Anda di halaman 1dari 16

BAB-1

Bahan Kuliah Ekonomi


Sumber Daya Manusia
Ruang Lingkup ESDM ( 1 )

1. Penduduk atau SDM merupakan salah satu sumber daya


ekonomi, disamping: SDA,MODAL, IPTEK,Managerial Know
How (Human Capital ) Intelektual dan Entrepreunerialship
( Wirausaha )
2. Ekonomi Sumber Daya Manusia merupakan Ilmu
Pendidikan Ekonomi  SDM menjadi sumber daya
ekonomi handal karena memperoleh Pendi dikan dasar
sampai Perguruan tinggi berkualitas
3. Yang dimaksud SDM  Penduduk usia kerja  usia
produktif  Bekerja  untuk memperoleh Pendapatan
(Y)
4. Y = f (N)  C = f ( Y )  T=f ( Y )N=f ( I )
5. Y – ( T + C ) = S ( Saving )  Bank  Invest asi

5/17/11 2
Lanjutan -1

6.Jumlah Penduduk yang besar akan menjadi


beban,jika tidak berkualitas sebagai Manusia
Modal ( yang mampu menciptakan nilai
tambah / value added )
7.Semakin rendah kualitas penduduk / SDM
makin tinggi tingkat kemiskinan
(underdevelopment trap atau poverty circle )
 Miskin karena bodoh,atau bodoh karena
miskin.

5/17/11 3
Lanjutan -2

8.Jumlah SDM besar,tidak masalah jika


mutunya tinggi (USA) dan upaya untuk
meningkatkan mutu akan sulit jika jumlah
SDM besar ( Indonesia >200 juta )
9.Pembangunan yang berkelanjutan 
sustainable development tidak akan tercapai
jika PSDM ( Diklat ) tidak dilakukan secara
konsisten dan berlanjut  menjadi Manusia
Modal.

5/17/11 4
Lanjutan -3

10.Mutu SDM tidak hanya ditentukan oleh


Diklat,tetapi lebih ditentukan gizi,empat
sehat,lima sempurna  fisik sehat,bugar,
lingkungan hidup sehat  air bersih
11.Kemampuan SDM untuk memprodusir lebih
banyak karena mutunya meningkat,bisa
juga karena peningkatan modal fisik
(teknologi-mesin)

5/17/11 5
Kendala Pengembangan
SDM
Kendala SDM Menjelang Abad ke
21
1. Masih tingginya pertumbuhan penduduk ,yg
tidak menjamin kualitas SDM  gizi buruk,
pelayanan kesehatan, kesempatan Diklat dan
pemenuhan kebutuhan dasar manusia
(papan,air bersih,lingku- ngan hidup,
elektrifikasi )
2. Etos kerja SDM yang rendah,kurang tekun
;mental “nrabas”, konsumptif, boros  high cost
economy  demonstration effect  gengsi naik,
jika memakai barang impor
5/17/11 6
3. Masih rendahnya tingkat kreativitas dan inovasi
Lanjutan -1
5. Komoditi ekspor Indonesia,belum mampu
memenu hi ketentuan standart ISO – WTO ;
padahal kita dituntut untuk segera berlaku : “
Iso ora iso kudu iso “  memenuhi standard ISO
6. Kita tidak memiliki komoditi. yg memiliki
absolute comperative advantage  bahan baku
rotan  kalah bersaing dipasar luar
negeri,karena kualitas produk rotan Indonesia
lebih rendah  kalah dalam daya saing dalam
mutu,desain dan proses pengolahan rotan.
7. Lahan makin berkurang untuk diolah ( Jawa )
karena penduduk bertambah  ada budaya “
mangan ora mangan asal kumpul “  si miskin
bertambah

5/17/11 7
SDM dan Era Globalisasi
1) Dollar Capital has replaced by human capital
as a strategic resource.In the information era
however the strategic resource are:
information knowledge and creativity of
human resource.
2) We now get the larger part of industrial growth
not from capital investment,but investment in
men and improvement brought by improved
men.
3) Pembangunan Ekonomi yang mengandalkan
modal UTANG LUAR NEGERI – melalaikan
PSDM/ HRD – selama tiga dasawarsa ( 1967 –
1997)gagal tinggal landas,terpuruk ekonomi -
nya ,terperosok dilandasan ( 11 Juli 1997 )
5/17/11 8
Lanjutan -1
4) The constant one now is changing and the certain one now is
uncertainty.The relative stability and predictability of
business,are being replace by uncertainty,complexity and rapid
change. Intens global competition,rapidly changing technology,
shifting demography, economic fluctuation and other dynamic
conditions , require companies to adaptive and swift,
5) In the industrial economy, the primary products economy has
come uncoupled from industrial economy; production has
uncoupled from employment .
6) In the information era – free trade era – the trade commodity
among nations, has shift from goods,services and capital
( investment ) to intelectual property right ( hak cipta
intelektual )  micro soft  Bill Gate.

5/17/11 9
Lanjutan -2
7) Dalam era globalisasi SDM dituntut sebagai Human
Capital ( Manusia Modal ) ; bercirikan :
profesional,berkua litas, disiplin, produktif, etos kerja
tinggi,motivated,kreatif,inovatif, kompeten hingga
kompetitif ( “ Human capital has replaced dollar capital
as a strategic resource “ )
8) Unggulan daya saing produk,ditentukan oleh: desain
mutu input teknologi, nilai tambah, penyerahan tepat
waktu dan pelayanan purna jual ; after sales service and
maintenance
9) Terjadi perubahan paradigma ekonomi ; tidak lagi What,
How, For Whom ; Barang diprodusir,harus jelas ada
tidaknya pasar ( For Whom ),baru dikaji What barang apa
dan apakah dapat dibuat dengan low cost,efisien dan
efektif.

5/17/11 10
Lanjutan -3
10. In a world that constantly changing,the key of of competiti
–veness in ‘’90’s is that our people work more effective
than your people and our leaders are better than Your
leader  James Walter.
11. Unggulan daya saing global,mensyaratkan kualifikasi
PRIMA ( unggul dan kompeten ) dalam : Management,
Domestic Economy, Penguasaan IPTEK,SDM berkualitas
( Manusia Modal ), Infra struktur, Standard kualitas ( ISO /
WTO ), Independent in finance ( bebas dari utang LN )
debt trap , Good governance ( clean government )
12. Ekonomi dunia saat ini tidak hanya digerakkan oleh
mobilitas dana investasi ( multinational corporation ) dan
transaksi barang dan jasa,tetapi lebih digerakkan oleh
mobilitas soft ware ( IT )  Micro Soft ( Bill Gate )ke India

5/17/11 11
Ruang Lingkup
ESDM
1. Kemampuan Ekonomi SDM=f (nilai
tambah kognitif,afektif,psikomoto-
rik,emosional dan spiritual )
2. Proses Pendidikan merupakan investasi 
Manusia Modal
3. Pembangunan Ekonomi tidak akan
berhasil tanpa SDM terdidik dan terlatih
( cerdas dan terampil )

5/17/11 12
Lanjutan -1
4. SDM bermutu (pendidikan bermutu ) akan lebih
berperan dalam Pertumbuhan Ekonomi
5. Lembaga Pendidikan berfungsi sebagai pemasok
SDM bermutu yang seuai dengan kebutuhan SDM
dalam Pembangunan
6. Investasi Pendidikan ( PSDM ) dapat dihitung
melalui pendekatan Cost Benefit Ratio ( CBR )
bukan hanya dari Social Benefit Ratio ( SBR )
7. Investasi Pendidikan didukung oleh Litbang,
merupakan Human Resources Development yang
hasilnya akan tercapai dalam jangka panjang
( contoh : Restorasi Meiji Jepang, PSDM di Malaysia
 semula belajar dari Indonesia  dalam tiga
dasawarsa berhasil unggul dari INA)

5/17/11 13
Lanjutan -2
8. Ekonomi Pendidikan merupakan studi untuk
menyiapkan SDM berkualitas
9. Investasi Pendidikan ( PSDM ) = Investasi fisik 
membangun prasarana,gedung,jaringan jalan,
pabrik  mampu meningkatkan pertumbuhan
ekonomi
10. Ekonomi Pendidikan akan mampu menyiapkan
SDM berkualitas untuk berkiprah sebagai manusia
modal  menyiapkan kehidupan berkualitas masa
depan.

5/17/11 14
Sembilan Tesis Biaya
Pendidikan
1. Kemajuan = f (Pendidikan bermutu)Manusia Modal = f (Mutu Pendidikan)
2. SDM  Minimal harus dapat mem- baca, menulis , berhitung,terampil
3. Pembangunan Pendidikan berkore lasi Positif dengan Pertumbuhan ekonomi
4. Pendidikan merupakan upaya agar manusia menguasai IPTEK  modern
5. Pendidikan merupakan prasyarat untuk meningkatkan mutu SDM
6. Pendidikan yang bermutu akan memberikan penghasilan yang baik
7. Semakin besar kepedulian pendidikan sebagai prioritas pembangunan,akan
berdampak positif terhadap pertumbuhan
8. Ada reciprocal positif antara Pendidikan dan kemajuan
9. Kemajuan Pendidikan yg kontinu,menjamin masa depan yang lebih baik
pada kualitas SDM dan Pembangunan.

5/17/11 15
Pendekatan teoritis
â Keynesian Economics :
â Masalah Pengangguran dapat terpecah -
kan melalui Investasi  N = f ( I ) ; sebab
Investasi akan menciptakan kesempatan
kerja (N) dan pertumbuhan ekonomi ( LPE
)meningkatnya Pendapatan Nasional ( Y )
 GNP Ada korelasi positif antara
Investasi ( I ), Kesempatan Kerja (N),
Pertumbuhan Ekonomi (LPE, N , Y,
GNP/GDP )