P. 1
Edaran Tubel 2011

Edaran Tubel 2011

|Views: 2,586|Likes:
Dipublikasikan oleh Alken Sulaiman

More info:

Published by: Alken Sulaiman on May 13, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

KEMENTERIAN I(ESEHATAN HI

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 l(a\l11l1g 4-9 Jakarta 12950 Teleport :(02.!) 520 15~O (i-I:UDlillg)

Nomor Lampiran Hal

; OM.01.03/H.III039312011 : 1 (satu) berkas

; 8urat Edaran Bantuan Beasiswa Tubel SOM Kes TA 2011

21 Maret 2011

Yang terhormat,

1. lnspektur Jenderal Kemenkes

2. Dlrektur Jenderal Blna Upaya Kesehatan Kemenkes

3. Direktur Jenderal Blna Gizi dan Kesenatan Ibu dan Anak Kernenkes

4. Direktur Jenderal P2&PL Kemenkes

5. Dlrektur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alkes Kemenkes

6. Kepala Badan Litbangkes Kemenkes

7. Kepala Badan PPSOM Kes Kernenkes

8. Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenkes

9. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi selurun Indonesia

1 O. Kepala Drnss K.esehatan Ka bu pateriKota seluruh I ndenes! a

Sehubungan dengan upaya penlnqkatan kapasltas 8DM Kesehatan dllingkungan fasifitas kesehatan rnillk Pernerintah Pusat dan Daer:ah Tahun 2011 Ini akan dllaksanakan penerimaan calon peserta ,program Tugas Selajar SDM Kesehatan.

Bersama ini disampaikan Ketentuan Pelaksanaan Penerirnaan Calon Peserta Tugas Belajar SOM Kesehatan Dalam Negeri Tahun 2011 sebaqai acuan dalam tatalaksana penerimaan calon peserta tugas belejar 80M Kesehatan dlrnaksud,

Untuk itu diharapkan Saudara dapat segera mengusulkan nama-nama calon peserta program yang memenuhi kriteria dan ketentuan, untuk 5clanjulnya usUlan tersebut dlkirlmkan selarnbat-larnbatnya tanggal 29 April 2011kepada!

Pusat Standardisasi J 8ertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan 80M Kesehatan Up. Bidang Pendidikan Berkelanjutan

Gedung Badan PPSDM Kesehatan, Ruang 408

JI.Hang Jebat III, Blok F3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12120

Atas perhatian dan kerjasama Saudara, diucapkan terlma kasih.

a.n. Menteri Kesehatan\' / Sekretaris Jenderal

~

or. Ratna RositaMPHM NIP 195212051980032001

Tembusan:

1. Menteri Kesehatan

2. GLlbernur seluruh Provinsi di Indonesia

3. Bupalj I Walikota Seluruh, Kab/kota dllndonesia

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 Ksv ling 4-9 Jakarta 1295.0 Telepon :(021) -201590 (Hun(mg)

Lampiran Surat Edaran Nornor : OM.Dl.03}H.TI;'0393/201i Tanggal 21 Mj:lret 2011

KETENTUAN PELAKSANAAN PENERIMA . .6.N CALON PES8.RTA PROGRAM TUGAS BELAJAR SOM KESEHATAN DALAM NEGERJ TAHUN 2011

I. PENDAHULUAN

Oalam rangka rnencapai tujuan pernoanqunan kesehatan yaltu terwujudnya derajat kesehatan rnanusta Indonesia yang setinggHingginya, Kementerian Kesehatan menetapkan Visi Masyarakat Sehat yang Mandlri dan Berneadil.an. Guna mencapai visi tersebut ditempuh meialui misi diantaranya menjamm ketersecliaan dan pernerataarrsurnberdaya kesehatan. Komponen sumberdaya kesehatan diantaranya adalah tenaga kesehatan. Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 27 ayat (2) rnenvebutkan bahwa tenage kesehatan dalarn rnelaksanakan tugasnya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan penQetahuan dan ketrampilan yang dlrnillki sehingga rnampu rnernberikan pelayanan yang berrnutu sesuai dengan perkembangan llrnu pengetahuan dan teknologi baru.

Peningkatan pengetahuan dan ketrarnpllan tenaga kesehatan ditempuh melatul pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal ditempuh rnelalul jenjang pendidikan berkelanjutan. Bag! tenaga kesehatan Indonesia telah dlatur ketentuan tentang program tug as belajar surnberdaya r1anusia Kesehatan dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nom 0 r 541/Men kes/PerNI/20C8 dengan meng alokaslka n ba ntuarr pehdld i ka h setiap tahunnya untuk mengll<uti pendldlkan berkelar.lutan (D3. 04, S1. S2 dan S3).

Tahun 20111 Kementerian Kesehatan melalui DIPA Pusat Standarisasl, Sertlfikasi dan Pendidikan BerkelanjutiCln B adan PPSDM Kesehatan menyediakan alokasi dana bantuan tugas belajar bagi tenaga kesehatan yang bekerja di fasilltas kesehatan guna pernenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang kornpaten dan profesiona1.

Untuk merealisasikan program tugas belajar tersebut, setiap pimpinan unit Kerja di fasiltas kesehatan diwajibkan rnernbuat perencanaan kebutuhan tugas belaJar 80M Kesehatan berdasarkan junilah dan jenis serta jenjang pendldikan tenaqa kesehatan dl Ungkungan unit kerja masing-rnasing sesuai dengan kebutuhan, sehingga diharapkan ketersediaan dan pernsrataan tenagakesehatan dapat tercapal. Selanjutnya berdasarkan perencanaan tersebut segera dlusulkan nama calon peserta tugas belajar yang mengacu pada ketentuarn peJaksanaan penerimaan cslon peserta program tugas belajar SOM kesehatan tahun 2011.

II. KEBIJAKAN UMUM PENERIMAAN CALON PESERTA

1. Definisi Operasional

a, Program Tugas Belajar 80M Kesehatan adalah program pengembangan kapasitas sumberdaya manusia kesehatan dalam rangka rneninqkatkan kinerja organisasi serta pengembangan diri personal melalui pendidlkan lanjutan baik berjangka panjang maupun pendek, dengan gelar dan atau tanpa gelar, dltujukan untuk meningkatkan kernampuan dan protesionarisrne 80M kesehatan serta tenaqatenaga lainnya guna mendukung penyelenggaraan pernbanqunan kesehatan seeara berhasil guna dan berdaya guna. serta untuk mendukung pengembangan karir yang bersangkutan.

KEMENTERIAN I(ESEBATAN HI

Jalan H.R. Rasuua Said Sink X~5 Kavling 4-9 Jakarta 12950 Teleport :(02]) 5201590 (HlIntiIJg)

b. Fasilitas Kesehatan adalah selurur, sarana kesehatan balk yang berfunqsisebaqai pelayanan lang sung ( Rumah Sakit dan Puskesrnas) maupun pelayanan tidak lang sung (Kementerian Kesehaten, Dinas Kesehatan ProvinsllKab/Kota, Institusi Pendidikan, Balai Pelatihan Kesehatan dan UPT Lalnnya) kepada masyarakat.

c. Ijin Belajar SOM Kesehatan adalah pemberian ijln oleh pejabat yang berwenang (Esselon II) kepada PNS urttuk melanJutkan pendldikan formal ke Jenjang yang lebih tiAggi atas kemauan sendiri, dengan biaya sendiri ate U oleh sponsor di luar Kementerian Kesehatan, yang diselanggarakan dl luar Jam kerja dan tidak mengganggu tugas dinas dengan dasar persetujuan pimpinan unit kerj'anya.

2. Program Pengembangan SOM t<esehafan

a. Program tugas belajar rnerupakan salah satu upaya dalarr mengembangkan SDM kesenatan untuk leblh potensial dan profesional dalarn metaksanakan pelayanan kesehatan untuk tercapalnya peningk-atan status kesehstan masyarakat yang setinggj-'tingginya sesual de:ngan Vis, rnewujudkan derajat kesehatan manusia Indonesia yang setinggi~tlngginya dan Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development GoalslMDGs).

b. Merupakan baglandari manajemen 80M kesehatanyang rnenveluruh, mulai darl aspek perencanaan kebutuhan, selel<si. pemantauan proses belajar mengaj,ar dan evaluasi petaksanaan sarnpal dengan pendayaqunaan kembali pasca pendidikan (distribusi dan penqernbangarr karlr).

3. Perencanaan Kebutuhan Tugas BeJajar

8. Penyusunan rencana kebutuhan tugas belajar SOM Kesehatan dimaksudkan unluk memenuhi kebutuhan akan PNS yal1g rnernlliki pengetahuan, kernampuan. ketrampilan serta sikap dan keprtoadlan profesional sebagai salah satu persyaratan dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pembang,unan di bidang kesehatan.

b. Rencana kebutuhan dilaksanakan oleh masing-masing Pjmpinat1 Unit Kerja yang dlkoordinasikan oleh Masing-mas,ng Unit Utama dan Dinas Kesehatan Provinsi.

c. Rencana I<ebutuhan tugas belaler 80M Kesehatan disusun dalam renaana program lima tahunan Unit Ke~q yang dijabarkan dalam reneana program tahunan.

d. Rencana kebutuhan tugas belajar 8DM Kesehatan berisi informasi mengenal :

1. Bidang pekerjaan yang rnembutuhkan penqernbanqan SDMK melalui program

tuges belalar

2. Janis keterampilan atau kemampuan yang dibutuhkan

3. Program pendidikan yang direncanakan

4. KUalifikasl ekadernik calon peserta tugas belajar

5. Lembaga pendldikan penyelenqqara tuges belajar

6. Jangka waktu

7. SUmber biaya.

e. (Format 1 A & B terlampir)

4. Ruan9 Ungkup Pendidi.kan

a. Pendidikan vokasl terdiri atas :

• Program pendidikan Diploma IV Mitra Spesialis orang di Poltekkes Kemenkes RI bagi eaton peserta yang be:rasal dari semua fasilitas Kesehatan yang

2'

KEMENTERIAN Kl]SEHATAN RI

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9 J. kartu 12950 Telep 11 ;(011) 5201590 (Hunting)

memberikan pelayanan langsung khususnya RtJmah Sakit rnlllk Pemerintah pusat dan daerah.

• Program pandldikan Diploma IV selain mitra spesialis di Poltekkes Kemenkes RI bagi calon peserta yang berasal darl semua fasilitas Kesehatan mllik Pemerlntah p,usat dan daerah.

• Program Fendldikan Diploma IV Mitra Spestalls dan Diploma IV lainnya akan diatur dalam Surat Edaran tersendirj.

b. Pendidikan akademik terdiri dari :

- Program sarjana (S1)

• Kelas Reguler dan Non reguler dl Unlverskas Negeri bagl calon peserta yang berasal darisemua fasiiitas Kesehatan milik Pemerirrtah pusat dan daerah.

• Kelas Khusus Bidan Komunltas di Universitas Indonesia bagi calon peserta dari Puskesmas.

- Program magister (82)

• Kelas reguler dan non reguler di semua Universitas Negerl bagi calon peserta yang berssal darl semua fasilitas Kesehatan milik Pemerintah pusat dan daerah,

• Kelas khusus S2 Hukum Kesehatan di Universitas Ha-sanuddin bagl calon peserta yang berasal dari Uni\ Utarna dan Dinas Kesehatan Prov, KabJKota.

• Kelas khusus 82 KAR8 dl Universitas Indonesia bagi calon peserta Tubel darl Rurnah Sa-kit Vertikal Kementerlan Kesehatan khususnya Plmpinan Rurnah Sakit.

• Kelas khusus 82 EpidemioloQI Lapangan di Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bagi calon peserta Tubal dar! Uhit Utama, UPT Vertikal Kemenkes dan Dinas Kesehatsn dan Rumah Sakit Prov/Kab/Kota serta Puskesmas.

• Kelas khusus S2 Agama dan Kesehatan di Universitas Islam Negeri (Jakarta) bagi calon peserta Tubel dad Poltekes (dosen), Balal Pelatihan Kesehatan (Wldyaswara), Petugas Kesehatan Haji dan Penentl.

• Kelas khusus S2 Kebijakan dan M~najemen Pelayanan ~(esehatan di Universitas Gadjah Mada (UGM) bagi eaton peserta Tubel dari unit eselon I Kementertan Kesehatan dan UPT vertlkal Kernsnkes.

- Program doktor (S3).

• Kelas Reguler/Non regUler dl Universitas r~egeri !nagi calon peserta dari fasilltas kesehatan non pelayanan langsung (Kernenterlan Kesehatan, Institusi Pendldlkan, Balal Pelatlhan Kesehatan).

5. Pembiayaan Program Tugas Belajar

a. Pernbiayaan program lugas be!ajar SOM Kesehatan bersumber pada APBN Kementerian Kesehatanyang dia'okasikan .dl mPA S2.tuan Kerja Pusat Standarlsasl, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Badan PPSoM Kesehatan, DIPA Poltekkes kementerian Kesehatan, Dana Dekonsentrast Program PPSDM Kesehatan di 33 provlnsl.

b. Untuk peningkatan kualitas 80M Kesehatan di Ilhgkungan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dtsedlakan dana dekonsentrasi program PP8DM Kesehatan yang digunakan untuk cernberian bantuan beasiswa pada program pendidikan akademlk (S1) dan pendttlikan vokasi (D-IV). diutamakan yang bekerja di fasllltas pelayanan kesehatan (puskesmas dan rumah sakit).

Q. Kornponen dan besaran biaya bantuan pendldlkar mehgaou pada ketentuan peratu ra n perundanq-undanqa n.

3

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Jalan H.R. R suna aid 810k , -5 Kling 4-9 Jakarta 12950 Telepon :(02 P 201590 (HurJlingl

d. Jenis Pendanaan :

i) Biaya penuh, diberikan selarna peserta tug as belajar mengikuti proses

pendldikan sejak semester pertama hmgga terakhir,

ll) Biaya parslal, diberikan kepada mereka yang secanq dalam proses pendidikan dan belurn memperoleh Jana. Dana tugas belajar yang diberikan adalah dana lanjutan.

6. Institusi Pendidikan

Program Tugas betajar dilaksanakan pada Institusi pendidikan da!am negeri dl Perguruan Tinggl Nagerl (PTN), yang terakredltasi minimal B dan Politeknik Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan. Pernihhan Peminatan pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terakredltasi minimal B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dimungkinkan apabila peminatar. yang dipiljh Udak ada di Perguruan Tlng91 Neger! (PTN).

Sebagai aeuan kali11i larnplrkan contoh beberapa Perguruan Tlnggl Negeri, Program Studi dan Pemlnatan yang dapat menjadi aeuan pemmha.~ Institusi Pendldlkan, serta Diploma IV Politeknik Kesehatan Kerr.enkes. (lam pi ran 3)

Untuk keterangan yang lebih Ielas dalam pemilihan program stUdi dan peminatan pada Pergu.ruan Tinggi dapat dlskses melalul wehlslte BAN PT (WvVW.ban-pt.of_ld) .dan masing-masing Perguruan Tlnggl yang diphih.

7. Program Pendidikan

Program pendidlkan adalah progri3m regular, program non regular dan program khusus. Kejelasan mengenai progrClm pendidikan adalah sebagai berlkut:

a. Program ~eguler

PenyelenggarClan pendidikan dilaksanakan secara reguler (kelas yang peserta, waktu dan penyelenggaraannya berlaku ketentuan biasa dalarn Ins itusi Pendldlkan), dengan kriterla peserta tubal:

1) Dibebastuqaskan darl pe\<erjaan rutin maupun tugas lain dalam unit ke~a yang bereanqkutan selarna menQikuti pendidlkan sesual dengan aturan yang dlkeluarkan oleh instltusi pendldikan.

2) Mernperoleh biaya hidUp dan biaya lainnya sesual dengan ketentuan.

3) Ttdak rnernperoleh tunjangan ~truktl!rallfungsional dan penghasilan lalnnya, kecuali gajl.

b. Program Non Reguler

Penyelenggaraan pendidlkan di\aksanakan secara khusus sesua ketentuan lnsltusl pendldlkan, dengan kriteria peserta tJbel:

) Tetap bekerja selarna rnenqlkutl penoldlkan.

2) Tetap memperoleh gaji, tunjangan strukturall fungsional dan penghasilan lalnnya.

3) Tidak memperoleh tunjanqan biaya hidup.

c. Program Khusus

Penyelenggaraan pendidlkan dilaksanakan secara khusus dengan kelas khusus (kelas yang diselenggarakan atas kerjasnma dengan Instltusi tertentu sebagai bentuk affirmative action bagl kelompok strategis tsrtentu) sesual dengan ketentuan lnstitusi pendidlkan dan ketentuan lamnya, dengan kriteria peserta tubel:

4

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Jalan J-1.R. Rasuna aid Blok X-5 Kavling -9 Jakarta 12950 Teltlp n :~021) 5~n'1590 (Hunting)

1) Dibebastugaskan dari pekerjaan rutin maupun tuges lain dalarn unit kerja yang bersangkutan selama menqikuf pendidikan sesuai dengan aturan yang dlkeluarkan oleh institusi pend'dikan

2) Memperoleh biaya hidup dan biaya lainnya sesuel dengan ketentuan

3) Tidak memperoleh turtjangan struktural/fungsional dan penghasilan lainnya, kecuali g-aji.

Berdasarkan surat dari Oirektur Jenderal Pendidikan TInggi Nemer 595/D5.1IT/2007 tertanggal 27 Februari 2007 perihal larangan "kelas [auh", make bagl peserta yang menglkutl pendidikan kelas jauh tidak dapat diberikan beasiswa tugas belajar oleh Kementerian Kesehatan.

8. Pelaksanaan

a. Pengelola/penyelenggara program tugas belaJar 80M kesehatan wajib mengikuti segala ketentuan dan kebijakan yang ditetapkan dalam Sural Edaran ini.

b. PNS yang mengikuti pendtdlkan akademik maupun Vokasi dengan biaya sendlri, tetap mengacu pada ketentuan dan kebijakan yang ditetapkan dalam edaran ini.

9, Penetapan Peserta luges Belajar

a. Penetapan peserta tugas belajClr yang sumber dananya berasal dan DIPA Pustanserdik SOM Kesehstan Eadem PPSOMK. OIPA Poltekkes Kementerian Kesehatan dan Dana Dekonsentrasl Progfarh PPSOM Kesehatan di daerah dilakukan oleh Tim Pengelola dan Pelaksana Program Tuges Belajar SDM Kesehatan di Iingkungan Kementenan Kesehatan yang terdiri dan unsur-unsur Badan PPSDM Kesehatan. Sekretariat Jenderal Kementerlan Kesehatan, para Sekretaris Unit Utama dl lingkllngan Kerrrenterlan Kesehatan dengan memperhatlkan persyaratan dokurnen calon peserta serta disesuaikan dengan alekaei dana tugas belajer yang tersedla,

b. Bagi peserta tugas belajar oengan biaya sendlri dari Dlnas Kesehatan ProvlnsilKab/Kota. penetapan untuk rnsngikl)ti pendidikan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan provinsi denqan persetUjuan BKD, dan oleh Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan bagi peserta tugas belajar yang berasa! dar! PNS Pusat dan UPT Vertrka!

10. Penetapan Surat Keput san Peserta Tugas Belajar dan ljin 8etajar

a. Surat Keputusan Tugas Belajar difetapkan oleh Menteri Kesehatan cq. SeKretaris Jenderal Kernentenan Kesehatan denqan rekomendasi dc;lfi Kepala Badan PPSDM Kesehatan.

b. Surat Keputusan Ijln Be!ajar ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal cq, BIro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan.

III. PEMILIHAN CALON PESERlA

Pemilihan eaton peserta dllakukan oleh Unit KerjaJOrg'3.nisasi yang bersangkutan dengah dldasarkan pada kajian kebutuhan SDl'vlkesehatan sesual dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Seleksi dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu:

5

KEMENTERIAN KESEHATAN HI

Jalan l'-LR. Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9 Jakarta 12950 Teleport :(021) 520'1590 (Hunting)

1. Seleksi Administratif

Seleksi adrnlnlstratit dllaksanakan olel1'

a. Pimpinan Unit Utama (setingkat Esselon I) di lingkungan Kementerlan Kesehatan bagi eaton peserta yang berasal dari IIngkungan Unit Utama dan UPT vertikal (RSUP, RSJP, KKP, BTKl, BKMM, 8P4, BPFK, Bapelkes Nasional, Poltekkes, dll) dan;

b. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi bagi calon peserta yang berasal dari Iillgkungan Dinas Kesehatan Provlnsi, Dinas Kesehatan Kabupatenf Kota, Rumah Saklt Pemda dan Puskesmas.

8agi calon y,ang dinyatakan lulus sele'cstadmlnlstraal oleh Plmplnan Unit Utarna dan Kepala Dinas Kesehatan Provlrtsi, termasuk calon yang terleblh dahulu telah mengikuti seleksi akadernlk dan dinyatakan lulus dan memenuhi syarat administratif, secara kolekUf diajUkan ke Badan PPSOM Krtsehatan c.q Pusat Standarisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan SOM Kesenatan, untuk rekornendasl ke proses berlkutnya.

Tlm pengelola dan pelaksana program tugas belajar SDM Kesehatan di lingkungcm Kementerian Kesehatan akan melakukan kajian dan arralisls terhadap rekapitulasl data calon peserta dari Pusat dan Daerah dtsesualkar. dangan rencana kebutuhan tugas belajar masing-masing unit kerla dan alokasldana yang tersedia. Bagi calon yang sesuai dengan ketentuah akan mendapatkan rekomenoas: untuk mengikuti seleksi akademlk.

2. Seleksi Akademik

Calon peserta Tugas Belajar hanya roleh mendaftar dan mengikuti seleksi akademik sesual denqan Program Studi dan Peminatan yang sudah ditentukan oteh Uhit Utama atau UPT Vertikal, atau Dinas Kesehatan ProvinsifKab/Kota (sesuai kebutuhan) di Perguruan Tinggj Negeri (,PTN) yang terakreditasi minimal "B", serta Poltteknik Kementerian Kesehatan. Dan, apabila Program Studi dan Peminatan yang dibutuhkan tidak terdapat di PTNj maka eaton peserta dapat mengikuti seleksi akademik dl Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terakreditasi minimal "8".

Calon peserta lligas belalar diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi akademik terlebih dahulu dengan catatan yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan administrasi umum dan khusus.

IV. PERSYARATAN CALON PESERTA

a. Persyaratap Umum

1. Pesawai Negeri Sipil (PNS) Pusat dan Daeran, yang rnelakukan tugas atau bekerja dalarn upaya penlnqkatan kualitas program dalam menunjang komltmen global (Millenlum Development Gaals/MDGs), prioritas nasianal dan program slDesifik di daerah, serta peningkatan kualltas dan komampuan SDM Kesehatan di fasllitas kesehatan di Pusat dan Daerah.

2. Sudah rnernpunyai masa kerja sekuranq-kuranqnya 2 (dua) tahUn setelah pengangkatan sebagai PNS dan bagi peserta tl'Qos belajar lanjUtan telah kernbali bertugas minimal 2 tahun setelah tugas belajar terdahulu.

3. Batas maksimal usia hingga 31 Desernber 2011:

• Jenjang Pendidikan D~IV sId S-3 adalah 45 tahun

• Khusus fungsional dosen, peneliti dan widyaiswara adal'ah 55 tahun.

4. Latar belakang pendidikan minimal berdasarkan jenjang pendidlkan:

6

KEMENTERIAN KESEllATAN R

Jalan H.R. Rasuna Said Blok x-s Knvling 4-9 Jakarta 12 50 Tclepl n :(("121) 5201590 (Hunting)

• D-IV dan 8-1

• 8-2

• 8-3

: rnemllild ijazah D~III

: merniliki ijazah O-IV atau 8-1 : merriliki ijazah 8-2

5. PangkatlGolongan minimal berdasarkan Jenjang pendidikan:

• O-IV dan S,..1 ; rnernillki pang~atlgolongan P€ngatur/il/c

• S-2 : memilik1 pangkatlgo.longa.n Penata Muda/tll/a.

• 83 : rnernlllki pangkaVgdlongan Penata. MUda/lllib.

b. Persyaratan khusus

1. Latar belakang pendldikan harus sesuai dengen ketentuan yang dlpersyaratkan oleh jenis program/institusi pendidikan.

2. Bagi Pegawai Daerah (Pemda) dilengkapi dengan surat persetujuan menglkuti pendidikan carl Badan Kepegawai Daerah (BKO) Provinsi atau Badan Kepegawaian Daerah (BKO) Kabupaten/Kota,

3. Untuk Program Studi lvlagister (S-2) KaHan Adminlstrasi Rumah Saklt (KARS) Universitas lndonesia, peserta yang diJsulkan harus memiliki pengalaman bekerJa di Rurnah Sakit mlnlrnat 3 (tiga) tahun,

V. PERSYARATAN DOKUMEN CALON PESERTA

1. Untuk keperluan seleksi administrasi

a. Fotocopy SK PNS dan SK Panqkat Terakhlr,

b. Daftar Penilaian Pekerjaan Pegawai (DP2) tahun terakhir.

c. Surat pernyataan rencana penempatan kembali oleh Pjrnplrtan Unit Ke~a.

d. Oaf tar Riwayat Hidup

e. Fotocopy ijazah terakhir dan daftar nilal (transkrip) yang telah dilegalisir oleh plhak yang berwenang

f. Surat pernyataan calon peserta di atas kertas bermateral cukup yang isinya rnenyatakan bersedla mematuhi semua ketsntuan program tugas belajar SDM Kes.

g. SUrat pernyataan calon pesarta dl atas kertas bermaterai cukup yang isinya menyatakan bersedia memenuhi rnasa bakti setelah selesai rnenalkutl pendidikan.

Untuk seleksl admlnsitrasi, seluruh dokumen dikirimkan ke masing-masing Unit Utama Kementerian K.esehatan c.q, Sekretaris Unit Eselon I (eaton peserta tugas belajar yang berasal dan Unit Utama Kementeriao Kesehatan beserta UPT Vertlkal Kemenkes), dan ke pengelola progra;j1 tllgas belajar Dinas Kesehatan Priovinsl (eaton peserta yang berasal darl Dinas Kesehatan Provlnsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Pemda Provlnsi/KabJKota serta Puskesrnas.

2. Untuk keperluan penetapan Surat K"eputusan

a. Surat pengantar dan Unit utama dan Dinas xesehatan Provlnsi.

b. Ookumen Rencana Kebutuhan Tuqas belajar Tenaga Kesehatan berdasarkan jUh1lah dan jents serta jenjang pendidikan yang dibutuhkan oleh setiap unit Karja.

c. Daftar nama calon peserta yang te'ah lulus seleksi administrasi dan lulus seleksl akademlk (sesuai format 2 terlarnplr), sebagai berlkut :

1.1 Calon peserta yang berasal dad Unit Utama dan UPT Vertlkal Kementerian Kesehatan disahkan oleh Sekretaris Unit Eselen I

7

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 Ka\ ling 4-9 Jakarta 1295 Tal pan :(021) 520J590(Hunring)

1.2 Calon peserta yang berasal dClrl Provlnsf/Kabupaten/Kota oleh Kepala Dinas Kssehatan Provinsi berdasarkan usulan dari Dinas Kesehalan Kabupaten/Kota.

d. Tanda bukti ketulusan/d'terirna .dari institusi pendldikan untuk masing-masing calon peserta

e. Tanda bukti pemilihan proqrarn perldidikan dan institusl pendldlkan, baik program RegUlar dan Non Regu!el dan khusus, disertai penjelasan waktu kullah yang djselenggarakan untuk rnasinq-maslnq calon peserta.

f. Rincian SPP dari Universitasl insiltlJsi pendidlkan ternpat ·calon peserta diterima sebagai peserta didik selarna perkuliahan berlAngsLJng.

g. Fotocopy halaman dspan Buku Tabungan calon peserta yang hersangkutan (8NI).

Selurul'll dokurnen persyaratan, dokirnen pendukung dan dokurnen untuk Penetapan Surat Keputusan, segera dikirimkan ke :

BAOAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDA YAAN SOM KESEHAT AN KEMENTERIAN KESEHATAN

C.q KBPALA PUSAT STANDARISASI, SERTIFIKASl DAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN SOM KESEHATAN

JL.HANG JEBAT HI BLOK F.S KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN 12120.

VI. MONITORtNG DAN EVALUASl

1. Monjtoring dllaksanakan setlap sekatl enam (6) bulan (semester) mencakup:

a. Adrnlnlstrasl (pemblayaan dan kelengkapan dokurnen adrnlnistrasl kepegawalan dan pendid'kan lainnya)

b, Teknls (mulal persiapan, proses pendidikan/kemajuan akademikhingga selesai pendidlkan)

c. Penernpatan kernbali pasca pendidlkan

2. Pelaksana monitoring adalah ;

a. Unit Utama di lingkungan Kementerian Kesehatan

b. Unit kerjaJUPT vertikal

c. Dinas Kesehatan Provinsi

3. Untuk kemudahan pelaksanaan monitoring dilakukan penga~uran sebagai bertkut:

a. Peserta tugas belajar wajib rrrelaporkan kernajuan pendid;kam secara berkala (setiap semester) kepada Pirnplnanunltkerja dan Pustanserdlk SDMK,

b. Tersedianya laporan kemajuan akaoernlk rnenjadl syarat untuk kelanjutan pembayaran bantuan pencldikan,

VII. KETENTUAN T AMBAHAN

1. Daftar nama calon peserta yang diusulkan oleh Unit Utama kepada Pustanserdik SL'MK sudah dlsusun berdasarkan !Jrioritasiranking pada saat seleksl adrninlstratif di masing-maslng Unit L tama (format ter!ampir)

2 Dalarn hal tertentu, Tim Pengelola Program Tuqas Belajar 80M Kesehatan di lingkungan Kementerlan Kesehatan dapat menentukan kebijakan khusus bagi calon peserta tugas belajar sesuai dengan kebutuhan program

3. Pindah peminatan dan lnstltusl pendidlkan setelah duetapkannya Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Penunjukar Tenaga Kesehatan Uhtuk Mengikutl Tugas 8elajar Program D-IV, S-"', 8 .. 2 dan 8-3 dalam Negeri, tdak dlperkenankan, kecuali terjadi hal lain di luar kemampuan peserta 'lugas belajar (farce majeur).

8

KEMENTERIAN KESEBATAN HI

Jalan I1.K Ra una Sair' Blok X-5 Kavliug 4-9 Jakarta 1_950 Telepon :(O~.11 520 I -90,(Huming)

4. Bagi Pejabat Struktural yang rnengikutl tugas oelajar dl dalam negeri tanpa meninggalkan tugas jabatannya da, tidak sepenuhnya n;enlnggalkan tugas pokoknya, maka PNS yang bersangklltan tidak diberhentlkan dan jabatan strukturalnya (Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nemer 13 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pernerlntah Nemor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatnn Struktural sebaqaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nornor 13 TClhun 2002).

5. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengLJnjungi website www,depkes,go.id atau WWW.bppsdmk.oepkes.g,ojd atau menghubungi Pusat Stahdardlsasi, Sertifikasi dan Pendidikan BerkelanJutan 8DM Kesehatanl melalui contact person:

8. Sdri.Donna F.P, HP: 081210769199

b. Sdra. Budl Sabaruddin, HP; 08569472'8300

c. Fax: 021-7258057,021-72,58324

d. Email: rekrut_tubelsdmk@yahoo.com

VIII. JADWAL PELAKSANAAN

IINo KEGJATAN PELAKSANA 'BULAN
1 lntormasr Surat Edaran ke Unit utama Pustanserdik SDMK Maret 2011
UPT Vertikal Kemenkes dan Dinas
Kesehatan Provinsl, Kab/Keta,
2 Pengajuan usulan hasll seleksi Unit Utama Kementerlan April 2011
adrrtinistrasl ke Pustanserdlk SDMK Kesehatar,
3 Seleksi Akademik ~") tnstitusi Pendidikan. Mel _ Agustlls 2011
4 Pengumuman hasll seleksl akademik "') I nstitusi Pendidikan Juli - September
2011
5 Pertemuan Koordlnasl Program Tubel Pus~engunwSOMK Mihggu IV
SOM Kes di IingkUngar:1 Kernenkes September 2011
7 Penetapan paserta TUgas Belajar Tim Pengelola & Mlhggu IOktober
Pelaksana Program Tubel 2011
SOM Kes, Kemenkes
8 Penerbitan SK Tugas Selajar Setjen Kementerian Mlnggu I[ Oktober
Kesehatan 2011 .oj Kepastian pelaksanaan tergantung institus; pendidikan.

a.n. M,enteri Kesehat~u' / Sekretaris Jenderal

~

dr. Ratna Rosita, MPHM NIP. 195212051980032001

9

SURAT EDARAN BANTUAN BEASISWA rUGAS BELAJAR SOM KESEHATAN

Nomor:

LAMPI RAN I - A

ANALISIS RENCANA KEBUTUHAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR

1. Latar Belak.ang

Latar belakang in! menquralkan berbagal hal yang mer.dorong dltaksanakannya Keglatan identlfikasl kebutuhan pernbertan tuqas belajar seeara rasional. pengkaji8f1 pernberian tugas belajar sebelumnya Oika ada), prosedur atau ihtisar langkah-Iangkah yang akan dllakukan dalam pe-nberian tugas beIajarf dan jl.lmlah pembiayaan pernberian tugas belajar seeara keseluruhan.

2. Tujuan

Uraikan tujuan rencana kebutuhan pemberian lugas belajar.

3. Dasar Pernberian Tugas Belajar

Uraikan dasar pemberian tugas. belajar yang mengharuskan pegawai rnernerlukan peningkatah kusllfikasl akadernik ke JB'1janQ yang lebih tinggi.

4. Langkah-Iangkah Anallsis

Uraikan kesenjangc.n kualltas sumber oaya rnanusla pad a unit kerja saat lni, berdasarkan anaIisis beban kerja dan pengembangan organisas1 datarn rangka peningkatan pengetahuan, kernarnpusn. Keterampilan, serta sikap dan keprloadlan profesion.al pegawai.

5.. Siaya

Uraikan jumlah biaya yang dlperlukan, dan rincian komponen pengguns,annya.

6. Jadwal pelaksanaan

Uraikan waktu yang diperiukan untuk pelaxsanaan tuga.s belajar

Plmpinan Unit Keria

Nama \engkap NIP

LAMPIRAN 1-8

FORMAT RENCANA KEBUTUHAN TUGAS BELAJAR

SEBELUM TUGAS BELAJAR RENGANA SESUDH jUGAS BELAJAR
NO Nama Syarat Jabatan Uralan Nama Syarat Jabatan Uraian
Jabaten Pekerjaan Jabatan peker}aan
(1) (2) {3) \4) (5) (0) (7)
1 1. Kuallfikasi Akademik 1. 1 Kuallfik~si Akadernik 1.
............... ................ 2 . ~ ....... , ........ _ ................. 2
3. 3,
2 .. Pa,ngakaVGo!onga n 2 . PangakatiGolongan
. .. . . , ..................... ~ .. " .- ........ .".- ..................

3. Pengalaman 3. Per:Jga!aman
. . , [ ................. ~ ....... ! ........... ~ •• . ........ Plrnpinan Unit Kerja (8)

Tanda-tanqan e (9)

Nama lengkap (1 0)

NIP, (11)

i

-

e
IV
-'"
"'0. .....
'0 :2:
5i X
11. <t
""
- ~ - '--r~--I-..L

1

I I

-

-

I !

I I

I

+- --

I-

-

I

I

I

-

E a::

-

SURAT EDARAN BANTUA~1 BEASISWA TUGAS BELAJAR SOM KESEHATAN Nomor.

LAMPIRAN 3

UNIVERSITAS INDONESIA

1. Program Pendidikan Akademik

Sarjana (5-1):

a. Program Studllirnu Ke sehatan Masyarakat. dengan peminatan:

Administrasl dan KebiJakan Kesehatan Biostatistik

EpidemiG[ogi

lntorrnatlka Kesehatan

Kesehatan Lingkungan

Kesehatan Reproduksl

Keselamatan dan Kesshatan Kerja Manajemen Asuransl Kesehatan Manajernen Informasl Kesehatan Manajemen Pelayanan Kesenatan Manajemen Pelayanan ,<esehatan Manajemen Rumah Saki

Promcsi Kesehatan

Kebidanan Komunitas

b. Program Studl Gizi

Magister (5-2):

a. Program Studi IImu Kesehatan Masyarakat, dehgan peminatan:

Asuransi Kesehatan Bjostatjstik

Ekonomi Kesehatan Epiqemiologl Kesshatan Lingkungan Farmako Ekonomi

Gizi Kesehatan Masyarakat

1 nforrnatika Kesehatah

Kesehatan lingkungan

Kebijakan Kesehatan

Kes.ehatan Reproduksi Manajemen Pelayanan Kesehatan Mutu Layanan Kesehatan

Prornosi Kesehatan

b. Program Studi Epidemiologi, denqan pernlnatarr Epldernioiogi Komunitas

Epidemiilogi Kllrtlk

Epidemiotogi Terapan/ FETP

c. Program Studi Kajian Aornlnistrss' Rurnah Sakit (KARS)

d. Program Studi Kesehetan dan Keselamatan Ke~a (K3)

Doktor (S~3)

a. Program Stud! IImu Kesehatan Masyarakat

b. Program StlJdi Epidemlologi

UNIVERSITAS HASANUDDIN Sariana(S~1 }

Program Studi urnu Kesehat.an Mas} arakat" Program-Program Studi Lainnya*

Magister (5-2)

Program Studi Magister Hukum, denqan Peminatan Hukum Kesehatan Doktor(S~3) ..

UNIVERSITAS GADJAH MADA Sarjana (5-1)-

Magister(S-2)

Program Studi llrnu Kesehatan Masyarakat, degnan pernlnatan:

Perilaku dan Prornosl Kesehatan

Epidemiologi Lapangan (FETP) Manajemen Rumah Sakit.

Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan ManaJemen dan Kebijakan Obat

Kesehatan Ibu dan Anak- Kesehatan Reproduksi Gizi dan Kesehatan

Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan Sistem Informasi MarlC\jemen Kesehatan

Kesehatan Lingkungan

Doktor(S~3}*

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Magister (S-2)

Program Studi Penqkajlan Islam,dengan Peminatan Agama dan Kesehatan

PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI

Program D IV mitra spesialis dam DIV lainnya akan dltlndaklanjuti denqan $urat Edaran darl Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Petunjuk teknis Petaksanaan Slpanmaru Diknakes Dllporna IV Mitra Spesialis T.A 2011/2012.

Diploma IV Mitra Spesialis

1, Poltekkes f<terr.)snterian Kesehatan Medan, dengsn peminatan Medical Bedah

2. Poltekkes Kementerian Kesehatan BandUng, Clengan pe-mioatanMedicpl Bedah

3. Poltekkes Tasikmaleya, degnan pemlnatan Medical 8ec1ah

4. Poltekkes Mala'hg. dengen pernlnatan Medical Bedah

5. Poltekkes Makassar. dengah perninatan Medical Bedah

6. Poltekkes surakarta, dengan oerninatan Gawat Darurat

7. Poltekkes Denpasar, dengan peminatan Gawat Darurat

8. Poltekkes Surabaya, dengan peminatan Kardiovaskuler

9. Poltekkes Yogyakarts, dengan peminatan Anastasi dan Reanimasi, dan Kebldanan

10. Poltekkes Benqkulu, dengcm peminatan Medical Bedah 11 Poltekkes Palemhang, dengan pernlnatan Medical Bedah

Diploma IV (lainnya]

1. Poltekkes Bandung, dengan peminatan Analis Kesehatan

2. Poltekkes Surakarta, dengan peminatan Fisiotherapi

3. Poltekkes Surabaya, dengan peminatan Teknik Elektromedik

4. Poltekkes Yogjakarta. dengan peminatan Analis Kesehatan, dah Epidemiologi

5. Poltekkes Jakarta III, dengan perninatan Analis Kesehatan

6. Poltekkes Jakarta II, dengan peminatan Elektromedik, Radiodiagnostik dan R.Therapy, serta Promosi Kesehatan

7. Poltekkes Semarang, dengan peminatan Radlodlaqnostlk dan Radio Therapy

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->