Anda di halaman 1dari 4

Latihan UTS Faal I Homeostasis dan Neuromuskuler

1. Kumpulan sel-sel yang berbeda disebut


A) jaringan
B) organ
C) sistem organ
D) homeostasis
E) organisme
2. lingkungan interna (interna environment) yang terdiri dari cairan ekstraseluler memiliki
prosentase dalam cairan tubuh sebesar
A) 25%
B) 60%
C) 20%
D) 10%
E) 15%
3. presentase plasma dalam cairan ekstraseluler adalah sebesar
A) 25%
B) 15%
C) 1-3%
D) 10%
E) 5%
4. pernyataan tentang sistem transport cairan ekstraseluler yang benar adalah
A) terdiri dari dua tahapan yaitu sirkulasi darah dan gerakan cairan kapiler dan jaringan
B) merupakan pertukaran secara terus menerus antara plasma dan cairan intersitial
C) tidak terjadi difusi masuk atau keluarnya cairan di antara darah, rongga antar jaringan, dan
sel
D) cairan ekstra seluler tidak bercampur secara kontinyu
E) cairan ekstra seluler tidak mempertahankan homogenitasnya
5. yang benar tentang reseptor cytosolic, kecuali
A) hanya untuk extracellular chemical messenger yang dapat melewati membran sel
B) contohnya adalah steroid dan hormon thyroid
C) hidrofilik, lipid soluble
D) hidrofobik, lipid soluble
E) tidak larut dalam air
6. cell surface receptor yang tergolong G-protein linked adalah
A) Neurotransmitter
B) Insulin
C) Growth factors receptor
D) Epinephrine
E) Adrenalin
7. Contoh dari Surface Bound Receptors adalah
A) Steroid
B) Hormon thyroid
C) Cathecholamin
D) Acetylcholin
E) Adrenalin
8. Komunikasi Interseluler melalui sinyal molekul yang disekresikan ke ECF, dimana aksinya
sebagian besar adalah lokal dan terbatas pada reseptor sel-sel tetangganya disebut
A) Parakrin
B) Endokrin
C) Neurotransmitter
D) Autocrine
E) Juxtacrine
9. Unsur inti sel yang berfungsi untuk sintesis protein adalah
A) DNA
B) RNA
C) Lisosom
D) Mitokondria
E) Peroksisom
10. Pada siklus sel, sintesis DNA dalam persiapan untuk pembelahan sel terjadi pada
A) Interfase (G2)
B) Profase
C) Metafase
D) Interfase (G1)
E) Interase (S)
11. Kadar ion K tertinggi terdapat pada
A) Plasma
B) Interstitial fluid
C) Intercellular fluid
D) Saluran Limfatik
E) Trancellular Fluid
12. Pada plasma, kadar anin terbesar dimiliki oleh
A) Cl-
B) HCO3-
C) Protein
D) OH-
E) SO42-
13. ADH dihasilkan di bagian
A) Pituitary post
B) Hypothalamus ant
C) Hypothalamus post
D) Pituitary ant
E) Hypophyse ant
14. Renin dan Angiotensinogen akan membentuk
A) Angiotensin I
B) Angiotensin II
C) Converting enzym
D) Aldosteron
E) ADH
15. Angitensin I akan dirubah menjadi Angiotensin II di jaringan
A) Paru
B) Hepar
C) Lien
D) Gaster
E) Pankres
16. Pengaryh Angotensin II secara umum, kecuali
A) Tekanan darah naik
B) Reabsorbsi sodium
C) Reabsorbsi air
D) Intake air
E) Vasodilatasi
17. Berikut adalah karakteristik dasar khusus dari sel
1. Merubah nutrien menjadi energi
2. Hampir semua sel memiliki kemampuan untuk berkembang biak
3. Mengirim produk-produk akhir ke cairan di sekelilingnya
4. Memiliki kemampuan untuk bermigrasi
18. Meskipun positive feedback biasanya merugikan, namun terkadang menguntungkan yaitu pada
1. Potensial aksi
2. Parturasi
3. Ovulasi
4. Menstruasi
19. Pernyataan berikut benar untuk Smooth ER
1. Tidak terdapat ribosom
2. Sintesis steroid
3. Sintesis lipid
4. Sintesis protein
20. Perbedaan antara mikrotubulus dan mikrofilamen terletak pada
1. Subunit protein
2. Struktur
3. Diameter
4. Panjang
21. Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada profase
1. DNA berkondensasi menjadi
2. Kromatid berjajar pada garis ekuator
3. Membran plasma pecah
4. Membran nukleus pecah
22. Kation ini memiliki kadar yang sama pada plasma dan interstitial fluid
1. Na+
2. K+
3. Mg2+
4. Ca2+
23. Pernyataan yang benar tentang osmosis
1. Terjadi dari konsentrasi air tinggi ke rendah
2. Melewati membran semipermiabel
3. Terjadi aliran dari larutan hipotonik ke hipertonik
4. Dapat dicegah dengan memberikan tekanan osmotik
24. Intake air akan mengakibatkan hal-hal berikut
1. Naiknya vol ekstraseluler
2. Pengurangan sekresi ADH
3. Adanya penurunan osmolaritas plasma
4. Penurunan permeabilitas ductus collectivus
25. Penambahan larutan hipotonik akan mengakibatkan
1. Peningkatan osmolaritas ICF
2. Peningkatan vol ICF
3. Peningkatan osmolaritas ECF
4. Peningkatan vol ECF
26. Penambahan larutan hipertonik akan mengakibatkan
1. Osmolaritas ICF meningkat
2. Osmolaritas ECF meningkat
3. Vol ICF menurun
4. Vol ECF meningkat
27. Penambahan larutan istonik akan mengakibatkan
1. Peningkatan vol ICF
2. Penurunan osmolaritas ICF
3. Penurunan vol ECF
4. Osmolaritas ECF tetap
28. Pada kondisi dehidrasi
1. Vol Cairan intraseluler turun
2. Timbul rasa haus
3. Plasma ADH naik
4. Osmolaritas plasma turun
29. Pengaruh angiotensin II pada pembuluh darah
1. Kenaikan tekanan darah
2. Vasodilatasi
3. Vasokonstriksi
4. Arteriosklerosis
30. Berikut ini adalah penyebab edema ekstraseluler
1. Kenaikan tekanan kapiler
2. Penghambatan saluran limfe
3. Peningkatan permeabilitas kapiler
4. Penurunan protein plasma
31. Defisiensi vit C dapat memicu terjadinya edema ekstraseluler
SEBAB
Defisiensi vit C dapat menyebabkan terjadinya peningkatan permeabilitas kapiler
32. Kanker dapat memicu terjadinya edema ekstraseluler
SEBAB
Kanker dapat menurunkan protein plasma
33. Transcelluler fluid terdiri atas
1. Aqueus humour
2. Viterus humour
3. Cerebrospinal
4. Interstitial
34. peningkatan intake potasium akan mengakibatkan
1. peningkatan sekresi aldosteron
2. penurunan sekresi adolsteron
3. peningkatan permeabilitas Na & K
4. Penurunan permeabilitas Na & K