Anda di halaman 1dari 8

12/30/2008

EUTHANASIA

Dr. Meivy Isnoviana,S.H

PENGERTIAN
• Bahasa Yunani
• EU : Baik
• Thanasia : mati
• EUTHANASIA :
kematian yang baik tanpa penderitaan

1
12/30/2008

Commisie dari Gezondheidsraad


( Belanda )
• EUTHANASIA : adalah perbuatan yang
dengan sengaja memperpendek hidup
ataupun dengan sengaja tidak
memperpanjang hidup demi
kepentingan si pasien oleh seorang
dokter ataupun bawahan yang
bertanggung jawab kepadanya .

KODE ETIK INDONESIA


• EUTHANASIA
1. Berpindah ke alam baka dengan tenang dan
aman tanpa penderitaan dan bagi mereka yang
beriman dengan menyebutkan nama Allah di
bibir.
2. Waktu hidup akan berakhir, diringankan
penderitaan si sakit dengan memberinya obat
penenang
3. Mengakhiri penderitaan hidup orang sakit
dengan sengaja atas permintaan pasien sendiri
dan keluarganya

2
12/30/2008

UNSUR UNSUR EUTHANASIA


1. Ada tindakan yang dilakukan dengan sengaja
untuk mengakhiri hidup seseorang
2. Tindakan tersebut dilakukan atas dasar rasa
belas kasihan , karena penyakit orang tersebut
tidak mungkin dapat disembuhkan .
3. Proses mengakhiri hidup yang dengan
sendirinya berarti juga mengakhiri penderitaan
tersebut dilakukan tanpa menimbulkan rasa
sakit pada orang yang menderita tersebut.

4. Pengakhiran hidup tersebut


dilakukan atas permintaan orang itu
sendiri atau atas permintaan
keluarganya yang merasa dibebani
oleh keadaan yang menguras tenaga ,
pikiran , perasaan dan keuangan.

3
12/30/2008

JENIS EUTHANASIA
• FRANS MAGNIS SUSENO
1. EUTHANASIA PASIF
membiarkan pasien meninggal
tanpa pemberian terapi/tindakan - dokter
tidak terlibat
2. EUTHANASIA AKTIF tidak LANGSUNG
Dokter terlibat – pemberian obat

JENIS – JENIS EUTHANASIA


3. EUTHANASIA AKTIF LANGSUNG
Dokter langsung terlibat :
• Memberi obat tidak sesuai dosis
• Memberi obat tidak untuk peruntukannya

4
12/30/2008

BERDASARKAN PERMINTAAN

• EUTHANASIA VOLUNTARY /
EUTHANASIA SUKARELA
• EUTHANASIA INVOLUNTARY

EUTHANASIA AKTIF
• EUTHANASIA AKTIF SUKARELA
Dokter persetujuan pasien/kel

• EUTHANASIA AKTIF TERPAKSA


Dokter – tanpa persetujuan pasien/kel

5
12/30/2008

EUTHANASIA PASIF DIBEDAKAN


• EUTHANASIA PASIF SUKARELA
Atas permintaan keluarga/pasin
• EUTHANASIA PASIF TERPAKSA
Dokter – harapan sembuh tidak ada
Pasien/keluarga tahu

PENGATURAN DI INDONESIA
• Merujuk pada KUHP
• Pasal 304 KUHP
• “Barangsiapa dengan sengaja menyebabkan atau
membiarkan orang dalam kesengsaraan, sedang ia
wajib memberikan kehidupan,perawatan, kepada
orang itu,karena hukum yang berlaku baginya atau
karena perjanjian,dipidana dengan pidana penjara
selama- lamanya dua tahun delapan bulan atau
denda sebanyak – banyaknya empat ribu limaratus
rupiah”

6
12/30/2008

Pasal 306 KUHP


1. “Kalau salah satu perbuatan tersebut dalam pasal
304 dan 305 berakibat luka berat ,yang bersalah
dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya
tujuh tahun enam bulan”.
2. “Kalau salah satu perbuatan tersebut berakibat
matinya orang,maka yang bersalah dipidana
dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan
tahun”.

Pasal 344 KUHP


• “Barangsiapa menghilangkan nyawa orang
atas permintaan sungguh – sungguh orang itu
sendiri dipidana dengan pidana penjara
selama – lamanya duabelas tahun”.

7
12/30/2008

Pasal 345 KUHP


• “Barang siapa dengan sengaja membujuk
orang supaya membunuh diri atau
menolongnya dalam perbuatan itu, atau
memberi ikhtiar kepadanya untuk itu,
dipidana dengan pidana penjara selama-
lamanya empat tahun,kalau jadi orangnya
membunuh diri”