Anda di halaman 1dari 5

PAPER GBE Individu

Pemanfaatan Information Technology di Universitas Bina Nusantara

Dosen :
DR. Sony Warsono, MAFIS

Diajukan Oleh:
Destarata Hamarsan Mustafa
(No Reg. 09P1532 dan NIM 08/279908/PEK/13367)

Trimester 3
Kelas AP17B

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
JAKARTA
2011
Pendidikan yang layak merupakan hak setiap warga negara. Sudah menjadi hasrat atau
keinginan manusia untuk mendapatkan pendidikan dasar bahkan mencapai pendidikan setinggi
mungkin. Sistem pendidikan yang baik harus disertai dengan fasilitas yang memadai atau
mendukung. Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan informasi saat ini telah
menjadi kebutuhan dasar yang harus didapatkan. Dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut,
manusia menginginkan agar informasi yang diterima dapat dengan mudah diperoleh, cepat,
murah, jelas, dan tepat. Penemu atau ilmuwan terus berusaha melakukan penemuan-penemuan
agar manusia memperoleh informasi seperti yang diinginkan.
Adanya penemuan-penemuan dalam bidang teknologi informasi menyebabkan tuntutan
akan fasilitas pendidikan juga terus mengalami perubahan. Jika pada zaman dahulu, siswa
menuntut ruangan kelas yang layak agar tidak belajar di ruangan terbuka atau tanpa atap,
kemudian tuntutan berubah menjadi ruang kelas yang memiliki kipas angin, AC, staf pengajar
yang berkualitas, dan lain sebagainya. Pada saat ini, selain hal yang bersifat tradisional di atas,
tuntutan akan fasilitas sudah berubah ke arah teknologi seperti ruangan yang dilengkapi
multimedia hingga fasilitas hot spot. Setelah tuntutan akan hotspot ini, mahasiswa juga menuntut
fasilitas layanan kegiatan perkuliahan yang cepat dan mudah diakses dari mana saja. Oleh karena
berkembang pulalah konsep yang dinamakan e-learning bahkan beberapa Universitas udah
dilengkapi layanan mahasiswa terintegrasi berbasis web seperti yang diterapkan oleh Universitas
Bina Nusantara.
Adanya fasilitas yang memadai juga akan membantu siswa dan pengajar untuk dapat
memperoleh informasi dari segala macam penjuru dunia. Adanya situs pencari seperti google
telah membantu siswa dan guru mendapatkan tambahan referensi sebagai bahan kegiatan belajar
mengakar. Bahkan google ada menjuluki sebagai “ahli” atau “professor google”. Keberadaan
situs-situs berita juga telah membantu siswa, pengajar, ataupun orang umum untuk dapat
mengetahui kejadian-kejadian terkini yang terjadi tidak hanya disekitar kita tetapi juga di
belahan penjuru dunia. Semuanya dapat diperoleh dalam satu atau beberapa kali klik saja dan
dalam hitungan menit bahkan detik sudah tersedia di depan kita. Alat yang menyediakan
informasi pun saat ini mudah di dapat, mudah di bawa kemanapun, serta tidak dalam ukuran
yang besar. Jika beberapa waktu lalu orang menggunakan desktop PC yang relative berat dan
sulit dibawa, kini sudah tersedia laptop, netbook, bahkan telepon genggam pun sudah dilengkapi
fitur untuk dapat mengakses jaringan WAN/internet agar manusia dapat memperoleh informasi
dengan mudah.
Seiring dengan perkembangan teknologi internet, siswa saat ini pun menuntut perubahan
dalam proses belajar mengajar. Jika proses belajar mengajar yang selama ini kita lakukan
merupakan suatu proses bertemunya siswa dan pengajar dalam suatu ruangan kelas dilakukan
tatap muka secara langsung maka seiring dengan perkembangan internet tersebut, siswa
menginginkan proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi tersebut sehingga siswa
dan pengajar tidak perlu langsung bertatap muka tetapi bisa melalui dunia maya baik dengan cara
pemberian materi tertulis di internet, conference melalui messenger, bahka melalui video/tele
conference. Konsep pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi internet inilah yang disebut
dengan e-learning.
Tuntutan yang diajukan siswa sejalan dengan perkembangan teknologi internet ini tidak
hanya e-learning. Siswa juga menginginkan adanya kemudahan dalam layanan informasi dan
akademik yang terintegrasi. Manusia menginginkan agar mereka dapat dengan mudah mengisi
KRS, melihat jadwal kuliah, melihat nilai, kemudian mengajukan pertanyaan ke bagian
akademis, dan lain sebagainya. Dengan adanya layanan yang terintegrasi ini, mereka tidak perlu
menghabiskan waktu dan biaya untuk datang ke kampus.
Universitas Bina Nusantara mewujudkan tuntutan mahasiswa tersebut dalam bentuk sistem
informasi terintegrasi yang terkenal dengan sebutan BinusMaya (http://binusmaya.binus.ac.id)
atau Binus Learning Management System. Binusmaya ini merupakan perpaduan antara sistem
informasi mahasiswa berbasis web dan Multi Channel Learning sehingga mahasiswa dapat
memperoleh sistem informasi mahasiswa yang terintegrasi. Contoh layanan yang dapat
didapatkan oleh mahasiswa dan sangat dibutuhkan adalah sebagai berikut:
- MyClass
Berisi mata kuliah yang diambil pada saat semester berjalan, selain itu dengan mengklik
nama mata kuliah tersebut mahasiswa dapat melihat informasi lengkap mengenai mata
kuliah tersebut seperti satuan acara perkuliahan (silabus), tujuan instruksional khusus,
metode pengajaran, bahan mata kuliah dalam bentuk softcopy, buku dan referensi lain
yang digunakan untuk mendukung perkuliahan tersebut.
- My Study Performance
Berguna untuk melihat prestasi belajar kita sampai saat ini secara statistic.
- Kuliah
Berisi jadwal kuliah semester bejalan baik kuliah resmi maupun kuliah pengganti serta
jadwal dosen, kalender akademik, hingga daftar kehadiran mahasiswa.
- Ujian
Berisi jadwal ujian dan jadwal ujian susulan baik ujian teori dan praktikum
- Nilai
Berisi nilai mahasiswa saat ini dan semester sebelumnya, histori nilai mahasiswa, daftar
nilai kumulatif.
- Skripsi / Tesis / Tugas Akhir
Berisi jadwal pengumpulan tesis, jadwal ujian pendadaran dan nama dosen pembimbing
tesis.
- Keuangan
Berisi status pembayaran mahasiswa.
- Permohonan Surat / Layanan
Berisi permohonan surat seperti surat keterangan mahasiswa aktif, surat permohonan
melakukan survey ke perusahaan, dan lain-lain.
- Pertanyaan
Di menu ini mahasiswa dapat menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kampus dan
perkuliahan ke staff terkait.
- Pengumuman
Berisi pengumuman-pengumuman penting yang dikeluarkan universitas.

Pemanfaatan teknologi informasi saat ini telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai
bidang, tak terkecuali dalam bidang bisnis pendidikan. Sistem informasi perkuliahan saat ini
merupakan kebutuhan baru yang mempunyai added value harus dimiliki oleh universitas agar
bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain baik di dalam maupun di luar negeri.
Daftar Pustaka
1. Martin, E. Wainright. et al, 2009. Managing Information Technology: What Managers
Need to Know. 6th edition. New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs

2. http://www.binus.ac.id

3. http://binusmaya.binus.ac.id

4. http://mmugm.ac.id