Anda di halaman 1dari 55

m 

Konpre
hensif Õ  • 


     
Ú 




Ú    



Ú Ú 
Ú 

      !  "#


  $% & '( " %)* + 
&'(), -.  +

/012  • 3  /4  5678


 9: 9!;$ < +="#
 &?> !  
@
 "A "

65 78
 @B< + &C0>  >B 

 Õ   


 


  
  
 
  Õ 

Ú Ú  Ú Ú Ú


Ú Ú   Ú ÚÚ 


ÚÚ  
ISLAM A COMPREHENSIVE WAY OF LIVE
ISLAM

AQIDAH SYARIAH AKHLAQ

MUAMALAH IBADAH

SPECIAL RIGHT PUBLIK RIGHT

CRIMINAL LAWS CIVIL LAWS INTERIOR AFFAIRS EXTERIOR AFFAIRS

INTERNATIONAL RELATION

ADMINISTATIVE FINANCE CONSTITUENCY

LEASING INSURANCE BANKING MORTGAGE VENTURE CAP


Õ ÕÕ  
  Õ Õ  K
C    Õ
K

§§§ §§ !"§ §§§ §§


§ §
§§§§

Kemudian kami menjadikan bagi kamu suatu syariƞah,


Maka ikutilah syariƞah itu,
Jangan ikuti hawa nafsu orang-orang
yang memahami syariƞah (Al-Jatsiyah : 18)


   

1. .
.  !! " . #Õ$""$%&' " ( ! )*
¥   
  m !+,+($-$ .// 0"(
)* & ,1 !+!)  # +*,!$ #( !. (,",'
#( !$2 ,- $,' 1.34
5.
. J 6+" ! "  , " ( ! )* #( !$2
2,!$2#  $, ,2+  $)($1 &' (,",'
 ,#+(( )($#$$,1 -"4 ' 17 aengutip 1621
tulisan tentang onoai slaa


  


. Õ+( *$- ) $*$ #( ! !+!)  # ! # ( 


! ! ( ' 2,- (!! ( ! ! Õ& $$4'
 0! Õ&    88 ) ( ! !  9 9$4'  0!
 - 9 ( ),  $!$& 4' Õ+*$-  1 $#$ *$- )
-+#+)- -+,- ,1 ! ! (  "((.

4. .
. !  )  $! : "$((' ;Õ+*$-  1 0  ,
#( ! -+,- ,1  ! ( m.
? D  E  EEFG GD

 Muamalah berasal dari kata •"B B

Y  
 

-ϞϣΎόϳ ϞϣΎϋ
ΔϠϣΎόϣ


  
   

  
Pengertian Muamalah menurut Istilah

Pengertian§#uas

Muamalah

Pengertian§$empit
? D  E HI JEIK
  
 

   ›
¥Õuatu aktivitas keduniaan untuk
mewujudkan keberhasilan akhirat

  
 ›
¥ eraturan
eraturan--peraturan Allah yang harus
ditaati dalam hidup
diikuti dan dita
bermasyarakat untuk menjaga
kepentingan manusia

 ¥Õegala peraturan yang diciptakan Allah


untuk mengatur hubungan manusia
dengan manusia dalam kehidupannya
Dr.Abdul Sattar Fathullah Sa¶id :
dalam Al-
Al-Muamalah fil Islam

•'*!+L!M8 N&+O 0P2O" +)3Q+4•"B B


• &P+•#+?+R+@40+S;+)3T
U,V+W0+X&+•2+•01+R +
Y"P+<0Z+'
*+[+*+O'L+O;L+R +
? D  E \ JEI


  
¶ 
syariah
¥xiqh muamalat ialah hukum syari
yang berkaitan dengan
transaksi manusia mengenai jual beli,
gadai, perdagangan, pertanian,
sewa,menyewa,
perkongsian, perkawinan, penyusuan
thalak, iddah, hibah & hadiah,
washiat, warisan, perang dan damai .

    


Kesimpulan

? D  E 


\ JEI

¥Muamalah adalah › ¥Aturan


Aturan--aturan Allah
untuk mengatur manusia dalam
kaitannya dengan urusan duniawi dalam
pergaulan sosial .
 ]G  ]Ia
]Ia a  ]  EI
^_ E
Ú_  _DE ]  `_ D
` _ D

 ÷   íhukum


kebendaan)
 Munakahat í ukum perkawinan)
 Muhasanat í ukum Acara)
 Amanat dan |Ariyah í injaman)
 ~irkah íharta warisan) ! 
 
" 
 

  

? D  \ 
  
Y
 Õemua akad yang membolehkan
manusia saling menukar manfaatnya
    ›
 ¥~ukar menukar barang atau sesuatu
yang bermanfaat dengan cara yang
ditentukan
? D  E I 
\ HaEIEIK
 r.Mustafa Ahmad Zarqa,
¥ ukum
ukum--hukum tentang perbuatan
manusia yang berkaitan dengan
hubungan sesama manusia
mengenai harta kekayaan, hak-
hak-hak
dan penyelesaian sengketa .

 íAl-Madkhal al
íAl- al--xiqh Al-
Al-Am, amaskus, 1966-
1966-1967,
1967, Al-
Al-Adib,
hlm.55
hlm. 55))
a IE 
 Muamalah ialah › ¥Ú 
 Ú
 
     
 
  
 


 


   
 mm
 Muamalah ialah ¥
 
   ##  
? _  ? D  E 
 I   EI 
 ]E b
? D   EI ]EE ]

cI
G ]
 d
\  D]  ] I 
]E b b  D ]G G
HeIbK
VE DJ D]EfeE 
1. arta dan Ukud Hakad
akad--akad)
2. Buyu ítentang jual beli)
Buyu 21. Bai Murabahah
Ba
3. Ar--Rahn ítentang pegadaian)
Ar 22. Bai Õalam
Bai
4. iwalah ípengalihan hutang) 23. Istishna
Bai Istishna
5. Ash--Õhulhu íperdamaian bisnis)
Ash 24. Bai Muajjal dan Ba
Ba Bai ~aqsith
6. Adh--haman íjaminan, asuransi)
Adh 25. Bai Õharf dan Konsep Uang
Ba
7. Õyirkah ítentang perkongsian) ijd Urbun ípanjar/ )
8. Wakalah ítentang perwakilan) 27. Ijarah íse
ísewawa--menyewa)
9. Wadiah ítentang penitipan)
Wadi 28. Riba
ghd |Ariyah ítentang peminjaman) 29. Õukuk ísurat utang)
11. Ghasab íperampasan harta orang 30. xaraidh íwarisan)
lain dengan tidak shah) 31. Luqthah íbarang tercecer)
12. Õyufah íhak diutamakan dalam
Õyuf
32. Waqaf
syirkah atau sepadan tanah)
13. Mudharabah ísyirkah modal dan 33. ibah
tenaga) 34. Washiat
14. Musaqat ísyirkah dalam pengairan 35. Iqrar ípengakuan)
kebun) 36. Qismul fa fai wal ghanimah
15. Muzaraah íkerjasama pertanian)
Muzara ípembagian fa fai dan ghanimah)
16. Kafalah ípenjaminan) 37. Qism ash
ash--Õhadaqat ítentang
17. ~aflis íjatuh bangkrut) pembagian zakat)
18. Al-
Al- ajru íbatasan bertindak) 38. Ibrak ípembebasan hutang)
19. Jialah ísayembara, pemberian fee)
Ji 39. Muqasah íiscount)
20. Qaradh ípejaman) 40. Kharaj, Jizyah, haribah,Ushur
41. Baitul Mal
VE DJ D]E G 
1. erbankan
2. Asuransi
3. asar Modal
4. Obligasi
5. Reksadana
6. BM~ íBaitul Mal wat
~amwil)
7. Koperasi
8. egadaian
Õyariah
9. MLM Õyari
10. xungsi Uang íMoneter)
11. Kebijakan xiskal
12. Kebijakan Moneter,dll
Gk]IÚ]]G  G 
 Ijarah Muntahiyah bit ~amlik atau
Bai at
Bai at--~akjir
 Musyarakah Mutanaqishah
 Musyarakah Muntahiyah bit ~amlik
 Al-
Al-Kafalah wal Ijarah
 Al-
Al-Qaradh wal Ijarah
 Murabahah wal wakalah
 dll
embagian Muamalah

Al-Muamalah Al-Muamalah
Al-Maddiyah Al-Adabiyah

Muamalah yang mengkaji


Objeknya íbendanya).
í Õehingga kajiannya Muamalah yang mengkaji
Bersifat kebendaan) Õubjeknya,seperti kajian
Õeperti apakah benda itu tentang !$ penipuan,
alal, haram, syubhat,mengan kerelaan, dusta,
dung manfaat or mudharat Õumpah palsu
dan persoalan
Keharusan membeli benda Yang berkaitan dengan
halal misalnya dimaksudkan Etika bisnis íadabiyah) dari
Untuk mencari ridha Allah, pelakunya
Bukan profit oriented.
ada prakteknya, pembagian al-al-
muamalah 







 tidak dapat
dipisahkan, Jadi pembagian ini
hanyalah teoritis saja,
ëD IfeE F]G G
 xiqh Muamalah Ekonomi, menduduki
posisi yang penting dalam Islam. ampir
tidak ada manusia yang tidak terlibat
dalam aktivitas muamalah, karena itu
hukum mempelajarinya wajib ífardhu)
bagi setiap muslim
 Kewajiban itu disebabkan setiap muslim
tidak terlepas dari aktivitas ekonomi.
 Bahkan sebagian besar waktu yang
dihabiskan seorang manusia adalah untuk
kegiatan muamalah, al. mencari nafkah
untuk memenuhi kebutuhan diri, keluarga,
bahkan negara.
 Menurut usein Õhahhatah, alam bidang



ini,


ini, seorang muslim
berkewajiban memahami bagaimana ia
bermuamalah sebagai kepatuhan kepada
syariah Allah. Jika ia tidak memahami
syari
muamalah maliyah ini, maka ia akan
terperosok kepada sesuatu yang
diharamkan atau syubhat, tanpa ia sadari.
í ÚÚ 
 
  

÷÷ 
 
   

 
 Oleh karena itu, Khalifah Umar bin
Khattab berkeliling pasar dan berkata ›
@'+ l $ @B +& *- S;' 
¥    
      
   
  í



 

m

 

m í


~idak boleh beraktivitas perbankan, kecuali faham fiqh muamalah


~idak boleh beraktifitas asuransi, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas pasar modal, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas koperasi, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas pegadaian, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas reksadana, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas bisnis MLM, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas jual-beli, kecuali faham fiqh muamalah
 Oleh karena itu, Khalifah Umar bin
Khattab berkeliling pasar dan berkata ›

@'+ l $ @B +& *-  

¥    


      
   
  í



 

m

 

m í


~idak boleh beraktivitas perbankan, kecuali faham fiqh muamalah


~idak boleh beraktifitas asuransi, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas pasar modal, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas koperasi, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas pegadaian, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas reksadana, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas bisnis MLM, kecuali faham fiqh muamalah
~idak boleh beraktifitas jual-beli, kecuali faham fiqh muamalah
 r. useinÕyahhatah
íGuru Besar Univ.Al-
azhar Cairo) ›
¥Õeorang Muslim yang
bertaqwa dan takut
kepada Allah swt,
arus berupaya keras
menjadikan
muamalahnya
sebagai amal shaleh
dan ikhlas untuk Allah
semata
xardhu kifayah

 Memahami/menge
tahui hukum
muamalah maliyah
wajib bagi setiap
muslim, namun
untuk menjadi Wajib

expert íahli) dalam


bidang ini
hukumnya fardhu
kifayah
I I _D IE 
 syariah tentang
Muamalat adalah aturan syari
hubungan sosial di antara manusia.
 ukum--hukum muamalat memberikan perhatian
ukum
ke
 an manusia
sangat besar terhadap ke

syariahnya bisa ditemukan akal
dan maqashid syari
manusia.
 alam muamalat, dijelaskan secara luas illat,
rahasia dan tujuan kemaslahatan suatu hukum
muamalat. Ini mengandung indikasi agar
manusia memperhatikan kemaslahatan dalam
bidang muamalat dan tidak hanya berpegang
pada tuntutan teks nash semata, karena mungkin
suatu teks ditetapkan berdasarkan kemaslahatan
tertentu, kondisi, adat, waktu dan tempat
tertentu.
emuka-pemuka masyarakat Arab sebelum dakwah
emuka-
Nabi Õaw, banyak memperhatikan kemaslahatan dalam
kebiasaan, tradisi dan adat mereka. Kemudian datang
syariat Islam. Banyak di antaranya yang dilanjutkan,
ada yang diperbaiki dan ada yang dibatalkan.

1
 1. raktek yang diakui dan dilanjutkan seperti wadi wadiah,
ijarah, jual- Iarah/
jual-beli, syirkah, Iarah/ariyah, rahn, syuf
syufah
merupakan tradisi yang telah berkembang di
masyarakat Arab ra Islam.
Mata uang dinar dari Romawi dan dirham dari ersia
diakui dan diadopsi Islam
alam bidang munakahat ; khitbah/meminang. Õemua
ini dilanjutkan Islam
2. ~radisi dan hukum yang dimodifikasi ; seperti
poligami dan warisan
3. Yang dibatalkan Islam ialah praktek anak angkat/
tabanni, riba, dan segala macam jual beli fasid dan
bai gharar, ba
terlarang, seperti bai bai Najasy, Bai
Bai
munabazah/ijon, Ihtikar, talaqqi rukban.
\]^I  mInE]E
mInE]E^I 

~aqrir ; ~aghyir ~abthil


íMengakui) íModifikasi) íMembatalkan)

wadiah, ijarah,
wadi
jual--beli,
jual poligami
syirkah, dan warisan, tabanni, riba,
Iarah/
arah/ariyah, Ila
Ila maysir
syufah
rahn, syuf
inar, dirham
E  m  D G  I
feE  m  D 
G  I
 erkembangan sains dan teknologi telah
menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan
manusia, termasuk terhadap kegiatan ekonomi
bisnis, seperti tata cara perdagangan melalui 


 
 ñ     
 


   
     

   


     í
  
  
       
 
           
    

   
   
 

Aturan syariat Islam
dalam bidang muamalat
yang bersumber íAl-
íAl-
quran dan Õunnah)
umumnya bersifat
prinsip umum. Maka
para ulama/mujtahid
diberikan majal
ílapangan yang luas)
untuk
mengembangkannya
secara detail dan aktual
sesuai dengan
kemaslahatan ummat
manusia yang
senantiasa berkembang
 Rumusan fiqh muamalah yang sangat
lengkap dan mendatail yang terdapat
dalam kitab-
kitab-kitab fiqh klasik, sebagian
besarnya merupakan hasil ijtihad para
ulama terdahalu dalam upaya mereka
merumuskan dan mengembangkan prinsip
tersebut dalam bentuk praktis yang detail.
~entunya formulasi fiqh mereka banyak
dipengaruhi atau setidaknya diwarnai oleh
situasi dan kondisi sosial ekonomi yang
ada pada zamannya

Ja oE]E\b
_ ]Epppddddd
KAEDAH HUKUM SYARIAH

ΔϨϜϣϷ΍ ϭ ΔϨϣίϵ΍ ήϴϐΘΑ ήϴϐΘϳ ϡΎϜΣϵ΍


Ε΍ΩΎόϟ΍ ϭ ϝ ΍ϮΣϷ΍ ϭ

„   dapat ber bah en pe b


 tep  e

 

®G G®G G
®G G
 Al-
Al-Mudharib Yudharib
 Al-
Al-Muajjir Yuajjir
 Ijarah Muntahiyah
alam produk
Bai at
bit ~amlik or Bai at--~akjir Bank Õyariah
 Musyarakah Mutanaqishah
 Musyarakah Muntahiyah
bit ~amlik
 Al-
Al-Kafalah wal Ijarah alam
Kartu Kredit
 Al-
Al-Qaradh wal Ijarah
 Murabahah wal wakalah
%  n
murabahah
i bank syariah
%
 " &
' 
!   
%  
()
PRINSIP IBADAH

 1. Bersifat ~etap í~sabitah)


 2. ~idak bisa berkembang íNash
Qathiy)
Qath
 3. Bersifat Khusus/eksklusif
 4. Nash-
Nash-nash lebih rinci ítafshili)
 5. eluang Ijtihad lebih kecil
ísempit)
? IE 
 Bersifat Elastis íR0qBK
 apat berkembang sesuai dengan
zaman & tempat
 Bersifat universal, inklusif
 Nash--nash umumnya general
Nash
 eluang ijtihad luas
 
  Õ  
 
 

No Y  ( *  + (
1 tetap í•2 K
Bersifat tetap Bersifat Elastis íR0qBK

2 ~idak bisa apat berkembang


berkembang sesuai dengan zaman
& tempat
3 Bersifat Bersifat universal,
khusus,eksklusif inklusif
4 Nash--nash lebih
Nash Nash--nash umumnya
Nash
terinci ítafshili) general
5 eluang Ijtihad eluang ijtihad luas
sempit
KAEDAH IBADAH DAN MUAMALAH

L32r7"#:+s'73'0Z+R(; + :
+

= 

  
  ib
 
  haraa ec   

 
Y ebo e 

L'0Z$7"#:+s'73•32 +•"B + :


+

= 

   e        
  oleh
ec   

   e  
oE]EE  Ú tE
Allah§$%t§menjelaskan§pokok-pokok§muamalah§
kehartabendaan§&muamalah§maliyah)§yang§adil§dalam§Al-Quran
Adapun§prinsip§muamalah§maliyah§tersebut§ialah§'

( Melarang§memakan§makanan§secara§bathil§&)'*+)

§ 44 6@. 
. . §654 ͋ §,- .
. §.§/01. .23 §.45. §6".§783§39:
3 .63;§45. 6<;. §45. .6 ".§ 4=4 6>. 
. § 4 . . §.37 §.? "..
§/<3A1. §654 ;3 §..=§.B §783§654 C . D4 E."

„    


       
   

 
      
 
   
   

 
         
* Melaksanakan§transaksi§bisnis§atas§dasar§ridha§&Qs.)'*+)
Melaksanakan§transaksi§atas§dasar§suka§rela/ridha§&)'*+)

F Pencatatan§transaksi§hutang-piutang§&Q$.*'*G*)

H= §C §9"§ §I;§ I§ J §  "§ §>


Kahai§orang-orang§yang§beriman,§apabila§kamu§melaksanakan
hutang§piutang§sampai§%aktu§tertentu,§maka§tuliskanlah

) Akad§tansaksi§bisnis§disaksikan§oleh§saksi§&*'*G*)

â <=>?@AB@CD<=EFGD@H?IJII=â=
³Dan§persaksikanlah§apabila§kamu§berjual-beli
Dan§janganlah§penulis§dan§saksi§saling§menyulitkan´§
M #arangan§riba§&Qs.*'*LM-*L+)

l V ;> u
  ' vw>+)*' > rx*B*'  209 +x* "T' @'w>+ 
209 +:yB S; +!> r+* L !> T2 =z 9{ +@B xV1 > +
l29 > @9B•| #  *B }6 ~@ 209 +)0> 3   S; ++>:3
 %
=€ T (#@B  +7r}0 B% "-  Bl" 7L !
209 ++†Z  ' …i„`ƒx‚L 4 >&+<Z
 %
>xr…i„jƒ5 %5> >:‡ˆZ  '  +O P > +20' 
+*$ +6 R, P > ++*B % OZ>P++*" #   +*&B +6@'w>+
4   L "# ‰Š*‚    L 29  &#4 0 %L R?> +

 2 B+z  ++*$> ++*&B +6@'w>+L'‡ %~'…i„„ƒx*!? Z'
+*!z T +*"  $ >x‹ …i„ ƒ@&B MB‡ &xr209 +@B
  +*B%N6  "  ;$ xr l*-  +@B9 5<0Z  2
x
 *"|$   x*"|$
6 Keterkaitan§$ektor§moneter§dengan§sektor§riil§&*'*LM)

;
 §N
A§§ < §B§9A"§
¥ 
     
 
    
Oual§beli,§mengaitkan§sektor§riil§&barang)§dengan§sektor§moneter
&uang§/harga§yang§dibayarkan)§
PQ§'§Oual§Reli§Murabahah,§$alam,§Sstishna¶

embiayaan Mudharabah ;
mengkaitkan uang ímodal) dengan
royek usaha riil
6 Keterkaitan§$ektor§moneter§dengan§sektor§riil§&*'*LM)

§I §T §U@D§IV§ § §§VW§T § §


¥ 
     
 
    
Oual§beli,§mengaitkan§sektor§riil§&barang)§dengan§sektor§moneter
&uang§/harga§yang§dibayarkan)§
PQ§'§Oual§Reli§Murabahah,§$alam,§Sstishna¶

embiayaan Mudharabah ;
mengkaitkan uang ímodal) dengan
royek usaha riil
L Snvestasi§dengan§sistem§mudharabah,§musyarakah,§ijarah

 Muzammil ayat 20 
l ">+: @B x*q ;' ŒT+ x*20 ' x0‚
 +6 

¥ari Abu urairah, Rasulullah ÕAW berkata ›


+z l;3
43%@u'B@1+ !% 
H(+(*2%}+KL&2@B0‚l!‚

¥   ÚÚ  



¥Ú        
    
   

  
mm í R. Abu awud dan
akim).
G $asaran§kebijakan§Xiskal§Sslam§melalui§Yakat§&M'60),
Melaksanakan§transaksi§atas§dasar§suka§rela/ridha§&)'*+)
&Al-AnXal§')().

L"#
 @"B  +@A +6+0  "O P
> +!> r
:;-
   @B q+< 09 +  L 2 *" • >M  +
‰3  ‰"#
 ++@B •'0 :;A > +@2++

s*-0> " lA   ‚


 9xT 568  @9B& Ž
 !> %+*"#+…
 &xr:;A > +@2+@A +7B +720+vw
7 +)*' x 0  +)*' !;#
 7"#
 &? !%~B 2&B+6
‰0' 568  9:7"#  +x   +
+ #arangan§menyuap/sogok,§&Al-Raqarah§'§(GG)

§3 6\
3 6;3 §3]7 §Z 3 .6 ".§6͋ §/@3
. § 4=4 6>. 3§3N75[
4 6 §.83§.;3 § 46I4 . §39:
3 .63;§45. 6<;. §45. .6 ".§ 4=4 6>. §..
. 4.6. §64 E.".
Dan§janganlah§sebagian§kamu§memakan§harta§sebagian§yang§lain§di§antara§kamu§
dengan§jalan§yang§bathil,§dan§janganlah§kamu§memba%a§urusan§harta§itu§kepada§
hakim,§agar§kamu§dapat§§memakan§sebagian§harta§orang§lain§dengan§jalan§dosa§
sedangkan§kamu§mengetahui§&*'(GG)

(0 Memberikan§keringanan§bagi§³debitur´§yang§tak§mampu

¥   
  
 
     
 
        
  !"#
Y  ]  I
]  I IÚ tE 
  Da aa
Ik bD G_ 
H]E bK
]  HEbKd
a] D G_  ]  _EE]E
E  _ II k ]I_
  D E_  
  D 

Karena§siXat§global§tsb,§maka§$unnah-lah§yang§§menjelaskan
Hukum-hukum§muamalah§menjadi§rinci§dan§detail§
Õ