudjiman, Ph.D menjadi rektor berikutnya, percepatan UNS dimulai untuk
melangkah ke arah yang lebih baik. Semangat dan komitmen yang tinggi untuk melakukan perubahan
sangatlah dibutuhkan untuk membuat kemajuan di setiap sisi kehidupan UNS. Efek dari perubahan
tersebut sangatlah mengesankan.
Sekarang ini, UNS Solo merupakan universitas muda dengan pertumbuhan yang luar biasa. Dengan
berbagai potensi yang ada, misal seperti dokter bedah kulit dengan reputasi nasional (Fakultas
Kedokteran), penemuan starbio dan padi tahan garam (Fakultas Pertanian), dan beberapa kemajuan
yang terjadi di setiap fakultas dan unit-unit kerja lainnya. UNS juga melakukan langkah maju dalam
perkembangan teknologi informasi. Dengan ekspansi jaringan teknologi informasi yang lebih besar
lagi, Pusat Komputer UNS Solo membuat torehan sejarah UNS dalam buku kemajuan dan
perkembangan UNS. Torehan-torehan sejarah yang lebih mengesankan lainnya akan terjadi seiring
dengan pertumbuhan dan perkembangan universitas ini.
BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

3.2 SARAN
DAFTAR PUSTAKA

• http://www.Unsoed.ac.id

• http://www.UGM.ac.id

• http://www.UNS.ac.id