Anda di halaman 1dari 8

I.

Metode Sampling

Populasi Sampel

Penentuan obyek penelitian ini dimaksudkan untuk lebih mempersempit

pembahasan yang sekaligus untuk mempertajam fenomena social yang

nantinya dikaji sesuai dengan substansi yang diamati, yaitu bagaimana

pengaruh kejelasan peran dan etos kerja terhadap kinerja pegawai dengan

kepuasan kerja sebagai variable mediasi (intervening variable).

Populasi adalah kumpulan dari seluruh elemen sejenis tetapi dapat dibedakan

satu sama lain. Perbedaan-perbedaan itu disebabkan karena adanya nilai

karakteristik yang berlainan (Supranto, 2000,p.21). Populasi penelitian ini

adalah Pegawai di Sekretariat daerah Kabupaten Pati dari berbagai latar

belakang pendidikan maupun jabatan. Jabatan yang dimaksud adalah jabatan

fungsional umum (staf) dan jabatan struktural yaitu eselon IVa , IIIa dan IIb,

sehingga diperoleh populasi sebanyak 247 orang, dengan perincian sebagai

berikut
Jumlah pegawai di Setda Kabupaten Pati

Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin
No Jabatan Eselon Jumlah Ket.
Pria Wanita

1 Sekda II a - - - Kosong

2 Asisten II b 3 3 -

3 Kabag III a 9 8 1

4 Kasubag IV a 27 17 9 1 kosong
137
5 Staf (Fung, - 209 72
Umum )

Sampel adalah sebagian dari populasi dimana karakteristik dari sampel tersebut

dapat mewakili populasi. Sampel pada penelitian ini diambil dengan

menggunakan metode sampel dengan masing-masing bagian dengan jumlah

sampel 105 orang. Dengan demikian, merupakan 42,5% dari jumlah

keseluruhan pegawai dengan jumlah sampel sebagai berikut :


Data Sampel penelitian dari Pegawai di Bagian Setda Kabupaten Pati

No Bagian Jml Pria Jml Wanita Jml Sampel Keterangan


1. Tata Pemerintahan 10 12 15
2. Hukum 12 5 10
3. Humas 15 8 15
4. Pembangunan 13 4 10
5. Perekonomian 11 7 10
6. Kesra 3 8 5
7. Umum 27 17 15
8. Perlengkapan RT 63 16 15
9. Organisasi Kepeg 8 5 10
JUMLAH 162 82 105

J. Jenis dan sumber Data

Jenis dan Sumber Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah :

1. Data primer adalah data yang diperoleh Iangsung dari sumber data yanu

mempunyai hubungan langsung dengan masalah penelitian dan dicatat

untuk pertama kalinya (Marzuki. 2000, p.55). Dalam penelitian ini

pengumpulan data primer didapat langsung dari responden dilapangan

melalui kuesioner. Reponden dalam penelitian ini adalah pegawai yang

menjadi sampel dan bekerja di Setda Kabupaten Pati dengan status jabatan

eselon IIIa dan staf berjumlah 105 orang.

2. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dari

sumhernya melalui dokumen suatu organisasi yang masih ada

hubungannnya dengan penelitian


K. Metode Pengumpulan Data

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pengumpulan data

yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diberikan oleh peneliti

kepada responden untuk diisi secara langsung. Kuesioner vane telah diisi

dikembalikan langsung kepada peneliti, dimana dalam pengisian kuesioner ini

peneliti memberikan penjelasan pada setiap item pertanyaan vane dimaksud

sehingga akan mendapatkan hasil yang nyata.

Kuesioner yang digunakan untuk penelitian ini terdiri dari 4 bagian yang setiap

item diberikan 7 altematif jawaban skala Likert 1 ski 7 untuk mengukur setiap

variable penelitian dengan jawaban dari 1 - Sangat Tidak Setuju ( STS ) sampai

dengan 7 - Sangat Setuju ( SS ), yaitu :

1. Kuesioner I berisi mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan

kejelasan peran yang terdiri dari 16 item pertanyaan.

2. Kuesioner II berisi mengenai pertanyaan yang berhubungan denga etos

kerja yang terdiri dari 24 item pertanyaan.

3. Kuesioner III berisi mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan

kepuasan kerja yang terdiri dari 14 item pertanyaan.

4. Kuesioner IV berisi mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan kinerja

pegawai yang terdiri dari 12 item pertanyaan.

L. Rencana analisis

1. Deskripsi responden

Analisi depkriptif dilakukan untuk menggambarkan data responden


berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, masa kerja, golongan

dan jabatan, sehingga dari variable kejelasan peran, etos kerja dan

kepuasan kerja dapat dideskripsikan pengaruh dari perbedaan usia, jenis

kelamin, pendidikan terakhir, masa kerja, golongan dan jabatan terhadap

variable kinerja pegawai.

2. Deskripsi Variabel

Deskripsi variabel berupa perhitungan-perhitungan statistik dari variable

kejelasan peran, etos kerja, kepuasan kerja dan kinerja pegawai yang

meliputi mean, median, modus serta table distribusi absolute dan

proporsional/ prosentase yang diperoleh dari hasil tabulasi kuesioner

responden. Deskripsi variable tersebut digunakan untuk memperoleh

gambaran kecenderungan jawaban terhadap kuesioner apakah esponden

cenderung menjawab Sangat Tidak Setuju (STS), Tidak Setuju (TS), Agak

Tidak Setuju (ATS), Netral (N), Agak Setuju (AS), Setuju (S), dan Sangat

Setuju (ST).

3. Analisis Pengujian

a. Uji Validitas

Uji validitas menunjukkan sejauh mana alat ukur dapat mengukur apa

yang diukur. Data kuesioner sebelum diolah dilakukan editing kemudian

ditabulasi dalam master tabel data. Pengujian validitas menggambarkan

tingkat kemampuan suatu instrument untuk mengungkapkan sesuatu

yang menjadi sasaran pokokpengukuran yang dilakukan dengan


instrument tersebut. Instrumen dinyatakan valid .jika instrument mampu

mengukur apa yang diukurnya, mampu mengungkapkan apa yang

hendak diungkapkan penelitian.

Untuk menguji validitas digunakan teknik factor analisis. Suatu item

dinyatakan valid jika mempunyai loading factor yang lebih besar dari 0,40

dan mempunyai kecukupan sample atau KMO (Kaiser-Mever-

Olkin Measure of Sampling) lebih besar dari 0,50. Pengujian validitas

dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisa factor dalam

program statistic SPSS for windows release 17.0.

b. Uji Realibilitas

Uji realibilitas terhadap item-item dari pertanyaan dari kuesioner

digunakan untuk mengukur kehandalan atau konsistensi dari instrument

penelitian. Uji reliabilitas ini diukur dengan menggunakan koefisien alpha

( Cronbach Alpha ) dengan α Iebih besar dari 0,60.

Sekaran, ( 1992 ) menyatakan bahwa suatu instnanen penelitian tersebut

reliabel apabila pengujian tersebut menunjukkan alpha lebih dari 0,60

sehiagga dapat disimpulkan bahwa instrumen yang digunakan dalam

penelitian ini memiliki tingkat reliabilitas yang cukup memadai pula.

4. Pengujian Hipotesis

a. Uji t

Uji ini dilakukan untuk mengetahui signifikansi dari setiap variable


independent terhadap variable dependent. Peneliti menggunakan

asumsi penelitian dengan tingkat kesalahan 5 % atau taraf signifikansi

5%, dimana :

Ho : bn = 0, tidak ada pengaruh positif dari masing-masing

variable bebas secara parsial terhadap variabel terikat

Ha : bn > 0, ada pengaruh yang positif dari masing-masin!! Variable

bebas secara parsial terhadap variabel terikat.

Uji t digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengartili linier antara

variabel dependent dengan variabel independent.Jika tidak ada

pengaruh tinier sedemikian itu. maka penggunaan variabel independent

untuk menganalisis variabel dependen tidak berguna. Pengujian

dilakukan dengan cara membandingkan nilai t hitung dengan t label.

Apabila hipotesis nol ditolak, berarti variabel independent yang

bersangkutan mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. HO

ditolak apabila nilai t hitting > nilai t tabel pada derajad kebebasan 0,05

b. Uji F

Uji F ini digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas ( X )

terhadap variabel terikat ( Y ) secara bersama-sama. jika F hitung > F

table maka HO ditolak dan menzrima Ha.

Ho : bn = 0, tidak ada pengaruh positif dari semua variabel bebas

secara

bersama-sama terhadap variabel terikat.


Ha : bn > 0, ada pengaruh yang positif dari semua variabel bebas

secara bersama-sama terhadap variabel terikat.

Untuk mengikuti koefisien regresi secara serentak ( simultan )

digunakan uii F test. Maksud dari uji ini adalah untuk mengetahui

pengaruh variabel bcbas secara bersama-sama terhadap variabel

terikat. Apabila nilai F hitung > I: tabel, berarti terhadap hubungan

yang positif antara variabel bebas dengan variabel terikat. Begitu pula

sebaliknya, apabila nilai F hitung < tabel tidak ada pengaruh yang

positif.