Anda di halaman 1dari 2

Diagnosis keperawatan

1. Actual/ resiko tinggi terhadap infeksi yang berhubungan dengan perubahan maturitas sel darah
merah, peningkatan jumlah limfosit imatur, dan imunosupresi.
2. Aktul/ resiko terhadap penurunan volume cairan yang yang berhubungan dengan muntah,
perdarahan, diare, dan penurunan intake cairan.
3. Nyeri akut yang berhubungan dengan pembesaran kelenjar limfa, efek sekunder pemberian
agen antileukemia.
4. Intoleransi aktifitas yang berhubungan dengan kelemahan, penurunan sumber energy,
peningkatan laju metabolism akibat produksi leukosit yang berlebihan, serta ketidakseimbangan
suplai oksigen dengan kebutuhan.
5. Koping individu atau keluarga tidak efektif yang berhubungan dengan prognosis penyakit,
gambaran diri yang salah, dan perubahan peran.
6. Kecemasan yang berhubungan dengan prognosis penyakit.

Rencana keperawatan

Actual/ resiko tinggi terhadap infeksi yang berhubungan dengan perubahan maturitas sel darah merah,
peningkatan jumlah limfosit imatur, dan imunosupresi.
Tujuan: dalam waktu …x 24 jam tidak terjadi infeksi
Kriteria: klien dan keluarga mampu mengidentifikasi factor resiko yang dapat dikurangi serta mampu
menyebutkan tanda dan gejala infeksi.
Intervensi Rasional
Kaji dan catat factor yang meningkatkan Menjadi data dasar meminimalkan resiko infeksi
resiko infeksi
Lakukan tindakan untuk mencegah Kewaspadaan meminimalkan pemajanan klien terhadap
pemajanan pada sumber sumber yang bakteri, virus, dan pathogen jamur, baik endogen
berisiko maupun eksogen
 Pertahankan isolasi protektif sesuai
kebijakan intitusional
 Pertahankan teknik mencuci tangan
 Beri higien yang baik
 Batasi pengunjung
 Gunakan protocol rawat mulut
Laporkan bila ada perubahan TTV Perubahan TTV merupakan tanda dini terjadinya sepsis,
terutama bila terjadi peningkatan suhu tubuh
Jelaskan alas an kewaspadaan dan Pengertian klien dapat memperbaiki kepatuhan dan
pantangan mengurangi factor resiko.
Yakinkan klien keluarga bahwa peningkatan Granulositopenia dapat menetap 6-6-12 minggu.
kerentatan pada infeksi hanya sementara Pengertian tentang sifat sementara granulositopenia
dapat medmbantu kecemasan klien dan keluarga
Minimalkan prosedur infasif Prosedur tertentu dapat menyebabkan trauma jaringan,
meningkatkan kerentatan infeksi
Dapatkan kultur sputum, urin, diare, darah, Kultur dapat mengonfirmasikan infeksi dean
dan sekresi tubuh abnormal sesuai anjuran mengidentifikasi oerganisme penyebab.
Aktul/ resiko terhadap penurunan volume cairan yang yang berhubungan dengan muntah, perdarahan,
diare, dan penurunan intake cairan.
Tujuan: dalam waktu …x24 jam gangguan volume dan syok hipovolemik teratasi
Criteria: klien tidak mengeluh pusing, membrane mukosa lembab, turgor kulit normal, TTV normal, urine
600 ml/ hari. Laboratorium: nilai hematokrit dan protein serum meningkat, BUN/ kreatinin menurun
intervensi rasional
Pantau terus cairan tubuh ( turgor kulit, Jumlah dan tipe cairan pengganti ditentukan dari
membrane mukosa, dan haluan urine) keadaan status cairan.
Penurunanvolume cairan mengakibatkan menurunya
produksi urin, pemantauan yang ketat pada produksi urin
600 ml/hari merupakan tanda-tanda terjadinya syok
kardiogenik
Kaji sumber-sumber kehilangan cairan Kehilangan cairan bias berasal dari factor ginjal dan
diluar ginjal. Penyakit yang mendasari terjadinya
kekurangan volume cairan ini juga harus dibatasi.
Perdarahan harus dikendalikan. Muntah dapat diatasi
dengan obat-obat antiemetic dan diare dengan antidiare
Auskultasi TD. Bandingkan kedua lengan, Hipotensi dapat terjadi pada hipovolemik yang
ukur dalam keadaan berbaring, duduk, atau memberikan manifestasi sudah terlibatnya system
berdiri bila memungkinkan kardiovaskuler untuk melekukan kompensai
mempertahankan tekanan darah
Timbang berat badan setiap hari Sebagai ukuran keadekuatan volume cairan. Intake yang
lebih besar dari output diintifikasi menjadi renal
obstruksi
Kaji warna kulit, suhu, sianosis, nadi perifer, Mengetahui adanya pengaruh adanya peningkatan
dan diaphoresis secara teratur tahanan perifer

Pantau frekwensi jantung dan irama Perubahan frekuensi dan irama jantung menunjukan
komplikasi disritmia
Kolaborasi:
 Pertahankan pemberian cairan Jalur yang paten penting untuk pemberian cepat dan
secara interavena memudahkan perawat dalam melakukan control intake
dan output cairan
 Pemberian kortikosteroit Efek kortikosteroit yang menahan cairan dapat
menurunkan bertambahnya cairan yang keluar
 Monitor hasil pemeriksaan Bila platelet kurang dari 20.000/mm, klien cendrung
diagnostic: planet, Hb/Hct, dan mengalami perdarahan. Penurunan Hb/Hct berindikasi
bekan darah terhadap perdarahan.