Anda di halaman 1dari 81

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit

Pusat Penelitian Kelapa Sawit

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Industri kelapa sawit telah menjadi pilar ekonomi Indonesia. Pertama, minyak sawit merupakan
sumber devisa negara. Nilai ekspor minyak sawit Indonesia pada tahun 2010 tercatat mencapai
13,68 milyar U$ dolar (dirjenbun,2011), nilai tersebut belum lagi ditambah dengan pemasukan
yang bersumber dari bea keluar dari minyak sawit dan turunannya yang diperkirakan diatas
Rp.7 trilyun. Kedua, kelapa sawit merupakan bahan utama minyak goreng yang dikonsumsi
masyarakat. Minyak sawit memegang peranan penting dalam mempengaruhi inflasi. Ketiga,
kelapa sawit sebagai penyedia lapangan pekerjaan bagi 3,5 juta orang kepala keluarga di
Indonesia. Ini berarti industri kelapa sawit telah memberikan kehidupan bagi 11 juta – 15 juta
jiwa. Keempat, industri kelapa sawit sebagai penggerak bagi pengembangan wilayah. Industri
kelapa sawit membuka akses daerah-daerah terpencil dan membuka sentra-sentra ekonomi
bagi masyarakat, dan memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya
melalui dampak multiplier effect dari keberadaan industri kelapa sawit.

Peluang usaha industri kelapa sawit di Indonesia memiliki prospek yan cerah yang dipacu oleh
terus meningkatnya permintaan minyak kelapa sawit dunia. Naiknya permintaan minyak sawit
dunia, dikarenakan naiknya permintaan minyak nabati dunia, dimana minyak nabati lain seperti
minyak kedelai, rapeseed oil dan sun oil tidak mampu mengimbangi permintaan karena
produktivitasnya lebih rendah dibandingkan minyak kelapa sawit, dengan demikian minyak
kelapa sawit akan menjadi pemain utama dalam industri minyak hayati dunia. Hal tersebut
merupakan kesempatan Indonesia menjadi produsen utama yang berpengaruh terhadap
kondisi pasar minyak hayati dunia.

Indonesia saat ini telah menjadi negara produsen terbesar minyak kelapa sawit dan minyak
nabati dunia sebesar 22%, dengan produksi CPO mencapai 22 juta ton pada tahun 2010. Untuk
minyak kelapa sawit sendiri merupakan minyak nabati terbesar dengan produksi mencapai 46,7
juta ton atau 27% dari minyak nabati dunia. Ekspor Indonesia sendiri mencapai 16,5 juta ton.

1
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Namun industri kelapa sawit Indonesia masih mengalami berbagai masalah diantara
produktivitas lahan yang masih rendah, pengembangan industri hilir yang masih lemah,
pemanfaatan dan pengembangan teknologi yang belum optimal menyebabkan Indonesia
masih tertinggal dengan Malaysia. Untuk itu, penelitian dan pengembangan harus diperkuat
untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemain utama pada industri kelapa sawit dunia.

Salah satu lembaga penelitian yang khusus menangani kelapa sawit yaitu Pusat Penelitian
Kelapa Sawit (PPKS). PPKS telah memberian berbagai kemajuan industri dan perkebunan
kelapa sawit Indonesia melalui berbagai hasil penelitiannya. Berdasarkan kelembagaannya,
PPKS merupakan lembaga penelitian milik pemerintah yang nirlaba. Namun seiring dengan
berbagai perkembangan yang ada, termasuk status menuju ke Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) menyebabkan PPKS harus menjadi lembaga yang mandiri untuk membiaya
kelangsungan hidupnya. Salah satu upaya dilakukan adalah rencana pembangunan kebun
komersil seluas 1.200 ha di 4 propinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan
dimana masing-masing Provinsi dibangun kebun kelapa sawit seluas 300 ha. Disamping itu akan
dibangun juga kebun pembibitan di 4 daerah yaitu Aceh Singkil 10 ha, Mandailing Natal 10 ha,
Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha. Hal itu bertujuan menjadikan sumber pendapatan PPKS
kedepannya agar PPKS dapat terus membiaya kegiatan penelitiannya secara mandiri dan
berkesinambungan.

1.2 Dasar Pertimbangan

Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI) Nomor:
03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010, tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi
Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI), dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas PT
Riset Perkebunan Nusantara, Notaris Hisbullah Abdul rasyid,SH, M.Kn., Nomor 01, tanggal 20
Nopember 2009, dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-
62279.AH.01.01 Tahun 2009, tertanggal 22 Desember 2009 telah terbentuk PT Riset
Perkebunan Nusantara yang merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia
(LRPI). PPKS sebagai salah satu lembaga riset dibawah kordinasi PT RPN ,juga harus
2
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

mentranformasi lembaganya. Tranformasi yang dimaksud adalah transformasi dari lembaga


penelitian nirlaba menjadi penelitian penelitian yang mandiri secara finansial dalam
melaksanakan mandatnya sebagai lembaga yang melakukan penelitian dan pengembangan di
bidang kelapa sawit untuk kemajuan industri kelapa sawit Indonesia.

PPKS selama ini merupakan lembaga penelitian yang telah mandiri dengan melakukan berbagai
kegiatan bisnis sebagai penopang keberlangsung kegiatan penelitian di PPKS. Berbagai kegiatan
bisnis tersebut diantaranya adalah produksi dan pemasaran benih dan bibit unggul kelapa
sawit, pelayanan jasa, konsultasi dan training, jasa laboratorium, kebun percobaan dan
komersil, dan pengembangan produk-produk penelitian menjadi produk komersil seperti
Feromonas, Marfu Trikogan, Metari, Virosol, kompos dan berbagai produk lainnya dengan
pemasaran benih sebagai sumber pendapatan utama dari PPKS. Namun seiring dengan semakin
rendahnya permintaan akibat terbatasnya pengembangan lahan dan ketat persaingan usaha
dengan semakin banyaknya produsen benih kelapa sawit menjadikan sumber pendapatan PPKS
dari penjualan benih menunjukan trend menurun. (gambar 1 dan 2)

Gambar 1. Proyeksi Pemintaan dan Produksi Benih Kelapa Sawit

3
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Gambar 2 Data Penyaluran Benih Kelapa Sawit PPKS

Tabel 1. Produsen Benih Kelapa Sawit Tahun 2010


No Produsen Kapasitas Produksi Keterangan
1 PPKS 50.000.000
2 PT. Socfindo Indonesia 40.000.000
3 PT. London Sumatera 25.000.000
4. PT. Dami Mas Sejahtera 30.000.000
5 PT. Tunggal Yunus 20.000.000
6 PT. Bina Sawit Makmur 30.000.000
7. PT. Tania Selatan 3.000.0000
8 PT. Bakti Tani Nusantara 18.000.000
9 PT. Bakrie Sumatera Plantation Baru dibuka
10 PT. Sasaran Eksan Mekarsari Baru dibuka
11 PT. Aneka Persada Baru dibuka
12 PT. Sarana Inti Pratama Baru dibuka
Total 153.000.000

Agar PPKS tetap mampu membiayai kegiatannya secara mandiri dan berkelanjutan, maka PPKS
mencari sumber pendapatan alternatif yaitu melalui melakukan investasi pembangunan kebun
masing-masing seluas 300 ha di 4 Propinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan
Kalimantan Selatan serta pembangunan pembibitan di 4 daerah yaitu Mandailing natal 10 ha,

4
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Aceh Singkil 0 ha, Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha . Dengan investasi tersebut diharapkan
terdapat sumber pendapatan baru bagi PPKS untuk menggantikan sumber pendapatan
penjualan benih kelapa sawit yang diproyeksikan semakin menurun, sehingga berbagai kegiatan
penelitian mengenai kelapa sawit di PPKS dapat berjalan secara berkesinambungan.

1.3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup yang dilakukan dalam proposal ini adalah pembangunan kebun kelapa sawit
komersil masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan
Tengah, dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha
yaitu di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi
20 ha, dan lampung 20 ha.

1.4. Tujuan

Tujuan proposal ini adalah menganalisis kelayakan usaha pembangunan perkebunan kelapa
sawit komersil masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan
Tengah, dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha
yaitu di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi
20 ha, dan lampung 20 ha yang nanti akan menjadi sumber pendapatan PPKS dalam melakukan
kegiatan penelitiannya

1.5. Luaran

Luaran dari kajian ini berbentuk proposal kelayakan usaha Pembangunan Perkebunan Kelapa
Sawit masing- masing 300 ha di 4 Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan
Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal
(Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi 20 ha, dan lampung 20
ha.

1.6. Manfaat

5
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

1. Sebagai dasar pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan dalam


pelaksanan pembangunan kebun komersil PPKS masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat)
Provinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan serta
pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal
(Sumatera Utara) seluas 10 ha, Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha, Jambi 20 ha, dan lampung
20 ha.

2. Sebagai acuan dalam merencanakan anggaran biaya pembangunan kebun yang akan
dilaksanakan

II. PROFIL PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT

I.1 Sejarah PPKS

6
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Cikal bakal Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) didirikann pada tanggal 26 September 1916
oleh Algemeneene Profefsstation de AVROS (APA). Kemudian lembaga ini dikenal dengan nama
AVROS (Algemeneene Vereniging van Rubber Planters ter Oostkust van Sumatera). Pada tahun
1952 AVROS diambil alih dan diubah menjadi Gabungan Pengusaha Perkebunan Sumatera
(GAPPERSU). APA diganti dengan Balai Penelitian GAPPERSU yang dikenal dengan nama RISPA
(Research Institute of The Sumatera Planters Association). Berdasarakan surat keputusan
Menteri Pertanian No.247/UM/57 tanggal 11 Desember 1957 ditetapkan bahwa RISPA
ditempatkan dibawah Kementerian Pertanian RI yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Badan
Koordinasi Perkumpulan dan Organisasi Perkebunan.

Pada Tahun 1968 RISPA berubah menjadi Balai Penelitian Perkebunan Medan (BPPM) dengan
pembinaan dan pembiayaannya diserahkan kepada DIreksi PN Perkebunan I s/d IX sesuai
dengan surat keputusan Menteri Pertanian RI NO353/Kpts/OP/12/1968 tanggal 20 Desember
1968. Pada tahun 1971 pembinaan diserahkan kepada Dewan Pembina Balai Penelitian
Perkebunan dan mendapat dana Cess sesuai dengan keputusan Menteri Pertanian RI
No.503/Kpts/OP/12/1971 tanggal 5 Desember 1971.

Pada November 1987, Balai Penelitian Perkebunan Medan (BPPM) diubah dengan nama Pusat
Penelitian Perkebunan Medan (Puslitbun Medan) dan bergabung dibawah koordinasi Asosiasi
Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I). Kemudian sesuai surat keputusan
Desan Pimpinan Harian AP3I tanggal 24 Desember 1992 , maka pada Februari 1993 dibentuk
Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) berkedudukan di Medan. PPKS merupakan gabungan dari
Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) Medan, Puslitbun Marihat, dan Puslitbun Bandar
Kuala. Penggabungan ketiga Puslitbun tersebut dilakukan dalam upaya peningkatan efisiensi
pengelolaan organisasi. Pada tahun 1993 tersebut, AP3I berubah menjadi Asosiasi Penelitian
Perkebunan Indonesia (APPI).

Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI) Nomor:
03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010, tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi
Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI), dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas

7
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

PT Riset Perkebunan Nusantara tanggal 20 Nopember 2009, dan Surat Keputusan Menteri
Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-62279.AH.01.01 Tahun 2009, tertanggal 22
Desember 2009 telah terbentuk PT Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan transformasi
dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) dan PPKS sebagai salah satu lembaga riset
dibawah kordinasi PT RPN.

2.1 Visi dan Misi

2.2.1 Visi PPKS

Visi PPKS adalah menjadi lembaga penelitian bertaraf internasional yang mampu menjadi
acuan (center of excellent) bagi perkelapasawitan nasional, yang dalam kegiatannya mampu
mandiri secara finansial dan memiliki sumber daya insani yang berkualitas dan sejahtera.

2.2.2 Misi PPKS

1. Mengembangkan teknologi unggul perkelapasawitan melalui penelitian yang efektif dan


efisien dan melakukan kegiatan pelayanan tepat sasaran.

2. Menunjang pengembangan perkelapasawitan nasional melalui penyediaan produk dan jasa


pelayanan, dan konsep/pemikiran penanganan masalah kelapa sawit.

3. Mendorong pengembangan SDM, lapangan kerja dan pelestarian lingkungan.

4. Menggali potensi usaha sendiri dalam kerangka institusi nirlaba yang berbadan hukum, yang
tidak mengutamakan keuntungan untuk mandiri dan sejahtera secara berkesinambungan

1.2. Organisasi

PPKS dipimpin oleh seorang direktur yang dibantu oleh Kepala Bidang Penelitian, Kepala Biro
Umum/SDM, Kepala Bidang Usaha dan Kepala Satuan Usaha Strategis (SUS). Kepala Bidang
Penelitian membawahi enam kelompok peneliti yang masing masing diketuai oleh seorang

8
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

ketua kelompok peneliti, kepala urusan penelitian, dan kepala urusan kerjasama dukungan
penelitian.

Kepala biro Umum/SDM membawahi empat urusan yaitu urusan SDM dan hukum, urusan
akuntansi dan keuangan, urusan rumah tanggan, dan urusan pengadaan dan inventarisasi.
Kepala bidang usaha membawahi unit usaha Marihat, unit usaha Medan, urusan
pengembangan usaha dan promosi, urusan pelayanan jasa dan konsultasi, serta urusan
laboratorium dan pelayanan. Sedangkan kepala SUS membawahi semua bagian yang
memproduksi, memproses,mengawasi dan memasarkan kecambah kelapa sawit. Disamping itu,
Direktur dibantu oleh Kepala urusan Satuan Pengawasan Intern (SPI) yang dalam tugasnya
bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Organisasi tersebut mengkoordinasi karyawan PPKS sebanyak 578 orang terdiri dari 97
golongan III A – IVD dan 481 orang golongan IA – IID yang tersebar di seluruh unit kerja PPKS di
lima Provinsi yaitu Sumut, Riau, Aceh, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. Disamping itu
PPKS memiliki jumlah karyawan dengan status Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) dan
Karyawan Harian Lepas (KHL) sebanyak 1.170 orang .

2.4 Penelitian

Penelitian PPKS ditujukan pada peningkatan produktivitas, kualitas dan keseragaman produk,
serta memiliki atribut lingkungan yang sesuai dengan tuntutan konsumen internasional. Oleh
karena itu penelitian PPKS diarahkan kepada perbaikan mutu bahan tanaman, perbaikan teknik
budidaya dan Best Management Practices (BMP), pengembangan teknik perlindungan tanaman
yang bersahabat lingkungan, pengembangan produk baru yang dapat mendukung
pengembangan industri hilir, pengelolaan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit dan aspek
sosial ekonomi pengembangan perkebunan rakyat.

PPKS memiliki 6 kelompok Penelitian dan didukung oelh 62 staf peneliti yang terdiri dari peneliti
Utama 5 orang, peneliti Madya 15 orang, Peneliti Muda 7 orang, peneliti Pertama 20 orang, dan
calon peneliti 15 orang.

Tabel 1. Personalia Peneliti PPKS menurut Jenjang Fugnsional Tahun 2010


9
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

N Kelompok Peneliti
Total
o Peneliti Calon Pertama Muda Madya Utama
1 Pemuliaan dan
3 6 2 1 1 13
Bioteknologi
2 Imu Tanah dan
3 5 4 7 2 21
Agronomi
3 Proteksi
3 3 - 1 1 8
Tanaman
4 Rekayasa
Teknologi dan
2 3 1 - 1 7
Pengelolan
Lingkungan
5 Pengolahan
3 - - 3 - 6
Hasil dan Mutu
6 Sosio
1 3 - 3 - 7
Teknoekonomi
Jumlah 15 20 7 15 5 62

2.5 Bidang Usaha

Kegiatan usaha yang dilakukan oleh PPKS untuk membiayai kegiatan penelitian dan operasional
meliputi usaha produksi dan pemasaran benih dan bibit unggul kelapa sawit, pelayanan jasa
training dan konsultasi, laboratorium pelayanan, kebun percobaan PPKS, dan pengembangan
komersialisasi produk-produk hasil penelitian.

2.5.1 Usaha Bahan Tanaman

Usaha bahan tanaman unggul kelapa sawit merupakan usaha strategis dari PPKS. Hal ini
disebabkan bahan tanaman merupakan sumber pendapatan terbesar PPKS yaitu > 80% dari
total pendapatan PPKS dalam membiayai kegiatan penelitian dan operasionalnya. Namun
seiring dengan terbatasnya lahan pengembangan kelapa sawit dan semakin banyaknya
perusahaan sumber benih unggul (tabel 1) kelapa sawit maka usaha bahan tanaman tersebut
diproyeksikan mengalami trend yang menurun. Hal tersebut tergambar dari penyaluran benih
PPKS yang menunjukan tren menurun dalam 2 tahun tahun terakhir (gambar 2) dari 54 juta
pada tahun 2008, menjadi 42 juta dan 30 juta pada tahun 2009 dan tahun 2010. Hal ini

10
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

menjadi kekhawatiran terhadap kemandirian PPKS dalam membiayai penelitian dan


operasionalnya. Diharapkan ke depan PPKS memiliki porsi pendapatan dari sumber lain non
kecambah yang lebih besar.

2.5.2 Pelayanan Jasa Training dan Konsultasi

Sumber pendapatan PPKS lainya adalah pelayanan jasa, training dan konsultasi. Adapun
kegiatan tersebut meliputi :
1. Rekomendasi Pemupukan
Rekomendasi pemupukan tanaman kelapa sawit diberikan kepada perusahan
perkebunan negara, perusahaan swasta, perkebunan rakyat ataupun perorangan baik
terhadap tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM), mauppun terhadap tanaman kelapa
sawit belum menghasilkan (TBM). Penyusunan rekomendasi dilakukan oleh tim
ahli/tenaga peneliti dengan berbagai latarbelakang ilmu yaitu ilmu tanah, agronomi,
proteksi tanaman, dan sosial ekonomi. Rekomendasi pemupukan dilakukan berdasarkan
informasi analisa tanah dan daun, pengamatan tanaman di lapangan dan didukung
berbagai data seperti curah hujan, realisasi pemupukan sebelumnya, produktivitas yang
dihasilkan yang akan ditentukan jenis, dosis, cara dan waktu pemupukan.
2. Bantuan Teknis
Bantuan teknis yang diberikan PPKS antaralain evaluasi pemupukan dan produktivitas
tanaman kelapa sawit, ecaluasi kebun yang berkaitan dengan akuisisi kebun
(kondisi/keragaan tanaman, bahan tanaman), luas areal, perkiraan nilai investasi,
evaluasi pengendalian hama dan penyakit, supervisi pembibitan, evaluasi instalasi
Pengelolaan Air Limbah (IPAL), dan evaluasi produksi dan pembangunan Pabrik Kelapa
Sawit (PKS).
3. Survei Studi Kesesuaian dan Kelayakan
Kegiatan survey yang dilakukan terdiri dari survey kesesuaian dan kelayakan
pembangunan kebun kelapa sawit. Dalam survey kesesuaian akan diperoleh tingkat
kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit. Kondisi tersebut akan dilanjutkan dengan

11
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

studi kelayakan yang bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan pembangunan


perkebunan kelapa sawit.
4. Jasa Training
PPKS sebagai lembaga ilmiah dan pusat keunggulan memiliki program pendidikan dan
pelatihan yang mampu menyajikan ilmu dan tekhnologi perkelapasawitan dengan
sangat baik, serta dapat membentuk dan menumbuhkan minat/sikap belajar mandiri
sebagai salah satu kunci pengembangan SDM yang berkelanjutan.

2.5.3 Laboratorium Pelayanan Jasa


PPKS memiliki beberapa laboratorium yang digunakan untuk menganalisa produk-produk
industri minyak sawit. Laboratorium tersebut dilengkapi dengan peralatan canggih seperti AAS,
HPLC, UV, Spektrophotometer, dan lain-lain. Laboratorium pelayanan jasa ang dilakukan
meliputi analisa daun, tanah, air dan limbah, pupuk, dan analisa mutu minyak.

2.5.4 Pengembangan produk


Produk penelitian yang telah dimanfaatkan untuk dikomersialkan yaitu kompos tandan kelapa
sawit, feromonas, metari, virosol, marfu, sikordi, trikogan minyak goreng padat (frying
shortening) dan Baking shortening)

2.5.5 Kebun Percobaan


Kebun percobaan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia yaitu Kebun Aek Pancur, Sugnai
Pancur, Pagar Merbau, Bukit Sentang, Simirik, Pargarutan, Pulau Maria, Teluk Dalam, Padang
Madarsyah,dan si Jambu-Jambu (Sumatera Utara), kebun Dalu-Dalu dan Kalianta (Riau), Kebun
Betung dan Dawas (Sumatera Selatan), dan kebun Parindu (Kalimantan Barat) dengan total
seluas 2.891 ha. Kebun tersebut secara komersil belum dikelola secara optimal karena kebun
tersebut masih digunakan sebagai kebun percobaan dalam kegiatan penelitian. Sehingga untuk
penambahan kebun sangat dibutuhkan sekali oleh PPKS untuk mendukung sumber dana yang
digunakan untuk kegiatan penelitian.

12
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

III. PEMBANGUNAN KEBUN KELAPA SAWIT PPKS

Perubahan status Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menjadi Perseroan Terbatas (PT)
menyebabkan PPKS harus lebih mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, agar lebih mandiri
dari segi finansial secara berkesinambungan, sehingga PPKS dapat terus dapat melakukan

13
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

mandatnya sebagai pelaku kegiatan penelitian dan pengembangan kelapa sawit bagi kemajuan
industri kelapa sawit Indonesia, tanpa adanya hambatan dana. Untuk itu, PPKS berencana
melakukan investasi pembangunan kebun 1.200 ha. Upaya pembangunan kebun tersebut
adalah antisipasi untuk mensubtitusi sumber pendapatan PPKS yang bersumber dari penjualan
benih kelapa sawit yang diproyeksi kedepan akan terus menurun.

Pembangunan kebun kelapa sawit seluas 1.200 ha direncanakan di 4 (empat) provinsi yaitu
Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dimana setiap provinsinya akan
dibangun kebun kelapa sawit seluas 300 ha. Keempat provinsi tersebut merupakan areal yang
potensial yang masih memungkinkan dilakukan pengembangannya oleh PPKS. Disamping itu,
karekteristik lahan yang berbeda-beda di empat provinsi dapat dijadikan objek penelitian bagi
model pengembangan lahan dengan penerapan Best Management Practices (BMPs).

Dalam propasal ini investasi kebun setiap provinsi disesuaikan dengan kondisi di masing-masing
areal dan besarnya harga input produksi di setiap provinsi. Item biaya investasi pembangunan
kebun PPKS adalah sebagai berikut:

(a). Investasi tanaman, meliputi pembukaan lahan (TBM 0) hingga pemeliharaan tanaman
belum menghasilkan selama tiga tahun (TBM 1 - TBM 3).
Dalam perhitungan proposal ini, nilai investasi tanaman disajikan secara agregat untuk
seluruh jenis tanah yang diperoleh dari penggabungan nilai investasi menurut jenis tanah
dengan faktor koreksi berupa persentase luas planted area menurut jenis vegetasi.

(b). Investasi sarana infrastruktur kebun, meliputi: pembangunan jalan, parit jalan dan
jembatan di dalam kebun, pembangunan bangunan pengawetan tanah (teras kontur dan
tapak kuda) dan parit drainase primer hingga parit drainase tersier.
(c). Investasi bangunan kebun, antara lain: bangunan kantor emplasment dan afdeling, gudang
pupuk emplasment dan afdeling dan perumahan karyawan.
(d). Investasi sarana penunjang kebun dan fasilitas pendukung lainnya, meliputi: pemasangan
instalasi listrik dan air untuk kantor dan perumahan serta pengadaan peralatan kantor
kebun.
14
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(e). Investasi kendaraan dinas dan operasioal kebun, antara lain: kendaraan dinas roda empat,
kendaraan dinas roda dua.
(f). Biaya prastudi, sebesar Rp 125.000/ha planted area.
(g). Kontingensi, sebesar 5% dari total nilai investasi point (a). s.d. point (e).
(h). Pembelian lahan per ha sebesar Rp.15.000.000 (Lima belas Juta Rupiah

3.1 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Jambi

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Jambi darat berombak sebesar 30% dan
berombak bergelombang bergelombang sebesar 70% dan harga input produksi mengikuti
harga-harga yang berlaku di Jambi pada tahun 2011, maka total nilai investasi pembangunan
kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 57,78
juta/ha planted area (Tabel 2) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area
adalah sebesar Rp 17,33 milyar (Tabel 3).

Tabel 2 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Jambi

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 8,889 6,206 7,326 8,164 30,585

2. Sarana infrastruktur kebun 760 760 912 608 3,041

3. Bangunan kebun 1,026 1,026 684 684 3,420

4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 306 306 204 204 1,020

5. Kendaraan dinas dan operasional 1,280 - - 683 1,280

15
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

6. Prastudi 125 - - - 125

7. Kontingensi (5%) 1,122 415 490 483 2,510

8. Pembelian lahan 15,000 - - - 15,000

Biaya investasi per ha planted area 28,625 8,713 9,583 10,861 57,781

Tabel 3 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Jambi

Biaya (Rp.000.000,-)
No. Total Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 2,667 1,862 2,198 2,449 9,176
2. Sarana infrastruktur kebun 228 228 274 182 912
3. Bangunan kebun 308 308 205 205 1,026
4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 92 92 61 61 306
5. Kendaraan dinas dan operasional 384 - - 205 589
6. Prastudi 38 - - - 38
7. Kontingensi (5%) 337 124 147 162 771
8. Pembelian lahan 4,500 - - - 4,500
Total biaya investasi 8,587 2,614 2,875 3,258 17,334

3.1.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Jambi

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana
kebun PPKS seluas 300 ha di Jambi sebesar Rp 9,18 milyar atau Rp 30,59 juta/ha planted area.
Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan
pada Tabel 4.
Tabel 4 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Jambi per 1 ha planted area

Item Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah


16
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Land clearing (TBM-0) 3,132,188 5,756,887 8,889,074


TBM-1 2,973,169 3,232,581 6,205,750
TBM-2 4,052,569 3,273,448 7,326,017
TBM-3 4,259,432 3,904,875 8,164,307
Jumlah 14,417,357 16,167,790 30,585,147

3.1.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Jambi

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi
pembangunan jalan, parit, konservasi tanah, jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar
Rp 3,04 juta/ha planted area atau 912 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti
disajikan pada Tabel 5.

3.1.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Jambi


Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,03 milyar atau Rp 3,4
juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 6.

3.1.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung Lainnya
Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS
di Jambi adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1,02 juta/ha planted area dengan perincian
seperti disajikan pada Tabel 7.

3.1.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 589 juta
atau Rp 1,96 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 8

Tabel 5 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Jambi per ha Planted Area
No. Uraian Unit Harga/unit Biaya
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (50.5 m/ha)
1 Jalan Utama
17
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Panjang 2.424 km 54,200 131,381


2 Jalan Produksi
Panjang ) 4.545 km 35,400 160,893
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
Panjang 8.181 km 16,800 137,441
Jumlah A 429,715
B. Jembatan
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 0 unit 75 -
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000 180,000

Jumlah B 180,000
C Parit jalan dan gorong-gorong
1 Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi) x 2 13.938 km 10,238 142,700
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 2 unit 2,188 4,376
(diameter 60 cm, p = 5 m)
Jumlah C 147,076
D Terasering
1 Teras kontur 0 km 6,250 -
2 Teras individu 11340 unit 14 155,434

Jumlah D 155,434
Total A+B+C+D 912,224
(per hektar) 3,041

Tabel 6 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Jambi

Unit Harga/unit Nilai total


No. Uraian
  (Rp000) (Rp000)
1 Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment 1 250,000 250,000
2 Kantor Afdeling (40 m2) - - -
2 Gudang pupuk kebun (120 m2) 1 30,000 30,000
3 Gudang pupuk afdeling (25 m2) -   -
3 Gudang material (100 m2) 1 20,000 20,000
4 Stasiun bahan bakar - - -
5 Diesel tank 1 15,000 15,000
6 Tank pump diesel 1 10,000 10,000

18
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

7 Bengkel mekanik & workshop (100 m2) 1 40,000 40,000


8 Garasi (25 m2) 1 10,000 10,000
9 Poliklinik (25 m2) 1 35,000 35,000
10 Bangunan rumah staf  
  General Manager - 350,000 -
  Manager Kebun - 250,000 -
  Asisten Kebun 1 150,000 150,000
  Askep - 210,000 -
KTU - 100,000 -
  Staf (setingkat asisten) - 195,000 -
Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel - 1 unit untuk 2
11 3 100,000 300,000
pintu)
12 Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel - 1 unit untuk 2 pintu) 0 65,000 26,000
13 Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) - 50,000 -
14 Bangunan wisma tamu (100 m2) 1 80,000 80,000
15 Gedung pertemuan (300 m2) - 200,000 -
16 Bangunan Mesjid (100 m2) 1 40,000 40,000
17 Gedung TK (50 m2) - 55,000 -
18 Gedung SD (300 m2) - 250,000 -
19 Gedung SMP (300 m2) - - -
20 Pos Jaga Utama (6 m2) 2 5,000 10,000
21 Lapangan olah raga (unit) 1 10,000 10,000
  1,026,000
Per ha 3,420

Tabel 7 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun inti dan fasilitas pendukung lainnya
No Rincian Kebutuhan Harga/unit Total
    Jlh Satuan Rp 000- Rp 000,-
1 Instalasi sumur bor afedling 1 unit 76,000 76,000
2 Reservoir afdeling 1 unit 40,000 40,000
3 Instralasi listrik afdeling 1 unit 45,000 45,000
4 Instralasi air afdeling 1 unit 45,000 45,000
Peralatan dan furnitur
20,000
5 kantor 1 unit 20,000
Jumlah 306,000
Per ha 1,020

19
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel. 8 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun inti

Jumlah Harga
Jenis Kendaraan per unit Total
Unit
(Rp 000) (Rp 000)
Truk PS 100 1 205,000 205,000
Sepeda motor 2 17,000 34,000
L-200 1 350,000 350,000
TOTAL 589,000

3.2 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Lampung

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Lampung darat berombak, berombak
bergelombang dan bergelombang dan berbukit masing-masing sebesar 20%,70% dan 10 % dan
harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Lampung pada tahun 2011, maka
total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen
perdana adalah sebesar Rp 56, 52juta/ha planted area (Tabel 9) dengan demikian total investasi
untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 16,96 milyar (Tabel 10).

Tabel 9 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Lampung

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 8,510 5,918 6,940 7,758 29,126

2. Sarana infrastruktur kebun 830 830 997 664 3,322

3. Bangunan kebun 1,026 1,026 684 684 3,420

4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 306 306 204 204 1,020
20
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

5. Kendaraan dinas dan operasional 1,280 - - 683 1,963


6. Prastudi 125 - - - 125

7. Kontingensi (5%) 1,091 404 475 524 2,494

8. Pembelian lahan 15,000 - - - 15,000

Biaya investasi per ha planted area 28,285 8,485 9,265 10,494 56,529

Tabel 10 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Lampung

Biaya (Rp.000.000,-)
No. Total Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 2,553 1,775 2,082 2,327 8,738
2. Sarana infrastruktur kebun 249 249 299 199 997
3. Bangunan kebun 308 308 205 205 1,026
4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 92 92 61 61 306
5. Kendaraan dinas dan operasional 384 - - 205 589
6. Prastudi 38 - - - 38
7. Kontingensi (5%) 327 121 143 157 748
8. Pembelian lahan 4,500 - - - 4,500
Total biaya investasi 8,485 2,545 2,780 3,148 16,959

3.2.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Lampung

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana
kebun PPKS seluas 300 ha di Lampung sebesar Rp 8,73 milyar atau Rp 29,13 juta/ha planted
area. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan
disajikan pada Tabel 11.
Tabel 11 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Lampung per 1 ha planted area

Item Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah

21
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Land clearing (TBM-0) 2,833,594 5,676,001 8,509,594


TBM-1 2,689,734 3,228,537 5,918,271
TBM-2 3,666,234 3,273,448 6,939,682
TBM-3 3,853,377 3,904,875 7,758,252
Jumlah 13,042,940 16,082,860 29,125,800

3.2.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Lampung

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi
pembangunan jalan, parit, konservasi tanah, jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar
Rp 3,42juta/ha planted area atau 997 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti
disajikan pada Tabel 12.

3.2.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Lampung


Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,03 milyar atau Rp
3,42 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti yang disajikan pada Tabel 6

3.2.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung Lainnya
Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS
di Lampung adalah sebesar Rp 306 juta atau Rp 1,02 juta/ha planted area dengan perincian
sama seperti disajikan pada Tabel 7.

3.2.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 589 juta
atau Rp 1,96 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 8

Tabel 12. Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Lampung per ha Planted Area
Unit Harga/unit Biaya
No. Uraian
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (50.5 m/ha)
22
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

1 Jalan Utama
Panjang 2.568 km 54,200 139,186
2 Jalan Produksi
Panjang ) 4.815 km 35,400 170,451
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)
Panjang 8.667 km 16,800 145,606
Jumlah A 455,242
B. Jembatan
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 0 unit 75 -
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000 180,000
Jumlah B 180,000
C Parit jalan dan gorong-gorong
1 Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi) x 2 14.766 km 10,237 151,154
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 2 unit 2,188 4,376
(diameter 60 cm, p = 5 m)
Jumlah C 155,530
D Terasering
1 Teras kontur 9 km 6,250 56,250
2 Teras individu 12060 unit 12 149,544
Jumlah D 205,794
Total A+B+C+D 996,566
(per hektar) 3,322

3.3 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan Selatan

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Selatan pasang surut harga
input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Kalimantan Selatan pada tahun 2011,
maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana adalah sebesar Rp 62,98 juta/ha planted area (Tabel 13) dengan demikian total
investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 18,89 milyar (Tabel 14).

Tabel 13 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Kalimantan
Selatan

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 10,578 6,973 7,988 9,024 34,563

23
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2. Sarana infrastruktur kebun 824 824 989 660 3,298

3. Bangunan kebun 1,127 1,127 751 751 3,755

4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 334 334 222 222 1,112

5. Kendaraan dinas dan operasional 1,408 - - 752 2,160

6. Prastudi 125 - - - 125

7. Kontingensi (5%) 1,311 463 535 597 2,906

8. Pembelian lahan 15,000 - - - 15,000

Biaya investasi per ha planted area 30,835 9,721 10,448 11,979 62,983

Tabel 14. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Kalimantan
Selatan
Biaya (Rp.000.000,-)
No. Total Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 3,17
2,092 2,396 2,707 10,369
3
2. Sarana infrastruktur kebun 247 247 297 198 989
3. Bangunan kebun 338 338 225 225 1,127
4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 100 100 67 67 334
5. Kendaraan dinas dan operasional 422 - - 226 648
6. Prastudi 38 - - - 38
7. Kontingensi (5%) 393 139 161 179 872
8. Pembelian lahan 3,17 2,092 2,396 2,707 10,369

24
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3
9,25
Total biaya investasi 2,916 3,134 3,594 18,895
1

3.3.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Kalimantan Selatan

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana
kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Selatan sebesar Rp 10,34 milyar atau Rp 34,56 juta/ha
planted area. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing
lahan disajikan pada Tabel 15.
Tabel 15 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di KalSel per 1 ha planted area

Item Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah


Land clearing (TBM-0) 3,430,781 7,147,323 10,578,105
TBM-1 3,362,166 3,611,015 6,973,180
TBM-2 4,387,178 3,600,785 7,987,962
TBM-3 4,765,155 4,258,703 9,023,858
Jumlah 15,945,280 18,617,825 34,563,105

3.31.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Kalimantan Selatan

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi
pembangunan jalan, parit jalan, parit drainase, jalan dan jembatan di dalam kebun adalah
sebesar Rp 3, 29juta/ha planted area atau 989 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian
seperti disajikan pada Tabel 16

3.3.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Kalimantan Selatan


Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,12 milyar atau Rp
3,77 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 17

25
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3.3.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung Lainnya
Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS
di Kalimantan Selatan adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1,02 juta/ha planted area dengan
perincian seperti disajikan pada Tabel 18

3.3.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 648 juta
atau Rp 2,16 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 19.

Tabel 16 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalsel per ha Planted Area
No. Uraian Unit Harga/unit Biaya
    (Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (40 m/ha)    
1 Jalan Utama      
  Panjang 1.92 km 64,363 123,576
2 Jalan Produksi      
  Panjang ) 3.6 km 42,038 151,335
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)      
  Panjang 6.48 km 18,900 122,472
  Jumlah A     397,383
B. Jembatan      
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 150 unit 75 11,250
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000 180,000

26
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

       
  Jumlah B     191,250
C Parit jalan dan gorong-gorong      
1 Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi) x 2 11 km 8,533 94,206
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 3 unit 2,188 6,564
  (diameter 60 cm, p = 5 m)      
  Jumlah C     100,770
D Tata air gambut      
  Parit kanal Pembuangan 3 km 24,000 72,000
  Parit primer 5 km 15,750 78,750
  Parit sekunder 6 km 14,000 84,000
  Parit tersier 12 km 5,425 65,100
  Jumlah D     299,850
         
  Jumlah D     -
  Total A+B+C+D     989,253

Tabel 17 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Kalsel

Unit Harga/unit Nilai total


No. Uraian
  (Rp000) (Rp000)
1 Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment 1 275,000 275,000
2 Kantor Afdeling (40 m2) - 0 -
2 Gudang pupuk kebun (120 m2) 1 33,000 33,000
3 Gudang pupuk afdeling (25 m2) -   -
3 Gudang material (100 m2) 1 22,000 22,000
4 Stasiun bahan bakar - 0 -
5 Diesel tank 1 16,500 16,500
6 Tank pump diesel 1 11,000 11,000
7 Bengkel mekanik & workshop (100 m2) 1 44,000 44,000
8 Garasi (25 m2) 1 11,000 11,000
9 Poliklinik (25 m2) 1 38,500 38,500
27
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

10 Bangunan rumah staf  


  General Manager - 350,000 -
  Manager Kebun - 250,000 -
  Asisten Kebun 1 165,000 165,000
  Askep - 210,000 -
KTU - 100,000 -
  Staf (setingkat asisten) - 195,000 -
11 Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel - 1 unit untuk 2 pintu) 3 110,000 330,000
12 Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel - 1 unit untuk 2 pintu) 0 71,500 28,600
13 Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) - 55,000 -
14 Bangunan wisma tamu (100 m2) 1 88,000 88,000
15 Gedung pertemuan (300 m2) - 200,000 -
16 Bangunan Mesjid (100 m2) 1 44,000 44,000
17 Gedung TK (50 m2) - 55,000 -
18 Gedung SD (300 m2) - 250,000 -
19 Gedung SMP (300 m2) - 0 -
20 Pos Jaga Utama (6 m2) 2 5,000 10,000
21 Lapangan olah raga (unit) 1 10,000 10,000
  1,126,600
Per ha 3,755

Tabel 18 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun dan fasilitas pendukung lainnya
No Rincian Kebutuhan Harga/unit Total
Jlh Satuan Rp 000- Rp 000,-
1 Pembangkit listrik afdeling 1 Unit 88,000 88,000
2 Instalasi sumur bor afedling 1 Unit 83,600 83,600
3 Reservoir afdeling 1 Unit 44,000 44,000
4 Instralasi listrik afdeling 1 Unit 48,000 48,000
5 Instralasi air afdeling 1 Unit 48,000 48,000
6 Peralatan dan furnitur kantor afdeling 1 Unit 22,000 22,000
Jumlah 333,600

Tabel. 19 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun

28
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Jumlah Harga
Jenis Kendaraan per unit Total
Unit
(Rp 000) (Rp 000)
Truk PS 100 1 1 225,500
Sepeda motor 2 2 18,700
L-200 1 1 385,000
TOTAL 647,900

3.4 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan Tengah

Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Tengah pasang surut harga
input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Kalimantan Tengah pada tahun 2011,
maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga
panen perdana adalah sebesar Rp 63,60 juta/ha planted area (Tabel 20) dengan demikian total
investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 19,08 milyar (Tabel 21).

Tabel 20 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Kalimantan
Tengah

Biaya/ha planted area (Rp.000,-)


No. Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 10,658 7,075 8,107 9,171 35,012

2. Sarana infrastruktur kebun 858 858 1,029 686 3,431

3. Bangunan kebun 1,127 1,127 751 751 3,755

4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 334 334 222 222 1,112

5. Kendaraan dinas dan operasional 1,408 - - 752 2,160


6. Prastudi 125 - - - 125

7. Kontingensi (5%) 1,323 470 543 606 2,941

29
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

8. Pembelian lahan 15,000 - - - 15,000

Biaya investasi per ha planted area 30,960 9,863 10,616 12,162 63,600

Tabel 21. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Kalimantan
Tengah

Biaya (Rp.000.000,-)
No. Total Investasi Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Total
1. Tanaman (Bahan, alat dan TK KHL) 3,197 2,123 2,432 2,751 10,504

2. Sarana infrastruktur kebun 257 257 309 206 1,029

3. Bangunan kebun 338 338 225 225 1,127

4. Sarana air+listrik & pendukung lainnya 100 100 67 67 334

5. Kendaraan dinas dan operasional 422 - - 226 648


6. Prastudi 38 - - - 38

7. Kontingensi (5%) 397 141 163 182 882

8. Pembelian lahan 4,500 - - - 4,500

Total biaya investasi


9,288 2,959 3,185 3,648 19,080

3.4.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Kalimantan Tengah

Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana
kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Tengah sebesar Rp 10,50 milyar atau Rp 35,01juta/ha
planted area. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing
lahan disajikan pada Tabel 22.
Tabel 22 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Kalteng per 1 ha planted area

Item Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah


Land clearing (TBM-0) 3,491,109 7,167,198 10,658,307
TBM-1 3,421,287 3,653,769 7,075,057

30
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

TBM-2 4,464,323 3,643,035 8,107,358


TBM-3 4,848,948 4,322,078 9,171,025
Jumlah 16,225,668 18,786,080 35,011,747

3.4.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Kalimantan Tengah

Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi
pembangunan jalan, parit jalan, parit drainase, jalan dan jembatan di dalam kebun adalah
sebesar Rp 3, 43uta/ha planted area atau 1,03 untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian
seperti disajikan pada Tabel 23

3.4.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Kalimantan Tengah


Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1,12 milyar atau
Rp 3,77 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 17

3.4.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air, Listrik dan Pendukung Lainnya

Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS
di Kalimantan Tengah adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1,02 juta/ha planted area dengan
perincian sama seperti disajikan pada Tabel 18.

3.4.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun

Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 648 juta
atau Rp 2,16 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 19.

Tabel 23.Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalteng per ha Planted Area
No. Uraian Unit Harga/unit Biaya
(Rp 000) (Rp 000)
A. Jalan (40 m/ha)
1 Jalan Utama
Panjang 1.92 km 67,750 130,080
2 Jalan Produksi
Panjang ) 3.6 km 44,250 159,300
3 Jalan Kontrol (l=0,5-1,0 m)

31
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Panjang 6.48 km 21,000 136,080


Jumlah A 425,460
B. Jembatan
1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 150 unit 75 11,250
2 Jembatan kayu permanen 2 unit 90,000 180,000

Jumlah B 191,250
C Parit jalan dan gorong-gorong
Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi)
1 11.04 km 8,534 94,212
x2
2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) 3 unit 2,188 6,564
(diameter 60 cm, p = 5 m)
Jumlah C 100,776
D Tata air gambut
Parit kanal Pembuangan 3 km 28,000 84,000
Parit primer 5 km 15,750 78,750
Parit sekunder 6 km 14,000 84,000
Parit tersier 12 km 5,425 65,100
Jumlah D 311,850

Jumlah D -
Total A+B+C+D 1,029,336
(per hektar) 3,431

3.5 Rekapitulasi Keperluan Dana Investasi Pembangunan Kebun PPKS


Total keperluan dana investasi untuk pembangunan kebun PPKS seluas 1.200 ha adalah 72,27
milyar dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 24.Total Investasi Pembangunan kebun PPKS

Tahun
Jambi Lampung Kalsel Kalteng Total
Proyek Tahun
(Rp 000.000) (Rp 000.000) (Rp000. 000) (Rp000. 000) (Rp 000.000)
ke-
0 2012 8,587 8,485 9,251 9,288 35,612
1 2013 2,614 2,545 2,916 2,959 11,034
2 2014 2,875 2,780 3,134 3,185 11,974

32
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3 2015 3,258 3,148 3,594 3,648 13,649


Total 17,334 16,959 18,895 19,080 72,268

3.6 Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS

Dengan asumsi bahwa 65% dana investasi pembangunan kebun PPKS dari pinjaman bank maka
rekapitulasi modal pinjaman bank dan modal penyertaan untuk pembangunan kebun adalah
sebagai berikut:

Tabel 25. Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS


Investasi Pinjaman Self Financing
Tahun
(Rp000.000) (Rp000.000) (Rp000.000)
2012 35,612 23,147 12,464
2013 11,034 7,172 3,862
2014 11,974 7,783 4,191
2015 13,649 8,872 4,777
Total 72,268 46,974 25,294

3.7. Kelayakan Usaha Pembangunan Kebun Kelapa Sawit PPKS

Investasi yang ditanamkan dalam usaha perkebunan kelapa sawit oleh Pusat Penelitian Kelapa
Sawit (PPKS) di 4 (empat) Provinsi ditujukan untuk memperoleh berbagai manfaat, antara lain:
sarana penelitian dan laba usaha yang akan dipergunakan sebagai sumber pendapatan bagi
keberlanjutan berbagai penelitian kelapa sawit di Indonesia.

Analisis kelayakan usaha dimaksudkan untuk mengevaluasi layak atau tidak layaknya proyek
pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh PPKS layak dilaksanakan. Analisis finansial
dilakukan berdasarkan pada harga konstan. Metode analisis yang digunakan adalah tabulasi
Cash Flow usaha perkebunan kelapa sawit selama umur ekonomi. Adapun asumsi yang
digunakan adalah sebagai berikut :

 Tahun awal proyek (tahun ke-0) adalah tahun 2012 mengikuti tahun proyek ke-0
pembangunan kebun PPKS 1

33
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

 Umur ekonomis kebun dalam 1 siklus pengusahaan tanaman adalah 25 tahun. Periode
tahun analisis adalah 2012-2037.

 Kelas kesesuaian lahan diasumsikan kelas S3 dengan tingkat produksi terdapat pada Tabel
26

 Harga-harga input produksi disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku di setiap provinsi
tahun 2011

 Harga CPO internasional diasumsikan 900 US$/ton, biaya transportasi dan administrasi
70US$/ton, maka harga fob CPO sebesar 830 US$, dengan adanya bea keluar 7,5%, tingkat
kurs Rp9.000/ US$, harga inti 3.800, tingkat rendemen CPO 22%, dan inti 4,5 % dan faktor K
85%, maka harga TBS diasumsikan pada tingkat harga Rp1.437,49/kg.

Tabel 26. Produktivitas Kelapa Sawit Berdasarkan Kelas Kesesuaian Lahan


Produktivitas (ton/ha)
Umur
S1 S2 S3
3 6.0 5.0 4.0
4 16.0 14.0 12.0
5 19.0 17.0 15.0
6 23.0 21.0 19.0
7 28.0 26.0 23.0
8 32.0 28.0 26.0
9 34.0 30.0 27.0
10 35.0 31.0 28.0
11 35.0 32.0 29.0
12 35.0 32.0 30.0
13 34.0 32.0 30.0
14 33.0 31.0 29.5
15 32.0 30.0 28.5
16 30.5 28.5 27.0
17 29.0 27.5 26.0
18 28.0 27.0 25.0
34
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

19 27.0 26.0 24.0


20 26.0 25.0 23.0
21 25.5 24.0 22.0
22 25.0 23.0 21.0
23 24.0 22.0 20.0
24 23.0 21.5 19.5
25 22.5 21.0 19.5
Rerata 27.1 25.0 23.0

3.7.1 Proyeksi Biaya Produksi


Biaya produksi dikelompokkan menjadi biaya variabel dan biaya tetap. Rata-rata biaya produksi
di setiap provinsi berbeda-beda tergantung pada kondisi lahan dan harga input produksi. Biaya
produksi TBS terendah di provinsi Jambi dengan total biaya produksi sebesar Rp. 775,71/kg, dan
biaya produksi tertinggi di provinsi Kalimantan Tengah dengan biaya produksi sebesar
Rp849,57/kg. Sedangkan Lampung dan Kalimantan Selatan biaya produksi masing-masing
sebesar Rp.798,33/kg dan 840,08/kg. Rincian biaya produksi TBS kebun PPKS untuk masing-
masing provinsi terdapat pada tabel 27.

Tabel 27. Rincian Biaya Produksi TBS kebun PPKS untuk masing-masing Provinsi
Jambi Lampung Kalsel Kalteng
Rerata Rerata Rerata Rerata
Uraian Rp/kg Rp/kg Rp/kg Rp/kg
/tahun /tahun /tahun /tahun
TBS TBS TBS TBS
Rp.000 Rp.000 Rp.000 Rp.000
I. Biaya Variabel                
Pemeliharaan tanaman 1,814,185 252.74 1,785,546 261.84 1,904,430 265.31 1,930,669 268.96
Panen dan transport 1,220,291 170.00 1,261,565 185.00 1,399,745 195.00 1,399,745 195.00
Sub Total Biaya Variabel 3,034,476 422.74 3,047,112 446.84 3,304,175 460.31 3,330,414 463.96
II Biaya Tetap              
Pemeliharaan aktiva tetap 38,160 5.32 39,288 5.76 41,719 5.81 42,255 5.89
Pajak bumi dan bangunan 7,670 1.07 7,670 1.12 7,670 1.07 7,670 1.07
131,60 133,91
120,147 16.74 108,693 15.94 18.33 18.66
Biaya umum 1 5
785,29
748,857 104.32 150,024 102.76 778,330 108.43 109.40
Bunga pokok pinjaman 3
658,00 679,73
600,735 83.69 543,466 79.70 91.67 94.69
Gaji &Tunjgn Staf karyawan 3 0
249,92 251,80
230,202 32.07 226,204 33.17 34.82 35.08
Bunga IDC 3 0
Penyusutan 787,926 109.77 770,846 113.04 858,85 119.65 867,27 120.82
35
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

9 4
Sub Total Biaya Tetap 2,533,696 352.97 1,846,192 351.49 2,726,105 379.78 2,767,937 385.60
Total Biaya Produksi 5,568,172 775.71 4,893,303 798.33 6,030,281 840.08 6,098,351 849.57

3.7.2 Penerimaan dan rugi laba kebun


Penerimaan kebun plasma berupa hasil penjualan TBS hasil produksi kebun . Dengan rata-rata
jumlah produksi TBS per tahun adalah 6.866 ton untuk Provinsi Jambi, Kalimantan Selatan dan
Kalimantan Tengah sedangkan provinsi Lampung produksi terkoreksi sebesar 5% sehingga
produksi rata-rata per tahun sebesar 6.523 ton . Dengan asumsi harga TBS diterima
1.437,49/kg, maka rata-rata penerimaan bersih dari penjualan TBS per tahun adalah Rp 10,32
milyar untuk Jambi, lampung Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah masing-masing 3,32
milyar, 3,34 milyar, 3,01 milyar, dan 2,96 milyar. Rincian penerimaan bersih dapat dilihat pada
Tabel 28.

Tabel 28. Proyeksi Rata-Rata Penerimaan dan Laba Bersih


Jambi Lampung Kalsel Kalteng
Rerata Rerata Rerata Rerata
Uraian Rp/kg Rp/kg Rp/kg Rp/kg
/tahun /tahun /tahun /tahun
TBS TBS TBS TBS
Rp.000 Rp.000 Rp.000 Rp.000
PENERIMAAN                
Penjualan TBS 10,318,544 1,437.49 9,802,617 1,437.49 10,318,544 1,437.49 10,318,544 1,437.49
Biaya Produksi 5,568,172 775.71 4,893,303 798.33 6,030,281 840.08 6,098,351 849.57
Laba Sebelum Pajak 4,750,372 661.78 4,909,313 639.16 4,288,263 597.40 4,220,193 587.92
Pajak 1,425,112 198.53 1,472,794 191.75 1,286,479 179.22 1,266,058 176.38
Laba Setelah Pajak 3,325,260 463.25 3,436,519 447.41 3,001,784 418.18 2,954,135 411.54

3.7.3. Hasil analisis finansial arus kas kebun plasma


Selama periode analisis komponen penerimaan adalah dana pinjaman untuk investasi dan
modal kerja, dana pinjaman untuk IDC, dan nilai penjualan TBS, sedangkan komponen
36
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

pengeluaran terdiri dari investasi dan biaya produksi (termasuk penyusutan dan transport TBS,
panen, dan upah tenaga kerja) Proyeksi arus kas masing-masing kebun disajikan tertera pada
Lampiran. Adapun analisis finansial masing-masing kebun adalah sebagai berikut :
Tabel 29. Analisis Finansial Kebun PPPKS
Indikator Analisis Kalimantan Kalimantan
Jambi Lampung
Finansial Selatan Tengah
NPV (Rp.000) 27,902,315 27,684,574 24,865,897 23,565,524
B/C 1.98 1.91 1.82 1.80
Pelunasan utang (tahun) 10 11 11 11
IRR (%) 20.05% 20.02% 19.36% 18.63%
PP (tahun) 12 12 13 13

Berdasarkan hasil yang diperoleh seperti tersebut diatas, maka secara finansial investasi
pembangunan kebun PPKS adalah layak untuk dilaksanakan.

IV. PEMBANGUNAN KEBUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT

Pembibitan kelapa sawit merupakan suatu bisnis yang potensial bagi Pusat Penelitian Kelapa
Sawit (PPKS), mengingat semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap perkebunan kelapa
sawit. Tingginya minat masyarakat untuk berkebun sawit dihambat oleh akses masyarakat
untuk memperoleh bibit unggul yang baik dan benar akibat lokasi yang jauh dengan sumber
benih unggul. Agar lebih mempermudah akses masyarakat untuk memperoleh bibit, maka PPKS
membangun kebun bibitan di beberapa lokasi yaitu di Aceh Singkil (NAD), Mandailing Natal
(Sumatera Utara), Jambi dan Lampung. Mengingat daerah tersebut merupakan daerah
potensial bagi pengembangan perkebunan rakyat.

4.1 Biaya Investasi Bibitan Kelapa Sawit


37
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dalam proposal ini investasi kebun bibitan setiap provinsi disesuaikan dengan kondisi di
masing-masing areal dan besarnya harga input produksi di setiap provinsi. Biaya investasi Item
investasi pemn bangunan kebun inti adalah sebagai berikut:

i. Instalasi penyiraman
ii. Kantor pembibitan
iii. Instalasi listrik
iv. Gudang pupuk material
v. Pembukaan lahan
vi. Pos Jaga
vii. Perlengkapan lainnya
viii. Pembelian tanah

4.1.1 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil


Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Aceh Singkil seluas 10 hasebesar
Rp.457.370.000 atau Rp. 45.737.000 per ha, dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 30. Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil


No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 10 unit 14,857,000 148,570,000
2 Kantor 1 unit 55,000,000 55,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 40,000,000 40,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 12,500,000 12,500,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,880,000 28,800,000
6 Pos jaga 3 unit 5,000,000 15,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 7,500,000 7,500,000
  Tanah 10 ha 15,000,000 150,000,000
Total Biaya 457,370,000
Total Biaya per ha 45,737,000

4.1.2 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal Sumatera Utara

38
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Mandailing Natal (Sumatera Utara)
seluas 10 ha sebesar Rp.439.321.000 atau Rp. 43.932.150 per ha, dengan rincian sebagai
berikut :
Tabel 31. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal
No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 10 unit 14,114,150 141,141,500
2 Kantor 1 unit 50,000,000 50,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 35,000,000 35,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 12,500,000 12,500,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,568,000 25,680,000
6 Pos jaga 3 unit 5,000,000 15,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
  Tanah 10 ha 15,000,000 150,000,000
Total Biaya 439,321,500
Total Biaya per ha 43,932,150

4.1.3 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Jambi


Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Jambi seluas 20 ha sebesar
Rp.799.588.000 atau Rp. 39.974.000 per ha, dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 32. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Jambi


No Uraian Jumlah satuan harga/satuan Total
1 Instalasi Penyiraman 20 unit 14,857,000 297,140,000
2 Kantor 1 unit 60,000,000 60,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 45,000,000 45,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 15,000,000 15,000,000
5 Pembukaan lahan 20 ha 2,622,400 52,448,000
6 Pos jaga 4 unit 5,000,000 20,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
  Tanah 20 ha 15,000,000 300,000,000
Total Biaya 799,588,000
Total Biaya Per ha 39,979,400

4.1.4 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Lampung

39
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Lampung seluas 20 ha sebesar


Rp.722.580.000 atau Rp. 38.629.000 per ha, dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 33. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Lampung
No Uraian Jumlah satuan harga/satuan total
1 Instalasi Penyiraman 20 unit 14,857,000 297,140,000
2 Kantor 1 unit 60,000,000 60,000,000
3 Instalasi Listrik 1 unit 45,000,000 45,000,000
4 Gudang pupuk& material 1 unit 15,000,000 15,000,000
5 Pembukaan lahan 10 ha 2,544,000 25,440,000
6 Pos jaga 4 unit 5,000,000 20,000,000
7 Perlengkapan lainya 1 paket 10,000,000 10,000,000
  Tanah 20 ha 15,000,000 300,000,000
Total Biaya 772,580,000
Total Biaya per ha 38,629,000

4.1.5 Rekapitulasi Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Kebun Bibitan Kelapa Sawit PPKS
Proyeksi total biaya investasi pembangunan kebun bibitan PPKS seluas 60 ha di 4 Provinsi
sebesar Rp. 2,46 milyar. Sumber modal untuk pembangunan bibitan diasumsikan berasal dari
modal Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Adapun rincian biaya investasi adalah sebagai berikut :

Tabel 34. Proyeksi Biaya Investasi Bibitan


No Lokasi Luas (ha) Biaya Investasi (Rp)
1 Aceh Singkil 10 457,370,000
2 Mandailing Natal 10 439,321,500
3 Jambi 20 799,588,000
4 Lampung 20 772,580,000
Total 60 2,468,859,500

4.2 Proyeksi Biaya Produksi Bibitan


Produksi bibitan yang dihasilkan yaitu bibit Pre Nursery (PN) dan Main Nursery (MN). Biaya
produksi dibagi dua kelompok yaitu biaya variable dan tetap. Biaya variabel merupakan biaya
perawatan bibit terdiri dari biaya tenaga kerja langsung dan biaya penggunaan bahan dan alat
(lampiran 1 s.d 8). Sedangkan biaya tetap terdiri dari biaya penyusutan dan biaya umum ( biaya
karyawan tidak langsung, sosial, dan lain-lain).Rata-rata biaya produksi di setiap provinsi

40
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

berbeda-beda tergantung pada kondisi lahan dan harga input produksi. Adapun biaya produksi
masing-masing lokasi adalah sebagai berikut :
Tabel.34 Biaya Produksi Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal
Aceh Singkil Mandailing Natal
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Tenaga Kerja 60,055,954 686.35 44,972,390 513.97
2 Bahan dan Alat 591,692,190 6,762.20 585,034,582 6,686.11
3 Penyusutan 22,868,500 261.35 21,966,075 251.04
4 Biaya Umum 15,786,136 180.41 11,821,314 135.10
Total Biaya Produksi 690,402,780 7,890.32 663,794,361 7,586.22

Tabel 35. Biaya Produksi Pre Nursery Jambi dan lampung


Jambi Lampung
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Tenaga Kerja 91,462,993 522.65 83,224,711 475.57
2 Bahan dan Alat 1,193,720,604 6,821 1,193,800,723 6,821.72
3 Penyusutan 39,979,400 228 38,629,000 220.74
4 Biaya Umum 24,041,701 137 21,876,210 125.01
Total Biaya Produksi 1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643.03

Tabel 36. Biaya Produksi Main Nursery Aceh SIngkil dan Mandailing Natal
Aceh Singkil Mandailing Natal
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Perawatan Pre Nursery 955,276,565 7,449 923,410,219 7,200.08
2 Tenaga Kerja 1,420,521,047 11,076 1,089,066,136 8,491.74
3 Bahan dan Alat 473,086,282 5,407 473,086,282 5,406.70
4 Penyusutan 68,605,500 535 65,898,225 513.83
5 Biaya Umum 35,513,026 277 27,226,653 212.29
Total Biaya Produksi 2,953,002,421 24,743 2,578,687,515 21,824.64

Tabel 37. Biaya Produksi Main Nursery Jambi dan Lampung


Jambi Lampung
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Perawatan Pre Nursery 2,093,013,286 7,343.91 1,871,754,422 7,297.29
2 Tenaga Kerja 2,415,579,408 8,475.72 2,161,333,659 8,426.25
3 Bahan dan Alat 946,172,565 5,406.70 951,632,565 5,437.90
4 Penyusutan 119,938,200 420.84 115,887,000 451.80
5 Biaya Umum 60,389,485 211.89 54,033,341 210.66
41
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Total Biaya Produksi 5,635,092,945 21,859.05 5,154,640,988 21,823.90

4.3 Proyeksi Penerimaan dan Rugilaba Kebun Pembibitan


Penerimaan dari pembibitan yaitu penjualan bibit PN dan MN. Adapun asumsi yang digunakan
adalah sebagai berikut :

 Bibit yang diproduksi diasumsikan terjual seluruhnya

 Kecambah yang ditanam per ha di bibitan Pre Nursery sebanyak 500.000 butir

 Bibit PN yang dihasilkan per ha sebanyak 460.000 batang

 Bibit PN yang ditanam di MN sebanyak 15.000 batang.

 Bibit MN yang dihasilkan sebanyak 13.500 batang

 Harga jual bibit disetiap lokasi sama yaitu Rp.12.000/batang untuk bibit PN dan
Rp.25.000/batang.

 Untuk lahan bibitan di Aceh Singkil dan Mandailing Natal adalah seluas 10 ha terdiri dari 0,5
ha untuk penggunaan bibit PN dan 9,5 untuk penggunaan bibit MN, sedangkan luas lahan
bibitan di Jambi dan Lampung masing-masing seluas 20 ha terdiri dari lahan untuk bibit PN 1
ha dan MN 19 ha.

 Produksi bibit PN untuk bibitan Aceh Singkil dan Madina adalah sebesar 230.000 batang
dimana 142.500 batang digunakan untuk pembibitan lanjutan di MN dan sisanya 87.500
dijual dalam bentuk PN. Sedangkan bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 128.250
batang per tahun.

 Produksi bibit PN untuk bibitan Jambi dan lampung adalah sebesar 460.000 batang dimana
285.000 batang digunakan untuk pembibitan lanjutan di MN dan sisanya 175.000 batang
dijual dalam bentuk PN. Sedangkan bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 256.500
batang per tahun.

Dengan asumsi diatas maka proyeksi rugi laba adalah sebagai berikut.

42
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tabel 38. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal

Aceh Singkil Mandailing Natal


No Uraian
Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Pre Nursery 1,050,000,000 12,000 1,050,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 690,402,780 7,890 663,794,361 7,586
3 Laba Sebelum Pajak 359,597,220 4,110 386,205,639 4,414
4 Pajak 107,879,166 1,233 115,861,692 1,324
5 Laba Bersih 251,718,054 2,877 270,343,948 3,090
6 Gross Profit Margin 34.2% 34.2% 36.8% 36.8%
7 Net Profit Margin 24.0% 24.0% 25.7% 25.7%

Tabel 39. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Jambi dan Lampung
Jambi Lampung
No Uraian
Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Pre Nursery 2,100,000,000 12000 2,100,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643
3 Laba Sebelum Pajak 750,795,302 4,290 762,469,356 4,357
4 Pajak 225,238,591 1,287 228,740,807 1,307
5 Laba Bersih 525,556,712 3,003 533,728,549 3,050
6 Gross Profit Margin 35.8% 35.8% 36.3% 36.3%
7 Net Profit Margin 25.0% 25.0% 25.4% 25.4%

Tabel 38. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal

Aceh Singkil Mandailing Natal


No Uraian
Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Pre Nursery 1,050,000,000 12,000 1,050,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 690,402,780 7,890 663,794,361 7,586
3 Laba Sebelum Pajak 359,597,220 4,110 386,205,639 4,414
4 Pajak 107,879,166 1,233 115,861,692 1,324
5 Laba Bersih 251,718,054 2,877 270,343,948 3,090

43
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

6 Gross Profit Margin 34.2% 34.2% 36.8% 36.8%


7 Net Profit Margin 24.0% 24.0% 25.7% 25.7%

Tabel 39. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung
Jambi Lampung
No Uraian
Rp Rp/batang Rp Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Pre Nursery 2,100,000,000 12000 2,100,000,000 12,000
2 Biaya Produksi 1,349,204,698 7,710 1,337,530,644 7,643
3 Laba Sebelum Pajak 750,795,302 4,290 762,469,356 4,357
4 Pajak 225,238,591 1,287 228,740,807 1,307
5 Laba Bersih 525,556,712 3,003 533,728,549 3,050
6 Gross Profit Margin 35.8% 35.8% 36.3% 36.3%
7 Net Profit Margin 25.0% 25.0% 25.4% 25.4%

Tabel 41. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal
Aceh Singkil Mandailing Natal
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Main Nursery 3,206,250,000 25,000 3,206,250,000 25,000
2 Biaya Produksi 2,953,002,421 24,743 2,578,687,515 21,825
3 Laba Sebelum Pajak 253,247,579 257 627,562,485 3,175
4 Pajak 75,974,274 77 188,268,745 953
5 Laba Bersih 177,273,305 180 439,293,739 2,223
6 Gross Profit Margin 7.9% 7.9% 19.6% 19.6%
7 Net Profit Margin 5.5% 5.5% 13.7% 13.7%

Tabel 42. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung
Jambi Lampung
No Uraian
Biaya ( Rp) Rp/batang Biaya ( Rp) Rp/batang
1 Penerimaan        
  Penjualan Main Nursery 6,412,500,000 25,000 6,412,500,000 25,000
2 Biaya Produksi 5,178,194,727 21,906 5,154,640,988 21,824
3 Laba Sebelum Pajak 1,234,305,273 3,094 1,257,859,012 3,176
4 Pajak 370,291,582 928 377,357,704 953
5 Laba Bersih 864,013,691 2,166 880,501,308 2,223
6 Gross Profit Margin 19.2% 19.2% 19.6% 19.6%
7 Net Profit Margin 13.5% 13.5% 13.7% 13.7%
44
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pembangunan kebun bibitan di Aceh Singkil,
Mandailing Natal, jambi dan Lampung dapat mendatangkan keuntungan. Proyeksi Net Profit
margin ( Laba bersih/ penjualan) untuk PN berkisar 25%, sedangkan Net Profit Margin untuk
MN berkisar 5.5 – 13.5%,dengan nilai profit margin Aceh Singkil yang terendah. Hal ini
disebabkan tinggi biaya produksi akibat besarnya upah di daerah tersebut dibandingkan dengan
daerah lainnya.

45
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

LAMPIRAN
Lampiran 1. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Aceh Singkil

No Uraian Fisik  No Uraian Fisik Harga Nilai Rp/bibit


(HK)   (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja        
  membersihkan lahan 10 1 Mandor bibitan (HK) 134.41 108000 14,515,987.50 63.11
  membuat bedengan 10 2 KHT bibitan (HK) 403.22 67500 27,217,476.56 118.34
  membuat parit 2 3 KHL bibitan 2,150.52 54000 116,127,900.00 504.90
  mengumpulkan tanah top soil 86 Total A 2,688.15   157,861,364.06 686.35
  mengayak dan mengisi polibag 1,250 B Bahan dan Alat       -
  menanam kecambah 50.00 1 Kecambah (butir) 250,000 6075 1,518,750,000 6,603.26
  menyiram 93.75 2 Kayu (batang) 1248 7,425 9,266,400 40.29
  menyiangi gulma 375 3 bambu (batang) 2293.5 4,703 10,785,184 46.89
  pemberantasan hama dan penyakit 3 4 Naungan (pelepah) 2256 599 1,351,231 5.87
  memupuk 3 5 baby polibag (lembar) 125,000 108 13,500,000 58.70
  membongkar bibit 166.67 6 kawat saringan (m) 5 8,862 44,312.40 0.19
  seleksi kecambah 100.00 7 selang plastik (m) 50 10250 512,500.00 2.23
  membersihkan parit/saluran air 0.1 8 Ember 5 15000 75,000.00 0.33
  membuat patok persilangan 1 9 Fungisida (kg) 0.25 114,235 28,558.75 0.12
Total 2,150.52 10 Herbisida (lt) 0.5 75000 37,500.00 0.16
  11 Insektisida kg) 0.5 85000 42,500.00 0.18
      12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 15.00 8,150 122,250.00 0.53
      13 Bahan bakar (liter) 101.25 7800 789,750.00 3.43
      Total B     1,555,305,186.10 6,762.20
      Total A+B     1,713,166,550.16 7,448.55

Lampiran 2. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Mandailing Natal

46
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisik No Fisik Harga Nilai


No Uraian Uraian Rp/bibit
(HK) (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja        
  membersihkan lahan 10 1 Mandor bibitan (HK) 131.28 82800 10,870,173.75 47.26
  membuat bedengan 10 2 KHT bibitan (HK) 393.85 51750 20,381,575.78 88.62
  membuat parit 2 3 KHL bibitan 2,100.52 41400 86,961,390.00 378.09
  mengumpulkan tanah top soil 86 Total A 2,625.65   118,213,139.53 513.97
  mengayak dan mengisi polibag 1,250 B Bahan dan Alat       -
  menanam kecambah 50.00 1 Kecambah (butir) 250,000 6005 1,501,250,000 6,527.17
  menyiram 93.75 2 Kayu (batang) 1248 7,425 9,266,400 40.29
  menyiangi gulma 375 3 bambu (batang) 2293.5 4,703 10,785,184 46.89
  pemberantasan hama dan penyakit 3 4 Naungan (pelepah) 2256 599 1,351,231 5.87
  memupuk 3 5 baby polibag (lembar) 125,000 108 13,500,000 58.70
  membongkar bibit 166.67 6 kawat saringan (m) 5 8,862 44,312.40 0.19
  seleksi kecambah 50.00 7 selang plastik (m) 50 10250 512,500.00 2.23
  membersihkan parit/saluran air 0.1 8 ember 5 15000 75,000.00 0.33
  membuat patok persilangan 1 9 Fungisida (kg) 0.25 114,235 28,558.75 0.12
  Total 2,100.52 10 Herbisida (lt) 0.5 75000 37,500.00 0.16
  11 Insektisida kg) 0.5 85000 42,500.00 0.18
      12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 15.00 8,150 122,250.00 0.53
      13 Bahan bakar (liter) 101.25 7800 789,750.00 3.43
      Total B     1,537,805,186.10 6,686.11
      Total A+B     1,656,018,325.63 7,200.08

Lampiran 3. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Lampung

47
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisik No Fisik Harga Nilai


No Uraian Uraian Rp/bibit
(HK)   (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja        
  membersihkan lahan 20 1 Mandor bibitan (HK) 270.38 74400 20,116,055.00 43.73
  membuat bedengan 20 2 KHT bibitan (HK) 811.13 46500 37,717,603.13 81.99
  membuat parit 4 3 KHL bibitan 4,326.03 37200 160,928,440.00 349.84
  mengumpulkan tanah top soil 172 Total A 5,407.54   218,762,098.13 475.57
  mengayak dan mengisi polibag 2,500 B Bahan dan Alat       -
  menanam kecambah 100.00 1 Kecambah (butir) 500,000 6075 3,037,500,000 6,603.26
  menyiram 212.50 2 Kayu (batang) 2496 7,425 18,532,800 40.29
  menyiangi gulma 750 3 bambu (batang) 4587 4,703 21,570,368 46.89
  pemberantasan hama dan penyakit 6 4 Naungan (pelepah) 4512 599 2,702,462 5.87
  memupuk 6 5 baby polibag (lembar) 500,000 108 54,000,000 117.39
  membongkar bibit 333.33 6 kawat saringan (m) 10 8,862 88,624.80 0.19
  seleksi kecambah 200.00 7 selang plastik (m) 100 10250 1,025,000.00 2.23
  membersihkan parit/saluran air 0.2 8 ember 5 15000 75,000.00 0.16
  membuat patok persilangan 2 9 Fungisida (kg) 0.5 114,235 57,117.50 0.12
  Total 4,326.03 10 Herbisida (lt) 1 75000 75,000.00 0.16
  11 Insektisida kg) 1 85000 85,000.00 0.18
      12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 60.00 8,150 489,000.00 1.06
      13 Bahan bakar (liter) 229.5 7800 1,790,100.00 3.89
      Total B     3,137,990,472.20 6,821.72
      Total A+B     3,356,752,570.33 7,297.29

Lampiran 4. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Jambi

48
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

No Uraian Fisik Uraian Fisik Harga Nilai Rp/bibit


(HK) No (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja        
  membersihkan lahan 20 1 Mandor bibitan (HK) 268.81 82,240 22,107,311 48.06
  membuat bedengan 20 2 KHT bibitan (HK) 806.44 51,400 41,451,209 90.11
  membuat parit 4 3 KHL bibitan 4,301.03 41,120 176,858,491 384.47
  mengumpulkan tanah top soil 172 Total A 5,376.29   240,417,011 522.65
  mengayak dan mengisi polibag 2,500 B Bahan dan Alat       -
  menanam kecambah 100.00 1 Kecambah (butir) 500,000 6,075 3,037,500,000 6,603.26
  menyiram 187.50 2 Kayu (batang) 2496 7,425 18,532,800 40.29
  menyiangi gulma 750 3 bambu (batang) 4587 4,703 21,570,368 46.89
  pemberantasan hama dan penyakit 6 4 Naungan (pelepah) 4512 599 2,702,462 5.87
  memupuk 6 5 baby polibag (lembar) 500,000 108 54,000,000 117.39
  membongkar bibit 333.33 6 kawat saringan (m) 10 8,862 88,625 0.19
  seleksi kecambah 200.00 7 selang plastik (m) 100 10,250 1,025,000 2.23
  membersihkan parit/saluran air 0.2 8 Ember 5 15,000 75,000 0.16
  membuat patok persilangan 2 9 Fungisida (kg) 0.5 114,235 57,118 0.12
      10 Herbisida (lt) 1 75,000 75,000 0.16
  Total 4,301.03 11 Insektisida kg) 1 85,000 85,000 0.18
      12 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 60.00 8,150 489,000 1.06
      13 Bahan bakar (liter) 202.5 7,800 1,579,500 3.43
      Total B     3,137,779,872 6,821.26
      Total A+B     3,378,196,883 7,343.91

Lampiran 5. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Aceh Singkil

Fisik No Fisik Harga Nilai


No Uraian Uraian Rp/bibit
(HK) (sat) (Rp/sat) (Rp)
49
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

A Tenaga kerja   1 Mandor bibitan (HK) 127.31 108000 13,749,750.00 1,018.50


1 membersihkan lahan 10 2 KHT bibitan (HK) 381.94 67500 25,780,781.25 1,909.69
2 Mengumpul tanah 100 3 KHL bibitan 2,037.00 54000 109,998,000.00 8,148.00
3 Mengisi polybag 75 Total A 2,546.25   149,528,531.25 11,076.19
4 Memancang/menyusun polybag 75           -
5 Menanam bibit 75 B Bahan dan Alat       -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
10 Menyiram 810 5 Fungisida 3 114,235 342,705 25.39
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7800 10530000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B     72,990,455 5,406.70
Total 2037 Total A + B     145,980,910 16,482.89

Lampiran 6. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Mandailing Natal

50
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisik Fisik Harga Nilai


No Uraian Uraian Rp/bibit
(HK) No (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   1 Mandor bibitan (HK) 127.31 82800 10,541,475.00 780.85
1 membersihkan lahan 10 2 KHT bibitan (HK) 381.94 51750 19,765,265.63 1,464.09
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,037.00 41400 84,331,800.00 6,246.80
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,546.25   114,638,540.63 8,491.74
4 Memancang/menyusun polybag 75.00           -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat       -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
114,23
3 342,705 25.39
10 Menyiram 810 5 Fungisida 5
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
NPKMg 12 : 12 : 17 : 2
3450 8,640 29,808,000 2,208.00
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 (kg)
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7800 10530000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B     72,990,455 5,406.70
Total Jumlah HK 2037 Total     145,980,910 13,898.44

Lampiran 7. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Lampung

51
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisik Fisik Harga Nilai


No Uraian Uraian Rp/bibit
(HK) No (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   1 Mandor bibitan (HK) 140.59 74400 10,460,175.00 774.83
1 membersihkan lahan 20 2 KHT bibitan (HK) 421.78 46500 19,612,828.13 1,452.80
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,249.50 37200 83,681,400.00 6,198.62
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,811.88   113,754,403.13 8,426.25
4 Memancang/menyusun polybag 75.00           -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat       -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85000 255,000 18.89
114,23
3 342,705 25.39
10 Menyiram 1012.5 5 Fungisida 5
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1404 7800 10951200 811.20
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B     73,411,655 5,437.90
Total Jumlah HK 2249.5 Total     146,823,310 13,864.15

Lampiran 8. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Jambi

52
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

No Uraian Fisik No Uraian Fisik Harga Nilai Rp/bibit


(HK) (sat) (Rp/sat) (Rp)
A Tenaga kerja   1 Mandor bibitan (HK) 127.94 82,240 10,521,580 779.38
1 membersihkan lahan 20 2 KHT bibitan (HK) 383.81 51,400 19,727,963 1,461.33
2 Mengumpul tanah 100.00 3 KHL bibitan 2,047.00 41,120 84,172,640 6,235.01
3 Mengisi polybag 75.00 Total A 2,558.75   114,422,183 8,475.72
4 Memancang/menyusun polybag 75.00           -
5 Menanam bibit 75.00 B Bahan dan Alat       -
6 Pembuatan jalan 10 1 polibag (lembar) 15000 1,750 26,250,000 1,944.44
7 Pembuatan parit 5 2 saringan (m) 2 9,500 19,000 1.41
8 Pemeliharaan jalan 4 3 selang plastik (m) 200 10,250 2,050,000 151.85
9 Pemeliharaan parit 12 4 Insektisida 3 85,000 255,000 18.89
10 Menyiram 810 5 Fungisida 3 114,235 342,705 25.39
11 Menyiang dalam polibag 225 6 Herbisida 6 75,000 450,000 33.33
12 menyiang antar polibag 150 7 NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) 375 8,150 3,056,250 226.39
NPKMg 12 : 12 : 17 : 2
13 Memberantas hama dan penyakit 36 8 (kg) 3450 8,640 29,808,000 2,208.00
14 Memupuk 135 9 Bahan Bakar 1350 7,800 10,530,000 780.00
15 membongkar bibit 75 10 Angkut pupuk 3825 60 229,500 17.00
16 konsolidasi bibit 240 Total B     72,990,455 5,406.70
Total Jumlah HK 2047 Total     145,980,910 13,882.42

53
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 9. Biaya Pembukaan Areal Kelapa Sawit Per ha di Jambi


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 4.06 82,240 334,100
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 12.19 51,400 626,438
3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 52.81 41,120 2,171,650
4 Merencek 12.00   Total A 69.06   3,132,188
Membersihkan jalur/areal & semprot
5.00      
6 lalang 1 Alat berat (JKT)
7 Membangun tanaman penutup tanah   - Tumbang, rumpuk 3.00 450,000 1,350,000
  a.Menanam, dll 5.00   - Bajak I dan II - 450,000 0
  b.Memupuk 12.00   - Harrow I dan II - 450,000 0
  c.Menyiang 0.00 2 Hole to hole (gambut) (Jkt) - 450,000 0
8 Menanam kelapa sawit 12.00 3 Herbisida (l) 2.0 65,000 130,000
  (memancang, melobang,   4 Bibit sawit (bt) 130 21,226 2,759,380
  mengecer, memupuk, menanam) 5 Bibit kacangan (kg)    
9 Hama dan penyakit 2.00   a. PJ 3.0 95,000 285,000
10 Pengawasan 4.06   a. CP 4.0 39,100 156,400
        b. CM 4.0 39,100 156,400
      6 P u p u k (kg)      
        a. Urea - 4,200 -
        b. SP-36 - 4,040 -
        c. Kieserite - 4,682 -
        d. Borate - 15,000 -
        e. RP untuk kacangan 15.0 1,750 262,500
        f. RP untuk lubang tanam 65.0 1,750 113,750
        g. NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 40.0 8,150 326,000
      7 Pancang (bt) 130.0 148 19,240
      8 Sprayer (bh) 0.1 325,000 16,250
      9 Cangkul/garu (bh) 0.01 65,000 488
      10 Parang babat (bh) 0.03 65,000 1,950
      11 Insektisida/Fungisida (l) 0.5 82,225 41,113
      13 Transportasi bibit (ph) 130.0 1,000 130,000
      14 Transportasi pupuk (kg) 255.0 60 15,300
        Total B     5,756,887
Total HK 69.06   Total A+B     8,889,074

Lampiran 10. Biaya Pemeliharaan TBM I Per ha di Jambi

54
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Fisik Fisik Harga


No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 3.86 82,240 317,138
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 11.57 51,400 594,634
3 Memupuk tanaman 8.00 3 KHL (HK) 50.13 41,120 2,061,397
4 Menyisip 0.50   Total A 65.56   2,973,169
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat      
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 21,226 137,625
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)    
8 Sensus pohon 0.10   a. Urea 130.0 4,200 546,000
9 Pengawasan 3.86   b. SP-36 162.5 4,040 656,500
        c. MOP 130.0 5,200 676,000
        d. Kieserite 97.5 4,682 456,456
        e. Borate 3.3 15,000 48,750
        f. CuSO4 - 13,800 -
        g. ZnSO4 - 13,800 -
      4 Insektisida/fungisida (l) 5.0 82,225 411,125
      5 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      6 Racun tikus 0.3 60,500 15,125
      7 Alat pertanian (unit) 2.0 40,000 80,000
      8 Transportasi pupuk (kg) 523.3 60 10,000
        Total B     3,232,581
  Total HK 65.56   Total A+B     6,205,750

Lampiran 11. Biaya Pemeliharaan TBM II Per ha di Jambi


No Uraian Fisik No Uraian Fisik Harga Nilai (Rp)
55
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(HK) (sat) (Rp/sat)


1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.26 82,240 432,274
2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.77 51,400 810,514
3 Memupuk tanaman 10.00 3 KHL (HK) 68.33 41,120 2,809,781
4 Hama dan penyakit 4.00   Total A 89.36   4,052,569
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat      
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)      
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00   a. Urea 195.0 4,200 819,000
8 Titi panen 3.00   b. SP-36 162.5 4,040 656,500
9 Sensus pohon dll 0.10   c. MOP 130.0 5,200 676,000
10 Pengawasan 5.26   d. Kieserite 130.0 4,682 608,608
        e. Borate 6.5 15,000 97,500
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 624.0 60 37,440
        Total B     3,273,448
  Total HK 89.36   Total A + B     7,326,017

Lampiran 12. Biaya Pemeliharaan TBM III Per ha di Jambi


No Uraian Fisik No Uraian Fisik Harga Nilai (Rp)

56
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(HK) (sat) (Rp/sat)


A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
45.00 1 6 82,240 481,207
1 Menyiang piringan & pasar pikul Mandor (HK)
15.00 2 16 51,400 845,871
2 Menyiang kacangan KHT (HK)
12.00 3 71 41,120 2,932,354
3 Memupuk tanaman KHL (HK)
5.00 94   4,259,432
4 Hama dan penyakit Total A
6.00 B      
5 Buru lalang /dongkelan Bahan dan alat
4.00 1      
6 Tunas pasir Pupuk (kg)
3.00 228 4,200 955,500
7 Pengawasan a. Urea
3.00 163 4,040 656,500
8 Membuat jalan pikul 1:2 b. SP-36
0.50 195 5,200 1,014,000
9 Membuat TPH c. MOP
0.12 163 4,682 760,760
10 Sensus pohon dll d. Kieserite
6 7 15,000 97,500
11 Pengawasan e. Borate
      f. CuSO4 - 13,800 -
      g. ZnSO4 - 13,800 -
      2 Insektisida (l) 1 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.3 60,500 18,150
      5 Alat pertanian (set) 2 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 754 60 45,240
        Total B     3,904,875
  Total HK 94   Total A+B     8,164,307

Lampiran 13. Biaya Pembukaan Areal per ha di Lampung


No Uraian Fisik No Uraian Fisik Harga Nilai (Rp)

57
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(HK) (sat) (Rp/sat)


A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 4.06 74,400 302,250
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 12.19 46,500 566,719
3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 52.81 37,200 1,964,625
4 Merencek 12.00   Total A 69.06   2,833,594
Membersihkan jalur/areal & semprot
5.00      
6 lalang 1 Alat berat (JKT)
7 Membangun tanaman penutup tanah   - Tumbang, rumpuk 3.00 450,000 1,350,000
  a.Menanam, dll 5.00   - Bajak I dan II - 450,000 -
  b.Memupuk 12.00   - Harrow I dan II - 450,000 -
  c.Menyiang 0.00 2 Hole to hole (gambut) (Jkt) - 450,000 -
8 Menanam kelapa sawit 12.00 3 Herbisida (l) 2.0 65,000 130,000
  (memancang, melobang,   4 Bibit sawit (bt) 130 20,368 2,671,611
  mengecer, memupuk, menanam) 5 Bibit kacangan (kg)    
9 Hama dan penyakit 2.00   a. PJ 3.0 95,000 285,000
10 Pengawasan 4.06   a. CP 4.0 39,100 156,400
        b. CM 4.0 39,100 156,400
      6 P u p u k (kg)      
        a. Urea - 4,200 -
        b. SP-36 - 4,040 -
        c. Kieserite - 4,682 -
        d. Borate - 15,000 -
        e. RP untuk kacangan 150.0 1,750 262,500
        f. RP untuk lubang tanam 65.0 1,750 113,750
g. NPK 15:15:6:4 untuk
40.0 8,150 326,000
        kacangan
      7 Pancang (bt) 130.0 148 19,240
      8 Sprayer (bh) 0.1 325,000 16,250
      9 Cangkul/garu (bh) 0.01 65,000 488
      10 Parang babat (bh) 0.03 65,000 1,950
      11 Insektisida/Fungisida (l) 0.5 82,225 41,113
      13 Transportasi bibit (ph) 130.0 1,000 130,000
      14 Transportasi pupuk (kg) 255.0 60 15,300
        Total B     5,676,001
Total HK 69.06   Total A+B     8,509,594

Lampiran 14 Biaya Pemeliharaan TBM I di Lampung


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
58
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      


1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 3.86 74,400 286,905
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 11.57 46,500 537,947
3 Memupuk tanaman 8.00 3 KHL (HK) 50.13 37,200 1,864,883
4 Menyisip 0.50   Total A 65.56   2,689,734
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat      
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 20,368 133,581
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)      
8 Sensus pohon 0.10   a. Urea 130.0 4,200 546,000
9 Pengawasan 3.86   b. SP-36 162.5 4,040 656,500
        c. MOP 130.0 5,200 676,000
        d. Kieserite 97.5 4,682 456,456
        e. Borate 3.3 15,000 48,750
        f. CuSO4 - 13,800 -
        g. ZnSO4 - 13,800 -
      4 Insektisida/fungisida (l) 5.0 82,225 411,125
      5 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      6 Racun tikus 0.3 60,500 15,125
      7 Alat pertanian (unit) 2.0 40,000 80,000
      8 Transportasi pupuk (kg) 523.3 60 10,000
        Total B     3,228,537
  Total HK 65.56   Total A+B     5,918,271

Lampiran 15 Biaya Pemeliharaan TBM II di Lampung


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.26 74,400 391,065
59
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.77 46,500 733,247


3 Memupuk tanaman 10.00 3 KHL (HK) 68.33 37,200 2,541,923
4 Hama dan penyakit 4.00   Total A 89.36   3,666,234
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat      
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)      
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00   a. Urea 195.0 4,200 819,000
8 Titi panen 3.00   b. SP-36 162.5 4,040 656,500
9 Sensus pohon dll 0.10   c. MOP 130.0 5,200 676,000
10 Pengawasan 5.26   d. Kieserite 130.0 4,682 608,608
        e. Borate 6.5 15,000 97,500
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 624.0 60 37,440
        Total B     3,273,448
  Total HK 89.36   Total A + B     6,939,682

Lampiran 16 Biaya Pemeliharaan TBM III di Lampung


Fisik Harga
No Uraian Fisik No Uraian Nilai (Rp)
(sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan & pasar pikul 45.00 1 Mandor (HK) 6 74,400 435,333
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 16 46,500 765,234
60
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3 Memupuk tanaman 12.00 3 KHL (HK) 71 37,200 2,652,810


4 Hama dan penyakit 5.00 Total A 94   3,853,377
5 Buru lalang /dongkelan 6.00 B Bahan dan alat      
6 Tunas pasir 4.00 1 Pupuk (kg)      
7 Pengawasan 3.00 a. Urea 228 4,200 955,500
8 Membuat jalan pikul 1:2 3.00 b. SP-36 163 4,040 656,500
9 Membuat TPH 0.50 c. MOP 195 5,200 1,014,000
10 Sensus pohon dll 0.12 d. Kieserite 163 4,682 760,760
11 Pengawasan 6 e. Borate 7 15,000 97,500
      f. CuSO4 - 13,800 -
      g. ZnSO4 - 13,800 -
      2 Insektisida (l) 1 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0 60,500 18,150
      5 Alat pertanian (set) 2 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 754 60 45,240
        Total B     3,904,875
  Total HK 94   Total A+B     7,758,252

Lampiran 17 Biaya Pembukaan Lahan di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 4.06 90,080 365,950
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 12.19 56,300 686,156

61
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 52.81 45,040 2,378,675


4 Merencek 12.00   Total A 69.06   3,430,781
5 Merumpuk 5.00 B Bahan dan Alat      
Membersihkan jalur/areal &semprot
     
6 lalang 5.00 1 Alat berat (JKT)
7 Membangun penutup tanah     - Tumbang, rumpuk 3.0 500,000 1,500,000
  (dilakukan pada TBM 1)     - Bajak I dan II - 500,000 -
  a.Menanam, dll 5.00   - Harrow I dan II - 500,000 -
  b.Memupuk 12.00 2 Hole in hole (JKT) 2.0 500,000 1,000,000
  c.Menyiang 0.00 3 Herbisida (l) 2.5 65,000 162,500
8 Menanam kelapa sawit 12.00 4 Bibit sawit (bt) 130.0 22,301 2,899,079
  (memancang, melobang,   5 Bibit kacangan (kg)    
  mengecer, memupuk, menanam)     a. PJ 3.00 95,000 285,000
9 Hama dan penyakit 2.00   a. CP 4.00 39,100 156,400
10 Pengawasan 4.06   b. CM 4.00 39,100 156,400
      6 Pupuk (kg)      
        a. Urea - 4,463 -
        b. SP-36 - 4,293 -
        c. Kieserite - 4,974 -
        d. Borate 0.65 15,000 9,750
        e. CuSO4 3.25 13,800 44,850
        f. RP untuk kacangan 150.00 1,750 262,500
        g. RP untuk lubang tanam 65.00 1,750 113,750
        h . NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 40.00 8,313 332,520
      7 Pancang (bt) 130.00 148 19,240
      8 Sprayer (bh) 0.05 325,000 16,250
      9 Cangkul/garu (bh) 0.01 65,000 488
      10 Parang babat (bh) 0.03 65,000 1,950
      11 Insektisida/Fungisida (l) 0.50 82,225 41,113
      12 Transportasi bibit (ph) 130.00 1,000 130,000
      13 Transportasi pupuk (kg) 258.9 60 15,534
        Total B   7,147,323
10,578,10
   
Total HK 69.06   Total A+B 5
Lampiran 18 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalsel
Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 3.98 90,080 358,631
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 11.94 56,300 672,433
3 Memupuk tanaman 10.00 3 KHL (HK) 51.76 45,040 2,331,102

62
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4 Menyisip 0.50   Total A 67.68   3,362,166


5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat      
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 22,301 144,954
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)      
8 Sensus pohon 0.10   a. Urea 130.0 4,463 580,125
9 Pengawasan 3.98   b. SP-36 162.5 4,293 697,531
        c. MOP 130.0 5,330 692,900
        d. Kieserite 97.5 4,974 484,985
        e. Borate 6.5 15,000 97,500
        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      4 Insektisida/fungisida (l) 5.0 82,225 411,125
      5 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      6 Racun tikus 0.3 60,500 15,125
      7 Alat pertanian (unit) 2.0 40,000 80,000
      8 Transportasi pupuk (kg) 539.5 60 32,370
        Total B     3,611,015
  Total HK 67.68   Total A+B   6,973,180

Lampiran 19 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.20 90,080 467,966
2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.59 56,300 877,436
3,041,77
67.54 45,040
3 Memupuk tanaman 12.00 3 KHL (HK) 6

63
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

4,387,17
88.32  
4 Hama dan penyakit 4.00   Total A 8
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat      
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)      
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00   a. Urea 195.0 4,463 870,188
8 Titi panen 0.00   b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Sensus pohon dll 0.12   c. MOP 130.0 5,330 692,900
10 Pengawasan 5.20   d. Kieserite 130.0 4,974 646,646
        e. Borate 6.5 15,000 97,500
        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 637.0 60 38,220
        Total B     3,600,785
  Total HK 88.32   Total A + B     7,987,962

Lampiran 20 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalsel


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
Menyiang piringan & pasar
5.98 90,080 538,341
1 pikul 45.00 1 Mandor (HK)
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 16.81 56,300 946,302
3 Memupuk tanaman 14.00 3 KHL (HK) 72.84 45,040 3,280,513
4 Hama dan penyakit 5.00   Total A 95.62   4,765,155
64
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

5 Buru lalang /dongkelan 6.00 B Bahan dan alat      


6 Tunas pasir 4.00 1 Pupuk (kg)      
7 Pengawasan 3.00   a. Urea 227.5 4,463 1,015,219
8 Membuat jalan pikul 1:2 3.00   b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Membuat TPH 0.50   c. MOP 195.0 5,330 1,039,350
10 Sensus pohon dll 0.12   d. Kieserite 162.5 4,974 808,308
11 Pengawasan 5.98   e. Borate 6.5 15,000 97,500
        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.3 60,500 18,150
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 767.0 60 46,020
        Total B   4,258,703
  Total HK 95.62   Total A+B     9,023,858

Lampiran 21 Biaya Pembukaan Areal di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Survey dan pengukuran 2.00 1 Mandor (HK) 4.06 91,664 372,385
2 Mengimas 6.00 2 KHT (HK) 12.19 57,290 698,222
3 Menumbang 4.00 3 KHL (HK) 52.81 45,832 2,420,503
4 Merencek 12.00   Total A 69.06   3,491,109
5 Merumpuk 5.00 B Bahan dan Alat      
6 Membersihkan jalur/areal &semprot 5.00 1 Alat berat (JKT)      

65
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

lalang
7 Membangun penutup tanah     - Tumbang, rumpuk 3.0 500,000 1,500,000
  (dilakukan pada TBM 1)     - Bajak I dan II - 500,000 0
  a.Menanam, dll 5.00   - Harrow I dan II - 500,000 0
  b.Memupuk 12.00 2 Hole in hole (JKT) 2.0 500,000 1,000,000
  c.Menyiang 0.00 3 Herbisida (l) 2.5 65,000 162,500
8 Menanam kelapa sawit 12.00 4 Bibit sawit (bt) 130.0 22,378 2,909,174
  (memancang, melobang,   5 Bibit kacangan (kg)    
  mengecer, memupuk, menanam)     a. PJ 3.00 95,000 285,000
9 Hama dan penyakit 2.00   a. CP 4.00 39,100 156,400
10 Pengawasan 4.06   b. CM 4.00 39,100 156,400
      6 Pupuk (kg)      
        a. Urea - 4,463 -
        b. SP-36 - 4,293 -
        c. Kieserite - 4,974 -
        d. Borate 0.65 15,000 9,750
        e. CuSO4 3.25 13,800 44,850
        f. RP untuk kacangan 150.00 1,750 262,500
        g. RP untuk lubang tanam 65.00 1,750 113,750
        h . NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 40.00 8,558 342,300
      7 Pancang (bt) 130.00 148 19,240
      8 Sprayer (bh) 0.05 325,000 16,250
      9 Cangkul/garu (bh) 0.01 65,000 488
      10 Parang babat (bh) 0.03 65,000 1,950
      11 Insektisida/Fungisida (l) 0.50 82,225 41,113
      12 Transportasi bibit (ph) 130.00 1,000 130,000
      13 Transportasi pupuk (kg) 258.9 60 15,534
        Total B   7,167,198
Total HK 69.06   Total A+B     10,658,307
Lampiran 22 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalteng
Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan 30.00 1 Mandor (HK) 3.98 91,664 364,937
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 11.94 57,290 684,257
3 Memupuk tanaman 10.00 3 KHL (HK) 51.76 45,832 2,372,092
4 Menyisip 0.50   Total A 67.68   3,421,287
5 Hama dan penyakit 4.00 B. Bahan dan Alat      
6 Buru lalang/dongkelan 4.00 2 Bibit penyisip (bh) 7 22,378 145,459
7 Konsolidasi pohon 0.10 3 Pupuk (kg)      
8 Sensus pohon 0.10   a. Urea 130.0 4,463 580,125
66
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

9 Pengawasan 3.98   b. SP-36 162.5 4,293 697,531


        c. MOP 130.0 5,655 735,150
        d. Kieserite 97.5 4,974 484,985
        e. Borate 6.5 15,000 97,500
        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      4 Insektisida/fungisida (l) 5.0 82,225 411,125
      5 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      6 Racun tikus 0.3 60,500 15,125
      7 Alat pertanian (unit) 2.0 40,000 80,000
      8 Transportasi pupuk (kg) 539.5 60 32,370
        Total B     3,653,769
  Total HK 67.68   Total A+B     7,075,057

Lampiran 23 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
1 Menyiang piringan 35.00 1 Mandor (HK) 5.20 91,664 476,194
2 Menyiang kacangan 20.00 2 KHT (HK) 15.59 57,290 892,865
3 Memupuk tanaman 12.00 3 KHL (HK) 67.54 45,832 3,095,264
4 Hama dan penyakit 4.00   Total A 88.32   4,464,323
5 Buru lalang/dongkelan 4.00 B Bahan dan alat      
6 Kastrasi/tunas pasir 6.00 1 Pupuk (kg)      
7 Membuat jalan pikul 1:4 2.00   a. Urea 195.0 4,463 870,188
8 Titi panen 0.00   b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Sensus pohon dll 0.12   c. MOP 130.0 5,655 735,150
67
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

10 Pengawasan 5.20   d. Kieserite 130.0 4,974 646,646


        e. Borate 6.5 15,000 97,500
        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.4 60,500 21,175
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 637.0 60 38,220
        Total B     3,643,035
  Total HK 88.32   Total A + B     8,107,358

Lampiran 24 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalteng


Fisik Fisik Harga
No Uraian No Uraian Nilai (Rp)
(HK) (sat) (Rp/sat)
A Tenaga kerja   A Tenaga kerja*)      
Menyiang piringan & pasar
5.98 91,664 547,807
1 pikul 45.00 1 Mandor (HK)
2 Menyiang kacangan 15.00 2 KHT (HK) 16.81 57,290 962,942
3 Memupuk tanaman 14.00 3 KHL (HK) 72.84 45,832 3,338,199
4 Hama dan penyakit 5.00   Total A 95.62   4,848,948
5 Buru lalang /dongkelan 6.00 B Bahan dan alat      
6 Tunas pasir 4.00 1 Pupuk (kg)      
7 Pengawasan 3.00   a. Urea 227.5 4,463 1,015,219
8 Membuat jalan pikul 1:2 3.00   b. SP-36 162.5 4,293 697,531
9 Membuat TPH 0.50   c. MOP 195.0 5,655 1,102,725
10 Sensus pohon dll 0.12   d. Kieserite 162.5 4,974 808,308

68
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

11 Pengawasan 5.98   e. Borate 6.5 15,000 97,500


        f. CuSO4 6.5 13,800 89,700
        g. ZnSO4 6.5 13,800 89,700
      2 Insektisida (l) 1.0 82,225 82,225
      3 Herbisida (l) 3.0 65,000 195,000
      4 Racun tikus (kg) 0.3 60,500 18,150
      5 Alat pertanian (set) 2.0 40,000 80,000
      6 Transportasi pupuk (kg) 767.0 60 46,020
        Total B     4,322,078
  Total HK 95.62   Total A+B     9,171,025

69
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
1 Penerimaan Proyek                
Penjualan TBS ke PKS - - - 1,034,991 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661
Dana Pinjaman Investasi Kebun 5,581,853 1,699,003 1,868,598 2,117,891 - - - -
Dana Pinjaman IDC kebun 725,641 1,040,845 1,419,072 1,878,877 - - - -
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - -
Total 6,307,494 2,739,847 3,287,670 5,031,759 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661
2 Pengeluaran Proyek                
Biaya Investasi Kebun 8,587,466 2,613,850 2,874,766 3,258,294 - - - -
Bunga IDC 725,641 1,040,845 1,419,072 1,878,877 -      
Reinvestasi - - - - - - - -
Penyusutan Investasi Kebun - - - - 787,926 787,926 787,926 787,926
Gaji dan tunjangan staff dan
338,694 338,694 338,694 338,694 539,154 539,154 539,154 539,154
karyawan
Biaya Produksi dan Operasional
74,489 87,134 94,980 224,131 2,505,121 2,658,121 3,004,441 3,208,441
Kebun
Total 9,726,290 4,080,523 4,727,512 5,699,996 3,832,201 3,985,201 4,331,522 4,535,522
3 Rugi Laba Sebelum PPH (3,418,796) (1,340,676) (1,439,842) (668,237) 1,342,753 2,483,491 3,862,155 5,383,140
4 PPH - - - - 402,826 745,047 1,158,647 1,614,942
5 Rugi Laba Setalah PPH (3,418,796) (1,340,676) (1,439,842) (668,237) 939,927 1,738,444 2,703,509 3,768,198
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 787,926 787,926 787,926 787,926
Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100%
Saldo Hutang Akhir Tahun 5,581,853 9,047,341 12,335,011 16,331,779 15,391,852 13,653,408 10,949,899 7,181,702
Saldo Hutang Awal Tahun 5,581,853 6,307,494 9,047,341 12,335,011 16,331,779 15,391,852 13,653,408 10,949,899
Tambahan Hutang 725,641 2,739,847 3,287,670 3,996,768 (939,927) (1,738,444) (2,703,509) (3,768,198)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 939,927 1,738,444 2,703,509 3,768,198
8 Kas tunai (3,418,796) (1,340,676) (1,439,842) (668,237) 787,926 787,926 787,926 787,926

70
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Lampiran 25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (lanjutan)


No Uraian 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028
1 Penerimaan Proyek                  
Penjualan TBS ke PKS 11,212,400 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646
Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - -
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
Total 11,212,400 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646
2 Pengeluaran Proyek                  
Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -
Bunga IDC                
Reinvestasi - - - - - - - - -
Penyusutan Investasi Kebun 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926
Gaji dan tunjangan staff dan
539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154
karyawan
Biaya Produksi dan Operasional
3,361,441 3,519,983 3,570,983 3,621,983 3,672,983 3,672,983 3,647,483 3,596,483 3,519,983
Kebun
Total 4,688,522 4,847,063 4,898,063 4,949,063 5,000,063 5,000,063 4,974,563 4,923,563 4,847,063
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,523,878 6,796,583 7,176,829 7,557,075 7,937,321 7,937,321 7,747,198 7,366,952 6,796,583
4 PPH 1,957,163 2,038,975 2,153,049 2,267,122 2,381,196 2,381,196 2,324,159 2,210,086 2,038,975
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,566,715 4,757,608 5,023,780 5,289,952 5,556,125 5,556,125 5,423,038 5,156,866 4,757,608
6 Pengembalian Penyusutan 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926
Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%  
Saldo Hutang Akhir Tahun 2,614,987 5,229,974 - - - - - - -
Saldo Hutang Awal Tahun 7,181,702 2,614,987 5,229,974 - - - - - -
Tambahan Hutang (4,566,715) 2,614,987 (5,229,974) - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok 4,566,715 4,757,608 5,229,974 - - - - - -
8 Kas tunai 787,926 787,926 581,732 6,077,879 6,344,051 6,344,051 6,210,965 5,944,792 5,545,534

Lampiran25. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (Lanjutan)

71
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

No Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek                  
Penjualan TBS ke PKS 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,409,300 227,007,965
Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - 11,267,344
Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 5,064,435
Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 316,300 316,300
Total 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,725,600 243,656,044
2 Pengeluaran Proyek                
Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 17,334,376
Bunga IDC                 5,064,435
Reinvestasi - - - - - - - - -
Penyusutan Investasi Kebun 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 17,334,376
Gaji dan tunjangan staff dan
539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 539,154 13,216,161
karyawan
Biaya Produksi dan Operasional
3,072,284 3,021,284 2,970,284 2,919,284 2,868,284 2,817,284 2,791,784 2,791,784 70,416,719
Kebun
Total 4,399,364 4,348,364 4,297,364 4,246,364 4,195,364 4,144,364 4,118,864 4,118,864 123,366,066
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,381,790 6,001,543 5,621,297 5,241,051 4,860,805 4,480,559 4,290,436 4,606,736 120,289,978
4 PPH 1,914,537 1,800,463 1,686,389 1,572,315 1,458,241 1,344,168 1,287,131 1,382,021 38,147,259
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,467,253 4,201,080 3,934,908 3,668,736 3,402,563 3,136,391 3,003,305 3,224,715 82,142,720
6 Pengembalian Penyusutan 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 787,926 17,334,376
Skema Pembayaran Hutang                 -
Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 98,317,807
Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 104,625,301
Tambahan Hutang - - - - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 23,704,374
8 Kas tunai 5,255,179 4,989,007 4,722,834 4,456,662 4,190,490 3,924,317 3,791,231 4,012,641 75,772,722

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

72
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS - - - 983,241 4,916,206 6,145,257 7,783,993 9,422,728 10,651,780
  Dana Pinjaman Investasi Kebun 5,515,531 1,654,532 1,806,765 2,046,264 - - - - -
  Dana Pinjaman IDC kebun 717,019 1,025,321 1,393,492 1,840,660 - - - - -
  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Total 6,232,550 2,679,853 3,200,257 4,870,165 4,916,206 6,145,257 7,783,993 9,422,728 10,651,780
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun 8,485,432 2,545,434 2,779,638 3,148,098 - - - - -
  Bunga IDC 717,019 1,025,321 1,393,492 1,840,660 -        
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun - - - - 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 306,406 306,406 306,406 306,406 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 68,031 80,940 89,050 222,657 2,468,151 2,626,326 2,996,746 3,207,646 3,365,821
  Total 9,576,888 3,958,101 4,568,586 5,517,821 3,726,753 3,884,928 4,255,348 4,466,248 4,624,423
3 Rugi Laba Sebelum PPH (3,344,338) (1,278,248) (1,368,329) (647,656) 1,189,453 2,260,330 3,528,645 4,956,480 6,027,357
4 PPH - - - - 356,836 678,099 1,058,593 1,486,944 1,808,207
5 Rugi Laba Setalah PPH (3,344,338) (1,278,248) (1,368,329) (647,656) 832,617 1,582,231 2,470,051 3,469,536 4,219,150
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846
  Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
  Saldo Hutang Akhir Tahun 5,515,531 8,912,402 12,112,659 15,999,583 15,166,966 13,584,735 11,114,684 7,645,147 3,425,998
  Saldo Hutang Awal Tahun 5,515,531 6,232,550 8,912,402 12,112,659 15,999,583 15,166,966 13,584,735 11,114,684 7,645,147
  Tambahan Hutang 717,019 2,679,853 3,200,257 3,886,924 (832,617) (1,582,231) (2,470,051) (3,469,536) 4,219,150)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 832,617 1,582,231 2,470,051 3,469,536 4,219,150
8 Kas tunai (3,344,338) (1,278,248) (1,368,329) (647,656) 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan)


No Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek
  Penjualan TBS ke PKS 11,061,463 11,471,147 11,880,831 12,290,515 12,290,515 12,085,673 11,675,989 11,061,463 10,651,780
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - -
73
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -


  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Total 11,061,463 11,471,147 11,880,831 12,290,515 12,290,515 12,085,673 11,675,989 11,061,463 10,651,780
2 Pengeluaran Proyek
  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Bunga IDC
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 3,528,954 3,581,679 3,634,404 3,687,129 3,687,129 3,660,767 3,608,042 3,528,954 3,135,308
  Total 4,787,556 4,840,281 4,893,006 4,945,731 4,945,731 4,919,368 4,866,643 4,787,556 4,393,909
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,273,907 6,630,866 6,987,825 7,344,784 7,344,784 7,166,305 6,809,346 6,273,907 6,257,870
4 PPH 1,882,172 1,989,260 2,096,348 2,203,435 2,203,435 2,149,891 2,042,804 1,882,172 1,877,361
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,391,735 4,641,606 4,891,478 5,141,349 5,141,349 5,016,413 4,766,542 4,391,735 4,380,509
6 Pengembalian Penyusutan 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846
  Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
  Saldo Hutang Akhir Tahun - (4,641,606) - - - - - - -
  Saldo Hutang Awal Tahun 3,425,998 - - - - - - -
  Tambahan Hutang (3,425,998) (4,641,606) - - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok 3,425,998 4,641,606 - - - - - - -
8 Kas tunai 1,736,583 770,846 5,662,323 5,912,194 5,912,194 5,787,259 5,537,388 5,162,581 5,151,355

Lampiran 26. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan)


No Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS 10,242,096 9,832,412 9,422,728 9,013,044 8,603,360 8,193,677 7,988,835 7,988,835 215,657,567
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - 11,023,092
  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 4,976,491

74
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

316,30
- - - - - - - 316,300
  Nilai Sisa Investasi Kebun 0
  Total 10,242,096 9,832,412 9,422,728 9,013,044 8,603,360 8,193,677 7,988,835 8,305,135 231,973,450
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 16,958,602
  Bunga IDC                 4,976,491
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 16,958,602
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 487,756 11,956,254
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 3,082,583 3,029,858 2,977,133 2,924,408 2,871,683 2,818,958 2,792,595 2,792,595 70,467,549
  Total 4,341,184 4,288,459 4,235,734 4,183,009 4,130,284 4,077,559 4,051,197 4,051,197 121,317,499
3 Rugi Laba Sebelum PPH 5,900,912 5,543,953 5,186,994 4,830,035 4,473,076 4,116,117 3,937,638 4,253,938 110,655,951
4 PPH 1,770,273 1,663,186 1,556,098 1,449,011 1,341,923 1,234,835 1,181,291 1,276,181 35,188,357
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,130,638 3,880,767 3,630,896 3,381,025 3,131,153 2,881,282 2,756,347 2,977,757 75,467,594
6 Pengembalian Penyusutan 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 770,846 16,958,602
  Skema Pembayaran Hutang                 -
  Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 88,836,098
  Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 99,710,254
  Tambahan Hutang - - - - - - - - (10,157,137)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 20,641,189
8 Kas tunai 4,901,484 4,651,612 4,401,741 4,151,870 3,901,999 3,652,128 3,527,192 3,748,602 71,785,007

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS - - - 1,034,991 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661 11,212,400
  Dana Pinjaman Investasi Kebun 6,012,874 1,895,526 2,037,402 2,335,889 - - - - -

75
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Dana Pinjaman IDC kebun 781,674 1,129,710 1,541,434 2,045,486 - - - - -


  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Total 6,794,547 3,025,235 3,578,836 5,416,366 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661 11,212,400
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun 9,250,575 2,916,194 3,134,465 3,593,675 - - - - -
  Bunga IDC 781,674 1,129,710 1,541,434 2,045,486 -        
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun - - - - 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 370,982 370,982 370,982 370,982 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 80,946 80,946 80,946 221,346 2,666,073 3,141,572.61 3,418,492 3,752,492 3,827,992
  Total 10,484,177 4,497,831 5,127,827 6,231,490 4,115,484 4,590,984 4,867,903 5,201,903 5,277,403
3 Rugi Laba Sebelum PPH (3,689,629) (1,472,596) (1,548,991) (815,124) 1,059,470 1,877,708 3,325,773 4,716,758 5,934,996
4 PPH - - - - 317,841 563,312 997,732 1,415,027 1,780,499
5 Rugi Laba Setalah PPH (3,689,629) (1,472,596) (1,548,991) (815,124) 741,629 1,314,396 2,328,041 3,301,730 4,154,497
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859
  Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
  Saldo Hutang Akhir Tahun 6,012,874 9,819,783 13,398,619 17,779,994 17,038,365 15,723,970 13,395,928 10,094,198 5,939,701
  Saldo Hutang Awal Tahun 6,012,874 6,794,547 9,819,783 13,398,619 17,779,994 17,038,365 15,723,970 13,395,928 10,094,198
  Tambahan Hutang 781,674 3,025,235 3,578,836 4,381,375 (741,629) (1,314,396) (2,328,041) (3,301,730) (4,154,497)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 741,629 1,314,396 2,328,041 3,301,730 4,154,497
8 Kas tunai (3,689,629) (1,472,596) (1,548,991) (815,124) 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan)
No Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646 11,212,400
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -

76
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -


  Total 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646 11,212,400
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Bunga IDC                  
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 3,898,906 3,857,406 3,915,906 3,974,406 3,974,406 3,945,156 3,886,656 3,798,906 3,369,890
  Total 5,348,318 5,306,818 5,365,318 5,423,818 5,423,818 5,394,568 5,336,068 5,248,318 4,819,302
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,295,328 6,768,074 7,140,820 7,513,566 7,513,566 7,327,193 6,954,447 6,395,328 6,393,098
4 PPH 1,888,598 2,030,422 2,142,246 2,254,070 2,254,070 2,198,158 2,086,334 1,918,598 1,917,929
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,406,730 4,737,652 4,998,574 5,259,496 5,259,496 5,129,035 4,868,113 4,476,730 4,475,168
6 Pengembalian Penyusutan 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859
  Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%    
  Saldo Hutang Akhir Tahun 1,532,971 - - - - - - - -
  Saldo Hutang Awal Tahun 5,939,701 1,532,971 - - - - - - -
  Tambahan Hutang (4,406,730) (1,532,971) - - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok 4,406,730 1,532,971 - - - - - - -
8 Kas tunai 858,859 1,532,971 5,857,434 6,118,356 6,118,356 5,987,895 5,726,973 5,335,589 5,334,028

Lampiran 27. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan)
No Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,409,300 227,007,965
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - 12,281,691
  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 5,498,303
  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 347,930 347,930
  Total 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,757,230 245,135,889
2 Pengeluaran Proyek                  
77
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 18,894,909


  Bunga IDC                 5,498,303
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 18,894,909
Gaji dan tunjangan staff dan
590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 590,552 14,476,067
  karyawan
Biaya Produksi dan Operasional
3,311,390 3,252,890 3,194,390 3,135,890 3,077,390 3,018,890 2,989,640 2,989,640 76,862,572
  Kebun
  Total 4,760,802 4,702,302 4,643,802 4,585,302 4,526,802 4,468,302 4,439,052 4,439,052 134,626,760
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,020,352 5,647,606 5,274,859 4,902,113 4,529,367 4,156,621 3,970,248 4,318,178 110,509,129
4 PPH 1,806,106 1,694,282 1,582,458 1,470,634 1,358,810 1,246,986 1,191,074 1,295,453 35,410,641
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,214,246 3,953,324 3,692,402 3,431,479 3,170,557 2,909,635 2,779,174 3,022,725 75,098,489
6 Pengembalian Penyusutan 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 858,859 18,894,909
  Skema Pembayaran Hutang                 -
  Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 110,736,403
  Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 117,530,951
  Tambahan Hutang - - - - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 17,779,994
8 Kas tunai 5,073,106 4,812,183 4,551,261 4,290,339 4,029,416 3,768,494 3,638,033 3,881,584 76,213,404

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah


No Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS - - - 1,034,991 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661 11,212,400
  Dana Pinjaman Investasi Kebun 6,037,242 1,923,224 2,070,055 2,371,493 - - - - -
  Dana Pinjaman IDC kebun 784,841 1,136,890 1,553,793 2,064,080 - - - - -
  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Total 6,822,084 3,060,114 3,623,848 5,470,564 5,174,954 6,468,692 8,193,677 9,918,661 11,212,400
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun 9,288,065 2,958,807 3,184,701 3,648,451 - - - - -

78
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Bunga IDC 784,841 1,136,890 1,553,793 2,064,080 -        


  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun - - - - 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 377,505 377,505 377,505 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 82,251 96,223 104,916 252,826 2,836,168 2,911,668 3,288,281 3,522,281 3,697,781
  Total 10,532,663 4,569,425 5,220,915 6,566,293 4,304,378 4,379,878 4,756,491 4,990,491 5,165,991
3 Rugi Laba Sebelum PPH (3,710,579) (1,509,311) (1,597,066) (1,095,730) 870,576 2,088,814 3,437,185 4,928,170 6,046,408
4 PPH - - - - 261,173 626,644 1,031,156 1,478,451 1,813,923
5 Rugi Laba Setalah PPH (3,710,579) (1,509,311) (1,597,066) (1,095,730) 609,403 1,462,170 2,406,030 3,449,719 4,232,486
6 Pengembalian Penyusutan - - - - 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274
  Skema Pembayaran Hutang 0% 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
  Saldo Hutang Akhir Tahun 6,037,242 9,882,198 13,506,047 17,941,620 17,332,216 15,870,046 13,464,016 10,014,297 5,781,812
  Saldo Hutang Awal Tahun 6,037,242 6,822,084 9,882,198 13,506,047 17,941,620 7,332,216 5,870,046 3,464,016 10,014,297
  Tambahan Hutang 784,841 3,060,114 3,623,848 4,435,573 (609,403) (1,462,170) (2,406,030) (3,449,719) (4,232,486)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - 609,403 1,462,170 2,406,030 3,449,719 4,232,486
8 Kas tunai (3,710,579) (1,509,311) (1,597,066) (1,095,730) 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
No Uraian 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
1 Penerimaan Proyek                  
  Penjualan TBS ke PKS 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646 11,212,400
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - -
  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Total 11,643,646 12,074,892 12,506,138 12,937,384 12,937,384 12,721,761 12,290,515 11,643,646 11,212,400
2 Pengeluaran Proyek                  
  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - -
  Bunga Pokok - - - - - - - - -
  Bunga IDC                  
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274

79
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Gaji dan tunjangan staff dan


600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936
  karyawan
Biaya Produksi dan Operasional
3,871,285 3,929,785 3,988,285 4,046,785 4,046,785 4,017,535 3,959,035 3,871,285 3,431,797
  Kebun
  Total 5,339,495 5,397,995 5,456,495 5,514,995 5,514,995 5,485,745 5,427,245 5,339,495 4,900,007
3 Rugi Laba Sebelum PPH 6,304,151 6,676,897 7,049,643 7,422,389 7,422,389 7,236,016 6,863,270 6,304,151 6,312,392
4 PPH 1,891,245 2,003,069 2,114,893 2,226,717 2,226,717 2,170,805 2,058,981 1,891,245 1,893,718
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,412,906 4,673,828 4,934,750 5,195,672 5,195,672 5,065,211 4,804,289 4,412,906 4,418,674
6 Pengembalian Penyusutan 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274
  Skema Pembayaran Hutang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%    
  Saldo Hutang Akhir Tahun 1,368,906 - - - - - - - -
  Saldo Hutang Awal Tahun 5,781,812 1,368,906 - - - - - - -
  Tambahan Hutang (4,412,906) (1,368,906) - - - - - - -
7 Pembayaran Hutang Pokok 4,412,906 1,368,906 - - - - - - -
8 Kas tunai 867,274 4,172,196 5,802,024 6,062,946 6,062,946 5,932,485 5,671,563 5,280,179 5,285,948

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
No Uraian 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total
1 Penerimaan Proyek
  Penjualan TBS ke PKS 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,409,300 227,007,965
  Dana Pinjaman Investasi Kebun - - - - - - - - 12,402,015
  Dana Pinjaman IDC kebun - - - - - - - - 5,539,605
  Nilai Sisa Investasi Kebun - - - - - - - 347,930 347,930
  Total 10,781,153 10,349,907 9,918,661 9,487,415 9,056,169 8,624,923 8,409,300 8,757,230 245,297,515
2 Pengeluaran Proyek
  Biaya Investasi Kebun - - - - - - - - 19,080,023
  Bunga Pokok - - - - - - - - -
  Bunga IDC 5,539,605
  Reinvestasi - - - - - - - - -
  Penyusutan Investasi Kebun 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 19,080,023
  Gaji dan tunjangan staff dan karyawan 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 600,936 14,954,051
  Biaya Produksi dan Operasional Kebun 3,373,297 3,314,797 3,256,297 3,197,797 3,139,297 3,080,797 3,051,547 3,051,547 77,420,349

80
Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit
Pusat Penelitian Kelapa Sawit

  Total 4,841,507 4,783,007 4,724,507 4,666,007 4,607,507 4,549,007 4,519,757 4,519,757 136,074,050
3 Rugi Laba Sebelum PPH 5,939,646 5,566,900 5,194,154 4,821,408 4,448,661 4,075,915 3,889,542 4,237,472 109,223,464
4 PPH 1,781,894 1,670,070 1,558,246 1,446,422 1,334,598 1,222,775 1,166,863 1,271,242 35,140,845
5 Rugi Laba Setalah PPH 4,157,752 3,896,830 3,635,908 3,374,985 3,114,063 2,853,141 2,722,680 2,966,231 74,082,619
6 Pengembalian Penyusutan 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 867,274 19,080,023
  Skema Pembayaran Hutang -
  Saldo Hutang Akhir Tahun - - - - - - - - 111,198,400
  Saldo Hutang Awal Tahun - - - - - - - - 118,020,484
  Tambahan Hutang - - - - - - - - (6,037,242)
7 Pembayaran Hutang Pokok - - - - - - - - 17,941,620
8 Kas tunai 5,025,026 4,764,104 4,503,181 4,242,259 3,981,337 3,720,414 3,589,953 3,833,504 75,221,023

81

Anda mungkin juga menyukai