Anda di halaman 1dari 3

MASTALGIA

Mastalgia adalah kondisi dimana payudara merasa nyeri. Hampir 80% wanita pernah
merasakan nyeri pada payudara selama kehidupan mereka. Nyeri ini ada yang bersifat normal
ada juga yang tidak normal. Nyeri yang normal biasanya disebabkan karena pengaruh hormonal
pada saat sebelum, saat, dan sesudah menstruasi. Nyeri yang tidak normal biasanya disebabkan
karena infeksi (radang), tumor, atau penyumbatan ASI.
Mastalgia terbagi atas dua yaitu mastalgia siklus (cyclical) dan mastalgia bukan siklus
(non cyclical). Mastalgia cyclical adalah mastalgia yang disebabkan karena siklus menstruasi
yang dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Nyeri pada mastalgia cyclical dapat meluas ke
ketiak hingga ke jari dan hilang setelah haid selesai, kadang dapat timbul benjolan pada payudara
pada saat menjelang haid dan hilang setelah haid. Nyeri biasanya terdapat pada wanita muda dan
akan hilang saat menopause. Nyeri biasanya mengenai kedua payudara.
Mastalgia non cyclical biasanya nyeri ini mengenai satu payudara, ada riwayat trauma
pada payudara, kista, fibroadenomamammae, mastitis (infeksi pada payudara), dan kanker
payudara. Bisa berasal dari payudara maupun struktur di sekitar payudara (misalnya otot atau
persendian).

PENYEBAB
Jenis mastalgia yang paling sering ditemukan adalah mastalgia siklik yang terjadi akibat
perubahan hormonal. Beberapa wanita merasakan nyeri payudara di sekitar masa ovulasi
(pelepasan sel telur) yang terus berlanjut sampai masa menstruasi tiba. Nyeri bisa hanya
dirasakan di salah satu payudara atau bisa juga menjalar ke ketiak Nyeri pada mastalgia non-
siklik biasanya terus menerus ada dan hanya pada lokasi tertentu di payudara. Penyebabnya bisa
berupa :
1. Cedera atau benturan pada payudara.
2. Nyeri artritik di dalam rongga dada dan leher yang menjalar ke payudara.
3. Kehamilan
4. Menyusui
5. Menjelang menopause.
6. Terapi estrogen.
7. Infeksi payudara.
8. Menjelang pubertas.
9. Obat-obatan (misalnya digitalis, aldomet, aldakton, anadrol, dan klorpromazin).
10. Alkoholik disertai kerusakan hati.
11. Zat tertentu di dalam makanan atau minuman (misalnya metilsantin yang terkandung di
dalam kopi).
12. Kanker payudara (tetapi tidak setiap nyeri pada payudara merupakan pertanda dari
kanker payudara).

GEJALA
Payudara terasa nyeri atau nyeri timbul bila payudara ditekan. Nyeri bisa dirasakan pada
salah satu ataupun kedua payudara, nyerinya bisa menyebar atau terlokalisir.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika pada
pemeriksaan payudara ditemukan adanya benjolan, maka dilakukan pemeriksaan berikut :
• Mammogram.
• USG payudara.
• Biopsi jaringan payudara.

PENGOBATAN
Mastalgia siklik
Nyeri karena siklus haid biasanya hilang sendiri setelah haid selesai, namun jika terasa
sudah sangat mengganggu dapat menggunakan analgetik (penghilang nyeri), jika nyeri bukan
karena siklus haid maka harus di cari penyebabnya karena itu perlu konsultasi ke dokter dan
dapat melakukan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) untuk mencari benjolan pada
payudara. Selain itu dapat diberikan :
o Diuretik (obat untuk mengeluarkan air seni).
o EPO (evening primrose oil, dosis 3 gram/hari).
o EPO mengandung asam lemak tak jenuh ganda dan bisa menormalkan kandungan asam
lemak pada penderita mastalgia siklik.
o Pil KB
o Progesteron
o Tamoxifen, adalah suatu anti estrogen yang digunakan untuk mengobati atau mencegah
kanker payudara. Obat ini efektif dalam mengurangi mastalgia.
o Viteks (Vitex agnus-castus, dosis 40 mg/hari).
o Viteks dapat menyeimbangkan kadar hormon pada penderita mastalgia siklik dan
sindroma premenstruasi.
o Obat lainnya yang juga digunakan adalah danazol dan bromocriptine.

Mastalgia non-siklik
Mastalgia ini tergantung kepada penyebabnya. Cedera pada permukaan payudara yang
menunjukkan adanya infeksi diobati dengan antibiotik.

Untuk kedua jenis mastalgia payudara ada tips yang dapat dilakukan :
 Gunakan BH yang nyaman dan pas. Hal ini sangat penting jika penderita melakukan
olahraga berat. BH yang pas bisa mengurangi nyeri secara drastis.
 Kurangi asupan lemak jenuh dan garam.
 Vitamin E (400-800 unit/hari).
 Kurangi asupan kopi, teh, dan coklat.
 Obat pereda nyeri yang dijual bebas.