P. 1
PENGUKURAN VARIABEL

PENGUKURAN VARIABEL

|Views: 151|Likes:
Dipublikasikan oleh Jerry Makawimbang

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Jerry Makawimbang on May 20, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

PENGUKURAN VARIABEL

JERRY MAKAWIMBANG

INSTRUMEN PENELITIAN
Variabel fisik, misal berat kering tanaman, lingkar leher sapi, besar sel, tinggi badan, berat badan dan lain sebagainya Tersedia alat ukur standart, spesifikasi dan merek alat harus dinyatakan secara eksplisit. Variabel kualitatif (unobservable variable), misalnya sikap, motivasi, harapan, loyalitas : kuisioner atau daftar isian. Belum tersedia instrumen yang baku, sehingga peneliti harus mengembangkannya SYARAT: VALID : mampu mengukur hal yang sebenarnya diukur RELIABEL: memberikan pengertian yang ajeg bagi seluruh responden

Tujuan  Mentransformasikan kebutuhan informasi ke dalam sekumpulan pertanyaan spesifik  Kuisioner harus mampu memotivasi dan mendorong responden untuk terlibat di dalam interview secara lengkap  Kuisioner harus mampu meminimalkan kesalahan Proses Perancangan  Identifikasi kebutuhan informasi yang akan dikumpulkan Tetapkan metode interview yang akan digunakan Temukan dan rumuskan isi dari setiap pertanyaan (DOV)  Identifikasi ketidakmampuan dan ketidakinginan responden untuk menjawab  Tetapkan struktur pertanyaan (positif atau negatif; terbuka atau tertutup, skala)  Lakukan pemilihan kata tanya yang tepat  Susun pertanyaan ke dalam daftar, dengan urutan yang baik dan tepat

PENYUSUNAN SKALA PENGUKURAN Pengukuran : suatu proses kuantifikasi atribut (kualitatif) dari suatu materi atau obyek sehingga diperoleh angka (bilangan) menggunakan aturan tertentu. PROSES PENGUKURAN (1) Definisi Operasional Variabel (DOV) atau Konseptualisasi; adalah pemberian arti operasional terhadap variabel (ada yang menyebut konsep) yang tercantum di dalam hipotesis penelitian Definisi ini didasarkan pada teori-teori yang sesuai, agar pengukuran bersifat valid secara isi (content validity). (2) Identifikasi Dimensi dari variabel sesuai DOV (optional) (3) Identifikasi Indikator (particular) dari setiap dimensi atau variabel (4) Kembangkan dan susun instrumen pengukur, bisa berupa daftar pertanyaan (kuisioner) atau daftar isian. (5) Tentukan skala yang akan digunakan (sistem respon yang diukur dan banyaknya respon yang akan digunakan) (6) Uji coba instrumen : penentuan skala, uji validitas dan reliabilitas

CONTOH : Variabel Kualitas Layanan (1) DOV menurut Pasuraman et al. (1990) (2) Dimensi : Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy dan Tangibles (3) Indikator dimensi Tangibles : penampilan gedung, peralatan, perlengkapan kantor, pegawai dan sarana/media komunikasi yang dimiliki perusahaan (4) Kembangkan setiap indikator penjadi pertanyaan : Apakah saudara setuju jika peralatan kantor perusahaan ini adalah memadai? (5) Sistem respon yang ingin diukur : affective domain (perasaan terhadap sesuatu), dan bukan conative domain ( tendensi untuk bertingkah laku) atau cognitive domain ( tahu atau tidak tahu) Banyak respon = 5, yaitu : sangat setuju (SS), setuju (S), netral (N), tidak setuju (TS) dan samgat tidak setuju (STS) (6) Tentukan skala yang akan digunakan: Summated Ratings Scale dari Likert atau MSI dari Tursthone.

SKALA PENGUKURAN Davis dan Consenza (1993) : A measurement scale can be defined as a device that is used to assign numbers to aspects of objects and events. Malhotra (1996) : Scaling is the process of placing the respondents on continum with respect to their attitude toward objects or events Intinya : perlengkapan untuk mendapatkan angka (kuantitatif) berdasarkan sikap responden terhadap obyek atau kejadian. Teknik Pembuatan Skala : ‡ Pembadingan : rangking ‡ Bukan pembandingan : skala rating kontinyu dan item Model Skala : Likert, Thurstone, Guttman, Stapel, dll

Langkah Ringkas Model Skala Likert (1) Buat secara tegas DOV dari variabel yang akan diukur (2) Tentukan secara eksplisit dimensi yang terkadung di dalam variabel (bila ada) (3) Susun item (pertanyaan) boleh negatif (unfavorable) atau positif (favorable), tidak direkomendasikan ada item netral (4) Tetapkan banyaknya respon pada setiap item : 3, 5, 7, 9 atau 11, dan yang banyak digunakan adalah 5 (5) Tetapkan skor (bukan skala) pada setiap respon : 1 = sangat tidak setuju, 2 = setuju, 3 = netral, 4 = setuju , = sangat setuju (6) Asumsi : harus ada contimum (7) Banyaknya respon jawaban setiap item harus sama (8) Skor hasil pengamatan diubah ke skala (MSI atau Likert) Likert Scale : Respondent indicates degree of agreement or disagreement with
statement about : attitude, object, person or event.

Skor setiap item
Responden
Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1
3 3 1 2 3 4 3 4 2 5 3 3 5 2 5 3 4 5 3 5 5 5 3 5 5 4 3 5 5 3

2
3 2 2 2 2 1 2 1 3 2 2 2 2 1 2 1 3 2 4 2 2 5 5 2 1 3 2 5 2 2

3
3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 5 3 5 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3

Item (indikator) 4 5 6 7 8 9 10 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 5 3 4 5 3 3 3 3 5 4 4 3 3 5 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 5 3 4 5 3 3 3 3 5 4 4 3 3 5 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 5 3 3 5 4 5 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 5 3 4 5 3 3 3 3 5 4 4 4 3 2 4 4 4 3 4 4 2 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 4 3 3 3 1 4 4 4 5 3 4 5 3 3 3 3 5 4 4 3 3 5 5 4 4

Responden
Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Responden ke Jumlah 1 Jumlah 2 Jumlah 3 Jumlah 4 Jumlah 5 Jumlah 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

1

2

3

5 4 4 5 2 3 5 1 4 4 4 5 5 4 1 2 4 5 5 3 3 5 3 3 5 3 3 5 5 1 3 3 3 4 3 1 5 5 1 5 5 1 5 2 1 3 2 3 3 2 1 5 1 2 3 2 2 5 1 4 1 8 7 4 22 2 15 9 28 6 5 9 24 6 4 50 50 50

Item (indikator) 4 5 6 7 4 4 3 4 3 1 4 4 2 2 1 3 5 5 5 5 3 3 1 3 5 3 2 5 3 3 3 2 1 1 4 2 5 3 2 3 3 1 4 4 5 2 3 1 4 2 3 5 1 4 4 4 5 2 1 1 1 4 4 4 5 3 3 3 4 3 3 5 4 4 3 4 3 4 4 4 2 3 3 3 5 3 3 2 5 4 2 4 15 23 27 13 13 18 16 22 12 2 2 9 50 50 50 50

8
4 3 4 5 3 4 3 5 1 5 1 5 5 1 5 2 5 4 2 4 3 2 15 15 15 50

9
4 4 3 5 2 5 2 3 5 3 5 4 1 5 1 5 4 4 4 3 2 2 16 18 12 50

10 4 4 3 5 3 3 3 1 1 1 1 2 2 2 2 4 2 2 2 3 4 7 14 23 2 50

Penyusunan Skala
A. Penentuan Skala pada Method of Successive Interval (MSI) oleh Thurstone 1. Hitung proporsi (komulatif)
Katagori Frekuensi Proporsi Proporsi Kumulatif 1 1 0.02 0.02 2 4 0.08 0.1 3 15 0.3 0.4 4 6 0.12 0.52 5 24 0.48 1 Total 50

2. Hitung nilai kritis Z dan densitas Z: Software Minitab
Inverse Cumulative Distribution Function
Normal with mean = 0 and standard deviation = 1.00000 P( X <= x ) 0.0200 0.1000 0.4000 0.5200 1.0000 x -2.0537 -1.2816 -0.2533 0.0502 *

Probability Density Function
Normal with mean = 0 and standard deviation = 1.00000 x -2.0538 -1.2816 -0.2534 0.0502 f( x ) 0.0484 0.1755 0.3863 0.3984

Katagori Frekuensi roporsi roporsi Kumulatif Z Density

1

2

3

4

5 24 0.48 1

1 4 15 6 0.02 0.08 0.3 0.12 0.02 0.1 0.4 0.52 -2.05375 -1.28155 -0.25335 0.050154 0.048418 0.175499 0.386343 0.398441

3. Hitung scale value
Scale Value Kategori 1 =

0  0.0484 ! 2.420 0.02  0

Scale Value Kategori 2 =

0.0484  0.1755 ! 1.588 0.1  0.02 0.3984  0 ! 0.830 1  0.52

Scale Value Kategori 5 =

4. Hitung Skala yang akan digunakan Scale value terkecil (nilai minus terbesar) ditambahkan suatu nilai sehingga menjadi 1. Selanjutnya nilai tambahan tersebut ditambhakan ke semua scale value, sehingga diperoleh skala yang tidak mengandung nilai minus.
Katagori Frekuensi Proporsi Proporsi Kumulatif Z Density Scale Value Skala yang digunakan 1 2 3 4 5

1 4 15 6 24 0 02 0 08 03 0 12 0 48 0 02 01 04 0 52 1 -2 05375 -1 28155 -0 25335 0 050154 0 048418 0 175499 0 386343 0 398441 -2 42091 -1 5885 -0 70281 -0 10082 0 830085 1 1 8324 2 7181 3 3201 4 2509

B. Penentuan skala pada Summated Ratings Scale Oleh Likert (Skala Likert) 1. Hitung proporsi seperti pada MSI dan Nilai Tengah Proporsi Komulatif (MPK)
0  0.02 ! 0.01 2 0.02  0.10 MPK Kategori 2 = ! 0.06 2

MPK Kategori 1 =

Katagori Frekuensi roporsi roporsi Kumulatif M K

1 1 0.02 0.02 0.01

2 4 0.08 0.10 0.06

3 15 0.3 0.40 0.30

4 6 0.12 0.52 0.46

5 24 0.48 1 0.76

Total 50

2.

itung nilai kritis Z dari MPK: Software Minitab

Inverse Cumulative Distribution Function
Normal with mean = 0 and standard deviation = 1.00000 P( X <= x ) 0.0100 0.0600 0.3000 0.4600 0.7600 x -2.3263 -1.5548 -0.5244 -0.1004 0.7063

3. Hitung Skala yang akan digunakan Nilai kritis Z terkecil (nilai minus terbesar) ditambahkan suatu nilai sehingga menjadi 0. Selanjutnya nilai tambahan tersebut ditambahkan ke semua nilai kritis Z, sehingga diperoleh skala yang tidak mengandung nilai minus.
Katagori Frekuensi Proporsi Proporsi Kumulatif MPK Z Skala yang digunakan Skala dibulatkan 1 1 0 02 0 02 0 01 -2 3263 0 0 2 4 0 08 01 0 06 -1 5548 0 7751 1 3 15 03 04 0 30 -0 5244 1 8019 2 4 6 0 12 0 52 0 46 -0 1004 2 2259 2 5 24 0 48 1 0 76 0 7063 3 0326 3

Bandingkan dengan contoh lain sebagai berikut
Katagori Frekuensi Proporsi Proporsi Kumulatif MPK Z Skala yang digunakan Skala dibulatkan 1 8 0 04 0 04 0 02 -2 205 0 0 2 0 0 0 -1 0 32 16 20 12 17 88 1 3 120 0 60 0 80 0 50 0 2 05 2 4 0 0 0 1 3 32 16 96 88 17 22 3 5 0 0 2 4 8 04 1 98 05 10 4

Untuk alasan kemudahan dan kepraktisan biasanya peneliti menganggap skor dari setiap respon sekaligus sebagai skala hasil pengukuran
SangatSetuju Setuju Netral Tidak Setuju Sngat Tdk Stj

5
SangatSetuju

4
Setuju

3
Tidak Setuju

2
Sngat Tdk Stj

1

Mendekati Interval

5 4
SangatSetuju

4 3
Setuju

2 2

1 1

Mendekati Interval

Ordinal Sngat Tdk Stj

Tidak Setuju

5 4

4 3

2 2

1 Mendekati Interval 1 Ordinal

Sharma (1996) : Interval scale; the differences between the successive categories are equal Sekaran (1992) : Likert Scale dapat menghasilkan data interval

UJI COBA INSTRUMEN ‡ Kondisi uji coba harus menjamin diperolehnya data yang benarbenar mencerminkan keadaan sebenarnya ‡ Dilakukan sekurang-kurangnya terhadap 30 responden

ANALISIS HASIL UJI COBA ‡ Uji validitas : GFI > 0.90 atau r > 0.3 (korelasi skor setiap indikator dengan skor total) ‡ Uji Reliabilitas : E Cronbach u 0.60

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->