P. 1
KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR

|Views: 54|Likes:
Dipublikasikan oleh Effendi Hulaifah

More info:

Published by: Effendi Hulaifah on May 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2011

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Bahwa dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah maka setiap Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ). Sehubungan dengan hal tersebut maka para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah mempunyai tugas dan kewajiban untuk memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat di wilayah otonomi tugasnya masing-masing. Selanjutnya untuk dapat mengantisipasi adanya ancaman terhadap Integritas Nasional, dan tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) maka perlu diselenggarakan kegiatan Deteksi Dini dan Cegah Dini yang didukung melalui koordinasi yang harmonis antar aparat/unsur intelijen khususnya yang tergabung dalam wadah Komunitas Intelijen Daerah (Kominda). Disadari bahwa dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif yang lalu beberapa kendala telah berdampak atas terjadinya konflik dalam masyarakat yang sedikit banyak mengganggu proses penyelenggaraan Pemilu 2009. Oleh karena itu guna memantapkan koordinasi antar aparat/unsur intelijen di daerah maka diselenggarakan Rakornas Komunitas Intelijen Daerah ( Kominda ) mulai tanggal 25 s/d 27 Mei 2009 di Hotel Sahid Jaya Jl. Jend Sudirman No. 86 Jakarta, dengan mengangkat tema “ Memantapkan koordinasi dan tugas Kominda dalam rangka mendukung terciptanya Stabilitas Nasional dalam penyelenggaraan Pemilu 2009 ”. Melalui Rapat Koordinasi Nasional Komunitas Intelijen Daerah ini, diharapkan dapat terwujud kesamaan visi dan misi diseluruh daerah dan dapat dirumuskan suatu solusi cara bertindak yang tepat dalam penyelenggaraan deteksi dan antisipasi ancaman, terhadap Integritas Nasional. Selain itu Komunitas Intelijen Daerah kiranya dapat berperan sebagai mata dan telinga bagi Kepala Daerah dalam rangka mewujudkan situasi yang kondusif bagi keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah masing-masing serta terselenggaranya Pemilu Pilpres/Wapres yang aman dan damai. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian dalam melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional Komunitas Intelijen Daerah ini. Jakarta, 25 Mei 2009 Pj. DIREKTUR PENANGANAN KONFLIK,

Drs. WIDIYANTO P. SH, M.Si

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->