Anda di halaman 1dari 4

Daftar isi

Judul
Daftar isi
BAB I :pendahuluan ……………
1.1 . latar belakang ……..
1.2 . rumusan masalah ……..
1.3 . tujuan ……..
BAB II . peran pendidik dalam mempersiap kan pendidikan anak usia dini di era global
2.2 tuntutan di era globalisasi ….
2.3 Pendidikan di era globalisasi …
2.4 Menumbuh kembangkan kemampuan anak pada era globalisasi ….
2.5 Tujuan pendidik AUD di era globalisasi….
BAB III kesimpulan
3.1 kesimpulan
3.2 saran
BAB I
Pendahuluan
I.I latar belakang
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang
pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang di tunjukan bagi anak
sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang di lakukan melalui pemberian
rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan
rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut , yang di
selenggarakan pada jalur formal , dan informal.
Peran guru di tengah masyarakat dan anak didiknya adlah sesuatu pengabdian yang
mulia , dan tugas yang sangat berat mereka adalah pelopor pembangunan karena itu pada
era global menuntut individu untuk siap menghadapi kecanggihan perkembangan
teknologi yang sangat cepat dan pesat agar dapat menuntut gaya hidup individu yang
dinamis dan siap untuk berubah. Persaingan ketat akan menjadi fenomena yang akan
menghadapi setiap individu di era MDG ( Millenium Development Growth )
Untuk mempersiapkan hidup masa depan di era global yang penuh tantangan , individu
hendaknya memiliki konsep diri positif dengan sikap aktif , serta inovatif dan kreatif .
Untuk menghasilkan individu yang berkualitas di era global perlu di lakukan analisis
untuk memahami tuntutan kebutuhan masa depan , analisis peluang, termasuk avaluasi
yang bertumpuh pada potensi dan karakteristik anak didik sesuai fenomena tuntutan
kehidupan yang cepat dan dinamis.

1.2) Rumusan masalah.

2) apa saja tuntutan d era globasisas ?


3) apa saja pendidikan di era globalisasi ?
4) bagaiman cara menumbuh kembangkan kemampuan anak pada era globalisasi ?
5) pada tujuan pendidik AUD di era globalisasi?

1.3) Tujuan
1. apa saja yang tuntutan di era globalisasi?
2. mendriskripsikan tuntutan di era globalisasi?
3. mendriskripsikan pendidikan di era globalisasi?
4. mendiskrisikan cara menumbuh kembangakn kemampuan anak era globalisasi
BAB II
Peran pendidikan dalam mempersiapkan pendidikan anak usia dini di era globalisasi
2.1 tujuan pendidikan dalam mempersiapkan AUD di era globalisasi !
Dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil dan tangguh agar sukses
menghadapi era globalisasi maka pendidikan mempunyai beberpa tujuan yaitu :

 Untuk menghasilkan individu yang berkualitas di era globalisasi perlu di lakukan


analisis.
 Untuk memahami tuntutan kebutuhan masa depan, analisis peluang, termasuk
evaluasi yang bertumpuh pada potensi dan karakteristik anak didik sesuai demgan
fenomena tuntutan kehidupan yang cepat dan dinamis.
 Untuk mengkontibusikan orang tua, guru manapun masyarakat dalam
mengoptimalkan kesiapan masa depan didik di era global.

2.2 tuntutan di era global

Hidup pada era global menuntut individu untuk siap menghadapi kecanggihan
perkembangan teknologi yang sangat cepat dan pesat. Perkembangan
teknologi yang sangat pesat menuntut gaya hidup individu yang dinamis dan
siap untuk berubah. Persaingan ketat akan menjadi fenomena yang akan
dihadapi setiap individu diera MDG (Mellinium Development Growth).
Untuk mempersiapkan hidup masa depan di era global yang penuh tantangan,
individu hendaknya memiliki konsep diri positif dengan sikap aktif, serta
inovatif dan kreatif.

Mengacu pandangan Burns dalam ilmu psikologi, konsep diri merupakan


pandangan dan sikap seseorang terhadap dirinya sendiri, baik buruk,
karekteristik, maupun motivasi. Mengacu pada pengertia konsep diri dapat
dipahami bahwa aspek-aspek tersebut adalah inti kepribadian manusia.
Inti krpibadian merupakan aspek penting yang erat dengan perilaku
manusia. Mengapa? Konsep diri adalah bentuk keselarasan batiniah, bila
batiniah individu kurang nyaman akan nampak pula pada perilaku dirinya.
Perilaku individu sangat mempengaruhi bagaimana individu menafsirkan
pengalaman hidupnya. Pengalaman hidup mengarah pada pandangan dan
gaya hidup seseorang. Bila individu memandang konsep dirinya rendah,
maka ia akan mundur dan merasa tidak memiliki kemmpuan mengerjakan.
Namun apabila individu tersebut merasa yakin dan tantangan untuk
mampu mengerjakanya, maka iapun mencoba dan berfikiran positif untuk
menyelesaikan tugas tersebut.

Dalam proses edukasi pada era global para pendidikan perlu


mecermati cara-cara memupuk kemampuan anak untuk menyikapi dan
memandang dirinya secara positif agar memliki konep diri positif.
Apabila anak kurang mampu, berarti si pendidik harus menuntun anak
didiknya sesuai dengan kemampuannya. Berikan pada tersebut
kesempatan untuk maju mengahapi berbagai kegiatan yang sesuai
dengan karakteristik anak. Jangan suka melabel dan memberi stigma
yang negatif, sehingga terbentuk konsep diri yang negatif. Ajak anak
untuk berfikir realistis dan positif dengan dukungan pendidik.

Pada era global obsesi pendidik yang memandang anak sebagai


gambaran dirinya, perlu dikikis. Begitu pula sikap orang tua yang
kurang memahami karakteristik anaknya, sehingga cenderung
memotret dirinya pada anaknya. Kondisi tersebut akan enyebabkan
anak akan merasa kurang mampu, dan akhirnya anak.