KONSEP ANALISA SISTEM POLITIK YANG DIIMPLEMENTASIKAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO PADA MASA AMPU JABATAN 2004

-2009

DISUSUN OLEH: ADIL SAADILAH NIM: 105120413111001 PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

Komponen utama secara langsung merujuk pada komponen dasar pembangun sistem politik itu sendiri. Yudikatif) pada masa pemerintahan SBY mengalami perubahan progresif. dan konsep sistemik lainya. Konsep Dasar Implementasi Trias Politika Konsep Trias Politika (Eksekutif. Indonesia telah mengalami beberapa perubahan sistem politik sebagai jalan menuju sistem politik demokratis. maka prime topic sistem politik yang akan diangkat disini merupakan sistem politik pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan mengambil masa ampu jabatanya dari tahun 20042009. serta gaya memimpin sang empunya kekuasaan.1. dari masa Orde Lama. Dan tentunya dari setiap klasifikasi sistem yang pernah terimplementasi tersebut. sementara komponen turunan merujuk pada komponen pendukung berjalanya sistem politik itu sendiri yang dapat diklasifikasikan kedalam beberapa aspek. termasuk Indonesia. Masa Jabatan 2004-2009 A. dengan menggunakan konsep analisa berupa komponen utama dan komponen turunan sistem politik seperti yang telah dijabarkan diatas. sistem kepartaian. Berkaitan dengan hal tersebut. pastinya memiliki karakteristik dan ciri khas yang berbeda dan tentunya dapat dijadikan karakteristik pembanding antara sistem yang pernah terimplementasi tersebut antara satu dengan yang lainya. hal tersebut benar-benar . hingga sekarang. Konsep Utama Sistem Politik Pemerintahan Presiden SBY. Dalam prosesnya. yang terdiri dari konsep trias politika. Orde Baru. antara lain: politik pencitraan. Pada masa pemerintahan SBY. sistem politik tentu mengalami banyak perubahan. A. Legislatif. serta prestasi yang pernah diraih dalam masa pemerintahan tersebut. dimana konsep tersebut berusaha menempatkan posisinya berdasarkan prinsip structural Sistem Politik Indonesia. terutama dipengaruhi oleh kondisi internal masyarakat. Proses perubahan tersebut tentu secara kontinyu bisa dan pernah dialami oleh hampir seluruh negara di dunia. sebagai dasar pembanding sistem. yakini berdasarkan kedaulatan rakyat. Komponen-komponen tersebut dapat diklasifikasikan menjadi komponen utama dan komponen turunan.KONSEP ANALISA SISTEM POLITIK YANG DIIMPLEMENTASIKAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO PADA MASA AMPU JABATAN 2004-2009 Sistem politik sangat erat kaitanya dengan keterpaduan komponen-komponen politik yang memiliki korelasi atau keterhubungan satu sama lain sebagai suatu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. alokasi kebijakan pemerintahan.

interpretasi untuk mengontrol eksekutif. Perubahan tersebut tentu melalui beragam proses penting. pada masa pemerintahan SBY di tahun 2004-2009. dimana lembaga-lembaga negara ini dengan perananya masing-masing. serta hak prakarsa. serta melantik presiden. perubahan progresif tersebut pun berkaitan dengan konsep sistemik Trias Politika yang diimplementasikan oleh Indonesia itu sendiri. dimana pada masa pemerintahan Presiden SBY di tahun 2004-2009. pemilihanya masih dilakukan oleh DPR dengan pertimbangan presiden. budget untuk menentukan APBN dan APBD. petisi untuk mengajukan petisi. salah satu bukti konkretnya adalah MPR memiliki hak untuk mengubah dan memperbaharui undang-undang. dimana rakyat bisa memilih secara langsung calon wakil rakyat melalui Pemilu untuk memilih anggota dewan legislaif. menjadi Legislative Heavy yang tentunya lebih representative. sekalipun untuk elit yudikatif.terimplementasikan. Selain hal yang telah dieksplanasikan diatas. korelasi antara eksekutif dan legislatif dalam pembuatan suatu undang-undang. terdapat perubahan struktural berupa berubahnya sistem Trias Politika dari Executive Heavy yang merupakan konsep pemerintahan yang sangat otoriter pada masa sebelumnya. Bicara mengenai koherensi antar lembaga-lembaga negara tersebut diatas (konteks Trias Politika). DPR yang memiliki hak angket untuk menyampaikan pendapat. jika di zaman orde baru hanya presidenlah yang dapat membuat dan mengesahkanya sekaligus melalui sistem yang otoriter. Presiden hanya bisa mengajukan RUU saja. dan Pilpres untuk pemilihan elit eksekutif. Sebagai contoh. terutama berkaitan dengan pencarian jati diri politik atau lazim dikenal dengan Political Euforia. Konsep legislative heavy secara langsung terefleksikan kedalam alokasi hak-hak anggota dewan. dimana hal terebut tentu berkontribusi dalam peningkatan kapabilitas para pengampu jabatan dalam memenuhi kebutuhan bangsa yang kian kompleks. . pada masa pemerintahan Presiden SBY ini. mampu membentuk suatu hubungan yang saling kait-mengkait antar lembaganya dengan prinsip saling membutuhkan. terdapat pola koherensi yang efektif. MPR pun tak luput dari hak istimewa tersebut. itu menjadi tanggung jawab DPR sebagai wakil rakyat yang tentu lebih tahu karakteristik kebutuhan rakyat secara universal. Tengok saja. dimana para anggota dewan tersebut memiliki hak yang lebih dominan dari pada unsur Trias Politika lainya. sementara dalam hal pengesahanya.

termasuk Presiden SBY. dan introduksi prestasi positif SBY selama memerintah Indonesia. Konsep Sistem Kepartaian Indonesia Pasca Kepemimpinan Presiden SBY Bicara mengenai sistem kepartaian negara. Selain hal tersebut. sistem kepartaian mengalami perubahan yang signifikan. Di Indonesia sendiri. Pola politik pencitraan tentu digunakan oleh hampir semua pemimpin negara di dunia. Dalam konteks internal. Dari lima jenis retorika yang dikemukakan Aristoteles. konteks internal disini berkaitan dengan sikap bijak. hal tersebut tentu menunjukan apresiasi negara terhadap hak dasar bangsa secara universal dalam konteks pembentukan negara yang demokratis. Dalam kontesk eksternal. dimana pembicara memilih kata-kata dan bahasa yang tepat sebagai alat pengemas pesanya ketika berbicara di depan umum. politik pencitraan SBY dilakukan dengan menggunakan kapabilitas internalnya. salah satunya adalah kampanye. Selaku pemimpin negara. Dalam melakukan politik pencitraan tersebut.1. Konsep Turunan Sistem Politik Pemerintahan Presiden SBY. Masa Jabatan 2004-2009 B. yakni dengan kapabilitas retorika atau kemampuan berbicara di depan umum. konteks negara disini tentu secara langsung merujuk pada konteks Indonesia. yang terbagi dalam konteks internal dan konteks eksternal. Konsep Politik Pencitraan Politik pencitraan merupakan salah satu senjata ampuh yang digunakan para pemimpin negara untuk mengambil hati rakyatnya. dan legowo yang ditunjukan Presiden SBY kepada masyarakat. selama masa pemerintahan SBY di tahun 2004-2009. tentu erat kaitanya dengan konsep partai politik dan sistem Pemilu yang diimplementasikan oleh suatu negara. ia tentu harus membentuk citra dirinya sebaik mungkin demi menjaga imej baiknya di mata masyarakat Indonesia. B. Presiden SBY dinilai mengimplementasikan Retorika tipe Elucotio. .A. dimana hal tersebut tentunya dapat berimplikasi terhadap penarikat rasa simpatik masyarakat itu sendiri. kalem. Presiden SBY melakukanya dengan beberapa hal. Masyarakat Indonesia pun dapat memilih calon wakil rakyat pilihan mereka secara langsung.2. dimana partai politik bebas untuk didirikan asalkan sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. serta tidak menyimpang dari hakikat pancasila secara universal. politik pencitraan SBY dilakukan dengan beragam aspek.

hal tersebut dinilai sebagai langkah kongkret untuk menjaga kelestarian sumber daya potensial. serta ekonomi.Hal tersebut tentu dapat memicu ketertarikan rakyat Indonesia akan keberhasilan SBY dan menjadi simpatik atasnya. dinilai sebagai masa yang cukup gemilang dalam hal pecapaian prestasi. Dalam sektor ekonomi. kebijakan yang pernah dialoksikan oleh Presiden SBY di masa ini berkaitan dengan konversi bahan bakar minyak (minyak tanah) ke gas. antara lain: privatisasi BUMN. pemberian dana BOS untuk tingkat SD dan SMP. dan perang gerilyanya yang telah berlangsung sekitar 30 tahun. B. dimana pada masa ini terdapat 44 BUMN yang diprivatisasi karena dinilai dapat meningkatkan laju devisa. Finlandia yang tentunya menjadi pertanda runtuhnya organisasi separatis GAM. . masa pemerintahan Presiden SBY di tahun 2004-2009. Sektor-sektor tersebut terutama berkaitan dengan aspek fundamental yang menjadi fondasi tolak ukur kemakmuran dan keseimbangan suatu negara. kebijakan yang dialokasikan oleh Presiden SBY berkaitan dengan konsep pembangunan jangka pendek yang terdiri dari beberapa kebijakan. prestasi gemilang yang dicapai pada masa pemerintahan ini adalah berupa penandatanganan MOU perdamaian antara GAM dan RI pata tanggal 15 Agustus 2005. Prestasi-Prestasi yang Pernah diraih Presiden SBY Selama Menjabat Dalam hal prestasi. pemberantasan korupsi. B. Dalam sektor pendidikan. alokasi kebijakan yang pernah diimplementasikan Presiden SBY antara lain dengan menaikan anggaran pendidikan dari APBN sebanyak 20%.2. baik prestasi ekonomi. energi.3. sDalam sektor energi. di Helsingki. naik turunya harga BBM beserta konsep kebijakan BLT pun menjadi salah satu bagianya. yang terdiri dari pendidikan. kebijakan selanjutnya adalah pencabutan subsidi pada bahan bakar minyak yang telah dikonversikan. maupun prestasi dalam cakupan lainya. Konsep Alokasi Kebijakan Pemerintah Alokasi kebijakan pemerintah yang diimplementasikan oleh Presiden SBY secara langsung merujuk pada konsep pengaplikasian kebijakan pemerintah tersebut kedalam sektorsektor tertentu. politik dan keamanan. Dalam cakupan politik dan keamanan. serta sempat memberlakukan UU kontroversial yakni UU BHP yang menjadikan perguruan tinggi negeri menjadi perguruan tinggi dengan status BHMN.

• http://nasional. seperti contoh kasus pada Aulia Pohan. dimana angka profit nominalnya mencapai US$ 100 Miliar. DAFTAR PUSTAKA • Yudhoyono. 2005. prestasi pernah diraih pada masa ini dapat dikategorikan cukup membanggakan.5%. Tingkat ekspor komoditas Indonesia pun meroket tajam. Pemilu dan Partai Politik di Indonesia. Dengan adanya tranparansi itu sendiri.Pemerintahan. mampu lolos dari ancaman krisis global yang melanda dunia di kuartal akhir tahun 2008.Dalam cakupan pemberantasan korupsi. Cadangan devisa pun mencapai tingkat tertinggi. Jakarta:PSHTN UI. Susilo Bambang. melalui posisinya sebagai negara peringkat tiga yang mampu bertahan dari krisis global dengan pertumbuhan ekonomi 5.com/hg/opiniKT/2009/09/30/krn.177640. Selain hal tersebut. yakni US$ 78 Miliar.8 % di tahun 2008.kompas. yang pastinya berimplikasi pada pertumbuhan positif berupa stabilitas moneter.20090930.tempointeraktif. Presiden SBY telah berhasil mengangkat tingkat Indeks Pemberantasan Korupsi (dianalisa oleh lembaga transmisi korupsi internasional) di Indonesia dari 2% di tahun 2004.com/read/2009/12/08/2230131/Inilah. Indonesia mampu berunjuk gigi dengan menjadi kekuatan ekonomi dunia pada saat itu. dimana pemberian sanksi pada para koruptor itu diberlakukan tanpa pandang bulu.vivanews. prestasi ekonomi Indonesia pada masa ini pun terlihat dari peningkatan share demand IHSG.menjadi 2. Transforming Indonesia. Selama. Abdul Bari. prestasi yang diraih Presiden SBY pada masa pemerintahan SBY adalah dengan meningkatnya transparansi pemberantasan korupsi di Indonesia. • Azed.Prestasi. Dalam cakupan ekonomi. besan presiden yang dimasukan ke penjara karena kasus korupsi.html .Korupsi. 2005. dengan total APBN yang menembus 1000 Triliun Rupiah.com/news/read/171290-sby-beberkan-prestasi-ekonomi-indonesia • http://www. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer (Kelompok Gramedia). dimana Indonesia selaku negara dunia ke-3.id.SBY • http://bisnis.Pemberantasan. Bahkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful