Anda di halaman 1dari 2

Membina suatu keluarga yang harmonis merupakan tujuan dari semua pasangan suami istri

yang ada di dunia ini. Kehidupan yang saling mendukung antara ayah , ibu dan anak baik di
saat suka dan duka selalu didambakan oleh setiap keluarga dan juga oleh mereka yang
baru membina bahtera rumah tangga. Hal inipun terucapkan dalam janji perkawinan
dimana setiap keluarga haruslah saling mendampingi dalam berbagai situasi sampai ajal
memisahkan mereka.
Tetapi kadangkala kenyataan berbicara lain sehubungan dengan tujuan keluarga ini.
Seringkali anggota keluarga cenderung menghadapi dan berusaha menyelesaikan
permasalahannya sendiri-sendiri tanpa melibatkan anggota keluarga yang lain sehingga
fungsi komunikasi yang seharusnya dapat saling membantu proses penyelesaian masalah
tidak bekerja dengan baik. Tentunya bukan penyelesaian yang diperoleh , tetapi
keretakan hubungan rumah tangga yang harus dihadapi.
Untuk menghadapi berbagai permasalahan hidup , Anda sekeluarga haruslah selalu
membuka diri untuk sebuah komunikasi walaupun permasalahan yang harus diselesaikan
sangatlah berat karena kunci dari semua pintu solusi adalah komunikasi. Jadi selain Anda
menkomunikasikan permasalahan Anda dengan anggota keluarga lainnya , Anda dapat pula
mengkomunikasikannya melalui website ini hanya dengan meng-klik topik permasalahan
dibawah ini dan temukan solusinya pada link solusi : contoh permasala antar tetengga
dengan tetangga

Masalah Bertetangga keluarga dengan keluarga


Tetangga kami sering bertengkar hingga tengah malam dan tentunya ini sangat
mengganggu istirahat kami sekeluarga. Kami ingin menegur mereka tapi kami tidak begitu
dekat dengan tetangga kami itu. Apa yang harus kami lakukan ? Solusi
Tetangga kami sering membakar sampah didepan rumahnya dan asap sampah tersebut
sangat mengganggu kami sekeluarga. Solusi
Tetangga kami sering memasang musik keras-keras baik di siang maupun malam hari. Kami
ingin menegur mereka tapi kami merasa tidak enak karena kami baru beberapa bulan
pindah ke kompleks perumahan. Solusi
Tetangga kami sering meminjam barang-barang dari kami dan sebagian besar barang yang
dipinjam jarang yang kembali. Kami merasa tidak enak hati untuk menolaknya karena
mereka selalu tahu saat-saat kami sedang tidak memakainya. Yang paling mengesalkan
adalah mereka selalu berkata :"kami sudah mengembalikannya khan ?". Solusi
Anak kami sering berkelahi dengan anak tetangga. Bila berkelahi, orangtuanya sering
ikut-ikutan memarahi anak kami dan membenci kami pula. Ironisnya lagi, anak-anak
tersebut telah berbaikan tetapi orangtuanya tetap membenci kami.

Solusi:
Yang dapat Anda lakukan adalah memanggil ketua RT setempat dan melaporkan tetangga
Anda tersebut atas gangguan yang ditimbulkan mereka. Apabila mereka masih tetap
membuat keributan , anda dapat melaporkan mereka ke kepolisian terdekat. Anda tak
perlu berperang urat syaraf alias marah-marah karena hal ini akan menambah kekesalan
baik untuk Anda dan juga untuk tetangga Anda tersebut. Mudah-mudahan hal ini dapat
menjadi shock terapi bagi tetangga Anda tersebut dan menghentikan keributan yang
sering terjadi.
37. Masalah asap dari sampah kadangkala dapat menjadi masalah besar bagi mereka yang
bertetangga bahkan masalah ini dapat memicu pertikaian. Yang dapat Anda lakukan adalah
menegur tetangga Anda tersebut dengan baik-baik tentang asap yang berasal dari
rumahnya dan telah membuat Anda sekeluarga sesak nafas. Mungkin Anda dapat
memberikan solusi lainnya selain membakar sampah tersebut. Anda juga dapat
menyarankan tetangga Anda untuk membayar retribusi sampah setiap bulan kepada ketua
RT agar tidak menimbulkan bau ataupun asap bila dibakar
38. Cobalah Anda untuk tidak terpancing emosi terhadap tetangga kareana hal ini dapat
memicu masalah kecil menjadi masalah besar. Pertama, Anda datangi tetangga Anda dan
berkenalan terlebih dahulu. Setelah Anda merasa sudah cukup dekat, Anda barulah
mengangkat masalah pemasangan musik yang terlalu keras. Minta tolonglah kepada
tetangga Anda tersebut untuk tidak terlalu keras dalam mendengarkan musik karena satu
atau berbagai macam alasan yang masuk akal seperti ada anak bayi yang sedang tidur,
orangtua Anda yang sedang sakit ,atau alasan lainnya yang masuk akal.
39. Cobalah untuk tidak meminjamkan apapun kepada tetangga Anda jika Anda tidak yakin
dengan pengembaliannya yang benar. Jika ternyata Anda terpaksa harus meminjamkan
tetangga Anda, usahakanlah untuk selalu menagih pengembaliannya benda tersebut pada
hari itu juga dan janganlah membiasakan untuk menundanya. Begitu pula dengan Anda ,
janganlah Anda meminjam sesuatu dari tetangga Anda jika Anda tidak ingin dipinjam oleh
orang lain. Dengan begini, Anda terlepas dari keharusan meminjamkan sesuatu kepada
tetangga Anda
40. Cara yang terbaik adalah menasehati anak Anda sendiri untuk mencari teman lainnya
yang dapat diajak bermain tanpa harus berkelahi. Anda tak perlu meminta anak Anda
untuk memusuhi temannya tetapi jelaskan padanya untuk mengurangi waktu bermainnya
dengan anak tetangga tersebut. Bila anak Anda sudah mendapatkan teman baru, bebaskan
dia untuk bermain sesuka hatinya. Anda juga perlu memberi tahu teman anak Anda
tersebut akan kegiatan anak Anda yang padat sehingga dia tidak dapat bermain
dengannya. Anda juga dapat menyuruh anak Anda untuk tidur siang apabila temannya
datang.