Anda di halaman 1dari 3

Indera pengecapan merupakan khemoreseptor (reseptor kecap, sel

kecap).Khemoreseptor : sel saraf khusus yang peka terhadap zat-zat kimia.Reseptor


kecap merespon zat-zat yang terlarut dalam saliva.Reseptor kecap (sensorik) terutama
terdapat di rongga mulut Distribusi keseluruhan reseptor kecap (sekitar 10.000) : lidah
(paling banyak), langit-langit lunak, permukaan dalam pipi, faring, epiglotis, laring.
Bagian yang paling sensitif dari sel-sel kecap yaitu rambut-rambut kecap (mikrovilli).Sel-
sel kecap merupakan sel-sel yang dinamis, berganti tiap 7-10 hari.sedangkan sensasi
pengecapan dasar pada manusia Merupakan campuran dari 4 rasa dasar yaitu manis,
asam, asin, dan pahit.

Aktivitas reseptor kecap Suatu zat untuk dapat dikecap → harus terlarut dalam
saliva → berdifusi → berkontak dengan mikrovilli dari sel-sel kecap. mekanisme suatu
aktivitas kecap dapat dimulai dari Zat-zat terabsorpsi di sel-sel kecap → Sel kecap lebih
permeabel terhadap ion-ion → Perubahan karakteristik membran sel kecap →
depolarisasi → Zat tercuci oleh saliva (perlahan-lahan) → stimulus hilang.

Pada uji percobaan indra pengecapan manusia dilakukan oleh salah satu disetiap
kelompok dimana pada kelompok kami pasien uji nya yaitu restu.pada saat uji rasa pahit
digunakan zat kanin,pasien merasakan rasa yang sangat pahit.ini karena disebabkan oleh
konsentrasi zat kanin sangat tinggi sehingga didapat rasa yang sangat pahit. Sisi afektif
dalam pengecapan yang membedakan rasa menjadi enak dan tidak enak → tergantung
dari konsentrasi zat dikecap.selanjutnya uji pada rasa manis digunakan zat sukrosa 0.1 %.
pasien tidak merasakan rasa manis sedangkan pada sukrosa 5% pasien baru dapat
merasakan rasa manis karena semakin tinggi konsentrasi nilai rasa semakin
tinggi.begitupun pada uji rasa asin pada konsentrasi 0.1% dan 1% pasien baru dapat
merasakan asin pada zat yang berkonsentrasi lebih tinggi.sedangkan pada uji asam baik
kensentrasi 0.1% dan 1% sama-sama merasakan asam karena asam dihasilkan terutama
oleh H+ Semakin tinggi [H+] atau pH semakin rendah, rasa asam semakin kuat.dari
percobaan uji indra pengecapan ini dapat disimpulkan juga bahwa sensasi kecap sangat
tergantung dari reseptor penciuman (80% dari pengecapan adalah penciuman).
Pada indra Penciuman manusia kurang tajam jika dibandingkan dengan binatang.
Penciuman manusia masih lebih unggul dan tidak dapat digantikan oleh mesin. Organ
penciuman manusia berupa : epitel penciuman.terletak pada langit-langit rongga hidung.
Tiap epitel penciuman mengandung 5 juta sel-sel reseptor penciuman yang dikelilingi
oleh sel-sel penyangga.Ujung reseptor penciuman berupa rambut penciuman yang
dilapisi mucus.Fungsi mukus : melarutkan aroma yang masuk ke hidung dan
melembabkan membran penciuman. Akson-akson sel reseptor penciuman menyusun NI
dan bersinaps ke bulbus olfaktorius. Indera penciuman mampu membedakan puluhan
ribu zat kimia Hanya terdapat sekitar 15 – 30 jenis reseptor.Pengenalan bau tergantung
dari aktivasi simultan keseluruhan epitel penciuman (pada umumnya).Sebagian reseptor
penciuman adalah reseptor nyeri Reseptor nyeri peka terhadap zat iritan, misalnya :
amonia, zat pedas karena Sebagian reseptor penciuman adalah reseptor nyeri. Syarat
suatu zat untuk dapat disensasi oleh indera penciuman :Mudah menguap dan larut air.

Pada uji percobaan indra penciuman ini dilakukan dua uji yaitu uji adaptasi
penciuman dan uji interaksi rasa dengan penciuman.pada uji adaptasi penciuman pasien
harus mencium bau kamfer terus menerus sambil dicatat sampai pasien tidak dapat lagi
mendeteksi bau tersebut.dan didapat waktu menit.ini karena reseptor penciuman cepat
beradaptasi sehingga bau cepat untuk diserap untuk disimpan atau direkam oleh
reseptor.Dan pada uji interaksi rasa dengan pemciuman ini diuji karena 20% dari
penciuman adalah pengecapan.

Indra peraba berupa kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor
khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan. Kulit terdiri dari lapisan luar
yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak
terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Kulit
berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam, misalnya otot dan tulang; sebagai alat
peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan;
sebagai alat ekskresi; serta pengatur suhu tubuh. Sehubungan dengan fungsinya sebagai
alat peraba, kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Reseptor untuk rasa sakit
ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Reseptor untuk tekanan, ujungnya
berada di dermis yang jauh dari epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas,
ujung reseptornya terletak di dekat epidermis.

Pada uji percobaan indra peraba yaitu distribusi reseptor dilakukan oleh dua orang
pasien laki-laki dan perempuan hal ini dilakukan karena perbedaan kulit antara laki-laki
dan perempuan.diuji pada bagian kulit lengan dah daerah antara lutut dan mata
kaki.kemudian disentuhkan pada masing-masing bagian perempuan dan laki-laki dengan
sensasi sentuh,panas,dingin dan sakit.dan didapat hasil kesimpulan percobaan ini bahwa
kulit perempuan lebih sensitf dibandingkan dengan kulit laki-laki karena kulit pada laki-
laki lebih tebal dari pada perempuan.

Anda mungkin juga menyukai