Anda di halaman 1dari 19
Kalinda Rose Stevenson, Ph.D
Kalinda Rose Stevenson, Ph.D
BagaimanaBagaimanaUangUang DiciptakanDiciptakan?? The greatest limit to money is the belief that money is limited.
BagaimanaBagaimanaUangUang DiciptakanDiciptakan??
The greatest limit to money is the belief that
money is limited.
Bankir tahu caranya “menciptakan” uang dari
ketiadaan (thin air).
Faktanya: bank adalah pabrik pencetak uang
ApaApa yangyang orangorang pikirkanpikirkan?? Kebanyakan orang berpikir bahwa bank adalah badan usaha yang memberikan
ApaApa yangyang orangorang pikirkanpikirkan??
Kebanyakan orang berpikir bahwa bank
adalah badan usaha yang memberikan
layanan perbankan seperti tabungan, akun
dan pinjaman/kredit kepada nasabah
Pada dasarnya asumsi di atas adalah betul
Tetapi basis bank dapat memberikan layanan
seperti itu karena bank dapat menciptakan
uang (sendiri).
BahanBahan bakubaku untukuntuk menciptamencipta uanguang Sebagai “pabrik” uang, bank membutuhkan bahan baku yaitu
BahanBahan bakubaku untukuntuk menciptamencipta uanguang
Sebagai “pabrik” uang, bank membutuhkan
bahan baku yaitu uang untuk
mengembangbiakkan uang
Dari mana uang itu berasal?
Uang di bank bersumber dari simpanan
nasabah atau tabungan, atau dengan kata
lain, dana pihak ketiga, yaitu uang
masyarakat
BagaimanaBagaimana bankbank memanufakturmemanufaktur uanguang?? Catat dengan seksama, bahwa bank “mencipta” uang.
BagaimanaBagaimana bankbank memanufakturmemanufaktur uanguang??
Catat dengan seksama, bahwa bank
“mencipta” uang.
Tidak sesederhana mengatakan bahwa bank
“memperoleh” laba dari layanan perbankan
yang disediakan, seperti pinjaman kredit
Karena sebetulnya bank “mencipta” uang
baru dari “yang tidak ada sebelumnya”
IlustrasiIlustrasi bagaimanabagaimana bankbank menciptamencipta uanguang Berikut contoh bagaimana bank mencipta uang
IlustrasiIlustrasi bagaimanabagaimana bankbank menciptamencipta
uanguang
Berikut contoh bagaimana bank mencipta
uang
Anda menabung/menyimpan uang Rp 100,000
dalam bentuk deposito 1 tahun dengan bunga 5%
Dari bahan baku itu, uang anda, bank dapat
mencipta uang baru melalui pinjaman,
menggunakan uang anda tersebut
ProsesProses menciptamencipta uanguang Bank sentral mengatur (regulasi) reserve rate bagi bank antara 3% - 10%
ProsesProses menciptamencipta uanguang
Bank sentral mengatur (regulasi) reserve
rate bagi bank antara 3% - 10%
Reserve rate 3% berarti bank harus menyim-
pan/menahan 3% dari dana pihak ketiga yang
disimpan, dalam hal ini Rp. 100,000, sehingga
bisa meminjamkan (memberi kredit) sebesar
97%.
3% dari Rp. 100,000 adalah Rp. 3,000 (simpanan
ditahan)
97% dari Rp 100,000 adalah Rp. 97,000 (pinjaman)
Reserve rate 10% berarti bank harus menyim- pan/menahan 10% dari dana pihak ketiga yang disimpan,
Reserve rate 10% berarti bank harus menyim-
pan/menahan 10% dari dana pihak ketiga
yang disimpan, dalam hal ini Rp. 100,000,
sehingga bisa meminjamkan (memberi
kredit) sebesar 90%.
10% dari Rp. 100,000 adalah Rp. 10,000 (simpanan
ditahan)
90% dari Rp 100,000 adalah Rp. 90,000 (yang bisa
dipinjamkan)
Dalam contoh ini, mari kita ambil reserve rate 10%. Sehingga bank dapat meminjamkan uang sebesar
Dalam contoh ini, mari kita ambil reserve rate
10%. Sehingga bank dapat meminjamkan
uang sebesar Rp. 90,000 dari dana yang kita
simpan
Maka ini disebut Kredit#1
Kredit#1 adalah Bank dapat memberi
pinjaman sebesar Rp. 90,000 dan menyimpan
Rp. 10,000 sebagai reserve
Inilah langkah awal dan kritikal bagaimana bank “menciptakan” uang (selanjutnya) Menurut laporan bank (balance
Inilah langkah awal dan kritikal bagaimana
bank “menciptakan” uang (selanjutnya)
Menurut laporan bank (balance sheet),
pinjaman yang digelontorkan pada nasabah
yaitu Rp 90,000 adalah (disebut) aset (milik)
bank (Aset #1)
Jadi tiba-tiba, secara sulap pat gulipat, bank
memiliki aset senilai Rp. 90,000, yaitu nilai
yang dipinjamkan
Tapi proses ini belum berakhir. Dari aset tadi, Rp. 90,000, bank dapat memberi pinjaman baru
Tapi proses ini belum berakhir. Dari aset tadi, Rp.
90,000, bank dapat memberi pinjaman baru
Sesuai aturan Bank sentral, bank menahan/
menyimpan 10% sebagai reserve, sehingga
muncullah Kredit #2
Kredit #2, 90% dari Rp. 90,000 aset adalah Rp.
81,000
Bank dapat memberikan pinjaman (baru)
sebesar Rp. 81,000 dari (asumsi) aset tadi. (Aset
#2)
Jadi dapat dilihat di sini bahwa bank dapat memberikan pinjaman lagi dari “aset” yang dipinjamkan
Jadi dapat dilihat di sini bahwa bank dapat
memberikan pinjaman lagi dari “aset” yang
dipinjamkan ke orang lain
Proses ini masih berlanjut, di mana uang
pinjaman baru (Kredit #2) Rp. 81,000 menjadi
aset bank dan dapat dipinjamkan lagi menjadi
Kredit #3
Kredit #3 adalah 90% dari aset Rp. 81,000 yaitu Rp.
72,900 dan menjadi Aset #3.
Dan bank menahan/menyimpan 10% yaitu Rp. 8,100
Bank sentral meregulasi agar bank bisa memberi pinjaman/kredit 5 – 6 x proses dari simpanan
Bank sentral meregulasi agar bank bisa
memberi pinjaman/kredit 5 – 6 x proses dari
simpanan awal dana pihak ketiga
Setiap pinjaman/kredit akan menciptakan
“aset” baru (tambahan)
Mari kita berhenti pada Kredit #3 ini dan
menelaah kembali proses dari awal sehingga
bisa memperkirakan berapa banyak uang
telah diciptakan oleh bank
MereviewMereview prosesproses Anda mendepositokan Rp. 100,000 utk 1 tahun, bunga 5% Bank membuat 3 kali
MereviewMereview prosesproses
Anda mendepositokan Rp. 100,000 utk 1
tahun, bunga 5%
Bank membuat 3 kali pinjaman/kredit dari
uang anda
Kredit #1 : Rp. 90,000 Aset #1
Kredit #2 : Rp. 81,000 Aset #2
Kredit #3 : Rp. 72,900 Aset #3
Total Rp. 243,900 dalam bentuk aset milik
bank
SetelahSetelah setahunsetahun Setelah setahun, anda menguangkan deposito Rp. 100,000 anda menerima uang itu ditambah
SetelahSetelah setahunsetahun
Setelah setahun, anda menguangkan deposito
Rp. 100,000 anda menerima uang itu ditambah
dengan bunga 5% yaitu Rp. 5,000 sehingga Rp.
105,000 uang anda terima
Pada saat yang sama, seandainya hanya 3 proses
kredit dilakukan, bank sudah “mencipta” Rp.
243,900
Setelah membayar bunga anda Rp. 5,000, bank
masih memiliki “keuntungan” (243,900-5,000) =
Rp. 238,900
Atau jika ditambah “pokok” maka keuntungan
bank adalah Rp. 138,900
BagaimanaBagaimana bankbank menciptamencipta uanguang?? Proses ini oversimpel ketimbang yang sesungguhnya Bank
BagaimanaBagaimana bankbank menciptamencipta uanguang??
Proses ini oversimpel ketimbang yang
sesungguhnya
Bank tidaklah membuat pinjaman2 terpisah
dari satu deposito
Deposito anda menjadi semacam “pool” dana
yang digunakan bank untuk menciptakan
uang yang berupa pinjaman
Tetapi proses yang amat disederhanakan ini
untuk mengilustrasikan bank sebagai
manufaktur uang
Bank memanufaktur uang dengan menggunakan uang simpanan (tabungan/ deposito) milik nasabah melalui pinjaman Pinjaman
Bank memanufaktur uang dengan
menggunakan uang simpanan (tabungan/
deposito) milik nasabah melalui pinjaman
Pinjaman menjadi aset, aset menjadi uang
Persamaan dengan bank dengan kita adalah,
kita bisa meminjamkan uang dari uang yang
dititipkan atau milik kita
Bedanya, kita tidak bisa memberi pinjaman
yang kita tidak memiliki/dititipkan uang,
darimanapun sumbernya
PembelajaranPembelajaran Proses bank mencipta uang menunjukkan bahwa uang komoditi dengan suplai yang terbatas, yaitu
PembelajaranPembelajaran
Proses bank mencipta uang menunjukkan
bahwa uang komoditi dengan suplai yang
terbatas, yaitu uang yang beredar dari tangan
ke tangan
Uang tidaklah equivalen dengan kurensi
(mata uang)
Uang diciptakan dari apa yang disebut
transaksi keuangan, di mana ada potensi
pada uang yang tidak terbatas