Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Industri kelapa sawit telah menjadi pilar ekonomi Indonesia. Pertama, minyak sawit merupakan sumber devisa negara. Nilai ekspor minyak sawit Indonesia pada tahun 2010 tercatat mencapai 13,68 milyar U$ dolar (dirjenbun,2011), nilai tersebut belum lagi ditambah dengan pemasukan yang bersumber dari bea keluar dari minyak sawit dan turunannya yang diperkirakan diatas Rp.7 trilyun. Kedua, kelapa sawit merupakan bahan utama minyak goreng yang dikonsumsi masyarakat. Minyak sawit memegang peranan penting dalam mempengaruhi inflasi. Ketiga, kelapa sawit sebagai penyedia lapangan pekerjaan bagi 3,5 juta orang kepala keluarga di Indonesia. Ini berarti industri kelapa sawit telah memberikan kehidupan bagi 11 juta – 15 juta jiwa. Keempat, industri kelapa sawit sebagai penggerak bagi pengembangan masyarakat, kelapa sawit. Peluang usaha industri kelapa sawit di Indonesia memiliki prospek yan cerah yang dipacu oleh terus meningkatnya permintaan minyak kelapa sawit dunia. Naiknya permintaan minyak sawit dunia, dikarenakan naiknya permintaan minyak nabati dunia, dimana minyak nabati lain seperti minyak kedelai, rapeseed oil dan sun oil tidak mampu mengimbangi permintaan karena produktivitasnya lebih rendah dibandingkan minyak kelapa sawit, dengan demikian minyak kelapa sawit akan menjadi pemain utama dalam industri minyak hayati dunia. Hal tersebut merupakan kesempatan Indonesia menjadi produsen utama yang berpengaruh terhadap kondisi pasar minyak hayati dunia.
1

wilayah. Industri kelapa sawit membuka

akses daerah-daerah terpencil dan membuka sentra-sentra ekonomi bagi dan memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui dampak multiplier effect dari keberadaan industri

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Indonesia saat ini telah menjadi negara produsen terbesar minyak kelapa sawit dan minyak nabati dunia sebesar 22%, dengan produksi CPO mencapai 22 juta ton pada tahun 2010. Untuk minyak kelapa sawit sendiri merupakan minyak nabati terbesar dengan produksi mencapai 46,7 juta ton atau 27% dari minyak nabati dunia. Ekspor Indonesia sendiri mencapai 16,5 juta ton. Namun industri kelapa sawit Indonesia masih mengalami berbagai masalah diantara produktivitas lahan yang masih rendah, pengembangan industri hilir yang masih lemah, pemanfaatan dan pengembangan teknologi yang belum optimal menyebabkan Indonesia masih tertinggal dengan Malaysia. Untuk itu, penelitian dan pengembangan harus diperkuat untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemain utama pada industri kelapa sawit dunia. Salah satu lembaga penelitian yang khusus menangani kelapa sawit yaitu Pusat Penelitian Kelapa Sawit hasil penelitiannya. (PPKS). PPKS telah memberian berbagai kelembagaannya, PPKS merupakan kemajuan industri dan perkebunan kelapa sawit Indonesia melalui berbagai Berdasarkan lembaga penelitian milik pemerintah yang nirlaba. Namun seiring dengan berbagai perkembangan yang ada, termasuk status menuju ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebabkan PPKS harus menjadi lembaga yang mandiri untuk membiaya kelangsungan hidupnya. Salah satu upaya dilakukan adalah rencana pembangunan kebun komersil seluas 1.200 ha di 4 propinsi yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dimana masing-masing Provinsi dibangun kebun kelapa sawit seluas 300 ha. Disamping itu akan dibangun juga kebun pembibitan di 4 daerah yaitu Aceh Singkil 10 ha, Mandailing Natal 10 ha, Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha. Hal itu bertujuan menjadikan sumber pendapatan PPKS kedepannya agar PPKS dapat terus membiaya kegiatan penelitiannya secara mandiri dan berkesinambungan. 1.2 Dasar Pertimbangan
2

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI) Nomor: 03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010, tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI), dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas PT Riset Perkebunan Nusantara, Notaris Hisbullah Abdul rasyid,SH, M.Kn., Nomor 01, tanggal 20 Nopember 2009, dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-62279.AH.01.01 Tahun 2009, tertanggal 22 Desember 2009 telah terbentuk PT Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI). PPKS sebagai salah satu lembaga riset dibawah kordinasi PT RPN ,juga harus mentranformasi lembaganya. Tranformasi yang dimaksud adalah transformasi dari lembaga penelitian nirlaba menjadi penelitian penelitian yang mandiri secara finansial dalam melaksanakan mandatnya sebagai lembaga yang melakukan penelitian dan pengembangan di bidang kelapa sawit untuk kemajuan industri kelapa sawit Indonesia. PPKS selama ini merupakan lembaga penelitian yang telah mandiri dengan melakukan berbagai kegiatan bisnis sebagai penopang keberlangsung kegiatan penelitian di PPKS. Berbagai kegiatan bisnis tersebut diantaranya adalah produksi dan pemasaran benih dan bibit unggul kelapa sawit, pelayanan jasa, konsultasi dan training, jasa laboratorium, kebun percobaan dan komersil, dan pengembangan produk-produk penelitian menjadi produk komersil seperti Feromonas, Marfu Trikogan, Metari, Virosol, kompos dan berbagai produk lainnya dengan pemasaran benih sebagai sumber pendapatan utama dari PPKS. Namun seiring dengan semakin rendahnya permintaan akibat terbatasnya pengembangan lahan dan ketat persaingan usaha dengan semakin banyaknya produsen benih kelapa sawit menjadikan sumber pendapatan PPKS dari penjualan benih menunjukan trend menurun. (gambar 1 dan 2)

3

000 40. Socfindo Indonesia PT.000 4 Keterangan .000. London Sumatera Kapasitas Produksi 50. Proyeksi Pemintaan dan Produksi Benih Kelapa Sawit Gambar 2 Data Penyaluran Benih Kelapa Sawit PPKS Tabel 1.000 25.000.000.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Gambar 1. Produsen Benih Kelapa Sawit Tahun 2010 N o 1 2 3 Produsen PPKS PT.

000 Baru dibuka Baru dibuka Baru dibuka Baru dibuka 153. Kalimantan Tengah. Dengan investasi tersebut diharapkan terdapat sumber pendapatan baru bagi PPKS untuk menggantikan sumber pendapatan penjualan benih kelapa sawit yang diproyeksikan semakin menurun. maka PPKS mencari sumber pendapatan alternatif yaitu melalui melakukan investasi pembangunan kebun masing-masing seluas 300 ha di 4 Propinsi yaitu Riau. PT. PT. 1.0000 18.000 30.000 20. Jambi. Aceh Singkil 0 ha. Ruang Lingkup Ruang lingkup yang dilakukan dalam proposal ini adalah pembangunan kebun kelapa sawit komersil masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau. Jambi. dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di 5 . 5 6 7.000. Sasaran Eksan Mekarsari PT.000.000 3.000. PT. Aneka Persada PT.000. Jambi 20 ha dan Lampung 20 ha .000. sehingga berbagai kegiatan penelitian mengenai kelapa sawit di PPKS dapat berjalan secara berkesinambungan.000. Dami Mas Sejahtera Tunggal Yunus Bina Sawit Makmur Tania Selatan Bakti Tani Nusantara Bakrie Sumatera 30. Kalimantan Tengah. Sarana Inti Pratama Total Agar PPKS tetap mampu membiayai kegiatannya secara mandiri dan berkelanjutan.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 4. PT.3. dan Kalimantan Selatan serta pembangunan pembibitan di 4 daerah yaitu Mandailing natal 10 ha.000 Plantation PT. PT. 8 9 1 0 1 1 1 2 PT.

Jambi. dan lampung 20 ha yang nanti akan menjadi sumber pendapatan PPKS dalam melakukan kegiatan penelitiannya 1.5. Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha. Jambi 20 ha. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha. Jambi 20 ha. Jambi 20 ha. Jambi 20 ha. dan lampung 20 ha. Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha. Luaran Luaran dari kajian ini berbentuk proposal kelayakan usaha Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit masing.6. 1. Kalimantan Tengah. dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha. Kalimantan Tengah. Jambi. Sebagai dasar pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan dalam pelaksanan pembangunan kebun komersil PPKS masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau. dan lampung 20 ha.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha. 1. 6 . Manfaat 1. dan Kalimantan Selatan serta pembangunan kebun bibitan kelapa sawit seluas 60 ha yaitu di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha.4. Tujuan Tujuan proposal ini adalah menganalisis kelayakan usaha pembangunan perkebunan kelapa sawit komersil masing-masing seluas 300 ha di 4 (empat) Provinsi yaitu Riau. Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha. dan lampung 20 ha. Aceh Singkil (NAD) seluas 10 ha. Jambi.masing 300 ha di 4 Provinsi yaitu Riau.

Berdasarakan surat keputusan Menteri 7 . lembaga dengan AVROS (Algemeneene Vereniging van Rubber Planters ter Oostkust van Sumatera).Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 2. PROFIL PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT I.1 Sejarah PPKS Cikal bakal Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) didirikann pada tanggal 26 September Kemudian 1916 oleh ini Algemeneene dikenal Profefsstation nama de AVROS (APA). Sebagai acuan dalam merencanakan anggaran biaya pembangunan kebun yang akan dilaksanakan II. APA diganti dengan Balai Penelitian GAPPERSU yang dikenal dengan nama RISPA (Research Institute of The Sumatera Planters Association). Pada tahun 1952 AVROS diambil alih dan diubah menjadi Gabungan Pengusaha Perkebunan Sumatera (GAPPERSU).

247/UM/57 tanggal 11 Desember 1957 ditetapkan bahwa RISPA ditempatkan dibawah Kementerian Pertanian RI yang pengelolaannya dilaksanakan Perkebunan. tentang Pembubaran Organisasi Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI). maka pada Februari 1993 dibentuk Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) berkedudukan di Medan. dan berdasarkan Akte Pendirian Perseroan Terbatas PT Riset Perkebunan Nusantara tanggal 20 Nopember 2009. Berdasarkan Ketetapan Rapat Anggota Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI) Nomor: 03/ RA-APPI/LB/2010 pada tanggal 5 Februari 2010. Pada Tahun 1968 RISPA berubah menjadi Balai Penelitian Perkebunan Medan (BPPM) dengan pembinaan dan pembiayaannya diserahkan kepada DIreksi PN Perkebunan I s/d IX sesuai dengan surat keputusan Menteri Pertanian RI NO353/Kpts/OP/12/1968 tanggal 20 Desember 1968. tertanggal 22 Desember 2009 telah terbentuk PT Riset Perkebunan 8 . Pada tahun 1971 pembinaan diserahkan kepada Dewan Pembina Balai Penelitian Perkebunan dan mendapat dana Cess sesuai dengan keputusan Menteri Pertanian RI No. Kemudian sesuai surat keputusan Desan Pimpinan Harian AP3I tanggal 24 Desember 1992 .AH. AP3I berubah menjadi Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI).01. Puslitbun Marihat.503/Kpts/OP/12/1971 tanggal 5 Desember 1971.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Pertanian No.01 Tahun 2009. Penggabungan ketiga Puslitbun tersebut dilakukan dalam upaya peningkatan efisiensi pengelolaan organisasi. Pada tahun 1993 tersebut. PPKS merupakan gabungan dari Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) Medan. dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-62279. Balai Penelitian Perkebunan Medan (BPPM) diubah oleh Badan Koordinasi Perkumpulan dan Organisasi dengan nama Pusat Penelitian Perkebunan Medan (Puslitbun Medan) dan bergabung dibawah koordinasi Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I). dan Puslitbun Bandar Kuala. Pada November 1987.

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Nusantara yang merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) dan kordinasi PT RPN. 3. 2. Kepala Biro Umum/SDM. Organisasi PPKS dipimpin oleh seorang direktur yang dibantu oleh Kepala Bidang Penelitian. 2.1 Visi PPKS Visi PPKS adalah menjadi lembaga penelitian bertaraf internasional yang mampu menjadi acuan (center of excellent) bagi perkelapasawitan nasional.2. Mengembangkan teknologi unggul perkelapasawitan melalui penelitian yang efektif dan efisien dan melakukan kegiatan pelayanan tepat sasaran.2. Menggali potensi usaha sendiri dalam kerangka institusi nirlaba yang berbadan hukum. Kepala Bidang Usaha dan Kepala Satuan Usaha Strategis (SUS). Kepala Bidang Penelitian membawahi enam kelompok 9 . Menunjang pengembangan perkelapasawitan nasional melalui penyediaan produk dan jasa pelayanan.2 Misi PPKS 1. 2. lapangan kerja dan pelestarian lingkungan. yang dalam kegiatannya mampu mandiri secara finansial dan memiliki sumber daya insani yang berkualitas dan sejahtera. Mendorong PPKS sebagai salah satu lembaga riset dibawah pengembangan SDM. yang tidak mengutamakan keuntungan untuk mandiri dan sejahtera secara berkesinambungan 1.2.1 Visi dan Misi 2. dan konsep/pemikiran penanganan masalah kelapa sawit. 4.

kepala urusan penelitian. Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat.170 orang . serta urusan laboratorium dan pelayanan. kepala Direktur SUS membawahi oleh semua bagian yang memproduksi.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit peneliti yang masing masing diketuai oleh seorang ketua kelompok peneliti. urusan pengembangan usaha dan promosi. urusan pelayanan jasa dan konsultasi. serta memiliki atribut lingkungan yang sesuai dengan tuntutan konsumen internasional. Riau. Kepala bidang usaha membawahi unit usaha Marihat. Disamping itu PPKS memiliki jumlah karyawan dengan status Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) dan Karyawan Harian Lepas (KHL) sebanyak 1. unit usaha Medan. memproses.mengawasi dan memasarkan kecambah kelapa Disamping dibantu Kepala urusan Satuan Pengawasan Intern (SPI) yang dalam tugasnya bertanggung jawab langsung kepada Direktur. kualitas dan keseragaman produk. pengelolaan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit dan aspek sosial ekonomi pengembangan perkebunan rakyat. pengembangan produk baru yang dapat mendukung pengembangan industri hilir. urusan akuntansi dan keuangan.4 Penelitian Penelitian PPKS ditujukan pada peningkatan produktivitas. Organisasi tersebut mengkoordinasi karyawan PPKS sebanyak 578 orang terdiri dari 97 golongan III A – IVD dan 481 orang golongan IA – IID yang tersebar di seluruh unit kerja PPKS di lima Provinsi yaitu Sumut. dan kepala urusan kerjasama dukungan penelitian. urusan rumah tanggan. 10 . Aceh. Kepala biro Umum/SDM membawahi empat urusan yaitu urusan SDM dan hukum. dan urusan pengadaan dan inventarisasi. Sedangkan itu. Oleh karena itu penelitian PPKS diarahkan kepada perbaikan mutu bahan tanaman. pengembangan teknik perlindungan tanaman yang bersahabat lingkungan. sawit. 2. perbaikan teknik budidaya dan Best Management Practices (BMP).

peneliti Madya 15 orang. dan calon peneliti 15 orang. Tabel 1.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit PPKS memiliki 6 kelompok Penelitian dan didukung oelh 62 staf peneliti yang terdiri dari peneliti Utama 5 orang. Personalia Peneliti PPKS menurut Jenjang Fugnsional Tahun 2010 N o 1 Kelompok Peneliti Peneliti Calon 3 3 3 Pertam a 6 5 3 Muda 2 4 Madya 1 7 1 Utama 1 2 1 Total 13 21 8 Pemuliaan dan Bioteknologi 2 Imu Tanah dan Agronomi 3 Proteksi Tanaman 4 Rekayasa Teknologi dan Pengelolan Lingkungan 5 Pengolahan Hasil dan Mutu 6 Sosio Teknoekono mi Jumlah 2 3 1 - 1 7 3 1 15 3 20 7 3 3 15 5 6 7 62 2. peneliti Pertama 20 orang. dan pengembangan komersialisasi produk-produk hasil penelitian. 2. laboratorium pelayanan. Peneliti Muda 7 orang.5 Bidang Usaha Kegiatan usaha yang dilakukan oleh PPKS untuk membiayai kegiatan penelitian dan operasional meliputi usaha produksi dan pemasaran benih dan bibit unggul kelapa sawit.1 Usaha Bahan Tanaman 11 .5. kebun percobaan PPKS. pelayanan jasa training dan konsultasi.

perusahaan swasta. cara dan waktu . agronomi. Rekomendasi Pemupukan Rekomendasi pemupukan tanaman kelapa sawit diberikan kepada perusahan perkebunan negara. 2. pengamatan tanaman di lapangan dan didukung berbagai data seperti curah hujan. mauppun terhadap tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM). dosis. dan sosial ekonomi. 12 yang ditentukan jenis. perkebunan rakyat ataupun perorangan baik terhadap tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM). Diharapkan ke depan PPKS memiliki porsi pendapatan dari sumber lain non kecambah yang lebih besar. Rekomendasi pemupukan dilakukan berdasarkan informasi analisa tanah dan daun. Namun seiring dengan terbatasnya lahan pengembangan kelapa sawit dan semakin banyaknya perusahaan sumber benih unggul (tabel 1) kelapa sawit maka usaha bahan tanaman tersebut diproyeksikan mengalami trend yang menurun. Penyusunan rekomendasi dilakukan oleh tim ahli/tenaga peneliti dengan berbagai latarbelakang ilmu yaitu ilmu tanah. Hal tersebut tergambar dari penyaluran benih PPKS yang menunjukan tren menurun dalam 2 tahun tahun terakhir (gambar 2) dari 54 juta pada tahun 2008. menjadi 42 juta dan 30 juta pada tahun 2009 dan tahun 2010. Hal ini disebabkan bahan tanaman merupakan sumber pendapatan terbesar PPKS yaitu > 80% dari total pendapatan PPKS dalam membiayai kegiatan penelitian dan operasionalnya. realisasi pemupukan sebelumnya. proteksi tanaman. menjadi kekhawatiran terhadap kemandirian PPKS dalam Hal ini membiayai penelitian dan operasionalnya.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Usaha bahan tanaman unggul kelapa sawit merupakan usaha strategis dari PPKS.2 Pelayanan Jasa Training dan Konsultasi Sumber pendapatan PPKS lainya adalah pelayanan jasa. training dan konsultasi. Adapun kegiatan tersebut meliputi : 1.5. produktivitas dihasilkan yang akan pemupukan.

evaluasi pengendalian hama dan penyakit. air dan limbah. dan lain-lain. Dalam survey kesesuaian akan diperoleh tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit. Bantuan Teknis Bantuan teknis yang diberikan PPKS antaralain evaluasi pemupukan dan produktivitas tanaman kelapa sawit. tanah.3 Laboratorium Pelayanan Jasa PPKS memiliki beberapa laboratorium yang digunakan untuk menganalisa produk-produk industri minyak sawit. pembibitan. 2. dan analisa mutu minyak. Jasa Training PPKS sebagai lembaga ilmiah dan pusat keunggulan memiliki program pendidikan tekhnologi dan pelatihan yang mampu menyajikan baik. Laboratorium pelayanan jasa ang dilakukan meliputi analisa daun. UV.5.5. bahan tanaman). luas areal. ilmu dan dapat perkelapasawitan dengan sangat serta membentuk dan menumbuhkan minat/sikap belajar mandiri sebagai salah satu kunci pengembangan SDM yang berkelanjutan. HPLC.4 Pengembangan produk 13 . Kondisi tersebut akan dilanjutkan dengan studi kelayakan yang bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan pembangunan perkebunan kelapa sawit.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 2. dan evaluasi instalasi dan Pengelolaan Limbah evaluasi produksi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). 2. Survei Studi Kesesuaian dan Kelayakan Kegiatan survey yang dilakukan terdiri dari survey kesesuaian dan kelayakan pembangunan kebun kelapa sawit. Laboratorium tersebut dilengkapi dengan peralatan canggih seperti AAS. 4. Air supervisi (IPAL). ecaluasi kebun yang berkaitan dengan akuisisi kebun (kondisi/keragaan tanaman. Spektrophotometer. 3. pupuk. perkiraan nilai investasi.

dan kebun Parindu (Kalimantan Barat) dengan total seluas 2. Bukit Sentang.891 ha. Simirik. metari. Kebun tersebut secara komersil belum dikelola secara optimal karena kebun tersebut masih digunakan sebagai kebun percobaan dalam kegiatan penelitian. 14 . Kebun Betung dan Dawas (Sumatera Selatan). Pargarutan. Pagar Merbau. Sehingga untuk penambahan kebun sangat dibutuhkan sekali oleh PPKS untuk mendukung sumber dana yang digunakan untuk kegiatan penelitian. sikordi. feromonas. Sugnai Pancur.dan si Jambu-Jambu (Sumatera Utara).5. Padang Madarsyah. Teluk Dalam.5 Kebun Percobaan Kebun percobaan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia yaitu Kebun Aek Pancur. kebun Dalu-Dalu dan Kalianta (Riau). virosol.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Produk penelitian yang telah dimanfaatkan untuk dikomersialkan yaitu kompos tandan kelapa sawit. marfu. trikogan minyak goreng padat (frying shortening) dan Baking shortening) 2. Pulau Maria.

tanpa adanya hambatan dana. Pembangunan kebun kelapa sawit seluas 1. sehingga PPKS dapat terus dapat melakukan mandatnya sebagai pelaku kegiatan penelitian dan pengembangan kelapa sawit bagi kemajuan industri kelapa sawit Indonesia. Lampung. 15 . Untuk itu. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dimana setiap provinsinya akan dibangun kebun kelapa sawit seluas 300 ha. agar lebih mandiri dari segi finansial secara berkesinambungan. Disamping itu.200 ha direncanakan di 4 (empat) provinsi yaitu Jambi. karekteristik lahan yang berbeda-beda di empat provinsi dapat dijadikan objek penelitian bagi model pengembangan lahan dengan penerapan Best Management Practices (BMPs). Upaya pembangunan kebun tersebut adalah antisipasi untuk mensubtitusi sumber pendapatan PPKS yang bersumber dari penjualan benih kelapa sawit yang diproyeksi kedepan akan terus menurun. PEMBANGUNAN KEBUN KELAPA SAWIT PPKS Perubahan status Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menjadi Perseroan Terbatas (PT) menyebabkan PPKS harus lebih mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.200 ha. PPKS berencana melakukan investasi pembangunan kebun 1. Keempat provinsi tersebut merupakan areal yang potensial yang masih memungkinkan dilakukan pengembangannya oleh PPKS.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit III.

meliputi: pembangunan jalan. (f). (d). (e).Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dalam propasal ini investasi kebun setiap provinsi disesuaikan dengan kondisi di masing-masing areal dan besarnya harga input produksi di setiap provinsi. nilai investasi tanaman disajikan secara agregat untuk seluruh jenis tanah yang diperoleh dari penggabungan nilai investasi menurut jenis tanah dengan faktor koreksi berupa persentase luas planted area menurut jenis vegetasi. (g). Investasi adalah sebagai tanaman. (c). Pembelian lahan per ha sebesar Rp. antara lain: bangunan kantor emplasment dan afdeling. Investasi sarana infrastruktur kebun. Investasi sarana penunjang kebun dan fasilitas pendukung lainnya. point (e). antara lain: kendaraan dinas roda empat. Dalam perhitungan proposal ini. pembangunan bangunan pengawetan tanah (teras kontur dan tapak kuda) dan parit drainase primer hingga parit drainase tersier. Biaya prastudi. Item biaya investasi pembangunan kebun PPKS berikut: (a). Kontingensi.000. (h). Investasi bangunan kebun. Investasi kendaraan dinas dan operasioal kebun.000 (Lima belas Juta Rupiah 3. gudang pupuk emplasment dan afdeling dan perumahan karyawan.000/ha planted area. parit jalan dan jembatan di dalam kebun. sebesar Rp 125. meliputi: pemasangan instalasi listrik dan air untuk kantor dan perumahan serta pengadaan peralatan kantor kebun.15.d. kendaraan dinas roda dua. meliputi pembukaan lahan (TBM 0) hingga pemeliharaan tanaman belum menghasilkan selama tiga tahun (TBM 1 TBM 3). (b). sebesar 5% dari total nilai investasi point (a).1Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Jambi 16 . s.

-) No.58 5 3.280 12 5 2.026 306 1. Tabel 2 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Jambi Biaya/ha planted area (Rp.000. 6.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Jambi darat berombak sebesar 30% dan berombak bergelombang bergelombang sebesar 70% dan harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Jambi pada tahun 2011.280 125 1.026 306 415 7.32 6 91 2 68 4 20 4 49 8. 2.122 6. Investasi Tanaman (Bahan. 7.206 760 1. 1. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional Prastudi Kontingensi (5%) Tahun 0 Tahun Tahun Tahun Total 1 2 3 8.33 milyar (Tabel 3).51 .02 0 1. 4.164 608 684 204 683 483 17 30.04 1 3. maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 57. 3.42 0 1.78 juta/ha planted area (Tabel 2) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 17.889 760 1. 5.

5 87 Tahun Tahun Tahun 2 Tahun 0 1 3 2.00 0 57. Pembelian lahan 15. 5.862 2.71 - - 0 15.614 2.198 2.1.500 147 - 2.86 3 1 28.625 3 Tabel 3 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Jambi Biaya (Rp. 1.176 912 1. 4.000.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 0 8.334 3. 6.58 10. 3. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional 84 Prastudi Kontingensi (5%) Pembelian lahan Total biaya investasi 38 33 7 4.-) No . 7.000.258 17.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Jambi 18 . Total Investasi Tanaman (Bahan.000 8.7 81 Biaya investasi per ha planted area 9.66 1. 8.875 3.50 0 8.026 306 124 - - 205 162 - 589 38 771 4. 2.449 7 22 228 274 182 8 30 308 205 205 8 92 3 92 61 61 Total 9.

432 14.904.585.4 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 6.18 milyar atau Rp 30.326.569 4.259.205.232. Listrik dan Pendukung Lainnya 19 .307 30.756. jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada Tabel 4.04 juta/ha planted area atau 912 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 5.973. Tabel 4 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Jambi per 1 ha planted area Item Land clearing (TBM-0) TBM-1 TBM-2 TBM-3 Jumlah 3.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Jambi Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1. parit. 3.417.147 Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah 3.875 16.790 8.887 3.1.889.052. 3.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Jambi sebesar Rp 9.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Jambi Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi pembangunan jalan.448 3.357 5.017 8.132.074 6.169 4. konservasi tanah.03 milyar atau Rp 3.59 juta/ha planted area.1.273.188 2.167.164.750 7.581 3.1.

A.424 km 54. 3.400 160.715 180.1. 893 2. p = 5 m) Jumlah C 13.02 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 7.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 589 juta atau Rp 1. 376 147 20 137.800 .5-1.000 8.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS di Jambi adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1. 381 Unit Harga/u nit (Rp 000) Biaya (Rp 000) . 700 4.938 km 2 unit 10. Jembatan Titi kayu pemanen pada lahan 1 gambut 2 Jembatan kayu permanen Jumlah B C Parit jalan dan gorong-gorong Parit Jalan (jalan utama + jalan 1 produksi) x 2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan 2 kontrol) (diameter 60 cm.545 km 35.238 2.188 0 unit 2 unit 75 90.000 142. Uraian Jalan (50.96 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 8 Tabel 5 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Jambi per ha Planted Area No. 441 429 4.0 m) Panjang Jumlah A B. 000 180 .5 m/ha) 1 Jalan Utama Panjang 2 Jalan Produksi Panjang ) 3 Jalan Kontrol (l=0.181 km 16.200 131.

Uraian Unit Harga/u nit (Rp000) 250.041 Tabel 6 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Jambi N o.0 00 10.0 00 10.0 00 30.0 00 35.224 3 .0 00 20.0 00 40.0 00 15.0 00 10.434 912 .0 00 10.0 00 40.0 00 21 1 Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment 2 Kantor Afdeling (40 m2) 2 Gudang pupuk kebun (120 m2) 3 Gudang pupuk afdeling (25 m2) 3 5 6 7 8 9 Gudang material (100 m2) 4 Stasiun bahan bakar Diesel tank Tank pump diesel Bengkel mekanik & workshop (100 m2) Garasi (25 m2) 1 1 1 1 1 1 1 1 Poliklinik (25 m2) 10 Bangunan rumah staf .0 00 35.0 00 30.250 14 155.076 D Terasering 1 Teras kontur 2 Teras individu Jumlah D Total A+B+C+D (per hektar) 0 km 11340 unit 6.0 00 15.0 00 Nilai total (Rp000 ) 250.0 00 20. 434 155 .Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit .

0 00 5.0 00 1.0 00 200.0 00 210.0 00 300.0 00 40.1 unit 12 untuk 2 pintu) 11 13 Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) 1 3 0 1 1 2 1 350. 000 3.0 00 26.0 00 50.4 Per ha 20 Tabel 7 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun inti dan fasilitas pendukung lainnya No Rincian Kebutuha Harga/un Total 22 .0 00 10.0 00 100.0 00 80.0 00 40.0 00 150.0 00 55.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit General Manager Manager Kebun Asisten Kebun Askep KTU Staf (setingkat asisten) Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel .0 00 10.0 00 - 14 Bangunan wisma tamu (100 m2) 15 Gedung pertemuan (300 m2) 16 Bangunan Mesjid (100 m2) 17 Gedung TK (50 m2) 18 Gedung SD (300 m2) 19 Gedung SMP (300 m2) 20 Pos Jaga Utama (6 m2) 21 Lapangan olah raga (unit) 10.0 00 65.0 00 250.1 unit untuk 2 pintu) Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel .0 00 100.0 00 80.0 00 150.0 00 195.0 00 250.026.

0 00 350.00 0 40.00 0 45. maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 56. 8 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun inti Jenis Kendaraan Jumlah Unit 1 2 1 TOTAL Harga per unit (Rp 000) 205.00 0 45.0 00 350.70% dan 10 % dan mengikuti harga-harga yang berlaku di Lampung pada tahun 2011.0 00 589.00 0 45.0 00 Total (Rp 000) 205.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Jl h 1 2 3 4 5 Instalasi sumur bor afedling Reservoir afdeling Instralasi listrik afdeling Instralasi air afdeling Peralatan dan furnitur kantor n Satua n it Rp 00076.00 0 20.2 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Lampung Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Lampung darat berombak.00 0 Rp 000. 52juta/ha planted area 23 .00 0 306.0 00 17.0 Jumlah 00 1.0 00 34.00 0 40.00 0 45.00 0 20. 000 Truk PS 100 Sepeda motor L-200 3. berombak bergelombang dan bergelombang dan berbukit harga input produksi masing-masing sebesar 20%.0 Per ha 20 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit Tabel.76.

1.-) No.32 2 3.02 6 30 6 40 4 47 5 6.96 milyar (Tabel 10).280 125 1.75 8 66 4 68 4 20 4 68 1.42 0 1. 6.51 0 830 1.4 94 29.96 3 12 5 2.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Tabel 9) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 16.00 0 56.94 0 99 7 68 4 20 4 7.49 4 15.000.91 8 83 0 1. Tabel 9 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Lampung Biaya/ha planted area (Rp.5 29 Biaya investasi per ha planted area 28. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional Prastudi Kontingensi (5%) Pembelian lahan Tahun 0 Tahun Tahun Tahun Total 1 2 3 8. 8.00 0 3 52 4 10. 2.12 6 3. 5.02 0 1. 3.485 9.265 24 . 4.09 1 15. 7.02 6 306 5.285 8. Investasi Tanaman (Bahan.

Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada Tabel 11.13 juta/ha planted area.000. 7. 6.500 16. 2.545 Total 1.2.026 306 589 38 748 4. Total Investasi Tanaman (Bahan.148 8.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Tabel 10 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Lampung Biaya (Rp.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Lampung Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Lampung sebesar Rp 8. Tabel 11 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Lampung per 1 ha planted area 25 .327 199 205 61 20 5 157 3. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun 9 Bangunan kebun 8 Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional Prastudi 8 Kontingensi (5%) 7 Pembelian lahan 0 Total biaya investasi 8.50 2.082 299 205 61 143 2.780 2.775 2.-) No .000. 1.55 3 24 249 30 308 9 2 38 4 3 32 121 4.485 Tahun Tahun Tahun 2 Tahun 0 1 3 2.73 milyar atau Rp 29. 3.959 92 - 3. 4. 8.738 997 1. 5.

758. parit.377 13.853.2.273.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air.918.03 milyar atau Rp 3.676.594 2.2.860 Jumlah 8.800 3.682 7.001 3.42juta/ha planted area atau 997 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 12.234 3. 3. 3.939.594 5.125.448 3.271 6.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Item Land clearing (TBM-0) TBM-1 TBM-2 TBM-3 Jumlah Tenaga Kerja 2.509.082. jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3. Listrik dan Pendukung Lainnya Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS di Lampung adalah sebesar Rp 306 juta atau Rp 1.228.2.940 Bahan dan Alat 5.537 3.042.02 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 7.42 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti yang disajikan pada Tabel 6 3.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Lampung Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Lampung Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi pembangunan jalan. konservasi tanah.689.252 29.666.734 3.875 16.904.2.833.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun 26 .

376 155 .96 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 8 Tabel 12.400 170.000 4. A. Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Lampung per ha Planted Area No. Jembatan Titi kayu pemanen pada lahan 1 gambut 2 Jembatan kayu permanen Jumlah B C Parit jalan dan gorong-gorong Parit Jalan (jalan utama + jalan 1 produksi) x 2 2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) (diameter 60 cm.766 km 2 unit 8.568 km 54. p = 5 m) Jumlah C D Terasering 1 Teras kontur 9 km 6. 606 455 .188 151. 451 2.250 14. Uraian Jalan (50.200 139.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 589 juta atau Rp 1.5 m/ha) 1 Jalan Utama Panjang 2 Jalan Produksi Panjang ) 3 Jalan Kontrol (l=0.5-1.800 145.815 km 35.667 km 16.0 m) Panjang Jumlah A B.000 10. 186 Unit Harga/u nit (Rp 000) Biaya (Rp 000) 180. 154 4.530 56.237 2.242 0 unit 2 unit 75 90. 000 180 . 27 .

Investasi Tanaman (Bahan.298 3.755 1.112 28 .89 milyar (Tabel 14). Tabel 13 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Kalimantan Selatan Biaya/ha planted area (Rp.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 2 Teras individu Jumlah D Total A+B+C+D (per hektar) 12060 unit 12 250 149. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Tahun Tahun Tahun Tahun Total 0 1 2 3 10. 544 205 .97 3 82 4 1.02 4 66 0 75 1 22 2 34.988 989 751 222 9. 2. 566 3 . 3. maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 62.5 78 82 4 1.794 996. 1.000.12 7 33 4 7.563 3. 4.3 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan Selatan Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Selatan pasang surut harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Kalimantan Selatan pada tahun 2011.1 27 33 4 6.322 3.98 juta/ha planted area (Tabel 13) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 18.-) No.

7.000.-) No . 6. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Kalimantan Selatan Biaya (Rp.369 989 1. 5.707 73 2 2 24 19 297 47 7 8 3 33 22 225 38 8 5 1 10 6 67 00 0 7 4 22 22 6 29 Total 10.09 2.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 5. alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional Prastudi 38 Tahun Tahun Tahun 2 Tahun 0 1 3 3. 8. 835 46 3 9.15. 4.906 . 3.9 79 62.7 21 535 10.44 8 75 2 59 7 2.0 00 30. 6. Total Investasi Tanaman (Bahan.396 2. Kendaraan dinas dan operasional Prastudi Kontingensi (5%) Pembelian lahan 1.160 125 2.127 334 648 38 . 1.3 11 15.000 11.000.9 83 Biaya investasi per ha planted area Tabel 14.4 08 12 5 1. 2.1 2.

1 73 9.430.600.369 18.70 7 3.09 2 2.2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Kalimantan Selatan Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi pembangunan jalan. Tabel 15 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di KalSel per 1 ha planted area Item Land clearing (TBM-0) TBM-1 TBM-2 TBM-3 Jumlah 3.147.825 10.155 15.105 Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah 3.3.362.858 34.34 milyar atau Rp 34. 29juta/ha planted area 30 .563.781 3.166 4.396 3.015 3.785 4.578.280 7.945.387.91 6 161 2.56 juta/ha planted area.617.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Kalimantan Selatan Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Selatan sebesar Rp 10.134 17 9 2. parit drainase.178 4.105 6.611. Kontingensi (5%) Pembelian lahan Total biaya investasi 3 93 3.973.962 9.258. 8. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada Tabel 15.31. parit jalan.895 3.323 3.703 18.180 7. jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3.765.023.2 51 13 9 2.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 7.987.59 4 872 10.

3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Kalimantan Selatan Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1.3.02 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 18 3. 31 .5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 648 juta atau Rp 2.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit atau 989 juta untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 16 3.16 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 19. Listrik dan Pendukung Lainnya Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS di Kalimantan Selatan adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1.77 juta/ha planted area dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 17 3.3.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air.3.12 milyar atau Rp 3.

363 123. Jembatan 1 Titi kayu pemanen pada lahan gambut 2 Jembatan kayu permanen Jumlah B C Parit jalan dan gorong-gorong Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi) 1 x2 2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) (diameter 60 cm.750 84.100 299.750 14. A. Jalan (40 m/ha) 1 Jalan Utama Panjang 2 Jalan Produksi Panjang ) 3 Jalan Kontrol (l=0.00 0 191.57 6 Uraian Unit Harga/unit (Rp 000) Biaya (Rp 000) .47 2 397. p = 5 m) Jumlah C D Tata air gambut Parit kanal Pembuangan Parit primer Parit sekunder Parit tersier Jumlah D Jumlah D Total A+B+C+D 3 5 6 12 km km km km 24.000 5.38 3 3.425 11 km 3 unit 8.33 5 1.000 15.5-1.25 0 94.000 65.25 3 32 6.000 78.564 100.206 6.188 150 unit 2 unit 75 90.6 km 42.900 122.533 2.250 180.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Tabel 16 Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalsel per ha Planted Area No.77 0 72.85 0 989.0 m) Panjang Jumlah A B.000 11.48 km 18.92 km 64.038 151.

000 0 33.00 0 33.000 0 16.000 210.000 275.50 0 165.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Tabel 17 Rekapitulasi Bangunan Kebun PPKS di Kalsel No .000 11.50 0 11.00 0 11.00 0 38.00 0 44.00 0 16.500 11.00 0 33 22.000 1 - .000 44.000 100.00 0 22.000 165.000 250. 1 2 2 3 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Kantor Induk Kebun (200m2) +emplasment Kantor Afdeling (40 m2) Gudang pupuk kebun (120 m2) Gudang pupuk afdeling (25 m2) Gudang material (100 m2) Stasiun bahan bakar Diesel tank Tank pump diesel Bengkel mekanik & workshop (100 m2) Garasi (25 m2) Poliklinik (25 m2) Bangunan rumah staf General Manager Manager Kebun Asisten Kebun Askep KTU Unit Harga/u nit (Rp000) Nilai total (Rp000) 1 1 1 1 1 1 1 1 275.500 350.000 38.

00 0 10.000 83.000 48.60 0 88.000 48.00 0 44.000 110.000 44.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Staf (setingkat asisten) 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Bangunan rumah non staf setingkat mandor (kopel .500 55.000 71.1 unit untuk 2 pintu) Bangunan rumah Pemanen Kopel (Tipe 36) Bangunan wisma tamu (100 m2) Gedung pertemuan (300 m2) Bangunan Mesjid (100 m2) Gedung TK (50 m2) Gedung SD (300 m2) Gedung SMP (300 m2) Pos Jaga Utama (6 m2) Lapangan olah raga (unit) 3 0 1 1 2 1 195.1 unit untuk 2 pintu) Bangunan rumah karyawan pelaksana kopel .600 44.000 48.126. 600 3. Per ha 755 Tabel 18 Rekapitulasi biaya investasi sarana air+listik kebun dan fasilitas pendukung lainnya No 1 2 3 4 5 Rincian Pembangkit listrik afdeling Instalasi sumur bor afedling Reservoir afdeling Instralasi listrik afdeling Instralasi air afdeling Kebutuhan Jlh Satuan 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit Harga/unit Rp 00088.000 330.600 44.000 0 5.000 83.88.000 250.000 88.000 Total Rp 000.00 0 1.000 55.00 0 28.00 0 10.000 34 .000 10.000 48.000 200.

000.000 333. 1.17 35.000 647.6 7. Tabel 20 Biaya investasi pembangunan kebun PPKS per 1 ha planted area di Kalimantan Tengah Biaya/ha planted area (Rp.-) No.60 juta/ha planted area (Tabel 20) dengan demikian total investasi untuk 300 ha planted area adalah sebesar Rp 19. alat dan TK Tahun Tahun Tahun Tahun Total 0 1 2 3 10.4 Biaya Investasi pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan Tengah Dengan asumsi kondisi lahan yang akan diperoleh di Kalimantan Tengah pasang surut harga input produksi mengikuti harga-harga yang berlaku di Kalimantan Tengah pada tahun 2011.000 22.700 385.07 8. maka total nilai investasi pembangunan kebun inti (agregat) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana adalah sebesar Rp 63.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Peralatan dan furnitur kantor afdeling 6 Jumlah 1 Unit 22.012 35 .900 3.600 Tabel.500 18.10 9. Investasi Tanaman (Bahan.08 milyar (Tabel 21). 19 Biaya investasi kendaraan dinas dan operasional kebun Jenis Kendaraan Truk PS 100 Sepeda motor L-200 TOTAL Jumlah Unit 1 2 1 Harga per unit (Rp 000) 1 2 1 Total (Rp 000) 225.

8.432 309 225 67 2. Total Investasi Tanaman (Bahan.-) No . alat dan TK KHL) Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional 22 Prastudi Kontingensi (5%) Pembelian lahan Total biaya investasi 38 397 4. 6.160 12 5 2.127 334 4 141 - 22 163 - 6 182 - 648 38 882 4. 6.755 1.197 257 338 100 2.080 36 . 5.500 9. 288 2.12 7 33 4 7 1.61 2. 2. 4.02 9 75 1 22 2 - 1 68 6 75 1 22 2 752 60 6 12. 8.3 23 15.112 47 0 - 54 3 10.504 1. Biaya investasi pembangunan kebun PPKS seluas 300 ha planted area di Kalimantan Tengah Biaya (Rp. Sarana infrastruktur kebun Bangunan kebun Sarana air+listrik & pendukung lainnya Kendaraan dinas dan operasional Prastudi Kontingensi (5%) Pembelian lahan 58 8 58 1.123 257 338 100 2.959 3.6 19.500 Tahun Tahun Tahun 2 Tahun 0 1 3 3. 7.94 1 15.40 8 1 25 1.9 60 - 5 85 8 1. 5.0 00 30. 7.751 206 225 67 Total 10. 3.000 63.000.863 6 Tabel 21.000.185 48 3.60 0 Biaya investasi per ha planted area 9. 4. 1.431 3.029 1. 3.1 62 3.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit KHL) 2.1 27 3 34 1.

2 Rekapitulasi biaya investasi sarana infrastruktur kebun PPKS di Kalimantan Tengah Total nilai investasi pembangunan sarana infrastruktur kebun (agregat lahan) yang meliputi pembangunan jalan.747 Tenaga Kerja Bahan dan Alat Jumlah 3.287 4.668 7. parit jalan.653.322.491. 43uta/ha planted area atau 1.03 untuk lahan seluas 300 ha dengan perincian seperti disajikan pada Tabel 23 3.01juta/ha planted area.358 9.057 8.4.198 3.50 milyar atau Rp 35.167.107.109 3.1 Rekapitulasi biaya investasi tanaman kebun PPKS di Kalimantan Tengah Total nilai investasi tanaman (agregat lahan) sejak pembukaan lahan hingga panen perdana kebun PPKS seluas 300 ha di Kalimantan Tengah sebesar Rp 10.075.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 3.080 10.948 16.786.035 4.011.307 7.171.225.3 Rekapitulasi biaya investasi bangunan kebun PPKS di Kalimantan Tengah 37 . Tabel 22 Biaya investasi Tanaman pembangunan kebun PPKS di Kalteng per 1 ha planted area Item Land clearing (TBM-0) TBM-1 TBM-2 TBM-3 Jumlah 3.643.025 35.4.848. jalan dan jembatan di dalam kebun adalah sebesar Rp 3.658.464. Rekapitulasi nilai investasi menurut tahun pembangunan untuk masing-masing lahan disajikan pada Tabel 22.323 4.421.769 3.4.078 18. parit drainase.

000 130. 1 2 3 Uraian Jalan (40 m/ha) Jalan Utama Panjang Jalan Produksi Panjang ) Jalan Kontrol (l=0.250 B.77 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 17 3.564 38 . 1 2 150 unit 2 unit 75 90.534 2.080 425.4 Rekapitulasi Biaya Investasi Sarana Air.04 km 3 unit 8.4.750 44.0 m) Panjang Jumlah A Jembatan Titi kayu pemanen pada lahan gambut Jembatan kayu permanen Jumlah B Parit jalan dan gorong-gorong Parit Jalan (jalan utama + jalan produksi) x2 Gorong-gorong (1 bh/2 km jalan kontrol) Unit Harga/unit (Rp 000) Biaya (Rp 000) 1.000 191.212 6.080 159.250 21.92 km 3.000 C 1 2 11.5-1.250 180.300 136. A.16 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 19. Tabel 23.4.6 km 6.460 11.188 94. Listrik dan Pendukung Lainnya Total nilai investasi sarana air+listrik dan pendukung lainnya (agregat lahan) untuk kebun PPKS di Kalimantan Tengah adalah sebesar Rp 302 juta atau Rp 1.12 milyar atau Rp 3.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total nilai investasi bangunan kebun (agregat lahan) adalah sebesar Rp 1.5 Rekapitulasi Biaya Kendaraan Dinas dan Operasional Kebun Total nilai investasi kendaraan dinas dan operasional (agregat lahan) adalah sebesar Rp 648 juta atau Rp 2.02 juta/ha planted area dengan perincian sama seperti disajikan pada Tabel 18.Rekapitulasi Biaya Sarana Infrastruktur Kebun PPKS di Kalteng per ha Planted Area No.48 km 67. 3.

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

(diameter 60 cm, p = 5 m) Jumlah C D Tata air gambut Parit kanal Pembuangan Parit primer Parit sekunder Parit tersier Jumlah D Jumlah D Total A+B+C+D (per hektar) 3 km 5 km 6 km 12 km 28,000 15,750 14,000 5,425 100,776 84,000 78,750 84,000 65,100 311,850 1,029,336 3,431

3.5

Rekapitulasi Keperluan Dana Investasi Pembangunan Kebun PPKS seluas

Total keperluan dana investasi untuk pembangunan kebun PPKS 1.200 ha adalah 72,27 milyar dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 24.Total Investasi Pembangunan kebun PPKS Tahun Proye k ke0 1 2 3 Total 2012 2013 2014 2015 Tahun Jambi (Rp 000.000) 8,587 2,614 2,875 3,258 17,334 Lampung (Rp 000.000) 8,4 85 2,5 45 2,7 80 3,1 48 16, 959 Kalsel (Rp000. 000) 9,25 1 2,91 6 3,13 4 3,59 4 18,8 95 Kalteng (Rp000. 000) 9,288 2,959 3,185 3,648 19,08 0

Total (Rp 000.000) 35,612 11,034 11,974 13,649 72,268

3.6 Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS
39

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Dengan asumsi bahwa 65% dana investasi pembangunan kebun PPKS dari pinjaman bank maka rekapitulasi modal pinjaman bank dan modal penyertaan untuk pembangunan kebun adalah sebagai berikut:
Tabel 25. Sumber Modal Investasi Pembangunan Kebun PPKS

Tahun 2012 2013 2014 2015 Total

Investasi (Rp000.000) 35,612 11,034 11,974 13,649 72,26 8

Pinjaman (Rp000.000) 23,147 7,172 7,783 8,872 46,97 4

Self Financing (Rp000.000) 12,464 3,862 4,191 4,777 25,29 4

3.7. Kelayakan Usaha Pembangunan Kebun Kelapa Sawit PPKS Investasi yang ditanamkan dalam usaha perkebunan kelapa sawit oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di 4 (empat) Provinsi ditujukan untuk memperoleh berbagai manfaat, antara lain: sarana penelitian dan laba usaha yang akan dipergunakan sebagai sumber pendapatan bagi keberlanjutan berbagai penelitian kelapa sawit di Indonesia. Analisis kelayakan usaha dimaksudkan untuk mengevaluasi layak atau tidak layaknya proyek pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh PPKS layak dilaksanakan. Analisis finansial dilakukan berdasarkan pada harga konstan. Metode analisis yang digunakan digunakan adalah sebagai berikut : adalah tabulasi Cash Flow usaha perkebunan kelapa sawit selama umur ekonomi. Adapun asumsi yang

 Tahun awal proyek (tahun ke-0) adalah tahun 2012 mengikuti tahun
proyek ke-0 pembangunan kebun PPKS 1

 Umur ekonomis kebun dalam 1 siklus pengusahaan tanaman adalah 25
tahun. Periode tahun analisis adalah 2012-2037.
40

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit

 Kelas kesesuaian lahan diasumsikan kelas S3 dengan tingkat produksi
terdapat pada Tabel 26

 Harga-harga input produksi disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku
di setiap provinsi tahun 2011

 Harga CPO internasional diasumsikan 900 US$/ton, biaya transportasi dan
administrasi 70US$/ton, maka harga fob CPO sebesar 830 US$, dengan adanya bea keluar 7,5%, tingkat kurs Rp9.000/ US$, harga inti 3.800, tingkat rendemen CPO 22%, dan inti 4,5 % dan faktor K 85%, maka harga TBS diasumsikan pada tingkat harga Rp1.437,49/kg.

Tabel 26. Produktivitas Kelapa Sawit Berdasarkan Kelas Kesesuaian Lahan Umur 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 S1 Produktivitas (ton/ha) S2 6.0 5.0 16.0 14.0 19.0 17.0 23.0 21.0 28.0 26.0 32.0 28.0 34.0 30.0 35.0 31.0 35.0 32.0 35.0 32.0 34.0 32.0 33.0 31.0 32.0 30.0 30.5 28.5 29.0 27.5 28.0 27.0 27.0 26.0 26.0 25.0 25.5 24.0 S3 4.0 12.0 15.0 19.0 23.0 26.0 27.0 28.0 29.0 30.0 30.0 29.5 28.5 27.0 26.0 25.0 24.0 23.0 22.0
41

930. 430 1.1 23. 112 39. 31 195. Rincian Biaya Produksi TBS kebun PPKS untuk masing-masing Provinsi Jambi Rerat a Rp/k /tahu g n TBS Rp.94 102 . 74 104.57/kg. 293 42 268.00 0 1. 719 7.0 20.2 55 7.00 0 1. Biaya Variabel Pemeliharaan tanaman Panen dan transport Sub Total Biaya Variabel II Biaya Tetap Pemeliharaan aktiva tetap Pajak bumi dan bangunan Biaya umum Bunga pokok pinjaman . 43 Kalteng Rerat a Rp/k /tahu g n TBS Rp. 185 1.399.798.0 22.399.814.1 Proyeksi Biaya Produksi Biaya produksi dikelompokkan menjadi biaya variabel dan biaya tetap.5 21.76 Kalsel Rerat a Rp/k /tahu g n TBS Rp.0 3. 89 1.33/kg dan 840.0 22. Ratarata biaya produksi di setiap provinsi berbeda-beda tergantung pada kondisi lahan dan harga input produksi. 32 Lampung Rerat a /tahu Rp/kg n TBS Rp.785.670 120. 476 38.71/kg.6 70 131.84 185 .034.84 5 . 07 18.5 23.0 21.904. 00 463 . 745 3. Biaya produksi TBS terendah di provinsi Jambi dengan total biaya produksi sebesar Rp. 745 3. 40 Uraian I.0 19. 175 41.6 70 133. 12 15 .02 4 261 . dan biaya produksi tertinggi di provinsi Kalimantan Tengah dengan biaya produksi sebesar Rp849.00 0 1.261. 915 785.5 19.047. 81 1. 414 42. Tabel 27. 565 3.0 23. 00 422 .3 30 265.160 7. 601 778. 31 5.304. 74 170.69 3 150.330. 07 16.0 24.288 7.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 22 23 24 25 Rerata 25. Rincian biaya produksi TBS kebun PPKS untuk masing-masing provinsi terdapat pada tabel 27. Sedangkan Lampung dan Kalimantan Selatan biaya produksi masing-masing sebesar Rp. 66 109. 291 3. 669 1.670 108.08/kg.5 27. 32 1. 33 108.0 21.7.220.00 0 1. 00 460. 546 1.85 7 252.00 446 . 07 18.74 5.14 7 748. 775.0 25.76 1. 96 195.96 5.

69 35.96 milyar.34 milyar. 274 2.866 ton untuk Provinsi Jambi. 859 2. 281 91. 303 79.92 6 2.97 775 .33 658.893.01 milyar. 08 120.318. 49 10.318.84 6 1. 923 858.71 543. lampung Kalimantan Selatan.04 35 1.7.20 2 787. 003 249.846. 544 43 1. 67 34.318. 105 6. Proyeksi Rata-Rata Penerimaan dan Laba Bersih Jambi Uraian Rerata /tahun Rp. 82 385 . 07 109.00 0 9. Dengan rata-rata jumlah produksi TBS per tahun adalah 6.20 4 770.802. maka rata-rata penerimaan bersih dari penjualan TBS per tahun adalah Rp 10.767. 544 1.32 milyar untuk Jambi. 49 Kalsel Rerata / tahun Rp. 65 379. 77 352 . 17 113 .437. 192 4. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sedangkan provinsi Lampung produksi terkoreksi sebesar 5% sehingga produksi ratarata per tahun sebesar 6.000 Rp/k g TBS Kalteng Rerata /tahun Rp.2 Penerimaan dan rugi laba kebun Penerimaan kebun plasma berupa hasil penjualan TBS hasil produksi kebun . 730 251. dan 2. 617 1.73 5 230.437.000 Rp/kg TBS PENERIMAAN Penjualan TBS 10.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Gaji &Tunjgn Staf karyawan Bunga IDC Penyusutan Sub Total Biaya Tetap Total Biaya Produksi 600.533. 3.46 6 226. 937 6. 08 679.437.437. 70 33. 1. 69 32. Dengan asumsi harga TBS diterima 1. 49 .568. 544 49 10.49/kg. 78 840.000 Rp/k g TBS Lampung Rerat a /tahu Rp/kg n TBS Rp.437.523 ton . 800 867. 82 119.49 79 8. Rincian penerimaan bersih dapat dilihat pada Tabel 28.098. Tabel 28.57 3. 351 94.030.60 849 .32 milyar. 3. 696 5. 172 83. dan Kalimantan Tengah masing-masing 3.726.

000) B/C Pelunasan utang (tahun) IRR (%) PP (tahun) 315 1. 57 587. 135 849.5 24 1.98 10 20. 80 11 18. 897 1 . 22 418. 313 1. 303 4.893. 574 1 .05% 12 12 Jambi 27. 33 639.954. 193 1. panen. 92 176. 519 798.266. 78 198.565.472. 54 3.568.82 11 19. 263 1. 784 840. sedangkan komponen pengeluaran terdiri dari investasi dan biaya produksi (termasuk penyusutan dan transport TBS.001. 351 4.36% 13 Kalimant an Tengah 23.63% Berdasarkan hasil yang diperoleh seperti tersebut diatas.2 60 775. 058 2.1 72 4.436.286. 479 3. 25 4.3 72 1.750.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Setelah Pajak 5. dan nilai penjualan TBS.684. 53 463.220. Analisis Finansial Kebun PPPKS Indikator Analisis Finansial NPV (Rp. 794 3. 08 597.902.030. Lampung 27. 40 179. 18 6.02% 13 Kalimanta n Selatan 24. 38 411.325. 16 191. dan upah tenaga kerja) Proyeksi arus kas masing-masing kebun disajikan tertera pada Lampiran. Adapun analisis finansial masing-masing kebun adalah sebagai berikut : Tabel 29. maka secara finansial investasi pembangunan kebun PPKS adalah layak untuk dilaksanakan. 281 4. 41 6.425.865.288. Hasil analisis finansial arus kas kebun plasma Selama periode analisis komponen penerimaan adalah dana pinjaman untuk investasi dan modal kerja.91 11 20. 75 447. 71 661.1 12 3.3. dana pinjaman untuk IDC.7.909.098. 44 .

vi. Instalasi penyiraman Kantor pembibitan Instalasi listrik Gudang pupuk material Pembukaan lahan Pos Jaga Perlengkapan lainnya 45 iv. 4. Jambi dan Lampung. vii.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit IV. Mandailing Natal (Sumatera Utara). ii.1 Biaya Investasi Bibitan Kelapa Sawit Dalam proposal ini investasi kebun bibitan setiap provinsi disesuaikan dengan kondisi di masing-masing areal dan besarnya harga input produksi di setiap provinsi. Agar lebih mempermudah akses masyarakat untuk memperoleh bibit. Mengingat daerah tersebut merupakan daerah potensial bagi pengembangan perkebunan rakyat. Biaya investasi Item investasi pemn bangunan kebun inti adalah sebagai berikut: i. iii. . mengingat semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap perkebunan kelapa sawit. v. PEMBANGUNAN KEBUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT Pembibitan kelapa sawit merupakan suatu bisnis yang potensial bagi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). maka PPKS membangun kebun bibitan di beberapa lokasi yaitu di Aceh Singkil (NAD). Tingginya minat masyarakat untuk berkebun sawit dihambat oleh akses masyarakat untuk memperoleh bibit unggul yang baik dan benar akibat lokasi yang jauh dengan sumber benih unggul.

dengan rincian sebagai berikut : Tabel 30.000 55. Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Instalasi Penyiraman Kantor Instalasi Listrik Gudang pupuk& material Pembukaan lahan Pos jaga Perlengkapan lainya Tanah Jumlah satuan 10 unit 1 unit 1 unit 1 unit 10 ha 3 unit 1 paket 10 ha Total Biaya Total Biaya per ha harga/satuan 14.000 total 148.000.800.000 2.1.000.000 atau Rp.000 5. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Instalasi Penyiraman Kantor Instalasi Listrik Gudang pupuk& material Pembukaan lahan Pos jaga Perlengkapan lainya Tanah Jumlah 10 1 1 1 10 3 1 10 Total Biaya Total Biaya per ha satuan unit unit unit unit ha unit paket ha harga/satuan 14.321.000.000 15.000 15.000.000 40.000.000 439.857.000 150.150 per ha.000.000 5.000 2.000 12.000 12.000 15.000 35.000.141.500.1.000 12.000 150.370.000 atau Rp.568.500 50.000 40.000 457.000 total 141.000.000.500.000.000 55.000 10.000.000 25.000.439.932.000 10.000 7.000 4.000 12.000 28.000 15. 45.500.000 45.500.114.000 per ha.932.000.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit viii.737.2 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Mandailing Natal Sumatera Utara Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Mandailing Natal (Sumatera Utara) seluas 10 ha sebesar Rp.321. dengan rincian sebagai berikut : Tabel 31.500 43.000.457.150 46 .570. 4.680.370. 43.000.000.500.880.500.000 35.000 7.737.000.000.1 Pembelian tanah Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Aceh Singkil Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Aceh Singkil seluas 10 hasebesar Rp.150 50.

000 15.588.000.000.544.000.799.000 10.000 atau Rp.000 20.4 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Lampung Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Lampung seluas 20 ha sebesar Rp.979.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 4.000.000 39.000 atau Rp.000 5.000.722.588.000 10.974.000 15.000 45.000.000.000 300.140. 38.000 2.000 52. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Jambi No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Instalasi Penyiraman Kantor Instalasi Listrik Gudang pupuk& material Pembukaan lahan Pos jaga Perlengkapan lainya Tanah Jumlah satuan 20 unit 1 unit 1 unit 1 unit 20 ha 4 unit 1 paket 20 ha Total Biaya Total Biaya Per ha harga/satuan 14.000.000.000.000 300.000.000 2.000 per ha.000 15.000.000.400 4.622.000 25.448.000.580.000 10.1.000 15.857.000 60.000 15.580.000 45.000.3 Proyeksi Biaya Pembangunan Bibitan di Jambi Proyeksi biaya pembangunan pembibitan kelapa sawit di Jambi seluas 20 ha sebesar Rp.000 total 297.400 5.000 20.000.000 38.857.000.000. dengan rincian sebagai berikut : Tabel 33.440.000 10.000 Total 297.000 15. dengan rincian sebagai berikut : Tabel 32.000 60.000.000.000.000 45.1.000.629.629. 39.000 47 .000 799. Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Bibitan di Lampung No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Instalasi Penyiraman Kantor Instalasi Listrik Gudang pupuk& material Pembukaan lahan Pos jaga Perlengkapan lainya Tanah Jumlah satuan 20 unit 1 unit 1 unit 1 unit 10 ha 4 unit 1 paket 20 ha Total Biaya Total Biaya per ha harga/satuan 14.000.000 per ha.000.140.000 60.000 60.000 45.000 772.

5 Rekapitulasi Proyeksi Biaya Investasi Pembangunan Kebun Bibitan Kelapa Sawit PPKS Proyeksi total biaya investasi pembangunan kebun bibitan PPKS seluas 60 ha di 4 Provinsi sebesar Rp.000 772.34 Biaya Produksi Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal No Uraian Aceh Singkil Biaya ( Rp) Rp/batang 60. Adapun biaya produksi masing-masing lokasi adalah sebagai berikut : Tabel.35 591.2 Proyeksi Biaya Produksi Bibitan Produksi bibitan yang dihasilkan yaitu bibit Pre Nursery (PN) dan Main Nursery (MN).Rata-rata biaya produksi di setiap provinsi berbeda-beda tergantung pada kondisi lahan dan harga input produksi.972.055.390 513.190 6.500 261.890.321.370.20 22.500 4.361 7.22 1 Tenaga Kerja 2 Bahan dan Alat 3 Penyusutan 4 Biaya Umum Total Biaya Produksi 48 .586.500 799. Biaya produksi dibagi dua kelompok yaitu biaya variable dan tetap.04 11.000 439.859.000 2.794.786.314 135.762. Adapun rincian biaya investasi adalah sebagai berikut : Tabel 34.46 milyar.d 8).686.136 180.780 7. Sumber modal untuk pembangunan bibitan diasumsikan berasal dari modal Pusat Penelitian Kelapa Sawit.32 Mandailing Natal Biaya ( Rp) Rp/batang 44.41 690.35 15.034.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 4.468.954 686.1. 2. sosial.580.11 21. Sedangkan biaya tetap terdiri dari biaya penyusutan dan biaya umum ( biaya karyawan tidak langsung.402. dan lain-lain).821.868. Biaya variabel merupakan biaya perawatan bibit terdiri dari biaya tenaga kerja langsung dan biaya penggunaan bahan dan alat (lampiran 1 s.97 585.966.582 6.588.10 663.075 251.692. Proyeksi Biaya Investasi Bibitan No 1 2 3 4 Lokasi Aceh Singkil Mandailing Natal Jambi Lampung Total Luas (ha) 10 10 20 20 60 Biaya Investasi (Rp) 457.

945 21.341 210.821.286 7.421 24.3 Proyeksi Penerimaan dan Rugilaba Kebun Pembibitan Penerimaan dari pembibitan yaitu penjualan bibit PN dan MN.01 1.887.632.604 39.282 5.449 1.659 8.089.03 Tabel 36.407 68.033.513.29 2.485 211.437.80 54.297.226.565 5.154.70 65.824.066.515 21.644 7.579.993 1.74 21.72 38.743 Mandailing Natal Biaya ( Rp) Rp/batang 923.408 8.406.161.219 7.000 220.08 1.578.25 951.723 6.200 420.821 228 137 7.349.57 1.701 1.711 475.871.72 946.876.086.720.29 2.629.938.172.64 Tabel 37. Adapun asumsi yang digunakan adalah sebagai berikut :  Bibit yang diproduksi diasumsikan terjual seluruhnya 49 .282 5.898.400 24.65 6.013.859.640.420.076 473.200.83 27.337.754.086.800.410.026 277 2.565 5.193.90 115.406.05 Lampung Biaya ( Rp) Rp/batang 1.225 513.224. Biaya Produksi Main Nursery Jambi dan Lampung N o 1 2 3 4 5 Uraian Perawatan Pre Nursery Tenaga Kerja Bahan dan Alat Penyusutan Biaya Umum Total Biaya Produksi Jambi Biaya ( Rp) Rp/batang 2.823.635.687.000 451.74 473.002.91 2.953.193.210 125.491.343.333. Biaya Produksi Pre Nursery Jambi dan lampung No 1 2 3 4 Uraian Tenaga Kerja Bahan dan Alat Penyusutan Biaya Umum Total Biaya Produksi Jambi Biaya ( Rp) 91.653 212.475.70 119.204.422 7.66 5.426.710 Lampung Biaya ( Rp) Rp/batang 83.698 Rp/batang 522.276.643.500 535 35.530.84 60.89 5.979.462.093.136 8.041. Biaya Produksi Main Nursery Aceh SIngkil dan Mandailing Natal N o 1 2 3 4 5 Uraian Perawatan Pre Nursery Tenaga Kerja Bahan dan Alat Penyusutan Biaya Umum Total Biaya Produksi Aceh Singkil Biaya ( Rp) Rp/batang 955.521.605.415.389.092.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Tabel 35.988 21.565 7.047 11.90 4.

500 batang digunakan untuk pembibitan lanjutan di MN dan sisanya 87. Sedangkan bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 128. Tabel 38.  Produksi bibit PN untuk bibitan Jambi dan lampung adalah sebesar 460.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit  Kecambah yang ditanam per ha di bibitan Pre Nursery sebanyak 500.25.250 batang per tahun.000 batang digunakan untuk pembibitan lanjutan di MN dan sisanya 175.000 batang  Bibit PN yang ditanam di MN sebanyak 15.5 ha untuk penggunaan bibit PN dan 9. Sedangkan bibit yang dihasilkan dari MN adalah sebesar 256.000 batang dijual dalam bentuk PN.12.  Untuk lahan bibitan di Aceh Singkil dan Mandailing Natal adalah seluas 10 ha terdiri dari 0.000/batang. sedangkan luas lahan bibitan di Jambi dan Lampung masing-masing seluas 20 ha terdiri dari lahan untuk bibit PN 1 ha dan MN 19 ha. Dengan asumsi diatas maka proyeksi rugi laba adalah sebagai berikut.000 butir  Bibit PN yang dihasilkan per ha sebanyak 460. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal N o Uraian Aceh Singkil Rp Rp/batang Mandailing Natal Rp Rp/batang 50 .5 untuk penggunaan bibit MN.000 batang.000/batang untuk bibit PN dan Rp.500 dijual dalam bentuk PN.000 batang dimana 142.500 batang per tahun.  Produksi bibit PN untuk bibitan Aceh Singkil dan Madina adalah sebesar 230.000 batang dimana 285.  Bibit MN yang dihasilkan sebanyak 13.500 batang  Harga jual bibit disetiap lokasi sama yaitu Rp.

000 1.597.948 36.8% 25.7% 12.356 228.3% 25.238.639 115.861.861.698 750.8% 25.054 34.4% Lampung Rp/batang 12.302 225.2% 24.549 36.0% Mandailing Natal Rp Rp/batang 1.050.795.090 36.643 4.000 7.220 107.343.7% Tabel 39.597.0% Rp/batang 12000 7.100.794.692 270.794.050.000 7.556.003 35.0% Rp 2.205.233 2.879.205.591 525.890 4.110 1.8% 25.343.0% 12.100.4% Tabel 38.000 7.644 762.586 4. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung 51 .349.948 36.414 1.2% 24.780 359. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal N o 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Penerimaan Penjualan Pre Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin Aceh Singkil Rp Rp/batang 1.324 3.877 34.000 663.054 34.000.2% 24.000 663.402.000.7% 12.337. Proyeksi Rugi laba Pre Nursery Jambi dan Lampung N o 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Penerimaan Penjualan Pre Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin Jambi Rp 2.807 533.000 7.166 251.877 34.287 3.050.710 4.0% 1.110 1.780 359.879.000.639 115.740.2% 24.050 36.692 270.8% 25.890 4.712 35.307 3.414 1.3% 25.204.000 690.050.361 386.357 1.233 2.220 107.530.586 4.290 1.000.718.000.469.000 1.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 1 2 3 4 5 6 7 Penerimaan Penjualan Pre Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin 1.090 36.718.8% 25.728.0% 12.000.402.000 7.7% Tabel 39.8% 25.361 386.000 690.166 251.324 3.

5% 25.5 – 52 .204. jambi dan Lampung dapat mendatangkan keuntungan.290 1.3% 25.807 533.307 3.530.727 1. sedangkan Net Profit Margin untuk MN berkisar 5.9% 5.988 1.500.698 750.825 3.739 19.238.710 4.257.500. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Jambi dan Lampung N o 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Penerimaan Penjualan Main Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin Jambi Biaya ( Rp) 6.745 439.050 36.223 19.337.7% Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pembangunan kebun bibitan di Aceh Singkil.515 627.728.000 24.0% Rp Lampung Rp/batang 12.000 21.485 188.578.9% 5.824 3.953.287 3.308 19.357.687. Mandailing Natal.175 953 2.7% Lampung Rp/batang 25.906 3.2% 13.356 228.6% 13.6% 13.003 35.166 19.000.6% 13.6% 13.704 880.8% 25.194.556.974.273 370.0% Rp/batang 12000 7.000 21.273.000 5.013.000.293.234.206.349.012 377.691 19.000 21.7% Tabel 42.859.094 928 2.000 2.5% Biaya ( Rp) 6.274 177.002.305.000 7.268.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit N o 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Penerimaan Penjualan Pre Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin Jambi Rp 2.743 257 77 180 7.178.2% 13.302 225.4% 2.100.712 35.000 1.5% Rp/batang 25.562.8% 25.643 4. Proyeksi Rugi laba Main Nursery Aceh Singkil dan Mandailing Natal N o 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Penerimaan Penjualan Main Nursery Biaya Produksi Laba Sebelum Pajak Pajak Laba Bersih Gross Profit Margin Net Profit Margin Aceh Singkil Biaya ( Rp) Rp/batang 3.469.250.223 19.644 762.579 75.582 864.640.247.412.3% 25.4% Tabel 41.421 253.412.357 1.591 525. Proyeksi Net Profit margin ( Laba bersih/ penjualan) untuk PN berkisar 25%.000 5.000 1.000 2.740.5% Mandailing Natal Biaya ( Rp) Rp/batang 3.206.250.549 36.154.176 953 2.795.501.305 7.291.7% 25.100.

dengan nilai profit margin Aceh Singkil yang terendah. 53 .5%.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 13. Hal ini disebabkan tinggi biaya produksi akibat besarnya upah di daerah tersebut dibandingkan dengan daerah lainnya.

713.40 512.750.75 37.75 375 3 3 166.448.52 2.558.22 2.518.25 Nilai (Rp) 14.476.550.20 7.500.364.000.305.862 10250 15000 114.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit LAMPIRAN Lampiran 1.217.00 75.00 93.351.89 5.150.00 122.900.25 0.184 1.231 13.12 0.16 0.861.06 1.16 Rp/bib it 63.000 9.500.87 58.785.425 4.00 789.127. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Mandailing Natal 54 .250 50.50 27.150.250.000 44.00 101.53 3.19 2.10 1.266.987.18 0.688.166.56 116.55 6075 7.150 7800 Lampiran 2.23 0.000 1248 2293.52 N o A 1 2 3 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Uraian Tenaga kerja Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat Kecambah (butir) Kayu (batang) bambu (batang) Naungan (pelepah) baby polibag (lembar) kawat saringan (m) selang plastik (m) Ember Fungisida (kg) Herbisida (lt) Insektisida kg) NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 Bahan bakar (liter) Total B Total A+B Fisik (sat) 134.603.312.00 42.5 15.500.762.00 0.34 504.33 0.1 1 2. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Aceh Singkil Harga (Rp/sa t) 108000 67500 54000 N o A Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan membuat bedengan membuat parit mengumpulkan tanah top soil mengayak dan mengisi polibag menanam kecambah menyiram menyiangi gulma pemberantasan hama dan penyakit memupuk membongkar bibit seleksi kecambah membersihkan parit/saluran air membuat patok persilangan Total Fisik (HK) 10 10 2 86 1.703 599 108 8.555.29 46.00 157.35 6.235 75000 85000 8.750.26 40.70 0.90 686.500.15 250.43 6.00 1.186.00 28.515.5 0.400 10.41 403.11 118.000 5 50 5 0.5 2256 125.67 100.

1 1 2.250 50.501.65 250.000.381.000 9.62 378.656.425 4. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Lampung 55 .29 46.53 3.52 2.78 86.5 15.09 513.400 10.00 1.23 0.537.703 599 108 8.150 7800 47.26 88.231 13.558.325.184 1.500.25 0.527.213.00 75.19 2.785.000 1248 2293.000 44.250.52 1 2 3 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 131.12 0.250.173.235 75000 85000 8.25 82800 51750 41400 10.351.33 0.16 0.575.89 5.85 2.5 2256 125.500.100.00 0.87 58.75 375 3 3 166.312.686.75 20.75 37.018.750.186.500.00 93.00 122.390.200.000 5 50 5 0.97 6.100.00 789.00 118.625.00 28.17 40.961.70 0.805.43 6.266.11 7.28 393.67 50.139.00 101.00 42.870.10 1.63 6005 7.08 Lampiran 3.40 512.5 0.862 10250 15000 114.18 0.53 1.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit N o A Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan membuat bedengan membuat parit mengumpulkan tanah top soil mengayak dan mengisi polibag menanam kecambah menyiram menyiangi gulma pemberantasan hama dan penyakit memupuk membongkar bibit seleksi kecambah membersihkan parit/saluran air membuat patok persilangan Total Fisik (HK) N o A Uraian Tenaga kerja Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat Kecambah (butir) Kayu (batang) bambu (batang) Naungan (pelepah) baby polibag (lembar) kawat saringan (m) selang plastik (m) ember Fungisida (kg) Herbisida (lt) Insektisida kg) NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 Bahan bakar (liter) Total B Total A+B Fisik (sat) Harg a (Rp/s at) Nilai (Rp) Rp/bibi t 10 10 2 86 1.500.

472.13 3.752.54 500.00 37.5 1 1 60.18 1.57 6.50 75.117.150 7800 43.12 0.862 10250 15000 114.025.000.80 1.440.00 0.000 10 100 5 0.00 489.03 5.50 750 6 6 333.33 200.000 2496 4587 4512 500.16 0.462 54.00 85.116.368 2.137.000.39 0.06 3.000 88.2 2 4.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit N o A Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan membuat bedengan membuat parit mengumpulkan tanah top soil mengayak dan mengisi polibag menanam kecambah menyiram menyiangi gulma pemberantasan hama dan penyakit memupuk membongkar bibit seleksi kecambah membersihkan parit/saluran air membuat patok persilangan Total Fisik (HK) 20 20 4 172 2.00 218.297.26 40.89 5.33 Rp/bib it 6075 7.29 46.38 811.624.425 4.800 21.00 57.702.00 212.717.20 3.23 0.235 75000 85000 8.098.00 1.000.29 56 .326.13 4.326.603.00 3.928.570.500.762.990.00 229.19 2.89 6.356.000.16 0.790.73 81.603.407.99 349.055.13 160.037.84 475.000 18.100.821.00 75.000.87 117.03 N o A 1 2 3 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Uraian Tenaga kerja Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat Kecambah (butir) Kayu (batang) bambu (batang) Naungan (pelepah) baby polibag (lembar) kawat saringan (m) selang plastik (m) ember Fungisida (kg) Herbisida (lt) Insektisida kg) NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 Bahan bakar (liter) Total B Total A+B Fisik (sat) 270.500 100.703 599 108 8.72 7.532.000.5 Harg a (Rp/s at) 74400 46500 37200 Nilai (Rp) 20.570.

301.06 90.196.000 85.44 4.91 Lampiran 5.025.26 7.33 200.000 75.872 3.00 187.500.500 3.29 500.250 15.491 240.000 489.368 2.118 75.47 522.120 No A Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan membuat bedengan membuat parit mengumpulkan tanah top soil mengayak dan mengisi polibag menanam kecambah menyiram menyiangi gulma pemberantasan hama dan penyakit memupuk membongkar bibit seleksi kecambah membersihkan parit/saluran air membuat patok persilangan Total Fisik (HK) 20 20 4 172 2.12 0.000 1.532.23 0.000.18 1.235 75.06 3.451.625 1.50 750 6 6 333.43 6.500 100.000 18.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 4.821.107.000 88.16 0.240 51.425 4.703 599 108 8.862 10.39 0.400 41.343.311 41.000 8.570.16 0.011 3.29 46.579.702.883 Rp/bibi t 6.26 40.5 1 1 60.037.00 0.800 48.03 N o A 1 2 3 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Uraian Tenaga kerja Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat Kecambah (butir) Kayu (batang) bambu (batang) Naungan (pelepah) baby polibag (lembar) kawat saringan (m) selang plastik (m) Ember Fungisida (kg) Herbisida (lt) Insektisida kg) NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 Bahan bakar (liter) Total B Total A+B Fisik (sat) 268.301.000 57.89 5.209 176.000 85.2 2 4.417.378. Biaya pemeliharaan Bibit PN di Jambi Harg a (Rp/s at) 82.376.603.00 202.87 117.462 54.5 Nilai (Rp) 22.19 2.075 7.137.800 21.11 384.81 806.000 114.150 7.779.03 5.65 6.858.000 10 100 5 0.000 2496 4587 4512 500. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Aceh Singkil 57 .

00 2.749.00 5.208.780.000 342.44 1.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan Mengumpul tanah Mengisi polybag Memancang/menyusun polybag Menanam bibit Pembuatan jalan Pembuatan parit Pemeliharaan jalan Pemeliharaan parit Fisi k (HK ) 10 100 75 75 75 10 5 4 12 810 225 150 36 135 75 240 2037 N o 1 2 3 Uraian Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat polibag (lembar) saringan (m) selang plastik (m) Insektisida Fungisida Herbisida NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) Bahan Bakar Angkut pupuk Total B Total A + B Fisik (sat) 127.000.037.25 Harga (Rp/s at) 108000 67500 54000 Nilai (Rp) 13.705 450.39 2.00 25.018.056.482.980.150 8.00 149.000 3.050.455 145.990.39 33.94 2.000 10530000 229500 72.998.85 18.148.000 255.000 19.640 7800 60 26. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Mandailing Natal 58 .70 16.89 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiram Menyiang dalam polibag menyiang antar polibag Memberantas hama dan penyakit Memupuk membongkar bibit konsolidasi bibit Total 15000 2 200 3 3 6 375 3450 1350 3825 1750 9500 10250 85000 114.944.00 780.00 11.31 381.910 Lampiran 6.781.41 151.808.250.000 2.235 75000 8.00 17.546.25 Rp/bibi t 1.19 1.909.750.528.50 1.531.33 226.406.250 29.076.89 25.25 109.69 8.

250.910 Lampiran 7.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Total Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan Mengumpul tanah Mengisi polybag Memancang/menyusun polybag Menanam bibit Pembuatan jalan Pembuatan parit Pemeliharaan jalan Pemeliharaan parit Fisik (HK) N o 1 2 3 Uraian Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat polibag (lembar) saringan (m) selang plastik (m) Insektisida Fungisida Herbisida NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) Bahan Bakar Angkut pupuk Total B Total Fisik (sat) 127.406.44 10 100.80 8.00 2.056.00 75.208.541.898.00 114.638.74 1.31 381.70 13.89 25.44 1.000 255.990.331.640 7800 60 26.94 2.00 10 5 4 12 810 225 150 36 135 75 240 2037 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 15000 2 200 3 3 6 375 3450 1350 3825 Menyiram Menyiang dalam polibag menyiang antar polibag Memberantas hama dan penyakit Memupuk membongkar bibit konsolidasi bibit Jumlah HK 1750 9500 10250 85000 114.246.464.63 Rp/bib it 780.765.546.050.85 1.00 5.00 75.475.980.63 84.85 18.000 2.491.000 19.09 6.00 19.39 2.25 Harg a (Rp/s at) 82800 51750 41400 Nilai (Rp) 10.455 145.39 33.23 5 75000 8.540.250 29.944.33 226. Biaya pemeliharaan Bibit MN di Lampung 59 .265.00 75.41 151.705 450.000 3.00 780.037.000 10530000 229500 72.00 17.800.000 342.808.150 8.

Biaya pemeliharaan Bibit MN di Jambi 60 .250.00 5.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Total Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan Mengumpul tanah Mengisi polybag Memancang/menyusun polybag Menanam bibit Pembuatan jalan Pembuatan parit Pemeliharaan jalan Pemeliharaan parit Fisik (HK) N o 1 2 3 Uraian Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat polibag (lembar) saringan (m) selang plastik (m) Insektisida Fungisida Herbisida NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) Bahan Bakar Angkut pupuk Total B Total Fisik (sat) 140.000 3.83 1.640 7800 60 26.452.59 421.150 8.23 5 75000 8.80 6.13 Rp/bib it 774.864.000 10951200 229500 73.681.411.00 75.828.78 2.056.000 255.5 225 150 36 135 75 240 2249.00 10 5 4 12 1012.50 2.437.5 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 15000 2 200 3 3 6 375 3450 1404 3825 Menyiram Menyiang dalam polibag menyiang antar polibag Memberantas hama dan penyakit Memupuk membongkar bibit konsolidasi bibit Jumlah HK 1750 9500 10250 85000 114.460.208.85 18.050.944.310 Lampiran 8.811.13 83.198.15 20 100.00 19.612.249.00 75.00 75.400.655 146.62 8.250 29.426.754.41 151.705 450.808.39 33.44 1.00 113.000 2.00 811.20 17.90 13.403.000 19.823.25 1.88 Harg a (Rp/s at) 74400 46500 37200 Nilai (Rp) 10.89 25.000 342.175.39 2.33 226.

882.39 2.910 61 .250 85.00 780.558.727.580 19.000 19.980.056.235 75.808.42 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiram Menyiang dalam polibag menyiang antar polibag Memberantas hama dan penyakit Memupuk membongkar bibit konsolidasi bibit Jumlah HK 15000 2 200 3 3 6 375 3450 1350 3825 1.000 342.00 75.800 60 26.050.963 84.000 8.000 10.500 10.000 2.400 41.75 Harg a (Rp/s at) 82.183 Rp/bib it 779.00 17.172.944.000 255.705 450.00 75.81 2.750 9.640 114.521.70 13.000 3.500 72.39 33.406.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Total Uraian Tenaga kerja membersihkan lahan Mengumpul tanah Mengisi polybag Memancang/menyusun polybag Menanam bibit Pembuatan jalan Pembuatan parit Pemeliharaan jalan Pemeliharaan parit Fisik (HK) 20 100.235.33 6.85 18.455 145.000 229.240 51.94 383.44 1.41 151.120 Nilai (Rp) 10.530.461.250 29.01 8.422.208.00 10 5 4 12 810 225 150 36 135 75 240 2047 N o 1 2 3 Uraian Mandor bibitan (HK) KHT bibitan (HK) KHL bibitan Total A Bahan dan Alat polibag (lembar) saringan (m) selang plastik (m) Insektisida Fungisida Herbisida NPKMg 15 : 15 : 6 : 4 (kg) NPKMg 12 : 12 : 17 : 2 (kg) Bahan Bakar Angkut pupuk Total B Total Fisik (sat) 127.640 7.89 25.250.475.00 5.047.72 1.38 1.990.00 75.000 114.150 8.33 226.00 2.

0 130 .0 00 450. dll b.000 2.250 488 3.00 12. 4.000 19.750 1. rumpuk .10 0 285.00 4.38 0 4.0 00 65. mengecer. CM 6 P u p u k (kg) a.1 0.400 156. 19 52.0 00 65.00 2 3 4 5 8 Menanam kelapa sawit (memancang. Urea b.12 0 334.500 113.171.682 15.100 626.759.06 62 .0 0 .Harrow I dan II Hole to hole (gambut) (Jkt) Herbisida (l) Bibit sawit (bt) Bibit kacangan (kg) a.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 9. CP b.00 12.00 0 39.Tumbang.0 00 450.132.00 4. Biaya Pembukaan Areal Kelapa Sawit Per ha di Jambi No A 1 2 3 4 6 7 Uraian Tenaga kerja Survey dan pengukuran Mengimas Menumbang Merencek Membersihkan jalur/areal & semprot lalang 2.00 0 21.40 0 41.0 6 12.750 326. memupuk.438 2. 06 82. RP untuk kacangan f. 0 4. 0 95.750 8.00 12.Menyiang 5.00 0 1.400 3. 81 69.240 16.0 00 450.Bajak I dan II .040 4.Menanam.00 262.00 6.22 6 1.18 8 No Uraian Fis ik (s at) Harg a (Rp/s at) Nilai (Rp) Membangun tanaman penutup tanah a.200 4. Borate e.65 0 3. NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 7 8 9 Pancang (bt) Sprayer (bh) Cangkul/garu (bh) 15.00 0.00 0 0 0 0 130.Memupuk c. 0 40. 0 65.000 156.00 5. SP-36 c.24 0 51. 0 4.10 0 39. PJ a. menanam) 9 10 Hama dan penyakit Pengawasan 2.00 1 Fisik (HK) A 1 2 3 Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Alat berat (JKT) . Kieserite d.150 148 325.0 1 30 450. melobang. 00 2 . RP untuk lubang tanam g.350.

226 4 5 6 7 63 . 625 546. 56 Harga (Rp/sat) 82.10 3.113 130.00 8. MOP d. 397 2.0 0 65.86 No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Fisik (sat) 3. 125 80. 750 411.0 3.000 7 21.50 4.0 162 . B. 169 137.5 130 .00 0.040 5.756.5 130 . 000 656.500 40.240 51.200 4.0 97 .000 60 1.3 5.889. Kieserite e.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 10 11 13 14 69.0 255 .00 4. 500 676. 138 594.3 4.120 Nilai (Rp) 317.200 4.000 60.400 41. 456 48.5 3.00 15.0 74 Total HK Total A+B Lampiran 10.973.682 15. 57 50.800 13.22 5 1. 000 15. 634 2.0 0.300 5. ZnSO4 Insektisida/fungisida (l) Herbisida (l) Racun tikus Alat pertanian (unit) 130 .10 0.000 15. Biaya Pemeliharaan TBM I Per ha di Jambi No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Menyisip Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Konsolidasi pohon Sensus pohon Pengawasan Fisik (HK) 30.800 82.061.000 13.0 6 Parang babat (bh) Insektisida/Fungisida (l) Transportasi bibit (ph) Transportasi pupuk (kg) Total B 01 0. 125 195.225 65.88 7 8. 13 65. 86 11. Urea b.00 0 82.00 0. Borate f. SP-36 c. 03 0 . CuSO4 g.950 41. 000 456. 2 3 Bahan dan Alat Bibit penyisip (bh) Pupuk (kg) a.

5 4.200 4.500 676.00 4.205 . 581 6. SP-36 c.26 2 B 1 No 1 2 3 Uraian Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan alat Pupuk (kg) a. MOP d.682 15. 36 Harga (Rp/sat) 82. 77 68.0 16 2.809.00 2.514 2.500 82.00 0.00 3. Biaya Pemeliharaan TBM II Per ha di Jambi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Kastrasi/tunas pasir Membuat jalan pikul 1:4 Titi panen Sensus pohon dll Pengawasan Fisik (HK) 35.0 6.225 819.0 523 . Urea b.052.56 Total A+B 000 10. Borate Insektisida (l) 19 5.56 9 64 .00 10.5 13 0.200 4.225 Fisik (sat) 5.040 5. 33 89.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 8 Transportasi pupuk (kg) Total B 2.000 608. 000 3.78 1 4.750 Lampiran 11.00 6.240 51.120 Nilai (Rp) 432. 26 15.000 656.0 13 0.400 41.000 82.608 97.10 5.232.274 810. Kieserite e.3 60 Total HK 65.00 4.00 20.

3 54 4.0 62 4.175 80.240 51.440 3.400 41.000 60 195.259.273.0 65.0 3 4 5 6 89.4 32 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 65 . 00 15.000 60.3 6 Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total HK Total A + B 3.326.2 07 845. 00 12.932. 00 No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A B Bahan dan alat 6 16 71 94 82.0 0. 00 5.500 40.8 71 2.44 8 7.000 21.000 37. Biaya Pemeliharaan TBM III Per ha di Jambi No A 1 2 3 4 5 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan & pasar pikul Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang /dongkelan Fisik (HK) 45.0 17 Lampiran 12. 00 6.120 481.4 2.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 1.

ZnSO4 228 163 19 5 16 3 7 1 3 0.800 13. 3 2 754 4.682 15.5 00 1.000 60 955. No Uraian Fisik (sat) Harg a (Rp/s at) Nilai (Rp) 66 .000 60. CuSO4 g.5 00 656.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 6 7 8 9 10 11 Tunas pasir Pengawasan Membuat jalan pikul 1:2 Membuat TPH Sensus pohon dll Pengawasan 4.200 4.00 Fisik (HK) A 1 2 Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) 4. 00 3.0 00 18. 50 0.00 6.0 00 760.2 25 195. MOP d.000 13.014.040 5. 307 2 3 4 5 6 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total HK 94 Total A+B Lampiran 13.200 4. Borate f. SP-36 c.7 60 97.19 74.8 75 8. Biaya Pembukaan Areal per ha di Lampung No A 1 2 Uraian Tenaga kerja Survey dan pengukuran Mengimas 2. Kieserite e.500 40. 00 0.06 12.40 0 46.164.225 65.800 82.5 00 82. Urea b.0 00 45.904. 250 566.2 40 3. 00 3.50 302.1 50 80. 12 6 1 Pupuk (kg) a.

81 69.750 1. menanam) 9 10 Hama dan penyakit Pengawasan 2.240 16 .36 8 2 3 4 5 8 Menanam kelapa sawit (memancang. 06 3.00 719 1. 611 285.10 0 39.00 12. CP b. memupuk.Memupuk c. RP untuk lubang tanam g. PJ a.833. 01 0.000 60 450. 7 8 9 10 11 13 14 Pancang (bt) Sprayer (bh) Cangkul/garu (bh) Parang babat (bh) Insektisida/Fungisida (l) Transportasi bibit (ph) Transportasi pupuk (kg) Total B 67 .00 0 82. 400 156.5 130 .00 0 65.00 0.00 3 KHL (HK) Total A 52.0 00 65.0 00 450.22 5 1. 500 113.113 130. 625 2.0 130 .00 4.300 5. dll b.10 0 4. 750 326.150 148 325.0 00 65.Harrow I dan II Hole to hole (gambut) (Jkt) Herbisida (l) Bibit sawit (bt) Bibit kacangan (kg) a.Tumbang.00 0 1.Menanam.676. 594 1.20 0 12. 000 2. 000 130.0 4.0 0.00 Merencek Membersihkan jalur/areal & 5. RP untuk kacangan f.671. 400 1 Alat berat (JKT) . Borate e.0 6 5. SP-36 c. melobang.00 0 20. Kieserite d.950 41 . mengecer.750 8. 000 156.350.00 12. 03 0.040 4.0 130 0 37.964.682 15.0 262. 00 2. 000 15 . Urea b. rumpuk .200 4.0 00 450.00 0 39.0 255 .Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 3 4 6 7 Menumbang 4. 000 19 .0 95.06 6 P u p u k (kg) a. CM 3.250 488 1 .0 4 0.Bajak I dan II .1 0.0 00 450.Menyiang 5.0 4. NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 150 .00 semprot lalang Membangun tanaman penutup tanah a.

0 00 656.9 05 537. 000 3. CuSO4 g.0 00 456. 000 10.800 13.200 Nilai (Rp) 286.500 40.864.00 0.4 56 48.8 83 2.10 0.00 4.00 8.400 46.5 81 546.5 7 50.0 6 Total A+B 001 8.368 4 5 6 7 8 Total HK 65. 5 130. 0 162.86 1 2 3 B.1 3 65.918.7 34 133.00 15.00 0.5 00 676.3 2 .0 0 .1 25 195.0 523. 271 30.0 00 15. ZnSO4 Insektisida/fungisida (l) Herbisida (l) Racun tikus Alat pertanian (unit) Transportasi pupuk (kg) Total B 130.10 3.040 5.682 15.5 37 5. Kieserite e.50 9.500 37.5 6 Harga (Rp/sat) 74. 750 411. MOP d.56 Total A+B 68 .3 5 .594 Lampiran 14 Biaya Pemeliharaan TBM I di Lampung No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Menyisip Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Konsolidasi pohon Sensus pohon Pengawasan Fisik (HK) No A Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Fisik (sat) 3.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total HK 69.228.689.5 3 .000 60 7 20.50 4.000 60. Urea b. 2 3 Bahan dan Alat Bibit penyisip (bh) Pupuk (kg) a. 86 11.9 47 1.200 4.225 65.200 4. Borate f.000 13. 0 97 . 125 80.0 3 .800 82. SP-36 c. 3 4.

MOP d.040 5. 608 97.500 40.666. 77 68. 000 21.200 Nilai (Rp) 391.541. 36 Harga (Rp/sat) 74.26 B 1 No 1 2 3 Uraian Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan alat Pupuk (kg) a.00 4.200 4.0 62 4.0 16 2. Urea b.000 82.00 10. 065 733.682 15.00 3.0 3.200 4.500 37.10 5.0 13 0. SP-36 c.5 1. 000 608. 234 69 . Borate 2 3 4 5 6 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B 19 5.400 46.00 0.00 6. 500 676. 440 3.00 20.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 15 Biaya Pemeliharaan TBM II di Lampung No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Kastrasi/tunas pasir Membuat jalan pikul 1:4 Titi panen Sensus pohon dll Pengawasan Fisik (HK) 35. 225 195.00 4. 000 37.225 65.000 60 819. 33 89. 448 Fisik (sat) 5. 26 15. Kieserite e.000 60.00 2.4 2. 500 82. 923 3. 000 656.0 6.0 4.5 13 0.273. 175 80.0 0. 247 2.

040 5. Urea b. 000 760.0 0 6.682 15. MOP d.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Total HK 89.939 .652.500 37.0 0 12.853. CuSO4 7 Sensus pohon dll Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan & pasar pikul Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang /dongkelan Tunas pasir Pengawasan Membuat jalan pikul 1:2 Membuat TPH Fisik 45. SP-36 c.3 6 Total A + B 6.682 Lampiran 16 Biaya Pemeliharaan TBM III di Lampung No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 Pengawasan 6 e.0 0 0.400 46.000 13. 500 656. 377 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 70 . 500 1.0 0 3.800 955.200 4. 500 6 16 71 94 74.0 0 3.1 2 No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A B 1 Bahan dan alat Pupuk (kg) a. Kieserite 2 28 1 63 1 95 1 63 4. 810 3.0 0 5.0 0 4. 234 2.5 0 0.0 0 15.200 4.014. 333 765. 760 97.200 435. Borate f.

040 365.00 6. 950 686.500 40.378.00 4. 06 90.225 65.00 Fisik (HK) No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan Alat 4.904.000 60.00 12. 156 2. 781 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) B 71 .080 56.758 . 19 52.300 45. 000 45. ZnSO4 2 3 4 5 6 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total HK 94 Total A+B 1 3 0 2 7 54 13. 000 18. 240 3. 225 195. 875 7. 150 80.00 5. 81 69. 675 3.000 60 82.252 Lampiran 17 Biaya Pembukaan Lahan di Kalsel No A 1 2 3 4 5 Uraian Tenaga kerja Survey dan pengukuran Mengimas Menumbang Merencek Merumpuk 2.430. 06 12.800 82.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit g.

00 2 3 4 5 .000 22.00 0. 240 16. 000 156. rumpuk .00 0 500.Tumbang. NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 7 8 9 10 11 12 13 Pancang (bt) Sprayer (bh) Cangkul/garu (bh) Parang babat (bh) Insektisida/Fungisida (l) Transportasi bibit (ph) Transportasi pupuk (kg) 0.00 4.00 0 65. 000 15. 00 4. 079 285.000. 750 44. 520 19.100 39. 50 130. mengecer.899. 950 41.293 4. PJ 8 Menanam kelapa sawit (memancang.0 2 .00 0 500. CP b. 05 0. 03 0.000 39. 400 156. 250 488 1. CM Pupuk (kg) a.301 1. Urea b.Memupuk c.500.0 2 . RP untuk kacangan g. memupuk. 850 262. 750 332.000 82.00 0 500. SP-36 c. 500 2.313 148 325.750 8.0 3.00 1 Alat berat (JKT) .000 65.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 6 7 Membersihkan jalur/areal &semprot lalang Membangun penutup tanah (dilakukan pada TBM 1) a. 00 130.Bajak I dan II 3 . Kieserite d.5 130 . 00 65.800 1.Harrow I dan II Hole in hole (JKT) Herbisida (l) Bibit sawit (bt) Bibit kacangan (kg) a.00 12.463 4. CuSO4 f.06 6 a. 00 4. 500 113.Menyiang 5.100 9 10 2.000 60 9. Borate e.00 12.000 13.974 15.225 1. 65 3. dll b. 00 258 4. 25 150. 72 . 00 0. 400 5. 000 1.Menanam. menanam) Hama dan penyakit Pengawasan 95. 00 500. 000 162. RP untuk lubang tanam h .750 1. 00 40.00 0 65. 113 130. 01 0. melobang.

ZnSO4 4 5 6 7 8 Insektisida/fungisida (l) Herbisida (l) Racun tikus Alat pertanian (unit) Transportasi pupuk (kg) Total B Total HK 67.974 15. 98 11. 531 692.040 358. 323 10.301 144.0 97 .611. 500 89.800 13. 125 195. 631 672.50 4.300 45.000 60 580. 2 3 Fisik (HK) No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan Alat Bibit penyisip (bh) Pupuk (kg) a.68 Total A+B 130 .0 539 . 000 15.147.463 4.5 6 . 125 697.10 5 Lampiran 18 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalsel No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Menyisip Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Konsolidasi pohon Sensus pohon Pengawasan 30.00 0. 102 3. Borate f.3 2 . 700 411.06 Total A+B 534 7.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit .180 7 22.00 10.293 5.5 4.000 13.00 15.0 3 .00 0.10 0.5 6 . 700 89.362. 900 484.331.10 3. 125 80. 954 3.97 3.225 65. 370 3.080 56. Urea b. 015 6. 985 97. 166 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 73 . CuSO4 g. SP-36 c.000 60.0 0 .5 6 .5 130 .5 5 .578. 433 2.98 B. 68 90. 94 51.330 4.500 40. 76 67. Kieserite e.9 Total B Total HK 69. MOP d.0 162 . 000 32.00 4.800 82.

00 0.800 13. ZnSO4 2 3 4 5 6 Total HK 88.5 1. MOP d.0 0.040 467.5 130.041.500 89.20 15.175 80. Kieserite e.000 13.387.436 3.00 20.225 195.700 89.77 6 4.646 97.500 40.974 15.000 21.000 38.225 65.0 637.330 4.080 56.900 646.17 8 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 74 .12 5.600.000 60 870.987.00 12.54 88. SP-36 c.20 B 1 Fisik (HK) No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan alat Pupuk (kg) a.32 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total A + B 195.700 82.5 6.00 2.0 4.966 877.962 5.0 162.785 7.463 4.00 0.00 4.0 3.188 697.4 2.00 4.000 60.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 19 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalsel No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Kastrasi/tunas pasir Membuat jalan pikul 1:4 Titi panen Sensus pohon dll Pengawasan 35. Urea b.531 692. Borate f.300 45.00 6.220 3.0 130.800 82.293 5.0 6. CuSO4 g.32 90.59 67.5 6.

155 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 2 3 4 5 6 Total HK 95.225 65. Borate f.00 3.080 56.00 3.000 60.5 6.023.463 4.015. SP-36 c.258. MOP d.0 162.974 15.703 9.12 5.00 0.00 4.0 0.150 80. Urea b.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 20 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalsel No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan & pasar pikul Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang /dongkelan Tunas pasir Pengawasan Membuat jalan pikul 1:2 Membuat TPH Sensus pohon dll Pengawasan Fisik (HK) No A 45.0 3.225 195.000 46.858 75 .800 13.50 0.040 538.5 6.62 227.341 946.000 60 1.500 40.280.020 4.5 1. ZnSO4 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total A+B 5.000 18.62 90.800 82.98 16.531 1.219 697.00 6.98 1 2 3 B 1 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan alat Pupuk (kg) a.0 4.308 97.81 72.765.84 95.00 5.700 82.500 89.513 4.5 162.300 45.293 5. Kieserite e.330 4.5 195.039.302 3.700 89.00 15.350 808.3 2.0 767.00 14.000 13. CuSO4 g.5 6.

Tumbang. Urea 3 .463 - 76 .378 1.832 372.00 0 500.Bajak I dan II .000 22. CM Pupuk (kg) a.0 2 .000 39.500. melobang. 00 4. 06 91.0 2 .00 12. mengecer.00 0 65.491.500 2.00 5.00 0 500.100 9 10 - 4.06 6 a.290 45.100 39. 00 500.00 4.664 57.00 0 162.00 0 500.222 2.00 Fisik (HK) No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan Alat Alat berat (JKT) .00 0 0 0 1.5 130 . 06 12. 19 52.400 4.909.0 0 2.50 3 3.00 12.17 4 285.Harrow I dan II 2 3 4 5 Hole in hole (JKT) Herbisida (l) Bibit sawit (bt) Bibit kacangan (kg) a.00 4.000 156. menanam) Hama dan penyakit Pengawasan 5. rumpuk .Menyiang 8 Menanam kelapa sawit (memancang. dll b.10 9 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) B 1 95. PJ 2.385 698.0 0 5.0 3.0 0 0.Memupuk c.420.400 156. memupuk.000.Menanam. CP b.00 6. 00 4.00 12. 81 69.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 21 Biaya Pembukaan Areal di Kalteng No A 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Tenaga kerja Survey dan pengukuran Mengimas Menumbang Merencek Merumpuk Membersihkan jalur/areal &semprot lalang Membangun penutup tanah (dilakukan pada TBM 1) a.

974 15.300 19. 03 0.00 4.00 0.937 684.421. 00 40.000 65. 98 11.750 8.10 Fisik (HK) No A 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A Bahan dan Alat Bibit penyisip (bh) Pupuk (kg) a. SP-36 c. 00 0.09 2 3.167.658.000 82. 05 0.06 Total A+B 0.10 0.290 45. 65 3. 50 130.800 1.0 4.750 342.000 60 9. 2 3 7 22.000 15. 68 91.113 130.378 77 .000 13.125 3.250 488 1. Kieserite d.00 0 65.850 262. Urea 13 0.225 1.0 0 10. 00 65. 01 0.750 44.240 16.257 2.19 8 10. 00 258 .28 7 145.750 1. 94 51.832 364.372. RP untuk lubang tanam h .293 4. RP untuk kacangan g.664 57. NPK 15:15:6:4 untuk kacangan 7 8 9 10 11 12 13 Pancang (bt) Sprayer (bh) Cangkul/garu (bh) Parang babat (bh) Insektisida/Fungisida (l) Transportasi bibit (ph) Transportasi pupuk (kg) Total B Total HK 69.463 580.0 0 0. Borate e.534 7.50 4. 25 150.9 4.500 113.0 0 15.950 41.307 Lampiran 22 Biaya Pemeliharaan TBM I di Kalteng No A 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan Memupuk tanaman Menyisip Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Konsolidasi pohon Sensus pohon 30.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit b.459 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) B. 00 130.558 148 325. 76 67. CuSO4 f.

20 15.5 4. CuSO4 g.800 82.0 57 Total HK 67.985 97.5 6. 68 Total A+B Lampiran 23 Biaya Pemeliharaan TBM II di Kalteng No A 1 2 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan Menyiang kacangan 35.0 3.98 b.655 4.5 6.3 2. Kieserite e. Borate f.290 476.000 15.225 65.500 89.700 411.0 53 9.800 13.865 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 78 .000 32.59 91.000 60.00 Fisik (HK) No A 1 2 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) 5. ZnSO4 4 5 6 7 8 Insektisida/fungisida (l) Herbisida (l) Racun tikus Alat pertanian (unit) Transportasi pupuk (kg) Total B 16 2.76 9 7.5 13 0.194 892.150 484.000 13.700 89.531 735.370 3.293 5.5 6.00 20.000 60 697.125 80.125 195.075.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 9 Pengawasan 3.974 15. SP-36 c.5 5.0 0.0 9 7. MOP d.653.500 40.664 57.

000 13.0 6.643.463 4.00 6.00 2.84 95.188 697.000 38.832 547.199 4.12 5.5 6.338.4 2. ZnSO4 67.0 4.290 45.500 89.81 72.00 15.00 0.00 4.832 3.700 89.150 646.20 3 B 1 KHL (HK) Total A Bahan dan alat Pupuk (kg) a.00 14.220 3.646 97.800 82.264 4. SP-36 c.98 16.32 45.655 4. CuSO4 g.848.942 3.00 5.00 4.225 195.464.948 Fisik (sat) Harga (Rp/sat) Nilai (Rp) 79 .095.00 1 2 3 Uraian Tenaga kerja*) Mandor (HK) KHT (HK) KHL (HK) Total A 5.800 13.00 0.175 80.323 195.0 162.0 3.700 82.62 91.107.531 735.293 5.0 637.5 1.000 60.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 3 4 5 6 7 8 9 10 Memupuk tanaman Hama dan penyakit Buru lalang/dongkelan Kastrasi/tunas pasir Membuat jalan pikul 1:4 Titi panen Sensus pohon dll Pengawasan 12. Borate f. Kieserite e.000 60 870.32 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total A + B Lampiran 24 Biaya Pemeliharaan TBM III di Kalteng No A 1 2 3 4 Uraian Tenaga kerja Menyiang piringan & pasar pikul Menyiang kacangan Memupuk tanaman Hama dan penyakit Fisik (HK) No A 45.0 130.664 57.974 15.5 130.000 21.807 962.500 40. Urea b.225 65.035 8.54 88.5 6. MOP d.0 0.358 2 3 4 5 6 Total HK 88.

020 4.000 13. Urea b.800 13.62 Bahan dan alat Pupuk (kg) a.000 60 1.225 195.293 5.463 4.025 80 . SP-36 c.00 4.98 B 1 2 3 4 5 6 Total HK 95.000 60.12 5.0 767.219 697.015.00 3.655 4.500 40.0 3.000 46.171.5 195.102.308 97.800 82.0 162.000 18.500 89. Kieserite e.00 0.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 5 6 7 8 9 10 11 Buru lalang /dongkelan Tunas pasir Pengawasan Membuat jalan pikul 1:2 Membuat TPH Sensus pohon dll Pengawasan 6.0 0. ZnSO4 Insektisida (l) Herbisida (l) Racun tikus (kg) Alat pertanian (set) Transportasi pupuk (kg) Total B Total A+B 227.5 6.0 4.5 1.00 3.974 15.078 9.700 82.5 6.725 808.225 65. CuSO4 g.3 2.150 80. MOP d. Borate f.5 6.531 1.322.5 162.50 0.700 89.

768 .522 3.918.613 . 692 6.703 .509 787 . 926 81 .483 . 926 539.845 2.047 1.134 4. 926 539.759 3.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 25.694 87 .868. 072 3.258 . 121 3. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan 2012 2013 2014 2015 1.926 787.208.489 9.419.290 (3.494 8.040 .991 2. 926 539.845 338 . 154 3. 522 5.193.647 2. 677 8.419.796) - 1. 954 5.69 9.891 1.850 1.30 7. 441 4.842) - 2 787.193 .842) (1.237) 2016 5.174 .468 . 694 94.641 338 .832 .155 1. 072 338. 441 4.954 2017 6. 154 3.418 .535.658. 766 1.796) (3.692 2018 8.826 939 .004.926 787.853 725 .996 (668 .468.753 402 . 154 2.383 .491 745 .73 9.198 787.505.237) (668 .676) - 1.158 .694 74 .877 5.201 2.040 .439 .294 1.587 .331 .927 787 . 154 2.926 - - - 787.670 2.661 5.676) (1.985 .72 6.340 .874.439 . 598 1.878 . 121 3.466 725 .523 (1.72 7.131 5.08 0.581 .418 .942 3.694 224 .918 .677 2019 9.847 2.641 6.28 7.444 787 .738 .614 .117 .340 .003 1.342 .699 .03 1. 980 4.174.862 .034 .201 1.140 1. 661 9. 926 539.878 .877 338 .512 (1.

853 5. 852 16. 670 (1.847 (1.93 7. 408 (2. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi 2020 11.21 2.29 0.494 2.703 .796) 0% 9.581 .641 (3. 011 9.768 .237) 100% 15. 702 10.384 2026 12. 852 (1.768.331 .515 2028 11.646 2022 12.444 787 .853 725 .384 2025 12.949.926 100% 7.287.290.72 1.761 12. 892 12.335.391.341 6.676) 0% 12.738 . 646 11. 138 12.198 787 .400 2021 11.761 2027 12.64 3.047 .653.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 0% 5.138 2024 12.937.418 .181.653.768 (668 . 509) 2. 899 13. 927) 939 .340 .738. 646 11.937.721 . 384 12.07 4.842) 0% 16.212 .926 100% 13.739 .509 787 .50 6.926 100% 10.949.307 .646 2 - - - - - - - - - 82 .074.439 . 899 (3.581 . 341 3.64 3. 198) 3.331.047.400 11. 515 12.703.996 .93 7. 444) 1.506. 779 (939.927 787 .011 3.335 .892 2023 12.926 7 8 Lampiran 25. 408 15. 384 12.643.391.643.779 12.

983 4. 154 3. 926 539.00 0. 154 3. 926 539. 154 3.198 2.56 6.92 3.75 7.672.54 5.075 2.74 7.229.049 5.229.063 7.621. 983 5.21 0.583 2.75 7.84 7.94 9.36 6. 483 4.163 4.483 4. 715) 4. 983 4. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Jambi (Lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 Total 83 .00 0.566.125 78 7.583 2.42 3.647 . 987 2.926 100% 5.21 0.063 6.926 100% 5.926 539 .608 78 7.926 Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 7 8 Lampiran25.75 7.93 7.122 5.608 78 7.608 78 7. 926 539.28 9.52 3.07 7. 987 4. 154 3.95 7.926 100% 5.563 7.965 787. 154 3.975 4.321 2.03 8.672.97 4.55 6.181 . 983 4.715 78 7.84 7.051 787 .975 4.94 4.063 7.93 7. 926 539.879 787.159 5.952 2.926 100% 6.38 1.154 3.063 6. 926 539.086 5.89 8.878 1.154 3.79 6. 926 539.519.522 6.926 100% 6.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 787 .063 7.570.952 78 7.17 6.038 78 7.926 787.987 7. 154 3.55 6.196 5. 983 4.361 . 983 5.926 100% 2.614. 974 (5.68 8.02 3. 974) 5.32 4.79 6.702 (4.051 787.34 4.792 5.926 539 .732 787.596.56 6.55 7.866 78 7.34 4.614 .196 5.715 78 7.926 100% 6.22 9.441 4.063 7. 154 3.03 8.125 78 7.829 2.926 787. 974 2.534 787.229.321 2.15 6.974 58 1.926 100% 6.563 7.519.780 78 7.26 7. 926 539.15 3.38 1.614.

259 82. 300 8.241 .487.668 .39 9.287 .559 1.463 4.349. 926 539. 154 2. 784 4. 154 2.297 . 154 2.14 2.926 787. 926 539.246 . 284 4.169 8.926 787.056. 300 8.487 .118 .563 787 .918.28 9.720 17.435 316 .926 787.364 6. 926 539.572 .364 4. 415 9.34 9.34 8.970.600 227.315 3.20 1.14 7.003 .344 5.790 1.923 8.161 70.624. 661 9.926 - - - - - - - - 84 .415 9.807 104.907 9.216 .391 787 .860 .934 . 154 3.021 3.621 .154 3.719 123. 154 2.056 .144 .131 3. 284 4.409.864 4. 284 4. 926 539.064 .072 .46 7.044 17.376 13.817.36 6.480 .168 3. 926 539.051 1.864 4.253 78 7.926 539 .436 1.686 .195 . 926 539. 169 9. 907 10.376 5.435 17.300 243.284 4. 154 2. 154 2.290 .736 1. 284 4.080 78 7.926 787.725 .926 787.781 .791.661 9.918 . 784 4.409.389 3.625 Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun 2 - - - - - - - - 787 .908 787 .007 .118 .224 .241 3.919.334 .416 .926 787.805 1.364 4.364 5.606 .136 .334 .066 120.65 6.736 787 .382 .458 .376 98.364 6.402 .297 1. 284 4.715 787 .978 38. 300 316.364 5. 923 8.267 .317 .78 1.868.153 10.300 8.153 10.305 787 .80 0.33 4.00 1.926 787.021.543 1. 926 539.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 10.064 .38 1.91 4.537 4.965 11.409 .791.624 .344 .

660 306.791 .840.840.545.870 .207. 098 1.007 4. 406 222. 492 306. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung No 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun 2012 2013 2014 2015 983.301 23. 151 - - - - 770. 638 1.165 3.662 4. 321 2. 765 1.916 .515.365.641 .257 2018 7.456 . 257 6.651. 492 3.046.996. 846 487.25 5.728 2020 10. 846 487.145.783 .148. 780 10. 019 6. 406 80. 031 1. 846 487.393. 326 770. 264 1.393.025.779.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Tambahan Hutang Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 5. 660 4. 406 68. 434 1.722 7 8 Lampiran 26. 756 3.200 .012 .626.853 2. 746 770.232 .485. 050 2 770.834 4.145 . 019 306. 532 1. 432 717.651.679 .993 2019 9. 756 2.468. 321 306.231 4.422.490 3.654. 993 7.916. 241 2. 821 85 . 646 770. 657 2016 4.317 3.257 2. 756 2. 756 3.806.98 9. 406 89.783.374 75.206 2017 6. 940 1.550 8. 780 5.77 2. 756 2. 531 717. 728 9. 846 487.025. 206 4.722 .179 4.190 .70 4. 846 487.924 .422 .

099 1.231 770. 684 (3.255 .248 4.576 .470.912. 966 (1.528 .470 . 583 12. 735 15.027. 402 6.112.584. 846 4.651.582 .166. 329) (1.0 51) 2.344.101 (1.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 9.886. 338) 3.584.453 356. 966 15. 659 3.278. 583 (832.058 . 150 770. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun 2021 11.425.219.469 .114. 659 8.1 50) 4. 329) 0% 12.061. 329) 5.645 1.2 31) 1. 846 100% 15.278.219. 150 770.582 . 989 2028 11.480 1. 656) 0% 15.515. 147 4.568 . 780 - 86 . 019 (3.231 770.884 .330 678.999.515.469 . 656) 3.051 770.290.536 770.912. 831 2024 12. 853 (1.944 3.471. 684 13.368.586 (1. 531 717. 673 2027 11.726 . 248) (1.200.470 .114.753 1.6 17) 832. 846 100% 3. 998 7.928 2. 846 100% 7. 248) 0% 8. 846 Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai Lampiran 26. 531 5.624. 846 100% 13.344. 656) (647.679.368. 147 2023 11.582.821 (647.232.956 . 515 2025 12. 463 2029 10.260 . 423 6.189 .645. 147 11. 550 2.112. 846 4.675. 402 3. 617 770.219.051 770.999. 846 4. 338) (3.593 2.348 3.536 770.469. 836 832.344.278. 357 1. 924 (647.645. 846 3. 338) 0% 5.368.880. 735 (2.166. 248) 4. 463 2022 11.5 36) 3.888 (3. 846 100% 11. 617 770.517 .466 . 207 4.486 . 515 2026 12.958 . 257 (1.085.290.061.808.

840 .368 7.882 .172 4. 846 770.323 5. 361 4.162 .989 11.912 .042 .6 06) 4. 756 3.425. 909 6.673 11. 846 487.542 770.006 6.804 4.305 2. 846 100% - 770.809 .435 5.290 . 509 770.151.085 . 846 487.061 .141 .784 2.825 2.172 4.660.643 6.260 4.907 1.766 .687. 129 4. 308 4. 042 4.9 98) 3.413 770. 756 3. 129 4.987 .866 1.882 .281 6. 846 5.945 . 846 487.194 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 87 .581.273 . 846 487. 767 4.998 1.061 .166 .731 7. 846 487.463 11.641.425 .556 6.919 .880 . 954 4.735 770.912 .016 .349 770.735 770. 846 487. 756 3.787 .346 2.391 . 846 100% - 770. 846 100% 5.349 770.556 6.6 06) (4. 954 4.344 .606 770.478 770.203 .290 . 846 100% 5.641 . 846 487.515 12. 846 100% 3.096 .147 11.463 10.149 .731 7.630 .393. 998 (3.194 770.515 12.391 . 756 3.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 11. 846 770. 846 487.425.471 .784 2.907 1. 780 2 Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total - - - - - - - - - 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 770.891 5. 404 4. 846 100% (4. 870 1. 355 5.344 . 756 3.273 . 756 3.259 770.893 . 679 4.787 .528. 846 100% 5.641.135.606 770. 756 3.831 12.989 .528.891 .675 .634.608.581 5.388 770.945 . 756 3.435 5.141 .641 .203 .736 .866 .583 770.651.687.537 .257.380. 756 3.662 . 846 487.787 .348 4.877.

756 3.317.830 .6 02 4.5 49 121.655.937 .242 . 756 2.186 770.035 1.912 1.792. 583 4. 846 487.051 . 846 487.988.924.543 .958.0 92 4.186 .098 770.473 .6 02 11.8 46 487.181 2030 10.4 91 16.728 2033 9.792.009 4.923 770.023.988 .029. 846 487.291 770.976.603 . 846 487.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 26.044 2034 8.467. 756 2. 958 4. 756 2. 360 8.832 .013 .305 .253 . 846 487.4 91 316.116 .994 1.958. 756 2. 756 2.412 2032 9.360 2035 8.2 54 70.3 00 231.818.242.077 .977. 450 16. 728 9.422.976.117 1.459 5.422 .770 . 096 10.235 . 595 4. 756 2.082. 044 9. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Lampung (Lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 Rugi Laba Sebelum PPH PPH 770.197 4.449 .938 1.956. 357 2 - - - - - - - - 88 .193 .096 2031 9.197 3. 133 4.341 .284 4.234 .193. 835 316 .188. 412 9.953 1.657.638 1. 408 4.181 . 499 110.734 5. 846 487.677 2036 7.835 770.663 .273 770.900 . 846 487.011 770. 756 3.183 .288 .973.603.871.988.559 4.184 5.130 . 835 7. 683 4. 858 4.341 .5 67 11.300 8.051 .556 . 677 8.832.835 2037 7.013.276 . 951 35.076 1. 595 4.135 Total 215.

896 770. 189 71.335.381 .129.235 2.977 .025 770.602 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai Lampiran 27.484 4.999 3.192 3.652 .578 .630 .541.157. 594 16.677 2019 9. 674 6. 846 2. 846 3.638 770.193.130 . 661 9. 400 11.692 2018 8.895. 692 6.012.151 .128 3. 846 3. 710 3. 526 1.037.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 4.748 .756 .2 54 (10.836 89 .741 4.710. 677 8. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total 2012 2013 2014 2015 1.918 .918. 846 3.794 .468 . 007 5 6 Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 4.901 . 889 2.025 .401 .880 .651 .547 1.785.366 2016 5.1 37) 20.0 98 99. 486 5.467.870 3.045.958.881 .954 2017 6. 400 6. 602 88.836.193 .612 4.347 770.641.212. 991 2. 846 75.282 770.131 .901 . 954 5.034.757 770.416 .153 770.468.174 .174.212. 434 3. 874 781.527 . 846 3.4 02 1. 846 2. 846 2.767 770.661 2020 11.

946 10.4 97) 4.129. 497 858. 575 781. 403 5.490 (815.059 . 996 1. 994 13. 946 4. 859 100% 13.395. 982 221.6 29) 741.903 3.819. 874 6.038. 552 2.916.780.859 100% 15. 710 370.877 .4 34 370.779.301 .867 . 492 5.758 1. 836 (1. 365 (1.578.779. 194 1. 073 4.548.012.027 3. 946 5.395.794.497 .752.277.418. 982 80.301.177 (3. 859 100% 5. 859 590. 198 (4.231 .7 30) 3. 928 (3. 365 17.689.154.038. 124) 858.939. 619 9. 732 2. 874 781. 859 590. 375 (815. 629) 0% 6. 497 858.398. 465 1. 928 15. 486 370.859 858. 994 (741.025. 841 741.548. 859 590.201 . 859 858.541.041 858.0 41) 2.827.548.250.984 1. 991) 0% 13.470 317.154. 982 80. 396) 1.827 (1.593.134. 198 13. 675 2.328 .396 858 . 552 3.381. 859 858.314 .472.484 1.045.328 .Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 2 Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 9.154.716 .325 . 492 4. 859 858. 701 10. 970 (2. 859 100% 17.730 858.415 .314. 629 858.730 858. 629) (3. 991) (1.773 997.328.312 1.094.31 4.012.57 2. 674 (3.472.689.041 858. 629) 2. 674 370. 859 590. 629 858. 982 80.590 . 859 100% 10. 859 - 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 90 . 499 4.723. 552 3.484 . 547 3. 124) (815. 992 5. 783 3.127 .666. 124) 0% 17.094.301 . 970 17. 596) 3.819. 619 4. 235 (1. 991) 3.934.61 4. 552 3. 596) 0% 9. 552 3.903 4.472.115 .396 858 .831 (1. 783 6.398.708 563 .689.723.141. 346 6. 859 590. 596) (1.

568 7.768 .074 . 552 3.070 5.334 4.937. 859 590.259 . 552 3.423 . 552 3.915. 761 12. 646 11. 859 590. 91 . 906 5.336 . 406 5.937 .395 .074 2. 858.9 06 5.818 7. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan 2021 11.974.888. 730 858.406.513 . 156 5. 859 590. 552 3.496 858.254 .422 4.820 2.892 2023 12. 098 1.643. 859 590.074.6 46 2022 12.730 858.818 6.476 .327.140 . 858.737 .290 .8 59 590.248 . 859 590. 138 12.423 .365 .246 4.6 46 11. 193 2.212.142 .318 6.652 858.318 7.259 .937 . 598 4.818 7.954 .515 2028 11.8 59 590.898.198 .574 858. 552 3.643 . 400 11.496 858. 858. 858.068 6. 406 5. 656 5.138 2024 12.917.113 858.721 . 892 12. 168 858.998 . 858.295.937.566 2. 328 1.868 .886.819.254 .513 .798.328 1.598 4.030 . 552 3.086 . 858. 858.129 .290. 929 4.035 858.643.394 . 318 6.974.918 . 552 3. 406 5.475. 859 590.212. 384 12. 384 12.761 2027 12.384 2026 12. 400 2 - - - - - - - - - 858.721.5 52 3.348.393.506.566 2. 906 5.384 2025 12. 859 590.643.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Lampiran 27. 515 12.447 2.857. 890 4. 858.070 5.945.506 .369. 302 6.158 5.646 2029 11.306 . 552 3.

169 9.781 .971 1. 923 8. 730 858.661 2033 9. 300 8.532 .349 .409.300 2037 8.230 Total 227.406.894.907 2032 9.356 859 100% 5.498.498. 691 5.624 .532.118 .589 5.532. 909 5.487. 415 9.973 859 859 Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 5.9 71 5. 971 (1.334.971 859 100% 5.9 71) 1.434 859 100% 6.923 2036 8. 965 12.356 859 100% 6.409 .726 .757 .7 01 (4.056 .532.349. 153 10.532 . 300 347.987 . 303 - 2 - - - - - - - - 92 .056.857 .409.918 . 907 10.939.406.169 2035 8.415 2034 9.118 . 859 859 100% 1.135 .153 2031 10.281.895 859 100% 5.781.889 18.335 . Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Selatan (Lanjutan) N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi 2030 10.7 30) 4.007.487 . 661 9.624. 930 245. 303 347.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 859 100% 1. 028 Lampiran 27. 930 8.918.

859 18.585 .470 .098 .439 .212.909 110. 859 590.989.530. 859 858.404 5. 859 858. 859 858.246 .894 . Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah No 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS 2012 2013 2014 2015 1.986 2.694 .183 4.606 1.193.806 .458 3.106 4.135. 859 590.909 .077.479 858. 390 4.431 . 859 590. 552 3.453 3.052 3.290 .302 4.318 .621 1.113 1. 859 858. 661 2020 11.022 .033 3.812 . 859 590.634 3.214 .494 3.324 858.274 .358 .760 110.194.252. 552 3. 859 590. 859 858.859 1. 552 2.862.557 858.246 858.402 858.626 .779. 951 17.802 6.213 .295 .810 3. 390 4.174 858.052 4.802 4.248 1.156 . 552 3. 994 76. 067 76. 640 4.339 4.178 1.468.641 75. 890 4.582 .989.902 .725 858.439 .551 .760 .584 7 8 Lampiran 28.970 .529 . 692 2018 8.768 .416 3.509 . 859 858. 909 14.468 .894. 552 2.647 .526 .367 1.410 .170 .302 4. 859 590.476.282 3.074 2.489 18. 572 134.638 .779 .302 5. 859 590.702 . 552 3.953 . 859 590. 640 4.881 . 403 117.918.261 4. 552 3.106 4. 400 - - - 93 .643 .635 858.073 .029 .692 .352 1. 677 2019 9. 890 4. 890 4.191 . 954 2017 6.736.802 5.129 35.034.018. 991 2016 5. 390 4.Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 858. 552 3.311. 859 858.174.020 .

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 6,037, 242 784, 841 6,822 ,084 9,288, 065 784, 841 377, 505 82, 251 10,532 ,663 (3,710, 579) (3,710, 579) 0% 6,037, 242 6,037, 242 784, 841 1,923, 224 1,136, 890 3,060 ,114 2,958, 807 1,136, 890 377, 505 96, 223 4,569 ,425 (1,509, 311) (1,509, 311) 0% 9,882, 198 6,822, 084 3,060, 114 2,070, 055 1,553, 793 3,623 ,848 3,184, 701 1,553, 793 377, 505 104, 916 5,220 ,915 (1,597, 066) (1,597, 066) 0% 13,506, 047 9,882, 198 3,623, 848 2,371, 493 2,064, 080 5,470 ,564 3,648, 451 2,064, 080 600, 936 252, 826 6,566 ,293 (1,095, 730) (1,095, 730) 0% 17,941, 620 13,506, 047 4,435, 573

5,174 ,954

6,468 ,692

8,193 ,677

9,918 ,661

11,212, 400

2

867, 274 600, 936 2,836, 168 4,304 ,378 870, 576 261, 173 609, 403 867, 274 100% 17,332, 216 17,941, 620 (609,4 03)

-

-

-

-

867, 274 600, 936 2,911, 668 4,379 ,878 2,088 ,814 626, 644 1,462 ,170 867, 274 100% 15,870, 046 7,332,2 16 (1,462,1 70)

867, 274 600, 936 3,288, 281 4,756 ,491 3,437 ,185 1,031 ,156 2,406 ,030 867, 274 100% 13,464, 016 5,870,0 46 (2,406,0 30)

867, 274 600, 936 3,522, 281 4,990 ,491 4,928 ,170 1,478 ,451 3,449 ,719 867, 274 100% 10,014, 297 3,464,0 16 (3,449,7 19)

867, 274 600, 936 3,697, 781 5,165, 991 6,046, 408 1,813, 923 4,232, 486 867, 274 100% 5,781, 812 10,014, 297 (4,232,4 86)

94

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit 609, 403 867, 274 1,462 ,170 867, 274 2,406 ,030 867, 274 3,449 ,719 867, 274 4,232, 486 867, 274

7 8

Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai

(3,710, 579)

(1,509, 311)

(1,597, 066)

(1,095, 730)

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun Bunga Pokok Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun 3 Total Rugi Laba Sebelum PPH 2021 11,643, 646 11,643 ,646 2022 12,074, 892 12,074 ,892 2023 12,506, 138 12,506 ,138 2024 12,937, 384 12,937 ,384 2025 12,937, 384 12,937 ,384 2026 12,721, 761 12,721 ,761 2027 12,290, 515 12,290 ,515 2028 11,643, 646 11,643 ,646 2029 11,212, 400 11,212, 400

2

-

-

-

-

-

-

-

-

-

867, 274 600, 936 3,871, 285 5,339 ,495 6,304

867, 274 600, 936 3,929, 785 5,397 ,995 6,676

867, 274 600, 936 3,988, 285 5,456 ,495 7,049

867, 274 600, 936 4,046, 785 5,514 ,995 7,422

867, 274 600, 936 4,046, 785 5,514 ,995 7,422

867, 274 600, 936 4,017, 535 5,485 ,745 7,236

867, 274 600, 936 3,959, 035 5,427 ,245 6,863

867, 274 600, 936 3,871, 285 5,339 ,495 6,304

867, 274 600,9 36 3,431, 797 4,900, 007 6,312,

95

Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit ,151 1,891 ,245 4,412 ,906 867, 274 100% 1,368, 906 5,781, 812 (4,412,9 06) 4,412 ,906 867, 274 ,897 2,003 ,069 4,673 ,828 867, 274 100% 1,368, 906 (1,368,9 06) 1,368 ,906 4,172 ,196 ,643 2,114 ,893 4,934 ,750 867, 274 100% 5,802 ,024 ,389 2,226 ,717 5,195 ,672 867, 274 100% 6,062 ,946 ,389 2,226 ,717 5,195 ,672 867, 274 100% 6,062 ,946 ,016 2,170 ,805 5,065 ,211 867, 274 100% 5,932 ,485 ,270 2,058 ,981 4,804 ,289 867, 274 100% 5,671 ,563 5,280 ,179 5,285, 948 ,151 1,891 ,245 4,412 ,906 867, 274 392 1,893, 718 4,418, 674 867, 274

4 5 6

PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai

7 8

Lampiran 28. Arus Kas Pembangunan Kebun PPKS di Kalimantan Tengah (Lanjutan)
N o 1 Uraian Penerimaan Proyek Penjualan TBS ke PKS Dana Pinjaman Investasi Kebun Dana Pinjaman IDC kebun Nilai Sisa Investasi Kebun Total Pengeluaran Proyek Biaya Investasi Kebun 2030 10,781, 153 10,781 ,153 2031 10,349, 907 10,349 ,907 2032 9,918, 661 9,918 ,661 2033 9,487, 415 9,487, 415 2034 9,056, 169 9,056 ,169 2035 8,624, 923 8,624 ,923 2036 8,409, 300 8,409 ,300 2037 8,409, 300 347, 930 8,757 ,230 Total 227,007,9 65 12,402,0 15 5,539,6 05 347,9 30 245,297, 515 19,080,0

2

96

954.051. 274 867.722 . 274 600.853 .757 4.080. 797 4.507 5.157 .507 5.0 51 77.104 4. 797 4. 619 19. 274 867.833 .966 . 547 4. 936 3.939 .007 4.140.863 2.026 4.4 00 118.764 .422 3.661 1. 464 35.246 3.141 867.775 2.197.894 4.472 1.2 42) 17.0 23 14.6 05 19.889 .724 . 620 75. 297 4.075 .519 . 274 600.222 .194 .051. 274 600.080.783 .025 . 274 600.720 .841 .256. 936 3. 297 4.549 .900 1.334 .752 867.373.166 . 274 600.198.896 .941.007 5.504 867.781 .981 .757 3. 274 867.259 3.337 3.908 867.830 867.420.139.680 867. 297 4.985 867.080.539. 547 4. 936 3.3 49 136. 936 3. 274 867.666 . 845 74.082.223. 936 3.446 . 023 111.063 867. 274 600.114 .507 4.503 . 274 23 5.670 . 023 97 .154 1.070 3. 274 867.314.007 4. 274 867. 274 867.181 4.074. 797 4.542 1.271 .037.915 1.237 .408 1. 936 3. 274 600. 936 3.953 3.558 .821 .414 3.4 84 (6.221.566 .242 .374 .519 . 050 109.242 2.448 .607 .589 .Proposal Pembangunan Kebun Komersil Pembibitan Kelapa Sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit Bunga Pokok Bunga IDC Reinvestasi Penyusutan Investasi Kebun Gaji dan tunjangan staff dan karyawan Biaya Produksi dan Operasional Kebun Total 3 4 5 6 Rugi Laba Sebelum PPH PPH Rugi Laba Setalah PPH Pengembalian Penyusutan Skema Pembayaran Hutang Saldo Hutang Akhir Tahun Saldo Hutang Awal Tahun Tambahan Hutang 7 8 Pembayaran Hutang Pokok Kas tunai 5.020. 274 600.231 867. 936 3.646 1.635 .598 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.