Anda di halaman 1dari 97

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit

Pusat Penelitian Kelapa Sawit

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Industri kelapa sawit telah menjadi pilar ekonomi Indonesia. Pertama,


minyak sawit merupakan sumber devisa negara. Nilai ekspor minyak sawit
Indonesia pada tahun 2010 tercatat mencapai 13,68 milyar U$ dolar
(dirjenbun,2011), nilai tersebut belum lagi ditambah dengan pemasukan
yang bersumber dari bea keluar dari minyak sawit dan turunannya yang
diperkirakan diatas Rp.7 trilyun. Kedua, kelapa sawit merupakan bahan
utama minyak goreng yang dikonsumsi masyarakat. Minyak sawit
memegang peranan penting dalam mempengaruhi inflasi. Ketiga, kelapa
sawit sebagai penyedia lapangan pekerjaan bagi 3,5 juta orang kepala
keluarga di Indonesia. Ini berarti industri kelapa sawit telah memberikan
kehidupan bagi 11 juta – 15 juta jiwa. Keempat, industri kelapa sawit sebagai
penggerak bagi pengembangan wilayah. Industri kelapa sawit membuka
akses daerah-daerah terpencil dan membuka sentra-sentra ekonomi bagi
masyarakat, dan memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan
taraf hidupnya melalui dampak multiplier effect dari keberadaan industri
kelapa sawit.

Peluang usaha industri kelapa sawit di Indonesia memiliki prospek yan cerah
yang dipacu oleh terus meningkatnya permintaan minyak kelapa sawit
dunia. Naiknya permintaan minyak sawit dunia, dikarenakan naiknya
permintaan minyak nabati dunia, dimana minyak nabati lain seperti minyak
kedelai, rapeseed oil dan sun oil tidak mampu mengimbangi permintaan
karena produktivitasnya lebih rendah dibandingkan minyak kelapa sawit,
dengan demikian minyak kelapa sawit akan menjadi pemain utama dalam
industri minyak hayati dunia. Hal tersebut merupakan kesempatan Indonesia
menjadi produsen utama yang berpengaruh terhadap kondisi pasar minyak
hayati dunia.

1
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Indonesia saat ini telah menjadi negara produsen terbesar minyak kelapa
sawit dan minyak nabati dunia sebesar 22%, dengan produksi CPO mencapai
22 juta ton pada tahun 2010. Untuk minyak kelapa sawit sendiri merupakan
minyak nabati terbesar dengan produksi mencapai 46,7 juta ton atau 27%
dari minyak nabati dunia. Ekspor Indonesia sendiri mencapai 16,5 juta ton.

Namun industri kelapa sawit Indonesia masih mengalami berbagai masalah


diantara produktivitas lahan yang masih rendah, pengembangan industri hilir
yang masih lemah, pemanfaatan dan pengembangan teknologi yang belum
optimal menyebabkan Indonesia masih tertinggal dengan Malaysia. Untuk
itu, penelitian dan pengembangan harus diperkuat untuk memperkokoh
posisi Indonesia sebagai pemain utama pada industri kelapa sawit dunia.

Salah satu lembaga penelitian yang khusus menangani kelapa sawit yaitu
Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). PPKS telah memberian berbagai
kemajuan industri dan perkebunan kelapa sawit Indonesia melalui berbagai
hasil penelitiannya. Berdasarkan kelembagaannya, PPKS merupakan
lembaga penelitian milik pemerintah yang nirlaba. Namun seiring dengan
berbagai perkembangan yang ada, termasuk status menuju ke Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) menyebabkan PPKS harus menjadi lembaga yang
mandiri untuk membiaya kelangsungan hidupnya. Salah satu upaya
dilakukan adalah rencana pembangunan kebun komersil seluas 1.200 ha di 4
propinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dimana
masing-masing Provinsi dibangun kebun kelapa sawit seluas 300 ha.
Disamping itu akan dibangun juga kebun pembibitan di 4 daerah yaitu Aceh
Singkil 10 ha, Mandailing Natal 10 ha, Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha. Hal
itu bertujuan menjadikan sumber pendapatan PPKS kedepannya agar PPKS
dapat terus membiaya kegiatan penelitiannya secara mandiri dan
berkesinambungan.

1.2 Dasar Pertimbangan

2
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan


Indonesia (APPI) Nomor: 03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010,
tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia
(APPI), dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas PT Riset
Perkebunan Nusantara, Notaris Hisbullah Abdul rasyid,SH, M.Kn., Nomor 01,
tanggal 20 Nopember 2009, dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak
Azasi Manusia Nomor AHU-62279.AH.01.01 Tahun 2009, tertanggal 22
Desember 2009 telah terbentuk PT Riset Perkebunan Nusantara yang
merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI).
PPKS sebagai salah satu lembaga riset dibawah kordinasi PT RPN ,juga harus
mentranformasi lembaganya. Tranformasi yang dimaksud adalah
transformasi dari lembaga penelitian nirlaba menjadi penelitian penelitian
yang mandiri secara finansial dalam melaksanakan mandatnya sebagai
lembaga yang melakukan penelitian dan pengembangan di bidang kelapa
sawit untuk kemajuan industri kelapa sawit Indonesia.

PPKS selama ini merupakan lembaga penelitian yang telah mandiri dengan
melakukan berbagai kegiatan bisnis sebagai penopang keberlangsung
kegiatan penelitian di PPKS. Berbagai kegiatan bisnis tersebut diantaranya
adalah produksi dan pemasaran benih dan bibit unggul kelapa sawit,
pelayanan jasa, konsultasi dan training, jasa laboratorium, kebun percobaan
dan komersil, dan pengembangan produk-produk penelitian menjadi produk
komersil seperti Feromonas, Marfu Trikogan, Metari, Virosol, kompos dan
berbagai produk lainnya dengan pemasaran benih sebagai sumber
pendapatan utama dari PPKS. Namun seiring dengan semakin rendahnya
permintaan akibat terbatasnya pengembangan lahan dan ketat persaingan
usaha dengan semakin banyaknya produsen benih kelapa sawit menjadikan
sumber pendapatan PPKS dari penjualan benih menunjukan trend menurun.
(gambar 1 dan 2)

3
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Gambar 1. Proyeksi Pemintaan dan Produksi Benih Kelapa Sawit

Gambar 2 Data Penyaluran Benih Kelapa Sawit PPKS


Tabel 1. Produsen Benih Kelapa Sawit Tahun 2010
N Produsen Kapasitas Keterangan
o Produksi
1 PPKS 50.000.000
2 PT. Socfindo Indonesia 40.000.000
3 PT. London Sumatera 25.000.000
4
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4. PT. Dami Mas Sejahtera 30.000.000


5 PT. Tunggal Yunus 20.000.000
6 PT. Bina Sawit Makmur 30.000.000
7. PT. Tania Selatan 3.000.0000
8 PT. Bakti Tani Nusantara 18.000.000
9 PT. Bakrie Sumatera Baru dibuka
Plantation
1 PT. Sasaran Eksan Mekarsari Baru dibuka
0
1 PT. Aneka Persada Baru dibuka
1
1 PT. Sarana Inti Pratama Baru dibuka
2
Total 153.000.000

Agar PPKS tetap mampu membiayai kegiatannya secara mandiri dan


berkelanjutan, maka PPKS mencari sumber pendapatan alternatif yaitu
melalui melakukan investasi pembangunan kebun masing-masing seluas 300
ha di 4 Propinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan
Selatan serta pembangunan pembibitan di 4 daerah yaitu Mandailing natal
10 ha, Aceh Singkil 0 ha, Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha . Dengan investasi
tersebut diharapkan terdapat sumber pendapatan baru bagi PPKS untuk
menggantikan sumber pendapatan penjualan benih kelapa sawit yang
diproyeksikan semakin menurun, sehingga berbagai kegiatan penelitian
mengenai kelapa sawit di PPKS dapat berjalan secara berkesinambungan.

1.3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup yang dilakukan dalam proposal ini adalah pembangunan


kebun kelapa sawit komersil masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat)
Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan
serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di

5
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD)


seluas 10 ha, Jambi 20 ha, dan lampung 20 ha.

1.4. Tujuan

Tujuan proposal ini adalah menganalisis kelayakan usaha pembangunan


perkebunan kelapa sawit komersil masing-masing seluas 300 ha di 4
(empat) Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan
Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu
di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD)
seluas 10 ha, Jambi 20 ha, dan lampung 20 ha yang nanti akan menjadi
sumber pendapatan PPKS dalam melakukan kegiatan penelitiannya

1.5. Luaran

Luaran dari kajian ini berbentuk proposal kelayakan usaha Pembangunan


Perkebunan Kelapa Sawit masing- masing 300 ha di 4 Provinsi yaitu Riau,
Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan serta pembangunan
kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal
(Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi 20
ha, dan lampung 20 ha.

1.6. Manfaat

1. Sebagai dasar pertimbangan manajemen dalam pengambilan


keputusan dalam pelaksanan pembangunan kebun komersil PPKS
masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau, Jambi,
Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun
bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal (Sumatera
Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi 20 ha, dan
lampung 20 ha.

6
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2. Sebagai acuan dalam merencanakan anggaran biaya pembangunan


kebun yang akan dilaksanakan

II. PROFIL PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT

I.1 Sejarah PPKS

Cikal bakal Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) didirikann pada tanggal 26
September 1916 oleh Algemeneene Profefsstation de AVROS (APA).
Kemudian lembaga ini dikenal dengan nama AVROS (Algemeneene
Vereniging van Rubber Planters ter Oostkust van Sumatera). Pada tahun
1952 AVROS diambil alih dan diubah menjadi Gabungan Pengusaha
Perkebunan Sumatera (GAPPERSU). APA diganti dengan Balai Penelitian
GAPPERSU yang dikenal dengan nama RISPA (Research Institute of The
Sumatera Planters Association). Berdasarakan surat keputusan Menteri
7
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Pertanian No.247/UM/57 tanggal 11 Desember 1957 ditetapkan bahwa RISPA


ditempatkan dibawah Kementerian Pertanian RI yang pengelolaannya
dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Perkumpulan dan Organisasi
Perkebunan.

Pada Tahun 1968 RISPA berubah menjadi Balai Penelitian Perkebunan Medan
(BPPM) dengan pembinaan dan pembiayaannya diserahkan kepada DIreksi
PN Perkebunan I s/d IX sesuai dengan surat keputusan Menteri Pertanian RI
NO353/Kpts/OP/12/1968 tanggal 20 Desember 1968. Pada tahun 1971
pembinaan diserahkan kepada Dewan Pembina Balai Penelitian Perkebunan
dan mendapat dana Cess sesuai dengan keputusan Menteri Pertanian RI
No.503/Kpts/OP/12/1971 tanggal 5 Desember 1971.

Pada November 1987, Balai Penelitian Perkebunan Medan (BPPM) diubah


dengan nama Pusat Penelitian Perkebunan Medan (Puslitbun Medan) dan
bergabung dibawah koordinasi Asosiasi Penelitian dan Pengembangan
Perkebunan Indonesia (AP3I). Kemudian sesuai surat keputusan Desan
Pimpinan Harian AP3I tanggal 24 Desember 1992 , maka pada Februari 1993
dibentuk Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) berkedudukan di Medan. PPKS
merupakan gabungan dari Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) Medan,
Puslitbun Marihat, dan Puslitbun Bandar Kuala. Penggabungan ketiga
Puslitbun tersebut dilakukan dalam upaya peningkatan efisiensi pengelolaan
organisasi. Pada tahun 1993 tersebut, AP3I berubah menjadi Asosiasi
Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI).

Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan


Indonesia (APPI) Nomor: 03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010,
tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia
(APPI), dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas PT Riset
Perkebunan Nusantara tanggal 20 Nopember 2009, dan Surat Keputusan
Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-62279.AH.01.01 Tahun
2009, tertanggal 22 Desember 2009 telah terbentuk PT Riset Perkebunan
8
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Nusantara yang merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan


Indonesia (LRPI) dan PPKS sebagai salah satu lembaga riset dibawah
kordinasi PT RPN.

2.1 Visi dan Misi

2.2.1 Visi PPKS

Visi PPKS adalah menjadi lembaga penelitian bertaraf internasional yang


mampu menjadi acuan (center of excellent) bagi perkelapasawitan nasional,
yang dalam kegiatannya mampu mandiri secara finansial dan memiliki
sumber daya insani yang berkualitas dan sejahtera.

2.2.2 Misi PPKS

1. Mengembangkan teknologi unggul perkelapasawitan melalui penelitian


yang efektif dan efisien dan melakukan kegiatan pelayanan tepat sasaran.

2. Menunjang pengembangan perkelapasawitan nasional melalui penyediaan


produk dan jasa pelayanan, dan konsep/pemikiran penanganan masalah
kelapa sawit.

3. Mendorong pengembangan SDM, lapangan kerja dan pelestarian


lingkungan.

4. Menggali potensi usaha sendiri dalam kerangka institusi nirlaba yang


berbadan hukum, yang tidak mengutamakan keuntungan untuk mandiri
dan sejahtera secara berkesinambungan

1.2. Organisasi

PPKS dipimpin oleh seorang direktur yang dibantu oleh Kepala Bidang
Penelitian, Kepala Biro Umum/SDM, Kepala Bidang Usaha dan Kepala Satuan
Usaha Strategis (SUS). Kepala Bidang Penelitian membawahi enam kelompok
9
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

peneliti yang masing masing diketuai oleh seorang ketua kelompok peneliti,
kepala urusan penelitian, dan kepala urusan kerjasama dukungan penelitian.

Kepala biro Umum/SDM membawahi empat urusan yaitu urusan SDM dan
hukum, urusan akuntansi dan keuangan, urusan rumah tanggan, dan urusan
pengadaan dan inventarisasi. Kepala bidang usaha membawahi unit usaha
Marihat, unit usaha Medan, urusan pengembangan usaha dan promosi,
urusan pelayanan jasa dan konsultasi, serta urusan laboratorium dan
pelayanan. Sedangkan kepala SUS membawahi semua bagian yang
memproduksi, memproses,mengawasi dan memasarkan kecambah kelapa
sawit. Disamping itu, Direktur dibantu oleh Kepala urusan Satuan
Pengawasan Intern (SPI) yang dalam tugasnya bertanggung jawab langsung
kepada Direktur.

Organisasi tersebut mengkoordinasi karyawan PPKS sebanyak 578 orang


terdiri dari 97 golongan III A – IVD dan 481 orang golongan IA – IID yang
tersebar di seluruh unit kerja PPKS di lima Provinsi yaitu Sumut, Riau, Aceh,
Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. Disamping itu PPKS memiliki jumlah
karyawan dengan status Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) dan
Karyawan Harian Lepas (KHL) sebanyak 1.170 orang .

2.4 Penelitian

Penelitian PPKS ditujukan pada peningkatan produktivitas, kualitas dan


keseragaman produk, serta memiliki atribut lingkungan yang sesuai dengan
tuntutan konsumen internasional. Oleh karena itu penelitian PPKS diarahkan
kepada perbaikan mutu bahan tanaman, perbaikan teknik budidaya dan Best
Management Practices (BMP), pengembangan teknik perlindungan tanaman
yang bersahabat lingkungan, pengembangan produk baru yang dapat
mendukung pengembangan industri hilir, pengelolaan dan pemanfaatan
limbah kelapa sawit dan aspek sosial ekonomi pengembangan perkebunan
rakyat.

10
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

PPKS memiliki 6 kelompok Penelitian dan didukung oelh 62 staf peneliti yang
terdiri dari peneliti Utama 5 orang, peneliti Madya 15 orang, Peneliti Muda 7
orang, peneliti Pertama 20 orang, dan calon peneliti 15 orang.

Tabel 1. Personalia Peneliti PPKS menurut Jenjang Fugnsional Tahun 2010

Peneliti
Kelompok
N Pertam Total
Peneliti Calon Muda Madya Utama
o a
1 Pemuliaan
dan 3 6 2 1 1 13
Bioteknologi
2 Imu Tanah
dan 3 5 4 7 2 21
Agronomi
3 Proteksi
3 3 - 1 1 8
Tanaman
4 Rekayasa
Teknologi
dan 2 3 1 - 1 7
Pengelolan
Lingkungan
5 Pengolahan
Hasil dan 3 - - 3 - 6
Mutu
6 Sosio
Teknoekono 1 3 - 3 - 7
mi
Jumlah 15 20 7 15 5 62

2.5 Bidang Usaha

Kegiatan usaha yang dilakukan oleh PPKS untuk membiayai kegiatan


penelitian dan operasional meliputi usaha produksi dan pemasaran benih
dan bibit unggul kelapa sawit, pelayanan jasa training dan konsultasi,
laboratorium pelayanan, kebun percobaan PPKS, dan pengembangan
komersialisasi produk-produk hasil penelitian.

2.5.1 Usaha Bahan Tanaman

11
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Usaha bahan tanaman unggul kelapa sawit merupakan usaha strategis dari
PPKS. Hal ini disebabkan bahan tanaman merupakan sumber pendapatan
terbesar PPKS yaitu > 80% dari total pendapatan PPKS dalam membiayai
kegiatan penelitian dan operasionalnya. Namun seiring dengan terbatasnya
lahan pengembangan kelapa sawit dan semakin banyaknya perusahaan
sumber benih unggul (tabel 1) kelapa sawit maka usaha bahan tanaman
tersebut diproyeksikan mengalami trend yang menurun. Hal tersebut
tergambar dari penyaluran benih PPKS yang menunjukan tren menurun
dalam 2 tahun tahun terakhir (gambar 2) dari 54 juta pada tahun 2008,
menjadi 42 juta dan 30 juta pada tahun 2009 dan tahun 2010. Hal ini
menjadi kekhawatiran terhadap kemandirian PPKS dalam membiayai
penelitian dan operasionalnya. Diharapkan ke depan PPKS memiliki porsi
pendapatan dari sumber lain non kecambah yang lebih besar.

2.5.2 Pelayanan Jasa Training dan Konsultasi

Sumber pendapatan PPKS lainya adalah pelayanan jasa, training dan


konsultasi. Adapun kegiatan tersebut meliputi :
1. Rekomendasi Pemupukan
Rekomendasi pemupukan tanaman kelapa sawit diberikan kepada
perusahan perkebunan negara, perusahaan swasta, perkebunan rakyat
ataupun perorangan baik terhadap tanaman kelapa sawit
menghasilkan (TM), mauppun terhadap tanaman kelapa sawit belum
menghasilkan (TBM). Penyusunan rekomendasi dilakukan oleh tim
ahli/tenaga peneliti dengan berbagai latarbelakang ilmu yaitu ilmu
tanah, agronomi, proteksi tanaman, dan sosial ekonomi. Rekomendasi
pemupukan dilakukan berdasarkan informasi analisa tanah dan daun,
pengamatan tanaman di lapangan dan didukung berbagai data seperti
curah hujan, realisasi pemupukan sebelumnya, produktivitas yang
dihasilkan yang akan ditentukan jenis, dosis, cara dan waktu
pemupukan.
12
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2. Bantuan Teknis
Bantuan teknis yang diberikan PPKS antaralain evaluasi pemupukan
dan produktivitas tanaman kelapa sawit, ecaluasi kebun yang
berkaitan dengan akuisisi kebun (kondisi/keragaan tanaman, bahan
tanaman), luas areal, perkiraan nilai investasi, evaluasi pengendalian
hama dan penyakit, supervisi pembibitan, evaluasi instalasi
Pengelolaan Air Limbah (IPAL), dan evaluasi produksi dan
pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
3. Survei Studi Kesesuaian dan Kelayakan
Kegiatan survey yang dilakukan terdiri dari survey kesesuaian dan
kelayakan pembangunan kebun kelapa sawit. Dalam survey
kesesuaian akan diperoleh tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman
kelapa sawit. Kondisi tersebut akan dilanjutkan dengan studi kelayakan
yang bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan pembangunan
perkebunan kelapa sawit.
4. Jasa Training
PPKS sebagai lembaga ilmiah dan pusat keunggulan memiliki program
pendidikan dan pelatihan yang mampu menyajikan ilmu dan
tekhnologi perkelapasawitan dengan sangat baik, serta dapat
membentuk dan menumbuhkan minat/sikap belajar mandiri sebagai
salah satu kunci pengembangan SDM yang berkelanjutan.

2.5.3 Laboratorium Pelayanan Jasa


PPKS memiliki beberapa laboratorium yang digunakan untuk menganalisa
produk-produk industri minyak sawit. Laboratorium tersebut dilengkapi
dengan peralatan canggih seperti AAS, HPLC, UV, Spektrophotometer, dan
lain-lain. Laboratorium pelayanan jasa ang dilakukan meliputi analisa daun,
tanah, air dan limbah, pupuk, dan analisa mutu minyak.

2.5.4 Pengembangan produk


13
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Produk penelitian yang telah dimanfaatkan untuk dikomersialkan yaitu


kompos tandan kelapa sawit, feromonas, metari, virosol, marfu, sikordi,
trikogan minyak goreng padat (frying shortening) dan Baking shortening)

2.5.5 Kebun Percobaan


Kebun percobaan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia yaitu Kebun Aek
Pancur, Sugnai Pancur, Pagar Merbau, Bukit Sentang, Simirik, Pargarutan,
Pulau Maria, Teluk Dalam, Padang Madarsyah,dan si Jambu-Jambu (Sumatera
Utara), kebun Dalu-Dalu dan Kalianta (Riau), Kebun Betung dan Dawas
(Sumatera Selatan), dan kebun Parindu (Kalimantan Barat) dengan total
seluas 2.891 ha. Kebun tersebut secara komersil belum dikelola secara
optimal karena kebun tersebut masih digunakan sebagai kebun percobaan
dalam kegiatan penelitian. Sehingga untuk penambahan kebun sangat
dibutuhkan sekali oleh PPKS untuk mendukung sumber dana yang digunakan
untuk kegiatan penelitian.

14
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

III. PEMBANGUNAN KEBUN KELAPA SAWIT PPKS

Perubahan status Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menjadi Perseroan


Terbatas (PT) menyebabkan PPKS harus lebih mengoptimalkan sumber daya
yang dimiliki, agar lebih mandiri dari segi finansial secara
berkesinambungan, sehingga PPKS dapat terus dapat melakukan mandatnya
sebagai pelaku kegiatan penelitian dan pengembangan kelapa sawit bagi
kemajuan industri kelapa sawit Indonesia, tanpa adanya hambatan dana.
Untuk itu, PPKS berencana melakukan investasi pembangunan kebun 1.200
ha. Upaya pembangunan kebun tersebut adalah antisipasi untuk
mensubtitusi sumber pendapatan PPKS yang bersumber dari penjualan benih
kelapa sawit yang diproyeksi kedepan akan terus menurun.

Pembangunan kebun kelapa sawit seluas 1.200 ha direncanakan di 4


(empat) provinsi yaitu Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan dan Kalimantan
Tengah dimana setiap provinsinya akan dibangun kebun kelapa sawit seluas
300 ha. Keempat provinsi tersebut merupakan areal yang potensial yang
masih memungkinkan dilakukan pengembangannya oleh PPKS. Disamping
itu, karekteristik lahan yang berbeda-beda di empat provinsi dapat dijadikan
objek penelitian bagi model pengembangan lahan dengan penerapan Best
Management Practices (BMPs).

15
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dalam propasal ini investasi kebun setiap provinsi disesuaikan dengan


kondisi di masing-masing areal dan besarnya harga input produksi di setiap
provinsi. Item biaya investasi pembangunan kebun PPKS adalah sebagai
berikut:

(a). Investasi tanaman, meliputi pembukaan lahan (TBM 0) hingga


pemeliharaan tanaman belum menghasilkan selama tiga tahun (TBM 1 -
TBM 3).
Dalam perhitungan proposal ini, nilai investasi tanaman disajikan secara
agregat untuk seluruh jenis tanah yang diperoleh dari penggabungan
nilai investasi menurut jenis tanah dengan faktor koreksi berupa
persentase luas planted area menurut jenis vegetasi.

(b). Investasi sarana infrastruktur kebun, meliputi: pembangunan


jalan, parit jalan dan jembatan di dalam kebun, pembangunan bangunan
pengawetan tanah (teras kontur dan tapak kuda) dan parit drainase
primer hingga parit drainase tersier.
(c). Investasi bangunan kebun, antara lain: bangunan kantor emplasment
dan afdeling, gudang pupuk emplasment dan afdeling dan perumahan
karyawan.
(d). Investasi sarana penunjang kebun dan fasilitas pendukung lainnya,
meliputi: pemasangan instalasi listrik dan air untuk kantor dan
perumahan serta pengadaan peralatan kantor kebun.
(e). Investasi kendaraan dinas dan operasioal kebun, antara lain: kendaraan
dinas roda empat, kendaraan dinas roda dua.
(f). Biaya prastudi, sebesar Rp 125.000/ha planted area.
(g). Kontingensi, sebesar 5% dari total nilai investasi point (a). s.d. point (e).
(h). Pembelian lahan per ha sebesar Rp.15.000.000 (Lima belas Juta Rupiah

3.1Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Jambi

16
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Jambi darat berombak
sebesar 30% dan berombak bergelombang bergelombang sebesar 70% dan
harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Jambi pada
tahun 2011, maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat)
sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 57,78
juta/ha planted area (Tabel 2) dengan demikian total investasi untuk 300 ha
planted area adalah sebesar Rp 17,33 milyar (Tabel 3).

Tabel 2 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di


Jambi

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun Tahun Tahun Total
1 2 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK 7,32 30,58
8,889 6,206 8,164
KHL) 6 5
2. Sarana infrastruktur kebun 91 3,04
760 760 608
2 1
3. Bangunan kebun 68 3,42
1,026 1,026 684
4 0
4. Sarana air+listrik & pendukung 20 1,02
306 306 204
lainnya 4 0
5. Kendaraan dinas dan
1,280 - - 683 1,280
operasional
6. Prastudi 12
125 - - -
5
7. Kontingensi (5%) 1,122 415 49 483 2,51

17
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

0 0
8. Pembelian lahan 15,00
15,000 - - -
0
Biaya investasi per ha planted 8,71 9,58 10,86 57,7
area 28,625 3 3 1 81

Tabel 3 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted


area di Jambi

Biaya (Rp.000.000,-)
No Total Investasi Tahun Tahun Tahun 2 Tahun Total
. 0 1 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 2,66
1,862 2,198 2,449 9,176
7
2. Sarana infrastruktur kebun 22
228 274 182 912
8
3. Bangunan kebun 30
308 205 205 1,026
8
4. Sarana air+listrik & pendukung
92 61 61 306
lainnya 92
5. Kendaraan dinas dan operasional 3
84 - - 205 589
6. Prastudi
- - - 38
38
7. Kontingensi (5%) 33
124 147 162 771
7
8. Pembelian lahan 4,50
- - - 4,500
0
8,5
Total biaya investasi
87 2,614 2,875 3,258 17,334

3.1.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Jambi

18
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Jambi sebesar Rp 9,18 milyar
atau Rp 30,59 juta/ha planted area. Rekapitulasi nilai investasi menurut
tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada Tabel 4.
Tabel 4 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Jambi per 1
ha planted area
Tenaga Bahan dan
Item Jumlah
Kerja Alat
Land clearing
(TBM-0) 3,132,188 5,756,887 8,889,074
TBM-1 2,973,169 3,232,581 6,205,750
TBM-2 4,052,569 3,273,448 7,326,017
TBM-3 4,259,432 3,904,875 8,164,307
Jumlah 14,417,357 16,167,790 30,585,147

3.1.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS


di Jambi

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat


lahan) yang meliputi pembangunan jalan, parit, konservasi tanah, jalan dan
jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3,04 juta/ha planted area atau
912 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada
Tabel 5.

3.1.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Jambi


Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,03
milyar atau Rp 3,4 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan
pada Tabel 6.

3.1.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung


Lainnya
19
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan)
untuk kebun PPKS di Jambi adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1,02 juta/ha
planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 7.

3.1.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah
sebesar Rp 589 juta atau Rp 1,96 juta/ha planted area dengan perincian
seperti disajikan pada Tabel 8

Tabel 5 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Jambi per ha


Planted Area
Harga/u
No. Uraian Unit Biaya
nit
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (50.5 m/ha)
1 Jalan Utama
131,
Panjang 2.424 km 54,200
381
2 Jalan Produksi
160,
Panjang ) 4.545 km 35,400
893
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
137,
Panjang 8.181 km 16,800
441
429
Jumlah A
,715
B. Jembatan
Titi kayu pemanen pada lahan
1 0 unit 75
gambut -
180,
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000
000

180
Jumlah B
,000
C Parit jalan dan gorong-gorong
Parit Jalan (jalan utama + jalan 13.938 142,
1 10,238
produksi) x 2 km 700
Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan 4,
2 2 unit 2,188
kontrol) 376
(diameter 60 cm, p = 5 m)
Jumlah C 147
20
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

,076
D Terasering
1 Teras kontur 0 km 6,250
-
11340 155,
2 Teras individu 14
unit 434

155
Jumlah D
,434
912
Total A+B+C+D
,224
3
(per hektar)
,041

Tabel 6 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Jambi


Nilai
Harga/u total
N Unit
Uraian nit (Rp000
o.
(Rp000)
)
250,0 250,0
1 Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment 1
00 00
2 Kantor Afdeling (40 m2) - - -
30,0 30,0
2 Gudang pupuk kebun (120 m2) 1
00 00
3 Gudang pupuk afdeling (25 m2) - -
20,0 20,0
3 1
Gudang material (100 m2) 00 00
4 Stasiun bahan bakar - - -
15,0 15,0
5 1
Diesel tank 00 00
10,0 10,0
6 1
Tank pump diesel 00 00
40,0 40,0
7 1
Bengkel mekanik & workshop (100 m2) 00 00
10,0 10,0
8 1
Garasi (25 m2) 00 00
35,0 35,0
9 1
Poliklinik (25 m2) 00 00
10 Bangunan rumah staf
21
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

350,0
General Manager - -
00
250,0
Manager Kebun - -
00
150,0 150,0
Asisten Kebun 1
00 00
210,0
Askep - -
00
100,0
KTU - -
00
195,0
Staf (setingkat asisten) - -
00
Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel - 1 100,0 300,0
11 3
unit untuk 2 pintu) 00 00
Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel - 1 unit 65,0 26,0
12 0
untuk 2 pintu) 00 00
50,0
13 -
Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) - 00
80,0 80,0
14 Bangunan wisma tamu (100 m2) 1
00 00
200,0
15 Gedung pertemuan (300 m2) - -
00
40,0 40,0
16 Bangunan Mesjid (100 m2) 1
00 00
55,0
17 Gedung TK (50 m2) - -
00
250,0
18 Gedung SD (300 m2) - -
00
19 Gedung SMP (300 m2) - - -
5,0 10,0
20 Pos Jaga Utama (6 m2) 2
00 00
10,0 10,0
21 Lapangan olah raga (unit) 1
00 00
1,026,
000
3,4
Per ha 20

Tabel 7 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun inti dan fasilitas
pendukung lainnya
No Rincian Kebutuha Harga/un Total
22
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

n it
Jl Satua
h n Rp 000- Rp 000,-
Instalasi sumur bor 76,00 76,00
1 afedling 1 unit 0 0
40,00 40,00
2 Reservoir afdeling 1 unit 0 0
Instralasi listrik 45,00 45,00
3 afdeling 1 unit 0 0
45,00 45,00
4 Instralasi air afdeling 1 unit 0 0
Peralatan dan furnitur 20,00 20,00
5 kantor 1 unit 0 0
306,0
Jumlah
00
1,0
Per ha
20

Tabel. 8 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun inti

Jumlah Harga
Jenis Kendaraan per unit Total
Unit
(Rp 000) (Rp 000)
205,0 205,0
Truk PS 100 1 00 00
17,0 34,0
Sepeda motor 2 00 00
350,0 350,0
L-200 1 00 00
589,
TOTAL 000

3.2 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Lampung

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Lampung darat


berombak, berombak bergelombang dan bergelombang dan berbukit
masing-masing sebesar 20%,70% dan 10 % dan harga input produksi
mengikuti harga-harga yang berlaku di Lampung pada tahun 2011, maka
total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan
lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 56, 52juta/ha planted area

23
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(Tabel 9) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah
sebesar Rp 16,96 milyar (Tabel 10).

Tabel 9 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di


Lampung

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun Tahun Tahun Total
1 2 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK 8,51 5,91 6,94 7,75 29,12
KHL) 0 8 0 8 6
2. Sarana infrastruktur kebun 83 99 66 3,32
830
0 7 4 2
3. Bangunan kebun 1,02 1,02 68 68 3,42
6 6 4 4 0
4. Sarana air+listrik & pendukung 30 20 20 1,02
306
lainnya 6 4 4 0
5. Kendaraan dinas dan 68 1,96
operasional 1,280 - - 3 3
6. Prastudi 12
125 - -
- 5
7. Kontingensi (5%) 1,09 40 47 52 2,49
1 4 5 4 4
8. Pembelian lahan 15,00 15,00
- -
0 - 0
Biaya investasi per ha planted 10,4 56,5
area 28,285 8,485 9,265 94 29

24
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel 10 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted


area di Lampung

Biaya (Rp.000.000,-)
No Total Investasi Tahun Tahun Tahun 2 Tahun Total
. 0 1 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 2,55
3 1,775 2,082 2,327 8,738
2. Sarana infrastruktur kebun 24
9 249 299 199 997
3. Bangunan kebun 30
8 308 205 205 1,026
4. Sarana air+listrik & pendukung 9
lainnya 2 92 61 61 306
5. Kendaraan dinas dan operasional 38 20
4 - - 5 589
6. Prastudi 3
8 - - - 38
7. Kontingensi (5%) 32
7 121 143 157 748
8. Pembelian lahan 4,50
0 - - - 4,500
Total biaya investasi 8,485 2,545 2,780 3,148 16,959

3.2.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Lampung

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Lampung sebesar Rp 8,73
milyar atau Rp 29,13 juta/ha planted area. Rekapitulasi nilai investasi
menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada
Tabel 11.
Tabel 11 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Lampung
per 1 ha planted area

25
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tenaga Bahan dan


Item Jumlah
Kerja Alat
Land clearing
(TBM-0) 2,833,594 5,676,001 8,509,594
TBM-1 2,689,734 3,228,537 5,918,271
TBM-2 3,666,234 3,273,448 6,939,682
TBM-3 3,853,377 3,904,875 7,758,252
Jumlah 13,042,940 16,082,860 29,125,800

3.2.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS


di Lampung

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat


lahan) yang meliputi pembangunan jalan, parit, konservasi tanah, jalan dan
jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3,42juta/ha planted area atau
997 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada
Tabel 12.

3.2.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di


Lampung
Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,03
milyar atau Rp 3,42 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti
yang disajikan pada Tabel 6

3.2.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung


Lainnya
Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan)
untuk kebun PPKS di Lampung adalah sebesar Rp 306 juta atau Rp 1,02
juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 7.

3.2.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

26
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah
sebesar Rp 589 juta atau Rp 1,96 juta/ha planted area dengan perincian
sama seperti disajikan pada Tabel 8

Tabel 12. Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Lampung


per ha Planted Area
Harga/u
Unit Biaya
No. Uraian nit
(Rp 000)
(Rp 000)
A. Jalan (50.5 m/ha)
1 Jalan Utama
139,
Panjang 2.568 km 54,200
186
2 Jalan Produksi
170,
Panjang ) 4.815 km 35,400
451
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
145,
Panjang 8.667 km 16,800
606
455
Jumlah A
,242
B. Jembatan
Titi kayu pemanen pada lahan
1 0 unit 75
gambut -
180,
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000
000
180
Jumlah B
,000
C Parit jalan dan gorong-gorong
Parit Jalan (jalan utama + jalan 14.766 151,
1 10,237
produksi) x 2 km 154
Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan 4,
2 2 unit 2,188
kontrol) 376
(diameter 60 cm, p = 5 m)
155
Jumlah C
,530
D Terasering
1 Teras kontur 9 km 6,250 56,

27
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

250
12060 149,
2 Teras individu 12
unit 544
205
Jumlah D
,794
996,
Total A+B+C+D
566
3
(per hektar)
,322

3.3 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di


Kalimantan Selatan

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Selatan


pasang surut harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di
Kalimantan Selatan pada tahun 2011, maka total nilai investasi
pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen
perdana adalah sebesar Rp 62,98 juta/ha planted area (Tabel 13) dengan
demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 18,89
milyar (Tabel 14).

Tabel 13 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di


Kalimantan Selatan

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun Tahun Tahun Tahun Total
0 1 2 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK 10,5 6,97 9,02
7,988 34,563
KHL) 78 3 4
2. Sarana infrastruktur kebun 82 82 66
989 3,298
4 4 0
3. Bangunan kebun 1,1 1,12 75
751 3,755
27 7 1
4. Sarana air+listrik & pendukung 33 33 22
222 1,112
lainnya 4 4 2
28
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

5. Kendaraan dinas dan 1,4 75


- - 2,160
operasional 08 2
6. Prastudi 12
- - - 125
5
7. Kontingensi (5%) 1,3 46 59
535 2,906
11 3 7
8. Pembelian lahan 15,0
- - - 15,000
00
Biaya investasi per ha planted 30, 9,7 10,44 11,9 62,9
area 835 21 8 79 83

Tabel 14. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted
area di Kalimantan Selatan
Biaya (Rp.000.000,-)
No Total Investasi Tahun Tahun Tahun 2 Tahun Total
. 0 1 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 3,1 2,09
2,396 2,707 10,369
73 2
2. Sarana infrastruktur kebun 2 24 19
297 989
47 7 8
3. Bangunan kebun 3 33 22
225 1,127
38 8 5
4. Sarana air+listrik & pendukung 1 10 6
67 334
lainnya 00 0 7
5. Kendaraan dinas dan operasional 4 22
- - 648
22 6
6. Prastudi
- - - 38
38
29
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

7. Kontingensi (5%) 3 13 17
161 872
93 9 9
8. Pembelian lahan 3,1 2,09 2,70
2,396 10,369
73 2 7
9,2 2,91 3,59
Total biaya investasi 3,134 18,895
51 6 4

3.3.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di


Kalimantan Selatan

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Selatan sebesar Rp
10,34 milyar atau Rp 34,56 juta/ha planted area. Rekapitulasi nilai investasi
menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada
Tabel 15.
Tabel 15 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di KalSel per
1 ha planted area
Tenaga Bahan dan
Item Jumlah
Kerja Alat
Land clearing
(TBM-0) 3,430,781 7,147,323 10,578,105
TBM-1 3,362,166 3,611,015 6,973,180
TBM-2 4,387,178 3,600,785 7,987,962
TBM-3 4,765,155 4,258,703 9,023,858
Jumlah 15,945,280 18,617,825 34,563,105

3.31.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS


di Kalimantan Selatan

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat


lahan) yang meliputi pembangunan jalan, parit jalan, parit drainase, jalan
dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3, 29juta/ha planted area
30
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

atau 989 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan
pada Tabel 16

3.3.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di


Kalimantan Selatan
Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,12
milyar atau Rp 3,77 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan
pada Tabel 17

3.3.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung


Lainnya
Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan)
untuk kebun PPKS di Kalimantan Selatan adalah sebesar Rp 302 juta atau
Rp 1,02 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel
18

3.3.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah
sebesar Rp 648 juta atau Rp 2,16 juta/ha planted area dengan perincian
seperti disajikan pada Tabel 19.

31
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel 16 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalsel per ha


Planted Area
No. Uraian Unit Harga/unit Biaya
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (40 m/ha)
1 Jalan Utama
123,57
Panjang 1.92 km 64,363
6
2 Jalan Produksi
151,33
Panjang ) 3.6 km 42,038
5
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
122,47
Panjang 6.48 km 18,900
2
397,38
Jumlah A
3
B. Jembatan
150
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 75 11,250
unit
180,00
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000
0

191,25
Jumlah B
0
C Parit jalan dan gorong-gorong
Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi)
1 11 km 8,533 94,206
x2
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 3 unit 2,188 6,564
(diameter 60 cm, p = 5 m)
100,77
Jumlah C
0
D Tata air gambut
Parit kanal Pembuangan 3 km 24,000 72,000
Parit primer 5 km 15,750 78,750
Parit sekunder 6 km 14,000 84,000
Parit tersier 12 km 5,425 65,100
299,85
Jumlah D
0

Jumlah D -
989,25
Total A+B+C+D
3

32
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel 17 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Kalsel


Harga/u Nilai
No Unit
Uraian nit total
.
(Rp000) (Rp000)
275,00
1 Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment 1 275,000
0
2 Kantor Afdeling (40 m2) - 0
-
33,00
2 Gudang pupuk kebun (120 m2) 1 33,000
0
3 Gudang pupuk afdeling (25 m2) -
-
22,00
3 1 22,000
Gudang material (100 m2) 0
4 - 0
Stasiun bahan bakar -
16,50
5 1 16,500
Diesel tank 0
11,00
6 1 11,000
Tank pump diesel 0
44,00
7 1 44,000
Bengkel mekanik & workshop (100 m2) 0
11,00
8 1 11,000
Garasi (25 m2) 0
38,50
9 1 38,500
Poliklinik (25 m2) 0
10 Bangunan rumah staf
General Manager - 350,000
-
Manager Kebun - 250,000
-
165,00
Asisten Kebun 1 165,000
0
Askep - 210,000
-
KTU - 100,000
33
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

-
Staf (setingkat asisten) - 195,000
-
Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel - 1 unit 330,00
11 3 110,000
untuk 2 pintu) 0
Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel - 1 unit untuk 2 28,60
12 0 71,500
pintu) 0
13 55,000
Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) - -
88,00
14 Bangunan wisma tamu (100 m2) 1 88,000
0
15 Gedung pertemuan (300 m2) - 200,000
-
44,00
16 Bangunan Mesjid (100 m2) 1 44,000
0
17 Gedung TK (50 m2) - 55,000
-
18 Gedung SD (300 m2) - 250,000
-
19 Gedung SMP (300 m2) - 0
-
10,00
20 Pos Jaga Utama (6 m2) 2 5,000
0
10,00
21 Lapangan olah raga (unit) 1 10,000
0
1,126,
600
3,
Per ha 755

Tabel 18 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun dan fasilitas


pendukung lainnya
No Rincian Kebutuhan Harga/unit Total
Jlh Satuan Rp 000- Rp 000,-
1 Pembangkit listrik afdeling 1 Unit 88,000 88,000
2 Instalasi sumur bor afedling 1 Unit 83,600 83,600
3 Reservoir afdeling 1 Unit 44,000 44,000
4 Instralasi listrik afdeling 1 Unit 48,000 48,000
5 Instralasi air afdeling 1 Unit 48,000 48,000
34
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

6 Peralatan dan furnitur kantor afdeling 1 Unit 22,000 22,000


Jumlah 333,600

Tabel. 19 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun

Jumlah Harga
Jenis Kendaraan
Unit per unit Total
(Rp 000) (Rp 000)
Truk PS 100 1 1 225,500
Sepeda motor 2 2 18,700
L-200 1 1 385,000
TOTAL 647,900

3.4 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di


Kalimantan Tengah

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Tengah


pasang surut harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di
Kalimantan Tengah pada tahun 2011, maka total nilai investasi
pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen
perdana adalah sebesar Rp 63,60 juta/ha planted area (Tabel 20) dengan
demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 19,08
milyar (Tabel 21).

Tabel 20 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di


Kalimantan Tengah

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun Tahun Tahun Tahun Total
0 1 2 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK 10,6 7,07 8,10 9,17 35,012

35
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

KHL) 58 5 7 1
2. Sarana infrastruktur kebun 8 85 1,02 68
3,431
58 8 9 6
3. Bangunan kebun 1,1 1,12 75 75
3,755
27 7 1 1
4. Sarana air+listrik & pendukung 3 33 22 22
1,112
lainnya 34 4 2 2
5. Kendaraan dinas dan 1,40
operasional 8 - - 752 2,160
6. Prastudi 1 12
- -
25 - 5
7. Kontingensi (5%) 1,3 47 54 60 2,94
23 0 3 6 1
8. Pembelian lahan 15,0
- - 15,000
00 -
Biaya investasi per ha planted 30,9 10,61 12,1 63,60
area 60 9,863 6 62 0

Tabel 21. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted
area di Kalimantan Tengah
Biaya (Rp.000.000,-)
No Total Investasi Tahun Tahun Tahun 2 Tahun Total
. 0 1 3
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 3,197 2,123 2,432 2,751 10,504

2. Sarana infrastruktur kebun 257 257 309 206 1,029

3. Bangunan kebun 338 338 225 225 1,127

4. Sarana air+listrik & pendukung


100 100 67 67 334
lainnya
5. Kendaraan dinas dan operasional 4 22
22 - - 6 648
6. Prastudi 38 - - - 38

7. Kontingensi (5%) 397 141 163 182 882

8. Pembelian lahan 4,500 - - - 4,500


9, 3,6
Total biaya investasi
288 2,959 3,185 48 19,080

36
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3.4.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di


Kalimantan Tengah

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Tengah sebesar Rp
10,50 milyar atau Rp 35,01juta/ha planted area. Rekapitulasi nilai investasi
menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada
Tabel 22.
Tabel 22 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Kalteng per
1 ha planted area
Tenaga Bahan dan
Item Jumlah
Kerja Alat
Land clearing
(TBM-0) 3,491,109 7,167,198 10,658,307
TBM-1 3,421,287 3,653,769 7,075,057
TBM-2 4,464,323 3,643,035 8,107,358
TBM-3 4,848,948 4,322,078 9,171,025
Jumlah 16,225,668 18,786,080 35,011,747

3.4.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS


di Kalimantan Tengah

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat


lahan) yang meliputi pembangunan jalan, parit jalan, parit drainase, jalan
dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3, 43uta/ha planted area
atau 1,03 untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada
Tabel 23

3.4.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di


Kalimantan Tengah

37
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,12
milyar atau Rp 3,77 juta/ha planted area dengan perincian sama
seperti disajikan pada Tabel 17

3.4.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung


Lainnya

Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan)
untuk kebun PPKS di Kalimantan Tengah adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp
1,02 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada
Tabel 18.

3.4.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah
sebesar Rp 648 juta atau Rp 2,16 juta/ha planted area dengan perincian
sama seperti disajikan pada Tabel 19.

Tabel 23.Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalteng per


ha Planted Area
No. Uraian Unit Harga/unit Biaya
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (40 m/ha)
1 Jalan Utama
Panjang 1.92 km 67,750 130,080
2 Jalan Produksi
Panjang ) 3.6 km 44,250 159,300
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
Panjang 6.48 km 21,000 136,080
Jumlah A 425,460
B. Jembatan
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 150 unit 75 11,250
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000 180,000

Jumlah B 191,250
C Parit jalan dan gorong-gorong
Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi)
1 11.04 km 8,534 94,212
x2
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 3 unit 2,188 6,564
38
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(diameter 60 cm, p = 5 m)
Jumlah C 100,776
D Tata air gambut
Parit kanal Pembuangan 3 km 28,000 84,000
Parit primer 5 km 15,750 78,750
Parit sekunder 6 km 14,000 84,000
Parit tersier 12 km 5,425 65,100
Jumlah D 311,850

Jumlah D -
Total A+B+C+D 1,029,336
(per hektar) 3,431

3.5 Rekapitulasi Keperluan Dana Investasi Pembangunan Kebun


PPKS
Total keperluan dana investasi untuk pembangunan kebun PPKS seluas
1.200 ha adalah 72,27 milyar dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 24.Total Investasi Pembangunan kebun PPKS

Tahun Jambi Lampung Kalsel Kalteng Total


Proye Tahun (Rp (Rp (Rp000. (Rp000. (Rp
k ke- 000.000) 000.000) 000) 000) 000.000)
8,4 9,25
2012 8,587 9,288 35,612
0 85 1
2,5 2,91
2013 2,614 2,959 11,034
1 45 6
2,7 3,13
2014 2,875 3,185 11,974
2 80 4
3,1 3,59
2015 3,258 3,648 13,649
3 48 4
16, 18,8 19,08
Total 17,334 72,268
959 95 0

3.6 Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS


39
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dengan asumsi bahwa 65% dana investasi pembangunan kebun PPKS dari
pinjaman bank maka rekapitulasi modal pinjaman bank dan modal
penyertaan untuk pembangunan kebun adalah sebagai berikut:

Tabel 25. Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS


Self
Investasi Pinjaman
Tahun Financing
(Rp000.000) (Rp000.000)
(Rp000.000)
2012 35,612 23,147 12,464
2013 11,034 7,172 3,862
2014 11,974 7,783 4,191
2015 13,649 8,872 4,777
72,26 46,97 25,29
Total 8 4 4

3.7. Kelayakan Usaha Pembangunan Kebun Kelapa Sawit PPKS

Investasi yang ditanamkan dalam usaha perkebunan kelapa sawit oleh Pusat
Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di 4 (empat) Provinsi ditujukan untuk
memperoleh berbagai manfaat, antara lain: sarana penelitian dan laba usaha
yang akan dipergunakan sebagai sumber pendapatan bagi keberlanjutan
berbagai penelitian kelapa sawit di Indonesia.

Analisis kelayakan usaha dimaksudkan untuk mengevaluasi layak atau tidak


layaknya proyek pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh PPKS layak
dilaksanakan. Analisis finansial dilakukan berdasarkan pada harga konstan.
Metode analisis yang digunakan adalah tabulasi Cash Flow usaha
perkebunan kelapa sawit selama umur ekonomi. Adapun asumsi yang
digunakan adalah sebagai berikut :

 Tahun awal proyek (tahun ke-0) adalah tahun 2012 mengikuti tahun
proyek ke-0 pembangunan kebun PPKS 1

 Umur ekonomis kebun dalam 1 siklus pengusahaan tanaman adalah 25


tahun. Periode tahun analisis adalah 2012-2037.
40
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

 Kelas kesesuaian lahan diasumsikan kelas S3 dengan tingkat produksi


terdapat pada Tabel 26

 Harga-harga input produksi disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku


di setiap provinsi tahun 2011

 Harga CPO internasional diasumsikan 900 US$/ton, biaya transportasi dan


administrasi 70US$/ton, maka harga fob CPO sebesar 830 US$, dengan
adanya bea keluar 7,5%, tingkat kurs Rp9.000/ US$, harga inti 3.800,
tingkat rendemen CPO 22%, dan inti 4,5 % dan faktor K 85%, maka harga
TBS diasumsikan pada tingkat harga Rp1.437,49/kg.

Tabel 26. Produktivitas Kelapa Sawit Berdasarkan Kelas Kesesuaian Lahan


Produktivitas (ton/ha)
Umur
S1 S2 S3
3 6.0 5.0 4.0
4 16.0 14.0 12.0
5 19.0 17.0 15.0
6 23.0 21.0 19.0
7 28.0 26.0 23.0
8 32.0 28.0 26.0
9 34.0 30.0 27.0
10 35.0 31.0 28.0
11 35.0 32.0 29.0
12 35.0 32.0 30.0
13 34.0 32.0 30.0
14 33.0 31.0 29.5
15 32.0 30.0 28.5
16 30.5 28.5 27.0
17 29.0 27.5 26.0
18 28.0 27.0 25.0
19 27.0 26.0 24.0
20 26.0 25.0 23.0
21 25.5 24.0 22.0
41
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

22 25.0 23.0 21.0


23 24.0 22.0 20.0
24 23.0 21.5 19.5
25 22.5 21.0 19.5
Rerata 27.1 25.0 23.0

3.7.1 Proyeksi Biaya Produksi


Biaya produksi dikelompokkan menjadi biaya variabel dan biaya tetap. Rata-
rata biaya produksi di setiap provinsi berbeda-beda tergantung pada kondisi
lahan dan harga input produksi. Biaya produksi TBS terendah di provinsi
Jambi dengan total biaya produksi sebesar Rp. 775,71/kg, dan biaya produksi
tertinggi di provinsi Kalimantan Tengah dengan biaya produksi sebesar
Rp849,57/kg. Sedangkan Lampung dan Kalimantan Selatan biaya produksi
masing-masing sebesar Rp.798,33/kg dan 840,08/kg. Rincian biaya produksi
TBS kebun PPKS untuk masing-masing provinsi terdapat pada tabel 27.

Tabel 27. Rincian Biaya Produksi TBS kebun PPKS untuk masing-masing Provinsi
Jambi Lampung Kalsel Kalteng
Rerat Rerat Rerat Rerat
a a a a
Rp/k Rp/k Rp/k
Uraian /tahu /tahu Rp/kg /tahu /tahu
g g g
n n TBS n n
TBS TBS TBS
Rp.00 Rp.00 Rp.00 Rp.00
0 0 0 0
I. Biaya Variabel
Pemeliharaan 1,814, 252. 1,785, 261 1,904, 265. 1,930, 268.
tanaman 185 74 546 .84 430 31 669 96
1,220, 170. 1,261, 185 1,399, 195. 1,399, 195.
Panen dan transport 291 00 565 .00 745 00 745 00
Sub Total Biaya 3,034, 422 3,047, 446 3,304, 460. 3,330, 463
Variabel 476 .74 112 .84 175 31 414 .96
II Biaya Tetap
Pemeliharaan aktiva 5. 5 41, 5. 42,2 5.
38,160 39,288
tetap 32 .76 719 81 55 89
Pajak bumi dan 1. 1. 7,6 1. 7,6 1.
7,670 7,670
bangunan 07 12 70 07 70 07
120,14 16. 108,69 15 131, 18. 133, 18.
Biaya umum 7 74 3 .94 601 33 915 66
Bunga pokok 748,85 104. 150,02 102 778,3 108. 785, 109.
pinjaman 7 32 4 .76 30 43 293 40
42
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Gaji &Tunjgn Staf 600,73 83. 543,46 79. 658, 91. 679, 94.
karyawan 5 69 6 70 003 67 730 69
230,20 32. 226,20 33. 249, 34. 251, 35.
Bunga IDC 2 07 4 17 923 82 800 08
787,92 109. 770,84 113 858, 119. 867, 120.
Penyusutan 6 77 6 .04 859 65 274 82
Sub Total Biaya 2,533, 352 1,846, 35 2,726, 379. 2,767, 385
Tetap 696 .97 192 1.49 105 78 937 .60
5,568, 775 4,893, 79 6,030, 840. 6,098, 849
Total Biaya Produksi 172 .71 303 8.33 281 08 351 .57

3.7.2 Penerimaan dan rugi laba kebun


Penerimaan kebun plasma berupa hasil penjualan TBS hasil produksi kebun .
Dengan rata-rata jumlah produksi TBS per tahun adalah 6.866 ton untuk
Provinsi Jambi, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sedangkan
provinsi Lampung produksi terkoreksi sebesar 5% sehingga produksi rata-
rata per tahun sebesar 6.523 ton . Dengan asumsi harga TBS diterima
1.437,49/kg, maka rata-rata penerimaan bersih dari penjualan TBS per tahun
adalah Rp 10,32 milyar untuk Jambi, lampung Kalimantan Selatan, dan
Kalimantan Tengah masing-masing 3,32 milyar, 3,34 milyar, 3,01 milyar, dan
2,96 milyar. Rincian penerimaan bersih dapat dilihat pada Tabel 28.

Tabel 28. Proyeksi Rata-Rata Penerimaan dan Laba Bersih


Jambi Lampung Kalsel Kalteng
Rerat
a
Rerata Rp/k Rerata / Rp/k Rerata
Uraian /tahu Rp/kg Rp/kg
/tahun g tahun g /tahun
n TBS TBS
Rp.000 TBS Rp.000 TBS Rp.000
Rp.00
0
PENERIMAAN
10,318, 1,437. 9,802, 1,437. 10,318, 1,437. 10,318, 1,437.
Penjualan TBS 544 49 617 49 544 49 544 49
43
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Biaya 5,568,1 775. 4,893, 798. 6,030, 840. 6,098, 849.


Produksi 72 71 303 33 281 08 351 57
Laba Sebelum 4,750,3 661. 4,909, 639. 4,288, 597. 4,220, 587.
Pajak 72 78 313 16 263 40 193 92
1,425,1 198. 1,472, 191. 1,286, 179. 1,266, 176.
Pajak 12 53 794 75 479 22 058 38
Laba Setelah 3,325,2 463. 3,436, 447. 3,001, 418. 2,954, 411.
Pajak 60 25 519 41 784 18 135 54

3.7.3. Hasil analisis finansial arus kas kebun plasma


Selama periode analisis komponen penerimaan adalah dana pinjaman untuk
investasi dan modal kerja, dana pinjaman untuk IDC, dan nilai penjualan
TBS, sedangkan komponen pengeluaran terdiri dari investasi dan biaya
produksi (termasuk penyusutan dan transport TBS, panen, dan upah tenaga
kerja) Proyeksi arus kas masing-masing kebun disajikan tertera pada
Lampiran. Adapun analisis finansial masing-masing kebun adalah sebagai
berikut :
Tabel 29. Analisis Finansial Kebun PPPKS
Kalimant
Indikator Analisis Kalimanta
Jambi Lampung an
Finansial n Selatan
Tengah
27,902, 27,684, 24,865, 23,565,5
NPV (Rp.000) 315 574 897 24
1 1 1.
B/C 1.98 .91 .82 80
Pelunasan utang
(tahun) 10 11 11 11
IRR (%) 20.05% 20.02% 19.36% 18.63%

PP (tahun) 12 12 13 13

Berdasarkan hasil yang diperoleh seperti tersebut diatas, maka secara


finansial investasi pembangunan kebun PPKS adalah layak untuk
dilaksanakan.

44
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

IV. PEMBANGUNAN KEBUN PEMBIBITAN KELAPA


SAWIT

Pembibitan kelapa sawit merupakan suatu bisnis yang potensial bagi Pusat
Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), mengingat semakin meningkatnya minat
masyarakat terhadap perkebunan kelapa sawit. Tingginya minat masyarakat
untuk berkebun sawit dihambat oleh akses masyarakat untuk memperoleh
bibit unggul yang baik dan benar akibat lokasi yang jauh dengan sumber
benih unggul. Agar lebih mempermudah akses masyarakat untuk
memperoleh bibit, maka PPKS membangun kebun bibitan di beberapa lokasi
yaitu di Aceh Singkil (NAD), Mandailing Natal (Sumatera Utara), Jambi dan
Lampung. Mengingat daerah tersebut merupakan daerah potensial bagi
pengembangan perkebunan rakyat.

4.1 Biaya Investasi Bibitan Kelapa Sawit

Dalam proposal ini investasi kebun bibitan setiap provinsi disesuaikan


dengan kondisi di masing-masing areal dan besarnya harga input produksi di
setiap provinsi. Biaya investasi Item investasi pemn bangunan kebun inti
adalah sebagai berikut:

i. Instalasi penyiraman
ii. Kantor pembibitan
iii. Instalasi listrik
iv. Gudang pupuk material
v. Pembukaan lahan
vi. Pos Jaga
vii. Perlengkapan lainnya
45
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

viii. Pembelian tanah

4.1.1 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil


Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Aceh Singkil seluas
10 hasebesar Rp.457.370.000 atau Rp. 45.737.000 per ha, dengan rincian
sebagai berikut :

Tabel 30. Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil


No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 10 unit 14,857,000 148,570,000
2 Kantor 1 unit 55,000,000 55,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 40,000,000 40,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 12,500,000 12,500,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,880,000 28,800,000
6 Pos jaga 3 unit 5,000,000 15,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 7,500,000 7,500,000
Tanah 10 ha 15,000,000 150,000,000
Total Biaya 457,370,000
Total Biaya per ha 45,737,000

4.1.2 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal Sumatera


Utara
Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Mandailing Natal
(Sumatera Utara) seluas 10 ha sebesar Rp.439.321.000 atau Rp. 43.932.150
per ha, dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 31. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal
No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 10 unit 14,114,150 141,141,500
2 Kantor 1 unit 50,000,000 50,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 35,000,000 35,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 12,500,000 12,500,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,568,000 25,680,000
6 Pos jaga 3 unit 5,000,000 15,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
Tanah 10 ha 15,000,000 150,000,000
Total Biaya 439,321,500
Total Biaya per ha 43,932,150

46
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4.1.3 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Jambi


Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Jambi seluas 20 ha
sebesar Rp.799.588.000 atau Rp. 39.974.000 per ha, dengan rincian sebagai
berikut :

Tabel 32. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Jambi


No Uraian Jumlah satuan harga/satuan Total
1 Instalasi Penyiraman 20 unit 14,857,000 297,140,000
2 Kantor 1 unit 60,000,000 60,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 45,000,000 45,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 15,000,000 15,000,000
5 Pembukaan lahan 20 ha 2,622,400 52,448,000
6 Pos jaga 4 unit 5,000,000 20,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
Tanah 20 ha 15,000,000 300,000,000
Total Biaya 799,588,000
Total Biaya Per ha 39,979,400

4.1.4 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Lampung


Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Lampung seluas 20
ha sebesar Rp.722.580.000 atau Rp. 38.629.000 per ha, dengan rincian
sebagai berikut :
Tabel 33. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Lampung
No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 20 unit 14,857,000 297,140,000
2 Kantor 1 unit 60,000,000 60,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 45,000,000 45,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 15,000,000 15,000,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,544,000 25,440,000
6 Pos jaga 4 unit 5,000,000 20,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
Tanah 20 ha 15,000,000 300,000,000
Total Biaya 772,580,000
Total Biaya per ha 38,629,000

47
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4.1.5 Rekapitulasi Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Kebun Bibitan


Kelapa Sawit PPKS
Proyeksi total biaya investasi pembangunan kebun bibitan PPKS seluas 60 ha
di 4 Provinsi sebesar Rp. 2,46 milyar. Sumber modal untuk pembangunan
bibitan diasumsikan berasal dari modal Pusat Penelitian Kelapa Sawit.
Adapun rincian biaya investasi adalah sebagai berikut :

Tabel 34. Proyeksi Biaya Investasi Bibitan


No Lokasi Luas (ha) Biaya Investasi (Rp)
1 Aceh Singkil 10 457,370,000
2 Mandailing Natal 10 439,321,500
3 Jambi 20 799,588,000
4 Lampung 20 772,580,000
Total 60 2,468,859,500

4.2 Proyeksi Biaya Produksi Bibitan


Produksi bibitan yang dihasilkan yaitu bibit Pre Nursery (PN) dan Main
Nursery (MN). Biaya produksi dibagi dua kelompok yaitu biaya variable dan
tetap. Biaya variabel merupakan biaya perawatan bibit terdiri dari biaya
tenaga kerja langsung dan biaya penggunaan bahan dan alat (lampiran 1 s.d
8). Sedangkan biaya tetap terdiri dari biaya penyusutan dan biaya umum
( biaya karyawan tidak langsung, sosial, dan lain-lain).Rata-rata biaya
produksi di setiap provinsi berbeda-beda tergantung pada kondisi lahan dan
harga input produksi. Adapun biaya produksi masing-masing lokasi adalah
sebagai berikut :
Tabel.34 Biaya Produksi Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal
Aceh Singkil Mandailing Natal
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Tenaga Kerja 60,055,954 686.35 44,972,390 513.97
2 Bahan dan Alat 591,692,190 6,762.20 585,034,582 6,686.11
3 Penyusutan 22,868,500 261.35 21,966,075 251.04
4 Biaya Umum 15,786,136 180.41 11,821,314 135.10
Total Biaya Produksi 690,402,780 7,890.32 663,794,361 7,586.22
48
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel 35. Biaya Produksi Pre Nursery Jambi dan lampung


Jambi Lampung
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Tenaga Kerja 91,462,993 522.65 83,224,711 475.57
2 Bahan dan Alat 1,193,720,604 6,821 1,193,800,723 6,821.72
3 Penyusutan 39,979,400 228 38,629,000 220.74
4 Biaya Umum 24,041,701 137 21,876,210 125.01
Total Biaya
1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643.03
Produksi

Tabel 36. Biaya Produksi Main Nursery Aceh SIngkil dan Mandailing Natal
N Aceh Singkil Mandailing Natal
Uraian
o Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Perawatan Pre Nursery 955,276,565 7,449 923,410,219 7,200.08
2 Tenaga Kerja 1,420,521,047 11,076 1,089,066,136 8,491.74
3 Bahan dan Alat 473,086,282 5,407 473,086,282 5,406.70
4 Penyusutan 68,605,500 535 65,898,225 513.83
5 Biaya Umum 35,513,026 277 27,226,653 212.29
Total Biaya Produksi 2,953,002,421 24,743 2,578,687,515 21,824.64

Tabel 37. Biaya Produksi Main Nursery Jambi dan Lampung


N Jambi Lampung
Uraian
o Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Perawatan Pre Nursery 2,093,013,286 7,343.91 1,871,754,422 7,297.29
2 Tenaga Kerja 2,415,579,408 8,475.72 2,161,333,659 8,426.25
3 Bahan dan Alat 946,172,565 5,406.70 951,632,565 5,437.90
4 Penyusutan 119,938,200 420.84 115,887,000 451.80
5 Biaya Umum 60,389,485 211.89 54,033,341 210.66
Total Biaya Produksi 5,635,092,945 21,859.05 5,154,640,988 21,823.90

4.3 Proyeksi Penerimaan dan Rugilaba Kebun Pembibitan


Penerimaan dari pembibitan yaitu penjualan bibit PN dan MN. Adapun asumsi
yang digunakan adalah sebagai berikut :

 Bibit yang diproduksi diasumsikan terjual seluruhnya

49
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

 Kecambah yang ditanam per ha di bibitan Pre Nursery sebanyak 500.000


butir

 Bibit PN yang dihasilkan per ha sebanyak 460.000 batang

 Bibit PN yang ditanam di MN sebanyak 15.000 batang.

 Bibit MN yang dihasilkan sebanyak 13.500 batang

 Harga jual bibit disetiap lokasi sama yaitu Rp.12.000/batang untuk bibit
PN dan Rp.25.000/batang.

 Untuk lahan bibitan di Aceh Singkil dan Mandailing Natal adalah seluas 10
ha terdiri dari 0,5 ha untuk penggunaan bibit PN dan 9,5 untuk
penggunaan bibit MN, sedangkan luas lahan bibitan di Jambi dan
Lampung masing-masing seluas 20 ha terdiri dari lahan untuk bibit PN 1
ha dan MN 19 ha.

 Produksi bibit PN untuk bibitan Aceh Singkil dan Madina adalah sebesar
230.000 batang dimana 142.500 batang digunakan untuk pembibitan
lanjutan di MN dan sisanya 87.500 dijual dalam bentuk PN. Sedangkan
bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 128.250 batang per tahun.

 Produksi bibit PN untuk bibitan Jambi dan lampung adalah sebesar


460.000 batang dimana 285.000 batang digunakan untuk pembibitan
lanjutan di MN dan sisanya 175.000 batang dijual dalam bentuk PN.
Sedangkan bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 256.500 batang
per tahun.

Dengan asumsi diatas maka proyeksi rugi laba adalah sebagai berikut.

Tabel 38. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal

N Aceh Singkil Mandailing Natal


Uraian
o Rp Rp/batang Rp Rp/batang
50
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

1 Penerimaan
Penjualan Pre Nursery 1,050,000,000 12,000 1,050,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 690,402,780 7,890 663,794,361 7,586
3 Laba Sebelum Pajak 359,597,220 4,110 386,205,639 4,414
4 Pajak 107,879,166 1,233 115,861,692 1,324
5 Laba Bersih 251,718,054 2,877 270,343,948 3,090
6 Gross Profit Margin 34.2% 34.2% 36.8% 36.8%
7 Net Profit Margin 24.0% 24.0% 25.7% 25.7%

Tabel 39. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Jambi dan Lampung
N Jambi Lampung
Uraian
o Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan
Penjualan Pre Nursery 2,100,000,000 12000 2,100,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643
3 Laba Sebelum Pajak 750,795,302 4,290 762,469,356 4,357
4 Pajak 225,238,591 1,287 228,740,807 1,307
5 Laba Bersih 525,556,712 3,003 533,728,549 3,050
6 Gross Profit Margin 35.8% 35.8% 36.3% 36.3%
7 Net Profit Margin 25.0% 25.0% 25.4% 25.4%

Tabel 38. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal

N Aceh Singkil Mandailing Natal


Uraian
o Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan
Penjualan Pre Nursery 1,050,000,000 12,000 1,050,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 690,402,780 7,890 663,794,361 7,586
3 Laba Sebelum Pajak 359,597,220 4,110 386,205,639 4,414
4 Pajak 107,879,166 1,233 115,861,692 1,324
5 Laba Bersih 251,718,054 2,877 270,343,948 3,090
6 Gross Profit Margin 34.2% 34.2% 36.8% 36.8%
7 Net Profit Margin 24.0% 24.0% 25.7% 25.7%

Tabel 39. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung

51
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

N Jambi Lampung
Uraian
o Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan
Penjualan Pre Nursery 2,100,000,000 12000 2,100,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643
3 Laba Sebelum Pajak 750,795,302 4,290 762,469,356 4,357
4 Pajak 225,238,591 1,287 228,740,807 1,307
5 Laba Bersih 525,556,712 3,003 533,728,549 3,050
6 Gross Profit Margin 35.8% 35.8% 36.3% 36.3%
7 Net Profit Margin 25.0% 25.0% 25.4% 25.4%

Tabel 41. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal
N Aceh Singkil Mandailing Natal
Uraian
o Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Penerimaan
Penjualan Main Nursery 3,206,250,000 25,000 3,206,250,000 25,000
2 Biaya Produksi 2,953,002,421 24,743 2,578,687,515 21,825
3 Laba Sebelum Pajak 253,247,579 257 627,562,485 3,175
4 Pajak 75,974,274 77 188,268,745 953
5 Laba Bersih 177,273,305 180 439,293,739 2,223
6 Gross Profit Margin 7.9% 7.9% 19.6% 19.6%
7 Net Profit Margin 5.5% 5.5% 13.7% 13.7%

Tabel 42. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung
N Jambi Lampung
Uraian
o Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Penerimaan
Penjualan Main Nursery 6,412,500,000 25,000 6,412,500,000 25,000
2 Biaya Produksi 5,178,194,727 21,906 5,154,640,988 21,824
3 Laba Sebelum Pajak 1,234,305,273 3,094 1,257,859,012 3,176
4 Pajak 370,291,582 928 377,357,704 953
5 Laba Bersih 864,013,691 2,166 880,501,308 2,223
6 Gross Profit Margin 19.2% 19.2% 19.6% 19.6%
7 Net Profit Margin 13.5% 13.5% 13.7% 13.7%

Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pembangunan kebun bibitan di


Aceh Singkil, Mandailing Natal, jambi dan Lampung dapat mendatangkan
keuntungan. Proyeksi Net Profit margin ( Laba bersih/ penjualan) untuk PN
berkisar 25%, sedangkan Net Profit Margin untuk MN berkisar 5.5 –
52
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

13.5%,dengan nilai profit margin Aceh Singkil yang terendah. Hal ini
disebabkan tinggi biaya produksi akibat besarnya upah di daerah tersebut
dibandingkan dengan daerah lainnya.

53
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

LAMPIRAN
Lampiran 1. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Aceh Singkil

Harga
N N Rp/bib
Uraian Uraian (Rp/sa
o Fisik o Fisik Nilai it
(HK) (sat) t) (Rp)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja
membersihkan lahan 10 1 Mandor bibitan (HK) 134.41 108000 14,515,987.50 63.11
membuat bedengan 10 2 KHT bibitan (HK) 403.22 67500 27,217,476.56 118.34
membuat parit 2 3 KHL bibitan 2,150.52 54000 116,127,900.00 504.90
mengumpulkan tanah top soil 86 Total A 2,688.15 157,861,364.06 686.35
mengayak dan mengisi polibag 1,250 B Bahan dan Alat -
menanam kecambah 50.00 1 Kecambah (butir) 250,000 6075 1,518,750,000 6,603.26
menyiram 93.75 2 Kayu (batang) 1248 7,425 9,266,400 40.29
menyiangi gulma 375 3 bambu (batang) 2293.5 4,703 10,785,184 46.89
pemberantasan hama dan penyakit 3 4 Naungan (pelepah) 2256 599 1,351,231 5.87
memupuk 3 5 baby polibag (lembar) 125,000 108 13,500,000 58.70
membongkar bibit 166.67 6 kawat saringan (m) 5 8,862 44,312.40 0.19
seleksi kecambah 100.00 7 selang plastik (m) 50 10250 512,500.00 2.23
membersihkan parit/saluran air 0.1 8 Ember 5 15000 75,000.00 0.33
membuat patok persilangan 1 9 Fungisida (kg) 0.25 114,235 28,558.75 0.12
Total 2,150.52 10 Herbisida (lt) 0.5 75000 37,500.00 0.16
11 Insektisida kg) 0.5 85000 42,500.00 0.18
12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 15.00 8,150 122,250.00 0.53
13 Bahan bakar (liter) 101.25 7800 789,750.00 3.43
Total B 1,555,305,186.10 6,762.20
Total A+B 1,713,166,550.16 7,448.55

Lampiran 2. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Mandailing Natal


54
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harg
N a
N Fisik Fisik Nilai Rp/bibi
Uraian o Uraian (Rp/s
o (HK) (sat) (Rp) t
at)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja
membersihkan lahan 10 1 Mandor bibitan (HK) 131.28 82800 10,870,173.75 47.26
membuat bedengan 10 2 KHT bibitan (HK) 393.85 51750 20,381,575.78 88.62
membuat parit 2 3 KHL bibitan 2,100.52 41400 86,961,390.00 378.09
mengumpulkan tanah top soil 86 Total A 2,625.65 118,213,139.53 513.97
mengayak dan mengisi polibag 1,250 B Bahan dan Alat -
menanam kecambah 50.00 1 Kecambah (butir) 250,000 6005 1,501,250,000 6,527.17
menyiram 93.75 2 Kayu (batang) 1248 7,425 9,266,400 40.29
menyiangi gulma 375 3 bambu (batang) 2293.5 4,703 10,785,184 46.89
pemberantasan hama dan penyakit 3 4 Naungan (pelepah) 2256 599 1,351,231 5.87
memupuk 3 5 baby polibag (lembar) 125,000 108 13,500,000 58.70
membongkar bibit 166.67 6 kawat saringan (m) 5 8,862 44,312.40 0.19
seleksi kecambah 50.00 7 selang plastik (m) 50 10250 512,500.00 2.23
membersihkan parit/saluran air 0.1 8 ember 5 15000 75,000.00 0.33
membuat patok persilangan 1 9 Fungisida (kg) 0.25 114,235 28,558.75 0.12
Total 2,100.52 10 Herbisida (lt) 0.5 75000 37,500.00 0.16
11 Insektisida kg) 0.5 85000 42,500.00 0.18
12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 15.00 8,150 122,250.00 0.53
13 Bahan bakar (liter) 101.25 7800 789,750.00 3.43
Total B 1,537,805,186.10 6,686.11
Total A+B 1,656,018,325.63 7,200.08

Lampiran 3. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Lampung

55
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harg
N a
N Rp/bib
Uraian o Uraian (Rp/s
o Fisik Fisik Nilai it
(HK) (sat) at) (Rp)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja
membersihkan lahan 20 1 Mandor bibitan (HK) 270.38 74400 20,116,055.00 43.73
membuat bedengan 20 2 KHT bibitan (HK) 811.13 46500 37,717,603.13 81.99
membuat parit 4 3 KHL bibitan 4,326.03 37200 160,928,440.00 349.84
mengumpulkan tanah top soil 172 Total A 5,407.54 218,762,098.13 475.57
mengayak dan mengisi polibag 2,500 B Bahan dan Alat -
menanam kecambah 100.00 1 Kecambah (butir) 500,000 6075 3,037,500,000 6,603.26
menyiram 212.50 2 Kayu (batang) 2496 7,425 18,532,800 40.29
menyiangi gulma 750 3 bambu (batang) 4587 4,703 21,570,368 46.89
pemberantasan hama dan penyakit 6 4 Naungan (pelepah) 4512 599 2,702,462 5.87
memupuk 6 5 baby polibag (lembar) 500,000 108 54,000,000 117.39
membongkar bibit 333.33 6 kawat saringan (m) 10 8,862 88,624.80 0.19
seleksi kecambah 200.00 7 selang plastik (m) 100 10250 1,025,000.00 2.23
membersihkan parit/saluran air 0.2 8 ember 5 15000 75,000.00 0.16
membuat patok persilangan 2 9 Fungisida (kg) 0.5 114,235 57,117.50 0.12
Total 4,326.03 10 Herbisida (lt) 1 75000 75,000.00 0.16
11 Insektisida kg) 1 85000 85,000.00 0.18
12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 60.00 8,150 489,000.00 1.06
13 Bahan bakar (liter) 229.5 7800 1,790,100.00 3.89
Total B 3,137,990,472.20 6,821.72
Total A+B 3,356,752,570.33 7,297.29

56
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 4. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Jambi

Harg
a Rp/bibi
No Uraian N Uraian (Rp/s
Fisik Fisik Nilai t
(HK) o (sat) at) (Rp)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja
membersihkan lahan 20 1 Mandor bibitan (HK) 268.81 82,240 22,107,311 48.06
membuat bedengan 20 2 KHT bibitan (HK) 806.44 51,400 41,451,209 90.11
membuat parit 4 3 KHL bibitan 4,301.03 41,120 176,858,491 384.47
mengumpulkan tanah top soil 172 Total A 5,376.29 240,417,011 522.65
mengayak dan mengisi polibag 2,500 B Bahan dan Alat -
menanam kecambah 100.00 1 Kecambah (butir) 500,000 6,075 3,037,500,000 6,603.26
menyiram 187.50 2 Kayu (batang) 2496 7,425 18,532,800 40.29
menyiangi gulma 750 3 bambu (batang) 4587 4,703 21,570,368 46.89
pemberantasan hama dan penyakit 6 4 Naungan (pelepah) 4512 599 2,702,462 5.87
memupuk 6 5 baby polibag (lembar) 500,000 108 54,000,000 117.39
membongkar bibit 333.33 6 kawat saringan (m) 10 8,862 88,625 0.19
seleksi kecambah 200.00 7 selang plastik (m) 100 10,250 1,025,000 2.23
membersihkan parit/saluran air 0.2 8 Ember 5 15,000 75,000 0.16
membuat patok persilangan 2 9 Fungisida (kg) 0.5 114,235 57,118 0.12
10 Herbisida (lt) 1 75,000 75,000 0.16
Total 4,301.03 11 Insektisida kg) 1 85,000 85,000 0.18
12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 60.00 8,150 489,000 1.06
13 Bahan bakar (liter) 202.5 7,800 1,579,500 3.43
Total B 3,137,779,872 6,821.26
Total A+B 3,378,196,883 7,343.91

Lampiran 5. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Aceh Singkil


57
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisi
N Harga
k Fisik Nilai Rp/bibi
No Uraian o Uraian (Rp/s
(HK (sat) (Rp) t
at)
)
A Tenaga kerja 1 Mandor bibitan (HK) 127.31 108000 13,749,750.00 1,018.50
1 membersihkan lahan 10 2 KHT bibitan (HK) 381.94 67500 25,780,781.25 1,909.69
2 Mengumpul tanah 100 3 KHL bibitan 2,037.00 54000 109,998,000.00 8,148.00
3 Mengisi polybag 75 Total A 2,546.25 149,528,531.25 11,076.19
4 Memancang/menyusun polybag 75 -
5 Menanam bibit 75 B Bahan dan Alat -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
10 Menyiram 810 5 Fungisida 3 114,235 342,705 25.39
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7800 10530000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B 72,990,455 5,406.70
Total 2037 Total A + B 145,980,910 16,482.89

Lampiran 6. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Mandailing Natal

58
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harg
Fisik Fisik a Nilai Rp/bib
No Uraian N Uraian
(HK) (sat) (Rp/s (Rp) it
o
at)
A Tenaga kerja 1 Mandor bibitan (HK) 127.31 82800 10,541,475.00 780.85
1 membersihkan lahan 10 2 KHT bibitan (HK) 381.94 51750 19,765,265.63 1,464.09
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,037.00 41400 84,331,800.00 6,246.80
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,546.25 114,638,540.63 8,491.74
4 Memancang/menyusun polybag 75.00 -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
114,23
3 342,705 25.39
10 Menyiram 810 5 Fungisida 5
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
NPKMg 12 : 12 : 17 : 2
3450 8,640 29,808,000 2,208.00
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 (kg)
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7800 10530000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B 72,990,455 5,406.70
Total Jumlah HK 2037 Total 145,980,910 13,898.44

Lampiran 7. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Lampung

59
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harg
Fisik Fisik a Nilai Rp/bib
No Uraian N Uraian
(HK) (sat) (Rp/s (Rp) it
o
at)
A Tenaga kerja 1 Mandor bibitan (HK) 140.59 74400 10,460,175.00 774.83
1 membersihkan lahan 20 2 KHT bibitan (HK) 421.78 46500 19,612,828.13 1,452.80
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,249.50 37200 83,681,400.00 6,198.62
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,811.88 113,754,403.13 8,426.25
4 Memancang/menyusun polybag 75.00 -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
114,23
3 342,705 25.39
10 Menyiram 1012.5 5 Fungisida 5
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1404 7800 10951200 811.20
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B 73,411,655 5,437.90
Total Jumlah HK 2249.5 Total 146,823,310 13,864.15

Lampiran 8. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Jambi

60
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harg
N a Rp/bib
No Uraian Uraian (Rp/s
Fisik o Fisik Nilai it
(HK) (sat) at) (Rp)
A Tenaga kerja 1 Mandor bibitan (HK) 127.94 82,240 10,521,580 779.38
1 membersihkan lahan 20 2 KHT bibitan (HK) 383.81 51,400 19,727,963 1,461.33
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,047.00 41,120 84,172,640 6,235.01
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,558.75 114,422,183 8,475.72
4 Memancang/menyusun polybag 75.00 -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1,750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9,500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10,250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85,000 255,000 18.89
10 Menyiram 810 5 Fungisida 3 114,235 342,705 25.39
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75,000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
NPKMg 12 : 12 : 17 : 2
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7,800 10,530,000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229,500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B 72,990,455 5,406.70
Total Jumlah HK 2047 Total 145,980,910 13,882.42

61
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 9. Biaya Pembukaan Areal Kelapa Sawit Per ha di Jambi


Fis Harg
Fisik ik a Nilai
No Uraian No Uraian
(s (Rp/s (Rp)
(HK) at) at)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
4.0 82,24
2.00 334,100
1 Survey dan pengukuran 1 Mandor (HK) 6 0
12. 51,40
6.00 626,438
2 Mengimas 2 KHT (HK) 19 0
52. 41,12 2,171,65
4.00
3 Menumbang 3 KHL (HK) 81 0 0
69. 3,132,18
12.00
4 Merencek Total A 06 8
Membersihkan jalur/areal &
5.00
6 semprot lalang 1 Alat berat (JKT)
3. 450,0 1,350,00
7 Membangun tanaman penutup tanah - Tumbang, rumpuk 00 00 0
450,0
5.00 0
a.Menanam, dll - Bajak I dan II - 00
450,0
12.00 0
b.Memupuk - Harrow I dan II - 00
Hole to hole (gambut) 450,0
0.00 0
c.Menyiang 2 (Jkt) - 00
2 65,00
12.00 130,000
8 Menanam kelapa sawit 3 Herbisida (l) .0 0
1 21,22 2,759,38
(memancang, melobang, 4 Bibit sawit (bt) 30 6 0
mengecer, memupuk, menanam) 5 Bibit kacangan (kg)
3. 95,00
285,000
9 Hama dan penyakit 2.00 a. PJ 0 0
4. 39,10
156,400
10 Pengawasan 4.06 a. CP 0 0
4. 39,10
156,400
b. CM 0 0
6 P u p u k (kg)
4,200 -
a. Urea -
4,040 -
b. SP-36 -
4,682 -
c. Kieserite -
15,00
-
d. Borate - 0
15.
1,750 262,500
e. RP untuk kacangan 0
f. RP untuk lubang 65.
1,750 113,750
tanam 0
g. NPK 15:15:6:4 untuk 40.
8,150 326,000
kacangan 0
130
148 19,240
7 Pancang (bt) .0
0 325,0
16,250
8 Sprayer (bh) .1 00
9 Cangkul/garu (bh) 0. 65,00 488

62
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

01 0
0. 65,00
1,950
10 Parang babat (bh) 03 0
0 82,22
41,113
11 Insektisida/Fungisida (l) .5 5
130
1,000 130,000
13 Transportasi bibit (ph) .0
255
60 15,300
14 Transportasi pupuk (kg) .0
5,756,88
Total B 7
69.0 8,889,0
Total HK 6 Total A+B 74

Lampiran 10. Biaya Pemeliharaan TBM I Per ha di Jambi


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
3. 317,
30.00 82,240
1 Menyiang piringan 1 Mandor (HK) 86 138
11. 594,
15.00 51,400
2 Menyiang kacangan 2 KHT (HK) 57 634
50. 2,061,
8.00 41,120
3 Memupuk tanaman 3 KHL (HK) 13 397
65. 2,973,
0.50
4 Menyisip Total A 56 169
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat
Buru 137,
4.00 21,226
6 lalang/dongkelan 2 Bibit penyisip (bh) 7 625
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)
130 546,
0.10 4,200
8 Sensus pohon a. Urea .0 000
162 656,
3.86 4,040
9 Pengawasan b. SP-36 .5 500
130 676,
5,200
c. MOP .0 000
97 456,
4,682
d. Kieserite .5 456
48,
15,000
e. Borate 3.3 750
13,800
f. CuSO4 - -
13,800
g. ZnSO4 - -
Insektisida/fungisida 411,
82,225
4 (l) 5.0 125
195,
65,000
5 Herbisida (l) 3.0 000
15,
60,500
6 Racun tikus 0.3 125
7 Alat pertanian (unit) 40,000 80,

63
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2.0 000
Transportasi pupuk 523 10,
60
8 (kg) .3 000
3,232,
Total B 581
6,205
Total HK 65.56 Total A+B ,750

Lampiran 11. Biaya Pemeliharaan TBM II Per ha di Jambi


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
Menyiang 5.
1 piringan 35.00 1 Mandor (HK) 26 82,240 432,274
Menyiang 15.
2 kacangan 20.00 2 KHT (HK) 77 51,400 810,514
Memupuk 68. 2,809,78
3 tanaman 10.00 3 KHL (HK) 33 41,120 1
Hama dan 89. 4,052,56
4 penyakit 4.00 Total A 36 9
Buru
5 lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat
Kastrasi/tunas
6 pasir 6.00 1 Pupuk (kg)
Membuat jalan 19
7 pikul 1:4 2.00 a. Urea 5.0 4,200 819,000
16
8 Titi panen 3.00 b. SP-36 2.5 4,040 656,500
13
9 Sensus pohon dll 0.10 c. MOP 0.0 5,200 676,000
13
10 Pengawasan 5.26 d. Kieserite 0.0 4,682 608,608

e. Borate 6.5 15,000 97,500


2 Insektisida (l) 82,225 82,225

64
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

1.0

3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000

4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175

5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000


Transportasi pupuk 62
6 (kg) 4.0 60 37,440
3,273,44
Total B 8
89.3 7,326,0
Total HK 6 Total A + B 17

Lampiran 12. Biaya Pemeliharaan TBM III Per ha di Jambi


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
Menyiang piringan & 45. 481,2
1 6 82,240
1 pasar pikul 00 Mandor (HK) 07
15. 845,8
2 16 51,400
2 Menyiang kacangan 00 KHT (HK) 71
12. 2,932,3
3 71 41,120
3 Memupuk tanaman 00 KHL (HK) 54
5. 4,259,4
94
4 Hama dan penyakit 00 Total A 32
6.
B
5 Buru lalang /dongkelan 00 Bahan dan alat

65
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4.
1
6 Tunas pasir 00 Pupuk (kg)
3. 955,5
228 4,200
7 Pengawasan 00 a. Urea 00
Membuat jalan pikul 3. 656,5
163 4,040
8 1:2 00 b. SP-36 00
0. 19 1,014,0
5,200
9 Membuat TPH 50 c. MOP 5 00
0. 16 760,7
4,682
10 Sensus pohon dll 12 d. Kieserite 3 60
97,5
15,000
11 Pengawasan 6 e. Borate 7 00
- 13,800
f. CuSO4 -
- 13,800
g. ZnSO4 -
82,2
2 82,225
Insektisida (l) 1 25
195,0
3 65,000
Herbisida (l) 3 00
0. 18,1
4 60,500
Racun tikus (kg) 3 50
Alat pertanian 80,0
5 2 40,000
(set) 00
Transportasi 45,2
6 754 60
pupuk (kg) 40
3,904,8
Total B 75
8,164,
Total HK 94 Total A+B 307

Lampiran 13. Biaya Pembukaan Areal per ha di Lampung


Harg
Fisik Fisik a
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(Rp/s
(HK) (sat) at)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
74,40 302,
2.00 4.06
1 Survey dan pengukuran 1 Mandor (HK) 0 250
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 12.19 46,50 566,

66
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

0 719
37,20 1,964,
4.00 52.81
3 Menumbang 3 KHL (HK) 0 625
69. 2,833,
12.00
4 Merencek Total A 06 594
Membersihkan jalur/areal &
5.00
6 semprot lalang 1 Alat berat (JKT)
Membangun tanaman penutup 3. 450,0 1,350,
7 tanah - Tumbang, rumpuk 00 00 000
450,0
5.00
a.Menanam, dll - Bajak I dan II - 00 -
450,0
12.00
b.Memupuk - Harrow I dan II - 00 -
Hole to hole 450,0
0.00
c.Menyiang 2 (gambut) (Jkt) - 00 -
65,00 130,
12.00
8 Menanam kelapa sawit 3 Herbisida (l) 2.0 0 000
20,36 2,671,
(memancang, melobang, 4 Bibit sawit (bt) 130 8 611
mengecer, memupuk, menanam) 5 Bibit kacangan (kg)
95,00 285,
2.00
9 Hama dan penyakit a. PJ 3.0 0 000
39,10 156,
4.06
10 Pengawasan a. CP 4.0 0 400
39,10 156,
b. CM 4.0 0 400
6 P u p u k (kg)
4,200
a. Urea - -
4,040
b. SP-36 - -
4,682
c. Kieserite - -
15,00
d. Borate - 0 -
150 262,
1,750
e. RP untuk kacangan .0 500
f. RP untuk lubang 6 113,
1,750
tanam 5.0 750
g. NPK 15:15:6:4 4 326,
8,150
untuk kacangan 0.0 000
130 19
148
7 Pancang (bt) .0 ,240
325,0 16
8 Sprayer (bh) 0.1 00 ,250
0. 65,00
9 Cangkul/garu (bh) 01 0 488
0. 65,00 1
10 Parang babat (bh) 03 0 ,950
Insektisida/Fungisida 82,22 41
11 (l) 0.5 5 ,113
Transportasi bibit 130 130,
1,000
13 (ph) .0 000
Transportasi pupuk 255 15
60
14 (kg) .0 ,300
Total B 5,676,

67
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

001
69.0 8,50
Total HK 6 Total A+B 9,594

Lampiran 14 Biaya Pemeliharaan TBM I di Lampung


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
3. 286,9
74,400
1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 86 05
11.5 537,9
46,500
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 7 47
50.1 1,864,8
37,200
3 Memupuk tanaman 8.00 3 KHL (HK) 3 83
65.5 2,689,7
4 Menyisip 0.50 Total A 6 34
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat
Buru 133,5
20,368
6 lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 81
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)
130. 546,0
4,200
8 Sensus pohon 0.10 a. Urea 0 00
162. 656,5
4,040
9 Pengawasan 3.86 b. SP-36 5 00
130. 676,0
5,200
c. MOP 0 00
97 456,4
4,682
d. Kieserite .5 56
3 48,
15,000
e. Borate .3 750
13,800
f. CuSO4 - -
13,800
g. ZnSO4 - -
Insektisida/fungisida 5 411,1
82,225
4 (l) .0 25
3 195,0
65,000
5 Herbisida (l) .0 00
0 15,
60,500
6 Racun tikus .3 125
2 80,
40,000
7 Alat pertanian (unit) .0 000
Transportasi pupuk 523. 10,
60
8 (kg) 3 000
3,228,5
Total B 37
5,918,
Total HK 65.56 Total A+B 271

68
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 15 Biaya Pemeliharaan TBM II di Lampung


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
5. 391,
74,400
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 26 065
Menyiang 15. 733,
46,500
2 kacangan 20.00 2 KHT (HK) 77 247
Memupuk 68. 2,541,
37,200
3 tanaman 10.00 3 KHL (HK) 33 923
Hama dan 89. 3,666,
4 penyakit 4.00 Total A 36 234
Buru
5 lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat
Kastrasi/tunas
6 pasir 6.00 1 Pupuk (kg)
Membuat jalan 19 819,
4,200
7 pikul 1:4 2.00 a. Urea 5.0 000
16 656,
4,040
8 Titi panen 3.00 b. SP-36 2.5 500
13 676,
5,200
9 Sensus pohon dll 0.10 c. MOP 0.0 000
13 608,
4,682
10 Pengawasan 5.26 d. Kieserite 0.0 608
97,
15,000
e. Borate 6.5 500
82,
82,225
2 Insektisida (l) 1.0 225
195,
65,000
3 Herbisida (l) 3.0 000
21,
60,500
4 Racun tikus (kg) 0.4 175
Alat pertanian 80,
40,000
5 (set) 2.0 000
Transportasi 62 37,
60
6 pupuk (kg) 4.0 440
3,273,
Total B 448
69
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

89.3 6,939
Total HK 6 Total A + B ,682

Lampiran 16 Biaya Pemeliharaan TBM III di Lampung


Fisik Harga
No Uraian Fisik No Uraian Nilai (Rp)
(sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
Menyiang piringan & 45.0 435,
1 74,400
1 pasar pikul 0 Mandor (HK) 6 333
15.0 765,
2 46,500
2 Menyiang kacangan 0 KHT (HK) 16 234
12.0 2,652,
3 37,200
3 Memupuk tanaman 0 KHL (HK) 71 810
5.0 3,853,
4 Hama dan penyakit 0 Total A 94 377
6.0
B
5 Buru lalang /dongkelan 0 Bahan dan alat
4.0
1
6 Tunas pasir 0 Pupuk (kg)
3.0 2 955,
4,200
7 Pengawasan 0 a. Urea 28 500
3.0 1 656,
4,040
8 Membuat jalan pikul 1:2 0 b. SP-36 63 500
0.5 1 1,014,
5,200
9 Membuat TPH 0 c. MOP 95 000
1 0.1 1 760,
4,682
0 Sensus pohon dll 2 d. Kieserite 63 760
1 97,
15,000
1 Pengawasan 6 e. Borate 7 500
f. CuSO4 13,800

70
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

- -
13,800
g. ZnSO4 - -
82,
2 82,225
Insektisida (l) 1 225
195,
3 65,000
Herbisida (l) 3 000
18,
4 60,500
Racun tikus (kg) 0 150
Alat pertanian 80,
5 40,000
(set) 2 000
Transportasi 7 45,
6 60
pupuk (kg) 54 240
3,904,
Total B 875
7,758
Total HK 94 Total A+B ,252

Lampiran 17 Biaya Pembukaan Lahan di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
4. 365,
90,080
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 06 950
12. 686,
56,300
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 19 156
52. 2,378,
45,040
3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 81 675
69. 3,430,
4 Merencek 12.00 Total A 06 781
5 Merumpuk 5.00 B Bahan dan Alat

71
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Membersihkan jalur/areal
6 &semprot lalang 5.00 1 Alat berat (JKT)
3 500,00 1,500,
7 Membangun penutup tanah - Tumbang, rumpuk .0 0 000
500,00
(dilakukan pada TBM 1) - Bajak I dan II - 0 -
500,00
a.Menanam, dll 5.00 - Harrow I dan II - 0 -
2 500,00 1,000,
b.Memupuk 12.00 2 Hole in hole (JKT) .0 0 000
2 162,
65,000
c.Menyiang 0.00 3 Herbisida (l) .5 500
130 2,899,
22,301
8 Menanam kelapa sawit 12.00 4 Bibit sawit (bt) .0 079
(memancang, melobang, 5 Bibit kacangan (kg)
mengecer, memupuk, 3. 285,
95,000
menanam) a. PJ 00 000
4. 156,
39,100
9 Hama dan penyakit 2.00 a. CP 00 400
4. 156,
39,100
10 Pengawasan 4.06 b. CM 00 400
6 Pupuk (kg)
4,463
a. Urea - -
4,293
b. SP-36 - -
4,974
c. Kieserite - -
0. 9,
15,000
d. Borate 65 750
3. 44,
13,800
e. CuSO4 25 850
150. 262,
1,750
f. RP untuk kacangan 00 500
g. RP untuk lubang 65. 113,
1,750
tanam 00 750
h . NPK 15:15:6:4 untuk 40. 332,
8,313
kacangan 00 520
130. 19,
148
7 Pancang (bt) 00 240
0. 325,00 16,
8 Sprayer (bh) 05 0 250
0.
65,000
9 Cangkul/garu (bh) 01 488
0. 1,
65,000
10 Parang babat (bh) 03 950
0. 41,
82,225
11 Insektisida/Fungisida (l) 50 113
130. 130,
1,000
12 Transportasi bibit (ph) 00 000
13 Transportasi pupuk (kg) 258 60 15,

72
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

.9 534
7,147,
Total B 323
10,578,10
Total HK 69.06 Total A+B 5
Lampiran 18 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalsel
Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
3. 358,
90,080
1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 98 631
11. 672,
56,300
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 94 433
51. 2,331,
45,040
3 Memupuk tanaman 10.00 3 KHL (HK) 76 102
67. 3,362,
4 Menyisip 0.50 Total A 68 166
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat
144,
22,301
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 954
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)
130 580,
4,463
8 Sensus pohon 0.10 a. Urea .0 125
162 697,
4,293
9 Pengawasan 3.98 b. SP-36 .5 531
130 692,
5,330
c. MOP .0 900
97 484,
4,974
d. Kieserite .5 985
6 97,
15,000
e. Borate .5 500
6 89,
13,800
f. CuSO4 .5 700
6 89,
13,800
g. ZnSO4 .5 700
5 411,
82,225
4 Insektisida/fungisida (l) .0 125
3 195,
65,000
5 Herbisida (l) .0 000
0 15,
60,500
6 Racun tikus .3 125
2 80,
40,000
7 Alat pertanian (unit) .0 000
Transportasi pupuk 539 32,
60
8 (kg) .5 370
3,611,
Total B 015
6,97
Total HK 67.68 Total A+B 3,180

73
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 19 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.20 90,080 467,966
2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.59 56,300 877,436
3,041,77
67.54 45,040
3 Memupuk tanaman 12.00 3 KHL (HK) 6
4,387,17
88.32
4 Hama dan penyakit 4.00 Total A 8
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00 a. Urea 195.0 4,463 870,188
8 Titi panen 0.00 b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Sensus pohon dll 0.12 c. MOP 130.0 5,330 692,900
10 Pengawasan 5.20 d. Kieserite 130.0 4,974 646,646
e. Borate 6.5 15,000 97,500
f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
6 Transportasi pupuk (kg) 637.0 60 38,220
Total B 3,600,785
Total HK 88.32 Total A + B 7,987,962

74
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 20 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
Menyiang piringan & pasar
5.98 90,080 538,341
1 pikul 45.00 1 Mandor (HK)
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 16.81 56,300 946,302
3 Memupuk tanaman 14.00 3 KHL (HK) 72.84 45,040 3,280,513
4 Hama dan penyakit 5.00 Total A 95.62 4,765,155
5 Buru lalang /dongkelan 6.00 B Bahan dan alat
6 Tunas pasir 4.00 1 Pupuk (kg)
7 Pengawasan 3.00 a. Urea 227.5 4,463 1,015,219
8 Membuat jalan pikul 1:2 3.00 b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Membuat TPH 0.50 c. MOP 195.0 5,330 1,039,350
10 Sensus pohon dll 0.12 d. Kieserite 162.5 4,974 808,308
11 Pengawasan 5.98 e. Borate 6.5 15,000 97,500
f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
4 Racun tikus (kg) 0.3 60,500 18,150
5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
6 Transportasi pupuk (kg) 767.0 60 46,020
Total B 4,258,703
Total HK 95.62 Total A+B 9,023,858

75
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 21 Biaya Pembukaan Areal di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
4.
91,664 372,385
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 06
12.
57,290 698,222
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 19
52. 2,420,50
45,832
3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 81 3
12.0 69. 3,491,10
4 Merencek 0 Total A 06 9
5 Merumpuk 5.00 B Bahan dan Alat
Membersihkan jalur/areal
6 &semprot lalang 5.00 1 Alat berat (JKT)
3 500,00 1,500,00
7 Membangun penutup tanah - Tumbang, rumpuk .0 0 0
500,00
0
(dilakukan pada TBM 1) - Bajak I dan II - 0
500,00
0
a.Menanam, dll 5.00 - Harrow I dan II - 0
12.0 2 500,00 1,000,00
b.Memupuk 0 2 Hole in hole (JKT) .0 0 0
2
65,000 162,500
c.Menyiang 0.00 3 Herbisida (l) .5
12.0 130 2,909,17
22,378
8 Menanam kelapa sawit 0 4 Bibit sawit (bt) .0 4
(memancang, melobang, 5 Bibit kacangan (kg)
mengecer, memupuk, 3.
95,000 285,000
menanam) a. PJ 00
4.
39,100 156,400
9 Hama dan penyakit 2.00 a. CP 00
4.
39,100 156,400
10 Pengawasan 4.06 b. CM 00
6 Pupuk (kg)
4,463 -
a. Urea -

76
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4,293 -
b. SP-36 -
4,974 -
c. Kieserite -
0.
15,000 9,750
d. Borate 65
3.
13,800 44,850
e. CuSO4 25
150.
1,750 262,500
f. RP untuk kacangan 00
g. RP untuk lubang 65.
1,750 113,750
tanam 00
h . NPK 15:15:6:4 untuk 40.
8,558 342,300
kacangan 00
130.
148 19,240
7 Pancang (bt) 00
0. 325,00
16,250
8 Sprayer (bh) 05 0
0.
65,000 488
9 Cangkul/garu (bh) 01
0.
65,000 1,950
10 Parang babat (bh) 03
0.
82,225 41,113
11 Insektisida/Fungisida (l) 50
130.
1,000 130,000
12 Transportasi bibit (ph) 00
258
60 15,534
13 Transportasi pupuk (kg) .9
7,167,19
Total B 8
Total HK 69.06 Total A+B 10,658,307
Lampiran 22 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalteng
Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
30.0 3.
91,664 364,937
1 Menyiang piringan 0 1 Mandor (HK) 98
15.0 11.
57,290 684,257
2 Menyiang kacangan 0 2 KHT (HK) 94
10.0 51. 2,372,09
45,832
3 Memupuk tanaman 0 3 KHL (HK) 76 2
67. 3,421,28
4 Menyisip 0.50 Total A 68 7
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat
22,378 145,459
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)
13
4,463 580,125
8 Sensus pohon 0.10 a. Urea 0.0

77
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

16
4,293 697,531
9 Pengawasan 3.98 b. SP-36 2.5
13
5,655 735,150
c. MOP 0.0
9
4,974 484,985
d. Kieserite 7.5
15,000 97,500
e. Borate 6.5
13,800 89,700
f. CuSO4 6.5
13,800 89,700
g. ZnSO4 6.5
82,225 411,125
4 Insektisida/fungisida (l) 5.0
65,000 195,000
5 Herbisida (l) 3.0
60,500 15,125
6 Racun tikus 0.3
40,000 80,000
7 Alat pertanian (unit) 2.0
53
60 32,370
8 Transportasi pupuk (kg) 9.5
3,653,76
Total B 9
67. 7,075,0
Total HK 68 Total A+B 57

Lampiran 23 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.20 91,664 476,194
2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.59 57,290 892,865

78
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3 Memupuk tanaman 12.00 3 KHL (HK) 67.54 45,832 3,095,264


4 Hama dan penyakit 4.00 Total A 88.32 4,464,323
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00 a. Urea 195.0 4,463 870,188
8 Titi panen 0.00 b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Sensus pohon dll 0.12 c. MOP 130.0 5,655 735,150
10 Pengawasan 5.20 d. Kieserite 130.0 4,974 646,646
e. Borate 6.5 15,000 97,500
f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
6 Transportasi pupuk (kg) 637.0 60 38,220
Total B 3,643,035
Total HK 88.32 Total A + B 8,107,358

Lampiran 24 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja A Tenaga kerja*)
Menyiang piringan & pasar
5.98 91,664 547,807
1 pikul 45.00 1 Mandor (HK)
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 16.81 57,290 962,942
3 Memupuk tanaman 14.00 3 KHL (HK) 72.84 45,832 3,338,199
4 Hama dan penyakit 5.00 Total A 95.62 4,848,948

79
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

5 Buru lalang /dongkelan 6.00 B Bahan dan alat


6 Tunas pasir 4.00 1 Pupuk (kg)
7 Pengawasan 3.00 a. Urea 227.5 4,463 1,015,219
8 Membuat jalan pikul 1:2 3.00 b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Membuat TPH 0.50 c. MOP 195.0 5,655 1,102,725
10 Sensus pohon dll 0.12 d. Kieserite 162.5 4,974 808,308
11 Pengawasan 5.98 e. Borate 6.5 15,000 97,500
f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
4 Racun tikus (kg) 0.3 60,500 18,150
5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
6 Transportasi pupuk (kg) 767.0 60 46,020
Total B 4,322,078
Total HK 95.62 Total A+B 9,171,025

80
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi


N
o Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
1 Penerimaan Proyek
1,034 5,174, 6,468, 8,193, 9,918,
Penjualan TBS ke PKS - - - ,991 954 692 677 661
Dana Pinjaman Investasi 5,581 1,699 1,868, 2,117
Kebun ,853 ,003 598 ,891 - - - -
725 1,040 1,419, 1,878
Dana Pinjaman IDC kebun ,641 ,845 072 ,877 - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - -


6,30 2,73 3,28 5,03 5,174 6,468 8,193 9,918
Total 7,494 9,847 7,670 1,759 ,954 ,692 ,677 ,661
2 Pengeluaran Proyek
8,587 2,613 2,874, 3,258
Biaya Investasi Kebun ,466 ,850 766 ,294 - - - -
725 1,040 1,419, 1,878
Bunga IDC ,641 ,845 072 ,877 -

Reinvestasi - - - - - - - -
Penyusutan Investasi 787, 787, 787, 787,
Kebun - - - - 926 926 926 926
Gaji dan tunjangan staff 338 338 338, 338 539, 539, 539, 539,
dan karyawan ,694 ,694 694 ,694 154 154 154 154
Biaya Produksi dan 74 87 94, 224 2,505, 2,658, 3,004, 3,208,
Operasional Kebun ,489 ,134 980 ,131 121 121 441 441
9,72 4,08 4,72 5,69 3,832 3,985 4,331 4,535,
Total 6,290 0,523 7,512 9,996 ,201 ,201 ,522 522
(3,418 (1,340 (1,439 (668 1,342 2,483 3,862 5,383
3 Rugi Laba Sebelum PPH ,796) ,676) ,842) ,237) ,753 ,491 ,155 ,140
402 745 1,158 1,614
4 PPH - - - - ,826 ,047 ,647 ,942
(3,418 (1,340 (1,439 (668 939 1,738 2,703 3,768
5 Rugi Laba Setalah PPH ,796) ,676) ,842) ,237) ,927 ,444 ,509 ,198
Pengembalian 787 787 787 787,
6 Penyusutan - - - - ,926 ,926 ,926 926

81
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Skema Pembayaran
0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100%
Hutang
5,581 9,047 12,335, 16,331 15,391, 13,653, 10,949, 7,181,
Saldo Hutang Akhir Tahun ,853 ,341 011 ,779 852 408 899 702
5,581 6,307 9,047, 12,335 16,331, 15,391, 13,653, 10,949,
Saldo Hutang Awal Tahun ,853 ,494 341 ,011 779 852 408 899
725 2,739 3,287, 3,996 (939, (1,738, (2,703, (3,768,
Tambahan Hutang ,641 ,847 670 ,768 927) 444) 509) 198)
Pembayaran Hutang 939 1,738 2,703 3,768
7 Pokok - - - - ,927 ,444 ,509 ,198
(3,418 (1,340 (1,439 (668 787 787 787 787
8 Kas tunai ,796) ,676) ,842) ,237) ,926 ,926 ,926 ,926

Lampiran 25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (lanjutan)


N
o Uraian 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028
1 Penerimaan Proyek
11,212 11,643, 12,074, 12,506, 12,937, 12,937, 12,721 12,290, 11,643,
Penjualan TBS ke PKS ,400 646 892 138 384 384 ,761 515 646
Dana Pinjaman Investasi
Kebun - - - - - - - - -

Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


11,21 11,64 12,07 12,50 12,93 12,93 12,72 12,29 11,64
Total 2,400 3,646 4,892 6,138 7,384 7,384 1,761 0,515 3,646
2 Pengeluaran Proyek

Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -


Bunga IDC
Reinvestasi

82
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

- - - - - - - - -
Penyusutan Investasi 787 787, 787, 787, 787, 787, 787 787, 787,
Kebun ,926 926 926 926 926 926 ,926 926 926
Gaji dan tunjangan staff 539 539, 539, 539, 539, 539, 539 539, 539,
dan karyawan ,154 154 154 154 154 154 ,154 154 154
Biaya Produksi dan 3,361 3,519, 3,570, 3,621, 3,672, 3,672, 3,647 3,596, 3,519,
Operasional Kebun ,441 983 983 983 983 983 ,483 483 983
4,68 4,84 4,89 4,94 5,00 5,00 4,97 4,92 4,84
Total 8,522 7,063 8,063 9,063 0,063 0,063 4,563 3,563 7,063
6,52 6,79 7,17 7,55 7,93 7,93 7,74 7,36 6,79
3 Rugi Laba Sebelum PPH 3,878 6,583 6,829 7,075 7,321 7,321 7,198 6,952 6,583
1,95 2,03 2,15 2,26 2,38 2,38 2,32 2,21 2,03
4 PPH 7,163 8,975 3,049 7,122 1,196 1,196 4,159 0,086 8,975
4,56 4,75 5,02 5,28 5,55 5,55 5,42 5,15 4,75
5 Rugi Laba Setalah PPH 6,715 7,608 3,780 9,952 6,125 6,125 3,038 6,866 7,608
Pengembalian 78 78 78 78 78 78 78 78 78
6 Penyusutan 7,926 7,926 7,926 7,926 7,926 7,926 7,926 7,926 7,926
Skema Pembayaran
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Hutang
2,614 5,229,
Saldo Hutang Akhir Tahun ,987 974 - - - - - - -
7,181 2,614, 5,229,
Saldo Hutang Awal Tahun ,702 987 974 - - - - - -
(4,566, 2,614, (5,229,
Tambahan Hutang 715) 987 974) - - - - - -
Pembayaran Hutang 4,56 4,75 5,22
7 Pokok 6,715 7,608 9,974 - - - - - -
78 78 58 6,07 6,34 6,34 6,21 5,94 5,54
8 Kas tunai 7,926 7,926 1,732 7,879 4,051 4,051 0,965 4,792 5,534

Lampiran25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (Lanjutan)

N
o Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek

83
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

10,781 10,349, 9,918, 9,487, 9,056, 8,624, 8,409, 8,409, 227,007


Penjualan TBS ke PKS ,153 907 661 415 169 923 300 300 ,965
Dana Pinjaman Investasi 11,267
Kebun - - - - - - - - ,344
5,064
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - ,435
316, 316
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 300 ,300
10,78 10,34 9,918 9,487 9,056 8,624 8,409 8,725 243,65
Total 1,153 9,907 ,661 ,415 ,169 ,923 ,300 ,600 6,044
2 Pengeluaran Proyek
17,334
Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - ,376
5,064
Bunga IDC ,435

Reinvestasi - - - - - - - - -
Penyusutan Investasi 787 787, 787, 787, 787, 787, 787, 787, 17,334
Kebun ,926 926 926 926 926 926 926 926 ,376
Gaji dan tunjangan staff 539 539, 539, 539, 539, 539, 539, 539, 13,216
dan karyawan ,154 154 154 154 154 154 154 154 ,161
Biaya Produksi dan 3,072 3,021, 2,970, 2,919, 2,868, 2,817, 2,791, 2,791, 70,416
Operasional Kebun ,284 284 284 284 284 284 784 784 ,719
4,39 4,34 4,297 4,246 4,195 4,144 4,118 4,118 123,36
Total 9,364 8,364 ,364 ,364 ,364 ,364 ,864 ,864 6,066
6,38 6,00 5,621 5,241 4,860 4,480 4,290 4,606 120,28
3 Rugi Laba Sebelum PPH 1,790 1,543 ,297 ,051 ,805 ,559 ,436 ,736 9,978
1,91 1,80 1,686 1,572 1,458 1,344 1,287 1,382 38,14
4 PPH 4,537 0,463 ,389 ,315 ,241 ,168 ,131 ,021 7,259
4,46 4,20 3,934 3,668 3,402 3,136 3,003 3,224 82,14
5 Rugi Laba Setalah PPH 7,253 1,080 ,908 ,736 ,563 ,391 ,305 ,715 2,720
Pengembalian 78 78 787 787 787 787 787 787 17,33
6 Penyusutan 7,926 7,926 ,926 ,926 ,926 ,926 ,926 ,926 4,376
Skema Pembayaran
Hutang -
98,317
Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - ,807
Saldo Hutang Awal Tahun 104,625
84
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

- - - - - - - - ,301
-
Tambahan Hutang - - - - - - - -
Pembayaran Hutang 23,70
7 Pokok - - - - - - - - 4,374
5,25 4,98 4,722 4,456 4,190 3,924 3,791 4,012 75,77
8 Kas tunai 5,179 9,007 ,834 ,662 ,490 ,317 ,231 ,641 2,722

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Penerimaan Proyek
983, 4,916, 6,145, 7,783, 9,422, 10,651,
Penjualan TBS ke PKS - - - 241 206 257 993 728 780
Dana Pinjaman Investasi 5,515, 1,654, 1,806, 2,046,
Kebun 531 532 765 264 - - - - -
717, 1,025, 1,393, 1,840,
Dana Pinjaman IDC kebun 019 321 492 660 - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


6,232 2,679 3,200 4,870 4,916 6,145 7,783 9,422 10,651,
Total ,550 ,853 ,257 ,165 ,206 ,257 ,993 ,728 780
2 Pengeluaran Proyek
8,485, 2,545, 2,779, 3,148,
Biaya Investasi Kebun 432 434 638 098 - - - - -
717, 1,025, 1,393, 1,840,
Bunga IDC 019 321 492 660 -

Reinvestasi - - - - - - - - -
770, 770, 770, 770, 770,
Penyusutan Investasi Kebun - - - - 846 846 846 846 846
Gaji dan tunjangan staff dan 306, 306, 306, 306, 487, 487, 487, 487, 487,
karyawan 406 406 406 406 756 756 756 756 756
Biaya Produksi dan 68, 80, 89, 222, 2,468, 2,626, 2,996, 3,207, 3,365,
Operasional Kebun 031 940 050 657 151 326 746 646 821

85
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

9,576 3,958 4,568 5,517 3,726 3,884 4,255 4,466 4,624,


Total ,888 ,101 ,586 ,821 ,753 ,928 ,348 ,248 423
(3,344, (1,278, (1,368, (647, 1,189 2,260 3,528 4,956 6,027,
3 Rugi Laba Sebelum PPH 338) 248) 329) 656) ,453 ,330 ,645 ,480 357
356, 678, 1,058 1,486 1,808,
4 PPH - - - - 836 099 ,593 ,944 207
(3,344, (1,278, (1,368, (647, 832, 1,582 2,470 3,469 4,219,
5 Rugi Laba Setalah PPH 338) 248) 329) 656) 617 ,231 ,051 ,536 150
770, 770, 770, 770, 770,
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 846 846 846 846 846
Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
5,515, 8,912, 12,112, 15,999, 15,166, 13,584, 11,114, 7,645, 3,425,
Saldo Hutang Akhir Tahun 531 402 659 583 966 735 684 147 998
5,515, 6,232, 8,912, 12,112, 15,999, 15,166, 13,584, 11,114, 7,645,
Saldo Hutang Awal Tahun 531 550 402 659 583 966 735 684 147
717, 2,679, 3,200, 3,886, (832,6 (1,582,2 (2,470,0 (3,469,5 4,219,1
Tambahan Hutang 019 853 257 924 17) 31) 51) 36) 50)
832, 1,582 2,470 3,469 4,219,
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 617 ,231 ,051 ,536 150
(3,344, (1,278, (1,368, (647, 770, 770, 770, 770, 770,
8 Kas tunai 338) 248) 329) 656) 846 846 846 846 846

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan)


N
o Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek
11,061, 11,471, 11,880, 12,290, 12,290, 12,085, 11,675, 11,061, 10,651,
Penjualan TBS ke PKS 463 147 831 515 515 673 989 463 780
Dana Pinjaman Investasi
Kebun - - - - - - - - -

Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -

86
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

11,061 11,471 11,880 12,290 12,290 12,085 11,675 11,061 10,651,


Total ,463 ,147 ,831 ,515 ,515 ,673 ,989 ,463 780
2 Pengeluaran Proyek

Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -


Bunga IDC

Reinvestasi - - - - - - - - -
770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 770,
Penyusutan Investasi Kebun 846 846 846 846 846 846 846 846 846
Gaji dan tunjangan staff dan 487, 487, 487, 487, 487, 487, 487, 487, 487,
karyawan 756 756 756 756 756 756 756 756 756
Biaya Produksi dan 3,528, 3,581, 3,634, 3,687, 3,687, 3,660, 3,608, 3,528, 3,135,
Operasional Kebun 954 679 404 129 129 767 042 954 308
4,787 4,840 4,893 4,945 4,945 4,919 4,866 4,787 4,393,
Total ,556 ,281 ,006 ,731 ,731 ,368 ,643 ,556 909
6,273 6,630 6,987 7,344 7,344 7,166 6,809 6,273 6,257,
3 Rugi Laba Sebelum PPH ,907 ,866 ,825 ,784 ,784 ,305 ,346 ,907 870
1,882 1,989 2,096 2,203 2,203 2,149 2,042 1,882 1,877,
4 PPH ,172 ,260 ,348 ,435 ,435 ,891 ,804 ,172 361
4,391 4,641 4,891 5,141 5,141 5,016 4,766 4,391 4,380,
5 Rugi Laba Setalah PPH ,735 ,606 ,478 ,349 ,349 ,413 ,542 ,735 509
770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 770,
6 Pengembalian Penyusutan 846 846 846 846 846 846 846 846 846
Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
(4,641,6
Saldo Hutang Akhir Tahun - 06) - - - - - - -
3,425,
Saldo Hutang Awal Tahun 998 - - - - - - -
(3,425,9 (4,641,6
Tambahan Hutang 98) 06) - - - - - - -
3,425 4,641
7 Pembayaran Hutang Pokok ,998 ,606 - - - - - - -
1,736 770, 5,662 5,912 5,912 5,787 5,537 5,162 5,151,
8 Kas tunai ,583 846 ,323 ,194 ,194 ,259 ,388 ,581 355

87
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan)


N
o Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek
10,242, 9,832, 9,422, 9,013, 8,603, 8,193, 7,988, 7,988, 215,657,5
Penjualan TBS ke PKS 096 412 728 044 360 677 835 835 67
Dana Pinjaman Investasi 11,023,0
Kebun - - - - - - - - 92
4,976,4
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 91
316 316,3
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - ,300 00
10,242 9,832 9,422 9,013 8,603 8,193 7,988 8,305 231,973,
Total ,096 ,412 ,728 ,044 ,360 ,677 ,835 ,135 450
2 Pengeluaran Proyek
16,958,6
Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 02
4,976,4
Bunga IDC 91

Reinvestasi - - - - - - - - -
770, 770,8 770, 770, 770, 770, 770, 770, 16,958,6
Penyusutan Investasi Kebun 846 46 846 846 846 846 846 846 02
Gaji dan tunjangan staff dan 487, 487, 487, 487, 487, 487, 487, 487, 11,956,2
karyawan 756 756 756 756 756 756 756 756 54
Biaya Produksi dan 3,082, 3,029, 2,977, 2,924, 2,871, 2,818, 2,792, 2,792, 70,467,5
Operasional Kebun 583 858 133 408 683 958 595 595 49
4,341 4,288 4,235 4,183 4,130 4,077 4,051 4,051 121,317,
Total ,184 ,459 ,734 ,009 ,284 ,559 ,197 ,197 499
5,900 5,543 5,186 4,830 4,473 4,116 3,937 4,253 110,655,
3 Rugi Laba Sebelum PPH ,912 ,953 ,994 ,035 ,076 ,117 ,638 ,938 951
1,770 1,663 1,556 1,449 1,341 1,234 1,181 1,276 35,188,
4 PPH ,273 ,186 ,098 ,011 ,923 ,835 ,291 ,181 357

88
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4,130 3,880 3,630 3,381 3,131 2,881 2,756 2,977 75,467,


5 Rugi Laba Setalah PPH ,638 ,767 ,896 ,025 ,153 ,282 ,347 ,757 594
770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 770, 16,958,
6 Pengembalian Penyusutan 846 846 846 846 846 846 846 846 602

Skema Pembayaran Hutang -


88,836,0
Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 98
99,710,2
Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 54
(10,157,1
Tambahan Hutang - - - - - - - - 37)
20,641,
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 189
4,901 4,651 4,401 4,151 3,901 3,652 3,527 3,748 71,785,
8 Kas tunai ,484 ,612 ,741 ,870 ,999 ,128 ,192 ,602 007

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan


N
o Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Penerimaan Proyek
1,034, 5,174, 6,468, 8,193, 9,918, 11,212,
Penjualan TBS ke PKS - - - 991 954 692 677 661 400
Dana Pinjaman Investasi 6,012, 1,895, 2,037,4 2,335,
Kebun 874 526 02 889 - - - - -
781, 1,129, 1,541, 2,045,
Dana Pinjaman IDC kebun 674 710 434 486 - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


6,794 3,025 3,578 5,416 5,174 6,468 8,193 9,918 11,212,
Total ,547 ,235 ,836 ,366 ,954 ,692 ,677 ,661 400

89
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2 Pengeluaran Proyek
9,250, 2,916, 3,134, 3,593,
Biaya Investasi Kebun 575 194 465 675 - - - - -
781, 1,129, 1,541,4 2,045,
Bunga IDC 674 710 34 486 -

Reinvestasi - - - - - - - - -
858, 858, 858, 858, 858,
Penyusutan Investasi Kebun - - - - 859 859 859 859 859
Gaji dan tunjangan staff dan 370, 370, 370, 370, 590, 590, 590, 590, 590,
karyawan 982 982 982 982 552 552 552 552 552
Biaya Produksi dan 80, 80, 80, 221, 2,666, 3,141,57 3,418, 3,752, 3,827,
Operasional Kebun 946 946 946 346 073 2.61 492 492 992
10,484 4,497 5,127 6,231 4,115 4,590 4,867 5,201 5,277,
Total ,177 ,831 ,827 ,490 ,484 ,984 ,903 ,903 403
(3,689, (1,472, (1,548, (815, 1,059 1,877 3,325 4,716 5,934,
3 Rugi Laba Sebelum PPH 629) 596) 991) 124) ,470 ,708 ,773 ,758 996
317, 563 997, 1,415 1,780,
4 PPH - - - - 841 ,312 732 ,027 499
(3,689, (1,472, (1,548, (815, 741, 1,31 2,328 3,301 4,154,
5 Rugi Laba Setalah PPH 629) 596) 991) 124) 629 4,396 ,041 ,730 497
858, 858 858, 858, 858,
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 859 ,859 859 859 859
Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
6,012, 9,819, 13,398, 17,779, 17,038, 15,723, 13,395, 10,094, 5,939,
Saldo Hutang Akhir Tahun 874 783 619 994 365 970 928 198 701
6,012, 6,794, 9,819, 13,398, 17,779, 17,038, 15,723, 13,395, 10,094,
Saldo Hutang Awal Tahun 874 547 783 619 994 365 970 928 198
781, 3,025, 3,578, 4,381, (741,6 (1,314, (2,328,0 (3,301,7 (4,154,4
Tambahan Hutang 674 235 836 375 29) 396) 41) 30) 97)
741, 1,314 2,328 3,301 4,154,
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 629 ,396 ,041 ,730 497
(3,689, (1,472, (1,548, (815, 858, 858 858, 858, 858,
8 Kas tunai 629) 596) 991) 124) 859 ,859 859 859 859

90
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan)
N
o Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek
11,643,6 12,074, 12,506, 12,937, 12,937, 12,721, 12,290, 11,643, 11,212,
Penjualan TBS ke PKS 46 892 138 384 384 761 515 646 400
Dana Pinjaman Investasi
Kebun - - - - - - - - -

Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


11,643,6 12,074 12,506 12,937 12,937 12,721 12,290 11,643 11,212,
Total 46 ,892 ,138 ,384 ,384 ,761 ,515 ,646 400
2 Pengeluaran Proyek

Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -


Bunga IDC

Reinvestasi - - - - - - - - -
858,8 858, 858, 858, 858, 858, 858,8 858, 858,
Penyusutan Investasi Kebun 59 859 859 859 859 859 59 859 859
Gaji dan tunjangan staff dan 590,5 590, 590, 590, 590, 590, 590, 590, 590,
karyawan 52 552 552 552 552 552 552 552 552
Biaya Produksi dan 3,898,9 3,857, 3,915, 3,974, 3,974, 3,945, 3,886, 3,798, 3,369,
Operasional Kebun 06 406 906 406 406 156 656 906 890
5,348, 5,306 5,365 5,423 5,423 5,394 5,336 5,248 4,819,
Total 318 ,818 ,318 ,818 ,818 ,568 ,068 ,318 302
6,295, 6,768 7,140 7,513 7,513 7,327, 6,954 6,395 6,393,
3 Rugi Laba Sebelum PPH 328 ,074 ,820 ,566 ,566 193 ,447 ,328 098
1,888, 2,030 2,142 2,254 2,254 2,198 2,086 1,918 1,917,
4 PPH 598 ,422 ,246 ,070 ,070 ,158 ,334 ,598 929
4,406, 4,737 4,998 5,259 5,259 5,129 4,868 4,476 4,475,
5 Rugi Laba Setalah PPH 730 ,652 ,574 ,496 ,496 ,035 ,113 ,730 168
6 Pengembalian Penyusutan 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858,

91
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

859 859 859 859 859 859 859 859 859


Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
1,532,9
Saldo Hutang Akhir Tahun 71 - - - - - - - -
5,939,7 1,532,
Saldo Hutang Awal Tahun 01 971 - - - - - - -
(4,406,7 (1,532,9
Tambahan Hutang 30) 71) - - - - - - -
4,406, 1,532
7 Pembayaran Hutang Pokok 730 ,971 - - - - - - -
858, 1,532 5,857 6,118 6,118 5,987 5,726 5,335 5,334,
8 Kas tunai 859 ,971 ,434 ,356 ,356 ,895 ,973 ,589 028

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan)
N
o Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek
10,781, 10,349, 9,918, 9,487, 9,056, 8,624, 8,409, 8,409, 227,007,
Penjualan TBS ke PKS 153 907 661 415 169 923 300 300 965
Dana Pinjaman Investasi 12,281,
Kebun - - - - - - - - 691
5,498,
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 303
347, 347,
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 930 930
10,781 10,349 9,918 9,487 9,056 8,624 8,409 8,757 245,135
Total ,153 ,907 ,661 ,415 ,169 ,923 ,300 ,230 ,889
2 Pengeluaran Proyek
18,894,
Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 909
5,498,
Bunga IDC 303

Reinvestasi - - - - - - - - -

92
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Penyusutan Investasi 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 18,894,
Kebun 859 859 859 859 859 859 859 859 909
Gaji dan tunjangan staff 590, 590, 590, 590, 590, 590, 590, 590, 14,476,
dan karyawan 552 552 552 552 552 552 552 552 067
Biaya Produksi dan 3,311, 3,252, 3,194, 3,135, 3,077, 3,018, 2,989, 2,989, 76,862,
Operasional Kebun 390 890 390 890 390 890 640 640 572
4,760 4,702 4,643 4,585 4,526 4,468 4,439 4,439 134,626
Total ,802 ,302 ,802 ,302 ,802 ,302 ,052 ,052 ,760
6,020 5,647 5,274 4,902 4,529 4,156 3,970 4,318 110,509
3 Rugi Laba Sebelum PPH ,352 ,606 ,859 ,113 ,367 ,621 ,248 ,178 ,129
1,806 1,694 1,582 1,470 1,358 1,246 1,191 1,295 35,410
4 PPH ,106 ,282 ,458 ,634 ,810 ,986 ,074 ,453 ,641
4,214 3,953 3,692 3,431 3,170 2,909 2,779 3,022 75,098
5 Rugi Laba Setalah PPH ,246 ,324 ,402 ,479 ,557 ,635 ,174 ,725 ,489
Pengembalian 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 858, 18,894
6 Penyusutan 859 859 859 859 859 859 859 859 ,909
Skema Pembayaran
Hutang -
110,736,
Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 403
117,530,
Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 951
-
Tambahan Hutang - - - - - - - -
Pembayaran Hutang 17,779,
7 Pokok - - - - - - - - 994
5,073 4,812 4,551 4,290 4,029 3,768 3,638 3,881 76,213
8 Kas tunai ,106 ,183 ,261 ,339 ,416 ,494 ,033 ,584 ,404

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Penerimaan Proyek
1,034, 5,174, 6,468, 8,193, 9,918, 11,212,
Penjualan TBS ke PKS - - - 991 954 692 677 661 400

93
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dana Pinjaman Investasi 6,037, 1,923, 2,070, 2,371,


Kebun 242 224 055 493 - - - - -
784, 1,136, 1,553, 2,064,
Dana Pinjaman IDC kebun 841 890 793 080 - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


6,822 3,060 3,623 5,470 5,174 6,468 8,193 9,918 11,212,
Total ,084 ,114 ,848 ,564 ,954 ,692 ,677 ,661 400
2 Pengeluaran Proyek
9,288, 2,958, 3,184, 3,648,
Biaya Investasi Kebun 065 807 701 451 - - - - -
784, 1,136, 1,553, 2,064,
Bunga IDC 841 890 793 080 -

Reinvestasi - - - - - - - - -
867, 867, 867, 867, 867,
Penyusutan Investasi Kebun - - - - 274 274 274 274 274
Gaji dan tunjangan staff dan 377, 377, 377, 600, 600, 600, 600, 600, 600,
karyawan 505 505 505 936 936 936 936 936 936
Biaya Produksi dan 82, 96, 104, 252, 2,836, 2,911, 3,288, 3,522, 3,697,
Operasional Kebun 251 223 916 826 168 668 281 281 781
10,532 4,569 5,220 6,566 4,304 4,379 4,756 4,990 5,165,
Total ,663 ,425 ,915 ,293 ,378 ,878 ,491 ,491 991
(3,710, (1,509, (1,597, (1,095, 870, 2,088 3,437 4,928 6,046,
3 Rugi Laba Sebelum PPH 579) 311) 066) 730) 576 ,814 ,185 ,170 408
261, 626, 1,031 1,478 1,813,
4 PPH - - - - 173 644 ,156 ,451 923
(3,710, (1,509, (1,597, (1,095, 609, 1,462 2,406 3,449 4,232,
5 Rugi Laba Setalah PPH 579) 311) 066) 730) 403 ,170 ,030 ,719 486
867, 867, 867, 867, 867,
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 274 274 274 274 274
Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
6,037, 9,882, 13,506, 17,941, 17,332, 15,870, 13,464, 10,014, 5,781,
Saldo Hutang Akhir Tahun 242 198 047 620 216 046 016 297 812
6,037, 6,822, 9,882, 13,506, 17,941, 7,332,2 5,870,0 3,464,0 10,014,
Saldo Hutang Awal Tahun 242 084 198 047 620 16 46 16 297
784, 3,060, 3,623, 4,435, (609,4 (1,462,1 (2,406,0 (3,449,7 (4,232,4
Tambahan Hutang 841 114 848 573 03) 70) 30) 19) 86)
94
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

609, 1,462 2,406 3,449 4,232,


7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 403 ,170 ,030 ,719 486
(3,710, (1,509, (1,597, (1,095, 867, 867, 867, 867, 867,
8 Kas tunai 579) 311) 066) 730) 274 274 274 274 274

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
N
o Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek
11,643, 12,074, 12,506, 12,937, 12,937, 12,721, 12,290, 11,643, 11,212,
Penjualan TBS ke PKS 646 892 138 384 384 761 515 646 400
Dana Pinjaman Investasi
Kebun - - - - - - - - -

Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -

Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


11,643 12,074 12,506 12,937 12,937 12,721 12,290 11,643 11,212,
Total ,646 ,892 ,138 ,384 ,384 ,761 ,515 ,646 400
2 Pengeluaran Proyek

Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -

Bunga Pokok - - - - - - - - -
Bunga IDC

Reinvestasi - - - - - - - - -
Penyusutan Investasi 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867,
Kebun 274 274 274 274 274 274 274 274 274
Gaji dan tunjangan staff 600, 600, 600, 600, 600, 600, 600, 600, 600,9
dan karyawan 936 936 936 936 936 936 936 936 36
Biaya Produksi dan 3,871, 3,929, 3,988, 4,046, 4,046, 4,017, 3,959, 3,871, 3,431,
Operasional Kebun 285 785 285 785 785 535 035 285 797
5,339 5,397 5,456 5,514 5,514 5,485 5,427 5,339 4,900,
Total ,495 ,995 ,495 ,995 ,995 ,745 ,245 ,495 007
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,304 6,676 7,049 7,422 7,422 7,236 6,863 6,304 6,312,

95
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

,151 ,897 ,643 ,389 ,389 ,016 ,270 ,151 392


1,891 2,003 2,114 2,226 2,226 2,170 2,058 1,891 1,893,
4 PPH ,245 ,069 ,893 ,717 ,717 ,805 ,981 ,245 718
4,412 4,673 4,934 5,195 5,195 5,065 4,804 4,412 4,418,
5 Rugi Laba Setalah PPH ,906 ,828 ,750 ,672 ,672 ,211 ,289 ,906 674
Pengembalian 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867,
6 Penyusutan 274 274 274 274 274 274 274 274 274
Skema Pembayaran
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Hutang
1,368,
Saldo Hutang Akhir Tahun 906 - - - - - - - -
5,781, 1,368,
Saldo Hutang Awal Tahun 812 906 - - - - - - -
(4,412,9 (1,368,9
Tambahan Hutang 06) 06) - - - - - - -
Pembayaran Hutang 4,412 1,368
7 Pokok ,906 ,906 - - - - - - -
867, 4,172 5,802 6,062 6,062 5,932 5,671 5,280 5,285,
8 Kas tunai 274 ,196 ,024 ,946 ,946 ,485 ,563 ,179 948

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
N
o Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek
10,781, 10,349, 9,918, 9,487, 9,056, 8,624, 8,409, 8,409, 227,007,9
Penjualan TBS ke PKS 153 907 661 415 169 923 300 300 65
Dana Pinjaman Investasi 12,402,0
Kebun - - - - - - - - 15
5,539,6
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 05
347, 347,9
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 930 30
10,781 10,349 9,918 9,487, 9,056 8,624 8,409 8,757 245,297,
Total ,153 ,907 ,661 415 ,169 ,923 ,300 ,230 515
2 Pengeluaran Proyek
Biaya Investasi Kebun 19,080,0

96
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

- - - - - - - - 23

Bunga Pokok - - - - - - - - -
5,539,6
Bunga IDC 05

Reinvestasi - - - - - - - - -
867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 19,080,0
Penyusutan Investasi Kebun 274 274 274 274 274 274 274 274 23
Gaji dan tunjangan staff dan 600, 600, 600, 600, 600, 600, 600, 600, 14,954,0
karyawan 936 936 936 936 936 936 936 936 51
Biaya Produksi dan 3,373, 3,314, 3,256, 3,197, 3,139, 3,080, 3,051, 3,051, 77,420,3
Operasional Kebun 297 797 297 797 297 797 547 547 49
4,841 4,783 4,724 4,666 4,607 4,549 4,519 4,519 136,074,
Total ,507 ,007 ,507 ,007 ,507 ,007 ,757 ,757 050
5,939 5,566 5,194 4,821 4,448 4,075 3,889 4,237 109,223,
3 Rugi Laba Sebelum PPH ,646 ,900 ,154 ,408 ,661 ,915 ,542 ,472 464
1,781 1,670 1,558 1,446 1,334 1,222 1,166 1,271 35,140,
4 PPH ,894 ,070 ,246 ,422 ,598 ,775 ,863 ,242 845
4,157 3,896 3,635 3,374 3,114 2,853 2,722 2,966 74,082,
5 Rugi Laba Setalah PPH ,752 ,830 ,908 ,985 ,063 ,141 ,680 ,231 619
867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 867, 19,080,
6 Pengembalian Penyusutan 274 274 274 274 274 274 274 274 023

Skema Pembayaran Hutang -


111,198,4
Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 00
118,020,4
Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 84
(6,037,2
Tambahan Hutang - - - - - - - - 42)
17,941,
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 620
5,025 4,764 4,503 4,242 3,981 3,720 3,589 3,833 75,221,
8 Kas tunai ,026 ,104 ,181 ,259 ,337 ,414 ,953 ,504 023

97