Anda di halaman 1dari 29

PANDUAN FASILITATOR

PELATIHAN PETUGAS PEMERIKSA


KESEHATAN JEMAAH CALON HAJI
(TAHAP I & II)

Departemen Kesehatan RI
2008
Daftar Isi

 
Daftar Isi ......................................................................................... i 
Materi Inti 1. 
Standar dan prosedur Pemeriksaan Kesehatan JCH ........................... 1 
Deskripsi Singkat ........................................................................ 1 
Tujuan Pembelajaran .................................................................. 2 
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan ...................................... 3 
Langkah – Langkah Proses Pembelajaran ..................................... 3 
Materi Inti 2. 
Penilaian Status Kesehatan JCH ....................................................... 6 
Deskripsi Singkat ........................................................................ 6
Tujuan Pembelajaran .................................................................. 7
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan ...................................... 7
Langkah – Langkah Proses Pembelajaran ..................................... 7
Materi Inti 3. 
Penulisan Kode Diagnosis Dengan ICD-10....................................... 10 
Deskripsi Singkat ...................................................................... 10
Tujuan Pembelajaran ................................................................ 11
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan .................................... 11
Langkah – Langkah Proses Pembelajaran ................................... 12
Materi Inti 4. 
Pencatatan dan Pelaporan Kesehatan Jemaah Haji .......................... 15 
Deskripsi Singkat ...................................................................... 15
Tujuan Pembelajaran ................................................................ 16
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan .................................... 17
Langkah – Langkah Proses Pembelajaran ................................... 17
Materi Inti 5. 
Pembinaan Kesehatan Jemaah Calon Haji ....................................... 21 
Deskripsi Singkat ...................................................................... 21 
Tujuan Pembelajaran ................................................................ 22 
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan .................................... 23 
Langkah – Langkah Proses Pembelajaran ................................... 23

Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH i


Materi Inti 1
STANDAR DAN PROSEDUR
PEMERIKSAAN KESEHATAN JCH

DESKRIPSI SINGKAT
Penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk memberikan pembinaan,
pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya melalui sistem dan
manajemen penyelenggaraan yang terpadu agar pelaksanaan ibadah
haji dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan nyaman sesuai
tuntunan agama serta jemaah haji dapat melaksanakan ibadah haji
secara mandiri sehingga diperoleh haji mabrur.
Departemen Kesehatan berupaya mempersiapkan jemaah calon haji
agar memiliki status kesehatan optimal dan mempertahankannya
untuk menuju terwujudnya jemaah haji sehat dan mandiri.
Kesehatan adalah modal dalam perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi
kesehatan yang memadai, niscaya pencapaian ritual peribadatan
menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu setiap jemaah calon haji
harus memiliki kemampuan fisik yang memadai (isthito’ah dalam aspek
kesehatan). Kebijakan penyelenggaraan kesehatan haji dengan
manajemen risiko adalah upaya untuk dapat mengelola segenap
permasalahan kesehatan dari masing-masing jemaah calon haji
melalui tahapan-tahapan upaya pemeriksaan dan pembinaan
kesehatan yang diselenggarakan sedini mungkin.
Guna mendapatkan kualitas hasil pemeriksaan kesehatan JCH yang
valid, diperlukan baku mutu (standar) pada fase masukan (input) dan
proses pemeriksaan. Terpenuhinya standar masukan (input) dan
standar proses dapat menjadi indikasi awal terselenggaranya proses
penyelenggaraan pemeriksaan dengan hasil sebagaimana yang
diharapkan.

Materi Inti 1: Standar dan Prosedur Pemeriksaan Kesehatan JCH 1


Jemaah calon haji akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang
berfungsi sebagai alat untuk mengetahui status kesehatan dan
pembinaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan 2
(dua) tahap yaitu tahap I (pertama) dilakukan oleh puskesmas dan
tahap II (kedua) dilakukan di tingkat kabupaten/kota.
Pada modul ini akan dibahas standar dan prosedur pemeriksaan
kesehatan jemaah calon haji tahap pertama dan kedua, sesuai dengan
Pedoman Teknis Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji Indonesia
pada Lampiran Kepmenkes Nomor 1394/Menkes/SK/XI/2002 tentang
Penyelenggaraan Kesehatan Haji. Prosedur meliputi prosedur umum
dan prosedur pemeriksaan, berisi uraian prosedur penyelenggaraan
pemeriksaan. Standar meliputi standar pemeriksaan, standar
pemeriksa dan standar fasilitas. Standar pemeriksaan menguraikan
jenis-jenis pemeriksaan yang wajib dilakukan. Standar pemeriksa
menguraikan kualitas sumber daya manusia (SDM) petugas pelaksana.
Standar fasilitas menguraikan kualitas sarana yang dibutuhkan dalam
pelaksanaan pemeriksaan.

TUJUAN PEMBELAJARAN

A. Tujuan Pembelajaran Umum


Peserta mampu melaksanakan standar dan prosedur dalam
pemeriksaan kesehatan JCH di tingkat Puskesmas dan Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota termasuk Rumah Sakit
B. Tujuan Pembelajaran Khusus
Peserta mampu:
1. melaksanakan standar pemeriksaan kesehatan sesuai dengan
jenis pemeriksaan kesehatan JCH yang wajib dilakukan
2. menjelaskan standar pemeriksa kesehatan JCH
3. menyebutkan standar fasilitas pemeriksaan kesehatan JCH
yang dibutuhkan
4. melaksanakan prosedur umum pemeriksaan kesehatan JCH
5. melaksanakan prosedur pemeriksaan kesehatan JCH

2 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN

1. Standar pemeriksaan kesehatan sesuai dengan jenis pemeriksaan


kesehatan JCH
2. Standar pemeriksa kesehatan JCH
3. Standar fasilitas pemeriksaan kesehatan JCH
4. Prosedur umum pemeriksaan kesehatan JCH
5. Prosedur pemeriksaan kesehatan JCH

LANGKAH – LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN

Untuk memperlacar proses pembelajaran, disusunlah langkah-langkah


sebagai berikut:
A. Langkah 1
1. Kegiatan Fasilitator
Kegiatan bina suasana dikelas
a. Memperkenalkan diri
b. Menyampaikan ruang lingkup bahasan
c. Menggali pendapat pembelajar tentang Standar dan
prosedur pemeriksaan JCH
d. Menggali pendapat pembelajar tentang Standar dan
prosedur pemeriksaan JCH
2. Kegiatan Peserta
a. Mempersiapkan diri dan alat tulis yang diperlukan
b. Pengemukakan pendapat atas pertanyaan fasilitator
c. Mendengar dan mencatat hal-hal yang dianggap penting
B. Langkah 2
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, 3, 4 dan 5 tentang
Standar Jenis – jenis pemeriksaan, Standar pemeriksa,
standar fasilitas pemeriksaan, Prosedur umum, dan
Prosedur pemeriksaan

Materi Inti 1: Standar dan Prosedur Pemeriksaan Kesehatan JCH 3


b. Memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
pembelajar
2. Kegiatan Peserta
a. Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator
C. Langkah 3
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta kelas menjadi 5 kelompok, disesuaikan dengan
pokok bahasan dan memilih ketua, sekretaris dan penyaji.
b. Meminta masing-masing kelompok untuk mendiskusikan
penugasan yang diberikan.
c. Meminta masing-masing kelompok untuk menuliskan hasil
dikusi untuk disajikan
d. Memberikan bimbingan pada proses diskusi
2. Kegiatan Peserta
a. Membentuk kelompok diskusi dan memilih ketua,
sekretaris dan penyaji.
b. Mendengar, mencatat dan bertanya pada hal-hal yang
kurang jelas pada fasilitator.
c. Melakukan proses diskusi dan menuliskan hasil dikusi
untuk disajikan.
D. Langkah 4
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta masing-masing kelompok mempresentasikan
hasil diskusi
b. Memberikan masukan
c. Merangkum hasil diskusi

4 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


2. Kegiatan Peserta
a. Mengikuti proses penyajian atau praktik hasil diskusi
b. Berperan aktif dalam proses dengan bertanya,
mengemukakan pendapat/ saran yang berguna dalam
proses pembelajaran
c. Merangkum hasil proses pembelajaran
E. Langkah 5
1. Kegiatan Fasilitator
a. Mengadakan evaluasi dengan melemparkan 5 pertanyaan
sesuai topik pokok bahasan
b. Memperjelas jawaban peserta terhadap masing-masing
pertanyaan
c. Bersama peserta merangkum hasil proses hasil
pembelajaran
2. Kegiatan Peserta
a. Menjawab pertanyaan yang diajukan fasilitator
b. Bersama fasilitator merangkum hasil proses hasil
pembelajaran

Materi Inti 1: Standar dan Prosedur Pemeriksaan Kesehatan JCH 5


Materi Inti 2
PENILAIAN
STATUS KESEHATAN JCH

DESKRIPSI SINGKAT
Langkah lanjut penetapan Diagnosa oleh Dokter Pemeriksa Kesehatan
JCH adalah menilai kategori status kesehatan. Kategori Status
Kesehatan dirumuskan sebagai upaya memberikan deteksi dini (early
warning) kepada Petugas Kesehatan dalam upaya memberikan
pelayanan kepada JCH.
Penilaian kategori status kesehatan jemaah calon haji diatas
merupakan upaya penentuan status kelaikan jemaah calon
haji untuk mengikuti perjalanan ibadah haji, dengan
mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan konsultasi ahli
(spesialis berkompeten) melalui pertemuan khusus yang
dibuat untuk keperluan tersebut oleh Tim Pemeriksa
Kesehatan pada Tahap Pertama sebagai Pembinaan dan pada
Tahap Kedua sebagai dasar pembinaan lanjutan dan dasar
kelaikan pengesahan dan penerbitan BKJH.
Penilaian kategori status kesehatan jemaah calon haji dapat pula
sebagai dasar :
A. Pengesahan hasil pemeriksaan dan pembinaan kesehatan.
B. Sebagai informasi kesehatan bagi upaya pemantauan dan
pelayanan kesehatan selama perjalanan ibadah haji.
Kategori status kesehatan JCH ini dibedakan menjadi mandiri,
observasi, pengawasan dan tunda. Masing-masing kategori
memberikan ‘instruksi’ kepada petugas untuk melakukan upaya lanjut
secara khusus dan tidak menyamaratakan kondisi kesehatan jemaah.

6 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


TUJUAN PEMBELAJARAN

a. Tujuan Pembelajaran Umum


Peserta mampu menilai status kesehatan JCH
b. Tujuan Pembelajaran Khusus
Peserta mampu:
1. menjelaskan pengertian penilaian status kesehatan JCH
2. menjelaskan tujuan penilaian status kesehatan JCH
3. menjelaskan langkah penilaian status kesehatan JCH
4. melakukan penilaian status kesehatan JCH
5. menyimpulkan hasil pemeriksaan & penilaian kesehatan JCH

POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN

1. Pengertian penilaian status kesehatan JCH


2. Tujuan penilaian status kesehatan JCH
3. Langkah penilaian status kesehatan JCH
4. Penentuan kategori penilaian berdasarkan hasil pemeriksaan dan
penilaian kesehatan JCH

LANGKAH – LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN

Untuk memperlancar proses pembelajaran, disusunlah langkah-


langkah sebagai berikut:
A. Langkah 1
1. Kegiatan Fasilitator
Kegiatan bina suasana dikelas
a. Memperkenalkan diri
b. Menyampaikan ruang lingkup bahasan
c. Menggali pendapat pembelajar tentang penetapan
kategori penilaian kesehatan JCH

Materi Inti 2: Penilaian Status Kesehatan JCH 7


2. Kegiatan Peserta
a. Mempersiapkan diri dan alat tulis yang diperlukan
b. Pengemukakan pendapat atas pertanyaan fasilitator
c. Mendengar dan mencatat hal-hal yang dianggap penting

B. Langkah 2
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, 3, 4, tentang
Pengertian, Tujuan, Langkah, dan Penentuan Kategori
Berdasarkan Hasil Pemeriksaan dan Penilaian Kesehatan
JCH
b. Memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
pembelajar
2. Kegiatan Peserta
a. Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator
C. Langkah 3
1. Kegiatan Fasilitator
a. Membagi kelas menjadi 5 kelompok, disesuaikan dengan
tugas berlatih menentukan kategori status kesehatan JCH
yang telah diperiksa dengan menggunakan lembaran
kasus.
b. Meminta masing-masing kelompok untuk mendiskusikan
penugasan yang diberikan.
c. Meminta masing-masing kelompok untuk menuliskan hasil
dikusi untuk disajikan atau mempergakan bagaimana cra
menentukan kategori status kes JCH
d. Memberikan bimbingan pada proses diskusi

8 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


2. Kegiatan Peserta
a. Membentuk kelompok diskusi dan memilih ketua,
sekretaris dan penyaji.
b. Mendengar, mencatat dan bertanya pada hal-hal yang
kurang jelas pada fasilitator.
c. Melakukan proses diskusi dan menuliskan hasil dikusi
untuk disajikan.
D. Langkah 4
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta masing-masing kelompok mempresentasikan
hasil diskusi
b. Memberikan masukan
c. Merangkum hasil diskusi
2. Kegiatan Peserta
a. Mengikuti proses penyajian atau praktik hasil diskusi
b. Berperan aktif dalam proses dengan bertanya,
mengemukakan pendapat/ saran yang berguna dalam
proses pembelajaran
c. Merangkum hasil proses pembelajaran
E. Langkah 5
1. Kegiatan Fasilitator
a. Mengadakan evaluasi dengan memberikan beberapa
pertanyaan sesuai topik pokok bahasan
b. Meminta peserta menanyakan hal-hal yang kurang jelas
sebelum menutup proses pembelajaran
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan (bila masih ada)
d. Menutup acara proses pembelajaran dengan memberikan
apresiasi pada pembelajar.
2. Kegiatan Peserta
a. Menjawab pertanyaan diajukan fasilitator
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan.
c. Memberikan komentar, penilaian, saran, bahkan kritik
terhadap proses pembelajaran dalam selembar kertas

Materi Inti 2: Penilaian Status Kesehatan JCH 9


Materi Inti 3
PENULISAN KODE DIAGNOSIS
DENGAN ICD-10

DESKRIPSI SINGKAT

Menteri Kesehatan RI telah menerbitkan KEPMENKES No.


50/Menkes/SK/I/1998 tentang penggunaan kode diagnosis ICD-10.
Kode ICD-10 memiliki beberapa manfaat, tercatat 10 manfaat yang
dapat diambil dengan pengunaan kode ini. Dalam penyelenggaraan
kesehatan haji, pemanfaatan kode ini akan sangat membantu dalam
perencanaan, peningkatan kualitas pelayanan,monitoring evaluasi
program, surveilans pasca haji dan bahkan dapat dikembangkan
meluas untuk pelayanan kesehatan lainnya.
Penerapan kode ini secara konsisten adalah langkah mendasar
(fundamental) dalam memperbaiki dan meningkatkan
penyelenggaraan kesehatan haji.
Pada sesi ini dibahas manfaat ICD-10 dan tata laksananya dalam
penyelenggaraan kesehatan haji, khususnya penentuan kode diagnosis
hasil pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji.

10 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


TUJUAN PEMBELAJARAN

A. Tujuan Pembelajaran Umum


peserta mampu menuliskan kode diagnosis dengan menggunakan
ICD-10

B. Tujuan Pembelajaran Khusus


Peserta mampu:
1. menjelaskan pengertian dan manfaat pengkodean ICD-10
2. menjelaskan tata laksana ICD-10 dalam kesehatan haji
3. menjelaskan langkah penggunaan ICD-10
4. mengoperasikan pencarian kode dari buku digital ICD-10
(Excell)
5. menulis kode diagnosis ICD-10 pada formulir dengan benar

POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN

1. Pengertian ICD-10
a. Ruang Lingkup
b. Manfaat dan tujuan
c. Struktur ICD-10
d. Penggunaan ICD-10
2. Tata laksana ICD-X dalam kes haji
a. Urutan pemeriksaan kesehatan JCH
b. Pengkodean diagnosis berdasarkan ICD-10
3. Langkah-langkah penggunaan ICD
4. Pengoperasian pencarian kode dari buku digital ICD-10 (Excell)
a. Pengertian
b. Substansi
c. Langkah pengoperasian
5. Penulisan kode diagnosis ICD-10 pada formulir dengan benar

Materi Inti 3: Penulisan Kode Diagnosis Dengan ICD-10 11


LANGKAH – LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN

Untuk memperlacar proses pembelajaran, disusunlah langkah-langkah


sebagai berikut:
A. Langkah 1
1. Kegiatan Fasilitator
Kegiatan bina suasana dikelas
a. Memperkenalkan diri
b. Menyampaikan ruang lingkup bahasan
c. Menggali pendapat pembelajar tentang Standar dan
prosedur pemeriksaan JCH
d. Menggali pendapat pembelajar tentang Standar dan
prosedur pemeriksaan JCH
2. Kegiatan Peserta
a. Mempersiapkan diri dan alat tulis yang diperlukan
b. Pengemukakan pendapat atas pertanyaan fasilitator
c. Mendengar dan mencatat hal-hal yang dianggap penting
B. Langkah 2
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, dan 3, tentang
pengertian, manfaat, tata laksana, langkah-langkah
penggunaan buku ICD-10
b. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
peserta
2. Kegiatan Peserta
a. Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator

12 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


C. Langkah 3
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 4 dan 5 tentang
pengoperasian pencarian kode dari buku digital dan cara
penulisan diagnosa dengan ICD-10 pada formulir.
b. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
peserta
2. Kegiatan Peserta
a. Mempraktekkan, mencatat dan menyimpulkan hal-hal
yang dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator
D. Langkah 4
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta kelas menjadi 5 kelompok, untuk
mempraktikkan pengoperasian pencarian kode dari buku
digital dan menuliskan kode diagnosis ICD-10 pada
formulir dengan bantuan lembaran kasus yang telah
dipersiapkan
b. Memberikan bimbingan pada proses praktikum
2. Kegiatan Peserta
a. Membentuk kelompok dan melakukan praktikum
b. Meminta penjelasan/ bimbingan.

E. Langkah 5
1. Kegiatan Fasilitator
a. Mengevaluasi hasil pembelajaran dengan memberikan
beberpa pertanyaan

Materi Inti 3: Penulisan Kode Diagnosis Dengan ICD-10 13


b. Memperkuat jawaban sebagai upaya rangkuman hasil
pembelajaran
2. Kegiatan Peserta
a. Menjawab pertanyaan yang diajukan fasilitator
b. Bersama fasilitator melakukan rangkuman hasil proses
pembelajaran

F. Langkah 6: Penutup
1. Kegiatan fasilitator
a. Meminta peserta menanyakan hal-hal yang kurang jelas
sebelum menutup proses pembelajaran
b. Memberikan jawaban atas pertanyaan (bila masih ada)
c. Meminta komentar atau saran bahkan kritik pada kertas
yang telah disediakan.
d. Menutup acara proses pembelajaran dengan memberikan
apresiasi pada peserta.
2. Kegiatan Peserta
a. Mengajukan pertanyaan yang diminta fasilitator sesuai
dengan kesempatan yang diberikan.
b. Memberikan komentar, penilaian, saran bahkan kritik proses
pembelajaran dalam selembar kertas

14 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


Materi Inti 4
PENCATATAN DAN PELAPORAN
KESEHATAN JEMAAH HAJI

DESKRIPSI SINGKAT

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia


Nomor 1394/Menkes/SK/XII/2002 bahwa setiap calon/jemaah haji
Indonesia perlu mendapatkan pengamanan kesehatan.
Untuk maksud tersebut setiap calon/jemaah haji Indonesia harus
memiliki Buku Kesehatan Jemaah Haji (BKJH). BKJH berisi data
pemeriksaan dan penilaian satus kesehatan, rekam medik pengobatan,
serta anjuran kesehatan bagi calon/jemaah haji. Data pemeriksaan
dan penilaian status kesehatan diperoleh dari pemeriksaan kesehatan
tahap pertama di Puskesmas dan pemeriksaan kesehatan tahap kedua
di Sarana pelayanan kesehatan setara dengan RS tipe C
kabupaten/kota. Pengesahan kelengkapan dokumen kesehatan dan
data hasil pemeriksaan kesehatan selektif di asrama haji transit dan
embarkasi/debarkasi, serta data pelayanan kesehatan selama
perjalanan pergi - pulang ke dan dari Arab Saudi dan selama di Arab
Saudi serta sekembalinya ke Tanah Air.
BKJH sangat penting bagi calon/jemaah haji yang bersangkutan dan
bagi petugas kesehatan, oleh karena itu pengisian BKJH pada waktu
pemeriksaan I di puskesmas dan Pemeriksaan II di kabupaten/kota
harus lengkap, tepat dan dapat dipertanggung jawabkan.

Materi Inti 4: Pencatan dan Pelaporan Kesehatan JCH 15


Sebagai sarana pencatatan pelaporan hasil pemeriksaan kesehatan
JCH dapat digunakan aplikasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu
Bidang Kesehatan (SISKOHATKES).

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Tujuan Pembelajaran Umum


Peserta mampu melakukan pencatatan dan pelaporan hasil
pemeriksaan dengan lengkap, tepat, dan benar.

2. Tujuan Pembelajaran Khusus


Peserta mampu:
a. Menjelaskan Pengertian Pencatatan dan Pelaporan kesehatan
Jemaah Calon Haji
b. Menjelaskan tujuan dan manfaat pencatatan dan pelaporan
kesehatan JCH
c. Menjelaskan Prinsip dan prosedur pencatatan dan pelaporan
kesehatan JCH
d. Mengisi buku kesehatan jemaah haji (BKJH) dengan akurat
e. Mengenal aplikasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang
Kesehatan (SISKOHATKES) sebagai sarana pencatatan
pelaporan hasil pemeriksaan kesehatan JCH
f. Mengetahui fitur aplikasi SISKOHATKES sebagai sarana
pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan kesehatan calon
jemaah haji

16 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN

1. Pengertian Pencatatan dan pelaporan Kesehatan JCH


2. Tujuan dan Manfaat Pencatatan & Pelaporan Kes. JCH
3. Prinsip dan prosedur Pencatatan dan Pelaporan
4. Panduan pengisian Buku Kesehatan Jemaah Haji
5. Pengisian buku kesehatan jemaah haji (BKJH) dengan akurat
6. Pengenalan SISKOHATKES

LANGKAH – LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN

Untuk memperlacar proses pembelajaran, disusunlah langkah-langkah


sebagai berikut:

1. Langkah 1
a. Kegiatan Fasilitator
Kegiatan bina suasana dikelas
1) Memperkenalkan diri
2) Menyampaikan ruang lingkup bahasan
3) Menggali pendapat pembelajar tentang Pencatatan dan
pelaporan kesehatan JCH
b. Kegiatan Peserta
1) Mempersiapkan diri dan alat tulis yang diperlukan
2) Pengemukakan pendapat atas pertanyaan fasilitator
3) Mendengar dan mencatat hal-hal yang dianggap
penting

Modul 4: Pencatan dan Pelaporan Kesehatan JCH 17


2. Langkah 2
a. Kegiatan Fasilitator
1) Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, dan 3 tentang
Pengertian, tujuan, manfaat, prinsip, dan prosedur
pencatatan pelaporan
2) Memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
3) Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
pembelajar
b. Kegiatan Peserta
1) Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
2) Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan
yang diberikan
3) Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator

3. Langkah 3
a. Kegiatan Fasilitator
1) Menyampaikan Pokok Bahasan 4 tentang cara pengisian
BKJH (demonstrasi)
2) Memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
3) Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
pembelajar
b. Kegiatan Peserta
1) Mendengar, mengamati dan mencatat serta
menyimpulkan hal-hal yang dianggap penting
2) Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan
yang diberikan
3) Memberikan jawaban atan pertanyaan yang diajukan
fasilitator

18 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


4. Langkah 4
a. Kegiatan Fasilitator
1) Meminta kelas menjadi 5 kelompok, untuk
mempraktikkan cara pengisian BKJH.
2) Memberikan bimbingan pada proses praktikum
pengisian BKJH
b. Kegiatan Peserta
1) Membentuk kelompok dan secara bersama-sama/diskusi
melakukan praktikum cara pengisian BKJH
2) Meminta bimbingan kepada fasilitator
5. Langkah 5
a. Kegiatan Fasilitator
1) Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, tentang tata
laksana akses, fitur aplikasi SISKOHAT dan Fasilitas
aplikasi yang ada pada SISKOHAT
2) Memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
3) Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
pembelajar
b. Kegiatan Peserta
1) Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
2) Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan
yang diberikan
3) Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator
6. Langkah 6
a. Kegiatan Fasilitator
1) Mengevaluasi hasil pembelajaran dengan memberikan
beberapa pertanyaan
2) Memperkuat jawaban sebagai upaya rangkuman hasil
pembelajaran

Modul 4: Pencatan dan Pelaporan Kesehatan JCH 19


b. Kegiatan Peserta
1) Menjawab pertanyaan yang diajukan fasilitator
2) Bersama fasilitator melakukan rangkuman hasil proses
pembelajaran

7. Langkah 7: Penutup
a. Kegiatan fasilitator
1) Meminta peserta menanyakan hal-hal yang kurang jelas
sebelum menutup proses pembelajaran
2) Memberikan jawaban atas pertanyaan (bila ada)
3) Meminta komentar atau saran bahkan kritik pada kertas
yang telah disediakan
4) Menutup acara proses pembelajaran dengan
memberikan apresiasi pada pembelajar
b. Kegiatan Peserta
1) Mengajukan pertanyaan yang diminta fasilitator sesuai
dengan kesempatan yang diberikan
2) Memberikan komentar, penilaian, saran bahkan kritik
proses pembelajaran dalam selembar kertas

20 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


Materi Inti 5
PEMBINAAN KESEHATAN JEMAAH
CALON HAJI

DESKRIPSI SINGKAT
Jemaah Calon haji harus melakukan pemeriksaan kesehatan yang
berfungsi sebagai alat untuk mengetahui status kesehatan dan
pembinaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dua
tahap yaitu tahap pertama dilakukan oleh puskesmas dan tahap kedua
dilakukan di kabupaten/kota.
Kesimpulan dari hasil pemeriksaan kesehatan tahap pertama sangat
berarti karena merupakan penilaian status kesehatan terhadap
seorang jemaah calon haji, dengan 4 kategori :
1. Mandiri : Memenuhi syarat dengan baik
2. Observasi : Memenuhi syarat dengan perhatian
3. Pengawasan : Memenuhi syarat dengan catatan
4. Tunda : Tidak memenuhi syarat

(lihat lampiran tabel kategori penilaian kesehatan jemaah calon haji


dibuku pedoman tehnis pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji,
halaman 60)
Dari keempat kategori ini, semuanya memerlukan perhatian dan
pembinaan, yang mandiri diharapkan tetap mandiri, sedang kategori
observasi, pengawasan dan tunda dapat meningkat kategori atau
status kesehatannya. Paling tidak mempertahankan status kesehatan
yang telah dicapainya. Sehingga pada saat jemaah calon haji
berangkat dalam kondisi kesehatan yang optimal dan dapat menjadi
jemaah haji yang sehat dan mandiri. Pembinaan ini dilakukan oleh
puskesmas pemeriksa selama masa tunggu keberangkatan. Jenis

Materi Inti 5: Pembinaan Kesehatan JCH 21


kegiatan pembinaan tergantung pada aspek gangguan (kesehatan)
yang disandangnya (diderita).
Pemeriksaan kesehatan tahap kedua berfungsi sebagai alat untuk
tindakan lanjutan dan menentukan kelaikan mengikuti perjalanan
ibadah haji.
Diharapkan dari hasil pembinaan dan pemantauan kesehatan tersebut
tidak lagi terjadi kasus pemberangkatan jemaah calon haji dengan
status tunda.
Modul pembinaan kesehatan jemaah calon haji ini selanjutnya
digunakan sebagai acuan dan standar dalam penyelenggaraan
pembinaan kesehatan jemaah calon haji.

TUJUAN PEMBELAJARAN

i. Tujuan Pembelajaran Umum


Peserta mampu memahami pembinaan kesehatan jemaah calon
haji selama masa tunggu keberangkatannya
C. Tujuan Pembelajaran Khusus
Peserta mampu:
1. menjelaskan pengertian pembinaan kesehatan jemaah calon
haji
2. menjelaskan tujuan & prinsip pembinaan kesehatan jemaah
calon haji
3. menjelaskan bentuk pembinaan kesehatan jemaah calon haji

22 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN

1. Pengertian Pembinaan Kesehatan Jemaah Calon Haji


2. Tujuan & Prinsip Pembinaan Kesehatan Jemaah Calon Haji
3. Bentuk Pembinaan Kesehatan Jemaah Calon Haji
4. Pembinaan Kesehatan SesuaiStatus Kesehatan Jemaah Calon Haji

LANGKAH – LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN

Untuk memperlancar proses pembelajaran, disusunlah langkah-


langkah sebagai berikut:
A. Langkah 1
1. Kegiatan Fasilitator
a. Kegiatan bina suasana di kelas
b. Memperkenalkan diri
c. Menyampaikan ruang lingkup bahasan
d. Menggali pendapat pembelajar tentang Pembinaan
Kesehatan jemaah calon haji
2. Kegiatan Peserta
a. Mempersiapkan diri dan alat tulis yang diperlukan
b. Pengemukakan pendapat atas pertanyaan fasilitator
c. Mendengar dan mencatat hal-hal yang dianggap penting
B. Langkah 2
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 1, 2, dan 3 tentang
pengertian pembinaan, tujuan dan prinsip, bentuk
pembinaan dan pembinaan kesehatan sesuai status
kesehatan jemaah calon haji
b. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas

Materi Inti 5: Pembinaan Kesehatan JCH 23


c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
peserta
2. Kegiatan Peserta
a. Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
fasilitator
C. Langkah 3
1. Kegiatan Fasilitator
a. Menyampaikan Pokok Bahasan 4 dan 5 tentang
perencanaan dan pelaksanan pembinaan sesuai status
kesehatan jemaah calon haji
b. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk
menanyakan hal-hal yang kurang jelas
c. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan
peserta
2. Kegiatan Peserta
a. Mendengar, mencatat dan menyimpulkan hal-hal yang
dianggap penting
b. Mengajukan pertanyaan sesuai dengan kesempatan yang
diberikan
c. Memberikan jawaban atan pertanyaan yang diajukan
fasilitator
D. Langkah 4
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta kelas menjadi 5 kelompok, untuk mendiskusikan
lembaran kasus tentang perencanaan dan pelaksanaan
pembinaan kesehatan jemaah calon haji pada masa
tunggu keberangkatan
b. Meminta masing-masing kelompok untuk menuliskan hasil
dikusi untuk disajikan pada flip chart

24 Pelatihan Petugas Pemeriksa Kesehatan JCH


c. Memberikan bimbingan pada proses diskusi
2. Kegiatan Peserta
a. Membentuk kelompok dan melakukan mendiskusikkan
lembaran penugasan kasus yang diberikan fasilitator
b. Melakukan proses diskusi dan menuliskan hasil dikusi
untuk disajikan.
E. Langkah 5
1. Kegiatan Fasilitator
a. Meminta masing-masing kelompok mempresentasikan
hasil diskusi
b. Memberikan masukan
c. Merangkum hasil proses hasil diskusi
2. Kegiatan Peserta
a. Mengikuti proses penyajian hasil diskusi
b. Berperan aktif dalam proses dengan bertanya,
mengemukakan pendapat/saran yang berguna dalam
proses prembelajaran
F. Langkah 6 : Penutup
1. Kegiatan fasilitator
a. Mengevaluasi hasil pembelajaran dengan cara
memberikan beberapa pertanyaan
b. Memberikan jawaban atas pertanyaan [bila masih ada]
c. Meminta komentar atau saran bahkan kritik pada kertas
yang telah disediakan.
d. Menutup acara proses pembelajaran dengan memberikan
apresiasi pada peserta.
2. Kegiatan Peserta
a. Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh fasilitator
b. Mengajukan pertanyaan yang diminta fasilitator sesuai
dengan kesempatan yang diberikan.
c. Memberikan komentar, penilaian, saran bahkan kritik
proses pembelajaran dalam selembar kertas

Materi Inti 5: Pembinaan Kesehatan JCH 25