Deskripsi MAT 531 NILAI AWAL DAN SYARAT BATAS (3 sks) Perkuliahan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman

lebih lanjut mengenai Persamaan Deferensial Biasa (PDB) dan pengenalan awal Persamaan Diferensial Parsial (PDP). Ruang lingkup perkuliahan meliputi : Metode Aproksimasi untuk menyelesaikan PD Order satu, Deret Faurier, Integral Faurier, Transformasi Faurier, Transformasi Laplace, Persamaan Diferensial Simultan Lanjutan, Persamaan Diferensial Parsial. Prasyarat : Kalkulus, Aljabar Linear, dan Persamaan Diferensial Biasa Sumber : 1. Kreyszig, E. (1983). Advanced Engineering Mathematics, New York : John Wiley & Sons 2. Ross, S.L. (1980). Introduction To Ordinary Differential Equation 3rd Edition. New York : John Wiley & Sons 3. Raisinghania, M.D. dan Aggarwal, R.S. (1981) Ordinary And Partial Differential Equations 2nd. New Delhi : S Chand & Company LTD 4. Santosa, Widiarti, Pamuntjak, R.J.(1994). Persamaan Differential Biasa. Jakarta : DKTI, Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan 5. Zachmanoglou, E.C, Dale, W.Thoe.(1986). Introduction to Partial Differential Equations With Applications. New York : Dover Publications, Inc Outline MAT 531 NILAI AWAL DAN SYARAT BATAS (3sks) Minggu ke 1 Pokok /sub pokok Bahasan Metode Aproksimasi untuk menyelesaikan PD O rde Satu: Metode Grafik:Metode Deret Pangkat Metode Aproksimasi terurut ; Metode Numerik : Euleur, Peningkatan Metode Euleur, Metode RungeKutta Deret Fourier Deret Fourier Integral Fourier Integral Fourier Transformasi Fourier Responsi dan UTS Transformasi Laplace (TL) : Definisi, Eksistensi, Sifat dasar TL Invers : TL untuk Turunan : TL Untuk Integral

2

3 4 5 6 7 8 9 10

Cakupan Isi (Topik dan Subtopik) 1. Setelah diskusi. Pada akhir pertemuan dosen memberikan tugas berupa soal-soal dan mempelajari materi yang akan didiskusikan pada pertemuan berikutnya. Persamaan Differensial Parsial : Pengantar. Invers. Metode Peubah Terpisah. Pergeseran Pada Sumbu-t. Metode Aproksimasi untuk menyekesaikan PD Orde Satu : Grafik. dan Transformasi Fourier 4. Transformasi Laplace dan Fourier Kegiatan (Belajar Mengajar dan Evaluasi) 1. Menggunakan Sturn-Liouville. Fungsi Turunan dan Integral. memahami Transformasi Laplce serta dapat menggunakannya dalam masalahmasalah yang berkaitan 4. mahasiswa mengerjakan beberapa soal. sebelum dimulai materi baru dosen memberikan apersepsi mater sebelumnya. memahami Deret Fourier. Setiap pertemuan. Integral Fourier. memahami Metode Aproksimasi untuk menyelesaikan PD Orde Satu 2. Pergeseran pada sumbu-s dan pada sumbu-t. Deret Fourier. Fungsi Tangga Satuan Pendeferensialan dan Pengintegralan TL : Konvolusi : Fungsi Periodik Persamaan Simultan Lanjutan : KurvaIntegral dan Medan Vektor PDP : Konsep Dasar dan Contoh : Metode Peubah Terpisah : Menggunakan Sturm-Liouville : Transformasi Laplace : Transformasi Fourier Responsi dan UAS Silabi MAT 531 NILAI AWL DAN SYARAT BATAS (3 sks) a. Kemampuan yang diharapkan Mahasiswa dapat 1.11 12 13 14 15 Pergeseran Pada Sumbu-s. Pada permulaan kuliah dosen memberikan penjelasan mengenai Pokok bahasan dan sub pokok bahasan yang akan dibicarakan selama satu semester 2. dosen berkeliling melihat pekerjaan mahasiswa. Range-Kutta) 2. Transformasi Fourier serta dapat menggunakannya dalam masalah-masalah yang berkaitan 3. Transformasi Laplace : Kelinearan. Aproksimasi terurut. Integral Fourier. Deret Pangkat. memahami konsep dasar Persamaan Diferensial Parsial b. konvolusi Fungsi Periodik 3. Kemudian Dosen mendiskusikan materi baru tersebut dengan mahasiswa dimana mahasiswa telah ditugaskan untuk mempelajari materi tersebut sebelumnya. . Numerik (Euleur.

Menyelesaikan masalah program linear dengan metode grafik. metode simpleks. nilai khusus. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan 5. (1980). masalah penugasan c. peubah semu.C. W. Rujukan : 1. e. Untuk penilain akhir digunakan komponen-komponen : Kehadiran. (1981) Ordinary And Partial Differensial Equations 2nd. Prasyarat : Kalkulus. M. Persamaan Diferensial Biasa. Membuat rumusan masalah program linear 2. Introduction To Ordinary Differensial Equation 3rd Edition. Kreyszig. New Delhi : S Chand & Company LTD 4. peubah pengetat. Inc Silabi a.L. R. Kemampuan yang Diharapkan Mahasiswa dapat : 1. Pada minggu ke tujuh diadakan responsi dan UTS 6. dan Dale.Thoe. 2. Jakarta : DKTI. Memahami pengertian peubah basis dan non basis. dan Persamaan Diperensial Biasa. Raishinghani. penyelesaian masalah program linear dengan metode dualitas 5. Memahami masalah angkutan dan penyelesaian 5.3. New York : Dover Pubications. kejadian yang tidak mempunyai penyelesaian optimum. kejadian yang tidak mempunyai penyelesaian optimum. R.S.J. Cakupan Isi (Topik dan Sub Topik) 1. Dualitas : Hubungan dual. Aljabar linear. Untuk beberapa sub pokok bahasan tertentu mahasiswa diberi tugas untuk mempelajarinya dan beberapa mahasiswa mempersentasikannya 4. (1983). nilai UTS. Pendahuluan : Masalah Optimasi. New York : John Wiley & Sons 3. E. Program Linear dengan Metode Simpleks : langkah-langkah simpleks. (1986). peubah semu. Masalah Angkutan : masalah angkutan setimbang pola minimum dan maksimum. dan peubah semu 4. Widiarti. dan metode dualitas 3. Introduction to Partial Differential Equations With Applications. E. dan Aggarwal. pola maksimum. Kegiatan (Belajar-mengajar dan Evaluasi) . masalah angkutan tak setimbang. Memahami masalah penguasaan dan penyelesaian b. dan nilai UAS d. Pada minggu ke lima belas diadakan responsi dan UAS 7. Advaced Engineering Mathematics. penyelesaian tak terbatas 3. Pamuntjak. Santosa. Ross. Setelah mendiskusikan beberapa subpokok bahasan diadakan kuis 5. Zachmanolgou. penyelesaian optimum. Dalil-dalil dualitas. dan Perumusan masalah nyata 2. (1994). 4. masalah program linear dengan peubah tak bersyarat. pola minimum. Program Linear dengan Metode Grafik : Daerah layak dan daerah tidak layak. New York : John Wiley & Sons. S.D.

Kegiatan belajar-mengajara dapat dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. New York John Wiley and Sons  Frederick S. Susanta (1996). Program Linear. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tengana Akademik  Mokhtar S. San Fransisco : Holden-Day. (1977). 2. Prasyarat  B. Inc . Hiller. Razaraa. Selama perkuliahan mahasiswa diberi tugas satu kali untuk mencari permasalahan yang real kemudian dicari solusinya dengan bimbingan dosen 3. Pada setiap selesai subtopik pembahasan mahasiswa diberi tugas. d. CS. dan satu kali (jika perlu) tes seluruh pokok bahasan. Operation Research.1. miniamal satu kali tes pokok bahasan. Selama perkuliahan diadakan tes subtopik bahasan minimal tiga kali. berupa soal yang ada di buku. (1974). Cs. Linear Programming and Network Flows.