Anda di halaman 1dari 3

Sesuai dengan rencana mulai 

tanggal 02 s.d. 31 Mei 2011 akan dibuka pendaftaran /


penerimaan Calon Taruna / Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2011
Panda Polda Jabar (jawa barat) . Pendaftaran akan dilaksanakan secara online di masing-
masing Polres, Polresta dan Polrestabes jajaran Polda Jabar. Untuk keterangan lebih lanjut
hubungi Polres terdekat atau ke Biro SDM Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung.

Pendaftaran Akpol (akademi kepolisian) TA. 2011 akan dibuka dan secara resmi, 
pendaftaran Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) melalui Polda seluruh Indonesia. Bagi
Anda yang mempunyai ijazah SMA/SMU/MA jurusan IPA dan IPS bisa langsung
mendaftarkan diri untuk bergabung.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon Taruna / taruni Akademi Kepolisian /
AKPOL 2011 adalah:

I. Persyaratan Umum

a. Warga Negara Indonesia (Pria atau Wanita)

b. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. setia kepada Negara Kesatuan Nesatuan Negara Republik Indonesia berdasarkan


Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945;

d. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan dari institusi kesehatan);

e. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan;

f. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;

g. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia dan bersedia


ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.

II. Persyaratan Khusus

a. berijazah SMA/SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan nilai rata-rata HUAN min 6,5 untuk
jurusan IPA dan 7 untuk jurasan IPS;

b. bagi calon yang mempunyai visus mata maks -1 (min 1) dan dapat dikoreksi menjadi
normal, menggunakan HUAN rata-rata min 6,7 untuk jurusan IPA dan 7,25 untuk jurusan
IPS;

c. bagi lulusan tahun 2010 (masih kelas 3) menggunakan nilai rata-rata rapor kelas 3
smester 1 min 7 jurusan IPA dan 7,25 jurusan IPS, yang disahkan oleh Kepala Sekolah dan
selanjutnya menggunakan surat tanda kelulusan dengan kriteria “lulus”;

d. bagi Brigadir Polri yang telah mempunyai masa dina 2(dua) tahun terhitung masa
magang dan harus berijazah SMA/SMU/MA JURUSAN IPA/IPS dengan krateria nilai sesuai
butir a diatas;
e. pada saat pembukaan pendidikan usia min 16 (enam belas) tahun dan maksimal bagi yang
berijazah;

1) SMA/SMU/MA : 21 (dua puluh satu) tahun;

2) Brigadir Polisi : 21 (dua puluh satu) tahun;

3) Sarjana : 22 (dua puluh dua) tahun.

tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):

1) pria : 163 (seratus enam puluh tiga) cm

2) wanita : 160 (seratus enam puluh) cm

f. belum pernah nikah dan sanggup tidak nikah selama dalam pendidikan pembentukan;
g. berseda menjalani IDP (Ikatan Dinas Pertama) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai
saat diangkat menjadi Inspektur Polisi;

h. memperoleh persetujuan dari orang tua/wal bagi yang belum berusia 21 (dua puluh satu)
tahun;

i. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instalasi lain;

j. telah berdomisili di wilaah Polda pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan
dengan KTP setempat dan KK, bagi yang sedang menempuh pendidikan dan lulus belum 1
(tahun) dibuktikan dengan raport/ijazah dari sekolah yang berada di wilayah Polda
pendaftaran.

k. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan/anggota Polri;


1) mendapat persetujuan/rekomendasi dari Kepala Jawatan/instalasi/satker yang
bersangkutan.

2) bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan/anggota Polri, bila diterima dan


mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol;

3) khusus anggota polri

a) pada saat mendaftar telah memiliki masa dina 2 (dua) tahun (bagi Brigpol dihitung
setelah magang);

b)penilaian kinerja/daftar penilaian (Dapen) dengan ilai min 75 (tujuh puluh lima)

c) Surat Keterangan Hasil Penilaian (SKHP) dari yang berwenang.

i. harus mengikuti dan lulus Rik/Uji yang meliputi:

1) tingkat panda:
a) pemeriksaan administrasi awal;

b) pemeriksaan kesehatan I

c) pemeriksaan psikologi;

d) pemeriksaan akademik;

e) pemeriksaan kesehatan II;

f) pemeriksaan dan pengujian jasmani;

g) pemeriksaan administrasi akhir;

h) pengumuman kelulusan sementara.

2) tingkat pusat:

a) pemeriksaan administrasi;

b) pemeriksaan kesehatan;

c) pemeriksaan psikologi;

d) pemeriksaan akademik;

e) pemeriksaan dan pengujian jasmani;

f) sidang penetapan kelulusan.