Anda di halaman 1dari 6

c   



 
  


cR 

³Habis Gelap Terbitlah Terang´. Siapa yang tidak pernah mendengar seuntai kalimat
itu? Kalimat yang memiliki makna mendalam untuk kaum wanita Indonesia. Dahulu
sangatlah tabu apabila wanita ³eksis´, tapi sekarang? Itu merupakan pertanyaan retoris.

Ironis memang mengingat sosok wanita di zaman dulu, wanita bak burung merak
yang terkurung di dalam sangkar. Wanita memang makhluk ciptaan Tuhan yang lemah dan
lembut, tak seperti seorang lelaki yang identik dengan keras dan tegas, namun dibalik
kelemah lembutan wanita terdapat berjuta potensi yang bahkan tidak dimiliki oleh seorang
pria sekalipun.

Saya pernah mendengar lagu lawas dengan lirik di dalamnya ³wanita dijajah pria
sejak dulu´, itu membuktikan bahwa dahulu wanita memang sebagai obyek, dan pria sebagai
subjek. Yang menunjukan bahwa wanita tidak memiliki kesetaraan dan kedudukan yang
sama dengan pria. Dahulu dunia wanita memang kelabu, derajat wanita dibawah pria yang
akhirnya wanita sering ³dijajah´ oleh pria. Jika dianalogikan, dahulu wanita bagai sekuntum
bunga yang dapat dihinggapi oleh berbagai serangga, sangat miris sekali jika kita u 
ke masa lalu.

Masa lalu wanita yang kelabu tentunya tak ingin terus terjadi, sejarah dapat membuka
tabir perjuangan wanita untuk memperoleh derajat yang sama dengan pria dan menunjukan
keberadaan wanita. Mari kita lihat mundur ke belakang, sosok dari R.A. Kartini, dia
merupakan tokoh wanita yang dapat membuktikan bahwa wanita memiliki derajat yang sama
dengan pria. Wanita saat ini sudah seharusnya bangga dan meneruskan perjuangan R.A.
Kartini. Tanpa perjuangannya, wanita tidak akan seperti saat ini.

Tak layak wanita ditindas, kita semua tahu bahwa kita dilahirkan oleh seorang ibu,
dan ibu adalah seorang wanita. Semua itu sudah selayaknya kita sadari bahwa wanita sangat
memiliki andil dalam segala hal. Tanpa wanita, jelas sesosok Soekarno dan Hatta yang
memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pun tak akan pernah ada. Sungguh, wanita
memiliki peranan yang penting.

Hujan lebat disertai badai pasti akan berlalu, bahkan keindahan pelangi pun akan
muncul disaat terang tiba. Sama halnya dengan wanita, ketertindasan wanita pun pasti akan
berakhir, dan peran wanita pun akan tampak. Dunia berkembang, begitupun wanita.
Semuanya berkembang, emansipasi dan partisipasi wanita tampak di era milenium ini.

Dari riwayat R.A. Kartini, kita bisa mengetahui betapa kerasnya beliau berusaha
memperjuangkan emansipasi wanita hingga kaum wanita bisa memiliki derajat yang sama
dengan kaum pria. Kita semua, terutama kaum wanita patut berbangga hati atas
perjuangannya.

Pada zaman sekarang, kaum wanita memiliki peran yang penting dalam berbagai
aspek. Contohnya saja Presiden wanita yang pertama kalinya pernah menjabat, yaitu
Megawati Soekarno Putri. Dari hal tersebut saja sudah dapat dipastikan bahwa kini derajat
kaum wanita telah lebih diperhatikan dan dianggap setara dengan derajat kaum pria.
Walaupun masih ada yang beranggapan bahwa derajat wanita tidak boleh disetarakan dengan
pria.

Pihak wanita tidak ingin ditindas oleh pria seperti apa yang terjadi pada masa lalu
sebelum derajat pria dan wanita itu sama. Wanita perlu melawan dunia untuk menunjukan
bahwa wanita mampu ³eksis´ seperti kaum pria.

Wanita £  dunia, dunia disini mencakup hal yang luas, dari hal pekerjaan, peran,
dan kedudukan. Mari kita tilik dari hal pekerjaan, wanita dahulu hanya diam di rumah
mengurus pekerjaan di dalam rumah dan mengurus anak, namun bisa kita lihat saat ini,
wanita melawan dunia. Wanita banyak yang bekerja, seperti guru atau dosen, kini jasa wanita
dalam mendidik penerus bangsa sangatlah besar, tanpa adanya guru kemajuan bangasa ini
tidak akan terjadi seperti saat ini. Wanita berani melawan kerasnya dunia dan menunjukan
bahwa wanita dapat membangun negeri ini layaknya para pria. Tidak hanya guru, wanita pun
banyak bekerja di sektor-sektor yang sangat berpengaruh pada perkembangan bangsa ini,
seperti Tenaga Kerja Wanita (TKW). TKW memiliki andil yang cukup besar dalam
pembangunan bangsa, bahkan TKW diberi julukan ³pahlawan devisa´ yang bermakna
bahwa, TKW memberikan kontribusi yang besar dalam hal devisa negara, karena TKW
mendapat gaji dalam mata uang luar negeri yang merupakan sumber devisa bagi negara.
`amun, di lapangan kita sering mendengar berita yang tidak diinginkan, seperti
penganiayaan TKW oleh majikannya di luar negeri sana, serta pemerkosaan yang terjadi pada
TKW dari Indonesia. Tentunya ini merupakan suatu hal penting yang perlu disorot oleh kita
semua, bahwa ternyata diluar sana derajat wanita masih tidak dihargai. Inilah Wanita 
Dunia. Kartini-kartini Indonesia yang bekerja sebagai TKW sudah seharusnya diberi
perlindungan, karena ini merupakan hal yang mendasar dan penting untuk citra bangsa dan
citra wanita Indonesia.

Tak ada habisnya jika kita mengupas peran wanita dalam semua hal. Wanita pun saat
ini memiliki peran yang penting, banyak kita jumpai di sekitar kita sosok wanita ³
 . Di era milenium ini, wanita tidak ingin ditindas oleh pria, mereka ingin melawan
ketidakadilan yang terjadi, itu yang menyebabkan saat ini banyak kita jumpai seorang wanita
yang tegar dan kuat mengasuh anaknya tanpa di dampingi oleh sosok suami atau ayah dari
anaknya. ³Dunia itu kejam, namun kejamnya dunia harus mampu dihadapi´ sebagian orang
berasumsi seperti itu, khususnya seorang wanita ³single parent´ yang harus merawat anaknya
seorang diri. Pemandangan ini sudah tidak aneh kita lihat, banyak wanita yang dihadapkan
pada posisi ini.

Apabila kita amati, memang banyak sekali peran wanita di era milenium ini, bisa kita
lihat peran wanita di dalam dunia hiburan. Film dan musik, banyak wanita yang sekarang
terjun di dunia ini. Menunjukan bahwa emansipasi wanita sangat besar dalam era saat ini.
Peran pria tidak tergeser oleh wanita, namun wanita dapat mensetarakan kemampuannya
dengan pria.    bukanlah halangan untuk berkreasi, itu yang dipikirkan oleh wanita saat
ini, wanita modern. Bintang film wanita saat ini sangat banyak, mereka menunjukan
eksistensinya dan kemampuanya, bahwa wanita pun memiliki potensi yang besar di dunia
perfilman. Selain dalam dunia film, wanita pun tak mau ketinggalan di dalam dunia musik.
Kita tahu, sejak dulu musik banyak dimainkan oleh pria, terutama dalam sebuah gruop band.
`amun seiring dengan perkembangan zaman, wanita pun menunjukan taringnya pada dunia
musik, banyak wanita yang mampu terjun di dunia musik, bahkan dalam sebuah band
sekalipun. Saat ini sangat tampak emansipasi wanita begitu besar, dan kita tidak bisa
menutup mata bahwa wanita itu memang pantas untuk disejajarkan dengan pria dalam
banyak hal.

Selain itu wanita pun banyak ³eksis´ di dunia yang biasa digeluti oleh pria. Dalam
dunia olahraga, dunia yang memerlukan kekuatan fisik dan jasmani. Wanita identik dengan
lemah dan lembut, namun tidak semua wanita itu lemah dari segi fisik. Banyak cabang
olahraga yang digeluti oleh kaum wanita, dari olahraga yang ringan, berat, bahkan sangat
berat. Beberepa cabang olahraga pun ada yang mengesahkan peraturan untuk pria dan wanita
bermain dalam satu tim, seperti bulu tangkis, yaitu ganda campuran.

Bisa kita lihat jelas, bahwa posisi wanita yaitu sama dengan pria. Posisi wanita patut
diperhitungkan dan mampu mengimbangi kemampuan pria. Itu yang terjadi pada era saat ini.
Cobalah mari kita tengok pada cabang olahraga yang lain. Pernahkah kita dengar seorang
atlet wanita dalam cabang angkat besi? Ya, tentu saja. Sebut saja seorang atlet angkat besi
wanita, Lisa Rumbewas. Ia merupakan atlet angkat besi wanita yang mampu mengharumkan
nama bangsa kita di dunia olahraga, terutama angkat besi. Kontribusinya sangat
membanggakan untuk bangsa kita. Kita tahu cabang olahraga angkat besi adalah cabang
olahraga yang biasanya digeluti oleh pria, namun Lisa Rumbewas dapat membuktikan bahwa
wanita pun mampu terjun dalam cabang olahraga angkat besi, dan dapat mengukir prestasi
dalam cabang angkat besi. Sungguh wanita itu sebenarnya kuat, dan mampu bersaing dengan
pria dalam banyak bidang, termasuk dunia olahraga.

Wanita mampu membuktikan bahwa mereka tidak kalah oleh dunia. Wanita mampu
melawan dunia ini, dan dapat menunjukan bahwa kesetaraan    pria dan wanita itu sama.
Terdapat satu kenyataan lagi yang menunjukan bahwa kesetaraan    itu memang pantas
untuk dijunjung. Wanita sebagai pelindung dan pengaman negara. Sering kita jumpai Polisi
Wanita (polwan) yang berdinas di jalanan. Profesi yang dahulu mungkin tidak akan bisa di
lakukan oleh wanita, namun saat ini profesi Polwan itu terbuka bagi wanita.

Selain polwan, ada pula tentara wanita yang saat ini memang ada dan dibutuhkan
untuk pengabdian terhadap bangsa dan negara. Contoh-contoh dari apa yang telah dipaparkan
di atas merupakan kenyataan yang dapat kita lihat dengan gamblang dan mata telanjang.
Wanita memang pantas untuk disetarakan dengan pria.

Rasanya masih kurang apabila kita tidak membahas peran wanita di dunia kesehatan,
khususnya dunia keperawatan. Perawat memegang peranan penting di dalam
mempertahankan derajat kesehatan di negara ini. Kontribusi wanita dalam dunia keperawatan
ini sangatlah besar, dapat kita cermati dari awal terbentuknya dan terciptanya suatu profesi
perawat.
Florence `ightingle, yaitu seorang wanita yang mampu menunjukan kemampuan
yang telah ada dalam diri seorang wanita sejak dulu, yaitu mother instinc. Yang tidak dimiliki
oleh seorang pria. Florence menunjukan peran wanita yang begitu besar di dalam dunia
keperawatan. Sampai saat ini semuanya berkembang, profesi keperawatan saat ini merupakan
profesi yang profesional, dan dapat menunjukan bahwa wanita memiliki andil dan peran yang
besar di dunia ini, terutama dunia kesehatan dan keperawatan. Saat ini profesi keperawatan
berkembang dengan cepat, mayoritas tenaga perawat adalah wanita, dan wanita pun yang
mengembangkan profesi keperawatan hingga saat ini.

Dengan banyaknya emansipasi wanita tentunya akan banyak pula kendala yang ada
dalam memperjuangkan eksistensi wanita. Keadaan masa lalu yang pernah terjadi pada
bangsa indonesia, seperti tertindasnya wanita oleh kaum pria masih sering kita jumpai di
dalam kehidupan sehari-hari. Seperti pemerkosaan, penganiyaan, dan penjualan wanita
masih sering kita temukan, hal ini yang perlu kita soroti, cermati, kritisi, serta atasi. Untuk
mengatasi masalah-masalah itu diperlukan interaksi dari kaum wanita dan kerjasama dengan
kaum pria agar tercipta lingkungan yang kondisif dalam berbagai keadaan. `amun masih
banyak hal yang perlu kita garis bawahi bahwa wanita bukanlah objek ³jajahan´, tetapi
wanita perlu dihargai dan disetarakan dengan pria.

Di dalam essay ini banyak hal yang telah dikupas, dari hal yang sederhana sampai hal
yang cukup kompleks. Sudut pandang yang diambil dalam penulisan essay ini merupakan
penilaian yang subyektif dari penulis. Sehingga pernyataan-pernyataan yang mendukung
emansipasi wanita didalam era milenum ini adalah keadaan nyata dalam realitas hidup.
Wanita harus mampu melawan dunia dan perkembangan yang ada. Wanita  Dunia.




 c

  
  !

 !
  
 "#$%&$%$'$%()

*c+ c

c+ c,-**

.$%%