Investor Newsletter

Februari 2003

Bank Danamon
Kinerja Tahun 2002
www.danamon.co.id

Ikhtisar:
Laba Bersih meningkat dari Rp 723 M menjadi Rp 948 M Laba Bersih per Saham (EPS) meningkat dari Rp 29,48 menjadi Rp 38,66 Obligasi Pemerintah turun sebesar Rp 12,1 T menjadi Rp 15,6 T Kredit tumbuh sebesar Rp 7,7 T menjadi Rp 18,2 T Pembagian Dividen Interim sebesar Rp 19 per lembar saham

Investor Relations
Madi D. Lazuardi madi@danamon.co.id I Dewa Made Susila dewa@danamon.co.id

PT BANK DANAMON INDONESIA TBK
Menara Bank Danamon, 7th Floor Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. E4-6 Jakarta 12950 Phone 62 (21) 5799 1001-03 Fax 62 (21) 5799 1160-61

dana pihak ketiga serta pendapatan dari unit bancassurance (Prima Investa).3% pada tahun 2002. rasio fee income terhadap total pendapatan operasional meningkat dari 18. Peningkatan ini mencerminkan kinerja yang baik dari operasional Bank yang ditunjukkan oleh peningkatan yang sangat pesat pada fee-based income dari transaksi kredit. Pendapatan operasional lainnya meningkat sebesar 35.1%.0% dan 22. Selama tahun 2002. Biaya dana (cost of fund) mengalami penurunan dari 12.0 Des'00 Des'01 Des'02 To tal A ktiva dalam Trilliun Rupiah 62. Perubahan metode perhitungan penyusutan dari metode saldo-menurun-ganda (double-declining) menjadi metode garis lurus (straight-line) mengakibatkan penambahan beban penyusutan sebesar Rp 32 miliar pada tahun 2002. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan beban umum dan administrasi. beban operasional lainnya mencapai Rp 1. Bunga Bersih dlm Miliar Rupiah 1. Hal ini terutama disebabkan oleh berkurangnya jumlah aktiva produktif akibat penjualan obligasi pemerintah dalam bentuk reksa dana (Prima Investa).7 46.9% pada tahun 2002 dibandingkan dengan 14.5 5.3 Kinerja Keuangan Tahun 2002 PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDI) membukukan laba bersih sebesar Rp 948 miliar pada tahun 2002.834 miliar dari Rp 1.0 27.1% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2001 sebesar Rp 723 miliar.727 miliar pada tahun 2002 dari Rp 5.4% dan 16. Beban umum dan administrasi meningkat sebesar 35.675 miliar.0% menjadi Rp 902 miliar pada tahun 2002 dibandingkan Rp 668 miliar pada tahun 2001. Pendapatan bunga di tahun 2002 mengalami penurunan sebesar 5. terutama beban penyusutan.3% dibandingkan dengan rasio yang sama tahun lalu sebesar 1. Secara keseluruhan. peningkatan pendapatan imbalan (fee-based income) dan keuntungan bersih penjualan efek.833.561 miliar dari Rp 6. Peningkatan laba ini terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan bunga bersih.8 1. meningkat 31.615.3% dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 1.Investor Newsletter Laba Bersih dalam Miliar Rupiah 948.5% menjadi Rp 4.6 Des'00 Des'01 Des'02 2 . pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 13. Peningkatan laba bersih meningkatkan rasio ROAA dan ROAE masing-masing menjadi 2. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya jumlah kewajiban (interest bearing liabilities) selama tahun 2002 sebagai konsekuensi dari upaya Bank untuk mengurangi deposito yang bunga yang tinggi dan penyelesaian pinjaman dalam mata uang asing (exchange offer). Hal ini disebabkan oleh penurunan beban bunga karena membaiknya komposisi dana pihak ketiga serta berkurangnya jumlah kewajiban lainnya (interest bearing liabilities).3% pada tahun 2001 menjadi 11. Penurunan biaya dana ini mencerminkan keberhasilan usaha Bank untuk memperbaiki komposisi dana pihak ketiga dengan memperbesar giro dan tabungan (current and saving accounts – CASA) dan mengalihkan deposito mahal ke produk reksa dana. Selama tahun 2002.747 miliar. Akibatnya.9% pada tahun 2001 menjadi 27.3% pada tahun 2001 menjadi 3.2 52.2 10.959 miliar pada tahun sebelumnya.0 1. Namun demikian pendapatan (yield) dari aktiva produktif mengalami peningkatan menjadi 14.7% menjadi Rp 6.6% pada tahun 2001 yang menunjukkan peningkatan dari kualitas aktiva produktif.4 723.6% tahun 2002.6% menjadi Rp 1.9 Des'00 Des'01 Des'02 Kredit dalam Trilliun Rupiah 18.078. marjin bunga bersih (net interest margin) meningkat dari 3.8 15. meningkat 4. beban bunga mengalami penurunan sebesar 11. Pada tahun 2002.6% dari Rp 465 milliar tahun 2001 339.4 Des'00 Des'01 Des'02 Pend.334 miliar pada tahun 2001.615 miliar pada tahun 2001.8% pada tahun 2002.6 Des'00 Des'01 Des'02 Obligasi P mrth dalam Trilliun Rupiah 47.

727 1.1% To tal Ekuitas dalam Trilliun Rupiah 4.911 miliar dari Rp 52. Secara keseluruhan. dimana sebagian besar kredit ditujukan ke sektor korporasi (33.4% dan sisanya adalah kredit komersial (6.6% 35. Kredit yang disalurkan ke konsumen dan UKM masing-masing mencapai 33.615 668 1. Kredit yang disalurkan Bank selama tahun 2002 tumbuh sebesar Rp 7. Sisanya sebesar 54. Hal ini mengakibatkan jumlah kredit yang disalurkan mencapai 38.5% dari Rp 473 miliar tahun lalu menjadi Rp 504 miliar.834 902 1.5 4.9 Des'00 Des'01 Des'02 menjadi Rp 617 milliar tahun 2002.6% 4. Kedepannya.747 948 2001 6.0% 35. Sedangkan kredit korporasi sebesar 32.4% Jumlah aktiva Bank per 31 Desember 2002 turun sebesar 10.959 5.7 4.7%) (11.8% dari portfolio kredit per Desember 2002. dimana sebagian besar portfolio kredit terdiri dari kredit ritel (konsumer dan UKM).6% dari Rp 10.3% 31.8% 4.7%). Komposisi ini berubah signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.1% pada Desember 2002 dibandingkan dengan 26.680 miliar per 31 Desember 2001.0% di tahun 2002 dibandingkan dengan 44.485 miliar pada akhir 2001 menjadi Rp 18. Sebagian besar dari pertumbuhan kredit ini berasal dari sektor konsumen dan usaha kecil dan menengah (UKM) yang mencakup 62% dari pertumbuhan kredit selama tahun 2002. Sejalan dengan visi BDI untuk menjadi bank pilihan nasabah di sektor konsumen dan UKM maka sebagian besar kredit disalurkan kepada sektor konsumen dan UKM.4% 2.675 723 Perubahan (5.2% 4. Pertumbuhan kredit juga memperbaiki rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (loan-to-deposits ratio) menjadi 52. Penurunan aktiva ini terutama disebabkan berkurangnya obligasi pemerintah akibat penjualan obligasi pemerintah dalam bentuk reksa dana (Prima Investa).2 Rp miliar (Desember.9% menjadi Rp 46.3% pada Desember 2001.8% dan 27.8 30.0% 2.Investor Newsletter DP K dalam Trilliun Rupiah 39.9% tahun lalu.5 34. sebagai konsekuensi dari strategi Bank untuk memperbaiki kualitas SDM dengan cara pemberian gaji dan tunjangan yang kompetitif untuk mempertahankan karyawan yang berkualitas.8% tahun lalu.3% Des'00 Des'01 Des'02 NOP dalam P ersentase 12. BDI terus mempertahankan komposisi kredit seperti ini.712 miliar atau 73.5% 25. Beban tenaga kerja dan tunjangan mengalami peningkatan sebesar 6.0%). Selain karena perubahan metode depresiasi.9%). Pertumbuhan kredit ini merupakan inisiatif Bank untuk meningkatkan pendapatan (yield) aktiva produktif sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap obligasi pemerintah. 31) Des'00 Des'01 Des'02 NP L dalam P ersentase 8. meningkat tajam dari 19.8% dari total aktiva Bank pada akhir 2002.5%) dan komersial (11. Des'00 Des'01 Des'02 CA R dalam P ersentase 58. rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (cost to income ratio) menjadi 45.344 1.561 4.3% Des'00 Des'01 Des'02 3 .6% terbagi rata antara sektor konsumen (28.197 miliar pada akhir 2002. peningkatan biaya umum dan administrasi juga disebabkan oleh peningkatan biaya promosi dalam rangka sosialisasi logo baru. Exhibit I : Laporan Laba dan Rugi Konsolidasi 2002 Pendapatan Bunga Beban Bunga Pendapatan Bunga Bersih Pendapatan Operasional lainnya Beban Operasional lainnya Laba Bersih 6.5%) 13.9%) dan UKM (25.

seperti sektor industri manufaktur (23. Jasa. Exhibit II : Komposisi Portfolio Kredit Kredit berdasarkan sektor ekonomi Pertanian. dibandingkan dengan 4. Kedepannya. dan Lainnya 22% Tabungan Tabungan Danamon (Desember 31.1%). 2002) Kredit berdasarkan segmen Korporat 32% Konsumen 34% Deposito Primadeposito Rupiah Primadeposito Valas Primadeposito On Call Rupiah Primadeposito On Call Valas Konsumen 34% Bancassurance Primajaga Primainvesta Rekening Investa Tabungan Pendidikan Danamon UKM 28% Komersial 6% Manufaktur 23% Perdagangan 21% Jumlah kredit : Rp 18.640 miliar pada Desember 2002. 25 debitur terbesar berkontribusi sebesar Rp 4. resiko kredit di monitor secara ketat dan manajemen memfokuskan upayanya untuk memperbaiki proses evaluasi permohonan kredit baru melalui credit scoring system. Portfolio obligasi pemerintah mengalami penurunan sebesar 43. Hal ini terutama akibat keberhasilan Bank dalam memasarkan Prima Investa yang ditujukan untuk mengganti deposito berjangka yang berbunga tinggi. Disamping itu. rasio antara penyisihan kerugian kredit dengan kredit bermasalah (NPL coverage) sebesar 132. sebagian kecil kredit mengalami penurunan kualitas dari kategori Lancar menjadi Kurang Lancar.197 miliar Rasio kredit bermasalah (NPL) berhasil dijaga pada level 4. Sebagai bagian dari penerapan manajemen resiko. Jumlah kredit bermasalah pada akhir 2002 sebesar Rp 805 miliar dibandingkan dengan Rp 505 miliar satu tahun sebelumnya.8% tahun sebelumnya. Rasio NPL sebesar ini masih dibawah ketentuan Bank Indonesia sebesar 5%.768 miliar pada Desember 2001 menjadi Rp 15. Disamping itu. cadangan penyisihan kerugian kredit meningkat dari Rp 694 miliar pada akhir 200 menjadi Rp 1. 3.474 miliar atau 24. Sejak pertama kali diluncurkan ke pasar Kartu Kredit Fix’ N Fast Visa Mastercard Jasa Lainnya Pengiriman Uang (Remittance) 24 Hour Phone Banking Penagihan (Collections) Safe Deposit Box Jual Beli Valuta Asing Pembayaran Gaji 4 . Pada akhir 2002.7% dari Rp 27.6% dalam kategori Diragukan. sebagian besar kredit Bank disalurkan pada sektor utama perekonomian.4% di tahun sebelumnya.4% pada Desember 2002.6% dari portfolio kredit pada akhir 2002 sehingga mengurangi resiko kredit terkonsentrasi pada sejumlah kecil debitur.8% termasuk kategori Kurang Lancar dan 0.069 miliar pada akhir 2002 (belum termasuk cadangan penyisihan atas kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp 502 miliar). BDI akan terus memonitor kredit bermasalah dan menyediakan cadangan penyisihan kerugian yang memadai sehubungan dengan ketidakpastian kondisi ekonomi nasional. Dari Rp 805 miliar kredit bermasalah pada akhir tahun 2002.3%) dan sektor perdagangan (21. KPSM Giro Primagiro Super9 Primagiro Rupiah Primagiro Valas Primadollar BDI tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit dengan memfokuskannya dalam modal kerja kepada sektor UKM. Namun demikian. Sejalan dengan pesatnya ekspansi kredit. Tidak ada kredit bermasalah dalam kategori Macet pada akhir 2002 karena telah dihapus bukukan. BDI mendiversifikasikan portfolio kreditnya menurut sektor ekonomi serta diantara debitur. Akibatnya.8% pada Desember 2002 dibandingkan 137.Investor Newsletter PRODUK & JASA Pinjaman Konsumen KPR KPM.

Satrio Kav. Jl. Sebagai konsekuensi dari penurunan obligasi pemerintah ini. dimana obligasi pemerintah saat ini hanya mencakup 33. maka kontribusi obligasi pemerintah terhadap pendapatan bunga juga turun menjadi 51. Komposisi obligasi pemerintah juga terus membaik. 31) 16.510 miliar per 31 Desember 2001. Penurunan jumlah pinjaman ini terutama karena penyelesaian pinjaman mata uang asing (exchange offer) sebesar US$ 73. Dana pihak ketiga (DPK) merupakan sumber pendanaan utama bagi Bank.915 miliar tahun lalu sebagai akibat dari upaya Bank untuk memperbaiki komposisi pendanaan dengan meningkatkan upaya pemasaran dan memperbaiki fitur PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon. Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun Bank turun sebesar 12. dimana jumlah obligasi berbunga mengambang (variable rate) telah melebihi jumlah obligasi berbunga tetap (fixed rate) dengan rasio perbandingan 77% : 23% pada Desember 2002 dibandingkan dengan 62% : 38% tahun sebelumnya sehingga mengurangi resiko suku bunga (interest rate risk).id 5 .091 miliar pada akhir tahun 2002. Exhibit III : Obligasi Pemerintah Rp triliun (Desember.6 2002 Jumlah kewajiban Bank per 31 Desember 2002 turun sebesar 12.7% tahun sebelumnya.3% menjadi Rp 34. Prima Investa telah berhasil manarik dana masyarakat sebesar Rp 11.9% menjadi Rp 42.co. dibanding dengan 52. 7th Fl. Bank berhasil melakukan diversifikasi pendanaan diluar deposito berjangka yang ditunjukan oleh kontribusi deposito berjangka terhadap dana pihak ketiga yang hanya 58% pada akhir 2002. Sehubungan dengan hal tersebut. Prof.898 miliar dari Rp 39.7 10.1% tahun sebelumnya.1 3.danamon.Investor Newsletter pada akhir tahun 2001.2 30. Ketergantungan Bank terhadap obligasi pemerintah telah berkurang secara substansial.2% pada akhir tahun 2002.9% dari Rp 6.5 2000 2001 Berbunga Mengambang Berbunga Tetap 12. Penurunan jumlah kewajiban ini terutama disebabkan kerena berkurangnya deposito berjangka (yang berpindah menjadi Prima Investa) dan menurunnya jumlah pinjaman Bank. menurun tajam apabila dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 72%.799 miliar sebagai akibat dari upaya Bank untuk memperbaiki komposisi dana dengan mengalihkan deposito berjangka yang berbunga tinggi dengan Prima Investa.6 triliun serta memberikan kontribusi yang besar terhadap fee-based income Bank pada tahun 2002. transaksi antar bank dan aktivitas treasury. maka Bank selalu mempertahankan dana tersebut dalam tingkat yang mencukupi untuk mendanai kredit. Jumlah tabungan mencapai Rp 10.1 juta pada tahun 2002.259 miliar dari Rp 48. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 HEAD OFFICE www.3 17. Dr.3% dari aset Bank. naik 45. dibanding dengan 73.

259 34. Exhibit IV : Laporan Neraca Konsolidasi 2002 Jumlah Aktiva Jumlah Kredit Obligasi Pemerintah Jumlah Kewajiban Dana Pihak Ketiga Jumlah Ekuitas 46.181 miliar dibanding tahun sebelumnya.197 15. BDI terus mempertahankan posisi devisa neto pada tingkat yang aman/konservatif sesuai peraturan Bank Indonesia yaitu di bawah 20% dari modal.Investor Newsletter dari produk yang dipasarkan. Posisi CAR ini menurun jika dibandingkan dengan posisi Desember 2001 sebesar 35.510 39. tiga kali lebih besar dibanding dengan standar minimum BIS sebesar 8. Posisi devisa neto (net open position) turun menjadi 2.9%) (12.485 27.3 1. rasio kecukupan modal Bank masih berada pada angka 18.768 48.572 miliar.3% per Desember 2002.3 137.640 42. 6 .171 Perubahan (10.4 16.7% dan 3.3 52.8 2. yang merupakan produk hybrid antara giro dan tabungan.3 25.5% Rp miliar (Desember. Jl. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 www. 31) Rasio tingkat kecukupan modal (CAR) BDI sebesar 25. Peningkatan ini terutama akibat pemindahan dana ke produk giro terbaru. Dr.9% tahun lalu.danamon. 7th Fl. komposisi giro dan tabungan (CASA) terhadap deposito berjangka meningkat menjadi 42. Dengan menggunakan simulasi Bassel II yang memasukkan resiko kredit dan pasar.1 132.4% dari Rp 4.898 4.id *Penyisihan tahun 2002 tidak termasuk pembelian aset BPPN sebesar Rp 502 miliar.8 2.co.5 Pendapatan Bunga Bersih (NIM) Laba terhadap rata-rata aktiva (ROAA) Laba terhadap rata-rata ekuitas (ROAE) Kredit terhadap simpanan dana (LDR) Cadangan penyisihan terhadap NPL* Posisi Devisa Neto (NOP) Tingkat Kecukupan Modal (CAR) 3.6% (43. 31) 2002 2001 3. Satrio Kav. Akibatnya.0 22.3% per Desember 2002 dari 2.911 18.1% per Desember 2002 dibanding 27.0%.3 HEAD OFFICE PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon.652 2001 52.1 26. Sedangkan jumlah giro pada akhir tahun 2002 mencapai Rp 4.4% per Desember 2001 sehingga mengurangi resiko nilai tukar mata uang (foreign exchange risk). Prof.7%) (12.4 2.8%. hal ini terutama disebabkan karena pertumbuhan kredit Bank.5%.9%.3%) 11. Posisi Tier 1 dan Tier 2 pada Desember 2002 masing-masing sebesar 21.4 35. “PrimaGiro Super 9”. Exhibit V : Rasio Finansial % (Desember.9%) 73. naik 9.680 10.799 4.

6 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 28. Sentra UKM. Sembilan sentra UKM HEAD OFFICE PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon. Dr. Konsep dasar dari sentra UKM ini adalah untuk menyediakan modal kerja bagi usaha-usaha yang mempunyai potensi namun mengalami hambatan dalam proses pinjaman kredit bank. Rekening Investa adalah produk investasi BDI terbaru yang diluncurkan pada bulan September 2002. Dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan. TPD bukan hanya menawarkan hasil suku bunga lebih tinggi dibanding suku bunga deposito. 7th Fl. Jumlah penempatan minimum adalah Rp 100 juta untuk perorangan dan Rp 250 juta untuk perusahaan dengan jumlah maksimum sebesar Rp 10 miliar. Tabungan Pendidikan Danamon (TPD). asuransi kredit maupun pembinaan UKM. produk ini memberikan kontribusi hampir seperempat dari total fee-based income Bank tahun 2002. Besarnya jumlah kredit yang telah disalurkan pada tahun 2002 melalui sentra UKM mencapai Rp 439 miliar. strategi pertumbuhan kredit UKM dilakukan dengan membentuk sentra-sentra UKM di kota-kota yang memiliki potensi pengembangan UKM.178. Penempatan minimum Prima Investa sebesar Rp 50 juta dan maksimum sebesar Rp 20 miliar per individual. Prima Investa telah berhasil menurunkan ketergantungan BDI pada obligasi pemerintah berbunga tetap. Prof. Hasil investasi dari produk ini berkisar di antara deposito berjangka dan Prima Investa.000. Produk ini adalah alternatif dari produk Prima Investa dimana nasabah diberi keuntungan untuk memaksimalkan nilai investasinya setiap hari dibanding dalam jangka waktu periode tertentu. Sejak pertama kali diluncurkan ke pasar pada akhir tahun 2001.000/bulan hingga Rp 5. Prima Investa dipasarkan dengan periode penempatan yang hampir sama dengan deposito (1. penjualan produk ini sampai dengan bulan Desember 2002 telah mencapai Rp 11. Disamping itu. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 www. produk ini telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 791 miliar dengan jumlah NOA sekitar 2. melainkan juga dilengkapi dengan proteksi asuransi. jangka waktu cicilan (1-20 tahun) dan akses penarikan tunai setelah 2 tahun efektif dari waktu pendaftaran. Jl. Sejalan dengan visi BDI untuk menjadi bank pilihan nasabah di sektor konsumen dan UKMK.co.000/bulan). TPD memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk memilih jumlah angsuran tetap bulanan (dari Rp 100. Di samping itu. 3. Satrio Kav. penyaluran kredit.Investor Newsletter Inisiatif Baru Sepanjang tahun 2002.id 7 . Salah satu inisiatif terkait dengan pengembangan UKM ini adalah melalui kerjasama-kerjasama dengan strategic partners yang dilakukan baik terkait dengan sumber pendanaan. TPD yang baru diluncurkan pada bulan Mei 2002 telah berhasil mengumpulkan dana berupa setoran bulanan sebesar Rp 83 miliar dengan NOA berkisar 24.000 per Desember 2002. produk tabungan pendidikan yang ditujukan kepada nasabah yang bertujuan mengumpulkan dana masa depan untuk pendidikan anak. diantaranya: Prima Investa adalah reksa dana dengan investasi utama dalam obligasi rekap.000 nasabah. 6 atau 12 bulan) dan dengan suku bunga tetap. BDI telah meluncurkan beberapa inisiatif baru.danamon.

pemeliharaan (maintenance) dan proses penagihan.Investor Newsletter telah beroperasi di Denpasar. Kartu kredit. Card Center ini juga didukung oleh 5 Card Center regional di Bandung. proses aplikasi.id . Layanan ini diharapkan akan memperluas pemanfaatan fasilitas DAC sehingga mengurangi beban layanan cabang (in-branch services). Surabaya. Sejak pertama kali dibuka di Menara Danamon pada bulan Juni 2002. pembukaan rekening baru. Card Center melayani 190 ribu pemegang kartu kredit Visa dan MasterCard dengan jumlah tagihan sebesar Rp 500 miliar. yang dilengkapi dengan produk-produk yang ditargetkan untuk mengoptimalkan nilai aset nasabah. Denpasar. Pembukaan perbankan syariah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa perbankan syariah dilatarbelakangi oleh banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang beragama muslim (>80%) sehingga potensi untuk pengembangan Bank Syariah sangat besar. Jumlah transaksi selama periode 2002 mencapai 509 ribu transaksi. DAC akan memperluas jangkauan jaringan di 7 kota besar yaitu Bandung. Saat ini. Medan dan Balikpapan. penjualan. Bandung. sentra ini bertujuan untuk menciptakan kontrol terhadap manajemen resiko yang lebih baik melalui sentralisasi akuisisi. Sumatera Barat. Makassar dan Medan. Semarang. Satrio Kav. Danamon Access Center (DAC) yaitu layanan perbankan 24 jam untuk mempermudah akses nasabah terhadap produk dan layanan perbankan.co. Prof.danamon. Medan. Jakarta. Surabaya. PrimaGold Banking yaitu layanan khusus jasa perbankan kepada nasabah individu (high networth individuals). Medan dan Surabaya. Jakarta dan Bukit Tinggi. Perbankan Syariah. Makassar. Jl. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 www. BDI berencana untuk membuka 6 kantor cabang syariah lainnya di kota-kota: Sidoarjo. Card Center adalah salah satu bisnis unit BDI dalam hal layanan kartu kredit. Bandung. 6 PGB Center lainnya telah memulai operasi di Kelapa Gading-Jakarta. Hingga bulan Desember 2002. Medan dan Makassar. layanan perbankan ini telah berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp 2. Solo. seperti transfer dana. Surabaya. Nasabah yang mendapatkan layanan PrimaGold banking adalah nasabah dengan penempatan dana sebesar Rp 500 juta atau nasabah dengan gabungan antara penempatan dana dan pinjaman sebesar Rp 800 miliar. Balikpapan. Semarang.5 triliun dan total pinjaman sebesar Rp 116 miliar. Padang. Dr. Salah satu produk inovatif BDI dalam 8 HEAD OFFICE PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon. customer service dan pembayaran kartu kredit. BDI telah membuka 2 kantor cabang syariah di Kramat Jati. Sentra Kredit Konsumen telah didirikan di Jakarta. Yogyakarta. informasi saldo dan sebagainya. termasuk layanan dalam bidang marketing. Disamping itu. dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap konsumen. Medan. Martapura. Surabaya. Sentra Kredit Konsumen didirikan untuk mempermudah dan mempercepat proses aplikasi kredit. DAC juga memungkinkan nasabah untuk memperoleh personal identification number (PIN) melalui ATM Bank. Makassar dan Bandung. Balikpapan dan Makassar. Sentra Kredit Konsumen. 7th Fl. BDI membuka kantor cabang syariah ketiga di Banda Aceh pada bulan Januari 2003.

924 “Jaringan ATM Bersama”. seperti peningkatan batas penarikan tunai serta batas transfer. nasabah Astra Credit Companies (salah satu lembaga pembiayaan otomotif terkemuka di Indonesia) dapat melakukan pembayaran cicilan kendaraannya melalui ATM Danamon.7 miliar dengan aplikasi sebanyak 50 ribu per bulan.85 per lembar saham dengan total pembayaran dividen sebesar Rp 144 miliar. pengisian ulang pulsa ponsel. Pembayaran dividen interim ini mengalami peningkatan yang signifikan dibanding dengan dividen interim tahun lalu yang sebesar Rp 5. dengan total pembayaran dividen sebesar Rp 467 miliar. yang berkontribusi lebih dari separuh jumlah tagihan kredit Bank sampai dengan bulan Desember 2002. yang mengakibatkan penyusutan jumlah saham dari 24. pada bulan Januari 2003. Selain meningkatkan harga saham serta memperbaiki kinerja likuiditas perdagangan saham di bursa. Dividen interim 2001 merupakan pembagian atas 20% laba bersih pada 9 bulan pertama tahun 2001. Pembayaran dividen interim mencapai 65% dari laba bersih selama 9 bulan pertama 2002. dsb. pelaksanaan reverse stock ini juga dilakukan untuk menunjang program divestasi yang akan dilakukan Pemerintah dalam waktu dekat ini. Berita Terakhir Dividen Interim. Metode divestasi saham itu ditempuh melalui dua cara yaitu 51% kepemilikan saham di BDI kepada investor 9 . Karena kesuksesan Bank dalam memperkenalan Fix n Fast ini. BDI mengumumkan kepada publik pelaksanaan reverse stock (perubahan nilai nominal saham) dengan meningkatkan nilai nominal saham sebanyak 5 kali. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan kepada nasabah. kartu kredit dengan cicilan tetap di bulan Nopember 2001.922. supaya lebih menarik bagi investor yang akan membeli saham Bank Danamon. Selain itu. Pada bulan Nopember 2002. pembayaran kartu kredit.906. Pembayaran dividen interim ini akan berupa pembayaran tunai kepada pemilik saham publik sedangkan sisanya akan dibayar dengan obligasi pemerintah kepada BPPN. Reverse Stock. Pada tanggal 20 Desember 2002. BDI terus menambahkan dan memperbaiki fitur serta layanan ATM. BDI mengumumkan dividen interim sebesar Rp 19 per lembar saham. Rencana Divestasi BPPN. MasterCard International memberikan penghargaan “Most Innovative Product and Highest Usage for MasterCard Electronic in Indonesia”. Fix n Fast telah berhasil menghimpun jumlah tagihan sebesar Rp 306. BPPN mengumumkan rencana divestasi atas sahamnya di BDI sebesar maksimum 71%. seluruh nasabah BDI dapat menikmati layanan kemudahan akses ATM di 1. Berdasarkan Siaran Pers tanggal 20 Januari 2003. Mulai bulan Nopember 2002. Reverse stock ini akan berlaku efektif tanggal 22 Januari 2003.000.534.000 menjadi 4.Investor Newsletter bidang kartu kredit adalah peluncuran Fix n Fast.610. pengambilan uang tunai melalui kartu kredit BDI. ATM.

co. Penerimaan Harga Penawaran pada minggu IV Maret 2003. Penentuan Seleksi Awal Calon Pembeli pada minggu III Februari 2003. Uji Tuntas oleh Para Calon Investor pada minggu IV Februari 2003.danamon. Pengiriman Info Memo pada minggu I Februari 2003.id 10 . Periode Pendaftaran Para Calon Pembeli serta Penerimaan Surat Pernyataan Minat dan Perjanjian Kerahasiaan pada minggu IV Januari 2003 sampai dengan minggu II Februari 2003. Pengumuman Pemenang Tender pada minggu IV Maret 2003 Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan pada minggu IV Maret 2003 sampai minggu II April 2003. Satrio Kav. Berikut ini rencana jadwal kegiatan yang terkait dengan proses divestasi saham BDI adalah: • • Pengiriman Dokumen Awal dan Perjanjian Kerahasiaan pada minggu IV Januari 2003.Investor Newsletter strategis (“Strategic Sale”) dan maksimum kepemilikan 20% saham di BDI melalui penawaran ke pasar modal (“Market Placement”). Jl. Prof. • • • • • • • • Negosiasi Perjanjian Jual Beli dan Penentuan Pemenang pada minggu II-IV April 2003. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 www. Proses tersebut akan dilaksanakan secara terpisah melalui penjualan langsung saham BDI melalui pasar modal atau bursa efek sebanyak-banyaknya 20% dari total saham BDI yang dikeluarkan. HEAD OFFICE PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon. BPPN akan memulai proses Market Placement secara parallel dengan proses Strategic Sale. Dr. Penerimaan Penawaran Awal pada minggu III Februari 2003. 7th Fl.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bank Danamon yang baru yaitu untuk menjadi bank pilihan nasabah terutama di bidang konsumen dan UKMK. Selanjutnya Bank Danamon berturut-turut melakukan Penawaran Umum (Right Issue) I pada tahun 1994. Bank Danamon melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) 12 juta lembar saham dengan harga par Rp 1. Bank Danamon memfokuskan perhatiannya pada tiga aspek kritikal. Untuk mencapai visi dan misi tersebut. Dr. pada bulan Mei 2000. Pada tahun 1976.000 kepada masyarakat pada tahun 1989 untuk memperkuat struktur permodalannya. Setelah selesainya proses restrukturisasi dan rekapitalisasi.co. strategi manajemen organisasi dan sumber daya manusia. PT Bank Danamon Indonesia Tbk Menara Bank Danamon.Investor Newsletter Latar Belakang PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) berdiri pada tahun 1956 dengan nama PT Bank Kopra Indonesia. Di masa yang akan datang. 7th Fl. Bank Pos Nusantara. Bank Danamon menjadi salah satu bank inti (core bank) bersama dengan BCA di sektor swasta serta Bank Mandiri. E4-6 Jakarta 12950 Phone: (62) 21 5799 1001-03 Fax: (62) 21 5799 1160-61 HEAD OFFICE www. Bank Rama. Bank Danamon terus berupaya untuk memperkokoh peranannya di Indonesia dengan fokus utama sektor konsumen dan usaha kecil menengah dan koperasi (UKMK).danamon. Bank Danamon memulai babak baru dengan memperbaharui identitasnya sehingga dapat menapaki masa depan dengan penuh keyakinan. Prof. Dengan suksesnya program rekapitalisasi dan merger ini. yaitu Bank Jaya. Seiring dengan perkembangan usahanya. Pada bulan Desember tahun yang sama Bank Danamon merger dengan Bank PDFCI yang sebelumnya telah diambil alih dan direkapitalisasi oleh Pemerintah. Bank Duta dan Bank Risjad Salim Internasional. Bank Tiara Asia. nama yang terus dipertahankan hingga saat ini.id 11 . Pemerintah kembali melakukan rekapitalisasi terhadap modal bank sebesar Rp 28 triliun agar Bank Danamon dapat memenuhi rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) yang ditetapkan Bank Indonesia sehubungan dengan dialihkannya seluruh kekayaan dan kewajiban bank-bank merger yang bersaldo ekuitas negatif. Pemerintah (BPPN) merekapitalisasi Bank Danamon melalui penyertaan modal sementara senilai Rp 32 triliun. Bank Danamon terus mengalami kemajuan dan pada tanggal 5 November 1988 menjadi bank swasta nasional pertama yang memperoleh ijin operasional sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Sebelumnya. strategi jaringan distribusi. Bank Danamon kemudian diambil alih (take over) oleh Pemerintah pada April 1998 akibat krisis likuiditas sebagai dampak dari krisis ekonomi yang melanda negara-negara di Asia pada pertengahan tahun 1997. Bank Nusa Nasional. Bank Tamara. Pada tahun 1999. Right Issue II pada tahun 1996 dan Right Issue III pada tahun 1999. Bank Danamon ditempatkan dalam pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) untuk diikut-sertakan dalam program restrukturisasi dan rekapitalisasi perbankan nasional. Jl. pada bulan Juni 2000 Bank Danamon merger dengan 8 Bank Take Over (BTO) lainnya. Bank Danamon terus mengembangkan retail banking untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan nasabah individual. Dalam rangka restrukturisasi perbankan nasional. Satrio Kav. Dengan logo dan identisitas perusahaan yang baru. namanya diganti menjadi PT Bank Danamon Indonesia. Bank BNI dan Bank BRI di sektor publik. yaitu strategi keuangan.

564.408 2001 Audit 820.109 855.052.466 50.768.014 1.895.923 1.661 1.025 10.919 801. tangal 13 Desember 2001 dan SE Bank Indonesia No.192 1.976) 15.370 82.473.562.563) 5.616.751 155.864 470.950/US Dollar.714 2.833 278 161.830 1. 31) Giro Rupiah Valuta Asing Kewajiban segera lainnya Tabungan Deposito berjangka Rupiah Valuta Asing Sertifikat deposito Simpanan dari bank lain 3.680.874) 180.162 366.747.570.206 611.616 (123.041.058 1.437 (35.155.140 2.051.531 (4.027 46.721 170.412 189 Surat berharga dijual dengan janji Dibeli kembali (repo) Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Rupiah Valuta Asing Pinjaman yang diterima Rupiah Valuta Asing Beban bunga yang masih harus dibayar Kewajiban pajak Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi Kewajiban lain-lain Pinjaman subordinasi Modal pinjaman Hak minoritas 2002 Audit 2.724.466 (2.602 (1.812 (314.549 108.346 3.090.277 128.661 (13.962 (375.412 189 3.499 535.531 25.766 108.477 2.939 579.013 1.691.892.473.322 2.981 2.980 46.909 2001 Audit 2.602 51.104.562.512 3.604 16.724 29 15. 12 .353 240.495 1.294) 362.207 52.346 3.261 25.064 Kewajiban & Ekuitas Rp juta (per Desember.3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001.261 25.759 155. 2001 : Rp 10.062.983 1.873 895.761.254 425 8.080 Ekuitas 793.471 581.896. 3/22/PBI.828 436.171 1.722) 43.783 52.934 731.749.911.000 2.639.000 3 180.811) 27.614) 161.857) *) Keterangan kurs tukar mata uang 2002 : Rp 8.364 (693.680.427.769 6.816 370. 31) Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Rupiah Valuta Asing Penempatan pada bank lain Rupiah Valuta Asing Penyisihan kerugian Surat berharga yang dimiliki Rupiah Valuta Asing Penyisihan kerugian Obligasi Pemerintah Efek yg dibeli dgn janji dijual kembali Penyisihan kerugian Tagihan derivatif Penyisihan kerugian Kredit yang diberikan Rupiah Valuta Asing Penyisihan kerugian Tagihan akseptasi Penyisihan kerugian Penyertaan saham Penyisihan kerugian Pendapatan yg masih akan diterima Biaya dibayar dimuka Uang muka pajak Aktiva pajak tangguhan Aktiva tetap Akumulasi penyusutan Agunan diambil alih Aktiva lain-lain JUMLAH 2002 Audit 1.233 (1.508.999 163.400/US Dollar.636 (13.010.675.500.810.911.030 1.616) 52.213 1.244 271.810 7. Laporan ini telah disesuaikan dengan peraturan Bank Indonesia No.914.418 6.000 1.833 (48.902 3.346 Modal disetor Agio (disagio) Modal disetor lainnya Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Saldo laba (rugi) JUMLAH 2.377) 1.909.337.346 2.577) 4.Laporan Keuangan Konsolidasi *) PT Bank Danamon Indonesia Tbk Aktiva Rp juta (per Desember.889.015 738.933 274.595.820 74.208 351.412 32.221 1.459 328.548) 502.409.747.

430.228 1.317 1.503 80. 31) KOMITMEN Tagihan Komitmen 2002 Audit 2001 Audit PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL 6.570 6.283 (41.145 390.158) 24.774 3.157) 273. 31) Bank Indonesia Tier 1 Tier 2 Jumlah Bassel II * Keterangan: *Simulasi Standard Model Bassel II 2002 Audit 2001 Audit Komitmen & Kontinjensi Rp juta (per Desember.503 280.858 390.166 1.675. 13 .985 601. Produkif dan rekening administratif Lain-lain Jumlah Beban Operasional Lainnya Laba (Rugi) Operasional PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL-BERSIH LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN PAJAK PENGHASILAN LABA SETELAH PAJAK PENGHASILAN HAK MINORITAS ATAS RUGI BERSIH ANAK PERUSAHAAN HAK MINORITAS ATAS LABA (RUGI BERSIH ANAK PRSH LABA (RUGI) BERSIH DIVIDEN JUMLAH SAHAM LABA BERSIH PER SAHAM 616.072 497.535 Rp 29.73% 35.746. mata uang asing .950/US Dollar.400/US Dollar.021. 31) Pemerintah (BPPN) PT Danamon International Masyarakat 99.519 9. 31) Pendapatan Bunga Bunga Provisi dan Komisi Jumlah Pendapatan Bunga Beban Bunga Bunga Provisi dan Komisi Jumlah Beban Bunga Pendapatan Bunga Bersih Pendapatan Operasional Lainnya Keuntungan trx mata uang asing – net Imbalan Keuntungan penjualan efek – net Lain-lain Jumlah Pendapatan Operasional Lainn Beban Operasional Lainnya Umum dan administrasi Tenaga kerja & tunjangan Kerugian trans.00% 0.108 809.034 368 368 948.166 4.net Kerugian bersih penurunan nilai wajar efek-efek Penyisihan p’hapusan Akt.310 (143.900 410 410 723.025.713) 2002 80.601.596 92.966 278.725 110.66 146. 3/22/PBI.48 PEMEGANG SAHAM (per Desember.Laporan Keuangan Konsolidasi *) PT Bank Danamon Indonesia Tbk Laba Rugi Rp juta (per Desember.640 1.450 (2.Bersih KONTIJENSI Tagihan Kontinjensi Pendapatan bunga dlm penyelesaian Lain-lain Jumlah Tagihan Kontinjensi Kewajiban Kontinjensi Garansi yang diterbitkan Penerusan kredit Lain-lain Jumlah Kewajiban Kontinjensi Kewajiban Kontinjensi .727.381 754.55% 2002 2001 (per Desember .22% 5.900 66.545 (1.344.090.815 12.73% 3.187 506.831 323 4.527) 24.110. 2001 : Rp 10.691 194.145 99.087 BIS CAPITAL RATIO (21) 989.335 434.125 16 5.75% 30.468 (31.726.35% 0.10% 0.416 (3.317 129. Laporan ini telah disesuaikan dengan peraturan Bank Indonesia No.344.568) 722.424 7.104 147.609 503.955 472.459 3.846.858 (291.33% 18.658 5.510.433 989.707.926.3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001.275 1.142 2.776 Lain-lain Jumlah Kewajiban Komitmen Kewajiban Komitmen .142) 2001 21.431 524.072 608.336 1. tangal 13 Desember 2001 dan SE Bank Indonesia No.340.804 2.304 454.535 Rp 38.87% 25.49% N/A *) Keterangan kurs tukar mata uang 2002 : Rp 8.259 20.Bersih 99.843 371.560.956.653.402 (466.230.855 7.115) 296.65% 99.791 490.383 Fasilitas pinjaman yang diterima yang belum digunakan Lainnya Jumlah Tagihan Komitmen Kewajiban Komitmen Fasilitas kredit yg belum digunakan L/C yang tidak dapat dibatalkan yg masih berjalan dlm rangka impor Kewajiban pembeli kembali aktiva yang dijual dengan syarat repo 528.250) 984.154 1.35% 0.789 3.773 187.335 20.012 6.

485 % 80.48 Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah Kredit per sektor ekonomi (per Desember.6 5.31 25.25 73.471 1.61 12. gas & perairan Jasa bisnis Jasa sosial Lain-lain Jumlah 2002 Rp miliar 4.10 2.8 14.7 20.88 11.096 5.* Penyisihan penghapusan terhadap NPA* Kredit b’masalah thdp kredit yg diberikan (NPL) Penyisihan penghapusan thd kredit yg diberikan* Cadangan penyisihan terhadap NPL* Posisi Devisa Neto (NOP) Tingkat Kecukupan Modal (CAR) Laba bersih per saham (EPS) * penyisihan penghapusan th 2002 tidak termasuk pembelian aset dari BPPN Jaringan & Karyawan (per Desember.80 14. rest.8 33.188 10.509 253 28 224 10. 31) Kredit yg diberikan thdp simpanan dana (LDR) Laba terhadap rata-rata aktiva (ROAA) Laba terhadap rata-rata ekuitas (ROAE) Pendapatan bunga bersih (NIM) Yield dari aktiva produktif Cost of Fund Pendapatan obligasi pemerintah terhadap total pendapatan bunga 2002 52.80 2. 31) Industri Perdagangan.5 2.82 6.91 142.4 0.60 51.1 1.834 589 267 419 560 238 998 582 6.8 11.2 35.3 3.2 100.1 3.01 22.58 135.0 2001 Rp miliar 8.9 100.42 5.7 0.80 1.7 28.4 100.197 Kredit berdasarkan segmen (per Desember.247 3. 31) Korporasi Komersial UKMK Konsumen Jumlah Rp miliar 2002 % 32.0 2001 Rp miliar 2.5 11.250 2.0 1.30 14.0 Fee Income terhadap pendapatan operasional Beban perusahaan thdp pendapatan operasional Aktiva bermasalah thdp total aktiva prod.197 % 23.5 3.8 100.4 6.9 30.97 4.3 21.6 100.91 44.Laporan Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk Kolektibilitas Kredit (per Desember.463 18.10 3.20 27.32 1.34 1.197 % 90.034 10.485 % 21.36 16.27 3.174 1.0 ATM Jumlah karyawan Credit Ratings FITCH IBCA (Nopember 2002) Short Term Credit Ratings Long Term Credit Ratings Shadow Individual Support B B D 5T BBStable IdBBB+ Harga Saham (Kode Kuota : BDMN) Standard & Poor’s (Oktober 2002) PEFINDO (Mei 2002) Short Term Credit Ratings Long Term Credit Ratings Outlook Company Rating Outlook Long Term Credit Ratings Financial Strength Foreign Currency Domestic Strength Support Stable Caa1 E+ C BB+ 3 Reverse Stock Split: 5 X Efektif tgl 23 Januari 2003 Moodys* (Januari 2002) Capital Intelligence* (Januari 2003) Sumber : IndoExchange Keterangan : *Public Information Rating 14 .61 137.0 27.87 132.1 3.40 35.898 1.3 1.66 2001 26.33 Rp 38.275 2.0 5.6 6. 31) 2002 Rp miliar 16.0 3.35 2.49 Rp 29.05 18.8 0.25 45.7 25.93 2.47 4.5 2. 31) Kantor Cabang 2002 472 739 13. & perhotelan Pertanian Konstruksi Transportasi Pertambangan Listrik.04 1.485 % 33.483 909 696 109 18.2 1.689 3.197 2001 Rp miliar 3.512 1.3 5.185 104 179 51 277 640 412 3.1 100.3 2.0 Rasio Keuangan Penting (per Desember.156 2001 465 692 13.048 6. (NPA) Penyisihan penghapusan thdp total aktiva prod.155 18.4 2.

Laporan ini tidak dimaksudkan untuk ditujukan kepada pihak tertentu. PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan/atau perusahaan-perusahaan afiliasinya dan/atau karyawan-karyawannya dan/atau perwakilan-perwakilannya. sebagai akibat atas sebagian atau seluruh isi Laporan ini. 15 . Tidak ada jaminan (baik secara eksplisit maupun implisit) terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang diberikan. Informasi dalam Laporan ini diperoleh dari sumber-sumber yang kami anggap dapat dipercaya. ketidaklengkapan atau kesalahan pernyataan.Disclaimer: Laporan ini disusun oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk secara independen dan diedarkan hanya untuk kepentingan informasi umum. dan sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. dan juga terhadap segala kesalahan. Seluruh opini dan estimasi yang termuat pada Laporan ini merupakan penilaian kami pada saat ini. menolak segala tanggung jawab atau kewajiban (baik secara eksplisit maupun implisit) terhadap bentuk apapun juga yang mungkin timbul atau diderita oleh siapapun. kelalaian atau ketidakakuratan yang timbul dari Laporan ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful