TUGAS MAKALAH TENTANG INSTALASI LINUX UBUNTU Untuk menginstall Ubuntu, anda memang bisa memaksa Ubuntu untuk

berjalan di system dengan mesin lawas. Tetapi untuk meminimalkan depresi dan frustasi anda, disarankan untuk menginstall Ubuntu pada mesin Pentium 4 dengan processor 1GHz. Menurut dokumentasi, system anda harus memiliki minimal: 64 Mb RAM dan disarankan 256Mb. Hardisk 1 Gb. Untuk system terminal tanpa desktop 64 Mb RAM dan disarankan 512Mb. Hardisk 5 Gb. Untuk system GUI/desktop

BackUp System
Kehilangan data adalah resiko yang harus anda tanggung. Kehilangan data bisa disebabkan terjadi kegagalan saat instalasi, kecelakaan, dan lainnya. Jika anda memiliki USB disk, anda bisa menyalin file-file penting ke USB disk tersebut. Cara terbaik meminimalisir kerugian adalah dengan melakukan backup menyeluruh. Anda bisa menggunakan partimage untuk membackup keseluruhan partisi, termasuk MBR-nya.

Proses Instalasi Ubuntu 9.04
Secara garis besar, saat menginstall ubuntu anda akan melewati beberapa tahapan pra-instalasi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Memilih Bahasa Instalasi Memilih Lokasi dan Zona Waktu Memilih Keyboard Melakukan Pemartisian Hardisk Membuat User/Pengguna Migrasi Dokumen dan Setting Summary, Instalasi Grub

Setelah mendownload file iso ubuntu, misalnya dari ftp.kambing.ui.edu/pub/ubuntu anda harus membakarnya ke cdrom. Jika anda tidak sempat mendownload, anda bisa membelinya di toko kami http://linuxindo.web.id/minishop/.

Booting dari CDROM
Setelah dibakar ke cdrom, anda harus booting menggunakan cdrom itu. Jika PC anda sudah diset untuk boot ke cdrom, anda bisa menunggu sampai layar pilihan boot ubuntu menyapa anda.

Jika tidak. 4. klik Forward untuk melanjutkan. Atau anda bisa mengklik pada peta. 3. anda bisa memilih dari daftar yang tersedia. anda bisa menekan tombol F12 (atau sejenisnya. termasuk zona waktu Indonesia bagian tengah. anda akan dibawa ke layar pesan booting Langkah 1.. 5. kita menggunakan keyboard standar USA. Menggunakan server yang lebih dekat tentu akan menghemat bandwith dan mempercepat waktu downloadnya. Untuk melanjutkan tekan tombol Forward. Untuk memilih bahasa selain bahasa Inggris. untuk menginstall ubuntu Check disk«. anda bisa melakukan klik scroll di tab daftar bahasa di sebelah kiri. Seperti lokasi server repository terdekat dengan lokasi anda saat ini. untuk mengetest RAM Boot from «« untuk mem-boot OS di hardisk Setelah memilih Install Ubuntu dengan menekan tombol panah bawah lalu Enter. Langkah 2. Memilih Bahasa Di halaman welcome anda bisa memilih bahasa selama proses instalasi. saya memilih bahasa Inggris. . untuk mengecek cd Test memory«. Jika ingin membatalkan proses instalasi. Langkah 3. Selanjutnya. Try Ubuntu«. Pada layar menu booting ubuntu. Bahasa ini juga akan menjadi bahasa default sistem anda (jangan khawatir. untuk mencoba system live Install Ubuntu «. Hal ini penting karena beberapa setting akan otomatis mengikuti lokasi anda.. 2.. Memilih Lokasi dan Time Zone Anda harus memilih lokasi dan zona waktu sesuai lokasi dan zona waktu anda saat ini. sesuai pesan bios) untuk mengganti pilihan booting. karena lebih familiar dan nyaman menggunakan bahasa Inggris. anda bisa memilih bahasa baru nanti melalui menu System >> Administration >> Language Support). tekan tombol Quit. Jika PC/Laptop anda menggunakan keybiard jenis lain. Karena saya tinggal di Mataram. anda akan diberi beberapa pilihan: 1. Saya memilih Makssar di field City/Kota.. Di sini. Memilih LayOut Keyboard Biasanya.

Agar mudah memahami pemartisian. sedangkan pada hardisk kedua. Jika RAM anda 1Gb. Anda bisa membuat maksimal 4 partisi primary (sda1. anda harus mengetahui untuk apa anda menginstall ubuntu. Meskipun demikian. Untuk menginstall ubuntu di hardisk yang kosong atau single booting. kesalahan dalam pemartisian bisa mengakibatkan kehilangan data. seperti pada gambar di bawah ini. anda bisa melakukan test dengan mengetik di field yang tersedia di kiri bawah. Ubuntu diinstall dengan skema partisi: 1. pilih New Partition untuk membuat partisi baru. Idealnya. sda3 dan sda4) yang salah satu partisi primary (biasanya partisi ke-4/sda4) akan menjadi partisi Extended (yang di dalamnya kita bisa membuat partisi logical (sda5 ± dst) dalam jumlah tak terbatas).Jika anda tidak tahu. setelah memilih opsi ini. sdb masih kosong. sda2. Partisi swap (sw) â¼³ Umumnya 2x nilai RAM anda. Pilih partisi jenis Primary. . anda sebaiknya melakukan backup terlebih dahulu. masukkan ukuran partisi yang disarankan. Partisi swap sebaiknya 2Gb. 3. saya menyarankan anda memilih pemartisian manual â¼³ Specify Partitions Manual (Advanced). anda bisa memilih melakukan pemartisian manual atau otomatis. Partisi home (/home) â¼³ sebaiknya sisa/bagian terbesar hardisk Klik pada bagian yang kosong. anda akan melakukannya dengan interface GUI. Mempartisi Hardisk Biasanya bagian tersulit dari proses instalasi adalah saat melakukan pemartisian. Untuk kontrol yang lebih baik. sda dan sdb. anda tidak perlu khawatir. Saya menggunakan dua hardisk (virtualbox). Langkah 4. Sebab itu. Pada sda sudah terinstall WindowsXP. Untuk ukuran partisinya. Klik forward. 5 Gb untuk root. Tetapi dengan Ubuntu. Partisi root (/) ± disarankan 5 Gb 2.

Penting untuk diperhatikan. jika anda ingin membuat partisi 5 Gb. user biasa yang memiliki hak administrasi. 3. muncul pesan seperti ini. pilih /home. Untuk mount point. Bedanya. pada bagian nama komputer (host). Selanjutnya. Dan ingat untuk menyisakan space kosong sebesar 2x RAM anda. Klik OK. anda bisa meng-klik continue untuk mengabaikan dan tetap menggunakan password tadi. partisi harus dipersiapkan matang. cocok untuk komputer pribadi. menggunakan sudo.. pada mount point. umumnya di awal. Langkah 5. buat partisi baru dengan tipe filesystem swap area. pilih root (/). nama ini akan muncul di prompt terminal seperti contoh: amrinz@ubuntu:~$ Sedangkan pada opsi login automatically.04 menggunakan filesystem Ext4 yang lebih cepat dan memiliki performance lebih baik dari Ext3. Jika anda menginginkan keamanan yang lebih baik. Pada sisa hardisk yang masih kosong. sebaiknya anda mengganti password anda. Untuk lokasi partisi. Jika setelah meng-klik tombol next. Untuk komputer publik. sebaiknya memilih opsi Require password«. 2. anda bisa menggunakan ukuran 1024 Mb = 1Gb sebagai patokan perhitungan. sebelum melakukan proses instalasi sistem operasi. Root. Ubuntu 9. Untuk jenis partisi. Membuat User User di ubuntu ada tiga jenis. Administrator. dan memperhatikan keamanan. User Biasa.Jika ingin melakukan perhitungan. User ini memiliki tanda kekuasaan. 1. . yang defaultnya tidak memiliki password dan tidak diaktifkan. Untuk menginstall sistem dual boot/multi system. user yang tidak memiliki hak administrasi system. super user. Jadi. anda harus memasukkan nilai 1024 x 5 = 5120. untuk membuat partisi. agar terstruktur. ulangi langkah tadi untuk membuat partisi /home. Prinsipnya adalah mengalokasikan hardisk sesuai kebutuhan dan karakter masing-masing OS.

migrasi dokumen dan setting lintas OS. tergantung kekuatan PC anda. Saat ini juga. Lanjutkan dengan menekan tombol Forward. Summary Sebelum melakukan tahap instalasi yang sesungguhnya (langkah ke-8). dan «. ikhtisar keseluruhan setting sebelum menginstall. Migrasi Dokumen dan Setting Ubuntu memiliki fitur yang tidak dimiliki distro atau OS lain. anda tidak melakukan apapun begitu anda menekan tombol Install. angka dan karakter atau menggunakan password yang lebih panjang. anda juga bisa memilih untuk membatalkan instalasi. anda akan diminta melihat summary. Hebatkan? Tentu saja anda bisa memilih untuk tidak melakukan impor sama sekali. Langkah 6. Klik Restart Now. saya mengimpor dokumen dan setting (termasuk wallpaper) dari windows.Kombinasi huruf. yang mana tidak saya sarankan. menonton proses instalasi berjalan kira-kira 20-30 menit. Yang anda lakukan hanyalah. dengan menekan tombol Quit. Pada gambar. menyesap kopi anda. Pada saat ini. Langkah 8. anda bisa memilih dimanakah anda akan menginstall Grub (Boot Manager) atau malah tidak menginstall grub sama sekali. Instalasi Pada tahap ini. atau mengimpor setting dan file tertentu saja. Selamat datang di dunia Ubuntu! . Langkah 7.