Anda di halaman 1dari 1

Deflasi

Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi. Pada deflasi, jumlah uang yang beredar di dalam
masyarakat terlalu sedikit, sementara barang dan jasa tersedia secara melimpah sehingga
kenaikan secara tajam nilai mata uang dan peningkatan peranan uang tidak dapat dihindarkan.
Deflasi akan memengaruhi harapan yang akan dating dan psikologi para pengusaha. Proses
deflasi juga akan mempengaruhi penurunan tingkat investasi yang tentu saja akan membawa
kesulitan bagi perekonomian.

Devaluasi

Devaluasi berkaitan erat dengan perubahan kurs valuta asing. Devaluasi merupakan penurunan
nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar negeri (valuta asing). Kebijakan devaluasi
yang dilakukan oleh pemerintah biasanya ditunjukan untuk memperbaiki posisi oleh
pembayaran yang tidak seimbang. Kebijakan devaluasi yang diambil oleh suatu Negara biasanya
terlebih dahulu di konsultasikan dengan Dana Moneter Internasional (International Monetary
Fund).

Depresiasi

Devaluasi dan depresiasi merupakan penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta
asing. Pada devaluasi, penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing terjadi
karena adanya kebijakan pemerintah. Sementara pada depresiasi, penurunan nilai mata uang
dalam negeri terhadap valuta asing terjadi bukan karena adanya kebijakan pemerintah, tetapi
akibat kekuatan permintaan dan penawaran mata uang di pasar valuta asing.

Revaluasi

Revaluasi adalah kebalikan dari devaluasi. Jadi, revaluasi adalah suatu usaha untuk menaikkan
nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing karena nilai mata uang dalam negeri itu
dinilai terlalu rendah. Sampai saat ini, Indonesia belum mengalami revaluasi sama sekali.

Apresiasi

Apresiasi merupakan kebalikan dari depresiasi, yaitu suatu kenaikan nilai tukar uang dalam
negeri terhadap valuta asing yang terjadi di pasar valuta asing. Apresiasi ini akan menjadikan
impor lebih mahal (dalam mata uang local) dan ekspor akan lebih mahal, sehingga mampu
menaikkan impor dan menurunkan ekspor.